Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi
warning :Non Canon, dll
Ke Underworld
Terlihat di rumah Ayano ada banyak orang yang sedang duduk. Eveline melihat wanita di depan nya dengan tatapan tajam karena benar-benar yakin kalau dia adalah saudarinya. Soniy terlihat tidak nyaman di tatap seperti itu oleh Eveline
''Jadi dia yang bernama Soniy?'' tanya Luffy menunjuk wanita di depan nya
''Ya benar, dia adalah saudariku'' kata Eveline
Luffy sudah mendengar kisah nya Soniy dari masa lalu Eveline. Luffy melihat wanita di depan nya. Dia berciri-ciri sama seperti Eveline namun dia terlihat berambut pendek sebahu, Luffy melihat dia sepertinya sedang gugup
''Kenapa kau bisa ada disini, Soniy?'' tanya Eveline
''Aku...'' Soniy ingin menjawab namun terlihat dia tidak bisa menjawab nya
Eveline masih menatap Soniy dengan tatapan menyelidiki. Eveline ingin tahu kenapa Soniy bisa ada di dunia manusia, seharusnya dia ada di Underworld dimana dia tinggal
''Ada apa Soniy? Apakah ada masalah?'' tanya Eveline
''Aku...Aku...''Soniy terlihat masih tidak bisa menjawab
Luffy melihatnya merasa benar-benar yakin kalau Soniy sepertinya sedang mengalami masalah yang membuat nya tidak bisa berbicara sama sekali.
''Hey apakah kau tidak apa-apa?'' tanya Luffy
''Ya...aku baik-baik saja'' jawab Soniy
''Kalau begitu kenapa kau begitu gugup?'' tanya Luffy lagi
''Aku hanya merasa gugup dan...'' Soniy tidak bisa melanjutkan perkataan nya
Eveline merasa kasihan dengan Soniy, semenjak kecil Xeperia dan dia mengalami hal yang buruk. Mereka tidak di anggap keluarga oleh keluarga mereka sendiri dan keluarga itu adalah keluarga Eveline sendiri.
''Kalau ada masalah kau bisa mengatakan nya kepadaku?'' Luffy lalu berkata kepada Soniy
Soniy kaget mendengar perkataan dari Luffy. Dia berpikir kalau Luffy adalah orang yang sangat baik, Soniy kemudian terlihat tidak gugup lagi
''Xeperia'' kata Soniy
''Xeperia?'' Eveline kemudian kaget mendengarnya
Eveline pernah melawan Tiamat dan seorang Titan yang mengatakan kalau Xeperia telah bergabung ke salah satu kelompok teroris. Eveline ingin sekali mencari Xeperia namun dia tidak tahu ada dimana dia sekarang
''Memangnya ada dimana dia sekarang? Apakah kau sudah tahu ada dimana dia?'' tanya Eveline dengan ingin tahu
Soniy kemudian terlihat tidak bisa menjawab pertanyaan dari Eveline. ''Aku tidak tahu, dia tiba-tiba saja meninggalkan Underworld dan pergi entah kemana'' kata Soniy dengan wajah murung
Eveline terlihat murung juga mendengarnya, dia ingin bertemu dengan saudari nya itu. Luffy yang mendengar mereka kemudian terlihat mengerti dengan apa yang terjadi, jadi Xeperia telah pergi meninggalkan saudari dan ibu nya
''Aku hanya tahu kalau dia bergabung dengan salah satu kelompok teroris'' kata Eveline memberitahukan kepada Soniy
Soniy kaget mendengarnya, dia tidak tahu kalau kakak perempuan nya akan bergabung dengan teroris. Ini sama sekali sangat buruk
''Sudah kuduga'' kata Soniy
Eveline dan Luffy bingung mendengarnya. Ayano dan yang lain nya hanya duduk sambil mendengarkan mereka, Mittelt sedang bermain dengan Lulu yaitu kejar-kejaran
''Soniy, sekarang kau tinggal dimana?'' tanya Eveline
''Aku tinggal di sebuah apertemen'' kata Soniy
''Sendirian?''
''Ya benar'' jawab Soniy
Eveline sekarang merasa kasihan dengan Soniy yang tinggal sendirian terlihat masih muda namun sebenarnya sudah cukup tua dalam umur manusia. Ayano kemudian melihat kearah Eveline yang sepertinya sedang merencanakan sesuatu
Lulu kemudian menarik Luffy, Luffy kemudian melihat Lulu. ''Papa, ayo main'' kata Lulu dengan polos. Luffy tersenyum melihat Lulu, Luffy kemudian mengangguk, Lulu tersenyum melihat Luffy mau bermain dengan nya
''Kau boleh tinggal disini, Soniy'' kata Eveline
''Tunggu! Jangan seenaknya mengundang orang asing'' kata Ayano tidak terima
Eveline melihat kearah Ayano dengan tatapan cemberut karena mengatakan kalau saudari nya adalah orang asing, padahal dia barusan menceritakan kisah nya kepada mereka semua.
''Baiklah aku akan tinggal disini'' jawab Soniy
''Aku belum mengizinkanmu!'' teriak Ayano marah
''Syukurlah, kalau begitu aku akan membawa barang-barangmu besok'' kata Eveline
''Dengarkan aku keparat!'' teriak Ayano yang terlihat benar-benar sudah habis kesabaran nya
Rias dan ketiga malaikat jatuh itu terlihat sweatdrop melihat Eveline dan Soniy tidak mendengarkan perkataan dari Ayano yang sekarang benar-benar marah. Ternyata kedua Succubus itu memiliki keberanian yang besar
Luffy terlihat hanya tertawa dengan terbahak-bahak melihat Ayano yang marah. Ayano kemudian menenangkan dirinya menarik nafasnya untuk menenangkan dirinya
''Hmmm sis Eveline, siapa dia?'' Soniy kemudian menunjuk Lulu
''Oh dia, dia putriku. Nama nya Lulu'' kata Eveline
Soniy mengangguk mengerti, dia senang karena saudarinya itu sudah menikah. Beberapa menit kemudian Soniy kemudian sadar dengan apa yang terjadi
''Apa! Kau sudah memiliki anak!'' teriak Soniy
Semua orang kaget mendengar Soniy berteriak. Eveline hanya tersenyum saja melihat Soniy kaget, Eveline mengetahui satu hal lucu dengan Soniy. Soniy selalu saja berpikiran lambat, dia terkadang butuh beberapa detik untuk memproses apa yang telah terjadi
''Dengan siapa?!'' teriak Soniy
Eveline kemudian menunjuk ke arah Luffy yang sedang bermain dengan Lulu. Soniy melihat anak manusia yang sepertinya berumur masih puluhan tahun, Soniy kaget karena saudarinya memiliki putri dengan seorang manusia
''Dia? apakah sis Eveline yakin'' kata Soniy masih tidak percaya
''Ya aku yakin, dia adalah sayangku'' kata Eveline dengan wajah memerah
Soniy melihat saudarinya kemudian terbengong. Saudarinya yang ini dia kenal sebagai orang yang baik, tegas dan berpikiran logis, namun sekarang terlihat malah seperti seseorang yang di mabuk cinta
''Hey, bukankah sebaiknya Luffy tidur, karena dia akan ke Underworld besok'' kata Ayano memberitahu
Luffy kemudian ingat kalau dia memang besok harus ke Underworld. Luffy kemudian berpikir apakah Eveline dan Lulu akan ikut
''Apakah kalian mau ikut?'' tanya Luffy
''Tidak, aku dan saudariku akan memiliki urusan dulu tentang Xeperia, sayang'' kata Eveline
''Oh, Baiklah kalau begitu'' kata Luffy memberi semangat
Lulu kemudian terlihat tertarik dengan Underworld. Lulu sama sekali belum pernah ke Underworld, ini membuatnya penasaran seperti apa Underworld itu.
''Papa, aku mau ikut'' kata Lulu
Luffy dan yang lain nya kaget mendengarnya, Luffy melihat kearah Lulu yang sekarang terlihat benar-benar ingin sekali menuju ke Underworld. Luffy tersenyum kearah Lulu
''Baiklah, kau boleh ikut'' kata Luffy
''Hore!'' senang Lulu dengan riang
Eveline terlihat tidak masalah kalau Luffy membawa Lulu ke Underworld karena dia tahu kalau Luffy akan menjaga Lulu karena Luffy akan tetap memiliki perasaan seorang ayah
''Bagaimana dengan kami?'' tanya Reynare
''Sebaiknya kalian tidak datang, aku tidak mau kalau orang di Underworld akan menyerang kalian'' kata Rias memberitahu
Reynare dan kedua malaikat jauthnya terlihat hanya mengangguk mengerti, mereka ingin ikut dengan Luffy namun mereka tahu kalau itu tidak akan mungkin karena dia akan ke Underworld, tempat para iblis
''Baiklah, saatnya tidur'' kata Ayano memberitahu
Lulu terlihat sekarang sudah mengantuk. Luffy melihat kearah Eveline bertanya-tanya apakah dia sudah tidur.
''Kau tidak tidur?'' tanya Luffy
''Tidak, aku masih ingin berbicara dengan Soniy, kalian duluan saja'' kata Eveline
Luffy dan yang lain nya kemudian mengangguk mengerti. Mereka semua kemudian menuju ke kamar tidur mereka untuk segera tidur, Eveline kemudian melihat kearah Soniy lagi
''Jadi, ceritakan apa yang terjadi'' kata Eveline
Soniy mengangguk mengerti.
BESOKNYA
Terlihat sekarang Luffy sedang menggendong Lulu di belakang kepala nya. Rias dan yang lain nya sekarang terlihat sedang bersiap-siap untuk pergi ke Underworld
''Jadi, kita akan menggunakan apa ke sana?'' tanya Luffy
''Kita akan menggunakan kereta'' kata Rias
''Kereta?''
Luffy kemudian berpikir tentang kereta di seven water dimana saat dia akan menyelamatkan Robin. Luffy sangat benar-benar menyukai kereta, Lulu yang mendengar kereta lalu berpikir sebuah kendaraan yang panjang
''Baiklah aku siap'' kata Luffy dan Lulu
Kemudian terbuka pintu penelitan ilmu gaib, terlihat ada seorang laki-laki berambut hijau masuk ke dalam. Terlihat orang itu adalah Zoro
''Oh Zoro'' kata Luffy melihat Zoro
''Aku akan ikut'' kata Zoro
''Bagaimana dengan Sona?'' tanya Rias
''Dia bilang kalau dia ada urusan, jadi aku ikut dengan kalian'' jawab Zoro
''Memangnya ada urusan apa dengan Sona?'' tanya Luffy
''Entahlah, dia akan ke Underworld namun dia mengatakan kalau dia mau bersama Peerage nya saja'' jawab Zoro menjelaskan
Rias dan yang lain nya mengangguk mengerti. Luffy hanya tersenyum melihat Zoro akan ikut bersama mereka, Zoro terlihat juga tidak sabar untuk menuju ke Underworld
''Baiklah kita siap untuk berangkat'' kata Rias
Azazel tersenyum melihat mereka semua yang sepertinya sudah siap untuk ke Underworld
UNDERWORLD
Terlihat sekarang ada sebuah kereta yang sedang menuju ke Underworld. Di dalam kereta itu ada cukup banyak orang
Terlihat Zoro sedang tertidur di pojokan dengan menggunakan sofa, Luffy juga terlihat tertidur karena dia lelah sekali tadi malam dia kurang tidur. Lulu sedang bermain dengan Koneko, Rias membaca sebuah buku, Akeno menyiapkan teh kepada yang lain nya dan Gasper yang terlihat menoba bergabung dengan Lulu dan Koneko, Xenovia sedang duduk di sebelah Zoro yang sedang tidur sambil meminum sebuah teh
Issei sedang berbicara dengan Kiba, Azazel terlihat hanya duduk dengan santai melihat mereka semua.
''Aku ingin tahu dengan keluarga Bucho'' kata Issei ingin mengetahui keluarga Rias
''Ya kau tahu, keluarga ku ada iblis murni kelas atas atau bisa di sebut iblis bangsawan'' kata Rias
Issei mengangguk mengerti. Issei juga ingat kalau Raiser juga iblis murni sama seperti Rias, dia juga pernah mendengar kalau golongan iblis murni mulai berkurang sehingga banyak terjadi perjodohan antara iblis murni
''Jadi itu penyebabnya'' kata Issei mulai mengerti
Kiba mengambil teh yang di berikan oleh Akeno, Issei juga mengambil tehnya. Akeno kemudian menuju kearah Rias dan kemudian menaruh tehnya
''Ini Bucho'' kata Akeno menaruh teh di depan Rias
''Terima kasih Akeno'' ucap Rias berterima kasih
Akeno kemudian memberikan teh juga kepada Azazel, begitu juga dengan Koneko dan Lulu. Lulu terlihat cukup senang karena diberi teh oleh Akeno
''Apakah kau suka teh, Lulu-chan?'' tanya Akeno
''Ya, mama juga suka dengan teh, mama selalu bilang kalau teh bisa membuat seseorang tenang'' kata Lulu dengan riang
''Itu benar sekali'' setuju Akeno
Akeno kemudian duduk dan melihat kearah Luffy dan Zoro yang masih tertidur. Akeno heran melihat mereka memiliki kemiripan walaupun tidak memiliki hubungan darah
''Apakah tidak ada apa-apa membiarkan mereka seperti itu?'' ucap Akeno melihat mereka berdua
''Tenang saja Akeno, biarkan mereka seperti itu. lagian mereka sepertinya benar-benar kelelahan'' kata Rias
Akeno mengangguk mengerti. Akeno kemudian memberikan sebuah cemilan kepada Koneko dan Lulu, mereka berdua sangat senang melihat cemilan itu.
Azazel terlihat benar-benar santai. Ini adalah perjalanan menuju ke Underworld jadi tidak mungkin ini bisa di katakan perjalanan menyenangkan, pasti ada iblis yang tidak suka dengan malaikat jatuh seperti dia
''Bucho'' panggil Issei
Rias kemudian melihat kearah Issei yang memanggil nya
''Ya Issei?''
''Aku ingin tahu dengan rumah keluarga anda, apakah rumah nya besar?'' tanya Issei
Rias tersenyum mendengar pertanyaan Issei yang tidak terlalu penting namun Rias cukup senang menyombongkan rumah keluarga nya
''Tentu aja Issei, kami bahkan memiliki wilayah sendiri'' kata Rias
Issei kaget mendengarnya. Jika itu benar maka itu benar-benar gila karena memiliki wilayah sendiri berarti memiliki kekuasan sendiri. Asia juga terlihat kaget mendengarnya
''Kalian juga bisa memiliki wilayah karena kalian juga adalah keluarga Gremory'' kata Rias
Issei dan Asia terlihat mata mereka terbuka lebar mendengarnya, Issei kemudian langsung lompat ke depan Rias seperti terlihat meminta sesuatu, Asia juga terlihat mendekati Rias
Rias tersenyum melihat mereka berdua, Rias kemudian mengeluarkan sebuah peta yang cukup besar. Terlihat ada beberapa wilayah
''Ini adalah peta kekuasaan keluarga Gremory'' kata Rias
Issei melihat ada beberapa wilayah yang berwarna merah ada juga yang tidak berwarna, Asia terlihat kagum dengan apa yang dilihatnya karena dia juga sepertinya ingin memiliki wilayah untuk membangun tempat tinggalnya disini
''Yang warna merah adalah wilayah yang sudah di miliki, kalian bisa memiliki wilayah yang tidak berwarna'' kata Rias
''Apakah Akeno dan yang lain nya sudah memiliki wilayah?'' tanya Issei
''Ya, kami sudah memiliki wilayah, Issei-kun'' kata Akeno
Issei benar-benar merasa ketinggalan dengan mereka, dia memiliki cita-cita menjadi raja harem, namun dia bahkan belum memiliki sebuah wilayah untuk dirinya sendiri. Asia terlihat memerhatikan peta itu untuk mencari tempat yang akan di kuasai nya
Issei juga terlihat memerhatikan peta itu dengan teliti untuk mencari wilayah kekuasaan yang akan dia buat. Issei mendapatkan tempat yang masih hutan belantara sedangkan Asia terlihat memiliki wilayah yang kosong
''Baiklah, itu adalah wilayah kalian sekarang'' kata Rias
Issei cukup senang memilih hutan belantara karena dia senang memulai dari nol. Asia benar-benar senang karena dia memiliki wilayah nya sendiri
''Apakah kau tidak apa-apa memilih wilayah yang masih hutan belantara, Issei-san?'' tanya Asia kepada Issei
''Tidak apa-apa, itu tidak terlalu buruk'' kata Issei
Rias tersenyum melihat peerage nya. Rias kemudian melihat kearah Luffy dan Zoro yang terlihat masih saja tertidur.
''Bucho'' panggil Issei
''Ya Issei?''
''Apakah kau ingat saat kita melawan Kokabiel'' kata Issei
''Ya aku ingat'' kata Rias
Rias terlihat heran dengan apa yang akan di katakan oleh Issei.
''Siapa pria yang membawa tongkat yang bersama Vali waktu itu?'' tanya Issei kepada Rias
Rias yang mendengarnya kaget karena Issei masih mengingat kejadian itu, Rias kemudian melihat kearah Issei. Issei yang ditatap terlihat gugup
''Issei, apakah kau tahu kalau dia adalah salah satu orang mitologi?'' tanya Rias kepada Issei
''Mitologi?''
''Benar, mitologi di dunia benar-benar nyata. Mitologi Yunani ada di gunung Olympus, mitologi Nordik ada di Asgard dan yang lain nya'' kata Rias memberitahu
''Jadi orang yang bersama Vali waktu itu adalah...''
''Benar, dia karakter salah satu Mitologi'' kata Rias
Issei mengangguk mengerti dengan Bucho nya. Issei berpikir kalau dia akan bertemu dengan Vali lagi maka dia tidak akan kalah begitu saja. Koneko kemudian merasakan ada energi aneh tiba-tiba saja datang
Kereta kemudian tiba-tiba saja berhenti. Semua orang di dalam kelihatan kebingungan kecuali Luffy dan Zoro yang terlihat masih tidur
''Ada apa ini?'' tanya Gasper dengan ketakutan
Mereka tiba-tiba saja terjatuh ke bawah. Issei terlihat benar-benar karena mereka tiba-tiba di keluarkan dari kereta, mereka semua mendarat ke tanah dengan penadaratan yang cukup sakit
''Aw sakit'' kata Gasper bangun
Mereka semua kemudian bangun kecuali Luffy dan Zoro terlihat tergeletak masih kelihatan tertidur. Koneko kemudian mendekati mereka, Koneko langusng mendendang mereka di kepala mereka masing-masing
Luffy dan Zoro kemudian terbangun karena merasakan kepala mereka seperti ada yang menendang. Kedua bajak laut itu melihat area di sekitar mereka yang tiba-tiba saja berubah, mereka berdua bingung karena seharusnya mereka ada di kereta
''Hey dimana kita?'' tanya Luffy menggaruk kepala nya
Zoro hanya melihat kesana kemari, dia juga kebingungan. Koneko yang melihat mereka berdua hanya mendesah dengan wajah datarnya
''Kita tiba-tiba saja keluar dari kereta'' kata Akeno memberitahu
Kedua bajak laut itu terlihat mengangguk mengerti walaupun bingung karena mereka tiba-tiba saja keluar dari kereta.
''Kita ada dimana?'' tanya Issei melihat banyak bebatuan di sekitar mereka
Kemudian tiba-tiba saja munculah sebuah naga yang sangat besar berwarna ungu, semua orang disitu kaget kecuali Luffy dan Zoro yang pernah melihat seekor naga namun berbeda.
''Wah lihat Zoro, itu naga'' kata Luffy menunjuk naga itu
''Ya aku lihat itu, apakah dia berasal dari Punk Hazard?'' tanya Zoro
Naga itu kebingungan melihat kedua bajak laut itu. Para Peerage Rias kemudian mengeluarkan senjata mereka masing-masing, Issei kemudian sadar kalau Rias tidak ada disini
''Dimana Bucho?!'' kata Issei mencari-cari Buchonya
''Sepertinya kita berpisah dengan nya'' kata Akeno
Naga kemudian mengeluarkan semburan api kearah para Peerage Rias. Peerage Rias bisa menghindari serangan api itu, Luffy dan Zoro terlihat hanya memerhatikan mereka dengan santai bertarung dengan naga itu
''Apakah kita juga harus melawan naga itu?'' tanya Luffy
Zoro tersenyum mendengar perkataan dari Luffy, Zoro kemudian mengeluarkan pedang dari sarung nya. ''Ini akan menjadi sangat menyenangkan'' kata Zoro dengan semangat
Luffy kemudian tersenyum mendengar perkataan dari Zoro, dia kemudian bersiap-siap untuk menyerang naga itu. Kiba terlihat menggunakan pedangnya untuk menyerang naga itu namun terlihat naga itu menyemburkan nafas api ke arah Kiba sehingga dia harus menghindarinya
''Sial'' ucap Kiba melihat naga itu
Xenovia kemudian mengeluarkan Durandalnya dan kemudian menuju kearah naga itu namun naga itu mengeluarkan nafas api yang cukup besar kearah Xenovia. Xenovia menangkis nya dengan pedang nya
Issei mencoba untuk memukul naga itu dengan Gauntlet nya namun terlihat dia tidak sempat karena tiba-tiba saja ekor naga itu langsung mengenai nya hingga dia terpental ke belakang
Koneko juga terlihat ingin menyerang naga itu namun kemudian bisa dihindari dengan sangat mudah. Akeno mencoba untuk menyerang naga itu dengan menggunakan petirnya namun naga itu menyemburkan api kearah Akenom sehingga Akeno harus menghindari api itu untuk menghindar
''Naga ini memiliki reflek yang cepat'' kata Akeno
Akeno kemudian melihat kalau Zoro sedang berlari kearah naga itu yang begitu semangat, naga itu yang melihat Zoro lalu menyemburkan nafas apinya kearah Zoro namun Zoro dengan mudah menghindarinya
''Jangan meremehkanku'' kata Zoro
Zoro mengayunkan pedang nya dengan sangat cepat kearah naga itu namun naga itu menghindarinya. Zoro terlihat belum selesai menyerang monster itu, dia kemudian mengayunkan pedang di tangan kirinya untuk menebas naga itu
Naga itu kemudian mundur kebelakang untuk menghindari serangan dari Zoro yang begitu mematikan, terlihat dia menatap kearah Zoro. Kemudian terdengar ada suara teriakan
''Gomu-Gomu No Elephent Gun''
Terlihat tiba-tiba saja muncul ada benda seperti tangan berwarna hitam menuju kearah naga itu, Naga itu kaget melihat benda itu, naga itu kemudian menahan serangan Luffy namun terlihat dia mundur kebelakang
Semua peerage Rias kaget melihat serangan Luffy yang pernah muncul saat perang melawan para teroris di waktu pertemuan tiga fraksi. Lulu terlihat ingin sekali bertarung namun di tahan oleh Gasper
''Aku mau bertarung dengan mereka'' kata Lulu yang bersemangat
''Jangan, di sana berbahaya'' kata Gapser menahan Lulu
Lulu kemudian terlihat murung karena Gasper menahan nya agar tidak bertarung dengan yang lain nya.
Naga itu terlihat mencoba menahan serangan dari Luffy namun gagal karena tekanan nya begitu kuat. Naga itu kemudian terpental ke belakang, semua orang yang melihat ini sangat kagum
''Santoryu: 108 Caliber Phoenix''
Sebuah sabitan pedang kemudian menuju kearah naga itu, naga itu kaget melihatnya. Dia kemudian menghindari serangan itu namun terlihat salah satu serangan mengenai sayap nya sedikit
Luffy tidak berhenti disitu saja, dia kemudian berlari kearah naga itu dan kemudian lompat dengan sangat tinggi lebih tinggi dari naga itu, dia kemudian meniup tangan nya
''Gomu-Gomu No Grizzly Magnum'' kedua tangan Luffy terlihat membesar dan kemudian menuju kearah naga itu
Naga itu kaget melihatnya, dia mencoba memblok serangan itu dengan kedua tangan nya namun serangan ini lebih kuat dari yang sebelum nya sehingga dia harus terpental ke belakang dengan cukup jauh
Issei hanya kagum melihat kedua bajak laut itu begitu juga dengan para peerage Rias. Mereka bertanya-tanya bagaimana bisa mereka begitu kuat dengan tubuh manusia seperti itu. Naga itu kemudian masih terlihat belum selesai untuk melawan mereka
''Dia kuat'' kata Luffy melihat naga itu
''Ini sangat berbeda dengan naga yang kita lawan di Punk Hazard'' kata Zoro yang sudah bersiap-siap lagi menyerang naga itu
''Cukup!''
Namun terdengar sebuah suara yang sangat keras. Peerage Rias dan kedua bajak laut kaget mendengarnya, mereka kemudian melihat ke salah satu bebatuan yang tinggi ada dua orang berdiri di sana
''Bucho!'' ucap Issei melihat salah satu orang itu
Terlihat di samping Rias ada Azazel, mereka berdua terlihat dari tadi memerhatikan pertarungan itu. Luffy dan Zoro bingung melihat Rias dan Azazel ada disana
''Hey Rias, sedang apa kau disana?'' tanya Luffy kepada Rias
Rias dan Azazel melihat kearah naga itu
''Sudah cukup Tannin'' kata Azazel
Semua orang kaget mendengar kalau Azaze berbicara kepada naga itu. Luffy dan Zoro berpikir kalau sepertinya Azazel mengenal naga itu. Issei dan yang lain nya benar-benar kaget
''Ya aku dengar itu'' kata naga itu tiba-tiba
Semua orang lalu kemudian kaget mendengarnya, ternyata naga itu bisa berbicara, begitu juga Luffy dan Zoro. Tannin kemudian melihat kearah kelompok peerage Rias dan kedua bajak laut
''Jadi bagaimana, Tannin?'' tanya Azazel
''Mereka masih lemah, aku bisa membaca semua gerakan mereka dengan mata telanjang, kecepatan mereka masih lambat, reflek mereka mudah terbaca dan mereka sangat tidak bisa berkerja sama'' kata Tannin melihat ke kelompok peerage Rias.
Peerage Rias terlihat merasa murung mendengar perkataan dari Tannin, tapi mereka tidak bisa membantah perkataan itu karena memang mereka masih terlalu lemah. Tannin kemudian melihat kearah Luffy dan Zoro
''Kecuali mereka, mereka begitu kuat'' kata Tannin memuji Luffy dan Zoro
Luffy dan Zoro yang di puji lalu hanya tersenyum dengan malu-malu, Luffy bisa terlihat mengaruk belakang kepala nya sambil nyengir, Zoro hanya tersenyum dengan bangga.
Rias mengangguk mengerti dengan perkataan dari Tannin, Rias menerima semua kritik itu tentang peerage nya. Rias dan Azazel kemudian mendekati mereka semua
''Maaf, aku harus mengetes kalian dengan ini'' kata Rias
''Tidak apa-apa Bucho, kami mengerti'' kata Issei
Rias tersenyum dengan perkataan dari Issei yang tidak marah sama sekali. Semua peerage Rias bisa mengerti dengan Rias, Luffy dan Zoro masih melihat Tannin
''Jadi kau ini naga?'' tanya Luffy
''Benar, aku adalah salah satu raja naga'' kata Tannin
Luffy dan Zoro kaget mendengarnya, mereka sama sekali belum pernah mendengar ada raja naga di dunia mereka. Rias kemudian mendatangi Luffy dan Zoro
''Apakah kalian kaget melihat nya?'' tanya Rias
''Tentu saja, dia naga bisa berbicara ditambah dia adalah salah satu raja naga!'' kata Luffy dengan terlihat kagum
''Itu benar-benar hebat'' kata Lulu kagum melihat Tannin
Rias hanya tersenyum melihat Luffy seperti itu. Rias berpikir untuk melatih para peerage saat di Underworld agar mereka akan menjadi lebih kuat saat melawan musuh
''Dia adalah Tannin, Issei kau akan berlatih bersama nya'' kata Rias
Issei kemudian kaget mendengarnya, dia harus berlatih dengan naga yang sangat besar ini. Issei berpikir kalau dia tidak akan selamat dengan naga sebesar ini, Tannin melihat Issei yang bisa di bilang sang kaisar naga merah
''Jadi kau orangnya sang kaisar naga merah?'' tanya Tannin dengan nada yang berat dan tegas
''Benar, aku orangnya'' jawab Issei dengan ketakutan
Tannin mengangguk mengerti, Tannin kemudian melihat kearah kedua bajak laut. Tannin belum pernah melihat ada manusia yang begitu kuat melawan nya
''Oh aku lupa, dia adalah naga yang di renkernasikan menjadi Iblis'' kata Rias
Semua orang kaget mendengar nya begitu juga dengan Luffy dan Zoro. Luffy sama sekali tidak terlalu mengerti dengan system Iblis di dunia ini
''Baiklah, saatnya kita melanjutkan perjalanan kita'' kata Azazel
''Azazel-sensei benar, ayo kita harus pergi'' kata Rias
Mereka kemudian melihat kereta api itu datang menuju kearah mereka, mereka semua lalu masuk ke dalam kereta dan kemudian kereta itu melanjutkan perjalanan
Luffy dan Zoro terlihat tidur lagi dengan santai, mereka semua melihatnya hanya terbengong tidak percaya kalau mereka masih bisa tidur setelah mengalami pertarungan yang tadi. Peerage Rias menganggumi kekuatan dari kedua bajak laut itu, mereka sudah tahu kalau mereka kuat namun tidak menyangka kalau bisa membuat salah satu raja naga bisa terlihat kesusahan saat melawan mereka
Kereta terus berjalan menuju ke kediaman keluarga Rias, Issei melihat keluar jendela dan kaget melihat rumah yang sangat besar seperti mansion.
''Bucho, apakah itu rumah keluarga anda?'' tanya Issei
''Benar issei'' jawab Rias sambil mengangguk
Mereka kemudian turun di salah satu stasium, namun Azazel terlihat tidak turun
''Kenapa kau tidak turun?'' tanya Issei
''Aku masih ada urusan dengan para orang penting disini'' kata Azazel
''Oh baiklah, semoga beruntung'' kata Rias
Kereta pun kembali jalan meninggalkan mereka semua, Luffy dan Zoro sudah bangun namun terlihat masih kelihatan mengantuk. Mereka semua kemudian berjalan menuju ke kediaman keluarga Rias
Mereka berjalan dengan cukup lama dan akhirnya terlihat di depan mereka ada mansion yang sangat besar, terlihat ada para pelayan yang menyambut mereka semua. Issei benar-benar kagum dengan apa yang dilihatnya
''Selamat datang kembali, Rias-sama!'' kata para pelayan
Luffy dan Zoro sekarang benar-benar yakin kalau Rias berasal dari keluarga yang benar-benar bangsawan berbeda dengan yang lain nya. Mereka berjalan untuk masuk ke dalam mansion keluarga Rias
Para pelayan membawa barang-barang milik Issei dan Asia, Issei cukup lega karena dia tidak akan membawa koper yang berat itu lagi. Para pelayan kemudian menuju kearah Luffy dan Zoro
''Biar aku yang membawa pedang anda'' kata salah satu pelayan
''Tidak terima kasih, kau tidak perlu repot-repot'' kata Zoro
Salah satu pelayan mencoba untuk mengambil topi jerami Luffy namun dia kaget karena melihat ada seorang anak perempuan sedang digendong Luffy.
''Aku mau memakai topi jerami ku'' kata Luffy menolak
Pelayan itu mengangguk mengerti. Mereka semua kemudian masuk ke dalam ruangan mansion keluarga Gremory, Luffy dan Zoro melihat banyak sekali ruangan yang luas dan besar dan berbagai interior di mansion itu
''Wow rumah ini luas sekali'' kata Luffy
''Ini bukan rumah lagi nama nya, ini mansion'' kata Zoro melihat mansion itu luas sekali
Kemudian tiba-tiba ada seorang anak kecil berambut merah seperti Rias berlari kearah Rias dan memeluk nya. Rias tersenyum dan mengelus kepala anak itu sedangkan Luffy, Zoro, Issei dan Asia bingung melihat anak ini
''Aku pulang, Millicas'' kata Rias
''Siapa dia Bucho?'' tanya Issei
''Dia keponakanku'' jawab Rias
Issei dan Asia mengangguk mengerti begitu juga Luffy dan Zoro. Mereka tidak tahu kalau Rias sudah menjadi seorang bibi. Millicas kemudian melihat kearah Luffy dan Zoro, dia sudah mendengar cerita kedua orang ini yang di katakan bajak laut dari dimensi lain
''Jadi kalian bajak laut itu?'' tanya Millicas kepada Luffy dan Zoro
''Millicas, sopan sedikit'' kata Rias kepada Millicas
Millicas mengangguk mengerti, dia kemudian menunduk kearah Luffy dan Zoro. Kedua bajak laut itu kaget melihat anak ini menunduk kan kepala nya
''Maaf atas ketidaksopanan ku, nama ku Millicas Gremory'' kata Millicas memperkenalkan dirinya dengan sopan dengan gaya bangsawan. Millicas kemudian sadar kalau Luffy sedang menggendong seorang gadis kecil
''Oh namaku Monkey D. Luffy'' salam Luffy dengan tersenyum ceria
''Aku Roronoa Zoro'' Zoro yang memperkenalkan dirinya
''Aku Monkey D. Lulu Ev'Aline'' kata Lulu juga memperkenalkan dirinya
Millicas tersenyum karena bisa berkenalan dengan kedua bajak laut yang sudah terkenal di Underworld. Millicas kemudian berlari masuk ke dalam ruangan.
''Maaf atas ketidaksopanan keponakanku'' kata Rias meminta maaf
''Tidak masalah, lagian kami ini bajak laut, rasa sopan itu tidak terlalu penting'' kata Luffy
Zoro mengangguk setuju dengan Luffy. Rias tersenyum mendengarnya, mereka kemudian berjalan menuju ruangan tempat Millicas berlari.
Di dalam masih ada Millicas sedang di peluk oleh seorang wanita cantik berambut putih, memakai pakaian seperti gaun berwarna putih.
''Kau ini, kenapa kau terburu-buru seperti itu?'' tanya wanita itu
''Dia sudah pulang'' kata Millicas
''Ya aku tahu, sebaiknya kau bermain di taman, aku ingin berbicara dengan Rias'' kata wanita itu
Millicas mengangguk mengerti, Millicas kemudian berlari pergi menuju kearah taman untuk segera bermain. Wanita itu kemudian melihat Rias dan yang lain nya
''Akhirnya kau sudah sampai Rias'' kata wanita itu
Issei yang melihat wanita itu hanya bisa melongo karena kecantikan dan bisa di bilang memiliki dada yang hampir sama dengan Rias. Issei menatap wanita itu dengan tatapan mesum
''Issei, tatapan mesummu sangat tidak baik sama sekali, dia itu ibuku'' kata Rias
Issei kemudian kaget mendengarnya, wanita cantik di depan nya ini ada ibu Rias. ''Apa!'' ucap Issei kaget. Luffy dan Zoro juga kaget karena wanita ini terlihat terlalu muda untuk menjadi seorang ibu.
''Namaku adalah Venelana Gremory, ibu Rias'' kata Venelana
Issei dan Asia menunduk memperkenalkan diri mereka masing-masing. Venelana kemudian melihat kebelakang kearah Luffy, dia kemudian berjalan menuju ke arah Luffy
''Jadi kau orang yang menghancurkan pernikahan putri ku?'' tanya Venelana menatap kearah Luffy
Luffy hanya tersenyum polos.'' Ya'' jawab Luffy dengan polos. Semua orang kaget melihat kepolosan Luffy, terutama Zoro yang merasa kalau Luffy tidak tahu siapa di depan nya ini
Venelana terlihat tidak marah, dia malah tersenyum lembut kearah Luffy. Rias lega karena ibu nya tidak marah sama sekali kearah Luffy. Venelana kemudian sadar kalau ada gadis kecil yang sedang menaiki sebuah meja karena melihat sebuah bunga yang menurutnya cukup menarik
''Wah, bunga ini cantik sekali'' kata Lulu
Venelana melihat seorang gadis kecil yang sangat manis sedang melihat bunga di atas meja, Venelana bertanya-tanya siapa gadis kecil itu
''Siapa dia?'' tanya Venelana
''Dia...'' Rias terlihat tidak bisa menjawab pertanyaan dari ibunya itu. Venelana terlihat penasaran dengan siapa gadis kecil ini
''Aku putrinya papa!'' kata Lulu menunjuk kearah Luffy
Venelana kaget melihatnya, dia tidak tahu kalau manusia yang masih muda itu ternyata sudah memiliki seorang putri. Venelana kemudian menatap kearah Rias
''Jadi, orang yang kau bicarakan ternyata sudah memiliki seorang anak'' kata Venelana kearah Rias
Rias berkeringat dengan sangat banyak mendengar perkataan dari ibu nya, dia tidak tahu harus berkata apa kepada ibunya. Venelana mendesah pasrah mendengar kenyataan yang sangat menganggetkan ini
''Jadi, apakah kau mau menjadi istri yang kedua?'' tanya Venelana
''Aku tidak keberatan akan hal itu'' kata Rias dengan tegas tanpa gugup sama sekali
Venelana tersenyum melihat putri nya itu, dia masih memiliki sifat keras kepala yang dari kecil tidak berubah sama sekali. Venelana kemudian melihat kearah Luffy lagi
''Apakah kau lapar?'' tanya Venelana
''Ya aku lapar'' kata Luffy
''Baiklah, nanti malam akan ada makan malam, sebaiknya kalian menaruh barang kalian'' kata Venelana
Kedua bajak laut dan peerage Rias mengangguk mengerti, Rias kemudian menyadari kalau kakak nya Sirezchs tidak ada di rumah.
''Kemana Sirzechs onii-sama?'' tanya Rias
''Dia sedang melakukan pertemuan dengan para petinggi'' kata Venelana
Rias mengangguk mengerti, dia kemudian duduk di sebuah sofa bersama ibu nya untuk membicarakan hal keluarga mereka
MALAM NYA
Terlihat sekarang banyak sekali orang disini, mereka terlihat sedang melakukan makan malam bersama. Luffy sedang makan dengan rakus dengan yang ada di atas meja makan. Venelana yang melihatnya hanya tersenyum dengan lembut, dia sudah mendengar dari Rias kalau Luffy adalah pemakan yang sangat rakus
''Hey pelan-pelan Luffy'' kata Zoro dengan kesal karena tidak kebagian
''Benar'' setuju Issei yang sedang menjaga makanan nya
Luffy sama sekali tidak memperdulikan itu semua. Rias benar-benar pusing dengan sifat Luffy ini
''Maaf ibu'' kata Rias
''Tidak apa-apa, ibu mengerti'' kata Venelana
Di sana yang berasal dari keluarga Gremory hanya Rias, Venelana dan Millicas, Ayah dan Sirzecsh tidak bisa ikut makan malam karena masih ada urusan penting. Lulu sedang berbicara dengan Millicas soal kekuatan nya dan ayah nya Luffy, Millicas yang mendengarkan Lulu hanya bisa menatapnya dengan mata berbinar karena kagum. Terlihat juga ada Grayfia juga disitu
Grayfia mendesah melihat sifat Luffy yang sama sekali tidak berubah sama sekali. Dia ingin sekali memukul kepala Luffy
''Oh ya, nanti akan ada pertemuan antara golongan Iblis muda'' kata Venelana
Rias mengerti, dia juga harus kesana karena dia adalah golongan iblis muda, bersama dengan para peerage nya. Rias berpikir apakah Luffy dan Zoro akan ikut
''Luffy, Zoro, apakah kalian akan ikut?'' tanya Rias
''Sepertinya kami akan ikut, karena aku ingin sekali melihat para iblis muda itu, apakah mereka kuat-kuat?'' tanya Luffy dengan semangat
Zoro tersenyum kearah Luffy karena mereka memiliki pemikiran yang sama. Rias hanya mendesah dengan maksud Luffy, mereka benar-benar haus akan pertarungan
''Baiklah, aku akan izinkan kalian'' kata Venelana setuju dengan usulan Rias
Rias tersenyum kepada ibu nya karena menyetujui usulan nya. Rias hanya berharap kalau Luffy dan Zoro tidak melakukan hal bodoh disana.
Mereka kemudian semua kaget melihat kalau tidak ada makanan lagi di atas meja, semua orang benar-benar bingung melihat ini. Semua orang lalu melihat kearah Luffy karena dia lah pelaku atas menghilang nya semua makanan di atas meja, para pelayan juga terlihat kebingungan tidak menydari nya
''Bukan aku'' kata Luffy
''Kalau bukan kau, siapa?'' tanya Zoro
''Nyam nyam enaknya~'' kata Lulu memegang perutnya
Lulu adalah pelaku sebenarnya dalam menghilang nya semua makanan di atas meja, Lulu memakan semua makan di atas meja dengan sangat cepat. Semua orang kaget melihatnya terutama Grayfia yang tidak percaya kalau gadis kecil yang manis itu ternyata memiliki sifat yang sama seperti ayah nya
''Fufufufuf'' tawa Venelana melihat Lulu yang memegang perutnya
''Aku juga mau ikut!'' teriak Lulu
Semua orang kaget mendengar teriakan dari Lulu yang mau ikut dalam pertemuan.
DI TEMPAT PERTMUAN PARA GOLONGAN IBLIS MUDA
Terlihat di sebuah bangunan yang cukup luas ada banyak sekali golongan Iblis muda bangsawan sedang bertemu satu sama lain
''Jadi dia belum datang'' kata seorang wanita berambut hitam pendek memakai kacamata
''Benar ketua'' kata seorang gadis di samping nya yang memakai kacamata namun memiliki rambut hitam yang panjang
Mereka adalah Sona dan Tsubaki yang sepertinya sedang menunggu Rias dan para peerage nya, dia ingin memberikan sebuah informasi yang sangat penting untuk Rias dan kedua bajak laut itu
Kemudian ada tiga orang wanita yang sepertinya adalah golongan iblis muda namun terlihat tidak mirip seperti Iblis sama sekali.
''Kak Anastasia, kenapa kita mengikuti pertemuan ini?'' tanya wanita di samping nya yaitu adik perempuan nya
''Ibu bilang, kita harus mengikuti ini karena ini termasuk membuat kita terlihat lebih di hormati'' kata Anastasia kepada para adik perempuan nya
Wanda dan Anna kemudian mengangguk kepada saudari perempuan mereka. Anastasia hanya tersenyum dengan bangga saat melihat para iblis muda.
Kemudian dari luar terlihat ada dua orang wanita, yang satu adalah wanita dewasa sedangkan yang satunya terlihat wanita dewasa
''Ibu, sudah kubilang kau tidak perlu ikut juga'' kata wanita muda
''Ara, kenapa? Ibu juga ingin bertemu dengan para iblis muda'' kata wanita dewasa sambil terlihat menggoda
Wanita yang muda hanya terlihat mendesah pasrah. Mereka kemudian berjalan untuk segera masuk ke dalam bangunan tempat pertmuan iblis muda
''Maaf, anda siapa?'' tanya penjaga
''Aku Leoni dan ini adalah putri ku, Levanda. Kami dari keluarga EV'Aline'' kata Leoni
Penjaga itu mengangguk mengerti, penjaga itu kemudian membiarkan kedua wanita itu mengangguk. Kedua wanita itu kemudian masuk ke dalam bangunan
Setelah mereka berdua masuk, kemudian ada terlihat ada wanita muda lagi. Dia memakai pakaian berkerudung sehingga tidak terlihat wajah nya yang berambut silver
''Aku dari keluarga EV'Aline'' kata wanita
Para penjaga terlihat tidak percaya, wanita itu kemudian mengeluarkan sebuah lambang. Para penjaga itu kemudian mengangguk sudah yakin wanita ini adalah dari keluarga EV'Aline karena dia membawa lambang keluarga itu
Wanita itu dipersilahkan masuk.
BERSAMBUNG
Di bab ini akhirnya Luffy sampai di Underworld
Dia akan bertemu dengan para golongan Iblis bangsawan muda di Underworld. Apakah pertemuan akan baik-baik saja?
Kalau kalian ingin menyaksikan aksi lagi, maka akan ada aksi di bab berikutnya
Untuk nasib Law yang sudah lama tidak terlihat, nasib nya akan terlihat di bab berikutnya.
Info keluarga EV'Aline, Leoni sudah menikah dan memiliki seorang anak wanita, apakah berarti dia mendapatkan tahta itu? Apakah yang akan di beri tahu Sona kepada Rias? Semua akan terjawab di bab berikutnya
Terima yang sudah baca dan review
Jangan lupa untuk tinggalkan Review, saya sangat menghargai semua Review kalian.
Salam Author
