Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi

warning :Non Canon, dll


PERTEMUAN TIDAK TERDUGA

UNDERWORLD

Terlihat sekarang di pertemuan para Iblis muda sudah banyak sekali yang datang. Para Iblis mudah sepertinya tidak akan melewatkan salah satu pertemuan yang sangat penting ini dimana para Iblis bangsawan akan bertemu satu sama lain. Saat mereka bertemu maka mungkin aka terjadi suatu hubungan yang pasti menguntungkan bagi mereka.

Terlihat sekarang Rias bersama para peerage nya masuk ke dalam gedung dan melihat banyak sekali Iblis muda disana. Luffy dan Zoro terlihat kaget karena tidak tahu kalau akan seramai ini, Luffy melihat kalau mereka para Iblis ternyata memiliki ciri-ciri hampir sama seperti manusia namun yang membedakan adalah ada dari mereka yang bertelinga lancip.

''Wah ramai sekali'' ucap Luffy kagum melihat nya nya

''Ya, ini aku tidak terlalu suka dengan tempat yang ramai karena aku pasti tidak akan bisa tidur'' ucap Zoro

''Sebaiknya kau jangan tidur disini, Zoro'' larang Rias

''Kenapa?'' tanya Zoro dengan polos

''Karena ini adalah sebuah pristiwa yang di hormati, jadi jangan membuat masalah'' ucap Rias

Zoro terlihat kesal mendengar perakataan dari Rias namun dia mengerti. Dia tidak boleh membuat Rias dan yang lain nya terlihat memalukan disini. Zoro kemudian melihat kalau sepertinya para bangsawan disini tidak terlalu bersahabat terlihat dari tatapan mereka satu sama lain. Mereka tersenyum namun senyum itu memiliki suatu tujuan yang pastinya adalah kemauan egonya. Inilah penyebabnya Zoro tidak suka dengan para bangsawan

''Aku akan menuju ke tempat makanan untuk makan'' ucap Luffy dengan sangat tidak sabar memakan banyak makanan di atas meja

Rias memegang jidatnya dan berpikir kalau sepertinya ide buruk membawa Luffy dan Zoro kesini. Luffy sudah menuju ke tempat makanan dan terlihat mengambil banyak makanan. Zoro menuju ke tempat minuman mencari apakah ada sake di sana. Lulu sedang terlihat bersama Rias melihat-lihat para tamu

''Mereka tidak seperti Iblis yang seperti mama bilang'' ucap Lulu dengan polos dan cukup keras sehingga bisa di dengar oleh para Iblis muda disitu. Rias kemudian menutup mulut Lulu dengan cepat-cepat.

''Shhh jangan mengatakan hal seperti itu, nanti para Iblis disini bisa mengatahui siapa dirimu'' ucap Rias

Lulu mengangguk mengerti. Lulu kemudian berniat untuk jalan-jalan disitu untuk melihat hal-hal yang menarik. Lulu melihat kalau ayahnya membawa makanan yang sangat banyak dia merasa lapar namun ibu nya mengatakan kalau dia terlalu lebih memakan sesuatu di depan orang lain. Eveline sudah mengerti dengan sifat turunan Luffy kepada putrinya sehingga dia memberi saran kepada Lulu agar tidak boleh memakan banyak sekali makanan di hadapan orang asing, Eveline pasti berpikir kalau sifat kewanitaan Lulu akan hilang di mata mereka yang melihat

Luffy dengan cepat-cepat duduk di salah satu tempat duduk dan kemudian menaruh semua makanan nya di atas meja dan kemudian memakan nya dengan sangat cepat. Iblis muda yang melihatnya kaget dengan mata lebar. Zoro terlihat membawa sebuah sake dan kemudian duduk di dekat Luffy yang sedang makan

''Aku tidak menyangka kalau aku akan menemukan sake disini, ternyata selera Iblis tidak jelek juga'' ucap Zoro membawa banyak sekali sake dan kemudian meminum nya.

Para Iblis muda melihat mereka berdua hanya tidak percaya dan merasa jijik melihat mereka yang makan dan minum terlihat tanpa aturan kesopanan sama sekali. Rias yang melihatnya sekarang merasa menyesal karena membawa Luffy dan Zoro kesini.

Lulu terlihat mengeser sebuah kursi dan kemudian menaiki nya untuk mengambil sedikit makanan di atas meja. Iblis muda disitu kaget melihat ada gadis kecil yang tiba-tiba saja naik ke atas meja

''Hey, siapa gadis kecil ini?'' tanya salah satu Iblis muda

Lulu terlihat tidak peduli dengan perkataan dari Iblis muda itu, dia hanya ingin memakan sedikit makanan. Iblis muda itu kemudian marah karena Lulu tidak mendengarkan perkataan nya.

''Hey dengarkan aku!'' kesal Iblis muda itu

Dia kemudian berniat untuk memegang Lulu dan menjatuhkan nya dari atas meja namun tangan nya tiba-tiba saja di tahan oleh seseorang

''Jangan terlalu kasar dengan gadis kecil'' ucap seorang wanita itu

Iblis muda itu kemudian kaget melihat wanita itu, terlihat wanita itu begitu cantik dan kelihatan muda, dia memakai pakaian bangsawan seperti jubah, dia berambut putih, memiliki tubuh langsing dan tinggi rata-rata.

''S-Siapa kau?'' tanya Iblis muda itu yang masih kagum dengan kecantikan wanita itu

''Aku? Aku Leoni EV'Aline'' ucap wanita itu

Lulu kemudian kaget mendengar nama wanita itu yang persis memiliki nama keluarga yang sama. Lulu melihat wanita di sampingnya itu. Iblis muda itu kemudian terlihat tidak bisa melawan karena dia tahu kalau di depan nya ini adalah keluarga bangsawan tingkat atas, jika melawannya tentu saja akan membawa masalah yang lebih besar

Leoni kemudian melihat kearah Lulu dengan senyuman yang manis, Lulu hanya bingung melihat wanita itu yang sepertinya senang melihat dirinya.

''Hey gadis manis, siapa nama mu?'' tanya Leoni

''Aku? Aku Lulu!'' teriak Lulu dengan semangat

Leoni tertawa kecil melihat Lulu yang begitu bersemangat dan membuat dirinya semakin manis di mata Leoni. ''Bolehkah aku menggendongmu?'' tanya Leoni

''Oh boleh'' ucap Lulu yang tidak merasa keberatan di gendong oleh orang asing

Leoni kemudian menggendong Lulu dengan memeluknya tidak tahan dengan keimutan Lulu. Leoni kemudian membawa Lulu, Lulu melihat ada seorang wanita lagi yang mendekati mereka.

''Ibu, ibu jangan berkeliaran disini'' ucap wanita itu

''Tenang saja Levanda, ibu tidak akan tersesat'' ucap Leoni dengan percaya diri

Levanda terlihat pasrah melihat ibu nya yang begitu tidak peduli dengan apa yang akan terjadi dengan dirinya sendiri. Levanda melihat kalau ibu nya sedang menggendong seorang gadis kecil, Levanda bertanya-tanya siapa gadis kecil ini

''Siapa dia, ibu?'' tanya Levanda

''Ibu tidak tahu, ibu melihatnya sedang mengambil makanan di atas meja, karena dia sangat imut jadi ibu membawa nya'' ucap Leoni

Levanda mendesah pasrah mendengar perkataan dari ibu nya. Itu sama saja dengan menculik seorang anak dan itu sangatlah salah. Levanda kemudian melihat kalau gadis kecil itu yang ternyata memiliki ciri-ciri yang hampir seperti dirinya dan ibu nya.

Dia berambut putih, berkulit putih dan memiliki postur wajah yang hampir sama dengan dirinya dan ibunya.

''Aneh sekali, dia sangat mirip dengan kita'' kata Levanda

''Oh mungkin dia adalah putri ibu yang berbeda dimensi'' ucap Leoni yang kemudian menggosok pipinya dengan pipi Lulu. Lulu terlihat tidak merasa terganggu saat Leoni melakukan itu.

Levanda terlihat terbengong mendengar perkataan ibu nya yang asal-asalan, saat ibunya melihat ada gadis kecil yang imut maka ibunya tidak akan tahan dan ingin sekali memeluknya sama seperti saat dia kecil.

''Baiklah ibu, sekarang kembalikan anak itu kepada orang tua nya'' ucap Levanda

''Apa? Kenapa? Ibu sudah menganggap anak ini seperti anak ibu sendiri'' ucap Leoni dengan tidak mau melepas Lulu

Levanda mendesah pasrah melihat ibu nya itu yang penggemar loli.

Luffy terlihat sekarang sedang mencari makanan lagi, dia kesana kemari namun tidak menemukan makanan yang tersisa. Luffy kemudian melihat kalau ada makanan yang tersisa di meja cukup belakang ditempati oleh ketiga wanita, Luffy kemudian menuju ke meja itu untuk meminta makanan mereka.

Luffy sekarang sudah ada di depan mereka bertiga, ketiga wanita itu kaget melihat Luffy yang tiba-tiba saja menganggu pemandangan mereka. ''Hmm boleh kah aku meminta makanan kalian?'' tanya Luffy dengan cukup sopan

Ketiga wanita itu heran mendengar perkataan dari Luffy yang hanya meminta makanan. Mereka melihat laki-laki itu memakai pakaian seperti jas(bayangkan saja jas saat melawan Big Mom'', dia memakai sebuah topi jerami terlihat sudah usang, dan wajah nya bisa di bilang tampan di tambah dengan ada beka luka di matanya menambah kegagahan di wajah nya

''Hmm siapa kau ini?'' tanya wanita di tengah

''Aku Monkey D Luffy'' ucap Luffy dengan terus terang

''Monkey D? Apakah itu nama keluargamu?'' tanya wanita di sebelah kiri

''Benar, itu nama keluargaku'' ucap Luffy dengan tersenyum ramah

Ketiga wanita itu terlihat heran melihat laki-laki depan mereka ini, dia tidak terlihat gugup saat berbicara dengan mereka. Luffy heran melihat ketiga wanita di depan nya ini, mereka sama sekali tidak mengenalkan diri mereka padahal dia sudah mengenalkan dirinya

''Jadi nama kalian?'' tanya Luffy dengan santai

Ketiga wanita itu lagi kemudian kaget saat Luffy menanyai nama mereka masing-masing. Mereka kemudian berdehem

''Baiklah, namaku Anastasia, dia adalah Wanda dan dia adalah Anna mereka berdua adalah saudariku'' ucap Anastasia.

Luffy mengangguk mengerti. Mereka memang terlihat begitu mirip satu sama lain, Luffy kemudian ingat kalau dia meminta makanan kepada mereka namun pertanyaan nya adalah apakah mereka mau memberikan makanan mereka?

''Jadi apakah aku bisa mengambil makanan kalian?'' tanya Luffy lagi

''Hmmm boleh'' ucap Anastasia

Luffy terlihat senang mendengarnya, dia kemudian mengambil semua makanan di atas meja dengan sekejap. Ketiga wanita itu terlihat kaget lagi melihat Luffy dengan cepat mengambil semua makanan di atas meja. Luffy tersenyum karena senang akan memakan semua makanan ini

''Hmmm dimana aku akan duduk?'' tanya Luffy melihat kalau ternyata para tamu semakin ramai dan terlihat mereka semua sudah mendapatkan tempat mereka masing-masing. Luffy kemudian bingung untuk duduk dimana, di tempat Rias terlihat sedang penuh karena dia bersama Sona. Luffy tidak mau menganggu mereka berbicara

''Hmmmmmm'' pikir Luffy

''Apakah kau bingung untuk duduk dimana? Kalau kau mau kau bisa duduk bersama kami, kebetulan ada satu kursi kosong'' ucap Anastasia

Luffy kemudian terlihat senang dan kemudian duduk bersama mereka. Ketiga wanita itu terlihat tidak terganggu sama sekali dengan bergabungnya Luffy di dalam kelompok mereka. Luffy kemudian menaruh makanan kembali ke atas meja dan kemudian memakan nya, ketiga wanita itu terlihat hanya kaget tidak bisa mengatakan apa-apa.

''Jadi kau dari Iblis bangsawan?'' tanya Anna

''Tidak, aku hanya orang biasa'' jawab Luffy dengan jujur

Ketiga wanita itu terlihat kaget mendengar perkataan dari Luffy. Jadi dia adalah Iblis biasa, namun terlihat Anastasia begitu bingung karena ini adalah pertemuan antara Iblis muda bangsawan, kenapa dia ada disini

''Terus bagaimana bisa kau ada disini?'' tanya Anastasia

''Aku menemani temanku'' jawab Luffy dengan santai

''Oh aku mengerti'' ucap Anastasia

''Jadi dimana teman mu itu?'' tanya Anna

Luffy kemudian menunjuk kearah Rias dan yang lain nya. Ketiga wanita itu kemudian menganggu mengerti sekarang kalau laki-laki di depan mereka ini memiliki hubungan dengan keluarga Gremory. Anastasia terlihat tertarik dengan Luffy yang memiliki sifat berbeda dengan para Iblis bangsawan lain nya

''Apakah kau sudah menikah?'' tanya Anastasia

''Belum tapi aku memiliki seorang putri'' jawab Luffy dengan polos sambil terlihat memakan makanan nya

Anastasia dan para saudarinya kaget mendengarnya, dia belum menikah namun sudah memiliki seorang putri. Itu benar-benar sangat aneh

''Dimana putri mu?'' tanya Wanda

Luffy kemudian mencari Lulu, namun dia tidak melihatnya karena para Iblis sudah sangat ramai. Luffy terus mencari Lulu melihat kesana kemari namun tidak menemukan nya

''Aku rasa dia sedang bermain'' ucap Luffy dengan santai namun sedikit khawatir

''Apakah kau tidak khawatir?'' tanya Wanda

''Tidak, dia akan baik-baik saja'' ucap Luffy dengan percaya diri.

Luffy akhirnya selesai memakai semua makanan itu dengan cepat, Luffy menepuk perutnya dengan senang karena sudah kenyang walaupun nanti nya dia akan merasa lapar lagi karena metabolisme nya lebih cepat dari manusia biasa maupun Iblis.

''Terima kasih sudah memberiku makan dan duduk'' ucap Luffy dengan senang.

Wanda dan Anna terlihat tersenyum kecuali Anastasia yang masih menatap Luffy dengan tatapan tidak percaya kalau dia mengatakan kalau dia hanyalah orang biasa. Itu sama sekali tidak mungkin karena dia berhubungan dengan keluarga Gremory.

''Baiklah, sepertinya aku harus menemui temanku sekarang'' ucap Luffy yang kemudian berdiri. ''Sekali lagi terima kasih'' ucap Luffy lagi

Ketiga wanita itu tersenyum tidak masalah dengan permintaan Luffu yang hanya meminta makanan, lagian mereka tidak terlalu suka makanan itu dan tidak merasa lapar sehingga mereka tidak keberatakan memberikan makanan itu kepada Luffy

''Sampai jumpa'' ucap Luffy melambaikan tangan nya dan kemudian pergi

Ketiga wanita itu melihat Luffy menuju kearah Rias dan yang lain nya. Anastasia masih tertarik dengan Luffy yang sepertinya menyembunyikan sesuatu. Wanda melihat saudarinya itu

''Ada apa Anastasia?'' tanya Wanda

''Aku merasa kalau anak itu menyembunyikan sesuatu'' kata Anastasia

''Aku juga merasa seperti itu'' setuju Anna

''Apakah mungkin dia bisa jadi...'' Wanda melihat kearah Anna

''Mungkin saja'' kata Anna

''Ya itu pasti mungkin'' ucap Anastasia dengan tersenyum melihat Luffy

Luffy sedang menuju kearah Rias dan yang lain nya namun kemudian dia ditarik seseroang sehingga dia tidak bisa berjalan. Luffy kemudian berbalik untuk melihat siapa yang menarik nya, terlihat ada seorang gadis kecil yang cukup dia kenal, gadis itu berambut kuning berkepang dua, dia mamakai pakaian seperti gaun berwarna pink. Dia terlihat tersenyum melihat Luffy

Luffy terlihat benar-benar pernah melihatnya

''Kita bertemu lagi, manusia'' ucap gadis kecil itu dengan cukup sombong

Luffy melihat gadis itu hanya bingung yang sepertinya dia mengenal dirinya. Luffy kemudian mengingat-ingat lagi apakah dia pernah bertemu dengan nya

''Kau ini siapa?'' tanya Luffy dengan polos

Gadis itu kemudian kaget mendengar perkataan dari Luffy yang sepertinya tidak mengetahui dirinya. Gadis itu kemudian terlihat cemberut melihat kearah Luffy.

''Apakah kau lupa denganku?!'' tanya gadis itu dengan kesal

''Hmmm aku belum pernah bertemu denganmu'' ucap Luffy melihat gadis itu

''Ini aku Ravel Phenex!'' ucap gadis itu dengan kesal

Luffy kemudian mencoba untuk mengingat lagi dengan nama itu, namun dia hanya merasa nama Phenex pernah dia dengan entah dimana.

''Hmm apakah kau memiliki hubungan dengan orang burung waktu itu?'' tanya Luffy dengan polos

''Aku adik perempuan nya'' ucap Ravel mencoba untuk senang

Luffy kemudian ingat kalau saat dia bertarung dengan Iblis burung yang aneh dan kemudian dia ingin menghajar nya sampai babak belur, namun saat Luffy ingat memukulnya lagi tiba-tiba saja ada seorang gadis kecil datang dan mencegah nya

''Jadi kau gadis yang waktu itu ya?'' tanya Luffy sambil menunjuk

''Benar'' jawab Ravel

''Oh senang bertemu dengan mu lagi, ternyata kau sehat-sehat saja baguslah'' ucap Luffy dengan senang

Ravel kemudian terlihat kaget mendengar kalau Luffy memerhatikan nya, wajah Ravel kemudian memerah sambil memalingkan wajah nya dengan gaya tsundere. Luffy hanya tersenyum saja melihat itu

''A-A-Aku juga s-senang kau baik-baik s-saja'' ucap Ravel dengan gugup sambil mengecilkan suara nya sehingga Luffy harus mendengarkan nya dengan baik-baik. Luffy tambah tersenyum melihat kalau Ravel adalah orang yang baik dilihat dari sifatnya itu, berbeda dengan kakak nya yang bersifat egois dan sombong

''Jadi bagaimana dengan kabar kakak mu?'' tanya Luffy

''Huuft~ Setelah kejadian itu dia kemudian mengurung dirinya di kamar dan tidak mau keluar, dia juga ketakutan saat melihat sesutu yang melar'' ucap Ravel yang mengatakan kalau Raiser takut dengan sesuatu yang melentur

''Kenapa dia takut?'' tanya Luffy

''Karena kau, dia sekarang phobia dengan sesuatu yang bisa memanjang karena itu akan mengingatkan nya saat kau memukul wajah nya dengan tangan mu'' ucap Ravel

Luffy hanya tertawa mendengar perkataan Ravel tentan Raiser, Ravel hanya tersenyum melihat Luffy tertawa, dia tidak marah karena memang kakak nya adalah orang yang salah disini karena memaksa Rias untuk menikah.

''Aku berharap kalau dia belajar dari kesalahan nya'' ucap Ravel

''Hahahaha ya aku berharap juga sepert itu'' ucap Luffy mulai berhenti tertawa

''Jadi kenapa kau datang kesini?'' tanya Ravel

''Aku hanya ingin kesini menemani Rias'' jawab Luffy

''Jadi sekarang keluarga Gremory menerimamu seperti keluarga setelah apa yang terjadi?'' tanya Ravel

''Ya seperti itulah'' ucap Luffy

Ravel hanya mengangguk mengerti. Ravel kemudian mengeluarkan sesuatu dan kemudian menunjukan nya kepada Luffy, Luffy melihat kalau yang di keluarkan oleh Ravel adalah suatu benda yang berbentuk botol namun kecil, Luffy bertanya-tanya benda apa itu

''Ini'' Ravel memberikan nya kepada Luffy

''Apa ini?'' tanya Luffy bingung

''Ini adalah hadiah pertemanan kita'' kata Ravel agak malu

Luffy kemudian mengambil benda itu sambil tersenyum kearah Ravel dengan senyuman yang manis. ''Terima kasih Raval'' ucap Luffy sambil salah menyebutkan nama Ravel

Ravel terlihat tidak merasa marah saat Luffy salah menyebutkan nama nya. ''Kalau begitu aku pergi dulu, sampai jumpa mugiwara-san'' ucap Ravel yang kemudian pergi. Luffy hanya tersenyum melihat Ravel, Luffy kemudian berjalan kearah Rias. Luffy kemudian melihat kalau Rias dan Issei kelihatan gelisah seperti sedang mencari sesuatu

''Hey kalian, ada apa?'' tanya Luffy

''Luffy apakah kau melihat Koneko?'' tanya Issei

''Koneko? Tidak, aku tidak melihatnya'' ucap Luffy dengan jujur

''Dia tiba-tiba saja menghilang'' ucap Rias

Luffy kemudian mengakifkan haki pengamatan nya untuk merasakan ada di mana Koneko, Luffy kemudian merasakan kalau Koneko sedang menuju ke belakang bangunan dan sepertinya bisa menuju kearah seorang

''Dia ada di belakang'' ucap Luffy

''Kalau begitu kita harus kebelakang'' kata Rias yang cepat-cepat

Mereka bertiga kemudian menuju kebelakang bangunan untuk mengejar Koneko. Lulu terlihat melihat Luffy dan bersama Rias dan Issei sedang menuju ke belakang sekolah.

''Papa'' ucap Lulu menunjuk kearah Luffy

Leoni dan Levanda kemudian melihat kearah Lulu tunjuk dan melihat seorang bocah memakai topi jerami sedang berlari bersama kedua teman nya. Leoni berpikir kalau sepertinya dia adalah ayah Lulu.

''Jadi dia ayahmu?'' tanya Leoni

''Ya, dia papa ku'' ucap Lulu

''Kalau begitu aku akan mengantarmu kesana'' ucap Levanda

''Tidak, biar ibu saja'' ucap Leoni

''Tidak ibu, biar aku saja'' ucap Levanda yang tidak mau kalah juga

Ibu dan anak itu terlihat sedang bertengkar kecil sehingga tidak melihat Lulu yang sudah pergi mengejar Luffy dan yang lain nya. Leoni kaget melihat Lulu pergi begitu saja dan kemudian mengikutinya. Levanda kaget melihat ibu nya itu mengejar Lulu

''Aku tidak tahu dengan pikiran ibu ku sama sekali'' ucap Levanda mengejar ibu nya

Koneko sekarang terlihat berjalan menuju kearah hutan belakang bangunan, dia berjalan sudah cukup jauh dari bangunan. Dia menuju ke sini karena merasakan ada nya energi yang sangat dia kenal, dia kemudian merasakan kalau energi itu semakin kuat, Koneko kemudian melihat orang yang membuatnya kaget, dia melihat seorang yang sangat dia kenal. orang itu adalah seorang wanita muda

''Halo Shirone'' ucap wanita itu

''Onee-chan'' ucap Koneko melihat wanita itu

''Sudah lama sekali bukan'' ucap wanita itu

Koneko menatap wanita itu dengan tatapan tajam, Koneko merasa benar-benar membenci wanita di depan nya ini. Dia adalah kakak perempuan nya Koneko

''Kenapa kau disini?'' tanya Koneko

''Aku hanya ingin mengambilmu'' ucap wanita itu

''Tidak, aku tidak mau'' ucap Koneko

Wanita itu terlihat tidak senang dengan jawaban Koneko, dia kemudian turun dari pohon dan kemudian mendekati Koneko, Koneko terlihat sudah bersiap-siap untuk berkelahi melawan wanita itu

''Kenapa Shirone? Kenapa kau tidak mau?'' tanya wanita itu

''Karena aku tidak suka kau'' ucap Koneko

Wanita itu kaget mendengar jawab dari Koneko namun dia menahan amarahnya. wanita itu kemudian mendatangi Koneko lebih dekat, Koneko benar-benar sudah bersiap-siap untuk melawan wanita di depan nya ini

Kemudian tiba-tiba terlihat Rias, Issei dan Luffy sampai di tempat itu dan kemudian mendekati Koneko, wanita itu kaget melihat mereka semua, dia kemudian mundur kebelakang untuk menjaga jarak mereka karena berpikir kalau mereka adalah musuh.

''Koneko!'' teriak Rias

Koneko senang melihat mereka datang, Rias dan yang lain nya kemudian ada di samping Koneko. Rias memeluk Koneko bertanya-tanya apakah baik-baik saja, Luffy dan Issei menjaga Koneko dari wanita di depan mereka ini berpikir kalau dia adalah musuh.

''Siapa dia?'' tanya Luffy

''Dia kakak ku'' ucap Koneko

Luffy dan Issei kaget mendengarnya kecuali Rias yang sudah cukup tahu kakak Koneko, Luffy kemudian melihat kearah wanita itu

''Jadi siapa nama mu?'' tanya Luffy

''Kau ingin tahu namaku? Baiklah akan kuberitahu, nama ku adalah Kuroka'' kata wanita itu memperkenalkan dirinya

Luffy melihat kearah wanita itu dan dia merasa kalau dia sama sekali tidak mirip dengan Koneko, Koneko berambut silver sedangkan wanita ini memiliki rambut berwarna hitam gelap. Itu membuat Luffy benar-benar bingung

''Kenapa kau ingin melawan Koneko?'' tanya Luffy

Kuroka terlihat menahan tawa mendengar perakataan dari Luffy yang sepertinya salah paham. Luffy hanya terheran melihat dia menahan tawa. Rias dan Koneko terlihat sweatdrop melihat Luffy yang begitu polos

''Tidak, aku tidak ingin melawa adik ku, aku hanya ingin mengambil nya'' ucap Kuroka

Luffy kemudian melihat kearah Koneko untuk mendengar jawaban nya. ''Jadi apakah kau mau Koneko?'' tanya Luffy

''Tidak, aku tidak mau'' jawab Koneko

Luffy kemudian melihat kearah Kuroka lagi

''Dia bilang, dia tidak mau'' kata Luffy

Kuroka hanya terdiam mendengar perkataan dari Luffy. Dia kemudian melihat kearah Luffy dan yang lain nya dengan tatapan tajam.

''Baiklah kalau begitu, aku akan membawa nya secara paksa'' ucap Kuroka yang kemudian bersiap-siap untuk menyerang mereka

Luffy terlihat sedang bersiap-siap juga untuk melawan wanita ini, Luffy berpikir kalau wanita ini bukanlah wanita biasa tidak seperti Iblis biasa pada umum nya. Kuroka kemudian mengeluarkan sihir berwarna hitam menganggetkan mereka semua. Sihir itu menyebar di sekitar area mereka

''Apa itu?'' tanya Luffy bingung

''Ini hanya sihir, kau tidak perlu takut'' ucap Kuroka tersenyum kearah Luffy dengan senyuman mematikan

Kuroka kemudian terbang menuju kearah Luffy dengan sangat cepat, Luffy kaget melihat wanita di depan nya ini tiba-tiba saja menuju kearahnya dengan sangat cepat. Luffy memiliki insting yang berbeda dengan manusia lain nya sehingga dia bisa menghindari serangan dari Kuroka.

Kuroka tersenyum melihat Luffy bisa menghindari serangan nya. Luffy kemudian melihat kearah Rias dan yang lain nya. ''Aku akan melawan nya'' ucap Luffy kepada mereka

Rias dan yang lain nya mengangguk mengerti.

Luffy kemudian melihat kalau wanita itu masih menyerang nya dengan sangat cepat, dengan haki pengamatan Luffy bisa menghindari serangan Kuroka dengan cukup mudah.

''Ternyata kau bukanlah lawan biasa'' ucap Kuroka memuji Luffy

Luffy terlihat masih saja fokus menghindari serangan dari Kuroka, Kuroka kemudian mundur kebelakang dengan melompat sangat jauh untuk melihat keadaan Luffy. Terlihat Luffy tidak merasa kelelahan saat menghindari semua serangan dari Kuroka

''Baiklah, sepertinya aku akan serius'' ucap Kuroka

Kuroka kemudian bersiap-siap menyerang Luffy lagi, Luffy terlihat bersiap-siap untuk menahan serangan dari Kuroka namun Luffy kemudian kaget melihat kalau kecepatan Kuroka tiba-tiba saja sangat cepat sehingga Luffy tidak sempat untuk menghindari serangan itu dan harus menahan nya. Luffy merasakan tekanan serangan Kuroka benar-benar kuat sehingga Luffy pun terpental ke belakang dengan sangat cepat

Issei dan lain nya kaget melihat ini, mereka melihat Luffy terlempat kebelakang dengan sangat cepat. ''Apa itu?'' tanya Issei

''Senjutsu'' ucap Koneko. ''Senjutsu adalah kekuatan yang dimiliki setiap Yokai sehingga mereka bisa mempertahankan dirinya'' ucap Koneko menjelaskan

Issei terlihat mengerti.

Kuroka melihat kearah terpental nya Luffy, dia berpikir kalau Luffy akan mati atau terluka parah karena serangan senjutsu nya lebih kuat namun Kuroka kaget melihat Luffy ternyata baik-baik saja.

''Wooo itu cukup berbahaya namun aku baik-baik saja, hahahahaha'' tawa Luffy

Kuroka merasa heran melihat orang di depan nya ini.

''Kenapa kau tidak terluka?'' tanya Kuroka melihat tubuh Luffy yang hanya terlihat kotor

''Karena aku manusia karet sehingga aku tidak merasakan sakit di benda tumpul'' ucap Luffy dengan sambil tertawa

''Manusia karet?'' Kuroka bingung mendengarnya, ini baru pertama kali nya Kuroka mendengar ada seorang manusia terbuat dari karet. ''Kau bilang kalau kau terbuat dari karet, apakah 'benda' itu juga terbuat dari karet?'' tanya Kuroka dengan menggoda sambil menunjuk ke bawah Luffy

Rias dan Koneko terlihat memerah sedangkan Issei hanya kaget mendengar pertanyaan dari Kuroka.

''Ya bisa'' jawab Luffy dengan polos

''Jangan di jawab!'' teriak Rias dan yang lain nya di belakang.

Kuroka hanya tertawa melihat sifat Luffy yang begitu polos menjawab pertanyaan nya. Luffy hanya heran bertanya-tanya apakah perkataan nya ada yang salah.

''Hahahaha kau lucu sekali'' ucap Kuroka yang kemudian mencoba untuk berhenti tertawa dan kemudian melihat kearah Luffy. ''Tapi aku terpaksa membunuhmu untuk membawa Shirone ku'' ucap Kuroka yang kemudian menyerang Luffy lagi

Luffy benar-benar kaget melihat kecepatan Kuroka yang tiba-tiba saja sangat cepat. Luffy tidak bisa menggunakan haki pengamatan nya dengan benar karena kecepatan Kuroka, Kuroka terlihat melompat kesana kemari untuk menyerang Luffy. Luffy benar-benar kesal melihat kecepatan nya, Luffy kemudian merasakan cakaran di bahu kanan nya.

Kuroka kemudian berhenti menyerang Luffy. ''Jadi bagaimana apakah kau masih ingin melawan ku?'' tanya Kuroka dengan nada sombong

''Ya, kau lawan yang kuat tapi...'' Luffy kemudian mengangkat tangan nya. ''Aku tidak akan kalah'' ucap Luffy. Tangan Luffy tiba-tiba saja terlihat memompat membuat Kuroka bingung, tubuh Luffy kemudian berwarna pink dengan keluarnya asap dari tubuh nya

''Hmmm ada apa dengan tubuhmu? Apakah kau berubah?'' tanya Kuroka

''Tidak terlalu, hanya saja...'' Luffy kemudian mengangkat tangan nya ke depan kearah Kuroka. ''Kekuatan ku yang berubah''

''Gomu-Gomu No Jet Pistol'' tangan Luffy kemudian memukul dengan sangat cepat kearah depan

Kuroka yang merasakan insting Yokai nya kemudian menghindari serangan itu namun terlihat terhempat ke samping dengan sangat cepat. Rias dan yang lain nya terlihat tersenyum melihat Luffy dalam mode itu.

Kuroka kemudian mendarat ke tanah dengan halus dan kemudian melihat kearah Luffy.

''Hmm tiba-tiba saja kecepatan nya menambah sama sepertiku'' ucap Kuroka

Kuroka kemudian bersiap-siap menyerang Luffy lagi, Luffy sudah bersiap-siap untuk menyerang Kuroka. Dengan tiba-tiba mereka menghilang dengan kecepatan yang sangat cepat membuat Rias dan yang lain nya kaget melihat mereka berdua yang memiliki kecepatan yang sangat luar biasa

Terlihat Luffy menahan serangan Kuroka dan kemudian menyerang Kuroka namun Kuroka dengan cukup mudah karena insting dan senjutsu nya. Mereka berdua terlihat meloncat kesana kemari dengan sangat cepat sambil saling bertukar pukulan. Kuroka benar-benar kagum dengan manusia di depan nya ini yang bisa mengimbangi kecepatnya nya.

''Gomu-Gomu No Twin Jet Pistol'' Luffy kemudian menggunakan kedua tangan nya untuk memukul Kuroka dengan cepat. Kuroka kaget melihatnya dia kemudian menahan serangan Luffy namun karena tekanan nya begitu kuat dia harus terpental kebelakang. Kuroka bisa menahan tubuh nya ke depan sehingga dia tidak menabrak tembok

''Gomu-Gomu No Jet Bazzoka'' Luffy kemudian menyerang Kuroka lagi

Kuroka yang melihat Luffy menyerang nya kemudian menghindar dengan cukup berhasil, dia kemudian lompat menuju kearah Luffy. Luffy menghindari Kuroka dengan kecepatan nya dan kemudian dia menyerang Kuroka dengan jet pistolnya dan Kuroka bisa menghindarinya. Mereka terus bertarung satu sama lain

''Ini benar-benar gila'' ucap Issei melihat Luffy dan Kuroka bertarung satu sama lain

Issei yang melihatnya lalu mencoba untuk membantu Luffy namun saat dia berlari kearah mereka tiba-tiba saja datang seseorang di depan Issei. Terlihat orang itu memakai sebuah baju armor, memakai mahkota dan membawa sebuah tongkat

''Kau..'' Issei mengenal orang itu

''Yooo kita bertemu lagi kaisar naga merah'' ucap orang itu

''Bikou, sedang apa kau disini?'' tanya Kuroka yang berhenti sebentar melawan Luffy dan melihat Bikou

''Aku hanya ingin bermain-main bersama sang kaisar naga merah'' ucap Bikou melihat kearah Issei

Issei yang mendengarnya cukup kesal karena sepertinya dia di rendahkan, Issei kemudian mengeluarkan sacred gearnya. Bikou terlihat begitu bersemangat untuk melawan Issei namun dia kemudian merasakan kalau ada yang datang lagi dengan tubuh yang sangat besar, Issei kaget melihat siapa yang datang begitu juga Rias dan Koneko

''Tannin-sensei'' ucap Issei melihat Tannin

''Sudah kuduga ada yang tidak beres di sini'' ucap Tannin melihat ada sebuah pertarungan

''Wah itu naga sungguhan, aku tidak menyangka akan berjumpa dengan nya'' ucap Bikou melihat Tannin

Tannin melihat orang itu dengan tatapan heran, namun dia tahu siapa orang itu.

''Oh kau keturunan Wukong ternyata'' ucap Tannin melihat orang itu

''Ya benar sekali'' ucap Bikuo dengan bangga

''Kalau begitu aku akan melawan mu'' ucap Tannin bersiap-siap

Bikou terlihat senang karena dia akan bertarung dengan salah satu raja naga, Bikou kemudian memanggil awan kinton nya dan kemudian terbang dan menyerang Tannin, Tannin menyemburkan api kearah Bikou namun dengan mudah di hindari olehnya.

''Ayo kita bertarung'' ucap Bikou

''Aku akan bertarung dengan nya'' ucap Tannin yang kemudian terbang mengejar Bikou

Issei terlihat tidak tahu apa yang harus dia lakukan, apakah dia harus menolong Luffy atau Tannin, dia benar-benar tidak tahu

DI PERTEMUAN

Di pertemuan terlihat kalau mereka kedatangan tamu yang begitu mengejutkan, dia adalah Odin sang bapa Dewa Norse. Dia terlihat berumur 70 tahunan dengan janggut yang panjang. Bukan hanya Dewa, para petinggi Iblis Underworld, Malaikat dan Malaikat jatuh seperti Azazel dan Michael

''Hmmm jadi mereka adalah para golongan Iblis muda'' ucap Odin melihat para Iblis muda yang kaget karena melihat salah satu Dewa tinggi.

''Ingatlah tujuan anda kesini, Odin-sama'' ucap seorang gadis di samping Odin

Wanita itu terlihat sangat cantik, berambut putih, memakai armor yang begitu indah dan terlihat berkulit putih. Dia adalah Rossweisse salah satu Valkyrie

''Aku mengerti'' ucap Odin dengan wajah bosan melihat Rossweisse selalu saja serius

Lulu terlihat kesal karena Leoni ternyata berhasil menangkap Lulu yang pergi untuk menemui ayah nya. Lulu terlihat memberontak namun terlihat Leoni masih saja memeluk Lulu dengan lembut, Levanda terlihat memegang jidatnya melihat ibunya

''Ibu lepaskan dia, dia ingin bertemu dengan ayah nya'' ucap Levanda

''Tidak'' tolak Leoni

Terlihat tiga saudari sedang melihat Dewa itu tersenyum juga karena ini baru pertama kali nya mereka bertemu dengan Dewa, Malaikat dan Malaikat jatuh

''Ini aneh, bukankah ini pertemuan antar Iblis muda?'' tanya Anna

''Sepertinya ini bukan pertemuan biasa'' ucap Anastasia yang mulai tertarik

Terlihat juga ada Sirzechs disitu juga melihat para iblis muda.

''Di pertemuan ini bukanlah pertemuan biasa, ini adalah pertemuan untuk berdamai'' ucap Sirzechs memberitahu kepada para Iblis muda. ''Kita sudah bermusuhan selama bertahun-tahun dan juga tidak menemukan kedamaian, jadi setelah ini kita akan menjatuhkan senjata kita dan kemudian memandang maju ke depan untuk melihat masa depan yang lebih cerah dari perang, kedamaian'' pidato Sirzechs

''Dan akhirnya Dewa, Malaikat, Malaikat jatuh dan Iblis akhirnya akan bersekutu satu sama lain untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah'' lanjut Sirzechs

Serafall dan para Maou yang lain nya memberikan kehormatan kepada Odin, Odin terlihat tersenyum menghargai hormat mereka.

''Baiklah Odin-dono, saat nya menandatangani perjanjian'' ucap Sirzechs

''Baiklah'' ucap Odin setuju

Odin kemudian melihat kearah sebuah benda seperti cermin, dia kemudian mendekati benda itu untuk dan kemudian memasukan tangan nya

''Aku tidak setuju''

Odin mendengar suara itu mengenal suara itu. ''Jadi kau datang ya''

Kemudian terlihat ada sihir teleport di atas mereka semua, semua disitu kemudian melihat kearah langit untuk melihat siapa yang datang. Terlihat datang seseroang berambut putih yang cukup panjang, dia memakai pakaian berwarna putih cukup rapi, dia melihat kearah para pengunjung disitu

''Kau benar-benar orang tua yang bodoh'' ucap orang itu. Orang itu kemudian tersenyum kearah para tamu. ''Aku adalah Loki, salah satu Dewa Norse'' ucap Loki dengan bangga

Mereka semua kaget mendengar perkataan dari Loki, Odin benar-benar tidak suka dengan sifat anak nya itu. Sirzechs melihat kearah Loki

''Lalu kenapa kau datang kesini?'' tanya Sirzechs

Loki terlihat tersenyum kearah Sirezechs. ''Tentu saja mengacaukan pertemuan ini, Iblis'' ucap Loki dengan nada sombong

Loki kemudian menjentikan jarinya dan kemudian muncul seekor serigala yang sangat besar di tempat pertemuan itu, serigala itu terlihat menatap kearah para tamu disitu dengan tatapan ingin membunuh.

''Fenrir'' ucap Akeno melihat serigala itu

Akeno dan peerage Rias yang lain nya kemudian bersiap-siap untuk melawan Fenrir, Fenrir kemudian menyerang para tamu namun Kiba dengan cepat menahan serangan dari Fenrir, Akeno kemudian mengeluarkan petirnya kearah Fenrir namun Fenrir tidak merasakan kesakitan

''Serigala ini benar-benar kuat'' ucap Kiba kesulitan menahan serangan Fenrir

Xenovia kemudiam membantu Kiba namun Fenrir ternyata memiliki insting yang kuat dan kemudian menyerang Xenovia, Xenovia kemudian mundur ke belakang menghindari serangan Fenrir, namun kemudian menyerang Kiba dengan salah satu kaki nya sehingga Kiba pun terpental ke belakang sambil memegang bekas cakaran dari Fenrir

Kiba benar-benar sekarang tidak berdaya dengan luka seperti itu, Asia kemudian mendekat Kiba untuk mengobatinya sedangkan yang lain nya melawan Fenrir. Akeno tahu kalau mereka tidak akan sanggup melawan Fenrir yang hewan legenda, dia kemudian mencoba untuk menyerang Fenrir namun Fenrir menyadarinya dan kemudian mencoba untuk menyerang Akeno, Akeno kaget melihat Fenrir yang akan menyerang nya.

Saat Fenrir berhasil menggigit Akeno tiba-tiba saja datang seseorang yang memiliki sayap malaikat jatuh dan kemudian menyerang Fenrir sehingga dia terpental ke samping dengan sangat cepat.

Akeno kaget melihat orang itu, dia adalah orang yang paling dia benci namun dia adalah orang yang memiliki hubungan dekat dengan nya. Dia adalah ayah nya Akeno Baraqiel.

Baraqiel kemudian melihat kearah putrinya itu dengan tatapan biasa, Akeno terlihat memalingkan wajah nya tidak mau melihat ayah nya. ''Apakah kau tidak apa-apa?'' tanya Baraqiel

''Aku baik-baik saja'' ucap Akeno dengan acuh

Baraqiel hanya terlihat terdiam, dia kemudian melihat kearah Fenrir yang ternyata tidak apa-apa terkena serangan nya tadi. Fenrir menggeram melihat kearah Baraqiel sekarang. Para tamu terlihat panik melihat apa yang terjadi, pertemuan terlihat benar-benar hancur lebur.

Para pemimpin fraksi kemudian terlihat melawan Loki yang tentu saja memiliki sihir tingkat Dewa yang tentu saja bisa mengimbangi para pemimpin fraksi walaupun dia tidak tahu seberapa kuat para pemimpin fraksi. Azuka terlihat memiliki ide untuk mengalahkan Fenrir namun dia harus memerlukan waktu

''Berapa menit rencana mu itu?'' tanya Azazel

''Beri aku beberapa menit'' ucap Asuka

Azazel terlihat tersenyum mendengar perkataan dari Asuka, jadi mereka akhirnya harus melawan Loki untuk berapa waktu, ini sangat menyebalkan karena Loki adalah Dewa yang sangat menyebalkan

''Apakah kita akan berdiam diri saja, Anastasia?'' tanya Anna

Anastasia terlihat tertarik untuk bertarung sekarang, dia kemudian berdiri untuk bersiap-siap untuk bertarung. ''Ini akan sangat menyenangkan'' ucap Anastasia

Mereka kemudian mengeluarkan sayap mereka dan kemudian terbang menuju ke tempat pertarungan, namun mereka kaget karena tiba-tiba saja muncul lah beberapa monster yang sepertinya adalah Ghoul dari ciri-ciri mereka yang memiliki gigi panjang, badan kurus pucat. Anna melihat salah satu Ghoul itu kemudian menyerangnya

''Ini benar-benar menyebalkan'' ucap Anna yang kemudian mengangkat tangan nya untuk mengeluarkan sihir. Kemudian terlihat sihir berwarna putih tiba-tiba saja muncul dan kemudian menyerang beberapa Ghoul sehingga mereka tewas tidak berdaya, Wanda kemudian menyerang mereka dengan jarak dekat menggunakan hand-to-hand dengan sangat handal. Anastasia melihat para adik perempuan nya itu dengan tersenyum karena mereka dengan mudah mengalahkan makhluk menjijikan itu

Terlihat Levanda sedang melawan para Ghoul itu dengan menggunakan sihirnya namun berbentuk sebuah tombak berwarna ungu. Levanda menebas dan menusuk mereka dengan tombak nya dengan cukup mudah. Levanda kemudian melihat kearah ibu nya berharap kalau dia baik-baik saja

Terlihat Leoni masih memeluk Lulu dengan erat tidak membiarkan Lulu pergi.

''Aku akan melindungimu Lulu'' ucap Leoni dengan memeluk Lulu dengat erat

''L-Lepaskan A-Aku'' ucap Lulu mencoba untuk lepas dari Leoni namun tidak bisa karena Leoni masih memeluknya dengan erat. Levanda kemudian terlihat kesal melihat sifat ibu nya itu, dia benar-benar menyesal karena menghawatirkan ibunya itu.

''Ibu lepaskan dia! Bantu aku!'' teriak Levanda kesal bersama marah

Leoni terlihat cemberut melihat putrinya itu. Lulu benar-benar heran melihat hubungan ibu dan anak mereka berdua. Ini sama sekali hubungan yang aneh pikir Lulu

Terlihat Fenrir sekarang melawan para peerage Rias, petinggi dan beberapa tamu lain nya, dia benar-benar serigala yang sangat kuat. Fenrir kemudian melihat kearah seseorang yang sepertinya sedang tertidur di pinggir ruangan.

Akeno kaget karena Fenrir sedang melihat seseorang yang sangat mereka kenal, Fenrir kemudian menuju ke orang itu dengan berlari dengan sangat cepat. Akeno dan yang lain nya benar-benar panik dan mencoba untuk menghadang Fenrir namun Fenrir terlalu cepat, Fenrir kemudian mengangkat cakarnya untuk menyerang orang itu

''Sebenarnya apa orang itu lakukan? Kenapa dia bisa tertidur di saat seperti ini?'' ucap Levanda melihat orang itu

''Zoro-san!'' ucap Asia melihat orang itu

Fenrir pun berhasil menyerang orang itu dengan cakarnya, terlihat debu ada di sekitar situ membuat para tamu tidak bisa melihat apa yang terjadi, Akeno, Kiba, Xenovia, Gasper dan Asia terlihat benar-benar ketakutan

''Fiuh, bisakah aku tidur dengan tenang''

Terdengar suara Zoro di debu itu, Akeno dan yang lain nya kaget mendengar kalau sepertinya Zoro baik-baik saja. Zoro terlihat menahan cakaran Fenrir dengan ketiga pedang nya dengan mudah

''Sepertinya serigala ini lapar, maaf tidak ada daging untukmu apakah kau suka sayuran?'' tanya Zoro dengan santai

Fenrir kemudian menyerang Zoro lagi dengan cakar lain nya dengan cepat, Zoro menghindarinya dengan mudah dengan haki pengamatan nya. Zoro kemudian mengangkat ketiga pedangnya untuk menyerang Fenrir

''Santoryu: Rengoku Oni Giri'' ucap Zoro yang kemudian menebas Fenrir dengan berbentuk X

Fenrir terlihat terpental ke belakang dengan sangat cepat, Zoro tersenyum dengan puas karena menebas serigala itu walaupun terlihat Fenrir hanya terluka sedikit karena kulitnya yang keras.

Odin kaget melihat Zoro berhasil menebas Fenrir dengan mudah, dia tidak tahu kalau ada manusia bisa melakukan itu. Sirzechs tersenyum melihat kearah Zoro yang sepertinya duluan menunjukan taring nya kepada para Ras tinggi disini

''Aku berharap kalau serigala itu belum kalah'' ucap Zoro dengan nada cukup menantang.

Fenrir terlihat masih bisa berdiri namun terlihat menjilat luka nya bekas tebasan Zoro, dia benar-benar kaget kalau dia akan bisa di tebas sepert itu. Zoro kemudian sudah bersiap-siap melawan Fenrir.

DI LUAR BANGUNAN

Terlihat Luffy masih melawan Kuroka dari tadi tanpa istirahat, terlihat Kuroka kelelahan melawan Luffy sedangkan Luffy masih terlihat ingin melawan Kuroka

''Apakah kau sudah menyerah?'' tanya Luffy

''Belum'' jawab Kuroka. ''Orang ini benar-benar sangat kuat, kecepatan dan reaksi nya tidak bisa dianggap remeh'' pikir Kuroka melihat Luffy yang masih menggunakan gear second nya

Kuroka kemudian melihat kearah Koneko yang masih di peluk oleh Rias. '' Kenapa Shirone, kenapa kau tidak mau pergi bersama ku?'' tanya Kuroka

Koneko terlihat mencoba untuk menjawab Kuroka, terlihat ada air mata di matanya yang sepertinya sedih karena dia tidak bisa bersama kakak nya itu. Dia membencinya namun dia masihlah kakak nya namun dia tidak bisa pergi karena satu hal

''Aku sudah memiliki keluarga disini'' jawab Koneko dengan tegas

Kuroka kaget mendengar jawaban dari Koneko, dia benar-benar tidak bisa berkata apa karena Koneko tidak akan mau pergi bersama nya lagi. Luffy tersenyum mendengar perkataan dari Koneko.

''Aku adalah kakakmu'' ucap Kuroka dengan kesal

''Hey dia bilang dia tidak mau, kenapa kau memaksa nya seperti itu? Bukankah seorang kakak harus mengerti adik nya?'' tanya Luffy

''Diam kau! Kau tidak mengerti dengan perasaan seorang kakak'' teriak Kuroka dengan marah

''Aku juga memiliki seorang kakak!'' teriak Luffy balik

Kuroka kaget mendengarnya begitu juga Rias dan Koneko. Luffy menatap kearah Kuroka dengan tajam seperti marah akan sesuatu. Kuroka menatap kearah Luffy

''Aku memiliki seorang kakak dan salah satu dari mereka telah tiada, seorang kakak yang sangat aku sayangi'' ucap Luffy memikirkan Ace

Kuroka kaget mendengar perkataan Luffy, dia tidak harus bersimpati kepada musuhnya namun dia merasa bersempati kepada Luffy.

''Tapi aku harus membawa adik ku'' ucap Kuroka

''Kalau begitu kau harus melawanku'' ucap Luffy

Kuroka berpikir bagaimana cara untuk melawan orang di depan nya ini, dia benar-benar sangat kuat. Kuroka tidak tahu bagaimana cara melawan Luffy

''Woy gadis kucing, kita harus segera pergi sekarang'' ucap Bikou menggunakan sihir komunikasi

''Bisakah sebentar lagi'' ucap Kuroka kesal

''Baiklah tapi ingat hanya sebentar'' ucap Bikou

Kuroka mengerti, dia harus cepat-cepat menyelesaikan masalah ini. Kuroka mengelurkan sihir lagi yang berwarna hitam, Luffy terlihat sudah bersiap-siap

Kuroka kemudian terlihat menjadi banyak sehingga membuat Luffy bingung, Luffy kemudian menyerang ke salah satu dari mereka namun terlihat tiba-tiba saja menghilang. Luffy benar-benar bingung sekarang

''Luffy, itu adalah ilusi, kau harus berhati-hati'' ucap Rias memberitahu

Luffy mengangguk mengerti, Luffy kemudian bersiap-siap menyerang secara beruntun kearah Kuroka

''Gomu-Gomu No Jet Gatling Gun'' teriak Luffy yang kemudian menyerang secara beruntun kearah Kuroka, semua bayangan Kuroka kemudian hancur.

Luffy mencari ada di mana Kuroka, haki nya kemudian merasakan kalau Kuroka ada di belakang nya. Luffy kemudian melihat kebelakang nya dan kaget melihat kalau Kuroka sepertinya sudah bersiap-siap menggunakan sihir nya

Kuroka mengeluarkan lingkaran sihirnya dan kemudian mengeluarkan sihir api kearah Luffy, Luffy mencoba untuk menghindar namun terlihat sedikit pakaian nya kebakar

''Sial, aku kebakar'' teriak Luffy sambil berguling-guling di tanah untuk memadamkan api nya.

Luffy berhasil memadamkan api nya dan kemudian melihat kearah Kuroka dengan kesal, Luffy kemudian lompat menuju kearah Kuroka dengan sangat cepat begitu juga Kuroka yang terlihat menggunakan energi alam nya melawan Luffy. Mereka sekali lagi beradu pukulan satu sama lain.

Koneko terlihat kagum melihat pertarungan mereka, begitu juga Rias.

DI PERTEMUAN

''Santoryu: Oni Giri'' Zoro sekali lagi menebas Fenrir dengan pedang nya

Fenrir benar-benar kelelahan melawan manusia ini, Zoro terus menyerang tanpa memberi ampun layaknya monster yang haus pertarungan.

Sirzechs dan yang lain nya tersenyum melihat pertarungan itu. Sona melihat Zoro

''Aku akui dia memiliki kekuatan yang gila'' ucap Momo melihat Zoro

''Aku setuju'' setuju Reya

Sona mengangguk setuju dengan perkataan dari peerage nya.

Zoro terus melawan Fenrir yang semangat yang membara, Zoro akui Fenrir adalah makhluk yang sangat kuat untuk standar monster di dunia nya. Zoro terus melawan Fenrir, Fenrir yang mencakar Zoro, Zoro menghindar dan terus seperti itu.

Zoro kemudian lompat keatas untuk menyerang Fenrir dari atas

''Santoryu: UI-Tora Gari'' teriak Zoro yang kemudian menyerang kebawah

Fenrir merasakan sakit di kepala nya saat Zoro menyerang nya. Zoro mendarat dengan mulus

Fenrir kemudian terbangun sambil terlihat kesakitan karena serangan Zoro yang begitu kuat, Zoro tersenyum melihat Fenrir kesakitan. Zoro bisa saja menggunakan serangan saat melawan Pica namun itu akan menghancurkan semua nya.

''Apakah kau sudah selesai?'' tanya Zoro dengan nada mengejek

Azazel kemudian melihat kearah Asuka yang bertanya-tanya apakah rencana nya sudah selesai, ini sudan lewat beberapa menit.

''Sudah, aku akan melakukan nya'' ucap Asuka

''Melakukan apa?'' tanya Sirzechs

''Aku akan meneleportnya ke tempat yang jauh, itu mungkin menjadi rencana yang bagus bukan?'' kata Asuka

''Ya, itu rencana yang sangat bagus, cepat lakukan'' ucap Azazel

Asuka kemudian mengangkat tangan nya keatas untuk segera meneleport Loki dan Fenrir, kemudian muncul sebuah sihir di sekitar Loki dan Fenrir. Loki kaget melihat kalau sepertinya dia terkena sihir seseorang, Loki kemudian melihat kearah Asuka

''Sialan'' ucapnya dengan kesal

Loki dan Fenrir kemudian tiba-tiba saja menghilang secara perlahan, Zoro yang sedang melawan Fenrir terlihat heran melihat Fenrir yang tiba-tiba saja akan menghilang. Mereka berdua pun menghilang di teleport yang tempat yang sangat jauh, Asuka menarik nafasnya beristirahat karena mengeluarkan sihir yang cukup banyak.

''Bagus'' ucap Sirzechs

Azazel terlihat tersenyum melihat Loki dan Fenrir akhirnya pergi menghilang, dia kemudian melihat kearah para Ghoul yang sepertinya sudah musnah karena para tamu yang sepertinya melawan mereka

''Cih, aku hanya menggunakan beberapa sihir dan mereka sudah musnah semua nya'' ucap Anastasia melihat para Ghoul itu tidak tersisa lagi

''Kau terlalu lambat kak'' ucap Wanda selesai mengalahkan para Ghoul

Anna juga terlihat selesai.

Levanda melihat kearah mereka yang sepertinya dengan mudah mengalahkan para Ghoul itu, Leoni terlihat masih memeluk Lulu dan akhirnya Lulu pun berhasil lepas dari genggaman Leoni

''Huff...Huft akhirnya aku bebas'' ucap Lulu dengan senang

Leoni melihat kearah tiga bersaudari itu yang sepertinya sedang menuju kearahnya. Anastasia melihat kearah Leoni dengan tatapan tajam sambil tersenyum

''Jadi apakah kau senang tinggal di istana, sis Leoni?'' tanya Anastasia dengan nada mengejek

''Kau terlalu banyak bicara Stasia, bagaimana dengan mu? Apakah kau senang tinggal bersama keluarga baru mu?'' balas Leoni dengan nada mengejek juga

Mereka berdua menatap satu sama lain dengan tatapan mengejek, Levanda kemudian mencoba untuk meredakan situasi yang memenas ini, jika mereka bertarung maka akan yang ada hanya bangunan ini yang akan hancur di tambah mungkin akan ada korban jiwa

Anastasia kemudian melewati Leoni dengan dua saudarinya namun terlihat dia melihat kebelakang. ''Kau tahu? Kau terlalu sombong sudah berhasil merebut tahta itu, namun itu tidak akan berlangsung lama'' ucap Anastasia yang kemudian pergi keluar bangunan bersama para saudarinya

Leoni hanya terlihat tersenyum melihat mereka pergi, Leoni tidak terlalu menganggap omongan mereka begitu penting. Levanda melihat mereka hanya merasa bersalah karena apa yang terjadi, dia sudah mendengar kalau keluarga mereka selalu berperang masalah tahta

Leoni kemudian melihat kearah Lulu dan kaget karena Lulu tiba-tiba saja sudah menghilang. Leoni kemudian mencari-cari ada di mana Lulu namun dia tidak menemukan nya

''Kemana kau Lulu?!'' teriak Leoni memanggil Lulu

Zoro kembali menyarungkan pedang nya karena sepertinya pertarungan sudah selesai, Zoro kemudian melihat kearah para pemimpin fraksi yang sepertinya sedang melihatnya

''Jadi dia adalah manusia yang kau bicarakan, Sirzechs?'' ucap Odin melihat Zoro

''Ya, dia manusia yang cukup langka di dunia ini'' ucap Sirzechs

''Anda masih belum melihat yang satunya yang memiliki kekuatan aneh'' ucap Azazel

Michael benar-benar tertarik dengan manusia seperti Luffy dan Zoro, dia harus benar-benar menyelidiki dunia Luffy dan Zoro. Michael sepertinya harus mengajak Gabriel untuk membantunya tentang ini.

Zoro hanya tidak peduli dengan tatapan mereka dan apa yang mereka bicarakan, Zoro kemudian menuju ke salah satu meja dan kemudian mengambil sake dan meminum nya dan santai.

Para peerage Rias kemudian menuju kearah Zoro bertanya-tanya apakah dia baik-baik saja

''Apakah kau baik-baik saja Zoro?'' tanya Asia yang sepertinya bersiap-siap mengobati Zoro jika terluka

''Tenanglah gadis kecil, aku baik-baik saja'' ucap Zoro yang sedikit kelelahan

Akeno dan yang lain nya senang kalau Zoro baik-baik saja, Sona bersama peerage nya kemudian bergabung dengan mereka, Sona heran karena tidak melihat ada Rias, Issei dan si topi jerami

''Kemana Rias?'' tanya Sona

Akeno kemudian menyadari kalau Buchonya tiba-tiba saja menghilang.

KEMBALI KE HUTAN

Kuroka terlihat benar-benar kelalahan karena melawan Luffy, terlihat juga Luffy sedikit kelelahan. Dia benar-benar tidak tahu kalau Kuroka ternyata sangat kuat walaupun hanya membuat nya lelah sedikit

''Apakah kau sudah menyerah?'' tanya Luffy

''Tidak, aku tidak akan menyerah'' ucap Kuroka dengan kelelahan

Luffy benar-benar salut dengan Kuroka yang masih saja tidak mau menyerah, Luffy sekarang merasa bersalah karena mencegah Kuroka untuk mengambil adik nya. Luffy kemudian terlihat mematikan gear second nya membuat Kuroka bingung

''Kau sudah s-selesai?'' tanya Kuroka kelelahan

''Kenapa kau sangat ingin mengambil Koneko?'' tanya Luffy kepada Kuroka

''Karena aku adalah kakak nya dan aku yang harus menjaga nya'' ucap Kuroka

Luffy menatap kearah Kuroka dengan tatapan tajam seperti sedang memikirkan sesuatu

''Kalau begitu kenapa kita tidak bersama-sama menjaga nya, kita bisa menjadi teman'' ucap Luffy dengan polos sambil tersenyum

Kuroka tersenyum melihat kepolosan Luffy yang seenaknya saja meminta seorang musuh menjadi teman nya namun Kuroka tidak tahu kalau hampir semua musuh Luffy menjadi teman nya.

Bikou kemudian terlihat kelelahan juga karena harus melawan Issei dan Tannin secara bersamaan di tambah Issei sudah Balance Breaker nya sehingga membuat semua ini menjadi sangat kacau, Bikou kemudian menuju kearah Kuroka

''Kita harus pergi'' ucap Bikou

Kuroka terlihat hanya berdiam diri saja, dan kemudian mendesah pasrah.

''Baiklah, ayo pergi'' ucap Kuroka

Bikou kemudian membawa Kuroka dan kemudian pergi. Luffy melihatnya hanya terdiam sambil melihat Kuroka, Kuroka berbalik melihat Koneko dan kemudian Luffy yang menatap nya, dia merasa kalau Luffy adalah orang baik.

Luffy kemudian menuju kearah Rias dan Koneko. Terlihat Koneko kelelahan karena sesuatu, Rias senang melihat Luffy baik-baik saja.

''Kenapa dia?'' tanya Luffy

''Entahlah, dia seperti kelelahan'' ucap Rias

Issei kemudian menuju kearah Luffy dan yang lain nya.

BEBERAPA SAAT KEMUDIAN

Terlihat sekarang para petinggi sedang berkumpul di tempat pertemuan yang hancur itu, mereka sedang menatap satu sama lain

Kemudian terlihat Odin berdiri. ''Aku sebagai Dewa Norse meminta maaf kepada kalian semua disini'' ucap Odin yang benar-benar merasa bersalah

Sirzechs dan para petinggi lain nya kemudian tersenyum melihat Odin yang meminta maaf

''Tidak apa-apa Odin-dono, kami semua mengerti'' ucap Sirzechs

Odin tersenyum kearah Sirzechs karena sudah mengerti dengan nya. Sirzechs kemudian melihat ke para petinggi lain nya

''Asuka sudah meneleport Loki ke tempat yang jauh namun itu tidak akan berlangsung lama, kita harus memikirkan cara untuk mengalahkan Loki'' ucap Sirzechs

Para petinggi yang lain nya terlihat mengangguk mengerti.

''Apakah kita harus meminta bantuan kepada para pahlawan?'' tanya Azazel

''Hmm mungkin itu ide yang baik namun kita tidak bisa hanya meminta bantuan kepada Mitologi lain'' ucap Azazel

Mereka sekali lagi mengangguk setuju dengan Azazel

Odin kemudian sekali lagi berdiri. ''Setelah kejadian semua ini, aku yang akan bertanggung jawab atas segala nya'' ucap Odin dengan tegas

Para petinggi lain terlihat mengerti dengan Odin yang begitu bertanggun jawab.

DI RUMAH KELUARGA GREMORY

Kembali ke rumah keluarga Gremory. Terlihat sekarang Koneko sedang beristriahat di kamar setelah kejadian yang menegangkan, Rias bersama para peerage nya di ruang tamu sedang membicarakan sesuatu.

''Apakah Koneko akan baik-baik saja?'' tanya Asia yang khawatir

''Dia akan baik-baik saja'' ucap Rias

Mereka semua hanya terlihat lega, mereka tidak tahu kalau kejadian nya akan seperti itu. Lulu terlihat sedang bersama ayah nya duduk di pangkuan ayahnya. Zoro sedang duduk dengan santai.

Venelana kemudian datang

''Apakah kalian semua lapar?'' tanya Venelana dengan tiba-tiba

''Ibu, kami sedang membicarakan hal penting disini'' ucap Rias memberitahu ibu nya

''Ibu hanya bertanya apakah kalian lapar'' kata Venelana

Rias mendesah melihat sifat ibu nya yang selalu saja ramah kepada semua orang.

''Ya aku lapar'' ucap Luffy

''Aku juga!'' teriak Lulu

Venelana tersenyum melihat Luffy dan Lulu. ''Kalau begitu para pelayan akan membuat masakan dan begitu juga ibu'' ucap Venelana

Rias kemudian kaget mendengar kalau ibu nya akan memasak

''Apakah ibu bisa memasak?'' tanya Rias

''Aku baru belajar memasak kemarin'' ucap Venelana. ''Kalau begitu bersabarlah, aku akan membuat masakan yang tidak akan kalian lupakan''

''Tunggu ibu! Ibu belajar memasak dari siapa?'' tanya Rias

''Dari seseorang yang begitu ahli memasak dan dia begitu ramah kepada para wanita'' ucap Venelana

Luffy dan Zoro kemudian terlihat mengenal ciri-ciri sepert itu, seorang yang sangat ahli memasak dan dia begitu ramah kepada wanita.

Venelana kemudian kembali ke dapur untuk segera memasak bersama para pelayan. Rias hanya merasa senang karena ibu nya ternyata sekarang memiliki pekerjaan yang bisa di lakukan.

''Baiklah, jadi apa yang Kaichou katakankan kepada mu, Bucho?'' tanya Akeno

Rias kemudian melihat kearah Akeno dan kemudian mulai berbicara

YUNANI

Terlihat sekarang di sebuah kota yang begitu indah di Yunani tempat para Dewa Olympus, para penduduk di kota itu terlihat begitu damai dan saling tertawa satu sama lain. Ada beberapa penjual yang menawarkan jualan mereka kepada para penduduk lain, kota itu adalah kota Athena, kota miliki Dewi Athena

Di kota itu terlihat ada seseorang yang sedang berjalan sambil memakai sebuah topi berbintik-bintik hitam dan putih, dia membawa di punggungnya sebuah benda seperti pedang di belakang nya. Orang itu adalah Trafalgar Water D Law

''Sial, kenapa aku harus melakukan ini'' ucap orang itu dengan kesal

Dia terus berjalan menyelusuri kota itu, dia cukup kagum dengan keindahan kota itu yang begitu indah dan enak di pandang. Law kemudian melihat kalau ada anak-anak yang sedang bermain begitu riang, itu mengingatkan nya kepada dia dan adik nya saat kecil namun itu hanyalah masa lalu.

''Baiklah, aku harus cepat-cepat menuju ke tempat yang bernama Olympus itu'' ucap Law

Law kemudian melihat kearah salah satu orang yang lewat, Law kemudian ingin bertanya kepada nya

''Hey permisi, apakah kau tahu dimana tempat bernama Olympus?'' tanya Law

Orang itu kaget karena Law bertanya dimana tempat para Dewa-Dewi mereka, orang itu menatap kearah Law dengan tatapan curiga

''Kau ini mau apa kesana?'' tanya orang itu

''Aku mau bertemu dengan para Dewa-Dewi di negara ini'' ucap Law

''Apakah kau membawa persembahan?'' tanya orang itu

''Persembahan?'' Law bingung

''Kau harus membawa persembahan agar bisa bertemu dengan para Dewa-Dewi'' ucap Law

''Seperti apa persembahan itu?'' tanya Law

''Tergantung apa tujuanmu, kalau kau memiliki tujuan yang besar maka persembahan mu harus besar'' kata orang itu

''Oh begitu, lalu dimana tempat itu?'' tanya Law

Orang itu kemudian menunjuk ke salah satu gunung yang begitu tinggi begitu tinggi nya sampai-sampai menebus langit. Law kaget karena baru melihat gunung itu.

''Disitulah tempat nya'' ucap orang itu

''Terima kasih'' ucap Law

Law kemudian melanjutkan perjalanan nya menuju ke gunung itu, dia bertanya-tanya apakah dia bisa menaiki gunung itu untuk bertemu dengan para Dewa di Olympus

''Sebaiknya aku istirahat dulu'' ucap Law yang memutuskan untuk mencari tempat untuk menginap. Law kemudian melihat ke salah satu bangunan yang sepertinya adalah tempat untuk menginap.

BERSAMBUNG


Akhir bab

Di bab ini aku memutuskan untuk mencoba beberapa aksi Luffy dan Zoro walaupun terlihat sepertinya Zoro hanya sedikit beraksi, jadi bagaimana menurut kalian?

Ada clue di bab ini, bisakah kalian menebaknya? ayo coba di tebak

Kenapa Law ada di Yunani? Kenapa dia ingin bertemu dengan para Dewa di Olympus?

Mungkin aku akan menceritakan petualangan Law di bab berikutnya seperti Katakuri dan Kuroka namun sepertinya tidak akan terlalu panjang.

Cerita tentang dunia One Piece akan segera di ceritakan di bab berikutnya, apakah masa lalu Luffy dan Zoro akan di lihat oleh Rias dan yang lain nya atau para Ras lain nya

Kalau masih ada saran atau pertanyaan kalian bisa Review

Terima kasih yang sudah Review. Saya sangat menghargai itu

Jangan lupa untuk tinggalkan Review

Salam Author