Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi
warning :Non Canon, dll
MELAWAN DEWA? ITU TIDAK MASALAH!
Di tempat yang sangat jauh dari tempat rumah keluarga Gremory, terlihat ada hamparan bebatuan yang sangat banyak sekali. Bebatuan itu berwarna abu-abu, tempat ini seperti di tinggalkan dengan sangat lama terlihat dari kosong nya tempat ini. Tidak ada Iblis maupun makhluk lain di tempat ini namun kemudian ada terlihat seorang wanita yang sedang melihat pemandangan, wanita itu terlihat memakai pakaian seperti pakaian sekolah, dia memakai kacamata, berambut pendek hitam, dan terlihat sedang memandang hamparan bebatuan yang sangat luas itu. Dia adalah Sona Sitri
Kemudian datanglah seorang wanita lagi menuju ke wanita itu. Wanita itu terlihat menyadari wanita di belakang nya itu. Wanita di belakang nya tidak jauh berbeda namun perbedaan nya adalah pada rambut nya yang lebih panjang. Dia adalah Tsubaki, Ratu Sona.
''Jadi disini tempat nya?'' kata wanita itu
''Ya benar, dan kau lihat yang disana'' Sona
Terlihat ada sebuah tempat yang berbentuk seperti piramid seperti ada sesuatu yang ada di dalam piramid itu. Tsubaki hanya tenang melihat nya karena dia tahu apa itu, Sona kemudian berpikir kenapa Rias dan yang lain nya sangat lama sekali.
Tak lama kemudian muncul lah sihit teleport di belakang Sona, Sona kemudian melihat ke belakang dan kemudian menyadari kalau Rias dan yang lain nya sudah datang, Sona melihat kalau yang datang cukup ramai dari dia bayangkan karena melihat dua bajak laut, satu gadis kecil dan satu wanita dewasa. Sona tahu siapa wanita itu karena dia adalah wanita yang terkenal.
''Apakah aku terlambat?'' tanya Rias
''Kau hampir terlambat, kau tidak lihat kalau segelnya sebentar lagi terbuka'' kata Sona menunjuk ke peramida berwarna hijau itu
''Apa itu?'' tanya Luffy penasaran
''Mungkin itu seperti rumah'' kata Zoro dengan sok tahu
''Bukan! Itu segel'' kata Sona memberitahu
Luffy dan Zoro kemudian hanya mengangguk mengerti dengan santai dan terbengong karena tidak tahu harus mengatakan apa, karena mereka hanya kagum melihat benda itu.
''Jadi, dia ada di dalam sana?'' tanya Rias
''Ya benar sekali, sebentar lagi segelnya akan terbuka dan Loki akan terbebas'' kata Sona sambil memegang kacamatanya dengan serius
''Kalau begitu kita harus bersiap-siap'' kata seorang wanita berambut putih pendek yang di kenal sebagai Evalia
Rias yang melihat Evalia kemudian ingat kalau dia harus berbicara dengan nya empat mata. Sona mengetahui siapa wanita itu
''Evalia EV'Aline, aku tidak tahu kalau kau akan membantu kami'' kata Sona melihat Evalia
Evalia hanya melihat kearah Sona dengan wajah yang datar seperti Koneko. Sona hanya merasa penasaran dengan keluarga yang unik ini, mereka bukanlah keluarga asli di Underworld namun mereka berhasil menaikan populitas mereka di Undeworld sehingga menjadi terkenal
Zoro terlihat bersiap-siap menggunakan pedang nya, Luffy terlihat melakukan pemanasan, Lulu hanya memandang benda itu dengan takjub dan menyadari kalau benda itu bergoyang.
''Hey benda itu bergoyang'' kata Lulu
''Itu artinya kalau Loki akan terbebas, semua nya persiapkan diri kalian'' kata Sona
Semua orang kemudian bersiap-siap, Issei mengeluarkan Sacred Gear nya, Koneko terlihat terdiam seperti memikirkan sesuatu, Akeno terlihat menjadi pendeta petir, Kiba mengeluarkan pedang nya begitu juga dengan Xenovia, Rossweisse terlihat sudah bersiap-siap.
''Cara mengalahkan nya adalah menggunakan palu Thor-sama, dengan menggunakan palu itu kita bisa menyegel dia'' kata Rossweisse.
''Kenapa kita tidak mengahajarnya saja'' kata Luffy dengan percaya diri
''Tidak mungkin, dia itu Dewa'' kata Evalia memberitahu sambil melihat Luffy dan menyadari kalau dia adalah Manusia.
''Aku lebih suka mengahajar lawan-lawan ku hingga babak belur'' kata Zoro yang terlihat sekarang bersiap-siap
Lulu terlihat mengeluarkan elemen api nya, Evalia kaget melihat kekuatan sihir milik Lulu karena dia memiliki kualitas sihir yang sangat berbeda, dan dia masihlah anak kecil. Evalia hanya merasa familiar dengan Lulu.
Tak lama kemudian segel pun terbuka, kemudian tiba-tiba saja muncul tiga serigala yang sangat besar dan kemudian muncul satu lagi makhluk seperti ular yang sangat besar berwarna putih, dan kemudian muncul lagi satu orang yang terlihat terbang di atas ular itu.
''Dia adalah Loki'' kata Rossweisse melihat Loki menatap mereka semua dengan tatapan merendahkan
''Kalau begitu kita harus menghajarnya sekarang'' kata Luffy dengan semangat.
Zoro terlihat setuju dengan Luffy, mereka kemudian berjalan ke depan dengan gaya gagah mereka. Rias mencoba untuk menghentikan mereka akan tetapi terlambat karena salah satu serigala anak Fenrir kemudian menyerang Luffy dan Zoro. Luffy sudah bersiap-siap dengan menggunakan tangan nya dan kemudian terlihat...
''Haki Pengeras'' tangan Luffy kemudian tiba-tiba saja berwarna hitam. ''Gomu-Gomu No Hawk Bullet!''
Luffy kemudian dengan cepat memukul tepat ke wajah serigala itu dan kemudian anak Fenrir itu kemudian terpentak ke belakang dengan sangat cepat dan kemudian menabrak bebatuan di belakangnya.
Semua orang disitu kaget melihat kekuatan dari Luffy yang bisa menandingi anak Fenrir yang merupan makhluk mitologi yang sangat terkenal. Luffy terlihat tersenyum dengan santai melihat serigala itu terpental ke belakang.
Zoro kemudian menyadari kalau ada serigala lain di samping nya, Zoro kemudian menahan serangan dari serigala itu dan kemudian Zoro bisa menandingi fisik salah satu dari anak Fenrir itu. Zoro kemudian mengeluarkan satu lagi pedang nya.
''Nitoryu Iai: Rashomon'' Zoro kemudian menebas serigala itu dengan tebasan arah depan dengan sangat cepat sehingga membuat serigala itu terbang ke atas
Semua orang sekali lagi kaget melihat skill berpedang Zoro yang sangat handal, dia masih memakai dua pedang nya dan berhasil melukai anak Fenrir.
''Hebat, aku tidak tahu dia sangat kuat sekali'' kata Rosweisse dengan kagum dengan jurus berpedang Zoro
''Ya, dia sangat hebat. Itulah penyebabnya aku tertarik dengan gaya berpedangnya, aku terus berlatih dengannya namun aku selalu saja kalah oleh dia, dia jujur memberitahu apa kelemahanku saat dia mengalahkanku saat sparing'' kata Xenovia mengingat masa latihan nya dengan Zoro
Loki yang melihat mereka hanya terlihat terdiam tanpa sepatah kata pun, Loki merasakan kalau kedua Manusia itu sangatlah kuat sehingga bisa menghajar kedua anak Fenrir.
''Kalian sepertinya bukan Manusia biasa'' kata Loki melihat mereka berdua.
''Ya, kami tidak akan kalah hanya karena kau seorang Dewa, aku pernah melawan seorang Dewa'' kata Luffy dengan mempersiapkan tinju nya.
''Kau pernah melawan Dewa?'' tanya Loki
''Ya, dan aku menghajar Dewa itu'' kata Luffy dengan tersenyum bangga
Loki sekarang merasa kalau kedua Manusia ini berbahaya namun karena sifat sombong dan egonya dia mencoba untuk membuat rasa takut itu. Loki kemudian mengeluarkan beberapa lingkaran Sihir.
''Jangan sombong kalian makhluk rendahan'' kata Loki yang kemudian menyerang Luffy dan Zoro dengan tembakan sihir seperti cahaya.
Luffy dan Zoro menghindari semua tembakan cahaya itu dengan Haki pengamatan mereka, Luffy kemudian mempersiapkan tinjunya untuk menyerang Loki akan tetapi Fenrir kemudian mencoba untuk menyerang Luffy, Luffy terlihat kaget dan bingung sekarang karena dia harus menghindari tembakan cahaya dari Loki dan harus menghindari serangan dari Fenrir. Saat Fenrir menerjang Luffy tiba-tiba saja ada tembakan petir dan serangan pedang di samping Fenrir, Fenrir merasakan sakit karena serangan itu namun tidak sampai disitu, Koneko kemudian mencoba untuk menendang Fenrir dan terlihat Fenrir mundur sedikit.
''Akeno! Kiba, Koneko!" teriak Luffy melihat ketiga orang yang membantu nya
''Kau ini, kenapa kau selalu saja keras kepala'' kata Rias terbang menuju ke arah Luffy
Rias kemudian menyerang Loki dengan sihir penghancurnya, Loki kemudian merasa tergganggu dengan serangan Rias sehingga dia harus menangkis serangan Rias. Loki kemudian kaget karena tiba-tiba saja ada seorang gadis kecil muncul di depan nya dan kemudian mencoba menendang nya, Loki menangkis nya namun Loki kaget dengan kekuatan tendangan gadis kecil ini
''Sial, tendangan macam apa ini'' pikir Loki kaget
Loki kemudian terpental ke bawah dengan cukup cepat namun Loki menahan gravitasi yang menariknya sehingga dia tidak menabrak tanah. Loki kemudian kaget melihat ada wanita lain yang terlihat terbang menuju kearah nya dan kemudian menembak sesuatu
''Sihir api?!'' Loki menyadari sihir ini dan kemudian mencoba untuk menghindari tembakan itu
Loki kemudian terbang ke belakang bersama ular yang sangat besar itu. Ular itu adalah naga, dia adalah Midgardsormr. Salah satu anak dari Loki juga.
''Wah ular itu besar sekali'' kata Luffy
''Bagaimana kita mengalahkan nya? Tapi apakah kau mau memakan ular itu, Luffy?'' tanya Zoro melihat ular itu
''Ya, sepertinya dia sangat lezat'' kata Luffy dengan mata berbinar.
Semua orang terbengong mendengarnya, tak peduli apa, kenapa, atapun bagaimana, Luffy tetap saja akan memakan makanan tidak peduli dengan apa yang dia makan. Rias mendesah pasrah mendengarnya, Lulu dan Evalia kemudian terbang mundur bersama Rias dan yang lain nya.
''Apakah kalian baik-baik saja?'' tanya Rias
''Aku tidak apa-apa'' jawab Evalia dengan datar
''Aku juga!'' teriak Lulu dengan semangat
Rias tersenyum melihat Lulu, Rias kemudian melihat kearah Evalia.
''Evalia, bolehkah aku berbicara denganmu empat mata'' kata Rias kepada Evalia
Evalia kemudian penasaran dengan apa yang akan di katakan oleh Rias namun terlihat dia tidak masalah.
''Boleh, aku tidak keberatan'' kata Evalia
''Baguslah'' kata Rias
Midgardsormr kemudian mencoba untuk menyerang kelompok Luffy dan yang lain nya namun kemudian tiba-tiba saja muncul ada ular lagi namun terbuat dari air. Sona menggunakan sihir nya untuk menahan Midgardsormr sehingga sekarang dia terlihat tidak bisa bergerak karena di lilit oleh ular miliki Sona.
''Kalian jangan lengah'' kata Sona
''Wah itu keren sekali'' kata Luffy melihat ular itu. ''Bagaiman kau melakukan nya?'' tanya Luffy dengan penasaran.
''Aku menggunakan sihir air ku untuk membuat ular itu, nama jurus ini adalah Serpent Water'' kata Sona dengan terlihat berhati-hati kalau Midgardsormr akan terbebas lagi.
Midgardsormr kemudian terbebas dan kemudian mencoba untuk menyerang Sona dan yang lain nya, kemudian Luffy bersiap-siap menyerang Midgardsormr dengan mempersiapkan tinjunya.
''Gomu-Gomu No Elephent Gun!'' Luffy kemudian memukul Midgardsormr dengan jurus Gear 3 nya.
Midgardsormr kemudian terpental ke belakang dengan sangat kuat karena terpukul oleh tangan Luffy yang sangat besar, namun Midgardsormr masih terlihat baik-baik saja namun dia merasa terluka dengan pukulan dari Luffy.
''Ular ini kuat sekali, Zoro'' kata Luffy memberitahu.
Zoro kemudian mengeluarkan tiga pedang nya dan kemudian menuju kearah ular itu seperti ingin menyerangnya dengan kekuatan yang sangat kuat.
''Santoryu Ogi: Rokudo no Tsuji'' Zoro kemudian terlihat menebas ular itu dan tempat yang ada di sekitarnya dengan satu gerakan.
Semua orang kaget melihatnya karena mereka tidak melihat kalau Zoro bergerak, Koneko merasakan kalau kecepatan serang Zoro begitu cepat sehingga mereka tidak bisa melihatnya, Koneko tidak tahu kalau kecepatan Zoro tidak kalah dengan Luffy.
''Dia kuat sekali'' kata Rossweisse.
''Begitulah, namun kita harus berhati-hati juga'' kata Akeno yang melihat kalau salah satu anak Fenrir yaitu Skoll menyerang dirinya. Akeno mencoba untuk menghindarinya akan tetapi Skoll ternyata cukup cepat dan hampir mengenai nya dengan cakarnya.
Xenovia kemudian menyerang Skoll tapi terlihat dia terlalu cepat karena dia adalah serigala. Irina terlihat membantu Xenovia dengan menyerang nya dengan gelang seperti cahaya. Skoll menghindari serangan dari Irina namun ada beberapa yang kena, Skoll terlihat tidak merasa ketakutan karena kulitnya begitu keras.
''Dia kuat sekali'' kata Irina melihat Skoll
''Hati-Hati, jangan sampai di gigit oleh nya'' kata Xenovia dengan bersiap-siap menyerang Skoll lagi
Rias terlihat sedang berbicara dengan Evalia di belakang nya, Rias tidak terlalu menghawatirkan para peerage dan teman-teman nya karena ada Luffy dan Zoro, dia percaya kalau Luffy dan Zoro bisa melawan hewan yang sangat besar itu
''Jadi, kau adalah adik perempuan Eveline kan?'' tanya Rias
Evalia terlihat kaget mendengarnya, dia tidak tahu kalau Rias akan mengatahui kakak perempuan nya. Evalia kemudian menatap kearah Rias dengan tatapan menyelidiki.
''Dari mana kau tahu dia?'' tanya Evalia.
''Aku bertemu dengan nya di dunia Manusia, dan dia menceritakan tentang keluarganya kepadaku'' kata Rias melihat Evalia. Evalia terlihat menatap Rias dengan tatapan tajam.
Sona melihat Rias dan Evalia berbicara satu sama lain membuatnya penasaran. Sona kemudian melihat kearah Tsubaki.
''Tsubaki, tolong kau jaga Saji dan yang lainnya sebentar, aku ingin ke tempat Rias dan wanita itu'' kata Sona memberi perintah.
''Baik Kaicho'' kata Tsubaki mengerti.
Sona kemudian terbang menuju kearah Rias dan Evalia yang sedang berbicara satu sama lain, Sona mendekati mereka sehingga Rias dan Evalia mengetahui kalau Sona datang.
''Kenapa kau disini Sona?'' tanya Rias melihat dia
''Justru aku yang berbicara seperti itu, kenapa kalian malah berbicara satu sama lain. Apakah kalian tidak lihat kalau semua nya sedang bertarung disini'' kata Sona
''Aku tahu itu tapi aku percaya kalau mereka akan baik-baik saja'' kata Rias dengan percaya diri.
Sona hanya mendesah melihat sifat Rias yang sekarang terlihat begitu percaya diri karena saat ini mereka lebih unggul dalam pertarungan. Sona kemudian bertanya-tanya apa yang mereka berdua bicarakan.
''Jadi kalian sedang membicarakan apa?'' tanya Sona dengan penasaran.
''Tidak ada, kami hanya mengobrol hal yang tidak penting'' kata Evalia
Sona heran mendengarnya karena kalau memang tidak penting kenapa mereka harus berbicara sekarang bukan nya nanti saat setelah perang. Sona hanya mendesah menyadari kalau Rias dan wanita itu tidak mau memberitahu nya.
''Ya sudah namun sekarang kita harus membantu yang lain nya'' kata Sona
''Aku mengerti'' ucap Evalia
Evalia kemudian mengeluarkan beberapa sihir berwarna merah seperti sihir api. Evalia kemudian mengarahkan nya kearah salah satu anak Fenrir dan kemudian menembakan nya
''Red Ray!'' kata Evalia kemudian menembakan sihir api nya yang terlihat seperti laser menuju kearah anak Fenrir itu.
Terlihat serigala itu kemudian merasakan panas seperti api namun terlihat lebih panas karena terlihat seperti tembakan leser. Akeno kemudian mengeluarkan petirnya kearah nya untuk menambah rasa sakit.
''Holy Thunder!'' Akeno kemudian menembakan nya dengan sangat cepat ke arahnya
Serigala itu kemudian terlihat kesakitan sekali karena dua serangan yang sangat kuat mengenai dirinya. Rias kagum melihat ke kompakan mereka, Rias tersenyum dengan bangga melihat Akeno sepertinya mulai lebih kuat.
Koneko terlihat sibuk melawan salah satu anak Fenrir yaitu Skoll bersama Kiba dan Xenovia. Koneko melawan Skoll dengan menggunakan mode biasa nya belum menggunakan senjutsu nya. Koneko kemudian melihat ke arah Skoll melihat kalau dia akan menyerang nya, Kiba dan Xenovia menahan serangan dari Skoll.
''Koneko, sebaiknya kau mundur dulu, dari tadi kau melawan makhluk ini. Biar kami yang melawan nya dulu'' kata Kiba memberitahu.
Xenovia menggunakan Durandal nya sedangkan Kiba terlihat menggunakan Sacred Gear nya Sword Birth. Kiba langsung mengeluarkan teknik Balance Breaker nya.
''Sword Of Betrayer'' kata Kiba mengeluarkan banyak sekali pedang dari tanah menuju ke arah Skoll
Skoll terkena serangan dari Kiba sehingga dia tidak bisa bergerak, Xenovia kemudian menyerang Skoll dengan menggunakan Durandal. Xenovia merasakan kalau kulit Skoll begitu keras sehingga pedangnya tidak bisa menembus kulit nya.
''Sial, kulitnya keras sekali'' kata Xenovia yang terlihat kesal
Luffy dan Zoro terlihat melawan sang Fenrir itu sendiri dengan teknik mereka masing-masing. Luffy mengeluarkan Gear Second nya sehingga dia terlihat sangat cepat sekali melawan Fenrir, Zoro tidak segan-segan lagi melawan Fenrir
''Gomu-Gomu No Eagle Bazzoka!'' Luffy kemudian menyerang Fenrir tepat di wajahnya sehingga dia terpental ke belakang.
''Santoryu Ogi: Sanzen Sekai!'' Zoro menyerang Fenrir sehingga dia terlihat terpental ke samping.
Luffy dan Zoro terlihat menghajar Fenrir. Luffy dengan kecepatan nya menyerang dengan jarak jauh maupun jarak dekat walaupun dia sering menjaga jarak dengan Fenrir, Zoro menyerang di jarak dekat karena kemampuan nya dalam berpedang.
Fenrir tidak berdaya saat melawan kedua bajak laut itu, Luffy kemudian dengan cepat maju ke depan dengan sangat cepat.
''Gomu-Gomu No Hawk Bazzoka!'' teriak Luffy menyerang Fenrir lagi
Fenrir terlihat tidak bisa menangkis serangan dari Luffy dan kemudian menabrak dinding yang ada di belakang nya. Luffy mendarat dengan halus, Zoro ada di samping Luffy dengan menyarungkan satu pedang nya.
''Apakah dia sudah kalah?'' tanya Zoro
''Sepertinya belum, aku rasa dia terlalu kuat untuk kalah sekarang'' kata Luffy melihat di depan nya
Fenrir kemudian terlihat masih baik-baik saja walaupun ada beberapa luka di tubuhnya. Luffy dan Zoro hanya tersenyum melihat Fenrir baik-baik saja.
''Baiklah, ayo kita menghajar nya lebih cepat'' kata Luffy
Luffy kemudian merasakan kalau tim Koneko terlihat kesusahan saat melawan Skoll karena dia sepertinya memiliki kecepatan yang sangat berbeda dari yang lain nya. Luffy ingin membantu Koneko dan yang lain nya tapi kemudian dia melihat kalau Lulu datang membantu mereka.
Lulu kemudian menendang Skoll sehingga dia bergeser ke belakang dengan cukup jauh karena tendangan dari Lulu yang terlihat bukanlah tendangan biasa.
''Kau tidak apa-apa, senior Koneko?'' tanya Lulu dengan khawatir melihat Koneko kelelahan.
''Aku tidak apa-apa, aku hanya lelah'' kata Koneko
Lulu mengangguk mengerti. ''Kalau begitu beristirahatlah dulu'' kata Lulu yang kemudian mencoba membantu Koneko untuk beristirahat.
''Tapi aku harus membantu yang lain nya'' kata Koneko yang bersikeras untuk membantu mereka
Lulu tidak tahu harus mengatakan apa karena Koneko yang bersikeras masih ingin membantu yang lain nya. Lulu melihat kalau Akeno bersama Tsubaki melawan salah satu dari anak Fenrir yaitu Hati.
Akeno mengeluarkan banyak sekali sihir petir untuk mengenai Hati namun terlihat kalau Hati dengan mudah mengindari semua serangan itu. Evalia juga tidak tinggal diam namun dia masih memikirkan pembicaraan nya dengan Rias, Rias mengatakan kalau kakak perempuan nya ada di dunia Manusia. Dia tidak tahu apakah dia harus marah atau merindukan nya karena telah meninggalkan dirinya dan Ib mereka.
''Evalia! Awas!'' teriak Akeno memperingatkan kalau Hati menyerjang dirinya
Evalia kaget melihatnya karena secara tiba-tiba saja Hati menerjang nya. Evalia terlihat mencoba untuk menghindari serangan dari Hati namun dia malah terkena cakaran nya di lengan kirinya. Evalia kemudian terjatuh ke bawah sambil terlihat memegang luka di tangan nya.
Akeno mencoba melindungi Evalia yang masih ingin di serang oleh Hati dengan menggunakan sihir pelindungnya. Asia yang melihat kalau ada yang terluka kemudian menuju ke arah Evalia untuk segera mengobati nya
''Apakah kau tidak apa-apa, biar aku yang mengobati mu'' kata Asia yang kemudian menggunakan Sacred Gear nya untuk menyembuhkan luka Evalia. Akeno terlihat kesulitan saat menahan Hati karena tenaga nya yang sangat kuat. Gasper terlihat tidak tinggal diam, dia kemudian mencoba untuk menghentikan Hati dengan Sacred Gear nya walaupun sebentar untuk membuat Akeno dan yang lain nya mundur dulu.
Gasper kemudian menggunakan Sacred Gear nya dan kemudian menatap Hati sehingga Hati sekarang tidak bisa bergerak. Gasper terlihat senang karena berhasil menggunakan Sacred Gear nya. Akeno menyadari kalau Gasper membantu mereka
''Lulu-chan, Koneko. Ayo kita mundur dulu'' kata Akeno
''Baiklah'' kata Koneko
Mereka kemudian mundur untuk beristirahat. Mereka terbang ke belakang. Gasper kemudian terlihat kelelahan karena memakai Sacred Gear nya terlalu lama dan kemudian di bawa oleh Lulu untuk mundur dulu.
Rias, Issei, Sona dan Evalia terlihat menghadapi Loki. Loki menggunakan sangat banyak sekali sihir elemen cahaya dan menembakan nya ke arah kelompok Rias. Issei yang memakai Scale Mail nya terlihat mencoba untuk menorobos serangan itu namun dia tahu kalau dia tidak mungkin bisa melakukan nya karena sihir itu terlalu kuat.
''Bucho, aku akan menyerangnya dari depan'' kata Issei
''Jangan, terlalu berbahaya'' larang Rias.
Evalia kemudian mencoba untuk menyerang Loki akan tetapi terlihat Loki memiliki reaksi yang sangat cepat sehingga dia bisa menyerang lebih dulu menggunakan sihirnya. Sona menggunakan sihir iar menembakan nya ke arah Loki. Loki menghindari serangan dari Sona namun tidak menyadari Evalia yang ada di belakang nya.
''Two Line Fire!'' Evalia mengeluarkan sihir api nya lagi menuju kearah Loki yang terlihat seperti dua garis api.
Loki berhasil menangkis serangan Evalia dengan menggunakan sihir pelindungnya namun kemudian dia kaget melihat kalau ada Issei di depan nya dengan sangat cepat.
Boost! Boost! Boost! Boost!
''Rasakan ini!'' Issei kemudian memukul Loki tepat di wajah nya.
Loki tidak sempat untuk menghindari karena Issei yang tiba-tiba saja datang menyerangnya. Loki terpental ke belakang karena serangan dari Issei, Rias tidak tinggal diam, dia kemudian mencoba untuk menyerang Midgardsormr yang terlihat lengah karena melihat ayahnya di serang oleh Issei.
Rias menggunakan cukup banyak sihir penghancurnya dan kemudian menembakan nya ke arah Midgardsormr dengan sangat cepat. Midgardsormr kemudian terlihat merasakan sakit di kepala nya karena serangan dari Rias yang terlihat cukup kuat.
''Bagus'' kata Evalia melihat Rias
Rias terlihat hanya tersenyum mendengar pujian dari Evalia, Rias berpikir kalau sepertinya mereka bisa menjadi tim yang sangat kuat. Sona hanya mendesah karena dia terlihat tidak bisa menunjukan perfoma nya sebagai keluarga Sitri.
''Jangan senang dulu, dia sepertinya baik-baik saja'' kata Sona melihat ke arah Loki yang bangun setelah terkena serangan dari Issei.
''Cih, pukulan dari orang rendahan'' kata Loki merasa terhina di pukul oleh Issei.
Loki terlihat marah dan kemudian mengeluarkan banyak sekali lingkaran sihir dan kemudian mengarahkan nya kearah kelompok Rias.
''Matilah kalian'' kata Loki
Dengan sihir yang sangat banyak, Loki menembakan nya ke arah kelompok Rias. Rias dan yang lain nya terlihat mencoba untuk menghindari serangan dari Loki namun terlihat kesulitan.
Luffy dan Zoro benar-benar menghajar Fenrir karena kekuatan mereka bukanlah kekuatan sembarang. Luffy kemudian dengan serangan terakhirnya untuk segera mengalahkan Fenrir.
''Gomu-Gomu No Grizzly Magnum!'' Luffy menyerang Fenrir
Fenrir kaget melihat ada benda seperti tangan menuju ke arahnya dan kemudian mengenai nya. Tak hanya mengenai nya, Fenrir bahkan terseret ke belakang dengan sangat kuat hingga menembus banyak sekali bebatuan di belakang nya dan kemudian menabrak batu yang sangat besar di belakang nya, Luffy kemudian menarik tangan nya sambil tersenyum
''Apakah dia sudah kalah?'' tanya Zoro
''Mungkin, aku tadi mengeluarkan kekuatan ku cukup kuat'' kata Luffy
Luffy dan Zoro kemudian melihat keatas melihat Rossweisse yang masih mencoba untuk mengeluarkan palu Thor. Luffy dan Zoro merasa heran karena dia sangat lama sekali untuk mengelurkan sebuah palu
''Hey, apakah kau masih lama?'' tanya Luffy polos
''Jangan menganggu ku, aku lagi fokus!'' kata Rossweisse dengan kesal karena di ganggu oleh Luffy
''Maaf, shishishi'' kata Luffy dengan tertawa.
Luffy dan Zoro kemudian melihat ke arah. kelompok Rias yang kelihatan kesusahan. Luffy kemudian berpikir apakah dia harus membantu mereka.
''Apakah kita harus membantu mereka, Zoro?'' tanya Luffy
''Baiklah, mungkin kita bisa membantu mereka'' kata Zoro
Saat mereka ingin membantu mereka tiba-tiba Luffy mendengar ada suara teriakan. Luffy dan Zoro kemudian melihat kalau Gasper kelihatan ketakutan karena salah satu anak Fenrir terlihat ingin menyerang Gasper. Lulu yang melihat itu kemudian dengan cepat menarik Gasper sehingga dia tidak terkena cakaran dari Hati
''Terima kasih Lulu, huaaa'' tangis Gasper yang ketakutan.
''Tidak masalah, hihihihi'' kata Lulu dengan tertawa khas nya.
Luffy dan Zoro terlihat kagum melihat Lulu memiliki reaksi yang sangat cepat sekali hingga sempat menarik Gasper. Luffy dan Zoro kemudian menuju kearah mereka untuk membantu mereka melawan Hati.
''Gomu-Gomu No...'' Luffy bersiap-siap untuk menyerang. ''Hawk Rifle'' Luffy kemudian memukul wajah Hati di sebelah kirinya dengan sangat keras sehingga membuat nya terpental ke samping kanan dengan sangat cepat.
Luffy dan Zoro tersenyum melihat Hati terpental ke belakang dengan sangat jauh. Luffy kemudian melihat kearah belakang nya melihat Lulu, Gasper, dan Akeno
''Apakah kalian tidak apa-apa?'' tanya Luffy
''Ya, kami baik-baik saja'' kata Akeno
''Papa hebat!'' teriak Lulu dengan semangat.
Luffy hanya tersenyum melihat Lulu. Zoro kemudian melihat kearah Hati yang sepertinya masih bisa bergerak.
''Ayo kita hajar dia, Luffy'' kata Zoro dengan semangat.
Luffy terlihat mengangguk setuju dengan Zoro. Mereka kemudian bersiap-siap untuk menyerang Hati namun kemudian Luffy dan Zoro mendengar ada suara teriakan lagi. Terlihat kalau Issei tiba-tiba saja di serang oleh Fenrir yang ternyata masihlah sadar. Luffy dan Zoro kaget melihat kalau Issei di gigit oleh Fenrir sehingga sangat parah luka nya.
''Issei!'' teriak Rias melihat Issei.
Rias dan peerage yang lain nya kemudian menuju kearah Issei yang terlihat di lempat ke samping oleh Fenrir dengan mudahnya. Zoro kemudian tidak tinggal diam, dia kemudian dengan cepat menuju kearah Fenrir dan kemudian dengan cepat.
''Santoryu: Tatsumaki!'' teriak Zoro yang kemudian menerbangkan Fenrir ke atas langit dengan mengeluarkan sebuah angin tornado yang sangat kuat sekali.
Zoro kemudian melihat kearah Issei yang tergeletak seperti tidak sadarkan diri. Zoro melihat kalau darah keluar dari armor Issei, Zoro berpikir kalau ternyata gigitan itu menebus armor miliki Issei.
''Issei!'' semua orang berteriak
Kiba dan Xenovia terlihat ingin cepat-cepat mengalahkan Skol namun ternyata dia terlihat tidak kalah juga. Irina kemudian mencoba untuk membantu Kiba dan Xenovia, mereka benar-benar sangat marah dengan apa yang terjadi dengan Issei.
Rias menghampiri Issei dan Zoro. Rias kemudian melihat luka Issei yang terlihat menebus perutnya. Rias benar-benar tidak tahu sekarang bagaimana cara menyembuhkan peerage nya itu. Luffy menghampiri mereka bersama Lulu, Akeno, Koneko dan Gasper.
''Apakah dia tidak apa-apa?'' tanya Luffy penasaran
''Dia terluka parah'' kata Zoro memberitahu
Akeno kaget melihat keadaan dari Issei begitu juga dengan Koneko, Gasper terlihat panik melihat luka Issei, Koneko terlihat mencoba untuk berpikir sesuatu.
''Biar aku coba menyembuhkan nya'' kata Asia yang kemudian datang menghampiri mereka.
''Tidak bisa, luka nya terlalu parah'' kata Zoro melihat Issei
Asia hanya kaget dan sedih mendengarnya, dia hanya ingin membantu Issei namun dia merasa kalau dia tidak berguna sekarang. Luffy dan Zoro sekarang melihat Issei secara bersamaan dan kemudian melihat kearah Fenrir yang sekarang ada di samping Loki.
Loki terlihat tersenyum melihat kaisar naga merah terluka parah atau dia akan segera mati karena kehabisan darah. Loki tersenyum dengan puas
''Kau lihat, itulah penyebabnya kalau kau melawanku. Aku ini Dewa, aku bisa melakukan apa yang aku mau'' kata Loki dengan nada egonya.
Rias terlihat marah mendengar perkataan dari Loki yang sangat memiliki rasa ego yang sangat besar, Rias kemudian mengeluarkan aura penghancurnya dengan jumlah yang sangat besar sehingga membuat daerah disitu terlihat bergetar karena aura Rias, Rias benar-benar sangat marah sekarang dan ingin segera menghancurkan Loki namun kemudian dia mengingat kalau ada satu benda yang mungkin bisa menolong Issei.
''Air mata Phoenix'' kata Rias baru mengingat benda itu. Rias kemudian mengeluarkan air mata Phoenix di kantung nya dan kemudian membuka penutupnya. Rias kemudian menuangkan semua air mata itu di luka Issei berharap kalau luka Issei akan sembuh dan Isse sadar.
Beberapa saat kemudian Issei membuka matanya dan kemudian melihat Bucho dan para teman-teman nya seperti Akeno, Koneko, Asia dan yang lain nya melihat kearah nya
''Issei-san!'' Asia terlihat senang sekali melihat kalau Issei baik-baik saja
Rias senang sekali melihat kalau peerage nya selamat dari kematian, dia tidak mau semua teman-teman nya mati, memang itu adalah kemauan yang egois namun dia tidak akan membiarkan teman-teman nya mati.
Luffy dan Zoro kemudian melihat kearah Loki yang sekarang bersama Fenrir dan Midgardsormr. Luffy dan Zoro kemudian berjalan secara bersamaan menuju kearah mereka, Luffy dan Zoro tersenyum seperti akan menantang Loki.
''Baiklah, sepertinya kita harus serius'' kata Luffy
''Kau benar, aku tidak terlalu suka berlama-lama mendengar ocehan orang itu'' kata Zoro
''Hey pria rambut putih, kau bilang kalau kau akan menciptakan Ragnarok kan?'' tanya Luffy sambil terlihat memegang tinjunya seperti akan melawan Loki dengan serius.
''Ya, itu benar sekali, aku akan menciptakan Ragnarok yang sangat besar'' kata Loki dengan bangga.
''Terserah, kami tidak peduli dengan Ragnarok mu itu, tapi sepertinya kau harus berhati-hati sekarang'' kata Zoro dengan santai
Loki hanya terheran melihat kedua Manusia di depan nya ini karena mereke akan sangat serius sekarang.
Luffy kemudian mengeluarkan Gear second nya dan kemudian menyelimuti kedua tangan ya dengan Haki Buso. Zoro mengeluarkan tiga pedang nya dan kemudian terlihat berwarna hitam karena di selimuti oleh Haki.
''Karena kami akan menghajarmu!'' teriak kedua Supernova itu
BERSAMBUNG
Akhir bab
Di bab ini terjadi pertarungan yang terlihat sangat sengit, Luffy dan Zoro akan melawan seorang Dewa, apakah mereka akan menang melawan Dewa? Mungkin saja, mereka berdua adalah orang bodoh yang berani melawan Dewa :V
Akan ada karakter baru di bab berikutnya, kira-kira siapa ya?
Maaf kalau kalian merasa pertarungan ini tidak seru, aku tidak terlalu kerena dalam membuat tulisan pertarungan, seperti suara ledakan, atau pun teriakan :V
Proyek baru saya sedang di kerjakan, mungkin akan keluar tanggal 21. Entahlah kalau saya lagi semangat
Jangan lupa untuk tinggalkan Review. Kalian bisa memberi saran.
Terima kasih yang sudah Review dan baca
Sampai jumpa di bab berikutnya
Salam Author
