Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi
warning :Non Canon, dll
KEKALAHAN LOKI DAN BERSANTAI
Loki melihat kedua orang itu kemudian dengan cepat menuju ke arahnya. Loki kemudian mengeluarkan sihir cahaya dan kemudian menembakan nya kearah mereka namun mereka terlihat menghindari nya dengan sangat mudah.
Midgardsormr terlihat ingin menyerang Zoro namun Zoro terlihat bersiap-siap untuk menyerang ular yang sangat besar itu. Zoro langsung menggunakan tiga pedang nya
''Three Sword Style: 1080 Pound Cannon'' Zoro kemudian menembakan tebasan angin yang sangat besar dengan kecepatan luar biasa.
Midgardsormr lalu tertebas dan kemudian mengeluarkan darah dengan sangat banyak sekali di dari perutnya hingga hampir ke kepala nya. Midgardsormr kemudian jatuh ke bawah tidak berdaya lagi.
Loki kaget melihat anak nya itu tidak sadarkan diri di tanah dengan sangat mudah nya. Loki tidak tahu kalau ada Luffy yang menuju ke arahnya dengan gear second nya. Luffy bersiap-siap untuk menyerang Loki
Luffy kemudian memukul pipi kanan Loki dengan menggunakan Haki pengeras nya. Loki terlihat terpental ke tanah dengan sangat cepat karena pukulan Luffy yang sangat kuat sekali. Luffy mendarat di tanah dengan senyuman yang lebar karena berhasil memukul wajah Loki yang menyebalkan itu.
Fenrir mencoba untuk menyerang Luffy namun tiba-tiba saja ada Lulu di depan nya dan kemudian mengeluarkan pedang api nya dan kemudian menebas Fenrir. Fenrir merasakan sakti yang sangat luar biasa, rasa nya seperti berendam di lava. Lulu tersenyum dengan bangga karena serangan nya berhasil mengenai Fenrir, namun Lulu tidak tahu kalau ada Skoll di belakangnya yang akan menyerangnya, saat Skoll ingin menyerang nya. Ada seseorang yang menyerang Skoll duluan yaitu Akeno yang menggunakan petir nya.
''Terima kasih, tante Akeno'' kata Lulu dengan tersenyum senang melihat dirinya
''Jangan memanggilku Tentu, Lulu. Aku masih muda'' kata Akeno melihat ke arah Lulu dengan senyuman lembut
Kiba dan Xenovia kemudian datang melawan Hati dengan pedang mereka di bantu oleh Irina. Irina melempat cincin cahaya kepada Hati agar dia terlihat terganggu sehingga tidak bisa menyerang Kiba dan Xenovia. Kiba mengeluarkan pedang nya dan kemudian mengeluarkan banyak sekali pedang dari tanah dan kemudian menyerang Hati. Xenovia mencoba untuk melawan Hati di jarak dekat.
Rias, Sona dan Evalia terlihat melawan Fenrir sekarang yang terlihat terluka cukup parah karena terkena serangan api milik Lulu tadi. Rias menembakan sihir penghancurnya kearah Fenrir tapi Fenrir menghindari serangan dari Rias. Sona menembakan sihir airnya untuk mengenai Fenrir, serangan air Sona sangat lah kuat sehingga bisa memotong bebatuan di dekat Fenrir.
Fenrir lompat kearah langit untuk menyerang mereka yang terbang di atas. Evalia mengeluarkan tombak api di depan nya untuk menyerang Fenrir.
''Mega Heat Spear''
Fenrir merasakan ada tombak api yang sangat besar di depan nya. Fenrir mencoba untuk menghindarinya namun ternyata tombak itu malah menuju ke arahnya dengan sangat cepat sekali. Fenrir terkena serangan tombak itu sehingga dia pun terjatuh ke bawah dengan sangat cepat sekali.
''Kau hebat Evalia, seperti kakak perempuan mu'' kata Rias memuji Evalia.
Evalia hanya tersenyum saja mendengar perkataan dari Rias. Dia tidak tahu apakah dia harus senang atau apa. Mereka bertiga kemudian melihat kalau Fenrir masih hidup namun terluka dengan cukup parah.
''Dia makhluk yang sangat kuat rupa nya'' kata Evalia melihat makhluk itu
''Dia itu makhluk mitologi, jadi dia pasti sangatlah kuat sekali'' kata Rias melihat Fenrir
Fenrir kemudian mencoba untuk menyerang mereka bertiga. Di sisi lain terlihat sekarang Lulu bersama Koneko melawan Skoll dengan jarak dekat. Akeno membantu mereka dengan kekuatan petirnya. Skoll benar-benar sangat kesulitan saat melawan mereka bertiga karena mereka bekerja sama dengan sangat baik. Koneko merasa kalau mereka tidak akan bisa mengalahkan Skoll dengan hanya begitu, dia kemudian menatap kearah Skoll dan kemudian memejam matanya. Koneko kemudian mencoba untuk mengambil energi alam di sekitarnya dan kemudian menjadikan nya energi nya sendiri. Kemudian tiba-tiba saja keluar kuping kucing dan ekor kucing dari Koneko
Lulu yang melihatnya hanya heran karena dia tidak tahu kalau Koneko adalah Yokai yaitu Nekomata. Koneko kemudian menyerang Skoll lagi dengan sangat cepat tanpa memberinya celah untuk menyerang balik, Koneko menendang Skoll dengan kaki kanan nya dengan sangat kuat hingga membuat Skoll terpental ke belakang dengan sangat cepat dan menabrak bebatuan di belakang nya.
''Akeno-senpai. Ini adalah saatnya untuk mengalahkan nya'' kata Koneko
''Kau benar, aku sudah siap Koneko-chan'' terlihat Akeno sudah mempersiapkan sihir petirnya dengan sangat kuat untuk menyerang Skoll
Lulu juga terlihat mempersiapkan sihirnya untuk menyerang Skoll. Terlihat ada api berwarna ungu di tangan Lulu dan kemudian bertambah sangat besar dan tambah besar. Lulu kemudian menciptakan nya menjadi sebuah tombak yang sangat besar.
''Kalahlah!'' teriak Akeno dan Lulu yang kemudian menyerang Skoll dengan serangan bersama mereka.
Skoll merasakan serangan dari Akeno dan Lulu dan kemudian kesakitan. Skoll kemudian lenyap menjadi serpihan karena serangan dari Akeno dan Lulu. Akeno kelihatan kelelahan karena akhirnya menang melawan Skoll, Lulu juga terlihat kelelahan. Dia senang karena akhirnya akan menang melawan Skoll.
''Aku mau istirahat dulu'' kata Lulu yang kemudian terjatuh namun di tangkap oleh Koneko sebelum dia jatuh ke tanah.
Koneko tersenyum melihat Lulu tertidur karena kelelahan melawan Skoll. Asia mendatangi Lulu untuk menyembuhkanya karena terlihat Lulu juga terluka karena terkena bebatuan di sekitar sini.
''Sekarang tinggal yang lain nya'' kata Akeno sambil menarik nafas karena kelelahan dan kemudian melihat kearah yang lain nya.
Terlihat sekarang Kiba masih melawan Hati dengan perjuangan nya yang sangat keras sekali. Dia bahkan rela membuat tubuh nya terluka, Xenovia membantu Kiba dengan sekuat tenaga nya. Dia tidak peduli sekarang kalau dia akan terkena serangan dari Hati. Tak lama kemudian terlihat ada Zoro dengan cepat menebas Hati dari samping nya, Hati terpental ke samping kanan dengan sangat cepat.
''Cepat! Kau serang dia sekarang'' kata Zoro
Kiba dan Xenovia mengangguk mengerti. Mereka berdua kemudian dengan cepat menebas Hati saat masih tergeletak tidak berdaya. Dengan tebasan yang di tambah Balance Breaker nya, Kiba berhasil mengalahkan Hati.
''Akhirnya, dia kalah juga'' kata Kiba dengan kelelahan.
Xenovia juga terlihat kelelahan dan kemudian melihat ke arah Zoro yang sekarang membantu Luffy untuk melawan ular besar itu. Luffy terlihat akan mengakhiri ular besar itu dengan kedua tangan nya.
''Gear 3'' kata Luffy yang kemudian mengeluarkan gear 3 nya. ''Gomu-Gomu No Elephent Gatling Gun'' Luffy kemudian memukuli ular besar itu dengan secara beruntun tanpa ampun
Dan kemudian dia pun kalah tidak berdaya lagi setelah terkena serangan dari Zoro yang sudah membuat membuatnya parah sekali. Loki sekarang hanya memiliki Fenrir sekarang, Loki benar-benar bingung tidak tahu harus melakukan apa sekarang karena semua anak-anak nya sudah mati.
Namun saat Rias, Sona dan Evalia melawan Fenrir. Tiba-tiba saja ada sihir teleport muncul di pertarungan mereka, dan kemudian muncul lah beberapa orang dari sihir teleport itu. Rias dan yang lain nya kemudian kaget melihat siapa yang muncul.
''Itu kan...''
Terlihat ada Vali, Kuroka, Bikou dan seorang dengan memakai kacamata. Semua orang kaget melihat mereka tiba-tiba saja datang kesini terutama Issei yang kaget melihat Vali ada disini. Vali kemudian memakai armor naga nya dan kemudian menyerang Fenrir. Semua orang kaget melihat mereka menyerang Fenrir.
''Hmm apakah mereka ingin membantu kita?'' tanya Luffy heran melihat mereka.
''Tidak, aku tidak merasa kalau dia akan melakukan hal bodoh seperti itu'' kata Zoro melihat Vali yang tidak merasa kalau dia akan membantu mereka.
Fenrir yang sudah terluka karena sudah di hajar oleh Luffy dan Zoro, langsung kalah. Kuroka kemudian terlihat menggunakan sihir aneh kepada Fenrir. Tiba-tiba saja Fenrir mengecil membuat semua orang kaget melihatnya.
''Apa yang mereka lakukan?'' tanya Issei.
''Sepertinya mereka ingin mengambil Fenrir'' kata Rias melihat mereka.
Fenrir yang sudah menjadi kecil kemudian melompat ke arah kelompok Vali. Vali kembali ke mode biasa nya dan kemudian melihat ke arah Issei dan yang lain nya.
''Ku serahkan kepada kalian'' kata Vali yang tersenyum bangga dan kemudian masuk ke dalam sihir teleport.
Kuroka melihat kearah Koneko yang memakai mode Senjutsu nya. Kuroka terlihat senang melihat dia.
''Akhirnya kau mengakui jati dirimu, Shirone ku'' kata Kuroka melihat Koneko.
''Onee-chan. Aku mau bersama yang lain nya disini'' kata Koneko dengan tegas menatap Kuroka.
Kuroka hanya mendesah pasrah karena tidak mungkin dia mengajak Konek disini. Kuroka kemudian melihat kearah Luffy yang terlihat sekarang ingin melawan Loki, dia terlihat melakukan pemanasan.
''Hmm apakah karena dia?'' tanya Kuroka
Koneko mengerti siapa yang di ditunjuk oleh Kuroka.
''Ya, dia adalah orang yang memberikan pengertian tentang keluarga dan teman-teman. Dia juga memiliki serang kakak yang sudah tidak ada, dia sudah mengalami hal yang sangat mengerikan saat kecil, aku benar-benar sangat takjub dengan nya'' kata Koneko dengan ada senyuman di bibirnya.
''Aku mengerti'' kata Kuroka
Koneko kaget mendengar kakak perempuan nya kalau dia mengerti. Padahal dia sama sekali belum menjelaskan apa pun.
''Apa pun yang dia bicarakan kepadamu, maka itu benar'' kata Kuroka
''Kenapa begitu?'' tanya Koneko
''Karena dia adalah orang yang polos'' kata Kuroka melihat Luffy.
Koneko tersenyum mendengar perkataan dari kakak perempuan nya itu.
''Ayo Kuroka, kita harus pergi sekarang'' kata Bikou.
''Aku mengerti'' kata Kuroka
Kuroka kemudian pergi meninggalkan Koneko yang masih menatap nya. Mereka kemudian menghilang saat masuk ke dalam sihir teleport itu. Koneko hanya terdiam melihat kakak perempuan nya sudah pergi
''Aku tidak pernah membencimu, onee-chan'' kata Koneko
Koneko tersenyum melihat nya pergi. Sedangkan Luffy dan yang lain nya terlihat sedang melawan Loki sekarang yang sepertinya benar-benar sendirian. Luffy dan Zoro tersenyum melihat Loki yang sekarang benar-benar terpojok.
''Sekarang kau tidak akan bisa lari lagi'' kata Luffy.
''Jadi, dimana kesombongan mu tadi?'' tanya Zoro dengan tatapan sombong sekarang
Loki sekarang benar-benar kesal karena sudah di kalahkah oleh kedua Manusia rendahan ini. Loki mencoba untuk mengeluarkan energi sihirnya menyerang Luffy dan Zoro namun tiba-tiba saja di serang oleh banyak sekali serangan sihir.
''Jangan berikir bodoh'' kata Evalia
''Dia terlalu naif'' Rias sekarang tersenyum
''Hmmm sekarang tinggal si mesum itu menyelesaikan semua nya'' kata Sona melihat kalau Rossweisse sepertinya sudah selesai memanggil palu Thor.
''Kaisar naga merah, ini adalah tugas mu'' kata Rossweisses
''Aku mengerti'' kata Issei.
Issei kemudian melompat ke atas untuk mengambil palu itu untuk segera menggunakan nya. Issei kemudian mentransfer kekuatan nya di palu itu, palu itu tiba-tiba saja membesar. Loki yang melihat nya kemudian ketakutan karena melihat palu Thor akhirnya keluar.
''Saat nya kekalahan mu'' kata Issei dengan percaya diri.
Loki kemudian mencoba untuk pergi namun kemudian di tahan oleh Saji yang menggunakan Sacred Gear nya.
''Sialan kau Vritra'' kata Loki kesal.
Luffy yang yang masih tidak senang melihat Loki kemudian mengangktifkan gear second nya dan kemudian dengan cepat ada di depan Loki. Loki kaget melihat Luffy tiba-tiba saja di depan dirinya.
''Gomu-Gomu No Jet Bazzoka!'' teriak Luffy memukul Loki tepat di perutnya.
Loki kemudian terpental ke belakang dengan sangat cepat. Loki juga menumpahkan beberapa darah dari mulutnya karena pukulan Luffy yang sangat kuat itu. Zoro tersenyum melihat Luffy menghajar Loki dengan babak belur.
''Rasakan ini!'' teriak Issei yang kemudian menyerang Loki dengan palu Thor yang sangat besar itu.
''Sialan kau kaisar naga merah!'' teriak Loki yang kemudian terkena pukulan palu oleh Issei
Loki pun tersegel dengan cepat. Semua orang yang melihatnya tersenyum karena akhirnya Loki pun kalah. Zoro menyarungkan kembali pedang nya, Luffy sekarang terlihat sedang santai melihat Loki kalah juga.
''Akhirnya kalah juga, aku tidak akan membiarkan Dewa mengambil ke bebebasan ku'' kata Luffy dengan senang.
Rias hanya tersenyum mendengar perkataan dari Luffy. Mereka kemudian menarik nafas karena sangat kelelahan saat melawan Loki dan para anak-anak nya. Rias heran saat melihat Vali dan kelompok nya datang ke tempat ini dan mengambil Fenrir. Itu benar-benar sangat aneh sekali baginya.
Saji terlihat kelelahan melihat kalau mereka akhirnya bisa mengalahkan Loki dengan susah payah. Tsubaki mendekati Saji untuk melihat keadaan nya, namun dia tidak tahu kalau Midgardsormr ternyata masih hidup, Kiba yang melihat Midgardsormr akan menyerang Tsubaki kemudian dengan cepat melompat untuk menolognya dan kemudian berhasil.
''Kiba!'' Xenovia kemudian melempar pedang Durandal nya kepada Kiba untuk bisa mengalahkan Midgardsormr
Namun saat ingin melawan nya, tiba-tiba saja Midgardsormr terlihat pecah menjadi kepingan-kepingan kecil. Kiba dan yang lain nya kaget melihat nya, terlihat ada seseorang yang menghancurkan Midgardsormr
Terlihat ada seorang laki-laki yang cukup tinggi, berambut hitam dan terlihat memakai pakaian seperti pakaian pertarung. Luffy dan Zoro yang melihat orang itu hanya merasa kagum dengan kekuatan nya karena bisa mengalahkan Midgardsormr dengan satu pukulan.
''Yoo sepertinya kalian tidak membutuhkan bantuan'' kata orang itu menatap ke arah Rias dan yang lain nya.
''Siapa dia?'' tanya Luffy melihat orang itu
''Dia Sairaorg Bael, dia sepupu ku'' kata Rias memberitahu.
''Wah, dia sangat kuat'' kata Luffy.
''Apakah kalian baik-baik saja?'' tanya Sairaorg mendatangi mereka semua.
''Ya kami baik-baik saja'' jawab Rias
''Baguslah''kata Sairaorg
Sairaorg terlihat senang melihat mereka baik-baik aja, dia berpikir kalau Rias dan yang lain nya akan terluka parah karena pertarungan ini namun ternyata mereka sudah sangat kuat-kuat. Sairaorg kemudian melihat kearah Luffy dan Zoro yang melihat dirinya
''Jadi kalian ya, orang yang di bicarakan oleh Maou Sirzechs-sama. Aku mau bertarung dengan kalian suatu saat nanti'' kata Sairaorg dengan tersenyum menantang mereka
Luffy dan Zoro terlihat tidak masalah dengan tantangan dari Sairaorg, mereka juga suka dengan pertarungan.
''Itu tidak masalah, aku juga ingin bertarung dengan mu. Kau terlihat kuat'' kata Luffy melihat Sairaorg.
Sairaorg tersenyum mendengar perkataan dari Luffy yang sepertinya mengerti dengan maksudnya. Sairaorg kemudian melihat keadaan nya yang sepertinya benar-benar sangat kacau namun mereka bisa mengatasi nya.
''Sebaiknya kita semua kembali'' kata Rias
'''Benar. Semua nya ayo berkumpul!'' panggil Sona kepada yang lain nya
Mereka semua kemudian terlihat berkumpul ke arah Rias dan Sona. Dan tak lama kemudian Sona kemudian mengeluarkan sihir teleport untuk mereka kembali ke wilayah mereka.
KEMBALI KE WILAYAH IBLIS DI UNDERWORLD
''Hwaaa aku lelah sekali'' kata Lulu terlihat lelah sekali namun dia tidak bisa membiarkan makanan di depan nya ini di biarkan begitu saja.
Kelompok Rias sudah kembali ke rumah Gremory. Mereka terlihat sedang beristirahat sambil memakan beberapa makanan dan minuman di depan mereka. Semua pelayan keluarga Gremory melayani mereka dengan sangat baik. Rias melihat para peerage dan teman-teman nya kelelahan hanya bersyukur karena mereka berhasil mengalahkan Loki.
''Sykurlah kalian baik-baik saja'' kata Venelana melihat mereka semua kembali dengan selamat.
''Ibu. Kami kembali'' kata Rias memberitahu nya
''Oh aku sangat bersyukur kalian bisa selamat'' kata Venelana melihat putrinya itu dengan senyuman
''Terima kasih ibu'' kata Rias dengan tersenyum juga
Venelana kemudian melihat ke peerage Rias dan teman-teman nya. Venelana melihat Luffy sedang memakan daging dengan sangat banyak buatan nya sendiri, dia sudah tahu kalau yang lain nya akan selamat, jadi dia membuat memasak daging dengan sangat banyak untuk Luffy. Zoro terlihat sedang meminum minuman alkohol dengan santai setelah bertarung, para peerage Rias sedang kelelahan sambil mengobati luka mereka.
Venelana melihat Lulu yang makan, dia melihat kalau Lulu ternyata sangat kotor karena pertarungan tadi.
''Lulu, ayo kita mandi'' ajak Venelana
''Tidak, aku mandi nya nanti saja'' tolak Lulu
''Sudahlah. Kau sangat kotor, makan nya bisa di tunda. Aku akan berbicara dengan para pelayan untuk membuatkan mu makanan yang lebih banyak setelah mandi'' kata Venelana.
''Benarkah?! Kalau begitu baiklah'' kata Lulu dengan sangat senang karena akan mendapatkan makanan yang lebih banyak.
Lulu kemudian berlari kecil ke arah Venelana, Venelana kemudian mengelus kepala Lulu yang kotor. Dia merasakan kalau ada tanah di rambutnya
''Ayo'' ajak Venelana.
''Aku mandi dulu, papa'' kata Lulu kepada Luffy
''Ya'' kata Luffy dengan mulut yang di penuhi oleh makanan yang sangat banyak.
Luffy sekarang benar-benar kelelahan walaupun tubuh nya masih kuat untuk bergerak atau bertarung. Dia memutuskan setelah ini dia akan tidur dengan sangat pulas, Zoro benar-benar sangat senang sekali meminum sake nya.
''Setelah ini aku mau mandi dulu'' kata Zoro.
''Oh aku juga'' kata Luffy yang berubah pikiran.
''Kalau begitu, saya akan memandu anda ke tempat pemandian laki-laki'' kata salah satu pelayan.
Luffy dan Zoro tersenyum dengan senang mendengarnya, mereka benar-benar ingin merasakan air di tubuh mereka yang berkeringat itu.
''Aku juga mau mandi'' kata Akeno
''Aku juga'' kata Koneko yang merasa dia butuh mandi sekarang
''Saya akan mengantar kalian ke tempat pemandian wanita'' kata salah satu pelayan
Rias tersenyum melihat mereka bisa santai pada akhirnya namun kemudian dia ingat kalau pemandian pria dan wanita bersebelahan dan hanya di halangi oleh pembatas seperti tembok.
''Aku berharap kalau Akeno tidak melakukan hal mesum'' kata Rias khawatir.
DI PEMANDIAN
Luffy dan Zoro terlihat sekarang sedang santai di pemandian. Mereka sangat merasakan suasana rileks. Luffy dan Zoro terlihat berendam di air panas yang menguap.
''Enaknya~''kata Luffy dengan santai
''Ya, ini membuat rasa lelahku menghilang'' kata Zoro melihat pemandanga di sekitar situ yang ternyata terbuka.
Luffy dan Zoro bisa melihat pemandangan seperti hutan di belakang mereka, mereka tidak tahu kalau tempat pemandian nya akan seperti ini. Luffy merasa kalau tempat ini benar-benar sangat luar biasa di bandingkan tempat lain nya di dunia Manusia.
''Hmmm Zoro, kira-kira bagaimana kabar yang lain nya?'' tanya Luffy menyadari kalau mereka sudah terlalu lama di dunia ini.
''Entahlah, aku terlempar di tempat Underworld ini. Aku begitu bingung saat terlempar kesini, saat aku menuju ke sebuah kota. Aku malah di serang oleh segerombolan Iblis penjaga'' kata Zoro
''Dan apa yang terjadi kepadamu?'' tanya Luffy lagi.
''Aku bertemu dengan seorang wanita yang sangat mengesalkan. Nama nya adalah Serafall, dia adalah gadis kecil yang sangat merepotkan namun kekuatan nya sangat luar biasá'' kata Zoro mengingat Serafall.
''Apakah dia mengalahkan mu?''
''Tentu saja tidak. Aku tidak akan kalah lagi setelah kalah dari Taka no Me itu'' kata Zoro mengingat Mihawk.
Luffy mengangguk mengerti.
''Terus apa yang terjadi?'' tanya Luffy dengan penasaran.
''Kami bertarung dengan cukup lama namun aku kemudian menang. Saat aku mau pergi setelah mengalahkan nya, dia malah menangis dengan sangat keras sekali sehingga aku harus menutup telinga ku. Aku menatap nya dengan kesal dan kemudian mendatangi nya, aku memarahi nya'' kata Zoro dengan wajah kesal nya memikirkan saat itu.
Luffy benar-benar kagum dengan kru nya yang satu ini yang berani memarahi wanita walaupun dia sendiri tidak berani melawan ocehan wanita, contohnya Nami.
''Aku menjelaskan kalau aku bukanlah orang jahat, aku menjelaskan kalau tiba-tiba saja terlempat di tempat ini. Setelah itu dia kemudian berhenti menangis'' kata Zoro sambil melihat pemandangan
''Dia kemudian memberikanku tempat tinggai yaitu di rumah nya. Aku bertemu dengan kedua orang tua nya yang menerima ku dengan tangan terbuka, aku juga bertemu dengan adik perempuan nya yaitu Sona dan aku pun tinggal disitu sebagai seorang penjaga di keluarga itu'' kata Zoro
''Jadi begitu kenapa kau bisa mengenal Sona'' kata Luffy mengangguk mengerti.
''Sekarang. apa yang akan kita lakukan, Luffy?'' tanya Zoro
''Entahlah, paman berambut merah itu mengatakan kalau dia akan mencari cara agar kita bisa kembali ke dunia kita'' kata Luffy
''Oh kalau begitu baguslah'' kata Zoro tersenyum karena tidak perlu lagi memikirkan cara untuk pulang.
Tak lama kemudian datanglah suara di ruangan mandi di samping mereka. Luffy dan Zoro berpikir kalau itu adalah Akeno dan Koneko yang sepertinya barusan datang.
''Luffy-kun, Zoro-kun. Apakah kalian ada disana?'' tanya Akeno memastikan mereka ada di sana.
''Ya kami ada disini'' jawab Luffy dengan ceria.
Zoro hanya heran melihat kapten nya itu. Dia seharusnya tidak perlu berteriak untuk memberitahu mereka. Akeno tersenyum mendengar suara Luffy yang ceria seperti biasa nya.
''Mereka masih ada disini, Koneko-chan'' kata Akeno
''Ya, aku tahu'' kata Koneko yang kemudian berendam bersama Akeno
Akeno dan Koneko juga merasakan nikmat yang sangat banyak saat berendam di air panas itu. Mereka tidak tahu kalau pertarungan melawan Loki benar-benar sangat berat sekali. Akeno bertanya-tanya apakah Luffy dan Zoro tertarik dengan wanita
''Koneko-chan, apakah kau yakin Luffy dan Zoro tertarik dengan wanita?'' tanya Akeno
''Entahlah. Luffy-senpai adalah orang yang sangat polos, dia hanya ingin makanan sedangkan Zoro-senpai adalah orang yang sangat tidak peduli dengan wanita, dia hanya ingin bersenang-senang dan tidur'' kata Koneko memberitahu
Akeno terdiam dan kaget mendengar perkataan dari Koneko yang mengatakan kalau Luffy dan Zoro sama sekali tidak tertarik dengan wanita. Apakah mereka benar-benar tidak tertarik dengan tubuhnya dan wanita lain nya di peerage Rias.
Akeno memandang Luffy sebagai pria yang sangat baik dan kuat. Dia polos dan selalu menghibut teman-teman nya yang merasa sangat sedih, Zoro adalah seorang pria yang sangat tegas, dia menganggap Zoro sebagai seorang pelatih yang sangat tegas. Akeno tidak tahu dengan sifat aneh kedua pria itu, seluruh pria di sekolah Kouh selalu menatap dirinya dengan tatapan mesum karena tubuh nya yang bisa di bilang sangat perfect sebagai seorang wanita namun Luffy dan Zoro sepertinya tidak pernah menatap dirinya seperti itu
Akeno dan Koneko kemudian menyadari kalau ada orang yang datang lagi. Terlihat kalau ada Lulu yang sepertinya selesai mandi dan seorang wanita yang menolong mereka saat melawan Loki yaitu Evalia.
''Evalia-san, aku tidak tahu kalau kau akan datang kesini'' kata Akeno
''Senior Koneko. Bersiaplah! Aku akan lompat, hyaaaaaa!'' teriak Lulu sambil melompat ke tempat berendam
Koneko merasakan ada gelombang air yang sangat kuat menuju ke arahnya dan kemudian menerjang nya. Koneko tidak bisa bernafas dan berusaha untuk menenangkan dirinya
''Hahahahaha'' tawa Lulu dengan senang karena berhasil membuat ombak yang sangat besar di pemandian itu
Ákeno hanya tersenyum melihat Lulu yang sangat ceria seperti biasa nya. Evalia kemudian membuat handuk nya dan kemudian berendam bersama yang lain nya. Akeno melihat ke arah Evalia. Evalia terlihat sedang mencoba untuk bersantai namun terkadang dia melihat ke arah Lulu yang sedang main siram-siraman.
''Jadi, apakah kau sudah tahu siapa Lulu?'' tanya Akeno.
''Ya aku tahu'' jawab Evalia
''Jadi bagaimana menurutmu?'' tanya Akeno lagi.
''Aku tidak membenci kakak perempuan atau pun keponakan ku itu namun aku hanya marah kepada nya karena meninggalkan ibu dan aku'' kata Evalia menatap ke arah Akeno
''Syukurlah kalau begitu. Aku berpikir kalau kau akan membenci Lulu, dia itu masih lah kecil dan tidak tahu apa-apa tentang keluarga nya'' kata Akeno
Evalia mengerti dengan perkataan dari Akeno. Dia juga tidak mau kalau Lulu mengetahui sisi gelap keluarga mereka yang ingin berebut kekuasaan hingga memiliki nafsu untuk membunuh. Lulu masih terlalu polos untuk mengenal keluarga nya itu.
''Jadi berapa umur mu?'' tanya Akeno.
''Aku masih bisa muda. Aku berumur 34'' kata Evalia
''Itu sudah tua'' kata Koneko dari jauh.
''Tidak itu masih muda. Itu di bilang tua oleh Manusia'' kata Evalia dengan ada tanda kesal di dahinya karena di bilang tua.
Lulu kemudian mendekati Evalia dan kemudian melihat dia memiliki ekor yang sama sepertinya. Lulu benar-benar kaget melihat nya.
''Kau memiliki ekor yang sama sepertiku'' kata Lulu
Evalia tersenyum mendengar perkataan Lulu.
''Tentu saja, kita ini ras yang sama'' kata Evalia
''Benarkah, woah aku tidak percaya kalau aku akan bertemu dengan ras sama seperti ku selain ibu dan Lily'' kata Lulu dengan senang sekali
Akeno tersenyum melihat mereka berinteraksi satu sama lain. Koneko hanya melihat mereka dari jarak jauh tidak mau menggangguk mereka.
Di samping mereka yaitu Luffy dan Zoro terlihat malah tertidur karena keenakan berendam di air panas. Mereka mendengkur sangat keras sekali namun tidak di dengar oleh para wanita di samping mereka.
KOTA DI UNDERWORLD
Terlihat sekarang ada seorang pria yang sepertinya sedang mencium tangan seorang wanita di depan nya dengan gaya sopan sekali.
''Aku tidak tahu kalau aku akan bertemu dengan wanita secantik anda'' kata pria itu dengan mata love-love
Wanita di depan nya hanya tersenyum kaku melihat kelakukan pria di depan nya ini. Dia benar-benar tidak tahu harus melakukan apa kepada pria di depan nya ini.
''Hmm permisi aku harus segera kembali'' kata wanita itu.
''Tentu saja, anda bisa pergi'' kata pria itu.
Wanita itu kemudian berlari dengan sangat cepat sekali meninggalkan pria itu. Pria itu hanya melambaikan tangan kepada wanita itu dari jarak jauh dengan mata love-love. Pria itu kemudian mengangkat beberapa bahan yang sepertinya bahan masakan
''Baiklah, sekarang menuju ke keluarga itu dan mengajari Grayfia-chian memasak'' kata pria itu dengan mata love-love.
Pria itu terlihat sekarang benar-benar merasa memiliki hari yang sangat baik. Dia berjalan dengan mata love-love sambil tersenyum seperti orang aneh oleh orang-orang di sekitar situ.
DI TEMPAT LAIN DI KOTA UNDEWORLD
Terlihat sekarang ada seorang wanita di Undeworld sedang berjalan di jalan Undeworld. Dia sepertinya sedang mencari seseorang terlihat dari wajah nya, dia adalah wanita yang sangat cantik sekali terlihat dari wajahnya itu.
''Sial Odin itu, dia selalu saja membuatku kesal'' kata wanita itu dengan kesal
Dia memakai pakaian seperti pakaian tempur berwarna emas, dia memakai helm dengan ada bentuk sayap di sekitarnya, dia berambut kuning emas. Para penduduk Undeworld sekarang benar-benar tertarik dengan wanita itu karena kecantikan dan kenapa dia ada disini.
Wanita itu hanya mengabaikan mereka semua dengan santai, dia terus berjalan menuju ke tempat tujuan nya yaitu tempat pertemuan yang hancur di mana Odin berada, dia terus berjalan masuk ke dalam ruangan dan melihat kalau ternyata tempat itu sudah kosong dan berantakan.
''Kemana yang lain nya?'' tanya wanita itu melihat tempat pertemuan nya ternyata kosong tidak ada orang sama sekali
Salah satu Iblis yang melihat wanita itu kemudian mendekati nya karena sepertinya dia tidak tahu kalau pertemuan nya sudah bubar
''Permisi, pertemuan nya sudah selesai'' kata Iblis itu.
Wanita itu kemudian kaget mendengarnya karena sepertinya dia benar-benar terlambat. Dia tidak tahu kalau pertemuan nya sudah selesai.
''Jadi ada dimana Odin?'' tanya wanita itu.
''Dia ada di hotel'' kata Iblis itu
''Terima kasih'' Wanita itu kemudian pergi dari tempat itu
Wanita itu mendesah pasrah karena terlambat dalam pertemuan ini. Dia sama sekali tidak mau terlambat tapi karena hal sibuk membuatnya benar-benar terlambat sekarang. Dia sepertinya harus meminta maaf kepada Odin karena keterlambatan nya.
''Aku sama sekali tidak mau meminta maaf kepada pak tua itu'' kata wanita itu dengan kesal.
Dia terus berjalan menyelusuri kota untuk menemukan hotel yang di katakan oleh Iblis tadi. Dia melihat kalau bangsa Iblis ternyata hidup seperti bangsa Manusia. Dia melihat kalau banyak sekali bangunan yang sangat besar di depan nya.
Tak lama berjalan, dia kemudian mendengar ada suara seseorang yang memanggil.
''Freya-sama?''
Freya kemudian berbalik untuk melihat siapa yang memanggil nama nya. Terlihat ada seorang wanita berambut putih yang membawa belanjaan di tanganya sambil kaget melihat dirinya itu. Freya tahu siapa wanita itu.
''Rossweisse, aku tidak tahu kalau kau akan ikut kesini bersama pak tua itu'' kata Freya melihat Rossweisse yang kaget melihat diriya.
''Justru aku berkata seperti itu. Kenapa anda ada disini, Freya-sama?'' tanya Rossweisse dengan penasaran.
''Tentu saja untuk mendatangi pertemuan itu namun sepertinya pertemuan itu sudah selesai'' kata Freya
''Ya, pertemuan itu pertama nya hancur karena di serang oleh Loki dan beberapa anak buah nya'' kata Rossweisse memberitahu
Freya sekarang mendesah pasrah mendengar kalau Loki salah satu anak Odin itu memang membuat masalah yang sangat menjengkelkan. Dari dulu dia memang tidak menyukai anak itu karena kesombongan nya.
''Jadi dimana Loki sekarang, aku akan menangkap anak sialan itu'' kata Freya dengan nada tegas
''Dia sudah di segel'' jawab Rossweisse
''Di segel? Dengan menggunakan palu Thor?'' tanya Freya
''Ya''
Freya mengangguk mengerti, jadi dia tidak perlu mengejar dan menghajar Loki. Dia kemudian melihat kearah Rossweisse lagi.
''Jadi dimana Odin?'' tanya Freya.
''Dia ada di hotel'' kata Rossweisse
''Kalau begitu kita harus segera ke sana'' kata Freya
''Baiklah, aku akan mengantar anda'' kata Rossweisse dengan sopan
Mereka kemudian berjalan menuju kearah hotel untuk bertemu dengan Odin segera karena sepertinya dia harus menanyakan beberapa hal kepada dia. Saat mereka sedang berjalan, Freya merasakan sesuat yang terbang menuju ke arahnya.
Freya kemudian mengeluarkan pedang nya dan kemudian menyerang benda itu. Para penduduk kaget melihat apa yang telah terjadi disini, beberapa bangunan terlihat hancur karena serangan itu dan beberapa penduduk juga terlihat terluka karena serangan itu.
''Rossweisse, cepat bawa yang terluka menjauh dari sini'' kata Freya
''Baik'' jawab Rossweisse dengan patuh
Freya melihat kalau ada beberapa monster yang tiba-tiba saja muncul di Undeworld. Dia melihat ada monster yang berbentuk api di depan nya dengan tatapan tajam menatap dirinya. Freya terlihat hanya santai melihat monster itu.
''Aku sama sekali tidak menyukai monster yang mengangguk orang tidak bersalah'' kata Freya yang mempersiapkan pedang nya.
Freya dengan cepat menyerang ke depan dengan kecepatan yang sangat luar biasa sebagai seorang Dewi. Dia menebas semua monster yang sangat besar itu dengan satu tebasan ringan. Freya juga melihat ke para penduduk apakah mereka terluka atau tidak, tugasnya adalah seorang prajurit jadi tentu saja dia juga mementingkan para penduduk yang tidak bersalah walaupun mereka sekarang adalah Iblis.
Freya melihat kalau monster itu juga sepertinya menyeran penduduk. Freya mencoba untuk menyelamatkan penduduk itu namun dia tidak bisa karena ada monster yang menghalangi nya. Saat monster itu mau menyerang salah satu penduduk, tiba-tiba saja ada sesuatu yang menebus dirinya itu hingga kemudian dia terjatuh ke bawah.
''Kau terlau naif berpikir bisa menyelamatkan penduduk dan mengalahkan monster itu''
Freya kemudian mendengar ada suara wanita disitu. Dia kemudian melihat ada wanita cantik berambut hijau, berkulit putih, terlihat memakai pakaian berburu berwarna hijau dan membawa sebuah panah yang cukup besar
''Artemis'' kata Freya mengatahui siapa wanita itu.
''Jadi, kau semakin tua. Apakah kau mau menjadi nenek-nenek?'' ejek Artemis melihat Freya.
Freya merasa kesal dengan perkataan dari Artemis yang sepertinya menghina nya karena lengah tadi.
''Diam, aku tidak mau mendengar itu dari Dewi perawan seperti mu'' kata Freya kesal.
Artemis hanya merasa terserah mendengar perkataan dari Freya. Dia kemudian berjalan di ke samping Freya berpkir kalau sepertinya mereka harus mengalahkan semua monster ini namun mereka kemudian mendengar ada suara lagi
''Wah-Wah, aku tidak menyangka kalau ada dua Dewi dari mitologi berbeda'' kata suara itu.
Artemis dan Freya kemudian melihat ke atas melihat ada seorang pria yang terbang dengan menggunakan sebuah sayap api. Dia terlihat membawa sebuah pedang di tangan nya. Artemis dan Freya tahu siapa pria itu.
''Susanoo'' kata mereka berdua.
Susanoo hanya menatap mereka dengan tatapan tenang dan terlihat dia tersenyum seperti menemukan lawan yang seimbang. Para penduduk terlihat ketakutan dan berlari ke tempat yang aman melihat para monster itu menyerang mereka, teriakan di kota Undeworld menyatakan kalau Undeworld sekarang sudah di serang
BERSAMBUNG
Akhir bab. Seperti yang saya harapkan, saya bisa mengapdate fanfic ini pada satu minggu karena hari ini saya benar-benar sangat bersemangat sekali. Terima kasih yang sudah menunggu Fanfic ini update.
Di bab ini akhirnya Luffy dan yang lain nya bisa mengalahkan Loki dan kemudian mereka pun bersantai. Namun sepertinya mereka akan menemukan musuh baru dan sepertinya teman baru juga. Sepertinya kali ini para Dewi dari mitologi Norse dan Yunani akan beraksi melawan para monster, seperti apakah pertarungan mereka
Di berikutnya akan terjadi perkelahian lagi karena sepertinya Undeworld di serang oleh seorang Dewa dan apakah benar Susanoo hanya sendirian?
Dan sepertinya pihak Undeworld sepertinya akan mengalami kesulitan karena serangan itu
Untuk akrom azj: Maaf saya tidak bisa membalas anda karena anda sama sekali tidak memiliki akun Fanfic, sebaiknya anda membuat akun Fanfic agar kita bisa mengirim pesan satu sama lain.
Dan untuk Fanfic lain nya akan saya update cukup cepat karena saya memiliki imajinasi yang sangat cerah minggu ini. Jadi kalian hanya perlu bersabar.
Terima kasih yang sudah Review dan baca
Jangan lupa untuk tinggalkan Review karena saya akan sangat menghargai semua Review anda.
Salam Author
