Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi
warning :Non Canon, dll
MAKHLUK MORTAL YANG KUAT
Terlihat kedua Dewi itu melihat seorang anak bertopi jerami sedang tersenyum dengan santai. Sedangkan para villain hanya melihat kedua orang baru itu. Artemis dan Freya melihat kalau pria di depan mereka ini bertubuh kurus walaupun tidak terlalu kurus, memakai sebuah topi jerami tua dan tinggi rata-rata.
''Siapa kau ini?'' tanya Artemis
''Oh, kalau kalian ini siapa?'' tanya Luffy balik
''Jawab dulu pertanyaan ku!" teriak Artemis dengan kesal
Freya hanya mendesah pasrah mengerti dengan perasaan dari Dewi di sebelah nya ini. Luffy kemudian menyadari kesalahan nya.
''Oh maafkan aku. Aku adalah Luffy, orang yang akan menjadi raja bajak laut'' kata Luffy dengan semangat seperti dulu nya
Kedua Dewi itu kaget mendengar perkataan dari Luffy yang mengatakan kalau dia akan menjadi raja bajak laut. Itu membuat mereka heran karena disini adalah daratan dan kenapa pula ada raja di kalangan bajak laut
''Jadi siapa kalian?'' tanya Luffy
''Aku Artemis, Dewi berburu'' kata Artemis
''Aku Freya, ratu Valkyrie'' kata Freya
Luffy hanya mengangguk mengerti. Luffy tahu kalau sepertinya mereka berdua adalah seorang yang kuat karena Rias mengatakan kalau ada seseorang dengan menyandang nama Dewa atau Dewi maka mereka adalah orang yang kuat
Luffy kemudian melihat ke belakang di mana Tiamat dan Xeperia berada. Luffy berpikir kalau mereka adalah orang di balik penyerang kota di Underworld ini.
''Jadi kenapa kau kesini?'' tanya Freya
''Aku melawan para monster dan kemudian aku melihat kalau disini ada yang sedang berkelahi, jadi aku datang kesini'' kata Luffy dengan jujur
''Oh begitu, itu sama sekali tidak bagus'' kata Artemis karena sepertinya dia datang di waktu yang sangat tidak tepat.
Artemis berbalik melihat ke arah Gaia mengetahui kalau dia pastilah sangat kuat. Seorang Titan mungkin bisa menghancurkan kota di Underworld ini dengan sangat mudah sekali.
''Sebaiknya kau pergi, disini tidak aman'' kata Freya.
''Tidak, aku akan bertarung. Apakah mereka penjahat nya?'' tanya Luffy menunjuk ke belakang
Gaia hanya tersenyum melihat laki-laki itu lagi. Dia bertemu dengan nya saat di dunia manusia di sebuah sekolah. Tiamat dan Xeperia hanya menatap ke arah pria itu menganggumi dengan keberanian nya yang ingin melawan mereka.
''Apakah aku tidak salah dengar, seorang manusia ingin melawan kita?'' tanya Susanoo melihat Luffy
''Jangan meremehkan nya, dia sepertinya adalah orang yang kuat'' kata Gaia merasakan ada energi aneh di dalam tubuh nya itu.
Gaia kemudian tersenyum mengetahui energi apa yang ada di dalam tubuh orang itu. Dia kemudian berjalan menuju ke arah Tiamat dan juga Xeperia.
''Hey Fallen Goddess. Bisakah kau menyerang laki-laki itu dengan serangan jarak jauh'' pinta Gaia
''Kau ingin aku menyerang manusia itu sebelum kita bertarung?'' tanya Tiamat dengan kaget
''Serang saja'' perintah Gaia
Tiamat terlihat kesal karena dia sama sekali tidak mau di perintah oleh siapa pun. Dia kemudian menciptakan sihir air kecil dan kemudian melemparnya ke arah mereka semua. Freya dan Artemis menyadari ada nya serangan dengan sihir mereka, mereka kemudian menghindari serangan itu dengan menhindari ke samping satu sama lain
Freya dan Artemis kaget karena serangan itu ternyata menuju ke arah Luffy yang terlihat hanya terdiam melihat serangan itu, mereka ingin menyelamatkan nya akan tetapi mereka tidak akan sempat. Luffy kemudian dengan santai menundukan kepala nya ke samping sehingga dia tidak terkena serangan itu
Tiamat dan Xeperia kaget melihat kalau manusia itu bisa menghindari serangan Tiamat dengan mudah tanpa ada masalah. Susanoo juga kaget melihat nya, Gaia hanya tersenyum karena dugaan nya benar
''Sudah ku duga, dia akan memakai 'Ramalan' '' kata Gaia melihat Luffy
''Ramalan? apa itu?'' tanya Xeperia
''Sangat sulit untuk menjelaskan nya karena ini akan sangat panjang, namun aku akan menjelaskan nya sedikit. Dulu di saat perperangan beberapa bangsa di dunia, manusialah paling banyak mengalami ketepurukan, mereka sama sekali tidak memiliki sihir walaupun ada beberapa mereka yang memiliki Sacred Gear namun itu saja tidak cukup. Namun kemudian datang seorang manusia aneh yang memiliki kekuatan aneh, dia mengajari para manusia lain nya untuk menggunakan kekuatan aneh itu. Dia bisa merasakan serangan, keadaan seseorang dan yang lain nya seperti yang di lakukan anak itu'' kata Gaia sambil menunjuk ke arah Luffy yang terlihat bingung karena mereka membicarakan sesuatu kepada tentang dirinya
''Apakah kau tidak apa-apa?'' tanya Artemis
''Aku tidak apa-apa, tadi itu serangan yang cukup kuat namun aku bisa menghindarinya'' kata Luffy
''Tadi itu cukup hebat, kau memang iblis yang hebat'' puji Freya
''Sebenarnya aku ini manusia'' kata Luffy dengan tersenyum.
Freya dan juga Artemis kaget mendengarnya tidak menyangka kalau di depan mereka ini adalah manusia. Luffy hanya tersenyum melihat wajah kaget mereka, Luffy kemudian merasakan sesuatu di kaki nya. Dia merasa kalau dia sedang menginjak seseorang, Luffy kemudian melihat ke bawah nya.
Luffy melihat ada seorang yang sepertinya dia kenal, dia berambut hijau, memakai pakaian hijau dan membawa tiga pedang. Luffy kemudian menyadari kalau seseorang itu adalah Zoro
''Oh Zoro, sedang apa kau di situ?'' tanya Luffy dengan polos
Zoro kesal mendengar pertanyaan dan kemudian bangun dengan paksa sehingga membuat Luffy terjatuh ke belakang. Zoro terlihat kesal karena di di abaikan seperti itu. Zoro kemudian melihat ke arah kedua wanita di depan nya ini
''Baiklah. Jadi mereka adalah musuh?'' tanya Zoro sambil menunjuk kearah orang di depan mereka.
''Benar, mereka adalah pelaku penyerangan ini'' kata Artemis
''Kalau begitu ayo kita hajar mereka'' kata Luffy dengan semangat
''Luffy! Apakah kau baik-baik saja?''
Kemudian terdengar ada lagi suara wanita di atas mereka. Mereka kemudian semua melihat ke atas dan melihat seorang wanita yang terbang dan kemudian menuju ke arah Luffy dan yang lain nya. Dia adalah Levanda yang sepertinya berhasil mengejar Luffy setelah dia terbang kesini.
''Oh akhirnya kau sampai, Levanda'' kata Luffy
''Jangan lompat seperti itu, kau bisa saja jatuh ke mana saja'' kata Levanda.
''Maaf, shishishi'' tawa Luffy.
Levanda kemudian melihat ke arah orang-orang di depan mereka, dia merasakan kalau mereka adalah musuh terlihat dari tempat ini yang sudah hancur seperti ada pertarungan yang cukup parah. Levanda melihat ke arah Xeperia yang berpikir kalau mereka sepertinya memiliki hubungan.
''Hati-hati, mereka bukanlah orang lemah'' kata Artemis memberitahu
''Jangan salah kami kalau kalian terluka'' kata Freya yang kemudian mempersiapkan perisai dan juga pedang untuk bertarung.
Tiamat hanya tersenyum dan kemudian mengangkat tangan nya ke depan seperti akan menggunakan serangan sihir, Tiamat kemudian mengeluarkan tembakan sihir air kepada Luffy dan yang lain nya. Artemis kaget karena tembakan air itu sangat deras sekali, Luffy dan yang lain nya menghindari serangan itu dengan cukup mudah.
Luffy kaget melihat kalau besi di belakang nya hancur karena serangan air tadi, Zoro merasakan kalau tembakan sihir air tadi sangat deras sehingga bisa menghancurkan besi yang begitu keras.
''Ini akan sangat menarik'' kata Zoro yang kemudian mengambil kedua pedang nya untuk segera bertarung
Xeperia terlihat mencoba untuk mengeluarkan serangan sihir api ke arah Luffy dan yang lain nya. Zoro kemudian membelah serangan api itu dengan pedang nya, Zoro kaget melihat kalau ternyata Tiamat sudah siap untuk menyerang nya dengan sebuah tombak. Zoro menahan serangan Tiamat dengan menggunakan pedang nya.
Freya kemudian merasakan ada serangan lagi di depan mereka, dia melihat kalau ada sebuah batu yang sangat besar menuju ke arah mereka. Freya kemudian menggunakan perisai nya untuk menghancurkan batu besar itu. Freya melihat kalau serangan itu berasal dari Gaia yang tersenyum
Artemis kemudian menembakan anak panah menuju ke arah Gaia namun terlihat kalau ada akar yang dari tanah keluar ke atas dan kemudian menangkap anak panah Artemis. Artemis hanya menggeram karena sepertinya pertarungan ini tidak akan adil karena mereka memiliki kekuatan tambahan yang sangat kuat.
Xeperia sedang bertarung dengan Levanda yang menggunakan elemen api sebagai tinju nya. Levanda hanya merasa kalau serangan dari Xeperia benar-benar sangat kuat, Levanda benar-benar merasa familiar dengan Xeperia namun dia tidak tahu apa yang membuat nya familiar. Susanoo hanya terlihat melihat saja, dia kelelahan karena menggunakan sihir nya untuk melawan kedua Dewi itu dan menyembuhkan dirinya, dia terlalu meremehkan kedua wanita itu. Susanoo melihat kalau ada lemparan sebuah perisai ke arah nya, dia kemudian menunduk untuk menghindari serangan perisai itu.
''Hmm bisakah kau memberikan ku beberapa menit untuk istirahat'' pinta Susanoo melihat Freya yang kemudian datang dengan cepat sambil membawa pedang nya untuk menyerang Susanoo.
Freya menebas Susanoo tetapi dia terlihat menangkis serangan Freya dengan menggunakan pedang nya. Freya hanya merasa kalau Susanoo benar-benar sudah kelelahan karena serangan yang sangat kuat dari Artemis, ini adalah saatnya untuk mengalahkan nya. Luffy kemudian dengan cepat untuk mengalahkan boss yaitu Gaia di bantu oleh Artemis di belakangnya.
''Gomu-Gomu no Pistol!'' Luffy kemudian memukul Gaia namun Gaia terlihat menghindar dengan mudah
''Menarik, aku tidak tahu kalau kau memiliki kekuatan aneh'' kata Gaia yang kemudian mengangkat tangan nya ke arah bawah Luffy.
Luffy merasakan kalau di tanah yang dia pijak tiba-tiba saja bergetar dan kemudian muncul batu yang berbentuk kerucut yang akan menusuk Luffy namun Luffy bisa menghindarinya. Luffy benar-benar kaget melihat sihir tadi itu.
''Apa-apaan sihir tadi'' kata Luffy dengan kaget
''Dia seorang Titan bumi, dia bisa mengendalikan bumi dengan sesukanya dengan menggunakan sihir'' kata Artemis memberitahu Luffy
''Berarti dia benar-benar sangat kuat'' kata Luffy.
Luffy kemudian tersenyum karena dia akan melawan musuh yang sangat kuat, Luffy kemudian maju ke depan untuk melawan Gaia lagi namun kali ini dia akan berhati-hati. Gaia kemudian menggunakan sihir untuk membuat batu kerucut lagi untuk menyerang Luffy namun Luffy menghindari semua serangan itu dengan menggunakan Haki pengamatan nya. Luffy kemudian bersiap-siap untuk menyerang Gaia lagi
''Gomu-Gomu no Pistol'' kata Luffy yang menyerang Gaia
Gaia menghindari serangan Luffy dengan menghindar ke samping, Gaia kaget karena ternyata Luffy sudah ada di depan nya. Luffy sudah bersiap-siap dengan menggunakan tinju nya, Luffy mencoba untuk memukul Gaia akan tetapi terlihat pukulan Luffy tidak mengenai Gaia, malah terlihat ada batu yang sangat besar tiba-tiba saja melindungi Gaia
''Sial, kekuatan nya benar-benar sangat menyebalkan'' kata Luffy dengan kesal
Artemis kemudian menggunakan panah nya untuk menyerang Gaia akan tetapi semua anak panah nya terlihat di tangkis dengan sangat mudah. Gaia kemudian melihat ke arah Artemis dengan tersenyum
''Bukankah kau adalah cucu ku'' kata Gaia
''Memangnya kenapa?'' tanya Artemis dengan santai.
''Kenapa kau melawan ku? Bukankah kita ini keluarga'' kata Gaia dengan tersenyum
''Kau bukanlah keluarga ku'' kata Artemis yang kemudian menembakan anak panah berwarna silver yang sangat besar ke arah Gaia
Gaia terlihat tiba-tiba saja berpindah posisi dengan tanah yang dia injak tiba-tiba saja bergerak sendiri ke samping untuk menghindari serangan dari Luffy. Gaia kemudian mengangkat tangan nya, terlihat tanah di bawah Luffy dan Artemis hidup dan kemudian berbentuk seperti pedang. Luffy menghindari semua tebasan itu dengan Haki pengamatan nya, Artemis menghindari nya dengan mudah.
''Gomu-Gomu no Muchi!'' teriak Luffy menendang Gaia dari kanan
Gaia kemudian mengangkat tangan kanan untuk menangkis serangan dari Luffy, terlihat tendangan Luffy menendang sebuah batu pelindung yang sangat keras. Luffy kemudian maju ke depan untuk menyerang nya lagi.
''Gomu-Gomu no Rifle!'' teriak Luffy
Gaia kemudian menciptakan pelindung batu lagi di depan nya untuk menangkis serangan dari Luffy namun terlihat batu itu langsung hancur dari pukulan rifle Luffy. Gaia menghindari nya pukulan Luffy namun dia terlihat kaget karena pukulan Luffy benar-benar sangat kuat sehingga menghancurkan bebatuan.
''Baiklah, bagaimana dengan ini'' kata Gaia yang kemudian terlihat ada akar yang sangat banyak mencoba untuk menusuk Luffy
Luffy menghindari serangan itu dengan melompat ke sana kemari dengan lincah, teryata wanita di depan nya ini benar-benar sangat kuat dan susah untuk mempridiksi serangan nya. Artemis sekali lagi menembakan anak panah silver dengan sangat banyak menuju ke arah Gaia. Gaia mencoba untuk menangkis serangan dari Artemis dengan batu pelindung milik nya lagi
Luffy kemudian mencoba untuk menyerang Gaia karena berpikir kalau ini adalah saat nya, namun saat ingin menyerang nya. Luffy menyadari kalau ada banyak serangan menuju ke arah nya, Luffy melihat kalau ada sesuatu seperti duri menuju ke arah nya dengan sangat cepat. Luffy menghindari semua duri itu
''Dia juga bisa menggunakan elemen pepohonan'' kata Artemis mengingatkan
Luffy benar-benar kesal saat ini karena semua serangan nya benar-benar di hindari dan di tangkis dengan sangat mudah. Luffy kemudian menggunakan Gear Second nya untuk menyerang Gaia, Luffy dengan cepat menuju ke arah Gaia. Gaia kaget melihat Luffy yang kali ini begitu cepat sekali.
''Gomu-Gomu no Jet Bazzoka!'' teriak Luffy.
Luffy memukul Gaia dengan sangat keras sekali bahkan terlihat ada gelomban kejut yang sangat kuat sekali. Gaia merasa kalau pelindung batu nya langsung hancur dan kemudian serangan itu mengenai dirinya. Gaia terpental dengan sangat jauh ke belakang, Luffy melihat nya dengan tersenyum berpikir kalau Gaia akan kalah dengan ini. Artemis kaget melihat kecepatan gerak dan serangan Luffy.
''Sepertinya aku berhasil mengalahkan nya'' kata Luffy dengan senang
''Jangan lengah, dia tidak akan kalah dengan serangan begitu'' kata Artemis mengingatkan.
Terlihat Gaia baik-baik saja setelah terkena serangan dari Luffy tadi. Luffy kaget melihat Gaia baik-baik saja. Gaia sekarang terlihat kagum melihat ke arah Luffy.
''Kau benar-benar sangat kuat, kalau begitu aku akan serius'' kata Gaia yang terlihat mengangkat tangan nya. kemudian muncul banyak sekali akar berbentuk pedang muncul dari tanah.
Luffy dan Artemis sekarang terlihat sedang bersiap-siap untuk bertempur lagi. Sedangkan di sisi lain terlihat Zoro sedang melawan Tiamat dengan menggunakan dua pedang nya, dia mengakui kalau Tiamat tidak terlalu buruk juga menggunakan sebuah pedang buatan air di tangan nya. Zoro kemudian mencoba untuk menebas Tiamat namun terlihat dia menghindari nya dengan mudah.
''Tidak adil kalau aku hanya menggunakan satu pedang'' kata Tiamat. Tiamat kemudian menciptakan sebuah pedang lagi dengan menggunakan elemen patir
Zoro hanya tersenyum karena itu sama sekali tidak masalah baginya, dia kemudian mencoba untuk membuat sebuah serangan menuju ke arah Tiamat.
''72 Caliber Phoenix'' teriak Zoro
Zoro mengayunkan pedang nya untuk menebas Tiamat dengan tebasan angin, Tiamat kemudian menggunakan sihir angin untuk menangkis serangan dari Zoro. Zoro tersenyum melihat kalau lawan nya ini benar-benar bukan orang biasa
''Bagus'' kata Zoro
Zoro kemudian dengan cepat maju ke depan untuk untuk menyerang Tiamat lagi. Tiamat kemudian mempersiapkan sihir pelindung untuk dirinya yang akan di serang oleh Zoro
''Two-Sword Style Castle Gate'' Zoro kemudian menebas kedepan dengan lurus.
Tiamat kaget melihat ada dua tebasan yang sangat kuat menebas sihir pelindungnya. Tiamat merasakan kalau serangan tadi akan membuat dirinya akan terluka parah kalau terkena. Tiamat kemudian menembakan sihir api dan petir menuju ke arah Zoro.
Zoro hanya tersenyum dan kemudian maju dengan sangat cepat menghindari semua serangan itu. Zoro kemudian mempersiapkan pedang nya untuk menyerang lagi, Tiamat yang melihatnya kemudian sedang mempersiapkan sesuatu di tangan nya.
''Two Sword Style: Two Cutter'' Zoro kemudian menebas Tiamat dengan menggunakan dua tebasan di depan nya
Tiamat yang melihat nya kemudian dengan cepat menghindarinya dan kemudian menyerang Zoro dengan tangan nya yang sudah bersiap-siap tadi. Zoro kaget melihat kalau ada tombak terbuat dari air di tangan Tiamat yang kemudian menuju ke arah nya. Zoro menghindari serangan itu namun dia kaget karena ada sihir petir lagi di atas nya
''Ini sudah berakhir'' kata Tiamat
Petir itu kemudian mencoba untuk mengenai Zoro, Zoro yang melihatnya hanya tersenyum dan kemudian menghindarinya. Tiamat kagum dengan kecepatan dan reflek Zoro yang benar-benar sangat cepat. Zoro hanya tersenyum melihat Tiamat yang sepertinya bingung untuk menyerang nya lagi
''Jangan terlalu sombong dulu'' kata Tiamat yang kemudian mengeluarkan sayap naga nya
Zoro hanya terlihat bersiap-siap untuk menyerang Tiamat lagi. Levanda terlihat kelelahan melawan Xeperia karena level sihirnya dan level nya benar-benar sangat berbeda jauh. Xeperia kemudian mengeluarkan sebuah sihir api yang sangat besar menuju ke arah Levanda.
Levanda yang melihat nya kemudian melihat serangan itu kemudian menghindari nya namun dia kaget melihat kalau ada serangan sihir kegelapan di belakangnya. Levanda kemudian terkena serangan itu dan merasakan sakit di belakang nya
''Kau masih terlalu lemah'' kata Xeperia
Xeperia kemudian maju ke depan dengan pelan-pelan untuk segera membunuh Levanda. Luffy yang melihat nya kemudian tidak membiarkan nya, dia dengan cepat menuju ke arah Xeperia dan kemudian mencoba untuk menyerang nya
''Gomu-Gomu no Jet Rifle'' ucap Luffy memukul Xeperia
Xeperia kemudian mengeluarkan elemen kegelapan seperti tangan yang menahan pukulan dari Luffy yang sangat cepat itu. Luffy kaget karena pukulan nya bisa di tangkis dengan mudah, Luffy kemudian mencoba untuk menyerang lagi
''Gomu-Gomu no Jet Muchi'' teriak Luffy menendang Xeperia
Xeperia terkena tendangan dari Luffy dan kemudian terpental ke belakang dengan sangat cepat sekali. Luffy melihat ke arah Levanda untuk melihat keadaan nya, Luffy melihat kalau Levanda benar-benar sangat terluka parah di punggung nya
''Sebaiknya kau mundur dulu'' kata Luffy memerhatikan Levanda
''Baiklah, namun apakah kau bisa mengalahkan wanita itu?'' tanya Levanda
''Tenang saja, aku pasti bisa mengalahkan nya'' kata Luffy dengan semangat
Luffy kemudian melihat ke arah Xeperia yang terlihat bangun sekarang dan kemudian melihat ke arah Luffy dengan wajah datar nya. Luffy sudah bersiap-siap untuk melawan Xeperia akan tetapi dia melihat kalau Artemis terlihat kesulitan untuk melawan Gaia
Gaia terlihat banyak sekali mengeluarkan elemen tanah dan batu dan beberapa tumbuhan lain nya untuk menyerang Artemis. Gaia hanya tersenyum melihat Artemis yang kesusahan untuk melawan nya.
''Apakah kau kira akan menang melawan Titan sendiri?'' tanya Gaia dengan sombong
''Diamlah, aku bisa mengalahkan mu'' kata Artemis
''Baiklah, kalau begitu cobalah, Cucuku'' kata Gaia
Artemis sekali lagi menembakan anak panah silver dengan sangat banyak sekali untuk menyerang Gaia.
''Invasion of Silver Arrows'' ucap Artemis menembakan banyak sekali anak panah silver
Gaia menangkis semua serangan anak panah milik Artemis dengan menggunakan perisai sihir dan beberapa senjata nya. Gaia tahu kalau anak panah itu bukanlah anak panah biasa sehingga dia terlihat berhati-hati. Gaia kemudian menembakan satu akar yang tajam menuju ke arah Artemis
Artemis tidak bisa menghindari serangan itu karena terlihat kaki nya terlilit satu akar sehingga dia tidak bisa bergerak. Artemis terkena serangan akar itu tepat di perutnya, terlihat perutnya terkoyak dengan sangat payah. Luffy dan yang lain nya kaget melihat nya. Freya yang sedang melawan Susanoo kemudian berhenti
''Sebaiknya kau menolong nya'' kata Susanoo dengan santai membiarkan Freya menolong Artemis
Freya kemudian dengan cepat terbang menuju ke arah Artemis yang terlihat memegang perutnya tertunduk. Gaia hanya menatap Artemis dengan tersenyum, dia bisa saja menyerang Artemis lagi namun dia terlihat tidak melakukan nya
''Jadi, hanya itu yang bisa kau lakukan?'' tanya Gaia
Luffy kemudian dengan cepat menuju ke arah Gaia untuk menyerang nya. Gaia yang sudah mentahui serangan apa yang akan di lakukan oleh Luffy kemudian menangkis nya dengan tumbuhan yang muncul tiba-tiba saja dari bawah tanah. Luffy memukul tanaman itu dengan menggunakan Gear Second nya.
Tumbuhan itu langsung hancur dan kemudian Luffy dan Gaia bisa saling menatap satu sama lain. Gaia menatap Luffy yang terlihat memakai wajah marah nya sekarang, Gaia hanya tersenyum melihat manusia muda itu benar-benar marah sekarang.
''Apakah kau marah sekarang?'' tanya Gaia dengan mengejek
''Tentu saja, kau melukai teman ku'' kata Luffy dengan marah
''Teman? Jadi dia adalah teman mu. Aku tidak tahu kalau seorang Dewi pembenci pria sepertinya memiliki seorang teman laki-laki'' kata Gaia dengan santai
Luffy kemudian mencoba untuk menendang Gaia akan tetapi sepertinya di tahan oelh Gaia dengan cukup mudah. Luffy kemudian melihat kalau ada batu berbentuk tangan memukulnya dari depan, Luffy pun terpental ke belakang dengan sangat cepat sekali. Luffy menabrak pepohonan di belakang nya
''Sial, wanita itu kuat sekali'' kata Luffy dengan kesal
Zoro terlihat hampir berhasil memojokan Tiamat dengan hanya kedua pedang nya. Tiamat benar-benar kagum melihat manusia di depan nya ini yang sangat hebat dalam menggunakan pedang nya, dia bisa memotong berbagai elemen dan material yang dia lempar
Zoro melihat ke arah Luffy yang sepertinya sekarang mengalami masalah, dia kemudian hanya tersenyum karena Luffy masih bisa mengalahkan wanita itu hanya dengan menggunakan kekuatan nya. Luffy tidak perlu membutuhkan kekuatan nya. Luffy kemudian terlihat terbangun dan kemudian menatap ke arah Gaia dengan kesal
''Baiklah, kali ini aku akan mengeluarkan kekuatan ku yang lebih kuat'' kata Luffy yang kemudian melapisi tangan nya dengan Haki.
Gaia hanya terlihat bingung dengan perkataan dari Luffy yang mengatakan kalau dia masih belum serius dari tadi dan sekarang sepertinya dia akan serius sekarang. Luffy kemudian mengangkat tangan kanan nya bersiap-siap
''Gear 4-''
''Luffy!"
Luffy kemudian menghentikan gerakan nya dan kemudian melihat ke belakangnya ada yang memanggil nya, Zoro juga melihat ke belakang nya. Luffy dan Zoro melihat kalau ada Rias dan para Iblis bangsawan muda lain nya sedang terbang menuju ke arah sini.
Luffy terlihat senang melihat mereka datang yang sepertinya akan membantu mereka. Rias dan para Iblis lain nya kemudian turun ke bawah menuju ke arah Luffy
''Apakah kau tidak apa-apa, Luffy?'' tanya Rias
''Tenang saja, aku tidak apa-apa'' kata Luffy dengan tersenyum
''Jangan berbohong, aku bisa melihat banyak sekali luka di tubuh mu itu'' kata Sona melihat Luffy
''Ini hanya luka kecil, tidak masalah bagi ku'' kata Luffy dengan santai
''Kalau begitu sebaiknya kita berkerjasama untuk melawan orang itu, bukankah dia pelaku penyerangan ini?'' tanya Sairaorg
''Yup benar sekali'' jawab Luffy
''Kalau begitu'' Sona kemudian mengeluarkan elemen air nya untuk segera melawan Gaia
Gaia hanya tersenyum melihat para Iblis muda itu ingin melawan dirinya. Dia sama sekali tidak masalah untuk melawan mereka semua, Gaia kemudian mengeluarkan akar yang sangat banyak sekali dengan betuk lancip yang tajam. Sairaorg kemudian dengan cepat memukul akar-akar itu dengan mudah dan kemudian hancur
Luffy kagum melihat serangan dari Sairaorg itu.
''Wow itu serangan yang hebat'' puji Luffy
''Terima kasih namun ini saja belum cukup untuk mengalahkan nya. Aku akan membantu mu untuk maju'' kata Sairaorg
''Baiklah, kalau begitu ayo'' kata Luffy yang sekarang memakai Haki di tangan nya
Luffy tidak memakai Gear Second nya lagi untuk menghemat tenaga nya, dia sekarang hanya memperlukan Haki karena sudah di bantu oleh Sairaorg untuk maju ke depan.
''Ayo!'' teriak Sairaorg
Luffy dan Sairaorg kemudian dengan cepat maju ke depan untuk melawan Gaia. Gaia hanya tersenyum melihat mereka berdua yang akan menyerang nya. Gaia mengeluarkan bebatuan yang sangat besar sekali menuju ke arah Luffy dan Sairaorg namun mereka berdua menghindari dan memukul batu itu hingga batu itu hancur. Luffy dan Sairaorg sudah sampai di depan Gaia
Gaia hanya tersenyum melihat mereka sudah ada di depan nya, Gaia kemudian mengangkat tangan kanan nya dan kemudian semua tanah disitu bergeser dengan sangat cepat. Luffy dan Sairaorg terlihat berputar dengan sangat cepat, Luffy dan Sairaorg sekarang malah ingin memukul Rias dan yang lain nya karena tanah yang mereka injak bergeser. Luffy dan juga Sairaorg kemudian menahan pukulan mereka
''Sial, aku terkena trik itu lagi'' kata Luffy dengan kesal
''Sebenarnya apa itu tadi?'' tanya Sairaorg dengan kebingungan
''Biar aku jelaskan, dia adalah Gaia sang Titan bumi. Jangan remehkan dia karena hanya dia seorang wanita akan tetapi dia adalah salah satu makhluk Primordial disini, dia bisa mengendalikan bumi seenaknya seperti tadi yang kalian lihat'' kata Sona menjelaskan
''Kau ini pintar sekali ya'' puji Luffy.
''Itu tidak terlalu pintar bagiku'' kata Sona sambil membetulkan kacamatanya dengan bangga
Rias hanya tertawa kecil melihat kalau Sona sebenarnya cukup senang di puji. Ravel yang melihat Levanda yang terluka kemudian dengan cepat menuju ke arahnya, Ravel kemudian mengeluarkan sebuah botol kecil dari kantung nya dan kemudian membuka nya. Levanda hanya terlihat bingung melihat kalau ada seorang anak kecil menuju ke arahnya
''Sedang apa kau disini, aku harus evakuasi'' kata Levanda
''Tenang, aku Iblis bangsawan. Aku akan menyembuhkanmu'' kata Ravel yang kemudian meneteskan air mata Phoenix kepada luka Levanda
Levanda kemudian merasakan kalau rasa sakit dan luka nya tiba-tiba saja menghilang dari punggungnya. Levanda kaget melihat nya
''Itu tadi adalah air mata Phoenix, itu bisa menyembuhkan luka mu dengan cepat'' kata Ravel dengan tersenyum.
Levanda hanya terlihat bersyukur karena ada yang menolongnya. Luffy dan Sairaorg kemudian mencoba untuk berlari lagi kali ini namun terlihat sekarang ada Zoro di samping mereka. Luffy heran melihat Zoro ingin menyerang Gaia
''Bukankah kau sedang melawan wanita yang di sana itu?'' tanya Luffy menunjuk ke arah Tiamat yang terlihat sekarang sedang melawan peerage Rias
''Dia ada yang mengurus nya'' kata Zoro dengan tersenyum
Gaia hanya tersenyum melihat mereka berdua yang maju melawan nya. Gaia kemudian mencoba untuk menggunakan trik itu lagi akan tetapi dia terlihat terdiam tidak bisa bergerak. Gaia hanya terbingung melihat keadaan ini. Dia melihat kalau salah satu wanita dari Iblis bangsawan itu lah yang melakukan nya. Dia adalah Seekvaira Agares
''Oh jadi dia bisa memanipulasi waktu, itu bagus namun ini kurang'' kata Gaia yang kemudian bergerak perlahan-lahan melawan kekuatan sihir waktu itu
Gaia kemudian membuat banyak sekali bebatuan dan akar yang sangat lancip dan kemudian menembakan nya ke arah Luffy dan yang lain nya terutama kelompok Rias dan juga lain nya. Sona dan Tsubaki kemudian mengeluarkan pelindung sihir untuk melindungi mereka semua.
Luffy, Zoro dan Sairaorg kemudian dengan cepat berlari ke depan untuk menyerang Gaia, mereka menghindari semua serangan akar dan bebeatuan dari Gaia dengan sangat mudah. Luffy kemudian mencoba untuk memukul Gaia.
''Gomu-Gomu no Bazzoka'' teriak Luffy mencoba untuk memukul Gaia
Gaia kemudian mengangkat tangan nya dan kemudian menangkis serangan Luffy dengan batu yang ada di sekitarnya, Zoro menebas batu itu untuk menghancurkan nya dan kemudian berhasil. Sairaorg kemudian mencoba untuk memukulnya akan tetapi terlihat ada akar yang sangat kuat melilitnya, Luffy tidak membiarkan kesempatan ini, dia kemudian dengan cepat mencoba untuk memukul Gaia dengan tangan kanan nya yang terlihat memakai Haki
Luffy kemudian memakai Gear Second nya dan kemudian terlihat ingin menyerang Gaia dengan serangan yang sangat kuat sekali.
''Gomu-Gomu no Redhawk'' teriak Luffy yang kemudian memukul Gaia dengan lurus
Gaia yang melihat ada pukulan api kemudian kaget dan kemudian mencoba untuk menangkisnya namun dia tidak berhasil karena pukulan Luffy yang sangat kuat sekali bercampur dengan elemen api. Gaia kemudian terpental ke belakang dengan sangat keras sekali
Rias, Sona dan di bantu oleh Ravel kemudian mencoba untuk melawan Tiamat, Tiamat hanya mendecih melihat mereka bertiga akan melawan nya. Rias sudah berapa kali menggunakan kekuatan penghancurnya dan Sona dengan elemen air nya, Ravel terkadang menggunakan elemen api nya untuk menyerang akan tetapi dia tidak terlalu ahli dalam bertarung.
Tiamat sangat kesal melihat mereka menyerang dirinya karena mereka tidak membiarkan dia untuk istirahat sementara. Tiamat kemudian menembakan 5 elemen berbeda ke arah mereka berdua. Rias yang melihat serangan itu kemudian terbang menuju ke arah Ravel dengan cepat untuk menjauhkan nya dari tempat ini. Sona melindungi mereka dengan sihir pelindung nya
''Maaf, aku tidak terlalu membantu'' kata Ravel
''Tidak apa-apa, kau sudah sangat membantu'' kata Rias
Para peerage Rias dan Sona terlihat melawan Xeperia dan juga Susanoo. Susanoo hanya terlihat bermain-main dengan mereka karena sepertinya mereka masih belum terlalu berkembang untuk melawan dirinya.
Akeno kemudian mencoba untuk menyerang Xeperia dengan menggunakan sihir petirnya namun terlihat Xeperia bisa menyerap sihirnya dengan elemen kegelapan nya. Koneko sedang bertarung dengan Xeperia dengan jarak dekat dan terlihat Xeperia tidak terlalu buruk juga untuk melawan dengan jarak dekat bahkan dia berhasil menendang Koneko walaupun dia juga terkena pukulan Koneko. Kiba dan Xenovia membantu Koneko
Xeperia benar-benar sangat kesal melihat mereka semua karena tidak membiarkan nya untuk istirahat untuk sebentar. Xeperia merasakan kalau bahu nya yang sebelah kiri terkena tebasan yang sangat kuat sekali. Xeperia kemudian mundur ke belakang.
''Sial, mereka terlalu banyak'' kata Xeperia
''Apakah kita akan mundur?'' tanya Susanoo.
''Coba kau tanya kepada nenek itu'' kata Xeperia menunjuk ke arah Gaia yang sedang bertarung.
Susanoo kemudian melihat ke arah Gaia yang sepertinya sangat kesusahan melawan banyak sekali orang. Freya yang sekarang membantu mereka dengan dari jarak jauh.
''Aku akan memberikan kalian peluang'' kata Freya yang kemudian melempar perisai nya ke arah Gaia
Gaia yang melihat perisai itu terbang ke arahnya kemudian menghindarinya akan tetapi dia lepat fokus terhadap Luffy dan yang lain nya. Sairaorg kemudian memukul perisai batu yang melindungi Gaia dan kemudian hancur, Zoro tidak menyia-nyiakan ini, dia kemudian dengan cepat mengangkat ketiga pedangnya untuk menyerang secara bertubi-tubi.
''Three Sword Style: Great Dragon Twister'' Zoro kemudian membuat sebuah ternado yang sangat besar sekali menebas semua bebatuan dan akar yang telah di ciptakan oleh Gaia
Gaia kaget melihat manusia seperti dia bisa menciptakan dampak kerusakan yang sangat kuat seperti ini. Gaia kemudian melihat ke atas langit dan melihat kalau ada dua tangan yang sangat besar sekali datang menuju ke arahnya
''Gomu-Gomu no Grizzly Magnum!''
Luffy kemudian memukul Gaia dengan kedua tangan nya yang sangat besar, Gaia kemudian dengan sangat cepat terpental ke belakang. Dia juga menabrak beberapa bangunan di belakangnya hingga tembus ke belakang lagi. Mereka bertiga terlihat tersenyum karena berpikir kalau mereka sudah menang
''Sepertinya kita menang'' kata Sairaorg dengan bangga.
''Yup, aku juga berpikir seperti itu'' kata Zoro
Luffy kemudian turun dari atas langit dan kemudian mendarat dengan sempurna di tanah. Luffy melihat ke arah terpentalnya Gaia yang sangat jauh itu. Artemis dan Levanda yang terlihat sudah mulai sembuh hanya kaget karena ketiga orang itu benar-benar bisa menghajar Gaia
''Mereka hebat'' kata Artemis
''Yup, makhluk mortal yang sangat kuat'' kata Freya melihat Luffy dan Zoro.
Mereka berdua kemudian melihat kalau Gaia baik-baik saja walaupun sudah terkena serangan sihir seperti itu. Mereka semua kaget melihat semua luka Gaia secara cepat sembuh walaupun sepertinya lebih lambar dari sebelum nya. Luffy, Zoro dan Sairaorg kemudian terlihat bersiap-siap lagi untuk melawan nya.
''Baiklah, kalian sudah cukup membuatku marah'' kata Gaia yang kemudian ingin mengeluarkan serangan sihir yang lebih kuat lagi namun dia kemudian menyadari kalau ada serangan sihir merah menuju ke arahnya
Gaia menangkis serangan sihir itu dengan pelindung sihirnya yang berwarna hijau. Rias dan yang lain nya kaget melihat itu, mereka kemudian melihat siapa yang menyerang Gaia. Terlihat kalau ada Sirzecsh, Serafall, Azazel dan para Iblis kelas tinggi lain nya.
''Wah gawat, bantuan sudah datang. Sepertinya kita harus mundur'' kata Susanoo dengan santai sambil tersenyum melihat para Iblis kelas tinggi itu.
Gaia hanya terdiam melihat mereka semua yang sudah menyerang nya. Serafall tidak tinggal diam, dia kemudian menembakan balok es lancip yang sangat besar dan kemudian menembakan nya ke arah Gaia. Gaia yang melihatnya kemudian menghancurkan balok es itu dengan serangan sihirnya yang berwarna hijau.
Namun Gaia kaget karena melihat kalau ada Grayfia yang sudah ada di belakangnya dan kemudian menyerangnya dengan palu es yang di pegangnya. Gaia kemudian terpental ke samping dengan sangat cepat, Gaia kemudain mencoba mengendalikan dirinya dan kemudian berdiri di salah satu pohon.
Gaia kemudian melihat ke arah Sirzechs dan juga yang lain nya.
''Baiklah, kita mundur'' kata Gaia yang kemudian menciptakan portal dimensi untuk pergi
Susanoo, Tiamat dan juga Xeperia kemudian menuju ke arah Gaia dengan sangat cepat untuk segera pergi dari Underworld.
''Jangan biarkan mereka pergi'' kata Rias yang kemudian menembakan sihir penghancurnya ke arah mereka bertiga.
Mereka bertiga bisa menghindari serangan dari Rias dan para Iblis lain nya. Mereka semua akhirnya berhasil masuk ke dalam portal yang di ciptakan oleh Gaia. Sebelum pergi, Xeperia melirik ke arah Levanda sebentar dan kemudian masuk ke dalam portal. Gaia lah yang paling belakang masuk ke dalam portal
''Tunggu Gaia! Apa sebenarnya tujuan kalian?!'' teriak Azazel dengan penasaran.
Gaia kemudian melihat ke arah Azazel sambil tersenyum.
''Kami hanya mau tahta kami di dunia ini kembali'' kata Gaia yang kemudian masuk ke dalam portal.
Azazel hanya bingung dengan perkataan dari Gaia yang mengatakan kalau mereka hanya ingin tahta mereka kembali. Azazel hanya mendesah dan kemudian melihat ke para Iblis muda lain nya yang terlihat kelelahan karena sudah bertarung.
''Apakah kalian baik-baik saja?'' tanya Sirzechs kepada Rias dan yang lain nya
''Kami baik-baik saja, Maou-sama'' kata Sona
''Kalau begitu baguslah, apakah dari kalian ada yang terluka?'' tanya Sirzechs
''Aku dan yang lain nya sudah menyembuhkan beberapa Iblis muda lain nya'' kata Asia dengan senang bangga.
''Bagus, kau memang hebat sebagai peerage adik perempuan ku'' kata Sirzechs memuji Asia
Asia hanya terlihat tersenyum dengan senang karena di puji.
Luffy, Zoro dan Sairaorg terlihat sedang berbicara satu sama lain nya.
''Hahahaha, kalian berdua benar-benar sangat hebat. Aku tidak tahu kalau ada manusia seperti kalian yang memiliki kekuatan seperti itu'' kata Sairaorg dengan senang dan memuji mereka
''Kau juga cukup hebat dan cepat tadi'' kata Luffy membalas puijan Sairaorg
''Sial, aku belum sempat mengeluarkan kekuatan penuh ku'' kata Zoro dengan kesal.
''Hahaha tadi itu sangat hebat, aku yakin kalau kita sangat hebat sebagai tim'' kata Sairaorg
''Aku rasa kau benar'' setuju Luffy.
Sirzechs kemudian menuju ke arah mereka bertiga yang sepertinya sudah berjuang dengan cukup hebat tadi.
''Kalian bertiga sepertinya sudah kelelahan, sebaiknya kalian beristirahat'' kata Sirzechs
''Aku juga tadi berpikiran seperti itu, tadi aku seharusnya masih ada di dalam pemandian dengan santai-santai nya akan tetapi malah ada keributan aneh di luar, jadi aku memutuskan untuk keluar'' kata Zoro dengan menguap karena sudah mengantuk.
''Aku tadi nya ingin mencuri makanan di kulkas'' kata Luffy mengingat saat dia ingin mencuri makanan di kulkas.
Sirzechs hanya mendesah pasrah mendengar perkataan dari Luffy. Jika saja ibu nya tahu dengan ulah Luffy makan Luffy akan benar-benar di hajar hingga babak belur. Sirzechs kemudian melihat ke arah Iblis muda lain nya
''Kalian semua, sebaiknya setelah ini kalian kembali ke rumah kalian masing-masing. Untuk kerusakan di kota serahkan pada kami'' kata Sirzechs dengan keras sekali
''Baiklah Maou-sama!'' kata mereka semua
Rias kemudian menuju ke arah ketiga laki-laki itu.
''Sebaiknya kita kembali, Luffy, Zoro'' kata Rias
''Baiklah, aku sudah sangat mengantuk sekali'' kata Luffy dengan menguap
''Senang bisa bertarung bersama kalian, jika ada waktunya aku akan bertarung dengan kalian'' kata Sairaorg dengan semangat
''Kalau begitu majulah!'' teriak Luffy dan juga Zoro dengan secara bersamaan.
Sairaorg hanya tersenyum melihat semangat mereka berdua. Sairaorg kemudian menuju ke arah para peeragenya untuk segera kembali ke tempat mereka. Luffy dan Zoro sekarang benar-benar sangat lelah sekali, Grayfia kemudian mendatangi Sirzechs dan yang lain nya
''Grayfia akan mengantar kalian'' kata Sirzechs
''Kalau begitu baguslah'' kata Zoro
''Lulu dan yang lain nya baik-baik saja, jadi jangan khawatir'' kata Grayfia
''Benarkah? Aku tadinya sangat khawatir dengan nya'' kata Luffy menghawatirkan putri kecil itu itu
Rias dan Grayfia kemudian merasa kalau Luffy sekarang memiliki sifat dan insting seorang ayah karena menghawatirkan Lulu.
''Ayo, saatnya pulang'' kata Rias mengajak mereka semua
DI KEDIAMAN RUMAH KELUARGA GREMORY
Terlihat sekarang Luffy dan yang lain nya sedang berjalan di lorong rumah itu, mereka sekarang sudah berjalan ke ruang tamu untuk bertemu dengan Lulu dan yang lain nya. Luffy dan Zoro hanya kagum melihat kalau tempat ini ternyata baik-baik saja bahkan tidak ada kerusakan sedikitpun.
''Kau benar-benar hebat bisa menjaga rumah'' kata Luffy memuji Grayfia
''Aku juga mengakui itu'' kata Zoro dengan ikutan.
Grayfia terlihat hanya terdiam mendengar pujian mereka berdua, mereka berdua benar-benar tidak tahu bagaimana cara memuji seorang wanita. Mereka malah memuji dengan kekuatan wanita itu.
Rias mendesah mendengar pujian mereka yang sepertinya tidak terlalu romantis ataupun menarik, Akeno hanya tertawa kecil melihat Luffy dan juga Zoro yang sangat tidak peduli dengan hal romantis ataupun hal tentang seorang wanita.
Mereka kemudian sudah ada di depan pintu ruang tamu. Mereka semua kemudian mendengar ada beberapa suara dari dalam ruang tamu
''Silahkan madam, aku menyiapkan dengan kasih sayang''
''Terima kasih Koki-kun, kau sangat baik sekali''
''Dan ini juga untuk mu, Lulu-chan''
''Terima kasih paman alis keriting''
''Terima kasih paman Sanji''
''Sanji!'' Luffy dan juga Zoro terlihat kaget mendengar nama itu.
Grayfia kemudian mendesah sudah mengetahui suara siapa itu.
''Dia sudah kembali'' kata Grayfia
Grayfia kemudian membuka pintu ke ruang tamu. Terlihat kalau ada 4 orang yang sepertinya sedang makan di meja makan, terlihat kalau ada Venelana, Lulu, Milicas dan juga seorang pria yang berambut kuning.
Luffy dan Zoro melotot melihat siapa siapa orang itu, Rias dan yang lain nya bingung melihat orang asing itu dan juga melihat ke arah Luffy dan Zoro yang kaget melihat nya.
''Oh Grayfia-cyan sudah datang, aku sudan menyiapkan-''
Pria itu kemudian terhenti dengan perkataan nya setelah melihat ke arah Grayfia dan juga yang lain nya. Pria itu kaget melihat ke arah Luffy dan juga Zoro yang sepertinya dia sangat mengenal mereka berdua.
''Luffy, Marimo'' kata pria itu
Zoro terlihat memakai wajah kesalnya setelah pria itu memanggil nya
''Sanji!'' teriak Luffy
''Koki mesum'' kata Zoro.
Sanji benar-benar kaget ternyata mereka bisa bertemu dengan seperti ini. Dia sudah mencari mereka di tempat ini sejak lama namun mereka sama sekali tidak bisa di temukan.
Lulu yang melihat Luffy baik-baik saja hanya terlihat senang sekali.
''Papa!'' teriak Lulu melihat Luffy
Sanji kaget mendengarnya.
''Papa? Siapa?'' tanya Sanji kepada Lulu
''Papa!'' ucap Lulu sambil menunjuk ke arah Luffy
Sanji kemudian melotot ke arah Luffy dengan sangat lebar sekali.
''Papa?!'' teriak Sanji dengan kaget.
BERSAMBUNG
Maaf kalau updatenya lama.
Akhirnya di bab ini mereka akhirnya bertemu dengan sangat mengagetkan. Bagaimana ya reaksi sanji setelah mengetahui kalau Luffy sudah mempunyai seorang putri.
Untuk anggota topi jerami lain nya akan saya pikirkan namun tidak semua nya. Kita lihat saja di masa depan nanti.
Saya langsung mengupdate dua cerita saya, silahkan di baca.
Terima kasih yang sudah baca dan Review
Jangan lupa untuk tinggalkan Review
Sampai jumpa di bab berikutnya.
Salam Author
