Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi

warning :Non Canon, dll


LAW DAN KYOTO

KYOTO-FLASHBACK

Terlihat sekarang di negara Yokai, dimana para Yokai di negeri Jepang tinggal. Mereka ternyata memiliki kegiatan sosial yang sama dengan manusia, mereka melakukan hubungan sosial, membangun rumah dan mereka memiliki bentuk yang berbeda-beda. Mereka juga memiliki seorang pemimpin yaitu sang rubah ekor sembilan, Yasaka.

Yasaka memiliki seorang putri bernama Kuroka. Dia adalah seorang gadis kecil yang sepertinya akan menjadi penerus Yasaka namun dia terlihat masih belum siap untuk menjadi seorang Ratu di negeri nya.

Para masyarakat menghormati Yasaka dan putrinya, mereka melakukan secara adik para masyarakatnya. Namun suatu hari ada kejadian yang tidak normal di negeri itu.

''Yasaka-sama!'' terlihat kalau ada seorang penjaga Yokai yaitu adalah Yokai Tengu sedang berlari menuju ke kastil dan kemudian masuk ke dalam nya.

Dia sekarang ada di depan seorang wanita yang terlihat masih mudah berambut kuning emas, memakai kimono dan terlihat bermata emas. Dia terlihat heran melihat salah satu penjaga di depan nya ini dan di sebelah nya terlihat ada seorang gadis kecil yang sedang duduk, dia memiliki ciri-ciri yang sama dengan wanita dewasa tersebut.

''Ada apa?'' tanya Yasaka dengan penasaran.

''Ada sesuatu kejadian aneh'' kata Tengu itu

''Kejadian apa?'' tanya Yasaka

''Kejadian di hutan, ada sesuatu kejadian aneh. Saat kami sedang berpatroli, kami melihat kalau ada cahaya yang sangat terang dan ada getaran di tempat itu. Kami ketakutan karena getaran di tanah sangat kuat, kami kemudian melihat kalau ada sesuatu dari cahaya itu namun kami tidak tahu apa, dan kemudian ada seseorang yang aneh yang sepertinya adalah manusia. manusia itu terlihat memegang sebuah pedang katana yang cukup panjang, kami berpikir kalau dia adalah musuh atau pembunuh bayaran sehingga kami mengeluarkan pedang kami dan kemudian menyerang nya'' kata Tengu itu melaporkan

Yasaka terlihat kaget mendengarnya. Tidak mungkin ada seorang manusia tiba-tiba saja bisa masuk ke dalam Kyoto karena sudah di beri segel di gerbang di dunia manusia.

''Terus apa yang terjadi?'' tanya Yasaka

''Dia tidak tinggal diam, dia terlihat pertarung yang cukup handal dengan menghindari semua serangan kami. Dia kemudian mengeluarkan pedang nya dan terlihat ingin menebas kami, aku yang menyadari nya kemudian mencoba untuk menghindar akan tetapi teman-teman ku tidak sempat untuk menghindar dan kemudian tertebas'' kata Tengu itu

Yasaka dan putrinya terlihat kaget mendengarnya, mereka merasa kalau orang ini akan sangat berbahaya bagi Kyoto. Yasaka kemudian berpikir untuk mengatasi orang ini segera karena ini dia akan sangat berbahaya bagi Kyoto.

''Aku akan kesana'' kata Yasaka.

''Jangan ibu! Kau bisa saja terbunuh'' kata Kunou

''Tapi ibu harus, kalau terus begini maka penduduk akan terkena serangan orang itu'' kata Yasaka dengan tegas

Kunou terlihat tidak tahu bagaimana cara untuk mencegah ibu nya untuk pergi keluar. Yasaka kemudian berdiri dan kemudian menatap ke arah Yokai itu lagi

''Antar aku ke tempat nya'' kata Yasaka

''Baiklah'' kata Tengu itu

Mereka kemudian menuju ke tempat terjadi nya serangan itu dengan sangat cepat, mereka pun sampai di tempat itu. Yasakan dan Tengu itu kaget tidak percaya kalau teman-teman yang di bicarakan oleh Tengu tadi terlihat terbelah tubuh mereka namun mereka terlihat masih hidup. Mereka semua menggeliat di tanah.

''Apa kalian baik-baik saja?'' tanya Yasaka.

''Yasaka-sama, hati-hati. Dia masih ada disini'' kata prajurit itu

''Jadi kau pemimpin di tempat ini'' kata seseorang

Yasaka dan Tengu yang ada di samping nya kemudian melihat atas ke salah satu pohon, mereka melihat kalau ada seseorang yang duduk di pohon itu dengan santai.

Yasaka melihat kalau orang itu adalah seorang pria yang sepertinya masih di bilang muda, dia memiliki janggot, memiliki topi bercorak hitam, memakai kimono dan terlihat memegang sebuah pedang yang panjang. Yasaka menatap nya dengan tatapan tajam.

''Jadi kaulah penyerang itu?'' tanya Yasaka

Orang itu masih menatap Yasaka dengan tatapan datar dan kemudian dia lompat turun dari pohon itu. Yasaka bisa melihat lebih jelas orang itu, dia bisa di bilang tampan bagi kaum wanita.

''Aku ingin berbicara dengan mu'' kata orang itu dengan nada damai

''Apa maksudmu berbicara, bukankah kau ini adalah pembunuh bayaran yang ingin membunuh Yasaka-sama?'' tanya Tengu di samping Yasaka

Orang itu terlihat bingung mendengar perkataan Tengu itu. Yasaka terlihat berjaga-jaga kalau orang itu menyerang secara tiba-tiba.

''Aku sama sekali tidak mengerti dengan maksudmu, aku baru di tempat ini'' kata orang itu yang sepertinya mengatakan kejujuran.

''Jangan berbohong!'' kata Tengu itu yang kemudian mengeluarkan katana nya

Tengu itu kemudian maju ke depan untuk menyerang orang itu, Yasaka kaget melihat kalau prajuritnya menyerang orang itu tanpa ada persiapan. Orang itu terlihat diam saja melihat ada orang yang menyerang nya

Orang itu kemudian mengeluarkan pedang dari sarung nya dan kemudian menangkis serangan dari Tengu itu. Tengu itu kaget karena sepertinya orang di depan nya ini ternyata cukup handal dalam menggunakan pedang katana.

''Kenapa kalian semua menyerangku tanpa mendengarkan perkataan ku'' kata orang itu

Orang itu kemudian mendorong Tengu itu ke belakang, Tengu itu kemudian mundur ke belakang merasakan kalau tenaga manusia itu ternyata kuat juga. Orang itu kemudian terlihat ingin menebas Tengu itu namun terlihat Tengu itu menangkis serangan itu.

''Cukup bagus namun kau lengah'' kata orang itu

Tengu itu merasakan sakit di perutnya, orang itu menendang nya dengan sangat kuat sehingga dia terlihat terpental ke belakang dengan sangat cepat dan menabrak pepohonan di belakang nya dan kemudian tidak sadarkan diri. Yasaka kaget melihat kekuatan tendangan itu.

Orang itu kemudian melihat ke arah Yasaka dengan tatapan datarnya atau seperti tatapan mengancam. Yasaka terlihat masih teguh dengan biasanya karena dia tahu kalau dia adalah Ratu di tempat ini, dia harus bersikap tegas.

''Apa maumu?'' tanya Yasaka.

''Aku hanya ingin tahu tempat apa ini? Apakah ini Wano? Apakah kalian anak buah Kaido?'' tanya orang itu dengan tatapan penasaran.

Yasaka terlihat tidak mengerti maksud perkataan orang itu. Apa itu Wano? Siapa itu Kaido? Yasaka tidak tahu harus menjawab apa namun dia harus menjawab satu jawaban yang pasti

''Tidak, ini adalah Kyoto'' kata Yasaka memberitahu

Orang itu terlihat bingung mendengarnya.

''Jadi ini bukan Wano, namun aku tidak terlalu percaya dengan perkataan mu'' kata orang itu

''Kalau kau tidak percaya itu terserah kau namun sekarang aku hanya ingin tahu apa yang akan kau lakukan sekarang?'' tanya Yasaka dengan penasaran.

''Entahlah namun apakah benar tempat ini bukan di Wano?'' tanya orang itu

Yasaka dari tadi terlihat tidak mengerti dengan perkataan orang di depan nya ini yang terus mengatakan Wano. Yasaka berpikir kalau orang ini benar-benar sangat berbahaya, dia kemudian mengeluarkan sihir nya dan bersiap-siap untuk mengalahkan manusia di depan nya ini.

Orang itu melihat wanita di depannya ini mengeluarkan sesuatu seperti bola di tangan nya, dia terlihat mendesah dan kemudian dia mengangkat tangan kanan nya.

''Room'' kata orang itu

Tak lama kemudian munculah ada sebuah lingkaran yang sangat besar yang melingkari dia dan juga Yasaka. Yasaka terlihat bingung melihat jurus orang itu namun terlihat dia masih berhati-hati untuk melawan orang di depan nya ini

''Baiklah, majulah'' kata orang itu dengan santai

Yasaka yang mendengarnya kemudian terpancing dan kemudian melempar sebuah bola api yang cukup besar menuju ke arah orang itu. Orang itu terlihat santai melihat serangan bola api itu, dia terlihat menebas bola api milik Yasaka dengan santai, Yasaka kaget melihat bola api yang sangat besar miliknya bisa di tebas dengan sangat mudah.

Orang itu kemudian melihat Yasaka dan kemudian terlihat mencoba untuk menebas nya, Yasaka yang menyadarinya dari insting Yokai nya kemudian loncat ke atas. Yasaka kaget melihat tebasan pria itu yang terlihat menebas pepohonan di belakang nya dengan sangat mudah, pepohonan di belakang Yasaka terlihat tertebas semua.

''Kekuatan macam apa itu?'' tanya Yasaka dengan kaget

Yasaka terliha tidak tinggal dia, dia kemudian maju ke depan untuk menyerang pria itu namun terlihat pria itu tiba-tiba saja menghilang dari depan nya. Yasakan menyadari kalau pria itu ada di belakang nya.

''Bagaimana dia begitu cepat?'' tanya Yasaka dengan penasaran.

''Kau ternyata cukup cepat'' puji pria itu

Pria itu kemudian terlihat mengarahkan pedang nya ke arah Yasaka, Yasaka menyadari kalau akan ada sesuatu yang mengerikan jika dia tidak menghindar.

''Injection Shot!'' ucap pria itu

Yasaka beruntung karena menghindari serangan ini karena ada tusukan yang sangat kuat sekali mengarah ke arahnya. Yasaka kemudian menembakan beberapa elemen sihir ke arah pria itu namun terlihat kalau pria itu menghindari serangan nya dengan mudah.

Yasaka kemudian mengeluarkan serangan petir ke arah pria itu, pria itu yang menyadari nya kemudian menghindari serangan itu dan kemudian terlihat melempar sebuah batu kecil ke arah Yasaka.

Yasaka berpikir kalau batu itu tidak berbahaya sama sekali namun terlihat pria itu tersenyum karena sudah mengatahui pemikiran Yasaka.

''Shamble''

Kemudian terlihat pria itu tiba-tiba saja menghilang dan muncul di depan Yasaka dengan tiba-tiba saja, Yasaka kaget melihat pria itu tiba-tiba saja muncul di depanya ini.

''Kau kalah'' kata pria itu

Pria itu kemudian menggunakan pedang nya untuk menebas Yasaka, Yasaka benar-benar tidak tahu apa yang harus dia lakukan sekarang, dia tidak memiliki celah untuk menghindar. Akan tetapi dia kemudian mengingat Kunou, dia tidak boleh mati disini karena dia masih memiliki seorang putri untuk di jaga

Yasaka kemudian menghindari serangan itu akan tetapi terlihat kalau tangan nya tertebas oleh pria itu, Yasaka merasakan sakit di tangan nya karena dia tahu kalau dia sudah tertebas. Dia melihat tangan nya terpotong namun terlihat tidak mengeluarkan darah sama sekali, Yasaka bingung sekarang melihat tangan nya yang putus tidak mengeluarkan darah sama.

Yasaka kemudian terjatuh di tanah sambil melihat tangan nya yang terpotong itu, pria itu mengarahkan pedangnya di depan wajah Yasaka.

''Jangan bergerak atau aku akan memotong bagian lain tubuhmu'' kata pria itu dengan tatapan mengancam

Yasaka sekarang terlihat benar-benar tidak bisa melakukan apa pun sekarang karena pedang pria ini ada di wajah nya. Yasaka berpikir kalau dia gagal menjadi pelindung kota ini, dia berharap kalau Kunou baik-baik saja.

''Oka-sama!''

Kemudian terdengar sebuah suara gadis kecil. Yasaka dan pria itu kemudian melihat ada seorang gadis rubah kecil sedang berlari ke arah mereka. Dia memakai kimono dan memiliki ekor dan telinga rubah.

''Menjauh dari ibu ku'' kata gadis itu

''Kunou tidak! Jangan kemari!'' kata Yasaka menuyuruh Kunou.

Kunou terlihat tidak peduli sama sekali, dia terus berlari menuju ke arah ibu nya dan kemudian memeluk nya. Dia kemudian melihat pria di depan mereka ini yang sekarang menatap mereka dengan tatapan datar.

Kunou kemudian maju ke depan dan terlihat melindungi ibu nya.

''Jangan sakiti ibu ku atau aku akan benar-benar sangat marah!'' teriak Kunou dengan tegas.

Yasaka kaget melihat putri nya itu yang benar-benar sangat berani berteriak kepada lawan nya akan tetapi itu tidak akan bisa mengalahkan musuh mereka begitu saja. Pria itu terlihat masih menatap mereka berdua dan kemudian terlihat mendesah, dia kemudian menyarungkan pedangnya.

''Aku tidak berniat membunuh siapa pun, aku ini dokter'' kata pria itu

Yasaka dan Kunou terlihat kaget mendengarnya, Yasaka dan Kunou terlihat tidak tahu harus melakukan apa sekarang dan masih berpikir. Apakah pria di depan mereka ini adalah musuh atau bukan?

''Jadi apa yang kau mau?'' tanya Yasaka

''Sudah aku bilang, aku hanya bertanya apakah ini Wano namun anak buahmu dan kau terus saja menyerangku'' kata pria itu.

Yasaka terlihat heran karena dari tadi orang itu menyebutkan Wano.

''Sudah ku bilang kalau ini bukan Wano, disini adalah Kyoto'' kata Yasaka

Pria itu terlihat percaya sekarang karena dia sekarang berpikir kalau dia tidak ada di tempat yang dia sebutkan tadi.

''Oh begitu, aku tadi berpikir kalau kalian ada pengguna buah SMILE sehingga kalian semua berbentuk seperti gagak'' kata pria itu

Yasaka sekali lagi terlihat bingung mendengar perakataan asing pria itu. Kunou terlihat tenang sekarang karena sepertinya pria di depan mereka ini sepertinya adalah pria baik. Pria itu kemudian melihat ke arah Yokai lainya yang terlihat tergeletak di tanah sambil menggeliat ketakutan melihat tubuh mereka yang terpotong-potong

''Maaf, apakah itu berarti kau bukanlah orang jahat?'' tanya Yasaka memastikan

Pria itu kemudian melihat ke arah Yasaka dan Kunou lagi.

''Tidak, aku baru di tempat aneh ini'' kata pria itu

Yasaka dan Kunou terlihat lega mendengarnya, mereka berpikir kalau dia adalah teroris seperti yang di ceritakan oleh para penduduk yang ingin menghancurkan Kyoto. Yasaka kemudiab bangun dan melihat pria itu lagi

''Siapa kau?'' tanya Yasaka.

Pria itu terlihat berpikir untuk memberitahu nama nya, dia seperti berpikir kalau memberitahu nama nya akan membuat suatu keburukan namun terlihat dia terpaksa mengatakan nya.

''Trafalgar D Water Law'' kata Law memberitahu nama lengkap nya

Yasaka dan Kunou terlihat bingung mendengar nama yang sangat panjang itu, mereka tidak tahu apakah mereka harus memanggil pria itu dengan nama Trafalgar, D, Water atau Law. Mereka benar-benar sangat bingung

''Hmmmmm...'' terlihat Yasaka bingung.

''Panggil saja aku Law'' kata Law

''Oh Law-san'' kata Yasaka dengan lega bisa memanggil nya

''Jadi bisakah kau katakan apa itu Kyoto?'' tanya Law

''Itu bisa kita bicarakan di tempat ku, kita tidak mungkin bicara disini dan lagi kau harus menceritakan siapa dirimu yang sebenarnya'' kata Yasaka.

Law terlihat mengerti. Dia kemudian melihat ke para prajurit Yokai itu yang terlihat masih terbelah-belah, dia kemudian mengangkat tangan nya dan terlihat para prajurit itu terbang secara tiba-tiba.

Yasaka dan Kuno terlihat kaget melihat mereka semua terbang, mereka semua terlihat tersambung secara otomatis ke tubuh mereka masing-masing. Mereka memeriksa tubuh mereka apakah mereka baik-baik saja. Law hanya terlihat mendesah melihat mereka semua kembali seperti semula.

''Ayo'' kata Law

''Baiklah'' kata Yasaka

Mereka semua kemudian menuju ke arah Kyoto. Law beanr-benar merasa asing dengan tempat ini, dia belum pernah melihat ada kita yang di penuhi oleh makhluk-makhluk langka namun Law sudah terbiasa karena di dunianya juga banyak sekali makhluk langka.

Mereka berjalan masuk ke tempat yang terlihat seperti istana di kota ini. Law melihat kalau di dalam kastil juga terlihat banyak sekali makhluk yang di panggil Yokai itu. Law hanya berjalan dengan santai dan kemudian terlihat mereka sampai di tempat yang sepertinya adalah tempat tamu

''Cepat panggil para petinggi'' kata Yasaka kepada salah satu pelayan

''Baiklah'' kata pelayan itu yang kemudian pergi untuk memanggil para petinggi Kyoto.

Law terlihat di persilahkan duduk di tengah-tengan sedangkan terlihat Yasakan dan Kunou duduk di depan nya, mereka duduk di tempat yang sepertinya sangat terhormat. Para petinggi kemudian terlihat berdatangan.

Law terlihat meras tidak nyaman karena dia sekarang di lihat oleh semua orang disitu. Yasaka menarik nafas dan kemudian melihat ke arah Yasaka

''Jadi apakah aku boleh bertanya sekarang?'' tanya Law

''Tentu saja dan sebagai gantinya kau harus menjawab pertanyaan ku'' kata Yasaka.

''Oh itu tidak masalah, itu cukup adil untuk berbagi informasi'' kata Law merasa tidak masalah.

''Jadi apa yang ingin kau tanya?'' tanya Yasaka

Law kemudian bertanya tempat apa ini dan kemudian Yasakan menjelaskan semua tempat ini, bukan hanya tempat ini bahkan dunia ini. Law kaget mendengar jawaban dari Yasaka, dia benar-benar sudah ada di tempat yang sangat berbeda, disini tidak ada bajak laut yang hanya adalah para makhluk mistis seperti Dewa, Malaikat, Iblis dan yang lain nya

Law terlihat menolak percaya pertama kali nya akan tetapi dia mulai percaya saat Yasaka menjelaskan tempat ini dan beberapa fakta. Law mendesah pasrah karena dia sudah tidak ada di Wano.

''Jadi apakah itu sudah semua nya?'' tanya Yasaka.

''Terima kasih informasi nya, itu sangat berharga'' kata Law

''Sekarang bisakah kau ceritakan siapa kau ini?'' tanya Yasaka

Law kemudian menceritakan tentang dirinya. Yasaka dan semua orang disitu kaget mendengar cerita Law seperti sebuah dongeng, buah Iblis? bajak laut? marinir? pemerintah dunia? Haki? dan cerita-cerita lain nya namun Law tidak menceritakan tentang masa kecil nya

Kunou terlihat kagum mendengar petualangan Law yang begitu penuh dengan fantasy dan petualangan. Yasaka kemudian terlihat percaya dengan Law karena sepertinya Law tidak berbohong mengatakan semua itu di tambah dia memiliki kekuatan yang aneh, dia kemudian tahu kalau Law memakan buah Iblis.

''Baiklah hanya itu yang bisa aku katakan'' kata Law

''Baiklah, kami percaya dengan perkataan mu'' kata Yasaka

Law hanya terlihat terdiam dan kemudian memikirkan bagaimana cara untuk menuju ke Wano. Dia jelas sudah ada di tempat atau dimensi lain sehingga dia tidak tahu bagaimana cara untuk segera kembali.

''Bagaimana kalau kau tinggal disini dulu'' kata Yasaka

Law kemudian melihat ke arah Yasaka dan merasa kaget mendengarnya

''Karena kau dari dimensi lain, pasti kau tidak tahu untuk kembali ke dimensi mu kan jadi kenapa kau tidak tinggal disini sambil mencari cara untuk kembali ke dimensi mu'' kata Yasaka

''Tapi bagaimana?'' tanya Law

''Mungkin ada Sacred Gear yang bisa membuka ruang dimensi namun aku tidak terlalu yakin tapi aku yakin pasti itu ada'' kata Yasaka

Law kemudian memikirkan ini, dia berpikir kalau tidak ada salahnya jika dia tinggal dulu disini. Perkataan wanita di depan nya ini sepertinya benar.

''Baiklah, aku akan tinggal'' kata Law dengan rasa percaya

''Baiklah, namun aku tidak yakin kalau kau akan nyaman disini'' kata Yasaka

''Kenapa?'' tanya Law

''Karena belakangan ini ada banyak sekali pemberontak dan teroris yang ingin menyerang Kyoto, aku sudah dari dulu mencoba menahan serangan mereka akan tetapi sepertinya itu percuma saja karena mereka akan terus berdatangan'' kata Yasaka

Law terlihat mendesah pasrah karena dia sepertinya akan terlibat masalah ini namun itu sepertinya tidak masalah besar baginya. Law kemudian melihat ke arah Yasaka.

''Aku mengerti, aku akan membantu kalian dan sebagai ganti nya kalian akan memenuhi semua kebutuhan ku'' kata Law membuat sebuah kesepakatan

Yasaka terlihat tidak masalah sama sekali

''Baiklah, kami mengerti. Selamat datang Law-san'' kata Yasaka yang memberi salam selamat datang

Law hanya terlihat tersenyum saja berharap kalau pilihan nya ini benar untuk tinggal disini dulu sebentar, dia juga memikirkan nasib topi jerami dan para kru nya. Apakah mereka akan baik-baik saja.

SKIP TIME

Law sudah tinggal beberapa bulan di Kyoto, dia bisa di bilang orang yang dingin dan suka menyendiri. Yasaka berpikir kalau sepertinya Law memiliki masa lalu yang kelam yang membuat nya seperti itu

Kunou selalu saja mengganggu Law dan Law selalu saja kesal dengan ulah gadis kecil itu, Yasaka hanya tersenyum melihat putrinya itu bermain dan selalu saja mengganggu Law. Yasaka juga kaget karena ternyata Law memiliki kemampuan tentang medis yang sangat hebat

Law pernah mengobati para anak-anak Yokai yang terkena penyakit yang khusus untuk Yokai, Law ternyata bisa mengatasi nya karena pengalaman nya yaitu dari keluarga dokter. Semua penduduk terlihat senang dengan keberadaan Law karena sangat membantu mereka. Law juga sudah menjadi sangat populer di kalangan para wanita karena sifatnya itu yang sepertinya bisa membuat hati para wanita meleleh namun Law selalu saja menghindari mereka karena mereka selalu saja mengganggu nya.

''Baiklah, aku sudah menyelesaikan tugasku. Aku sudah mengobati para anak-anak'' kata Law dengan santai

''Terima kasih Law-san, kau sangat membantu sekali'' kata Yasaka dengan rasa hormat

''Benar, anda sangat luar biasa''

''Kekuatan anda benar-benar bisa mengobati semua penyakit''

Terdengar para petinggi Kyoto terlihat memuji Law. Law terlihat hanya terdiam sambil meminum teh nya yang ada di atas meja, Kunou terlihat dari belakang mengendap-endap yang sepertinya ingin membuat Law terkejut

''Byaaaaa!'' teriak Kunou untuk mengagetkan Law

Law terlihat memuntahkan teh yang ada di dalam mulutnya ke depan, Yasaka tertawa kecil melihat putrinya itu mengagetkan Law dan para petinggi terlihat hanya tersenyum saja melihat mereka berdua

''Dasar kau'' kata Law dengan geram menatap Kunou

''Hehehehe~'' tawa Kunou dengan manis sambil terlihat senang sekali mengganggu Law.

Law kemudian terlihat meminum teh nya lagi dengan wajah kesal nya. Kunou kemudian terlihat duduk di samping Law dan kemudian memakai cemilan bersama Law. Yasaka hanya terlihat senang melihat mereka berdua

Law menjadi penjaga di Kyoto setelah menjaga Kyoto dari para serangan pemberontak dan juga teroris. Dia menjaga Kyoto berusaha semaksimal mungkin, hingga di suatu hari di melawan seseorang yang membawa tombak yang sepertinya cukup kuat. Saat itu Law sedang menjaga di sebuah gerbang di utara yang dikatakan akan di serang, Law melihat ada beberapa orang yang datang menuju ke arah nya

''Jadi kau, yang di katakan oleh banyak orang sebagai penjaga Kyoto'' kata seseorang yang terlihat membawa tombak

Law terlihat hanya diam saja dan melihat kalau mereka ternyata cukup ramai, dia melihat ada satu wanita dan empat pria. Law merasa kalau mereka sepertinya kuat terlihat dari penampilan mereka

''Hmm bolehkah aku bertanya siapa kau ini?'' tanya Law dengan sopan

''Oh maaf atas ketidaksopananku, aku adalah Cao Cao'' kata Cao Cao memperkenalkan dirinya. ''Dan mereka semua adalah teman-teman ku'' terlihat kalau ada beberapa orang di belakangnya yang sepertinya adalah teman-teman nya

Law hanya terdiam melihat mereka berdua, tugas nya adalah menjaga Kyoto dari para pemberontak maupun orang yang membuat masalah.

''Jadi kenapa kalian kesini?'' tanya Law

''Hmm sepertinya sang penjaga ternyata sangat ingin tahu, baiklah akan ku beritahu'' kata Cao Cao sambil tersenyum melihat Law.

Law terlihat mendengarkan baik-baik karena ini sepertinya akan sangat serius.

''Kami ingin menculik ratu Kyoto, Yasaka'' kata Cao Cao dengan tersenyum melihat Law berpikir apakah yang akan dia lakukan.

Law terlihat mengeluarkan nafas nya seperti mendesah dan kemudian melihat ke arah Cao Cao dengan tatapan datar, dia kemudian mengambil pedang nya yang ada di samping nya dan kemudian melihat ke arah Cao Cao dan teman-teman nya.

''Baiklah, majulah. Aku sudah tahu pemikiran itu'' kata Law yang mengahui kalau dia pasti akan melawan dirinya.

Cao Cao hanya tersenyum melihat Law mengerti dengan maksud nya. Salah satu teman Cao Cao kemudian maju ke depan sambil terlihat membawa dua pedang , Law mengeluarkan pedangnya dan kemudian terlihat bersiap-siap melawan orang itu. Law berhasil menangkis tebasan pria itu.

''Wah pedang mu bagus juga, dari mana kau mendapatkan nya?'' tanya pria itu .

''Itu rahasia'' kata Law yang kemudian mendorong orang itu kebalakang.

Law terlihat melawan orang itu yang menggunakan tiga pedang nya, Law mengakui kalau orang itu cukup handal menggunakan pedang nya akan tetapi Law terlihat masih lebih unggul dari pria itu. namun kemudian terlihat kalau ada seorang wanita yang tiba-tiba menyerang nya dari atas. Law yang melihatnya kemudian mencoba untuk menangkis dan berhasil namun dia kemudian melihat kalau ada orang yang cukup besar di depan nya dan kemudian memukul nya dengan keras

Law terpental ke belakang dengan cukup jauh dan kemudian menabrak pohon di belakang nya. Cao Cao dan teman-teman nya terlihat tersenyum melihat Law terpental dengan cukup jauh. Pria berkacamata di samping Cao Cao terlihat membetulkan kacamatanya.

''Aku rasa dia bukanlah penjaga yang orang-orang sebutkan'' kata pria itu

''Entahlah, aku tidak terlalu peduli dengan itu yang pasti kita harus menculik sang ratu'' kata Cao Cao dengan sangati sambil memegang tombak nya.

''Room''

Kemudian tiba-tiba saja ada sebuah lingkaran berwarna biru menyelimuti ruangan itu, Cao Cao dan yang lain nya terlihat bingung melihatnya.

''Lingkaran apa ini?'' tanya pria berkacamata

''Hmmm aku memiliki firasat buruk'' kata Cao Cao

Law terlihat meregangkan bahu nya dan terlihat berjalan dengan santai di depan. Law menyadari kalau dia tidak bisa mengalahkan meraka semua akan tetapi dia pasti bisa mengalahkan mereka semua dengan kekuatan buah Iblis nya

''Majulah'' tantang Law sekarang yang terlihat serius.

''Jangan terlalu sombong!'' kata pria besar yang kemudian menyerang Law

Law terlihat dengan santai menghindari pukulan pria itu dan dia kaget melihat kalau pukulan orang itu bisa menghancurkan batu di belakangnya dengan sangat mudah, seorang wanita terlihat melawan Law dengan menggunakan pedangnya dan Law terlihat melawan nya dengan pedang nya juga

Adu pedang terus terjadi, Law menyadari kalau ada pria lain lagi yang terlihat menggunakan dua pedang aneh yang sepertinya bukan pedang biasa yang menyerangnya. Law mengangkat jari telunjuk nya.

''Shamble''

Law terlihat tiba-tiba saja menghilang dan malah orang yang memakai dua pedang tadi terlihat ada di depan pria besar yang ingin memukul Law, pria besar itu juga terlihat kaget melihat Law tiba-tiba saja menghilang dan malah ada teman nya di depan nya ini.

Law melihat kejadian langka yaitu seorang teman memukul teman nya sendiri dengan sangat kuat sekali sehingga dia terpental. Pria berkacamata yang bernama Georg itu terlihat kaget dengan ini

''Apa yang terjadi?'' tanya Georg dengan kaget

''Hmmm ini menarik, aku ingin tahu Sacred Gear apa yang dia gunakan tadi, apakah lingkaran biru tadi sepertinya adalah kekuatan nya'' kata Cao Cao yang tampak tenang sambil memikirkan ini.

Law melihat mereka semua dengan tersenyum. Heracle dan Jeanne terlihat kaget dengan apa yang terjadi.

''Ini aneh sekali, aku tadi melihat nya di depan ku'' kata Heracle dengan kebingungan

''Aku juga melihatnya'' kata Jeanne yang ikutan bingung

''Hey kalian, berhati-hatilah. Musuh kalian sepertinya bukan manusia biasa, dia memiliki Sacred Gear yang unik'' kata Cao Cao memberitahu.

Heracle dan Jeanne kemudian berbalik melihat Law yang ada di belakang mereka. Mereka menatap nya dengan tatapan menyelidiki berpikir kekuatan apa yang di gunakan oleh Law.

''Apa? Apakah ada masalah?'' tanya Law dengan santai.

''Tidak peduli Sacred Gear apa yang dia gunakan, aku tidak akan kalah'' kata Heracle dengan semangat

Law hanya heran melihatnya yang malah semangat sekarang, Heracle kemudian terlihat mengeluarkan sebuah benda yang seperti bor di tanganya. Law terlihat heran melihat benda itu.

''Terima ini!'' teriak Heracle

Benda itu tiba-tiba saja meluncur seperti roket dan kemudian terlihat mengarah kearah Law, Law kaget melihat nya. Dia kemudian melempar satu batu ke atas dengan cukup jauh.

''Shamble'' Kata Law

Law terlihat tiba-tiba saja menghilang dan terlihat muncul tiba-tiba saja di atas. Mereka semua yang melihat nya kaget kecuali Cao Cao terlihat tertarik melihat kekuatan Law

''Hmmm kekuatan teleport ya, namun sepertinya kekuatanya tidak hanya teleportasi'' kata Cao Cao menyelidiki Law

Law kemudian terlihat mengarahkan kedua tanganya ke depan, Heracle dan Jeanne terlihat kaget dengan apa yang akan di lakukan oleh Law. Terlihat kalau sepertinya ada batu yang tiba-tiba saja terbang dan kemudian mengarah ke arah mereka berdua

Mereka berdua terlihat kaget dan terlihat berlindung dan menghindari serangan itu, Law kemudian melihat kalau Cao Cao dan Georg terlihat hanya santai melihat teman-teman nya di serang. Siegfried terlihat kesal melihat Law karena di permalukan, dia kemudian dengan cepat menuju ke arah Law dengan menggunakan kedua pedang nya untuk menyerangnya. Law yang melihat nya kemudian menggunakan pedang nya untuk bersiap-siap untuk menyerang.

Georg yang melihat nya kemudian menggunakan sihir teleport nya untuk memindahkan Siegfried agar tidak terkena terbasan Law, Siegfried tidak terkena tebasan Law akan tetapi yang ada di belakangnya terlihat terbelah dengan halus.

''Apa-apaan tebasan itu?'' tanya Georg melihat tebasan Law yang begitu kuat sekali

Cao Cao yang melihat nya terlihat kaget akan tetapi terlihat dia mulai tenang dan memikirkan apa sebenarnya kekuatan dari Law. Dia melihat kalau pedang itu yang sepertinya memiliki tebasan yang kuat akan tetapi dia menyadari kalau sepertinya tidak hanya pedang itu, pasti ada sesuatu yang lain yang membuat tebasan Law begitu kuat.

''Sial, aku pasti terpotong jika terkena'' kata Siegfried melihat tebasan itu.

Heracle dan Jeanne terlihat kaget juga, mereka kemudian berhati-hati sekarang. Heracle melihat kalau roket nya tadi terlihat masih jalan dan kemudian mengejar Law. Law yang melihat nya kaget dan terlihat mencoba untuk menebas nya. Law berhasil menebas kedua roket itu dengan cukup mudah

''Tebasan nya benar-benar sangat gila'' kata Georg yang berpikir apakah sihir pelindung bisa melindungi nya dari tebasan Law.

Law kemudian terlihat mengacungkan jari telunjuk nya ke atas dan terlihat ada batu lancip yang tiba-tiba saja muncul di bawah Heracle dan Jeanne, namun mereka terlihat berhasil menghindarinya. Law terus menggunakan benda-benar yang ada di sekitar nya dengan buah Iblis nya.

Cao Cao terlihat hanya sedang berpikir dengan kekuatan dari Law tadi sedangkan Georg terlihat kaget dengan kekuatan Law yang begitu kuat dan unik itu.

''Apa-apaan, dia bisa menggerakan benda tanpa menyentuhnya'' kata Georg dengan kaget dan kagum.

Cao Cao kemudian melihat ke atas dan melihat kalau lingkaran biru tadi ternyata masih ada dan terlihat menutupi mereka, Cao Cao melihat ke arah Law lagi dan tersenyum.

''Hmmm aku mengerti'' kata Cao Cao yang terlihat mulai mengerti.

Georg terlihat heran melihat ketuanya itu tersenyum, Cao Cao kemudian berjalan ke depan dan ingin berbicara dengan Heracle, Jeanne dan Siegfried.

''Hey kalian, kita mundur'' kata Cao Cao memerintahkan mereka semua

Mereka kaget karena pemimpin mereka menyuruh mereka untuk mundur, mereka kemudian mematuhi perintah Law dan kemudian mundur dan menuju ke arah Cao Cao.

''Georg, siapkan sihir teleport'' kata Cao Cao

Georg terlihat mengangguk mengerti dan kemudian menyiapkan apa yang di perintahkan oleh Cao Cao, Cao Cao kemudian melihat ke arah Law lagi dengan tersenyum.

''Senang bertarung dengan mu sang penjaga Kyoto, aku tidak tahu kalau kau memiliki kekuatan yang kuat dan menarik'' kata Cao Cao dengan tersenyum

Law terlihat menyarungkan pedang nya dan kemudian melihat kearah Cao Cao dan teman-teman nya.

''Di lain kali kita akan bertarung dengan serius dan ingat ini, aku akan menculik sang ratu untuk membuktikan'' kata Cao Cao

''Membuktikan?'' Law terlihat heran

''Kenapa kau tidak bergabung dengan kami, kau adalah salah satu manusia terkuat...tidak, maksud ku makhluk terkuat mungkin'' kata Cao Cao terlihat mengundang Law

Law tersenyum mendengar perkataan dari Cao Cao yang mau mengundangnya.

''Tidak terima kasih, aku sudah memiliki kelompok lain'' kata Law dengan santai

''Oh kalau begitu sayang sekali'' kata Cao Cao terlihat kecewa namun dia terlihat tersenyum.

''Lagian aku tidak mau percaya dengan organisasi yang baru aku tahu ini'' kata Law

Cao Cao tersenyum mendengarnya, mereka kemudian menghilang dengan cepat berkat sihir teleportasi milik Georg. Law hanya mendesah melihat mereka pergi, kemudian datanglah para penjaga dan prajurit Kyoto

''Law-sama, apakah anda baik-baik saja?'' tanya mereka ke para Law

''Aku baik-baik saja'' kata Law

''Apa yang terjadi?'' tanya salah satu dari mereka.

''Tadi ada serangan namun aku sudah mengurusnya, ayo kita kembali'' kata Law

Mereka kemudian berjalan kembali ke Kyoto, Law hanya memikirkan kejadian yang unik ini karena dia berpikir kalau sepertinya di dimensi ini sepertinya memiliki masalah sama seperti di dunia nya.

END FLASHBACK-MASA SEKARANG

Terlihat sekarang Law sedang duduk di atas loteng memandang kota Kyoto yang indah di malam hari, dia bisa melihat rumah-rumah yang terlihat bercahaya karena ada nya lampu.

''Law onii-sama? Sedang apa kau di atas sana?''

Terlihat Kunou naik ke atas dan melihat apa yang di lakukan oleh Law

''Aku hanya duduk dan memandang pemandangan'' jawab Law

''Oh'' Kunou terlihat mengerti

Dia kemudian duduk di samping Law untuk melihat pemandangan juga.

''Apakah kau akan pergi setelah bertemu dengan teman-teman mu?'' tanya Kunou dengan tiba-tiba

Law terlihat kaget dan kemudian dia melihat ke arah Kunou yang masih memandang kota Kyoto, Law melihat kalau Kunou merasa sedih mengatakan itu, Law mendesah dan kemudian melihat ke arah Kunou

''Ya, seperti yang kau tahu. Aku harus kembali ke dunia ku'' kata Law

''Kenapa kau tidak tinggal? Kau juga bisa membawa teman-teman mu tinggal disini, jika ibu melarangnya aku akan meyakinkannya'' kata Kunou dengan mata penuh dengan berharap.

Law tersenyum mendengar kalau ada seseroang yang ingin dia tinggal, dia masa lalu nya yang kelam di mana semua penduduk di kota nya termasuk orang tua dan adik nya di bantai hanya karena sebuah panyakit yang tidak tahu pasti apakah memang menginfeksi orang lain. Law kehilangan kedua orang tua dan adik perempuan nya terbunuh oleh kejadian itu dan tidak hanya itu, semua teman-teman di sekolah nya juga terbunuh. Semua bangsawan selamat karena tingkatan sosial mereka dan rakyat biasa hanya bisa menunggu kematian mereka oleh penyakit atau di bantai oleh pemerintah dunia.

Law kemudian terlihat mengelus kepala Kunou, Kunou kaget melihatnya akan tetapi terlihat dia merasa nyaman di belai seperti itu.

''Kau harus menjadi seorang pemimpin yang hebat dan baik, kau harus bersikap dewasa suatu hari nanti'' kata Law dengan membelai rambut Kunou

Kunou terlihat mengerti dengan maksud Law, dia memang harus menjadi seorang pemimpin suatu hari nantai setelah ibu nya. Mereka terlihat santai memandang pemandang kota Kyoto itu, terlihat kalau ada yang mengawasi mereka.

Yasaka terlihat mengawasi mereka dengan tersenyum melihat putri nya itu benar-benar sangat senang dengan ada nya Law, mereka seperti bersaudara, Yasaka tidak menyangka kalau Law akan merubah sikap putrinya itu yang dulu nya keras kepala dan sekarang dia terlihat lebih baik dengan ada nya Law.

''Hmm itu pemandangan yang sangat bagus'' kata Yasaka melihat mereka berdua.

DI DUNIA MANUSIA

Terlihat sekarang ada beberapa orang yang sepertinya sedang berjalan di kota Kouh, mereka adalah Luffy yang bersama teman-teman nya

''Akhirnya kita pulang'' kata Luffy dengan senang melihat dunia manusia

''Oh, di mana Zoro?'' tanya Rias

''Dia mengatakan kalau dia masih memiliki urusan dengan wanita berkacamata itu'' kata Luffy yang menyebut Sona.

Rias mengangguk mengerti. Rias kemudian melihat ke arah samping nya terlihat kalau Levanda terlihat ketakutan di dunia manusia, Rias terbengong melihat Levanda seperti itu.

''Hey tenanglah'' kata Luffy

''T-T-Tapi ini dunia m-manusia'' kata Levanda dengan bergetar

''Tenanglah, kau akan baik-baik saja selama kau tidak melakukan sesuatu yang aneh di depan manusia disini'' kata Akeno melihat mereka telah di kelilingi oleh para manusia yang lewat.

Levanda terlihat masih bergetar ketakutan, saat ingin jalan satu langkah, dia kemudian melihat kalau ada kecoa di kaki nya. Levanda kaget melihat kecoa itu dan kemudian terlihat mengeluarkan tombak nya

''Matilah kau makhluk mengerikan!'' teriak Levanda yang kemudian menyerang kecoa itu

Jalan raya tiba-tiba saja hancur karena serangan tombak milik Levanda tadi, Rias dan yang lain nya kemudian terlihat kaget melihat apa yang di lakukan oleh Levanda.

''Apa yang kau lakukan?!'' teriak Issei

Issei tadi nya hanya merasa jantungan melihat wanita cantik baru nya ini namun dia sepertinya memiliki sifat yang aneh jika bertemu dengan serangga ataupun dengan keramaian. Orang-orang disitu terlihat kaget dengan apa yang terjadi akan tetapi karena abu yang sangat banyak mereka tidak bisa melihat apa yang terjadi.

''Luffy'' ucap Rias

''Aku mengerti''

Luffy kemudian menggunakan lengan nya untuk menggendong Levanda, mereka semua kemudian terlihat melompat dengan sangat tinggi agar tidak terlihat oleh para penduduk, para penduduk tidak melihat mereka yang lompat.

Luffy dan yang lain nya berlari di atap rumah melewati rumah lain nya. Levanda hanya terlihat masih trauma dengan kecoa tadi, Rias yang melihat Levanda hanya mendesah.

''Fiuh, aku tidak tahu apa yang harus aku katakan kepada Ayano nanti'' kata Rias

BERSAMBUNG


Akhir bab

Maaf jika lama update.

Di bab ini saya menceritakan tentang Law dan bagaimana dia bisa ada di Kyoto, aku juga membuat hubungan Law dan Kunou terlihat lebih dekat sebagai adik dan kakak atau ayah dan anak, aku tidak tahu pasti :V

Dan akhirnya kita akan masuk ke arc rating game melawan keluarga Astaroth di bab berikutnya(mungkin), harap di tunggu ya

Jangan lupa untuk tinggalkan Review

Sampai jumpa di bab berikutnya dan jika masih ada pertanyaan kalian bisa Review. Dan untuk Update akan saya usahakan tidak sampai 10 hari atau mungkin lebih cepat.

Author keluar