Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi
warning :Non Canon, dll
KEMARAHAN YANG MEMBARA
''Ini benar-benar sangat buruk'' kata Akeno melihat kalau para Iblis itu ternyata berjumlah begitu banyak sekali mengepung mereka
Terlihat Zoro memegang kedua pedang nya sambil tersenyum berpikir apakah mereka akan menyerang, Sanji terlihat menjaga para wanita
Rias terlihat bersiap-siap untuk melawan mereka jika mereka menyerang begitu juga para peerage Rias, Akeno mengeluarkan percikan listrik di tangan nya, Koneko bersiap-siap, Kiba mengeluarkan pedang nya begitu juga dengan Xenovia, Asia terlihat di jaga oleh Issei dan terlihat Issei mengeluarkan gauntlet nya
Mereka semua bersiap-siap jika terjadi sesuatu yang buruk
''Ayo lawan mereka, Rias!''
Zoro dan yang lain nya kemudian melihat ke arah suara itu dan kemudian memakai wajah bengong mereka melihat Luffy malah duduk di dekat batu dengan santai sambil menyemangati Rias, Amaterasu terlihat hanya tersenyum sambil terlihat ternyata dia membawa keripik kentangnya
''Ayo lawan mereka, tunjukan padaku kekuatan kalian'' kata Amaterasu
''APA YANG KAU LAKUKAN, BODOH?!'' teriak Zoro dan Sanji secara bersamaan melihat Luffy yang duduk dengan santai.
Luffy terlihat bingung melihat Zoro dan Sanji marah kepadanya
''Kenapa, bukankah pertandingan nya di mulai?'' tanya Luffy dengan heran melihat mereka
''Ini bukan pertandingan nya!'' kata Zoro dengan kesal
''Apa? Ini bukan pertandingan nya? Bagaimana?'' tanya Luffy dengan bingung sekali sekarang
''Kau tidak lihat kalau mereka semua begitu ramai, bukankah Rating di mainkan oleh beberapa orang'' kata Sanji memberitahu
Luffy kemudian melihat ke arah para Iblis itu dan terlihat ada benarnya, ini terlalu ramai untuk menjadi Rating Game. Salah satu Iblis kemudian melempar sebuah tombak ke arah Luffy namun terlihat Luffy dengan mudah memeringkan kepalan nya ke samping dengan santai
''Hmmm kau benar Sanji'' kata Luffy dengan terlihat sadar sekarang
Iblis itu kaget melihat Luffy dengan mudah menghindari tombak nya itu, Rias dan yang lain nya terlihat hanya bisa mendesah pasrah melihat sifat Luffy itu. Saat mereka semua lengah dengan sifat Luffy, tiba-tiba saja Asia di tarik dan di tangkap oleh salah satu Iblis itu. Issei yang melihatnya kemudian mencoba untuk menyelamatkan nya akan tetapi terlihat kalau banyak Iblis yang tidak membiarkan dia.
''Minggir!'' teriak Issei menembakan tembakan sihir nya ke arah mereka dan berhasil mengenai beberapa
Zoro melihat ada yang menyerangnya dari belakang, Zoro tersenyum dan menghindari nya dengan santai dan kemudian mengeluarkan pedangnya dan menebas Iblis itu, Iblis lain terlihat mencoba menyerang Zoro akan tetapi Zoro bisa menghindari semua serangan Iblis itu dan malah berhasil membalas serangan mereka
Zoro dengan santai melihat Iblis yang membawa Asia, Zoro kemudian dengan fokus dan memegang kedua pedang nya
''72 Pound Phoenix!'' Zoro kemudian mengeluarkan dua sabitan angin menuju ke arah Iblis yang membawa Asia
Iblis itu kaget melihat di belakang nya ada sabitan angin yang akan memotongnya, dia kemudian menghindari nya dengan terbang ke kerumunan Iblis lain sehingga Iblis lain terkena sabitan angin itu dan kemudian tertebas dan jatuh
''Woah dia pintar juga'' kata Zoro tersenyum
''Zoro-san, jangan lakukan itu lagi. Bagaimana kalau sabitan itu malah mengenai Asia?'' tanya Issei dengan protes
''Maka dia akan mati'' kata Zoro dengan santai
''Jangan mengatakan itu!'' teriak Issei dan beberapa peerage Rias
Rias kaget karena dia tidak tahu kalau Diodora sepertinya mengincari Asia saat mereka sampai disini
''Semuanya, ayo kita selamatkan Asia'' perintah Rias
Luffy yang terdiam dari tadi kemudian tersenyum dan kemudian berdiri, Amaterasu melihat Luffy dengan heran
''Bukankah kau disini untuk menonton?'' tanya Amaterasu
''Aku tadi nya ingin seperti itu akan tetapi karena temanku dalam masalah, aku tidak akan diam diri'' kata Luffy dengan tersenyum bangga
Amaterasu terlihat hanya tersenyum dengan santai melihat sifat Luffy yang begitu optimis, Luffy kemudian berlari tanpa menunggu yang lain nya untuk mengejar Asia
''Luffy tunggu!'' teriak Zoro dengan kesal karena ketinggalan
''Hey kalian berdua, jangan tinggalkan para wanita!'' teriak Sanji dengan kesal
Kedua orang itu terlihat tidak peduli dan terus berlari untuk menyelamatkan Asia, Rias dan para peerage nya terlihat terbengong melihat kecepatan lari mereka yang tidak manusiawi
''Ayo, kita juga harus menyelamatkan Asia'' kata Issei
Rias mengangguk mengerti, mereka kemudian berlari untuk mengejar Asia bersama Sanji yang terlihat melindungi para wanita jika terjadi sesuatu dengan mereka. Amaterasu hanya melihat mereka yang terlihat begitu bersemangat menyelamatkan gadis yang di bawa Iblis itu
Amaterasu kemudian menyadari kalau ada banyak Iblis yang mengepungnya berpikir kalau dia juga adalah musuh, Amaterasu hanya mendesah karena dia harus terlibat dalam urusan Iblis seperti ini. Amaterasu kemudian mengangkat tangan nya dan mengarahkan nya ke arah mereka semua
''Chase Light'' ucap Amaterasu dan kemudian terlihat kalau ada tembakan cahaya yang menyebar dan kemudian mengenai para Iblis itu
Aneh nya, walaupun ada beberapa para Iblis yang berhasil mengenai tembakan cahaya itu, mereka tetap saja terkena cahaya itu karena tembakan cahaya itu seperti mengejar mereka layak nya sebuah peluru yang sudah menandai targetnya.
Amaterasu tersenyum melihat banyak Iblis yang berjatuhan ke tanah karena serangan nya tadi, Amaterasu kemudian berdiri karena sudah selesai memakan keripik kentangnya.
''Baiklah, aku rasa sedikit terlibat itu tidak apa-apa'' kata Amaterasu yang kemudian mengeluarkan sebuah sayap cahaya di belakangnya dan kemudian dia pun terbang. dan menuju ke tempat Luffy dan yang lain nya berlari tadi.
Luffy terlihat berlari sambil menghajar para Iblis yang menghalanginya begitu juga Zoro yang ada di belakangnya. Luffy melihat ada kerumunan Iblis di depan nya sambil terlihat memegang perisai untuk melindungi mereka, Luffy tersenyum dan terlihat akan menyerang.
''Gomu-Gomu no Hawk Gatling Gun!'' Luffy kemudian menyerang mereka dengan gatling gun nya yang dialiri dengan Haki.
Mereka semua terlihat terlempar entah kemana-mana karena serangan Luffy yang begitu kuat itu, salah satu Iblis terlihat menggunakan tombak untuk menyerang Luffy namun Luffy terlihat menangkis nya dengan tangan nya yang sudah dialiri oleh Haki dan terlihat Luffy menendang Iblis itu hingga terhempas dengan cukup jauh.
Luffy melihat lagi ada lima Iblis yang menembakan sihir mereka ke arah Luffy namun Luffy menghindari semua serangan sihir itu dan kemudian terlihat bersiap-siap untuk menyerang mereka
''Gomu-Gomu no Muchi!'' Luffy menendang mereka ke samping dengan sangat kuat.
Luffy melanjutkan lari nya setelah melihat kalau di depan nya tidak ada lagi Iblis namun terkadang para Iblis menyerang Luffy dari samping dan belakang namun Luffy bisa menghindari serangan mereka dan membalas serangan mereka.
Zoro yang ada di belakang Luffy terlihat di serang juga namun Zoro dengan mudah mengalahkan mereka dengan dua pedangnya. Dia menyimpan satu pedangnya untuk melawan seseorang yang kuat nanti nya di depan mereka, dia tersenyum dengan penuh berharap.
Luffy dan Zoro kemudian sampai di sebuah bangunan, mereka melihat kalau ada beberapa orang yang memakai sebuah jubah di depan mereka. Luffy dan Zoro terlihat memposisikan diri mereka untuk menyerang mereka
''Hmmmm tidak kuduga kalau kalian Manusia terlibat dalam ini, aku hanya mau mengatakan kalau kalian seharusnya tidak terlihat dalam masalah ini, Manusia rendahan''
Luffy dan Zoro kemudian mendengar ada suara Diodora di depan mereka, dan kemudian terlihat kalau ada layar monitor di depan dan kemudian menunjukan Diodora dengan senyum nya.
''Dimana Asia?!'' tanya Luffy dengan marah
''Tenang saja, dia aman disini. Aku akan menjaga nya, aku berharap kalau Gremory itu mau menggantikan Asia dengan semua bidak ku akan tetapi dia ternyata tidak terlalu bodoh juga'' kata Diodora dengan tersenyum
Luffy dan Zoro hanya menatap dia dan para orang-orang berjubah itu yang sepertinya akan melawan Luffy dan Zoro.
''Jika kalian ingin menyelamatkan nya kalian harus melewati mereka'' kata Diodora yang menunjuk ke arah para orang-orang berjubah itu.
Luffy terlihat geram sedangkan Zoro hanya terdiam dan berpikir kalau mereka harus melawan beberapa orang di depan mereka.
''Baiklah Zoro, siapa yang paling banyak mengalahkan mereka maka dia adalah yang hebat di antara kita'' kata Luffy memberi sebuah tantangan
''Kalau sang kapten mengatakan seperti itu aku semakin bersemangat'' kata Zoro yang bersiap-siap dengan kedua pedang nya
Luffy dan Zoro kemudian berlari ke depan untuk mengalahkan mereka, para orang berjubah itu terlihat tidak tinggal diam, mereka juga terlihat berlari ke depan untuk melawan Luffy dan Zoro.
Luffy mencoba untuk memukul salah satu dari mereka akan tetapi terlihat dia melompat ke atas, dia kemudian mencoba untuk menendang Luffy namun Luffy dengan mudah menghindarinya, di sisi lain ada lagi satu orang yang ingin memukul Luffy namun terlihat Luffy memegang pukulan nya dan kemudian melempar nya ke samping hingga menabrak tembok.
Zoro terlihat melawan yang menggunakan sihir petir yang menembaki dirinya namun Zoro kemudian bersiap-siap mencoba untuk menebas orang di depan nya namun Zoro menyadari sesuatu yang ganjil saat salah satu dari mereka ada yang lompat dan menyerangnya. Zoro menghindari serangan itu dan kemudian mundur ke belakang.
''Luffy, mereka semua wanita!'' kata Zoro memberitahu
Luffy yang mendengar perkataan dari Zoro terlihat kaget sehingga dia tidak menyadari kalau ada salah satu wanita yang menendang dirinya, Luffy kemudian terhempas ke belakang dan menabrak tembok hingga hancur. Diodora hanya tersenyum melihat Luffy terkena salah satu pukulan dari anak buah nya namun terlihat Luffy berdiri dengan santai dan kemudian melihat ke arah depan dengan marah.
''Mereka semua wanita, apa maksudmu menggunakan para wanita melawan kami?'' tanya Zoro dengan santai
Zoro memang bisa menebas seseorang ataupun dingin dengan para wanita, akan tetapi dia tidak sembarang menebas wanita dengan seenak nya.
''Kenapa? Apakah kalian merasa kasihan? Mereka sudah aku cuci otak sehingga mereka tidak merasakan takut akan kematian saat melawan mereka, aku juga sudah menghilangkan rasa malu mereka untuk melawan kaisar naga merah itu'' kata Diodora dengan tersenyum jahat.
Luffy hanya menatap dia dengan tatapan marah mendengar kata cuci otak, Luffy memang bisa melawan para wanita namun dia terlihat ragu untuk melawan wanita yang sudah di cuci otak nya. Zoro kemudian membalikan kedua pedang nya
''Luffy, hanya satu cara yang bisa kita lakukan, yaitu dengan mengalahkan mereka dengan membuat mereka pingsan'' kata Zoro
''Kau benar'' kata Luffy yang kemudian menonaktifkan haki pertahanan di tangan nya.
Para wanita itu kemudian terlihat maju untuk melawan Luffy dan Zoro lagi, Zoro maju duluan dan menyerang mereka. Zoro mencoba untuk menebas mereka dengan balik pedangnya yang tumpul tapi mereka ternyata tidak begitu bodoh terkena serangan dari Zoro. Zoro menangkis dan mencoba untuk menyerang mereka namun para peerage Diodora itu terlihat begitu lincah.
Luffy menangkis pukulan mereka dan mencoba untuk memukul belakang kepala mereka dan Luffy berhasil menjatuhkan beberapa dari mereka. Luffy dan Zoro terlihat mencoba untuk membuat para wanita itu tidak terluka parah dengan serangan mereka
Di luar terlihat Sanji dan yang lain nya mencoba untuk mengejar Luffy dan Zoro akan tetapi terlihat banyak sekali Iblis yang menghadang mereka, Sanji dengan mudah mengalahkan mereka semua dengan kaki nya dengan handal, Rias dan para peeragenya terlihat kagum dengan cara Sanji mengalahkan mereka dengan hanya kaki nya
''Kau hebat, Sanji-san'' kata Issei memuji
''Ini tidak seberapa'' kata Sanji dengan santai
''Bagus Sanji, kami sangat terbantu oleh mu'' kata Rias
Sanji kemudian terlihat senang saat Rias yang memuji dirinya
''Tenang saja, aku akan melindungi kalian~'' kata Sanji dengan terlihat senang sambil berlari dengan lari khas nya
Sanji kemudian melihat kalau ada banyak sekali Iblis yang menghadang mereka, Sanji sekarang terlihat bingung karena tidak tahu apakah dia harus bertarung atau melindungi para wanita yang terlihat lebih fokus untuk menyelamatkan Asia.
''Sial, mereka begitu banyak'' kata Sanji dengan kesal
Rias dan yang lain nya sekarang terlihat bingung untuk menyusul Luffy dan Zoro, Sanji terlihat berpikir untuk melawan mereka semua namun kemudian dia mendengar teriak Akeno
''Kyaaa!'' teriak Akeno
''Ada apa Akeno-cyuan, apakah kau dalam masalah?'' tanya Sanji
Sanji berbalik melihatnya Akeno dan kemudian terlihat kaget dan kesal, dia melihat ada seorang kakek tua yang terlihat sedang mengangkat rok Akeno dan kemudian melihat celana dalamnya dengan santai
''Hey pak tua! Apa yang kau lakukan?!'' teriak Sanji sambil terlihat gigi nya runcing marah dan kesal
''Oh maaf, aku hanya ingin melihat surga para wanita kau tahu'' kata orang tua itu dengan santai sambil tersenyum
Rias kaget melihat siapa orang tua itu yang pastinya bukan orang tua biasa
''Odin-dono'' kata Rias kaget
''Ah kalian rupa nya dalam masalah, sudah kuduga ada yang tidak beres dengan permainan yang bernama Rating Game ini'' kata Odin yang melihat semua Iblis itu
''Tapi teman kami di tangkap, kami harus menyelamatkan nya'' kata Issei
''Oh kalau begitu akan aku bantu'' kata Odin
Odin kemudian terlihat mengeluarkan sebuah senjata seperti tombak atau pun trisula dan kemudian terlihat menggerakan senjata nya dan kemudian menyerang para Iblis itu. Para Iblis itu terlihat tidak sanggup menahan serangan dari Odin itu
Rias dan yang lain nya terlihat kaget melihat serangan Odin itu termasuk Sanji yang tidak menyangka kalau orang tua itu seperti bisa mengalahkan banyak Iblis dengan sangat mudah
''Sekarang majulah kalian semua, aku akan melindungi kalian'' kata Odin
Rias dan yang lain nya terlihat mengangguk sambil tersenyum senang, Rias dan yang lain nya kemudian berlari mengejar Luffy dan Zoro lagi namun Rossweisse melihat Sanji tidak berlari bersama mereka
''Sanji-san, kenapa kau tidak ikut?'' tanya Rossweisse
''Aku disini saja untuk membantu orang tua ini'' kata Sanji dengan santai
Rias dan yang lain nya terlihat mengangguk mengerti, mereka kemudian terus berlari mengejar Luffy dan Zoro yang sudanh duluan dari tadi.
''Kau seharusnya melindungi mereka bukan aku'' kata Odin
''Mereka sudah aman, dua orang bodoh itu akan melindungi mereka'' kata Sanji sambil tersenyum dan terlihat menghidupkan satu rokok nya.
Odin hanya tersenyum mendengar perkataan dari Manusia di depan nya ini, mereka kemudian melihat ke arah Iblis yang ada di depan mereka.
''Kalau begitu jangan mati anak muda'' kata Odin
''Aku seharusnya berkata seperti itu, pak tua'' kata Sanji yang terlihat menyerang salah satu Iblis yang menyerangnya
Sanji menendang mereka dari depan, ke samping ataupun di belakang. Sanji melihat kalau ada Iblis yang dari samping yang ingin menyerangnya, Sanji menghindari serangan itu dengan berjongkok dan kemudian menyerang dagu Iblis itu dengan kaki nya, Iblis itu terlempar ke atas dengan sangat cepat.
Sanji kemudian berdiri dan kemudian merasakan ada yang akan menyerangnya dari belakang, Sanji kemudian menendang Iblis yang ada di belakangnya hingga dia terlempar. Odin terlihat kagum melihat tendangan Sanji yang begitu kuat itu
''Jadi apakah kau akan berdiam disitu saja, pak tua?'' tanya Sanji yang terlihat melompat dan kemudian berdiri di salah satu senjata musuh, Iblis itu kaget melihat Sanji berdiri di senjata nya dengan santai
Sanji kemudian menendang wajah Iblis itu hingga terlempar jauh seperti biasa nya.
''Sepertinya ini akan sangat merepotkan'' kata Sanji melihat masih banyak Iblis di sekitar mereka
Rias dan yang lain nya kemudian sampai di tempat Luffy dan Zoro, mereka kemudian kaget melihat kalau Luffy dan Zoro terlihat mengalahkan banyak para wanita dengan mudahnya. Issei terlihat memasang wajah mesum nya melihat para wanita itu tidak memakai pakaian sama sekali yang hanya memakai selendang
''Luffy-kun, Zoro-san, apakah kalian baik-baik saja?'' tanya Rias
''Kami baik-baik saja'' kata Luffy terlihat menaruh salah satu wanita di lantai dengan pelan
''Apakah mereka terluka?'' tanya Akeno melihat para wanita
''Tenang saja, kami hanya membuat mereka pingsan'' kata Zoro terlihat menyarungkan pedang nya
Luffy terlihat marah melihat semua wanita ini terlihat di pergunakan seperti sebuah barang, Luffy terlihat tidak senang dan kemudian melihat ke depan di mana Diodora berada.
''Baiklah, ayo kita hajar orang itu!'' kata Luffy dengan semangat
Zoro tersenyum saat mendengar perintah kapten nya itu, mereka semua kemudian terlihat berlari masuk ke dalam bangunan lebih dalam lagi, mereka terus berlari untuk mencari ruangan Diodora dan Asia berada.
Mereka kemudian sampai di sebuah ruangan yang cukup luas, Luffy dan Zoro merasakan ada seseorang di ruangan ini
''Ada orang'' kata Luffy dan Zoro secara bersamaan
Rias dan yang lainn ya terlihat melihat dan mencari orang yang di katakan oleh Luffy dan Zoro tadi, mereka kemudian melihat kalau ada orang yang muncul dan mereka semua terlihat kaget melihat orang itu
Orang itu adalah Freed yang terlihat tersenyum melihat Luffy dan yang lain nya
''Freed?! Bagaimana kau ada disini?'' tanya Issei dengan kaget melihat Freed
''Kenapa aku disini? Ya karena aku sekarang bersekutu dengan Iblis'' kata Freed
''Ironis, bukankah kau dulu pemburu Iblis?'' tanya Rias
Freed terlihat hanya tersenyum sadis dan kemudian terlihat berubah menjadi sesuatu, Luffy dan yang lain nya kemudian kaget melihat Freed berubah menjadi monster yang terlihat cukup besar
''Dia benar-benar sudah bersekutu dengan Iblis'' kata Rias melihat perubahaan Freed itu
Kiba terlihat maju ke depan untuk menghadapi Freed, dia tahu kalau dia harus mengalahkan Freed sekarang juga namun terlihat kalau Zoro juga maju ke depan.
''Aku akan membantumu walaupun hanya sedikit'' kata Zoro
''Zoro-san, aku bisa mengalahkan nya dengan sendiri'' kata Kiba
''Tenang saja, aku tidak meremehkan kekuatanmu tapi aku merasa ingin memotongnya'' kata Zoro dengan gaya sadisnya
Kiba terlihat hanya tersenyum membiarkan apa yang Zoro mau, Zoro terlihat hanya memakai satu pedangnya karena berpikir kalau itu sudah cukup untuk mengalahkan monster di depan mereka itu
Kiba dan Zoro kemudian terlihat berlari kedepan, Zoro memberi aba-aba kepada Kiba untuk menyerang duluan. Kiba kemudian menggunakan pedangnya untuk menyerang Freed akan tetapi terlihat kalau Freed ternyata cukup hebat menahan serangan dari Kiba itu akan tetapi terlihat kalau tangan Freed tiba-tiba saja tertebas
''One Sword Style: Lion Song!''
terlihat kalau Zoro yang tiba-tiba saja menebas tangan Freed dengan begitu cepat nya bahkan Rias dan yang lain nya terlihat tidak sempat melihat Zoro menggerakan pedangnya. Zoro terlihat dan kemudian mendarat dengan halus di tanah
''Aku sudah selesai, sekarang dia bagian mu'' kata Zoro
Kiba hanya tersenyum melihat sifat Zoro itu yang selalu saja seperti itu, namun Kiba merasa berterima kasih karena dengan begini Freed akan mudah untuk di kalahkan. Freed merasakan sakit melihat satu tangan nya tertebas, Kiba kemudian mengeluarkan satu pedang nya lagi dan kemudian menusukan nya ke tanah.
Kemudian tiba-tiba saja banyak sekali pedang yang muncul dari tanah dan kemudian menusuk Freed, Kiba kemudian dengan cepat terlihat akan menyerang Freed lagi
''Flame Sword'' Kiba terlihat mengeluarkan sebuah pedang di tangan nya
Kiba kemudian menebas Freed dengan pedang itu, Freed terlihat terbakar karena Kiba mengeluarkan pedang api.
Freed terlihat terbakar habis dan musnah tanpa ada tersisa lain nya, Kiba mendekati Kiba
''Kerja bagus pemula, lain kali kau harus lebih cepat'' kata Zoro
Kiba mendesah pasrah mendengar perkataan dari Zoro, dia memang masih di bawah Zoro bahkan lebih bawah lagi. Dia harus bisa melatih dirinya agar menjadi pendekar pedang yang kuat sama seperti Zoro
''Ayo, kita harus menyelamatkan Asia'' kata Issei
Mereka semua mengangguk dan kemudian terlihat berlari untuk menyelamatkan Asia, mereka terus berlari dan kemudian terlihat ada tangga untuk naik ke atas. Mereka kemudian menaiki anak tangga itu dan kemudian sampai di sebuah ruangan yang terlihat Asia berada.
Issei dan yang lain nya kemudian melihat kalau ada Asia yang di ikat di atas Diodora, Diodora terlihat duduk dengan santai melihat mereka semua.
''Lepaskan Asia!'' teriak Issei
''Hah? Kenapa pula aku harus melakukan nya? Aku tidak akan membiarkan orang spesial seperti Asia jatuh ke tangan mesum sepertimu, lagian dia ini begitu penting bagiku'' kata Diodora terlihat tersenyum
Luffy dan Zoro terlihat diam saja membiarkan Issei marah kepada Diodora, Issei terlihat mengeluarkan gauntlet nya dan kemudian terlihat memakai armor naga nya dan kemudian terlihat maju ke depan dengan sangat cepat.
Diodora kaget melihat Issei tiba-tiba saja ada di depan nya dan kemudian memukul nya hingga terpental ke samping. Issei kemudian dengan cepat menuju ke arah Asia yang di ikat dan kemudian mencoba untuk melepaskan sesuatu yang mengikatnya, namun terlihat kalau Issei malah lemah saat memegang benda itu
''Hahahahahaha benda itu bukanlah benda biasa, dia bisa menyerap sihir seseorang yang menyentuhnya'' kata Diodoroa tertawa melihat Issei
Issei terlihat tidak peduli sama sekali, dia kemudian terus mencoba untuk melepaskan ikatan Asia
''Asia adalah orang yang sangat penting bagi kami, aku tidak akan membiarkan siapa pun menyakitinya, dia sudah di sakiti sejak lama sekali'' kata Issei dengan berusaha keras
Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost!Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost!
Terlihat suara mekanik dari gauntlet Issei yang sepertinya terus menambah kekuatan Issei, benda itu kemudian terlihat pecah karena tarikan Issei yang sekarang lebih kuat dan terlihat bertambah kuat terus menerus. Diodora kaget melihat kalau Issei sepertinya hampir berhasil menghancurkan benda itu
Benda itu kemudian hancur dan kemudian melepaskan Asia, Issei dengan cepat terlihat memegang Asia agar dia tidak jatuh ke bawah. Issei mendarat ke tanah sambil terlihat menggendong Asia. Rias dan yang lain nya kemudian terlihat berlari menuju ke arah Asia dan Issei dengan begitu senang
''Sial, aku tidak menyangka kalau itu juga tidak berhasil'' kata Diodora
Rias kemudian melihat ke arah Diodora
''Diodora Astaroth, aku dengar kalau kau telah melakukan sesuatu dengan para Old Satan'' kata Rias
''Old Satan?'' Luffy terlihat bingung
''Mereka adalah Iblis yang ada sebelum Iblis kami atau Iblis golongan tua'' kata Akeno memberitahu Luffy
Luffy terlihat hanya mengangguk mengerti sedangkan Zoro terlihat hanya terdiam sambil menyerap informasi itu. Diodora terlihat hanya ketakutan sekarang, dia kemudian dengan ketakutan mencoba menembakan sihir kepada Asia dan Issei namun terlihat ada hantaman yang sangat keras sekali mengenai wajah nya dan kemudian terpental ke belakang
Luffy terlihat adalah pelaku orang yang memukul Diodora, Luffy tersenyum melihat dia berhasil memukul Diodora dengan cepat sebelum dia menembakan sihir kepada Asia dan Issei yang terlihat senang satu sama lain.
''Sialan! Kau menghancurkan wajah ku. Argggh!'' kata Diodora terlihat memegang wajah nya sambil kesakitan
''Oh aku tidak tahu kalau aku mengaktifkan Haki Pengerasku'' kata Luffy terlihat melihat tangan nya yang hitam
Kiba tersenyum kaku melihat kalau Luffy dengan santai nya memukul wajah Diodora dengan memakai kekuatan yang sekeras baja itu tepat di wajah nya.
Diodora terlihat berdiri sambil memegang wajah nya, terlihat kalau hidung Diodora mengeluarkan darah yang sangat banyak sekali.
''Hidung nya patah'' kata Koneko melihat nya
Diodora kemudian marah ke arah Luffy
''Beraninya kau makhluk rendah memukulku! Mati kau!'' teriak Diodora yang kemudian terlihat menyerang Luffy dengan bola sihirnya
Luffy terlihat hanya menghindari serangan dari Diodora dengan santai menghindar ke samping, Luffy hanya tersenyum berpikir kalau orang di depan nya ini belum kalah juga, dia kemudian bersiap-siap menyerang Diodora lagi
''Gomu-Gomu no...'' Luffy terlihat memanjang lengan nya dan kemudian memegang Diodora
Diodora kaget melihat Luffy memangnya dan terlihat menariknya, Diodora melihat kalau Luffy akan menyerangnya dengan satu tangan nya yang terlihat menggunakan kekuatan seperti baja itu lagi
''Hawk Bullet!'' Luffy kemudian dengan keras memukul wajah Diodora lagi dengan sangat keras dengan Haki pengeras nya.
Diodora terlihat sekali lagi terpental dengan sangat jauh ke belakang dan menabrak dinding di belakangnya. Luffy hanya bisa tersenyum melihat nya
''Aku pikir dia kuat'' kata Zoro melihat Diodora
''Dia seharusnya kuat tapi karena hanya mengandalkan sihir dia malah terlihat sangat lemah'' kata Rias melihat nya juga
Diodora sekarang tidak merasakan apa-apa di wajah nya karena sudah babak belur, Luffy hanya melihatnya berpikir apakah dia sudah tidak sadarkan diri karena dia berharap bisa menghajar Diodora lagi dengan lebih puas.
''Sudahlah Luffy, dia sekarang sudah babak belur'' kata Zoro melihat Luffy
''Tidak, seharusnya Luffy lebih memukulnya lebih keras lagi'' kata Koneko terlihat tidak senang dengan Diodora
Luffy terlihat hanya tersenyum saja mendengar perkataan dari Koneko, mereka kemudian melihat ke arah Issei dan Asia yang terlihat senang satu sama lain. Rias senang karena mereka bisa menyelamatkan Asia
''Asia-chan, kau tidak apa-apa kan?'' tanya Issei
''Ya, aku tidak apa-apa. Terima kasih semua nya'' kata Asia terlihat senang
Asia sekarang benar-benar sangat bersyukur sekali karena dia di selamatkan oleh teman-teman nya, dia kemudian berdiri dan kemudian terlihat berdoa bersyukur karena mereka sudah menyelamatkan nya
''Terima kasih tuhan karena memberikanku teman-teman yang baik, aku sangat senang sekali'' kata Asia terlihat meneteskan air mata karena senang
Luffy terlihat tersenyum melihat Asia yang terlihat senang sekali dan Zoro terlihat hanya tersenyum kecil melihatnya. Mereka semua terlihat tersenyum satu sama lain namun kemudian terlihat
Shep! *suara tusukan*
Dada Asia terlihat tiba-tiba saja tertusuk oleh serangan sihir seperti jarum tepat di dada nya, dan kemudian terlihat kalau Asia kesakitan dan kemudian musnah. Rias dan yang lain nya terlihat hanya bisa terdiam dan kaget melihat apa yang terjadi
''Apa yang terjadi?!'' teriak Rias kaget
''Cih aku tidak tahu kalau ada Iblis yang berdoa, itu benar-benar sangat menjijikan'' terdengar sebuah suara pria
Rias dan yang lain nya terlihat melihat ke atas dan kemudian melihat kalau ada seorang pria yang berambut panjang, memakai armor berwarna ungu dan terlihat memakai sebuah jubah.
''Dia?!'' kaget Rias
''Siapa dia?'' tanya Akeno
''Dia adalah salah satu dari fraksi Old Satan, Shalba Beelzebub '' kata Rias memberitahu
Semua orang terlihat kaget mendengarnya kecuali Luffy dan Zoro terlihat hanya penasaran dengan siapa dia namun mereka semua terlihat kaget dengan apa yang terjadi dengan Asia.
''Kemana Asia?'' tanya Akeno
''Dia, tidak mungkin!'' ucap Rias terlihat marah sekali
''Maksudmu gadis tadi, aku membunuhnya dengan sihirku'' kata Shalba dengan santai
Semua orang terlihat kaget mendengarnya terutama Luffy yang terlihat marah dengan apa yang terjadi, Zoro dengan cepat terlihat mengeluarkan dua pedang nya berpikir untuk menebas pria yang ada di depan mereka
''Shalba, akhirnya kau datang. Baguslah, sekarang kita bisa menghabi-''
Shup!
Dada Diodora terlihat tertusuk oleh energi sihir lagi dan kemudian terlihat memuntahkan darah dari mulutnya, Diodora melihat ke arah Shalba
''Kau tidak berguna lagi'' kata Shalba dengan tatapan dingin nya
Diodora terlihat menghilang dengan lambat. Semua orang kaget melihat apa yang terjadi dengan Diodora itu, Luffy terlihat menatap ke arah Shalba dengan tatapan tajam nya namun Issei terlihat masih mencari Asia
''Asia, Asia, kemana kau?'' tanya Issei terlihat syok dengan apa yang terjadi
''Old Satan akan segera bangkit lagi, kalian Iblis palsu sebaiknya musnah dari dunia ini'' kata Shalba terlihat meremehkan Rias dan yang lain nya.
Luffy terlihat tidak diam saja, dia kemudian terlihat menggunakan Gear second nya dan terlihat mengeluarkan haki nya juga. Luffy dengan cepat terlihat ada di depan ada di depan Shalba, Luffy kemudian menarik tangan nya, Shalba kaget melihat ada seorang laki-laki di depan nya dan terlihat tidak sempat untuk menghindari pukulan pria itu
''Gomu-Gomu no Redhawk!'' teriak Luffy yang terlihat memukul Shalba dengan pukulan yang sangat kuat sekali
Shalba terlihat merasakan sakit di perutnya dan merasakan panas yang sangat panas sekali, Shalba kemudian terlihat terpental ke luar dari bangunan dengan sangat cepat sekali dan menabrak bebatuan di belakangnya
Luffy mendarat di tanah dengan santai sambil menatap ke arah Shalba dengan tatapan kemarahan. Semua orang terlihat kaget melihat serangan Luffy yang terlihat mengeluarkan api itu
''Aku akan menghajar orang itu'' kata Luffy terlihat dengan tatapan tegas nya
''Tidak, tunggu Luffy'' cegah Rias
Luffy kemudian berbalik dan kemudian melihat kalau Issei terlihat benar-benar aneh sekarang, dia terlihat sedang mengucapkan kata-kata aneh dan kemudian terlihat memiliki aura berwarna merah di sekelilingnya.
''Issei, gawat'' ucap Rias
''Ada apa dengan nya?'' tanya Zoro terlihat merasakan aura itu juga
Issei terlihat tiba-tiba saja berubah menjadi sesuatu, armor nya yang terlihat berubah menjadi lebih besar dan terlihat memiliki ciri-ciri naga. Issei kemudian terlihat mengaung dengan begitu keras
''Semua nya! Kita harus segera pergi dari sini!'' teriak Rias dengan menahan aura yang di miliki oleh Issei
''Sial, kenapa bisa begini'' kata Kiba dengan terlihat berlari menjauh dari Issei
Rias dan para peeragenya kemudian terlihat menjauh dengan terbang namun Luffy dan Zoro terlihat berlari dengan sangat cepat sambil melompat ke tempat lain ke tempat lain nya. Luffy dan Zoro kemudian berbalik melihat Issei sekarang yang memakai mode Juggernaut Drive nya
''Woah apa itu Zoro?'' tanya Luffy
''Aku pun tidak tahu namun sepertinya dia mengalami syok dan kemudian marah sehingga membuat kekuatan nya seperti itu'' kata Zoro terlihat berjaga-jaga jika terjadi sesuatu
''Hmmm bagaimana cara kita menenangkan Issei?'' tanya Luffy penasaran.
''Entahlah namun kita harus mundur dulu'' kata Zoro
Luffy terlihat tidak tahu apa yang terjadi dia kemudian mencari tempat yang aman, Luffy dan Zoro melihat ke tempat Rias dan yang lain nya dan kemudian menuju ke tempat itu.
''Luffy, Zoro, apakah kalian baik-baik saja?'' tanya Akeno
''Ya, kami baik-baik saja'' kata Luffy
''Sebenarnya apa yang terjadi?'' tanya Zoro
''Sepertinya dia telah termakan amarahnya, dia sepertinya termakan kekuatan sendiri'' tiba-tiba terlihat kalau ada Amaterasu di belakang mereka mengagetkan mereka
''Sejak kapan kau disini?'' tanya Kiba kaget
''Tenanglah Iblis, ini bukan saatnya untuk kaget'' kata Amaterasu
Amaterasu melihat ke arah Issei yang terlihat mengaung dengan sangat keras sekali, Amaterasu berpikir kalau Issei sepertinya benar-benar kehilangan kesadaran nya dan sekarang terlihat seperti binatang yang memiliki insting
''Apa yang harus kita lakukan?'' tanya Akeno
Rias dan yang lain nya terlihat bingung sekarang namun terlihat kalau Luffy dan Zoro hanya bersiap-siap melakukan sesuatu apa yang harus mereka lakukan
BERSAMBUNG
Seperti biasa berakhir dengan tanggung :V
Maaf kalau lama karena kalian taulah kehidupan ini, maaf kalau bab ini tanggung karena saya juga memikirkan kehidupan dan jalan cerita fanfic ini.
Saatnya membalas Review
Austintristan16: Tenang saja akan ada fanservice nya, kalau harem untuk Luffy aku pun tidak tahu. Dia adalah wanita yang memiliki kewibawaan yang tinggi. Frankly dan Brook? Entahlah mungkin saja, Eveline bertemu dengan Makino lagi? Kita lihat saja, mungkin mereka bisa berkunjung. Dan tentang ayah Luffy, dia juga memiliki sejarah di dunia DxD, tunggu saja ya
Pain Overture: Hmmm saya juga menunggu manga terbaru nya menunggu apakah Zoro memang akan memiliki pedang baru, Sanji memiliki baju germa dan apa kekuatan nya kita juga belum tahu, dan untuk Kaido, itu rahasia
DamViBritannia: Terima kasih, aku senang ada yang merasakan perasaan saya T_T(Senang terharu).
Terima kasih yang sudah baca dan Review
Silahkan tinggalkan Review jika masih ingin bertanya lagi
Salam Author
