Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi
warning :Non Canon, dll
DIA ORANG BERHARGA BAGIKU
Rias melihat seorang yang dia pikirkan dari tadi yaitu Luffy yang terlihat sedang tersenyum ke arahnya dengan senyuman yang begitu berbeda. Luffy kali ini tersenyum tidak seperti senyum biasanya yaitu senyum polos dan lebar namun kali ini begitu aneh karena senyuman nya hanya senyuman biasa
''Luffy, apakah sudah jam istirahat?'' tanya Rias
''Ya begitulah, kau sendirian?'' tanya Luffy
''Ya, aku sendirian'' kata Rias
Luffy tersenyum dan kemudian berjalan menuju ke arah Rias, Rias hanya terlihat heran dengan Luffy kali ini yang benar-benar sangat berbeda dari pada hari-hari lain nya. Luffy ada di depan Rias dan terlihat Rias masih heran melihat Luffy
''Hey apakah kau sedang memikirkan sesuatu?'' tanya Luffy
''Hmmmm ya seperti itulah'' kata Rias terlihat melihat ke bawah lantai
Luffy hanya tersenyum dan kemudian terlihat duduk di samping Rias di sofa nya, Luffy melihat ke arah Rias dengan senyuman yang sangat berbeda dari senyuman Luffy. Rias kaget saat melihat tangan Luffy memegang pipi nya
''Aku tahu kalau kau sedang memikirkanku'' kata Luffy
Pipi Rias kemudian berubah menjadi merah karena malu mendengar perkataan dari Luffy tapi memang itu benar, dia sedang memikirkan Luffy dengan perasaan yang bingung
''Y-Ya begitulah, aku sedang memikirkanmu'' kata Rias
''Owh itu bagus, aku juga sedang memikirkanmu tadi'' kata Luffy
Rias terlihat kaget mendengar perkataan dari Luffy
''Benarkah?'' tanya Rias
''Ya tentu saja, mana mungkin aku tidak memikirkan seorang gadis yang cantik sepertimu'' kata Luffy memuji kecantikan Rias
Rias terlihat senang mendengar pujian dari Luffy yang akhirnya mengetahui dirinya, dia takut kalau Luffy sama sekali tidak memikirkan dirinya dan hanya ingin bersenang-senang dengan yang lain nya.
Luffy kemudian memegang dagu nya
''Apakah kau mau ikut bersamaku untuk selamanya?'' tanya Luffy
Rias terlihat terbawa arus melihat mata hitam Luffy, dia merasa kalau dia benar-benar sangat nyaman sekarang. Rias kemudian tersenyum melihat ke arah Luffy
''Tentu saja, aku akan selalu ikut bersamamu, jika kau pulang maka bawa juga aku'' kata Rias
''Benarkah? Apakah kau yakin?'' tanya Luffy
''Tentu saja, apa pun untukmu'' kata Rias
Luffy hanya tersenyum mendengar perkataan dari Rias yang terlihat sudah terbawa suasana romantis ini. Rias memegang kedua pipi Luffy dengan kedua tangan nya dan terlihat pipi nya yang dari tadi terus memerah.
Rias terlihat hanya tersenyum saja dengan bahagia karena menyadari kalau ini adalah suasana yang di cari dari Luffy yaitu sebuah suasana hanya untuk mereka tanpa di ganggu oleh orang lain
''Baiklah, sekarang apa pun yang terjadi kau akan ikut denganku'' kata Luffy
''Tentu saja, aku akan selalu bersamamu'' kata Rias terlihat sekarang malah terhipnotis.
Saat mereka terlihat asik sedang berbicara satu sama lain, tiba-tiba saja pintu di buka oleh seseorang. Luffy dengan cepat melihat siapa orang yang mengganggu mereka. Terlihat kalau Sanji masuk ke dalam club dan terlihat kaget melihat kalau ada Luffy dan Rias di dalam
''Oh aku tidak tahu kalau ada kalian'' kata Sanji
Luffy hanya terdiam melihat saja berpikir kalau dia adalah pengganggu. Sanji melihat Luffy dan terlihat heran karena ada sesuatu yang aneh dengan nya, ini benar-benar sangat aneh
''Luffy, kemana topi jerami mu?'' tanya Sanji
Sanji sudah tahu kalau Luffy tidak akan menaruh topi jerami nya sembarangan karena topi jerami itu sudah seperti arti kehidupan baginya, sekarang dia melihat Luffy tidak memakai topi jerami membuatnya merasa heran
''Topi jerami? Kenapa aku membutuhkan benda itu?'' tanya Luffy
Sanji kaget mendengar perkataan dari Luffy yang tidak berpikir kalau topi jerami itu adalah barang yang membuat bajak laut mereka
''Apa maksudmu tidak membutuhkan itu? Bukankah benda itu adalah benda yang ingin membuatmu menjadi bajak laut dan sebagai simbol bajak laut kita?'' tanya Sanji dengan merasa heran
Luffy terlihat terdiam mendengar perkataan dari Sanji dan Sanji pun yang melihat Luffy hanya terdiam mulai curiga.
''Hmmmm Luffy, apakah kau tahu siapa aku?'' tanya Sanji
Luffy terlihat terdiam dan kemudian tersenyum
''Tentu saja, kau itu Vinsmoke Sanji'' jawab Luffy dengan tersenyum
Sanji hanya tersenyum mendengar perkataan dari Luffy yang ternyata mengingatnya, Sanji kemudian menuju ke arah meja dan kemudian mengambil sesuatu yaitu ternyata adalah rokok nya yang sepertinya tertinggal sehingga dia menuju ke sini
Sanji berbalik melihat ke arah Luffy dan Rias
''Maaf kalau aku mengganggu kalian'' kata Sanji
Sanji kemudian menuju ke pintu keluar, Luffy hanya tersenyum saja melihat Sanji yang ingin pergi. Saat Sanji ingin memegang gagang pintu namun dia kemudian dengan cepat terlihat menuju ke arah Luffy dan kemudian menendang wajah Luffy dengan sangat keras dan terlihat Luffy terpental dan menabrak dinding di belakang nya
Sanji terlihat tersenyum melihat Luffy terpental dan menabrak dinding, Rias yang melihatnya kaget dan kemudian menuju ke arah Luffy berharap kalau dia tidak apa-apa
''Jangan membodohiku, pertama Luffy tidak akan mengatakan seperti itu kepada topi jerami nya, kedua, Luffy selalu memanggilku Sanji tanpa mengatakan nama keluargaku dan ketiga, Luffy selalu memanggilku 'Kau Sanji, kau adalah juru kokiku'' kata Sanji terlihat menatap ke arah Luffy dengan tajam
Luffy terlihat terdiam setelah di tendang oleh Sanji, Luffy kemudian tersenyum setelah mendengar perkataan dari Sanji.
''Aku tidak tahu kalau pengetahuanku tentang kalian ternyata tidak bisa membodohi kalian tanpa perasaan mengerti kalian satu sama lain'' kata Luffy tersenyum
Senyuman Luffy benar-benar sangat berbeda, senyumanya ini sekarang terlihat senyuman memiliki maksud atau merendahkan melihat Sanji. Rias terlihat tidak mendengarkan perkataan dari Sanji dan terlihat memegang Luffy
''Siapa kau ini?'' tanya Sanji
''Aku Luffy'' jawab Luffy
Sanji sama sekali tidak percaya dengan perkataan dari orang di depan nya ini yang dia percayai kalau dia sama sekali bukanlah Luffy
''Rias-chan, menjauhlah dari dia! Dia bukan Luffy'' kata Sanji memperingatkan
''Apa maksudmu, Sanji? Dia adalah Luffy'' kata Rias terlihat memeluk Luffy
Sanji kaget melihat dengan sifat Rias kali ini yang sama sekali terlihat kalau dia seperti sedang terhipnotis oleh pria itu. Sanji melihat ke arah orang itu dengan tatapan tajam.
''Apa yang kau lakukan kepada nya?!'' tanya Sanji dengan marah.
Luffy terlihat hanya tersenyum saja melihat Sanji, dia juga terlihat memeluk Rias dengan pelukan yang hangat dan terlihat romantis.
''Rias!''
Kemudian tiba-tiba saja masuklah dua orang lagi yang adalah Luffy dan Zoro. Luffy dan Zoro melihat kalau ada Sanji di club juga
''Sanji, kau disini'' kata Luffy
''Ya, aku kesini untuk mengambil rokok ku akan tetapi aku melihat sesuatu yang aneh'' kata Sanji
''Sesuatu yang aneh?'' tanya Luffy heran
Luffy dan Zoro kemudian melihat ke arah depan mereka dan melihat kalau ada Rias dengan seseorang, Zoro kaget melihat kalau ada seseorang yang mirip dengan Luffy begitu juga Luffy yang terlihat sangat mirip sekali dengan nya.
''Woah orang itu sangat mirip sekali denganku'' kata Luffy terlihat kagum melihat orang itu
Zoro dan Sanji hanya terbengong melihat kalau Luffy malah kagum, memang kalau itu memang keren. Pria itu hanya melihat ke arah Luffy dengan tatapan tersenyum
''Dan itu lah kenapa dia sangat kecewa'' kata pria yang mirip Luffy itu
''Apa maksudmu?'' tanya Luffy heran
''Tentu saja wanita ini'' kata pria itu terlihat mengelus rambut Rias yang berwarna merah dan terlihat tersenyum lagi melihat Luffy dan para kru nya.
Kedua trio itu hanya heran mendengar perkataan dari pria itu yang terlihat sepertinya mengerti dengan Rias
''Rias, kenapa denganmu? Apakah kau lapar?'' tanya Luffy
''Tidak bodoh, dia sepertinya terhipnotis'' kata Sanji
Luffy hanya terlihat mengerti, Zoro terlihat bersiap-siap kalau pria itu akan menyerang mereka. Pria itu kemudian terlihat tersenyum saja dan kemudian muncul ada sebuah kabur di sekitarnya
''Woah apa yang terjadi?'' tanya Luffy
''Mereka akan berteleportasi'' kata Sanji
''Rias!'' Luffy kemudian meregangkan tangan nya ke depan sebelum mereka menghilang, Luffy sepertinya berhasil menggapai Rias sebelum mereka pergi akan tetapi...
Plak!
Rias memukul tangan Luffy menjauh dari nya, Sanji, Zoro dan Luffy terlihat kaget melihat apa yang di lakukan oleh Rias
''Kau bukan Luffy yang aku mau'' kata Rias menatap ke arah Luffy dengan tatapan tajam
Luffy hanya kaget mendengar perkataan dari Rias yang terlihat tidak mengenalnya lagi. Mereka berdua kemudian terlihat menghilang tanpa ada bekas, Sanji terlihat kesal karena seharusnya dia bisa menyerang pria itu akan tetapi dia takut kalau dia akan menggunakan Rias sebagai pelindung.
Luffy hanya terlihat kaget dengan perkataan dari Rias tadi yang mengatakan kalau dia tidak menginginkan nya, apakah itu berarti Rias tidak membutuhkanya lagi sebagai teman nya.
''Apa yang sebenarnya terjadi?'' tanya Zoro heran dari tadi
''Sepertinya ada orang yang menyamar sebagai Luffy'' kata Sanji
''Kenapa dia melakukan itu?'' tanya Luffy penasaran
''Karena dia ingin menculik Rias-chan, dasar kau ini'' kata Sanji
Luffy terlihat mengerti akan tetapi dia terlihat masih penasaran dengan perkataan dari Rias tadi, dia benar-benar tidak mengerti namun yang pasti sekarang adalah untuk mengambil Rias kembali dari penculik itu.
''Sebaiknya kita membicarakan ini kepada yang lain nya'' kata Zoro
Luffy dan Sanji mengangguk mengerti.
SKIP TIME
Terlihat peerage Rias sudah ada di dalam ruangan club sambil terlihat menunduk sedang memikirkan ini, mereka sudah mendengar penjelasan dari Sanji dan mereka begitu kaget karena bucho mereka akan di culik oleh seseorang.
''Kenapa bisa begini'' kata Issei terlihat kesal dan menahan marah.
''Tenanglah Issei, sekarang kita harus memikirkan bagaimana cara membawa Bucho kembali'' kata Kiba
Mereka semua terlihat memikirkan nya namun mereka sama sekali tidak tahu kemana orang itu membawa Rias, apakah di kota lain, negara lain ataupun pulau lain. Mereka benar-benar tidak sekali tidak tahu.
Kemudian tiba-tiba saja datanglah seseorang dengan sihir lingkaran berwarna merah, terlihat munculah Grayfia yang melihat mereka semua. Dia terlihat tahu kalau ada sesuatu terjadi dengan mereka semua
''Hmmmmm Grayfia-sama, aku ingin mengatakan sesuatu'' kata Akeno
''Tenang saja, aku sudah tahu'' kata Grayfia
Mereka semua terlihat kaget mendengarnya, Grayfia terlihat sudah tahu dengan apa yang terjadi.
''Jadi kau sudah tahu kalau Rias sudah di culik?'' tanya Luffy
Zoro dan yang lain nya hanya mendesah saat Luffy mengatakan secara terus terang kepada Grayfia, Grayfia hanya menatap ke arah Luffy dengan tatapan biasa. Dia tersenyum melihat Luffy
''Ya aku sudah tahu itu bahkan Sirzechs dengan merasakan sihirnya'' kata Grayfia
''Sihir?''
''Sirzechs-sama bisa merasakan sihir adik nya itu dengan kekuatan sihirnya yang dia berikan kepada Rias, sehingga dia bisa mengetahui ada di mana Rias-sama'' kata Grayfia
Luffy terlihat kagum mendengarnya karena mereka bisa merasakan orang yang mereka menurut mereka penting dengan sihirnya.
''Dan ada di mana Rias?'' tanya Luffy
''Dia ada di suatu tempat yaitu celah dimensi'' kata Grayfia
Mereka semua terlihat mengangguk mengerti akan tetapi mereka masih bingung untuk bagaimana cara nya untuk menuju ke celah dimensi. Akeno kemudian menyadari kalau ada seseorang yang akan bisa membawa mereka ke celah dimensi
''Aku tahu siapa yang bisa'' kata Akeno
''Siapa?'' tanya Sanji
''Vali'' jawab Akeno
Semua orang terlihat kaget dan kemudian mengerti, Vali pernah menyelamatkan Asia dari celah dimensi dan pasti dia bisa melakukan lagi untuk membuka celah dimensi.
''Baiklah, saatnya kita ke sana'' kata Luffy dengan semangat
''Apakah kau yakin kalau dia akan menerima permintaan kita hanya untuk membuka celah dimensi?'' tanya Zoro
''Kalau itu aku yang akan berbicara kepada nya'' kata Luffy
''Hmmm aku memiliki perasaan aneh kepadamu saat ingin bernegosiasi dengan mereka'' kata Zoro mengetahui sifat kapten nya itu.
''Tenang saja, aku sangat baik dalam bernegosiasi'' kata Luffy
''Tidak, kau tidak ahli'' kata Zoro dan Sanji bersamaan
Mereka semua hanya mengeluarkan nafas nya dengan pasrah melihat Luffy yang terlihat bersikeras sekali, tapi mereka mengetahui kalau sepertinya rencana Luffy tidak terlalu buruk untuk berbicara dengan Vali
Grayfia hanya berharap kalau Luffy dan yang lain nya bisa mengambil kembali Rias, dia begitu khawatir dengan Rias sebagai seorang kakak.
''Baiklah, aku berharap kalau kalian bisa membawanya'' kata Grayfia
''Percayakan Rias kepadaku, aku pasti akan membawanya kembali'' kata Luffy
''Baiklah, aku mempercayaimu'' kata Grayfia
Dia sudah sangat percaya dengan Luffy dengan telah apa yang terjadi dan mereka alami sekarang ini, Grayfia kemudian menghilang dengan sihir teleportnya
''Baiklah, kita harus bertemu dengan Vali segera'' kata Luffy
Semua orang mengangguk mengerti dengan kapten muda kita
SKIP TIME
Sekarang terlihat kalau Luffy, Zoro, Sanji dan para peerage Rias terlihat berjalan menuju ke suatu tempat, terlihat kalau ada sebuah bangunan seperti bangunan yang di tinggalkan. Luffy dan para bajak laut hanya terlihat penasaran karena Akeno membawa mereka kesini
''Kenapa kau membawa kita kesini, Akeno?'' tanya Luffy dengan penasaran
''Disini adalah tempat Vali dan teman-teman nya berkumpul'' jawab Akeno
Luffy dan yang lain nya terlihat mengangguk mengerti, mereka berjalan terus hingga di depan bangunan itu dan kemudian datanglah seseorang. Seseorang itu adalah seorang wanita yang memakai kimono berwarna hitam dan tersenyum melihat ke datangan Luffy dan yang lain nya
''Oh kalian ternyata datang, aku tidak tahu kalau kalian akan benar-benar datang'' kata wanita itu yang adalah Kuroka
Luffy terlihat kaget karena ternyata dia akan bertemu lagi dengan wanita ini, Sanji yang melihat Kuroka kemudian dengan cepat berlari ke depan, Kuroka kaget melihat Sanji berlari ke arahnya dan terlihat melompat dan sampai di depan nya
Sanji dengan cepat mengambil tangan Kuroka dan kemudian menciumnya dengan terlihat begitu sopan sekali
''Selamat malam, madam. Kau begitu cantik sekali malam ini'' kata Sanji memuji Kuroka
''Ara'' Kuroka terlihat kaget dan kagum dengan sifat Sanji itu yang begitu sopan sekali kepada wanita
Semua orang hanya mendesah pasrah melihat sifat Sanji yang sama sekali tidak berubah walaupun bertemu dengan musuh mereka, Kuroka hanya bisa tersenyum saja, dia tidak pernah melihat pria seperti Sanji. Kuroka kemudian melihat ke arah Luffy dan yang lain nya
''Aku sudah tahu kedatangan kalian kesini'' kata Kuroka
''Benarkah, kau bisa membuka celah dimensi?'' tanya Luffy
''Bukan aku, tapi Arthur'' kata Kuroka
Mereka semua terlihat mengerti, tak lama kemudian datanglah Vali dan juga yang lain nya. Issei terlihat berhati-hati melihat Vali karena berpikir apakah dia akan menyerang saat ini, Issei merasa percaya diri karena ada Luffy dan Zoro.
''Tenanglah rivalku, aku tidak akan melawanmu sekarang'' kata Vali dengan tersenyum seperti biasa nya
Issei terlihat mulai tenang
''Kau berpikir bisa mengalahkanku? Dan lagian aku harus melawan kedua orang kuat ini'' kata Vali melihat ke arah Luffy dan Zoro
Luffy dan Zoro hanya terdiam menendengar perkatana dari Vali
''Hmmm apakah kalian pernah dengar gelar Supernova?'' tanya Vali tersenyum melihat ke arah Luffy dan Zoro
Luffy, Zoro dan Sanji kaget mendengar perkataan dari Vali, mereka tidak tahu kalau Vali akan mengetahui gelar itu. Gelar itu adalah gelar yang di dapat oleh bajak laut Rookie yang berkumpul di pulau Sabaody dan tentu saja memiliki bounty yang besar, mereka tidak bisa di remehkan karena sudah bergerak di New World dan mengacau di sana.
''Dari mana kau tahu itu?'' tanya Zoro
Vali hanya tersenyum saja mendengar perkataan Zoro
''Dari seseorang'' jawab Vali terlihat merhasiakan nya. ''Arthur'' Vali kemudian memanggil Arthur
Arthur kemudian datang setelah di panggil oleh Vali
''Cepat buka celah dimensi untuk mereka'' kata Vali
Arthur mengangguk mengerti, dia kemudian mengeluarkan pedangnya. Arthur kemudian membelah udara dan kemudian terlihat udara itu terbuka karena tebasan dari Arthur tadi. Semua orang benar-benar kagum dengan pedang milik Arthur
''Sudah siap'' kata Arthur
''Yosh, terima kasih'' kata Luffy dengan tersenyum seperti biasa nya
Kuroka benar-benar tidak bisa menahan melihat senyuman Luffy yang begitu manis itu, dia selalu saja mengucapkan terima kasih kepada siapapun yang membantunya dan kemudian tersenyum dengan lebar seperti itu.
''Katakan Topi Jerami, apa yang bisa kau lakukan saat mengalami kesulitan yang tidak bisa kau atasi sendiri?'' tanya Vali
Luffy melihat ke arah Vali, Luffy kemudian tersenyum
''Tentu saja aku membutuhkan teman-temanku'' kata Luffy
''Aku tahu kalau kau akan berkata seperti itu, tapi ingat. Di dunia ini terkadang teman tidak akan bisa membantumu'' kata Vali
''Makanya aku berlatih dengan giatnya untuk mengatasi itu dan membantu teman-temanku'' kata Luffy dengan mata penuh semangat
Vali hanya menatap mata Luffy, Vali kemudian tersenyum
''Baiklah, itu cukup adil walaupun itu naif'' kata Vali. Luffy hanya terdiam mendengar perkataan dari Vali. ''Masuklah, dia pasti menunggu. Usahakan jangan lama-lama'' kata Vali
Luffy tersenyum mendengar perkataan dari Vali, Luffy dengan cepat berlari menuju ke celah itu, kru dan peerage Rias juga terlihat mengikuti Luffy dari belakang dengan berjalan.
Koneko melihat ke arah Kuroka, Kuroka yang melihat adik nya hanya tersenyum. Koneko berhenti di depan Kuroka dan kemudian menghadap ke arah nya
''Onee-chan, aku sudah memutuskan'' kata Koneko
Kuroka terdiam mendengarkan perkataan dari adik perempuan nya ini.
''Aku memutuskan untuk bersama yang lain nya'' kata Koneko
Kuroka hanya tersenyum dan merasa tidak marah sekali, tapi dia tetap saja ingin membawa Koneko dengan diri nya
''Tapi aku juga mau bersama nee-chan'' lanjut Koneko dengan terlihat tersenyum
Kuroka kaget mendengar perkataan dari Koneko, Koneko kemudian masuk ke dalam celah dimensi tanpa melihat reaksi kakak perempuan nya. Kuroka hanya bisa terkejut mendengar perkataan dari Koneko tadi.
''Kau memiliki adik perempuan yang baik'' kata Zoro yang kemudian masuk juga ke dalam.
Semua orang masuk ke dalam, Vali dan tim nya hanya bisa terdiam.
''Apakah kau yakin mereka akan baik-baik saja?'' tanya Arthur
''Tenang saja, perkataan dari Ophis tidak akan salah'' kata Vali.
Mereka semua terlihat mengangguk mengerti dengan perakataan dari Vali
DENGAN TIM LUFFY
''Wuah aku jatuh!'' teriak Luffy terlihat terjatuh
Zoro dan Sanji juga terlihat terjatuh akan tetapi Sanji kemudian menggunakan Sky Walk nya dan berhenti terjatuh, Zoro di tangkap oleh Issei dan terlihat kalau issei keberatan.
''Kau berat sekali, Zoro-san'' kata Issei
''Akan ku bantu'' kata Asia membantu Issei memegang Zoro
Akeno memegang Luffy sehingga dia tidak bisa terjatuh, mereka terus terbang untuk mencari ada di mana Risa. Mereka terus terbang ke sana kemari dan melihat kalau sepertinya ada daratan, Akeno dan yang lain nya bingung karena tidak tahu kalau di dimenis Gap ada daratan.
Saat mereka mendarat mereka menyadari kalau ini adalah daratan buatan.
''Akhirnya ada daratan juga'' kata Luffy
''Aku tidak tahu kalau ada daratan disini'' kata Akeno
Mereka berdua melihat ke depan dan melihat kalau ada energi merah, mereka kemudian melihat kalau asal energi itu berasal dari Rias. Luffy yang melihat nya hanya tersenyum
''Hey Rias!'' panggil Luffy dan terlihat berlari ke arah nya
''Tunggu Luffy!'' Zoro terlihat ingin mencegah Luffy
Rias yang melihat Luffy yang menuju ke arah nya kemudian mengangkat tangan nya dan kemudian menembakan sihir penghancurnya. Luffy yang melihat nya kaget dan menghindari serangan dari Rias, Zoro yang melihat serangan itu menuju ke arah mereka kemudian dengan pedang nya dia menebas serangan penghancur Rias itu.
''Wah, aku tidak tahu kalau pedang Zoro-san begitu kuat'' kata Asia kaget melihat serangan penghancur Bucho nya di hancurkan dengan mudah.
Zoro kembali menyarungkan pedangnya. Dia kemudian melihat ke arah Luffy yang menghindari serangan dari Rias
''Apa yang kau lakukan Rias?'' tanya Luffy heran
''Luffy, dia sedang di hipnotis!'' teriak Sanji memberitahu.
Luffy kemudian mengingat kalau Rias sedang di hipnotis, dia kemudian heran bagaimana caranya untuk menghilangkan hipnotis itu.
''Rias, sadarlah! Ini aku'' kata Luffy mencoba menyadarkan Rias
Rias terlihat hanya diam saja dan kemudian mengeluarkan sayapnya, Rias dengan cepat kemudian menyerang Luffy, Luffy kaget melihat kecepatan nya. Rias kemudian memukul wajah Luffy dengan kekuatan penghancur di tangan nya. Luffy terpental ke belakang namun kemudian dia menahan badan nya dengan kaki nya hingga dia berhenti
''Luffy!'' teriak Akeno khawatir
''Ohok ohok (batuk)'' terlihat Luffy batuk karena wajah nya di pukul oleh Rias
Luffy mengeluarkan darah dari hidungnya namun kemudian dia membersihkan nya dengan tangan nya. Luffy menatap ke arah Rias yang masih terbang dan kemudian mencoba untuk menendang nya, Luffy yang melihatnya kemudian menghindari tendangan dari Rias, Rias menggunakan tangan nya untuk memukul Luffy namun Luffy sekali lagi menghindari pukulan itu.
Luffy mundur ke belakang akan tetapi terlihat kalau Rias masih ingin menyerang Luffy, Rias menembakan nya banyak sekali bola penghancur dari tangan nya. Luffy menghindari semua serangan itu dan terkadang menangkis nya dengan Haki Pengeras nya. Luffy melihat Rias terbang lagi menuju ke arah nya dan kemudian ingin menendan nya, Luffy menahan tendangan Rias dengan menggunakan kedua tangan nya. Luffy sekali lagi terpental ke belakang karena tendangan Rias yang begitu kuat nya.
''Woah, dia benar-benar bertambah kuat'' kata Luffy dengan kaget
Luffy melihat lagi Rias melempar bola penghancur lebih besar menuju ke arah nya, Luffy yang melihatnya hanya bisa kaget. Luffy melompat ke samping dengan cepat untuk menghindari serangan dari Rias yang akan menghancurkan berkeping-keping
''Hampir saja'' kata Luffy
Zoro dan yang lain nya hanya bisa memerhatikan dari belakang.
''Kita harus membantunya'' kata Issei
''Tidak, dia pasti bisa mengatasinya dan lagian kita memiliki masalah...'' Zoro kemudian terlihat mengeluarkan katana nya dari sarungnya dan kemudian menebas yang ada di samping Issei yaitu sebuah monster berwarna gelap
Terlihat kalau di sekitar mereka sekarang muncul banyak sekali monster berwarna hitam gelap.
''Apa ini?'' tanya Issei kaget
''Entahlah tapi sepertinya mereka tidak bersahabat'' kata Zoro
Para monster itu kemudian menyerang Zoro dan yang lain nya, mereka sudah bersiap-siap untuk melawan para monster itu. Zoro dengan kedua pedang nya dengan mudah mengalahkan mereka satu persatu begitu juga dengan Sanji.
Akeno menggunakan petirnya sepert biasa, Issei menggunakan gauntletnya, Xenovia dan Kiba menggunakan pedangnya, Koneko menggunakan tangan dan kaki nya dan terlihat Asia dan Gasper hanya bisa melihat merekan dan terkadang membantu mereka
Kembali dengan Luffy yang masih menghindari serangan Rias dari tadi, dia tidak tahu kalau Rias akan begitu cepatnya menjadi kuat dan cepat. Rias melempar beberapa serangan penghancur lagi, seperti biasa Luffy menghindari serangan itu.
''Sial, aku harus segera menyadarkan nya'' kata Luffy
Luffy kemudian dengan cepat melompat mendekati Rias dari dekat, dia terkadang menghindari serangan penghancur milik Rias dan kemudian di sampai ke Rias dan memegang bahu nya.
''Rias! Sadarlah!'' teriak Luffy
Rias terlihat tidak mendengarkan perkataan dar Luffy, dia memegang Luffy dan kemudian membantingnya ke bawah. Luffy menabrak tanah namun terlihat tidak apa-apa karena dia adalah manusia karet. Luffy melihat ke atas melihat kalau Rias akan menendang nya ke bawah, Luffy menghindarinya dan kemudian memegang Rias dari tangan kiri sampai tangan kanan nya.
Rias mencoba untuk melepaskan dirinya akan tetapi sepertinya Luffy terlalu kuat untuk nya, Luffy terus menahan Rias tanpa memberinya ruang untuk bebas.
''Rias! Sadarlah! Ini aku, Luffy'' kata Luffy berteriakn
Rias terlihat sedikit sadar akan tetapi terlihat kalau dia menolaknya, Luffy kemudian terlihat kesal dan terlihat terus menahan Rias. Luffy melihat kalau ada salah satu monster hitam yang akan menyerangnya, Luffy kemudian mengeluarkan Haki Penakluknya, tiba-tiba kemudian para monster terlihat menghilang atau musnah.
''Mereka semua menghilang?'' kaget Akeno
''Ini pasti Haki milik Luffy'' kata Zoro
Luffy melihat kalau Rias juga kesakitan setelah terkena Haki milik nya, dan terlihat Rias melemah.
''L-Luffy'' kata Rias dengan kelelahan
''Kau mulai sadar'' tanya Luffy dengan kaget
''Luffy! Sepertinya Haki mu bisa menghilangkan energi negatif'' kata Zoro
Luffy yang mendengarnya mengangguk mengerti, Luffy terus mengeluarkan Haki penakluk nya dan terlihat Rias mulai sadar.
''Huft huft (kelelahan), aku di mana?'' tanya Rias
Luffy yang melihat Rias sudah sadar terlihat senang dan kemudian memeluk nya, Rias kaget melihat kalau Luffy tiba-tiba saja memeluk nya. Luffy memeluk Rias dengan senangnya
''L-Lu-Luffy! Kenapa kau memeluku?'' tanya Rias
''Aku senang kau sadar, Rias'' kata Luffy dengan senang.
Rias hanya heran mendengar perkataan dari Luffy, dia mengingat kalau dia ada di ruangan club dan kemudian datanglah Luffy, namun dia merasa kalau dia bukanlah Luffy dan dia merasa terhipnotis melihatnya
''Aku ingat sekarang'' kata Rias
Luffy terlihat senyum dari tadi melihat Rias sudah sadar namun kemudian terlihat datanglah seseorang yang mirip dengan Luffy. Orang itu tersenyum melihat ke arah Luffy dan Rias yang terlihat bahagia
''Woah kau berhasil melakukan nya, aku tidak tahu kalau orang aneh sepertimu bisa menyadarkanya, apakah kau menggunakan sihir?'' tanya orang itu
''Tidak, aku menggunakan perasaan dan Haki ku'' jawab Luffy
Orang itu hanya tersenyum saja mendengar perkataan dari Luffy, dia kemudian melihat ke arah
''Apakah kau yakin akan bersama orang bodoh ini?'' orang itu
Rias menatap orang itu dan kemudian tersenyum
''Tentu saja, dia orang yang sangat berharga bagiku'' kata Rias tegas
Orang itu menatap Rias yang begitu tegasnya dan terlihat diam saja
''Kalau begitu matilah kalian'' kata orang itu yang menjentikan jari nya
Kemudian datanglah banyak sekali monster hitam tadi, mereka terlihat menatap ke arah Luffy dan Rias sedangkan Zoro dan yang lain nya juga di tatap tajam oleh para monster itu
''Woah mereka seram sekali!'' teriak Gasper ketakutan
''Tenang saja Gasper-senpai, aku akan menjagamu'' kata Koneko
Gaspter terlihat senang mendengarnya. Luffy yang melihat para monster itu yang datang lagi kemudian kesal
''Bunuh mereka''
''Makan mereka''
''Lenyapkan mereka''
''Bunuh manusia itu''
Terdengar perakataan dari para monster, Luffy hanya tambah kesal mendengar mereka begitu ribut sekali. Luffy kemudian menatap ke arah orang di depan nya dan kemudian dengan kuat mengeluarkan Haki Penakluk nya lagi namun kali ini begitu kuat berbeda dengan sebelum nya.
Para monster kemudian terlihat lenyap karena serangan Haki milik Luffy yang begitu kuat nya, orang di depan nya juga terlihat kaget dengan Haki milik Luffy dan terlihat kesakitan.
''Apa itu?!'' tanya orang kesakitan
Orang itu menatap ke arah Luffy dengan kaget nya, dia tidak tahu kalau manusia di depan nya ini ternyata memiliki kekuatan seperti itu.
''Sial!'' teriak orang itu yang kemudian marah.
Orang itu kemudian menggunakan sihir nya untuk menyerang Luffy dan Rias, Luffy dan Rias kemudian menghindari serangan itu.
''Mundurlah Rias, aku yang akan menghajarnya'' kata Luffy memberitahu
Rias terlihat mengangguk mengerti, Luffy kemudian dengan cepat maju ke depan menghindari serangan sihir es, api dari orang itu. Luffy mengaktifkan Haki pengeras nya dan kemudian mencoba untuk memukul pria itu.
''Gomu-Gomu no Hawk Pistol!'' teriak Luffy
Orang itu terlihat menangkis serangan milik Luffy, Luffy yang melihat nya hanya tersenyum
''Baiklah, Gear Second!'' Luffy kemudian memakai Gear Secondnya
Luffy dengan cepat maju ke depan, orang itu kaget melihat kecepatan milik Luffy.
''Gomu-Gomu no Jet Bazzoka!'' teriak Luffy menyerang itu
Orang itu kaget melihat serangan Luffy yang begitu cepat dan kuat nya menuju ke arah nya, dia terpental ke belakang sedikit akan tetapi terlihat kalau dia menyadari kalau Luffy ada di atas nya.
''Jet Ono!''
Luffy menendang orang itu ke bawah, orang itu benar-benar kaget melihat Luffy yang begitu cepat menyerang dan juga bergerak. Orang itu terkena serangan dari Luffy dan kemudian mencium tanah.
''Sial!'' orang itu terlihat marah dan kemudian menembak banyak sekali
Luffy menghindari semua serangan itu dan terlihat ingin menyerang orang itu lagi. ''Gomu-Gomu no Jet Gatling Gun!'' Luffy menyerang secara bertubi-tubi ke arah orang itu
Orang itu mencoba untuk menangkis serangan Luffy akan tetapi dia menyadari kalau serangan Luffy terlalu cepat dan kuat untuk di tangkis, dia kemudian terkena serangan Luffy yang bertubi-tubi tanpa ampun.
Luffy mendarat ke bawah dan kemudian menyerang orang itu lagi.
''Jet Muchi!'' teriak Luffy menendang orang itu
Orang itu terpental ke samping dengan begitu cepat, orang itu mencoba menahan dirinya akan tetapi gagal. Dia terlihat kelelahan sambil menatap ke arah Luffy dengan marah nya karena bisa menghajarnya.
''Dasar kau sialan!'' kata orang itu yang kemudian terlihat berubah menjadi sesuatu
Orang itu berubah menjadi lebih besar dan terlihat akan menjadi wujud monster, Luffy melihat orang itu menjadi sebuah monster yang memiliki taring yang panjang dan besar. Para peerage Rias terlihat kaget melihat monster itu. Zoro dan Sanji hanya diam saja berpikir kalau itu sama sekali tidak masalah besar
Luffy melihat monster itu hanya tersenyum dengan percaya diri.
''Jangan merasa kau bisa mengalahkanku dengan wujudmu yang seperti itu'' kata Luffy dengan percaya diri
Luffy kemudian menggigit jempol nya dan terlihat kalau dia meniup lengan nya hingga menjadi besar, semua orang sudah tahu dengan jurus Luffy yang kali ini yang memiliki penghancur area yang sangat besar
''Armament: Hardening''ucap Luffy
Tangan besar Luffy kemudian menjadi hitam mengkilap, Luffy tersenyum melihat ke arah monster itu yang menyerangnya dengan tentakel yang dia miliki. Luffy kemudian melompat dan mencoba menyerang monster itu
''Gomu-Gomu no Elephant Gun!" teriak Luffy menyerang monster itu dengan tangan nya yang besar yang sudah di selimuti oleh Haki
Monster itu merasakan sesuatu seperti baja meninju wajah nya dan kemudian mundur ke belakang dengan begitu cepat. Monster itu terlihat tidak mau kalah, dia kemudian menyerang Luffy lagi akan tetapi terlihat kalau Luffy melompat ke atas dan sekarang terlihat kedua tangan nya menjadi lebih besar.
''Gomu-Gomu no Grizzly Magnum!''
Luffy menyerang monster itu dengan kedua tangan nya, monster itu terpental kali ini karena serangan kedua tangan Luffy yang begitu kuat nya dan tidak bisa dia tahan. Luffy mendarat dengan tersenyum dan kemudian maju lagi ke depan untuk menyerang untuk terakhir kali nya
''Gomu-Gomu no Elephent Gatling Gun!''
Luffy menyerang dengan kedua tangan nya dengan begitu cepat tanpa memberikan ampun kepada monster itu, Luffy terus saja menyerang nya tanpa memberikan ruangan untuk nya. Rias dan yang lain nya yang melihat nya terlihat kagum dengan Luffy
''Terus hajar Luffy-senpai!'' ucap Gasper dengan semangat
Luffy terus meninju monster itu hingga berdarah-darah tanpa henti dan kemudian akhirnya Luffy berhenti dan melihat monster itu benar-benar sudah mau mati karena di hajar oleh nya. Luffy terdiam melihat nya
Tapi kemudian monyster itu dengan cepat menyerang Luffy lagi, Luffy kaget karena dia berpikir kalau monster itu sudah tidak berdaya lagi. Rias tidak membiarkan itu, dia menembak tentakel monster itu yang ingin menyerang Luffy dan kemudian menyerang monster itu dengan kekuatan penghancurnya. Monster itu terlihat hancur lebur tanpa tersisa lagi karena serangan kuat milik Rias
Semua orang terlihat lag karena sepertinya monster itu sudah kalah dan musnah
''Akhirnya dia kalah'' kata Asia dengan tenang dan senang.
Luffy melihat ke arah Rias dengan tersenyum
''Terima kasih Rias'' kata Luffy
Rias hanya tersenyum saja mendengar perkataan dari Luffy, mereka kemudian terlihat menyadari kalau tanah di bawah mereka terlihat akan menghilang karena monster itu sudah kalah, Luffy dan Zoro sekali lagi terlihat jatuh ke bawah namun terlihat Luffy di pegang oleh Rias dan Zoro di pegang oleh Akeno
Mereka semua terlihat senang karena baik-baik saja.
''Baiklah saatnya pulang'' Rias
Luffy terlihat senang mendengarnya begitu juga yang lain nya
DI DUNIA NYATA
Terlihat kalau Luffy dan yang lain nya berhasil keluar dari dimensi gap, mereka terlihat sudah di tunggu oleh Vali dan yang lain nya.
''Jadi kalian berhasil?'' kata Vali melihat mereka
Luffy melihat ke arah Vali dan kemudian tersenyum dengan senang
''Sekali lagi terima kasih ya'' kata Luffy dengan senangnya
Vali hanya tersenyum
''Kau tidak perlu berterima kasih'' kata Vali
Luffy hanya tersenyum saja mendengarnya, dia tetap merasa terbantu oleh Vali karena sudah membukakan nya dimensi untuk menyelamatkan Rias. Arthur kemudian mendekati Vali
''Kita harus kembali'' kata Arthur
Vali mengangguk mengerti, dia kemudian melihat ke arah Luffy dan yang lain nya lagi.
''Selamat untuk kalian dan untukmu rivalku, kau harus menjadi lebih kuat'' kata Vali
Vali kemudian terlihat berjalan pergi, Arthur menutup gerbang gap nya dan kemudian mengikuti Vali dari belakang. Kuroka menatap ke arah Koneko, dia hanya diam saja dan kemudian terlihat pergi tanpa mengatakan sepatah kata pun lagi, namun saat dia berbalik dia tersenyum dengan senang karena apa
Koneko hanya terdiam melihat kakak perempuan nya pergi, dia tetap teguh dengan perkataan nya tadi.
''Baiklah, ayo kita pulang'' kata Rias
''Ya! Aku tidak sabar untuk memakan masakan milik Ayano'' kata Luffy dengan tersenyum
Mereka berjalan dengan santai untuk pulang ke tempat mereka masing-masing. Mereka berbicara satu sama lain dengan begitu senang nya
DI TEMPAT LAIN
Terlihat kita ada di taman bunga yang begitu luasnya, terlihat kalau ada seseorang yang sedang bergeletak di tempat itu sambil menatap langit. Dia memakai pakaian hitam dan terlihat jubahnya di buka, dia berambut hitam dan terlihat memiliki tombak di samping nya
Kemudian datanglah seseorang lagi yang berambut ke abuan-abuan menghampiri nya
''Cao Cao, sudah saatnya kita bergerak'' kata orang itu
Orang bernama Cao Cao itu hanya diam, dia kemudian terbangun dari sikap tidur nya itu dan meregangkan tubuh nya.
''Ya aku tahu'' kata Cao Cao
Cao Cao kemudian terlihat mengambil tombak nya dan melihat ke depan nya sambil tersenyum dengan senang karena sesuatu.
''Apakah kau masih ingin melawan orang itu lagi?'' tanya orang di samping Cao Cao
Cao Cao terlihat tersenyum mendengar perakataan orang di samping nya
''Tentu saja, aku sangat ingin melawan dan mengalahkan nya. Dan kali ini kita tidak boleh kalah dari nya'' kata Cao Cao
Orang di samping Cao Cao terlihat mengangguk mengerti, Cao Cao masih tersenyum dengan senyuman nya.
''Tunggu saja, Sang Dokter Bedah Kematian'' kata Cao Cao dengan tersenyum
BERSAMBUNG
Akhir bab
Yup akhirnya kita akan menuju ke Arc Kyoto, kejutan apa lagi yang akan kita dapatkan di Arc itu ya, apakah Luffy dan yang lain nya akan bertemu dengan musuh yang sangat kuat, apakah Luffy dan Law akan bertemu di Kyoto, kita lihat saja. Namun sepertinya akan ada Filler :V
Luffy disini terlihat bisa menggunakan Haki Penakluk nya berulang-ulang karena dia bisa mengurangi pemakaian Haki nya
Dan terima kasih View 100.000 nya, saya sangat senang sekali.
Announcement: For AlliedStar224, thank you for translating my story on Wattpad, I am very happy and you can translate my other stories. And those of you who want to see the English you can go to Wattpad
Saatnya membalas Review
Dragneelhendra: Oke kang!
Eins-Zwei: Oke bos~, saya akan tetap melanjutkan cerita ini :V
Austintristan16: Belum, Ravel belum mengetahui nya. Untuk kru Luffy yang lain itu masih rahasia. Luffy, Zoro dan Sanji yang akan berolahraga pasti akan ada di sekolah nanti.
Rudi96: Oke bos!
Ale: Luffy ya se ha dado cuenta de que ha estado demasiado tiempo en el mundo de DxD, pero habrá algo diferente. Luffy tiene paciencia para esperar a que Sirzechs encuentre el camino para ir a casa para él, solo esperamos.
The Vins: Terima kasih, aku hanya bisa mensyukuri cerita ini memiliki review segitu, dan btw terima kasih sudah Review
Terima kasih yang sudah Review dan jangan lupa untuk tinggalkan Review
Salam author, author keluar.
