Wild Flower : 1
하얗게 피어난 얼음 꽃 하나가
hayake pieonan eoreum kkot hanaga
A white ice flower that bloomed
달가운 바람에 얼굴을 내밀어
dalgaun barame eolgureul naemireo
Puts its face out in the welcoming wind
아무 말 못했던 이름도 몰랐던 지나간 날들에 눈물이 흘러
amu mal motaetdeon ireumdo mollatdeon jinagan naldeure nunmuri heulleo
It sheds tears over the wordless and nameless past
-:-:-:-
...
..
.
Sasuke berdiri mematung. Matanya terpejam, merasakan sensasi dinginnya awal musim gugur yang menghembus wajahnya.
Ketika kelopak matanya terbuka, ia merasakan luapan kekosongan dan rasa sakit yang nyata. Seperti sebuah hantaman yang mencucuk matanya, sama halnya lautan warna oranye dari pohon momiji dan jalan setapak yang lengang dengan rumput yang mulai kehilangan warna hijaunya,
—hatinya perlahan rontok.
Keindahan itu, masihlah terasa menyedihkan.
Kembali.
Adalah sebuah kata kerja yang menguras semua emosinya. Seolah ingatannya ditarik kuat ke belakang, disentakkan oleh kelamnya kenyataan.
Bahwa ia tak lagi punya siapapun untuk menopangnya atau yang ia lindungi dengan hati. Semuanya lenyap.
Mati.
Tuhan tidak sebaik hati itu memberikan ia kekuatan dasyat, karena sebesar kekuatannya, ia merasakan sebuah rasa yang mencekik.
Kesepian.
Kehidupan yang tidak bernama. Karena tidak memiliki alasan untuk berjuang, selain dirinya sendiri.
