Yunjae shippers
Poor Jaejoongie
By : UCIL
JUNG YUNHO
KIM JAEJOONG
PLAK
Satu tamparan mendarat di pipi Yunho. Pria itu memegang pipinya yg berdenyut sakit. Ia menatap sekeliling, beberapa orang yg ada di taman kini menatapnya.
"LEPASKAN AKU!!! " Teriak Jaejoong menyentak tangan Yunho hingga pegangan pria itu terlepas.
"Joongie dengarkan aku-" Yunho kembali menggenggam tangan Jaejoong erat. Ia tidak ingin kekasihnya salah paham.
"Aku bilang lepaskan " Akhirnya Yunho pun melepaskan genggaman tangannya pada Jaejoong, Jaejoong pun berlari menghindar dari Yunho.
"joongie maafkan aku aku tidak bermaksud seperti itu, kamu salah paham sayang, aku tidak mungkin mengkhianatimu, aku sangat mencintaimu , please maafkan aku." Yunho berusaha menjelaskan. Namun Jaejoong meninggalkannya sambil menutup telinganya. Yunho pun mengejar Jaejoong, dan..
GREP
" JAEJOONG !!! , DENGARKAN AKU" bentak Yunho setelah ia berhasil menggenggam tangan Jaejoong
" APA YG HARUS AKU DENGARKAN? LEPAS" Ucapnya sambil mencoba melepaskan genggaman tangan Yunho.
"Aku akan melanjutkan kuliah di New York" jelas Yunho.
Jaejoong terdiam. Ia sangat terkejut.
"Selama 4 tahun." Lanjutnya.
Tiba-tiba saja Jaejoong tidak sadarkan diri yunho yang dengan sigap langsung menangkap tubuh Jaejoong sebelum benar-benar jatuh ke lantai, dan membawanya ke apartemen mereka.
"nghh... dimana aku?" Jaejoong yang baru saja tersadar dari pingsannya merasa bingung, Seingatnya iya tadi sedang berada di taman.
"syukurlah kamu sudah sadar Joongie, apa kamu ingin sesuatu ?"
Jaejoong pun hanya diam menanggapi apa yang Yunho bicarakan.
"sayang , maafkan aku , sungguh aku tidak mengkhianatimu, yang kamu li- "
"cukup aku mengerti, aku yang memang tidak pernah sadar bahwa di hatimu Cuma ada orang itu saja, aku sudah sangat bahagia sudah menjadi pacarmu selama 2 tahun ini, aku minta maaf karena aku cinta kalian terhalang , aku hanya ingin kamu bahagia, lebih baik aku pergi dan -"
"DAN APA ? KAU MAU MERAWAT ANAK KITA SENDIRI TANPA AKU HAH !! " bentak Yunho
"bagai-mana ka..mu bisa tau? " Tanya Jaejoong gugup
" jadi kamu sudah tau , bahwa kau hamil ? "
Jaejoong hanya mengangguk menjawab pertanyaan Yunho
"Jika tadi aku tidak memanggil dokter untuk memeriksa mu, kau tidak akan memberitahukannya kepada ku?" Tanya Yunho kesal
"baguslah jika kamu sudah tau, aku tidak akan memaksamu untuk bertanggung jawab, jadi mulai besok aku akan pergi dari sini" Balas jaejoong tidak kalah sengit.
"joongie..." Panggil Yunho memelas
"sudahlah !! aku tak ingin membicarakan ini lagi " jaejoong mendorong Yunho pergi keluar dari kamar mereka.
Malam pun tiba Jaejoong tidak kunjung keluar dari dalam kamar.
Tok...tok...tok...
"sayang tolong bukakan pintunya, aku ingin kita bicara?" bujuk Yunho
CKLEK
Jaejoong keluar dengan membawa tas ransel dan 1 koper
"Joongie, kau mau kemana ?" Tanya yunho bingung
"aku ingin pindah ke apartemen ku, terima kasih atas semua yang kamu berikan selama ini. Maaf jika aku seperti mengikat mu, selamat tinggal semoga nanti kita bisa bertemu kembali." Ujar Jaejoong
"Joongie, tunggu!! jika kamu tetap ingin pergi, baik pergilah, tapi keesokan harinya kamu akan menemukan berita tentang kematian ku, Joongie tolong maafkan aku, aku tidak bisa hidup tanpa kamu sayang, kumohon mengertilah aku sungguh sangat mencintaimu, kejadian kemarin hanya kesalahpahaman, aku berani bersumpah aku dan heechul hyung tidak melakukan hal itu, jika aku melakukan itu bisa di pastikan aku di marahin oleh hangeng gege" Panik Yunho
"Apa maksudmu ?" Tanya Jaejoong heran
"Hangeng gege adalah namjachigu dari Heechul hyung, kemarin itu aku hanya membantunya untuk membuat kejutan ulang tahun untuk hangeng gege dan jika aku berani berbuat macam-macam pada heechul hyung sudah di pastikan aku akan di rebus oleh hangeng gege, Joongie kumohon percayalah padaku" jelas Yunho
"sudahlah, Kau jangan coba-coba untuk membohongiku, aku tau Hangeng gege hanyalah teman buat Heechul hyung, kamu berhak untuk bahagia. Aku tau kau tidak bahagia dengan ku makanya aku akan meninggalkanmu untuk selamanya, hidup bahagialah dengan Heechul hyung."
CHU ~
Kecupan singkat yang di berikan Jaejoong kepada Yunho. Ia mulai berjalan menuju pintu apartemen.
"Selamat tinggal Yunho, aku rela melepaskan mu agar kamu bahagia dengan pilihan hatimu dan -"
Greb
Yunho dengan cepat memegang tangan Jaejoong sementara salah satunya sudah meraih pisau buah yang ada di atas meja dan mengarahkannya ke lehernya sendiri, Yunho tau jika kali ini Jaejoong benar benar kecewa dengannya dan tidak akan mau mendengarkannya, tapi Jaejoong adalah orang yang tidak suka melihat dirinya terluka walaupun hanya seujung kuku saja.
" jika kamu meninggalkan aku detik ini juga aku akan mati dihadapan mu." ancam Yunho.
"kumohon jangan mempersulit semua ini, aku mencintaimu dan kamu tau aku tidak bisa melihat mu terluka,cukup dengan 1 tahun yang lalu, aku melihat mu terluka karena kecelakaan. Aku tidak ingin melihat hal itu terjadi lagi."
"Tidak !!! , lebih baik aku mati saja, daripada harus berpisah dengan mu dan calon anakku, Joongie kumohon jangan tinggalkan aku, aku tidak bisa hidup tanpa dirimu disisiku, kamu boleh meminta apapun dari ku asalkan kamu jangan pergi meninggalkan aku. " tanpa sadar air mata Yunho jatuh begitu saja .
"tapi Yun-..."
"Kumohon Joongie maafkan aku, aku bersumpah aku dan heechul hyung tidak ada apa-apa dan perlu kamu ingat Joongie, sekarang atau sampai kapanpun aku hanya mencintaimu seorang tidak ada yang lain, saranghae Joongie tolong maafkan aku."
Brak.
Pintu apartemen tiba-tiba terbuka, Heechul datang dan terkejut melihat Yunho yg memegang sebuah pisau.
" Yunho ?" ucapnya.
"Heechul hyung ?" ujar mereka berdua.
"a-ada apa i-ni?" Tanya Heechul. Ia menjadi panik, keadaan sepertinya sedang tidak bagus.
"Bukan apa-apa hyung"ucap Yunho menoleh menatap Heechul, ia melepaskan tangan Jaejoong. Melihat Yunho yg menatap Heechul membuat Jaejoong kesal.
"baiklah, lebih baik aku pergi sekarang, terimakasih yunnie , maafkan aku, sampai jumpa "bisik Jaejoong kepada yunho. Ia menghempaskan tangannya sampai pegangan Yunho terlepas.
Jaejoong kemudian melangkah menjauh, baru beberapa langkah Jaejoong melangkah, Yunho sudah menggoreskan pisau itu ke tangannya . darah segar mulai mengalir di pergelangan tangan Yunho yang terluka .
"YUNHO APA YANG KAU LAKUKAN" jerit heechul
"Tidak apa apa hyung, aku hanya ingin membuktikan pada Joongie bahwa aku mencintainya, dan hyung benarkan kita tidak ada hubungan apa pun." Yunho berjalan mendekati Jaejoong menggenggam tangan Jaejoong.
Heechul yang semakin bingung karena namanya disebut sebut akhirnya hanya mengangguk-anggukan kepalanya
" sayang apa kamu masih tidak mempercayakan aku ?"
"..." Jaejoong memeluk Yunho dengan erat dan menangis tersedu sedu
" Sayang maafkan aku " Ucap Yunho sambil mengelus punggung Jaejoong
Jaejoong menangis kencang. Ia menyesal, sangat menyesal. Yunho terluka karena dirinya.
"Huwee... Dasar bodoh. Yunnie bodoh. Huuweee..." tangisnya semakin kencang.
"Joongie hanya ingin mengerjai Yunnie. Kenapa Yunnie melukai diri Yunnie? Huuweee.."
Yunho terkejut, mulutnya menganga bahkan rasa sakit di pegelangan tangannya tak ia hiraukan.
Jadi semuanya hanya prank? Dan Jaejoong gagal melakukannya.
Poor jaejoong
End
