Lantunan syair.
Semua lirik telah kudengar dan kupahami.
Aku telah terbangun setelah sekian lama menjadi boneka dan menghancurkan diriku sendiri.
Seperti patung tanpa jiwa.
Ketika jiwaku tertidur entah di sudut gelap atau dipelukan-Nya.
Tuhan...
Ciuman itu, dalam khayalku, seekor kupu-kupu, atau kenyataan?
Sasuke...
Namanya, terlalu indah. Aku rasa aku telah tersesat.
Terlalu dalam...
Sampai-sampai aku tidak bisa bernafas dalam ketenangan lagi.
Jika kujatuhkan diriku ke bawah sana, apakah aku bisa melayang ke atas sana dan melihat wajah-Nya?
Tuhan...
Jika kujatuhkan diriku ke bawah sana, apakah aku bisa mencapai kedalaman lautan dan bertemu dengannya?
Iblis...
Pantaskah aku bermimpi?
Kehancuranku terasa sempurna, terima kasih.
"Sakura..." Lord Kakashi memanggilku dengan lembut.
"Ya..?" jawabku lembut, mengikuti nada-Nya. Dia menatapku dalam. Tatapan yang kukagumi, sebuah tatapan yang melindungi.
"Kau akan kukirim ke Bumi sebagai takdir Iblis." ucapnya.
"Iblis?" tanyaku bingung.
Dia menceritakan kepadaku kisah Iblis dimasa lalu, hingga bagaimana akhirnya menjadi makhluk terkutuk dan terusir dari Surga.
"Sasuke...?" gumamku. Nama Iblis itu adalah Sasuke.
Penjelasan Kakashi berikutnya membuat hatiku sakit. Tentang Adam dan Hawwa yang seharusnya memiliki seorang putri dan menikah dengan Sasuke. Tentang Sasuke dan istrinya yang seharusnya menjadi raja dan ratu di Bulan, sesuatu yang seharusnya terjadi jika saja saat itu Sasuke mau menerima Adam sebagai pemimpin.
"Sakura, kau seharusnya menjadi pasangannya di Surga, seandainya dia mau menerima Adam sebagai pemimpin. Tapi sayangnya, hatinya terlalu keras," Kakashi menyapu air mata yang mengalir sangat deras dikedua pipiku, lalu melanjutkan, "Karena itu, aku ingin kau turun ke Bumi untuk membuatnya sadar." ucapnya.
"Apa aku bisa?" tanyaku ragu.
"Itu tergantung dirimu, apakah kau mampu menjalani segala hal yang menimpamu di sana atau tidak." tatapan-Nya menyiratkan sesuatu yang tidak bisa dijelaskan.
Ada rasa khawatir dihatiku. Entah untuk apa. Tapi keinginanku untuk membawa kembali Sasuke ke Surga membuatku yakin, "Baiklah, aku akan membawanya kembali pada-Mu, The Lord." ucapku.
Kakashi tersenyum, "Kau akan terlahir ke dunia dengan nama yang lain dan kau tidak akan ingat tentang hari ini, tapi kau akan menyadari siapa dirimu ketika kau menemukan namamu ini dan jika kau tetap mengingatku, Sakura..." Dia diam sejenak, dan melanjutkan, "... tetaplah bersamaku, dan jangan kalah oleh tipu daya dunia."
Aku tidak mengerti apa maksudnya, tapi aku tetap mengangguk. Kupikir mungkin nanti aku akan memahaminya sendiri, jika Dia tetap bersamaku, maka tidak ada yang perlu aku khawatirkan.
