Dia yang pernah menjadi cahaya kini menjadi kegelapan, didalam kegelapan dia akan menjadi kuat, Naruto kini mendapat tantangan baru, setelah ditinggal Taiga kini ia memiliki kekuatan baru dan kekuatan lamanya kembali bagaimanakah dia bisa untuk terus hidup santai di dunia yang seperti ini?

Prologue End, Welcome to ARC 1

ARC 1 : Rias Marriage

Chapter 7 : Rias Proposal (Part1)

Dia yang pernah menjadi cahaya kini menjadi kegelapan, didalam kegelapan dia akan menjadi kuat, Naruto kini mendapat tantangan baru, setelah ditinggal Taiga kini ia memiliki kekuatan baru dan kekuatan lamanya kembali bagaimanakah dia bisa untuk terus hidup santai di dunia yang seperti ini?

Prologue End, Welcome to ARC 1

ARC 1 : Rias Marriage

Chapter 7 : Rias Proposal

*Planet Nebula M78*

Terlihat Taiga baru saja sampai disana, disambut oleh Zero dan Z yang baru saja ingin berangkat dari planet tersebut.

"Yo Taiga-senpai lama tidak jumpa." Ujar Z dengan nada semangat, seperti yang diketahui dari Z dia adalah Ultra penuh semangat.

"ah halo Z." ujar Taiga lesu sembari meregangkan badannya.

"ada apa dengan mu Taiga, kau kelihatan lesu sekali." Ujar Zero dengan nada heran kepada Taiga.

"haaah aku menemukan sebuah bumi di sebuah galaksi, namun bumi itu benar-benar parah." Ujar Taiga sambil mengingat perasaan yang ia rasakan dibumi, sebuah perasaan dari banyak kekuatan kuat.

"parah? Maksudnya bagaimana senpai?" tanya Z dengan nada penasaran, disertai oleh anggukan dari Zero.

"Didunia itu, aku merasakan beberapa kekuatan yang super besar, dan ada beberapa mahluk yang hidup disana, tidak seperti bumi-bumi biasa yang hanya ada manusia dan Kaijuu, disana ada iblis, malaikat jatuh, malaikat, youkai,dan masih banyak lagi, meski hawa keberadaan mereka tertutup tapi tidak terlalu sulit bagi kita mendeteksinya." Ujar Taiga dengan Panjang dan lebar.

"begitukah, sepertinya itu cukup mengerikan." Ujar Zero dengan nada serius.

"yaa, ada banyak hal yang lebih mengerikan, ah sekarang aku harus menghadap dewan Ultra untuk menyelesaikan laporan ku mengenai bumi itu."

Ujar Taiga, lalu langsung ngacir pergi ke tempat para dewan berkumpul.

"Z kita tunda latihannya, aku akan mengikuti rapat dewan." Ujar Zero dengan nada serius.

"haaah ultra-shock." Z cukup terkejut melihat Zero juga yang pergi berlalu.

"kalau begitu, aku akan coba ke dunia yang baru saja di singgahi oleh Taiga-senpai, mungkin saja aku bisa bertambah kuat disana." Ujar Z dengan nada serius, sejak ia berpisah dari Haruki ia paham kalau kekuatannya tidak cukup kuat karena itu dia harus terus berlatih agar bisa melindungi sesuatu yang berharga.

*kembali bersama Taiga*

Setelah Taiga menjelaskan semua yang terjadi disana, beberapa petinggi Ultra sepertinya menganggap ini masalah yang serius.

"ada beast yang lebih kuat daripada Dark Zagi yang telah dikalahkan Noa di dunia itu?" ujar Man dengan nada serius.

"benar, aku yakin itu, saat perjalanan pulang ku, aku merasa hawa yang sangat besar, kurang lebih 10 juta tahun cahaya dari bumi jaraknya, kekuatannya aku hanya bisa mengukur dari aura, mungkin lebih besar dari dark zagi yang diceritakan." Ujar Taiga dengan nada serius.

"selain itu manusia yang bisa bergabung dengan mu tanpa penyatuan utuh, seperti yang biasa dilakukan, dan malah dirimu yang hampir menjadi bagian dari dirinya, hmm hmm sepertinya manusia itu cukup hebat." Ujar Zoffy dengan nada santai.

"yaa, meski pada awalnya dia pecundang, tapi dia tidak sadar ada potensi yang sebenarnya didalam dirinya, bahkan tanpa diriku seharusnya dia masih bisa menjadi diriku." Ujar Taiga dengan nada serius.

"bumi macam apa yang kau datangi Taiga, apakah isinya monster semua disana." Ujar Zero tidak habis pikir dengan bumi yang baru saja didatangi Taiga.

"mendengar yang dikatakan Taiga, kita harus secepatnya mengirimkan utusan kesana setidaknya untuk membawa keamanan, cukup berbahaya kalau kita tidak kesana ada kemungkinan perang antar ras akan tercipta, karena itu lebih baik kita utus beberapa ulra kesana untuk menggaungkan perdamaian antar ras." Ujar Ultra Father dengan nada serius.

"karena Taiga yang menemukannya, aku mengusulkan untuk Taiga kembali menjadi utusan, dia cukup tau arahnya jadi kita bisa menggunakan informasi lebih." Ujar Taro dengan nada serius.

"benar juga."

Tiba-tiba Mebius datang melakukan hormat kepada para dewan.

"ada apa Mebius?" tanya Ace dengan nada heran kepada Mebius.

"Z terlihat telah pergi dari planet ini." Ujar Mebius dengan nada serius.

"biarkan saja, mungkin dia mau berlatih." Ujar Zero dengan nada santai.

"berdasarkan perhitungan yang Hikari berikan, Z akan menuju bumi yang baru saja didatangi oleh Taiga." Ujar Mebius dengan nada serius.

"tch, kalau begitu aku akan ikut menjadi utusan sekalian membawa murid bodoh ku itu." Ujar Zero dengan nada sedikit kesal.

"baiklah kalau begitu, kami serahkan kepada kalian Zero, Taiga." Ujar Ultra Father dengan nada berwibawanya.

*Naruto pov*

Belakangan ini aku tidak melihat Rias datang, aku sudah mendengar beberapa kabar bahkan dari Sona, dia mengatakan Rias sudah mendapatkan Hyodo Issei dengan memakai 8 bidak pawn, sungguh angka yang besar, mungkin anak mesum itu jauh lebih kuat dari ku yang hanya mengosumsi satu bidak rook, kemudian aku kembali mendengar Rias mendapatkan satu Bishop yang Bernama Asia Argento, seorang biarawati yang menjadi Healer bagi Rias dan kelompoknya, jujur aku cukup kasihan dengan Asia.

Karena kebetulan hari ini merupakan hari minggu jadi aku bisa santai dirumah sambil memainkan pc kesayangan ku, mau bagaimana pun hobi ku ketika masih NEET cukup sulit untuk diubah, kalo dulu aku mungkin akan menghabiskan waktu keluar jalan-jalan sekarang aku lebih suka diam dirumah dan memainkan pc.

Ada yang lupa ku sampaikan kepada kalian, pengangkatan ku menjadi iblis kelas tinggi sepertinya tinggal menunggu waktu, itulah yang dikatakan Sona, tentu aku tahu kenapa itu bisa terjadi, melawan Kaijuu bukanlah sesuatu yang bisa semua iblis lakukan bahkan iblis kelas atas, jadi Sona mengatakan Rias sendirilah yang akan membawa ku menuju raja iblis untuk naik pangkat.

Aku cukup khawatir apa yang akan terjadi jika aku naik pangkat, aku akan kasihan melihat Rias karena satu bidak Rooknya tidak bekerja dibawahnya lagi, tapi Sona sudah menjelaskan kalau tidak masalah karena bidak Rias akan keluar sendiri saat aku sudah resmi menjadi iblis kelas atas, bahkan aku akan memiliki evil piece sendiri, tentu ini menjadikan aku sebagai iblis kelas atas yang dimiliki oleh keluarga Gremory.

Sebelum aku membuka permainan, Rias langsung mengirimi ku pesan.

"Naruto, mungkin kamu akan sesegera mungkin menjadi iblis kelas atas, tapi aku sangat meminta maaf aku ingin menunda pengangkatan mu sebagai iblis kelas atas."

Itu bunyi pesannya, aku cukup bingung, apa ada yang mengganjal dan dia minta aku selesaikan atau bagaimana?

"maa tidak masalah, tapi mendengar kamu mau menunda bisa kamu jelaskan lebih detail?"

Pesan ku kepadanya,

"temui aku di taman Kuoh malam ini." Pesan Rias.

Berarti pesannya untuk waktu malam, aku masih memiliki banyak waktu, menghela nafas niat ku untuk bermain game telah sirna, aku segera beranjak dari rumah mengenakan pakaian kasual biasa dan keluar dari rumah.

Aku hanya mengikuti kemana langkah kaki ku berjalan, dan kini aku berada disebuah "toko buku" yang bergambar karakter anime, ketika aku memasuki toko buku itu, terjadilah adegan klise.

*bug*

Aku tanpa sengaja menabrak seseorang.

"aah maaf."

"aaah ittai…."

Aku meminta maaf secara reflek karena telah menabrak orang itu, kubuka mata ku dan kulihat seseorang yang cukup terkenal, sebagai seorang saingan dari Idol Nagase Mana.

"kamu kan…"

*Greeeep*

Dengan cepat dia langsung menarikku ke dinding dan melakukan apa yang disebut dengan *kabedon*

Tunggu-tunggu ini bukannya salah, seharusnya laki-laki yang melakukan kabedon, kenapa perempuan, belum lagi perempuan ini terkenalnya minta ampun.

"kamu tidak melihat apa-apa." Ujarnya dengan nada dingin, aku hanya mengangguk patuh secara reflek, dia benar-benar mengerikan.

"memangnya apa yang kamu lakukan disi-" sebelum aku melanjutkan perkataan ku, kulihat dia membeli sebuah doujinshi BL membuat ku menatap nya tidak percaya.

"kau tidak melihat apa-apa, sudah!"

gadis itu langsung berlari keluar dengan wajah yang memerah malu, tentu aku bisa paham kenapa gadis itu benar-benar malu, kepergok oleh seseorang yang tahu tentang dirinya kemudian melihat dirinya membeli Doujinshi BL.

Aku benar-benar tidak percaya gadis yang disebut saingan Nagase Mana, yaitu Satake Minako membeli Doujinshi BL, aku yakin para fans nya akan menangis mengetahui kalau Minako itu seorang Fujo.

Sambil berjalan-jalan entah kemana, aku berakhir sampai di Tokyo, entah kenapa aku sedang membayangkan diri ku memainkan GTA dalam mode FPS sehingga terjadi seperti ini.

*BURUBRURHUR*

*DUARRRR*

Sesosok Kaijuu muncul dari dalam tanah membuat ku menghela nafas, apa tidak bisa aku diberi libur sehari saja kah? Ujung-ujungnya Kaiju lagi Kaiju lagi.

Aku mengeluarkan topeng Kitsune dan memakainya.

"mungkin akan kucoba memakai kekuatan Rias." Gumam ku sembari melihat kartu beremblem Gremory itu.

LOAD START

GREMORY ON

Aku merasakan ada beberapa perbedaan dari tubuh ku, aku membuka hp ku dan melihat sesuatu yang menakjubkan.

"rambut ku jadi merah,"

Sudah cukup dengan kagum nya aku segera mengembalikan hp ku ke kantong.

Jadi bagaimana caranya.

Aku menghela nafas sambil memfokuskan kekuatan di telapak tangan ku, dan kulihat sebuah bola berwarna hitam mirip dengan Rasengan apa mungkin tehnik ku begini saja, aku sudah terbiasa dengan Rasengan jadi begini.

"kalau begitu!"

Aku sesegera melompat kearah Kaijuu itu dan melemparkan Rasengan itu ke Kaijuu.

*DUARRR*

Sebuah ledakan ditempat Rasengan itu kulempar, ledakan berwarna hitam namun daya hancur nya tidak seperti yang diharapkan, sepertinya Kaijuu memiliki element yang sama dengan iblis sehingga kekuatan iblis bisa dihalau, atau mungkin Kaijuu merupakan monster khusus dan hanya seseorang yang memiliki trait ultra bisa mengalahkannya?

Aku menarik kembali kartu Gremory dan memasukkan kartu yang lain.

*LOAD START*

*SAGE MODE ON*

Kembali dalam mode sage sepertinya monster akan lebih mudah untuk dikalahkan, aku langsung melakukan lompatan tinggi.

"Taju Kagebunshin No Jutsuu."

Aku memperbanyak diriku, sembari bersiap untuk melakukan hujan Rasengan kembali kepada Kaijuu ini.

*DUARRRRR*

"Kerja bagus sekarang giliran ku!"

Tiba-tiba Naruto melihat kebelakang dan ia melihat sesosok ultra yang datang, Ultra itu bukan Taiga, karena dia berwarna biru.

"dengan Ultra-semangat aku akan mengalahkan mu!" ujar Ultra itu dengan nada sedikit terlalu bersemangat.

Dia terlihat sangat berbeda dari Taiga. Itulah yang Naruto pikirkan ketika dia melihat nya.

"saaa ayo serius Motohama!" ujar ultra itu dengan semangat, sementara itu mendengar itu membuat ku memiringkan kepala, tidak mungkinkan salah satu dari trio mesum menjadi ultra.

"ZESTIUM KOUSEN!"

Ultra itu langsung mengeluarkan Kousen andalannya dan Kaijuu langsung meledak, melihat itu, aku sesegera mungkin menghampiri Ultra aneh itu untuk melihat siapa yang ada dibalik ultra aneh tersebut.

Yang kudapatkan adalah, seseorang pria dengan kacamata, dan terlihat sangat cool, aku dengan cepat melepaskan topeng ku dan menghampiri orang itu.

"Are Namikaze-san." Pria itu mengetahui ku, aah sudah kuduga dia itu salah satu dari trio mesum.

"Motohama apa yang membuat mu berubah sekali." Ujar ku dengan nada heran.

"yaah setiap orang harus berubah, dan pernah ada pepatah anak laki-laki akan berubah hanya dengan tiga hari." Ujar Motohama dengan nada sok serius.

"pasti ulah ultra aneh itu kah?"

Tiba-tiba kulihat Motohama menutup telinga kanannya.

"haaah jangan mengatakan itu, Z cukup sensitive dengan kata aneh." Ujar Motohama dengan nada santai.

"yaah meskipun begitu, kau ini iblis yah, Namikaze-san aku bisa merasakan aura gelap dari badan mu." Ujar Motohama dengan nada santai.

"yaa mungkin begitu, jadi kenapa kalau aku iblis, kau mau menghancurkan aku dengan kousen mu?" tantang ku mungkin cukup beresiko karena biasanya orang-orang menganggap iblis itu jahat.

"yaah itu ide yang bagus, belum lagi karena kau selalu menghalangi ku mengintip, tapi ya sudah lah mau bagaimana lagi,aku juga sudah dilarang Z untuk melakukan itu, mungkin aku akan berubah menjadi lebih baik lagi." Ujar Motohama semangat.

"maa kesampingkan itu, mari kita pulang." Ujar Motohama sembari memegang tangan ku dan melakukan teleportasi.

Aku cukup terkejut melihatnya, kini sudah berada di gerbang Kuoh Gakuen.

"bagaimana cara mu melakukannya?" tanya ku dengan nada heran.

"yaa Z mengajari ku, sudah dulu yah, aku mau pulang dulu." Motohama langsung berteleport lagi, haaah mau bagaimana lagi, karena tidak terasa waktu kini sudah hampir malam, jadi aku berjalan menuju taman Kuoh untuk menepati janji ku kepada Rias.

"akhirnya kau sampai juga." Ujar Rias dengan nada santai sembari duduk di ayunan.

"ya tentang penundaan itu, apa yang terjadi?" tanya ku dengan nada heran.

"aku ingin menggunakan mu sebagai hidden truf ku jikalau aku kalah dalam pertempurang rating games ini."

"hah?"

TBC

Halo Auth Comeback dengan cerita ini, mohon maaf atas keterlambatannya hal ini dikarenakan UAS dan event game yang mewajibkan saya untuk sulit mengupload cerita ini, selain itu sepertinya cukup banyak yang kecewa karena Naruto saya jadikan iblis, yaah tenang saja meski iblis pair nya saya akan pastikan Cuma satu, siapakah itu? Entah siapa bisa dilihat saja nanti, oke sekian, terima kasih masih mengikuti cerita ini, ah iya sebelum lupa, Motohama punya penampilan baru yah, kalau mau tahu kalian bisa cari Saruhiko Fushimi dari K Project, itu bentuk baru dari Motohama yang baru, oke sekarang saya pergi ADIOS!