Dipedalaman hutan ditepi kota, seorang namja tengah mengintai seekor rusa yang sedang bersantai ditepi sungai. Mata merahnya awas, dan menunggu waktu semakin gelap. Cahaya matahari berbahaya untuknya, memang tidak akan membuatnya mati terbakar. Tapi cukup untuk memberikan sensasi panas menyakitkan yang membuat tubuh tidak bisa bergerak. Vampire? Tentu saja, namja tadi adalah seorang vampire. Pangeran vampire termuda dalam kerajaan vampire, Choi Junhong.

Matahari mulai tenggelam, tanda bagi Junhong untuk memangsa buruannya. Tepat saat matahari tenggelam, Junhong berlari dengan cepat menuju rusa buruannya. Sang rusa yang merasa nyawanya terancam, mulai berlari. Sayang, kecepatan sang rusa tidak bisa menyaingi kecepatan sang vampire. Dengan cepat Junhong menangkap rusa tadi, dan menghisap darah sang rusa hingga tidak tersisa. Junhong sangat lapar, bahkan sampai tidak menyadari ada seseorang yang melihat dirinya dengan santai bersandar dipohon.

"Apa enaknya makananmu Junhong?"

Junhong yang baru menyadari keberadaan seseorang, menoleh dan melihat seorang namja mungil melihatnya dengan tatapan dingin. Dibuangnya rusa yang telah mati itu, dan mengusap sisa darah disekitar bibirnya "Entahlah hyung, sebenarnya rasanya hambar" Ujar Junhong dengan polos

Namja tadi, hanya mendecih. Choi/Park Yoongi pangeran pertama dikerajaan vampire. Sudah memiliki seorang mate vampire bernama Park Jimin karena itu marganya berubah. "Kalau kau tau darah hewan tidak enak, kenapa masih meminumnya? Kalau tidak ingin berburu darah manusia, banyak darah dibank darah"

"Tidak mau, Junhong tidak suka darah manusia"

"Dasar aneh"

"Apa yang kau lakukan disini hyung?"

"Hyung-" Ucapan Yoongi terpotong karena mencium bau manusia. Manusia dihutan, dimalam hari. Benar-benar sasaran empuk untuk para vampire seperti mereka. "Ayo Junhong!" Dengan segera Yoongi berlari menuju santapannya, kebetulan Yoongi juga lapar.

"HYUNG TUNGGU!"

Youngjae berjalan pelan didalam hutan, hari sudah mulai gelap. Waktunya para vampire berburu, Youngjae harus waspada, dan tidak boleh lengah. Karena dirinya benar-benar sasaran empuk sekarang. Youngjae tidak pernah ikut misi sebelumnya, ayahnya yang over proktektif membuatnya sering berada dirumah dan mengobati beberapa vampire hunter yang kembali kemarkas dalam keadaan luka. Walau begitu, kemampuan bertarung dan menembaknya tidaklah buruk. Itu berkat latihan yang diberikan ayahnya juga Himchan.

Suara ranting terinjak, membuat Youngjae menoleh dan semakin waspada. Ada sesuatu, atau mungkin seseorang? Kalau hewan buas, mungkin masih bisa ditangani. Tapi kalau vampire yang datang, Youngjae masih belum siap.

Suara langkah kaki mendekat, Youngjae menyiapkan handgun khusus dibalik jaketnya, doakan dia tidak sampai salah menembak. Atau parahnya mati tergigit vampire. Jangan sampai itu terjadi

Suara langkah kaki kian mendekat..

Makin mendekat... hingga Youngjae mengeratkan genggaman pistolnya

"Appa... Himchan hyung... Daehyun-ah... tolong" Youngjae berteriak dalam hati, dia ketakutan sekarang

"Youngjae?"

Suara familiar itu "Himchan hyung?"

"Apa yang kau lakukan disini?"

Youngjae bernafas lega dan menurunkan handgunnya "Jae... menerima perintah appa, untuk ikut misi sekaligus menjadi anggota tim Himchan hyung"

"What the?! Apa yang difikirkan bos sampai menyuruhmu hah?! Gila!" Himchan membentak Youngjae tanpa sadar. Himchan sangat menyayangi Youngjae, dia sudah menganggap Youngjae layaknya dongsaeng kandungnya sendiri. Wajar dia tidak terima kalau Youngjae ikut menjadi seorang vampire hunter, Youngjae terlalu polos, dan itu sangat berbahaya saat menjalankan misi.

Youngjae menunduk dan menahan tangis dalam dirinya. Youngjae sangat ketakutan tadi, dia tidak memiliki pengalaman berburu walau sering latihan menembak dan menggunakan senjata vampire hunter. Dan sekarang, Youngjae dibentak oleh hyung kesayangannya. Anggaplah Youngjae sangat melankolis, tapi ini karena lingkungannya yang terlalu memanjakannya, membuatnya terlihat sangat lemah

"Hyung, Jae ingin ikut misi. Jae juga seorang vampire hunter. Apa gunanya semua latihan Jae selama ini kalau tidak digunakan"

"Tapi tidak sekarang Youngjae"

"Kalau begitu kapan?! Kapan kalian tidak mengganggap Youngjae lemah?!" Youngjae membentak Himchan dengan keras. Tidak terima dengan semua perlakuan yang menganggap dirinya seperti bayi yang tidak bisa apa-apa

"Himchan hyung sudahlah, biarkan Youngjae ikut dengan tim kita. Kita juga butuh tambahan orang, misi sekarang cukup sulit" Daehyun menengahi, tidak ingin argumen Himchan dan Youngjae semakin lebar. Mereka sedang berada ditengah hutan, tempat para vampire berburu. Mereka harus ekstra waspada terutama dimalam hari seperti ini

"Huff baiklah. Tapi Jae, kalau sampai kau terluka. Hyung akan segera mengeluarkanmu dari tim"

"Nde hyung" Youngjae mengangguk menuruti, diusapnya pelan air mata yang sedari ditahannya keluar. Youngjae tidak boleh cengeng, dia seorang vampire hunter sekarang, dan dia tidak ingin sampai dikeluarkan dari tim.

"Kita masih perlu menyusuri hutan dibagian utara. Dae, kau didepan. Jae tengah, dan hyung akan berjalan dibelakang. Ingat tetap waspada, siapkan semua senjata kalian untuk kemungkinan terburuk"

Mereka berdua mengangguk dan membentuk formasi seperti perintah Himchan. Tanpa mereka sadari, bahwa ada yang mengintai mereka dikejauhan, tepat antara perbatasan hutan dalam yang dialiri sungai, dan Daehyun menyadari hal itu. Sekelebat mata merah Daehyun muncul saat melihat 2 orang yang mengintai mereka 5 km jauhnya.

"Benar-benar santapan empuk. 3 orang, Hyung akan kenyang" belum sempat Yoongi berlari, menuju sasarannya. Junhong sudah menahan tangan hyungnya "Waegure? Hyung lapar, dan hyung tidak sepertimu yang memakan darah hewan"

"Disana daerah werewolf hyung, berbahaya kalau kita kesana"

Yoongi memicing menatap Junhong "kau tidak bermaksud melindungi mereka bukan?"

"Tidak hyung, Junhong lebih sering berada dihutan. Karena itu, Junhong sangat tau teritori mereka. Sudah beberapa kali, Junhong harus lari dari kejaran mereka karena berburu diwilayahnya"

"Shit! Padahal hyung sangat lapar"

"Lagipula salah 1 dari mereka ada yang aneh"

"Maksudmu? Mereka vampire hunter. Hyung tau itu dari senjata mereka. Apa yang aneh? Vampire hunter mulai banyak, dan menghabisi kaum kita. Karena itu, kita juga harus menghabisi mereka kau tau"

"Tidak bukan itu, soal itu Junhong sudah tau. Tapi, apa kau melihat namja berambut kecoklatan itu? Yang warna kulitnya lebih gelap dari yang lain?"

"Nde. Wae?"

"Sepertinya dia tahu keberadaan kita"

Yoongi menaikkan sebelah alisnya bingung. Bagaimana mungkin manusia seperti mereka bisa menyadari keberadaan kita yang berjarak 5 km jauhnya. Sepertinya vampire hunter tidak sehebat itu. Karena bagaimanapun, mereka tetap manusia biasa. "Apa mungkin dia werewolf? Penciuman werewolf sangat tajam, bahkan saat mereka dalam wujud manusia. Tapi setau hyung, werewolf menutup jati diri mereka dari manusia. Bagaimana mungkin menjadi vampire hunter?"

"Junhong juga tidak tau, dari warna kulit dan rambutnya. Mungkin saja dia werewolf. Tapi, bola matanya membuat Junhong ragu"

"Apa maksudmu?"

"Werewolf rata-rata memiliki warna emas kecoklatan, coklat gelap. Setidaknya itu yang Junhong tau. Tapi, Junhong yakin warna matanya merah gelap, Seperti kita. Karena Junhong kontak mata dengannya cukup lama"

Yoongi shock mendengar penjelasan Junhong. Bola mata merah hanya dimiliki kaum vampire. Seseorang yang sudah berubah menjadi vampire juga akan memiliki ciri fisik yang berubah. Kulit putih pucat -kalaupun ada yang berwarna gelap, biasanya akan berubah menjadi semakin lebih pucat, tapi warna kulitnya pun akan berubah tidak seperti dulu. Bola mata merah, tubuh menjadi dingin, dan 2 taring tajam muncul. Vampire juga tidak memiliki detak jantung, dan Yoongi yakin namja tadi masih memiliki detak jantung.

"Ini aneh" ujar Junhong pelan

"Yang jelas kita harus segera pulang, dan menemui appa. Mungkin appa tahu sesuatu. Ck! Padahal aku lapar!" Setelah itu, Yoongi dan Junhong segera lari menuju hutan yang semakin dalam. Pulang ke kastil mereka

Tim Himchan sudah semakin dalam menelusuri hutan, malam semakin larut tapi tidak ada niatan untuk Himchan kembali pulang. Mereka belum menemukan petunjuk sama sekali, padahal sedari siang mereka sudah mengitari hutan ini.

"Hyung... Jae lelah... bisakah kita beristirahat?"

Himchan melihat Youngjae yang sudah sangat bercucuran keringat. Diliriknya Daehyun, dan Daehyun mengangguk. Mereka memang membutuhkan istirahat. "Arra, kita istirahat disini. Tapi, jangan membuat api unggun karena itu mengundang hewan atau vampire mendekat"

Tak lama, Youngjae duduk bersandar disebuah pohon. Youngjae sangat lelah, sedari tadi berjalan dan harus meningkatkan kewaspadaan. Tubuh dan otaknya sangat lelah.

"Kau terlihat lelah Youngjae, minumlah" Daehyun menyodorkan sebuah botol air untuk Youngjae, dan segera diterima dengan senang hati oleh Youngjae. Youngjae meminum dengan terburu-buru, karena dia memang sangat kehausan

"Gomawo Hyung"

"Panggil Daehyun saja, kita seumuran"

Youngjae tersenyum dan mengembalikan botolnya kepada Daehyun "misi pertama memang berat bukan, kenapa kau memaksakan diri?" Tanya Daehyun

"Jae ingin membuktikan ke appa, ke Himchan hyung, kalau Youngjae juga vampire hunter yang hebat. Youngjae juga bisa mandiri, tidak harus dilindungi"

"Hanya itu?"

"Sebenarnya juga ingin mengenalmu lebih lanjut Daehyunie" ujar Youngjae dalam hati

"Yap! Hanya itu"

"Kau lucu sekali Jae. Semangatlah! Kau pasti bisa membuktikannya pada mereka. Aku mendukungmu" Daehyun mengusak pelan rambut Youngjae dan sukses membuat Youngjae merona samar, untungnya keadaan sangat gelap

"Daehyun, Youngjae. Hyung menemukan sesuatu. Ikutlah" Himchan tiba-tiba datang dan segera pergi menuju suatu tempat. Daehyun dan Youngjae segera mengikuti Himchan. Tak jauh dari tempat mereka beristirahat ada sungai yang mengalir dan bangkai hewan diseberang sungai.

"Lihatlah kondisi matinya rusa ini" Himchan menunjuk rusa tadi dan menemukan 2 titik kecil dibalik lehernya

"Jae baru tau vampire minum darah hewan. Yang Jae tau, darah hewan tidak enak untuk vampire"

"Itu anehnya"

"Mungkin vampire yang diet?" Celetuk Daehyun spontan, dan membuat Himchan sekaligus Youngjae tertawa pelan

"Mungkin benar, tapi tetap saja ini aneh. Kondisi matinya rusa juga tidak lama, mungkin 3-4 jam. Berarti seharusnya ada vampire yang memburu kita. Karena jarak kita tidak jauh untuk mereka bukan"

"Apa vampire itu kabur karena tau kita vampire hunter?" Tanya Youngjae

"Hyung tidak yakin, tapi hyung menemukan satu petunjuk lagi"

Himchan kini kembali kehutan dan berjalan hingga menemukan batu besar, di ikuti dengan Daehyun dan Youngjae. "Sepertinya hutan ini wilayah werewolf"

"Darimana kau tau hyung?" Youngjae lagi-lagi bertanya

"Jejak kaki" ucap Daehyun tiba-tiba

"Benar Dae, ada jejak kaki cukup besar disini. Bahkan dengan manisnya, jejak kaki itu dicap menggunakan lumpur disisi batu. 2 jejak kaki, yang sepertinya kaki kiri dengan ukuran sedikit berbeda"

"Ini tempat mereka, ada 2 werewolf yang mengklaim tempat ini. Lantas daritadi kita tidak menemukan jejak vampire" Daehyun mendekat ke batu dan mengamati tapak kakinya dengan teliti. Mungkin ada petunjuk lain

"Jae pernah baca dibuku, dihutan yang sangat dalam. Ada kastil tempat tinggal klan vampire kuno. Mereka yang mengatur bangsa vampire layaknya kerajaan, dan disebelah hutan mereka ada klan werewolf. Mereka membuat perjanjian dengan bangsa vampire, para vampire tidak boleh berburu didaerah werewolf atau nanti mereka dihabisi" Daehyun menoleh sekilas mendengar penjelasan Youngjae

"Benar Jae. Vampire dan werewolf adalah musuh alami. Sepertinya kita berada diwilayah werewolf. Berarti wilayah vampire berada diseberang. Hari sudah cukup larut, akan berbahaya juga kalau melanjutkan penyelidikan. Kita rundingkan dulu dengan bos, baru kita lanjutkan pengintaian"

"Nde hyung"

Himchan dan Youngjae baru saja ingin meninggalkan hutan dan segera kembali ke markas. Sebelum menyadari bahwa Daehyun masih berada dibawah batu besar, memperhatikan tapak kaki werewolf

"Menemukan sesuatu Dae?" Tanya Himchan saat melihat Daehyun serius memperhatikan sampai tidak menyadari kalau mereka sudah hampir pergi

"Tidak hyung, sepertinya ini jejak Werewolf Alpha. Karena tapak kakinya cukup besar"

"Hmmm... nanti kita laporkan ke markas. Sekarang kita pulang dan beristirahat."

"Nde hyung"

Kini tim Himchan mulai pergi meninggalkan hutan. Tanpa Himchan ketahui, Daehyun menyembunyikan keberadaan sebuah tapak kaki yang terlihat sangat lama dan pudar. Sebuah tapak kaki seekor werewolf, dan sebuah tapak tangan manusia.

TBC

Halo FFN, saya tidak tau apakah cerita saya masih memiliki minat disini. Karena saya tidak tau bagaimana caranya melihat rating pembaca :') tapi saya pasti akan sangat senang jika masih ada yang ingin membaca cerita saya ini. See U next Chapter

Saya tambahkan beberapa Pengenalan karakter agar bisa mengikuti karakter cerita ini. Sebenarnya Di wattpad sudah ada, tapi ternyata saya lupa menambahkan disini ^^;

Bang Yongguk

Anak dari ketua Werewolf, seorang alpha tingkat tinggi Anak dari ketua Werewolf, seorang alpha tingkat tinggi. Pandai dalam segala hal, punya insting yang melebihi serigala lain. Suka menentang perintah ayahnya dan melakukan segala hal sendiri. Walau tampangnya sangat sangar, tapi sebenarnya namja yang sangat lembut dan penyayang. Memiliki gummy smile yang sangat jarang dilihat. Berteman baik dengan Jongup, alpha yang telah kehilangan orang tuanya dan mengganggapnya sebagai saudara.

Kim Himchan

Seorang namja manis yang bekerja sebagai vampire hunter. Setelah kehilangan orang tuanya, bertekad membasmi seluruh vampire didunia. Cerewet dengan hal kecil, gampang marah dan paling benci kalau waktu santainya diganggu. Tapi memiliki sisi lembut dan keibuan saat bersama Daehyun dan Youngjae. Teman 1 timnya. Kuat dalam pertarungan, tapi payah dalam pemakaian senjata. Lebih suka memakai senjata jarak dekat, seperti pisau atau pedang. Tidak gampang menyerah, dan selalu membela hal yang menurutnya benar.

Jung Daehyun

Teman 1 tim Himchan, orang yang santai dan pendiam. Tipe yang lebih suka bertindak terlebih dahulu sebelum berfikir, tapi saat keadaan terdesak sering menemukan jalan keluar dari permasalahan. Asal-usulnya tidak diketahui dan banyak mengetahui hal aneh. Cerdas dalam berbagai hal, tapi tidak menyadarinya. Menyimpan perasaan kepada Youngjae, dan membuatnya posesif kepada Youngjae. Tapi masih belum berani menyatakan perasaannya

Yoo Youngjae

Anak dari seorang ketua organisasi vampire Hunter. Ikut Tim Himchan karena ingin bersama dengan Daehyun. Jatuh cinta saat pandangan pertama dengannya. Anak yang periang, Gampang menangis, dan suka berfikiran negatif. Tapi tidak gampang menyerah dalam keadaan. Pandai mengobati karena sering melihat Himchan terluka.

Moon Jongup

Serigala alpha, teman baik Yongguk. Menghormati Yongguk, dan menyayanginya layaknya seorang kakak tertua. Anak yang baik, ramah, dan sering mengumbar senyum. Akan memperjuangkan apapun, selama menurutnya itu benar. Tidak suka mendengarkan pendapat orang, tapi menuruti semua perkataan Yongguk

Choi Junhong

Pangeran termuda dikerajaan Vampire. Masih kekanakan dan cukup labil, dan tidak peduli sekitar. Tapi memiliki sikap sosial yang tinggi. Sangat takut dengan ayahnya, tapi sangat dekat dengan eomma dan hyungnya. Tidak suka dengan darah manusia, dan entah kenapa lebih suka menghisap darah hewan padahal tidak enak. Lebih sering bermain dihutan daripada dikastil kerajaan.

Choi/Park Yoongi

Pangeran pertama dikerajaan vampire, bisa dibilang putra mahkota Pangeran pertama dikerajaan vampire, bisa dibilang putra mahkota. Tapi, sudah memiliki seorang mate vampire Park Jimin, 500 tahun lalu. Seorang submissive tsundere, sering berkata kasar, cuek dan tidak peduli sekitar. Tapi, diam-diam selalu mengikuti gerak gerik adiknya Junhong. Walau terlihat arogan, tapi sebenarnya namja yang baik dan rela melakukan apa saja untuk adiknya. Mempelajari banyak ilmu sihir, dari pengetahuannya sendiri. Dan mungkin satu-satunya vampire yang memiliki ilmu sihir.

Yoo Seunghyun

Ayahnya Youngjae, ketua Matoki Ayahnya Youngjae, ketua Matoki. Orangnya keras, dan tegas. Tapi paling lemah kalau lihat aegyo Youngjae

Bang Siwon

Ayah Yongguk, ketua dalam kelompok serigala. Tegas dan keras kepala, paling gak suka kalau perintahnya dibantah. Tapi penyayang keluarga.

Sign, G.I

12-04-2022 (06.10 AM)