Warning: Ini adalah kisah curhatan tiga sahabat idiot yang berusaha mengubah dunia dengan cara mereka sendiri. Karakter asli punya Sorachi-Sensei, aku memakainya hanya sebagai perumpamaan karakter kami. Kalau gak lucu, Diperingatkan ini bukan Comedy atau Parody cuman curhatan dan kebodohan yang kami lakukan. Kalau lucu, kami bersyukur tandanya kami dapat menghimbur pembaca

\\\\\\\\\\\\\

Friendship is born at that moment when one person says to another: 'What! You too? I thought I was the only one. -C.S Lewis-

Namaku Okita Shougo, seperti dari yang kalian kenal di chapter sebelumnya aku adalah tokoh utama dari cerita ini. Aku sekarang tinggal dengan dua orang aneh yang bernama Kamui Yato, seorang Lolicon akut. Pekerjaannya adalah Model majalah dan Seorang mahasiswa Desain Grafis. Dia adalah Kakak pacarku, Kagura. Dan Takasugi Shinsuke. Dia adalah pria tampan dari Jurusan Hukum julukan di kampus adalah Prince From Scientific Law, walaupun seperti itu dia adalah seorang Chuuninbyou yang niatnya masuk hukum adalah membasmi kejahatan dari Raja Iblis yang mengatur dunia.

Aku sudah bertahan bersama mereka hampir seminggu dan aku belum merasakan kegilaan dari dalam diriku tidak seperti saat pertama aku berada disini. Entah aku harus khawatir akibat sudah terbiasa dengan suasana itu atau bahagia karena aku sudah terbiasa disini.

Kebetulan hari ini aku tidak ada kelas, dan disaat bersamaan mereka juga tidak ada kelas. Entah itu suatu pertanda baik atau buruk tapi pilihan kedua lebih tepat untuk menggambarkan suasana.

Pagi ini aku bangun seperti biasa, kebisingan dari Takasugi yang membangunkan satu rumah dengan teriakannya, "Bangun para warrior, kali ini kita tidak boleh kalah melawan the Dark Lord."

Lalu disahut dengan kamui, "Voldemort sudah mati dibunuh oleh Harry Potter! Dan andaikan ada Dark Lord yang ingin kubunuh adalah KAU! TAKASUGI BRENGSEK!" dan seperti biasa, kamui bukanlah morning person. Dia akan berkata sekasar kasarnya dari dalam kamar apabila dibangunkan saat pagi hari.

Aku pun terbangun dan melihat sekarang sudah pukul 9 pagi. Seperti biasa, sebelum aku bersiap aku akan mengecek handphone untuk memastikan adanya kelas atau tidak. Karena ini masih hari pertamaku di Kampus tentu saja aku memastikan kelas ada atau tidak berdasarkan Jadwal, mungkin kalau sudah sebulan aku akan memastikan jadwal dari grup chat kelasku.

Hari Jumat, aku free tanpa matakuliah apapun. Tapi lebih baik hari ini aku melihat lihat stand untuk UKM yang ada di Universitas ini. Aku pun beranjak dari kasurku dan mengambil pakaian, perlengkapan mandi dan handuk.

Lalu saat aku keluar dari kamar, aku pun disambut dengan Takasugi dengan senyum sumringahnya.

"OHAYO! Manusia hybrid, Okita-kun. Apa yang akan kau lakukan kali ini? Kalau kau tidak ada kerjaan, bagaimana kalau kau menemaniku pergi mengalahkan Dark Lord?" Ocehnya dengan semangat. Aku pun hanya memijat kepala ku dengan pelan melihat kelakuan Takasugi.

"Ohayo, Takasugi-san. Hari ini aku akan mengecek stand stand untuk UKM, jadi maafkan aku tidak bisa menemani mu melawan Dark Lord." Jawabku dengan datar. Takasugi pun menatapku dengan kecewa dan tatapan memelas. Dan dalam waktu singkat dia ceria kembali sambil membusungkan dada layaknya superhero. Aku akan menganggap Takasugi merupakan Chuuninbyo dengan kepribadian bipolar.

"Baiklah, kali ini aku akan melawan Dark Lord sendirian dan menyelamatkan dunia. Tenang saja Okita-kun, kau lakukanlah side mission mu untuk menaikan level kekuatanmu."

Aku pun pergi menuju ke kamar mandi dan membiarkan dia dengan imajinasi luar biasanya. Kalau aku meladeninya lebih lama yang ada aku akan ikut masuk ke petualangan yang tidak ada hentinya.

Setelah aku selesai mandi, aku sudah melihat Kamui duduk di meja makan sambil meminum kopinya.

"Ohayou, Kamui-kun." Sapa ku sambil mengeringkan rambutku yang basah. Kamui pun menaruh gelasnya diatas meja lalu menyapa ku.

"Ohayou, Sougo-kun. Mau kemana berpakaian serapi itu?"

Aku pun duduk dihadapan Kamui sambil mengambil selembar roti tawar yang tersedia di meja makan.

"Aku mau melihat UKM yang ada Universitas, siapa tau ada yang membuatku tertarik? Kalau kau, akan melakukan apa hari ini?" Tanya ku sambil mengolesi selesai cokelat keatas roti.

"Entahlah, Hari ini seperti yang aku katakan semalam, aku tidak ada kelas di kampus atau pun jadwal pemotretan untuk hari ini. Paling aku akan bersantai dirumah dan menikmati Anime kesukaanku." Ucapnya.

"Apa kau tidak mengikuti UKM, Kamui-san?"

Akupun memakan potongan terakhir rotiku sambil melihat Kamui yang mendongak keatas menatap langit langit dengan tatapan bosan.

"Tidak, karena bagiku tidak ada yang menarik untuk diikuti juga, dari Klub maupun Organisasi. Terakhir aku mengajukan proposal permohonan untuk Klub Lolicon namaku di blacklist oleh ketua eksekutif mahasiswa." Katanya. Akupun hanya bisa Faceplam mendengar pernyataan bodohnya itu.

"Kukira kau mengikuti minimal salah satu kegiatan kampus selain kelas?"

Kamui pun hanya mengangkat bahu dan menghabiskan kopinya.

"Tapi, Kau tau Takasugi-kun mengikuti salah satu Klub yang ada di kampus lho." Aku pun langsung tercengang mengetahui seorang Chunninbyou akut mengikuti klub yang ada dikampus.

Tapi aku yakin, klub itu adalah klub yang berisikan oleh otaku yang sama dengan seperti Takasugi. Kamui seperti mengetahui pikiran ku dia tersenyum sinis.

"Asal kau tau, Takasugi itu bagian dari organisasi eksekutif mahasiswa tingkat universitas lho. Bahkan dia adalah anggota pentingnya, yaitu bagian Hubungan Masyarakat dan Informasi."

Kali ini aku dibuat bengong oleh Kamui. Kamui pun langsung tersenyum puas melihat ku terkejut.

"Kau serius?" Ucapku dengan nada terkejut. Bagaimana tidak terkejut, Takasugi seorang Chuuninbyou akut yang bersikap layaknya anak bocah 5 tahun bisa menjadi anggota eksekutif mahasiswa.

"Well, awalnya juga aku terkejut saat mengetahui orang aneh seperti dia bisa menjadi seorang anggota eksekutif-"

Dalam hati aku berkata, tidak seharusnya kamui mengatakan Takasugi aneh kalau dirinya lebih aneh dan kriminal dibanding takasugi.

"- tapi mengenal Takasugi, mungkin diotaknya adalah eksekutif mahasiswa merupakan anggota elite dari guild tertentu dan hanya orang kuat yang bisa masuk dan menjadi anggota eksekutif." Ucap Kamui.

Ada benarnya, mengenal Takasugi pasti dia akan mengira kalau anggota eksekutif mahasiswa merupakan anggota elite dari guild yang akan mengalahkan Raja iblis dan Dark Lord.

"Anyway, membicarakan tentang Takasugi-san, kemana orang tersebut?" Tanyaku melihat suasana disini sepi tanpa teriakan, 'raja iblis akan menghabisi dunia.' atau sejenisnya.

"Kalau Takasugi sedang libur paling dia akan bersama klub anehnya."

"Klub? Maksudmu Eksekutif mahasiswa?"

"Bukan, Klub yang berisikan chuuninbyou seperti dia. Biasanya perkumpulan seperti itu ada setiap hari dan mencari tempat di tokyo sambil menggunakan kostum aneh layaknya cosplay." Jelas Kamui.

Wow, ternyata memang jati diri Takasugi-san tidak akan berubah. Dan entah kenapa aku tidak terkejut mendengat Takasugi juga bagian dari klub aneh tersebut.

"Kuharap aku juga bisa membuat klub Lolicon, mungkin aku akan bersama dengan mereka mencari Loli loli imut dan berbagi tips atau berdiskusi dengan mereka mengenai loli dan betapa imutnya mereka." Kata kamui dengan wajah berbinar dan tatapan berharap.

"Kumohon jangan, terkadang aku heran bagaimana kau bisa menyembunyikan sifat asli mu dari keluarga mu, Kamui-san."

"EH? Menyembunyikan? Aku tidak pernah menyembunyikannya. Adik ku mengetahui kalau aku Lolicon. Orang tuaku tidak tau karena mereka tidak pernah ada dirumah dan aku sudah berpisah dengan ayahku." Ucapnya terus terang.

"Kagura tidak mengatakannya padaku."

"Tentu saja, aku yang memintanya. Menurutmu, siapa yang mau hidup bersama dengan Chuninbyou dan Lolicon selama 4 tahun bukan?"

Jadi selama ini pacarku dan kakaknya bersengkokol menipuku agar aku tinggal disini bersama dua orang aneh.

"Lagian, aku juga butuh teman yang membayar keperluan rumah ini. Kau kira Takasugi-kun akan membayar keperluan sehari hari kita, misalnya pembayaran untuk uang air dan listrik."

"Memang Takasugi-san tidak pernah membayar?"

"Kalau aku tidak melapor pada keluarga Takasugi, mungkin mansion ini harus aku yang membayar sendiri. Orang itu setiap mendapatkan uang pasti akan habis untuk barang barang yang tidak berguna. Makanya aku bekerja."

"Entah kenapa aku bisa merasakan apa yang kau rasakan." Ucapku sambil menepuk bahunya.

"Terimakasih atas perhatiannya."

Okita: "Kau menipu ku."

Kagura: "?"

Okita: "kenapa kau tidak mengatakan padaku kalau aku akan tinggal bersama lolicon dan chuuninbyou?"

Kagura: "Ah rupanya kau sudah tau ya. Cukup lama juga kau menyadari kalau kakak ku lolicon dan temannya Chuuninbyou."

Okita: "Aku sudah tau dari awal, tapi aku baru tau kalau kau sudah mengetahuinya dari lama."

Kagura: "Hehe~ Abis kakak ku yang meminta, aku hanya mengikutinya saja."

Okita: "((╬●∀●)"

Kagura: "Well~ buktinya kau survive seminggu ini, jadi tidak masalahkan?"

Okita: "Untungnya kau kekasihku, kalau tidak mungkin aku sudah mengajukan gugatan penipuan padamu."

Kagura: "Bukannya kau seharusnya berterima kasih telah memberikan tempat kepadamu?"

Okita: "aku berterima kasih untuk itu tapi aku tidak berterima kasih untuk tinggal bersama dua orang aneh."

Kagura: "Hey! Salah satu orang aneh itu adalah kakak ku tau."

Kagura: "Dan lagian bukannya itu lebih baik, ada orang yang bisa memperhatikan kesehatan mu juga. Dan mereka orang baik, bukan orang jahat, walaupun kakak ku Lolicon tapi dia tidak pernah benar benar menculik anak kecil dan mempersetubuh anak kecil."

Okita: "Baiklah baiklah kau benar. Terimakasih babe atas saran darimu untuk tinggal bersama mereka."

Okita: "Lupakan masalah tadi, Kegiatan apa yang kau lakukan hari ini?"

Kagura: "Hari ini aku hanya menghadiri kelas dan beristirahat dikamarku. Kalau kau?"

Okita: "aku akan melihat pendaftaran klub yang tersedia di Universitas."

Kagura: "Apakah kau akan mencoba Kendo lagi seperti SMA?"

Okita: "Entahlah, sepertinya iya. Apa kau mengikuti klub?"

Kagura: "Yup, aku mengikuti klub musical kali ini. Kau tau di kluh itu banyak sekali pria tampan."

Okita: "Kagura-chan!"

Kagura: "Haha bercanda, aku tetap mencintai mu kok. Love you"

Okita: "I love you too."

Aku pun memandang handphone ku dengan tatapan sedikit cemburu. Terkadang kagura tidak berpikir saat dia berkata seperti itu terhadapku, makanya aku sedikit khawatir kalau perempuan itu akan menchat diriku dan mengatakan kalau dia malah mencintai orang lain.

Aku pun menaruh handphoneku kedalam tas ku dan melihat sekeliling jalan dekat pintu masuk penuh dengan stand dari klub klub yang ada di kampus ini. Banyak orang yang membagikan souvenir, pop art, brosur atau pun makanan agar tertarik dengan klub mereka.

Aku sendiri pun sudah penuh dengan 10 brosur dan pop art yang di berikan oleh tiap klub yang berbeda. Dan aku belum menemukan satupun yang aku mau. Aku ingin mencoba kendo lagi, tapi entah kenapa aku juga ingin merasakan satu hal yang baru seperti yang Kagura lakukan.

Aku pun duduk di kursi taman yang kosong sambil menatap langit dan menikmati hembusan angin yang menerpa wajahku.

"Okita-kun?" Panggil suara yang aku sangat kenal sekali. Suara yang selalu membangunkan pagiku dengan cara yang aneh.

Akupun melirik Takasugi yang menatapku dengan heran."Apa yang kau lakukan disini? Bukannya kau katanya mau lihat lihat stand klub yang ada?"

"Aku sudah selesai kok, sedangkan kau sendiri sedang apa disini, Takasugi-san?"

Jangan katakan kalau klub anehnya sedang berpetualangan di daerah kampus untuk mencari dark lord atau cecunguknya.

"Aku sedang menjalankan tugasku." Ucapnya sambil memperlihatkan nametag anggota eksekutif mahasiswa. Kali ini perkiraanku salah dan aku lupa kalau dia juga seorang anggota kemahasiswaan.

Takasugi duduk disebelahku sambil meluruskan kakinya ke tanah. "sudah menentukan apa yang kau pilih Okita-kun?"

"Belum, aku sendiri ingin mencoba Kendo kembali tapi aku juga ingin mencoba hal baru seperti yang pacarku lakukan."

"Pacarmu? Maksudmu, Kagura-chan?"

Aku mengangguk.

"Well, mengenal kagura, dia adalah orang yang paling tidak konsisten yang pernah aku temui. Passionnya dalam melakukan suatu hal memang kuat. Tapi untuk tetap dalam konsistensinya pada satu hal yang tidak kuat, satu satunya hal yang dia pertahankan paling lama adalah Kau, yang sanggup bertahan pacaran 3 tahun. Dan entah sampai kapan kagura akan bosan denganmu." Jelasnya.

Jujur pernyataan terakhirnya cukup membuatku sakit hati.

"Kuharap aku bisa jadi kekasih terakhir Kagura-chan, karena aku tidak akan berpikir untuk melepaskannya. Dan, Takasugi-san kenapa kau memilih anggota eksekutif mahasiswa?"

"Yaah, Karena dulunya aku juga sama sepertimu. Tidak ada klub yang bagiku menarik, dan aku malah menganggap mereka semua membosankan. Aku ingin melanjutkan untuk tetap di Klub musik sama saat aku SMA tapi aku juga ingin mencoba yang baru, akhirnya aku memilih jadi anggota eksekutif karena-"

"Karena kau merasa itu keren layaknya kelompok elite yang berada di Guild hebat dan hanya orang terpilih yang bisa memasukinya sama seperti Guild guild dalam game yang sering kau mainkan." Potongku dengan cepat. Mengenal dunianya aku yakin yang kuucapkan itu benar

"Tepat sekali!" Ucapnya dengan bangga. Benarkan, aku sudah dapat menebak otaknya sekarang.

"Tapi bukan itu yang ingin kuberi tahu padamu." Ucapnya. Aku pun hanya menatapnya dengan heran.

"Aku ingin memberitahu mu, bahwa kalau kau merasa apa yang menjadi pilihanmu sekarang. Tidak ada salahnya mencoba yang baru, kalau kau tidak merasa nyaman yang baru mungkin kau bisa keluar dan mencari lagi. Lagian inikan hanya klub bukan sesuatu yang perlu kau risaukan."

Dan kali ini aku terpukau dengan Takasugi-san. Dia bisa berbicara sebijak itu dan senormal itu. Entah kenapa aku jadi sangat mengangguminya.

"Kalau kau mau mencoba, kenapa kau tidak mencoba klub cosplayer ku? Karena aku juga membutuhkan orang baru. Kau tau kita bisa melakukan sparring dan berlatih melawan dark lord atau-"

Atau tidak. Aku pun menghiraukan ocehan Takasugi yang melantur kemana mana. Aku pun menatap langit dan akhirnya berhasil memutuskan sesuatu.

Daripada aku mengikuti klub dimana orang orang seperti Takasugi-san berasal lebih baik aku mencoba kendo kembali. Dan mungkin, aku bisa memperkuat diriku dalam Kendo sekalian melatih skill berpedangku.

TBC~

Kali ini aku menceritakan tentang kisah saat aku memulai untuk mencoba masuk kedalam sebuah klub. Diantara ketiga temanku, memang ada satu anggota eksekutif mahasiswa. Kerjaanya sangat sibuk sekali dan itu membuatku merasa tidak tertarik dalam dunia itu. Dan ada temanku satu lagi yang memang tidak mau ikut seperti itu karena alasan malas dan tidak tertarik.

Entah bagaimana pengalaman kalian saat memilih UKM, Klub, atau Organisasi saat kalian masuk kampus… tapi saat aku masuk dunia perkuliahan, Aku memilih sesuatu yang aku suka dari dulu hingga sekarang.

Seperti biasa terima kasih untuk pembaca semua. Kalau kalian terhibur silahkan komen dan like kalau tidak, leave the message and don't read it anymore. Ini cuman curhatan mahasiswa seperti kami. Saya Okita sougo mengundurkan diri.

Judul berikutnya: "Only a true friend would be that truly honest.— Shrek"