Naruto/Highschool DxD : bukan punya saya
Rate : M
Warning : gaje, typo, mainstream, semi-dark Naru, romance, humor, dll.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Dragon God Legion : Remake
Chapter 15
.
.
ke esokan harinya, Akeno mulai sadar, ia terkejut mendapati dirinya ada di ruangan kamar yang terasa familiar, tidak salah lagi ini memang ruang kamar yang ada di club.
"apa semalam hanya mimpi.. " gumam kecil Akeno, apa benar semalam hanyalah mimpi liar nya? tapi kenapa itu terasa sangat nyata, saat ingin beranjak turun Akeno merasakan rasa sakit di antara paha nya, tunggu kenapa ia setengah telanjang? bagian bawah bugil tanpa rok dan celana dalamnya, Akeno melotot dan menutup mulutnya, jadi semalam itu beneran bukan mimpi? Naruto benar-benar masih hidup, lalu tadi malam ia dan Naruto.. Blus~ wajah Akeno memerah saat mengingat kejadian semalam, tapi jika itu bukan mimpi kenapa Naruto tidak ada di samping nya.
expresi wajah Akeno menjadi sedih, kenapa Naruto pergi meninggalkanya, padahal baru saja mereka bertemu, Akeno masih sangat merindukan kekasih nya, dan ingin lebih lama lagi bersama Naruto.
"eh apa itu?" Akeno menemukan Cristal putih dan juga secarik kertas, di meja tepat di samping nya, baru pertama kali ia melihat Cristal yang seperti ini sungguh Cristal yang indah, Akeno menaruh nya kembali dan mengambil surat nya.
Untuk tuan putri..
Maafkan aku, untuk saat ini aku masih belum bisa bersamamu, kau juga tau keadaanku, aku ingin menyembuhkan tubuhku dulu, setelah itu mari kita bersama saat aku sudah sembuh hehe.. ohh dan jaga Cristal itu, itu akan melindungi mu saat aku tidak ada.. jaga dirimu Akeno
tambahan : malam tadi sangat menyenangkan, ayo lakukan lagi nanti..
"(hiks) bodoh.. (hiks) kenapa kau meninggalkanku lagi (hiks) aku sudah bilang apapun dirimu (hiks) aku akan tetap mencintai mu Naru.. " Akeno menangis saat membaca surat dari Naruto, ia sudah pernah bilang pada kekasih nya kalau ia menerima keadaan Naruto yang seperti itu, tapi kenapa kekasih nya tidak mengerti juga.
setelah tangisan nya reda Akeno melirik Cristal putih yang Naruto tinggalkan untuknya, Akeno mengambil Cristal itu dan menggenggam nya.
'cepat kembalilah Naru.. aku merindukanmu' batin Akeno, ia lalu mencium Cristal itu, apapun yang Naruto tinggalkan untuknya akan ia jaga sepenuhnya.
.
.
.
.
di jarak beberapa ratus meter dari posisi Akeno, di pedalaman hutan lebih tepat nya di bawah derasnya air terjun, Naruto sedang bermeditasi, seolah perasaan Akeno tersampaikan, Naruto tersenyum dan membuka matanya.
'tidak bisa ditunda lagi.. aku harus cepat' batin Naruto, ia sudah meminum darah Malaikat dan itu hanya menyembuhkan wajah dan lehernya saja, tubuhnya masih jauh dari kata sembuh, darah campuran milik Akeno juga tidak membantu banyak, Naruto perlu darah yang kuat dari semua ras yang ada di dunia ini, ras naga lah yang terkuat, maka dari itu target nya kali ini adalah ras naga, tapi dimana ia harus mencarinya? Naruto tidak tau harus memulai nya dari mana.
Hei iblis kecil jangan melamun, cepat jawab pertanyaan ku..
cih.. Iblis kecil kau membuang waktuku, kau beruntung bertemu dengan ku, jika tidak kau sudah mati di celah dimensi..
pangil saja Aya, dan harus tambahkan kata 'Sama' kau mengerti iblis kecil dan jangan buat aku mengulanginya..
memikirkan ras naga entah kenapa Naruto jadi ingat sosok itu, benar juga dia kan juga ras naga, kenapa Naruto bisa lupa, gadis bersurai merah bernama Aya itu juga dari ras naga, entah ini kebetulan atau apa, Naruto belum membalas kebaikan Aya yang sudah menyelamatkan nya, ada rasa bersalah dalam dirinya, tapi jika ingin sembuh mau tidak mau Naruto harus lakukan, itu hanya sedikit darah, Naruto yakin ras naga seperti Aya tidak akan mempermasalahkan hal kecil seperti itu, tapi bagaimana cara ia meminta nya? apakah harus minta langsung? atau gunakan cara kasar? Naruto lebih suka gunakan cara lembut, tapi jika Aya menolak maka terpaksa ia akan gunakan cara kasar.
"huf.. baiklah" Naruto menghentikan meditasi nya, ia harus bersiap untuk malam ini, entah cara lembut atau kasar Naruto akan pikiran nanti.
.
.
.
malam harinya..
Naruto sudah bersiap dia memakai pakaian tempurnya sebagai White Fox, tapi kali ini Naruto tidak memakai perban, karena itu sangat menguras banyak Mana nya, Naruto mengganti nya dengan baju hitam lengan panjang dan sepasang sarung tangan hitam dengan jari tangannya yang buntung, untuk bawahan nya Naruto memakai celana hitam dan sepatu sekolah nya, lalu tidak lupa memakai topeng putih polos miliknya.
persiapannya sudah matang, Naruto pun berangkat menuju kota Kuoh, Naruto berlari sangat cepat menerobos rimbunnya pepohonan hutan, di rasa jaraknya sudah dekat dengan kota, Naruto mengeluarkan sayap Iblisnya dan melesat terbang, Naruto terbang untuk beberapa saat sebelum berhenti dan mendarat di atas gedung, Naruto berhenti bukan tanpa alasan, setelah memasuki kota Naruto merasakan ada yang mengikuti nya, kejadian ini sama persis seperti dengan Chin Cao(Cao Cao) atau apalah dari Fraksi Hero itu.. Naruto lupa namanya, lagian untuk apa juga mengingat nama si bajingan itu.
"keluarlah.. aku tau kau di sana" ucap Naruto dengan suara datar, dan tepat seperti yang Naruto duga, dari kegelapan bayangan gedung muncul pria bersurai putih bermata emas, yang melayang di atas Naruto dengan enam sayap Iblis di punggung nya, ..wajah nya arogan sekali.. Iblis? tidak aura nya sama sepertiku jadi setengah iblis ya ..fikir Naruto.
"jadi kau si White Fox itu, kau tidak terlihat kuat, tidak kau memang biasa saja, rumor itu terlalu membesar-besarkan" Vali agak kecewa, setelah lama mencarinya yang ia dapat malah seperti ini, dia fikir White Fox itu karakter Iblis besar berotot, berambut putih panjang, memiliki taring beracun dengan aura seperti monster, tapi kenyataan nya hanya bocah berpakaian serba hitam dan topeng putih, selain fakta setengah iblis tidak ada aura kuat lainnya di tubuh White fox.
"siapa kau? apa kau juga dari Fraksi Hero? jika iya pergilah"
mendengar itu Vali jadi sedikit tertarik, bagaimana si White Fox itu tau tentang Fraksi Hero? itu masih tersembunyi saat ini, hanya beberapa petinggi mahluk supernatural saja yang tau akan keberadaan nya, ini sungguh menarik.. fikir Vali.
"siapa aku? dengar baik-baik, aku Vali Lucifer keturunan iblis Lucifer, kau mungkin mengira kita sama, tapi sebenarnya kita berbeda, kau keturunan iblis liar, sedangkan aku keturunan raja Iblis Lucifer, dan soal Fraksi Hero.. aku bukan bagian darinya, aku kesini untuk membunuh mu!"
entah Naruto harus merespon seperti apa, si Vali itu mencoba terlihat keren tapi banyak omong, dengan membandingkan keturunan iblis mereka, apa hebatnya Lucifer? kata Legion, ras Iblis itu bahkan punah akibat perang sipil 300 tahun yang lalu, mungkin ada beberapa dari mereka yang melarikan diri atau bersembunyi hinga tidak punah semuanya, dan kata terakhir itu apa? membunuh nya? si Lucifer sialan ini berfikir aku lemah dan mudah dibunuh ya.. fikir Naruto, muncul Api hitam yang berkobar ganas menyelimuti tubuh Naruto, Vali sempat terkejut melihat Api hitam itu lalu dia menyeringai.
"menarik.. ini akan menyenangkan, [Vanishing Dragon Balance Breaker]"
enam sayap Iblis itu lenyap, tubuh Vali tertutup cahaya putih dan setelah cahaya itu lenyap, terlihatlah armor putih yang membalut tubuh Vali, dengan hiasan Cristal biru dan sayap mekanik yang bercahaya biru, Naruto terkejut jadi si sialan Lucifer ini juga punya Sacred Gear, armor putih? jadi si Lucifer ini adalah inang dari salah satu naga Surgawi Albion, Legion pernah cerita padanya kalau dulu ada dua naga kecil yang sok berkuasa di surga dan selalu membuat onar di dunia fana, mereka adalah Ddraig dan Albion, jadi inikah Albion? mode balance breaker itu terasa jauh lebih kuat dari Ddraig milik Issei dan hampir sama dengan Legion miliknya, rupanya si Vali itu sudah menguasai punuh Sacred Gear nya tidak heran dia sangat sombong, ini akan merepotkan.. fikir Naruto.
"mari mulai.. "
Swus!
Blaar!
Vali bergerak sangat cepat hanya menyisakan cahaya biru, dia memukul Naruto tapi untung nya Naruto mampu menahannya, atap gadung itu terguncang dan hancur, Naruto berhasil menghindari reruntuhan dan melesat terbang, Vali secara tiba-tiba muncul di belakangnya, Vali memukul Naruto lagi, tapi ia terkejut saat pukulannya menembus, ternyata itu adalah jejak bayangan Naruto. dengan gerakan lambat Naruto sudah mengambil ancang-acang memukul Vali dari belakang, Naruto terkejut saat pukulannya ditahan oleh lingkaran sihir putih, Vali berbalik dan menendang tapi Naruto menghindarinya, Naruto membalas dengan cepat memukul Vali, tapi seperti tadi pukulan Naruto ditahan oleh lingkaran sihir putih, Naruto terkejut sebenarnya apa itu? ia fikir yang pertama hanya kebetulan tapi sepertinya tidak, dan detik berikutnya pukulan Vali sudah sangat dekat dengan topeng Naruto hanya berjarak beberapa centi saja, lagi-lagi pukulan Vali hanya menembus, dengan gerakan sangat lambat Naruto muncul di samping Vali, jubah putih muncul membalut tubuh Naruto dan muncul juga cristal emas di dadanya, Naruto menendang kepala Vali dengan tambahan gravitasi pada kaki nya, hinga serangannya jadi berat, lingkaran sihir putih itu tidak mampu menahan nya dan hancur, tendangan Naruto pun dengan telak mengenai kepala Vali, hingga sebagian helm nya hancur dan Vali terpental mundur. Vali tidak sempat merespon karena itu terjadi sangat cepat secepat kedipan mata, sebenarnya seberapa cepat si brengsek itu.. fikir Vali, Vali marah karena seolah dia di permainan oleh Naruto.
"White Fox, ketahui tempatmu, [Divide] [Divide] [Divide] [Divide]"
"ugh" Naruto merasa kekuatan nya di bagi setengah, benar-benar sialan si Lucifer itu, kemampuan Albion sangat merepotkan membagi setengah kemampuan nya, tapi untung saja itu terisi kembali, terimakasih pada Legion yang sudah membagi aura nya.
menarik bahkan kau tidak bisa mengurangi nya..
"Albion.. dia tidak normal, bisakah kau membantuku.." ucap Vali, ia menyadari kemampuan si White Fox itu tidak normal, terutama kecepatannya dan lagi dari mana jubah putih itu? perasaan tadi tidak ada.
baiklah serahkan saja padaku..
Albion memperbaiki helm Vali seperti semula, dengan dukungan Albion aura Vali bertambah kuat dari sebelumnya, Vali pun bergerak bahkan kecepatan juga bertambah, Vali bergerak sangat cepat sekali, tapi kecepatan itu masih termasuk lambat bagi Naruto. Vali sangat bersemangat saat pukulannya hampir mengenai Naruto, saat itu hampir mengenai nya Vali melotot saat merasakan rasa sakit di perutnya, ternyata sama seperti tadi itu hanya bayangan Naruto, sedangkan Naruto asli bergerak lebih cepat memukul perut Vali, pukulan Naruto yang berlapis gravitasi itu membuatnya menembus pertahanan armor Vali, tidak sampai disitu Naruto melapisi kakinya dengan hukum gravitasi dan kemudian menendang Vali.
Duak!
tendangan yang sangat keras sekali bahkan armor Vali hancur seperti kaca, tidak hanya itu gelombang kejut dari tendangan Naruto juga memecahkan beberapa kaca gedung di dekat nya, tubuh Vali terlempar sangat jauh ke arah hutan.
Booom!
benturan yang sangat keras, sampai tanah ikut terguncang beberapa saat, setelah debu bekas benturan itu lenyap, terlihatlah kawah yang lumayan besar dengan tubuh Vali sebagai pusat nya, Vali terlihat sekarat dengan balutan armor yang tidak utuh, meskipun sempat memakai armor lagi di detik akhir sebelum benturan, tapi benturan tadi sangat kuat hinga mampu menghancurkan armor nya, alhasil Vali tetap mendapatkan luka yang serius, Vali muntah banyak darah dari mulut nya.
Vali.. kau tidak apa.. Vali jawab apa kau baik-baik saja?
Vali bisa mendengar suara Albion tapi ia tidak mampu bersuara, beberapa organ dalamnya terluka dan tulang rusuknya juga ada yang remuk, baru kali ini Vali menjumpai kondisi seperti ini, padahal ia sangat membanggakan dirinya sendiri sebagai keturunan raja Iblis dan juga pemilik [Divine Dividing] yang di diami salah satu naga surgawi, itu membuatnya merasa di atas awan, dan yakin tidak ada yang bisa bersaing dengan nya, Vali sudah melalui banyak pertarungan dan semuanya berakhir dengan kemenangan nya, bahkan saat melawan rival nya yaitu Issei, Vali masih menahan diri saat itu untuk itulah hasilnya mereka imbang, tidak peduli apapun itu ia tidak pernah kalah dan Vali tidak ingin kalah.
"(uhuk) Albion.. kita gunakan Itu!"
Vali apa kau yakin?
"ya.. Akulah Naga langit yang kehilangan seluruh keagungan Tuhan, Ku dengki kan 'ketidakbatasan' ku dambakan 'impian' Aku akan jadi Raja Naga putih, akan ku sandarkan engkau ke batasan terjauh yang hampa akan dosa, Juggernaut Drive!"
tubuh Vali yang sekarat terangkat ke langit dan bercahaya putih menyilaukan, terlihat tubuh Vali kembali terbalut armor putih, tapi perlahan tubuh Vali semakin besar dan semakin membesar, Naruto muncul tidak jauh dari posisi evolusi Vali.
"huh? inikan.. yang benar saja" Naruto tidak percaya Vali juga bisa menggunakan Juggernaut Drive, seharusnya ia tau itu jika Vali sudah menguasai Sacred Gear nya, maka pasti mode Juggernaut juga termasuk, tapi aura kuat seperti ini pasti akan menarik banyak perhatian mahluk supernatural, tidak lama lagi mereka semua pasti akan kemari. Vali selesai bertransformasi menjadi Naga dengan sayap mekanik dan hiasan Cristal biru di tubuh nya. tatapan matanya sangat mengerikan dan ia melirik kearah Naruto.
Swus!
walau tubuhnya besar pergerakan Vali sangat cepat bahkan berkali-kali lebih cepat dari mode Balance Breaker nya, Naruto menghindari serangan cakar Vali, tapi kecepatan reaksi Naruto lebih lambat jadi bahu kanan Naruto terkena dan setengah topeng nya juga hancur, tidak memberikan waktu istirahat Vali menyerang Naruto secara membabi buta, beberapa kali Naruto kena serangannya, sampai baju nya robek sana sini, topeng nya hancur, sesekali Naruto juga membalas menyerang, tapi baik tendangan atau pun pukulan yang dilapisi hukum gravitasi sama sekali tidak berpengaruh banyak, seolah serangannya itu sangat lemah, Naruto tau ini saat memasuki mode Juggernaut Drive semua indra di tingkatkan, tidak hanya itu pertahanan kekebalan kecepatan dan daya serangannya juga meningkat, belum lagi bisa mengunakan langsung aura dari partner nya, itu seperti dua jiwa dalam satu tubuh, Naruto tau rasanya karena dia juga pernah mengalami nya sendiri.
Duak!
karena tidak fokus Naruto terkena serangan Vali dan terpental kebawah, Vali menembakan laser putih dari mulutnya, dan itu tepat mengenai Naruto dan meledak.
Booom!
ledakan yang sungguh kuat pepohonan di hutan itu pun hampir semua nya tumbang, setelah asap menghilang terlihat lah Naruto yang bertelanjang dada, jubah dan pakainya lenyap hanya sisa celana, itu pun robek sana sini, dan akibat serangan itu Naruto mengalami luka yang sedikit serius, Naruto perlahan bangkit ia mengelap darah di sudut bibirnya dan melihat ke arah Vali, cukup sudah Naruto tidak mau bermain-main lagi, si sialan Lucifer itu sudah berniat memusnahkan nya.
"kau sialan.. [Over Dragon : Balance Breaker]"
tubuh Naruto bercahaya emas menyilaukan, setelah cahaya itu lenyap terlihatlah Naruto yang sudah terbalut armor emas nya dengan hiasan Cristal putih dan jubah putih yang membalut armor nya.
"ini masih belum cukup.. [Over Wings Mode Transformation!]"
masuk mode kedua dari Armor Legion, karena Naruto tau mode biasa tidak cukup untuk menghadapi mode Juggernaut Drive Vali, maka dari itu ia gunakan mode kedua nya, jubah putih nya lenyap dan di gantikan sayap galaxy yang membentang di punggung nya, armor emas nya juga terdapat garis-garis hitam, dalam mode ini armor lengan armor kaki juga di perbesar, perubahan yang paling mencolok adalah armor dada nya yang berlapis emas hitam memperkuat pertahanan nya, sayap Galaxy membentang di punggung Naruto.
"sudah cukup main-main nya.. [Over Area Gravity!]
Blaaaaaar!
di jarak seratus meter semua nya tertekan semuanya di tekan ke tanah, Vali yang dalam mode mengamuk Juggernaut Drive pun di tekan hinga jatuh dan terus di tekan tekanan yang sangat kuat sekali, bahkan area di sekitaran kota Kuoh terguncang hebat, semua orang biasa mengira ini adalah gempa bumi, lain halnya dengan para mahluk supernatural, mereka yang merasakannya bergegas menuju ke arah sumber nya. Naruto sungguh terkejut Vali masih mampu mempertahankan mode Juggernaut nya dalam kondisi seperti itu, walaupun terus menerus di tekan si gila Vali tidak menyerah begitu saja, ya tidak masalah akan ia gunakan cara itu saja. dalam satu jentikan jari Naruto, semua gravitasi itu lenyap.
"kau berusaha dengan baik.. tapi ini akhirnya [Over Core Gravity]" meminjam aura bintang sayap Galaxy, Naruto menciptakan bola hitam dan dia tembakan kearah Vali, detik itu juga Vali terangkat ke langit bersamaan dengan tanah yang menimbun nya dari berbagi arah, itu terus berlanjut sampai tercipta planet kecil di langit, Naruto merentangkan tangannya dan lalu meremasnya.
Boooom!
planet kecil itu meledak di langit menyebabkan gelombang kejut yang mengusir awan, bebatuan tanah pun berjatuhan dari langit dan dari bongkahan tanah-tanah itu tubuh Vali pun ikut terjatuh, ia sudah kembali ke wujud manusia nya dan tidak sadarkan diri dalam kondisi yang bisa di bilang sangat kritis dan mungkin saja mati jika tidak di rawat secepatnya, benar-benar keberuntungan dewa, si sialan Lucifer itu tidak juga mati.. sepertinya ia memang harus melakukanya sendiri, jika tidak membunuh nya si sialan ini akan selalu merepotkan nanti nya.
baru saja Naruto melangkah, tidak jauh di depannya muncul retakan dimensi dan keluarlah dua pria satu wanita, biar Naruto tebak mereka ini adalah rekan si sialan Lucifer itu.
"Vali..!!" teriak Kuroka yang melihat Vali sekarat, Kuroka langung mengecek keadaan Vali, ia terkejut merasakan denyut nadi Vali lemah dan semakin melemah.
"(hiks) Arthur kita harus cepat, selamatkan Vali.. (hiks) cepat bawa dia!" teriak Kuroka sambil menangis dan memeluk tubuh Vali, ia tidak menyangka kondisi Vali sudah sangat kritis seperti ini.
"yo tidak ada yang bisa pergi.. "
suara Naruto mengejutkan ketiga nya, saat pertama kali melihat nya mereka terkejut saat melihat Armor emas Naruto, jadi dia kah yang membuat Vali hampir mati, Kuroka dengan emosi ingin menyerang tapi dia di hentikan oleh Bikou.
"tenanglah.. kau dan Arthur bawa Vali dulu, aku yang akan menanganinya.. " ucap Bikou, dia mengambil tongkatnya dari telinga nya, sebagai keturunan dari dari dewa kera, tentu saja telinga nya juga bisa di gunakan untuk menyimpan senjata nya, walau kesal tapi Kuroka menurut, ia sadar keselamatan Vali yang paling utama, Kuroka akan balas dendam nanti.
"aku sudah bilang tidak ada yang pergi.. [Over Area Gravity]"
saat Arthur akan membelah dimensi, ia Kuroka bahkan Bikou tertekan tekanan Gravitasi yang sangat kuat ketiganya bahkan tidak sanggup hanya untuk mengangkat jari mereka, ketiganya hanya bisa terbaring di tanah, dan lagi kota Kuoh di landa gempa seperti tadi akibat dari perbuatan Naruto, Naruto merasakan berbagai mahluk mendekat, ini akan merepotkan jika di teruskan.
"kalian beruntung.. katakan pada si Lucifer itu nanti, jangan pernah menggangu ku lagi, kalau tidak ingin mati..!" Naruto menjentikkan jaringan dan tekanan gravitasi itu pun lenyap, lalu Naruto melesat terbang ke langit dan lenyap entah kemana.
.
.
.
.
Skip time..
beberapa hari kemudian setelah kejadian menghebohkan itu semua nya kembali tenang, di hari itu para mahluk supernatural memang ke lokasi pusatnya aura kuat, tapi mereka tidak mendapat apapun selain bekas pertarungan yang hampir meluluh lantarkan seisi hutan. kita beralih ke yang lainnya..
~Ayase Pov~
perkenalkan namaku Ayase Odera, tentu saja itu nama yang ku pakai di dunia manusia, nama asliku aku juga tidak ingat, mungkin juga tidak punya nama, tapi kebanyakan Iblis kecil dan mahluk lainnya memanggilku Great Red, ya itulah aku satu-satu eksistensi terkuat yang ada dunia ini, setidaknya begitulah sampai aku merasakan aura dan tekanan 'Dia' waktu itu, entah siapa itu yang jelas aku harus mencari nya, untuk itulah aku turun ke dunia manusia, awalnya mencari 'Dia' adalah prioritas pertama, tapi lama kelamaan aku menyadari jika dunia manusia itu begitu indah, aku terpesona dan aku pun mulai menikmati nya, aku bahkan sempat melupakan tujuanku kemari.. ah~ini waktunya pulang kerja, oh aku berkerja di perusaan berlian yang berfokus pada aksesoris dan hiasan yang terbuat dari berlian.. ya itu bisa di bahas nanti lagi.
~Ayase Pov End~
Ayase dalam perjalanan pulang ke apartemen nya, tempat kerja dan apartemen nya cukup dekat jadi jalan kaki pun hanya memakan waktu dua puluh menit, ini hari yang melelahkan kan karena hari ini banyak pesanan pelanggan, mungkin besok juga sama.. tapi itu menyenangkan .. fikir Ayase.
langit terlihat mendung mungkin akan turun hujan, Ayase pun mempercepat langkahnya dan akhirnya sampailah ia di depan apartemen nya, untung saja hujan turun pas Ayase sudah di dalam apartemen nya.
Ayase tidak sadar ada yang memperhatikan nya dari jauh, dia berdiri di atas tiang listrik, mengenakan jubah cokelat dan memakai topeng putih polos. ia menyeringai di balik topeng nya.
.
.
.
.
To be continue..
yeah.. update kilat karena Author lagi gak sibuk haha#plak) apa kalian fikir Naruto akan jadi jahat? ya kita lihat saja nanti.. untuk update selanjutnya tidak janji up kilat itu saja... dan kali ini gk ada bocoran.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bonus Spesial tahun baru ~
~Akeno pov~
kalian pasti berfikir dari semua perempuan kenapa Naruto-kun memilihku? itu karena..
1. aku cantik
2. body ku bagus
3. suaraku lembut..
dan poin penting kami sudah kenal sejak kecil, kami juga seperti pangeran dan putri nfufu~ aku unggul dari yang lain dalam segala hal..
.
.
~Unknow Elf Pov~
hei jangan terlalu percaya diri, aku yang akan mendapatkan inang Legion, dan ia pasti memilihku karena..
1. aku sangat cantik
2. body ku luar biasa
3. suara ku sangat indah..
dan poin pentingnya adalah aku inang Eragon tunangan dari Legion, maka otomatis inang nya juga tunanganku.. hihi~
.
.
.
Akeno : hei hei.. kau munculnya masih lama sekali, kenapa spoiler.. La*ur!
Unknow Elf : katakan sekali lagi jal*ng!
Naruto : kalian berdua tolong akrablah..
Aqua : ngomong2 aku juga muncul bareng
Elf-sama nanti :v
Akeno : siapa yang menyuruh mu bicara!!
Rias : Akeno tolong tenanglah.. kau bisa membangun kan bayi nya ..
Akeno : ssst! Buchou tutup mulut mu!
Moka : si Akeno ini rempong banget dah..
Akeno : diam kau! kenapa kau juga ikutan!
Author : sudah2 jangan di teruskan.. intinya ~selamat tahun baru 2022~
Bonus End~
DarkRealm E.N.D Log out!
