The Strongest Team

Disclaimer : Naruto & High School DxD not mine

Author : Alfz

WARNING : Typo, OverPowered!Naru, Isekai!Theme, Godlike!Sasu, Godlike!Shika, Alive!MinaKushi, OOC, Doujutsu!Naru, Harem!Naru

"Bicara"

'Batin'

"Bicara Monster"

'Batin Monster'

Jutsu/Teknik

Pair :

Naruto x Rias x Akeno x Kuroka

Sasuke x Sona x Tsubaki

Shikamaru x Tomoe

Itachi x Serafall

Issei x Asia x Koneko x Le fay

Summary : Setelah berhasil memenangkan perang besar dunia shinobi ke-empat, Naruto harus menerima kenyataan pahit mengenai keadaannya. Tapi pada saat yang bersamaan Kami-sama memberikan dia kesempatan baru. Akankah dia menerimanya dan sekali lagi menjalankan tugas mulia ? Ataukah dia akan pasrah pada nasibnya ?

Chapter 2 : Mission Explanation, First Day of School

Setelah bertemu dengan keluarga mereka dan berbincang-bincang, kini Naruto, Sasuke dan Shikamaru sedang duduk sambil membicarakan sesuatu dihalaman belakang rumah mereka yang rupanya terhubung satu sama lain.

"Hey Teme, Shika. Menurut kalian seperti apa misi kita di dimensi ini ?" Tanya Si pirang pada kedua sahabatnya itu.

"Hmm.. menurutku misi kali ini akan lebih susah dibandingkan harus menghadapi Madara dan Kaguya pada saat yang bersamaan." Jawab si raven santai.

"Aku setuju dengan Sasuke. Walau harus ku akui ini sangat merepotkan, tapi kita tidak punya pilihan lain selain menerimanya". Tambah si nanas dengan wajah malas.

"Maa.. kurasa kalian ada benarnya. Tapi masalahnya apa kita bertiga saja cukup ? Jika diharuskan untuk menghadapi musuh yang mungkin lebih kuat dari Madara maupun Kaguya ?" Tanya si pirang kembali.

"Hah dasar Dobe. Bukankah jawabannya sangat sederhana ? Jika musuh kita lebih kuat dari Madara maupun Kaguya kita hanya perlu berlatih dan menjadi lebih kuat." Balas si raven sambil menyeringai.

Walaupun enggan mengakuinya tapi Si pirang (Naruto) berpikir kalau yang dikatakan oleh sahabatnya itu memang benar.

"Kurasa kau benar Teme. Hah entah apa yang kupikirkan sedari tadi, mungkin karena belum terbiasa dengan suasana baru aku jadi agak bodoh." Sahutnya.

'Bukankah sedari dulu kau memang bodoh?' Batin Sasuke dan Shikamaru ketika mendengar ucapan Naruto.

"Sudahlah sebaiknya kita kembali sebelum kita dimarahi oleh orang tua kita" seru Shikamaru.

"Baiklah kalau begitu sampai jumpa besok Teme, Shika." Sahut balik Naruto.

"Ya/Hn." Balas mereka.

Setelah selesai berbincang mereka pun masuk kerumah masing-masing dan bersiap untuk tidur.

SKIP TIME

Belum lama tertidur, Naruto dan kedua sahabatnya yaitu Sasuke dan Shikamaru terbangun di tempat yang berbeda.

"Enggh.. Dimana ini?" tanya Naruto entah pada siapa.

"Hoamm.. mendokusei, sepertinya kita masuk kedalam hal yang merepotkan sekali lagi." Jawab Shikamaru padanya.

Sementara itu Sasuke terlihat sedang mengobservasi tempat yang mereka datangi itu.

"Bagaimana menurut kalian dimensi baru kalian ini, Shounen-Tachi?" tiba-tiba sebuah suara terdengar dibelakang mereka yang membuat mereka terkejut.

"GYAAH!" terdengar teriakan mereka bertiga terutama Shikamaru yang masih mengantuk tapi dikejutkan oleh suara sosok tersebut.

"Ahahaha… gomen shounen-tachi jika aku mengejutkan kalian." Ujar sosok tersebut pada mereka.

"K-Kami-Sama anda membuat kami terkejut." Ujar Naruto cemberut.

"Hahaha maafkan Aku hanya saja melihat tingkah kalian Aku jadi ingin mencobanya tapi hasilnya diluar dugaanku, bahkan Sasuke-shounen sendiri yang dikenal datar dan jarang menunjukan ekspresinya ternyata bisa terkejut seperti itu." Ujar sosok tersebut yang ternyata adalah Kami-Sama.

"Sudahlah, lupakan yang barusan. Aku kesini menemui kalian untuk menjelaskan kemungkinan musuh yang akan kalian hadapi. Tapi sebelum itu Aku akan menceritakan sejarah dimensi ini." Lanjutnya.

Setelah mengatakan hal tersebut Kami-Sama pun menjelaskan sejarah dimensi yang ditempati oleh mereka. (Yang tau cerita HS DxD pasti tau soal great war)

SKIP TIME

Setelah mendengar cerita dari Kami-sama, mereka bertiga sontak terkejut terutama Naruto yang mendengar kalau Kami-Sama sudah tiada.

"Cih dimana-mana selalu saja ada peperangan." Ujarnya kesal akan keadaan dimensi itu.

Sedangkan Sasuke dan Shikamaru merenungkan kembali cerita tersebut, terutama Shikamaru karena dia berpikir kalau ada yang ganjal dari cerita tadi.

"Ada satu hal yang membuatku bingung." Ujarnya dengan serius.

"Hmm ? Apa yang membuat mu bingung Shika ?" Tanya Naruto heran pada sahabatnya itu.

"Jika Kami-sama sudah dianggap tiada di dimensi ini, bagaimana mungkin dia bisa berada dihadapan kita ? Dan bagaimana mungkin dimensi ini tetap berjalan sedangkan yang menentukan nasib dimensi ini sudah tiada ?" tanya Shikamaru yang penasaran dan merasa kalau ada hal yang disembunyikan oleh Kami-sama.

"Hahaha seperti dugaan mu Shikamaru-shounen, Aku masih hidup tapi saat ini Aku lebih memilih untuk bersembunyi sampai hari akhir tiba." Jawab Kami-sama atas rasa penasaran Shikamaru yang memuaskan rasa penasaran nya.

"Baiklah sudah cukup pelajaran sejarahnya, sekarang Aku akan memberitahu kemungkinan musuh yang akan kalian hadapi nanti. Pertama adalah Trihexa kurasa kalian sudah tau mengenainya jadi kita lanjutkan lagi.

Kedua Chaos Brigade, mereka adalah kelompok penjahat yang berisi sejumlah ras, contohnya fraksi old-satan, klan pahlawan dan para penyihir. Kekuatan mereka tidak bisa dianggap remeh terutama pemimpin mereka, Ouroboros Dragon no Ophis, tujuan dari Chaos Brigade sejauh yang Aku ketahui adalah mengalahkan Great Red

sang Naga penjaga celah dimensi, mereka berniat mengalahkan Great Red dibawah perintah Ophis. Alasan mereka bergabung dengan Ophis ialah karena mereka menginginkan kekuatan dari Ophis. Yang ketiga mungkin kalian sudah mengenalnya bahkan pernah melawannya…" gantung Kami-sama.

"Jangan bilang…" tanya ragu Sasuke dan dibalas anggukan oleh Kami-sama.

"Ya… Ootsutsuki Kaguya." Lanjut Kami-sama membuat mereka terdiam.

"Hei tenang saja kalian pikir Aku tidak menyiapkan sesuatu yang berguna bagi kalian dalam menghadapi mereka ?" ucap Kami-sama mencoba untuk menyemangati mereka yang ternyata berhasil.

"Apa kami akan mendapat tambahan kekuatan ?" tanya Naruto penasaran.

"Hmm… Kurasa akan lebih baik kalau Aku langsung memberikannya pada kalian. Baiklah yang pertama adalah kau Naruto-shounen, Aku akan mengembalikan mata Sasuke-shounen kepadanya tapi tenang sebagai gantinya,

Aku akan memberikan mata Uchiha Obito padamu. Tentu saja beserta seluruh ingatan dan kemampuannya serta mengembalikan bola bulu kecilmu ini." Ucap Kami-sama sambil memasukkan bola kecil berwarna orange kedalam tubuh Naruto lalu mengganti mata Sasuke dengan mata Obito.

"Kau masih harus beradaptasi dengan mata barumu Naruto-shounen, istirahatlah. Baiklah selanjutnya Sasuke-shounen, Aku kembalikan matamu ini ditambah aku mengubah sharingan milikmu sampai ke tingkat yang sama dengan Kaguya." Lanjutnya dengan serius. Sasuke yang mendapatkan kembali sharingan serta rinnegan nya pun berterima kasih pada Kami-sama.

"Jangan kira Aku akan melupakanmu Shikamaru-shounen, Aku akan memberikanmu hadiah kecil." Ujar Kami-sama sambil memasukkan bola kecil berwarna hitam keunguan kedalam tubuh Shikamaru.

"Egghh... Apa ini Kami-sama ? Ini terasa panas dan berat disaat bersamaan." Tanya Shikamaru sambil menahan rasa panas didalam tubuhnya.

"Itu adalah salah satu kemampuan ku yang tidak pernah kugunakan. Kurasa kau akan lebih membutuhkan hal itu jika ingin bertarung melawan musuh yang kuat.

Kemampuan itu adalah kemampuan untuk mengendalikan lubang hitam, dengan itu kau bisa menciptakan lubang hitam yang akan menghisap apapun disekitarnya tanpa bersisa.

Jarak dan kekuatan hisapannya tergantung dari tingkat konsentrasi dan kepadatan serta ukuran lubang tersebut." Jawab Kami-sama menjelaskan mengenai kemampuan yang diberikan olehnya kepada Shikamaru.

"Baiklah sebaiknya kalian sekarang kembali karena kalian harus masuk sekolah besok. Aku sudah mengurus semuanya bahkan Aku sudah berbicara dengan keluarga kalian, dan mereka setuju.

Pesanku yaitu jangan lupa melatih kekuatan kalian kembali Aku sudah memberikan ingatan mengenai kekuatan kalian tapi kalian harus beradaptasi dengan kekuatan tersebut.

Sampai bertemu lagi Shounen-Tachi semoga kalian bisa menyelesaikan tugas kalian yang baru." Lanjutnya lalu mengembalikan kesadaran mereka kedunia nyata.

SKIP TIME

Pagi hari dengan suasana damai dirasakan oleh Naruto namun sayang sepertinya kedamaian itu tidak akan lama karena saat ini ibunya, Uzumaki Kushina atau sekarang Namikaze Kushina yang dijuluki Akai-Chisio no Habanero sedang menuju kekamar anak semata wayangnya dan dapat dilihat kalau suasana hatinya sedang buruk,

yah Author rasa kita semua sudah bisa menebak apa yang akan menimpa Naruto pagi hari ini dalam hitungan 3…2…1… dan,

BRAK

"NARUTO! CEPAT BANGUN DAN SIAP-SIAP KE SEKOLAH! MAU SAMPAI KAPAN KAU TIDUR HAH !" yap benar saja sesampainya dikamar Naruto, Kushina langsung membuka (mendobrak) kamarnya dengan beringas dan menghardik Naruto yang masih terlelap.

"Engghh lima menit lagi Kaa-chan." Balas Naruto yang masih setengah tertidur.

"Hoo… Lima menit lagi ya ? Baiklah, kalau begitu Kaa-chan rasa kau tidak ingin makan ramen buatan Kaa-chan kan ? Yasudah Kaa-chan berikan pada kucing saja." Ujar Kushina santai sambil keluar dari kamar Naruto.

Dan benar saja Naruto langsung bangun dan melesat ke kamar mandi untuk bersiap ke sekolah, Kushina yang melihat itu hanya tertawa senang dan menuju ke dapur.

Setelah selesai mandi dan memakai seragamnya (Seragam Kuoh Academy) Naruto langsung ke bawah menemui kedua orang tuanya.

"Ohayou Tou-chan, Kaa-chan." Ucapnya sambil tersenyum.

"Ohayou Naruto/Sochi." Balas mereka kepadanya. Naruto yang melihat ayahnya yang sedang membaca koran dan ibunya yang sedang menyiapkan sarapan hanya tersenyum bahagia.

'Arigato Kami-sama, berkat dirimu aku bisa merasakan apa itu kasih sayang orang tua yang selama ini tidak pernah kurasakan.' Batinnya sangat senang akan keadaannya yang sekarang.

Setelah sarapan siap mereka pun makan dengan khidmat, selesai makan Minato memberitahu Naruto mengenai sekolah barunya.

"Naruto mulai hari ini kau akan bersekolah di Kuoh Academy tapi tenang saja kau tidak sendiri karena Sasuke dan Shikamaru akan sekolah disana juga." Ucapnya pada Naruto.

"Hmm… Souka ? Baguslah, kalau begitu Tou-chan, Kaa-chan. Ittekimasu." Ucapnya pada kedua orang tuanya lalu keluar rumah.

"Itterashai." Balas mereka.

Sesampainya di depan rumah Naruto bertemu kedua sahabatnya yang baru saja ingin berangkat, tanpa perlu menunggu lama mereka pun berangkat kesekolah bersama sambil berbincang

mulai dari hal penting seperti latihan dan sebagainya, sampai hal tidak penting seperti berapa lama waktu tidur Shikamaru yang seharusnya.

SKIP TIME

Sesampainya di depan gerbang sekolah mereka bertiga menatap sisi luar sekolah dengan wajah kagum tapi sayangnya itu tidak berlangsung lama karena entah mengapa mereka bertiga tiba-tiba saja menggigil di tulang belakang mereka yang sudah jelas kalau itu adalah pertanda buruk bagi ketiganya.

"Hey Teme, Shika… Kalian merasakannya juga ?" tanya Naruto dengan was-was.

"Ya tidak diragukan lagi ini pasti aura salah satu ras yang dijelaskan oleh Kami-sama, yaitu Akuma (Iblis)." Balas Shikamaru dan ditambah anggukan oleh Sasuke.

Setelah percakapan singkat tersebut mereka pun memasuki area sekolah dengan waspada terhadap apapun yang bisa mengancam bagi kehidupan ketiganya. Tapi sepertinya itu sia-sia karena yang menanti mereka bukanlah akuma maupun ras lain tetapi….

KYAA!

KYAA SIAPA MEREKA?!

KYAA KINPATSU-KUN JADILAH KEKASIHKU?!

RAVEN-KUN MENIKAHLAH DENGANKU?!

KYAA! YANG RAMBUTNYA DIIKAT ITU KELIATAN KEREN?!

KYAA!

MATI SAJA PRIA TAMPAN!

Yap fansgirl dadakan dan sumpah serapah dari trio mesum lah yang menanti mereka. Sikap mereka yang sebelumnya waspada kini berubah menjadi sweatdrop tingkat tinggi saat melihat suasana yang mereka alami.

Untung saja itu tidak berlangsung lama karena grup osis sudah datang dan membubarkan mereka semua yang membuat Naruto dan kedua sahabatnya merasa lega.

"Arigato atas bantuanmu… etto…" tanya gantung Naruto.

"Souna, Souna Shitori, aku adalah ketua osis kuoh academy kalian bisa memanggilku kaichou seperti murid yang lain." Jawab Souna atas pertanyaan Naruto.

"Ngomong-ngomong kalian ini siapa ? Apakah kalian murid baru ? Soalnya aku belum pernah melihat kalian sebelumnya." Lanjutnya sambil menanyakan identitas mereka.

"Ah benar kami adalah murid baru. Perkenalkan namaku Naruto, Namikaze Naruto dan ini kedua sahabatku yang berambut nanas itu adalah Nara Shikamaru…".

"Hoaam… Mendokusei apa sudah selesai Naruto ?".

"sedangkan si pantat bebek itu Uchiha Sasuke."

"Hn dasar dobe." Jawab Naruto sambil memperkenalkan dirinya beserta kedua sahabatnya yang dibalas dengan tidak sopan oleh keduanya.

"Baiklah mengingat kalian adalah murid baru yang sudah jelas belum mengetahui struktur sekolah ini, maka sebagai ketua osis disini akan mengantarkan kalian keruangan kepala sekolah." Ujar Sona dengan serius.

"Baiklah kalau begitu tolong pimpin jalannya kaichou." Seru Naruto dengan penuh semangat yang dibalas dengan gelengan kepala oleh kedua sahabatnya.

Sona pun mengajak mereka berkeliling sekolah sebelum akhirnya dia mengantar mereka keruangan kepala sekolah.

TOK TOK TOK

"Permisi Kochou-sensei saya mengantarkan beberapa murid baru." Ujar Sona sambil membuka pintu ruangan kepala sekolah.

"Hmm… baiklah kau boleh kembali ke kelasmu Shitori-san terima kasih." Balas sang kepala sekolah.

"Kalau begitu saya mohon ijin untuk kembali ke kelas Kochou-sensei." Ucapnya yang dibalas anggukan oleh kepala sekolah.

"Hmm… Baiklah kalian bertiga akan ku masukkan ke kelas 3-A, Nakamura-sensei bisa tolong antarkan mereka ke kelas ?" Tanya sang kepala sekolah kepada wali kelas 3-A.

"Aku mengerti Kochou-sensei, lagipula aku punya beberapa urusan dengan murid-muridku itu, ayo ikut denganku anak-anak." Balas Nakamura-sensei sambil membawa ketiga murid baru tersebut.

Tidak lama kemudian Nakamura-sensei beserta ketiga murid baru itu sampai di kelas 3-A.

SREK

"Ohayou minna." Ujarnya pada murid kelas 3-A.

"Ohayou sensei." Balas mereka semua serempak.

"Baiklah pagi ini sensei punya beberapa teman baru untuk kalian. Namikaze-kun, Uchiha-kun, Nara-kun masuklah."Ujarnya entah pada siapa

TAP TAP TAP

Munculah sosok ketiga orang yang dipanggil Nakamura-sensei ke dalam kelas.

"Baiklah bisakah kalian memperkenalkan diri kalian bertiga agar semua teman baru kalian bisa mengenal kalian?" tanya Nakamura-sensei pada mereka bertiga.

"Hmm ? Baiklah sepertinya aku akan mulai lebih dulu. Perkenalkan namaku Naruto, Namikaze Naruto. Yang kusukai adalah berlatih dan makan ramen. Yang tidak kusukai kebencian serta arogansi. Hobiku mungkin berlatih. Cita-cita ku belum kupikirkan." Ucap Naruto yang bersemangat sambil memberikan foxy grin diakhir. Tiba-tiba…

KYAA!

NARUTO-KUN! JADILAH KEKASIHKU!

KYAA!

"Baiklah mohon tenang sebentar minna, selanjutnya Uchiha-kun." Seru Nakamura-sensei mencoba untuk meredakan kehebohan.

"Hn. Uchiha Sasuke. Yang kusukai berlatih dan tomat. Yang tidak kusukai sama seperti dobe. Hobiku sama seperti dobe. Cita-citaku sama juga seperti dobe." Ujar Sasuke tidak tertarik.

"Kheh… kau tidak kreatif Teme." Balas Naruto padanya, dan yap sama seperti sebelumnya

KYAA!

SASUKE-KUN KAKOI!

SASUKE-KUN! JADILAH KEKASIHKU!

KYAA!

"Tolong tenang minna. Nara-kun?" seru Nakamura-sensei mencoba meredakan suasana kembali.

"Mendokusei. Nara Shikamaru. Yang kusukai tidur. Yang tidak kusukai adalah tidurku diganggu. Hobiku melihat awan dan tidur. Cita-cita ku mendapat ketenangan." Ucap Shikamaru dengan tampang malas miliknya yang membuat seisi kelas sweatdrop

'kalau kau ingin ketenangan lebih kau mati saja sekalian agar mendapat ketenangan abadi' kira-kira begitulah batin para murid.

'Dasar rusa pemalas andai saja Yoshino-baasan tau pasti kau akan dihajar' batin kedua sahabat Shikamaru.

"Ekhem… baiklah kalian bertiga bisa duduk di bangku kosong, Namikaze-kun kau bisa duduk disamping Gremory-san, lalu Uchiha-kun bisa duduk disamping Shitori-san, sedangkan Nara-kun bisa duduk disamping Kimiko-san, ah Gremory-san, Shitori-san dan Kimiko-san bisa kalian angkat tangan kalian?" ucap Nakamura-sensei sambil membagi tempat duduk.

"Namikaze Naruto, Yoroshiku naa." Ucap Naruto pada teman sebangkunya yang baru.

"Rias Gremory, Yoroshiku Namikaze-kun." Balas teman sebangkunya yang bernama Rias Gremory sambil tersenyum manis. Sedangkan disisi Sasuke dan Shikamaru keadaan mereka tidak berbeda jauh dari Naruto.

TENG TENG TENG (Bodo amat ama bunyinya)

Dan pelajaran pun dimulai… Hari pertama disekolah serta teman baru… hal apa lagi yang menanti mereka selanjutnya ? Maa itu adalah rahasia, rahasia yang hanya diketahui oleh Tuhan dan Author…

To Be Continued

A/N : YEHHEHEI ! Welcome back with me in this stupid story. Ey yo gw dah mutusin buat make Rias, Akeno, ama kuroka buat jadi pair Naruto awalnya sih agak ragu tapi pas baca review beberapa reader gw yakin kalo gw ga salah pilih (semoga aja ye).

Btw sorry kelamaan uploadnya, karena ada masalah dikit ama laptop gw jadi gw ga sempet upload, padahal nih fic chap 2-nya udah kelar pas tanggal 5 eh malah kebablasan sekarang dah, chap 3-nya baru setengah jadi. Dan ya seperti yang ada di bio gw, gw itu masih anak sekolah, SMK lagi jadi jadwal gw padat bet.

Pagi ke tempat PKL pulangnya dah malem sekitaran jam 8 sampe 9 jadi waktu ngetik gw terbatas mana deadline tugas sekolah pada numpuk (Damn malah curhat). Ok gw rasa itu dulu dari gw buat chap 2 ini. Stay safe and keep healthy, See you on next chap. CIAO XD