The Strongest Team

Disclaimer: Naruto & High School DxD not mine

Author: Alfz

WARNING:Typo, OverPowered!Naru, Isekai!Theme, Godlike!Sasu, Godlike!Shika, Alive!MinaKushi, OOC, Doujutsu!Naru, Harem!Naru

"Bicara"

'Batin'

"Bicara Monster"

'Batin Monster'

Jutsu/Teknik

Pair:

Naruto x Rias x Akeno x Kuroka

Sasuke x Sona x Tsubaki

Shikamaru x Tomoe

Itachi x Serafall

Issei x Asia x Koneko x Le fay

Summary: Berada di dimensi yang baru memanglah epic tapi pernah gak sih kalian baru saja sampai di dimensi baru tersebut tetapi langsung terkena masalah? Hah… sudah kuduga kau memang magnet masalah Naruto/dobe Apa salahku Kami-Sama?!

Chapter 4: Nice Day? Or Horrible Day?

Saat ini tokoh utama kesayangan kita sedang berjalan menuju ke kelas dengan wajah datar yang diakibatkan kejadian yang menimpanya tadi. Mengingat itu membuat Naruto wajah tambah datar yang bisa dikatakan sedatar dada Koneko

Flashback

"Siapa kau sebenarnya, Namikaze Naruto?" tanya Rias menciptakan keheningan kembali

"Hah~ Yare-yare~" balas Naruto

"Bisa kau menjelaskan mengenai dirimu?" tanya atau lebih tepatnya perintah Rias padanya

"Mendokusei~ Memangnya apa pentingnya bagimu untuk mengetahui siapa aku? Atau jangan-jangan, kau menyukai diriku ini kan?

Sudahlah mengaku saja, aku tidak keberatan" balas Naruto setengah bercanda yang membuat seisi ruangan tercengang akan balasannya yang sangat tidak santuy

"JA-WAB-SA-JA!" seru Rias dengan penuh penekanan dan wajah yang memerah karena balasan Naruto

"Ha'i~ Ojou-sama~. Ahh.. mulai darimana ya?" balas Naruto yang membuat mereka sweatdrop

"Hmm… benar juga mungkin dimulai dari perkenalan saja. Baiklah perkenalkan sekali lagi namaku Naruto, Uzumaki-Namikaze Naruto putra dari pasangan Konoha no Kiiroi Senko a.k.a Namikaze Minato sang CEO dari perusahaan

Namikaze Corp yang nantinya akan diwariskan padaku dan Akai Chi-shio no Habanero a.k.a Uzumaki Kushina atau yang sekarang Namikaze Kushina salah satu pemilik butik UUN yang terkenal" balas nya Panjang lebar membuat seisi ruangan kecuali Rias yang tidak tahu mengenai hal itu terkejut.

[A/N: Disini anggep aja ortu NaruSasuShika punya usaha, butik UUN itu singkatan dari Uzumaki-Uchiha-Nara]

"S-Senpai a-adalah putra dari Namikaze Minato si CEO jenius dan Uzumaki Kushina si model ternama itu?!" seru Issei yang terkejut setelah mendengar hal tersebut

"E-Eh? A-Ada apa dengan kalian? Kenapa kalian terkejut seperti itu?" tanya Rias yang kebingungan

"B-Buchou a-apakah kau tidak tau siapa kedua orang tersebut?" tanya Kiba tergagap

"Tidak, memangnya siapa mereka?" tanya balik Rias yang memang tidak tahu apapun mengenai kedua orang tua dari Naruto

"A-Astaga Buchou lebih baik kau membaca majalah ini" ujar Akeno sambil memberikan sebuah majalah kepada Rias yang langsung diambil

Rias pun membaca topik utama dari majalah tersebut, yang mana disitu tertulis: "LUAR BIASA! Pengusaha termuda abad ini bersama dengan kedua rekannya yang juga sesama pengusaha muda mereka berhasil menduduki puncak dari pasar saham diseluruh dunia! Perkenalkan Namikaze Minato salah satu pengusaha muda yang sukses besar!"

Selesai membaca nya Rias pun terkejut dan melihat majalah tersebut atau lebih tepatnya foto dari Minato dan kemudian melihat wajah Naruto dengan seksama. Hal yang kedengarannya bodoh itu tentu saja membuat semua orang diruangan klub menjadi bingung termasuk Naruto sendiri

"O-Oi" ucap Naruto yang hanya dianggap angin lalu oleh Rias yang kini semakin cepat membolak-balikan wajahnya kearah majalah ditangannya dan wajah Naruto

"!"

"Ini benar-benar mirip?! Bagaimana mungkin?!" seru Rias dengan tiba-tiba mengejutkan mereka semua

BRAAK!

Seisi ruangan jatuh dengan tidak elitnya akibat ucapan Rias tersebut yang menurut mereka sangat konyol

"K-Kau ini bodoh atau apa? Bukankah sudah kukatakan sebelumnya kalau dia itu adalah ayahku, Namikaze Minato" seru Naruto yang sudah bisa mengendalikan dirinya

Rias kemudian memberikan kembali majalah itu kepada Akeno yang diterima dengan senang hati. Akeno membaca majalah tersebut dengan tenang tapi saat membuka halaman selanjutnya dia termenung sejenak

"Hmm? Ada apa denganmu Akeno?" tanya Rias padanya

"Buchou sebelumnya aku ingin kau menjawab dengan jujur" balas Akeno serius

"M-Mengenai apa?"

"Apa kau punya saudari kembar?" tanya Akeno lagi yang membuat mereka semua bingung

"Akeno-senpai apa yang sedang kau bicarakan?" tanya Issei

"Coba lihat ini" balasnya sambil menunjukan majalah tersebut pada mereka

Yang membuat mereka terkejut tentu saja foto Kushina beserta Mikoto dan Yoshino dengan headline "Lihatlah model sekaligus pemilik dari butik UUN yang Berjaya. Ternyata ketiga wanita ini adalah alasan dibalik kesuksesan butik UUN"

"Oh… Ternyata foto kaa-san bersama Mikoto-baasan dan Yoshino-baasan kukira ada apa sampai kalian berisik begitu" ujar Naruto yang tidak mempedulikan wajah terkejut dari mereka

"K-Kaa-san katamu?" tanya Kiba memastikan

"Yap tentu saja, wanita berambut merah itu adalah kaa-san ku, Uzumaki Kushina atau yang sekarang menjadi Namikaze Kushina" balas Naruto

"Ini benar-benar mengejutkan, aku memang sering mendengar nama mereka tapi baru kali ini aku melihat wajah mereka" balas Kiba

"Ummu aku setuju dengan Kiba-senpai bahkan aku mengira wanita ini punya hubungan keluarga dengan buchou" ucap Koneko yang menghentikan makannya sejenak

"Saa te, sekarang semua pertanyaan kalian itu sudah terjawab kan? Waktu nya aku untuk pamit karena aku punya kelas yang harus dihadiri" ujar Naruto memecahkan keheningan

Naruto pun beranjak dari sofa tempatnya duduk lalu berjalan kearah pintu tanpa menyadari kalau ada sosok yang menatap nya dengan beringas

"Ekhem! Kau pikir kau mau kemana nee, Namikaze-kun?" tanya Rias dengan senyum di wajahnya tetapi aura gelap dibelakangnya berkata lain

"T-Tentu saja kembali ke kelas. Bukankah aku sudah menjawab pertanyaan kalian mengenai diriku" jawab Naruto

"Maa~ Kau memang sudah memperkenalkan dirimu tapi yang kutanyakan adalah kau ini sebenarnya apa hmm?" tanya Rias masih dengan aura gelap yang sama

"Hah~ sudah kuduga. Ternyata perkataan si rusa pemalas itu benar wanita memang benar-benar merepotkan" batin Naruto

CHANGE SCENE

"HAACCHIII"

Shikamaru yang sedang menuju ke kelas bersama Sasuke tiba-tiba saja bersin dan mengejutkan Sasuke disampingnya

"Oi-oi-oi Shika jika kau sakit katakan saja agar aku meminta ijin pada Nakamura-sensei" ujar Sasuke

"Tenang saja aku tidak sakit tapi sepertinya si kuning kampret yang merepotkan itu sedang menjelek-jelekkan diriku. Awas saja nanti jika bertemu akan kuubah warna rambutnya itu… Kehehehe~" balas Shikamaru yang tiba-tiba saja OOC

"Hah… terserah kau sajalah" ucap Sasuke pasrah

CHANGE SCENE

"Baiklah kalau begitu dengarkan baik-baik apa yang akan aku katakan pada kalian" ucap nya serius yang membuat mereka meneguk ludah dengan kasar

"Pertama… apa yang kalian ketahui mengenai shinobi?" tanya Naruto

"Etto kalau tidak salah mereka adalah pasukan pembunuh bayaran yang ditugaskan oleh kaisar di zaman dulu untuk misi pembunuhan dan pelenyapan bukan?" jawab sekaligus tanya Kiba

"Deskripsi mu mengenai shinobi tidaklah salah tapi apa kau tau sumber kekuatan mereka?" tanya balik Naruto

"Sumber kekuatan? Maksudmu mereka memiliki energi dalam diri mereka?" tanya Rias padanya

"Tentu saja mereka memiliki nya, setiap makhluk hidup didunia ini memiliki energi. Beberapa dari mereka menyebutnya chi sementara ada pula yang menyebutnya mana dan reiryoku (energi roh)" jawab Naruto

"Tapi kami atau lebih tepatnya para shinobi seperti diriku lebih suka menyebutnya chakra" lanjutnya

"Tunggu sebentar senpai! Maksudmu ninja-ninja yang muncul di tv juga punya chakra?" sela Issei

"Jangan konyol ero-kouhai, ninja di tv itu tidak punya chakra mereka hanya manusia biasa. Dan semua teknik yang mereka perlihatkan hanyalah efek semata, tidak ada yang nyata" balas Naruto

"Saat ini populasi shinobi yang sebenarnya hanya tinggal beberapa orang saja" lanjutnya

"Ara~ Koneko-chan bukankah kau juga menggunakan chakra?" tanya Akeno

"Definisi chakra antara diriku dan kitsune-senpai sangatlah berbeda dan lagi milikku adalah Youki sedangkan miliknya belum ku ketahui" jawab Koneko datar

"Tapi aku bisa merasakan senjutsu yang berasal dari Kitsune-senpai" lanjut Koneko membuat mereka semua terkejut kecuali Issei yang bodoh dan mesum tentu saja

"Maa~ kau tidak salah Neko-chan, aku memang mempunyai senjutsu" balas Naruto

"Aku bisa menggunakan senjutsu hanya saja caranya berbeda dari neko-chan dan rasnya" lanjutnya

"Jadi intinya kau ini hanya manusia biasa yang secara kebetulan adalah seorang shinobi atau bisa kusebut ninja yang memiliki chakra dan bisa menggunakan senjutsu, begitu?" tanya Rias

"T-Tapi tunggu sebentar buchou. Bukankah itu artinya orang tuanya juga shinobi?" sela Kiba

"Maa~ yang kau katakan tidak salah Yuuto hanya saja kurang tepat" balas Naruto

"Bukan hanya aku dan kedua orang tuaku saja yang merupakan seorang shinobi melainkan ada beberapa orang lagi. Dan diantaranya ada yang sudah pernah bertemu dengan kalian" lanjutnya membuat mereka termenung

"Saa te~ sepertinya sudah semua, sisanya kalian cari tahu saja sendiri ya~ aku akan ke kelasku dulu. Jaa ne~" ucap Naruto sambil keluar dari ruangan klub yang mana seluruh penghuninya masih memikirkan ucapannya

Flashback end

SKIP [Another Place]

Di suatu tempat yang tidak diketahui ada sesosok atau lebih tepatnya seseorang yang sedang dikurung, diborgol dan tersegel didalam sebuah kurungan batu raksasa

"Geehh… sialan! Bocah Ashura itu pasti akan kuhabisi dan kuambil seluruh chakra beserta peliharaannya itu! Lihat saja nanti Ashura!" seru sosok tersebut didalam kegelapan

SKIP [Naruto's Place]

Saat ini Naruto sedang membereskan buku miliknya dan bersiap untuk pulang ke rumahnya. Sasuke dan Shikamaru juga sedang menunggunya didepan pintu kelas

"Cepat sedikit dobe, aku punya urusan lain yang lebih penting daripada menunggu mu disini" ucap Sasuke yang mulai kesal

"Sasuke benar, aku juga hal penting untuk dilakukan setelah ini" tambah Shikamaru

"Benarkah? Dan apa hal penting itu? OH! Tunggu biar kutebak pasti kau ingin tidur bukan, rusa pemalas?" balas Naruto sambil berjalan keluar dari kelasnya dan diikuti oleh kedua temannya

"Mendokusei~ jangan anggap seolah aku ini pengangguran yang kerja nya hanya tidur seharian" balas Shikamaru seolah tak terima dengan pernyataan si pirang

"Hmm? Memang nya kau tidak seperti itu? Putri tidur?" ejek Naruto

"Hah~ apa salahku Kami-sama sehingga kau membangkitkan aku dan membuatku terjebak dengan dua orang bodoh ini?" ujar Sasuke ditengah pertengkaran NaruShika

"KAU TIDAK USAH IKUT-IKUTAN MANIAK TOMAT!" seru keduanya

Dan begitulah percakapan mereka dalam perjalanan pulang kerumah yah kita harap saja tidak ada pertumpahan darah

SKIP TIME

Saat ini sudah pukul 10 malam dan Naruto masih belum tidur karena dia sedang berbincang dengan si rubah lejen yang ada dalam tubuhnya

Naruto Mindscape

"Jadi ada urusan apa sampai kau repot-repot menggangguku gaki?" ujar Kurama memulai percakapan

"Aku seperti merasakan chakra aneh yang tidak asing saat mengaktifkan mata Obito ini. Menurut mu apa yang sedang terjadi kurama?" tanya Naruto

"Kau sungguh menanyakan hal itu padaku? Kau sadar kan kalau aku bukanlah dokter? Satu-satunya kesimpulan yang paling wajar adalah itu disebabkan oleh chakra dari orang yang pernah menggunakan mata itu selain obito" balas Kurama

"Maksudmu chakra Kakashi-sensei dan Madara juga ada?" tanya Naruto lagi

"Hanya itu yang paling masuk akal. Tapi kurasa bukan hanya chakra saja melainkan seluruh pengalaman dan ingatan mereka juga kau dapatkan sama seperti obito" jawab Kurama padanya

"Coba kau tarik chakra mereka gaki siapa tau bisa berhasil" lanjut si Rubah

SET! SRIIINGG!

Tiba-tiba dari gumpalan chakra terciptalah dua sosok yang dikenal oleh Naruto dan Kurama

"Hn? Siapa yang membangkitkan ku sekarang?" tanya sosok pertama yang berpenampilan rambut raven sepunggung dan memakai baju perang berwarna merah tua

"K-Kau?! Uchiha Madara?!" tanya sosok kedua yang berambut perak melawan hukum alam dan memakai masker yang menutupi mulut serta hidungnya

"Geeh… ini benar-benar berhasil, benarkan Kurama?" tanya Naruto pada si rubah yang berbaring dengan santai dibelakangnya

"Yah… tak kusangka aku akan melihat perwujudan dari gurumu serta madara-teme ditempat ini" balas Kurama masih berbaring dan kemudian tertidur dengan nyenyak seolah tidak peduli dengan mereka bertiga

"Hmm? Kyuubi? Itu artinya kita berada di alam bawah sadarmu bukan, Uzumaki Naruto?" tanya sosok pertama yang ternyata adalah Uchiha Madara

"Tapi bagaimana bisa? Bukankah seharusnya kau sudah meninggal?" tanya sosok kedua

"Kau kejam sensei! Kau ingin murid mu ini tewas?!" ujar Naruto menangis ala anime

"Bisakah kau kurangi sifat mendramatisir mu itu dan cepat jelaskan bagaimana kami bisa berada disini bocah?" tanya madara

"Maa~ ini disebabkan chakra kalian yang menempel dimata obito makanya aku bisa memanggil kalian kemari walaupun hanya dalam bentuk gumpalan chakra" jawab Naruto atas pertanyaannya

"Jadi kenapa kau memanggil kami Naruto? Sepertinya semenjak kau, shikamaru, serta sasuke dinyatakan gugur dalam perang, kalian terjebak dalam masalah yang lumayan serius" tanya sosok kedua yang sudah tentu adalah Hatake Kakashi

"Hah~ Begitulah sensei… Ini mengenai tugas yang diberikan Kami-sama pada kami bertiga" balas Naruto

"Hn, sepertinya stok malaikat serta pahlawan disurga sudah habis sehingga Kami-sama menyerahkannya pada bocah sepertimu" ejek Madara

"Ya dan bocah inilah yang sudah mengalahkan mu serta obito" balas Naruto sedikit kesal karena dianggap bocah oleh Madara

"Cih! Bocah yang tidak bisa bertarung sendiri jika tidak dibantu peliharaannya" balas Madara lagi padanya

"Benarkah? Apa kau mau mencobanya? Mayat hidup?" tanya Naruto

"Hoo~ Omoshiroi! Ayo kita lakukan bocah nakal! Lihat saja, aku akan mengajari mu sopan santun pada orang tua?!" Madara yang sudah terpancing pun mulai menantang Naruto sambil mengaktifkan mata keramat miliknya

"Majulah pak tua! Jangan kira aku akan bermurah hati pada orang tua seperti mu?!" balas Naruto yang juga mengaktifkan mata milik obito

BLARR!

"BISAKAH KALIAN TENANG SEDIKIT! DASAR BOCAH LABIL?!" Kurama yang sudah kesal karena tidurnya diganggu pun angkat bicara dan membuat mereka diam

"…"

Hening… Tidak ada yang bersuara barang satu kata pun setelah Kurama memarahi mereka

"Maa~ Maa~ Bisa kau jelaskan mengenai tugas mu itu pada kami, Naruto?" ujar Kakashi memecahkan keheningan yang terjadi diantara mereka

Naruto pun menjelaskan semua hal yang sudah dia alami mulai dari saat kematiannya didunia shinobi sampai pertemuannya dengan ras lain di dimensi yang baru

"Hmm… Souka~ Kurang lebih aku sudah paham dengan situasi yang kalian hadapi saat ini" ucap Kakashi setelah mendengar penjelasan dari Naruto mengenai keadaan mereka

"Baiklah aku sudah memutuskannya!" seru Madara tiba-tiba

"Apa yang sudah kau putuskan, mayat hidup?" tanya Kurama

"Aku sudah memutuskan untuk mempercayakan kekuatan, ingatan, serta seluruh pengalaman yang sudah kualami semasa hidupku pada dirimu bocah" ujar Madara menjawab pertanyaan Kurama

Seluruh makhluk yang ada disitu pun menatap Madara dengan pandangan aneh dan takut

"Hn? Ada apa dengan kalian? Memangnya aku mengatakan hal yang aneh?" tanya Madara yang bingung dengan mereka

Sementara makhluk-makhluk yang ditanyai oleh madara hanya sweatdrop dengan tingkah sang hantu clan Uchiha

'Orang ini… apa dia benar-benar salah satu pendiri Konoha yang disebut hantu clan Uchiha/Benar-benar tidak bisa dipercaya' yah kurang lebih seperti itulah yang mereka pikirkan

"Terserah kau saja, selama itu tidak mengganggu tidur ku aku tidak akan mempermasalahkannya" ucap Kurama

"Baiklah Naruto… kalau begitu sensei juga akan memberikan hal yang sama padamu sebagai hadiah ulang tahunmu serta hadiah perpisahan dariku sebagai gurumu" ujar Kakashi pada Naruto

"Arigato Kakashi-sensei, Madara! Aku berjanji akan menggunakan pemberian kalian dengan baik!" seru Naruto berterima kasih

"Tapi jika aku mendapatkan kekuatan mu, lantas apa yang akan terjadi dengan mata obito ini?" tanya Naruto pada madara

"Ada dua kemungkinan yang bisa saja terjadi. Pertama mataku akan menyatu dengan mata obito dan menciptakan evolusi baru pada sharingan mu yang dimana itu berarti rinnegan juga akan kau miliki" ucap madara

"Lalu apa kemungkinan keduanya?" tanya Naruto memastikan

"Kemungkinan kedua dan yang terburuk adalah mata itu tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya dan kau akan mengalami kebutaan permanen" bukan madara tetapi kurama lah yang menjawab pertanyaan Naruto

"Bagaimana menurutmu Naruto? Apa kau tetap akan melakukannya, atau kau akan berhenti disini? Perlu kau ingat, sebagai gurumu aku hanya bisa mendukungmu karena semua pilihan ada ditanganmu" ujar Kakashi setelah mendengar kemungkinan yang akan dialami muridnya

"Keputusanku sudah bulat sensei! Aku akan tetap melakukannya apapun yang terjadi nanti padaku"

"Baiklah kalau begitu bersiaplah karena ini akan sedikit sakit" ucap madara mempersiapkan jutsunya

Kinjutsu: Sesshu Tensho

Setelah madara mengucapkan jutsunya, tiba-tiba Naruto dikelilingi oleh aksara fuin yang tidak dimengerti olehnya, aksara itu membentuk sebuah jarum yang berasal dari ingatan, kekuatan, serta pengalaman madara dan Kakashi lalu menancap dikepalanya

"ARRRGGGHHH"

Naruto berteriak dan langsung pingsan akibat rasa sakit yang menyerangnya secara tiba-tiba dan membuat matanya mengeluarkan darah karena penyesuaian dengan chakra madara serta Kakashi

"Apa kau yakin ini akan baik-baik saja?" tanya kurama yang mencoba menyembuhkan mata Naruto

"Percayalah! Dia akan menjadi makhluk terkuat didimensi ini" ucap madara dengan keyakinan tinggi

"Maa~ Kalau sampai Uchiha Madara yang ditakuti seluruh shinobi percaya hal tersebut, kenapa kita tidak coba untuk percaya juga?" ucap Kakashi

Sementara itu kurama masih ragu dengan keputusan Naruto walaupun dia masih menyembuhkannya

SRIINGG!

"Hn sepertinya waktu kami sudah selesai disini" ucap madara yang tubuhnya bersinar dan mulai menghilang sedikit demi sedikit

"Aku serahkan sisanya padamu kyuubi, tolong awasi Naruto" ujar Kakashi yang berada dalam keadaan yang sama seperti madara

"Sampai jumpa lagi kyu- tidak tapi kurama, saat kita bertemu lagi kuharap kita bisa berteman" ucap madara tersenyum kearah kurama yang kemudian menghilang diikuti Kakashi yang tersenyum memandang Naruto

"Keh! Siapa juga yang ingin berteman dengan orang gila sepertinya!" ucap kurama yang tersenyum melihat kepergian mereka

SKIP TIME

Saat ini Naruto sedang mencoba untuk mengendalikan kekuatan madara yang terlalu berlebihan kalau menurut dirinya sendiri (Bayangin aja scene pas obito mau ngendaliin chakra juubi pas perang, tapi disini Naruto yang di posisi obito trus foto tim minato diganti ama tim 7 kakashi)

"GRRAAAHHH!" Naruto yang berteriak kesakitan mencoba menekan kekuatan nya agar bisa menyatu dengan milik madara

SRIIIINGGG!

Tubuhnya mulai bercahaya dan penampilannya pun berubah. Kini rambutnya tidak pirang sepenuhnya tetapi diujung rambutnya yang spiky terlihat berwarna kehitaman serta lebih panjang dibanding sebelumnya.

Terlihat tiga pasang whiskers dipipinya mulai memudar dan matanya berubah dimana sebelumnya berwarna biru safir, sekarang menjadi dark blue atau biru gelap. Terlihat poni yang menutupi sebelah matanya sama seperti madara (yang ditutup poni mata kanan)

Dana yang paling menonjol adalah segel baru yang ada dipunggungnya yang bahkan tidak diketahui oleh dirinya sendiri

"Engggghhh" lenguhan panjang dikeluarkan oleh Naruto setelah perjuangan yang luar biasa melelahkan hanya untuk mengendalikan chakra madara

"Guhh… kuso! Madara-teme itu tidak mengatakan kalau akan sangat melelahkan seperti ini" ucap nya kesal

"Sebaiknya aku tidur saja mengingat besok juga akan sama merepotkannya dengan hari ini" lanjutnya dan bersiap untuk tidur tanpa menyadari perubahan yang dialaminya

SKIP TIME

Pagi hari yang cerah dikediaman Namikaze, burung-burung berkicau, angin berhembus dengan lembut dan sinar mentari yang bersinar dengan indahnya. Namun sayangnya itu tidak akan berlangsung lama karena seperti biasanya… Naruto akan dibangunkan oleh ibunya

DRAP! DRAP! DRAP! BRAAAKKK!

"SAMPAI KAPAN KAU MAU TIDUR NARUTO?! CEPAT BANGUN DAN BERSIAPLAH UNTUK KESEKOLAH?!"benarkan yang author bilang tadi? Pagi yang indah tidak bertahan lama dihadapan Akai-chisio no Habanero

"Engghhh~ Kaa-chan lima menit lagi~" ucap Naruto setengah sadar

"Hoo~ Lima menit ya?" kushina pun turun kebawah bukan untuk membiarkan Naruto kembali tidur melainkan mengambil air

BYUUURR!

"Uwaaa!"

Kushina langsung saja menyiram Naruto yang masih tidur dengan air yang diambil nya dan membuat pemuda itu terbangun

"Masih tidak mau bangun hmm?" tanya kushina dengan aura gelap dibelakangnya

"H-Ha'i kaa-chan aku sudah bangun!" ucap Naruto ketakutan

"Sekarang cepat kau bersiap kesekolah sebelum terlambat!" ucap tegas kushina

Naruto langsung berlari ke kamar mandi sebelum dia meregang nyawa ditangan ibunya, kan gak lucu kalau dia yang bertitle Rikudou sampai tewas ditangan ibunya sendiri

SKIP TIME

Naruto cs saat ini sedang menikmati makan siang diatap kuoh gakuen dengan tenang, yah walaupun tidak setenang itu karena pertengkaran kecil diantara mereka bertiga

"Sudah kubilang ramen buatan kaa-chan ku itu lebih enak teme" ujar Naruto yang sepertinya kesal entah karena apa

"Hn teruslah bermimpi dobe, karena sup tomat buatan kaa-san ku tetaplah yang terbaik" balas sasuke yang tidak mau kalah

"Kalian berdua tidak bisakah makan dengan tenang? Padahal sudah jelas katsudon buatan kaa-san ku lebih enak" lah ini Shikamaru bukannya melerai malah ikut-ikutan

"Ramen nomor satu!" seru Naruto

"Hn sup tomat yang terbaik!" balas sasuke

"Berisik! Katsudon yang paling enak!" Shikamaru yang tidak mau kalah juga berseru dengan lantang

"Hmm… kalau menurutku yakiniku yang terbaik" ucap seseorang dibelakang mereka

"Heh! Mana mungkin yakiniku bisa mengalahkan ramen" balas Naruto tidak sadar dengan sosok dibelakang mereka

DEG! SET!

Dengan serentak ketiganya berbalik untuk mereka siapa sosok baru yang ada dibelakang mereka

"G-Guh… Gremory/Kepala tomat?!" ucap ketiganya yang dimana Naruto lah yang mengejek rias

Rias? Yaps Rias gremory beserta Akeno dan Koneko saat ini berada dihadapan Naruto cs

"Ara? Siapa ya kira-kira yang memanggilku kepala tomat, hm?" tanya rias dengan aura gelap

GULP!

Naruto yang mendengar pertanyaan rias langsung meneguk ludah dengan kasar, karena dialah yang memanggil rias dengan sebutan kepala tomat

"Ara-ara~" akeno bukannya membantu malah terkekeh tidak jelas

"Semoga tenang disana Kitsune-senpai" koneko malah mendoakan Naruto seolah dia akan tewas

"Naruto/Dobe! Tenang saja kami akan mencoba memberitahu kushina-baasan dengan sebaik mungkin agar tidak syok" kedua teman kampret nya malah mengkhawatirkan ibunya dan bukan dirinya

Naruto POV

G-Gehh… Bagaimana ini?! Bagaimana cara agar aku bisa selamat dari amukan rias?! Kami-sama, Shinigami-sama tolong bantu aku?!

"Kehehe… sepertinya kau memang selalu bermasalah dengan perempuan gaki" aku mendengar suara dari si rubah kampret atau harus kupanggil kurama bergema didalam pikiranku

"Kalau kau punya waktu untuk mengejekku, bagaimana kalau kau bantu aku agar bisa selamat dari situasi ini" ucapku kesal padanya

"Mudah saja, kau tinggal memujinya dan aku jamin dia pasti akan luluh. Oh dan jangan lupa buat ekspresi yang sangat serius agar dia percaya" saran kurama kurasa tidak terlalu buruk

Tapi apakah akan benar-benar berhasil? Maksudku coba lihat! Didepan sana ada miniature dari kaa-chan yang seperti dirasuki oleh secuil jiwa kaa-chan sendiri?! Hah… Kami-sama jika aku tidak selamat kumohon maafkan aku

Naruto POV end

Naruto yang sepertinya sudah memantapkan hatinya, menatap rias dengan serius dan mencoba saran kurama

"Rias…" panggil naruto

"Hmm?" jawab rias masih dengan aura gelap yang sama

"Maafkan aku, tapi aku tidak bermaksud untuk mengejek mu. Hanya saja aku teringat akan ibuku saat melihatmu dan dari cerita yang kudengar dari ayahku, dulu waktu kecil ibuku dipanggil dengan panggilan yang sama…" ucap gantung Naruto membuat rias tertegun

"…Itulah mengapa aku memanggilmu seperti itu. Aku bukan ingin menyakiti hatimu tapi aku secara spontan mengucapkan hal itu. Jadi aku minta maaf jika kau tersinggung dengan panggilan itu, tapi menurutku rambutmu itu indah dan membuatmu terlihat manis" lanjut Naruto panjang lebar dengan serius dan tersenyum dibagian akhir

Rias yang mendengar pengakuan Naruto langsung memerah karena malu. Dia tidak menyangka kalau dia disamakan seperti ibu si pirang dan disebut manis olehnya

Sementara itu kedua sahabat Naruto setelah mendengar pengakuan Naruto dan melihat reaksi rias, hanya cengo dengan bodoh. Mengapa? Ya tentu saja karena mereka tidak menyangka Naruto akan mengatakan hal semacam itu

"Shikamaru! Kode merah! Cepat bawa dobe ke uks untuk mendapat perawatan!" seru sasuke dengan bodoh

"Jangan! Lebih baik langsung kerumah sakit saja untuk memeriksakan otaknya! Aku rasa dia mengalami gangguan system saraf" saran shikamaru yang sama bodohnya

"Oi kusoyaro! Aku ini masih sehat! Lebih baik kalau kalian saja yang pergi mengecek otak kalian dirumah sakit" balas Naruto

Sementara itu akeno, koneko dan rias yang sudah mengendalikan dirinya tertawa melihat interaksi Naruto cs. Bahkan koneko pun tertawa

"Hah~ Mereka memang penuh kejutan" ucap rias

"Ufufufu~" sudah taukan siapa

"Senpai no baka" koneko yang tertawa kecil mengejek Naruto cs yang terlihat bodoh

Dan pertengkaran mereka berlangsung sampai bel masuk berbunyi hanya saja bedanya kali ini mereka memiliki penonton yang ikut tertawa bersama mereka

Apakah kebahagiaan mereka akan bertahan selamanya ataukah takdir yang berat sudah menanti mereka? Kita tunggu saja apa yang kami-sama serta author akan lakukan pada Naruto cs

SKIP [Unknown Place]

Terlihat sesosok makhluk yang memiliki sayap seperti burung gagak sedang mengamati seorang gadis berambut pirang dari cermin besar

"Ufufufu~ Tunggu saja! Setelah aku mendapatkan mu aku akan menjadi yang terkuat! Lihat saja nanti!" ucap sosok tersebut yang masih mengamati cermin

Siapakah kira-kira sosok tersebut dan apa yang ingin didapatkan olehnya? Maa~ itu mungkin akan terjawab nanti saat sudah waktunya bagi mereka yang dipilih kami-sama untuk melindungi dimensi unjuk gigi dan memberitahu identitas yang sesungguhnya…

To Be Continue

A/N: Hey hey hey! Im back dude! Sorry kalau terlalu lama update tapi author juga manusia bukan robot dan punya kesibukan lain di rl

Oke kembali ke lapt- eh kembali ke bisnis! Disini, dichap 4 ini udah mulai keliatan tuh kan siapa musuhnya? Kalo ga keliatan ya anda rabun #plak canda rabun

Gimana romance kecil NaruRias? Berlebihan kah atau malah kurang? Ya kalau nanggung sih maaf aja nih tapi kan gw baru belajar bikin fic ditambah gw belum pernah mikirin fic romance kek gini jadi kalau salah sekali lagi gw minta maaf

Oh ya buat para readers yang udah nge-review ama follow nih cerita gw ucapin terima kasih sebanyak-banyaknya buat dukungan dari kalian semua

Dan masalah pair udah selesai ya! Gw udah mutusin pair buat char disini jadi voting untuk pair gw tutup dari chap 3… soo plis jangan nyaranin pair karena udah selesai

Menurut kalian dari skala 1-10 berapa nilai cerita ini dari segi cerita, alur ama character build nya? Tolong jawab yang jujur ya supaya gw juga bisa berkembang lagi trus nih fic jadi semakin bagus dan banyak yang follow

Oke gw rasa itu aja buat chap 4 ini semoga chap 5 lebih bagus dari ini! So… Next chap mungkin lebih lama karena ada UKK disekolah gw dan mungkin gw bakal hiatus sebulan lebih, tapi bakal gw usahain biar cepet kelar. Ok gw rasa itu dulu dari gw, stay safe and keep healthy bro

SEE Y'ALL NEXT CHAP! JAA NE!