Fairy Tail Gender Bender Version Rewriting

Disclaimer: I am not own Fairy tail

Rate : T

Pair : ?

Note :

Lucy Heartfilia : Luke Heartfilia

Sting Eucflife : Stacy Euclife

Rogue Cheney : Rovilda Cheney

Chapter 0

Seorang anak laki – laki berambut pirang berlari menuju hutan. Anak laki-laki itu berusia sekitar delapan tahun. Ia tampak melarikan diri dari sesuatu. Hal itu terlihat dari piyama lusuh yang dikenakan bocah itu dan dua kunci celestial emas yang bergantung di pinggangnya. Anak laki – laki itu terus berlari tanpa henti hingga ia memasuki hutan. Langkahnya baru terhenti kala ia berhadapan dengan seorang naga bersisik emas yang tengah tertidur.

"Indahnya,"kata anak laki – laki itu takjub. Seekor naga dengan sisik emas berkilauan yang sangat indah juga menakjubkan.

Tampaknya kehadiran Luke di tempat itu membangunkan sang naga emas. Indera penciuman seekor naga sangatlah tajam. Aroma manusia yang sangat kuat membangunkan tidurnya. "Siapa?" tanya naga emas itu. Siapa yang telah berani menggangu tidurnya.

"Erm Maafkan aku,"kata anak laki-laki dengan rambut pirang itu merasa bersalah, "Ak..u, Aku sedang melarikan diri"

"Siapa namamu?" tanya naga bersisik emas itu.

"Luke, Luke Heartfilia" jawab anak laki – laki yang memiliki nama Luke tersebut.

"Heartfilia? Kau putra dari Layla?" tanya naga itu lagi. Luke menganggukan kepalanya, memberikan jawaban.

"Aku mengenal ibumu. Layla cukup terkenal di kalangan dunia roh celestial dan naga. Luke, Maukah kau menjadi muridku ? Maukah mempelajari sihir pembunuh naga?" tanya naga tersebut.

"Sebelum itu, Boleh beritahu aku namamu dan apakah aku akan masih bisa memanggil teman-temanku?" tanya Luke.

"Ah bodohnya aku. Namaku Celestia, Celestia Dragon"Jawab Celestia. "Teman – temanmu?".

"Roh bintang" jawab Luke. Celestia merasa cukup terkejut dengan jawaban Luke. Pada zaman ini tak jarang Celestial Wizard memperlakukan roh – roh bintang seperti alat. Lagi, Celestia seharusnya tak begitu terkejut, Bagaimanapun juga Luke adalah putra Layla. Tentu saja, Luke akan memperlakukan roh bintang sama seperti Layla memperlakukan roh bintang. Dengan kasih, penghargaan dan penghormatan.

"Tentu saja, kau bisa Luke. Aku malah akan mengajarimu cara mengoptimalkan sihir celestialmu."kata Celestia lembut.

"Baiklah aku mau" putus Luke.

"Naiklah, ke punggungku Luke. Kita akan ke lembah dragonia. Kau mungkin akan menadapatkan teman baru " kata Celes. Luke pun menuruti kata – kata dari Celestia. Naga emas itu pun terbang membelah langit menuju lembah Dragonia.

Lembah Dragonia,

Lembah Dragonia adalah gunung berbatu dengan sedikit hutan dan sungai. Banyak gua – gua naga yang tersebar. Celestia menurunkan Luke di dekat sungai, agar Luke bisa membersihkan diri. "Celestia sayangku" kata seseorang dari atas membuat Luke mendongak ke langit. Seekor naga putih dengan seorang anak perempuan berambut pirang diatasnya naga tersebut.

"Ch, naga bodoh" gerutu Celestia.

"Celestia sayangku, kau sudah kembali" kata Weisslogia.

"Nona Celestia selamat datang kembali" sapa gadis yang duduk di punggung Weisslogia.

"Seperti yang kau lihat."balas Celestia dingin. Seekor naga hitam dengan seorang anak perempuan berambut hitam yang duduk dipunggung naga itu mendarat di sebelah Celestia. "Kau membawa seorang anak manusia" kata naga hitam tersebut.

"Ya anak Layla."jawab Celestia."Luke perkenalkan dirimu." Luke pun mengangguk. "Namaku Luke Heartfilia, mohon bantuannya" kata Luke memperkenalkan diri.

"Halo Luke, namaku Stacy Eucliffe. Ini ayahku Weisslogia. Salam kenal" sapa gadis kecil yang sedari tadi duduk di punggung Weisslogia.

"Aku Rovilda Cheney dan ini ayahku Skiadrum" ganti Rovilda yang memperkenalkan diri.

"Luke ayo bermain" ajak Stacy ceria.

"TIDAK BOLEH!" jawab ketiga naga itu bersamaan. Celestia pun membawa Luke ke gua miliknya untuk membiarkan Luke beristirahat.

Time skip

Hari demi hari Luke lewati dengan gemblengan keras Celestia pada siang hari dan membaca mengenai sihir celestia pada malam hari dari koleksi buku Celestia. Tak jarang ia bersama Stacy dan Rovilda, memancing bersama pada waktu istirahat mereka.

Tanpa terasa, Luke menghabiskan waktu tiga tahun dengan Celestia. Sang naga emas itu cukup terkejut dengan kemampuan Luke yang berhasil menguasai sihir pembunuh naga dalam waktu tiga tahun, ditambah Luke juga menguasai sihir tambahan, seperti sihir untuk mabuk transportasi troia, sihir celestial pertahanan dan lain – lain.

"Jadi kau harus kembali, Celestia?" tanya Skiadrum. Saat ini ketiga naga itu tengah berkumpul. Celestia tak menjawab pertanyaan dari naga bayangan tersebut. Matanya kini tertuju dengan putra angkatnya yang tengah memperban kaki Stacy yang terluka akibat gemblengan keras Weisslogia. Dapat terlihat jelas wajah memerah bak tomat Stacy saat Luke memperban kakinya sementara Rovilda duduk di sebelah Stacy.

"Aku harus kembali. Tugasku sudah selesai. Luke menguasai setiap teknik yang aku ajarkan. "kata Celestia.

"Celestia sayangku, Jangan bersedih. Aku akan segera menyusulku sayang"kata Weisslogia.

"Luke ayo tidur"kata Celestia membuat Luke menghampiri Celestia. Ia segera berbaring diatas kasur jerami. Celestia membuka satu sayapnya untuk menjadi selimut.

Keesokan harinya,

Pagi – pagi sekali, Celestia membawa Luke ke dekat jalan keluar hutan. Celestia memberikan sebuah telur berwarna emas dan kunci celestial emas Taurus pada Luke. Setelah memberikan nasehat dan mengucapkan selamat tinggal, sang naga celestial, Celestia pun kembali ke dunia naga. Sementara Luke meninggalkan hutan sesuai dengan permintaan Celestia, dengan rasa bersalah karena tidak bisa berpamitan dengan Stacy maupun Rovilda.

"Gomen, Stacy Rovilda" kata Luke.