Kulit Ayam
Pair: Noren
Cast: Huang Renjun, Lee Haechan, Lee Jeno
Rating: T
Genre: fanfiction, comedy(?)
kimonokim
.
.
.
Bagi Renjun kulit Ayam adalah belahan jiwanya. Renjun begitu menyukai kulit Ayam, terlebih kulit Ayam KFC. Ini beneran loh, bukan promosi dia pun ga diendorse.
Cowo mungil tersebut bisa memakan ayam hampir tiap hari. Dan tak lupa kulitnya akan ia sisakan dipaling akhir. Katanya itulah kenikmatan dunia, yang paling haqiqi yakni memakan kulit Ayam KFC.
Renjun seolah tuli acap kali ia mendapat teguran bahkan omelan dari orang tuanya. Bayangkan tiap hari makan ayam. Hadeh sesuka-sukanya sama kulit Ayam tapi bukankah tiap hari itu juga berlebihan?
"Awas ya ibu liat besok kamu beli Ayam lagi, ibu suruh tidur di kandang ayam punya cang puah!"
Bukan hal aneh jika dirinya sering menerima ancaman tidur di kandang Ayam cang puah. Tapi apa Renjun peduli? Oh tidak. Acaman ibu nya ia anggap sebagai angin lalu. Toh lagi pula mana mau cang puah merelakan ponakan tersayangnya tidur dengan Ayam? Itu tidak mungkin. Dan lagi ia tahu ibunya takan tega melihat putra satu-satunya tidur dengan Ayam.
"Nih kulit Ayam punya gua" ucap Haechan sahabat Renjun yang kini tengah memberikan kulit Ayam KFC miliknya. Haechan tau jikalau kawannya ini bucin nomor satu kulit Ayam KFC.
Memang bucinnya Renjun another level.
Renjun dengan perasaan bahagia dan juga senang menerima kulit Ayam yang diberikan Haechan.
Andaikan saja semua orang tidak suka kulit Ayam maka dia akan berpesta kulit Ayam.
Pesta..pesta.. pesta.. pesta kulit ayam..
Nyam.. nyam..nyam..
Nikmat..
Aneh memang. namanya juga Renjun.
"Tuh Jeno" tiba tiba tidak ada angin tidak ada hujan Haechan menunjuk seorang laki-laki yang tengah berjalan sambil membawa nampan berisi makanan. Terlihat laki laki yang dipanggil Jeno sedang mencari tempat untuk di duduki di tengah ramainya orang yang lewat.
"Cih ngapain sih dia disini juga" balas Renjun heran. Bukan apa sih tapi dari sekian banyak KFC yang ada di Indonesia kenapa mereka harus bertemu disini? Ini kan KFC langganan Renjun sejak dulu. Karena dekat dari rumah jadi tak perlu repot-repot jika ingin makan Ayam.
Padahal Renjun lupa jikalau rumah Jeno juga dekat dengan KFC ini. Kurang lebih alas an yang dipakai Jeno sekarang tak jauh berbeda dengan yang Renjun utarakan tadi.
Haechan menatap wajah sahabatnya ini sambil tersenyum.
"Jodoh Ren" ledeknya.
Renjun yang mendengar itu langsung mendelik tajam. Apa apaan itu jodoh! Tidak mau. Renjun tidak mau berjodoh dengan laki-laki menyebalkan seperti Jeno.
"Yaelah lagian lu kenapa putus si berdua?"
"Dia tuh nyebelin!"
Haechan mengkerutkan keningnya.
"Nyebelin gimana? Bukanya lu berdua sama-sama nyebelin?"
Renjun meringis mendengarnya. Meskipun apa yang dikatan Haechan tak salah tapi tetap saja dirinya merasa tak terima.
"Pokoknya dia nyebelin, ga mau bagi kulit ayamnya buat gua, udah tau gua ini maniak kulit Ayam eh.. sama dia malah dimakan sampe abis, sengaja banget! Bikin kesel langsung aja gua putusin" seolah tak ada yang aneh dari ucapannya Renjun melanjutkan memakan daging ayamnya yang sudah hampir habis tak bersisa dan akan ia lanjutkan ditahap terakhir dengan memakan yakni kulit Ayam kesukaanya.
Haechan yang mendegar alasan putus sahabatnya ini terdiam cukup lama lalu setelah sadar dirinya menatap wajah Renjun lekat.
"Jadi lo berdua putus karena kulit Ayam?" Renjun mengangguk- anggukkan kepalanya menjawab pertanyaan Haechan dirinya terlalu sibuk dengan kulit Ayam KFC yang nikmat tiada tara.
Haechan hanya mampu menghela nafas pasrah, dirinya begitu tak menyangka jika alasan putus sahabatnya ini perihal kulit Ayam KFC?.
Yang benar saja. Kulit Ayam KFC?
Hadeuhh Haechan kira karena kesibukan keduanya yang kini sudah kelas XII. Tak taunya-
Ah sudahlah.. mungkin Renjun dan Jeno belum jodoh. Meskipun hubungan mereka berdua banyak didukung anak sekolah akan tetapi jikalau tidak cocok mau apa bukan? Yah meskipun juga Haechan menyayangkan putusnya mereka berdua.
"Udah ga usah sedih, lagian gua enjoy ko putus dari dia"
Renjun tau jika sahabatnya ini adalah pendukung garis keras hubungannya dengan Jeno. Makanya pada saat kabar putusnya mulai terdengar Haechan sempat kesal dan marah.
"Noh liat, dia tuh nyari pasangan yang ga suka kulit ayam KFC juga" lagi ucap Renjun sambil menujuk tipis-tipis kearah meja Jeno yang kini tengah duduk berdua dengan seorang laki-laki yang Renjun kira adalah kekasih baru Jeno.
Mata Haechan melirik mengikuti arah tunjukan Renjun. Dan benar saja, Jeno dengan wajah bebinar menerima kulit Ayam KFC yang diberikan oleh orang yang duduk dihadapanya.
"Tapi kan lu sama Jeno mirip. Sama-sama bucin kulit Ayam KFC" mendegar nada sendu dari kawannya Renjun tahu jika Haechan masih sedih akibat putusnya hubungan ia dan Jeno.
"Punya kesamaan belum tentu jodoh Chan, lagi pula gua pengennya sama cowo yang ga suka kulit ayam..
biar bisa gua ambilin kulitnya hehe.."
Yah begitulah kisah Renjun seorang cowo yang maniak kulit Ayam KFC. Kita doakan semoga Renjun cepat mendapatkan pasangan yang tidak bucin kulit Ayam KFC sehingga dirinya bisa makan kulit Ayam tersebut dengan nikmat.
Dan doakan pula untuk Haechan agar diberikan kelapangan dadanya supaya bisa menerima kenyataan jika hubungan Renjun dan Jeno telah berakhir.
