Sebelum masuk ke dalam cerita, saya harus menegaskan sesuatu. Harry Potter dimiliki oleh J.K Rowling sepenuhnya. Fanfiksi ini adalah milik author "The madness in me". Saya hanya menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia. Saya menerjemahkan fanfiksi ini untuk melatih kemampuan saya dalam berbahasa Inggris juga karena fanfiksi ini amat sangat bagus! Jangan lupa kunjungi dan berikan favorit ke fanfiksi asli dengan judul "Luna Lovegood and The Dark Lord's Diary" yaa! ( s/12407442/1/Luna-Lovegood-and-the-Dark-Lord-s-Diary)
29/11/1992 – Hari ini aku mulai melacak pergerakan dari kemungkinan-penyerangan serangga skizer-gnatt di sekitar menara timur. Aku sudah cukup sukses dengan pasta lobak meskipun hasilnya samar. Besok, aku akan mencoba menambahkan bawang bombay.
Siapa kau dan dalam nama jenggot Merlin, apa yang kau bicarakan?
Halo?
Halo. Siapa kau? Dimana Ginny?
Ginny?
Iya, Ginny.
Ginny Weasley?
Iya. Ginevra Molly Weasley. Pemilik buku harian ini.
Ini buku harian Ginny?
Iya. Bagaimana bisa ada padamu?
Aku menemukannya. Aku tidak tahu ini milik siapa dan halamannya kosong.
Sekarang kau tahu dan kau bisa mengembalikannya segera. Dimana Ginny?
Hmm, sekarang jam 9 malam jadi sepertinya Ia ada di asramanya.
Hebat. Kau bisa mengembalikannya besok pagi.
Kepada siapa aku berbicara?
Buku harian.
Bagaimana caramu menjawabnya?
Aku diberi sihir untuk menjawab pemilikku dan menawarkan nasihat/petunjuk.
Aku tidak pernah mendengar sihir itu sebelumnya.
Itu karena kau masih anak-anak. Aku yakin ada banyak hal yang belum pernah kau dengar sebelumnya.
Bukan... Aku tidak yakin karena itu. Perkamen hanya dapat disihir untuk memberikan respon-respon dasar berdasarkan instruksi dari orang yang menyihirnya. Kalau memang bisa menyihirnya sampai ke tingkat dimana perkamen tersebut dapat menawarkan nasihat, Aku akan tahu.
Well, bukankah kau anak yang pintar?
Iya. Kenapa kamu berbohong?
Siapa kau?
Aku Luna. Kamu siapa?
Namaku Tom dan aku mulai frustasi denganmu Luna. Berikan aku kembali pada Ginny.
Tidak. Sepertinya aku akan menyimpanmu untuk sementara waktu.
