Chapter 1
Genre : Romance and family
Rated : masih kurang tau juga
Pair : Minakushi, Fugamiko, Sasunaru(mungkin)
Warning :
- Kemungkinan ada unsur Yaoi jadi kalo kalian tidak suka yaoi tidak usah dibaca.
- masih baru belajar nulis jadi mohon dimaafkan jika ada typo
- tolong kasih komentar yang enak dibaca.
Suatu siang yang cerah, keluarga Minakushi sedang mempersiapkan barang barang untuk kelahiran calon anak mereka yang masih di dalam kandungan Kushina, wanita manis berambut merah yang sedang mengandung calon buah hati mereka.
"Minato-kun...aku ingin sekali jalan jalan di taman, aku bosan sekali harus duduk dan hanya keliling rumah" keluh Kushina sambil melipat baju baju bayi dikasur siang itu.
"Entahlah...aku masih khawatir dengan mu dan calon anak kita, dan kau sekarang sudah memasuki bulan ke sembilan hanya tinggal tiga hari lagi" Minato mendekat lalu mengusap perut sang istri yang terbalut kain merah bermotif bunga-bunga.
"Aku takut terjadi hal buruk pada kalian nanti"katanya sambil memandang sang istri.
" Onegai Minato-kun"Mohon Khusina sambil menggunakan jurus puppy eyes no jutsunya kepada sang suami.
"Hufftt...Oke-oke jangan seperti itu...aku tak bisa menolaknya jika kau seperti itu khusi-chan.bersiaplah, aku akan kebawah menunggumu, jangan terlalu lama" sambil tersenyum lebar Minato berjalan menuju lantai bawah sambil membawa kunci mobil.
Skip di Taman
Mereka duduk di kursi taman sambil melihat sekeliling, mata Khusina tertuju pada satu hal disana.
"Apa kau ingin es krim Khusi-chan?"
Minato yang sadar melihat Khusina yang sedang menatap truk es krim di pinggir jalan itu.
"iya iya! aku ingin!" Khusina langsung segera membalasnya.
"baiklah mari kita beli"
Minato sebenarnya tidak mau membelinya bukan bukan karena dia tidak punya uang jelas Bukan.
tapi dikarenakan kandungan Kushina, tapi melihat wajah sang istri begitu antusias dia jadi tidak tega jika melarangnya.
Khusina sangat antusias ingin membeli es krim, dia sampai berlari saking tidak sabarnya.
"Khusi-chan jangan berlari nanti kau ja-"
"KHUSINA...AWASSSS!!!!!!"
TINN...TINN...
BRUAK!...
.
.
.
.
.
.
.
"Khusi-chan..kau tak apa apa? apa ada yang sakit? Mana mana yang sakit? beritahu aku mana yang sakit?"
Minato yang masih memeluk Khusina di pinggir jalan sambil duduk di trotoar jalan.
"Ssshhhh hmmp...ini sakitt...akkhh!"
tubuh Khusina bergetar disana sambil memegangi perutnya yang mulai keram.
Tanpa basa basi Minato segera
menggendong Khusina ke mobil lalu membawa Khusina ke rumah sakit
"Minato-kun...hiks..jangan tinggalkan aku...hiks.."
tangan Khusina sangat erat menggenggam tangan Minato
Minato melepaskan tangannya dari Khusina di karenakan perintah dari sang perawat, setelah itu Khusina diperiksa oleh dokter.
Minato yang duduk di kursi tunggu pun sedang bergetar hebat, menunggu hasil dari dokter yang memeriksa Khusina.
"keluarga Namikaze Khusina"
"iya...saya, saya suaminya"
Minato segera berdiri menghadap perawat itu.
"mari masuk anda di cari oleh nyonya Khusina" perawat itu mempersilahkan Minato untuk masuk
mata Minato membulat disana melihat Khusina yang menangis dikasur pasien itu sambil memanggil namanya berkali kali, Minato Bergerak mendekat lalu menggenggam kuat tangan Khusina.
"Namikaze-san?"
"iya Dok saya orangnya"
"Saya mohon anda untuk menenangkan istri anda karena proses persalinan akan kami mulai, di karena kecelakaan tersebut memecahkan ketubannya membuat bayi didalamnya harus segera keluar dalam keadaan ini, anda siapkan tuan..."jelas sang dokter atas keadaan yang terjadi.
"selalu dok!" Minato menjawabnya dengan mantap
"Kita mulai persalinan nya"
Dokter memberikan lampu hijau
'Suasana persalinan cukup menegangkan di dalam sana'
"Dok... bayinya tidak menangis sama sekali" perawat itu sedang menggendong bayi gembul dengan rambut pirang dan 3 garis seperti kucing di kedua pipinya yang sangat damai, membuat khawatir.
Minato segera mengambil alih perawat menggendong anaknya, dengan telaten dan jantung yang masih berdetak kencang Minato mencoba membangun kan bayinya.
"ada apa Suster?"
"bayinya tidak berge--"
"OWEEKK...OWEEKK..."
Tangisan bayi yang cukup keras memenuhi ruangan. membuat orang yang ada di ruangan itu tersenyum haru.
"Cup...cup... anak Tou-chan yang pintar tenang ya...Cup...cup.."
Seketika pula bayi imut itu tenang kembali dalam gendongan sang Tou-chan.
"Naruto, Namikaze Naruto?"
"Apa kau yakin Minato-kun?"
" yaaa, aku yakin, apa kau tak suka tsuma?"
"emm... apakah boleh menambahkan marga ku ditengahnya?"
"Oke Namikaze Uzumaki Naruto... untuk Khusina Kaa-chan" Minato mencolek pipi Khusina
"Ishh Minato apaan sih?" pipi Khusina memerah padam karena malu
" Ya sudah Namikaze Uzumaki Naruto
semoga kau menjadi anak yang baik sayang" ucap Khusina sambil melihat ke arah Naruto kecil.
"tentu tsuma, kita akan merawat dan mendidik nya menjadi anak yang baik" kata Minato sambil tersenyum lembut.
Perbincangan itu dilakukan diruangan inkubator, didepan bayi yang ada di dalam kotak kaca , sedang tidur pulas dengan beberapa alat dan selang melekat pada tubuhnya.
Hari ini tanggal 10 Oktober lahirlah bayi mungil bernama Namikaze Uzumaki Naruto yang akan memenuhi keseharian keluarga Minakushi.
maaf kalo jelek atau ada typo soalnya saya baru pemula yang baru belajar membuat cerita. mohon di komen ya
Ingat! kalo tidak suka jangan di baca!
Terima kasih
di tunggu chapter selanjutnya
