THE TRUTH
DISCLAIMER: MASASHI KISHIMOTO
PAIRING: SAKURA X SASUKE
Mereka bilang aku terlalu takut padamu.
Akupun tertawa dan menjawab "siapa yang takut? Aku tak pernah takut dengannya"
sambil memasang senyum simpul. Dalam hatiku menertawai diri sendiri. Lihat penipu ulung ini dengan lihainya ia membohongi mata lain yang menilainya.
Saat ini pun ia ingin menangis ketika menyadari bahwa ia bisa bangkit seperti ini karena pria yang ia miliki sekarang. Menjadi semua alasannya untuk berjuang. Membuat kewarasan ku tetap terjaga.
Pria itu sukses.
Diriku yang sudah tidak berbentuk ini dari segala aspek. Diriku yang sudah hancur lebur ini.
Pernah ia berkata seperti ini pada ku "tidak mungkin kan kalau kamu lebih memilih ku daripada keluarga mu" ucapnya dengan yakin.
Kujawab "tidak. Aku akan lebih memilihmu. Tetap" dengan seluruh keyakinan yang ku miliki.
Sayang... andai kau tahu bahwa kau segalanya bagiku. Andai kau tahu seberapa hancurnya jiwaku sebelum kau memutuskan untuk mencintai ku dan menyayangi ku.
Andai kau tahu seberapa gersang hati ku sebelum aku merasakan kasih sayang serta semua tindakan pedulimu padaku.
Aku sudah mati sayang.
Sudah kulewati rasa itu. Kesalahan yang pernah kubuat adalah pernah berniat mengakhiri hubungan ini beberapa bulan lalu.
Tapi sungguh, tahukah kau? Aku tak pernah siap dengan itu. Aku benar-benar bodoh saat itu. Benar aku sudah bunuh diri ketika itu jika kau setuju dengan keputusan itu sungguh aku kembali mati.
Sungguh benar-benar akupun tak sanggup.
Jujur saja aku memang sangat takut untuk jatuh cinta. Karena sudah beberapa kali aku menitipkan hati pada orang yang salah. Dan melakukan banyak kesalahan. Kepercayaan ku ini sulit sekali kembali. Karena sudah berjuta kali dikecewakan oleh manusia lainnya.
Apalagi dirimu juga menceritakan masa kelam mu padaku. Membuatku meningkatkan kewaspadaan menjadi kelevel tertinggi tak tersentuh. Dan perlakuan ku itu secara aku tak sadar menyakitimu.
Tak ada niatku ingin menyakitimu sedikitpun. Tak ada.
Setelah kejadian bunuh diri yang baiknya tak terjadi.
Semuanya terasa lebih ringan terasa lebih nyata.
Aku semakin mencintaimu. Dahulu tanpa sadar aku menahan cinta itu.
Bodoh.
Padahal hidupku cuma sekali. Kenapa pula aku menahannya.
Memang tidak mudah menghadapi mu- sulit sayang.
Mungkin kau pun juga merasa seperti itu saat menghadapi ku, ya?
Terimakasih ya sayang.
Realistis sepertinya kita tak bisa lepas dari yang namanya sakit hati.
Tapi tak apa selama kesalahan yang telah terjadi tak terulang lagi atau minimal tidak berada di nilai yang sama buruknya seperti diawal.
Tak apa sayang jika dirimu melakukan kesahalan padaku. Tiada batas dan tak akan habis kesabaran ku untukmu. Sudah ku putuskan tak ada batas.
Aku siap mengoreksimu dari hal kecil sampai yang besar sekalipun. Aku siap bersama mu untuk waktu yang tidak sebentar.
Sisa umurku pun aku akan sangat bahagia bila itu diiisi dengan adanya dirimu. pun Aku pun siap memaafkan mu. Dan aku juga berharap dirimu seperti itu kepadaku.
Dengar.
Sungguh kali ini aku sungguh-sungguh.
Jika benar Tuhan itu memang ada. Kali pertama aku meminta.
Tuhan, jarang aku meminta padamu dengan sungguh-sungguh.
Pria itu... aku sangat mencintainya.
Jagalah dia, lindungi lah setiap langkahnya. Karena mungkin ia lah perantara agar aku dapat lebih percaya pada Mu.
Tapi.. tanpa nya aku benar- benar tidak sanggup. Banyak skenario yang sudah terjadi di kepalaku jika aku tak bisa bersamanya.
Satu hal yang pasti aku akan benar- benar membunuh diriku sendiri jikalau tak ada dia di sisiku.
Dan ku pastikan tak akan pernah ada seorang yang lain yang bisa mengembalikan hidupku. Tak akan.
Aku sudah gila dan akupun bisa melakukan hal-hal gila yang mungkin saat ini pun tidak terpikirkan olehku.
.
.
.
.
.
.
Saya mau ngasih spoilernya.
prequel dan sequelnya akan saya terbitkan dalam waktu yang tidak dekat ya.
silakan tinggalkan jejak dengan memberikan riview dan komentar.
segala bentuk komentar saya terima.
jangan bosan-bosan berkomentar karena saya butuh komentar para reader agar jalan cerita ini bisa lebih baik lagi.
あるがとう
