Olala 2

.

.

Drabble Collection.

Warning: marriage!AU, (niatnya) fluff-humor dan agak menjurus ke rate m untuk chapter terakhir.

Naruto punya Masashi Kishimoto, aku cuma pinjam karakternya~

Enjoy!

.

.

Bagian Akhir

Setengah jam pertama berjalan baik-baik saja. Naruto bahkan sempat terkekeh dan tidak terlihat ketakutan ketika hint horror mulai bermunculan di film yang mereka tonton.

Menuju satu jam, ekspresi ketakutannya mulai terlihat dan laki-laki itu beberapa kali menyembunyikan wajahnya di balik bantal dan mengenggam tangan Hinata dengan erat.

Popcorn mereka terlupakan setelah memasuki paruh kedua. Hinata sekarang berada di dalam pelukan suaminya, menjadi tameng penghalang adegan seram dan peredam suara yang efektif-khusus bagian bahunya. Secara keseluruhan, perempuan itu bagaikan bantal yang digunakan Naruto sebelumnya, tapi jelas hidup dan merasakan getaran ketakutan laki-laki itu di punggungnya.

Naruto benar-benar takut.

"Naruto-kun." Hinata menepuk lengan Naruto yang melingkari perutnya dengan lembut. "Filmnya sudah selesai."

Laki-laki itu tidak menjawab. Wajahnya masih menempel di pundaknya sehingga Hinata bisa mengetahui napas Naruto yang mulai teratur, jelas tidak pingsan seperti dugaannya.

"Mau aku yang peluk?"

Naruto tidak bergerak selama beberapa saat, sebelum akhirnya mengangguk.

Hinata meraih tangan laki-laki itu lalu memutar tubuhnya sehingga mereka bisa berhadapan, dan kemudian menuntun Naruto untuk berbaring ke dalam pelukannya.

"Ternyata filmnya lebih menakutkan dari yang kubayangkan."

"Hu-um."

"Aku kayaknya nggak bisa deket-deket sumur untuk sementara."

"Iya..."

"Maaf, Hinata-chan. Padahal aku bilang kalau aku nggak akan ketakutan."

Hinata mengelus rambut Naruto perlahan, menenangkannya. "Gak apa-apa, Naruto-kun."

Laki-laki itu semakin merapat padanya. Getaran ketakutannya sudah memudar saat suaranya kembali terdengar, agak teredam di baju Hinata. "Terima kasih, sayang."

Hinata menjawabnya dengan ciuman lembut di dahi Naruto, di saat wajah perempuan itu kembali memerah karena panggilan sayang.

.

.

.

Prompt-nya diadaptasi dari sini lagi~

Balasan review.

Nona: Makasih udah bilang ini manis X)

Makasih juga buat yang udah baca dan follow cerita ini ya 3