Setelah Kaede pergi keluar sebentar

7 orang itu menyelesaikan makan nya di rumah Kaede.

"apa kau yakin kita akan menjadi bawahannya singa berotot".

"ya,kau pun seharusnya sudah tau niat membunuh nya yang luar biasa dia bisa membunuh kita semua dalam sekajap dan Namaku Kazuki bukan Singa berotot dasar Dada besar sialan".

"k-kau juga seharusnya jangan memanggilku seperti aku juga punya nama tau , Mayumi ingat itu dasar otak otot"!. teriak Mayumi

"ha ada apa kau mau bertarung".

Sebelum mereka benar-benar berkelahi masing masing dari bawahan mereka melerai mereka berdua.

"maaf Mayumi Sama bukannya kita seharusnya tidak membuat keributan mengingat kita sedang berada di rumah ini". ucap salah satu wanita bawahan Mayumi dengan ketakutan.

pintu tiba tiba terbuka dengan keras dan terlihat Kaede yang barusan menendang nya dan membawa beberapa buah buahan.


Beberapa menit sebelum Kaede kembali ke rumah

Kaede berjalan di sekitaran hutan untuk menenangkan diri setelah sekelompok orang aneh merusak kedamaian nya yang fana.dia tampak frustasi dan mengacak acak rambutnya ketika dia mengingat mereka bersujud di bawah kakinya dan ingin menjadi bawahannya.itu membuatnya stresss.lalu pikirannya tentang perkataan Hiro untuk membangun sebuah desa melintasi kepalanya.

"aku telah menghancurkan beberapa kota dan membunuh sebagian penduduknya,aku tidak akan lepas begitu saja karena itulah aku akan menebusnya dengan membangun kota yang rusak itu, dari semua kota yang aku hancurkan hanya kota kecil kumuh itu yang tersisa,karena itu aku akan memperbaikinya dan membangun nya.

kalau tidak salah kota Itu netral dan tidak terikat Negara atau desa manapun ini seharusnya kesempatan yang bagus".

semak bergemirisir dan kemudian 2 ekor serigala muncul.serigala itu melompat untuk menerkam Kaede,tapi sayangnya Kaede berhasil menghindar dan memukul keduanya bersamaan dan menghempaskan mereka dengan mengacurkan beberapa pohon yang di lewatinya.tangan Kaede sedikit bersinar keunguan sebentar tanpa ia sadari kekuatan kembali ke 8%.

setelah itu jalan kembali mengelilingi hutan dengan melompati dahan pohon dan tanpa sengaja Kaede melihat banyak apel dan berbagai jenis pohon

"hmm aku bawa pulang beberapa untuk di berikan kepada mereka." Kaede lalu kembali menuju rumahnya.


"yoho aku pulang". Kaede dengan ceria melompat-lompat seperti anak kecil

dan yang mengejutkannya adalah mereka langsung bersujud kepada nya.

"kalian tidak perlu sampai seperti itu,kalau kalian benar benar mengabdikan diri kalian kepadaku seharusnya kalian cukup bicara formal seperti halnya kepada atasan kalian,kalau begitu kita mulai perkenalan nya dulu tidak baik tidak mengenal kepada orang orang ku sendiri. Namaku Kaede panggil saja sesuka kalian".

"baik". jawab mereka bersamaan.

"kalau begitu kalian semua perkenalkan diri kalian!".

Wanita dari Kumo itu yang pertama berbicara

"Nama saya Mayumi saya adalah seorang tokubesu jonin dari desa Kumo,suatu kehormatan bagi saya untuk melayani anda Nona Kaede".

Kaede hanya terkekeh dan mengangguk kecil

lalu kedua bawahannya keduanya sama sama Wanita yang tampak lebih muda

yang pertama seorang gadis dengan rambut hitam sebahu "Suatu kehormatan menjadi pelayan anda Kaede Sama,saya Oki".

"dan nama saya Nezu Kaede sama". gadis dengan rambut panjang kecoklatan di sampingnya mengenal kan diri.

lalu Si orang aneh berotot dan antek anteknya.

"Namaku Kazuki dan saya seorang kepala Klan Akito Nona Kaede".

ya sepertinya dia agak kurang berpengalaman dalam sesuatu yang berhubungan dengan formal dan berkelas

dan lalu 3 pengikutnya

"nama saya Arai Kaede sama, senang bisa melayani". laki laki dengan rambut hitam acak acakan

"Saya Rain dan saya siap untuk perintah anda". kali ini gadis dengan rambut hitam kebiruan.

"dan saya Ana, Kaede sama".

hmmm dia pendek sama sepertiku dan warna rambutnya hitam agak kebiruan.

"Mulai hari ini kami bersumpah melayanimu". ucap mereka serempak.

"oke oke terserah". dengus Kaede.

"oh ya Mayumi kau bilang kau dari Kumo apa tidak apa apa kau mengabdi padaku itu artinya kau akan mengkhianati desa dan menjadi Nuke Non?".

"selama saya bisa melayani anda itu tidak masalah walau Kumo mengejar saya".

"o-ouhm".

"eeee Kazuki kau bilang kau pemimpin klan kan? lalu di mana mereka?".

"mereka berada tak jauh dari sini hanya sekitar 4km ya kami sedang mendirikan tenda mengingat kami klan yang berpindah pindah tempat dan tak terikat desa manapun".

"bagus sekali kebetulan aku ingin membangun desa".

entah ini hanya yang kulihat atau mereka memang langsung menatap ku kagum.

"desa? ini luar biasa sekali dengan anda sebagai kagenya maka tidak akan ada desa manapun yang bisa melawan kita Kaede sama".

"hehe tentu saja". Kaede sombong dan hidungnya memanjang.

"tapi untuk itu aku butuh bantuan kalian. ada kota kecil yang kumuh di dekat sini dan aku ingin kota itu sebagai pondasi,tapi pertama tama akan memperbaiki kota itu dulu dan Kazuki kau kembali dan bawa klanmu".

"baik".

Kazuki dan ketiga nya pergi untuk membawa klan mereka ke sini.

"nah sekarang kau Mayumi,Oki,dan Nezu akan ikut denganku ke kota".


Kota

"kota ini terlihat kecil". ucap Nezu

"karena kota ini netral dan tidak termasuk bagian dari negara manapun karena itu kota ini kecil dan tampak mati". balas Oki

"dan kita lah yang akan menyelamatkan kota ini dan membuat nama baik kita". Kaede berteriak dan menarik perhatian dari orang orang sekitar.mereka pasti berpikir kalau dia anak idiot.

'entah mengapa sepertinya aku harus minum obat sakit kepala' batin Mayumi .dia memijat pelipis kepalanya.

Kaede membuka tas yang dia bawa mengeluarkan selusin bahan pokok.

"baiklah kalian bertiga bagi ini dan umumkan bila mereka ingin ini mereka harus bergabung dengan kita".

mereka bertiga mengangguk dan pergi.

"baiklah sepertinya aku akan melakukannya dan bersena-".

ketika Kaede hendak berjalan menabrak seseorang

"perhatikan kemana langkah mu bocah sialan". bentak seorang seperti Raksasa dengan tinggi 2,1 meter. dan di belakangnya ada beberapa orang yang sepertinya adalah teman temannya.

'njir kok ada titan' pikir Kaede.

"maaf aku tidak sengaja".

Kaede hendak pergi tapi orang itu memegang pergelangan tangannya dan tidak membiarkan Kaede pergi.

"hei lepaskan Titan".

"kau berani menghinaku dasar cebol".

warga mulai berkerumun untuk melihat apa yang sedang terjadi

"oh tidak gadis itu membuat Grandell marah dia pasti akan mati. ucap salah seorang warga.

"oi cebol asal kau tau aku ini dulu mantan shin-". sebelum ia bisa menyelesaikan pidatonya Kaede meninjunnya dan teman temannya juga tak luput dari bogem nya hingga terbang ke langit

Para warga tercengang melihat Grandell dan teman temannya di kalahkan begitu saja seperti serangga oleh seorang gadis kecil.

"dia mengalahkan Grandell?". seorang seolah tak percaya apa yang sedang terjadi.

"Pahlawan kita"

"Dewi sudah datang untuk menyelamatkan kita".

para warga langsung bersujud

"eh eeeeeeehhhh". Kaede tak percaya apa yang terjadi di depannya ini dia hanya memukul orang acak dan sekarang ia di sanjung seperti Dewi.

'sial' gerutu Kaede dalam hatinya.

"Kaede sama ada apa ini?". Mayumi dan 2 lainnya datang.

"ya begitulah".


Di alun alun Kota

Kaede mengumpulkan seluruh penduduk kota di Alun alun.

'penduduk kota berjumlah sekitar 4000 ribu orang dan tidak wali kota atau orang yang memimpin kota'.

"he em". Kaede batuk untuk menarik perhatian mereka.

"baiklah seperti yang kalian tau kota ini kecil dan tidak memiliki pemimpin dan justru di kuasai oleh beberapa preman idiot".

"karena itu aku memutuskan untuk membantu kota ini dan membangun nya lebih baik, Aku Mulai hari ini Kaede memproklamirkan diri sebagai pemimpin kota ini, aku akan melindungi nya dengan nyawaku dan memperbaiki kota ini sehingga menjadi kota paling maju di seluruh dunia".

sorakan melua terdengar

"hidup Kaede sama, hidup Kaede sama,sang Dewi yang membawa kehancuran". teriak Mayumi,Nezu,Oki.

"Hidup Kaede sama".

"sang Dewi yang membawa kehancuran pada mereka yang menentang nya".

sorakan warga saling bersahutan.

'duh bikin malu aja'. Kaede menggosok bagian belakang kepalanya".


"Baiklah aku sudah memindahkan rumahku'". rupanya rumah itu bisa dia angakat sendirian dan menaruhnya ke kota.itu hanya membuat para penduduk semakin memujanya, sial.

"baiklah Mayumi sekarang kau adalah tangan kananku dan Oki, Nezu kalian akan membantu nya."

"aku ingin kalian besok memanggil beberapa orang yang paling cakap ke sini untuk mengatur sesuatu,pertama Tama kira harus memperbaiki ekonomi kota ini terlebih dahulu. Mayumi kau carilah dokumen tentang data penduduk kota ini".Kaede memberikan perintah pada ketiganya.

"baik".


Kazuki dan rombongan Klan nya sampai dengan di depan pintu masuk Kota.Kazuki melihat Kaede sudah menunggunya di depan pintu masuk kota.

"kalian lebih cepat dari perkiraan ku".

Di dalam Rumah Kaede(yang sekarang sudah jadi kantornya).

"anggota klanmu berjumlah 200 orang, cukup banyak juga ya untuk klan suka berpergian".

"tentu saja dan soal kekuatan klan kami setingkat dengan klan klan terkenal".

"baiklah kalau begitu sekarang kau akan ku tunjuk sebagai kepala militer".

"t-tunggu bukankah itu terlalu berlebih-lebihan?".

"tidak dari semu orang di sini Kau dan Mayumi lah satu satunya yang paling kuat setelahku, bahkan tekanan cakramu lebih kuat dari Mayumi karena itu aku mempercayai mu untuk posisi ini dan juga untuk Rain,Arai,Ana akan menjadi komandan di bawah perintah mu".

Kazuki dan ketiganya kaget karena karena Mereka tiba tiba di beri posisi tinggi.

"saya sangat tersanjung karena di beri posisi itu". Kazuki dan ketiganya memberi hormat.

"sekarang kalian beristirahat lah Karena besok aku akan mengumpulkan orang-orang terpilih untuk rapat, kita akan membahas tentang perekonomian kota ini dan menetapkan kebijakan serta undang undang nya".

Mereka berempat keluar .

"ya sepertinya besok akan sedikit sibuk. aku tidak boleh gugup".

Kaede berdiri dari kursinya dan menuju kamarnya yang masih terletak di kantornya (rumahnya).

Kaede memasuki kamar dan melompat ke kasur nya tak lama kemudian ia tertidur.

besok adalah awal dari berdirinya kota ini dan di ingat dalam sejarah.


yo akhir akhir ini saya punya banyak waktu luang jadi saya cepat dalam memperbarui fix di tengah tengah tugas sekolah menumpuktunggu episode lanjutannya