Title : RISING STAR Chapter 7
Genre : Brothership
Rating : Fiction T
Cast : Kyuhyun, Leeteuk, Heechul, Hankyung, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, dan Kibum. Changmin & Hyungdeul. Henry
Disclaimer : All them belong to themselves and GOD.I own only the plot.
Warning : Typos, Geje , Don't like it? Don't read it please.
Summary : "Jarang-jarang kita berpasangan, Kim Kyuhyun!" / Wo hui bau hu ni, Gui Xian. / "Jadi…mulai malam ini kita tidur di jalan?" / "Kyuhyunnie, ini semua pasti kesalahanmu!" / "Aish! Pabo! Siapa yang membocorkan hal ini?!"
.
.
"HYUNGDEUUUL!"
Kyuhyun kembali mempercepat larinya, menuju asal ledakan.
.
.
RISING STAR
Chapter 7
.
Kyuhyun mengerjapkan matanya tak percaya ketika tiba di lokasi syuting. Hyungdeul tetap melakukan dance hingga akhir seolah ledakan itu tak pernah ada. Para kru pun tetap meliput adegan tersebut.
Mobil polisi tiba di lokasi bertepatan dengan selesainya pengambilan adegan. Suasana sempat heboh karena pihak polisi menanyakan suara ledakan tadi. Ternyata ada beberapa warga yang melaporkan bunyi ledakan tersebut ke kantor polisi. Masalah segera selesai karena semua perijinan sudah lengkap.
"Aish! Ada-ada saja, untung pengambilan adegan sudah selesai." Heechul menggelengkan kepala.
"Ne. Kalau tidak, ledakan tadi akan percuma." Siwon tersenyum lebar.
"Ternyata beda kalau sungguhan ya, lebih keren dari special efek." Donghae melonjak-lonjak kegirangan.
"Tapi kita jadi harus menyumpal telinga," kata Eunhyuk
"Kalau hasilnya sebagus itu, menyumpal telinga pun tak apa." Hankyung merentangkan tangannya yang pegal.
Sungmin yang pertama kali menyadari Kyuhyun berdiri tak jauh dari situ dengan wajah pucat dan nafas terengah-engah.
"Aigoo… Kyuhyunnie, kenapa kau kemari?" Sungmin bergegas lari menghampirinya.
Kyuhyun jatuh berlutut di tanah berbatu itu.
"Aku pikir…aku pikir…." Kyuhyun tak sanggup melanjutkan ucapannya. Keringatnya mengalir dengan deras dan ia mulai kesakitan. Tangannya reflek memegang dadanya.
"Kau tadi berlari sampai ke sini?" tanya Leeteuk panik. Ia memandang dongsaengnya yang lain. "Kalian tidak memberitahunya kalau kita menggunakan peledak sungguhan?!"
"Mianhe, hyung,…kami lupa." Wajah Kangin pucat pasi.
"Kyuhyunnie, gwenchana saeng?" Yesung ikut berlutut di sebelah Kyuhyun
Semua hyungnya bertanya dengan cemas. Kyuhyun ingin sekali menjawab, tetapi ia hanya bisa meringis kesakitan. Ia sudah memaksa tubuhnya yang belum boleh bergerak banyak, menjadi berlari secepat tadi.
"Hyung, kita bawa dia ke rumah sakit?" tanya Kibum.
"Andwae!" Kyuhyun susah payah mengeluarkan suaranya. "Gwenchanayo…. Aku tak apa-apa…"
Namun tubuhnya tak sejalan dengan ucapannya. Kyuhyun limbung ke depan. Shindong langsung menangkapnya sebelum tersungkur ke tanah. Namja itu kemudian menggendongnya. Tapi Kyuhyun berusaha hendak turun.
"Tenanglah, aku takkan membawamu ke rumah sakit. Kita kembali ke mobil."
Shindong merebahkan Kyuhyun dibangku belakang. Sungmin melipat jaket bulu yang dibawanya, lalu meletakkanya sebagai bantal untuk Kyuhyun. Ryeowook memijit kaki Kyuhyun pelan, agar Kyuhyun merasa sedikit nyaman.
Sungmin memijat pelan kepala Kyuhyun. Perlahan nafas Kyuhyun pun mulai tenang, tidak secepat tadi. Tapi namja itu masih memejamkan matanya menahan sakit. Tulangnya yang pernah patah serasa protes karena dipaksa berlari tadi.
"Kita tunggu dia tenang baru kita pulang," kata Leeteuk. Ia kuatir jika mobil dijalankan, Kyuhyun akan kesakitan. "Kyuhyunnie, jika sakitnya tidak hilang juga, kau harus mau ke rumah sakit, arra?"
Kyuhyun tidak menyahut. Untuk beberapa lama, suasana menjadi hening. Hanya suara para kru yang sedang mempersiapkan lokasi untuk syuting besok yang terdengar.
"Mianhe…" Kata-kata itu membuat hyungdeul melongok ke dalam dari dua arah pintu mobil. "Mianhe, hyungdeul…aku membuat kalian repot."
"Kau memang merepotkan! Kenapa tidak menurut untuk menunggu di dalam mobil?!" tegur Heechul. Namja itu sangat cemas melihat keadaan Kyuhyun.
"Ledakan tadi keras sekali… Mobil ini sampai bergetar. Aku tidak bisa berpikir apa-apa, aku hanya ingin melihat keadaaan hyungdeul," jawab Kyuhyun pelan, masih memejamkan matanya.
"Mianhe, Kyuhyunnie. Kami yang salah karena lupa memberitahumu," kata Siwon.
Mereka pun duduk di sekitar mobil, hingga Kyuhyun benar-benar pulih.
.
Hari kedua syuting dimulai.
Masih di lokasi yang sama, kali ini mereka melakukan pengambilan gambar mulai sore hari, untuk menambahkan nuansa yang berbeda dari kemarin. Karena malam hari adalah scene yang terbanyak, maka kemarin mereka sudah mencicil sebagian.
Saat tiba di lokasi, pers sudah menunggu. Leeteuk memberi kode agar Eunhyuk, Donghae dan Sungmin menemaninya sementara yang lain melakukan pengambilan gambar.
"Apakah ada yang kalian ingin katakan tentang kembalinya Kyuhyun sshi?" tanya sang reporter ketika keempat namja itu mendekat.
"Kyuhyun sshi sudah mengatakan sebelumnya bahwa ia ingin kembali lebih cepat dari yang disarankan. Kami sangat bersyukur untuk itu," kata Leeteuk. "Kami berharap mulai sekarang, tak peduli kapan waktunya, kami bisa melakukan semua aktivitas bersama-sama."
Leeteuk, Sungmin dan Donghae tersenyum lebar. Mereka teringat Kyuhyun yang ternyata merasa sangat sedih jika tertinggal sendirian. Magnae mereka akhirnya mau mengakui perasaan sebenarnya, yang selama ini selalu ia tutupi rapat-rapat.
"Saya ingat, ketika kami mengisi acara 'Dream Concert', ada sesuatu yang membuat kami sangat tersentuh," kata Eunhyuk. "Ada fans yang menyiapkan banner sangat besar dengan gambar Kyuhyun sshi. Di bawahnya tertulis 'Kyuhyun sshi, apakah kau melihat?' Setelah saya melihat itu, saya merasa ingin menangis."
"Ne. Saat itu banner bergambar Kyuhyun sshi yang paling besar. Di bagian bawah tertulis 'Kyuhyun sshi, apakah kau melihat?' Saya juga melihatnya." Donghae membenarkan. "Dan Kyuhyun sshi memang melihatnya."
"Ne. Setelah Kyuhyun sshi melihat banner itu, ia segera menelepon kami. Saat itu kami sedang berada di ruang ganti." Eunhyuk tersenyum.
"Kyuhyun sshi sudah benar-benar keluar dari rumah sakit, dan kami percaya semua akan menjaga dan memperhatikannya. Mulai sekarang, kami akan selalu sehat dan memberikan yang terbaik di atas panggung." Leeteuk menutup percakapan.
"We are Super Juni-OR!" seru keempatnya serempak, lalu mengangguk hormat ke arah kamera.
Di tempat kru, Kyuhyun meneguk air hingga setengah botol ketika namanya dipanggil. Ryeowook, Hankyung, Leeteuk, Donghae, Heechul dan Kyuhyun diminta berdiri di jalanan berbatu yang ada di samping reruntuhan bangunan.
"Begitu aba-aba, kalian langsung berjalan maju. Silahkan memakai gaya kalian masing-masing. Sesuaikan dengan pasangan, jangan sampai serupa. Kami akan men-shoot satu persatu, juga berpasangan. Ryeowook sshi dan Hankyung sshi. Leeteuk sshi dan Donghae sshi. Heechul sshi dan Kyuhyun sshi. Arra?"
"Arraseo," sahut mereka serempak.
Heechul berbisik ke arah Kyuhyun yang berdiri agak di depannya sambil tersenyum khas Heenim. "Jarang-jarang kita berpasangan, Kim Kyuhyun!"
Kyuhyun membalas kalimat itu dengan evil smirk nya. Sejak dirumah sakit, Heechul sering memanggilnya Kim Kyuhyun.
"Seharusnya duo evil itu jangan digabung," bisik Shindong dari belakang kameramen.
"Tenang, Shindong-ah, scene mereka pasti akan bagus sekali. Apalagi kita juga memakai peledak di belakang seperti kemarin, meski tidak terlalu besar. Mereka akan seperti evil yang muncul dari neraka." Kangin terbahak.
"Hyung, jangan bicara begitu!" tegur Siwon. "Aku tak rela kalau Kyuhyunnie dan Heechul hyung masuk neraka. Mereka orang-orang baik," kata Siwon dengan wajah sedih. "Aku akan lebih rajin meminta Heechul hyung ke gereja."
"Aish! Dasar Siwonnie!" Kangin berdecak gemas. "Itu tadi kan hanya bercanda!"
"Sudah, jangan bertengkar! Kalian bisa mengganggu konsentrasi mereka!" tegur Yesung.
"Semoga sekali take sudah bagus." Eunhyuk berharap.
"Ne. Tidak baik buat telinga mereka maupun kita jika harus mendengar bunyi peledak lagi," kata Ryeowook yang diikuti anggukan Kibum.
"Hana! Dul! Set! Action!" seru sang sutradara. Keenam namja itu langsung berjalan maju sambil diiringi ledakan-ledakan di belakang mereka.
Ketika semua menonton ulang, mereka tampak puas.
"Sekarang, semua pasangan yang tadi, lakukan pengambilan gambar lagi!" Sang sutradara meminta kru memasang dua pilar api ditempat yang ditunjuknya.
Leeteuk melirik ke arah Kyuhyun. Ia tersenyum lega melihat dongsaengnya tampak baik-baik saja hingga saat ini. Ia bersyukur pengambilan gambar yang dimulai sore, memberi mereka kesempatan beristirahat lebih lama, meski hari ini mereka akan syuting sampai larut malam.
Lokasi pengambilan gambar kini pindah ke dalam gedung. Mereka kembali di syuting satu persatu saat part lagu masing-masing. Jika kemarin mereka syuting part lagu saat siang, kali ini nuansa malam sangat pekat.
Kyuhyun segera duduk di antara kru begitu bagiannya selesai. Ia kali ini bersikeras ingin melihat pengambilan gambar kejar-kejaran dengan mobil yang tertunda kemarin akibat datangnya polisi.
Ia takjub melihat adegan itu terlihat sangat fantastis dengan sinar lampu dari ketiga mobil yang ditambah sentuhan kobaran api di beberapa tempat. Ekspresi hyungdeul saat itu juga membuatnya kagum. Mereka benar-benar menghayati adegan. Ia sangat mengagumi Kibum yang beberapa kali menoleh ke belakang sambil berlari. Benar-benar seperti orang yang diburu.
Kibum hyung sungguh aktor yang hebat. Andai aku bisa ikut berlari… Kyuhyun menghela nafas panjang. Cho Kyuhyun, jangan berpikiran macam-macam. Kau sudah harus bersyukur masih bisa hidup dan menyanyi. Jangan menuntut yang lain!
Kyuhyun dan hyungdeul ikut menonton hasil rekaman. Ketika sutradara mengatakan bagus, mereka semua bertepuk tangan.
Kini hyungdeul kembali melakukan pengambilan gambar untuk dance dengan nuansa malam. Kyuhyun dan Henry duduk berdampingan. Nasib mereka tak jauh berbeda, jarang muncul, dan lebih banyak menunggu. Bahkan Henry tidak boleh menerima wawancara sama sekali. Keduanya mengisinya dengan saling bercakap-cakap.
Member yang lain hanya bisa geleng-geleng kepala melihat keduanya seharian ini bercakap-cakap dengan bahasa korea, mandarin dan inggris yang bercampur baur. Tetapi mereka senang karena Kyuhyun jadi tidak terlalu kesepian. Henry juga sangat rajin mengingatkan Kyuhyun untuk minum jika magnae Super Junior itu terlalu asyik mengikuti jalannya syuting.
"Hei! Sekarang giliranmu, Kyuhyunnie!" seru Heechul saat pengambilan gambar sudah berjalan setengah lagu.
Kyuhyun segera bersiap-siap di posisi. Berbeda dengan saat perform dipanggung nanti, Henry tidak berdiri di belakang Kyuhyun. Dia akan melakukan pengambilan gambar terpisah bersama Eunhyuk dan Donghae. Di MV ini, Kyuhyun pun ikut melakukan beberapa gerakan dance.
Ketika mereka kembali melihat hasilnya, Kyuhyun tersenyum puas. Begitu pula dengan hyungdeul dan sutradara. Dance selanjutnya kembali di syuting, sementara Kyuhyun kembali duduk bersama para kru.
"Sekarang, teman kami, Henry sshi, akan memainkan solo biola," kata Eunhyuk ketika wartawan menanyakan seorang namja yang berjalan bersama Donghae untuk syuting. "Kami akan syuting untuk bagian itu."
Eunhyuk berpamitan, lalu berbaris bersama Donghae di belakang Henry.
"Fokuskan pengambilan gambar pada Henry sshi," bisik sang reporter kepada kameramennya. "Kita memerlukannya untuk melakukan pesan dari Petinggi SM."
Bisik-bisik itu tertangkap sebagian oleh Kyuhyun. Namja itu mengerutkan keningnya. Ia hanya sempat mendengar Henry dan Petinggi SM, karena suara di sekitarnya cukup bising. Apa yang akan mereka lakukan?
Ia memperhatikan reporter dan kameramen dengan seksama, namun tak ada yang mencurigakan selain mereka sedikit mengarahkan kamera lebih kepada Henry, meski Donghae dan Eunhyuk pun sesekali terliput dengan penuh.
"Wo hui bau hu ni, Gui Xian," bisik seseorang yang tiba-tiba sudah ada di sebelahnya dan merangkul bahunya. Tanpa melihat pun, Kyuhyun sudah tahu siapa itu. Namun ia tetap menoleh. Mata hitamnya memicing melihat mata hyung Chinanya. Meski wajah Hankyung tersenyum, matanya menyiratkan kesedihan. "Jangan pikirkan apapun, cepatlah sembuh!"
"Hangeng gege, apa maksudmu? Kau tahu sesuatu?" bisik Kyuhyun.
Hankyung yang berjongkok di sisinya, membuang pandangannya ke tanah sebelum kembali menatap Kyuhyun. Sama seperti Kyuhyun, Hankyung bukan orang yang suka membeberkan masalahnya. Dan Kyuhyun merasa, masalah itu ada kaitannya dengan dirinya, Henry, Hankyung, juga Petinggi SM.
"Aku tahu kau kuat, Gui Xian. Bersikaplah biasa sementara ini. Jangan membuat yang lain cemas,"bisik Hankyung masih dengan senyum, meski lagi-lagi matanya mengeruh. "Jika saat itu tiba, aku akan melindungimu, melindungi kalian semua."
Masih banyak yang ingin Kyuhyun tanyakan, namun ia tahu Hankyung tidak akan mau menceritakan apapun saat ini. Satu-satunya yang bisa ia lakukan adalah menunggu, mempercayai Hankyung, dan berusaha cepat sembuh.
Entah apapun maksud dari Hankyung. Tapi satu yang ia tahu, ia membutuhkan semua yang ia punya, termasuk kesehatannya, untuk mengatasi apa yang akan terjadi nanti. Sebelum beranjak untuk syuting, Hankyung menepuk bahunya dan berlalu. Ia tersenyum senang, menyadari Kyuhyun mengerti maksud kata-katanya tadi.
Akhirnya, pembuatan MV pun berakhir. Semua bertepuk tangan dan saling berpelukan.
"Ayo! Kita rayakan bersama dengan makan malam!" seru Leeteuk gembira.
"Makan dini hari maksudnya…" Kangin membenarkan.
"Jangan terlalu irit ya, Teuki hyung, aku lapar sekali," ujar Eunhyuk.
Tak ada member lain yang protes tentang apa istilah yang tepat untuk makan lewat tengah malam. Atau pun makanan apa yang akan mereka makan nanti. Mereka semua sudah sangat lelah dan kelaparan.
Wajah Kyuhyun sedikit pucat ketika ia melihat langit sebelum naik ke dalam mobil. Perasaan de javu tentang kejadian beberapa bulan lalu mengusiknya.
"Ada apa, Kyuhyunnie?" tanya Sungmin melihat Kyuhyun tidak beranjak masuk ke dalam mobil.
"Tidak apa-apa, Sungmin hyung." Namun wajah Kyuhyun menggambarkan hal yang berbeda.
Eunhyuk menarik Kyuhyun ke mobil yang satunya. "Kau ikut mobil ini saja. Aku yang akan menyetir. Duduklah bersama Teuki hyung." Eunhyuk tersenyum lebar. "Aku tak pernah menabrak apapun selama mengendarai mobil, jadi kau tak perlu cemas."
Kyuhyun melihat bukan hanya Eunhyuk yang tersenyum. Member lain pun melihat sambil mengangguk ke arahnya. Aish! Sejak kapan aku begitu mudah ditebak? Kyuhyun merasa sedikit sungkan.
"Ayo, cepat! Perutku sudah lapar!" Leeteuk langsung merangkul sang magnae untuk memaksanya masuk ke dalam mobil.
Kedua mobil itu pun melaju meninggalkan lokasi syuting.
.
Jam sudah menunjukkan pukul 3 pagi ketika mereka sampai di dekat apartemen di mana dorm mereka berada. Mereka dihentikan oleh staff SM yang menunggu di jalan masuk. Mobil pun berhenti di area luar apartemen kecil itu.
Ketiga belas member Super Junior turun dan tertegun melihat kesibukan di depan mata mereka. Beberapa orang hilir mudik mengangkut televisi, meja, meja makan, kursi makan, dan masih banyak lagi, yang jelas-jelas merupakan barang milik Super Junior. Ketiga belas namja itu langsung hilang rasa kantuknya karena terkejut.
"Hyung, kau lupa bayar kontrakan?" tanya Shindong kepada Leeteuk.
"Ini sih bukan lupa lagi….pasti nunggak lebih dari 3 bulan." Kibum mengangguk yakin.
"Bukan cuma nunggak. Pasti ngutang juga." Heechul menggeleng sedih.
"Ngutang ke rentenir?" tanya Hangeng. Di Cina memang banyak rentenir.
"Ommo! Pantas barang-barang kita diangkut." Ryeowook menangkupkan tangannya ke mulut, siap menangis.
"Woi! Jangan bawa drum ku!" seru Donghae ketika melihat alat musiknya digotong ke dalam truk.
"Sudahlah, Donghae-ah." Eunhyuk memeluknya sambil menangis. "Relakan saja. Aku janji, kalau kita dapat gaji lagi, aku akan menyumbang untukmu."
"Kau akan membelikanku drum?" Donghae terkejut karena sifat pelit Eunhyuk lenyap.
"Bukan, aku akan menyumbangmu untuk beli stik drum. Tapi nyumbang aja ya…. Sebagian kamu yang beli." Eunhyuk berkata begitu sambil tetap memeluk Donghae. Bagi Eunhyuk, dalamnya persahabatan tidak sejajar dengan berapa banyaknya uang yang dikeluarkan untuk sang sahabat.
Kangin menoleh ke Siwon yang terdiam sambil memejamkan mata.
"Siwonnie, kau sedang apa?"
"Ssst, aku sedang berdoa untuk hyungdeul dan dongsaengdeul yang tinggal di dorm, hyung. Supaya mereka diberi ketabahan menghadapi cobaan ini."
"Jadi…mulai malam ini kita tidur di jalan?" Yesung mulai panik.
"Tenang, hyung, akan aku kerahkan jurus aegyo-ku. Minimal kita bisa numpang tidur di rumah ELF malam ini," kata Sungmin yakin.
"Untung aku punya tenda, jadi tak perlu kuatir tidur di luar," kata Kyuhyun sambil tersenyum senang.
"KAU MAU MATI YA?!" seru semua hyung-nya sehingga Kyuhyun segera menutup mulut.
Namun kemudian seseorang mengangkut tenda biru miliknya. Namja itu berteriak agar tendanya tidak dibuang. Siwon bergegas mengambil alih tenda itu sebelum Kyuhyun mencoba berlari untuk merebutnya sendiri.
Leeteuk masih tak bisa berbicara saking terkejutnya.
"Hai, Leeteuk hyung, kenapa kamu bengong di situ?" Yunho dan keempat membernya muncul. Mereka masing-masing membawa tas, sementara beberapa tukang angkut membawa barang-barang milik DBSK ke truk lainnya. Mereka memang tinggal di gedung yang terdapat di sebelah apartemen kecil yang di sewa SUJU.
"Aigoo… kalian juga diusir? Apa SM bangkrut?!" Leeteuk memandang ke arah magnaenya dengan gusar. "Kyuhyunnie, ini semua pasti kesalahanmu!"
"Mana mungkin SM bangkrut, hyung…? Ada-ada saja," kata Kyuhyun sambil mengerucutkan bibirnya. "Lagipula kenapa Teuki hyung menyalahkanku?"
"Kalian pikir, kita semua diusir?" Yoochun terkejut.
"Bukan cuma diusir…barang-barang kami disita," kata Ryeowook sambil menangis.
Yesung menggeleng. "Harusnya aku mengingatkan Teuki hyung untuk membayar sewa."
"Eunhyuk mungkin berhutang banyak dan lupa membayar." Donghae langsung mendapat sikutan keras dari Eunhyuk.
Belum selesai semua member SUJU berkomentar, Yoochun sudah tertawa. "Aish! Pantas saja kalian punya evil magnae. Kalian memang kumpulan orang antik."
Yoochun meringis mendapat 13 death glare dari semua member Super Junior.
"Kita akan pindah ke apartemen di Gwanjing!" seru Changmin dengan wajah senang. Death glare tadi langsung rontok tertangkis senyuman Changmin yang menggemaskan. Ia beranjak mendekati Kyuhyun. "Caramel Macchiato, lokasi kita hanya beda tower saja. Nanti aku akan sering mampir ke tempatmu."
"TIDAK BOLEH!" seru Shindong dan Eunhyuk serempak.
Changmin menautkan alisnya keheranan. Kyuhyun menarik lengan sahabatnya sehingga Changmin mendekatkan telinganya kepada Kyuhyun.
"Kau harus bawa bekal jika ke tempat kami. Eunhyuk hyung dan Shindong hyung tahu, kau suka membersihkan isi kulkas orang," bisik Kyuhyun.
"Aish!" Changmin meringis malu.
.
Kedua mobil Super Junior bergerak ke arah Gwangjin, kawasan metropolis di Seoul. Manager hyung yang ikut dalam mobil yang dikendarai Eunhyuk, menjadi penunjuk jalan. Semua member Super Junior bersikeras berada dimobil yang sama. Sebagian duduk di lantai mobil. Mobil yang satunya mengangkut peralatan yang baru mereka pakai syuting tadi. Hanya tenda Kyuhyun yang ikut ke dalam mobil yang sudah penuh sesak itu.
"Lho? Ini kan kawasan apartemen Star City, milik Emporis Corporation!" seru Siwon takjub. Tidak ada yang bertanya dari mana namja super kaya itu mengetahuinya. Mereka kadang tak habis pikir mengapa Siwon harus membanting tulang sebagai artis, jika dengan mengikuti ayahnya saja, dia bisa hidup enak. Tapi mereka juga tahu, Siwon ingin berhasil dengan usahanya sendiri.
"Empat tower pencakar langit," gumam Eunhyuk dari balik kemudi.
"Berapa tingginya?" tanya Hangeng sambil mengintip dari jendela.
"Tower A 58 lantai, tower B 35 lantai, tower C 50 lantai, dan tower D 45 lantai." Siwon menjelaskan. "Ini termasuk kawasan mewah di Seoul. Ada fasilitas gym di dalamnya."
"Kau ini…pikiranmu hanya otot saja," protes Heechul.
"Ada mall, supermarket dan kolam renang juga, hyung, jangan khawatir," kata Siwon. Sama sekali tidak merasa diprotes. "Aku dan obeoji pernah ke sini saat diresmikan akhir tahun lalu. Setahuku, dengan cepat keempat tower ini terisi."
"Kau benar, Siwon sshi. DBSK akan tinggal di tower D. Kita akan tinggal di tower C, lantai 11 dan 12." Manager hyung menunjuk agar Eunhyuk mengarahkan mobil ke tower C. Mereka berpisah dengan mobil DBSK yang tadi berbelok ke tower D. "Kami kesulitan mendapatkan 2 kamar yang satu lantai untuk kalian, karena rata-rata sudah terisi."
"MWO?!" Leeteuk terperangah melihat kawasan apartemen yang sangat mewah itu. Rasanya seperti mimpi, dari apartemen kecil dan lusuh, pindah ke kawasan seperti ini. "Apa manager hyung tidak salah? Mungkin maksudnya kami dapat 1 kamar untuk bersama-sama..."
"Dan dengan AC yang hanya ada di ruang tengah seperti di dorm lama." Yesung meneruskan.
"Dan jika sedang panas cuacanya, tahu-tahu kita semua bangun tidak di kamar masing-masing." Ryeowook tersenyum lebar.
"Ne, karena hanya ada AC di ruang tengah, kita semua bergeletakkan di lantai agar tidak kepanasan." Donghae tertawa mengingat hal itu.
"Aku sangat kaget ketika melihat hyungdeul tertidur di ruang tengah. Waktu itu aku juga terbangun karena karena kepanasan." Kyuhyun terkenang kesan pertamanya di dorm ketika cuaca panas.
"Tapi hyung, bagaimana kita ber-sepuluh tidur dalam satu kamar?" Shindong ngeri membayangkannya.
"Tenang saja, apartemen sebagus ini, tidur di lantai pun pasti nyaman." Eunhyuk melirik tower C yang sudah terpampang di depan mata.
"Aku tidur ditenda lagi? Tidak masalah sih." Kyuhyun menepuk tenda yang terlipat di dekatnya.
"Tentu saja masalah!" tolak Leeteuk. "Kau tidur di kasur saja, bisa repot kalau kau sakit lagi."
"Tapi hyung…."
"Aish! Kalian ini bagaimana? Untuk apa kami repot-repot mengangkut semua peralatan kalian? Kami mengangkut barang malam-malam agar tak ada keributan dari para fans." Manager hyung menggeleng melihat sifat ketigabelas asuhannya.
Tetapi itulah yang membuatnya sayang terhadap mereka. Bahkan beberapa rekannya mengatakan ia sangat beruntung, karena Super Junior termasuk artis yang ramah dan sopan. Mereka tidak pernah bertindak sewenang-wenang terhadap managernya. Namun terkadang sifat unik mereka itu cukup membuat repot.
"Kalian akan menempati 2 kamar, satu di lantai 11, satu di lantai 12. Mianhe, kami sudah mencoba mencari yang satu lantai, tapi tidak ada. Terpaksa kalian akan tidur di lantai terpisah." Manager hyung mencoba menjelaskan.
"Lumayan, kita dapat 2 kamar,"kata Shindong senang.
"Ya, setidaknya kita bisa sedikit lega ya." Yesung ikut senang.
"Setahuku, apartemen Star City tidak menyewakan kamar tunggal. Bukankah begitu, manager hyung?" tanya Sungmin. Tak ada juga member SUJU yang bertanya bagaimana Sungmin mengetahui tentang kawasan mewah. Di Super Junior, Sungmin berasal dari keluarga terkaya kedua setelah Siwon.
"Ne. Tidak ada apartemen mewah dengan satu ruang saja," celetuk Kibum yang biasa hidup di luar negeri.
"Akhirnya…ada juga yang paham," ujar manager hyung merasa terhibur. "Kamar yang kami sewa berukuran sekitar 226 meter persegi."
"MWO?!" Beberapa member Super Junior berteriak kaget.
Hanya Siwon, Sungmin, Kibum dan Kyuhyun yang tidak. Sebenarnya Kyuhyun cukup tahu mengenai Star City, hanya saja, mengikuti pembicaraan hyungdeul yang lucu sangatlah menyenangkan. Jika diurutkan berdasarkan latar belakang kekayaan orang tua, Kyuhyun berada di urutan ketiga.
Seonsaengnim, kau sedang mengungsikan kami dari apa? Apartemen semewah ini, yang dicari selain kenyamanan, adalah keamanan juga. Pasti mereka menggunakan banyak CCTV, bahkan pengenal sidik jari. Tidak ada fans atau stalker yang mudah menyusup, karena mereka akan langsung dikenali….
Manager hyung terpaksa menutup telinganya yang menerima teriakan sembilan orang sekaligus. "Ada 4 kamar tidur, 2 kamar mandi, ruang makan, ruang keluarga, dapur, dan banyak lagi. Itu dalam 1 kamar. Mungkin aku harus menggunakan istilah 1 unit untuk kalian."
"Apa kita tidak bermimpi?" Heechul terperangah.
"Satu kamar saja sudah lebih luas dari dorm kita sebelumnya." Donghae memeluk Ryeowook dengan senang.
"Ini dua lho! Dua!" Kangin mengingatkan.
"Sepertinya memang kita bermimpi." Ryeowook menangis bahagia.
"Daripada ribut, bagaimana kalau kalian mengatur pembagian kamar? Misalnya dongsaeng dan hyung?" usul sang manager. Namja itu menunjukkan pengenal kepada sekuriti, kemudian mobil pun masuk ke lokasi parkir setelah mendapat ijin.
"Ah, benar juga!" Leeteuk menepukkan kedua tangannya penuh semangat.
"Aku, Chullie, Hankyung-ah, Sunggie, dan Shindong-ah di lantai 12," usul Leeteuk sambil turun dari mobil. "Sungminnie, Hyukkie, Donghae-ah, Wookie dan Kyuhyunnie di lantai 11."
"Teuki hyung, aku tak mau berpisah denganmu," rengek Donghae.
"Biar aku saja yang pindah ke lantai 11, Teuki hyung," usul Yesung. "Jadi ada yang mengawasi dongsaengdul."
"Ah! Usul yang bagus, Sunggie. Kalau begitu, pembagian kamar sudah cocok." Sang leader tersenyum puas. Ia sadar, Donghae sudah dititipkan kepadanya.
"Kalian tidak mau tinggal di dorm juga?" tanya Eunhyuk kepada member yang selama ini tidak di dorm bersama mereka.
"Tidak. Kami di rumah saja," sahut Kangin, Kibum dan Siwon serempak.
Manager hyung mengumpulkan ketiga belas namja yang sudah turun dari mobil itu. Ia melirik ke arah Siwon yang menenteng tenda Kyuhyun. Ingin rasanya meminta namja itu meninggalkannya di dalam mobil. Tapi pasti Kyuhyun akan menolak.
"Ini kawasan mewah, aku minta tolong, kalian tutup mulut selama mungkin. Setelah sampai di kamar, barulah kalian boleh mengatakan apapun. Arra?"
"Arraseo!" seru semuanya serempak.
Namun tutup mulut bagi Super Junior tak lebih diam dari gumaman di mana-mana. Manager hyung berusaha menutup telinganya sementara mengurus semua keperluan di front office. Setelah mendapat sebelas kunci, ia membagi-bagikannya sesuai pembagian kamar oleh Leeteuk tadi. Mereka pun naik hingga ke lantai 11.
"Hyungdeul tidak ke lantai 12?" tanya Sungmin.
"Kami akan memastikan kalian aman dulu," ujar Leeteuk yang dijawab gumaman dongsaengdulnya. Mereka yakin Leeteuk hanya tidak bisa menahan teriakannya lebih lama lagi.
Benar saja, begitu manager hyung membuka kamar mereka dilantai 11, Leeteuk menjerit paling keras begitu pintu menutup. Donghae dan Eunhyuk langsung berlarian ke seluruh penjuru dorm baru mereka.
"Dapurnya mewah!" seru Ryeowook. Namja itu mulai membuka satu per satu lemari dapur.
Kyuhyun tak beranjak dari dekat pintu. Dia mengutak-atik system keamanan di sana bersama Kibum untuk mempelajarinya. Ada layar kecil yang bisa mereka pergunakan untuk melihat siapa yang datang di depan pintu dorm.
"Kau sudah mengecek di mana pintu daruratnya?" tanya Kibum.
"Kita cek bersama, Kibum hyung," kata Kyuhyun sambil beranjak keluar diikuti Kibum. Kangin yang melihat ulah kedua namja 'genius' itu hanya bisa menggelengkan kepala.
"Akhirnya! Kali ini aku bisa mandi dengan tenang," kata Eunhyuk senang. Ia berpindah dari kamar mandi yang satu ke yang lain. Keduanya memiliki bath up dan shower. Seluruh unit itu benar-benar di design dengan mewah. Beberapa sofa besar yang terletak di ruang tengah cukup lega untuk menampung tiga belas orang jika sudah berkumpul.
"Meja makan lama aku letakkan di lantai 12," kata Manager hyung.
"Meja itu sudah sejak aku training," sahut Leeteuk tersenyum. Ia senang meja makan tersebut termasuk barang yang dibawa. Banyak kenangan di sana.
Kibum dan Kyuhyun sudah kembali dari mengecek pintu darurat, letak pemadam api, saklar pengaman dan sebagainya.
"Ini ruang pakaian," kata Manager hyung menunjuk ruangan besar yang paling dekat pintu masuk. "Kalian bisa meletakkan pakaian dan sepatu serta aksesoris grup di sini."
"Whoa! Aku baru kali ini melihatnya!" seru Leeteuk kagum. "Jadi ingat artis siapa itu? Yang punya ruang seperti ini?"
Tak ada dongseangdulnya yang menjawab.
"Kita kan juga artis, hyung," kata Kangin mengingatkan hyung tersayangnya.
"Ah! Aku lupa," kata Leeteuk sambil tersenyum lebar.
Sungmin berjalan ke sebuah kamar yang sedikit terasing dari yang lain. Jika memasuki dorm, kamar itu terletak di bagian kanan. Harus melewati koridor dan kamar mandi dahulu sebelum mencapai pintu kamar. Kamar lain, pintunya bisa langsung terlihat begitu mereka berada di ruang tengah.
"Aku di kamar ini saja, Teuki hyung," kata Sungmin.
"Silahkan," kata Leeteuk. Ia masih terkagum-kagum melihat dorm baru mereka. Semua kamar dan ruangan dilengkapi AC.
"Ini kamar paling besar sepertinya," kata Yesung saat melihat kamar yang ada pojok kiri. "Ryeowookie, kau tidur bersamaku saja. Kamar ini sangat besar."
"Ne, hyung," Ryeowook melihat kamar itu dan mengangguk. Ia sudah terbiasa sekamar dengan member lain.
"Teuki hyung, aku sendiri saja," usul Eunhyuk sambil menunjuk kamar yang pintunya berseberangan dengan pintu kamar Yesung. "Bolehkah?"
"Aku tidur di mana?" tanya Kyuhyun. Sebagai magnae, ia tidak berani memilih tempat seperti hyungnya yang lain.
"Sungminnie, kau tidak keberatan sekamar dengan Kyuhyunnie?" tanya Yesung, lebih tepat jika dikatakan meminta daripada bertanya. "Kamar yang lain akan digunakan untuk manager hyung jika menginap di dorm."
"Aku tidak keberatan," kata Sungmin sambil merangkul pundak Kyuhyun. "Akan kupastikan kau selalu meminum obatmu, magnae."
Kyuhyun mendecak kesal, membuat yang lain tersenyum.
"Bagus! Urusan di sini sudah beres. Kami akan ke lantai 12. Baik-baiklah di sini," kata Leeteuk.
Petugas yang mengangkut bawaan mereka datang. Mereka menurunkan barang-barang untuk penghuni dorm lantai 11. Kangin dan Kibum ikut ke lantai 12 untuk membantu hyung kesayangan mereka berbenah.
"Kyuhyunnie, kau duduk saja. Biar aku yang membereskan barang-barangmu." Siwon mencegah Kyuhyun yang sudah beranjak hendak mengambil koper dan barang-barangnya.
"Ya! Siwon hyung! Lalu aku harus apa selama kalian berbenah?"
Sungmin menarik Kyuhyun dan memaksanya duduk di sofa, menyalakan televisi, menyelipkan PSP ke tangan sang magnae, bahkan menyambungkan kabel PS ke pesawat televisi. "Kau sekarang tinggal pilih: menonton televisi, main PS, atau main PSP. Arra? Jika kau beranjak dari sofa, aku pastikan kau akan menyesal."
Kyuhyun merengut mendengar ancaman hyungnya yang berwajah imut itu. Meski Sungmin mengucapkannya sambil tersenyum sangat manis, ia tahu Sungmin tidak main-main.
Ketika sore hari, semua member di lantai 11 tertidur bersama di ruang televisi karena kelelahan, apalagi mereka belum tidur semalaman. Sepertinya member di lantai 12 pun melakukan hal yang sama.
.
.
Kekuatan pengaruh SM sangat besar. Meski pers yang diijinkan oleh mereka sudah meliput pembuatan MV dan pemotretan, tak satupun kabar yang keluar. Berbagai spekulasi di luar berkaitan dengan rambut Kangin, juga issue kembalinya Kyuhyun menjadi pembicaraan hangat.
Beberapa hari setelah itu, media massa dan televisi meluncurkan gambar siluet untuk album kedua Super Junior. Di sana terlihat jelas ketiga belas sosok member junior yang berupa siluet. Kepastian mengenai kembalinya Kyuhyun pun terjawab. Tinggal thema yang diusung oleh album kedua mereka yang masih menjadi tanda tanya.
.
12 September 2007
"Kyuhyunnie, bangun… Kau harus berolahraga."
Kyuhyun membuka matanya, melihat Sungmin tersenyum di samping ranjangnya, kemudian kembali memejamkan matanya dan menarik selimutnya hingga ke kepala.
"Kok malah tidur lagi?" Sungmin mencoba menarik selimut Kyuhyun, namun Kyuhyun menahannya dengan kuat.
"DIngin sekali AC-nya, Sungmin hyung… Jangan tarik selimutku…"
"Dingin?" Sungmin mengerutkan kening. Sejak kemarin, Kyuhyun selalu mengeluh kedinginan, sampai akhirnya Sungmin mematikan AC kamar mereka. Dengan kuatir, Sungmin meraba kening Kyuhyun. Panas. "Aish! Kyuhyunnie, kau demam!"
"Aniyo… Aku hanya kedinginan," tolak Kyuhyun. Dia hafal kebiasaan Sungmin. Pasti setelah ini ia akan disuruh seharian di tempat tidur, makan bubur dan minum obat. "Menyebalkan! Kenapa tubuhku jadi lemah begini?"
Gumaman itu tertangkap oleh Sungmin, membuat namja itu merasa kasihan kepada sang magnae. Kondisi Kyuhyun memang jauh sekali berbeda dengan sebelum kecelakaan. Banyak hal kecil yang bisa membuat tubuhnya menjadi sakit. Sampai-sampai Siwon pernah berharap agar sakit Kyuhyun dia saja yang menanggung, karena tubuhnya paling kuat.
Mereka selalu mengatur agar Kyuhyun tidak terlalu lelah, beristirahat dengan cukup, makan dan minum obat tepat waktu. Tetapi semua itu tidak juga membuat kondisi Kyuhyun stabil. Diam-diam mereka sangat kuatir jika masa promo dimulai, belum lagi kegiatan Kyuhyun di SJ KRY.
Leeteuk dan manager hyung sudah mengatur agar SJ KRY sementara beristirahat, dan kemunculan Kyuhyun di variety show, interview maupun lainnya diliburkan sementara sampai kondisi Kyuhyun memungkinkan.
Kyuhyun tiba-tiba membuka selimutnya, dan beranjak bangun.
"Mau kemana?" tanya Sungmin keheranan.
"Mau olahraga. Pesan Uisa kan juga begitu, supaya aku bisa lebih lancar bergerak." Kyuhyun mengenakan sandal kamarnya. Namun saat ia bangun, dinding kamar yang beberapa hari lalu dipasang wallpaper serba pink oleh Sungmin. tampak berputar. Kyuhyun kembali terduduk di kasur.
"Kyuhyunnie, gwenchana?" Sungmin mencoba memaksa Kyuhyun tidur kembali. "Uisa menyuruhmu olahraga itu jika kau sehat. Kalau sedang begini, kau harus istirahat!"
Sang magnae mendengus kesal. Istilah olahraga baginya saat ini, tidak lebih dari belajar berjalan, dan gerakan-gerakan relaksasi maupun peregangan. Itu pun dengan jumlah set yang sedikit sekali. Seminggu sekali Uisa akan memantau kemajuan gerak tubuhnya. Sampai kemarin, dia masih dinyatakan tidak boleh melakukan gerakan dance mau pun berlari dan melompat.
"Hyung, jebal, aku istirahat di ruang tamu saja." Kyuhyun merajuk sambil memandang Sungmin dengan mata penuh harap. Melihat itu, Sungmin hanya bisa mengalah. Ia pun membantu Kyuhyun berjalan hingga ke ruang tengah.
Hyungdeul yang sudah berkumpul untuk makan pagi, memandang dengan cemas.
"Kyuhyunnie, gwencahana, saeng?" tanya Leeteuk sambil menyuruh yang lain mengosongkan salah satu sofa yang berada tepat di depan televisi. "Aish! Kau demam lagi.."
"Kalau begitu, tunggu sebentar, aku masakkan bubur untukmu," kata Ryeowook sambil beranjak ke dapur.
"Aku mau fried rice Hankyung hyung saja," kata Kyuhyun sambil mendudukkan tubuhnya di sofa. Sungmin memberikan PSP untuk menemaninya jika bosan.
"Mana bisa begitu?!" tegur Kangin.
"Tenanglah, Kyuhyunnie, kalau kau sudah tidak demam lagi, hyung akan masakkan untukmu," kata Hankyung sambil tersenyum.
"Aish! Pabo! Siapa yang membocorkan hal ini?!" Heechul masuk ke dorm lantai 11 sambil berteriak kesal. Ia melempar sebuah surat kabar yang memuat fotonya sedang memunggungi kamera, memperlihatkan jaketnya yang bertuliskan kanji china untuk 'Hee' yang ia buat sendiri dengan susah payah. Padahal ia ingin itu menjadi kejutan bersamaan dengan munculnya foto member lain.
"Dari mana gambar ini bocor?" tanya Siwon terkejut.
"Dari internet," sahut Kibum. "Aku juga terkejut saat melihatnya."
"Tenang saja, pihak SM tidak akan tinggal diam." Leeteuk menenangkan Heechul yang kecewa dengan pemunculan fotonya.
.
Apa yang dikatakan Leeteuk terbukti. Keesokan harinya, pihak SM mengumumkan secara resmi konsep lagu terbaru Super Junior. Lebih cepat seminggu dari yang direncanakan, karena terjadi kebocoran informasi mengenai foto Heechul.
Arirang pun meluncurkan trailer MV Don't Don dan proses pembuatannya dalam acara On Location pada hari yang sama. Saat itu, seperti biasa, semua member Super Junior tengah berkumpul makan pagi di dorm lantai 11.
'Whoa! Itu liputan pembuatan MV kita!" seru Eunhyuk senang. Namja itu langsung melompat ke sofa, di mana Kyuhyun sedang duduk bermain PSP.
"Aish! Pasti keren sekali!" seru Donghae.
Semua member bersemangat berkumpul di depan televisi. Hanya Hankyung yang tampak berjalan dengan setengah hati dari dapur tempatnya berdiri. Kyuhyun diam-diam menatap hyungnya itu penuh tanya. Dari tatapan Hankyung kepadanya, Kyuhyun curiga sesuatu yang buruk akan segera mereka terima.
Wawancara dan liputan pun bergulir dari stasiun televisi terkenal itu. Hankyung dan Kyuhyun, tidak seperti member lain yang senang, justru merasa was-was. Kyuhyun tanpa sadar memajukan tubuhnya saat mereka mulai meliput syuting terhadap Henry, Donghae dan Eunhyuk.
"Sekarang, teman kami, Henry sshi, akan memainkan solo biola," kata Eunhyuk di layar kaca.
Kamera pun mengarah kepada mereka bertiga, lalu terfokus kepada Henry yang tengah memainkan biola.
"Dancer terbaik dalam grup, Eunhyuk sshi dan Donghae sshi berkolaborasi dengan seorang bintang tamu istimewa, seorang pemain biola elektrik dari China, Henry sshi. Wow! Dia melakukan sesuatu yang mengagumkan!" kata reporter yang berperan sebagai narator ketika Henry memainkan biolanya sambil mensejajarkan tubuhnya dengan tanah. "Henry sshi adalah member baru di sub unit terbaru Super Junior untuk industri musik China... Super Junior China!"
"MWO?!" Seruan-seruan kaget terdengar memekakkan telinga.
Kyuhyun hanya bisa menahan nafas, lalu menoleh ke arah Hankyung.
"Hankyung hyung, inikah yang hyung maksud waktu itu?" tanya Kyuhyun, membuat semua menoleh ke arah magnae mereka dan Hankyung.
"Apa-apaan ini? Kenapa kalian berdua tahu, sedangkan aku tidak tahu apa-apa?" protes Leeteuk kaget bukan kepalang.
"Hankyung hyung, apakah Seonsaengnim akan memisahkan kita?"
Pertanyaan Kyuhyun membuat Hankyung terkejut.
"Aku tak tahu apa-apa soal itu," kata Hankyung sungguh-sungguh. "Aku hanya tahu kalau Super Junior China akan dibentuk. Aku dan Henry sudah dipastikan masuk. Dan kemungkinan…"
"Bukan kemungkinan… tapi aku 100% akan masuk ke sub grup itu, bukan?" Kyuhyun merasa matanya panas.
"Ini gila! Kyuhyunnie belum sembuh benar!"
Kali ini wajah Leeteuk benar-benar merah padam. Ia menatap kedua dongsaengnya yang masih saling berpandangan. Semua member yang lain terdiam, mereka tak tahu harus berkata apa mendapat kejutan berturut-turut seperti itu.
.
.
TBC
.
.
Aigoo… apa yang akan terjadi selanjutnya?
.
Gomawo buat semua review dan usulan yang masuk
Gomawo buat semua reader yang mengikuti ff ini
Jangan segan review karena yang quest juga bisa review
Untuk yang ingin melihat foto dan video yang berkaitan dengan ff ini,
Misal pose patung yang Kyuhyun tiru wkwkwk
Add saja fb author :
www titik facebook titik com /iyagi7154
Kamsahamnida
.
.
Jawaban Reviews chapter 6
vha chandra 10/27/12 Gomawo
yukari 10/27/12 Gomawo
ryeofha2125 10/27/12 Gomawo reviewnya
shizuku m 10/27/12 Thank you very much wkwkwk Chingu tahu? Author langsung membayangkan Henry saat membaca review chingu. Untung author bisa bahasa inggris. (author narsis ketularan oppadeul #plak)
kyuzi 10/27/12 Coba di adaa alamat FB author aja. Ada di atas, dekat TBC.
ChoI Jaeseumin Hyangsu 10/27/12 Gomawo reviewnya
Kim ryokie 10/27/12 Coba dilihat lagi, chingu. Banyak ledakannya, yang besar 2. Itu beneran lho…tetangga pada manggil mobil polisi wkwkwk…kebayang deh situasinya
ArenaKyuminElf 10/27/12 Ne. Itu benar.
lalalala 10/26/12 Tahu soal apa? Gomawo udah review
Gyurievil 10/26/12 It's real. Kyuhyun benar-benar nggak tahu dan ngecek lokasi hyungdeulnya. Ada dibahas di Sukira.
Sachiko Yamaguchi 10/26/12 Di chapter ini dijelaskan. Ne, Kyuhyun hanya bilang 10-20 tahun. Cuma dia yang tahu kondisinya (*hiks)
meyminimin 10/26/12 Sebagian memang fakta chingu
Keyra Kyuunie 10/26/12 Ne, benar
FiKyu 10/26/12 Gomawo udah ngikutin ff ini. Jangan segan review ya, biar author bisa jalan terus.
MyKyubee 10/26/12 Kalau ini genre jadi romance, pasti bukan author yang nulis hehehe
Guest 10/26/12 Ne. Gomawo reviewnya.
careon88 10/26/12 Iya, kenyataannya memang begitu. Gomawo udah mereview, chingu.
dhianelf4ever 10/26/12 Ledakan dari bahan peledak. Mereka memang memakainya untuk pembuatan Don't Don. Bukan memakai special efek. Dan yang dipakai saat malam hari pertama itu yang paling besar.
sarangchullpa92 10/26/12 Ini bukan konflik buatan. Memang benar ada ledakan dan sudah direncanakan. Hanya saja Kyuhyun dan warga yang di situ tidak tahu. Lokasinya ish luas banget, nggak akan membahayakan penduduk lain. Tetapi suaranya sangat besar sehingga mereka menelepon polisi.
Sama-sama suka Harpot
1414 10/26/12 Bukannya Sungmin sering berinteraksi dengan Kyu? Iya, lagu Happines itu dibuat saat Summer SMTown 2007. Kyuhyun sudah jadi member SUJU sejak Mei 2006
Fitri MY 10/26/12 PAtungnya bisa dilihat di FB author. Alamatnya ada di bawah TBC. Posenya mirip film titanic
Cho rae in 10/26/12 Ledakan untuk adegan menjelang akhir MV, tapi diambilnya di hari pertama pembuatan MV
Guest 10/26/12 Bukankah TBC kudu begitu? Hehehe Gomawo reviewnya
Persai Suju 10/26/12 Bukan digendong. Kyu nggak mau kelihatan lemah di depan orang lain. Makanya hyungdeulnya jadi begitu. Di bandara dia nyender di tembok, sedikit ke Zhoumi, tapi nggak ada yg boleh mapah dia krn dia nggak mau kelihatan sakit. Sungmin jadi terpaksa ular2an. Henry di depan buat jaga2 kalau Kyu ambruk. Siwon bawain ransel Kyu. Di mobil, Manager hyung narik agar Kyu bisa naik karena udah lemas sekali.
Kalau putar MV atau perform Don't Don, coba focus ke Kyu terus. Nanti akan kelihatan dia masuk dan keluar. Selalu dari kiri layar.
Bukan. Kyu niat mutihin rambut sejak di rumah sakit. 2 bulan ngerencanainnya. Sungmin dan Hankyung berinisiatif dengan warna sama hanya modelnya berbeda. Mereka berniat menemani Kyuhyun smabil menyamarkan saat perform dance.
Kyuhyun berharap masih bisa bekerja dan bersama yang lain 10-20 tahun lagi,…soal maksud, kudu tanya Kyu kenapa dia hanya menyebutkan 2 angka itu …semoga dia selalu sehat
Bukan. Yang di maksud acara arirang yg on location, saat pembuatan mv dan promo pertama.
Ani. Yg Kyuhyun pampang kan yg atas. Dia punya scar di dada ke perut. Makanya kalau pun pakai baju berleher rendah, akan berhenti sebatas tulang dada. Pas push up di SJ M dia pakai baju longgar, Zhoumi langsung membantu mengeratkan leher bajunya agar tidak tersorot kamera.
Gomawo, author senang baca reviewnya (^_^) Merasa tidak sia-sia capek bikin ff
stevy see 10/26/12 Gomawo reviewnya, chingu. Di chapter ini akan dijelaskan.
dhedingdong 10/26/12 Tebakan chingu benar hahaha
Andhisa Joyers 10/26/12 Soal itu, ditunggu saja, chingu. Gomawo
10/26/12 . chapter 6
Masih ada. Kalau scar nya Leeteuk dibagian wajah di operasi plastic oleh pihak SM. Ne, Kyuhyun bisa membuat orang sayang banget ama dia, padahal dia jahil abis
NaraKim 10/26/12 Gomawo chingu. Reviewnya udah bikin author senang kok. Jangan bosan ya.
SunakumaKYUMIN 10/26/12 Gomawo. Iya, kadang author kasihan ama Changmin yang kudu nahan perasaannya sendiri.
Princess Kyunnie 10/26/12 .Scene itu memang sudah ada dalam point yang akan dimuat. Ditunggu aja chingu. Gomawo
tinaff359 10/26/12 Wkwkwk… iya nih, soalnya di FS sudah gitu, langsung author lanjut aja. Kebayang lagu ceria mereka katakan dengan nada sedih dan mengancam. Pantas Kyuhyun takut, mana ada latar belakang kejadian sebelumnya
Ryeofha2125 10/26/12 Gomawo chingu
Jmhyewon 10/26/12 Bolanya ada di chapter ini. Gomawo reviewnya, jangan bosan ya
tya andriani 10/26/12 Gomawo udah ngikutin ff ini dan mereview
Kyuline 10/26/12 Trauma? Kayaknya nggak. Dia cuma nggak mau cerita soal kecelakaan sampai 3 tahun…tapi akhirnya sudah bisa, bahkan lagunya yang Love Again itu adalah ciptaannya. Menceritakan tentang perasaannya mengenai kecelakaan 2007 yang mengubah hidupnya. Tapi Kyuhyun tidak suka terhadap rumah sakit dan rasa sakit. Tubuhnya menjadi lebih peka. Itu sebabnya jika ada adegan2 menyakitkan, dia kelihatan banget takutnya.
Nuryewookie 10/26/12 Iya, dia muncul sebentar. Begitu pun di lagu The Man in Love.
Princess kyumin 10/26/12 BUkan efek. SUJU memakai bahan peledak sungguhan untuk MV ini. Soal akhir cerita…mari kita ikuti saja hehehe
umi elf teukie 10/26/12 Coba di add alamat FB author, ada di bawah TBC chapter ini chingu
reaRelf 10/26/12 . Yang meledak adalah bahan peledak. Tetapi oppadeul…bisa dibaca di chapter ini hehehe
Momo ShinKaI 10/26/12 Happiness itu lagu untuk Summer SMtown 2007 yang dinyanyikan SUJU. Tetapi MV nya dibuat sedemikian rupa sebagai rasa terima kasih SUJU terhadap para fans, dan sebagai rasa syukur karena Kyuhyun beranjak sembuh (waktu dibuat belum keluar RS). Dan adegan2 di dalamnya mmg ditujukan untuk sang magnae dan elf. Coba aja dilihat lagi. So sweet banget
Kim RyeongNa 10/26/12 Petinggi SM di ff ini aja yang begitu
Soal Kyuhyun author tidak tahu, tapi mmg agak istimewa ya, krn dia sampai batal ke USA krn Kyuhyun
gaemwon407 10/26/12 Gomawo reviewnya.
lee gyuraaa 10/26/12 MV nya benar,kalau lagunya memang sudah ada duluan
kyuzi 10/26/12 Gomawo reviewnya chingu. ALamat fb author ada di bawah TBC kalau mau lihat2 foto atau video
Evilkyu Vee 10/26/12 Yah, bidangnya memang dekat2 hal itu. Gomawo reviewnya chingu
natal 10/26/12 .Gomawo chingu
sitara1083 10/26/12 Bukan yang ditulis. Yang diucapkan. Pejamkan mata (halah), dengarkan reporter yang mengatakan dalam bahasa inggris saat Henry di focus ketika bermain biola. Disebutnya Super Junior China, bukan M. soal nama ini mmg pernah di bahas oleh suju m saat promo
Tidak ada yang ngasih tahu Kyuhyun kalau mereka bakal pakai peledak. Sebenarnya Kyuhyun cerita dia lagi baca buku waktu itu, tetapi hyundeul langsung protes…makanya chingu tulis PSP. Karena apa lagi yg selalu Kyuhyun tutupi dengan istilah baca buku? hehehe
kyuminjoong 10/26/12 Iya, terima kasih buat reviewnya, chingu. Jangan bosan ya. Hanya review yang bahas hal2 menarik atau bertanya yg bisa bikin author dapat ide baru. Gomawo
wolfy 10/26/12 Main bahan peledak hahaha
kyuqie 10/26/12 Gomawo reviewnya
qeqey raekyuminnie 10/26/12 Hyungdeul paling suka tuh kalau Kyuhyun kehilangan otaknya. Jarang-jarang kejadian sih, …kapan lagi bisa ngerjain?
Ne, SJ banyak banget cobaanya, dan mereka selalu tegar
aninkyuelf 10/26/12 Kyuhyun itu nggak suka kalau hyungdeulnya terlalu melindungi, tapi dia juga manja luar biasa. Hehehe. Makanya wookie selalu bilang Kyuhyun itu manly sekaligus imut
ShillaSarangKyu 10/26/12 Gomawo reviewnya chingu
xoxoxo 10/26/12 Sebenarnya Leeteuk juga niru anime lho hehehe.
Park Nara Quinnevil 10/26/12 Yang paling besar saat adegan dance terakhir. Kalau yg jalan 2-2, itu peldak sedang. Yg lain, tiang2 api gitu pakainya…kebayang panasnya lokasi kayak apa…belum lagi lampu sorot
Iya, itu lirik lagu happiness. Auhtor tulis berdasarkan giliran menyanyikannya juga, tapi setengah lagu aja karena diulang 2 kali dan bagian akhir part kedua agak beda karena jadi penutup
PurpleEgg-Kyu 10/26/12 Yang jelas kejadiannya di Nanjing, tapi udah sempat bertahan sampai mau ke backstage.
Guest 10/26/12 Betullll
ayu wandira 10/26/12 Gomawo reviewnya
dinikyu 10/26/12 Tidak seratus persen nyata
asa 10/26/12 Iya, sampai saat ini Siwon masih suka sedih kalau lihat scar nya Kyuhyun. Maklum sih, soalnya Siwon kan perhatian banget ama penampilan kulit….
JK0603 10/26/12 Nanti ditendang SHindong lho hahaha. Gomawo reviewnya
kihyun 4orever 10/26/12 Ne, MV nya dibuat untuk Kyuppa
Bella 10/26/12 Author juga suka tuh ngebayangin kyppa terpojok. Kalau genre romance, udah seru kali adegan selanjutnya wkwkwk. Tapi benar kata Kyu, satu aja bisa mati. Kan tulang pinggulnya pernah patah hehehe
ay 10/26/12 Kibum itu radarnya soal Kyuhyun memang asli jalan lho kalau di kenyataan
vietaKyu 10/26/12 Gomawo reviewnya, chingu
riyuri 10/26/12 Mereka memang sahabat yang benar-benar jarang ada di jaman sekarang. Ne, gomawo buat usulannya.
Guest 10/26/12 Di chapter ini sudah terjawab.
misskyuKYU 10/26/12 Soal oplas tidaknya belum tahu. Tidak semua bekas bisa di oplas setahu author. Apalagi bekas operasi besar. Dibuat kikuk gimana maksudnya?
hanifElfkyu 10/26/12 Bukan. Yang itu di dalam gedung, bahaya kalau pakai peledak. Itu adegan yang di luar gedung
Blackyuline 10/26/12 Gomawo reviewnya chingu
GaemRa Kyu-Uke 10/26/12 Ne. gomawo reviewnya
