Title : RISING STAR Chapter 10
Genre : Brothership
Rating : Fiction T
Cast : Kyuhyun, Leeteuk, Heechul, Hankyung, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, dan Kibum.
Disclaimer : All them belong to themselves and GOD.I own only the plot.
Warning : Typos, Geje , Don't like it? Don't read it please.
Summary : Percaya deh, hyung, aku ini pembawa keberuntungan. / Tanpa kau, GDA itu tidak ada artinya! / "Uljima! Uljima! Uljima! Uljima!" / "Kau mau mencicipinya pertama kali, Kyuhyunnie?" / Jebal, Teuki hyung, jangan teruskan permohonanmu.
.
.
.
"Kyuhyunnie, jeongmal mianhe… Hyung tidak bisa menanggung apa yang kau rasa sekarang," gumam Leeteuk sambil menangis. "Bertahanlah, saeng… Aku tak mau terpaksa meninggalkanmu lagi… Bertahanlah beberapa hari lagi, setelah itu, kau harus berobat, arrachi?"
Leeteuk mengelus kepala Kyuhyun yang masih tertidur, kemudian menangis di sebelah magnae-nya. Hanya ini yang bisa ia lakukan sebagai seorang leader. Ia hanya berharap, yang ia lakukan sudah cukup untuk meringankan beban Kyuhyun.
.
.
.
RISING STAR
Chapter 10
.
14 Oktober 2007
Kondisi Kyuhyun mulai membaik setelah seharian tidur. Selama itu, hyungdeul bergantian menemaninya di dorm. Ketika giliran Heechul, Kyuhyun melihat hyungnya itu mengumpat-umpat di depan laptopnya.
Kyuhyun tengah merebahkan diri di sofa panjang depan televisi, sementara Heechul duduk di lantai sambil meng-update statusnya lewat laptop. Di meja, terdapat beberapa cemilan untuk mereka berdua. Ryeowook sudah menyiapkan makanan juga di meja makan sebelum berangkat untuk latihan.
"Ada apa, hyung, kenapa marah-marah begitu?" Kyuhyun menurunkan buku yang sedang dibacanya.
"Tidak apa-apa." Tapi mata itu berbicara lain. "Jangan buka internet, arrachi? Dasar antis tidak tahu diri!"
"Pasti tentang aku ya?" Kyuhyun menebak. "Coba kulihat.."
Kyuhyun beranjak untuk bangun, tetapi Heechul langsung menutupi laptopnya dengan tangan. "Bukan sesuatu yang penting. Hanya orang-orang yang tidak punya kerjaan selain mencari kesalahan orang lain," gerutu Heechul.
"Soal nyanyian kemarin?"
"Begitulah, memangnya siapa mereka?"
"Nyanyianku memang tidak maksimal..."
"Tapi itu bukan alasan mereka untuk menyalahkanmu!"
"Pasti kesalahanku sehingga Charice…."
"Tidak! Charice kalah di Star King, sama sekali bukan karena kau!" Heechul berteriak kesal dan bangun dari duduknya. "Mereka tidak berhak berkata bahwa kau membuat lagu yang dibawakan Charice jadi rusak!"
Heechul tertegun. Ia untuk beberapa detik kehilangan kata-katanya ketika melihat Kyuhyun memunculkan evil smirk nya. Tanpa ia sadari, Kyuhyun mengarahkannya kepada sebuah pengakuan. Padahal jika ia memikirkan ulang, kata-kata Kyuhyun hanya mengulang kalimatnya.
"Gomawo, Heechul hyung sudah memihakku," kata Kyuhyun tersenyum. Namun tak urung matanya terlihat sedih. "Jadi Charice kalah kemarin ya? Aku bahkan tak melihat pengumumannya. Pasti dia merasa kecewa sekali, demikian juga fans yang mendukungnya."
"Aniyo!" Heechul langsung duduk di sebelah Kyuhyun. "Mianhe, Kyuhyunnie, aku sudah mengatakan kabar tak enak tentangmu. Seharusnya kau jangan memancingku…"
"Itu bukan kesalahan Heechul hyung…" Meski Kyuhyun sudah berkata begitu, wajah Heechul tetap kelihatan muram. Ia merasa sangat bersalah karena membuat Kyuhyun bersedih.
Bagaimana cara memulihkan Heechul hyung? Aku tak mau dia begini terus. Seperti bukan Heechul hyung saja…
Kyuhyun lalu pura-pura membuang pandangannya ke arah lain. Jarang sekali ia melihat Heechul cemas seperti itu. Kadang ia bertanya-tanya, seandainya ia tidak mengalami kecelakaan parah, apakah hubungan mereka akan sebaik ini.
"Kyuhyunnie, Charice pasti tidak berpikir begitu." Heechul berusaha menghibur. "Hanya beberapa fans-nya saja yang tidak berpikir panjang. Dia yang memilihmu, dia juga tahu kondisimu sedang tidak baik, dan dia juga yang menutupi kekuranganmu kemarin. Jadi, Kyuhyunnie, jangan menyalahkan diri sendiri! Lagipula bukan duet kalian yang dinilai!"
"Ah! Aku jadi mau menangis." Kyuhyun kembali merebahkan dirinya di sofa dan menutup wajahnya dengan bantal kursi. "Suaraku memang jelek sekali kemarin."
"Siapa bilang? Suaramu membuat semua terpesona. Aku juga seperti meleleh mendengar kalian bernyanyi."
"Jangan bohong!" Kyuhyun menurunkan bantalnya dan mendelik ke arah Heechul. "Kalau meleleh, Heechul hyung sudah mati sekarang."
"Aish!" Heechul mendecak kesal. "Aku kan bilang 'seperti'! Bukan benar-benar meleleh!"
"Nah! Heechul hyung berbohong, bukan?!"
Heechul kembali bingung ketika Kyuhyun lagi-lagi menutup wajahnya.
"Aku sangat sedih," kata Kyuhyun dengan suara yang terdengar begitu memilukan. "Kenapa aku jadi memalukan begini? Suaraku sangat jelek."
"Suaramu bagus!" seru Heechul mulai geram.
"Penampilanku memalukan…" isak Kyuhyun.
"Aniyo! Kau tampil baik sekali." Heechul bingung harus marah atau membujuk.
"Aku sangat bodoh…" Suara Kyuhyun semakin memilukan.
"Kalau kau bodoh, lalu Wookie apa?" Heechul mulai putus asa.
"Dance ku sangat buruk…." Suara isakan muncul lagi dari balik bantal.
"Dance mu lucu dan imut! Kalau tak percaya, tanyalah kepada yang lain!" Heechul sungguh-sungguh berharap member lain ada di sini saat ini. Ia tak tahu bagaimana cara membujuk.
"Aku lebih pendek dari Changmin-ah…"
"Aish! Dia itu yang ketinggian!"
"Aku jelek dan buruk rupa."
"Aniyo!" Heechul mulai benar-benar kesal. "Kau itu sangat tamp…"
Tiba-tiba Heechul tersadar saat Kyuhyun menurunkan bantalnya sambil menampilkan evil smirk nya.
"Teruskan, hyung!" Kyuhyun langsung duduk dengan wajah gembira. Sama sekali tak ada bekas tangisan di wajahnya. Menyadari sang magnae hanya berpura-pura, senior evil itu melotot kesal.
"Ya! Cho Kyuhyun! Sampai kapan pun, aku tak akan pernah mengakui ketampananmu! Kau itu jelek! Jelek! Jelek!"
Kyuhyun nyaris tergelak. Namun akhirnya ia mengganti tawanya dengan tawa pendek-pendek dan senyum lebar. Heechul menggelengkan kepalanya dengan kesal.
"Kau ini… kenapa tidak bisa manis sedikit sebagai magnae?"
"Heechul hyung kan tidak suka kalau ada yang lebih manis dari hyung."
Kata-kata Kyuhyun membuat Heechul tersenyum. Dia memang kesal jika melihat Sungmin lebih manis darinya.
"Kau tidak memikirkan berita itu lagi kan?" tanya Heechul hati-hati.
"Sama sekali tidak," kata Kyuhyun. "Percaya deh, hyung, aku ini pembawa keberuntungan. Setelah berduet denganku, Charice pasti akan menjadi terkenal di dunia internasional. Aku ini memang hebat."
Heechul hanya menggeleng-gelengkan kepalanya mendengar hal itu. Namun ia senang Kyuhyun tidak memikirkannya. Tiba-tiba sesuatu membuat wajah tampan itu kembali murung.
"Kyuhyunnie…"
"Ada apa, hyung?" Kyuhyun tertegun melihat wajah Heechul yang mendadak muram, sedih , bercampur bingung.
"Kalau yang kau katakan itu benar… bahwa Charice akan terkenal di dunia internasional… Apakah kau tidak sedih?"
"Sedih akan kesuksesan orang lain?" Kyuhyun terkejut. "Mana mungkin, hyung. Aku pasti ikut senang untuknya. Dia sangat bertalenta."
"Kau juga sangat bertalenta," kata Heechul dengan suara sedikit tersendat. "Kau ingin terkenal di Hollywood, bukan? Kalau kau lepas dari kami… Kalau kau menjadi penyanyi solo, dan Seonsaengnim bersedia mengorbitkanmu…. "
Heechul tak sanggup meneruskannya. Ia membuang pandangan ke arah lain.
Tidak. Heechul hyung berubah bukan karena aku mengalami kecelakaan. Sejak sebelumnya, dia juga sudah menerimaku. Meski dia tidak pandai mengekspresikan perasaannya dan memiliki temperamen yang sulit ditebak, dia orang yang sangat baik.
Kyuhyun tersenyum. Ia merasa terharu mengetahui Heechul memikirkannya sejauh itu.
"Tempatku bersama Super Junior, hyung," kata Kyuhyun, membuat Heechul menoleh. "Sejak aku bangun dari koma, aku yakin akan hal itu. Sangat yakin. Hollywood memang impianku. Tapi aku ingin meraihnya bersama kalian."
"Bagaimana jika kami membuatmu tersendat dan tak berhasil ke sana? Kau tahu kemampuan kami, bukan?" Wajah Heechul menyiratkan kebimbangan. Bukan ia menganggap Super Junior tidak memiliki kemampuan. Tetapi untuk menembus dunia seluas itu, mereka harus memiliki kemampuan menyanyi di atas rata-rata.
"Bagaimana jika kondisiku yang lemah begini menghambat kalian ke GDA?" Kyuhyun balik bertanya. "Heechul hyung tahu aku bisa menghambat kalian, bukan?"
"Jangan berkata yang tidak-tidak! Kami ingin meraih GDA bersamamu! Tanpa kau, GDA itu tidak ada artinya!" teriak Heechul kesal.
Kyuhyun tersenyum, mengambil PSP nya dan mulai bermain.
"Itu juga yang aku pikirkan tentang Hollywood, hyung. Jadi kita tuntaskan pembicaraan ini, arra?" kata Kyuhyun tanpa mengalihkan matanya dari PSP.
"Arras…." Heechul tersadar. "Aish! Kau memang magnae tidak sopan! Mana ada yang bertanya begitu kepada hyung-nya!"
Kyuhyun tersenyum lebar. "Ada. Aku, magnae-mu. Jadi terimalah nasib kalian, hyung."
Heechul hanya bisa menggelengkan kepala. Namun ia sudah bisa mengerti jalan pikiran Kyuhyun. Namja tampan sekaligus cantik itu akhirnya merasa tenang. Ia kembali sibuk meng-update situsnya. Ia juga membaca beberapa fanfic. Sesekali ia tersipu malu membaca fanfic yang bertokohkan dirinya dan Hankyung. Ia tak sadar, diam-diam Kyuhyun memandangnya dengan mata sedikit berkabut dari balik PSP yang hanya dimainkan sekenanya.
Heechul hyung, maafkan aku. Aku akan lebih kuat lagi nanti, agar kita bisa meraih GDA bersama-sama. Aku tak mau menjadi penghambat kalian. Kalian semua orang-orang yang bertalenta dan berjuang dengan sangat keras. Kalian pantas mendapatkan lebih dari yang kalian miliki sekarang.
.
15 Oktober 2007
Sejak pagi, Kyuhyun sudah lincah sekali. Seperti anjing kecil, ia berkeliaran di dorm dengan penuh semangat. Sama sekali tidak terlihat tanda-tanda sakit darinya. Pagi tadi, ia sudah membangunkan Leeteuk hanya untuk memaksa mengijinkannya memilih kue ulang tahun untuk Donghae.
Meski ia tak bisa menjadi sahabat terdekat Donghae seperti Eunhyuk, meski Ryeowook dan Kibum akan selalu menjadi dongsaeng kesayangan Donghae, ia ingin setidaknya kue yang akan mereka beri merupakan pilihannya.
Saat mereka tiba di lokasi pembuatan MV yang sudah berwarna serba hijau itu, ia pun mengenakan pakaian serba putih dan celana abu-abu dengan wajah sangat gembira. Ia juga tidak ribut ketika diminta mengenakan wig untuk menutupi rambut putihnya. Sungmin dan Heechul juga mengenakan wig hitam untuk menutupi penampilan mereka. Kangin yang rambutnya mulai tumbuh, cukup menggunakan gel untuk meratakan bekas potongan sebelumnya.
"Aku tidak sanggup lagi!" Tiba-tiba Kangin menangis sambil memeluk Kyuhyun, Ryeowook dan Kibum yang sedang berdiri bersama sekaligus. "Rasanya terlalu cepat waktu berlalu…tahu-tahu kalian sudah akan menikah! Aku sangat sedih! Aku tak mau kehilangan kalian!"
"Ya! Kangin hyung! Kau salah makan apa tadi pagi?" Kyuhyun mendorong Kangin menjauh.
"Kyuhyunnie, apa maksudmu? Aku yang memasak sarapan tadi pagi!" protes Ryeowook, ikut mendorong Kangin.
Kibum hanya mengangkat bahunya dan menjauh.
"Tapi, bukankah hanya orang mati yang mengenakan baju pengantin meski belum menikah?" kata-kata Eunhyuk langsung disambut jitakan beberapa member SuJu. "Appo! Tapi memang benar kan?"
"Kau pikir, foto model majalah perkawinan itu mayat hidup?!" tegur Heechul. Ia mematut dirinya di kaca. Puas dengan dirinya yang hari itu tampak sangat tampan. "Akan aku buktikan kepada para antis itu, bahwa aku akan menikah dengan sukses dan hidup berbahagia."
"Aku yakin akan hal itu," kata Hankyung sambil menepuk bahu Heechul.
"Aku ingin menikah dengan ELF," kata Leeteuk sambil tersenyum lebar.
"Aku ingin memelihara sesuatu seperti Heenim," gumam Yesung tidak bersambung.
"Bagaimana kalau memelihara hamster?" usul Donghae.
"Apapun asal bukan setan dan sejenisnya, hyung," ujar Siwon sambil bergidik.
"Kalau aku, itu pun tidak masalah. Bukankah kita punya 2?" Kibum melirik kea rah Kyuhyun dan Heechul.
Heechul langsung mendelik ke arah Kibum. Tetapi KYuhyun tampak tidak mendengarkan mereka.
"Bisakah aku menikah juga, hyung?" tanya Kyuhyun tiba-tiba, membuat hyungdeul menoleh serentak ke arahnya. Kyuhyun masih mematut diri di kaca, memandang penampilannya dengan pakaian pengantin. Ia tidak mengenakan jas seperti yang lain. Ia hanya mengenakan rompi.
"Tentu saja," kata Shindong cepat. "Kenapa kau bertanya begitu?"
"Kau tidak enak badan, Kyuhyunnie?" tanya Sungmin sambil merangkul bahu Kyuhyun.
"Ani. Aniyo." Kyuhyun tersenyum. "Sepertinya aku sedikit melantur."
Namun suasana menjadi hening. Semua sibuk berpikir dalam hati. Saat sutradara mengumpulkan mereka untuk memberikan pengarahan awal, barulah suasana sunyi tadi kembali normal.
Kyuhyun sendiri diam-diam merutuki dirinya yang nyaris membuat hari bahagia Donghae tercemar. Untunglah semua hanya berlangsung beberapa menit saja.
Seluruh latar berwarna hijau. Sengaja dibuat begitu untuk mempermudah memasukkan setting latar yang berupa animasi. Leeteuk yang selalu kesulitan saat berbahasa Inggris, termangu saat seorang namja, reporter peliput pembuatan MV, menanyakan judul MV yang akan mereka buat.
"Marry…me?" tanyanya ragu. Ia tertawa ketika menyadari kesalahannya setelah bertanya kepada yang lain. "Judulnya Marry U."
Eunhyuk mendapat giliran pertama untuk pemotretan. Setelah melakukan beberapa pengambilan gambar sudut wajah yang berbeda, sang reporter mewawancarainya.
"Ini pakaian untuk MV Marry U," jelas Eunhyuk sambil menunjukkan setelan jas putih yang dikenakannya. "Ini sangat berbeda dengan Don't Don, bukan? 100% berbeda. Temanya tentang 'melamar' … Maukah kau menikah dengan saya?"
Namja itu tertawa malu-malu. Ia pun mulai melakukan syuting untuk bagian rap. Eunhyuk yang sudah terbiasa bergaya di depan kamera, tidak memiliki kesulitan. Ia menggerakkan tubuhnya dengan luwes.
Ketika tiba bagian Heechul, namja yang hari itu tampak sangat tampan, terlihat sedikit frustasi. Beberapa kali ia mencoba, tetap gaya ala rocker yang keluar. Pandangan matanya yang tajam dan gerakan tangannya yang kuat, membuatnya semakin tampan. Tetapi bukan itu yang cocok dengan image MV tersebut. Ia mencoba memandang lebih lembut, dan gerakan tangannya menjadi sedikit halus.
"Image yang diperlukan berbeda dengan Don't Don. Apakah ini sangat berat?" tanya sang reporter saat break.
"Ugh!" Heechul menghela nafas. "Don't Don sangat mudah. Yang ini sungguh berat. Harus lembut dan manis…"
Heechul mencoba gaya lainnya, lagi-lagi terlihat sedikit garang. "Saya tak tahu apa yang harus dilakukan. Ini benar-benar masalah besar," katanya sambil tertawa. Dicobanya lagi menyanyi dengan suara lembut, namun akhirnya Heechul menyerah. "Oh, ini memalukan!"
"Apa yang ANda pikir tentang syuting Heechul sshi?" tanya sang reporter kepada Hankyung yang berdiri mengamati dari sisi.
"Ini benar-benar…" Hankyung tertawa sambil membuang pandangannya dari Heechul yang lagi-lagi tampak kesulitan. "Saya tidak tahu apa yang harus kukatakan. Ketika Heechul sshi harus tersenyum, senyumnya terlihat aneh dan dipaksakan."
Hankyung kembali memperhatikan Heechul yang sedang mengulang part-nya.
"Apakah kau percaya diri untuk melakukan syuting ini?"
"Tentu saja," jawab Hankyung mantap.
Giliran Ryeowook tidak ada masalah yang terjadi. Namja berparas dan berperangai lembut itu melakukan part-nya dengan baik. Ia pun tidak terlihat kaku di depan kamera. Tetapi begitu kamera off, ia langsung menutup mukanya dengan tangan karena malu.
"Kau telah merubah imagemu untuk lagu ini," kata sang reporter saat mewawancarai Ryeowook.
"Begitulah." Ryeowook tertawa sambil memperagakan dance Marry U yang ringan dan lembut. Jambulnya sudah diatur sedemikian rupa agar tidak terlihat seperti rocker. Tindikan di telinganya juga ia ganti warna putih agar tidak menyolok.
"Saya pikir, ini pertama kalinya saya melihat Anda sedikit sungkan." Sang reporter menyampaikan pengamatannya.
"Lagu ini memang membuat sungkan," bisik Ryeowook sambil mendekatkan wajahnya ke kamera.
Sama seperti Ryeowook, Hankyung melakukan syuting dengan lancar di awal. Ia dengan mudah merubah image garangnya di Don't Don menjadi lembut. Tetapi menjelang akhir part nya, dia tak dapat menahan tawa.
"Hankyung-ah, lakukan dengan lebih penuh cinta!" seru Leeteuk dari sisi kameramen. "Kau terlalu kaku. Lakukanlah dengan penuh perasaan."
"Ini sungguh membuat sungkan. Ini benar-benar memalukan," kata Hankyung sambil tersipu saat reporter mewawancarainya.
Sepertinya perasaan malu, sungkan, tersipu-sipu, dialami hampir oleh semua member yang belum pernah melamar yeojachingu itu. Tetapi Sungmin, King of Aegyo, tidak mengalami kesulitan apapun. Ia tidak merasa malu dan sungkan. Bahkan ia bisa meninggalkan pesan untuk para fans yang akan menonton pembuatan MV tersebut.
"MV Marry U akan dirilis segera. Ini lagu tentang 'mencintai' dan kami menyanyikannya untuk kalian," kata Sungmin memberi penjelasan kepada fans saat reporter mewawancarainya. "Jadi, kami berharap kalian menyukainya. Kami, Super Junior, berharap menjadi sebuah grup yang dicintai kalian."
Sungmin menutup wawancara dengan sebuah kiss yang manis.
Giliran Kyuhyun pun tiba. Dia melakukan part nya dengan baik sebagai seorang penyanyi balad, bukan sebagai model MV. Kyuhyun harus melakukan pengambilan ulang syuting karena terlalu kaku.
"Itu memang keahlian saya. Saya suka bernyanyi," kata Kyuhyun sambil tertawa ketika reporter mewawancarainya yang tadi berdiri kaku sambil menyanyi di depan kamera. Seorang penata rambut merapihkan rambutnya yang sedikit berantakan. "Saya pikir, fans dan masyarakat akan menyukai lagu ini."
Pengambilan gambar untuknya pun kembali diulang. Eunhyuk dan Leeteuk mengawasi sang magnae dari samping.
"Kyuhyun-ah, pikirkan orang yang kau cintai!" seru Eunhyuk.
"Pikirkan aku," kata Leeteuk sambil tersenyum lebar.
"Bayangkan aku ada di depanmu, dan lakukanlah!" Eunhyuk tidak mau kalah.
"Berikan senyuman juga!" seru Leeteuk.
Kyuhyun tersenyum ke arah mereka sambil mengibaskan tangannya, memberi kode agar mereka diam. Dia nyaris tidak bisa menahan tawa, sehingga akhirnya tersenyum lebar.
"Ah! Senyum itu imut! Itu bagus!" seru Donghae sambil bertepuk tangan melihat senyum yang terukir di wajah Kyuhyun tadi.
Bukannya berkurang, pengganggunya justru bertambah satu. Donghae mengambil tempat di antara Eunhyuk dan Leeteuk.
"Ayo cepat hibur uri Kyuhyun!" seru Leeteuk. Ketiganya bertepuk tangan dengan riuh. Donghae bahkan membuat suara-suara sorakan.
Ketika pengambilan gambar kembali di mulai, Eunhyuk dan Leeteuk memberi arahan gaya. Tetapi Kyuhyun yang terlalu tegang, tidak memandang mereka sama sekali. Wajahnya tertuju lurus ke arah kamera.
"Putar kepalamu sedikit, Kyuhyunnie!" seru Donghae ketika stylist membenarkan rambut dan baju Kyuhyun saat break. Sang magnae mulai kelihatan bingung karena harus mengulang kembali.
"Ne. Beri sebuah senyuman juga," kata Eunhyuk.
"Jangan tersenyum!" protes Donghae.
"Diamlah, Donghae hyung,"kata Kyuhyun. Ia merasa semakin gugup.
"Diamlah!" Eunhyuk juga menegur sahabatnya. Ia tahu Donghae bisa tampil manis dan luwes meski tidak tersenyum. Tapi Kyuhyun berbeda. Magnae mereka sangat kaku, dan Kyuhyun sepertinya harus tersenyum agar sedikit merasa tenang.
"Diamlah," bujuk Leeteuk juga ketika Donghae terlihat akan bicara. "Dia bilang kau harus diam."
"Kyuhyunnie, kau ingin Donghae diam?" tanya Eunhyuk.
Ketika Kyuhyun mengiyakan, Donghae melakukan protes. Namun akhirnya ia menurut dengan wajah sedih. Saat itu Donghae benar-benar seperti anak kecil yang dilarang bermain. Tetapi ia tidak beranjak dari sana, tetap memperhatikan Kyuhyun. Sebenarnya, dalam hati Donghae, Kyuhyun sudah menjadi salah satu dongsaeng kesayangannya juga.
"Kyuhyunnie, kau tidak akan menghilang dari kamera jika sebatas ini," kata Leeteuk sambil menaikkan kedua lengannya, dengan bagian lengan atas sejajar bahu. Ia membuat kotak virtual agar Kyuhyun bisa membayangkannya. "Kau harus mengisi area kosong itu!"
Nasihat Leeteuk sangat berguna. Meski akhirnya Kyuhyun tetap tidak terlalu banyak bergerak, tetapi ia sudah lebih berani menggerakkan kepalanya dan membuat gerakan dengan kedua tangannya.
"Kyuhyunnie, senyum! Senyum!" seru Leeteuk, diikuti oleh Eunhyuk dan Donghae. Ketiganya membuat tanda agar sang magnae tersenyum. Kelakuan ketiganya membuat Kyuhyun menoleh ke arah mereka dan otomatis tersenyum. Pengambilan gambar untuk Kyuhyun pun akhirnya berakhir dengan baik.
Donghae melakukan syuting untuk bagian rap nya dengan sukses. Namja itu berteriak kegirangan seperti anak kecil saat selesai.
"Ini sebuah lagu untuk melamar," kata Donghae saat reporter mewawancarainya. "Kami menyanyikannya untuk para yeoja, para pasangan, dan untuk para namja. Mereka bisa menggunakan lagu ini untuk melamar yeojachingu-nya. Saya harap kalian akan sangat menyukainya."
Tapi ternyata Eunhyuk tidak sepuas Donghae. Ia menegur Donghae dengan sikap keras yang sedikit berlebih. "Kau tahu segalanya bagus… Kau terlihat tampan sehingga semuanya terlihat menarik… Tetapi kau perlu ritme!"
Donghae mengerjap kaget. Tak biasanya Eunhyuk sekeras itu padanya.
"Semua hanya terlihat mulai dari sini," kata Leeteuk memberi kode separuh badan ke atas. Dia melihat sedari tadi Donghae lebih sering menggerakkan tangannya di bawah jangkauan kamera. "Jadi tempatkan tanganmu seperti ini!"
Leeteuk mencontohkan gerakan menunduk dengan tangan tertangkup di dada seperti sedang berdoa. Ryeowook yang tertarik, bergabung dengan Eunhyuk dan Leeteuk untuk menyemangati.
"Lakukan sesuatu dengan tanganmu!" Eunhyuk setuju dengan pengamatan sang leader. Ia memberi contoh mengembangkan kedua tangan dari dada ke bahu.
Ryeowook mencontohkan gerakan mengibas. "Lakukan seperti ini saat kalimat 'aku tidak suka diragukan' !"
"Aniyo. Kau diamlah!" Leeteuk menegur. Ia tidak menyukai usul Ryeowook.
Tapi Eunhyuk dan Ryeowook malah sepakat dan mencoba menyempurnakan kibasan tadi. Saat pengambilan gambar di ulang, Donghae menggunakan ide mereka dengan gayanya sendiri, yang jauh lebih manis dan bagus. Lagi-lagi Donghae melompat-lompat kegirangan begitu selesai.
Leeteuk bertepuk tangan melihat hasilnya. "Kau yang terbaik!"pujinya kepada Donghae, dongsaeng kesayangannya itu.
Saat istirahat, Kyuhyun, Eunhyuk, dan Ryeowook yang berdiri bersama tengah disorot oleh kamera. Sang leader segera mendekati mereka.
"Aku menyiapkan kartu rahasia, berharaplah untuk melihatnya!" serunya kepada mereka dengan penuh antusias.
Mendengar hal itu, Kyuhyun justru berbalik dan meminum minuman kaleng yang dipegangnya sedari tadi. Ryeowook sibuk mengutak-atik HP. Eunhyuk saja yang masih memperhatikan sang leader. Leeteuk pun menghadap kamera dengan senyum lebar.
"Aku menyiapkan kartu kejutan, tapi aku tak akan mengatakan kepada siapapun sekarang." Kalimat yang sudah diduga Kyuhyun dan Ryeowook tadi akhirnya keluar juga dari mulut sang leader. Karena itulah keduanya tidak mau berharap banyak. "Ini akan menjadi sebuah kejutan!"
Ryeowook mengisi jam istirahat dengan memotret para member Super Junior menggunakan HP-nya. Ia juga membantu mengambilkan foto Hankyung dan Eunhyuk menggunakan kamera Eunhyuk. Kedua hyungnya itu mengamati hasilnya.
Di sisi lain ruangan, Kyuhyun tengah menjalani pemotretan bersama fotografer.
Ryeowook menunjukkan foto hasil jepretan HP-nya ke arah kameramen yang meliput pembuatan MV. Hankyung, Kyuhyun dan Eunhyuk tampak di layar HP.
"Tidakkah mereka terlihat seperti sebuah tim?"tanyanya meminta persetujuan.
"Itu memang sebuah foto yang bagus," puji sang reporter. "Seperti K.R.Y."
"Mereka versi kedua K.R.Y." Ryeowook tersenyum. Hankyung mendekat di sisinya, sementara Eunhyuk masih saja mengamati hasil jepretan di HP-nya tadi. "K.E.H … E.H.K…"
Ryeowook meringis, merasa tidak ada yang cocok.
Hankyung, Kyuhyun, dan Eunhyuk kembali berdiri bersama. Kyuhyun yang berada di tengah, mencoba mengambil foto dengan HP pribadinya untuk disimpan.
"Empat tidak cukup!" Eunhyuk menolak ketika Ryeowook mendekat ingin bergabung.
Kyuhyun tertawa melihat Ryeowook langsung menjauhi Eunhyuk dengan wajah memelas.
"Aku yang akan mengambil gambarnya," kata Hankyung menenangkan. Ia meraih HP Kyuhyun, sehingga Ryeowook bisa bergabung. "Kita harus menggunakan timer."
Ryeowook langsung berwajah cerah dan bergabung bersama mereka.
"Aku pikir berempat bisa juga," kata Eunhyuk akhirnya.
Ryeowook menempatkan dirinya sedikit menunduk di depan Kyuhyun, sementara tangan Kyuhyun dan Eunhyuk merangkulnya sehingga posisinya bisa stabil. Namun kepala Ryeowook menutupi yang lain. Ketika ia semakin menurunkan tubuhnya, ia merasa hasilnya akan tidak bagus dan menyingkir.
"Aku tidak muat!"
"Semua pasti muat," hibur Eunhyuk.
Ryeowook pun kembali ke posisi tadi.
"Wajahku terlihat besar!" protes Ryeowook.
"Aniyo. Aniyo. Wajahmu memang aslinya besar," kata Kyuhyun.
Ryeowook tertawa mendengarnya.
"Siap?!" Hankyung mulai memberi aba-aba. Tangannya mulai terasa pegal menunggu Ryeowook bulak-balik sedari tadi.
"Wajahku benar-benar terlihat besar! Aku tidak mau melakukannya!" Ryeowook kembali tertawa dan menyingkir.
"Cepat!" seru Hankyung sedikit mengancam, melihat timer sudah mendekati waktunya.
Ryeowook akhirnya mengambil posisi di samping Eunhyuk. Mereka berdiri berjajar.
"Ternyata tidak cukup!" Hankyung tertawa melihat hasilnya. Foto mereka menjadi terpotong.
"Mereka bertiga terlihat bagus jika bersama," kata Ryeowook kepada sang reporter saat Hankyung kembali mengambil foto bersama Kyuhyun dan Eunhyuk. Kyuhyun memeluk hyungdeulnya agar foto mereka cukup dalam satu frame.
"Lakukan sesuatu bersama-sama," saran Ryeowook sambil bersiap dengan HP nya untuk mengambil foto mereka juga.
"Kami memang selalu terlihat bagus," protes Kyuhyun yang mendengar kata-kata Ryeowook tadi.
"Ayolah, kalian bertiga lebih terlihat bagus saat bersama. Aku tidak bohong," bujuk Ryeowook.
Kyuhyun mengamati hasil jepretan Hankyung yang disimpan dalam HP Kyuhyun.
"Tunggu! Biarkan aku mengambil foto kalian. Aku tidak menyimpan yang tadi," pinta Ryeowook ketika ketiganya akan membubarkan diri.
Mereka akhirnya menyerah. Hankyung, Kyuhyun dan Eunhyuk kembali mengambil pose. Kali ini Hankyung tersenyum lembut, sedangkan Eunhyuk tersenyum lebar karena Kyuhyun menjulurkan lidahnya sambil tersenyum jahil ke arah kamera.
"Maju lagi!" kata Ryeowook kepada Kyuhyun.
"Ayo kita menjulurkan lidah!" usul Kyuhyun sambil memajukan wajahnya agar sedikit sejajar dengan Hankyung dan Eunhyuk. Wajah ketiganya semakin dekat.
"Tempatkan lidahmu di sini," usul Ryeowook sambil menyentuh bibir Kyuhyun.
"Apa yang kau lakukan?" protes Kyuhyun kaget sambil memalingkan wajahnya. Gumaman protes juga keluar dari Hankyung dan Eunhyuk melihat hal itu.
Ketiganya kembali mendekatkan wajahnya dan berpose.
"Julurkan lidah kalian," kata Ryeowook mengingatkan. "Hana! Dul! Set!"
Mereka tertawa melihat hasil foto. Wajah mereka terlihat sangat jahil.
Siwon akhirnya mendapat giliran syuting. Ia tersipu malu-malu, tetapi gayanya sangat bagus. Dalam kegiatan dan situasi apapun, gerakan tubuh Siwon memang selalu indah, seperti melihat sebuah poster hidup. Ia hampir tidak perlu mengulang jika melakukan pengambilan gambar.
Ketika break, reporter mulai mewawancarainya, sama seperti yang lain.
"Lagu kami yang selanjutnya, Marry U, sebuah lagu yang ceria."Siwon kembali tersipu.
Tanpa pemberitahuan, tiba-tiba Donghae berdiri di sebelahnya dari arah depan, sambil pura-pura menelepon. Siwon yang selalu bingung jika harus berbicara untuk wawancara, semakin tersipu karenanya. Wawancara pun terpaksa diputus karena SIwon kehilangan kata-kata.
"Kami kembali dengan Don't Don sebagai lagu andalan." Ketika namja tampan itu kembali di wawancara, kali ini Shindong yang mengganggunya dari arah belakang. Lagi-lagi Siwon tersipu, dan wawancara diputus untuk kedua kalinya.
"Kami memilih lagu Marry U sebagai lagu kedua, karena kami pikir lagu ini akan sangat sesuai untuk kalian," kata Siwon untuk para fans. Akhirnya sesi tanya jawab untuknya berakhir tanpa gangguan.
Pengambilan gambar untuk Leeteuk berjalan lancar. Tiba-tiba namja itu membuat kejutan. Ia mengeluarkan sebuah cermin dan mulai bergaya, di mana dia bersikap seakan merapikan rambutnya. Dia juga menyiapkan kaca mata, memakainya, dan kembali mematut diri di cermin.
Semua yang melihat tertawa dengan gaya jenaka yang Leeteuk bawakan untuk MV itu. Namun Leeteuk sangat ahli di depan kamera. Ia melakukan semua dengan sangat luwes. Ia akhirnya tertawa lepas ketika pengambilan gambar selesai. Itulah kartu rahasia yang ia sebut-sebut tadi.
"Ketika kamu akan melamar, kamu berkonsentrasi dengan penampilanmu dan lebih sering bercermin." Leeteuk menjelaskan alasan gayanya tadi. "Saya pikir seandainya saya yang akan melamar, saya akan merasakan hal itu. Saya sungguh-sungguh akan merasa gugup. "
"Bagian itu pasti akan dibuang!" seru Eunhyuk yakin. Leeteuk tertawa pasrah.
Shindong kini melakukan pengambilan gambar. Ekspresi yang ditampilkannya sangat bagus, benar-benar seperti seorang namja yang sedang malu sekaligus berbahagia karena akan melamar yeojachingu-nya.
"Maukah kau menikah dengan saya? Marry U," kata Shindong saat diwawancara tentang lagu itu. "Menikahimu, itulah artinya. "
"Siapa yang ingin kau nikahi?" tanya sang reporter.
"Kau," kata Shindong sambil tersenyum ke arah kamera, ditujukan kepada para fans.
Yesung juga tidak mengalami kesulitan saat syuting.
"Kapan saja, di mana saja, jika kau memiliki seseorang yang kau cintai, kau pasti akan melamarnya. Ini adalah sebuah lagu bahagia. Marry U sangat berbeda dari Don't Don." Yesung mendekatkan wajahnya ke kamera dan berbisik. "Para namja bisa menggunakan lagu ini ketika melamar yeojachingu."
Kibum yang benar-benar berusaha menghilangkan image imutnya, mengenakan kacamata berbingkai hitam saat syuting. Ia menutup akhir part nya dengan senyuman manis.
"Marry U adalah sebuah lagu lamaran," kata Kibum saat diwawancara. Seperti biasa, dia tidak terlalu banyak bicara.
Sekarang Kangin yang melakukan syuting. Ia juga melakukan semuanya dengan baik.
"Saya pikir, lirik yang menjadi part saya sangat seusai untuk saya." Kangin pun menyanyikan bagian lagunya. "Kapan pun kau jatuh tertidur, aku ingin membiarkanmu tertidur di lenganku…."
"Itu karena saya memiliki bahu yang bidang," kata Kangin bangga.
Donghae bertepuk tangan untuknya.
Kini mereka melakukan pengambilan gambar per grup. Yang pertama adalah Kibum, Siwon, Leeteuk dan Shindong. Sementara yang seorang bernyanyi, yang lain melakukan gaya sendiri dalam frame yang sama.
Grup kedua terdiri dari Ryeowook, Sungmin, Eunhyuk dan Hankyung.
"Ini semua bagus karena kau adalah suami nomor satu," puji Eunhyuk kepada Sungmin ketika pengambilan gambar mereka selesai dengan mudah.
"Ne. Saya adalah suami nomor satu," kata Sungmin sambil memukul dadanya dengan bangga. Ia memberi salam ke kamera sambil berjalan ke belakang, sehingga nyaris membentur tiang yang melintang. Untunglah ia langsung menyadarinya dan merunduk.
Grup terakhir terdiri dari kumpulan orang yang tidak bisa menunggu dengan diam. Heechul, Kyuhyun, Kangin, Donghae dan Yesung.
Donghae mengetuk sisi kamera untuk menarik perhatian kameramen yang meliput MV kepadanya.
"Kapan pun anggota grup saya muncul, itu berarti saya tidak bisa banyak bicara. Kau tahu seberapa sering?"
Baru saja dia berkata begitu, Kangin sudah mengeluarkan suara-suara lucu yang membuat kamera sedikit bergeser agar Kangin juga berada dalam frame. Kyuhyun yang berada di dekat Kangin juga tertawa ke arah kamera sehingga kamera kembali bergeser agar ketiganya terliput.
"Lakukan ini!" kata Donghae sambil merapikan rambutnya, bercermin pada kamera, ketika Kangin mensejajarkan wajahnya dengan Donghae. Kyuhyun ikut mendekat.
"Sedang apa?" tanya Kangin.
"Saya hanya bercermin," kata Donghae.
Kangin mengikuti jejaknya untuk bercermin, sehingga Donghae terpaksa bergeser semakin ke pinggir sorotan kamera.
"Kangin hyung terlihat tampan," puji Donghae ketika melihat bayangan Kangin pada kamera.
Kyuhyun juga ikut bercermin di sebelah Kangin sambil membuat gerakan memotong pada lehernya. Kangin ikut melakukan gerakan yang sama.
Kyuhyun tersenyum ketika Heechul mulai ikut bergabung.
"Hyung terlihat seperti tokoh Shincan!" Donghae tertawa ke arah Kangin.
"Saya menggunakan gel pada rambut," jelas Kangin mengenai rambutnya yang rata seperti tokoh anime Sinchan.
Donghae kembali berusaha muncul di kamera. "Ini adalah lagu saya," kata namja itu, membuat sang kameramen tertarik untuk meliputnya. Namun karena tingkah yang lain juga menarik, ia mengusahakan agar keempat namja itu masuk dalam sorotan.
"Tidakkah kami melakukan pengambilan gambar?" tanya Kangin ke arah sutradara karena mereka sedari tadi hanya dibiarkan berdiri. "Ah! Terakhir?"
Kangin mengangguk paham saat sutradara menjawab pertanyaannya.
"Ini sungguh-sungguh lagu saya," kata Donghae masih berfokus pada kamera. Namja itu mengaduh ketika Kangin memukul tubuhnya dengan agak keras dan berlalu.
"Ini lagu favorit saya di album," kata Donghae, tetap berkeras di depan kamera. "Musim dingin mulai datang, jadi para pasangan bisa memiliki waktu banyak untuk mendengarkan lagu ini. Saya berharap kalian memiliki cinta yang indah."
"Pada part saya, baris pertama yang kami nyanyikan bersama, saya yang menulis liriknya. Saya juga menulis bagian rap yang ini…" Donghae mulai melantunkan rap yang ia tulis. "Kau dengan gaun putih, aku dengan tuxedo. Ketika kita berjalan bersama, ada bulan dan bintang-bintang."
Melihat Donghae begitu betah di depan kamera, Kyuhyun dan Kangin kembali bergabung. Mereka mengganggu di kiri kanan Donghae dengan membuat wajah-wajah aneh, tapi kali ini Donghae tak bergeming. Ia tetap melanjutkan kalimat rap yang dibuatnya.
"Aku bersumpah. Aku tidak berbohong. Aku tidak suka diragukan. Tuan putriku tercinta, bersamalah denganku." Donghae mengacuhkan kedua orang di sampingnya yang semakin heboh menganggu. "Itu artinya aku memintanya untuk bersamaku. Bersamakulah selamanya."
Namun akhirnya ia tertawa ketika Kangin meniup telinganya.
Heechul yang masih frustasi, mulai melakukan gaya Don't Don dengan lagu Marry U. Donghae mencoba mengajarkan beberapa gaya, tetapi Heechul tampak tidak berminat melakukannya. Sutradara pun mulai mengatur kelima namja yang tidak bisa diam itu untuk berdiri pada posisi yang dia anggap bagus.
Di sudut lain, Eunhyuk, Leeteuk, dan Ryeowook sibuk menyanyikan lagu Marry U untuk mengisi waktu. Shindong memainkan bunyi-bunyian dengan mulutnya untuk mengiringi mereka bertiga. Shindong akhirnya menyanyikan bagian penutup.
Belum puas bernyanyi, Eunhyuk, Leeteuk dan Ryeowook kembali menyanyikan Marry U dengan beberapa versi. Bahkan Eunhyuk dan Ryeowook beradegan seperti sepasang kekasih. Mereka menyatukan kedua telapak tangan sambil mendekatkan wajah mereka. Melihat wajah Ryeowook sedekat itu, Eunhyuk tertawa.
Akhirnya kelima member terakhir pun disyuting. Kangin mengenakan topi pet untuk menutupi rambutnya. Ketika Kyuhyun bernyanyi, Yesung tidak dapat tidak mengindahkannya. Ia beberapa kali menoleh ke arah Kyuhyun sambil tersenyum.
Semua kembali berkumpul dalam formasi dance untuk Marry U. Dalam MV ini, sebagian dance akan diliput. Leeteuk menoleh ke arah Kyuhyun. Ia tersenyum ketika sang magnae memberi kode bahwa kondisinya baik dan siap melakukan dance.
Donghae bergurau lagi, bahkan benar-benar menempelkan wajahnya pada lensa kamera yang meliput pembuatan MV Marry U.
"Bagaimana kau bisa menempelkan wajahmu pada kamera seperti itu?!" tegur Eunhyuk keras.
Donghae yang tadinya tersenyum, melebarkan matanya tak percaya. Lagi-lagi ia mendengar Eunhyuk berkata ketus padanya hari ini. Tapi Eunhyuk benar-benar terlihat marah. Akhirnya wajah Donghae pun menjadi muram. Namun ketika Eunhyuk diwawancara, namja itu sudah mengganggu Eunhyuk kembali dari belakang.
"Eunhyuk sshi, kau selalu berada di depan," kata reporter yang meliput mereka.
"Karena saya tokoh utamanya," kata Eunhyuk penuh percaya diri.
"Aku kirim dia ke tempatnya!" Donghae mendorong Eunhyuk keluar dari jangkauan kamera.
"Saya tak punya pilihan," kata Eunhyuk sambil kembali ke tengah barisan. "Untuk album yang akan dikeluarkan untuk publik, kau memerlukan seseorang yang akan mereka sukai."
"Eunhyuk-ah!" Sungmin menegur Eunhyuk yang tidak berada dalam posisi benar dengan dingin. Sungmin memang selalu serius dalam hal kerja. Tak ada sifat aegyo atau pun manja jika sudah seperti itu.
Namun Eunhyuk yang berada di depan, beberapa kali didorong ke belakang oleh Donghae, Shindong, Leeteuk, Yesung, dan Kangin. Namun ketika adegan akan dimulai, Leeteuk mulai serius dan meminta semuanya kembali ke posisi masing-masing, dengan Eunhyuk yang berada paling depan.
Pengambilan gambar pun dilanjutkan dengan posisi mereka berbaring di lantai dalam 2 baris, kepala yang satu menempel dengan yang lain. Selain yang bernyanyi, semua berbaring dnegan mata tertutup, sementara kamera menyorot mereka dari atas.
Terakhir, mereka mengambil syuting saat semuanya duduk bersama sambil bernyanyi. Syuting MV Marry U pun berakhir. Semua bertepuk tangan.
Biasanya setelah aba-aba, mereka akan melanjutkan dengan bilang: 'Kerja yang bagus'. Leeteuk selalu membiasakan semua dongsaengnya untuk memuji sesama member dan kru yang terlibat jika sebuah tugas telah selesai.
Itu tidak berlaku hanya untuk hal-hal besar seperti pembuatan MV. Untuk siaran SUKIRA yang menjadi rutinitas mereka pun, mereka selalu melakukannya.
Tetapi kali ini mereka saling melempar senyum, memberi kode bahwa pesta kejutan untuk Donghae akan dimulai.
"Hana! Dul! Set!" seru Leeteuk.
"Saengil chukahamnida…
Saengil chukahamnida…
Sarangeun naui saranghada Donghae-ah…
Saengil chukahamnida…"
Semua serempak bertepuk tangan sambil bernyanyi. Heechul yang tidak tahu akan ada pesta kejutan dan sudah berjalan menjauh, kembali berbalik ke arah mereka duduk tadi. Kyuhyun dengan semangat langsung menjabat tangan Donghae mendahului yang lain.
Ketika Eunhyuk hendak menyalaminya, Donghae langsung maju dengan wajah marah karena seharian ini Eunhyuk sengaja memperlakukannya dengan ketus.
"Mana kue ulang tahunnya?!" serunya sambil mengejar Eunhyuk.
Yesung langsung memeluk Donghae dari belakang sambil tersenyum. EUnhyuk pun lolos dari kejaran.
"Aku 23 tahun!" protes Donghae ketika mereka menyebut usianya 22 tahun.
"Tidak, kamu 22 tahun," kata Eunhyuk. "Bagaimana kamu bisa berusia 23 tahun?"
"Hyung akan berusia 23 tahun di tahun 2008," jelas Ryeowook. Di Korea, mereka memang kadang menggunakan usia Korea yang dihitung sejak bayi terbentuk di dalam perut sang eomma. Tetapi mereka mulai banyak menggunakan usia yang diberlakukan berdasar tahun lahir.
Leeteuk dan Ryeowook membimbing Donghae yang mulai sibuk menghapus air matanya untuk menghadap ke arah kamera.
"Karena ini ulang tahunmu, katakan sesuatu kepada fans," perintah Leeteuk.
Ryeowook, dongsaeng kesayangan Donghae, menepuk pundak hyungnya itu.
Kyuhyun, Ryeowook, Donghae, Eunhyuk dan Leeteuk berjajar di depan kamera.
"Sesudah debut, ini adalah ulang tahunku yang ketiga, aniyo… yang kedua," ralat Donghae.
"Kenapa kau tidak bisa berpikir?" tanya Eunhyuk saat mendengar lagi-lagi Donghae salah berhitung.
"Apa ada yang salah denganmu? Kenapa kau berpikir ini yang ketiga?" tanya Shindong sambil bergabung di sebelah Kyuhyun.
"Ini yang kedua." Donghae membenarkan.
"Apa kau menangis?" tanya Shindong lagi. "Kau memang menangis!"
"Uljima! Uljima! Uljima! Uljima!" seru yang lain dengan semangat.
Donghae yang tersipu langsung mendorong Eunhyuk sahabatnya menjauh.
"Apa yang kau lakukan?" Eunhyuk kembali mendekat dan mulai menghapus air mata Donghae. Siwon yang baru saja bergabung, memperhatikan mereka sambil tersenyum.
"Donghae-ah menangis!"
Ryeowook dan Shindong mengguncang-guncang Donghae. Sungmin mendekat di belakangnya.
"Ia tidak menangis tadi, padahal kami sudah berusaha membuatnya menangis hari ini." Leeteuk menjelaskan kepada reporter.
"Donghae hyung sesungguhnya sangat emosional." Siwon menambahi.
"Ayo, katakan sesuatu," kata Eunhyuk kepada Donghae.
"Kami sudah menyiapkan sesuatu untukmu, hyung," kata Ryeowook tersenyum.
Tetapi Donghae kembali menangis.
"Uljima! Mengapa kamu menangis?" Siwon menangkupkan tangannya ke wajah Donghae, membuat namja itu protes.
"Berikan dia sehelai tissue!"
Shindong mengulurkan sehelai tissue kepada Donghae. "Uljima," katanya sambil menghapus air mata dongsaengnya.
Kyuhyun menepuk bahu Donghae melewati Ryeowook yang berdiri di antara mereka. Ia ingin mendekat, tetapi ia tahu, Eunhyuk dan Ryeowook adalah yang terdekat di hati Donghae. Jadi ia menahan diri.
"Apa yang hyung lakukan?" protes Donghae sambil melempar tissue tadi pada Shindong.
"Cepat, katakan sesuatu sekarang," perintah Leeteuk lagi.
"Sesudah debut, ini adalah ulang tahunku yang kedua." Donghae akhirnya menghadap kamera. "Ini adalah ulang tahun pertama yang saya rayakan saat membuat MV."
"Uljima," kata Leeteuk sambil menggelitik mata kanan Donghae. Ryeowook menggelitik mata yang satunya lagi agar Donghae tidak menangis.
"Uhm, terima kasih banyak," kata namja itu ke arah kamera sambil tersenyum..
"Kyuhyun merasa sangat terharu," kata Leeteuk tiba-tiba.
Semua termasuk Donghae serentak menoleh kepada Kyuhyun. Kyuhyun langsung menghapus air matanya yang hampir menggalir dengan cepat dan tersenyum.
"Terima kasih karena memperhatikan saya dan mencintai kami semua." Donghae melanjutkan kalimatnya yang terpotong tadi.
Kyuhyun tersenyum. Kapan pun, ia selalu mendengar semua member Super Junior, selalu mengembalikan semua kebaikan yang mereka terima untuk Super Junior, dan berharap semua keburukan yang mereka terima, menjadi beban mereka sendiri. Itulah yang membuat Kyuhyun semakin mengagumi hyungdeulnya.
Ryeowook yang peka, kembali menoleh ke arah Kyuhyun. Ia merasa kesedihan yang Kyuhyun rasakan sedikit lebih daripada yang seharusnya. Ia pun merangkul dongsaeng yang lebih tinggi darinya itu dari belakang untuk menghibur.
"Saya akan melakukan yang terbaik. Akan selalu sehat." Janji Donghae. Ia teringat akan Appanya yang selalu menasehatinya, bahwa kesehatan itu sangat penting. Dan ia selalu bersyukur bahwa ia memiliki tubuh yang sehat sampai sekarang.
"Uljima! Uljima! Uljima!"
Semua member mengelu-elukan kata itu. Donghae membuat suara-suara tadi sebagai musik pengiring. Ia melakukan dance di tengah-tengah mereka. Ketika semua berakhir, ia menepuk Eunhyuk dengan keras.
"Saya mengenal Donghae sejak ia masih kelas 3 SLTP. Waktu berlalu begitu cepat," kata Leeteuk kepada sang reporter yang masih setia meliput semua ulah mereka.
Kyuhyun berbisik menanyakan hal itu kepada Hankyung. Ia semakin paham betapa terasa mengganggunya dia bagi mereka ketika ia masuk, sementara mereka sudah begitu lama bersama.
"Sudah tujuh tahun," kata Donghae setelah menghitung dengan jarinya.
"Rasanya saya tidak pernah memberi hadiah pada hari ulang tahunmu," kata Eunhyuk tiba-tiba.
"Ia pelit!" cetus Donghae sambil menunjuk Eunhyuk. "Saya tidak pernah mendapatkan apa-apa darinya!"
"Melalui video ini, kamu katakan apa yang akan kau berikan untuk Donghae. Buatlah janji!" Leeteuk mendesak.
"Sungguhan?!" Donghae tampak gembira. Ia bertepuk tangan. "Ini bagus!"
"Baiklah." Eunhyuk menyerah.
"Eunhyuk berharap bisa memberikan hadiah kepada kita semua saat ia memiliki banyak uang nanti." Leeteuk tersenyum.
"Tentu saja. Aku akan memberikan hadiah kepada kalian semua jika itu terjadi," kata Eunhyuk antusias.
"Tidak dapatkah aku mengatakan apa yang aku inginkan?" tanya Donghae.
"Donghae hyung membeli jjangmyon hari ini," kata Kyuhyun sambil tertawa.
"Saya akan belikan itu. Saya akan membelikannya banyak," ujar Eunhyuk senang.
Donghae langsung protes.
"Setelah tujuh tahun, Eunhyuk-ah baru mengatakan akan mentraktirku nonton film pada hari ulang tahunku." Sungmin bercerita tentang pengalamannya.
Semua tertawa mengenang masa-masa mereka sangat kesulitan secara materi. Meski kini pun mereka masih harus berhemat.
"Donghae-ah, katakan sesuatu yang kau inginkan," kata Leeteuk.
"Ada sesuatu yang aku inginkan." Donghae bersiap-siap.
Ryeowook berdiri di belakangnya seakan sedang mengirimkan telepati.
"Ada sesuatu yang ingin aku dapatkan hanya dari Hyukkie," kata Donghae sambil memandang Eunhyuk.
"Aku akan memberikannya kepadamu. Apa itu?" tanya Eunhyuk.
"Sungguh?" tanya Donghae penuh harap.
"Kau harus memilih baik-baik." Eunhyuk bersiap. Baru saja Donghae hendak berpikir, Eunhyuk langsung berkata. "Jangan sesuatu yang mahal!"
"Saya tidak ingin hanya satu. Lipat gandakan saja." Donghae tersenyum. Ia tahu, tak seorang pun yang pernah mendapat hadiah dari Eunhyuk ketika ulang tahun. "Kau tidak perlu memberiku sebuah hadiah yang besar, tetapi berikan untuk semuanya."
"Dua belas…," bisik Kyuhyun sambil memeluk Donghae dari samping, takut Donghae salah berhitung lagi, melupakan kehadirannya yang baru setahun bergabung dengan Super Junior. Eunhyuk memandangi magnae-nya sambil tersenyum. Ryeowook menepuk Kyuhyun sambil tertawa.
"12 member," kata Donghae mengangguk.
"Member…" Eunhyuk mengangguk mengerti.
"Bagaimana kalau kalung?" usul Sungmin.
Donghae langsung ceria. "Ah! Itu usulan bagus!"
Usulan itu disambut protes panik dari Eunhyuk.
"Belilah 12 kalung," kata Shindong.
"Emas putih," sambung Ryeowook dengan semangat.
"Ayolah," bujuk Shindong lagi.
"Aku akan memberikannya. Sungguh. Tapi hanya untuk Donghae, karena ini ulang tahunnya." Eunhyuk mengelak.
"Eunhyuk! Eunhyuk! Eunhyuk!" seruan Kyuhyun langsung disambung oleh member yang lain. Mereka mengelu-elukan nama Eunhyuk. Eunhyuk hanya bisa tertawa pasrah. Lagi-lagi sang magnae memanggil namanya tanpa embel-embel hyung.
"Kalung! Kalung! Kalung!" seru mereka lagi.
"Kalau bukan kalung, bisa gelang kecil seperti ini," kata Sungmin menunjukkan miliknya.
Eunhyuk hanya bisa menghela nafas. Gelang kecil milik SUngmin itu bisa menelan semua penghasilannya, apalagi jika dikali 12.
Ketika mereka sudah berganti pakaian dan bersiap-siap pulang, Leeteuk membawa kue ulang tahun ke ruang ganti. Mereka kembali menyanyikan lagu ulang tahun.…
"Saengil chukahamnida…
Saengil chukahamnida…
Sarangeun naui saranghada Donghae-ah…
Saengil chukahamnida…"
Semua bertepuk tangan. Kangin dan Eunhyuk meletupkan pelontar kertas ke arah Donghae. Tapi namja itu segera menutupi wajahnya dengan jaket.
Kyuhyun yang sudah merasa sangat lelah, berdiri jauh di pojok ruangan sambil bertepuk tangan. Ia tidak ingin kamera menyorot ke arahnya dan memperlihatkan wajahnya yang sangat pucat jika tanpa make up. Ia mengenakan beani hat putih untuk menyamarkan warna kulitnya.
"Saya berharap kita dapat mengakhiri tahun ini dengan aman, dan kita semua diberi kesehatan, juga sesuatu yang baik akan terjadi kepada kita," ucap Donghae akan harapannya sebelum meniup semua lilin pada kue. Pelontar kertas kembali diletuskan, sehingga namja itu tidak bisa menghindar. Semua kembali bertepuk tangan.
Donghae langsung mengambil kue dari tangan Leeteuk dan mengamankannya.
"Ayo coba kuenya!" seru Yesung
"Makan kuenya!" kata Kangin, mulai mendekat.
"Aku akan potongkan kue ini untuk kalian," kata Donghae sambil tetap menjauhkan kuenya dari yang lain. "Aku kuatir kalian akan membenamkan wajahku ke kue."
"Kami hanya memintamu membagikannya," bujuk Eunhyuk sambil menghampirinya.
"Jangan makan! Ini punyaku!" Donghae mengusir Eunhyuk dan Shindong yang semakin mendekat.
"Saya tidak akan memakannya," kata Shindong menenangkan.
Tapi Donghae tetap bertahan. "Jangan sentuh! Kue ini milikku!"
"Ayo pergi! Kita tinggalkan Donghae," kata Yesung.
Yesung, Eunhyuk, Ryeowook, Leeteuk dan Shindong berjalan keluar dari ruang ganti. Setiap ada yang mendekat, Donghae tetap menghalangi mereka menyentuh kuenya.
"Donghae-ah, kau yang bersihkan tempat ini," kata Eunhyuk sambil berjalan pergi.
"Donghae, kau harus memakannya." Shindong menegaskan.
"Ne, akan kumakan. "
"Untuk merayakan ulang tahunmu, ayo bersihkan tempat ini!" Eunhyuk menggodanya.
Donghae tertawa ketika mereka satu per satu keluar ruang ganti.
Namja itu mendekati Kyuhyun yang masih tertinggal di belakang. Kameramen dan reporter sudah berhenti meliput dan ikut keluar bersama yang lain.
"Kau mau mencicipinya pertama kali, Kyuhyunnie?" tanya Donghae. Tanpa menunggu jawaban, ia mengambil salah satu buah yang ada di atas kuenya, dan menyodorkannya kepada Kyuhyun.
Kyuhyun tertegun. Ia sama sekali tidak menyangka Donghae akan melakukan hal itu. Dengan sedikit ragu, ia membuka mulutnya. Donghae menyuapinya, dan kemudian tersenyum lebar. Kyuhyun mengunyah buah itu dengan perasaan terharu. Donghae tidak tahan melihat air mata mulai menggenang di mata Kyuhyun.
"Kau lah yang membuatku mengucapkan permohonan tadi, Kyuhyunnie." Donghae meletakkan kuenya dan memeluk Kyuhyun. Air mata namja itu jatuh merasakan tubuh magnae-nya yang sangat kurus. "Aku sangat berharap kau selalu selamat dan sehat. Kau sudah berjuang sangat keras. Semoga kau mendapatkan sesuatu yang baik atas semua usahamu."
Kyuhyun membalas pelukan Donghae, kali ini ia benar-benar menangis.
"Terima kasih buat kuenya, Kyuhyunnie," bisik Donghae sambil melepaskan pelukannya dan menghapus air mata Kyuhyun. "Kau sekarang lebih mudah menangis ya…"
"Bagaimana Donghae hyung tahu kalau aku yang memilihnya?" tanya Kyuhyun heran.
"Kalau sudah bersama sekian lama, kita akan memiliki perasaan mendalam satu sama lain." Donghae tertawa. "Dan kue darimu ini… bagaimana menjelaskannya? Pokoknya aku tahu, ini bukan dari hyungdeul dan dongsaengdul yang lain. Ini dari uri magnae."
Kyuhyun tersenyum lebar. "Penjelasan yang tidak masuk akal, hyung."
Donghae kembali tertawa, kali ini lebih keras dari sebelumnya.
"Yang penting, tebakanku tepat."
.
.
16 Oktober 2007
Keesokan harinya, Leeteuk menghampiri Kyuhyun yang baru saja selesai mandi dan berpakaian. Sungmin tidak berada di kamar. Namja itu sedang membantu Ryeowook di dapur.
"Kau sudah menyiapkan keperluanmu, Kyuhyunnie?" tanya Leeteuk. Ia melihat koper yang berada di samping lemari pakaian Kyuhyun.
"Aku sudah menyiapkannya diam-diam beberapa hari yang lalu, Teuki hyung. Tinggal membawanya saja." Kyuhyun tersenyum. "Aku akan pulang ke Nowon dulu untuk memberi kabar pada Appa dan Eomma. Setelah itu baru kembali ke Seoul."
"Changminnie…kau sudah memberitahunya?"
"Dia dan DBSK sedang berada di Shanghai. Tapi dia tahu aku meminta cuti mulai hari ini. Dia akan menjenguk saat pulang."
"Baguslah! Aku sudah meminta semua member berkumpul di ruang televisi pagi ini. Sudah saatnya kita berterus-terang pada mereka." Leeteuk tersenyum lega, merasa sebentar lagi bebannya akan terlepas. Ia tak terbiasa merahasiakan sesuatu dari dongsaengdul-nya.
"Teuki hyung, kenapa manager hyung masih belum memberi kabar sampai saat ini?"
Pertanyaan Kyuhyun membuat Leeteuk tersadar. Meski heran, ia mencoba tersenyum. "Ah! Mungkin manager hyung lupa. Mana mungkin hal sepenting ini tidak diijinkan? Apalagi, kau sudah memberitahunya sejak 2 minggu lalu."
"Kalau begitu, kita mulai saja, Teuki hyung," kata Kyuhyun. Keduanya pun keluar kamar.
Di ruang televisi, semua sudah duduk di sekeliling sofa. Begitu juga dengan Sungmin dan Ryeowook. Wajah-wajah itu tampak was-was ketika Kyuhyun dan Leeteuk mengambil tempat.
"Ada sesuatu yang ingin aku dan Kyuhyunnie beritahukan kepada kalian semua," kata Leeteuk.
"Apa itu hyung?" tanya Heechul cemas. Ia memandang Kyuhyun dan Leeteuk bergantian.
"Begini. Sebenarnya…"
Tiba-tiba HP Leeteuk berbunyi. Melihat siapa yang menelepon, Leeteuk mengerutkan kening. Kyuhyun menangkap reaksi itu dan mulai merasa tidak tenang.
"Mianhe, ini dari eomma. Aku akan menerimanya dulu. Kalian tunggulah sebentar."
Leeteuk berdiri di sudut dapur yang berhadapan langsung dengan Kyuhyun, sehingga Kyuhyun bisa mengamati reaksinya, meski tidak bisa mendengar apapun. Yang jelas, ia tahu bukan eomma sang leader yang menelepon.
.
"Ada apa, manager hyung?" bisik Leeteuk. Ia mendengarkan beberapa saat.
"MWO?!"
Teriakan Leeteuk membuat semua member Super Junior menoleh. Sang leader langsung tersenyum lebar. "Eomma ke salon dan penata rambutnya salah memotong. Parah sekali bukan?"
Semua kecuali Kyuhyun dan Kibum mengangguk. Mereka kemudian sibuk membicarakan pengalaman masing-masing dengan penata rambut, membiarkan Leeteuk kembali menelepon. Kyuhyun mencoba mengikuti percakapan hyungdeulnya, tapi matanya sesekali mengamati sang leader.
"Manager hyung, ini benar-benar keterlaluan! Jangan bermain-main dengan nyawa orang!" desis Leeteuk serendah mungkin. Ia tak ingin yang lain mendengar percakapannya.
"Tapi itu keputusan dari atas," kata manager hyung di seberang sana. "Mereka bilang, Don't Don sedang dalam masa menanjak yang sangat bagus. Jika salah satu vokalisnya tidak muncul, bisa-bisa penjualan akan turun karena kekecewaan para fans!"
"Tapi…."
"Mereka juga bilang, sudah menentang kembalinya Kyuhyun sshi untuk menghindari terjadinya hal ini. Tapi karena dia memaksa, dia harus bertanggung jawab akan keputusannya. Setidaknya sampai jadwal Don't Don mulai berkurang dan angka penjualan album kalian sudah bagus."
"Itu tidak mungkin, hyung… Kyuhyunnie…"
"Aku tidak keberatan," bisik Kyuhyun yang tiba-tiba berada di sebelah Leeteuk. Ia tadi berpura-pura hendak mengambil minum. "Jebal, Teuki hyung, jangan teruskan permohonanmu. Percuma. Kita jalani saja."
Kyuhyun sebenarnya tidak mendengar apapun kecuali yang Leeteuk ucapkan terakhir. Tetapi dari reaksi sang leader, ia bisa menduga bahwa cutinya tidak dikabulkan dan leader sedang berusaha memohon kepada pihak SM.
"Aku akan menawar kepada mereka, agar Kyuhyun sshi cukup muncul di beberapa acara besar yang sudah dijadwalkan saja. Aku berjanji, akan mengusahakan semua ini berakhir sebelum awal November," kata manager hyung. "Kesepakatan setelah akhir Oktober akan dibuat jika mereka bersedia Kyuhyun sshi tidak muncul."
"Itu cukup bagus, Teuki hyung, hanya 2 minggu lagi."
Kyuhyun beranjak kembali ke ruang televisi agar hyungdeul yang lain tidak curiga.
Saat Leeteuk kembali, wajahnya sangat muram. Meski Kyuhyun berkata hanya dua minggu, tetapi ia sendiri sudah melihat hari-hari yang Kyuhyun tahan sampai saat ini sudah sangat berat. Dua minggu bukanlah waktu yang pendek untuk kondisi seperti yang dirasakan sang magnae.
"Teuki hyung, cepat! Sebenarnya apa yang hendak kalian katakan?" desak Kangin tidak sabar.
Leeteuk tidak tahu harus berkata apa, ia benar-benar kalut. Namja itu bahkan hendak menangis. Kyuhyun menepuk bahu sang leader yang duduk di sampingnya.
"Aku saja yang mengatakannya, Teuki hyung."
Leeteuk mengangkat wajahnya, memandang Kyuhyun yang tersenyum menenangkan.
Kyuhyun memberi kode agar hyungdeul mendengarkannya baik-baik. Tanpa sadar, mereka mencondongkan tubuh di tempat duduknya ke arah sang magnae. Melihat hal itu, Kyuhyun mengangguk, yakin timing yang ia harap sudah pas.
"Aku menginginkan hadiah Natal."
"MWO?!" Seruan itu terdengar begitu keras, bahkan dari Leeteuk.
Kyuhyun mengembangkan evil smirk-nya.
"Masih ada 2 bulan sebelum Natal. Aku sudah membuat sebuah daftar."
Kyuhyun mengeluarkan secarik kertas dari sakunya.
"Nah, silahkan hyungdeul tandai, yang mana yang kalian akan belikan untukku. Jangan ada yang sama, arra?"
Kyuhyun kembali tersenyum lebar ketika hyungdeul berteriak sekali lagi ke arahnya.
Leeteuk hanya bisa memandang Kyuhyun tak percaya. Dongsaeng terkecilnya itu selalu bisa mengalihkan suasana dengan cepat. Ia menjadi sedikit takut dengan kemampuan Kyuhyun mengarahkan mereka semua.
.
.
Petinggi SM menerima manager Super Junior dengan raut tidak senang. Ia merasa acara membaca surat kabarnya terganggu. Setelah mendengar semua yang ingin disampaikan sang manager, Petinggi SM menyandarkan punggungnya ke kursi besarnya, membuat sang manager tertunduk. Namja itu merasa tekanan semakin besar.
"Seharusnya kau cukup menghadap staff kepercayaanku saja," tegurnya.
"Mianhamnida, Tuan, ini karena tak ada yang berani memutuskannya. Mereka menyarankan agar saya menghadap Tuan secara langsung."
Petinggi SM itu menghela nafas kesal. Namun kemudian sesuatu terlintas dibenaknya, dan ia kembali tersenyum.
"Kyuhyun sshi tidak menolak ketentuanku?"
"Sama sekali tidak, Tuan. Dia akan menjalani jadwal yang sudah ditetapkan. Tapi saya berencana membiarkannya cuti per akhir Oktober." Wajah manager hyung tampak sangat cemas. "Saya mohon, Tuan, akhir Oktober belum ada jadwal besar yang kami tandatangani… Biarkan Kyuhyun sshi menjalankan operasinya. Saya kuatir jika ditunda lebih lama lagi, dia akan…."
"Saya mengerti. " Sang Petinggi SM berkata pendek. Tangannya memberi kode agar namja itu diam. "Atur saja jadwalnya agar kosong di akhir Oktober."
Wajah manager Super Junior menjadi gembira. Ia beberapa kali mengucapkan terima kasih kepada bos tertingginya.
Sang Petinggi SM tersenyum. Ditunggunya hingga namja di depannya itu benar-benar sudah terlihat lega.
Entah mengapa, ia sangat menyukai mengendalikan emosi dan hidup orang lain. Membuat mereka merasa berharap dan kemudian mematahkannya, melihat mereka berusaha keras hanya untuk ia jatuhkan, membuat mereka memohon hanya untuk ia tolak. Hanya beberapa orang atau grup saja yang membuatnya sungguh-sungguh berusaha membuat mereka naik dan terkenal. Selebihnya, ia hanya menjadikan mereka hiburan dan permainan.
Bukan hal baru di SM, ketika seorang peserta training menangis-nangis ingin pulang menengok keluarga sesudah sekian lama tak bertemu, tetapi ijin tidak keluar. Bahkan begitu dekatnya mereka dengan orang-orang yang mereka kasihi saat konser berlangsung di sana, tak akan ada ijin menjenguk darinya.
Saat mengendalikan itulah, sang Petinggi SM benar-benar merasa berkuasa. Tak ada hal yang lebih menyenangkan dari itu.
Tetapi orang seperti Cho Kyuhyun sudah beberapa kali membuatnya terkejut. Ia hendak mengorbitkannya, namja itu menolak. Memilih bertahan di sebuah grup yang akan ia hancurkan perlahan, agar ia tak dianggap melanggar kontrak saat membubarkan mereka.
Berbagai cara ia lakukan untuk menjatuhkan, kadang yang ia lakukan justru berbalik ke arahnya. Bahkan Cho Kyuhyun satu-satunya artis yang berani membongkar perlakuan SM yang membiarkannya tanpa kasur sekian lama ke media massa.
Dan kini, bukan hanya Kyuhyun, ia merasa Super Junior secara keseluruhan sudah mengibarkan bendera perang. Ketika ia menekan, mereka sama sekali tidak memohon belas kasihannya. Hal itu membuatnya kesal.
"Kalau begitu, saya mohon diri, Tuan. Hari ini kami ada jadwal wawancara."
Suara Manager Super Junior menyadarkan sang Petinggi SM dari lamunannya.
"Di mana?" Pertanyaan sambil lalu. Ia tahu semua jadwal yang ada. Apalagi jika ia ada kepentingan dengan hal itu, ia pasti mempelajarinya lebih dahulu.
"SPN Interview untuk promosi Don't Don. Heechul sshi dan Kangin sshi tidak ikut karena bentrok dengan jadwal mereka yang lain, sedangkan Kyuhyun sshi memang saya kosongkan hari ini karena tadinya ia akan cuti."
Petinggi SM mengangguk pelan.
"Kosongkan jadwal Hankyung sshi dan jemput Henry sshi."
Kata-kata Petinggi SM membuat manager hyung memandang Petinggi SM dengan bingung. Atasannya itu tidak berkata apa-apa, justru memutar surat kabar di mejanya, sehingga tulisannya menghadap ke arah sang manager.
"Bacalah! Aku memerlukan keduanya itu mengesahkan berita ini."
Manager Super Junior mendekat dan membaca judul berita utama yang ditulis sangat besar. Wajahnya memucat.
[SM secara resmi menyatakan pembentukan Super Junior China, sub grup Super Junior terbaru untuk industri musik China. Mereka akan melakukan debut di China pada tahun 2008. Sementara ini dipastikan anggotanya adalah Hankyung Super Junior dan Henry Lau, pemain biola yang muncul dalam MV Don't Don. Lima anggota lainnya akan diumumkan kemudian.]
"Tuan…. Berita ini…."
"Berita itu bukan issue. Kau sudah baca bukan? SM secara resmi mengumumkannya. Jadi, pulanglah dan persiapkan mereka berdua untuk liputan media hari ini."
Ketika namja itu berlalu, sebuah senyum puas terukir di wajah sang Petinggi SM.
Bola kedua sudah kugulirkan, Super Junior. Kyuhyun sshi, kau harus bertahan. Aku ingin kau mengenang kembali saat-saat awalmu di Super Junior. Seperti apakah watak asli member Super Junior yang kau banggakan saat berita ini muncul, kau akan segera mengetahuinya.
.
.
TBC
.
.
Info tambahan: Ini bukan karangan author.
Bisa dicek ulang di berita tentang Charice Pempengco.
'Setelah melihat penampilan Charice di Star King & duetnya dengan Kyuhyun Super Junior, Ellen DeGeneres sangat tertarik dan mengundang gadis kecil itu untuk tampil di The Ellen DeGeneres Show. Sejak itulah Charice memulai debutnya di Amerika dan menjadi penyanyi berskala internasional.'
.
Reader semua, gomawo sudah mengikuti ff ini
Ditunggu masukannya ya...
Semua yang review pasti author balas kok…kecuali nggak muncul
He he he
Biarpun terdengar klise, author mau bilang lagi:
Review yang masuk yg bisa bikin author senang membuat ff ini.
Itu kenyataan lho…sungguh
Makanya author terima kasih banget buat yang sudah meluangkan waktu untuk review
.
Buat yang mau lihat foto / video berkaitan dengan FF author,
Add saja
www titik facebook titik com /iyagi7154
Kamsahamnida
.
.
Jawaban Reviews Chapter 9
GaemAya 11/5/12 Author juga bangga, dan ingin kayak dia. Get well soon, ok?
ayu wandira 11/5/12 Katanya beberapa kali. Pertama saat memasukkan balon untuk menjaga bentuk paru-parunya, kedua waktu operasi besar, terakhir okt 2007. Di antara itu ada beberapa operasi kecil lagi. Lalu tahun berapa, author lupa, telinganya di operasi.
Andhisa Joyers 11/5/12 Gomawo reviewnya chingu
Indy 11/4/12 Gomawo udah ngikutin ff ini
Cupcake 11/4/12 Soal kerja, dia memang keras sekali.
Kim Jung Ri 11/4/12 Judul? Coba aja masukkan SUJU debut, suju awal, dan semacamnya… author lupa yang waktu Kyuhyun diperkenalkan itu judulnya apa…
kim jung ri 11/4/12 Author tetap berusaha sesuai judul aja…nggak mau melebar atau memanjang, nanti judulnya jadi nggak sesuai sama isinya (^_^) Gomawo udah mereview. Jangan bosan ya
HanHan 11/4/12 Apa itu jannie?
vha chandra 11/4/12 Kayaknya itu sudah di luar RS waktunya… bukan dalam timeline ini.
Cho rae in 11/4/12 Iya, kalau nonton mereka, lucu2 bawaannya
hyunnieya 11/4/12 Kalau nggak mau author hiatus, kudu rajin review ya hehehe
noname 11/3/12 . Betuuuul. 100 untuk chingu
kim eun ra 11/3/12 Kayaknya chapter depan ada momen mereka lagi
asa 11/3/12 Rambut jadi item? Masih lamaaaaa
aninkyuelf 11/3/12 Nah…makanya author nanya, soalnya kayaknya Kyu nggak ada di sana. Kyuhyun sakit kok waktu Kibum keluar…karena itu salah satu momen paling menyedihkan buatnya.
sarangchullpa92 11/3/12 Ditunggu reviewnya juga, chingu cantik… kalau kamu Cuma nangis aja tanpa review, author juga sama…nangis aja nggak usah nulis wkwkwk
heeeHyun 11/3/12 Iya, bagian2 yang chingu sebut, author juga suka. Changkyu, entah mengapa…author suka menulisnya. Sayang waktunya selalu tak ada…amksudnya, dbsk pasti lagi sibuk saat2 momen itu….
Kalau soal kolaps, jadi bikin angst aja deh…kepengen juga nyoba bikin itu. Setuju?
NaeKyu 11/3/12 Dia ngoleksi. Kalau seperti itu, biasanya dia akan beli di tiap tempat, krn pasti ada yang berbeda. Dan kalau seperti itu juga, biasanya nggak akan dihabiskan. Lumayan lho buat investasi…kalau dapat yang langka, bisa buat tabungan hari tua hehehe
tinaff359 11/3/12 Nggak elf nggak masalah. Banyak fans SUJU yang bukan elf, tapi mereka juga benar-benar mendukung SUJU. SO, gomawo udah ngikutin ff ini. Author senang kalau ff ini ternyata bisa menjadi pelajaran yang baik buat yang baca….
vietaKyu 11/3/12 reviewnya bikin author ngakak. Tapi setuju banget ama yg dibicarakan tadi he he he. Jangan bosan review ya…bikin semangat soalnya kalau ada yg sepaham XD
11/3/12 Author malah belum punya video itu…
Kim Anna 11/3/12 Gomawo reviewnya chingu
1414 11/3/12 Nggak nge bash kok, malah terima kasih banget, udah diralat jadinya hehehe Itu real, waktunya sebenarnya Cuma 10 menitan…tapi dia 2 jam. Jadi di edit deh.
Princess kyumin 11/3/12 Nggak, memang banyak kemarin, ini udah dihilangkan sebagian. Biasa, keuber deadline, panjang, jadi kadang udah suntuk mau periksa 10 kali… jadi Cuma 5 kali, so…banyak yg lewat
Chiti 11/3/12 EHB ya? Ditunggu ya, moga2 masuk
dhianelf4ever 11/3/12 Pengen jadi Kyu? Tapi, udah sanggup menjalani yang dilalui Kyu? He he he Author nggak berani
Blackyuline 11/3/12 Nggak, dia tetap ngikutin jadwal. Bisa dilihat juga di chap 10 dan 11. Ommo…
Soal evilnya changmin iya, itu benar…Cuma maksud author, nggak ada yg manggil dia lord voldemin di antara hyung dan teman2nya…
cho hana 11/3/12 Ne, itu beneran… Dia juga nggak ikut Marry U awal lho krn diundur. Cuma rajin2 ngurutin tanggal video aja
AitakattaSJ 11/3/12 Punya teitter, tapi nggak pernah twitteran lagi…bingung kayaknya FB aja
tya andriani 11/3/12 Gomawo reviewnya
Adel 11/3/12 Dari judulnya…pasti happy ending
Azurasky Elf 11/3/12 Maksudnya?
Perisai Suju 11/3/12 Dia tidak lama di RS. Gomawo udah review dan PM hehehe
natal 11/3/12 Charmaine Clarice Relucio Pempengco itu nama lengkapnya. Dia sejak duet ama Kyuhyun ditarik ke America, diorbitkan oleh david foster segala, dan muncul di acaranya oprah dan menyanyikan lagu whitney Houston… dia bukan penyanyi lokal philiphines.
Buktinya: ada di FB author fotonya
riyuri 11/3/12 Gomawo reviewnya chingu. Rajin2 review ya hehehe
xx 11/3/12 Ok, ditunggu ya. Author juga suka moment changkyu …Gomawo
stevy see 11/3/12 Gomawo chingu udah mereview
SunakumaKYUMIN 11/3/12 ADa yg bilang Changkyu baru deket 2010 setelah Kibum keluar, itu nggak bener. Ada buktinya di chapter depan he he he
Adanya yg SM town aja, yg lainnya nggak ada
Gomawo buat semangatnya
GaemRa Kyu-Uke 11/3/12 Mengerti kok…author juga sama hehehe
Ahjumma Namja 11/3/12 Nggak, di MV ini pas dibuat, dia lincah banget. Habis istirahat lama soalnya bca: lama=seharian)
Ne, Kibum memang pintar, dan Changmin itu tulus
Kyuminjoong 11/3/12 . chapter 9
Yesung? 100% serius Chingu. Bukan Cuma saat itu. Kata kangin, sebenarnya kalau interview, bagian Yesung yang kita lihat itu udah banyak potongannya
lytaimoet812 11/3/12 Yesung kalau sudah bicara nggak bisa berhenti
gaemwon407 11/3/12 Kita tunggu saja…
Aisah92 11/3/12 Gomawo reviewnya… tapi yg author maksud itu bukan chingu, melainkan author sendiri
sitara1083 11/3/12 Yg bisa inggris itu Siwon, Kyuhyun, Kibum. Kangin lumayan. Makanya mereka senyum2 lihat Leeteuk main nyahut Thank You
Jmhyewon 11/3/12 Gomawo reviewnya
kihyun 4orever 11/3/12 Janjinya beneran lho ya hehehe Gomawo
kyuzi 11/3/12 Kyu kan memang jenius hehehe
Yesung emang menggemaskan, author suka kalau lagi bisa memunculkan Yesung…sayang dia sering diam, jadi jarang tampil di ff
Ep 38 kalau nggak salah.
Ne, dia gagah baget di sana
Bella 11/3/12 Star Life? Aish! Belum…nyari ah…penasaran. Makasih infonya ya
Aku suka Kyuhyun dekat sama siapa pun. Dia dengan member yang berbeda, interaksinya beda. Ekspresinya saat Hankyung nyuapin dia dimsum…author terharu banget. Saat dia dengan changmin, suka sekali… saat dengan leeteuk, dia manja…saat ama DOnghae, dia kayak hyung…banyak banget deh…. Semuanya author suka
DIANDRA 11/3/12 Bias? Sudah jelas di avatar author kan? (^_^) Tapi sebenaranya semua suka. Semua unik2
PurpleEgg-kyu 11/3/12 Kyuhyun seperti apa? Menurut author, seperti dalam ff ini
kyuhyunganteng 11/3/12 Gomawo reviewnya
xoxoxo 11/3/12 Ne…seandainya…. Ada project untuk ultah Kyuhyun di internet. Krn dia suka jalan2, mereka mau kasih kumpulan postcard berbagai daerah di dunia. Mau ikutan? Tapi author lupa di mana…coba aja cari, tadi cuma baca aja
Mykyubee 11/3/12 Author mau bikin angst! Wkwkwk… tapi kayak gimana angst itu sebenarnya masih belum paham…ada yg punya usulan angst yg bagus? Mau lihat kayak apa buat tahu sebatas mana genre itu
kyuqie 11/3/12 Iya, pas bonamana operasi lagi
Kim ryokie 11/3/12 Gomawo udah ngikutin ff ini
trilililili 11/2/12 Gomawo reviewnya
ArenaKyuminElf 11/2/12 Gomawo buat semangatnya, chingu
umi elf teukie 11/2/12 Iya, waktu ber13 mereka selalu berhitung. Itu sebabnya waktu kibum hiatus, kyuhyun yg paling sedih, krn dia mengubah hitungannya jadi 12, bukan 13 lagi
lovely yesungief 11/2/12 . Yang author heran, kok nggak ada yg berani nyuruh diam? Ha ha ha
Iya, mengharukan
lalalala 11/2/12 Ne, author juga sayang sekali soal itu. Tapi saat Heechul merayakan apa ya…Kibum jg datang lho
Ay 11/2/12 Yg mana bagian di FS yang lucu? Author jadi penasaran. Tapi suka sih waktu nulisnya…banyak happy2nya
Keyra Kyuunie 11/3/12 .Setuju hehehe
meyminimin 11/3/12 Nggak apa, author malah terhibur sekali kalau ada yg review panjang dan bahas hal2 yg mereka sukai. Sungguh. Author merasa ada timbale balik percakapan jadinya
Princess Kyunnie 11/3/12 Hmm…kebayang Kibum dan Changmin rebutan Kyuhyun ha ha ha
Kayaknya aku baca ff chingu deh… he he he, koment juga…
Petinggi SM lagi nyiapin bola kedua
Sama sekali nggak bosan. Review terus ya…
Gyurievil 11/2/12 Changkyu! Author suka banget ama persahabat sejati
Asli dah, Heechul bikin malu, juga Teuki hyung…tapi jadi makin sayang ama mereka hehehe
Kelihatan kan? Dia muncul hanya saat charice tangah2 lagu, lau menghilang lagi saat penantang kedua. Tak pernah muncul lagi, bahkan saat Henry tampil
Ya, teuki is the best leader
reaRelf 11/2/12 Cuma 2 kali, yang terakhir nggak ke depan lagi karena udah lemas banget
misskyuKYU 11/2/12 Author suka waktu Kyuhyun menaklukkan changmin he he he
Ne, adegan Kyu dan Kibum so sweet, author juga suka
Jangan bosan review ya chingu
ShillaSarangKyu 11/2/12 Iya, senyum aja kudu di suruh…benar2 penyanyi balada, padahal kelakuannya iseng banget
Momo ShinKaI 11/2/12 15 tahun dan 19 tahun…hanya selisih 4 tahun ama Kyu lho. Kyuhyun tampang tua wkwkwk
Fitri MY 11/2/12 Gomawo reviewnya
Shin Min Hwa 11/2/12 Sungmin belum tahu
daraemondut 11/2/12 Mau tak mau…SUJU M ada di timeline nya rising star…
Kita lihat saja…chapter ini sudah dimulai. Gomawo
