Title : RISING STAR Chapter 11
Genre : Brothership
Rating : Fiction T
Cast : Kyuhyun, Leeteuk, Heechul, Hankyung, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, dan Kibum.
Disclaimer : All them belong to themselves and GOD.I own only the plot.
Warning : Typos, Geje , Don't like it? Don't read it please.
Summary : "Sejak kapan kita ini normal?" / "Aku juga berbakat, tetapi kenapa aku harus bertahun-tahun?!" / "Sekarang dia selalu membuat hal itu sebagai lelucon!" / "Aku tidak akan menyentuhmu, arrachi? Aku tidak pernah benar-benar berniat menyentuhmu! Tolong lupakan kejadian itu!" / KENAPA KAU TIDAK DI MEJA OPERASI SEKARANG?!
.
.
.
Bola kedua sudah kugulirkan, Super Junior. Kyuhyun sshi, kau harus bertahan. Aku ingin kau mengenang kembali saat-saat awalmu di Super Junior. Seperti apakah watak asli member Super Junior yang kau banggakan saat berita ini muncul, kau akan segera mengetahuinya.
.
.
RISING STAR
Chapter 11.
.
16 Oktober 2007
.
Kyuhyun seharian ini berada di dorm sementara yang lain menjalani jadwal mereka. Ketika Leeteuk menengoknya sepulang dari SUKIRA, ia melihat sang magnae berbaring di sofa dengan TV dan laptop menyala. Leeteuk mengerutkan kening.
"Kyuhyunnie, kau tidak beristirahat?" tegurnya halus.
"Aku seharian istirahat, Teuki hyung. Tapi sambil mengikuti berita," kata Kyuhyun. Leeteuk mengintip layar laptop. Tampaknya Kyuhyun sudah mengetahui berita di luar hari ini. Leeteuk dan yang lain memang diserbu oleh pers di mana pun mereka beraktifitas, untuk menanyakan perihal anggota ke-14 Super Junior.
"Itu sama saja tidak istirahat!" Leeteuk mengacak rambut Kyuhyun dengan kesal. Namja itu mengedarkan pandangan, lalu bertepuk tangan. Semua dongsaengnya yang berada di lantai 11 menengok. "Ya! Kumpul di kamarku!"
Seruan-seruan kesal bermunculan. Jika Leeteuk sudah mengeluarkan kalimat itu, tidak ada yang merasa senang. Sang leader biasanya akan menegur mereka tentang kesalahan-kesalahan yang mereka perbuat hari itu.
Tetapi malam ini berbeda. Kyuhyun duduk di atas kasur Leeteuk sambil bersandar, sementara hyungdeul yang lain menyebar di seantero kamar. Mereka mencari posisi nyaman masing-masing. Leeteuk sendiri duduk di kursi meja tulisnya.
"Kalian semua sudah tahu berita hari ini bukan?" Pertanyaan Leeteuk itu membuat semua menghela nafas lega.
"Aku juga sudah mengikuti beritanya," sahut Kyuhyun.
"Hyung tahu. Karena itu, lain kali laptop-mu akan hyung sita." Leeteuk mendelik ke arah Kyuhyun.
"Teuki hyung tega sekali!" protes Kyuhyun.
"Dengar, Kyuhyunnie! Kalau kau mau laptopmu tidak disita, istirahatlah dengan benar! Kau tahu, bukan, jadwal kita jarang sekali longgar. Kau harus memanfaatkan waktu istirahat sebaik-baiknya!"
Kyuhyun bergumam kesal. Sungmin menepuk bahu Kyuhyun, bukan untuk menghibur, tapi untuk menunjukkan senyumnya. Senyum senang karena ada yang membantunya menyita alat elektronik itu dari sang magnae.
"Aku tak habis pikir, jelas-jelas ditulis Henry-ah itu anggota sub grup, Super Junior China… Kenapa mereka malah ribut soal anggota ke-14?" Heechul merasa gusar. Ia cukup kerepotan karena wartawan terus menerus menanyakannya.
"Di mana-mana, sub grup itu dari anggota inti, Heechul hyung, karena itulah mereka ribut soal itu," kata Shindong.
"Ne. Normalnya memang begitu." Hankyung mengangguk setuju. Ia sendiri cukup tertekan hari ini. Begitu pula dengan Henry.
"Sejak kapan kita ini normal?" kata Kyuhyun. "Menurutku tidak ada yang aneh jika sub grup kita juga ditambah orang dari luar grup."
"Aku setuju, Kyuhyunnie. Normal itu tidak cocok dengan kita." Ryeowook tersenyum.
"Aish! Kenapa kalian bangga sekali dengan hal itu?" cetus Eunhyuk.
"Tentu bangga, Hyukkie, cuma Super Junior yang punya member lebih cantik dari yeoja." Donghae melirik Sungmin dan Heechul.
Heechul melirik cermin yang ada di dekatnya, lalu mengangguk setuju. "Aku bahkan lebih cantik dari SNSD."
"Aku tidak suka dibilang cantik. Aku ini imut," protes Sungmin.
"Cuma Super Junior yang anggotanya banyak sekali." Siwon berkata penuh semangat. "Karena itulah aku memilih kalian."
"Serius?" tegur Leeteuk, membuat Siwon tersipu.
"Teuki hyung tahu, bukan itu alasanku. Tapi, bersama dengan orang sebanyak ini pasti menyenangkan." Siwon tersenyum simpul.
"Aku saja kaget waktu ditambahkan ke grup ini…memangnya 12 kurang banyak?" Kyuhyun merengut.
"Sebenarnya aku tidak pendiam sekali, tetapi sejak masuk Super Junior 05, aku jadi pendiam," kata Kibum, tak biasanya dia bicara panjang.
"Oh ya?" Kyuhyun langsung tertarik. "Kenapa bisa begitu, Kibum hyung?"
"Sudah ada 11 orang yang senang bicara, aku bingung harus bicara apa lagi."
"Aku mengerti." Kyuhyun merangkul Kibum yang duduk di sebelahnya dengan iba. "Soal itu serahkan padaku, hyung. Di Super Junior ini, aku akan jadi juru bicaramu."
"Cuma Super Junior punya member bertubuh gemuk." Tiba-tiba Kangin menyeletuk.
"Tapi Shindong hyung itu keajaiban dunia! Dia bisa menari dengan tubuh seperti itu." Donghae membela. Tapi Shindong malah merasa tersindir.
"Sebentar lagi Kangin hyung bakal mirip Shindong hyung, kecuali kemampuan menarinya."
Kyuhyun langsung dapat death glare dari Kangin. Tanpa sadar namja itu memegang perutnya yang memang mulai melebar.
"Cuma super junior yang punya magnae paling usil," balas Kangin setelah rasa cemasnya hilang.
"Dia memang menyebalkan." Eunhyuk mengangguk setuju.
"Tidak sopan." Heechul menambahi.
"Tidak manis." Sungmin tersenyum ke arah Kyuhyun.
"Training cuma 3 bulan." Shindong mengingatkan.
"Itu karena aku berbakat!" protes Kyuhyun yang merasa dikeroyok.
"Aku juga berbakat, tetapi kenapa aku harus bertahun-tahun?!" protes Yesung.
Kyuhyun hanya bisa meringis.
"Ah! Cuma Super junior yang punya member ber-aura misterius." Ryeowook tertawa senang sambil menepuk pundak teman sekamarnya, Yesung.
"Pengundang penghuni dunia lain." Siwon bergidik.
"Aku masih berani menghadapi hantu daripada orang mabuk, hyung!" Tidak jelas maksud kalimat Kyuhyun membela Yesung atau bukan.
"Kalian bisa diam tidak?" protes Leeteuk yang merasa diabaikan.
"Ah! Itu dia! Cuma kita yang punya leader paling pelit!" Kangin tersenyum lebar. Ia tak peduli Leeteuk sudah menatapnya dengan kesal.
"Jangan lupa, dia juga sadis!" Eunhyuk tampak serius.
"Ne, kita tidak boleh mandi lagi kalau telat bangun…harus perform tanpa gosok gigi." Donghae teringat pengalamannya beberapa waktu lalu.
"Magnae di DBSK dimanja, tapi kalau aku malah disiksa." Kyuhyun ikutan mengeluh.
"KALIAN SUDAH SELESAI?!"
Suara Leeteuk yang menggelegar, membuat semua terdiam. Namun mereka saling melempar senyum. Leeteuk kali ini hanya bisa pasrah.
"Ini bakal ramai. Hari ini saja protes mulai bermunculan." Leeteuk mencoba meraih perhatian dongsaengnya. "Seperti saat Kyuhyunnie…"
Semua tiba-tiba terdiam.
"Aniyo… Aniyo… " Kyuhyun mengibas-ngibaskan kedua tangannya. "Protes di luar itu tidak separah di dalam. Begitu aku tampil, semua fans langsung menerimaku kok. Mungkin kali ini juga begitu."
Mata Kyuhyun mengedip saat menyadari situasi tetap hening. Bahkan jauh lebih hening. Ketika ia memandang hyungdeul, semua membuang mukanya satu per satu. Sadarlah Kyuhyun apa yang ia ucapkan membuat mereka merasa tidak enak.
"Aish! Mianhe, hyungdeul, aku tidak bermaksud mengingatkan kalian!" Kyuhyun langsung memeluk Kibum dan Sungmin yang berada di dekatnya. "Kalian memang membuat aku stress beberapa bulan, tapi setelah itu kalian semua milikku," katanya sambil mengeluarkan evil smirk.
Heechul mendelik. "Apa katamu?"
"Ok, kecuali Heechul hyung." Kyuhyun meralat.
"Jadi, apa yang harus kita lakukan sekarang?" Sungmin membalikkan ke pokok masalah.
"Sejujurnya, jika Henry-ah masuk ke SUJU M, aku tidak keberatan."
"Shindong hyung, ELF tidak menginginkan anggota ke-14!" Eunhyuk mengingatkan.
"Kita jelaskan saja kalau SUJU tetap 13." Donghae memberi usul.
"Ya, kita semua sepakat, SUJU tetap 13." Siwon mengangguk.
"Henry adalah SuJu M." Yesung mengangguk. "Tapi dia tetap keluarga kita, hanya posisinya adalah di SuJu M. Super Junior sendiri tidak berubah."
"SuJu05 12 member, SuJu 13 member, SuJu M…"
"Tujuh member," sambung Hankyung saat Ryeowook terlihat bingung.
"Setuju." Kangin menepuk tangan dengan puas.
"Apa fans akan menerimanya?" tanya Ryeowook cemas.
"Berharaplah begitu." Kyuhyun sedikit merenung. "Pasti tidak akan mudah bagi Henry-ah."
"Bagi kita pun tidak akan mudah," kata Leeteuk. "Sejujurnya, aku tak tahu harus bagaimana bersikap. Tapi untuk sementara, seperti ini dulu saja."
"Ok, semua sepakat ya, kapan pun kita ditanya, pertahankan SuJu adalah 13 orang. Tetapi kita juga tidak boleh menolak Henry sebagai anggota SUJU M." Shindong membuat kesimpulan.
"Sepertinya ada yang berharap kita menolak Henry…"
Kata-kata Kyuhyun membuat mereka tersenyum.
"Biarkan saja…tidak usah terlalu menunjukkan kita menerima atau menolak. Yang penting, Henry diberitahu dahulu." Leeteuk menenangkan Kyuhyun.
"Aku rasa itu bagus. Sejak kita lebih banyak diam…sepertinya tekanan itu jaraknya menjauh ya." Kata-kata Donghae disambut persetujuan yang lain.
"Soalnya yang menekan kita sibuk bertanya-tanya kenapa tak ada reaksi dari kita." Kibum tersenyum.
"Dengan begitu, kita punya kesempatan menarik nafas." Sungmin tanpa sadar merangkul bahu Kyuhyun.
"Soal strategi, serahkan padaku dan Kibum hyung." Kyuhyun menepuk tangan Sungmin yang terlihat sedikit cemas.
"Memangnya kalian ahli perang?" sungut Kangin.
"Kami ahli strategi di Star Craft." Kyuhyun tersenyum, diikuti Heechul dan Kibum.
"Aish! Dasar Gamekyu!" Kangin kembali merengut.
"Seperti yang pernah kita sepakati sebelumnya, …" Leeteuk memandang dongsaengdul penuh harap.
"TUTUP MATA! TUTUP TELINGA! BICARA DENGAN HATI!"
Leeteuk nyaris menangis mendengar koor itu. Ia tak menyangka semua dongsaengnya mengerti maksudnya tadi, dan tak menyangka mereka masih teringat kesepakatan waktu itu.
"Bagus kalau kalian mengerti. Kalau ada kesalah pahaman, tanyakan langsung kepada yang bersangkutan. Jangan percayai apapun sebelum ada konfirmasi, aracchi? Kita bukan menghadapi orang biasa, kita menghadapi orang pintar yang punya kekuasaan."
Pertemuan itu pun bubar.
Saat Kyuhyun hendak keluar, Leeteuk menahan tangannya.
"Bagaimana kondisimu, Kyuhyunnie?"
"Aku baik-baik saja, Hyung."
"Besok kita akan mengadakan acara tanda tangan untuk fans di Daegu. Jaraknya sekitar 3-4 jam dari sini. Kau bisa ikut?"
"Tentu saja aku harus ikut… Kalau ada yang datang untuk meminta tanda tanganku, mereka pasti kecewa, Teuki hyung."
Leeteuk mengangguk. "Baiklah. Kau harus istirahat baik-baik."
.
.
17 Oktober 2007
Fans Sign di Diegu
.
Super Junior tercengang saat tiba di tempat acara. Fans penuh sesak hingga ke jalan. Mereka sudah mengantri untuk menerima tanda tangan pada album Don't Don yang mereka beli. Dengan pengawalan body guard, Super Junior menuju tempat acara.
Tiga belas bangku berjajar di tengah ruangan. Di kiri kanan dan belakang mereka sudah tempatkan pembatas yang kokoh agar tidak ada fans mendesak dari sana. Bagian depan dipenuhi body guard. Album akan ditanda tangani satu persatu dan dikembalikan ke pemiliknya melalui staff SM yang bertugas. Namun mereka bisa melihat jelas ketiga belas member Super Junior.
Kyuhyun beberapa kali menghapus keringatnya yang mengalir deras. Duduk dalam waktu lama, dan dikerumuni begitu banyak orang, membuatnya seakan tidak bisa menghirup udara dengan leluasa.
Sungmin yang berada di sebelahnya memperhatikan dengan cemas. Ia sudah beberapa kali mengangsurkan botol minum kepada Kyuhyun, sampai mulai berpikir apakah semua air yang Kyuhyun minum sudah keluar lewat keringat, karena dongsaengnya tetap terlihat 'kering'.
Meski begitu, Kyuhyun maupun Sungmin tetap tersenyum. Para fans sudah mengantri begitu panjang dan lama untuk menerima tanda tangan mereka pada album Don't Don yang mereka beli. Mereka tak mau menunjukkan hal lain selain wajah gembira.
Untuk menghilangkan kepenatan, member Super Junior saling bergurau satu sama lain. Siwon diam-diam memasang tulisan di jaket Eunhyuk, lalu tertawa geli saat namja itu tidak juga menyadarinya. Donghae juga melontarkan beberapa lelucon lucu sehingga Eunhyuk tertawa lebar.
Hanya Ryeowook yang tampak sulit sekali tersenyum. Bahkan saat Siwon menggelitiknya dan Leeteuk mengajaknya tertawa, namja itu hanya menarik bibirnya sedikit. Namja itu teringat saat tadi pagi memergoki Kyuhyun menelepon manager hyung.
Saat itu, Ryeowook bangun lebih pagi. Ia ingin membuatkan bekal makanan untuk Kyuhyun agar dongsaengnya itu bisa minum obat tepat waktu. Ahjumma hanya memasak makanan yang harus segera dimakan. Bukan makanan yang bisa dimakan beberapa jam kemudian.
"Bisakah manager hyung menyusulkan obat itu ke Daegu? Tanpa obat itu, aku pasti tidak bisa berdiri!"
Kata-kata Kyuhyun yang tanpa sengaja terdengar dari dapur, membuat Ryeowook menghentikan niatnya membuka kulkas, dan merunduk. Tubuhnya tertutup meja dapur. Ketika ia mencoba mengintip, dongsaengnya itu duduk di meja makan dengan gelisah.
"Aku kehabisan obat itu, tolong manager hyung menyusulkannya ke Daegu. Ne. Untuk pagi ini aku masih punya." Kyuhyun menggelengkan kepalanya. "Tidak bisa ditunda, manager hyung, itu obat penahan sakit dosis tinggi. Bisa heboh jika aku tumbang saat acara, bukan? Jebal, susulkan obat itu ke Daegu. Ne. Gomawo."
Kyuhyun tampak terkejut saat Ryeowook berdiri dari posisinya ketika ia menutup telepon. Hal itu justru membuat kekuatiran Ryeowook bertambah.
"Kyuhyunnie, bukankah kau sudah dalam masa pemulihan? Kenapa kau butuh obat penahan sakit dosis tinggi?" Ryeowook mencoba mengamati wajah Kyuhyun. Baru ia sadari, wajah itu sama sekali bukan wajah orang yang mulai sehat. "Untuk berdiri saja kau butuh obat itu? Aku tidak sepandai kau, saeng, tapi aku cukup tahu ini sangat aneh! Sebenarnya bagaimana kondisimu?!"
Hal yang terjadi setelah itu adalah, Kyuhyun berlari masuk ke kamar dan menutup pintu. Ryeowook tidak ingin membangunkan Sungmin yang pasti masih kelelahan. Ia terpaksa menahan kegalauannya sendiri.
Ryeowook semakin kesal ketika Kyuhyun bersikap seakan tak terjadi apa-apa selama mereka berangkat ke Daegu. Tetapi Kyuhyun memilih duduk di posisi paling jauh darinya, baik selama di mobil maupun selama penandatanganan album. Hal itu membuatnya semakin yakin ada yang Kyuhyun sembunyikan darinya, bahkan mungkin dari member yang lain.
.
.
Kyuhyun langsung membenamkan tubuhnya ke atas kasur saat tiba di dorm. Ia tak menyangka acara tanda tangan benar-benar menguras tenaganya.
"Mandi dulu, Kyuhyunnie. Hyung sudah siapkan air hangat di bath up. Ada garam mandi. Itu bisa membuat tubuhmu relax." Sungmin yang baru saja selesai mandi, duduk di ranjangnya sambil mengeringkan rambut.
"Boleh aku tidak mandi, Sungmin hyung?"
"Mandi sendiri, atau aku mandikan?" ancam Sungmin
"Aku senang mandi bersama Shindong hyung…" Kyuhyun menjawab dengan sedikit mengantuk.
"Kau ini…mau kupanggilkan Shindong hyung?"
"Aniyo."
Tiba-tiba HP Kyuhyun bergetar. Ia mendecak melihat nama yang tertera di layar.
"Aku mengantuk. Lain kali saja."
Sungmin mengerutkan kening melihat Kyuhyun sangat tidak sopan ditelepon. HP itu kembali bergetar. Sungmin memasang muka mengancam, saat Kyuhyun hendak melakukan hal seperti tadi.
Dari seberang sana, terdengar suara berisik. Sepertinya ada yang sedang marah-marah.
"Mianhe, Changmin-ah… Aku lelah sekali hari ini… " Kyuhyun melirik ke arah Sungmin yang masih mengawasinya. Itu berarti ia tak boleh menutup telepon tanpa permisi. "Kau akan tampil di kampusku besok? Aish! Menyebalkan…"
Kyuhyun memandang ke arah meja tulisnya dengan kesal. Sekarang ia sudah punya kamar, tempat tidur, lemari dan meja tulis. Tetapi ia justru tak pernah menggunakannya, karena hingga saat ini ia belum bisa kuliah.
"Kau membuatku sedih Changmin-ah. Kalian tampil di kampusku, tapi aku sendiri lama tak ke sana." Kyuhyun mengukir senyum evil mendengar sahabatnya merasa panik karena sudah membuatnya sedih. "Aku hanya bercanda. Aku senang kalian tampil di sana. Kapan mampir ke dorm? Apa? Lusa kalian sudah ke Malaysia? Artis top memang beda ya…aku hanya berputar-putar di sini."
"Ne. Cepatlah istirahat! Kalau kau sakit, tidak ada yang …. " Kyuhyun membatalkan kata-katanya ketika teringat Sungmin ada di dekatnya. "Aniyo… Diundur. Alasannya? Sudahlah, lain kali saja kita bahas. Ne. Sugohaseyo, Changmin-ah."
"Apa yang diundur, Kyuhyunnie?" tanya Sungmin heran.
"Bukan apa-apa. Aku mandi dulu, Sungmin hyung," kata Kyuhyun sambil beranjak meninggalkan kamar.
.
.
18 Oktober 2007
.
"Kyuhyunnie!" Ryeowook menyodorkan segelas teh hangat ketika Kyuhyun menghampirinya. "Hawa mulai semakin dingin, jangan lupa memakai jaket dan topimu dengan baik!"
Kyuhyun memandang ke arah member yang lain. Donghae dan Kangin hanya memakai sebuah sweater dengan potongan leher rendah. Heechul hanya menambahkan sebuah jaket kaos terbuka di luar sweaternya. Yesung mengenakan kemeja dengan jas terbuka. Ryeowook sendiri hanya melapisi dirinya dengan jaket hoodie di luar kaosnya.
"Ryeowookie, aku akan terlihat seperti orang sakit," kata Kyuhyun. Ia menggeleng, menolak nasihat Ryeowook.
Ryeowook beranjak dari sana, menuju kamar Sungmin dan Kyuhyun. Tak lama kemudian, ia keluar sambil membawa jaket Kyuhyun yang paling tebal dan topi beani heat yang bergaris-garis.
"Pakai!" Ryeowook memaksa Kyuhyun mengenakan jaket itu di luar kemeja putih panjangnya. Tanpa bicara, namja itu mengeratkan resleting jaket Kyuhyun hingga ke leher. Sebelum Kyuhyun sempat memprotes, Ryeowook membenamkan beani hat tadi ke kepala Kyuhyun dalam-dalam, menutupi rambut putihnya. "Kau memang orang sakit! Jadi jangan protes!"
Kyuhyun merengut, lalu menurunkan resletingnya hingga ke dada, sehingga penampilannya tidak terlalu culun.
"Biar pun begitu, jangan terlihat aneh, Ryeowookie." Kyuhyun mencari kaca melihat penampilannya. Mendecak kesal karena bajunya yang tebal melebihi yang lain. Tetapi ia tidak melepaskannya. Sebenarnya, Kyuhyun memang merasa tubuhnya sangat tidak enak hari ini. Tetapi karena mereka akan siaran pagi hari, ia terpaksa bangun.
.
.
MBC FM Pk 08.00 KST
.
Park Jung Ah membuka acara radio hari itu, di mana sebagian member Super Junior menjadi bintang tamunya.
Kangin, Yesung, Donghae, Ryeowook, Kyuhyun dan Heechul duduk berurutan di meja yang tersedia. Pertanyaan seputar kembalinya Kyuhyun setelah kecelakaan pun bergulir.
"Awalnya kami kuatir Kyuhyun sshi tidak bisa ikut dalam pembuatan album kedua kami karena kondisi kesehatannya." Ryeowook beberapa kali menoleh ke arah Kyuhyun yang duduk di sebelahnya. "Namun, ia bersikeras untuk ambil bagian di dalamnya. Saya benar-benar merasa terharu."
"Saya lebih suka mengatakan, bahwa album kedua Super Junior tidak akan dilakukan tanpa Kyuhyun sshi," kata Yesung dengan tegas. "Kyuhyun sshi memang harus mengambil bagian di dalamnya."
Kata-kata Yesung itu membuat semua yang hadir bertepuk tangan. Memang sebenarnya, hal itulah yang disepakati oleh Super Junior saat Kyuhyun berada di rumah sakit. Mereka akan berusaha mempertahankan keberadaan Kyuhyun dalam album kedua mereka.
"Semua member sangat memperhatikanku," kata Kyuhyun sambil tersenyum. "Heechul hyung dan saya tidak dekat sebelumnya."
Heechul menoleh dengan pandangan menegur, tetapi Kyuhyun tersenyum dan melanjutkan.
"Karena kami berdua sama-sama pernah mengalami kecelakaan mobil, kami seperti punya hubungan khusus. Kami jadi lebih peduli satu sama lain. Jika saya bilang saya merasa tidak enak badan, 6 dari 10 member akan bertanya "Kyuhyunnie, gwenchana?' "
Kyuhyun tertawa senang, sementara Heechul merengut.
"Sekarang dia selalu membuat hal itu sebagai lelucon!"
Kyuhyun kembali tertawa mendengar protes Heechul. Begitu pun semua yang hadir.
"Saya merasa sangat sedih ketika pertama kali mengunjunginya. Jadi saya mengunjunginya lebih sering." Heechul teringat ketika ia meraih tangan Kyuhyun yang dingin dan tidak beraksi apapun saat koma. Tanpa sadar ia memegang lengan Kyuhyun yang duduk di sampingnya, dan merasa lega merasakan kehangatan dan gerakan di sana. "Padahal, mereka tidak sering mengunjungi saya ketika dirawat di rumah sakit."
Kyuhyun lagi-lagi tertawa, bahkan hingga membungkukkan tubuhnya.
"Eomma Kyuhyun sshi mengatakan kepada saya, 'Heechul-goon, Kyuhyunnie pernah bilang, bahwa ia sangat ingin bisa dekat denganmu. Kaulah hyung di SUJU yang paling jauh dengannya.' Saya merasa sangat malu dan gelisah setelah mendengarnya." Heecul mengirimkan death glare ketika Kyuhyun terus saja tersenyum. "Karena itu saya mengunjunginya lebih sering. Tampaknya benar-benar jahat jika kita tidak peduli sementara dia sakit, bukan?"
"Akhirnya, ia masih membuat itu sebagai lelucon sampai sekarang." Keluhan terakhir itu membuat Kyuhyun benar-benar tertawa.
Ketika mereka diminta menyanyikan lagu 'Hate U Love U', Ryeowook menarik Kyuhyun mendekat. "Kyuhyunnie, biar aku gantikan part-mu," bisiknya.
"Aku baik-baik saja, Ryeowookie, jangan terlalu kuatir," tegur Kyuhyun sambil melirik ke arah penonton yang duduk di ruangan yang dibatasi kaca dengan ruang siaran. "Part kita saling menyusul dan menimpa, tidak mungkin kau menggantikanku."
"Bagaimana kalau Yesung hyung?"
Kyuhyun menghela nafas. "Ryeowookie, hanya 6 member untuk part 13 orang. Yesung hyung mengambil paling banyak dibanding Donghae hyung dan Heechul hyung. Jangan membuat mereka bingung. Aku sungguh tidak apa-apa."
Ryeowook semakin kuatir. Ia mulai hafal dengan sifat Kyuhyun. Jika Kyuhyun bilang sakit, itu berarti dia sedang malas. Jika Kyuhyun bilang tidak apa-apa, itu berarti dia sedang sakit. Dan dia hari ini selalu bilang tidak apa-apa.
Kangin, Donghae, Yesung, Heechul, Ryeowook dan Kyuhyun berdiri di bagian dinding yang menghadap penonton. Di sana tersedia mike dan earphone. Begitu musik mengalun, mereka pun bersiap. Donghae membuka lagu dengan sangat manis, disusul oleh Heechul. Begitu tiba giliran Kyuhyun, ia salah di awal. Hal itu membuat Ryeowook menoleh ke arahnya dengan cemas. Tetapi Kyuhyun tidak melihat ke arahnya, terus berkonsentrasi. Akhirnya Ryeowook pun mencoba fokus kepada penonton seperti yang Kyuhyun lakukan.
Mereka semua bisa mengakhiri lagu itu dengan baik. Bahkan Kyuhyun mencapai nada tertingginya tanpa kesulitan. Super Junior mendapat sambutan meriah dari penonton di stasiun radio itu.
Setelah mengucapkan terima kasih kepada semua kru, keenam namja itu naik ke dalam mobil yang akan membawa mereka kembali ke dorm.
Kyuhyun mengenakan selt belt-nya baik-baik, lalu mencoba memejamkan matanya. Ia merasa sangat lelah dan seluruh tubuhnya berontak minta istirahat. Kyuhyun tahu, hal ini disebabkan paru-parunya melemah, membuat suplai oksigen ke bagian-bagian tubuhnya tidak berjalan dengan baik, jauh lebih lambat dari yang ia perlukan.
Kyuhyun tidak tahu apa yang terjadi setelah beberapa menit di dalam mobil. Yang ia tahu, hyungdeulnya mengguncang-guncangnya dengan panik. Donghae bahkan sudah menangis di sebelahnya. Apa yang terjadi?
"Aigoo, Kyuhyunnie, kau membuat kami takut!" Donghae mencoba tertawa sambil menghapus air matanya.
"Kami sudah lama membangunkanmu karena kita sudah tiba di dorm, tetapi kau tidak juga bangun. Aku pikir kau pingsan." Heechul menyambung.
Sudah tiga jam berlalu? Pingsan? Ah, itu mungkin saja… Aku tidak ingat apapun, padahal sejak kecelakaan itu, aku tidak berani tertidur di dalam mobil.
Kyuhyun mencoba bangkit dari duduknya, tetapi tubuhnya terasa sangat lemas. Ia ingin bisa berpura-pura kuat, tetapi kali ini benar-benar tidak bisa.
Meski ia sudah meminta hyungdeulnya meminjamkan kekuatan untuknya, namun Kyuhyun bukan orang yang berani meminta jika benar-benar membutuhkan. Ia berani meminta jika itu dalam hal bergurau atau menjahili hyungnya.
"Kyuhyunnie, gwenchana?" Ryeowook menatap dengan cemas.
"Hyungdeul…" Kyuhyun merasa suaranya tersekat, tapi ia tahu, kali ini ia harus meminta bantuan. "Rasanya, aku… tidak sanggup berdiri."
"MWO?" Kangin, Donghae, Yesung, Heechul dan Ryeowook langsung tampak cemas.
"Gwenc…"
"Jangan banyak tanya!" Kangin menegur yang lain. Namja itu duduk di dekat Kyuhyun sambil menghadapkan punggungnya. "Naiklah, Kyuhyunnie, aku akan menggendongmu."
Kyuhyun tidak juga bergerak sehingga Kangin berbalik ke arahnya dengan kesal.
"Aku tidak akan menyentuhmu, arrachi? Aku tidak pernah benar-benar berniat menyentuhmu! Tolong lupakan kejadian itu!" Wajah Kangin merah padam karena malu.
Seandainya ini terjadi di saat lain, semua pasti menertawakannya. Tapi kali ini tidak ada yang tertawa, termasuk Kyuhyun. Magnae Super Junior itu tampak semakin kesulitan bernafas. Keringatnya mengalir deras.
"Aniyo… Aku… tak berpikir…begitu…" kata Kyuhyun nyaris tidak terdengar. "Aku…tidak sanggup…bergerak..."
Wajah Kyuhyun menampakkan rasa takut. Ia merasa seperti boneka rusak, tak ada tenaga sedikit pun tersisa. Bahkan kedua tangannya tidak bisa diangkat untuk memegang dadanya yang terasa sangat sakit.
"Semua akan baik-baik saja, Kyuhyunnie, kita akan beristirahat di dorm, arrachi?" Yesung menepuk wajah Kyuhyun dengan suara menenangkan. Padahal Yesung tidak kalah takut melihat keadaan Kyuhyun. Ia mencoba memberi semangat sehingga Kyuhyun bisa sedikit tersenyum.
Kangin menarik Kyuhyun keluar mobil dengan hati-hati dan menggendongnya. Kepala Kyuhyun bersandar lemas di dadanya, sehingga Kangin dapat merasakan nafas sang magnae yang terasa pendek dan cepat. Mati-matian ia berusaha menahan tangannya agar tidak gemetar.
.
.
Leeteuk tergopoh-gopoh berlari ke arah kamar Kyuhyun dan Sungmin. Dia dan Eunhyuk baru saja pulang dari kantor SM ketika mendengar kabar tentang Kyuhyun. Di dalam kamar, semua dongsaengnya yang lain tengah berkerumun. Kyuhyun sendiri masih terbaring di tempat tidur dengan wajah pucat. Ia memakai dua bantal di kepalanya. Uisa yang tadi datang, menyarankan posisi bantal tinggi agar Kyuhyun lebih mudah bernafas.
"Gwenchana, Kyuhyunnie?" tanya Leeteuk cemas.
"Sudah lebih baik, Teuki hyung… Mianhe, aku membuat hyungdeul cemas." Suara Kyuhyun masih terdengar lemah. Ia bahkan memejamkan mata sesekali, tampak menahan sakit.
"Sejak pagi tadi, kondisinya belum terlalu membaik," kata Yesung sambil melirik jam weker Kyuhyun yang menunjukkan pukul 5 sore.
Sungmin duduk di sisi Kyuhyun sambil sesekali menggosok tangan Kyuhyun yang terasa dingin. Sejak Kyuhyun pulang dari MBC, Sungmin selalu berusaha membuatnya merasa nyaman.
"Ah! Bagaimana kalau kami memilih kado Natal kami untukmu?" kata Siwon dengan girang. "Dengan begitu, kau akan bersemangat dan cepat sembuh."
"Ide bagus!" Donghae melonjak kegirangan.
"Sisakan yang paling murah untukku, ya," kata Eunhyuk.
"Baiklah, asal kau sembuh, aku mau mengabulkan permintaanmu." Heechul tersenyum meringis.
"Mianhe, waktu itu kami mengabaikannya," kata Hankyung dengan wajah sedih. Saat itu, semua member memang kaget akan ulah Kyuhyun. Akhirnya mereka bubar tanpa melihat daftar itu sedikit pun.
"Di mana daftarnya, Kyuhyunnie?" Shindong ikut bersemangat.
"Ani. Aniyo… Aku sudah tidak ingin lagi," kata Kyuhyun. Suara lemah itu justru membuat hyungdeul semakin bersemangat untuk membuat magnae mereka senang. Kali ini mereka berusaha mencari seantero kamar, membuat wajah Kyuhyun tampak memelas, mencoba memberi kode kepada Leeteuk.
"Di mana kau letakkan, saeng?" tanya Leeteuk, tidak mengerti isyarat yang Kyuhyun berikan.
"Biar aku yang mencarinya," kata Sungmin ketika meja tulis Kyuhyun mulai diacak-acak. Ia mencari sembari merapihkan.
"Ya! Sungmin hyung, kalau begitu kapan selesainya?" protes Ryeowook. Tetapi ia pun ikut membantu merapikan kamar yang diacak-acak.
Kibum memilih diam. Sedari tadi ia mengamati Kyuhyun, dan sedikit heran melihat wajah cemas dongsaengnya itu. Aneh, seharusnya dia akan menunjukkan daftar itu dengan semangat. Ada apa sebenarnya?
Kibum kembali mengamati saat hyungdeul yang lain mencoba mencari. Ia beberapa kali mendapati Kyuhyun memandang ke arah lampu belajarnya.
"Sepertinya aku tahu, hyungdeul." Kibum bergerak menuju lampu belajar yang bertengger di meja tulis Kyuhyun.
"ANDWAE!" teriak Kyuhyun sekeras yang ia bisa. Hal itu membuat hyungdeulnya termasuk Kibum menautkan kening.
"Ada apa, Kyuhyunnie? Seharusnya kau senang, bukan?"
Kyuhyun tidak bisa menjawab pertanyaan Kangin. Ketika Kibum mengangkat lampu itu dan mengambil lipatan kertas di bawahnya, Kyuhyun mengeluh dengan keras.
Kibum membuka lipatan itu, membacanya dan mengerutkan kening. Eunhyuk dan Siwon ikut membaca di kiri dan kanan daftar itu. Mereka ikut mengerutkan kening. Heechul yang penasaran, langsung menarik kertas itu dan membacanya.
"Tidak ada yang aneh, ini benar-benar daftar hadiah Natal," kata Heechul. "Kalian bertiga membuat aku cemas saja."
Yesung menarik daftar itu, dan langsung menyadari apa yang dilihat ketiga dongsaengnya tadi.
"Heechul hyung memang tidak akan mengerti," kata Yesung, membuat Heechul mendelik ke arahnya. "Tapi Siwon, Eunhyuk, Kibum dan aku yang sering aktif di gereja, pasti menyadari keanehannya."
Yesung kali ini memandang ke arah Leeteuk dan Kyuhyun bergantian, sebelum akhirnya memandang Kyuhyun dengan pandangan tajam.
"Kyuhyunnie, ini bukan daftar hadiah Natal yang kau inginkan. Ini daftar hadiah Natal yang hendak kau beli dan sumbangkan, bukan?"
Kyuhyun tidak menjawab sepatah kata pun. Leeteuk terlihat gelisah.
Kesebelas pasang mata, kini memandang keduanya penuh selidik.
"Apa yang kalian berdua sembunyikan?" tanya Kangin.
"Saat kita dikumpulkan pagi itu…memang ada yang aneh." Kibum memandang ke arah kalender. Saat itulah ia mulai bisa menebak apa yang terjadi. "Kyuhyunnie…bukankah seharusnya kau…."
"Sebenarnya apa yang kalian hendak bicarakan saat itu?" Shindong memotong perkataan Kibum.
"Ne, kalau dipikir, Teuki hyung tidak mungkin mengumpulkan kita hanya untuk hadiah Natal Kyuhyunnie." Sungmin mulai memandang Kyuhyun menuntut penjelasan.
"Apa ada kaitannya dengan kesehatanmu, saeng?" tanya Hankyung cemas.
"Kyuhyunnie memang semakin parah dari hari ke hari," ujar Ryeowook, tidak mempedulikan death glare dari Kyuhyun.
"Kyuhyunnie, jebal, ada apa sebenarnya? Apa yang mau kau dan Teuki hyung katakan hari itu?" Donghae meraih tangan Kyuhyun yang terasa sangat dingin. Ia menautkan alisnya. Kyuhyun ternyata sangat ketakutan, lebih dari yang ia tunjukkan.
"Donghae-ah benar, Kyuhyunnie, kau harus berterus terang pada kami." Eunhyuk mencoba meyakinkan Kyuhyun.
Kyuhyun memandang Leeteuk dengan cemas, namun Leeteuk sama cemasnya dengan dia. Tak ada sahutan apapun dari keduanya, sehingga suasana terasa kosong.
"Hari itu… Hari itu kau akan berangkat ke rumah sakit. Bukankah begitu?" Suara Kibum begitu dingin dan menyeramkan. Tidak seperti suaranya yang biasa. Namja itu seperti keluar dari salah satu film thriller. Wajahnya sangat garang, membuat yang lain tanpa sadar merasa takut karenanya. "JAWAB AKU, CHO KYUHYUN! KENAPA KAU TIDAK DI MEJA OPERASI SEKARANG?!"
"MWO?" seruan kaget terdengar dari member lain. Mereka berjengkit karena Kibum menghardik. Tetapi yang paling membuat mereka terkejut adalah kata-kata tadi.
"Operasi? Operasi apa?" tanya Ryeowook dengan suara gemetar.
"Kyuhyunnie masih berhutang satu kali operasi untuk penanganan akhir pasca kecelakaan," jelas Kibum masih dengan nada dingin. "Karena kondisinya memburuk, operasi harus dilakukan lebih cepat dari yang direncanakan."
Kibum kini mendekati Kyuhyun. Mata namja itu sudah memerah sekarang, menandakan ia menahan perasaannya kuat-kuat. "Kau sudah berjanji pada hyung untuk segera melakukan operasi begitu MV selesai. Kenapa…"
"Itu bukan kesalahan Kyuhyunnie." Akhirnya Leeteuk membuka suara. "Pihak SM meminta Kyuhyunnie menunggu hingga akhir Oktober. Mereka kuatir penjualan album Don't Don akan merosot jika Kyuhyunnie tidak ikut dalam promo."
"Karena itu kau bertahan?" Heechul berdiri memandang Kyuhyun dengan geram. Tiba-tiba namja itu mendorong semua yang ada di atas meja. Barang-barang berjatuhan, tetapi Heechul tak peduli. "BRENGSEK! AKU AKAN MENGHAJARNYA! AKU PASTI MENGHAJARNYA!"
"Heechul hyung, tunggu!" Kyuhyun berusaha turun dari tempat tidur ketika Heechul melangkah keluar kamar. Ia tahu, Heechul benar-benar akan melakukan apa yang diucapkannya.
"Kyuhyunnie, jangan mengejarnya! Dia sedang kalap!" Siwon menahan Kyuhyun.
Entah mendapat tenaga dari mana, Kyuhyun mendorong Siwon dengan keras hingga namja itu nyaris terjatuh. Sebelum yang lain sadar, Kyuhyun sudah berlari mengejar Heechul.
Tapi pintu lift terlanjur tertutup.
Kyuhyun berpikir cepat. Ia langsung lari menuruni tangga darurat yang ada di sebelah lift, melompati beberapa anak tangga sekaligus, untuk mencegat lift itu. Ia berhasil menekan tombol lift, tepat ketika lift tiba di lantai 10.
Pintu itu pun terbuka.
Melihat Kyuhyun, Heechul langsung berusaha menutup pintu lift. Tapi Kyuhyun dengan nekad mendorong badannya ke depan. Tak ayal lagi, pintu yang menutup itu menjepitnya.
"Argghhh!"
Dengan panik Heechul menekan tombol pembuka, dan menarik Kyuhyun keluar bersamanya.
"Kyuhyunnie, kau benar-benar gila!" rutuk Heechul panik melihat Kyuhyun tampak kesakitan.
"Jebal, hyung… Jangan lakukan itu….!" Kyuhyun dengan nafas terengah-engah, mencengkeram baju Heechul. "Jangan lakukan itu… Kumohon.…"
Ketika yang lain muncul dari tangga, sang magnae sudah jatuh tak sadarkan diri, dengan tangan masih mencengkeram baju Heechul erat-erat.
.
.
TBC
.
.
Kibum marah! Kebayang kan seremnya?
Jangankan marah, Kibum diam saja, Kyuhyun udah nggak berani tatap mata.
Heechul ngamuk!
.
Info: author pernah baca, Heechul benar2 pernah ngamuk
sama seonsaengnim untuk belain SUJU lho!
.
Mianhe, Chapter kemarin sedikit turun ya?
Lagi-lagi author dengan egois ingin membuat
yg belum nonton benar-benar tahu
proses pembuatan MV itu…
Jeongmal mianhe
.
Selamat membaca buat semua reader
Selamat mereview buat yang rajin review
Buat silent rider, revie ya…nggak harus daftar kok
Soalnya di sini sama author nggak di lock
.
Buat yang mau kenal
Add saja fb author :
www titik facebook titik com /iyagi7154
Kamsahamnida
.
.
Jawaban reviews chapter 10
Kim Anna 11/7/12 Gomawo chingu buat reviewnya. Iya, biasa aja Heechul nari Don't Don pakai lagu Marry U. Sukaaaa
Kim Sooyeon 11/7/12 Link nya ada? Soalnya kalau nyari di youtube, nggak dapat
Soal Kibum dan Hankyung, kayaknya nggak bakal di RS ini. Time line nya belum ke sana saat the end. Mungkin di ff dengan judul lain ya… Gpp panjang. Gomawo reviewnya
sitara1083 11/7/12 Ada. Coba aja ke youtube, mv making marry u
Lia137 11/7/12 maksudnya elf dimainin?
hyunnieya 11/7/12 Iya. Itu beneran rambut palsu. Makanya besok dan besok, dan besoknya lagi…sampai harinya operasi, dia masih pakai rambut putihnya. Lihat juga saat ultah donghae setelah merega ganti baju. Kyuhyun dan Sungmin rmabutnya masih sama seperti di Don't Don
Soal harus operasi sekali laginya tahu, kapannya yang tidak. Gomawo. SUJU M masih lama…
Princess kyumin 11/7/12 Tipe yang kalau udah tertantang tidak mau kalah soalnya. Gomawo reviewnya
AreynaKyuminElf 11/6/12 Gomawo reviewnya chingu, koment terus ya he he he
kim jung ri 11/6/12 Kayaknya nggak. Mungkin di ff dengan judul lain.
Gomawo, udah ngikutin ff ini dan bersedia mereview, chingu. Kadang review itu bikin semangat… thanks juga udah suka SUJU
careon88 11/7/12 Author soalnya kagum sekali ama kisah perjuangan mereka, dan ingin membagikan kepada yang lain. Soalnya agak sedih juga, melihat mereka selalu digosipkan homo dll. Padahal author ikuti video2nya, tidak begitu. Bahkan saudara author bisa begidik begitu dengar kata SUJU. Nggak rela aja…. SUJU nggak pantas dijadikan begidikan…mereka sangat keras berusaha untuk sampai seperti sekarang…
Sachiko Yamaguchi 11/7/12 .WKWKWK…terima kasih udah susah payah membaca bagian membosankan he he he Jiah…emang begitu kenyataannya. Iya nih…bingung kok nggak sampe2 ke suju M.
NaraKim 11/6/12 Kita tanyakan saja langsung he he he
dhianelf4ever 11/6/12 Ne. Untungnya di dalam mereka tidak ditolak. Kalau Kyu, di luar udah terima, di dalam masih nolak hehehe
heeeHyun 11/6/12 AIsh! Itu sebabnya aku suka reviewnya… tebakan kamu benar. Itu yang Kyuhyun pikirkan. 10-20 tahun… dia memikirkan itu
Iya, tingkahnya aneh2 semua…tapi author nggak tahu siapa yang mau kamu tabok…kyu atau donghae?
Kyu kelincahan saking hari itu dia sehat banget.
Tapi Kangin bisa lembut, sedangkan Heechul tetap garang. Tapi author suka banget Heechul di MV itu…ganteng abis
Cupcake 11/6/12 Soal operasi telinga itu memang benar. Bahkan di falling star episode 1, author udah sebutkan kalau telinga kyuhyun agak rusak. He he he
Itu memang kelemahan author, nggak berani terlalu melenceng dari kenyataannya. Mianhe
Cupcake 11/6/12 Samaaa…author suka banget ekspresinya, makanya author bilang dia sangat tampan hehehe Yang gila yang bikin jadwal
.1 11/6/12 nggak, maksud author benar2 heenim. Yesung mau memelihara sesuatu, sama seperti heenim yang memelihara heebum. Tapi dia nggak mau kucing…
lalalala 11/6/12 AKu juga suka kalau heechul marah, asal jangan marah ke author aja…sereeeeeeeeem
Iya, hehehe… lucu lho lihat mata donghae kedip2 kaget. Imuuuuuuuut
Kangin benar2 appa nya SUJU
kyuzi 11/6/12 Mianhe, itu mmg bagian yg sulit ya? Buat yg baca maksudnya
Ne, Leeteuk paling takut ama Kyuhyun
Hmm, kita lihat nanti, kayaknya chapter ini belum menjawab
Gpp, author malah suka ada yg nebak-nebak. Seru aja bacanya hehehe
Iya, petinggi sm masih agak belat belit nih
stevy see 11/6/12 Gpp, itu sudah biasa…banyak komen yang sama. Author malah senang, biar bête masih mau nulis review hehehe
SunakumaKYUMIN 11/6/12 Mianhe, nguber Changminnya susah, dia lagi ke Malaysia, shanghai…jadi nggak bisa muncul
Ne, 3 bulan, tapi prosesnya panjang
Bella 11/6/12 Benar juga ya…Eunhyuk… Hadiah natal itu bohongan, dia tahu pasti hyundeulnya kagak bakal baca tulisannya. Cuma buat alasan aja hehehe
Kalimat itu ya? ….ok
kihyun 4orever 11/6/12 fanfic. Tapi memang mereka yg belakangan
'Sgnx j y chingu coz aq dh ngntk jd slt bwt brkt"' …ini aku nggak ngerti. Tolong jangan banyak disingkat ya. Jadi nggak kejawab hehehe
umi elf teukie 11/6/12 . chapter 10
Yg di MV itu beneran semua, termasuk gelang, nonton dll
Bukan ambil jatah. Leeteuk beli roti buat donghae dan eunhyk dan dia…tapi Cuma bisa 2. Lalu si kembar dua itu pergi bawa roti masing2…leeteuk jadi nggak dapat.
xoxoxo 11/6/12 kalau dilihat2…kayak gitu sih banyak. Donghae aja 6 tahun kagak pulang. Begitu pulang bawa gaji, ayahnya meninggal. Hankyung jauh2 ke china, nggak bisa ketemu mamanya selama konser. Lagi sakit, suntikan dicabut agar cepet naik panggung, padahal mencabut mendadak itu bisa bikin kematian lho
kyuqie 11/6/12 Duluan Kibum.
Jmhyewon 11/6/12 Gomawo reviewnya chingu
uryelf 11/6/12 Ada yg mau beli bukunya? Kalau ada, nanti author buat hehehe
vietaKyu 11/6/12 Ne, aslinya dia selalu tersipu-sipu. Banyak yg bilang yg ch 10 kurang ha ha ha. Mianhe…belum
natal 11/6/12 Ulangan sama ff jangan disamakan…anggap aja kayak kyu, nyanyi dan kuliah sama2 jalan hehehe. Author juga gamer kayak kyu. Tapi kerjaan juga jalan
Andhisa Joyers 11/6/12 Iya, kyu pas baru2 selesai kecelkaan jadi gampang terharu. Heechul sampai ngeledek bahwa suatu saat dia bakal kangen ama air mata Kyu. Memang setelah itu kyu jarang nangis lagi, sama kayak awal2 suju…
chohee 11/6/12 he he he
11/6/12 Gomawo reviewny chingu…ditunggu di next chap ya
lovely yesungielf 11/6/12 Pernah
menelusuri semua video suju, cari kapan kejadian itu ada dari judulnya, cari di google, syukur kalau ada jam nya. Gomawo
kim eun ra 11/6/12 Iya hehehe waktu I am di Jakarta, suasana kaku dan kyu bisa cairkan dengan menceritakan changmin yg lupa bawa dompet
11/6/12 mianhe, soalnya rising star itu oppadeul juga punya peran. Kan mereka yg bilang mau jadikan Kyu rising star (^_^)
Tapi gpp hehehe…emang agak membosankan.
Isnaeni love sungmin 11/6/12 gomawo
Princess Kyunnie 11/6/12 Motifnya kita runtut aja pelan2 ya…gomawo
daraemondut 11/6/12 Kyu dan kangin duo jahil hahaha
Tapi besoknya ambruk tuh…kelincahan sih. Saking sayangnya ama donghae dan ulang tahun
Yg terakhir yang telinga, chingu
Nggak ada. Itu sesudah rising star. Gomawo
aninkyuelf 11/6/12 Sebenarnya Kyu juga pernah bilang kalau Kibum salah langkah…. Mungkin juga membuat kibum jadi berpikir ulang ya
Di awal2, mereka ada banyak ribut…tapi sesudahnya malah tambah kuat. Leeteuk emang nyuruh mereka rebut terang2an biar nggak ada ganjalan. Jadinya ya malah melekat kayak sekarang…akrab banget
vha chandra 11/6/12 Gomawo reviewnya chingu…jangan bosan ya
Kim ryokie 11/6/12 aish hahaha
Fitri MY 11/6/12 ditunggu, chingu
Kyuline 11/6/12 Kibum? Cuti. Hatinya digadaikan….
gaemgyulover 11/6/12 Cooling down. Author ambruk seharian he he he. Nggak berkutik. Benar2 nggak berkutik. Tidur belasan jam hehehe
Aku malah nggak banyak punya yg suju m…bisa pm link nya?
Indy 11/6/12 gomawo reviewnya
kim jung ri 11/6/12 jangan lupa balik ya
Ay 11/6/12 Ne. setuju. Gomawo
Park Nara Quinnevil 11/6/12 nyambung nggak ada die yd…maksud author, nggak bersambung ama kalimat mereka yg lain hehehe…mianhe, itu kayaknya mmg salah juga yach
gaemwon407 11/6/12 belum…chapter depan?...belum juga….
Keyra Kyuunie 11/6/12 Begitulah dulu. Kecuali yg dia banggain. Sekarang udah berubah katanya. Udah lebih manusiawi
ShillaSarangKyu 11/6/12 bocorannya da di chapter 11 ini
Tapi sub grup itu biasanya jarang ada…. Dan nggak ada anggota luar…
misskyuKYU 11/6/12 Iya, lucu kalau lihat suju bikin mv dan pemotretan. Ada aja ulahnya
kyuhae moment emang bikin terharu
Zizi Kirahira Hibiki 69 11/6/12 itu kayaknya jauh banget
reaRelf 11/6/12 Iya, heechul pas mv marry u panik juga lucu. Dia nggak tahu caranya lembut
Shin Min Hwa 11/6/12 Begitulah
FiKyu 11/5/12 Gomawo
