Title : RISING STAR Chapter 12
Genre : Brothership
Rating : Fiction T
Cast : Kyuhyun, Leeteuk, Heechul, Hankyung, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, dan Kibum.
Disclaimer : All them belong to themselves and GOD.I own only the plot.
Warning : Typos, Geje , Don't like it? Don't read it please.
Summary : Alangkah baiknya jika aku membencimu seperti dulu." / "Kyuhyunnie tampil? Itu tidak mungkin!" / "Kau harus bisa menghormati hyung-mu!" / "Kim Heechul, saat ini kau adalah Heechul Super Junior." / You're my only Super Star Top Idol.
.
.
Kyuhyunnie, kau benar-benar gila!" rutuk Heechul panik melihat Kyuhyun tampak kesakitan.
"Jebal, hyung… Jangan lakukan itu….!" Kyuhyun dengan nafas terengah-engah, mencengkeram baju Heechul. "Jangan lakukan itu… Kumohon.…"
Ketika yang lain muncul dari tangga, sang magnae sudah jatuh tak sadarkan diri, dengan tangan masih mencengkeram baju Heechul erat-erat.
.
.
.
RISING STAR
Chapter 12
.
Leeteuk melihat ke jam dinding di kamarnya. Pukul 12 malam. Ia menutup catatan jadwalnya, kemudian keluar kamar. Shindong, Hankyung, Donghae dan Heechul tidak ada di dorm lantai 12. Apa mereka semua masih berkumpul di bawah?
Namja itu pun turun ke dorm lantai 11. Seperti dugaannya, dongsaengdulnya bertebaran di sana. Ada yang tidur di kamar, ada yang tidur di sofa. Namun wajah tidur mereka tampak sedih, sehingga Leeteuk tanpa sadar menarik nafas berat.
Saat memasuki kamar Sungmin dan Kyuhyun, ia melihat Heechul masih duduk di sisi ranjang Kyuhyun, dan tangan Kyuhyun masih memegang kemeja hyungnya itu erat-erat meski matanya terpejam. Sungmin juga masih terjaga sambil memainkan HP nya.
"Chullie, ia masih tidak melepasmu?" Leeteuk mendekat, mencoba meraih tangan Kyuhyun. Ia berhasil merenggangkan pegangan itu, namun kemudian Kyuhyun seperti tersentak, dan kembali menggenggam kemeja Heechul erat-erat.
"Dia seperti itu dari tadi…, " kata Heechul lirih. Ia tadi sore menggendong Kyuhyun hingga lantai 11, karena dongsaengnya itu tidak melepaskan genggamannya meski pun tak sadarkan diri. Ia juga tak bisa meninggalkan Kyuhyun jauh-jauh, sehingga terus berada di dekatnya.
"Kita lepaskan paksa saja," bisik Leeteuk. "Kita besok harus tampil, kau juga harus istirahat."
"Tidak usah," kata Heechul, menepis tangan Leeteuk yang hendak melepaskan tangan Kyuhyun darinya. "Biarkan saja. Aku bisa tidur dengan posisi ini, Teuki hyung."
Heechul memandang Kyuhyun dengan mata berkabut. Dielusnya rambut magnae-nya itu dengan sayang. "Dia pasti tidak tenang, sehingga tangannya terus seperti ini… Dia takut aku melakukan tindakan bodoh. Kyuhyunnie pabo! Kau harus lebih mencemaskan dirimu daripada orang lain! "
Heechul tak kuasa menahan tangis, membuat Sungmin bergerak ke arahnya dan memeluk Heechul dari belakang.
"Kyuhyunnie… Kalau Tuhan memang ada, Dia sungguh menghukum kami dengan begitu berat. Dia membuat kami sangat menyayangimu, sehingga kami tersiksa seperti ini karena mencemaskanmu. Alangkah baiknya jika aku membencimu seperti dulu," bisik Heechul sedih.
"Heechul hyung, jangan berkata begitu," bisik Sungmin pelan. Wajahnya terlihat sangat sedih, meski tak ada air matanya yang jatuh. Leeteuk sudah menangis di dekat mereka tanpa suara. Tak pernah ia melihat Heechul sesedih ini, bahkan saat namja itu kakinya patah di lima bagian.
"Kurasa aku sudah gila karena ulahmu, magnae. Kau tahu aku tidak percaya adanya Tuhan, bukan?" Heechul tersenyum meringis di sela-sela tangisnya. "Bisa-bisanya aku berharap kepada Tuhan, agar cukup sampai di sini saja semua kejadian buruk ini… Aku berharap, mulai sekarang, kita bisa lebih bahagia… Terutama kamu, uri magnae."
Tak ada yang berkata-kata lagi. Semua melewati malam itu dengan hening. Heechul akhirnya tertidur dalam posisi duduk di sisi tempat tidur Kyuhyun. Sementara Sungmin dan Leeteuk berbagi tempat tidur. Kyuhyun sendiri, sepanjang malam itu tidak terbangun.
.
.
19 Oktober 2007
Member Super Junior yang kemarin malam bertebaran di lantai 11, sudah ke tempatnya masing-masing untuk mandi. Namun mereka kembali berkumpul di lantai 11 untuk sarapan. Ahjumma gajeongbu sudah datang dan menyiapkan makanan. Sungmin berpesan agar ahjumma membuatkan bubur untuk Kyuhyun.
"Aku saja yang membuatnya, Kyuhyunnie menyukai bubur buatanku," kata Ryeowook sambil bergegas ke dapur.
Leeteuk mengedarkan pandangan. Ia tidak melihat Heechul. "Di mana Chullie?"
"Heechul hyung masih tidur di kamar bersama Kyuhyunnie." Shindong menjelaskan.
"Teuki hyung, bagaimana kalau kita ubah lagu saja, agar Heechul hyung dan Kyuhyunnie tidak perlu ikut," kata Eunhyuk. "Raemian Festival nanti, biarkan keduanya istirahat, sehingga nanti malam mereka bisa tampil di Music Bank untuk perform Don't Don."
"Kyuhyunnie tampil? Itu tidak mungkin!" Donghae protes. "Bagaimana jika dia tumbang di panggung?"
"Tapi kita sudah janji untuk mendukung dia di panggung, bukan? Yang dia lakukan juga untuk mendukung kita." Leeteuk mengingatkan dongsaengsulnya. "Aku setuju dengan Hyukkie, di acara siang nanti, tidak ada keharusan kita melakukan perform Don't Don. Lagu apa yang akan kita pilih?"
"Yang jelas bukan 'Hate U Love U'. Part Kyuhyunnie paling banyak di sana." Yesung menggeleng.
"Kalau begitu Missing U saja," usul Kangin.
"Ah! Bagus! Kyuhyunnie tidak banyak part pada lagu itu."
"Tapi Hankyung hyung, kita tidak punya dance untuk lagu Missing U." Siwon tampak pucat. Ia tidak bisa menguasai dance dengan cepat, apalagi dalam waktu sesingkat ini.
"Tenang saja, aku akan buat gerakan yang sudah kalian tahu dan menggabungkannya menjadi tarian baru." Eunhyuk menepuk bahu Siwon. "Kau cukup melihat kami sebentar, lalu semua akan berjalan dengan sendirinya."
"Jadi kita latihan dance sekarang juga?" tanya Shindong.
"Ya. Kita janji akan menjadi kekuatan untuk Kyuhyunnie bukan? Ini salah satu caranya." Kata-kata Sungmin menyadarkan yang lain. Mereka tahu hal ini akan sulit, tapi patut untuk dilakukan.
"Ayo, tunggu apalagi? Mari kita berlatih!" Kibum tampak bersemangat.
Mereka pun mulai melatih dance untuk lagu Missing U.
.
Di dalam kamar, Kyuhyun terbangun karena sayup-sayup terdengar musik yang menghentak, meski hyungdeul sudah berusaha menyetel dengan volume secukupnya. Yang pertama Kyuhyun sadari adalah Heechul yang tertidur dalam posisi duduk, dengan kepala terbaring di ranjang Kyuhyun. Tangan Kyuhyun sendiri terasa kaku karena semalaman menggenggam kemeja Heechul.
Terkejut, Kyuhyun langsung melepaskan genggamannya. Gerakan itu membuat Heechul terbangun. Untuk beberapa saat ia mencoba mengumpulkan kesadarannya. Ketika benar-benar terbangun, namja itu tersenyum meringis ke arah Kyuhyun.
"Kau sudah bangun, saeng?" Heechul mengelus kepala Kyuhyun. Ia sangat lega karena wajah Kyuhyun tidak sepucat kemarin. Ia menegakkan tubuh saat mendengar musik dari luar kamar.
"Sepertinya hyungdeul yang lain berlatih dance," kata Kyuhyun. Ia berusaha bangun, tetapi langsung mengaduh karena tubuhnya terasa sakit.
"Jangan bergerak dulu!" tegur Heechul. "Kau lapar? Mau aku ambilkan minum?"
Bukan menjawab, Kyuhyun justru tertawa. "Ya! Heechul hyung! Kau tidak pantas bersikap begitu!"
"Kau ini!" Heechul menjitak kepala Kyuhyun pelan. "Aku berusaha berbuat baik, tahu? Aku serius, kau mau makan atau minum?"
"Aku tidak lapar. Hyung istirahat saja. Mianhe, aku membuatmu duduk semalaman," kata Kyuhyun dengan mimik bersalah.
Tangan Kyuhyun mencoba meraih botol air putih di atas nakas. Heechul mendahului Kyuhyun, membukakan tutup botol itu, dan menyerahkannya pada sang magnae.
"Jangan memasang tampang begitu. Aku tahu maksudmu baik," kata Heechul sambil beranjak dari duduknya dan merebahkan tubuhnya di kasur Sungmin. "Aish! Ternyata tubuhku benar-benar pegal."
Heechul memandang wallpaper berwarna pink sambil mendecak kesal.
"Kyuhyunnie…"
Kyuhyun menoleh.
"Lain kali, jangan mendekat saat aku mengamuk seperti kemarin," kata Heechul dengan mimik serius. "Seandainya aku tidak di dalam lift, aku pasti akan menghajarmu. Hyungdeulmu yang lain tahu tentang itu. Kau mengerti?"
"Aku akan tetap melakukannya."
"MWO?" Heechul langsung mengambil posisi duduk di atas kasur. "Kau tahu, pukulanku tidak akan main-main!"
"Justru karena aku tahu, aku akan melakukannya lagi." Kyuhyun memandang Heechul tanpa berkedip. "Kalau aku yang hyung pukul, masalah tidak akan jadi besar, kecuali kita berposisi sebagai lawan. Tetapi kalau hyung memukul orang lain atau Petinggi SM,… hyung akan terlibat masalah besar."
"Aku tak perduli," sahut Heechul sambil kembali berbaring.
"Apa Heechul hyung lupa? Kalau kita melakukan sesuatu yang buruk, bukan hanya nama kita yang dibawa, tetapi nama Super Junior akan terkena imbasnya." Kata-kata Kyuhyun membuat Heechul menutup matanya. Ia sedikit bersyukur tidak jadi berbuat kesalahan kemarin. "Jika Super Junior tersangkut, aku tahu, Heechul hyung yang paling sedih saat itu."
Heechul kali ini menoleh pada Kyuhyun dari tempatnya berbaring. Ia ingat, ia pernah mengatakan hal itu kepada Kyuhyun saat mereka menghabiskan waktu di rumah sakit.
Selama ini, Heechul selalu berusaha berakting dengan baik, menjadi MC dengan baik. Ia tak mau jika ia melakukannya dengan buruk, semua akan bilang Super Junior adalah MC dan aktor yang buruk. Sebaliknya, jika ia bekerja dengan baik, dia berharap, orang lain akan berpendapat bahwa semua member Super Junior bisa berakting dan menjadi MC yang baik.
"Jangan terlalu banyak berharap padaku, Kyuhyunnie," kata Heechul setelah terdiam beberapa saat. "Aku ini orang yang egois. Aku ingin melakukan yang terbaik, asalkan itu adalah pekerjaanku. Aku tak bisa memperhatikan kalian, meski kalian selalu memperhatikanku. Tak ada yang lebih penting dalam hidupku, kecuali diriku sendiri."
"Begitu pun tak apa."
Lagi-lagi Heechul dibuat kaget oleh kata-kata Kyuhyun. "Di sini, ada 12 orang dengan watak yang berbeda dengan Heechul hyung. Ada 12 sifat yang bisa menutupi kekurangan hyung itu. Jadi, seandainya suatu saat nanti, hyung kehilangan arah, ingatlah kami. Kami akan selalu menjadi tempat Heechul hyung untuk kembali."
Heechul menarik nafas, kembali berbaring sambil memejamkan mata. Apakah aku akan mengalami kehilangan arah seperti yang Kyuhyunnie bilang? Tapi dalam hidup, semua orang akan mengalaminya. Mungkin aku bisa mempercayai satu hal… Super Junior akan menjadi rumah bagiku untuk pulang.
"Kyuhyunnie, kau harus ingat janjimu, arrachi? Kali ini bertambah satu hal yang aku percayai selain bahwa matahari setiap pagi akan terbit, dan semua orang akan mati."
Kyuhyun tertawa mendengar kata-kata Heechul. "Katakan itu pada Siwon hyung. Heechul hyung pasti akan dia beri kotbah pagi."
"Aish! Siwonnie memang begitu," kata Heechul sambil tersenyum. "Dia tidak mudah menyerah. Padahal aku sudah bilang mustahil dia bisa meyakinkanku."
"Itu karena Siwon hyung sayang padamu," kata Kyuhyun sambil tersenyum lebar.
"Aku tahu." Heechul melirik jam weker Kyuhyun. "Mereka kok tidak menyuruhku berlatih ya?"
"Mendengar lagunya berubah, aku rasa, kita berdua akan berdua di dorm setengah hari ini," kata Kyuhyun sambil ikut melirik jam wekernya.
"Aku tidak keberatan. Nanti kita main PS, Ok?"
"Andwae. Teuki hyung bisa menyita PS-ku nanti." Kyuhyun bergidik. Ia tak mau semua peralatan yang ia anggap kekasihnya itu disita. "Kita nonton drama saja, hyung."
"Kau suka drama yang membosankan," kata Heechul sambil mengibaskan tangannya. "Ah! Kita nonton konser Wonder Girls saja!"
"Lalu kita tirukan gerakan mereka," kata Kyuhyun ikut bersemangat.
"Kalau kalian berani melakukan hal itu dan bukan beristirahat, lihat saja nanti!"
Suara Leeteuk membuat senyum keduanya menghilang. Sang leader entah sejak kapan, sudah berdiri di pintu kamar yang terbuka. "Menonton konser boleh, menirukan tidak. Aku cukup punya satu anggota girlband di sini, tidak perlu dua orang. Kecuali kau mau aku minta memakai gaun seperti Chullie, Kyuhyunnie!"
Kyuhyun menggeleng dengan cepat. Ia lebih takut disuruh memakai gaun daripada death glare dari Heechul. Hyungnya itu mendecak kesal, merasa dikhianati junior evil-nya.
"Kami akan bersiap-siap untuk Raemian Festival. Kalian istirahat baik-baik. Nanti sore, kalian akan dijemput manager hyung ke Music Bank." Leeteuk duduk di sebelah Kyuhyun dan meraba kening magnae-nya. "Kau tidak demam lagi. Syukurlah. Tinggal sepuluh hari lagi. Kau harus jaga diri baik-baik, arra?"
"Arraseo, hyung."
"Chullie!"
"Ya, hyung?" Heechul duduk di kasur dan mendengarkan.
"Jaga Kyuhyunnie baik-baik. Kalau kau membuatnya lelah, aku tak akan segan-segan membuatmu menyesal, arra?!"
"Arraseo, Teuki hyung."
Begitu Leeteuk keluar, Heechul bergidik. "Apanya yang malaikat tanpa sayap? Kalau sudah marah, dia benar-benar mengerikan!"
Kyuhyun tertawa mendengar kata-kata Heechul. Jika Leeteuk sudah marah, jangankan member lain, Heechul pun tidak akan berani menentangnya.
"Wonder Girls time! YEAAACH!" Heechul melompat keluar untuk mencari DVD konser girl band favoritnya itu.
.
Ruang Ganti
KBS MUSIC BANK
Kyuhyun duduk di sofa ruang ganti, sementara hyungdeulnya sibuk dengan kegiatan masing-masing. Ada yang melakukan pemanasan, ada yang melatih suara, ada yang hanya duduk-duduk sambil melamun. Perhatian Kyuhyun tertuju pada Henry yang lagi-lagi memeriksa biolanya.
"Kau gugup, Henry-ah?" tanyanya sambil mengambil biola itu dari Henry. "Hari-harimu pasti berat belakangan ini. Padahal dulu kau tidak terlalu gugup."
"Banyak yang mengecamku, hyung," kata Henry nyaris berbisik.
"Bagaimana kabar accountmu di internet?" Henry mengangkat wajahnya memandang Kyuhyun dengan bingung, apalagi karena namja itu tersenyum lebar. "Pasti ramai ya? Atau malah di-hacker juga?"
"Bagaimana Kyuhyun hyung tahu?"
Kyuhyun tertawa sambil merangkul bahu Henry. "Aku juga mengalaminya. Hankyung hyung juga pernah," bisik Kyuhyun.
"Ah! Hyung juga mengalaminya?" Mata Henry langsung bersinar. "Ternyata begitu ya? Aku tidak sendirian…"
"Ne. Karena itu tenang saja, kami paham perasaanmu." Kyuhyun memandang Henry, kali ini dengan wajah serius. "Henry-ah, yang paling berat akan terjadi setelah ini. Mereka mungkin menolak penampilanmu. Tetapi, kau harus tutup telinga dan matamu, lakukan saja yang terbaik."
Kyuhyun menarik Henry mendekat, lalu berbisik di telinga Henry, agar hyungdeulnya tidak mendengar. "Kau masih beruntung, hyungdeul tidak menolakmu sebagai anggota SuJu M."
Henry mengerjap. Kyuhyun segera mengedipkan mata, memberi kode agar Henry tidak bertanya. Tetapi Henry teringat percakapan member SuJu saat mereka hendak merayakan setahunnya Kyuhyun di SuJu. Ia sedikit mengerti.
Kyuhyun melepaskan rangkulannya dan menghela nafas panjang. "Jujur, aku rasa, masalahmu akan lebih berat lagi. Bertahanlah, Ok? Don't give up! Jia you!"
"Ok, Kyuhyun gege. I will do my best."
"Good." Kyuhyun menepuk bahu Henry. "Wo te didi, You are a man who mysteriously." Hyungdeul memandang keduanya yang mulai bercakap-cakap dalam tiga bahasa yang bercampur-aduk sambil menggeleng-geleng. Namun ketika saat tampil semakin dekat, situasi yang tadinya tenang berubah memburuk.
"Kyuhyunnie, kau yakin akan tampil?" Eunhyuk memapah Kyuhyun yang untuk kesekian kalinya muntah di kamar mandi.
"Kau sudah meminum obatmu?" tanya Kangin.
Tapi Kyuhyun terlalu lemas untuk menjawab. Sungmin memeriksa tas obat Kyuhyun dan memeriksa jumlahnya.
"Dia sudah meminumnya." Sungmin mengerutkan kening.
"Tapi kenapa…"
"Sepertinya, obatnya sudah tidak mempan lagi, Ryeowookie." Shindong memandang wajah Kyuhyun yang pucat. "Dia benar-benar harus dioperasi segera."
Eunhyuk mendudukkan Kyuhyun di sofa. Wajah Kyuhyun pucat pasi.
"Jangan cemas begitu, hyungdeul, aku masih bisa melakukan part-ku nanti. Percayalah," kata Kyuhyun sambil mencoba tersenyum.
"Bagaimana kau bisa seyakin itu?" Heechul memandang dengan gusar.
"Chullie benar, Kyuhyunnie. Lebih baik kita ubah formasi sekarang." Hankyung sependapat. "Kau tidak perlu tampil. Kami sudah mempersiapkan dance lain untuk perform Don't Don jika kau tidak bisa ikut."
"Berilah aku istirahat sebentar, aku pasti bisa tampil. Mual ini sudah biasa."
Melihat Kyuhyun bersikeras seperti itu, Donghae langsung menangis dengan keras.
"Aish! Hyung, kau membuatku pusing!" rengut Kyuhyun kesal. "Kalau kalian mau mendukungku, tampillah dengan baik! Kalau tidak, percuma aku berdiri di panggung nanti!"
"Kyuhyun hyung, kau terlalu keras," bisik Henry dengan wajah takut.
"Biar saja! Kadang aku merasa, mereka semua seperti bukan hyung-ku saja!" Kyuhyun memasang wajah luar biasa kesal. Kondisinya membuat emosinya mudah naik.
"Kyuhyunnie!" tegur Heechul. "Kau harus bisa menghormati hyung-mu!"
"Aku kan sudah bilang waktu itu, ini tidak akan mudah bagiku dan bagi kalian. Kalian sudah menyanggupinya. Jadi, tolong tutup mata saja dan tampil sebaik-baiknya!"
Tiba-tiba Kyuhyun kembali merasa mual. Ia berlari sempoyongan ke kamar mandi. Donghae yang menyusulnya dengan cemas, di dorongnya dengan keras. Wajah Kyuhyun tampak sangat marah. Make up nya nyaris berantakan karena berkali-kali ia harus mencuci mulutnya dan menggosok gigi di wastafel untuk menghilangkan bau muntah.
"Kyuhyunnie…aku benar-benar mencemaskanmu!" protes Donghae.
"Aku tahu!" seru Kyuhyun kesal. "Tapi tolong jangan tunjukkan itu saat ini! Aku ingin duduk dan beristirahat lebih dari siapa pun! Jika hyungdeul seperti ini, aku pasti akan lemah dan menyerah. Jebal, hyung, jadilah kekuatanku saat ini…"
Siwon merangkul Kyuhyun sambil mengangguk. "Aku mengerti maksudmu, Kyuhyunnie. Tenanglah, kami akan tampil dengan baik. Minimal, aku akan tampil dengan baik," ralat Siwon, melihat beberapa member tampak tidak sesiap dia. Mereka terlanjur terbawa emosi.
Giliran Super Junior tampil pun tiba.
Meninggalkan Kyuhyun dalam kondisi mencemaskan seperti itu, mereka tidak bisa berkonsentrasi. Ketika mereka muncul, panggung langsung disorot dengan warna-warna keras dan efek visual di bagian belakang. Mereka disambut sorakan riuh dari penonton.
Tiba-tiba terdengar teriakan protes terhadap adanya anggota ke-14. Mereka berulang kali meneriakkan Only 13. Donghae yang sedang sedih, semakin kalut mendengarnya. Ia membuka lagu dengan buruk. Ia melakukan banyak kesalahan.
Merasa perbuatan mereka berdampak pada Donghae, seruan itu pun berkurang.
Dalam menyanyi, jika satu orang sudah salah hingga akhir, yang selanjutnya akan salah mengambil nada. Ryeowook berusaha berkonsentrasi, lebih mendengarkan musik daripada part Donghae tadi. Ia mencoba menebus penampilan Donghae yang buruk. Namja itu berhasil menyanyikan lagu bagiannya dengan baik.
Tetapi saat mereka menyanyi bersama, suara mereka terdengar berantakan. Hanya suara Ryeowook, Yesung, Siwon, Hankyung dan Eunhyuk yang terdengar dan mendominasi, karena yang lain nyaris kehilangan suaranya.
Eunhyuk tetap melakukan rapnya dengan baik. Ia tak ingin kesalahan penampilan mereka malam ini semakin terasa oleh penonton.
Sungmin yang mengawali part nya dengan baik, mengakhirinya dengan sedikit nada sumbang. Ia sangat mencemaskan penampilan Kyuhyun nanti. Hankyung berusaha tenang ketika menyanyikan part-nya. Namja itu berhasil.
Tetapi Heechul bukan hanya buruk. Ia bisa dibilang tidak bernyanyi. Ia hanya meneriakkan part-nya, dan tertawa sekerasnya. Heechul benar-benar meluapkan perasaan di dalam hatinya yang sudah terasa sesak sejak kemarin.
Seperti tadi, Eunhyuk kembali melakukan rap dengan sempurna, berusaha tidak terpengaruh oleh penampilan Heechul. Kibum pun begitu. Ia merasa tenang melihat Kyuhyun sudah muncul di belakang Heechul sebelum ia menyanyikan part-nya.
"Kim Heechul, saat ini kau adalah Heechul Super Junior," bisik Kyuhyun ketika ia berdiri berhadapan dengan Heechul yang menutupinya dari pandangan penonton. Mata Heechul yang gelisah, kini memandang lurus ke arahnya. Ia tersadar penampilannya tadi sangat tidak professional.
Siwon menggenggam tangan Kyuhyun sekilas, seakan memberi tahu bahwa namja tampan itu tidak akan melakukan kesalahan pengambilan suara. Ia ingin Kyuhyun tidak kesulitan saat memulai bagiannya nanti.
Seperti janjinya, Siwon tampil tanpa kesalahan. Heechul langsung bergeser ke belakang Henry. Kyuhyun maju dan tampil dengan sangat baik. Sama sekali tidak memperlihatkan kondisinya di belakang panggung tadi. Ia bernyanyi dengan suara lantang. Para fans bersorak gembira untuknya.
Melihat hal itu, hyungdeul seperti tersadar. Mereka langsung menata perasaan masing-masing untuk tampil lebih baik di part selanjutnya, sementara Kyuhyun kembali ke belakang panggung.
Suasana di acara itu memanas, ketika Donghae dan Eunhyuk berkolaborasi dengan Henry yang memainkan biola. Seruan protes dari para fans begitu keras. Bukan silent treatmen seperti yang dialami Kyuhyun. Mereka tidak mencoba mendengarkan, suara mereka berusaha menutupi suara biola yang dimainkan oleh Henry.
Tapi seperti yang diajarkan Kyuhyun, Henry menutup mata dan telinganya, ia tetap berusaha tampil sebaik mungkin. Tak ada kesalahan dalam penampilannya. Teriakan protes menghilang saat part Henry selesai.
Hyungdeul yang terpecut oleh penampilan Kyuhyun yang prima tadi, menyelesaikan seluruh lagu dengan baik dan tanpa nada sumbang lagi. Meski terseret-seret di awal, perform Don't Don berhasil menguasai panggung malam itu.
.
.
26 Oktober 2007
Super Junior menjalani jadwal mereka sampai hari ini dengan selamat. Tidak ada lagi pertengkaran mulut dengan magnae mereka. Tidak ada lagi penampilan yang buruk seperti di Music Bank seminggu yang lalu. Semua berusaha melupakan kondisi Kyuhyun saat di panggung, apalagi Kyuhyun selalu tampil sebaik-baiknya.
Tetapi protes Only 13 semakin gencar. Tekanan terhadap Henry benar-benar luar biasa, semakin hari semakin keras. Akhirnya, kemarin malam, mereka tampil di panggung sebesar KM M!Countdown tanpa Henry.
Suara bel terdengar di dorm lantai 11. Leeteuk dan dongsaengdul yang tengah berkumpul untuk sarapan bersama, serentak menatap jam dinding dengan bingung.
"Siapa yang bertamu sepagi ini?" tanya Hankyung sambil memandang yang lain.
Jam baru saja menunjukkan pukul enam pagi.
"Mungkin Kangin hyung, Kibum hyung dan Siwon hyung!" seru Ryeowook, hendak beranjak ke pintu.
"Ya! Wookie! Kau benar-benar membuatku darah tinggi!" Heechul menangkupkan tangannya ke wajah Ryeowook, memalingkannya hingga melihat Siwon, Kangin dan Kibum yang sudah bergabung bersama mereka. "Tadi malam, kita kan selesai sangat larut, jadi mereka menginap di sini. Kau ini bagaimana?"
"Biar aku yang membuka pintu," kata Sungmin.
"Hyung! Hati-hati! Siapa tahu itu perampok!" seru Donghae cemas.
"Atau jangan-jangan hantu!" Yesung ikutan memasang wajah cemas.
"Kau lihat, Hyukkie? Sudah kubilang berapa kali, jangan ajak dua orang ini nonton film horror!" protes Kangin.
"Bagaimana kalau film yadong?"
Eunhyuk langsung mendapat timpukan bantal dari Shindong. "Cuci otakmu, Hyukkie!"
Bel kembali berbunyi. Sungmin bergegas menuju pintu.
"Tenang saja, kalau ada penjahat, Sungmin hyung bisa dengan mudah mengalahkannya," kata Siwon ketika Donghae masih tampak cemas.
"Ada aku dan Hankyung hyung juga di sini." Kangin mengangguk bangga. Mereka bertiga memang menguasai martial art. "Lagipula, sangat keterlaluan jika orang sebanyak kita diserang pagi hari di dorm sendiri. Orang itu pasti cari mati."
"Kejutan!" kata Sungmin ke arah yang lain. Wajahnya terlihat sangat cerah. Ia baru saja melihat ke kamera pengaman.
"Siapa? Gadis cantik?" tanya Kangin semangat.
"Mungkin panitia undian berhadiah." Eunhyuk tersenyum lebar. "Aku kemarin baru mengirimkan kupon undian."
"Jangan berharap pada undian, hyung, kemungkinan menangnya sangat kecil." Kibum membuat raut Eunhyuk menjadi suram seketika.
"Apapun, yang penting jangan penagih hutang," gumam Yesung, membuat yang lain menghela nafas serentak.
"Memangnya kita pernah berhutang, hyung?" protes Shindong.
"Kalian kan berhutang pada para perawat itu." Yesung mengingatkan, membuat Shindong, Leeteuk dan Eunhyuk meringis.
"Kami sudah membayarnya kembali," protes Eunhyuk.
Bel kembali berbunyi.
"Aish! Apa kalian tidak bisa diam? Sungminnie, siapa yang datang? Cepat bukakan pintunya!" Leeteuk mengirim death glare kepada dongsaengdulnya.
"DBSK," kata Sungmin sebelum membuka pintu.
"MWO?" Serentak mereka semua berlarian ke penjuru dorm. Eunhyuk dan Shindong menyembunyikan makanan dan snack mereka. Leeteuk mengganti celana boxer yang selalu dipakainya di dorm dengan celana panjang milik Eunhyuk. Ryeowook mencoba menyembunyikan benda-benda yang tidak pada tempatnya.
Begitu Yunho dan dongsaengdulnya muncul, mereka keheranan melihat member Super Junior berdiri berjajar sambil tersenyum-senyum salah tingkah. Nafas mereka pun seperti baru saja berlarian.
"Kenapa lama sekali?" Yoochun merengut.
"Ne. Aku pikir tidak ada orang." Yunho mendahului masuk.
"Kalian sedang latihan dance?" tanya Junsu heran.
"Kok aku tidak mendengar musik?" Jaejoong mengedarkan pandangan ke sekitar ruangan.
"Oh, kami sedang latihan olah raga," kata Eunhyuk sambil mengelap peluhnya. Ia melirik magnae DBSK yang bisa mengancam isi kulkas mereka.
"Kami membawa oleh-oleh dari Malaysia untuk hyungdeul," kata Changmin sambil masuk dan meletakkan bawaannya. Yunho, Jaejoong, Junsu dan Yoochun juga melakukan hal yang sama. Tetapi Changmin menggenggam satu paper bag lagi yang tidak ia letakkan bersama yang lain. "Di mana Kyuhyun-ah?"
"Dia ada di kamar. Aku menyuruhnya banyak istirahat. Masuk saja," kata Leeteuk sambil menunjukkan pintu kamar Kyuhyun dan Sungmin.
Changmin langsung meninggalkan mereka. Hyungdeulnya dan member SuJu yang lain langsung sibuk membongkar-bongkar bawaan DBSK.
"Changmin-ah!" Kyuhyun tampak senang ketika Changmin memasuki kamar. Ia sedang bermain PSP sambil bersandar di punggung tempat tidur.
"Aku bawakan oleh-oleh untukmu," kata Changmin sambil tersenyum lebar. Ia sudah lama tidak bertemu Kyuhyun, dan sangat senang bisa berjumpa dengan sahabatnya lagi. Ia mengeluarkan sebuah miniatur setinggi 15 cm dari dalam paper bag. "Ini miniatur Menara Petronas. Aku juga belikan topi untukmu."
"Gomawo, Changmin-ah. " Kyuhyun meletakkan miniatur itu di atas mejanya, dan menyimpan topi ke dalam lemari.
"Kyuhyun-ah… Kenapa operasimu diundur?" tanya Changmin sambil duduk di atas kasur Kyuhyun dan melihat-lihat kamar bernuansa pink itu. Kyuhyun yang menyukai benda-benda berwarna putih, hitam dan biru, sangat kontras dengan Sungmin yang menyukai warna pink.
"Promo belum selesai, jadi akhir Oktober aku baru menjalani operasi."
"Kata hyungdeul, kondisimu sempat parah sekali."
"Aku sudah lebih baik sekarang. Jadwalku jauh berkurang. Hyungdeul banyak mengganti perform kami dengan lagu lain dan dengan penampilan SuJu T. Hanya acara-acara tertentu saja yang aku harus tampil."
"Mereka sangat baik, ya."
"Ne. Aku pernah bilang kepadamu, bukan? Mereka itu sangat baik," kata Kyuhyun dengan bangga. "Untuk lagu Marry U dan Don't Don, mereka menyiapkan dua macam dance. Mereka juga sedang membuat dance untuk The Man In Love, di mana aku hanya muncul saat part-ku saja."
"Kenapa?"
"Karena mungkin aku masih dalam masa pemulihan nanti."
Kyuhyun duduk di sebelah Changmin. "Tidak kusangka, ternyata aku kangen padamu, Changmin-ah."
"Aish!" Changmin tergelak. "Hampir satu tahun kita bersahabat, kau baru bilang begitu."
"Kau ini perhitungan sekali sih! Apa otakmu itu isinya tanggal-tanggal saja? Baru kali ini kau begini…baru kali ini kau begitu…" Kyuhyun merengut. "Changmin-ah, kalau kau tidak merubah sifatmu itu, pacarmu bisa kabur nanti."
"Aku memang orang yang posesif," kata Changmin sambil mengangguk.
"Sore ini, bukankah kalian akan konser di Seoul?"
"Ne. hari ini, besok dan lusa. Tapi kami sudah siap. Nanti siang, kami akan melakukan gladi resik di panggung. Kau mau menonton?" Changmin menyerahkan tiket VVIP kepada Kyuhyun. "Ini untuk tanggal 28 nanti, hari terakhir."
"Mianhe, aku tidak bisa hadir."
"Sudah kuduga. Situasi konser memang tidak baik untuk kesehatanmu," kata Changmin sambil memandang wajah Kyuhyun yang pucat. "Kyuhyun-ah, apa cutimu tidak dikabulkan?"
"Maksudmu?"
"Jangan bohong, kau tadinya sudah positif untuk menjalani operasi, tapi tiba-tiba diundur sampai dua minggu." Changmin mendengus kesal. "Aku ini tidak bodoh. Kenapa mereka membeda-bedakan kita? Aku jadi merasa tidak enak…."
"Pabo!" Kyuhyun memukul bahu Changmin dengan keras.
"Ya! Caramel macchiato! Kenapa kau memukulku?"
"Jangan berpikir bodoh. Tak ada yang menyalahkan kalian atas yang terjadi pada kami." Kyuhyun mengembangkan evil smirk-nya. "Jangan pernah menolak keberuntungan yang datang padamu, Changmin-ah. Kau harus belajar bersyukur. Lagi pula, kami semua baik-baik saja."
Tapi, Kyuhyun-ah, aku ingin melihatmu tampil di panggung besar seperti kami. Aku ingin semua orang bisa mendengar suaramu yang begitu manis, yang membuatku terpesona sejak pertama kali. Hanya dengan mendengarnya saja, hatiku menjadi lembut dan tenang.
Tak seorang pun yang memiliki suara sepertimu di dunia ini. You're my only Super Star Top Idol. Aku tidak rela, jika kau tidak mendapat kesempatan menunjukkan kemampuanmu. Seandainya ada yang bisa aku lakukan untuk itu…
.
"Teuki hyung, tolong jangan sita laptopku!" seru Kyuhyun panik ketika siang itu Leeteuk mengambil laptop dari pangkuannya. "Aku tidak mau makan jika laptopku tidak kembali!"
"Kau berani membantahku?!" Leeteuk memasang muka seram.
"Kenapa tidak?" Kali ini Kyuhyun tidak menyerah, demi merebut miliknya kembali.
Ketika keduanya sedang beradu pandang, dan belum ada pihak yang kalah atau pun menang, HP Kyuhyun berbunyi. Kyuhyun menautkan alis melihat nama yang tertera di layar.
"Changmin-ah? Baru tadi pagi mereka semua ke sini. Apa ada barangnya yang tertinggal?" Kyuhyun mengedarkan matanya ke sekeliling kamar, hanya ada miliknya dan Sungmin.
"Seharusnya dia sedang gladi resik, bukan?" Kini Leeteuk duduk di samping Kyuhyun dengan mimik penasaran. Ia memberi kode agar Kyuhyun segera menerima panggilan itu.
"Yeobo…"
"Kyuhyun-ah… Apa yang harus kulakukan?" Changmin langsung memotong salamnya. Kyuhyun bisa mendengar dengan jelas kalau sahabatnya itu sedang menangis dan panik.
"Tenanglah dulu, Changmin-ah… Uljima! Ada apa denganmu?"
"Yunho hyung… Yunho hyung tertimpa peralatan panggung!"
"MWO?"
.
.
TBC
.
.
Yunho mengalami kecelakaan saat gladi resik,
Padahal itu hari pertama 2nd Live Tour DBSK di Seoul
.
Gomawo buat reader yang udah baca
Buat yang review, gomawo pake banget hehehe
Buat silent rider, author nggak nge-lock quest, so silahkan review
Bashing dilarang, masukan boleh ha haha
Kalau ada bagian yang kalian suka yang disebut…Author jadi semangat
Nulisnya juga jadi lancar
Kadang malah munculin ide
Buat semuanya….Kamsahamnida
.
.
Jawaban Reviews chapter 11
hyunnieya 11/8/12 Maaf, tolong jangan pakai singkatan terlalu banyak… author nggak ngerti beberapa kata… Bukan LSM lho ya…just Petinggi SM, tokoh dalam fanfic ini. Baru Henry dan Hankyung saja yang disebutkna. Mereka belum tahu member lainnya. Tapi mereka sudah bersiap, siapa pun yang terpilih, mereka akan tetap menjadi satu kesatuan. Kyuhyun kecelakaan itu, usianya baru 19 tahun 2 bulan, chingu… masih kuliah.
sarangchullpa92 11/8/12 Kibum memang jahil kadang-kadang hehehe
Kadang orang kalau sedang marah, atau sedang ingin menyelamatkan sesuatu yang bagi dia penting… untuk dua situasi itu, orang menjadi punya tenaga besar.
TUTUP MATA, TUTUP TELINGA, BICARA DENGAN HATI… Sebentar lagi mereka akan benar2 harus melakukannya
meyminimin 11/8/12 (http)(:)(/) .com(/)watch?v(=)ND_0VUityIA tanda kurung dihapus aja
Guest 11/8/12 Gomawo
Kim Anna 11/8/12 Kibum marah memang seram
asa 11/8/12 Changmin muncul, Zhoumi masih lama.
heeeHyun 11/8/12 SNSD sudah
Nggak bisa maksain diri…gerak aja nggak bisa
He he he, iya, author juga ngebayangin muka Kangin. Kalau situasi biasa, yg lain pasti udah ngakak
Nggak ada yg engsub
Ya, jadwal drama Kibum memang ketat banget
Changmin sibuk tour konser DBSK soalnya
JK0603 11/8/12 Gpp. Gomawo
Aisah92 11/8/12 Bedanya, kalau daftar untuk disumbang, isinya untuk hadiah anak2 usia dibawah 10 tahun, laki maupun perempuan. Kalau seumur Kyuhyun, kadonya pasti beda. Heechul ka nasal baca, merasa daftar itu wajar he he he
Heechul sempat kehilangan arah waktu Hankyung pergi. Dia bahkan nyuekin SJ. Tapi suatu hari dia datang, dan semua menyambutnya, seakan ia tak pernah nyuekin mereka…saat itu dia sadar, bahwa SJ benar2 rumah kedua buat dia.
GaemAya 11/8/12 Jangan tanya itu, author nggak tahu…kayaknya bakal panjang nih
Kim Sooyeon 11/8/12 Pembela LSM hehehe
Tapi memang, petinggi SM di ff ini tidak menunjuk kepada siapa pun, hanya tokoh fiksi saja
perisai Suju 11/8/12 Sering pake banget
Heechul beneran pernah marah karena SuJu
may 11/8/12 DBSK sombong? Perasaan aja. Di sini mereka ramah kok. Yunho mencegah Changmin ikut campur saat itu, karena memang harus ada batas intern tiap grup…di mana-mana pasti begitu. Dan sebagai ketua, Yunho pasti mengerti
kyuzi 11/8/12 Gomawo reviewnya hehehe
Jmhyewon 11/8/12 Semua juga merindukannya
ShillaSarangKyu 11/8/12 Urutan Kibum dan Ryeowook kebalik hehehe… Iya, mereka antik tapi membuat sayang
kyuwook 11/8/12 Gomawo chingu
Evilkyu Vee 11/8/12 Semoga suatu saat Kibum balik seperti harapan kita semua
Guest 11/8/12 Memang seram
hyunnieya 11/8/12 Dia dulu kan suka olahraga dan di sepak bola, dia dijuluki si pembobol gawang (bukan penjaga gawang). So, melompati tangga seperti itu sih mudah baginya… Kalau kondisinya sehat, nggak akan ada masalah
Cho rae in 11/8/12 .Boom! Kalau gitu jangan deket2 yach ha ha ah
gaemgyulover 11/8/12 Kita lihat saja nanti soal EHB, author nggak pandai menulis ulang video…
ayu wandira 11/8/12 AIsh! Poor my Kyuhyun he he he
hyunnieya 11/8/12 Setuju!
Bukan LSM, tapi Petinggi Sm. Kita ikuti saja …
tinaff359 11/8/12 Yup, masih belum masuk yg nyesek banget
natal 11/8/12 Aku nggak percaya itu, apalagi untuk Kyuhyun, Siwon, dll… Tega banget kalau mereka hanya menduga seperti itu. Mereka cek dulu ke teman2 gereja Kyuhyun… Bahkan kalau ada waktu senggang 3 -4 jam di antara jadwal, dan ada gereja yg dekat, Magnae SJ itu milih menenangkan diri di sana. Jangan mudah terpengaruh. Aku pernah mengalami masa2 atm di bilang alat setan dan semacamnya…buktinya sekarang semua pakai.
kyuzi 11/7/12 Itu bukan pas dikirim obat…yg dikirim obat kan sudah lewat chingu. Memang bagaimana pun, kondisinya sudah harus operasi…obat mulai tidak mempan
dhianelf4ever 11/7/12 PAsti sakit pake banget
SunakumaKYUMIN 11/7/12 Itu lama dan belum tentu masuk RS. RS ini maincast nya Kyuhyun dan SJ, bukan SJ M.
Guest 11/7/12 Kyuhyun sih sering banget drop begitu
ApreelKwon 11/8/12 Gomawo reviewnya
Keyra Kyuunie 11/8/12 Belum operasi, di youtube masih muncul tanggal2 ini hehehe
kyukyu712 11/8/12 Aslinya belum, jadi di ff belum
Blackyuline 11/7/12 Ada alasannya Kyuhyun mencegah Heechul
Miel 11/7/12 Manusia…jelas pernah marah
shin rihee 11/7/12 cerpen: cerita yang panjangnya tidak lebih dari 20.000 kata dan tidak kurang dari 1.000 kata…. Bisa dibaca sekaligus. Bukan bersambung. SO, ini jelas fanfic hehehe. Gomawo udah mengikuti ff ini
Kruyuk 11/7/12 Baca FS chapter 2
Kpn ff ini tamat? Tidak tahu…sebelum the end nya sampai, ya lanjut…
MyKyubee 11/7/12 .No LSM, tapi Petinggi SM. Tokoh fiktif
Itu kekuatan yg bisa muncul untuk keadaan darurat. Manusia itu ajaib, dia bisa begitu jika marah, atau jika ingin menyelamatkan sesuatu yg penting. Author pernah melihat dan mengalami hal seperti itu bbrp kali
11/7/12 Gomawo
AreynaKyuminElf 11/7/12 Gomawo chingu. DItunggu review selanjutnya
Kyuline 11/7/12 Leeteuk memang panjang sabar hehehe
siskalovehaehyuk 11/7/12 Gomawo, salam kenal juga
Indy 11/7/12 Kyuhyun masih nyanyi beberap tanggal setelah itu… hyungdeul sampai kacau banget performnya…mengerikan… mereka benar2 kalut. Ini real. Mau author muat dif b, ditolak terus
lytaimoet812 11/7/12 Belum ada, semoga nanti ya
vietaKyu 11/7/12 Ryeowook paling lembut, jadi dia juga paling kena…poor wookie (hugs)
Gomawo
Azurasky Elf 11/7/12 Gomawo reviewnya
vha chandra 11/7/12 Jangan menanti aja…masukannya juga yach hehehe
diandra 11/7/12 Iya, nggak tahu nggak sayang. Makanya author bikn ff ini biar pun nyesek
umi elf teukie 11/7/12 Kalau Kibum diam, Kyuhyun takut banget lho hehehe apalagi marah
AngeLeeteuk 11/7/12 Gomawo, jangan segan review ya…
qykyu 11/7/12 Author juga, smabil nulis ff ini sambil belajar ttg suju
Zizi Kirahira Hibiki 69 11/7/12 Gpp, hehehe, berarti author kurang jelas batasannya. Dalam novel, pov itu harus langsung…mungkin kurang pas aja akan author perbaiki ke depannya
Ahjumma Namja 11/7/12 Kyuhyun, Heechul sama Donghae, semua pernah hehehe
Leeteuk saat nggak bisa apa-apa, pernah beberapa kali ingin meletakkan jabatan, tetapi dongsaengdulnya selalu membesarkan hatinya, hingga dia jadi leader yg hebat saat ini
Yesung sudah tampil seperti itu di ff ini kok…beberapa reader merasakannya. Dia salah satu fav author di SJ Coba kalau diperhatikan…untuk saat2 penting, koment dia berharga banget
special5173 11/7/12 Gomawo…jangan pensaran aja hehehe
trililililili 11/7/12 Happy? Di sela2 ada happy kok
aninkyuelf 11/7/12 Pasti berat buat Kyu minta tolong
kim eun ra 11/7/12 Gomawo
xoxoxo 11/7/12 Untung SJ kuat karena bersama ya…mereka saling menguatkan
ay 11/7/12 Gomawo reviewnya
Khotmi bukan hot 11/7/12 Hohoho…ok
NaraKim 11/7/12 Kibum ama Kyuhyun nggak terlalu deket karena jadwal acting Kibum aja… Tapi kayaknya si magnae ini sama siapa2 dekat ya… maunya dia hehehe
Andhisa Joyers 11/7/12 Kyuhyun mmg nekat sampai sekarang lari…tapi begitu selesai kepayahan sendiri… Tapi pas dia lari rintang itu, author senang banget lihatnya
PurpleEgg-kyu 11/7/12 PAsti banget…tapi dia belum operasi juga, author terpaksa ngikutin aja
lalalala 11/7/12 Gara-gara SJ sudah sukses, tapi tetap aja di anak tirikan
stevy see 11/7/12 Author cuma ngikutin real nya aja… realnya belum operasi
Bukan LSM, tapi Petinggi SM, tokoh fiktif. Gomawo reviewnya
mong2fish 11/7/12 Gpp, chingu, author senang. Jangan lupa chapter selanjutnya review ya. Gomawo
dinikyu 11/7/12 Bikin marah kibum dulu sana…hehehe
Lee Jaeri 11/7/12 Heechul marah? Sering kan? Nggak punya. Pernah nonton aja.
Annis 11/7/12 Gomawo
nurhanita fenita clouds elf 11/7/12 Leeteuk takut sama Kyuhyun? Itu real. Ada dibahas di mana ya? Strongheart? Leeteuk sendiri yg bilang
nurhanita fenita clouds elf 11/7/12 parah banget
kyuqie 11/7/12 betul
Bella 11/7/12 Gomawo reviewnya
Osoichan Says 11/7/12 ceramah yesung itu real. Ya, hitungan tambah berantakan waktu hankyung keluar
Cupcake 11/7/12 Ne, gomawo
lovely yesungielf 11/7/12 Author pilih mendingan Heechul. Dia masih bisa mengendalikan diri, Kangin krn latar belakang keluarganya, lebih mudah mengayunkan tinju. Sama aja soal minum. Kyuhyun menikmati wine (mirip kuliner)…biasanya dia akan lebih minum sambil merasa keunggulan atau ciri khasnya… Tapi kalau Kangin pemabuk… dia sering minum untuk mabuk, bukan untuk mencicip. Tapi Kangin lebih perhatian daripada Heechul. Mereka semua punya kekurangan dan kelebihan. Author suka semua
Semoga selalu sehat
shizuku m 11/7/12 Kyuline itu 2010. Twitter nya nggak berfungsi…diabaikan aja. Tapi iyagi7154
itu twitternya
heemeoww 11/7/12 Sama 9Hiks…nangis bareng)
SieLf 11/7/12 . Gomawo reviewnya
Gyurievil 11/7/12 . chapter 11
Betulan. Serem dan bête banget wajahnya. Masak dikitik2 dan diajak ketawa, itu bibir Cuma ditarik 1 cm, satu sisi aja lagi
Ada link nya tapi nggak bisa di upload. Ditolak di youtube
Aduh…aku bisa penasaran akut kalau begini
daraemondut 11/7/12 Gomawo, suka baca reviewnya chingu hehehe
reaRelf 11/7/12 Heechul , Kyuhyun, juga Donghae, pernah marah membela SuJu dan elf
Sachiko Yamaguchi 11/7/12 Aslinya begitu…mau gimana lagi? Peluk kuppa… untung kyuppa sudah jauh lebih sehat. Panjang umur ya Kyuppa… Author doalan, semoga kalau paru2 rang melemah dgn seiring usia, kyuppa punya selalu sehat, meskipun udah tambalan semua hiks
Tolong 20 tahunnya dipanjangin, Kyuppa…. (author malah curcol)
Aniyo…buatnya bertahap, susul menyusul. Kadang review bisa jadi masukan lho
11/7/12 Me too
misskyuKYU 11/7/12 Kekuatan yg muncul kalau manusia punya sesuatu yg ingin ia lindungi. Mirip khilaf kalau marah…tapi kalau ini yg bersifat positif. Makanya kadang diceritakan orang bisu bisa bicara, orang lumpuh bisa jalan demi melindungi yg dia anggap penting bukan? Begitu pula Kyuhyun
Gomawo chingu, sayang realnya dia belum juga operasi. tegggggggggggggggaaaaaaaaaaaaa
Fitri MY 11/7/12 Karena pasokan olsigen kurang, tubuh menjadi kehilangan tenaga
Shin Min Hwa 11/7/12 Ne, dia beneran marah. Tapi Kyuhyun dan Donghae juga pernah
