Title : RISING STAR Chapter 13
Genre : Brothership
Rating : Fiction T
Cast : Kyuhyun, Leeteuk, Heechul, Hankyung, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, dan Kibum. Changmin & Hyungdeul.
Disclaimer : All them belong to themselves and GOD.I own only the plot.
Warning : Typos, Geje , Don't like it? Don't read it please.
Summary : Kau benar-benar sahabat tidak berguna! / Uisa bilang, operasi itu hanya bisa memperpanjang usiaku satu bulan. / "Mereka meminta kita menggantikan Yunho hyung? Itu mustahil!" / "Cepat katakan apa yang ingin kau katakan, kemudian tinggalkan tempat ini! Ayo, lakukan!"
.
.
"Kyuhyun-ah… Apa yang harus kulakukan?" Changmin langsung memotong salamnya. Kyuhyun bisa mendengar dengan jelas kalau sahabatnya itu sedang menangis dan panik.
"Tenanglah dulu, Changmin-ah… Uljima! Ada apa denganmu?"
"Yunho hyung… Yunho hyung tertimpa peralatan panggung!"
"MWO?"
.
.
RISING STAR
Chapter 13
.
Kyuhyun langsung menegakkan tubuhnya, membuat Leeteuk merasa cemas.
"Ada apa, Kyuhyunnie?"
"Yunho hyung tertimpa peralatan panggung saat gladi resik," bisik Kyuhyun. Ia masih menempelkan telinganya pada HP, mendengarkan Changmin yang masih kalut. Leeteuk nyaris berteriak, tetapi ia langsung menutup mulutnya dan mendengarkan.
"Uisa menyuruhnya membatalkan penampilannya, karena tulang punggung Yunho hyung cedera. Dia sangat kesakitan. Tetapi Yunho hyung tidak mau. Dia meminta Uisa memberinya obat dan suntikan penahan sakit. Dia tetap ingin tampil di konser." Changmin kembali terdengar panik. "Eotteoke hajyo, Kyuhyun-ah? Aku benar-benar cemas…"
"Kalian sedang apa sekarang?" tanya Kyuhyun mencoba tenang.
"Manager meminta kami break dan makan selama 2 jam, menunggu hingga Yunho hyung bisa melakukan gladi resik lagi." Changmin menghela nafas. "Kenapa Yunho hyung bersikeras untuk tampil? Bagaimana jika cederanya bertambah parah?"
Kyuhyun bangkit berdiri dan berpikir.
"Changmin-ah, tunggu sebentar. Tetaplah di situ," kata Kyuhyun akhirnya. Ia meletakkan teleponnya di meja, mengambil laptop dari tangan Leeteuk, dan mendorong sang leader ke luar kamar.
"Kyuhyunnie, kau mau ap…"
Belum selesai Leeteuk berbicara, pintu kamar sudah terbanting tepat di depan hidungnya, sehingga Leeteuk melompat mundur. Ketika ia mencoba membuka pintu untuk memarahi sang magnae, pintu itu terkunci dari dalam.
"Jangan ganggu aku, Teuki hyung! Aku mau berbicara dengan Changmin-ah!" seru Kyuhyun dari dalam.
"Awas kalau kau tidak istirahat dan malah bermain game di laptop!"Leeteuk ingin memarahi Kyuhyun, tetapi urung setelah mendengar kata-kata Kyuhyun itu. Dengan terpaksa, ia pun menuju ruang tengah.
Begitu mendengar langkah Leeteuk menjauh, Kyuhyun langsung mengambil HP nya lagi.
"Yeoboseyo, Changmin-ah, kau masih di situ?"
"Kenapa kau lama sekali?" protes Changmin. "Aku sedang bingung sekali, tahu! Aku benar-benar tidak bisa berpikir…"
"….."
"Kyuhyun-ah….kau masih di situ?" tanya Changmin dari seberang sana.
"…."
"Ya! Caramel macchiato! Kenapa kau diam saja? Kau benar-benar sahabat tidak berguna! Aku heran, kenapa aku mau jadi sahabatmu!" gerutu Changmin putus asa. Dia benar-benar terdengar kalut.
"Mianhe, Changmin-ah, aku memang sahabat yang tidak berguna," kata Kyuhyun. Namja itu mulai mengeluarkan suara isakan meski lirih. "Saat kau sedang sedih begini, aku justru malah membebanimu…, jeongmal mianhe, Changmin-ah…"
"Mwo? Apa maksudmu? Membebani apa?" Changmin terdengar kaget. "Kenapa kau menangis? Mianhe, kata-kataku ternyata sudah menyinggungmu…. Aku tidak bersungguh-sungguh. Entah kenapa, aku sedang tidak bisa berpikir saat ini…"
"Kau tidak perlu minta maaf, tapi aku mau membuat pengakuan padamu," kata Kyuhyun dengan suara sedih sambil terus terisak. "Changmin-ah, melihatmu kalut begini, aku tidak tega menutupi lagi…aku…sebenarnya umurku hanya tinggal 1 bulan lagi."
"Kau jangan bercanda!" Changmin terdengar marah sekaligus kuatir. "Kibum hyung pernah berbohong padaku soal itu. Aku tidak akan tertipu untuk kedua kalinya!"
"Kau tega sekali menyamakanku dengan Kibum hyung!" protes Kyuhyun masih dengan suara sedih. "Akhir Oktober ini, aku akan di operasi. Tapi yang kau tak tahu, Uisa bilang, operasi itu hanya bisa memperpanjang usiaku satu bulan."
Kali ini Kyuhyun benar-benar menangis. "Coba kau bayangkan seandainya jadi aku, Changmin-ah… Usiaku baru 19 tahun, cita-citaku untuk bisa konser belum tercapai,…aku bahkan belum menikah…tetapi aku akan segera mati."
"Kyuhyun-ah…" Suara Changmin melembut mendengar kata-kata dan isakan sahabatnya. "Kenapa kau baru mengatakannya sekarang? Apa hyungdeul tahu tentang hal ini?"
"Apa kau bodoh? Kalau mereka tahu, setiap hari mereka akan menangis di sekitarku, membuatku ingin mati saja daripada mendengar tangisan mereka." Kyuhyun menghela nafas dengan sedih. "Changmin-ah, aku mungkin keterlaluan meminta bantuan saat kau susah…tapi…"
"Katakan saja apa yang harus kulakukan!" seru Changmin cepat. "Aku akan lakukan apapun untukmu, selama itu baik. Aku pernah mengatakan hal itu bukan?"
"Ne." Kyuhyun kembali menghela nafas. Suaranya terdengar sangat sedih. "Aku ingin sekali merasakan konser…minimal aku bisa membayangkan saat ini bahwa aku memiliki konser. Maukah kau membantuku?"
"Tentu," kata Changmin. "Apa yang harus kulakukan?"
"Changmin-ah, bisakah kau ceritakan suasana panggung kalian?"
Changmin terdiam sejenak, kemudian mulai menceritakan berapa luasnya tempat mereka konser, berapa besarnya panggung yang dibuat, juga penataan panggung beserta lampu-lampunya.
Dia juga menceritakan rute-rute dan pembagian mereka saat konser nanti, kapan ia akan menaiki pesawat tiruan kecil yang membawa mereka dari satu stage ke stage lain, juga berapa kostum yang akan mereka pakai. Changmin menceritakannya dengan detail, agar Kyuhyun bisa membayangkannya.
"Tampaknya sangat menakjubkan… Sayang aku tak akan pernah merasakannya…"
"Jangan berkata begitu, kau harus kuat!" seru Changmin. "Di sini, banyak sekali orang yang mendukung kalau konser. Kau bisa membayangkannya, Kyuhyun-ah? Ada penata lampu, penata panggung, terlalu banyak untuk aku sebutkan. Pokoknya situasinya berbeda dengan tampil di acara lain. Semua bekerja untuk mendukung kita saja. Kita lah pemeran utamanya. Tapi itu juga sebuah beban karena kita harus tampil sebaik-baiknya."
"Bagaimana dengan acara breaknya…apakah mereka makan di meja bersama?"
"Tidak. Ada meja besar di sini. Banyak sekali makanan. Tapi kami makan di mana saja…"
"Maukah kau mewakiliku makan?"
"Mwo?"
"Jebal, Changmin-ah… Apa kau tega membiarkanku mati menyedihkan seperti ini? Ceritalah tentang makanan di meja… Wakili aku memakannya. Ceritakan padaku rasa makanan itu… Aku tidak pernah merasakan makan saat menjelang konser…"
"Kyuhyun-ah! Kau ini aneh-aneh saja!"
"Jadi, kau tak mau melakukannya?" Suara Kyuhyun terdengar sangat sedih.
"Baiklah, tunggu sebentar." Changmin terdengar meletakkan HP, kemudian kembali menyapa Kyuhyun. "Aku sudah memasang earphone. Jadi kita bisa terus berbicara sementara aku menceritakan makan siang kami."
"Kau sudah mengambil piring?" tanya Kyuhyun masih dengan nada lirih.
"Ne, apa yang mau kau bayangkan sekarang?"
"Ada menu apa saja di sana?"
"Banyak sekali." Changmin berjalan menyusuri meja prasmanan. "Ada Miyuk Guk…"
"Ah! Aku mau itu!" seru Kyuhyun. "Tolong kau makan dan ceritakan rasanya padaku!"
Changmin mengambil sup rumput laut itu dan mulai mencicipinya. "Enak. Rasanya segar sekali. Tapi kurasa kau tidak terlalu menyukainya."
"Aku tidak suka rumput lautnya tapi aku suka dagingnya… Bagaimana rasa daging sapinya?"
Changmin kembali menyendok sup itu. Ia tadi memakan daging sapinya begitu saja. Kali ini ia mengambil beberapa potong dan mengunyahnya. "Jika dimakan bersama kuah, rasa gurihnya sangat terasa dan tidak berlemak."
"Hmm, lumayan." Kyuhyun terdengar menikmatinya. Changmin tersenyum senang.
"Kau mau mencoba Bulgoginya? Sepertinya enak." Changmin mulai mengambil beberapa sendok bulgogi.
"Mau! Ambil yg banyak. Aku suka Bulgogi." Kyuhyun terdengar bersemangat. "Enak?"
"Enak!" Changmin memakan seporsi besar Bulgogi dengan cepat. Ia mengedarkan pandangannya ke sekitar meja, mencari makanan apalagi yang akan ia tawarkan kepada Kyuhyun.
Tak jauh dari sana, Yunho, Junsu, Jaejoong dan Yoochun mengamati sang magnae.
"Kau lihat Changminnie?" tanya Junsu sambil menyantap makanan di piringnya.
"Ne. Kelakuannya aneh sekali." Yoochun memandang Changmin di kejauhan. Magne mereka masih mengitari meja makan sambil mengambil sedikit, mencicipinya, mengambil yang lain lagi sedikit, lalu mencicipinya lagi.
"Tadi dia tidak mau makan, tetapi sekarang menjelajahi meja makan…." Jaejoong menepuk Yunho pelan, tapi Yunho hanya tersenyum sambil terus memperhatikan Changmin. "Dia berlaku seolah-olah tim juri lomba memasak."
"Benar! Aku juga berpikir begitu." Yoochun mengangguk.
"Dia seperti sedang berbicara dengan seseorang," kata Yunho sambil menautkan kening. "Kalian tahu siapa?"
"Dia tadi menyebut-nyebut nama Kyuhyun." Junsu tertawa. "Si evil magnae."
"Magnae Super Junior?" Yunho memastikan.
"Ne."
"Begitu rupanya." Yunho tersenyum lebar. Ia mengangguk paham. "Hei! Kalian jangan bertanya apa-apa pada Changmin-ah, arrachi? Biarkan Kyuhyunnie yang mengurus uri magnae."
Meski bingung, ketiga namja itu mengangguk. Yunho kembali tersenyum melihat Changmin yang mulai mengambil makanan dengan penuh semangat.
"Kyuhyun-ah, ada Baesook untuk dessert!"
"Aku tidak suka!" Kata-kata Kyuhyun menghentikan tangan Changmin.
"Ya! Padahal aku suka sekali! Cobalah kau cicip sedikit, arra?"
"Aku tidak mau!" cetus Kyuhyun. "Kau kan bukan makan untuk dirimu, jadi kau harus menurut!"
"Aish! Kalau begitu, yang kali ini aku makan untukku sendiri." Changmin mengambil buah pear yang dibikin dessert itu dan memakannya. "Enaaaak! Kau sangat rugi, Kyuhyun-ah."
"Carikan untukku dessert lain!" Kyuhyun terdengar merajuk.
"Aish!" Changmin mendengus kesal, tetapi matanya kembali melihat-lihat. "Ada Yaksik. Kau mau?"
"Ne. Ambilkan beberapa sendok untukku."
Changmin mengambil dessert yang manis itu dan memakannya. "Rasa manisnya pas, tidak kemanisan. Tapi aku jadi haus. Apa kau tidak haus?"
"Aku sangat haus, kau tahu aku gentong air, bukan?"
Changmin tertawa. "Sebentar, mereka menyediakan minuman juga."
"Enaknya…. Ternyata makan siang kalian mewah juga," suara Kyuhyun terdengar kesal sekaligus sedih.
"Hei! Aku kan mewakilimu dari tadi! Berarti kau juga merasakannya bukan?"
"Ne," kata Kyuhyun sambil tetap bernada sedih.
"Jangan sedih begitu, Kyuhyun-ah. Ada yang menarik nih, aku rasa kau akan suka." Changmin melihat beberapa jenis minuma yang tersedia. "Sujeonggwa, Omija, Sikhye, dan…"
"Sikhye saja! Itu sangat menyehatkan. Aku perlu yang seperti itu."
Changmin mengambil minuman yang Kyuhyun pilih dan meminumnya. Wajahnya langsung cerah. "Memang enak, Kyuhyun-ah. Mau satu lagi?"
"Boleh, kau kan tahu aku suka minum banyak."
Changmin kembali meminumnya. Sikhye terkenal sangat baik untuk pencernaan dan sirkulasi darah. Minuman ini juga membuat pikiran orang segar, jernih, dan tenang. Tampaknya makanan dan minuman yang masuk ke perutnya mulai memiliki efek pada Changmin. Ia menjadi lebih bersemangat.
"Ah! Aku merasa kenyang. Gomawo, Changmin-ah," kata Kyuhyun akhirnya.
"Cheonmaneyo, Kyuhyun-ah." Changmin terdiam. "Tapi, kau tidak boleh mati…kau harus hidup. Kita belum menyanyi bersama di panggung. Aku ingin melambaikan light stick warna blue sapphire untuk konsermu."
"Aku juga maunya begitu," kata Kyuhyun masih tetap dengan nada sedih. Ia bisa mendengar, suara Changmin mulai tenang. "Bagaimana kabar Yunho hyung?"
Changmin melirik ke arah Yunho. Namja itu tengah memperhatikannya. Begitu mereka bertemu pandang, Yunho tersenyum lebar dan melambaikan tangan.
"Tampaknya sudah jauh lebih baik."
"Baguslah! Dia pasti tak mau Cassiopeia kecewa kalau dia tidak muncul."
"Ne. Aku pun akan melakukan hal yang sama jika menjadi Yunho hyung," kata Changmin. Ia tertegun mendengar kata-katanya sendiri. "Kenapa aku kalut sekali tadi? Aish! Mianhe, Kyuhyun-ah, padahal kau sedang menghadapi masalah berat, tetapi aku malah merepotkanmu."
"Aniyo. Kau tidak bisa berpikir karena kau belum makan." Kyuhyun kini tertawa. "Changmin-ah, aku tidak benar-benar akan mati sebulan lagi…kecuali kau mencekikku."
"Kau tadi berbohong?"
"Aniyo, aku benar-benar akan operasi. Kita tak tahu apa yang akan terjadi saat itu. Siapa pun bisa mati bukan? Kuharap giliranku masih lama." Kyuhyun kembali tertawa. "Apa kau tidak lapar? Kau belum makan, bukan?"
"Benar juga, aku belum makan sejak tadi." Changmin kembali melirik meja makan. "Kyuhyun-ah, aku makan dulu. Porsimu terlalu kecil untukku."
"Ne, makanlah yang banyak, dan lakukan konsermu baik-baik. Jangan mengecewakan hyungdeulmu dan Cassiopeia."
Begitu Changmin memutuskan telepon, Kyuhyun merebahkan dirinya ke kasur. Kibum hyung, kau jangan menjadikan Changmin-ah juri untuk tes aktingmu….dia terlalu mudah dibuat percaya. Kyuhyun mengukir evil smirknya.
.
.
27 Oktober 2007
Keesokan harinya, Kyuhyun diminta berkumpul ke kamar Leeteuk, begitu pula member SuJu yang lain. Hanya DongHae, Hankyung, Kangin, dan Shindong yang tidak hadir. Mereka sedang menjadi bintang tamu di Star Golden Bell.
"Kalian tahu soal kecelakaan yang dialami Yunho-ah, bukan?" tanya Leeteuk. Semua dongsaengnya mengangguk. "Meski pun Yunho sudah dirawat oleh Uisa, dia tidak bisa perform dengan baik. Ada kalanya dia harus duduk atau sekedar berdiri di atas panggung. Hal ini membuat mood member yang lain cukup terganggu."
"Mereka meminta kita menggantikan Yunho hyung? Itu mustahil!" kata Eunhyuk.
"Tidak ada yang meminta begitu," kata Leeteuk sambil melempar death glare. "Dengarkan kata-kataku sampai selesai, arra?"
"Arraseo, hyung," sahut dongsaengdul serempak.
"Yunho-ah dan Jaejoong-ah ingin kita menjadi memberi kejutan untuk member lain." Leeteuk mengeluarkan 7 buah tiket VVIP. "Siapa yang mau hadir?"
"Kalau tujuannya seperti itu, sebaiknya aku dan Donghae-ah ikut," kata Eunhyuk.
Leeteuk mengangguk setuju. "Sungminnie sebaiknya ikut juga. Kau bersedia?"
"Tidak masalah," kata Sungmin.
"Kibummie dan Chullie sebaiknya juga ikut," kata Leeteuk. "Yang terakhir, kita serahkan untuk Kangin-ah."
"Teuki hyung, aku ingin ikut," kata Kyuhyun, membuat semua menoleh ke arahnya.
"Ini konser, Kyuhyunnie, bagaimana kondisimu nanti?"
"VVIP, bukan? Aku bisa ikut. Aku ingin mendukung Changmin-ah dan hyungdeul DBSK."
"Berikan saja pada Kyuhyunnie, Teuki hyung," kata Heechul sambil merangkul bahu Kyuhyun. "Lagipula aku dan Kangin tidak bisa hadir malam itu. Kangin ada jadwal di radio. Aku sendiri ada jadwal MC."
"Aku boleh ikut?" tanya Ryeowook. "Aku bisa menjaga Kyuhyunnie."
"Ryeowookie, aku bukan bayi!" protes Kyuhyun.
"Kau memang bayi kami," kata Sungmin sambil tertawa dan ikut merangkul Kyuhyun dari sisi yang lain. "Aku akan ikut menjaganya, Teuki hyung."
"Baiklah kalau begitu." Leeteuk menghitung kembali tiketnya, memastikan ia tidak salah. "Jadi yang pergi besok adalah Hyukkie, Donghae-ah, Hankyung-ah, Kibummie, Wookie, Sungminnie dan Kyuhyunnie. Ingat, kalian harus baik-baik di sana."
"Sebaiknya kita duduk berpencar," kata Kibum. "Jika kita bersama-sama, pasti akan mencurigakan."
"Aku, Wookie dan Kyuhyun akan bersama-sama. Kalian saja yang berpencar," kata Sungmin.
"Ne, sebaiknya Kyuhyunnie didampingi dua orang."
Kyuhyun mengeluh dengan keras mendengar kata-kata Heechul. "Hyungdeul, sampai kapan kalian protektif seperti ini?"
"Sampai kau sehat sepenuhnya," kata Hankyung sambil tersenyum.
"Ok, Yunho-ah sudah menaruh harapan pada kalian, jangan mengecewakannya," kata Leeteuk mengingatkan.
"Memang kita harus berbuat apa?" tanya Ryeowook bingung.
"Tidak perlu berbuat apa-apa," kata Heechul mencoba bersabar. "Jadi saja diri kalian apa adanya. Tidak ada yang meragukan kemampuan Super Junior untuk memeriahkan suasana, meski pun kita tidak berniat melawak sama sekali."
"Aish! Semoga Appa tidak menontonku," kata Kyuhyun sambil meringis.
.
28 Oktober 2007
Hari ini adalah hari terakhir konser 2nd Live Tour DBSK di Seoul.
"Yunho-ah, mereka akan datang?" bisik Jaejoong saat konser akan dimulai.
"Teuki hyung sudah memastikan kehadiran mereka." Yunho berbisik juga, tak ingin kejutan yang mereka berdua rencanakan gagal.
Jaejoong tersenyum senang. "Syukurlah, aku berharap mereka akan bersemangat kembali."
Yunho menepuk bahu Jaejoong dengan senyum lebar. Mereka pun bersiap-siap.
Konser berjalan baik meski untuk beberapa lagu Yunho tidak menari, bahkan saat Rising Sun dia tidak muncul di panggung.
Changmin juga berusaha tampil dengan baik. Namun saat-saat tertentu ia merasakan ada sesuatu yang membuatnya menoleh. Tapi setiap ia melakukan hal itu, ia tidak menemukan apa yang ia cari. Aneh, aku merasa Caramel macchiato ada di sini. Tidak mungkin, dia besok akan ke rumah sakit. Lagipula, situasi di sini sangat panas dan ramai, tidak baik untuk kondisinya. Aish! Tapi kenapa perasaanku semakin kuat?
Konser berakhir dengan sukses. Tapi Cassiopeia tidak mau membubarkan diri meski lampu telah dimatikan. Mereka melakukan encore, agar DBSK kembali tampil.
Member Super Junior yang duduk di tempat berlainan, langsung berkumpul di tempat yang mereka sepakati saat lampu padam. Mereka diberitahu agar meninggalkan VVIP saat akan encore, dan bersembunyi di salah satu anak tangga tempat bodyguard dan kameramen bertugas, agar member DBSK yang lain tidak menemukan mereka saat mencari di antara bangku VVIP.
Akhirnya yang cassiopeia harapkan terjadi. Yunho dan member DBSK lainnya tampil kembali dengan kaos panjang putih, dan menyanyikan lagu mereka lagi. Begitu lagu berakhir, mereka berkumpul di depan panggung utama.
Yunho tersenyum memberi isyarat kepada Jaejoong. Cassiopeia menyimak. Mereka berusaha mendengarkan dengan baik saat Yunho berbicara.
"Jaejong sshi, hari pertama saya sudah mengundang seorang anggota keluarga salah satu member DBSK. Hari kedua, saya mengundang salah seorang guru sekolah dasar kita." Yunho tersenyum lebar.
Changmin mengambil posisi di antara Yunho dan Jaejoong. Ia sangat penasaran. Jangan-jangan yang kurasakan tadi itu benar. Apa Yunho hyung mengundang Kyuhyunnie? Tapi hyungdeulnya tidak akan mengijinkan…
"Jadi hubungan seperti apa yang kami miliki dengan bintang tamu kita hari ini?" tanya Jaejoong. Sorot matanya membuat Changmin yakin hyungnya itu sudah mengetahui identitas bintang tamu mereka.
"Sejujurnya saya katakan, saya baru bisa melihatnya sekarang. Tadi saya tidak menemukannya. Itu pun hanya sekilas saja." Yunho lagi-lagi tersenyum.
Seperti yang sudah diduga oleh Jaejoong dan Yunho, Junsu, Yoochun dan Changmin terlihat menelusuri wajah-wajah yang ada di bagian VVIP. Dua hari kemarin, para bintang tamu selalu naik dari antara bangku itu. Tapi mereka tidak menemukan wajah-wajah yang mereka kenal.
"Apa hubungan kita dengan dia?" tanya Yoochun dan Junsu penasaran. Mereka sudah mencoba mencari keluarga, guru, juga teman. Tapi tidak menemukannya.
"Pertama, dia seorang namja." Yunho memberi petunjuk.
Seruan 'oh' muncul dari member DBSK lain maupun Cassiopeia yang mayoritas yeoja
"Dia seorang fanboy DBSK," kata Yunho lagi.
"Saya suka fanboy," ujar Junsu tersenyum.
Changmin masih saja memandangi Yunho dan Jaejoong yang berada di kedua sisinya. Ia mencoba menebak dari raut wajah mereka, tapi tak ada kejelasan sedikit pun.
"Ne, Junsu sshi suka fanboy," kata Yunho sambil tertawa.
"Petunjuk selanjutnya." Kata-kata Yunho membuat keriuhan mereda. "Dia sering berkata kepada saya, 'Ah, aku ingin seperti DBSK sunbae'…."
Yunho sangat menikmati raut wajah dongsaengdeulnya yang semakin penasaran. Mereka mulai menebak kalau bintang tamu itu berasal dari SM. Changmin dan Junsu yang paling penasaran. Beberapa Cassiopeia mulai menyebutkan nama Super Junior, meski mereka tidak sepenuhnya yakin.
"Dan saya selalu mendengar dia bilang 'Hyung, kalian semua benar-benar keren!'…"
Wajah Junsu semakin cerah, meski dia mati-matian menekan harapannya, takut salah menerka. Sementara itu, Changmin justru sedikit suram. Sepertinya salah satu member Super Junior. Pasti bukan Kyuhyun-ah. Dia tidak pernah berkata begitu kepada Yunho hyung, apalagi mengatakannya dengan sering… Donghae hyung yang paling dekat dengan Yunho hyung…
Jaejoong dan Yunho sekarang saling memandang dengan senyum lebar. Jaejoong sengaja mengarahkan tubuhnya ke arah deretan VVIP dan menggerakkan tangannya ke arah sana, membuat semua memandang ke arah bangku VVIP. Bahkan semua yang ada di deretan itu saling memandang sekitarnya, mencoba mencari tahu.
"MARI KITA SAMBUT SUPER JUNIOR!" seru Jaejoong.
Suasana langsung riuh oleh tepuk tangan dan sorakan, tetapi tak ada satu pun yang muncul dari bangku VVIP. Tiba-tiba Cassiopeia menjerit semakin keras. Junsu, Yoochun dan Changmin mengedarkan pandangan dengan heran. Dari arah samping, muncul tujuh member Super Junior.
Junsu dan Yoochun tidak dapat menyembunyikan perasaan gembiranya. Wajah Changmin pun menjadi cerah begitu menemukan sosok Kyuhyun. Sahabatnya itu mengenakan sweater dan beani hat yang menutup penuh rambut putihnya. Kedua grup itu pun saling mengungkapkan kegembiraan mereka.
Donghae melambaikan balon berwarna khas Cassiopeia. Sungmin yang membeli handuk dengan tulisan DBSK, langsung mengelap keringat yang bercucuran di wajah Changmin. Sepertinya kebiasaannya merawat Kyuhyun di dorm sudah mendarah daging. Changmin sendiri langsung menarik tangan Kyuhyun agar berdiri di sebelahnya, berjajar dengan Sungmin dan Ryeowook. Jaejoong membagi-bagikan mike yang sudah ia siapkan kepada semua member Super Junior.
"Semuanya, mari kita mengucapkan salam bersama-sama," kata Jaejoong. "Hana! Dul! Set!"
"Annyeonghaseyo, urineun Super Juni-OR!" Semua member DBSK dan Super Junior yang ada di panggung saling bergandengan dan membungkuk ke arah Cassiopeia.
Kali ini Super Junior memimpin salam. "Urineun Super Juni…"
"OR!" seru Cassiopeia dengan sorak sorai.
Yunho tersenyum senang melihat situasi mulai semarak. Wajah dongsaengdeul pun tampak cerah melihat sahabat-sahabat mereka datang.
"Pertama-tama, saya akan memperkenalkan seorang bintang tamu yang merupakan fans DBSK. Siapa sebenarnya di antara kalian ini?" tanya Yunho membuka percakapan.
"Sejujurnya, dia tidak ada di sini hari ini," kata Eunhyuk sambil tersenyum lebar.
"Kau yakin?" tanya Yunho sambil membuat wajah kecewa.
"Sungguh, aku tidak berbohong," kata Eunhyuk.
"Siapa dia sesungguhnya?" tanya Yunho lagi.
"Siapa dia?" tanya Eunhyuk sambil memandang anggota Super Junior yang lain.
"Eunhyuk sshi, tunjukkan dirimu!" seru Junsu gemas.
"Kau saja yang mengaku!" seru Eunhyuk sambil menuding Junsu.
Cassiopeia menjadi riuh meneriakkan nama kedua sahabat itu.
"Sebenarnya, saya lah yang mengirim email kepada kalian," kata Donghae tiba-tiba.
"Mwo?" Yunho terkejut.
"Saya bilang, saya lah yang mengirim fan mail kepada DBSK," ulang Donghae.
"Benarkah? Kau melakukannya?" Yunho merasa takjub.
"Jadi, Donghae sshi lah fanboy itu," kata Eunhyuk sambil menunjuk sahabatnya sekaligus sahabat Yunho.
"Aniyo! Aniyo! Itu tidak benar," tolak Donghae. "Saya hanya… Yunho sshi…"
Donghae memandang Yunho yang masih memandang ke arahnya dengan senyum lebar.
"Mungkin kalian tidak membacanya, tapi itu benar. Donghae sshi mengirim fan mail kepada kalian," goda Eunhyuk melihat sahabatnya salah tingkah. Seharusnya, dengan dekatnya hubungan kedua grup, Donghae tidak perlu mengirim email. Dia bisa langsung bicara atau pun menelepon. Tetapi Donghae sangat suka mengirim email kepada siapa pun, termasuk manager hyung.
"Ah! Begitukah?" Yunho kembali tersenyum.
Donghae mendekati Eunhyuk untuk menjitak kepalanya, tetapi Eunhyuk langsung berlari menghindar. Kedua namja itu membuat suara tawa terdengar di mana-mana melihat ulah mereka yang berkejar-kejaran di atas panggung.
"Kyuhyunnie, gwenchana?" bisik Changmin kepada Kyuhyun yang terus saja menatap ke arah penonton sambil sesekali tersenyum.
"Gwenchanayo. Kenapa kau bertanya seperti itu?" bisik Kyuhyun masih tetap menghadap ke depan.
"Aku cemas, di sini sangat panas…." Changmin menaruh tangannya di punggung Kyuhyun untuk menopangnya.
"Jangan meremehkanku." Kyuhyun kembali tersenyum ke arah Cassiopeia. "Ini masih di konser, Changmin-ah, kau lebih baik memusatkan perhatianmu kepada para fans."
"Kau masih saja menyebalkan," protes Changmin.
"Ne. Baru tahu?" kali ini Kyuhyun memandang sahabatnya sambil tertawa. "Konser kalian sungguh hebat. Kau harus mempertahankannya."
Wajah Changmin kembali cerah mendengar pujian langka itu.
"Saya ingin bicara serius," kata Yunho ketika situasi mulai tenang. "Buat saya, semua member Super Junior juga keren. Mereka benar-benar cool. Kalian setuju?"
Cassiopeia menyahut dengan riuh, membuat Yunho tersenyum.
"Tapi kau tahu siapa yang lebih keren? Dance nya U-Know DBSK!" seru Eunhyuk, membuat Cassiopeia semakin bersorak riuh. Sungmin pun ikut memuji Yunho, membuat suasana semakin hangat.
Sungmin dan Eunhyuk memperagakan beberapa gerakan dance khas Yunho, sehingga bertambah riuh saja.
"Karena Super Junior adalah bintang tamu kami, silahkan mengatakan beberapa kata seperti 'Super Junior adalah'…." Jaejoong memberi instruksi. "Tetapi satu orang saja. Siapa yang mau maju?"
Eunhyuk langsung maju ke depan. "Super Junior adalah sebuah grup yang cool!"
"Minggir! Minggir!" seru Junsu dan Yunho berbarengan.
"Aku tahu pasti dia yang maju," keluh Jaejoong.
"Itu benar," kata Yoochun sambil tertawa melihat Junsu berusaha menyuruh Eunhyuk mundur.
"SUPER JUNIOR ADALAH SEBUAH GRUP YANG KEREN!" seru Eunhyuk lagi. Ia tak mempedulikan Junsu dan Yunho yang menariknya mundur. "SEKARANG INI, KAMI….."
"Kenapa selalu kau yang berbicara, Eunhyuk sshi?" tegur Junsu. "Biarkan yang lain mendapat kesempatan."
Yunho merangkul Sungmin yang berdiri di dekatnya, sambil memperhatikan kedua sahabat yang bertengkar mulut lagi di tengah konser.
"Sudahlah," kata Junsu menyerah. "Cepat katakan apa yang ingin kau katakan, kemudian tinggalkan tempat ini! Ayo, lakukan!"
Wajah Eunhyuk menjadi sedikit sedih melihat Junsu tampak kesal. "Aku menyesal… tetapi…."
"Sudah cepat!" Junsu masih merengut.
"Meski pun Super Junior hanya menjadi bintang tamu di konser DBSK hari ini, tetapi sesungguhnya, semua member DBSK sudah menjalani masa pelatihan yang lama bersama dengan kami." Eunhyuk mencoba tersenyum, meski ia merasa sedikit sedih. Kenangannya saat DBSK debut mendahuluinya dan Leeteuk yang menjalani masa pelatihan yang lebih lama, kembali nyata di benaknya.
Mendengar kata-kata Eunhyuk, Junsu ikut merenung. Ia pun merasakan perasaan yang sama saat terpisah dari Eunhyuk saat itu. Ia sempat berpikir mereka akan debut bersama-sama.
"Melihat mereka di panggung sebesar ini, dan kami bisa menjadi bagian dari konser ini, meski pun hanya bagian kecil, aku merasa sangat bahagia." Eunhyuk mati-matian menahan air matanya. "Kini Super Junior juga berada di saat-saat yang bagus, meski cukup lama dari DBSK naik, bukan?"
"Tapi kami sangat bahagia untuk semua yang terjadi pada DBSK sampai saat ini. Jagalah DBSK sebaik mungkin, sehingga mereka tidak akan pernah turun," kata Eunhyuk sambil tersenyum tulus. "Dan saya harap kalian juga bisa menunjukkan dukungan kalian untuk Super Junior."
Donghae merangkul Eunhyuk dan mendekatkan mike-nya. "Saya menonton konser ini dari dekat sejak awal hingga sekarang. DBSK benar-benar cool. Saya seorang namja, dan karena itu saya tidak terlalu suka dengan boyband… tetapi DBSK benar-benar keren. Bukankah begitu?"
Cassiopeia menyambut kata-kata Donghae dengan seruan dan tepukan riuh.
"Sekarang, kami akan memperkenalkan diri kami satu persatu," kata Donghae.
"Kalian memang harus melakukannya," kata Yunho sambil tersenyum. Ia maju dan mengangkat kedua tangannya ke arah Cassiopeia. "Pertama-tama, saya harap kita semua tenang."
Suasana langsung hening. Tak ada satu pun yang membuat keributan. Yunho menyerahkan mike ke arah Sungmin yang berdiri paling dekat dengannya, memberi kode agar mereka memperkenalkan diri secara berurutan. Changmin segera bergabung dengan hyungdeulnya, agar Super Junior bisa berjejer bersama.
"Annyeonghaseyo, Sungmin imnida yang menyukai keringat DBSK," kata Sungmin sambil lagi-lagi mengelap keringat Changmin yang berpindah ke sebelahnya.
"Annyeonghaseyo, Ryeowook imnida. Senang bertemu kalian semua."
"Annyeonghaseyo, Kyuhyun imnida yang menyukai ketiak DBSK."
Kyuhyun meringis mendapat death glare dari Eunhyuk yang berdiri di sisinya.
"Aku terbawa Sungmin hyung," bisik Kyuhyun dengan evil smirk-nya.
Cassiopeia tertawa keras mendengar celetukan kasar khas evil magnae.
"Ne," Eunhyuk mendengus pasrah. Tampaknya Cassiopeia justru menyukai kalimat aneh itu. "Annyeonghaseyo, saya seorang fanboy DBSK, Eunhyuk imnida."
Junsu tersenyum lebar. Akhirnya Eunhyuk mengaku.
"Annyeonghaseyo, Hankyung imnida."
"Annyeonghaseyo, Kibum imnida."
"Annyeonghaseyo, Super Junior ui Donghae imnida. Mannaseo bangawoyo."
Semua member DBSK bertepuk tangan untuk mereka.
"Jeongmal kamsahamnida. Kalian sudah bersedia datang ke sini hari ini," kata Yunho dengan wajah bahagia. "Saya berharap, uri Super Junior terus melakukan promosi album mereka dengan baik."
"Cassiopeia, Super Junior sudah melakukannya dengan sangat baik bukan?" tanya Yunho lantang.
"Ne!" seru semua yang hadir, membuat member Super Junior terharu.
Jaejoong memberikan kenang-kenangan kepada mereka berupa sebuah tas yang berisi handuk, gantungan HP, stiker, buku, light stick, dan berbagai macam goodies konser DBSK. Eunhyuk protes ketika Jaejoong menyiapkan hanya satu, sedangkan mereka bertujuh. Donghae yang menerima tas itu tertawa, dan menyerahkannya kepada Eunhyuk sahabatnya.
"Kita berikan tepukan meriah untuk Super Junior!" seru Yunho.
Tepukan membahana di konser itu.
Yoochun tersenyum usil. "Sebelum kalian kembali, tolong Super Junior menunjukkan kepada kami semua sekali saja. Yang di lagu kalian itu…"
"Ah! Benar!" Yunho tertawa, sementara member Super Junior tampak bingung. "Yang ada di akhir lagu Don't Don . SUPER JUNIORRRRR!"
Changmin yang sedari tadi tidak bersuara, menirukan gerakan penutup Don't Don itu sambil tertawa senang. Yoochun dan Jaejoong juga tampak bersemangat. Yunho senang rencananya membuat dongsaengdulnya ceria berhasil.
"Kita lakukan sama-sama saja!" usul Jaejoong.
"Siap?" Yunho memberi aba-aba.
"SUPER JUNIORRRRRRRRRRRRR!" Semua member DBSK dan Super Junior melakukan gerakan terakhir Don't Don.
"BOOOOM!" seru Yunho sambil tergelak, menirukan bunyi ledakan di MV Don't Don.
.
.
"Apa kau bilang? Super Junior menjadi bintang tamu di konser hari terakhir DBSK?" Sang Petinggi SM langsung bangun dari duduknya.
"Mianhamnida, Tuan. Kami sama sekali tidak mengetahui hal ini."
"Apa yang mereka lakukan di sana?"
Staff nya menunduk.
"Mereka… DBSK meminta mereka berpromosi di atas panggung. Bahkan Yunho sshi dan yang lain menunjukkan dukungan mereka kepada Super Junior. Mereka menghimbau Cassiopeia mengakui keberadaan Super Junior sebagai sebuah grup yang bagus."
"Aku tidak menyangka…" Petinggi SM duduk terpekur setelah staff nya keluar.
Seonsaengnim, mulai hari ini Anda harus meragukan kemampuan penilaian Anda.
Suara Kyuhyun terngiang di telinganya.
Jangan memainkan orang seperti pion catur, Seonsaengnim…
"Tak bisa kubiarkan!" Petinggi SM berdiri dengan gusar. "Bagaimana perhitunganku bisa meleset seperti ini? Siwon sshi dan Kyuhyun sshi memilih Super Junior. DBSK juga mendukung Super Junior. Sebenarnya apa yang mereka lihat dari kumpulan orang aneh itu?!"
.
.
TBC
.
.
Gomawo buat reader, reviewer, silent rider
Ditunggu reviewnya yach
Chapter ini pendek?
Lebih panjang dari Chapter 1 kok (* author ditimpuk)
.
Buat yang mau lihat foto / video berkaitan dengan FF author,
Add saja www titik facebook titik com /iyagi7154
Kamsahamnida
.
.
Jawaban Reviews Chapter 12
GaemAya 11/11/12 Ketika dia sedang dance, tidak sengaja dia menabrak bagian panggung, lalu peralatan yang di sana menimpanya.
yespra85 11/10/12 Gomawo
wookiesomnia 11/11/12 Bisa, kecuali pingsan karena obat bius. Alam bawah sadar seseorang jika punya keinginan yg terlalu kuat bisa begitu.
Perform yg hancur itu bisa lihat link nya di FB author. Iya, Kyuppa manis pas di Gee
He he he...itu hanya di fanfic aja, tapi pasti heboh juga jika mereka gabung.
Bisa dilihat di chapter ini soal itu. Gomawo
reaRelf 11/10/12 Iya, kasihan... Gomawo
Keyra Kyuunie 11/10/12 Oh, naruto eh Yesung suka Naruto? Aku nggak nonton Naruto
Yunho lagi gladi resik ketika tanpa sengaja ia membentur ting dan kejatuhan peralatan panggung. Gomawo reviewnya.
Cho rae in 11/10/12 Tulang belakangnya kena. Tapi dia menunda berobat sampai akhir konser, Cuma minta diberi penahan sakit. Padahal dia disuruh istirahat. Tapi Yunho tidak mau.
sarangchullpa92 11/10/12 Duo evil hehehe Kyuhyun kadang sok tua…Kangin pernah godain member lain agar mereka mendengarkan wejangan hyung (alias kyuhyun) hehehe
MyKyubee 11/10/12 Kejadiannya tgl 26 oktober 2007
Laki2 pakai boxer doing di rumahnya sih wajar2 aja. Beberapa member termasuk Kyuhyun juga sering shirtless kalau di dorm
ryeofha2125 11/10/12 Gpp. Thanks udah review
sisusi 11/10/12 Begitu Kyuhyun kuat lagi, Heechul balik ama Hongki wkwkwk
kyuzi 11/10/12 Itu nggak tahu, yg jelas lagu itu nggak pernah dinyanyikan di event mana pun, tahu2 nya dinyanyikan saat itu saja. Sesudahnya juga tidak. Itu bisa dilihat di link yang author taruh di FB. Itu beneran. Wo de didi itu artinya adik laki-lakiku. Uri namdongsaeng
Yunho itu real. Kata2 changmin juga real.
Princess kyumin 11/10/12 Changmin aneh kenapa ya? Wajar kok kalau lagi susah nyai sahabat buat minta pertimbangan
Yg mana yang beneran? Yunho bener kecelakaan tertimpa alat saat gladi resik
natal 11/9/12 Segala perkara dapat kulakukan di dalam Dia yang memberi aku kekuatan. Itu nats fav nya Kyu
SJ Key 11/9/12 Don't Don atau U? bajunya sama hitam… Nggak, habis RS author mau istirahat…mau nulis yg nggak pakai tanggal. Capek banget ngurutinnya
vha chandra 11/9/12 Gara-gara bukan tidur siang malah mainan game di laptop hehehe
tya andriani 11/9/12 Gomawo chingu
Kim ryokie 11/9/12 it's real
Lia137 11/9/12 Iya, katanya begitu ya? Kasihan….
lalalala 11/9/12 Link nya ada di FB author. Telusuri aja di status, jangan di video
GaemRa Kyu-Uke 11/9/12 Operasinya akhir oktober jadinya.
Momo ShinKaI 11/9/12 Ya, nggak masuk
heeeHyun 11/9/12 Bisa begitu, chingu. Nggak kepotong, memang mulai banyak lompatan
kim chaeri 11/9/12 di real, Changmin pernah diwawancara, kalau dia cewek, dia mau punya suami siapa? Dia bilang Kyuhyun wkwkwk…. Kyu jadi seme
Gyurievil 11/9/12 Petinggi SM, bukan LSM
DI sini ya hehehe. Gomawo petunjuknya, sudah author edit. Ada di FB author. Tanggalnya ka nada di ff…cari yg pagi sebelum mereka acara ramien…itu kan masih 1 hari. Yg Yunho real. AKu nggak ngikutin DBSK, tapi ada kejadian begitu, dan SJ sedikit banyak jd terlibat, di chapter ini ada penjelasannya meski sebagian aja real
Nuryewookie 11/9/12 Videonya ada di FB author, cari aja link nya di antara status.
kim eun ra 11/9/12 Gomawo
Khotmibukanhotmi 11/9/12 Nggak, rising starnya bentar lagi bersinar hehehe. Gomawo
nurhanita fenita clouds elf 11/9/12 Dia nabrak nggak sengaja pas latihan, jadi kejatuhan
11/9/12 Full House itu malah sebelum movie yg Attack. Kan sempat di sebut di FS kalau Donghae kecapekan karena Full House masih jalan….
gaemwon407 11/9/12 Itu sebentar lagi
Aisah92 11/9/12 Gomawo buat reviewnya chingu
special5173 11/9/12 awal persahabatan? Maksudnya? Nope, sampai rising starnya bersinar aja
Itu di luar jalurnya RS. Mungkin yg EHB ada masuk
Kim Anna 11/9/12 Changmin kalut…kenapa? Di chapter ini ada jawabannya
lovely yesungielf 11/9/12 Ne, justru karena kelemahan dia jg, dia itu menarik. Author suka melukiskan Ryeowook seperti itu, soalnya dry g author lihat, dia memang begitu meski kadang pintar juga. Tapi soal nyanyi dan aransemen…jangan tanya. Kyuhyun aja kagum banget ama Ryeowook. Yg Yunho itu real
siskalovehaehyuk 11/9/12 Lho, Kyu itu bijak lho. Dia sering nasihatin hyungnya dengan pepatah2 tua, sampai Kangin ngegodain : kalian harus dengar kata-kata hyung… wkwkwk
umi elf teukie 11/9/12 Pasti Heechul akan menyesal jika Leeteuk dengar hehehe
kyuqie 11/9/12 Kangen nggak kangen, karena aku kenal SJ baru 3 bulan, sudah nggak ada Heechul, Kibum, Hankyung…untuk Kangin udah balik
Bella 11/9/12 Cuma untuk ff ini aja, nggak ngikutin, SJ aja baru 3 bulan
xoxoxo 11/9/12 Kalau bias abaca yaoi, berasanya yaoi. Di kehidupan nyata, kalau kamu pacaran ama cowok, pasti tahu deh…cowok itu biasanya yg nomor 1 itu teman, bukan ceweknya… ada masalah, dia akan lebih curhat ama temen drpd pacar. Makanya pas SJ ditanya, siapa yg akan milih sahabat drpd pacar, mereka jawab: Cuma eunhyuk yg akan milih pacarnya hehehe
stevy see 11/9/12 Gomawo
NaraKim 11/9/12 Author sendiri suka kata-kata itu. Kalau orang dulu bialngnya karma hehehe… makanya ortu suka bilang jangan terlalu membenci seseorang, bisa2 berbalik menyukainya. Tapi Kyu memang special, semua sayang sama dia, bhkan di kyuline yg sr lain management aja sayang ama dia…ajaib
Suci 11/9/12 Nanti kalau sudah berwujud akan author kabari.
Khotmibukanhotmi 11/9/12 Karena Heechul biar pun cantik, jiwanya manly banget. Dia nggak bisa beradegan yg halus dan lembut
Jmhyewon 11/9/12 Kalau soal game, mana mau dia nyerah hehehe. Dia Cuma nurut ama Appa…sampai2 pas di rumah sakit kagak berani minta tolong Appa dan Eomma nya bawain PS atau pun PSP…dia minta tolong hyundeul wkwkwk
vietaKyu 11/9/12 Kyuhyun biasanya niru sebatas tangan aja. Tapi bisa beda jauh. Ingat dia niruin Yunho, Yunho ama Changmin sampai ketawa setengah mati. Author juga gemes ama wookie
hyunnieya 11/9/12 Nggak ada bashing kok, tenang saja
riyuri 11/9/12 SS1? Tentu ada…Kyuhyun benar2 baru naik lama sesudah itu…masih dalam timeline
Kadera 11/9/12 He he he…jangan mudah tersungging, chingu. Author baru kenal SJ aja belum 3 bulan…nggak sempat tahu grup lain apalagi K-Pop aja ya baru pas suka SJ itu. Nggak ada maksud apa2. Aku cuma mikir Changmin itu dekat ama Kyu, Yunho yg nganter dan krn dia leader, Yunho juga yg negur2 Changmin. Untuk chapter 13 ini aja author harus pelajari nama2 member dan sifat mereka sedikit…karena nggak tahu sama sekali
AreynaKyuminElf 11/9/12 Gomawo reviewnya. Ada di chapter ini
hyunnnieya 11/9/12 Tidak tahu chingu
Elfma Ayu Sparkyu 11/9/12 Gomawo
Azurasky Elf 11/9/12 "TUTUP MATA, TUTUP TELINGA, BICARA DGN HATI..." Setuju
hyunnieya 11/9/12 Ne operasinya akhir oktober. DIa dance biasanya sih sekedar tangan, beda ma Heechul hehehe…lagipula Kyuhyun belum boleh dance yg susah, terutama pinggang ke bawah. Princess Kyunnie 11/9/12 .Gomawo reviewnya, chingu, author ikut senang kalau pesannya sampai. Trilogi maksudnya? Sepertinya tidak…
Tapi aku akan tetap nulis ff SJ dengan versi lain, mau nyoba …hehehe
Kim Sooyeon 11/9/12 Di sini iya hehehe. Di asli nggak tahu. Request yg mana ya? Tolong diulang aja….
tinaff359 11/9/12 GDA masih lama, 2009 DBSK dan SJ mmg akur
Blackyuline 11/9/12 it's real
ShillaSarangKyu 11/9/12 udah author edit hehehe. Yg Changmin muji KYu, itu real…dia nulis itu di album TVXQ kalau nggak salah atau di mana, gitu…
misskyuKYU 11/9/12 Operasi akhir okt 2007 Tapi karena paru-parunya robek dua-duanya, dia memang nggak akan seperti orang lain. Itu nggak bisa disangkal. Ne, SJ persahabatan dan persaudaraanya kuat banget. Kyuhyun kalau ke Henry mmg begitu.
hanifElfkyu 11/9/12 .Yunho diracun itu 2006 chingu…udah lewat
kihyun 4orever 11/9/12 Jangan terlalu banyak singkatan, chingu, author bingung nerjemahinnya hehehe. Gomawo reviewnya
Guest 11/9/12 Gomawo
Kyuline 11/9/12 Ne, itu real. Thanks udah diingatkan, salah nulis hehehe…
Fitri MY 11/9/12 Gomawo
trilililili 11/9/12 ADa di chapter ini
SunakumaKYUMIN 11/9/12 Iya, mau dibuat buku. Setuju. Soal GDA 2010 juga bukan salah SNSD, mereka aja malah bisik2 kalau SJ yg akan menang dan kaget setengah mati saat mereka yg dipilih, ah, nyesek banget…jangan dilanjut bahasan gda 2010 yg ini ya
lee gyuraaa 11/9/12 yg mana? Yg di mobil udah, yg ini tidak krn udah malam sekali
aninkyuelf 11/9/12 Kalau dilihat, perform lagu mereka selama Kyuhyun sakit ada 2 macam semua… hehehe
AngeLeeteuk 11/9/12 Kalau tiap hari, berate author copy paste, kagak punya kerjaan lain, kagak punya kehidupan selain di depan kompi XD
ay 11/9/12 Caranya? Ada di sini
11/9/12 Ryeowook nggak nyambung, polos, etc? lihat aja di video yg ada dif b author…itu salah satu contohnya. Tapi soal nyanyi dan bikin lagu, jangan slaah sangka…dia hebat banget
lytaimoet812 11/9/12 Beberpa chapter nggak akan bikin semua tokoh masuk, nanti malah aneh kalau dipaksakan…. Ne, kayak bayi ya….so sweet pas bayanginnya
qeqey raekyuminnie 11/9/12 Iya ha ha ha. Heechul memang begitu. Tapi dia nggak benci Kyuhyun lagi
Zizi Kirahira Hibiki 69 11/9/12 Yunho kecelakaan itu benar
ninik cLouds 11/9/12 Gomawo chingu
Kyuminjoong 11/9/12 idem chingu. Gomawo reviewnya
Shin Min Hwa 11/9/12 Nggak pakai nama. Nanti diceritakan
