Title : RISING STAR Chapter 15

Genre : Brothership

Rating : Fiction T

Cast : Kyuhyun, Leeteuk, Heechul, Hankyung, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, dan Kibum. Changmin & Hyungdeul.

Disclaimer : All them belong to themselves and GOD.I own only the plot.

Warning : Typos, Geje , Don't like it? Don't read it please.

Summary : Kau masih terlalu cepat 100 tahun untuk menaklukkanku. / Mana ada orang tua yang merasa direpotkan anaknya? / Kita tersenyum bukan karena kita bahagia, tapi kita bahagia karena kita tersenyum. / Ternyata hyungdeul sudah pergi. Mereka bahkan tidak berpamitan padaku./ "Kita akan diadili karena bikin ribut?"

.

.

RISING STAR

Chapter 15

.

4 November 2007

"Apa ini?"

Heechul terheran-heran ketika Kyuhyun menyerahkan secarik kertas kepadanya. Satu jam yang lalu, Heechul berkunjung ke rumah sakit untuk menemani Kyuhyun. Ia senang melihat Kyuhyun sudah tidak memerlukan infus.

"Itu daftar barang-barangku yang dirusak Heechul hyung saat mengamuk." Kyuhyun tersenyum. "Nggak mahal kok, hyung, cuma lampu belajar dan pemberat kertas. Tapi carikan yang sama persis ya, aku nggak suka ganti-ganti model. Lainnya adalah daftar inventaris ruang tamu kami yang rusak saat Heechul hyung mengamuk terakhir kali. Aku menanyakannya kepada hyungdeul di lantai 11."

"Aku harus mengganti semua ini? Kau yakin?"

Kyuhyun mengangguk. "Heechul hyung tidak akan lari dari tanggung jawab, bukan?"

"Tentu tidak." Heechul tersenyum. "Pinjam pulpenmu."

Heechul meraih pulpen Kyuhyun yang tergeletak di nakas. Ia lalu duduk di ranjang, sehingga Kyuhyun bisa melihat kertas itu bersama-sama dengannya. Ia menyoret lampu meja dan pemberat kertas.

"Aku merusak ini karena kesal dengan sifat keras kepalamu. Kau mau saja dipaksa menunda operasi demi album Don't Don. Kau hampir mati oleh ulahmu sendiri. Jadi yang ini bukan tanggunganku. Kau malah harus berterima kasih tidak aku tuntut."

"Mwo?"

"Lain kali kau berani main-main dengan nyawamu yang cuma 1 itu, aku tak akan segan-segan menggantinya dengan nyawa Heebum. Kucing punya 9 nyawa , bukan?"

"Bagaimana bisa Heechul hyung menuntutku soal itu?" protes Kyuhyun.

"Coba bayangkan, seandainya saat itu kau tidak tertolong, aku dan 11 hyungmu yang lain akan merasa bersalah seumur hidup." Heechul menirukan muka orang yang depresi. "Kau kira, bagaimana nasib calon istri kami dan anak kami nanti? Mereka pasti menderita karena kami semua terkena stress akut."

Kyuhyun melongo mendengar kata-kata Heechul. Namun ketika hyungnya yang cantik dan tampan itu melirik tajam, Kyuhyun hanya bisa menelan ludah.

"Lalu vas bunga, kursi makan, pigura, piring, teko, remote televisi, dan beberapa pajangan lainnya, ini juga karena aku mencemaskanmu. Jadi aku tidak mau menggantinya." Heechul mencoret semua yang tersisa.

"Kalau kau keberatan, mintalah semua penggantian ini pada Seonsaengnim. Kau boleh memintanya atas namaku. Aku tak keberatan." Heechul bangkit berdiri.

"Tapi, hyung, mana ada cara seperti itu? Kau curang!" seru Kyuhyun yang menerima kertas penuh coretan.

"Ada. Itu caraku. Jadi terimalah nasibmu, evil magnae. Kau masih terlalu cepat 100 tahun untuk menaklukkanku," kata Hechul sambil tersenyum puas. Kyuhyun merasa terkena kata-katanya sendiri.

"Heechul hyung tega sekali…padahal aku sedang sakit," gerutu Kyuhyun sambil memperhatikan daftar yang ia buat susah payah itu.

"Apanya yang sakit? Seharusnya kau sudah boleh keluar kemarin. Oops…" Heechul langsung membuang mukanya, menyadari kesalahan kata-katanya.

Kyuhyun tak kalah terkejut. Ia langsung menegakkan tubuhnya ke posisi duduk.

"Apa hyung bilang? Aku sudah sembuh? Aku bisa pulang kemarin?" Tiba-tiba Kyuhyun mencoba menurunkan kakinya ke lantai, tetapi ia langsung meringis kesakitan saat berdiri. Heechul bergegas memaksanya kembali berbaring.

"Jangan nekad, Kyuhyunnie! Kau belum boleh banyak bergerak!"

"Tapi hyung bilang…"

"Kau memang hanya perlu seminggu di rumah sakit, tetapi kau harus istirahat di rumah seminggu lagi."

"Jadi kenapa aku masih di sini? Aku mau pulang! Aku mau ke dorm! Aku masih bisa ikut promo perdana Marry U besok!" seru Kyuhyun kesal.

"Aish! Itu dia kenapa kau masih di sini. Kau tidak akan istirahat di rumah atau pun di dorm." Heechul menatap dongsaengnya yang masih merengut.

"Kau harus menurut kata-kataku, Kyuhyunnie. Bersabarlah sedikit. Kau tidak akan kurang sibuk nanti. Ada promo Marry U, ada latihan dance A Man in Love untukmu, ada persiapan album 2007 Winter SMTown, ada banyak acara akhir tahun yang harus kita lakukan, belum lagi mini konser Marry U."

Heechul mencubit kedua pipi Kyuhyun yang menggembung dengan gemas.

"Appo, sakit, hyung!" protes Kyuhyun masih dengan raut kesal.

"Istirahatlah baik-baik. Aku tak mau melihatmu tumbang lagi selama kegiatan kita yang banyak itu. Lebih baik tidak ikut beberapa acara di awal, tetapi di akhir tahun nanti kau bisa mengikuti semuanya."

"Jika aku tidak mau?"

"Kau akan berhadapan denganku," kata Heechul sambil tersenyum. Senyum khasnya yang mirip seringai evil pun muncul. "Kau tak akan mau menjadi sasaran kemarahanku berikutnya."

.

Keesokan harinya, setelah terbangun dari tidur siang, Kyuhyun mendapati tuan Cho tengah mengerjakan tugas di sofa. Melihat Kyuhyun terbangun, diletakkannya pekerjaannya dan menghampiri Kyuhyun.

"Setiap malam kau bergadang?" Meski nadanya menegur, tetapi mulut appa Kyuhyun tersenyum.

"Mianhe, Appa, aku tidak kurang tidur. Aku hanya memindahkan jam tidurku."

Tuan Cho menuangkan segelas air dan memberikannya kepada Kyuhyun yang sudah duduk di sisi ranjang.

"Appa, aku ingin keluar dari sini…."

"Tidak boleh." Tuan Cho menjawab dengan suara tenang.

"Tapi, Appa, lagu Marry U akan dinyanyikan mulai hari ini."

"Hyungdeulmu bisa menyanyikannya. Sungmin-goon bilang, dia yang menggantikan part mu pada lagu itu." Tuan Cho lagi-lagi menjawab dengan tenang.

"Tapi appa…."

Tuan Cho memandang putranya, kali ini dengan tatapan tak mau dibantah. "Kyuhyunnie, Appa tidak sedang berjualan denganmu. Tidak ada tawar menawar."

Kyuhyun merengut. Ia mencoba menurunkan kakinya ke lantai, dan berdiri perlahan. Tuan Cho tanpa banyak bicara membantu Kyuhyun berjalan. Memang Uisa sudah menyarankan agar Kyuhyun berjalan berkeliling rumah sakit, karena kondisi jahitan pada paru-parunya sudah bagus. Tetapi ia tak boleh melakukan gerakan dengan tiba-tiba.

Untuk beberapa lama, keduanya hanya berjalan bersama tanpa mengucapkan apapun.

"Ahra noona pulang ke Austria, Appa dan Eomma jadi repot menungguiku," kata Kyuhyun akhirnya. "Mianhe, Appa, aku selalu merepotkanmu."

"Kau ini bicara apa? Mana ada orang tua yang merasa direpotkan anaknya?"

Tuan Cho mendudukkan Kyuhyun di bangku ruang rekreasi. Keduanya duduk sambil memperhatikan taman dalam ruangan yang luas itu.

"Besok, Super Junior akan berulang tahun debutnya." Kyuhyun menerawang, mengedarkan matanya ke arah langit yang terlihat dari atap transparan. "Appa, aku mau meminta tolong padamu. Bisakah kau mengabulkan permintaanku yang satu ini? Aku berjanji, akan diam di rumah sakit ini selama yang Appa minta. Aku tidak akan membantah lagi."

.

"Yeoboseyo, Zhoumi hyung. Kau ada acara besok?" Kyuhyun menelepon Zhoumi sesudah Appa Kyuhyun pulang sore itu. "Tidak ada? Bagus! Aku perlu bantuan hyung besok. Ne. Akan aku jelaskan. Tapi rahasiakan ini dari siapa pun, arra?"

Kyuhyun lalu menjelaskan apa saja yang menurutnya Zhoumi perlu tahu. Ketika ia menutup telepon, wajahnya sangat bersemangat. Ia kemudian kembali menekan beberapa angka di telepon.

"Yeoboseyo…" Kyuhyun langsung menjauhkan HP itu. "Ya! Changmin-ah! Kau ingin membuat telingaku semakin rusak?"

Kyuhyun tersenyum ketika suara sahabatnya mulai kembali normal. "Kalian tidak ada acara besok? Aish! Bagus sekali… Kalau begitu, aku mau minta tolong pada kalian semua."

Kyuhyun kembali berbicara, kali ini lebih panjang dan lebar dari tadi. Ia tersenyum puas setelah menutup telepon. Diliriknya jam yang menunjukkan pukul 6 sore. Sebaiknya aku tidur sebelum Yesung hyung datang.

.

.

6 November 2007

The Asia-Pasific Supermodel Contest 2007 akan dimulai satu jam lagi. Para member Super Junior sudah bersiap-siap menunggu giliran mereka tampil. Leeteuk melihat wajah dongsaengdulnya sebagian tampak suram.

"Kenapa wajah kalian seperti itu?" tanya Leeteuk dengan suara lembut. "Hyukkie, bukankah kau yang paling semangat dengan acara ini?"

"Aku memikirkan Kyuhyunnie, hyung. Dia pasti kesepian di rumah sakit."

"Zhoumi sudah menggantikan kita hari ini," kata Shindong.

"Ne. Waktu kemarin aku ke rumah sakit, dia memaksaku meminta Zhoumi yang menggantikan kita." Yesung mengangguk.

"Zhoumi mendapat izin?"

"Ne, Kibummie. Aku meminta manager hyung memberikan pengecualian. Acara ini bisa selesai sangat malam." Kangin meringis memandangi telapak tangannya yang di gips sebagian.

"Masih sakit, hyung?" tanya Ryeowook prihatin.

"Aku tidak apa-apa. Tenang saja." Kangin mencoba tersenyum. Namun mata namja itu tambah berkaca-kaca. "Padahal hari ini ulang tahun debut Super Junior yang kedua…tapi kita tidak bisa merayakannya."

"Aku tadi memeriksa ke rumah sakit, ada staff SM berjaga di depan pintu." Heechul mendengus kesal.

"Sepertinya, mereka ingin memastikan kita tidak datang bersama-sama dalam rangka ulang tahun debut kita. " Kibum menarik kesimpulan.

"BRENGSEK!" Heechul tiba-tiba berteriak keras.

"Tenang, Heenim. Jangan membuat keributan di sini," bujuk Hankyung sambil memaksa sahabatnya duduk.

"Jika bersama pun, Kyuhyunnie pasti merasa tidak enak, karena ini bukan tahun keduanya di Super Junior. Dia masuk sendirian di tahun yang berbeda." Donghae mulai menangis. "Meski begitu, tidak merayakannya sama sekali pasti lebih berat…."

"Kami juga, Donghae-ah. Itu sebabnya, seharian ini kita tidak merayakannya. Bahkan sekedar makan di luar juga tidak, bukan?" Sungmin mencoba menghibur Donghae.

"Ne. Hari ini banyak ucapan dan hadiah dari ELF untuk kita, tapi rasanya, aku tak sanggup merayakannya." Eunhyuk mulai ikut menangis.

"Apa yang hyungdeul dan dongsaengdul lakukan? Kita di sini juga untuk Kyuhyunnie," kata Siwon mengingatkan. "Kita sudah berjanji pada Seonsaengnim, bahwa kita mampu membuat Kyuhyunnie menjadi Rising Star, meski Kyuhyunnie tidak menjadi penyanyi solo. Bagaimana kita bisa menariknya naik jika kita selemah ini?!"

"Siwonnie benar," kata Leeteuk sambil menepuk bahu Siwon dengan bangga. "Sekarang tugas kita harus dilakukan sebaik-baiknya. Kalian harus bisa tersenyum dengan bahagia."

"Kami tidak sanggup, hyung,…."

"Aku ingin tersenyum sepanjang waktu." Yesung, 'Art of Voice' Super Junior, memasang senyum terbaiknya ketika semua memandang ke arahnya. "Kita tersenyum bukan karena kita bahagia, tapi kita bahagia karena kita tersenyum. Pikirkan itu, maka kalian pasti bisa tersenyum."

"Jangan lupa, Kyuhyunnie mungkin menyaksikan acara ini." Sungmin tersenyum.

"Ne. Dia pasti marah besar jika kita memasang wajah cemberut." Kangin mulai tersenyum lebar.

Donghae memaksakan diri tersenyum. Melihat senyum itu, Eunhyuk menjadi tersenyum "Ternyata Yesung hyung benar, kita bisa bahagia dengan tersenyum."

"Bagus! Kita berikan senyum terbaik kita untuk semua yang hadir di acara ini," kata Siwon. Kedua lesung pipinya tampak saat namja tampan itu tersenyum.

Semuanya pun bersemangat kembali. Mereka melakukan perform dan mendampingi para finalis Super Model dengan senyum dan penampilan terbaik.

.

Super Junior tiba di dorm setengah jam sebelum jam 12 malam. Mereka ditelepon oleh manager hyung agar menemuinya di dorm secepatnya, tidak perlu menunggu acara bubar. Dia berkata, ada hal yang harus ia beritahukan kepada mereka semua, termasuk Siwon, Kibum dan Kangin yang tidak tinggal di dorm. Karena itulah, selesai menjalankan semua tugas mereka di acara itu, mereka mohon diri.

"Manager hyung menunggu di lantai berapa, Teuki hyung?" tanya Kangin.

"Dia bilang dia menunggu di lantai 11."

"Kenapa tempat kami yang dijadikan markas?" protes Eunhyuk.

"Di mana-mana ya begitu, hunbae yang membersihkan sisa-sisa berkumpul, bukan mengacak-acak kamar sunbae." Heechul mengirim death glarenya.

"Perasaan, dorm kami selalu lebih bersih daripada dorm kalian, hyung."

"Ne. Ada pakaian dalam berserakan dan makanan kadaluarsa di kulkas." Yesung menggelengkan kepala.

"Aku juga lebih suka di lantai 11," kata Siwon. "Di sana selalu ada air panas untuk membuat kopi."

"Itu karena di lantai 11 ada Sungmin dan Ryeowook!" Shindong membela diri.

"Sudah, jangan ribut," tegur Hankyung. "Nanti orang lain terbangun."

Kibum hanya bisa menggelengkan kepala. Hankyung terbiasa tinggal di China yang temboknya tidak kedap suara. Di apartemen semewah yang mereka tempati, tidak ada suara yang tembus ke dalam atau pun luar, kecuali pintu dalam keadaan terbuka.

Sungmin mendahului untuk membuka pintu. Namja itu keheranan karena lampu yang seharusnya menyala, dalam keadaan padam semua.

"Apa mati lampu?" tanya Ryeowook.

"Tidak mungkin apartemen mati lampu, apalagi tempat lain menyala," kata Siwon sambil terus melangkah masuk.

"Seharusnya manager hyung sudah menunggu kita." Donghae mengikut di belakang Siwon.

"Biar aku cari saklarnya."

Baru saja Shindong hendak mencari letak saklar, tiba-tiba semua lampu menyala.

"Saengil chukahamnida…

Saengil chukahamnida…

Sarangeun naui saranghada Super Junior

Saengil chukahamnida…"

Kedua belas namja itu melongo.

Dorm lantai 11 telah dihias dengan aneka kertas warna-warni, juga balon-balon berwarna sapphire blue. Hadiah dari para fans yang tadi dibawa manager, sudah disusun dengan rapih sehingga indah dilihat. Di tengah ruangan, di atas meja kecil, tampak sebuah kue tart dengan lilin berbentuk angka dua. Di samping kue itu, tampak Kyuhyun di atas kursi roda. Changmin berdiri di belakangnya ditemani Junsu, Yunho, Jaejoong dan juga manager hyung.

"Sebaiknya aku tutup pintu ini agar tidak mengundang pihak yang tidak suka," kata Yoochun sambil tertawa. Dialah yang tadi menyalakan saklar listrik. Ditutupnya pintu dorm sehingga tidak ada suara yang keluar.

"Selamat ulang tahun kedua, hyungdeul." Kyuhyun tersenyum lebar. "Surprise!"

Sang magnae mengembangkan kedua tangannya penuh semangat.

"Kyuhyunnie…bagaimana…mengapa…." Leeteuk tidak tahu mana yang ingin ia ucapkan lebih dahulu. Ia menangis terharu.

"Aku pikir, kita tidak bisa merayakan hari ini." Heechul tersenyum bahagia.

"Jangan menangis dulu," kata Yunho. "Cepat kalian tiup lilinnya, sebelum tanggal berubah menjadi tanggal 7."

Semua berkeliling di sekitar kue.

"Kyuhyunnie, kau juga ikut. Bagaimana pun, ini juga ulang tahun kita ber-13, arra?"

Kyuhyun mengangguk. Yesung membantunya berdiri perlahan dan berjalan mendekati kue tersebut.

"Hana! Dul! Set!" Junsu memberi aba-aba.

Mereka pun meniup lilin bersama, diiringi tepukan riuh.

"Semua ini ide Kyuhyun sshi," jelas sang manager ketika mereka mulai membagi-bagikan kue. Berbagai makanan serta minuman terhidang di meja makan..

"Apa yang kau lakukan, magnae?" Sungmin merangkul Kyuhyun sambil menyuapinya dengan sebuah strawberry besar.

Kyuhyun meringis.

"Aku meminta tolong appa mengantarku ke sini. Aku pura-pura ke ruang Uisa tadi sore. Kami mengajaknya bekerja sama." Kyuhyun menjelaskan. Kali ini Sungmin memasukkan sepotong kecil cake ke mulut Kyuhyun. "Di sana sudah menunggu Zhoumi hyung dengan wig putih. Dia berpura-pura pulang sebelumnya."

"Kalian bertukar pakaian? Mana mungkin cukup?" Ryeowook termangu.

"Aku sudah memikirkan itu. Makanya untuk sore hari, aku meminjam seragam pasien. Ada banyak ukuran untuk pakaian yang sama." Kyuhyun menggeleng ketika Sungmin hendak menyuapinya lagi. "Staff SM hanya menghafalkan warna rambut dan baju. Di kursi roda, tinggi tidak terlalu terlihat. Zhoumi hyung tampak sama kurusnya denganku."

"Kemudian Kyuhyun-ah datang ke sini," cetus Changmin. Ia mengangsurkan segelas air putih kepada Kyuhyun.

"Bagaimana caramu kembali besok?" tanya Kibum mulai tertarik.

"Appa akan mengantarku ke rumah Uisa pagi-pagi. Aku ke rumah sakit bersama Uisa, sementara Appa berangkat sendirian. Zhoumi hyung kemudian diantar Appa ke ruang Uisa. Di sana aku menunggu untuk bertukar tempat dengan Zhoumi hyung."

"Dia meminta bantuan kami menghias dorm ini. Cukup bagus, bukan?" Jaejoong tersenyum senang.

"Apa yang tidak bisa dilakukan DBSK?" puji Heechul sambil tertawa.

"Kenapa manager hyung ikut serta?" tanya Leeteuk sedikit heran.

"Anggap saja ini permintaan maafku kepada kalian untuk kejadian waktu itu," kata manager hyung dengan wajah bersalah. "Kita kan tidak melanggar dengan berkumpul di sini."

Leeteuk menjabat tangan manager hyung sambil mengucapkan terima kasih.

Kangin sedang memakan semangkuk Bulgogi dengan tangan kiri ketika Kyuhyun mendekatinya. "Kata Eunhyuk hyung, Kangin hyung hanya terkilir. Tapi …."

"Ini bukan apa-apa," kata Kangin tersenyum smbil memperlihatkan tangan kanannya yg di gips sebagian. "Ini luka ringan saja. Hanya ligamen yang cedera. Gwenchana, Kyuhyunnie?"

"Gwenchanayo, Kangin hyung." Kyuhyun ikut tersenyum. "Kau harus cepat sembuh, hyung."

"Itu pasti. Kau juga, uri magnae."

.

.

7 November 2007

Petinggi SM mengamati foto-foto yang diletakkan detektif suruhannya sambil tersenyum lebar.

"Mianhamnida, saya tidak mencegahnya, karena Tuan hanya berpesan agar saya memantau dari jauh," kata detektif itu setelah memberi laporan dan foto-foto.

"Jadi mereka merayakan ulang tahun di dorm lantai 11? Dan itu semua ulah Kyuhyun sshi?"

"Begitulah, Tuan."

"Terima kasih. Kau sudah bekerja dengan baik."

Setelah detektif itu pergi, sang Petinggi SM mengamati foto-foto saat Kyuhyun pergi dari rumah sakit, dan banyak foto lain yang berkaitan, yang membuktikan Kyuhyun dan hyungdeulnya merayakan ulang tahun di dorm Super Junior. Senyum terukir di wajah Petinggi SM.

Saat sakit pun, kau tidak kehilangan akal, Kyuhyun sshi. Entah apa yang kau punya, sehingga semua orang bisa sangat menyayangimu, bahkan mengikuti kemauanmu. Kau bahkan bisa mengajak Uisa untuk mendukung idemu. Aku jadi tak bisa membiarkannya.

Jika Super Junior tidak mampu membuat namamu naik seperti yang kuinginkan, aku akan merebutmu paksa dari mereka.

.

.

Hari itu, Kyuhyun tiba di dorm pukul lima dini hari. Ia membujuk Appa agar mengantarnya pagi-pagi, sebelum hyungdeul terbangun. Ia ingin membuat kejutan.

"HYUNGDEUL! AKU PULANG!" seru Kyuhyun saat pintu dorm terbuka. Tak ada yang menyahut, sama seperti dulu.

Tuan Cho tersenyum, membantu memasukkan barang-barang bawaan Kyuhyun. "Mungkin mereka tidur larut malam dan belum bangun, Kyuhyunnie. Kemarin juga Henry-goon yang berjaga di rumah sakit, bukan?"

Kyuhyun mengangguk. Ia kembali cerah mendengar kata-kata tuan Cho.

"Appa pulang saja, aku sudah di sini, tidak akan apa-apa."

"Baiklah. Jaga dirimu baik-baik." Appa memeluk Kyuhyun erat, kemudian pergi.

Begitu pintu menutup, Kyuhyun bergegas ke kamarnya. Sungmin masih tertidur. Diguncangnya tubuh King of Aegyo itu dengan gembira.

"Sungmin hyung! Aku pulang!"

Sungmin membuka matanya, terbelalak sejenak, namun kemudian kembali memejamkan mata.

"Ya! Sungmin hyung, apa kau tak senang melihatku?"

"Aku sudah sering melihatmu, Kyuhyunnie…sekarang aku mengantuk." Sungmin kembali melanjutkan tidurnya.

Kyuhyun melangkah keluar dengan kesal. Namun wajahnya kembali cerah melihat pintu kamar Yesung dan Ryeowook. Ia membuka pintu yang tak terkunci itu dan mengguncang tubuh Yesung dan Ryeowook bergantian.

"Yesung hyung! Ryeowookie! Bangun! Coba lihat siapa yang datang?"

Namja itu berdiri di antara ranjang sambil tersenyum lebar ketika Ryewook dan Yesung membuka mata mereka dan memandangnya.

"Oh, kau Kyuhyunnie…." Keduanya kembali tertidur sehabis mengucapkan kata-kata itu.

"Ck! Kenapa begitu saja? Bangun! Bangun!"

Namun keduanya tetap tertidur. Kyuhyun keluar dengan tingkat kekesalan yang mulai naik. Dibukanya pintu kamar Eunhyuk, namun gagal. Pintu itu dikunci dari dalam. Ia pun mengetuk pintu itu keras-keras.

"Hyukjae! Bangun! Aku pulang!" seru Kyuhyun dengan keras.

"Kaukah itu, Kyuhyunnie?" Terdengar sahutan dengan nada mengantuk dari dalam. "Selamat datang, Kyuhyunnie…uhm….aku masih mengantuk…kau nonton TV saja."

Tak ada suara lagi dari dalam kamar.

"Aish! Apa sih jadwal hyungdeul tadi malam?" Kyuhyun mendecak kesal.

Tiba-tiba sebuah ide membuatnya senang. Nyaris berlari, ia keluar menuju dorm lantai 12. Setelah memasukkan password, pintu terbuka. Kyuhyun pun melangkah masuk. Seperti biasa, dorm itu sangat berantakan. Tak ada yang suka beres-beres di sana. Ia langsung menuju kamar Leeteuk. Pintu tidak terkunci.

"HYUNGDEUL! AKU PULANG!" seru Kyuhyun begitu tiba di dalam kamar.

Leeteuk dan Donghae terbangun sejenak dan memandang ke arah Kyuhyun yang tersenyum lebar.

"Kyuhyunnie, kau sudah datang?" Leeteuk tersenyum. "Ah…aku mengantuk sekali…"

"Selamat datang, Kyuhyunnie, daaagh…" Donghae melambai sejenak.

Keduanya kembali tertidur.

Kyuhyun tertegun. Kini raut wajahnya mulai kecewa. Namun ia mencoba berpikir positif ketika dilihatnya kamar Shindong. Ia langsung masuk dan melompat ke atas tubuh Shindong yang sedang bergelung di dalam selimut.

"Shindong hyung, aku pulang!" seru Kyuhyun sambil memeluk Shindong.

Shindong membuka matanya, tersenyum, kemudian mengelus kepala Kyuhyun. "Syukurlah kau sudah pulang, Kyuhyunnie. Mianhe, aku sangat mengantuk." Shindong kembali tertidur.

"Mwo?" Kyuhyun tertegun. Ia pun melangkah keluar dengan lunglai. Meski tidak banyak berharap, ia mengetuk kamar Hankyung dan Heechul, lalu membukanya. Hankyung tersenyum ke arahnya dari atas kasur. Ia tampaknya sudah bangun beberapa saat lalu.

"Selamat pagi, Kyuhyunnie. Hari ini jadwalku siang, aku ingin tidur sebentar lagi." Hankyung kembali merapatkan selimutnya.

Heechul memandang Kyuhyun yang berwajah kecewa. Namja itu bangun dari tempat tidur, lalu mendorong Kyuhyun keluar kamar. "Aku masih mengantuk, kau datang nanti saja!"

Pintu kamar pun ditutup dengan keras.

Ternyata hyungdeul tidak merindukanku.

Kyuhyun menjadi kecewa. Ia kembali ke lantai 11 dengan tidak bersemangat. Namun ia terkejut dengan kesibukan yang terjadi di sana. Semua sudah berpakaian rapi, seperti bersiap-siap untuk jadwal. Bahkan Eunhyuk makan roti sambil bergerak ke sana-sini membereskan peralatan. Padahal tadi mereka masih tidur.

"Kyuhyunnie, ini jadwalmu nanti." Sungmin menaruh beberapa berkas di depannya.

Baru saja Kyuhyun hendak mempelajarinya, hyungdeul yang di lantai 12 datang dengan kondisi sudah mandi dan siap berangkat. Kyuhyun mengerutkan kening. Tampaknya lomba mandi cepat dimulai kembali.

Leeteuk menambahkan berkas jadwal yang lain ke tangan Kyuhyun.

"Banyak sekali," gumam Kyuhyun.

"Ne. Kita memang sangat sibuk, jadi persiapkan dirimu baik-baik." Heechul menjitak kepalanya sekilas sambil menuju ruang makan.

Kyuhyun memandang hyungdeulnya yang sibuk makan dan membicarakan kegiatan mereka yang padat hari itu. Kyuhyun merasa kesepian. Tanpa sadar, matanya mulai berkabut. Ia merasa kembali ke masa-masa awal debutnya dahulu. Aish! Aku sebaiknya mencuci muka. Aku tidak boleh menangis lagi. Hyungdeul pasti tidak bermaksud apa-apa. Mereka hanya terlalu sibuk. Aku harus bisa mengerti.

Meski begitu, Kyuhyun melangkah ke kamar mandi dengan lesu. Di cucinya wajahnya. Ia tersenyum ketika merasa sedikit segar setelah mencuci muka. Ditatapnya bayangannya di wastafel. Wajahnya kini tidak pucat lagi seperti dulu, bahkan pipinya mulai berisi. Ia mencoba tersenyum.

"Selamat datang di dorm, Kyuhyunnie," bisiknya kepada diri sendiri.

Ketika Kyuhyun keluar kamar mandi, ia tertegun. Tak ada seorang pun di sana.

Ternyata hyungdeul sudah pergi. Mereka bahkan tidak berpamitan padaku.

Kyuhyun dengan sedih duduk di sofa. Meski ia menahan rasa tersisihnya jauh-jauh, namun air matanya mulai menggenang. Ia pun tertunduk.

"EOSEO OSEYO, URI KYUHYUNNIE!" Tiba-tiba hyungdeul muncul di sekelilingnya sambil tertawa dan memeluknya beramai-ramai. Kyuhyun tak dapat menyembunyikan rasa terkejutnya. Air matanya kembali mengalir karena kesal sekaligus senang.

Sungmin menghapus air mata dongsaeng terkecilnya itu. "Kau sudah berjanji tidak mudah menangis lagi, bukan?" Sungmin tersenyum lebar.

"Habis, hyungdeul mengerjaiku!" Kyuhyun merengut.

"Kau duluan yang berniat begitu." Eunhyuk tertawa.

"Ne. Sengaja pagi-pagi datang. Untung Sungmin hyung pandai bersandiwara," celetuk Donghae."

"Kami semua menerima sms darinya bahwa kau sudah kembali, dan kami sepakat membuatmu kebingungan." Ryeowook tertawa senang.

"Lain kali, aku tidak mau berbuat begini lagi," kata Kyuhyun dengan kesal. "Aku sudah gagal dua kali."

Kesembilan hyungnya yang tinggal di dorm tersenyum lebar. Mereka kembali mengucak rambut si magnae dengan gemas, hingga Kyuhyun berteriak keberatan.

.

14 November 2007

Seorang staff menghadap Petinggi SM untuk memberikan laporan harian. Seperti biasa, sang Petinggi SM tidak banyak bicara saat mendengarkan laporan. Staff nya mulai membahas mengenai kegiatan dan promo mereka di luar Korea.

"Tuan, MBC Hollywod Bowl meminta beberapa artist kita untuk mengadakan perform di sana."

"Siapa yang mereka minta?" Petinggi SM menegakkan tubuhnya dengan tertarik.

"Boa sshi, FTTS, GD dan Super Junior."

"Super Junior?" Petinggi SM terkejut.

"Benar, Tuan. Mereka juga meminta Super Junior."

Petinggi SM berdiri dan berjalan ke arah jendela besar di kantornya. Dari sana, ia bisa memandang luas kota Seoul. Ia tersenyum setelah menimbang-nimbang.

"Kalau begitu, katakan setuju kepada mereka. Tanggal berapa acara tersebut diadakan?"

"5 Desember 2007, Tuan."

Petinggi SM mengangguk, kembali memandang ke luar.

Seharusnya aku menolaknya. Tapi aku tidak bisa. Sang Petinggi SM menghela nafas panjang. Entah mengapa, aku ingin mewujudkan impian anak itu. Pasti Kyuhyun sshi akan senang bisa menginjakkan kakinya di Hollywood. Kurasa, aku mulai semakin tua dan lemah, sehingga perasaanku mulai sering bermain.

.

17 November 2007

Dua van yang membawa Super Junior meluncur ke acara Mnet KM Music Festival (MKMF). Seperti yang lain, mobil berhenti di tengah karpet merah. Begitu mereka turun, semua media memotret mereka. Malam itu mereka mengenakan setelan jas hitam komplit dan sepatu kulit hitam karena ini acara resmi.

Kemarin, mereka sudah melakukan gladi resik untuk penampilan mereka malam ini. Hari ini juga hari di mana Kyuhyun pertama kali tampil setelah ia keluar rumah sakit. Mereka semua melangkah sedikit pelan, untuk mengimbangi Hankyung yang pergelangan kaki kirinya cedera akibat syuting EHB kemarin. Tangan Kangin sendiri sudah tidak digips lagi.

Donghae, Ryeowook, Kyuhyun, Eunhyuk, Kibum, Heechul dan Sungmin duduk di bagian paling belakang, dekat dengan dinding yang membatasi bangku para artis dengan bangku penonton. Shindong, Hankyung dan Yesung duduk di deretan depan mereka. Siwon, Leeteuk dan Kangin duduk di barisan depannya lagi.

Mereka terpaksa berpencar meski berdekatan, karena tak ada bangku di area karpet merah yang tersedia lagi. Semua deretan depan sudah penuh oleh grup-grup lain. Mereka menunggu penampilan mereka di urutan ke tujuh, sementara itu manager hyung meminta mereka tidak mengganti kostum lebih dahulu.

Eunhyuk yang duduk di antara Kibum dan Kyuhyun merasa bosan, karena keduanya hanya diam mengikuti acara dengan serius. Ia pun mulai mengikuti gerakan-gerakan tarian artis yang sedang muncul di panggung.

Namja itu menyikut Kyuhyun. Beberapa hari ini mereka cukup dekat karena ia melatih Kyuhyun secara privat. Eunhyuk tersenyum lebar ketika Kyuhyun mulai mengikutinya menirukan tarian, namun beberapa detik kemudian Kyuhyun kembali terdiam. Akhirnya Eunhyuk menirukan tarian sendiri saja.

Aku menyesal duduk di tengah kalian. Eunhyuk berkata di dalam hati dengan wajah suram.

Melihat itu, Kyuhyun mulai menirukan lagi tarian di atas panggung. Eunhyuk langsung ikut menarikan juga dengan wajah cerah. Kibum tidak bergeming. Ia tetap menatap panggung dengan wajah serius.

Kyuhyun dan Heechul bersorak ketika Wonder Girl menerima penghargaan sebagai New Girl Group. Keduanya melakukan high five, membuat Leeteuk menggelengkan kepalanya.

Pembawa acara membuka amplop pop-up dan menyebutkan nama peraih piagam penghargaan selanjutnya. Semua bertepuk tangan, begitu pula dengan Super Junior. Mereka tidak beranjak sedikit pun dari tempat duduk.

"Super Junior?" MC mengulang dengan sedikit lebih keras.

Kini member Super Junior saling berpandangan dengan terkejut.

"Silahkan maju ke depan," kata sang MC tersenyum melihat mereka masih tertegun.

"Kita menang apa, Teuki Hyung?" tanya Siwon yang berada di sebelah Leeteuk.

"Aku tidak tahu." Teuki menoleh ke dongsaengdeul yang duduk di dua deretan di belakangnya. "Kita maju saja. Ayo! Nanti akan tahu juga."

Mereka maju diiringi tepuk tangan para fans dan artis lain. Begitu di atas panggung, perwakilan penyelenggara menyerahkan sebuah map hitam dari beludru berisi penghargaan. Mereka ternyata memenangkan Present Best New Male Group. Leeteuk tersenyum dan mencoba memberikan kata sambutan. Namun karena gugup dan tidak siap, Kangin akhirnya mewakilinya.

Mereka pun hendak kembali ke tempat duduk, namun manager hyung memberi kode agar mereka segera ke ruang ganti untuk bersiap-siap.

"Kita memenangkan piagam Present Best New Male Group!" Leeteuk berseru senang ketika mereka berada di ruang ganti. Ia tidak peduli jika cara membaca bahasa inggrisnya terdengar aneh. Semua berpelukan dengan gembira.

"Meski bukan award, ini sudah sangat bagus," ujar Shindong sambil tersenyum lebar.

"Cepat bersiap! Kita tampilkan yang terbaik hari ini!" seru Kangin bersemangat.

"Kita kan selalu melakukan itu, hyung," protes Ryeowook.

"Kali ini spesial, karena Kyuhyunnie ikut tampil bersama kita,"kata Siwon sambil memeluk bahu Kyuhyun.

"Dan dia akan menarikan dance yang sexy," ujar Eunhyuk sambil tertawa.

Semua mengeluh serentak. Siwon memandang Kyuhyun dengan serius. "Kyuhyunnie, tarianmu itu berbahaya, tahu! Kau tidak boleh menarikannya!"

"Tapi kostum ini kan keren sekali, hyung, lagunya juga dewasa. Tidak mungkin aku bergaya seperti Tic!Toc!" protes Kyuhyun.

"Tenanglah, kalian kan tahu aku memasukkan sedikit lompatan di awal, sehingga ia tidak terlalu berkesan dewasa," kata Eunhyuk.

"Tapi dia juga menambahkan evil smirk-nya di akhir dance, dan itu sangat…sangat…membahayakan." Hankyung bersikap serius.

"Aish! Gaya kalian di Don't Don lebih parah dari itu," cetus Kyuhyun kesal.

"Sudah! Sudah!" Leeteuk melerai. "Sebaiknya kita bersiap di bawah panggung. Kyuhyunnie, kau tahu tempatmu, bukan? Bersiaplah!"

Ketiga belas namja itu pun bersiap. Hyungdeul membentuk tiga deretan di bawah panggung yang akan naik. Mereka tidak akan terlihat karena tertutup tirai elektrik yang akan naik setelah lagu di mulai. Kyuhyun sendiri bersiap-siap dengan arah memunggungi hyungdeulnya. Ia akan muncul dari sisi lain panggung, sehingga ia menghadap ke arah penonton yang ada di hadapannya nanti.

Lagu Don't Don mulai terdengar. Begitu tirai elektrik naik, lagu berubah menjadi hentakan seperti musik native american. Hyungdeul menari dengan penuh semangat, termasuk Hankyung yang cedera kakinya. Sungmin mengawali lagu dengan baik, diikuti yang lain.

Teriakan riuh dari penonton mengiringi penampilan mereka. Beberapa artis yang hadir bahkan bisa mengikuti lagu mereka dari tempat duduk sambil bergerak seirama lagu.

Musik 'A Man in Love' terhenti berganti music yang menyerupai detakan. Lampu berubah menjadi biru gelap. Mereka kembali melakukan dance. Dari sisi belakang mereka, Kyuhyun naik diiringi tepukan penonton. Musik 'A Man in Love' pun terdengar kembali. Begitu ia tiba di panggung utama, hyungdeul langsung berbaris di belakang dan depannya, dan menyingkir ke sisi saat Kyuhyun muncul ke depan untuk menyanyikan part nya.

Penonton berteriak riuh, tidak menyangka Kyuhyun muncul dengan semangat, bahkan melakukan dance dengan baik. Yesung langsung menggantikan Kyuhyun di depan. Hyungdeul berpencar, menyamarkan keluarnya Kyuhyun dari panggung utama.

Bagian rap, lagu maupun dance, semua berjalan dengan sempurna. Sorakan membahana di MKMF saat penampilan mereka berakhir. Mereka pun kembali ke tempat duduk untuk mengikuti acara.

.

"Kami akan mengumumkan pemenang untuk Mobile Popularity Award. Mobile Popularity Award diberikan kepada… "MC yang memegang pop-up membukanya. Kedua temannya mendekat di kiri dan kanannya untuk ikut membaca.

"Super Junior!" seru MC yang berada paling kiri, sementara yang di kanan mengguncang-guncang MC lainnya dengan kencang. Mereka ikut bergembira atas kemenangan grup yang pernah membuat mereka pusing saat Mnet Mini Drama kemarin. Mereka masih ingat dengan jelas, member Super Junior sepakat menawar untuk tidak ke Jepang asalkan mereka bisa berlibur bersama meski hanya di Korea.

Super Junior kembali ke panggung dengan diam. Sesekali mereka mengangguk kepada kiri dan kanan mereka. Semua masih terasa membingungkan, sehingga mereka tidak tahu harus bereaksi bagaimana. Mendadak semua menjadi serius. Siwon sendiri memapah Hankyung yang tertatih-tatih karena kakinya kembali sakit sehabis melakukan dance yang menghentak.

"Selamat kepada Present Best New Male Group, yang debut sejak 2006 lalu, Super Junior!" MC mengajak semua bertepuk tangan saat mereka berjalan menuju panggung. "Selalu menyenangkan melihat penampilan Super Junior. Aku pikir itu karena kharisma mereka."

Kedua MC yang lain mengangguk membenarkan.

Leeteuk menerima Award dengan ekspresi bingung. Ia memandang dongsaengdulnya meminta dukungan. MC membimbing sang leader ke arah mike di tengah panggung.

"Sekali lagi, kita ucapkan selamat kepada Super Junior!" seru semua MC, memberi semangat kepada ketiga belas namja yang tidak biasanya terdiam itu. Tepukan tangan pun terdengar riuh.

Leeteuk mendekat ke microfone yang tersedia. "Saya mempersilahkan uri magnae, Kyuhyun sshi, yang sudah lama tidak berada di atas panggung, untuk memberikan beberapa kata untuk kita semua."

Eunhyuk dan Kangin sibuk mendorong Kyuhyun agar ke tengah panggung, namun Kyuhyun berkeras tidak mau. Leeteuk segera menarik Yesung untuk melanjutkan. Ia sendiri menarik Kyuhyun dan memaksanya berdiri di samping Yesung. Leeteuk berbisik meminta Kyuhyun memberikan kata sambutan.

"Pertama-tama kami ingin mengucapkan terima kasih kepada orang tua kami, karena tanpa mereka kami tidak akan berdiri di sini," kata Yesung disambut tepukan hadirin. "Ini juga berkat kerja keras semua member. Saya sangat mencintai kalian."

Yesung menoleh kepada semua member dengan terharu. "Terakhir, untuk para fans Super Junior yang selalu mendukung kami, Saya mencintai kalian semua!"

Namja itu kemudian mempersilahkan Kyuhyun berbicara. Kyuhyun yang tidak terbiasa berbicara di depan umum, apalagi di Korea, seorang magnae biasanya tidak pernah mengucapkan kata sambutan untuk penghargaan, merasa sedikit gugup.

Ia mencoba menenangkan dirinya dengan tersenyum.

"Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada Tuhan," kata Kyuhyun membuka sambutannya. "2007 merupakan tahun yang sangat berat untuk saya, tapi di saat yang sama, ini adalah tahun di mana saya merasa perlu banyak bersyukur."

Kyuhyun terharu mendengar tepukan riuh dari para fans maupun artis yang hadir di sana. "Terima kasih atas penghargaan tinggi yang diberikan kepada kami. Dan untuk semua pihak, para fans dan member Super Junior yang selalu mendukung dan menolong kami, Saya mencintai kalian semua. Kamsahamnida."

Tepukan dan sorakan mengiringi berakhirnya kata sambutan dari Kyuhyun. Eunhyuk dan Kangin langsung memeluk Kyuhyun dengan gembira.

"Terima kasih untuk kalian semua!" teriak Leeteuk. Ia melirik dongsaengdulnya memberi aba-aba dengan matanya.

"Uri neun Super Juni-OR!" seru semuanya serempak.

Suara tepuk tangan kembali terdengar. Mereka turun dari podium.

.

Beberapa saat kemudian, Super Junior kembali terkejut ketika mereka dipanggil untuk menerima Netizen Popularity Award. Semua merasa terharu. Saat semuanya turun dari podium, manager hyung memeluk mereka dengan gembira. Namja itu ikut menangis.

.

"Kalian semua, cepatlah kembali ke ruang ganti. Pakai jas resmi tadi, kita sudah tidak akan menyanyi lagi malam ini," kata Manager hyung sambil mengajak mereka semua.

"Rapikan wajah kalian," himbau manager hyung. Ia sibuk mengamati mereka semua, mengingatkan dasi yang miring, rambut yang berantakan, dan banyak hal-hal kecil lainnya.

"Sebenarnya ada apa, manager hyung, kenapa anda sibuk sekali?" tanya Siwon kebingungan.

"Sudah, kalian kembali lah ke tempat duduk. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi, tetapi kita harus selalu tampil yang terbaik. Bukankah begitu?"

Semua mengangguk. Mereka kembali ke tempat duduk semula.

Pembacaan Award pun sampai pada penghargaan-penghargaan tertinggi di MKMF.

Best Female Singer diraih oleh Ivy yang tadi dance-nya diikuti oleh Kyuhyun dan Eunhyuk. Keduanya bertepuk paling riuh dari member Super Junior lainnya. Eunhyuk memeluk bahu Kyuhyun dengan gembira karena yang ia unggulkan memenangkan penghargaan tertinggi.

Mereka semua kembali bertepuk tangan ketika Big Bang disebut sebagai peraih Best Male Group.

"Aku tadinya berharap kita yang menang, Teuki hyung," kata Siwon dengan senyum lebar.

"Memangnya kita ini siapa?" cetus Kangin.

"Tapi, kita kan selalu berusaha melakukan yang terbaik, hyung," protes Donghae.

"Berusaha dan punya kemampuan itu sedikit berbeda," kata Heechul.

"Jangan pesimis. Kita ini sangat bagus," kata Yesung. "Aku setuju dengan Siwonnie, kalau kita mau GDA, kita harus berharap yang tinggi."

Mereka bertepuk tangan dengan riuh saat Big Bang lagi-lagi memenangkan penghargaan untuk Song of The Year. Lagu mereka 'Lie' dianggap yang terbaik.

"Kini kita sampai pada puncak acara," kata sang MC disambut anggukan dua MC lainnya. "Kami akan mengumumkan Artist of The Year tahun ini."

Semua terdiam mendengarkan dengan tegang kecuali member Super Junior yang masih duduk di belakang.

"Kira-kira siapa pemenangnya?" tanya Kyuhyun penasaran.

"Mungkin salah satu sunbae," ujar Eunhyuk.

MC pertama membuka amplop pop-up. Dia dan kedua MC lainnya tersenyum lebar membaca nama yang tertera di sana.

"Saya akan menyebutkan apa saja yang sudah mereka raih sampai Oktober ini. Mereka menempati posisi ketiga untuk G-Music Combo Charts. Menempati posisi kedua untuk MIAK Yearly album Chart meski album mereka baru keluar pada kwartal ketiga tahun ini."

"Whoa! Hebat sekali!" Ryeowook bertepuk tangan dengan keras. "Kwartal ketiga sudah menempati posisi kedua!"

"Posisi pertama mereka raih untuk MIAK Weekly album chart, MIAK Monthly album Chart," sambung MC yang ke-2.

"Mereka juga menempati posisi pertama pada G-Music J-Pop/K-Pop Charts, dan posisi pertama di Five Music J-Pop/K-Pop Chart." MC ke-3 tersenyum. Bisik-bisik mulai terdengar di mana-mana. "Mereka juga masuk Oricon Top 20."

"Benar-benar hebat." Sungmin bertepuk tangan sambil tersenyum kagum.

"Seandainya kita bisa seperti itu," kata Hankyung yang langsung ditepuk oleh Heechul.

"Kita pasti bisa, percayalah." Heechul tersenyum menenangkan. "Setidaknya beberapa tahun lagi."

"Kyuhyunnie, kau punya perkiraan?" tanya Kibum menatap Kyuhyun yang duduk di sampingnya setelah Eunhyuk.

Kyuhyun menggeleng. "Aku lebih sering di rumah sakit. Tidak tahu perkembangan di luar. Tapi albumnya sama dengan Don't Don. Kita kan baru rilis bulan September."

"Siapa yang mengeluarkan album sekitar bulan itu ya?" Leeteuk mencoba berpikir tapi lalu menggeleng. "Mana sempat kita melihat-lihat berita."

"Teuki hyung," Siwon mencolek sang leader. "Ini perasaanku atau tidak? Kurasa banyak yang tersenyum ke arah kita."

Siwon sedikit menundukkan kepala sambil tersenyum untuk kesekian kaliny, ketika melihat ada artis yang memandangnya dengan senyum.

"Itu karena kau tampan, Siwon hyung," kata Donghae. Namun kemudian dia terkejut. "Ah, mereka juga tersenyum ke arahku!"

Kyuhyun menghela nafas kesal. "Saat pertama aku masuk Suju, aku sudah menganggap Donghae hyung dan Siwon hyung yang paling tampan. Percaya dirilah sedikit!"

Kyuhyun langsung mendapat death glare dari hyungdeul yang lain. Magnae Super Junior itu langsung meringis. "Hyungdeul semua tampan kok."

Kata-kata itu membuat hyungdeul kembali tersenyum dan menatap ke arah MC. Kini semuanya terheran-heran ketika ketiga MC itu melambai ke arah mereka sementara tepukan riuh bergema di seluruh penjuru.

"Kita ketinggalan sesuatu ya?" tanya Eunhyuk pucat pasi.

"Aish! Ini gara-gara Kyuhyunnie," cetus Shindong geram.

"Kenapa aku yang salah? Hyungdeul saja yang sensitif," celetuk Kyuhyun.

Manager hyung bergerak ke arah mereka. Mukanya terlihat sangat gembira sekaligus kesal dan malu. "Kalian ini sedang apa? Cepat ke depan! Nama kalian dipanggil!"

"Kita akan diadili karena bikin ribut?" Ryeowook ikutan pucat pasi.

"Ya! Wookie, jangan membuatku mencekikmu di depan umum," desis Heechul, mencoba tersenyum menutupi matanya yg melotot kesal.

"Kalian memenangkan Artist of The Year!" Manager hyung menggeleng tidak sabar, mulai menarik anak asuhannya satu persatu agar keluar dari kursi.

Untuk keempat kalinya, ketiga belas namja itu berjalan jauh dari deretan paling belakang, menuju ke panggung utama. Berbeda dengan tadi, semua artis dan penonton berdiri untuk mereka dan bertepuk tangan dengan sangat riuh.

Semua member merasa mata mereka mulai basah karena terharu. Beberapa artis yang mereka kenal menjabat tangan bahkan memeluk mereka dengan gembira.

Ketika akhirnya tiba di panggung, Leeteuk memandang Kangin untuk membantunya memberi kata sambutan. Tetapi Kangin langsung mempersilahkan Leeteuk berpidato untuk penghargaan tertinggi malam itu.

Leeteuk yang terlalu gembira sampai tidak ingat untuk menerima award. Ia langsung memberi kata sambutan. Award akhirnya diterima oleh Yesung, yang langsung menarik tangan sang leader agar mengambil alih award itu darinya sebelum menngucapkan pidato lebih lanjut.

Leeteuk kembali mengucapkan terima kasih kepada orang tua, manager, bahkan stylist, dan kepada ELF yang sudah mendukung mereka sampai saat ini.

Ketika Leeteuk mempersilahkan Hankyung memberi kata sambutan, namja itu mengatakan semua yang Leeteuk katakan tadi dalam bahasa Mandarin. Mendengar itu, Kyuhyun mulai merasa terharu. Hankyung akhirnya bisa berdiri di panggung penghargaan bersama mereka setelah masalah visanya selesai. Namun Kyuhyun juga bersedih karena tahun depan, mereka akan terpisah dengan member lain cukup jauh untuk waktu lama.

Kyuhyun tertunduk ketika air matanya tak tertahan lagi. Ia mencoba menghindari pandangan kamera. Melihat hal itu, Ryeowook yang berada di sisinya langsung merangkul pundak Kyuhyun untuk menghiburnya. Meski ia tidak mengerti mengapa Kyuhyun tampak bersedih. Kyuhyun menengadahkan kepalanya ke atas, agar air matanya tidak turun lagi.

Melihat Kyuhyun sudah tenang, Ryeowook melepaskan rangkulannya dan kembali berdiri dengan sikap biasa. Begitu pula dengan Kyuhyun.

Tiba-tiba Heechul mendekat dan menarik Kyuhyun hingga ke tengah panggung. Ia juga menahan Hankyung agar tetap di sisinya. Heechul mendekat ke arah microfone. Kedua tangannya menggandeng Hankyung dan Kyuhyun agar tidak beranjak dari sisinya.

Kyuhyun masih mencoba bersembunyi di belakang Donghae, namun Heechul akhirnya merangkulnya agar mendekat.

"Kami sangat senang menerima penghargaan ini. Terutama karena Hankyung sshi dan Kyuhyun sshi bisa berdiri bersama kami di panggung setelah sekian lama. Penghargaan ini tidak lebih penting daripada kesembuhan Kyuhyun sshi," kata Heechul menegaskan kalimat terakhirnya. Semua yang mengetahui apa yang Heechul maksud, tak kuasa menahan haru. "Tapi saya tetap berterima kasih atas penghargaan ini. Kamsahamnida."

Heechul langsung mendorong Kyuhyun kembali ke tempatnya tadi, sambil mencubit pipi Kyuhyun yang mulai berisi dengan gemas. "Ingat baik-baik, Kyuhyunnie, jangan pertaruhkan nyamamu untuk penghargaan apapun lagi, arra?"

Kyuhyun hanya tersenyum mendengar bisikan Heechul itu. Ketika mereka tiba di dekat Sungmin dan Ryeowook, Kyuhyun memeluk Sungmin sekilas dari belakang. Ia merasa sedikit gelisah. Donghae dan Shindong memberikan kata sambutan juga sebelum akhirnya mereka turun dari panggung.

.

.

"Mereka tetap mendapatkan Artist of The Year MKMF 2007?" Petinggi SM menonton acara tersebut dengan seksama. Ia sedikit tersinggung mendengar kata-kata yang dilontarkan Heechul tadi. "Biarlah, masih banyak hal yang membutuhkan perhatianku. Sebaiknya semua ditunda hingga tahun depan."

Sang Petinggi SM tersenyum teringat reaksi Kyuhyun sekilas tadi. Ia bisa memastikan namja itu mencoba menahan air matanya. "Tampaknya hanya Kyuhyun sshi yang menyadari saat-saat berat akan kembali datang. Selamat bersenang-senang, Super Junior. Nikmatilah sebaik mungkin masa-masa kalian masih bisa bersama."

.

.

TBC

.

.

Petinggi SM (bukan LSM ya)…jangan salah lagi hehehe

Apa yang ada di pikiran beliau?
.

Reader met baca

Ditunggu reviewnya

Terima kasih buat yang sudah menjadikan ff ini sebagai fav

Terima kasih juga buat para follower

Buat silent rider, nggak harus daftar untuk review

author nggak lock

.

Buat yang mau kenal

Add saja fb author :

www titik facebook titik com /iyagi7154

Kamsahamnida

.

.

Jawaban reviews chapter 14

tati joana 11/13/12 Sukses kok chingu, jangan bosa nulisnya ya. Gomawo

Sachiko Yamaguchi 11/14/12 Bukan LSM, Tapi Petinggi SM, bukan nama orang, hanya tokoh fiktif hehehe. Ya, kasihan Kyuhyun, kesepian. Tapi dia sudah membalik jam tidurnya kok chingu, tak usah cemas

Ne, katanya Cahngmin aslinya begitu. Keadaan apapun tetap makan hehehe

Gomawo udah memperingatkan,chingu, author nggak baca

Guest 11/14/12 Ne. Changmin galau

Keyra Kyuunie 11/14/12 Ne, tega banget, author pernah 3 kali operasi, tetp aja kalau mau masuk takut banget, apalagi Kyuhyun yang sedikit trauma ama rumah sakit karena pernah di ICU

sarangchullpa92 11/14/12 Tidak adilnya memang benar.

EUnhyuk memang pelit, tapi itu bukan berarti tidak sayang hehehe

Thanks buat ucapan selamatnya. Kali ini udah ditulis di TBC, semoga nggak terjadi lagi hehehe

Cho rae in 11/14/12 . 'Sebaikx low ngerasa gak ad feel ma next chp'… ini kalimat udah selesai atua nggantung ya? Author nggak ngerti

tya andriani 11/14/12 Gomawo. Author juga mau liburan

Choi Youmin 11/14/12 Kayaknya belum sampai ke sana

Fitri MY 11/14/12 Ne, gomawo

viany hyukkiya 11/14/12 Alasannya banyak, salah satunya karena diperlakukan tanpa perasaan

han rae eun 11/14/12 Ne.

haekyu 11/14/12 Dia sembuh, tapi yg namanya paru-paru dua sobek semua, pasti tetap nggak sepeti yang sehat, chingu. Tapi author berharap Kyuhyun selalu sehat, meski kudu ekstra hati-ahti drpd orang lain

11/14/12 Gomawo, chingu, jangan bosan review

Kim jung ri 11/13/12 Author fans SuJu meski sukanya gara-gara Kyuhyun. Bagi author, Kyuhyun paling bersinar saat bersama hyungdeulnya, jadi mereka tidak bisa dikotak-kotak. Intimate note itu masih lama banget

Yeon Love Yeye 11/13/12 Yang ada di sini sebagian fiksi, chingu, tidak 100% kenyataan

kyuro 11/13/12 Iya, author juga ikut senang. gomawo

Mikaerisu 11/13/12 Bukan, saya yeoja yang menyukai namja hehehe. I have beloved man

oracle 11/13/12 Gomawo buat masukannya, chingu, semoga lain kali lebih baik.

fikyu 11/13/12 seharusnya sudah dibalas, karena semua review aku copy dan jawab satu per satu. Tapi gpp aku ulang lagi.

Aku udah cek di wp nya, dia nggak punya story FS yang aku buat

Makanya aku nggak marah sama dia

Aku juga minta bantuan beberapa teman cek ke wp yang kamu sebutkan, ternyata memang tidak ada.

Lalu, aku punya account di wp, dan aku posting semua ff ku di sana, yg kamu sebutkan itu setahuku ff ku. Nggak tahu gimana kok kamu bisa lihatnya nama lain, padahal aku dan beberapa teman tidak melihatnya di daftar ff dia.

Ini semua account yg aku punya

FB : (www titik facebook titik com /iyagi7154)

WP : (iyagi7154 titik wordpress titik com/)

Posterous : (iyagi7154 titik posterous titik com/)

Semoga masalah ini udah clear ya chingu. Jeongmal omawo atas informasinya

Kalau bisa, add fb saya jadi kalau mau nyahut mudah, soalnya kalau chingu jadi quest dif fn, saya nggak bisa email balik. Terima kasih

heeeHyun 11/13/12 Aku juga kagum ama Sungmin. Dia paling konek ama Kyuhyun kalau soal begini

Operasi pertama itu mempertaruhkan nyawa, kemungkinan berhasil hanya 20 persen. Sedangkan yg ini hanya seperti memantapkan treatmen sebelumnya agar lebih stabil

Author suka sexy dance nya Kyuhyun di A Man in Love, meski awalnya dia berlari setnegah melompat seperti anak kecil, imut banget

Elfclouds 11/13/12 Iya, sampai2 Eunhyuk sesedih itu di konser DBSK. Its' real. Ne, kasihan Changmin

lalalala 11/13/12 Kibum merasa, suara berisik akan semakin menyiksa Kyuhyun yang bernafas saja sudah susah. Belum lagi tindakan yg tidak secepatnya yg membuat Kibum was-was

Bukan terkilir lagi, sampai di gips. Penampilan nya di dua acara masih terlihat tangannya di gips. Telapak tangannya yg kanan

SunakumaKYUMIN 11/13/12 Apa itu? hehehe

NaraKim 11/13/12 Iya, untung SUngmin sempat ikut sebentar.

Changmin susah senang marah sedih tetap makan…. Ada wawancara DBSK yg cerita ttg itu

Ne, saking terlalu banyak maslaah beruntun

Kim Anna 11/13/12 Martial art nya berlaku wkwkwk Gomawo

GaemAya 11/13/12 Di konser DBSK aja eunhyuk bicara sesedih itu…

11/13/12 Iya, Kyuhyun baru sebulanan keluar rumah sakit. Kalau dilihat kalimat itu dan kalimat heechul di MKMF dan beberapa berita, memang benar Kyuhyun operasi kedua di akhir oktober seperti kata beberapa sumber. Kyuhyun absent 3 minggu dr kegiatan SUJU. Muncul2 pipinya udah tidak tirus lagi, senang lihatnya

Gyurievil 11/13/12 Operasinya hanya lebih cepat sehari dari rencana, jadi AHra noona udah di Korea.

Operasi terakhir ini memang hanya beberapa yang memberitakan

Aisah92 11/13/12 Coba dialain, chingu…ini 20 halaman a4 spasi 1 lho hehehe

reaRelf 11/13/12 Ne, nggak kayak tengkorak lagi. Yg di konser DBSK serem banget, kurus. Yg di radio juga, mukanya udah kayak mayat hidup

HIDUP CHANGMIN wkwkwk di ch 14 banyak yg simpati padanya

kyuqie 11/13/12 Gomawo reviewnya chingu

Isnaeni love sungmin 11/13/12 Ne, gomawo udah ngikutin ff ini

vha chandra 11/13/12 Betul, Cuma hankyung itu kayak Kyuhyun, sering memendam masalah, makanya pas dia keluar, banyak yg kaget

wookiesomnia 11/13/12 Di chapter ini terjawab hehehe

EHB baru ikut mulai 7 atau 8 kalau nggak salah, itupun kadang hanya jadi penonton

Missing U itu lagu dalam album yg sama. Mereka hanya memakainya saat Kyuhyun dan Heechul nggak muncul dan saat mereka konser tentunya.

Kyuhyun dekat dengan semuanya. Ke changmin sebagai sahabat, ke sungmin sebagai kakak adik

Princess kyumin 11/13/12 ALasannya banyak, termasuk cara penghitungan masa kontark dan biaya perawatan jika sakit. Intinya, perlakuan yg tidak manusiawi yg ia alami

aninkyuelf 11/13/12 Gomawo masukannya, nanti author nonton ulang

natal 11/13/12 Kibum hiatus

lovely yesungiel 11/13/12 Betul, kagak tega he he he

Changmin emang lucu hehehe. Lihat aja kalau ada Kyuhyun, mukanya langsung kayak anak kecil

vietaKyu 11/13/12 Gpp, tapi masih 20 halaman a4 spasi 1 lho…capek ngetiknya nih ha ha ha. Gomawo reviewnya

perisai Suju 11/13/12 Iya, operasi paru=parunya. Katanya masih ada klep yang dipasang buat paru-parunya….

Sungmin memang keren hehehe

Beberapa media mencium, makanya author tahu. Tapi nggak heboh.

MC di MKMF memuji mereka lho. Kharisma SUJU beda dr yang lain kata mereka

Vidionya yang berhubungan DBSK ada di youtube, coba dicari saja. FB author nggak bisa uplad video lagi

Bella 11/13/12 Yup, itu dibuat untuk chingu hehehe. Maaf ya, lupa mengadakan interaksi keduanya selama ini. Gomawo udah rajin review

MyKyubee 11/13/12 Iya, waktu ada DBSK tambah rame. Tapi untung ehb nggak lanjut. Banyak sekali kecelakaan yg dialami oppadeul gara2 acara itu. Nggak tega.

Kim ryokie 11/13/12 Gomawo chingu

Ayuwonkyushipper 11/13/12 Gomawo

dewdew90 11/13/12 Ne, semoga menang lagi

Perisai Suju 11/13/12 Kyuhyun memang begitu tapi hatinya baik hehehe

Cuma ber-tujuh

Kalau chingu lihat video atau fotonya seram…kurus dan pucat. Yg di radio aja udah kayak mayat hidup

Azurasky Elf 11/13/12 Tahu aja wkwkwk…ia nggak tahan

Gomawo, jangan segan review ya

AngeLeeteuk 11/13/12 Iya, gomawo chingu

tinaff359 11/13/12 Iya, SUngmin keren. Untung dia bisa membuat kyuhyun tenang karena dia ada di sana

Changmin tenar sekali, akan heboh kalau dia sering datang. Gomawo semangatnya

Princess Kyunnie 11/13/12 Those are the best quotations! Author juga suka itu

Gomawo reviewnya

hyunnieya 11/13/12 Explore Human Body, acara tv suju, tapi banyak kecelakaan dialami mereka di acara ini

Iya, mereka banyak maslaah jadi nggak sadar.

riyuri 11/13/12 Nggak salah, memang diceritakan. Hankyung keluar karena perlakuan2 tidak manusiawi. Dia udah lama menahannya, sampai akhirnya melihat DBSK

Blackyuline 11/13/12 Iya, tapi apa boleh buat, Changmin kan tenar sekali saat itu

Ay 11/13/12 Nggak tega nulisinnya heheh. Yg penting berhasil dan sukses hehehe

kihyun 4orever 11/13/12 Makasih buat reviewnya chingu

dhianelf4ever 11/13/12 Iya, tanda-tandanya udah ada

xoxoxo 11/13/12 Iya chingu

dinikyu 11/13/12 fanfic

Damai itu namaku 11/13/12 di ff ini iya, biar author ingat urutannya hehehe. Tapi heechul kadang manggil hyung kok apalagi jika cerita ke wartawan

Cupcake 11/13/12 Aish! Mianhe bikin nyesek hehehe

Gpp, malah terima kasih masukannya. Udah saya edit.

Shin Min Hwa 11/13/12 Bisa dilihat di chapter ini chingu

kim chaeri 11/13/12 DBSK sibuk di akhir tahun nggak bisa sering2. Mereka ada konser

Panggil aja iyagi

Annis 11/13/12 FB ada dibawah TBC. Gomawo

trililililili 11/13/12 Ne hehehe

Guest 11/13/12 IYa, yg donghae author juga sedih banget

kyuminjoong 11/13/12 Changmin emang imut

Guest 11/13/12 . Itu fanfic

Ketat mmg benar. Mereka nggak boleh tukeran no hp dengan grup lain lho, missal sj dengan snsd. Untuk menghindari cinlok katanya

kyuzi 11/13/12 Ia, katanya dia sudah mencoba bertahan tapi akhirnya nggak bisa

Ne, kyuhyun ganteng sekali dengan baju itu, ada dif b author hehehe

Petinggi SM memang bikin gemas

karin 11/13/12 Gomawo, saran diterima. Nggak tahu kenapa lagi blank tadi

Wahyuni wzsm 11/13/12 Gomawo ya

gaemwon407 11/13/12 Gomawo

PurpleEgg-kyu 11/13/12 Author aja mau nemenin hehehe

sisusi 11/13/12 Ne, sebenarnya keputusan Hankyung dan SM masih menggantung

Kyuwook 11/13/12 EUnhyuk memang sayang KYuhyun kok, mereka juga sering pergi bareng kayak yg kemarin bareng Ryeowook

AreynaKyuminElf 11/13/12 Di chapter ini ada. gomawo

kyukyu712 11/13/12 ne, mereka nggak sadar, author juga

misskyuKYU 11/13/12 iya hahaha. Betul, dia hanya mengikuti perintah

Sexy dancenya keren yg desember, mungkin udah benar2 pulih yach hehehe. Evil smirk di akhir yg desember itu yg nggak nahan

ryeofha2125 11/13/12 Ne, mereka semua pejuang.

Zizi Kirahira Hibiki 69 11/13/12 Belum SUJU M nih….gila2gilaan dia kerjanya di sana sampai ambruk

Changmin sama kayak Eunhyuk, makan banyak tidak gemuk

Kim Sooyeon 11/13/12 Pasti akan author masukan nanti. Mungkin tidak yg soal DBSK, author nggak banyak tahu takut salah. Tapi kalau itu sebelum timeline rising star selesai, akan masuk sedikit yg berhubungna dgn changmin aja

special5173 11/13/12 EUnhyuk di konser DBSK aja masih bilang begitu

Changmin mmg begitu hehehe. Lucu dan imut. Mianhe, author nggak tahu banyak soal DBSK, SUju aja baru 3 bulan

ShillaSarangKyu 11/13/12 20 halaman a4 spasi satu. Pegeeeeeeeeel hehehe Gomawo reviewnya. Jangan bosan ya