Title : RISING STAR Chapter 16

Genre : Brothership

Rating : Fiction T

Cast : Kyuhyun, Leeteuk, Heechul, Hankyung, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, dan Kibum.

Disclaimer : All them belong to themselves and GOD.I own only the plot.

Warning : Typos, Geje , Don't like it? Don't read it please.

Summary : "B…Bahaya, hyung! Bahaya!" / Kyuhyunnie, jika kau keluar, aku sungguh tidak akan menyalahkanmu. / "Kenapa pipiku yang salah?" / "HOLLYWOOD! WE"RE COMING!" / "Semoga Super Junior K.R.Y. juga memiliki konser."

.

.

Sang Petinggi SM tersenyum teringat reaksi Kyuhyun sekilas tadi. Ia bisa memastikan namja itu mencoba menahan air matanya. "Tampaknya hanya Kyuhyun sshi yang menyadari saat-saat berat akan kembali datang. Selamat bersenang-senang, Super Junior. Nikmatilah sebaik mungkin masa-masa kalian masih bisa bersama."

.

.

RISING STAR

Chapter 16

.

2 Desember 2007

Hari-hari sibuk Super Junior semakin bertambah seiring naiknya nama mereka di industri musik. Berbagai undangan menyanyi maupun variety show berdatangan. Dalam sehari, mereka bisa mengikuti 3 macam acara di tempat yang berbeda. Namun semua menjalaninya dengan penuh semangat, tidak terkecuali Kyuhyun.

Sebagai vokalis, Kyuhyun sudah menerima beberapa partitur lagu yang akan dinyanyikannya di SM Town nanti. Lagu untuk acara yang akan digelar bulan Desember bersama Super Junior dan Super Junior K.R.Y. pun sudah ia pelajari. Namja itu sangat gembira mengetahui ia akan melakukan duet dengan Park Sun Joo maupun Min Kyung Hoon.

"Kyuhyunnie, kau tidak terlalu bersemangat?" tanya Ryeowook sedikit khawatir.

Jam menunjukkan pukul 10 malam. Kyuhyun sudah dua jam mengulang-ngulang lagu dan memberi catatan di bagian-bagian tertentu. Bahkan semua itu selalu dibawanya saat mereka mengisi acara ke berbagai tempat. Kyuhyun akan sibuk mempelajarinya di sela-sela makan dan istirahat.

Ryeowook benar-benar berharap Sungmin segera pulang dari acara radio. Hanya namja itu yang bisa memaksa Kyuhyun untuk tidur.

"Aniyo, Ryeowookie, aku baik-baik saja."

Kyuhyun yang sedang sibuk, tidak memperhatikan mata Ryeowook yang terbelalak. Eternal magnae itu menutup mulutnya agar tidak berteriak. Dengan perlahan, ia melangkah menjauhi Kyuhyun. Begitu merasa jaraknya aman, ia langsung berlari ke dorm lantai 12.

"Teuki hyung, bahaya!" seru Ryeowook sambil membanting pintu kamar Leeteuk yang dibukanya dengan tergesa-gesa.

Leeteuk nyaris terlompat dari posisi tidurnya. Ia baru saja hampir terlelap. Shindong, Donghae, dan Heechul yang sedang bersantai di ruang tengah pun bergegas menghampiri. Cuma Hankyung yang tidak beranjak dari sofa karena kakinya maish cedera.

"Ada apa, Wookie? Kau seperti ketakutan begitu?" tanya Leeteuk masih mencoba mengumpulkan kesadarannya.

"B…Bahaya, hyung! Bahaya!"

"Ya! Wookie! Cepat katakan dengan jelas!" tegur Heechul geram.

"Kyuhyunie… Kyuhyunnie… Bahaya!"

"Mwo?" Leeteuk dan yang lain bergegas hendak ke lantai 11, tapi Ryeowook langsung menahan mereka.

"Kenapa kau memperlambat kami?!" Donghae kebingungan.

"Kyuhyunnie… Dia tidak perlu apa-apa sekarang." Ryeowook mencoba menormalkan nafasnya yang sedari tadi berlari.

"Wookie, coba jelaskan dengan tenang," kata Leeteuk sambil meminta mereka semua kembali duduk.

"Hyungdeul tahu sifat Kyuhyunnie, bukan? Kalau dia bilang 'sakit'….."

"Itu artinya dia malas," semua menyahut.

"Ne. Seandainya dia bilang 'aku baik-baik saja'…."

"Berarti dia sedang sakit," kata hyungdeul seperti koor anak TK.

Ryeowook mengangguk puas. "Dan tadi, dia mengatakan 'aku baik-baik saja', hyungdeul."

Kening kelima hyungnya langsung berkerut.

"Teuki hyung, belakangan ini jadwal kita memang padat sekali. Karena Kyuhyunnie kondisinya stabil, kita lupa bahwa dia tetap harus hati-hati dengan kesibukannya."

"Kau benar, Shindong-ah. Kita terlena dengan semangatnya."

"Bagaimana kalau kita batalkan saja beberapa jadwalnya?" usul Heechul cepat.

"Aku setuju!" seru Donghae.

"Aku tidak setuju," kata Hankyung yang mengikuti kehebohan mereka. Namja itu membuat semuanya menoleh dengan heran. "Aku akan coba bicara baik-baik dengan Kyuhyunnie agar mengerem kegiatan di luar jadwalnya. Sementara ini kita pantau saja dulu, Teuki hyung."

"Baiklah," kata Leeteuk sambil tersenyum. "Aku serahkan masalah ini kepadamu."

Hankyung tersenyum lalu beranjak menuju dorm lantai 11 dibantu oleh Ryeowook. Namja itu tidak menghampiri Kyuhyun yang masih serius mempelajari partitur. Ia justru melangkah ke dapur dan menyiapkan sepiring nasi goreng Beijing andalannya.

Suasana dorm itu sepi. Ryeowook yang sudah mengantuk, berpamitan untuk menyusul Yesung dan Eunhyuk yang sudah tertidur sedari tadi. Sungmin belum juga pulang. Tinggal Kyuhyun dan Hankyung yang masih terjaga di sana.

Kyuhyun menoleh ketika Hankyung mendekat sambil membawa sepiring fried rice Beijing. Wangi masakan itu membuat Kyuhyun tertarik, namun mulutnya seperti terasa pahit. Karena itu ia tidak berminat untuk makan hari ini.

"Kata Wookie, kau makan sedikit sekali tadi, Kyuhyunnie." Hankyung duduk di sebelah Kyuhyun sambil mengangsurkan masakannya tersebut. "Makanlah!"

"Gomawo, hyung, taruh saja di sana, nanti pasti aku makan," kata Kyuhyun sambil menunjuk ke meja di depannya.

Namun Hankyung justru mengambil sesendok dan mulai menyuapi Kyuhyun. Karena Sungmin biasa melakukan itu kepadanya, Kyuhyun otomatis membuka mulutnya sambil terus melanjutkan kegiatannya. Hankyung memperhatikan Kyuhyun yang begitu serius. Meski begitu, sang magnae tampak sangat gembira. Sesekali suara merdunya terdengar saat menghafalkan lagu.

"Kau bersemangat sekali."

Kyuhyun tersenyum lebar tanpa menoleh. "Tentu saja, hyung, aku suka sekali bernyanyi. Sudah hampir setengah tahun aku tidak bernyanyi, dan sampai saat ini, aku masih menyanyikan part-part pendek saja. Kali ini, aku akan menyanyikan banyak lagu, hyung!"

"Aku bahkan dipasangkan dengan Park Sun Joo sshi dan Min Kyung Hoon sshi."

"Park Sun Joo sshi pelatih vokal terkenal itu?" Hankyung terperanjat.

"Ne. Aku sebenarnya muridnya lho," kata Kyuhyun sambil tersenyum lebar.

"Benarkah?"

Kyuhyun mengangguk. "Dia sempat melatih vocal di sekolahku. Dan dia bilang, aku berbakat menjadi penyanyi. Karena dia, aku semakin menyukai kegiatan menyanyi, sampai sempat menentang Appa." Kyuhyun tersenyum membayangkan masa-masa debutnya dulu. "Aku senang, Appa dan Eomma kini mengerti. Hubungan kami pun kembali baik seperti semula.

"Aku tak menyangka akan dipasangkan juga dengan Min Kyung Hoon sshi…."

"Dari Buzz, bukan?"

Kyuhyun mengangguk. "Hankyung hyung, menurutmu, apa aku bisa mengimbanginya?" tanya Kyuhyun ragu. "Dia seorang penyanyi senior yang hebat."

"Biasanya kau selalu percaya diri," kata Hankyung sambil tersenyum simpul. "Aku yakin kau pasti bisa, Kyuhyunnie."

Mata Kyuhyun tampak berbinar gembira. Wajahnya sangat bersemangat. Hankyung mau tak mau tersenyum melihat senyum polos kekanak-kanakan itu. "Aku suka sekali bernyanyi! Aku sangat menyukainya, hyung!"

Melihat itu, Hankyung hanya bisa mengangguk. Ia tidak tega merusak kegembiraan Kyuhyun. Ia kembali memasukkan sesendok nasi. Sambil menunggu Kyuhyun mengunyah, Hankyung memperhatikan kesibukan sang magnae.

Kyuhyunie terlihat gembira sekali jika membicarakan soal lagu. Menjadi penyanyi benar-benar merupakan impiannya….

Hankyung teringat saat 27 November kemarin, semua terkapar lemas oleh flu. Musim dingin dan banyaknya variety show yang mereka ikuti, membuat daya tahan mereka memburuk. Bahkan Kangin sempat dirawat beberapa jam di rumah sakit saat syuting EHB episode 5 hari itu. Dia terkena radang usus. Selang 2 jam kemudian, Kangin kembali ke lokasi dan melanjutkan syuting.

Leeteuk memang bersikeras agar mereka berusaha dengan baik di EHB. Ia berharap, acara ini membuat anti fans bisa lebih mengenal Super Junior sehingga bisa merubah pandangan mereka. Namun kenyataannya tidak berjalan sesuai yang Leeteuk harapkan.

Kyuhyun tidak diikutsertakan dalam EHB. Hankyung sangat bersyukur soal itu. Obat dan vitamin dosis tinggi yang masih dikonsumsi Kyuhyun, membuatnya tidak tertular flu member yang lain. Tetapi Hankyung sedikit cemas dengan bulan Desember ini. Kegiatan mereka jauh lebih banyak dari bulan November.

"Buka mulutmu, Kyuhyunnie," bujuk Hankyung saat Kyuhyun menggeleng suapannya yang kesekian kali. "Kau sebaiknya beristirahat saat kita ada waktu."

"Aku tidak ingin membuat malu hyungdeul. Aku harus bisa tampil baik bersama senior yang berduet denganku," kata Kyuhyun.

Hankyung tidak menyia-nyiakan kesempatan. Ia langsung memasukkan sendok berisi nasi itu ke dalam mulut dongsaengnya. Gumaman protes terdengar, tapi Kyuhyun tidak berani menolak lagi.

Hankyung kembali mengenang kejadian 26 November. Saat itu, DBSK, Super Junior dan BoA mengisi acara bersama. Ia dapat melihat kekaguman Kyuhyun terhadap BoA yang menjadi penyanyi solo. Bahkan mereka berdua langsung bercakap-cakap dengan akrab. Sepertinya BoA merasa cocok dengan Kyuhyun.

Seandainya Kyuhyun menjadi penyanyi solo, dia tidak perlu melakukan berbagai variety show seperti yang selama ini kami lakukan. Ia cukup fokus pada suara dan teknik menyanyinya. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan mengenai kesehatannya, karena ia akan punya banyak waktu istirahat, dan bisa mengatur jadwalnya dengan lebih baik.

Kini mata Hankyung benar-benar terasa panas. Tapi Hankyung berhasil menahannya.

"Hankyung hyung, kau menangis?"

Pertanyaan Kyuhyun membuat Hankyung tersentak. Ia otomatis meraba matanya, tapi tidak menemukan air mata di sana. Ia terkecoh. Mata Kyuhyun menatap lurus ke arahnya. Wajah dongsaengnya terlihat cemas.

"Ternyata benar, hyung menangis." Kyuhyun segera meletakkan partiturnya dan mencoba melihat kaki Hankyung. Lima hari yang lalu, cedera Hankyung terulang saat syuting EHB episode ke-5. Namja itu bahkan menghadiri malam penghargaan di China, di mana dia terpilih sebagai entertaint terbaik 2007, dengan kondisi dipapah oleh Siwon. "Kaki hyung sakit sekali?"

"Aku tidak apa-apa, Kyuhyunnie, aku tidak apa-apa," bisik Hankyung berusaha menahan kesedihannya. Ia tak bisa membayangkan jika kondisi Kyuhyun mulai pulih dan mengikuti syuting EHB. Mereka yang sehat saja satu persatu mengalami sakit dan cedera.

"Jangan pura-pura, hyung," cetus Kyuhyun. "Kau jarang menangis di depan orang, tetapi tadi kau benar-benar menangis di dalam hati, bukan? Kalau bukan karena kakimu, apakah ada masalah lain?"

Sepasang mata hitam itu memandang Hankyung dengan penuh tanya. Hankyung hanya tersenyum dan menggeleng. "Jika gege bilang, gege menangis karena memikirkanmu, apa kau percaya?"

"Tentu saja," kata Kyuhyun sambil tertawa. "Kalian selalu memperlakukanku seperti bayi. Hankyung hyung tidak perlu menangis karena aku. Aku ini sudah dewasa, hyung, aku tidak kalah kuat dari kalian. Bahkan aku ini jenius."

Hankyung tidak tersinggung dengan kata-kata khas Kyuhyun itu. Ia justru mengucak rambut dongsaengnya dengan sayang. "Kalau kau benar-benar jenius, seharusnya kau menerima tawaran Seonsaengnim untuk menjadi penyanyi solo. Kau suka sekali bernyanyi, bukan?"

"Mwo?" Kyuhyun terkejut. Ia menatap Hankyung dengan cemas. "Sepertinya cederamu benar-benar parah, hyung. Kau mulai berpikir yang tidak-tidak…."

"AKU BERPIKIR YANG REALISTIS!"

Kyuhyun kembali tersentak. Tak biasanya Hankyung mengeluarkan nada sekeras itu. Wajah Hankyung pun tampak marah dan putus asa.

"Mianhe, hyung, kau pasti lelah ya? Jebal, jangan mengurusiku lagi. Lihat, aku akan memakan habis masakanmu ini. Kau jangan marah lagi ya." Kyuhyun bergegas meraih piring yang masih berisi separuh, kemudian mulai memakan fried rice Beijing-nya dengan lahap. Meski mulutnya menolak mengunyahnya.

Hankyung melihat semua itu tanpa bisa berkata apa-apa. Tindakan Kyuhyun yang polos justru membuat hatinya semakin sesak.

"Kyuhyunnie, kami semua memiliki talenta yang beragam. Itulah sebabnya, aku sempat mendengar kabar bahwa Petinggi SM keberatan kita menjadi Artist of The Year 2007 di MKMF yang merupakan penghargaan untuk para seniman musik." Hankyung menarik nafas panjang. "Beliau bilang, kita lebih banyak melakukan kegiatan MC, drama, dan variety show lain daripada menyanyi. Kita ini adalah sebuah grup yang hanya sesekali bernyanyi. Kita bukan grup penyanyi….."

Kyuhyun menghentikan makannya dan menatap Hankyung yang kini benar-benar meneteskan air mata. Tampaknya pertahanan hyungnya itu sudah berakhir.

"Kau suka bernyanyi, bukan? Jika terus bersama kami, kemampuanmu akan terbuang sia-sia, Kyuhyunnie, tidak mustahil impianmu akan kandas. Kau hanya akan menjadi seorang entertaint saja."

Kyuhyun meletakkan piringnya, lalu meraih bahu Hankyung dan merangkulnya, sehingga hyungnya itu bisa menangis di pundaknya. Ia tidak berkata apa-apa. Ia hanya merangkul dan sesekali menepuk pelan bahu Hankyung.

"Kyuhyunnie, jika kau keluar, aku sungguh tidak akan menyalahkanmu. Aku justru sangat khawatir jika kau terus berada di dalam Super Junior." Hankyung kembali mengeluarkan perasaannya. Dan Kyuhyun lagi-lagi hanya terdiam, membiarkan Hankyung yang selalu menyimpan bebannya, mencurahkan semua ganjalan hatinya.

Ketika Hankyung sudah merasa lega, namja itu melepaskan diri dari Kyuhyun dan menghapus air matanya. Kyuhyun hanya tersenyum saat Hankyung meminta maaf kepadanya. Kyuhyun mengambil buku jurnalnya yang tergeletak di bawah tumpukan partitur. Ia membuka sebuah halaman, dan menunjukkannya kepada Hankyung.

"Kau lihat ini semua, Hankyung hyung? Aku ini orang yang ambisius. Aku punya impian yang sangat banyak." Kyuhyun membiarkan Hankyung membaca deret demi deret impiannya. Ia tersenyum lebar melihat mata Hankyung terbelalak. "Karena aku pandai bernyanyi, aku memulai impianku sebagai penyanyi. Tapi aku akan belajar dance, aku akan belajar menjadi MC, aku akan belajar bermain musik, aku akan belajar berakting…banyak sekali yang ingin kupelajari."

Sebuah evil smirk mengembang di wajah Kyuhyun. "Jadi, aku sudah berada di tempat yang tepat, Hankyung hyung. Kalian adalah guru yang terbaik. Kau jangan cemas lagi."

Hankyung terharu. Ia memeluk Kyuhyun dengan erat.

Bermimpilah yang banyak, Kyuhyunnie. Aku tahu kau tidak akan membiarkan apapun menghalangimu untuk terus maju dan belajar. Aku salah sudah mencemaskanmu. Yang harus kucemaskan adalah diriku sendiri. Aku harus menjadi kuat, aku ingin bisa melindungi impian kalian semua.

Tiba-tiba Hankyung teringat misinya.

"Kyuhyunnie, kita sibuk sekali belakangan ini. Apa sebaiknya kau istirahat 1-2 hari?"

"Tidak perlu, hyung, aku baik-baik saja."

Hankyung menggeleng pasrah, membuat Kyuhyun kebingungan.

.

.

3 Desember 2007

Tanpa setahu Kyuhyun, ada sebuah rapat kecil di kamar Leeteuk yang dihadiri penghuni dorm lantai 12 saja. Mereka tidak mau membuat Kyuhyun curiga.

"Hankyung-ah, apa yang kau dapat?" tanya Leeteuk dengan mimik serius.

Mianhe, Kyuhyunnie, aku harus jujur. Hankyung membentuk angka 1 dengan tangannya. "Dia berkata 'aku baik-baik saja' kepadaku."

"Jadi sudah 2 dengan yang dia katakan pada Wookie."

"Kata Yesung hyung, tadi pagi Kyuhyunnie juga berkata begitu kepadanya, saat Yesung menanyakan kenapa ia makan hanya sedikit." Donghae memberi laporan.

"Ada lagi?" tanya Leeteuk.

Heechul mengangguk. "Saat aku hendak meraba keningnya, dia menolak dan bilang 'aku baik-baik saja' sambil bergegas menjauh."

"Empat..." Leeteuk menghitung ulang. "Berapa batas kondisi merah kita?"

"Hmm, bagaimana kalau lima dalam 2 hari?" usul Shindong.

"Tiga saja sudah cukup," kata Heechul.

"Tiga terlalu cepat," kata Hankyung. "Apalagi kita sengaja menanyakannya."

"Tidak ada yang sengaja kecuali kau, Fried Rice Beijing," protes Heechul.

"Sudah, sudah! Menurutku lima sudah bahaya. Dia harus kita istirahatkan jika lima kali mengatakan itu," lerai Leeteuk.

HP Leeteuk berbunyi. Ketika membaca SMS yang masuk, namja itu menghela nafas panjang. "Lima. Sungminnie memberi kabar bahwa Kyuhyunnie tampak sedikit pucat. Ketika ia menanyakan keadaannya, Kyuhyunnie menjawab bahwa dia baik-baik saja."

"Nanti malam, di MBC, dia tidak usah ikut," kata Leeteuk. "Kalian punya rencana untuk mencegahnya? Kita pasti mendapat perlawanan keras."

"Jangan khawatir, Teuki hyung, kau punya aku, Siwonnie, dan Kangin hyung," kata Shindong dengan senyum lebar.

"Ada aku juga di sini," kata Heechul tak kalah lebar senyumnya.

Hankyung menggeleng. "Kenapa kalian selalu pakai otot bukan otak?"

"Kami pakai otak juga!" protes Heechul. "Tapi kalau hanya otak, kita bisa kalah oleh evil magnae itu. Jadi kita perlu otot juga."

"Terserah kalian saja." Hankyung mengangkat bahunya. Meski begitu, ia setuju bahwa Kyuhyun harus diistirahatkan sebelum jadwal mereka semakin padat.

.

Siang harinya, semua sedang bersiap-siap berangkat ke MBC 2007 Society Contribution Award Ceremony dari lantai 11. Mereka merasa lebih nyaman menunggu di sana daripada di lantai 12 yang berantakan. Ryeowook dan Sungmin pernah mencoba membereskan, namun hanya bertahan sebentar. Sejak itu keduanya menyerah untuk merapihkan lantai atas tersebut.

"Kyuhyunnie, sudah berapa kali kubilang, gunakan perasaan!" seru Yesung yang sedang mengajari vocal kepada sang magnae. "Kau harus membuka hatimu, membiarkan perasaan yang tertuang dalam lagu itu masuk, dan benar-benar merasakannya. Dengan begitu, kau baru bisa menyanyi sepenuh hati."

"Tapi, itu pasti menyakitkan, hyung!" protes Kyuhyun. "Kalau lagu bahagia, kita jadi bahagia… Kalau lagu sedih, kita jadi sedih…"

"Memang harus begitu." Yesung menggetok pelan kepala Kyuhyun dengan lintingan partitur. "Seperti yg ini…Feliz Navidav… Suarakan dengan ringan, riang, namun megah…"

"Ringan seperti bulu," Ryeowook mencoba membantu. "Bayangkan kau adalah setangkai bulu, Kyuhyunnie…"

"Bulu gagak!" sahut Heechul asal, tanpa menoleh dari laptopnya.

"Heechul hyung, mana ada bulu gagak di sini?"

"Donghae-ah, kau tahu yang mana burung gagak?" tanya Shindong.

"Burung yang suaranya paling jelek," sahut Leeteuk.

Kangin mengangguk. "Jadi kalau Kyuhyunnie adalah bulu burung gagak…."

"Berarti suara Kyuhyunnie itu jelek," ujar Siwon tersenyum, merasa puas dengan kesimpulan yang dibuatnya. Tapi beberapa detik kemudian, namja itu pucat pasi. "Ommo, Kyuhyunnie…kau sakit tenggorokan? Suaramu berubah menjadi jelek? Tenang saja, tunggu sebentar, hyung akan belikan obat paling bagus untukmu!"

"Siwonnie!" hardik Yesung membuat Siwon berjengkit. "Jangan menganggu! Tidak ada yang salah dengan suara. Ini masalah perasaan!"

"Perasaan memang paling penting," desah Hankyung. "Akhir-akhir ini perasaanku sangat tidak baik."

"Perasaanku juga mengatakan begitu, Hyung." Sungmin menepuk punggung Hankyung dengan wajah prihatin. "Kau belakangan ini sering terlihat sedih."

"Benarkah?" Heechul menjadi khawatir. "Aku sepertinya tidak punya perasaan…"

"Kalau kalian tidak bisa diam, cepat keluar dari sini!" Yesung mulai berang. Sejak tadi, ia ingin beristirahat sambil mendengarkan musik. Tetapi Kyuhyun memaksanya untuk mengajari menyanyi dengan perasaan. Dan ia tidak pernah bisa menolak permintaan Kyuhyun. "Ayo, Kyuhyunnie, kita mulai lagi!"

"Capek, Yesung hyung. Sudah satu jam. Aku bosan." Dengan santainya Kyuhyun meletakkan partitur dan melangkah menuju dapur untuk mengambil minum.

"YA! Kyuhyunnie, kau benar-benar tidak berperasaan!" Yesung merengut melihat Kyuhyun hanya meringis.

"Nanti sepulang acara kita lanjutkan lagi, Yesung hyung. Aku tidak mau suaraku habis," kata Kyuhyun sambil meneguk segelas air lagi. Sebenarnya ia mulai merasa tenggorokkannya tidak enak. Namja itu tersadar, ia terlalu memforsir suaranya, sehingga berakibat seperti ini.

Tinggal bersama dengan sekumpulan orang terkena flu, membuatnya sedikit banyak terkena imbasnya. Meski vitamin yang ia minum mampu mencegahnya terserang flu kemarin, ia mulai merasa demam.

Leeteuk dan yang lain diam-diam memperhatikan sang magnae yang berdiri di dapur sambil merenung. Meski Kyuhyun mencoba menyembunyikan rasa lelahnya, wajahnya yang mulai pucat tidak bisa ditutupi lagi.

Kyuhyun yang masih belum menyadari rencana hyungdeulnya, ikut bersiap-siap dengan semangat ketika manager hyung menelepon Leeteuk bahwa ia sudah dekat.

"Aish! Lagi-lagi antis. Rasanya, antis kita bertambah banyak saja sejak mendapat award kemarin," kata Heechul kesal. Ia tadi membawa laptopnya ke lantai 11 untuk menunggu sambil mencari-cari berita. Dia dan Hankyung tidak berangkat ke acara malam ini. Ia bersikeras menemani Hankyung yang kakinya cedera dan bersiap untuk menjaga Kyuhyun agar tidak kabur.

"Paling karena anggota kita banyak lagi," celetuk Kangin.

"Mereka juga tidak suka karena kita suka bergurau di atas panggung," sambung Eunhyuk.

Kyuhyun melirik ke layar laptop Heechul dan mendecak kesal.

"Apa kubilang, hyung, kau bikin gara-gara! Kita baru saja diumumkan menjadi Artist of The Year 2007, kau langsung menciumku saat kita turun dari panggung. Apa kau lupa kita saat itu sedang dilihat semua orang?"

"OH ITU!" Semua langsung mengangguk maklum.

"Hei! Seenaknya bilang 'kau'… Kenapa kau tidak memanggilku hyung?" protes Heechul. "Salah sendiri, kenapa pipimu begitu menggemaskan?"

"Kenapa pipiku yang salah?" Kyuhyun terkejut ketika Heechul bangkit dan bergerak hendak menciumnya. Kali ini Kyuhyun mendorong tubuh namja tampan dan cantik itu dengan kakinya. Meski tidak keras, tapi Kyuhyun berhasil mendorong Heechul hingga setengah meter.

"Kau berani?!" bentak Heechul keras. "Cuma Hankyung-ah yang boleh berbuat keras padaku!"

Kyuhyun berlari ke arah Leeteuk ketika Heechul memburunya. Ia memeluk Leeteuk dari belakang.

"Chullie! Jangan ribut!" tegur sang leader. "Kau duluan yang mulai tadi."

Heechul tak berani membantah. Ia mendelik kesal ke arah Kyuhyun yang tersenyum lebar dari belakang bahu Leeteuk. Leeteuk memegang tangan Kyuhyun yang melingkarinya. Tangan itu terasa sedikit panas. Ia berputar dan tanpa memberi kesempatan Kyuhyun mengelak, dirabanya kening sang magnae.

"Kyuhyunnie, kau mulai demam. Sebaiknya kau tidak berangkat malam ini."

"Ya! Teuki hyung, mana bisa begitu?" protes Kyuhyun. "Kita kan hanya menyanyi dua buah lagu. Aku tidak apa-apa."

"Aniyo, kau harus di dorm malam ini," kata Leeteuk tegas. "Besok kita akan berangkat ke Hollywood untuk acara tanggal 5 Desember. kau tidak mau ditinggal jika sakit, bukan?"

"Tapi, hyung, …Aku baik-baik saja!"

Semua mengeluh dengan keras ketika kata-kata itu keluar. Kyuhyun menautkan kening karena bingung dengan reaksi mereka.

"Apa hyungdeul tidak percaya? Aku sungguh baik-baik saja!"

Keluhan yang keluar kali ini lebih keras.

"Pokoknya kau tidak boleh ikut! TITIK!" seru Leeteuk tegas.

Kyuhyun duduk di sofa dengan kesal. Sungmin duduk disebelahnya dan merangkul Kyuhyun. "Teuki hyung benar, Kyuhyunnie. Kalau kau istirahat hari ini dan besok, kau bisa ikut ke Hollywood. Kau memang sedikit demam hari ini, bahkan sejak kemarin nafsu makanmu mulai berkurang."

"Sungmin hyung, jangan perlakukan aku seperti anak kecil. Aku bisa menjaga diriku sendiri!" Kyuhyun merengut. "Appa dan Eomma saja tidak secerewet hyungdeul."

"Aish! Anak ini….!" Heechul mendelik ke arah Kyuhyun.

Manager hyung datang tak lama kemudian. Melihat namja itu, wajah Kyuhyun langsung cerah. Ia bergegas menarik tas obat dan perlengkapannya, lalu mendekati manager hyung.

"Ayo, kita langsung berangkat saja!" Kyuhyun menggamit lengan manager hyung untuk menariknya keluar.

Leeteuk memberi kode. Siwon, Shindong dan Kangin tersenyum lebar. Siwon berlari cepat ke arah Kyuhyun sebelum mencapai pintu. Di lepaskannya tangan Kyuhyun dari sang manager. Belum selesai rasa terkejutnya, Kyuhyun berteriak ketika seseorang mengangkat tubuhnya dan menggendongnya di bahu.

"YA! Hyung, apa yang kaulakukan?! Turunkan aku! Turunkan aku!"

Shindong bergegas membawa Kyuhyun ke kamar Sungmin. Tidak dihiraukannya Kyuhyun yang memukul dan menendang untuk melepaskan diri.

Setiba di kamar, Shindong menurunkan Kyuhyun di tempat tidur dan langsung berlari ke arah pintu. Kyuhyun langsung mengejarnya. Ia berhasil mendahului Shindong, namun Kangin yang berdiri di depan pintu mendorongnya kembali ke dalam, sementara Shindong bergegas keluar. Pintu pun tertutup dengan keras. Sungmin langsung menguncinya dari luar.

"Hyungdeul! Apa-apaan kalian?! Cepat buka pintunya!" Kyuhyun menggedor-gedor pintu kamar dengan keras.

"Yes! Kita berhasil!" Sungmin, Shindong, Siwon dan Kangin langsung melakukan high five.

"Ommo… badanku sakit! Tenaganya lumayan juga," kata Shindong sambil meringis.

"Hyungdeul, jebal! Buka pintunya!" teriak Kyuhyun sambil masih menggedor-gedor pintu. "Kalian tidak bisa berbuat begini padaku! Manager hyung! Tolong bukakan pintunya!"

Leeteuk memberi penjelasan kepada manager hyung. Namja itu mengangguk mengerti.

"Mianhe, Kyuhyun sshi, kau sebaiknya memang istirahat saja malam ini. Ada Hankyung sshi dan Heechul sshi yang akan menemanimu." Manager hyung berkata di dekat pintu yang bergetar karena dipukul terus menerus.

"Mwo? Heechul hyung?" Gedoran di pintu menghilang, berganti suara memelas. "Teuki hyung, kau tega meninggalkanku dengan maniak itu? Kau bisa-bisa tidak melihatku lagi nanti."

Wajah Leeteuk memucat. Ia menatap Heechul dengan serius. Heechul langsung merah padam.

"Teuki hyung, jangan dengarkan setan kecil itu, dia sedang melemahkan niatmu!" Heechul kini balik menggedor pintu dari luar. "YA! CHO KYUHYUN! KAU MEMANG MAGNAE KURANG AJAR! KELUAR KALAU BERANI!"

"HYUNG SAJA YANG MASUK!" seru Kyuhyun dari dalam.

Heechul bergegas meminta kunci ke Sungmin. Namun sebelum namja itu membuka pintu, Kibum menepuk bahunya.

"Heechul hyung, kau yang diperdaya oleh Kyuhyunnie sekarang."

Heechul menghentikan gerakan tangannya.

"HEECHUL! HEECHUL! KIM HEECHUL! CEPAT BUKA PINTUNYA!"

"Bermimpi saja di dalam sana! Aku akan mengurungmu sampai mereka pulang!" Heechul mendengus kesal dan beranjak ke sofa.

Kyuhyun masih menggedor-gedor pintu, tapi tak ada yang menyahut lagi. Mereka bersiap-siap berangkat.

"Tangannya pasti sakit," kata Sungmin cemas, mendengar gedoran masih terdengar, juga teriakan-teriakan Kyuhyun. "Apa sakitnya tidak akan bertambah parah?"

"Aku akan membujuknya nanti," kata Hankyung sambil tersenyum menenangkan.

"Chullie, kau tidak akan berbuat apa-apa padanya bukan?"

"Teuki hyung, aku akan mencincangnya!" seru Heechul kesal. Ia berdecak melihat Leeteuk serius menanggapi ucapannya. "Aniyo. Aku hanya akan menyuruhnya diam. Pergilah, aku akan menjaga dia baik-baik."

Kesepuluh member Super Junior pun berangkat bersama manager hyung. Hankyung sambil tertatih-tatih berjalan ke arah kamar Kyuhyun.

"Kyuhyunie, hentikan, tanganmu bisa sakit nanti… Mereka semua sudah pergi." Hankyung berkata dengan lembut, namun memastikan volume suaranya cukup untuk terdengar dari dalam.

Gedoran itu pun berhenti. Terdengar suara gesekan. Sepertinya Kyuhyun bersandar di pintu dan merosot turun. Samar-samar terdengar isakan dari dalam. Hankyung ikut duduk di lantai sambil bersandar ke pintu. Ia dapat merasakan kekesalan yang Kyuhyun rasakan.

"Mianhe, Kyuhyunnie, kami sudah mencoba membujukmu baik-baik, tapi kau selalu melawan. Kami terpaksa melakukan ini."

"Kenapa kalian selalu memperlakukanku seenaknya?" Kyuhyun masih terisak. "Aku bukan anak kecil… Hyungdeul tidak boleh berbuat seperti ini…"

"Mianhe, Kyuhyunnie. Jeongmal mianhe.…" Hankyung tidak tahu harus berkata apa. Ia hanya duduk dan mendengarkan.

Heechul menghampiri pintu, memberi isyarat agar Hankyung menyingkir dari sana.

"Istirahatlah, Hankyung-ah. Biar setan kecil itu aku yang urus."

Ketika Heechul membuka pintu dengan mendadak. Kyuhyun yang duduk bersandar, nyaris terjengkang ke belakang.

"YA! Heechul hyung! Kau mau apa?!"hardik Kyuhyun sambil menghapus air matanya dengan kesal.

"Aku mau bikin perhitungan denganmu, evil magnae!" Heechul langsung menutup pintu kembali, meninggalkan Hankyung di luar.

Masih terdengar suara keduanya berdebat dengan sengit saat Hankyung berjalan pelan ke arah sofa. Ia mengangkat kaki kirinya yang cedera ke atas, lalu mencoba menonton televisi di depannya. Tapi namja itu tidak bisa benar-benar menikmatinya. Ia masih memusatkan telinganya ke arah kamar Sungmin yang mendadak hening.

Di dalam kamar, Kyuhyun masih menatap Heechul dengan gusar. Mereka baru saja bertengkar mulut. Melihat Heechul selalu bisa membalasnya, Kyuhyun memilih diam. Ia naik ke tempat tidur dan membelakangi Heechul yang masih berdiri di dalam kamar. Ditutupnya kepalanya dengan bantal.

"Hei, jangan begitu! Kau harus makan dan minum obat dulu sebelum tidur, bukan?"

Kyuhyun tidak menyahut. Dia justru menarik selimut hingga menutupi bantal dan seluruh kepalanya. Heechul ingin menarik dongsaengnya itu dengan paksa, namun ia ingat janjinya kepada Leeteuk.

"Kyuhyunnie, kau mau kuajari cara menjadi MC yang bagus? Kuberi waktu tiga detik, setelah itu tawaran tadi tidak berlaku seumur hidup. Hana! Dul!..."

Heechul tersenyum lebar ketika dongsaengnya muncul dari dalam selimut.

"Serius?" tanya Kyuhyun dengan mimik yang membuat Heechul ingin mencubit pipinya.

"Tentu saja, Kyuhyunnie. Kita mulai pelajaran pertama."

.

Hankyung tersenyum lega ketika terdengar suara ketawa duo evil itu dari dalam kamar. Tampaknya Heechul berhasil meredakan kekesalan Kyuhyun. Aku harus banyak belajar dari mereka. Sampai saat ini, aku belum bisa menangani Kyuhyunnie. Aku harus bisa sebelum kami diberangkatkan ke China.

Dua jam kemudian, Heechul keluar dan bergabung dengan Hankyung menonton televisi.

"Mana Kyuhyunnie? Tadi kau membawa makanan ke kamar untuk dia? Dia mau makan?""

"Ne. Dia sudah makan dan kini tertidur setelah minum obat." Heechul merenggangkan tubuhnya yang terasa pegal.

"Bagaimana cara membujuknya? Aku tidak paham," kata Hankyung sedikit sedih.

"Mudah saja. Aku hanya bertanya: kau mau kuajari cara menjadi MC yang bagus?" Heechul tersenyum lebar. "Matanya langsung berbinar, dan dia duduk dengan manis untuk mendengarkan."

"Semudah itu?" Hankyung menatap takjub.

"Kuberitahu rahasianya, jangan katakan ini pada siapa pun, arra?" Heechul tersenyum. "Tidak akan menarik jika mereka semua menguasainya."

"Apa itu?" Hankyung mendekatkan diri ke Heechul.

"Dia itu, beda dengan yang terlihat di luar…. Dia benar-benar mengagumi kita. Dan dia sangat senang belajar. Apa kelebihanmu yang tidak dia punya? Pikirkan, dan ajarkan itu kepadanya. Dia akan sangat senang."

"Jika itu tidak berhasil?"

"Traktir dia makan enak, atau ajak dia main game," kata Heechul sambil tertawa. "Kau kan pandai membujukku, kenapa ketakutan dengan setan kecil itu? Dia sangat mudah dibujuk."

Aish! Chullie, aku tak perlu melakukan apa-apa untuk membuatmu menurut. Kau sudah menurut asal aku yang bicara. Beda dengan Kyuhyunnie, aku tidak bisa membuatnya mendengarkan kata-kataku kalau dia sedang tidak ingin….

Kedua namja itu menonton TV hingga tertidur di sofa. Mereka tidak menyadari ketika member lain pulang dari acara. Sungmin dan Ryeowook menyelimuti keduanya, lalu pergi ke kamar masing-masing.

Sungmin tersenyum ketika melihat Kyuhyun tertidur dengan partitur berserakan di sekitarnya. Ia juga tidak menggunakan selimut. Sungmin tidak menyalahkan Heechul. Untuk orang seperti Heechul, hal ini sudah sangat bagus.

Dirabanya kening Kyuhyun. Demamnya sudah menghilang. Sungmin kemudian membereskan partitur dan menyelimuti Kyuhyun rapat-rapat.

.

5 Desember 2007

Pesawat yang membawa rombongan SM mendarat di bandara Los Angeles. Leeteuk dan Kangin sedang bangun dari duduk dan memeriksa tas ransel ketika BoA berjalan di samping tempat duduk mereka.

"Magnae kalian benar-benar usil!" kata BoA sambil melewati Leeteuk.

Wajah Eunhyuk yang berada di belakang Leeteuk memucat. "Teuki hyung, benar kan kataku? Seharusnya kau tidak mengijinkan mereka duduk bersama di pesawat! Aigoo…mau ditaruh di mana muka kita? Kyuhyun pasti sudah…."

"Dia tidak mengatakan itu karena kesal," potong Siwon sambil tertawa. BoA memang terlihat menjajari langkah Kyuhyun yang akan keluar pesawat dan kembali bercakap-cakap dengan seru.

"HOLLYWOOD! WE"RE COMING!" Kyuhyun dan Donghae melonjak-lonjak kegirangan ketika menginjakkan kaki di bandara Los Angeles.

Semua mata memandang kedua namja yang masih melonjak-lonjak itu dengan senyum lebar. BoA, Flying to the Sky, GD dan member Super Junior yang lain berjalan beriringan dengan tenang.

"Teuki hyung, apakah kita mengenal mereka?" tanya Kangin dengan wajah memerah.

"Tenang saja, begitu sampai bangunan, Kyuhyunnie akan diam. Dia begitu karena ini Hollywood. Kita tinggal mengurus Donghae."

Dugaan Leeteuk tepat. Begitu memasuki gedung, Kyuhyun mulai kembali ke sikap diamnya, meski namja itu sempat bermain sebentar dengan pintu masuk. Donghae masih saja berjalan setengah melompat karena bersemangat. Kangin langsung menarik Donghae agar berjalan diam di sampingnya.

Rombongan SM menempati hotel yang sama. Mereka memiliki waktu istirahat sebelum jadwal show nanti siang. Beberapa memilih tidur, yang lain memilih berjalan-jalan.

Kyuhyun dan Ryeowook menempati kamar yang sama. Kedua namja itu melihat-lihat pemandangan di luar jendela hotel. Ryeowook tersenyum melihat Kyuhyun mengamati tiap detail yang dilihatnya.

"Bagaimana kalau kita jalan-jalan sebentar?" usul Ryeowook.

Kyuhyun mengangguk setuju. Keduanya mengenakan jaket lalu beranjak keluar kamar. Mereka berpapasan dengan Yesung yang sepertinya hendak keluar juga.

"Kita cari tempat yang bagus untuk foto-foto," kata Yesung sambil menarik kedua dongsaengnya.

Tak berapa lama ketiganya sudah sibuk berfoto di tempat-tempat yang menurut mereka bagus. Mereka tidak bisa lebih jauh dari sekitar hotel, karena waktu istirahat hanya tiga jam saja.

"Wookie, jangan begitu mengambil fotonya!" seru Yesung kesal, ketika Ryeowook salah mengambil posisi. "Sudah berkali-kali kubilang, kau ini masih saja salah. Aku jadi ingin membunuhmu!"

"Yesung hyung, ini hanya foto, jangan serius sekali," protes Ryeowook.

"Meski hanya foto, ini kan buat kenang-kenangan seumur hidup. Jadi ambillah dengan benar!"

Kyuhyun tidak menghiraukan keduanya yang sibuk berdebat dengan foto. Ia memandang sekitarnya sambil sesekali mengambil foto pemandangan dengan kameranya. Berbeda dengan Ryeowook dan Yesung, Kyuhyun lebih suka memotret pemandangan dan gedung.

Klik!

Kyuhyun menoleh. Ryewook dan Yesung tersenyum ke arahnya. Ketika ia mendekat, Yesung menunjukkan hasil jepretannya. Namja itu memang ahli dalam mengambil foto.

"Cho Kyuhyun di Hollywood," bisik Yesung dengan senyum lebar. "Selamat, uri magnae, satu mimpimu tercapai. Meski mungkin baru langkah kecil, tapi ini sebuah permulaan yang bagus."

"Gomawo, hyung," kata Kyuhyun merasa terharu.

"Sebaiknya kita pulang ke hotel. Sebentar lagi kita harus bersiap-siap."

Sesampainya di hotel, Leeteuk sudah menunggu ketiganya dengan kedua tangan dilipat di dada. "Ke mana saja kalian? Tidak istirahat, tidak membawa HP, tidak meninggalkan pesan…"

"Tunda dulu marahnya, Teuki hyung," kata Yesung dengan wajah tanpa salah. "Aku hanya mengajak mereka berfoto di sekitar sini. Masih ada satu jam untuk istirahat. Jadi biarkan kami istirahat sebentar, arra?"

Belum sempat Leeteuk membuka mulutnya lagi, Yesung langsung mendorong Kyuhyun dan Ryeowook melewati sang leader untuk beristirahat di kamar mereka. Leeteuk hanya bisa menggelengkan kepala.

"Seharusnya aku menempatkan Kyuhyunnie dengan Sungminnie."

"Sama saja, hyung," kata Sungmin yang berjalan ke arahnya sambil tersenyum lebar. Ia baru saja keluar bersama Shindong, Donghae dan Eunhyuk.

"Aish! Kalian juga tidak tidur siang?"

"Sekali-sekali, Teuki hyung, kita kan belum tahu kapan ke sini lagi," kata Shindong.

Wajah Leeteuk menjadi suram. Ia baru tersadar akan hal itu.

Kangin, Siwon dan Kibum muncul di belakangnya. Kangin langsung menggandeng tangan sang leader.

"Masih ada waktu. Kami temani Teuki hyung foto-foto di sekitar sini," kata Kangin, membuat wajah Leeteuk kembali cerah.

.

Petinggi SM sedang berada di kantornya ketika sebuah email masuk. Ia mengerutkan kening ketika melihat siapa yang mengirim pesan. Tapi ia tidak mau repot mencari tahu, kenapa sang pengirim email bisa mengetahui alamat email pribadinya.

Ketika ia membuka email tersebut, muncul foto Kyuhyun yang sedang berada di Hollywood.

'Terima kasih buat kesempatan yang diberikan kepada kami, Seonsaengnim. Kami tidak akan mengecewakan Anda. Jeongmal kamsahamnida.'

Petinggi SM membaca pesan itu sambil tersenyum, sekaligus menarik nafas panjang. Ia membalas email itu.

'Kenapa kau bisa berterima kasih padaku, Kyuhyun sshi? Kau tahu kita bukanlah di pihak yang sama.'

Tak berapa lama, email kembali datang.

'Seonsaengnim, sejak April 2007, saya mencoba hidup hari demi hari. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di depan, bahkan satu menit ke depan pun kita tidak pernah tahu. Saya tidak ingin menyesal lagi karena tidak melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Dan hari ini, yang saya rasakan adalah kesempatan yang Anda berikan kepada kami. Karena itulah saya berterima kasih."

Petinggi SM membaca email itu berulang kali sebelum menutup HP-nya.

.

"Kyuhyunnie, Wookie, kalian sudah mengemasi barang-barang?" Leeteuk muncul di kamar keduanya begitu jam mandi selesai. Siang itu, semua diminta langsung berkemas sambil membawa koper menuju tempat acara. Mereka hanya di hotel beberapa jam untuk kemudian check out.

"Kita tidak bermalam di sini, Teuki hyung?" tanya Ryeowook kaget.

"Aniyo. Kita besok ada syuting EHB episode 6 dan persiapan untuk SM Town." Leeteuk menggeleng. Itu sebabnya Hankyung yang cedera dan Heechul yang menemaninya tidak ikut dalam pertunjukkan ini.

Wajah Ryeowook menjadi sedih. Ia mencolek Kyuhyun yang berjalan di depannya. "Kyuhyunnie, kau tidak sedih kita langsung pulang hari ini?"

Kyuhyun menggeleng. "Aku senang sudah bisa menyanyi di sini. Semoga suatu saat, kita bisa konser di sini juga, Ryeowookie."

"Kau ini optimis sekali!" Ryeowook bersungut. "Konser di Korea saja kita belum punya, kau sudah berpikir untuk konser di Hollywood."

"Hei, aku ini pernah hampir mati." Kyuhyun tersenyum lebar. "Sekarang, aku hanya mau maju ke depan. Kalau kita berusaha, jalan satu per satu akan terbuka. Jadi, jangan berpikir negatif dulu. Segala sesuatu mungkin saja terjadi."

Ryeowook terdiam. Ia ingat tanggal 3 Desember kemarin, Kyuhyun mengganti avatar cyworldnya. Magnae Super Junior itu menulis status bahwa dia masih diberi kesempatan untuk hidup; Kematian tidak jadi merenggut hidupnya; Dan karena itu dia tidak akan pernah menyerah.

"Semoga Super Junior K.R.Y. juga memiliki konser," ucap Ryeowook mencoba berpikir optimis. Entah mengapa, ia seperti memiliki semangat baru sehabis mengucapkan kata-kata itu. Ditepuknya bahu Kyuhyun agar menoleh ke arahnya. "Kyuhyunnie, kau benar! Aku merasa bersemangat setelah memikirkan hal-hal baik."

Kyuhyun ikut tersenyum melihat Ryeowook bersemangat.

.

Di belakang panggung, Leeteuk seperti biasa memeriksa semua kesiapan dongsaengnya. Ia menunggu hingga Kyuhyun selesai berdoa dan bergabung sebelum memberikan nasihat-nasihat. Leeteuk selalu melakukan hal itu setiap mereka akan naik ke atas panggung.

"Tidak semua dari kita mengerti bahasa inggris, tetapi kita tahu, senyum dan keramahan adalah bahasa yang diterima di mana saja." Leeteuk menatap dongsaengnya satu per satu. "Jadi aku harapkan, tinggalkan semua masalah dan kesedihan kita di belakang panggung. Mereka datang untuk dihibur, mereka datang untuk menjadi senang dengan penampilan kita. Jadi berikan penampilan yang terbaik. Jangan hilangkan senyum dan keramahan kalian, arra?"

"Arraseo, hyung!" seru mereka serempak.

Penampilan Super Junior yang mengenakan jas warna krem, kemeja hitam, dasi putih dan jeans abu-abu gelap disambut riuh oleh yang hadir. Mereka seperti biasa, melakukan perform dengan penuh semangat dan gembira.

Di akhir acara, semua pengisi acara tampil bersama di panggung utama. Eunhyuk yang tidak senang melihat lagu medley penutup hanya dinyanyikan dengan bertepuk tangan, mengajak member Super Junior menyanyikan lagu itu dengan gerakan rokkugo. Beberapa artis kemudian mengikuti dengan gaya mereka masing-masing. Suasana menjadi meriah.

Kembang api raksasa meluncur beberapa kali memeriahkan langit yang sudah gelap dengan warna-warnanya yang indah.

MC kemudian meminta para artis berpasangan maju ke jalur panggung yang sedikit menjorok ke tengah penonton. Beberapa artis mencoba maju sepasang demi sepasang, namun setelah hampir dua meter, mereka segera mundur kembali ke panggung utama. Seorang wanita setengah baya, yang merupakan penyanyi senior mereka, menghimbau agar mereka berani, namun sia-sia.

Di Korea, kiri dan kanan panggung diberi jarak sekitar setengah meter dari penonton. Tidak demikian di Hollywood Bowl. Tepi panggung langsung berbatasan dengan tubuh penonton, sehingga tangan mereka bisa menjangkau hingga mengenai artis yang lewat.

Wajah-wajah penonton yang berada di dekat jalur itu mulai kecewa karena beberapa artis yang mundur tadi. Kangin mengajak member Super Junior berkumpul. Mereka membentuk lingkaran dan mengadakan rapat kilat, membuat penonton dan artis lain menoleh dengan heran.

"Kita tidak boleh membuat penonton kecewa. Kalian jangan takut, parah-parahnya paling tercakar."

"Bagaimana kalau kami ditarik turun?"

"Ne, Mereka bisa menarik kita dengan mudah."

"Jangan berpikiran negatif. Kalau pun terjadi begitu, kita akan saling menolong, arra?"

"Pikirkan ini, mereka semua orang baik, mereka sudah hadir untuk melihat perform kita. Mereka harus kita perlakukan dengan ramah."

"Aku yakin, kita akan baik-baik saja."

Semua mengangguk mengerti. Super Junior mulai berjalan ke lajur panggung yang menjorok ke tengah-tengah penonton. Eunhyuk menghampiri sang ahjumma yang merupakan senior mereka, dan mengajaknya turut berjalan ke lajur yang disediakan.

Suasana langsung meriah menyambut kesebelas namja yang berjalan sambil menjabat tangan semua penonton yang mereka lewati. Meski karena itu mereka harus membungkukkan badan agar bisa meraih tangan penonton, semua melakukannya dengan senang.

Seperti yang Leeteuk katakan, meski bahasa mereka berbeda, tapi keramahan dan senyuman tulus Super Junior mampu membuat wajah-wajah yang hadir menjadi semakin ceria. Tidak ada seorang pun yang berniat mencelakakan mereka. Semua hanya ingin berjabat tangan.

Melihat hal itu, artis lain yang tadinya hanya berdiri di panggung bagian depan, akhirnya menyusul saat Super Junior hampir tiba di ujung panggung. Acara itu pun berakhir dengan kenangan yang manis untuk yang hadir maupun yang mengisi acara.

Hollywood, kami pasti akan datang kembali. Kyuhyun tersenyum sambil melambai kepada semua yang hadir.

.

.

6 Desember 2007

Hari itu, meski masih lelah karena penerbangan dan konser kemarin, member Super Junior langsung menjalani aktifitasnya. Sehabis perform Marry U, mereka menuju CYON BBOY CHAMPIONSHIP. Mereka mendampingi Donghae, Eunhyuk, Shindong dan Sungmin yang melakukan Battle Dance. Saat yang lain melakukan dance dengan baju casual, mereka melakukannya lengkap dengan baju jas putih yang digunakan saat perform Marry U tadi.

Namun sehabis acara, Kangin tidak kuat lagi. Sakit flu yang dideritanya semakin parah. Akhirnya Kyuhyun, Kangin, dan Yesung disuruh kembali ke dorm, sementara yang lain menjalani syuting EHB episode 6.

Kangin berbaring di kasur Ryeowook. Yesung yang juga terkena flu cukup parah terbaring di tempat tidurnya sendiri. Kyuhyun sesekali mengecek keadaan kedua hyungnya itu. Meski ia tidak terkena flu karena obat yang diminumnya, Leeteuk tetap mengharuskannya untuk pulang dan beristirahat.

"Hyung… Kangin hyung… Sudah waktunya minum obat," kata Kyuhyun sambil mengguncang tubuh Kangin.

Kangin membuka matanya, namun sedetik kemudian ia terbelalak.

"SIAPA KAU?! KENAPA KAU ADA DI DORM SUPER JUNIOR?!"

"Mwo?"

Belum habis rasa terkejutnya, Kangin tiba-tiba bangkit dari kasur. Kyuhyun bisa melihat tangan Kangin yang besar itu bergerak cepat untuk menghajarnya dengan kekuatan penuh.

.

.

TBC

.

.

Apakah Kyuhyun akan terkena pukulan telak dari Kangin?

Aigoo… Kangin tidak main-main!

Mau tahu nasib si magnae yang jago nyanyi tapi tidak jago bela diri?

Mudah saja, review setelah membaca chapter ini

Hehehe (*evil smirk)

.

Buat silent rider, nggak harus daftar kok

di sini nggak di lock

.

Buat yang mau kenal

Add saja fb author :

www titik facebook titik com /iyagi7154

Kamsahamnida

.

.

Jawaban reviews chapter 15 : (GOMAWO buat semua review yang masuk)

han rae eun 11/17/12 Gomawo reviewnya, chingu

fikyu 11/17/12 Gpp, author malah terima kasih buatn infonya.

uryelf 11/17/12 Emangnya Heechul rela ngasih jempolnya buat dimakan Heenim

Indy 11/17/12 Itu kenyataan, alasannya ada di ch ini kenapa beliau tidak setuju soal The Best Artist di MKMF.

Jmhyewon 11/17/12 Mereka memang nggak nyadar kalau udah terkenal. Sedih di konser DBSK, duduk bukan di bangku karpet merah malah dipojokan...hehehe

Hemashi 11/17/12 Gomawo reviewnya chingu

Princess kyumin 11/16/12 Bukan masalah Hankyung.

heeeHyun 11/16/12 Author juga gemes hehehe

sitara1083 11/16/12 Paling keren A Man in Love yang Desember, benar-benar sexy dance, evil smirk nya jelas banget! (*author error)

Cupcake 11/16/12 Ne. mmg baru ikut di sana

ParkYeonRin 11/16/12 Kebenarannya bisa disurfing di internet

ChoYeonRin 11/16/12 Salam kenal juga. Mau gimana lagi, chingu, author aja kalau ngikutin sibuknya SJ tepar kali. Apalagi kondisinya Kyu yang udah nggak seperti orang lain. Gomawo reviewnya

sitara1083 11/16/12 cari aja di youtube MKMF 2007 chingu. Sebutin nama penghargaan yang author tulis di ff

11/16/12 Lihat aja koment-nya eunhyuk di konser DBSK chingu…sedih banget hehehe. Masalah tumpang tindih di 2007…

liana 11/16/12 seonsaengnim itu kan artinya master…jadi saya samakana , yg satu jabtan, yg satu panggilan. Tidak menunjuk nama tertentu. Ini tokoh fiktif

SunakumaKYUMIN 11/15/12 Hmm, kalau dibikin film silat bagus juga tuh, …hehehe

Ne, itu benar2 kata MC nya

Mau bikin ff angst aja wkwkwk

Andhisa Joyers 11/15/12 Iya hehehe.

meyminimin 11/15/12 Ne, kocak. Bukan Cuma muncul sesekali…Cuma muncul 1 kali!

Kan sudah diterangkan kenapanya di ff…hiks, nggak dibaca komplit nih….

aninkyuelf 11/15/12 Mereka emang nggak sombong.
Kyuhyun masih chingu, soalnya seperti di ff rs awal bilang, meski pun dia pulih, dia nggak akan seperti orang lain staminanya

Mitcloud 11/15/12 mnet itu ada di FS kan? (*jadi bingung mode on nih authornya…itu kan 2006)

Rie 11/15/12 Yg di MKMF, kamu kudu lihatin bener2 (author lihat berkali-kali krn kudu lihat gerakan mereka buat ff) dia mengeluarkan itu tapi krn menoleh jd kurang jelas, tapi ada kok. Paling jelas yg waktu desember. Dance nya juga lebih sexy

tinaff359 11/15/12 Kalau beneran dimarahi, acaranya bubar jadi acara humor kali ya? hahaha

di youtube ada, cari aja mkmf 2007

masih jauuuuuh

ryeofha2125 11/15/12 Ne.

haekyu 11/15/12 Saking suka rebut sendiri kalau ada acara, mereka kadang suka dijelekin antis soal itu…hiks….

oracle 11/15/12 Yesung kalau ngomong mmg dewasa dan keren sekali…asal jangan lagi ceramah aja

Lihat aja videonya

vha chandra 11/15/12 setuju! Kece badai hehehe apalagi yg desember (*promosi desember mulu)…. Belum, masih jauuuuuuuuuuh

Guest 11/15/12 ada, Cuma dibahas dikit di ch ini

lalalala 11/15/12 Ne. gomawo

sitara1083 11/15/12 Ada di youtube kok

Eits, mereka nggak niat promosi. DBSK yang nyuruh lho, sampai didiktein suruh ngomong: suju adalah…..

wkwkwk kayak anak tk aja

sarangchullpa92 11/15/12 Sampai saat ini Cuma Heechul yang nggak bisa ditaklukkan Kyuhyun hehehe

Fi Zi 11/15/12 Sedih banget tampangnya…dua kali gagal wkwkwk

"kita tersenyum bukan karena kita bahagia, tapi kita bahagia karena kita tersenyum"….Ini asli super duper asli kata-katanya yesung. Bukan karangan author

Khotmibukanhotmi 11/15/12 SUJU selalu berbahagia di sela-sela masalah. Itu sebabnya mereka kuat

Yeon Love Yeye 11/15/12 Gomawo udah bersedia ngasih review

11/15/12 Ne

ChiharuKatou 11/15/12 Ulang lagi aja dari FS 1 wkwkwk. Gomawo

special5173 11/15/12 kita lihat saja nanti hohoho

hyunnieya 11/15/12 gomawo

Bella 11/15/12 Gomawo. Sj m masih agak jauh

hyunnieya 11/15/12 Dia nggak mau hancurin Kyuhyun kok, di rumah sakit dia bilang dia mau membuktikan kalau Kyuhyun salah dan kalau Kyuhyun terlalu menganggap tinggi hyungdeulnya. Dia bahkan nggak bilang nolak seandainya suatu saat Kyuhyun mau jadi penyanyi solo… dia cuma bilang, saat itu Kyuhyun yang akan meminta padanya hehehehe

deerpanda 11/15/12 Kyuhyun aslinya pernah bilang itu terang-terangan lho saat pertama masuk di Super Junior. Dan Kyuhyun bilang (di wawancara sebuah acara)….gara-gara dia bilang begitu, hyungdeulnya yg saat itu masih ganas, langsung membully dia habis-habisan saat di dorm. (nasibnya sengsara bangeeet, untung kyuppa mau bertahan)

Kyuhyun cerita (setelah hyungdeulnya sayang sama dia), kalau mereka itu sangat tersinggung karena dia bilang donghae dan siwon paling tampan, meski pun mereka mengakui kalau itu benar.

Coba aja cari wawancara soal Kyuhyun bilang keduanya tampan dan dia jadi dibully karena itu. Ada di youtube

kyuqif 11/15/12 sorry2

stevy see 11/15/12 just tokoh fiksi

Perisai Suju 11/15/12 Aku adalah guardian angelnya Kyuhyun hehehe

Jitak reader* dari awal kan udah di bilang main cast nya Kyuhyun. Kagak boleh protes. Yg dibilang di sini bukan krn bias, 80% kenyataan

Hmmm, author emang jenius (*ketularan Kyu) wkwkwk… yah, enggak deng, author iq nya cuma superior aja, 1 tingkat di bawah jenius kalau menurut aturan psikologi (ini bukan karangan, author jawab beneran nih…iq author udah di test di UI)

13 itu special semua? Siapa yg bilang tidak? Author kagak pernah bilang tidak kan? wkwkwkwk

Kalau ada typo, sebut langsung aja, jadi bisa author edit, ok? Asal penyampaiannya dengan manis, nggak akan tersinggung kok heheheh. Malah makasih banget

Iya, kadang kasihan lihat kepolosan mereka, jadi ingat waktu merayakan ulang tahun kyuhyun, mereka diomelin org. kasihan kyuppa krn jelas bukan salahnya dia krn dia kan kagak tahu bakal ada kejutan. Tapi kasihan juga oppadeul krn terlalu polos jadi dianggap bikin ribut di acara…hiks….

Mungkin mau diidentikkan begitu…cirri khas suram wkwkwk

Pasti lebih menakutkan

Vitamin paru2 itu bikin gemuk. Temanku aja naik 18 kg dalam 1 tahun ….itu supaya paru-parunya cepat sehat

Kata2 kurang mengenakkan? Yg kali ini tidak ada, penyampaian sudah halus kok hehehe

Sachiko Yamaguchi 11/15/12 Sorry sorry sorry (mian mau istirahat dr tgl hehehe)

Author mau bikin ff yg serem, sadis, ngeri, penuh darah ARRRRRRRRRRRRRRRRGHHHHHH

SSungMine 11/15/12 "13 is my lucky number" asli kata-kata kyuhyun.

"You're my only Super Star Top Idol" carbonara, cheese cake, caramel macchiato, asli kata-kata changmin.

Nggak bakal ada bl

NaraKim 11/15/12 Gomawo, ditunggu review selanjutnya

Blackyuline 11/15/12 Author suka SJ waktu udah nggak ada kangin, heechul, hankyung dan kibum…tapi author kangen amah an gege. Satu yg sangat membekas saat nonton video kyu dan han…saat kyu disuapi han gege dan saat kyu digandeng han gege untuk berdiri dan kemudian dibantu duduk lagi…han benar2 gege yang baik, meski dia nggak ahli menangani Kyuhyun

ahra rahayu 11/15/12 Gomawo reviewnya

kihyun 4orever 11/15/12 Kita tanya ke Uisanya yuuuk

Dia masih punya perasaan, makanya suka angin2an begitu

Kim Sooyeon 11/15/12 carilah, maka kau akan mendapat hehehe

Dilihat aja videonya chingu. Yg jelas, mereka nggak tahu kalau mereka udah terkenal. SNSD dll aja duduk di bangku berkarpet merah. Mereka sih mojooooooook di ujung…bukan di bangku utama…duduk dibangku yg undak2an. Tapi diumumkan best artist, semua yg duduk di karpet merah pun berdiri untuk oppadeul (kebayang 4 kali bulak balik jarak jauh wkwkwk)

gaemwon407 11/15/12 .tokoh fiktif di ff ini

GaemAya 11/15/12 ada di profil ffn ku

tya andriani 11/15/12 Gomawo, maaf sudah mengganggu

wookiesomnia 11/15/12 author juga suka ama wookie, apalagi perhatiannya ama kyu.

11/15/12 Gomawo reviewnya chingu, jangan bosan review ya…reviewnya bikin author semangat hehehe

dhianelf4ever 11/15/12 Ne. Heechul selalu tegas, author suka. Dia berani bilang penghargaan ini nggak sepenting kesembuhan Kyuhyun wkwkwk… hebat banget!

qeqey raekyuminnie 11/15/12 EHB itu banyak kejadian chingu…untung kagak lanjut, nggak tega. Author nggak suka nontonnya, bagaimana pun exploitasi itu tidak baik

DIANDRA 11/15/12 Siwon memang lugu kalau ngomong hehehe, beda ama badannya. Jadi ingat dia minta maaf pas diwawancara krn tidak bisa bicvar ayg lucu2 kayak enhyuk leeteuk dan shindong. Ekspresinya melas banget…malah lucu jadinya hehehe, padahal dia bicara serius

Damai itu namaku 11/15/12 pernah nulis scenario kok (^_^) sutradara? Nggak tertarik, enak jadi penulis

kyuzi 11/15/12 Gomawo, nggak pernah bosan baca reviewnya chingu hehehe. Rasanya, apa yg ingin author sampaikan, sampai ke hati yg baca…senang banget kalau tahu hal itu.

Author juga nggak ngerti apa yg aada di kepalanya dia

tati joana 11/15/12 Gomawo, reviewnya chingu, ditunggu yg selanjutnya yach. Kudu hehehe

Kim eun ra 11/15/12 ne. Gomawo

Annisa 11/15/12 Aish! hahaha

ELi ChangminKyuhyun CassieELF 11/15/12 .Gomawo

misskyuKYU 11/15/12 Desember itu udah sakit lagi, ada tanggal Kyuhyun nggak muncul di lagu, …nanti lihat ch ini dan chap selanjutnya

sampai saat ini, Cuma heechul yg tidak bisa ditalukkan kyuhyun hehehe

SUngmin kadang jahil juga

Princess Kyunnie 11/15/12 Waduh, jadi takut mengecewakan kalau begini XD

TiGarini 11/15/12 Gomawo chingu. Author senang jika ff ini bisa membuat orang lain mengetahuo perjuangan oppadeul

Fitri MY 11/15/12 Gomawo chingu

Park Nara Quinnevil 11/15/12 bisa minta link atau beritanya, chingu? Di PM saja. Author nggak tahu kepastiannya

Ada youtube, super junior crashing dbsk's concert

reaRelf 11/15/12 ne, heenim tetap evil senior. Sungmin pintar. Wookie emang lucu

Keyra Kyuunie 11/15/12 bukan soal hangeng

Kim Anna 11/15/12 .ss1 itu 2008

Evilkyu Vee 11/15/12 Changmin emang bikin gemes. Kyuhyun kena hahaha.

"Kita tersenyum bukan karena kita bahagia, tetapi kita bahagia karena kita tersenyum" itu beneran kata-katanya Yesung.

Typo langsung kasih tahu aja chingu yg mana aja, nanti biar author ubah

vietaKyu 11/15/12 Bukan…maksudnya, tiap author nulis itu minimal 1 chapter itu 20 halaman a4 spasi 1. Boleh dicoba kalau kagak percaya, jadi tolong jangan bilang chapter ini pendek…20 halama lho…itu benar-benar panjang hikss hehehe…. Fs aja total 300 halaman lebih. Rs udah lebih dari 500 halaman a4 sampai chapter 15

dionser itu apa ya? Kalau dancer dan nayanyi nggak bisa dibilang sama kalau nggak ada sekian gerakan berturut2 yang sama. Kalau lagu, samapi 8 kalimat sama nadanya, baru dibilang nyontek. Gomawo reviewnya

Gyurievil 11/15/12 Kasihan lagi hiks, dia kan mau bikin kejutan seneng, tapi 2 kali gagal

Kyuppa mmg imut banget

Kalau sebut nama, bisa kena cekal nanti…

lovely yesungiel 11/15/12 .Gomawo reviewnya chingu

octaviani 11/15/12 salam kenal jugaa. Ditunggu review selanjutnya

ay 11/15/12 Gomawo chingu

Ahjumma Namja 11/15/12 Kita lihat saja nanti hehehe

AngeLeeteuk 11/15/12 Gomawo reviewnya, chingu

gaemgyulover 11/15/12 Iya, sungmin hyung yg baik banget

Mian, salah, udah diedit sekarang

Itu bukan awal debut, udah 4 bulan debut

kyuro 11/15/12 di youtube ketik aja mkmf 2007

sisusi 11/15/12 petinggi SM mmg sulit ditebak

Zizi Kirahira Hibiki 69 11/15/12 siwon aja yg sehat bisa ambruk, hankyung bisa sakit ginjal. Kyuppa kedua paru2 dan lambungnya sudah sobek, jadi….ya tahu sendiri kan …pasti kebayang, hiks

Shin Min Hwa 11/15/12 kita lihat saja nanti hohoho. Gomawo reviewnya chingu