Title : RISING STAR Chapter 18

Genre : Brothership

Rating : Fiction T

Cast : Kyuhyun, Leeteuk, Heechul, Hankyung, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, dan Kibum.

Disclaimer : All them belong to themselves and GOD.I own only the plot.

Warning : Typos, Geje , Don't like it? Don't read it please.

Summary : "Sakit, hyung… Appo! Sakit sekali!" / "Maksud Siwon hyung, Kyuhyunnie jadi seme-mu?" / "Aku benar-benar mencintaimu…" kata Eunhyuk sambil tersenyum. / "Aigooo…dia patah hati!" / "Manager hyung, jebal… Ijinkan saya libur. Kondisiku juga sedang tidak baik…"

.

.

"Donghae-ah, kau harus mencegahnya pergi dari sini," kata Eunhyuk sambil terisak.

Member Super Junior yang lain berpandangan dengan wajah pucat pasi.

.

.

RISING STAR

Chapter 18

.

14 Desember 2007

"Kyuhyunnie, jangan berpikir aneh-aneh," kata Sungmin dengan lembut. Ia tengah mengeluarkan barang-barang yang Kyuhyun kemas tadi, dan menaruh di tempatnya semula.

Kyuhyun sendiri duduk di tempat tidur dengan mata memerah, namun tak ada air mata yang keluar. Sejak ia pulih, Kyuhyun kembali tidak mudah meneteskan air mata. Tapi jelas terlihat ia sangat sedih dan tertekan.

Leeteuk duduk di dekat Kyuhyun. Kepalanya sedikit pusing karena flu yang dideritanya belum juga sembuh. Tetapi ia juga tak mau membiarkan masalah ini berlarut hingga besar. Ia ingin mencari tahu.

"Ada apa, Kyuhyunnie? Kenapa tiba-tiba kau ingin keluar dari Super Junior?"

Kyuhyun memandang Leeteuk dengan wajah yang memperlihatkan rasa bersalah. Dongsaengnya itu terlihat mati-matian menahan air matanya. "Mianhe, Leeteuk hyung… Jeongmal mianhe… Kalau saja bukan karena aku, kita sudah meraih Disk Daesang GDA hari ini. Aku sungguh-sungguh minta maaf…"

"Apa yang kau bicarakan?!" Kangin masuk diikuti member Super Junior yang lain.

"Kenapa kau menyalahkan dirimu seperti itu?" Shindong ikut bertanya.

Sungmin kembali duduk di dekat Kyuhyun dan merangkul si magnae yang kini tertunduk sedih. "Tadi pagi, Kyuhyunnie mengecek data kita di internet…."

"Kalau bukan karena aku, kita pasti sudah menang! Ini semua salahku!" seru Kyuhyun dengan emosi.

"Diamlah!" hardik Heechul. "Sungminnie, teruskan ceritamu tadi."

"Kita tidak mungkin menang Disk Daesang hari ini, penjualan album kita kalah oleh SG Wannabe. Kalah sedikit."

"Seandainya hyungdeul tidak perlu menungguku, album Don't Don pasti menang." Kyuhyun merengut kesal. "Kita baru mulai September, dan SG Wannabe mulai dari bulan April…seandainya…. Seandainya kita mulai dari April, atau setidaknya lebih cepat dari September… Kita punya kemungkinan menang."

Leeteuk memandang sang magnae untuk beberapa saat, memperhatikan setiap detail yang dilihatnya.

"Hmm, aku sudah tahu letak masalahnya."

Kata-kata Leeteuk membuat semua termasuk Kyuhyun, memandangi namja itu dengan heran. Leeteuk tersenyum lebar.

"Sungminnie, kapan kau melihat Kyuhyunnie membuka laptopnya?"

"Ketika dia bangun tidur, Teuki hyung," jawab Sungmin.

"Benar dugaanku." Leeteuk melangkah mendekati meja Kyuhyun, di mana tergeletak laptop yang dikeluarkan Sungmin tadi. Diambilnya laptop itu dan menyerahkannya kepada Kangin. Kyuhyun langsung melompat dari tempat tidur.

"Andwae! Jangan ambil laptopku!"

Tapi Kangin sudah berlari ke kamar Leeteuk, sementara Kyuhyun di tahan oleh Sungmin.

"Mianhe, Kyuhyunnie, untuk sementara kau harus berpisah dari laptop-mu. Kadang saat kita lelah, sebaiknya otak kita juga istirahat." Leeteuk memandang Kyuhyun dengan tegas. "Kau juga begitu! Baru bangun, belum sarapan, ditambah sedang lelah dan sakit, tapi kau memaksa otakmu berputar. Inilah akibatnya. Kau sampai pada titik di mana keputusan tidak masuk akal bisa diambil."

Leeteuk memberi kode agar semua member yang lain keluar.

"Kalian berdua bersiaplah, kita akan latihan untuk penampilan di GDA.

"Tapi laptopku…"

"Kau bisa memakainya atas seijinku, di jam-jam yang aku tentukan."

"Teuki hyung tidak boleh begitu!" Kyuhyun bergegas menyusul Leeteuk, namun tiba-tiba terjatuh di lantai.

"Arrrgh! Appo! Sakit!" seru Kyuhyun sambil meringkuk memegangi dadanya.

Leeteuk dan Sungmin bergegas menghampiri dengan panik.

"Gwenchana, Kyuhyunnie?"

"Sakit, hyung… Appo! Sakit sekali!"

"Apanya? Dadamu sakit?"

"Kyuhyunnie, gwenchana?" Hyungdeul yang lain bergegas masuk kembali. Mereka semua mengerubungi Kyuhyun.

Kyuhyun meringis. Mimiknya menunjukkan ia sangat kesakitan. "Appo! Nafasku sesak!"

"Aigoo… Bagaimana ini?"

"Kita bawa ke rumah sakit?"

"ANDWAE!" seru Kyuhyun. "Aku tidak mau ke rumah sakit. Arrrghh!"

"Jangan nekad, Kyuhyunnie, kau harus segera ditangani!"

"Aku selalu sesak begini jika tertekan… Arrgh… "

"Kau tertekan kenapa?"

"Tuh kan, sudah berapa kali hyung bilang, kau jangan terlalu banyak berpikir!"

"Appo…sakit..! Ini gara-gara Teuki hyung mengambil laptopku!" Kyuhyun merintih.

Siwon memaksa membopong Kyuhyun ke atas tempat tidur. Kyuhyun masih saja meringkuk dan meringis kesakitan.

"Benar juga, mungkin gara-gara kau, Teuki hyung!"

"Kok jadi aku yang salah?!"

Mereka ribut mempertentangkan kebenaran itu, sementara Kibum dan Shindong berdiri di mulut pintu sambil menggeleng.

"Aish, kapan mereka bertambah pandai ya?" Shindong mendecak pelan. "Kibummie, apa kita diam saja?"

"Itu kan salah mereka sendiri, bisa-bisanya dikerjai Kyuhyunnie." Kibum tersenyum.

"Tapi kasihan kan…"

"Bagiku justru menarik." Kibum kembali tersenyum.

Shindong mengamati member Super Junior yang kelabakan meredakan sakit Kyuhyun. Akhirnya dia juga tersenyum. "Benar juga, memang tontonan yang menarik."

Kyuhyun masih saja mengaduh kesakitan. Beberapa member sudah melempar death glare kepada sang leader. Akhirnya Teuki menghela nafas pasrah. "Baiklah. Kyuhyunnie, ini laptopmu hyung kembalikan."

Kyuhyun melirik laptop yang diletakkan di dekatnya sejenak, namun tetap merintih.

"Nanti Teuki hyung akan mengambilnya lagi."

"Aniyo, Teuki hyung janji, tidak akan mengambil laptop mu lagi."

"S…sungguh?" tanya Kyuhyun di sela-sela rintihannya.

"Sungguh. Kau harus sehat, arra?" Leeteuk mengelus rambut Kyuhyun dengan sayang. "Jangan membawa masalah ke dalam hati, nanti kondisimu memburuk lagi."

"Gomawo, Teuki hyung, kau memang hyungku yang paling baik!"

Kyuhyun memeluk Leeteuk dengan semangat.

"Eh? Kau tidak sakit lagi?" Leeteuk terkejut.

"Aniyo, aku sangat sehat!" Kyuhyun tertawa senang sambil memeluk lap topnya.

"Kau berani mengerjai kami? Dasar magnae kurang ajar!" Heechul menerjang ke arah Kyuhyun dan mengacak-acak rambutnya. Yang lain ada yang menggelitik kakinya, mencubit pipinya, menggelitik perutnya bahkan ada yang menggelitik lehernya.

Kali ini Kyuhyun benar-benar berteriak minta ampun, tapi tidak ada yang mau mendengarnya. Mereka baru berhenti ketika wajah Kyuhyun sudah memerah karena kesulitan bernafas. Shindong dan Kibum tersenyum lebar. Sepertinya mereka berdua lah yang paling diuntungkan dari kejadian pagi ini…mendapat hiburan gratis.

.

Suara ketukan di pintu membuat ketiga belas namja yang sudah kembali normal itu menoleh. Sebelum dongsaengnya menjadikan momen langka tersebut sebagai ajang tebak-tebakan lagi, Leeteuk segera melihat tamu dari layar mini di samping pintu, lalu membukanya sambil tersenyum lebar.

Semua serentak berdiri begitu melihat sutradara, kameramen dan kru peliput film datang. Hari ini mereka akan merekam adegan 'melamar' dalam rangka promosi Marry U. Sang sutradara tersenyum melihat ketigabelas namja itu mengenakan pakaian dengan nuansa yang berbeda satu sama lain.

Manager hyung sudah memperingatkan dia dan kru-nya bahwa Super Junior mungkin akan merepotkan mereka dengan ide-ide yang sangat berbeda. Karena itu, ia membawa tim yang menurut dia akan mampu mengikuti kreatifitas ketigabelas namaja tersebut. Ia sendiri, justru merasa penasaran dan sangat tertarik dengan kegiatan hari ini.

"Kita tidak akan membuang waktu. Siapa yang mau lebih dulu?" tanya sang sutradara tanpa basa-basi. Hari ini ia hanya akan sedikit mengarahkan. Ia ingin melihat apa yang mereka bayangkan tentang 'cara melamar'.

"Saya!" seru Yesung dengan semangat. Ia mengenakan sweater warna merah sesuai nuansa Natal, dengan beani hat warna hitam. "Bisakah kita mengambil adegannya di pojok sana?" Yesung menunjuk ke arah ruang TV, di mana di salah satu sisinya terdapat keyboard yang bersampingan dengan jendela lebar.

Sang sutradara mengerutkan kening, karena speaker dan perlengkapan lainnya akan terlihat. "Apa kau tidak ingin latar yang lebih rapih?"

"Aniyo. Aku ingin sealami mungkin." Yesung langsung duduk di depan keyboard. Ia mengalungkan earphone yang biasa mereka pakai saat bermain musik di dorm. "Mari kita mulai."

Sang sutradara meminta kru nya bersiap. Mereka mengatur pencahayaan dan mikrofone di tempat yang tepat untuk posisi itu. Setelah semua siap, ia memberi kode kepada Yesung.

Ternyata Yesung tidak memainkan keyboardnya sama sekali. Ia hanya meletakkan tangan kanannya di atas tuts dan menyanyikan sebait lagu cinta. Setelah lagu itu usai, ia memandang ke arah kamera seakan kamera itu adalah yeojachingu-nya.

"Berharap kau akan seperti lirik tadi... Aku berharap kau akan tinggal di sisiku selamanya. Aku akan selalu mencintaimu saja." Yesung menutup dengan tersenyum lembut.

Begitu sutradara memberi kode selesai, member yang lain bertepuk tangan.

"Ternyata Yesung hyung benar-benar siap," puji Donghae.

"Selanjutnya saya!" Kangin yang sudah bersiap dengan setelan jas hitam, kemeja putih dan dasi hitam, menunjuk ke ruang tengah yang di dindingnya ditutupi wallpaper berwarna gelap dengan motif sederhana. Ia duduk di sofa dan mulai menyanyikan sebuah lagu cinta.

"Ini adalah sebuah lagu yang berjudul 'Perpisahan yang Indah'," kata Kangin seakan memandang yeojachingu-nya. "Tapi bagaimana mungkin perpisahan menjadi indah? 'Selamat tinggal' adalah kata yang menyedihkan."

Kangin menggigit bibirnya dan mengedipkan matanya seakan menggoda yeoja dihadapannya.

"Aku ingin menghapus kata 'selamat tinggal' dari pikiranmu. Aku berjanji untuk membuatmu benar-benar bahagia. Saranghae." Namja itu menutup adegan dengan membentuk hati kecil dengan kedua telapak tangannya.

"Romantis," puji Ryeowook terharu. "Aku pasti akan mengiyakan jika jadi yeojachingu Kangin hyung."

"Tapi kau itu namja, Wookie," celetuk Heechul membuat Ryeowook merengut sedih.

Sungmin masih sibuk mengipasi Kyuhyun dengan mimik khawatir. Gara-gara dikeroyok hyungdeulnya, Kyuhyun benar-benar mengalami sedikit sesak nafas. Tapi wajah Kyuhyun kini sudah kembali normal, tidak merah seperti semula.

Kyuhyun langsung berdiri begitu adegan Kangin selesai. Ia mengenakan kaos tanpa kerah dan mantel hitam panjang dari wol untuk syuting hari ini.

"Kau selanjutnya, Kyuhyun sshi?" tanya sang sutradara melihat namja itu berdiri.

Kyuhyun mengangguk cepat. Sungmin tertawa melihatnya.

"Kau semangat sekali, Kyuhyunnie," goda Shindong."

"Ne, apa kau mau menikah mendahului kami?" Eunhyuk tidak mau ketinggalan.

"Siapa pun yang kau pilih, hyung tidak akan melarang," bisik Yesung sedih sambil memeluk Kyuhyun.

"Aish! Hyungdeul ada-ada saja!" Kyuhyun menggelengkan kepalanya. "Tambah cepat tambah baik. Jika melihat adegan hyungdeul, aku makin tidak percaya diri."

"Hmm, baiklah, tidak masalah," kata sang sutradara. "Kau mau melakukan di mana, Kyuhyun sshi?"

"Di dalam kamar."

"MWO?" Semua berteriak keras. Leeteuk bahkan menumpahkan air yang sedang di minumnya.

"Memangnya kenapa melamar di dalam kamar? Aku tidak suka tempat terbuka. Di kamar tempat paling tenang dan pribadi," kata Kyuhyun sambil tersenyum polos.

Kini Heechul tersedak oleh kue yang sedang dimakannya. Hankyung langsung menepuk-nepuk punggung Heechul dengan prihatin.

"Aish! Apa yang salah dengan pilihanku?" Kyuhyun keheranan.

Semua saling memandang, tapi tidak ada yang berani berkomentar atau pun menerangkan. Sang sutradara tersenyum maklum. Ia memberi kode agar Kyuhyun menunjukkan posisi yang ia inginkan.

Kyuhyun membuka tirai jendela kamar dan mengikatnya sembarang sehingga sinar matahari masuk dari jendela, menerangi kamar yang gelap itu. Kyuhyun berdiri di sisi jendela yang tidak terkena cahaya. Ia menolak lampu kamar maupun lampu lighting dinyalakan.

Hyungdeul yang penasaran, berkumpul di sisi lain kamar untuk melihat Kyuhyun.

Sama seperti yang lain, Kyuhyun menyanyikan sebait lagu cinta. Tetapi ia sama sekali tidak tersenyum. Ketika lagu berakhir, Kyuhyun terdiam. Ia menunduk sejenak sebelum kembali memandang ke arah kamera dengan wajah serius.

"Karena aku bertemu denganmu… Dan karena aku mengenal orang sepertimu…" Kyuhyun tersenyum tipis. "Aku merasa bahagia."

Kyuhyun kembali terdiam, wajahnya seperti sedang mengenang sesuatu yang menyenangkan. "….Saranghada," ucap Kyuhyun kembali tersenyum tipis.

Adegan pun berakhir.

"Whoa!" Siwon memegang pipinya yang memerah. "Kyuhyunnie, kau dewasa sekali! Aktingmu bagus, lain kali kau harus bermain drama bersamaku, arra?"

"Maksud Siwon hyung, Kyuhyunnie jadi seme-mu?" Ryeowook menatap takjub.

"Aish! Itu jelas tidak mungkin!" cetus Kangin.

Kyuhyun mendekat sambil melempar death glare ke arah hyungdeulnya. "Sekali lagi ada yang bilang soal seme dan uke di dorm ini, kalian akan menyesal!"

"Memangnya kenapa? Kau berani?" Heechul menaruh kedua tangannya di pinggang dengan ekspresi menantang.

Namja tampan sekaligus cantik itu terbelalak saat Kyuhyun menghampirinya, dan berbisik dekat sekali di telinganya. "Kau cantik sekali, Heechul hyung.…"

Suara mesra Kyuhyun yang menerpa gendang telinganya, membuat Heechul mendadak kehilangan tenaga. Wajahnya memerah. Semua yang melihat tertawa karena ekspresi Heechul tadi. "Ya! Cho Kyuhyun! Berani sekali kau menggodaku!"

"Itu balasan ciuman kemarin," kata Kyuhyun tergelak sambil bersembunyi di balik Leeteuk ketika Heechul mengejarnya.

"Teuki hyung, kau jangan memanjakannya! Dia selalu bersembunyi di belakangmu jika berbuat ulah padaku!" geram Heechul. Ia semakin geram ketika Kyuhyun tersenyum evil dibalik bahu Leeteuk.

"Sudahlah, Chullie, kau jangan seperti anak kecil." Leeteuk tertawa lepas melihat raut wajah Heechul. "Tapi sungguh,… Kau seperti yeoja yang ditembak namjachingu-nya tadi. Kau benar-benar meleleh dengan suara Kyuhyunnie ya…"

Wajah Heechul merah padam. Ia mendelik ke arah Kyuhyun yang masih memamerkan evil smirk-nya. Namun ia tidak membantah kata-kata Leeteuk karena kenyataannya tadi memang begitu.

Syuting dilanjutkan dengan Siwon yang bermain piano. Ia mengenakan swater dan jaket bulu berwarna hitam. Denting piano berhenti dan namja tampan itu memandang lembut ke arah kamera.

"Seandainya aku telah menjalani hidup untuk diriku sendiri sampai saat ini…"

Siwon tertunduk, kemudian tertawa kecil dan memandang kamera. Menatap lembut seakan yeojachingu ada di hadapannya. "Mulai dari sekarang, aku ingin hidup untukmu."

Wajah tampannya kini memandang serius ke arah kamera.

"Maukah kau menikah denganku?"

Seruan member Super Junior memenuhi ruangan begitu sang sutradara memberi kode off. Eunhyuk sampai menangis terharu.

"Siwon-ah, maukah kau menerima noona-ku sebagai yeojachingumu?"

Eunhyuk langsung mendapat jitakan dari para member lainnya.

"Bagaimana kalau noona-mu, Kyuhyunnie?" Siwon merangkul Kyuhyun yang sedang sibuk mentertawakan Eunhyuk.

Kyuhyun hanya meringis mendengarnya.

"Bisakah saya meminta latar yang lebih cerah dan manis?" tanya Hankyung kepada sang sutradara. Ia melihat yang lain hanya berlatar tempat, bahkan Siwon berlatar tembok putih dorm mereka saja.

"Ah! Kami ada menyiapkan layar." Sang sutradara menunjukkan beberapa model. Hankyung dan Eunhyuk tertarik dengan latar kuning dengan lukisan beberapa tangkai bunga ukuran besar.

Hankyung yang mengenakan jas hitam tertutup dan slayer merah, mengambil posisi duduk di sebuah kursi tanpa lengan. Ia tersenyum menghadap kamera.

"Dinginkah? Apakah kau mau memakai ini?" Hankyung melepas slayernya lalu mengalungkannya ke arah kamera, seakan mengalungkan slayer itu di sekeliling leher yeojachingu-nya. "Apakah kau ingin tahu mengapa aku menyukaimu?"

Hankyung tersenyum lembut. "Tidak ada alasan lain kecuali bahwa kau adalah kau apa adanya. Kau adalah salah satu yang membuat saya merasa sangat bersyukur."

Semua terdiam. Mereka membayangkan suasana romatis yang Hankyung ciptakan tadi. Heechul sampai menahan nafas.

"Benar-benar romantis…" Leeteuk tertegun.

Sungmin yang mengenakan sweater putih dan topi untuk menutupi model rambutnya, duduk di kursi putar yang berpunggung tinggi. Ia menghadap kamera dengan mimik sedikit sedih.

"Kau pernah bilang bahwa kau yang lebih banyak mencintai. Aku berpikir tentang hal itu, dan aku merasa bersalah." Sungmin tersenyum. "Maukah kau memberiku lebih banyak waktu? Aku akan membuktikan kepadamu, bahwa aku mencintaimu lebih lagi. Kau harus tinggal di sisiku sampai saat itu tiba." Sungmin tersenyum dan menjangkau ke arah kamera, seakan hendak merapihkan rambut yeojachingu-nya.

"Janji yang manis," puji Hankyung.

Ryeowook memilih latar belakang bunga juga, tetapi dengan dasar hitam. Ia duduk sambil tersenyum ke arah kamera.

"Sebelum seseorang mengatakan 'aku mencintaimu'… Kau tidak mengatakan hanya dengan mulutmu." Ryeowook kembali tersenyum lembut. "Kau mengatakan itu dengan matamu, dengan ujung jarimu, bahkan dengan desahan nafasmu."

Meski Ryeowook mengucapkannya dengan datar tanpa intonasi khusus, semua terperanjat. Bahkan Shindong otomatis menutup telinga Kyuhyun yang duduk di dekatnya begitu kalimat Ryeowook dirasa membahayakan.

"Aku tidak tahu apakah kau bisa mengetahuinya dengan melihat wajahku." Ryeowook lagi-lagi tersenyum dan membuat jeda seakan menunggu jawaban yeojachingunya. "Oh, kau tidak bisa?"

Namja itu menyerah. "Baiklah, saya akan katakan saja… Saranghae."

Ryeowook mengangkat sebuah tongkat dengan bantalan berbentuk hati berwarna merah sebagai penutup lamarannya.

"Apa yang kau lakukan, hyung!" protes Kyuhyun begitu sutradara memberi tanda off. Shindong hanya meringis lebar. Kyuhyun menautkan kening melihat wajah semua hyung-nya memerah.

"Wookie, aku benar-benar tak menyangka…." Sungmin tidak tahu harus berkata apa.

"Ujung jarimu…" Heechul meraih tangan Hankyung.

"Desahan nafasmu…" Eunhyuk menoleh ke arah Donghae yang tertawa lebar.

"Hyungdeul sedang apa? Aku tak mendengar yang Ryeowookie katakan tadi! Shindong hyung menutup kupingku!" seru Kyuhyun kesal.

Ryeowook tersipu malu. "Sebagai penulis lagu, aku tentu harus mendalami semuanya."

"Ooooh!" Koor terdengar dari hyungdeul. Kibum hanya bisa tersenyum melihat Kyuhyun merengut karena tidak mengerti apa yang sedang mereka bahas.

"Anak kecil sebaiknya tidak tahu apa-apa," kata Yesung sambil tersenyum lebar.

"Umurku tidak beda jauh dengan Kibum hyung!" protes Kyuhyun.

Yesung tak menghiraukan Kyuhyun yang mencak-mencak diperlakukan seperti anak kecil. Ia justru kembali mengacak-acak rambut Kyuhyun dengan gemas.

Sutradara menanyakan siapa yang sudah siap untuk giliran selanjutnya.

"Aku ingin mengambil adegan di tempat Kangin-ah tadi," kata Heechul yang mengenakan setelan jas hitam dan kemeja putih. Berbeda dengan Kangin, ia tidak mengenakan dasi. Dibiarkannya kancing atas kemejanya terbuka, dan ujung bawah kemejanya dikeluarkan.

Sang sutradara dengan sabar meminta kru nya memindahkan kembali posisi lighting dan lainnya. Namun sampai sejauh ini, ia puas dengan ide-ide dari Super Junior. Bekerja bersama mereka tidak membosankan sama sekali.

Heechul tidak duduk di sofa. Ia justru berdiri menghadap cermin besar yang ada di dinding, tertunduk seperti merenung. Namja tampan dan cantik itu menghela nafas berat sebelum menengok ke arah kamera. Tangan kanannya masih melekat erat di cermin yang memantulkan sosok gagahnya.

"Akh! Meskipun aku ingin melupakan kenangan yang berada dalam pikiranku… Tetapi dibandingkan pikiranku… " Heechul kini berbalik sepenuhnya dan tersenyum getir. Tangan kanannya ditaruhnya di dada dengan sedih.

"Hatiku dapat mengingatmu lebih cepat!" Seruan keras Heechul membuat semua yang mendengar terlonjak.

Wajah Heechul kembali melembut. "…Saranghae. Mari kita menikah!"

Heechul menunjuk ke arah kamera, seakan menunjuk yeoja chingunya.

"Kau akan makan bersamaku, atau mau hidup bersama denganku?"

Heechul kembali tersenyum lalu memukulkan kedua tangannya kembali ke cermin sambil menunduk dalam-dalam membelakangi kamera. Adegan pun berakhir.

"Aigooo…dia patah hati!" seru Shindong ikut merasa sedih.

"Tidak, Heechul hyung mengancam." Kibum tersenyum geli.

"Bukankah seharusnya kita melamar?" Ryeowook menatap dengan bingung.

"Ommo… Benar-benar bencana…" kata Yesung. "Heechul hyung lebih menakutkan jika melamar. Sebaiknya dia jangan melamar. "

"Mengerikan!" Kangin bergidik.

Saat giliran Eunhyuk, tiba lagi-lagi kru film harus memasang latar yang dipilih Hankyung tadi. Eunhyuk langsung duduk menghadap kamera dan tersenyum lebar sambil melambaikan tangannya.

"Annyeong." Eunhyuk membuka adegan. "Ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu. Apakah kau tahu mengapa aku menyukaimu? Itu karena kau adalah kau apa adanya. Tidak ada alasan lain. Aku bersyukur bahwa kau telah dilahirkan, dan bahwa kau sedang berdiri di depanku sekarang."

Eunhyuk terdiam, lalu menghembuskan nafas. Ia seakan-sakan berusaha menghilangkan perasaan gugupnya di depan sang yeoja.

"Aku benar-benar mencintaimu…" kata Eunhyuk sambil tersenyum.

"Dasar Eunhyuk Pabo!" protes Donghae begitu rekaman selesai. "Bagaimana mungkin kau duduk di kursi dan membiarkan yeojachingu-mu berdiri selama kau berbicara?!"

Namja yang hanya mengenakan t-shirt dan jaket kaos berwarna hitam itu cuma tersenyum lebar menanggapi protes dari sahabatnya.

Sama seperti Siwon, Kibum memilih memainkan piano. Ia memainkan jauh lebih panjang dari Siwon. Begitu permainan pianonya berhenti, Kibum tersenyum menghadap kamera. Ia tampak gagah dan tampan dengan jaket tebal warna hitamnya.

"Maukah kau…" Kibum tertunduk sejenak dan kembali ke arah kamera. "…menikah denganku?"

Semua bertepuk tangan begitu rekaman adegan berhenti.

"To the point!" puji Kyuhyun. Ia menyukai permainan piano Kibum tadi. Kibum lebih bisa menuangkan perasaannya dalam musik daripada dalam rangkaian kalimat.

Giliran Donghae, namja itu memaksa beradegan di kamar mandi. Ia hanya mengenakan kaos singlet ketika berpura-pura keluar dari ruang shower. Ia mengeringkan rambutnya dengan handuk, membasahi mukanya dengan penyegar wajah, merapihkan rambutnya, lalu tersenyum ke arah kamera dengan handuk yang masih dikalungkan di lehernya.

Semua member Super Junior mengagumi Donghae yang bergerak begitu alami, seakan tidak ada kamera dan lampu di sekitarnya.

"Aku akan segera siap, tunggulah sebentar lagi," kata Donghae lembut ke arah kamera. Ia menganggap kamera itu adalah yeojachingu-nya. "Aku ingin menghabiskan hari Natal ini bersama denganmu. Saranghae."

Semua bertepuk tangan untuk Donghae. Eunhyuk bahkan memeluknya dengan gembira. "Kau memang hebat! Tapi Donghae-ah, yang kau lakukan itu ajakan kencan, bukan melamar."

Semua yang lain tertawa melihat Donghae hanya meringis malu.

Leeteuk memilih adegan di dapur, membuat sutradara mengerutkan kening, namun menurutinya. Leader Super Junior itu mengenakan apron untuk melindungi sweater putihnya

"Bukankah kau pernah bilang suka namja yang bisa memasak?" Leeteuk mengaduk panci dihadapannya. "Saya memasak sesuatu untukmu. Hampir selesai, jadi tutup matamu, arrachi?"

Leeteuk mematikan api dan mengangkat panci itu dari atas kompor. "Ini…sangat panas."

Leeteuk meletakkan panci kecil itu di atas meja makan. "Kau dapat membuka matamu sekarang. Hana! Dul! Set! Tada! Ini ramyon." Leeteuk membuka tutup panci. Asap mengepul dari dalam.

"Tidakkah terlihat lezat?" Leeteuk mengangsurkan panci kecil itu ke hadapan kamera.

Leeteuk mengamati kamera, seakan sedang mengamati yeojachingu-nya.

"Apakah kau kecewa karena ini hanya ramyon?" tanya Leeteuk sambil tetap tersenyum lembut dan meletakkan panci kecil tadi di meja. Meski begitu ekspresinya sedikit sedih.

"Ramyon adalah satu-satunya yang bisa aku masak dengan baik…"

Ekspresi Leeteuk kembali cerah seakan teringat sesuatu yang bagus. "Tetapi tahukah kau, ada satu hal lagi yang dapat aku lakukan dengan baik di dunia ini?

Leeteuk tersenyum lebar. "Hal itu adalah mencintaimu."

Semua bertepuk tangan atas kerja keras sang leader.

"Noonaku pasti bahagia jika bersama Teuki hyung," ucap Kyuhyun sambil tersenyum.

"Kenapa bisa begitu?" tanya Siwon dengan ekspresi penasaran.

"Karena Leeteuk hyung unik dan lucu," sahut Sungmin. "Dia mengatakan itu di Hello chat."

"Ne. Katanya, Leeteuk akan membuat hidup noona-nya menjadi bahagia dan menyenangkan." Shindong menimpali.

"Hyungdeul juga begitu, kan? Jika kalian sedang bad mood, kalian akan mendekati Teuki hyung," ucap Kyuhyun membela diri.

"Soalnya, jika kami dekat dengan Teuki hyung, dalam waktu singkat, pasti ada hal lucu yang bisa membuat kami tertawa dan mood kembali bagus," kata Donghae. Semua member mengangguk mengiyakan.

Hanya Leeteuk yang tersenyum pasrah. Ia tidak menganggap itu sebuah pujian yang bagus. Namun kemudian namja itu tersenyum senang saat dongsaengdeulnya memeluknya bersamaan, seakan memberitahu bahwa mereka menyayangi sang leader.

Giliran Shindong tiba. Ia memilih mengambil adegan dekat pohon Natal yang didekor Donghae sendirian tadi malam. Mereka semua kelelahan karena flu, tapi Donghae diam-diam bangun dan mendirikan pohon Natal di dorm lantai 11. Sebuah kejutan yang manis buat mereka semua.

Berbeda dengan yang lain, Shindong melamar dengan kertas yang ditulis spidol tebal. Ia mengganti dengan kertas selanjutnya hingga kalimat yang ingin ia ungkapkan selesai. Di akhir adegan, ia melakukan ciuman ke udara ke arah kamera.

Pengambilan adegan untuk mini concert pun selesai. Mereka mengucapkan terima kasih kepada sutradara, kameramen dan semua yang terlibat. Begitu pintu tertutup setelah semua keluar, ketigabelas member Suju terkapar lemas. Ada yang merebahkan diri di lantai berkarpet, di sofa, di kursi, bahkan di kamar.

Leeteuk yang melihat dongsaengdul-nya kelelahan, sebenarnya tidak tega. Tetapi jadwal mereka sangat padat.

"Kuberi waktu lima belas menit, kalian harus mulai bersiap-siap. Hari ini kita latihan untuk perform di GDA nanti malam. Arra?"

"Arraseo, hyung!" seru mereka dengan lemas. Tetapi ketika semua memandang satu sama lain, mereka kembali tersenyum. Meski sakit flu belum juga sembuh karena kurang istirahat, meski tubuh terasa remuk dan kadangkala pikiran suntuk datang…. Mereka bahagia karena masih bisa bersama-sama seperti ini.

.

Golden Disk Award 2007

Malam itu Super Junior dengan setelan jas hitam dan kemeja hitam duduk di dua buah meja bundar yang bersisian. Heechul akan menyusul karena jadwal MC nya bertabrakan dengan GDA. Siwon, Kyuhyun, Kibum, Donghae dan Sungmin duduk dalam satu meja bersama artis lain.

Acara diisi dengan perform dari beberapa artis dan diselingi pembacaan pengumuman. Siwon dan Kyuhyun bercakap-cakap dengan tenang sambil melihat ke arah panggung. Sesekali keduanya tertawa bersama.

Pengumuman pemenang mulai dibacakan. Mereka selalu berdiri setiap nama pemenang muncul dan memberikan tepukan meriah. Kyuhyun yang sudah tidak memikirkan penghargaan tertinggi di GDA, mulai bisa menikmati acara tersebut seperti hyungdeulnya.

Super Junior tidak menyangka, nama mereka disebut ketika pemenang TPL Anycall Popularity Award dibacakan. Mereka semua berdiri dan memberi hormat kepada semua yang berada di sekeliling mereka sebelum berjalan naik ke panggung kehormatan.

Leeteuk yang sedang flu berat, memberi kode agar Kangin memberikan kata sambutan. Yesung menarik Kyuhyun agar berdiri di tengah bersamanya agar tersorot kamera, tetapi Kyuhyun menggeleng. Akhirnya Shindong mengisi posisi di sebelah Yesung. Kyuhyun justru semakin ke pojok. Ia merasa lebih nyaman di tempat itu. Hankyung yang memegang award mengulangi apa yang dikatakan Kangin dalam bahasa mandarin.

Turun dari podium, mereka langsung ke ruang ganti untuk bersiap-siap perform. Sperti biasa, suasana langsung riuh dipenuhi teriakan mereka atas penghargaan yang baru mereka terima. Manager hyung sampai harus mengingatkan mereka untuk berganti pakaian. Heechul yang baru datang langsung bersiap-siap bersama mereka.

Super Junior menampilkan sesuatu yang lain. Penonton bertepuk tangan ketika beberapa personil muncul dari panggung mini yang bergeser di tengah panggung, menampilkan nuansa jazz. Ryeowook memainkan piano. Siwon mengiringi dengan drum. Seorang pemain cello melengkapi penampilan mereka. Yesung, Kyuhyun, Kangin dan Sungmin mengambil posisi di antara yang lain. Marry U mengalun dengan nuansa jazz yang kental.

Begitu panggung mini itu bergeser kembali ke dalam, lampu dimatikan. Lima sosok muncul dari dalam panggung dan menuruni tangga. Lampu yang temaram membuat nuansa menjadi sangat berbeda dengan tadi. Musik Don't Don pun berputar. Eunhyuk, Donghae, Hankyung, Leeteuk dan Shindong melakukan dance dengan semangat dengan kostum serba hitam.

Musik berganti. Member Super Junior yang lain bergabung kecuali Kyuhyun. Mereka mulai menyanyikan A Man in Love. Kyuhyun baru masuk di pertengahan lagu. Ia menyanyi dan melakukan dance dengan semangat. Begitu part nya selesai, Kyuhyun beranjak kembali ke back stage.

"Kyuhyunnie, kau kacau sekali!" sembur Siwon begitu tiba di ruang ganti.

"Ne. Tarianmu tadi terlalu sexy," protes Shindong.

"Eunhyuk hyung juga kok," kata Kyuhyun sambil tersenyum lebar ke arah Eunhyuk yang tadi menemani tariannya. Eunhyuk kembali tersenyum lebar ke arahnya.

"Aish! Sepertinya pelajaran privatmu harus dihentikan, Hyukkie," kata Leeteuk yang langsung disambut protes Kyuhyun dan Eunhyuk.

Mereka segera kembali ke tempat duduk untuk mengikuti acara selanjutnya.

Donghae mengajak bicara Kibum yang duduk di kiri Kyuhyun dengan semangat. Ia bahkan menepuk bahu namja pendiam itu. Merasa Kibum tidak menanggapinya, Donghae menyeret kursi Kibum agar mendekat kepadanya.

Kibum yang menyukai ketenangan, menarik kursinya kembali, bahkan mendekat pada kursi Kyuhyun. Melihat itu, Kyuhyun yang selalu diam di muka umum, hanya tersenyum.

"Aish! Kenapa kau menjauh, Kibummie, aku sedang berbicara padamu!" protes Donghae, sambil mencoba menarik kursi Kibum kembali.

Kibum menepis tangan Donghae. Ia justru semakin merapatkan kursinya dengan kursi Kyuhyun, dan mulai mengajak dongsaengnya berbincang. Ketika Donghae merengut, Kibum tertawa, tapi tidak memindahkan kursinya kembali.

Penghargaan tertinggi kedua dibagikan, yaitu Disk Bonsang Award. Super Junior kembali dipanggil sebagai salah satu penerima Disk Bonsang Award malam itu. Meski mereka tahu bahwa mereka tidak akan memenangkan Disk Daesang Award yang merupakan penghargaan tertinggi, semua sudah bergembira karena bisa masuk nominasi. Apalagi penjualan album mereka hanya terpaut sedikit dengan jumlah waktu penjualan yang berbeda jauh.

Leeteuk kali ini memberi kata sambutan. Sama seperti tadi, Hankyung menerjemahkan yang dikatakan Leeteuk ke dalam bahasa mandarin untuk para fans mereka yang tidak mengerti bahasa korea.

Semua penerima penghargaan akan berfoto bersama di panggung. Super Junior berkumpul di pojok kiri belakang. Tetapi Kibum berdiri agak jauh dari Kyuhyun yang sebaris dengannya. Yesung yang sangat perfeksionis soal foto, menoleh ke belakang. Ia mencoba menarik Kibum agar berdiri di dekat Kyuhyun.

Kibum yang sedang tidak bagus mood nya, tampak marah dan menepis tangan Yesung hingga dua kali. Hankyung sampai menoleh, begitu pula Ryeowook yang sejak tadi sibuk memeluk award yang mereka terima sambil tersenyum-senyum sendiri. Mereka keheranan melihat Kibum.

Menyadari akibat tindakannya, Kibum mencoba memecah suasana tidak enak itu. Ia menyentuh bagian atas bibir Yesung. Yesung yang sedang marah mendorongnya pelan. Ketika Yesung berbalik, Kibum kembali mengulurkan tangannya. Yesung bergerak hendak menggigit sehingga Kibum tertawa sambil menarik tangannya.

Melihat Kibum tertawa, Yesung pun tidak marah lagi. Ia senang karena Kibum sudah kembali tersenyum. Namun sifat jahil Kibum terlanjur keluar. Yesung hanya bisa pasrah ketika Kibum berkali-kali menggodanya dari belakang. Tetapi ia senang karena kini Kibum berdiri sejajar dengan Kyuhyun, tidak terlalu menjauh, sehingga foto mereka akan terlihat bagus.

.

Mereka tiba di dorm sudah larut malam. Semua bergegas menuju kamar masing-masing untuk beristirahat karena besok pagi mereka akan mengadakan 'mini concert Marry U' dalam dua shift, siang dan malam hari.

Kyuhyun mengaduk-aduk isi tas-nya ketika sampai di kamar.

"Ada yang tertinggal, Kyuhyunnie?" tanya Sungmin yang sedang bersiap untuk mandi.

"Music player-ku tertinggal di mobil, hyung."

"Kalau begitu cepatlah, mungkin manager hyung belum pergi," kata Sungmin.

Kyuhyun bergegas lari menuju parkiran. Namun ia menghentikan langkahnya ketika melihat Hankyung dan manager hyung tengah bersitegang.

"Jebal, hyung, aku perlu ke China untuk 2 hari saja. Eomma-ku sakit keras. Aku ingin menemuinya…"

"Tidak bisa, jadwal kita sudah penuh."

"Waktu itu manager hyung bilang, agar kita menunggu promo Don't Don selesai… Bukankah GDA sudah menilai? Berarti aku boleh mengambil libur, bukan?"

"Kita masih ada promo Marry U!"

"Manager hyung, jebal… Ijinkan saya libur. Kondisiku juga sedang tidak baik…" Hankyung mencoba berbicara dengan nada tenang, meski wajahnya sudah sangat tegang. "Jika mengikuti promo, tidak akan ada habisnya. Lagipula, Marry U bukan lagu utama. Aku mohon, manager hyung."

"Mianhe, Hankyung sshi. Aku tidak bisa mengabulkannya."

Manager hyung masuk ke dalam mobil. Kyuhyun tidak berusaha memanggilnya. Ia berpikir, besok saja ia mengambil music player itu. Ia justru mencemaskan Hankyung yang bersandar di dinding parkiran apartemen itu.

"Hankyung hyung…" Kyuhyun menghampiri Hankyung dan merangkul bahunya.

Hankyung terdiam. Namja itu menangis dengan kesal. Ia sempat berharap, selesai GDA manager hyung akan mengabulkan ijinnya, tapi ternyata harapannya sia-sia.

"Hankyung hyung, kau tampak pucat, bagaimana jika hyung istirahat saja di dorm?"

"Ne, Kyuhyunnie. Aku sangat lelah. Tapi besok kita harus tampil… Aku benar-benar tidak sanggup."

"Ah! Aku akan minta Teuki hyung agar Hankyung hyung tidak usah tampil besok," kata Kyuhyun mencoba menyemangati. "Jadi, Hankyung hyung istirahat saja, arra?"

"Aniyo… Meski aku lelah, aku harus tampil." Hankyung mulai berjalan ke arah pintu. "Aku tidak mau didenda lagi. Kau tahu peraturannya, bukan?"

"Tapi…"

"KENAPA KAU CEREWET SEKALI!" Tiba-tiba Hankyung meradang. Segala kekesalannya yang tertahan selama ini langsung meluap keluar. "Aku bukan anak orang kaya sepertimu yang tidak memikirkan soal uang!"

Hankyung mencengkeram jas Kyuhyun dengan kedua tangannya. Matanya menatap dengan tajam. "Kau bisa seenak hati tidak tampil, tidak menghitung berapa denda yang kau terima setiap kau batal tampil!" desis Hankyung menyerupai geraman.

"Kau tidak perlu memikirkan Eomma dan Appa yang membutuhkan setiap hasil keringat yang kau keluarkan…." Hankyung mempererat cengkeramannya. Matanya semakin gelap. "Kau sama sekali tidak mengerti betapa berat yang aku harus perjuangkan untuk bisa tetap tampil di atas panggung! Jadi jangan coba-coba menghiburku!"

Hankyung tersentak. Ia menyadari semua kata-katanya di saat yang terlambat. Kyuhyun, dongsaeng yang selalu menahan air matanya mati-matian, hanya dalam sepersekian detik sudah meneteskan air mata dihadapannya. Hankyung tersadar, ia telah melukai Kyuhyun, meski bukan dongsaengnya itu penyebab semua kekesalannya. Dan ia sudah menumpahkan semua itu kepada Kyuhyun, menyerangnya di tempat yang paling peka.

"Ommo… Kyuhyunnie… mianhe…"

Hankyung mencoba mendekat, namun Kyuhyun menepiskan tangannya dengan keras.

Apa kita tidak terlalu keras padanya?

Biar saja! Kalau memang dia tak tahan, silahkan dia keluar!

Ne. Tho orang tuanya mampu membayar denda jika ia melanggar kontrak.

Kata-kata yang Kyuhyun dengar di hari pertamanya di dorm Super Junior, kembali terngiang di telinganya, membuat luka yang sudah lama kering itu kembali terbuka.

"Kyuhyunnie…" Hankyung masih mencoba mendekat, tetapi Kyuhyun justru melangkah mundur.

"Hankyung hyung.… Saat pertama kalian mengatakan seperti itu padaku… Rasanya tidak sesakit ini." Kyuhyun menggeleng tidak percaya. "Tapi setelah kita bersama sekian lama, dan kau masih berpikir itu tentangku… Hatiku terasa sangat sakit."

Wajah Hankyung memucat.

"Jeongmal mianhe, Kyuhyunnie, aku tidak bermaksud melukaimu…" kata Hankyung dengan suara bergetar. "Kau hanya berada di tempat dan waktu yang salah… Aku sedang sangat sedih."

"Aku mengerti, hyung… Tapi, kau dengan ringannya mengatakan aku bisa dengan tenang tidak tampil di atas panggung."

Hankyung merasa ingin mengulang waktu ketika melihat wajah Kyuhyun yang sangat terluka.

"Hyung tahu betapa aku berusaha untuk tampil bukan? Sesakit apapun, selemah apapun, aku ingin tampil di panggung bersama kalian." Kyuhyun menarik nafas. Dadanya mulai terasa sakit. "Mungkin kau benar, aku tidak pernah memikirkan denda atau apapun itu. Tetapi aku kuatir, jika Super Junior sering tidak tampil dalam formasi lengkap, fans akan kecewa dan meninggalkan kita…."

Kyuhyun mencoba tersenyum, tetapi yang muncul hanya sebuah senyum getir.

"Aku ingin bisa sekuat dulu, hyung, aku tidak mau menjadi beban kalian… Setiap kali aku jatuh, aku sungguh merasa tertekan… Tapi aku mencoba bertahan, mencoba mengabaikan perasaanku, karena aku tahu kalian selalu menungguku. Tapi ternyata…."

Tiba-tiba nafas Kyuhyun terasa sesak. Sakit di dadanya seakan menjalar ke seluruh tubuhnya. Namja itu pun limbung. Tetapi ia menepis tangan Hankyung yang berlari untuk menyanggahnya.

"JANGAN MENOLONGKU!" hardik Kyuhyun membuat tindakan Hankyung terhenti.

"Uang Appa yang akan memapahku ke kamar. Uang Appa yang akan membuatku berdiri tegak di atas panggung meski tubuhku berteriak minta istirahat. Uang Appa yang akan membuatku bertahan dengan jadwal gila-gilaan ini. Bukankah itu yang kau maksud, Hankyung hyung? Bahwa semua bisa diatasi dengan uang Appa-ku?" Kyuhyun kembali tersenyum getir. "Jadi, biarkan uang Appa yang akan menolongku. Jangan pedulikan aku lagi!"

Kyuhyun berjalan terhuyung-huyung memasuki dorm. Beberapa kali ia hendak menolong Kyuhyun yang seakan hendak jatuh, namun Kyuhyun menolak. Hankyung tidak berani mendekatinya lagi. Hankyung yang kuatir, mengikuti dongsaengnya itu hingga tiba di pintu dorm SuJu lantai 11. Ia terduduk lemas di koridor begitu Kyuhyun menghilang di balik pintu.

Sungmin terkejut melihat Kyuhyun membuka pintu kamar dengan wajah sangat pucat. Dorm lantai 11 memang sudah sepi karena semua sudah tertidur. Ia masih terjaga karena Kyuhyun tidak kunjung kembali.

Sungmin bergegas mendekat dan memeluk dongsaengnya. Begitu pintu kamar tertutup, Kyuhyun menangis begitu keras, jauh lebih keras dari yang pernah Sungmin tahu.

Namja itu tidak bertanya. Ia diam dan memeluk Kyuhyun sambil membimbingnya naik ke atas tempat tidur. Ia melakukan itu hingga dongsaeng kesayangannya tertidur dengan air mata masih membasahi pipinya yang pucat.

Sungmin menghapus air mata itu dengan sedih. Ia tidak tahu apa yang menyebabkan Kyuhyun seperti itu. Yang ia tahu, kesedihan yang begitu besar hanya bisa dilakukan oleh orang yang Kyuhyun anggap dekat di hatinya.

.

.

TBC

.

.

(…...)

.

Gomawo buat semua reader yang sudah membaca ff ini

Gomawo buat semua yang meluangkan waktu untuk mereview

Mianhe kalau update akan bertambah lama,

tapi author akan berusaha untuk tetap lanjut

Karena itu, jangan sungkan untuk review, ya

.

Buat yang mau lihat foto yang berhubungan dengan ff ini

Add saja fb author :

www titik facebook titik com /iyagi7154

Kamsahamnida

.

.

Jawaban reviews chapter 17

YeSan84 11/22/12 Author juga suka sekali Yesung hehehe. ANeh, tapi begitu ngomong serius, dia bijak sekali

sarangchullpa92 11/22/12 Author aja heran mereka bisa bertahan.

Syukurlah…ngurutinnya susah lho hehehe. Masih ada yg ketinggalan segala wkwkwk, tapi gpp deh. Tadinya mau dimasukkan, takut salah…udah chapternya upload, baru tahu kalau itu benar…yah sudah lah , minimal jadi lebih tahu dry g biasa

Author beryukur EHB kagak lanjut hehehe

When the 13 different personalities combine together, the most beautiful harmony glows.. Kyuhyun emang kayak kakek2….pemikirannya sering dewasa banget (ini oppadeul yg bilang). Kelakuan? Jangan ditanya…manjanya kelewatan wkwkwk

Cupcake 11/22/12 Iya, persahabat mereka antic banget. Sampai sekarang, kyu masih aja kadang jutek ama Changmin. Tapi Changmin yg dikenal jutek (katanya bbrp fans dbsk…) kalau ama Kyuhyun malah manis banget

han rae eun 11/22/12 Nggak tahu…hiks

gaemwon407 11/22/12 Bayangin aja pas dia kaget dan tak percaya…ekspresi itu pernah muncul kan? hehehe

Guest 11/22/12 Gomawo reviewnya

wookiesomnia 11/22/12 Udah bosan ya? Nanyain jumlah chapter aja? Author juga galau nih…kokpanjang begini. Tapi kepengen ngasih tahu detail2 kejadian yg jarang ada di web….jadinya begini deh… apa diperpendek aja? Inti cerita aja?

nona ice cream 11/21/12 Boleh panggil eoni. Gomawo buat pujiannya hehehe

AKu jadi fans suju sejak…coba lihat aja yg KKHM tanggal berapa… semingguan sebelumnya KKHM aku buat

Caranya? Baca yg keriting2…jangan yg inggris

heeeHyun 11/21/12 Changmin baik ya? Author juga mau yg kayak gitu

Indy 11/21/12 Jawabannya ada di ch 18

vha chandra 11/21/12 Kyuhyun pernah bikin Kibum nangis gara2 kata-katanya ngena banget….

Bella 11/21/12 Author suka ngebayangin Yesung nepuk jidatnya Kangin wkwkwk

oracle 11/21/12 Namanya kehidupan, kalau beriak terus, bisa gila yang menjalaninya…break time dong

Sekedar info, mungkin yg mampir FB udah tahu…rising ini mau dibuat documenter…versi documenter. Jadi mmg lebih ke detail drpd feel hehehe

So, gpp kalau kamu merasa begitu, krn mmg di FB sdh diberi warning (^_^)

Author juga suka ChangKYUUUUUUUUUUUUUUUUUU

Gomawo, author juga suka Ryeowook 9kayaknya semua member author bilang suka…mmg suka beneran soalnya hehehe)

Gpp, chingu. Gomawo banget. Jangan bosan review ya

sangat ditunggu chap selanjutnya :D

Aisah92 11/21/12 Mikirnya itu yg lama

Iya, gomawo

Momo ShinKaI 11/21/12 Sulit, tapi Siwon juga nanggung nariknya…Cuma geser 10cm wkwkwk…udah gitu malah diam lagi…kangin aja sampai heran wkwkwk Lucu banget ekspresinya Siwon…cute

GaemAya 11/21/12 Memang itu menyedihkan ya

Yeon Love Yeye 11/21/12 Asal pada rajin review, kagak discontinued

Coba ketik Dream concert 2008 atau Siwon fall 2008…nanti muncul videonya

Iya, zhoumi belum kebagian, SJ lagi gila-gilaan jadwal, nggak sempat main2

haekyu 11/21/12 Sebenarnya author itu bikinnya yang action. Makanya nggak bisa bikin romance. hehehe

Fitri MY 11/21/12 Ide yg bagus. Gomawo

Princess kyumin 11/21/12 Jawabannya ada di chapter ini hehehe

demikyu 11/21/12 Mianhe, mungkin agak lama krn kesibukan bertambah

AngeLeeteuk 11/21/12 Jujur, author juga pengen dapat orang kayak SUngmin, krn author jg susah terus terang kalau ada masalah….

qyukey 11/21/12 HIDUP LEETEUK hehehe

careon88 11/21/12 Dia juga nominasi komedi (pdhl nggak acting aja mmg dia lucu) sayang belum terpilih menang ya…tapi gpp…

kyuzi 11/21/12 Tidak apa-apa. HWAITING! hehehe

Someone 11/21/12 Mnet list itu real hehehe

GDA yg tertinggi pas sorry sorry

lee gyuraaa 11/21/12 Explore Human Body, salah satu acaranya SJ. Seru, tapi serem ah, jangan lagi deh…kasihan

babykyupa 11/21/12 aku juga suka moment changkyu

hyunnieya 11/21/12 Rambutnya sudah hitam sejak selesai operasi oktober

Iya, pas SJ-M dia ambruk juga

Jmhyewon 11/21/12 Gomawo hehehe. TBC kanmmg harus begitu

Ya nggak lah, malah jangan2 nggak dirayakan? Tapi pasti minimal makan rame2 di dorm

reaRelf 11/21/12 Iya hehehe

11/21/12 Gomawo reviewnya

uryelf 11/21/12 Gomawo chingu

Andhisa Joyers 11/21/12 Kyuhyun itu memang begitu aslinya. Kalau chingu sering nyari2 fakta, nanti kelihatan. Mereka (hyungdeul) bilang kyuhyun itu pemikirannya dewasa banget, tapi kelakuannya kalau di dorm manjanya kelewatan banget. Di depan umum, dia justru nggak bisa, pasti berusaha supaya dewasa, sama seperti dia di rumah…dia juga dewasa kalau di rumah

xoxoxo 11/21/12 Jwabannya bisa dilihat hehehe

MyKyubee 11/21/12 Itu real.

Narik pas Siwon habis nyoba, lalu di susul kangin…coba deh nonton lagi wkwkwk Kibum kadang tuh jahil

Iya, sedih juga kalau ingat. Hankyung dan Kangin cedera waktu syuting EHB, penyebabnya yak arena adegan2 di EHB itu

Cho rae in 11/21/12 Changmin is food monster hehehe

Sachiko Yamaguchi 11/21/12 Mianhe, bakalan agak lama nanti2…karena sibuk. Tapi pasti lanut kok asal yg minat banyak

Gyurievil 11/21/12 Oh adegan itu memang ada di SS3 hehehe

AreynaKyuminElf 11/20/12 Memang tidak beres kepalanya

Chiti 11/20/12 Wkwkwk… HIDUP TBC!

tati joana 11/20/12 Mian, itu kurang…maksud saya, rekor sebelumnya. Hankyung kan sesudah Kyuhyun hehehe. Gomawo udah diingatkan jadi udah diedit…ditambahkan soal Hankyung

kihyun 4orever 11/20/12 Wah, yg kolam renang itu panjang banget!

KyuBiased 11/20/12 Udah lah

Biarkan saja hehehe

Khotmibukanhotmi 11/20/12 GWS ya

trililililili 11/20/12 .Ha ha ha gomawo

shin rihee 11/20/12 tidak sampai sana

vietaKyu 11/20/12 tinggal pemulihan. Tapi mmg kondisinya nggak akan 1005 kayak orang lain

Author paling senang bayangin changmin nelen ludah, mana kyuhyun tega makan di depannya wkwkwk…usil banget

Cho rae in 11/20/12 di FB ada

wembell 11/20/12 .Perjuangan beraaaaaaaaaaat

Princess Kyunnie 11/20/12 Setuju banget! Kadang kalau nggak tahu, pada bingung, kok evil disayang hehehe

SieLf 11/20/12 Gomawo juga. Author aja nggak sanggup kalau suruh ngikutin jadwal mereka

SSungMine 11/20/12 pake banget amat sangat sekali hiks

special5173 11/20/12 Yeye paling heboh di EHB

11/20/12 ditunggu hehehe

ayu wandira 11/20/12 bukan

stevy see 11/20/12 gomawo

Azurasky Elf 11/20/12 apakah itu?

KyuHaELF 11/20/12 gomawo

dhianelf4ever 11/20/12 iya, kangin mudah mukul orang…hiks tapi katanya dia itu membela diri kok

lovely yesungielf 11/20/12 Bukan Cuma gigit, itu peulpen atau pensil sampai patah

Shindong itu mood maker…dia selalu bisa bikin sesuatu menjadi menyenangkan, makanya kyuhyun bilang kalau pacaran mau aja shindong buat double date krn suasana pasti senang

Kim Sooyeon 11/20/12 mari kita ikuti saja hehehe

Kim ryokie 11/20/12 Iya, untung mereka kuat, kagak pada bunuh diri…amit-amit…jangan pernah…jangan sampai….

Ryusei Aki 11/20/12 Ah, Sungmin mmg jarang, tapi dijelaskan bahwa dia dekat di dalam hati hehehe

Author punya 'my beloved man' yg udah belasan tahun roommate ama temannya. Nggak apa2 tuh, malah waktu naksir, pada bantu, waktu kencan, kita kadang bareng. Aku dan pacarnya dia juga dekat. Kadang temannya minta aku antar nyari kado, begitu juga sebaliknya. Orang tua dan saudara mereka pada dekat, kadang liburan bareng … intinya, kayak ketemu saudara saat dewasa. Saking dekatnya, my beloved man dibilang 2 tubuh satu jiwa ama teman2 mereka. Tapi bukan homo tuh…mereka benar2 kayak kakak adik

Kalau yg biasa lihat yaoi, ngarahnya pasti ke sana.

Nuryewookie 11/20/12 . chapter 17

Changmin sangat suka makan dan banyaaaak

Dia sayang banget ama Kyuhyun

sitara1083 11/20/12 Iya, nggak heran artis korea banyak yg bunuh diri

Ne, aku juga suka dan setuju

octaviani 11/20/12 Gomawo

Ay 11/20/12 Changkyu emang lucu wkwkwk

kyuqie 11/20/12 Mianhe, kayaknya untuk selanjutnya bakal butuh waktu 1 minggu untuk tiap chapter

umi elf teukie 11/20/12 Nggak. Mereka kan ada line sendiri2. Kalau nggak masuk atau telat didenda lho… mahal dendanya

SunakumaKYUMIN 11/20/12 Iya, pasti lucu banget

VitaMinnieMin 11/20/12 Kayaknya enak dipeluk kayak gitu hehehe lucu kebayangnya

Itu real lho…kan kalau ada elf bilang mau nikah ama Kyuhyun, Kyuhyun bilang suruh minta ijin Sungmin dulu

Siwon aslinya polos, banyak yg bilang gitu. Bukan soal pamer badan, tapi wataknya dia itu polos banget

Kim Anna 11/20/12 yah, itu sih sekalian aja bikin Wikipedia jangan bikin ff hehehe mana enak chingu baca dan nulisnya. Tapi gomawo buat usulnya (^_^)

aninkyuelf 11/20/12 author juga jadi sedih. Awalnya mmg di mulai di 2007

shizuku m 11/20/12 Iya, changmin mau aja dikerjain Kyuhyun

Zhoumi belum masanya dan lihat sendiri kan…suju sibuk banget, mana sempet mampir2

misskyuKYU 11/20/12 Iya…

Jangan bosan review ya, review chingu bikin semangat hehehe

hanifElfkyu 11/20/12 Bukan. Hehehe

Cho Kyu Chely 11/20/12 Ne, gomawo usulnya