Title : RISING STAR Chapter 19

Genre : Brothership

Rating : Fiction T

Cast : Kyuhyun, Leeteuk, Heechul, Hankyung, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, dan Kibum.

Disclaimer : All them belong to themselves and GOD.I own only the plot.

Warning : Typos, Geje , Don't like it? Don't read it please.

Summary : Perlakuan kalian membuatku semakin membencinya…membenci tubuh tak berguna ini! / "Saya pikir saya masih berusia 20 tahun." / "Ah! Kalian pikir saya akan menikah dengan Teuki hyung?" / "Saya hanya memiliki gaya yang berbeda, bukan berarti aku aneh." / "Aku akan tetap tampil selama aku masih bisa berdiri."

.

.

Sungmin menghapus air mata itu dengan sedih. Ia tidak tahu apa yang menyebabkan Kyuhyun seperti itu. Yang ia tahu, kesedihan yang begitu besar hanya bisa dilakukan oleh orang yang Kyuhyun anggap dekat di hatinya.

.

.

RISING STAR

Chapter 19

.

15 Desember 2007

Sungmin terbangun ketika matahari menyusup lembut menyinari kamar dari balik tirai jendela. Semalam, Sungmin terus memeluk Kyuhyun yang menangis hingga tertidur. Ia juga mengompres mata dongsaengnya dengan kapas yang dicelup ke dalam air es. Kyuhyun pasti tidak mau ada yang mengetahui peristiwa tadi malam.

Namun kini Kyuhyun tidak tampak di sebelahnya, juga tidak di kamar itu.

Sungmin beranjak keluar. Ryeowook dan Yesung sudah bangun. Ia tahu Ryeowook biasa bangun pagi. Tapi ia heran melihat Yesung sudah bangun sepagi itu, meski pun Yesung juga bukan orang yang biasa bangun siang. Tetapi ini masih terlalu pagi.

Eunhyuk bangun tak lama kemudian, dan langsung menuju ke kamar mandi. Sungmin mengedarkan pandangan ke seluruh dorm. Akhirnya ia menemukan Kyuhyun sudah duduk di depan televisi. Dongsaengnya itu melihat ke arah televisi, namun sama sekali tidak menontonnya.

"Gomawo, hyung," bisik Kyuhyun ketika Sungmin duduk di sebelahnya.

Sungmin memandang Kyuhyun dengan sorot bingung. Kyuhyun tertawa melihat mimik andalan Sungmin itu.

"Jangan pura-pura, hyung… Kau mengompres mataku semalam, kan? Itu sebabnya pagi ini mataku tidak terlihat sembab."

Sungmin tersenyum lebar. Ia mengacak rambut Kyuhyun dengan sayang, namun matanya menyelidik dengan cemas. "Gwenchana, Kyuhyunnie?"

"Gwenchanayo," kata Kyuhyun sambil kembali tersenyum.

"Kau demam," keluh Sungmin sambil meraba kening Kyuhyun.

"Jebal, hyung, jangan melarangku tampil hari ini," kata Kyuhyun.

Sungmin menautkan kening mendengar sedikit nada getir dalam suara Kyuhyun. Namun lagi-lagi Sungmin memilih tidak bertanya.

"Hyung tidak akan mencegahmu. Tapi jangan lupa minum obat, arra?"

"Arraseo, Sungmin hyung."

Sungmin beranjak kembali ke kamar untuk mandi dan bersiap-siap. Ketika ia keluar, member SuJu yang di lantai 12 sudah berkumpul. Selama mereka makan pagi, Sungmin diam-diam menilik semua wajah yang dilihatnya. Ia berhenti ketika perhatiannya jatuh pada Hankyung.

Meski Kyuhyun dan Hankyung sesekali berbicara satu sama lain, tapi ia bisa merasa, kedua namja yang tertutup itu sedang bersandiwara. Mereka tidak ingin ada yang mengetahui sesuatu telah terjadi di antara mereka.

Selesai makan, Sungmin meminta Ryeowook agar tidak membantunya di dapur. Meski heran, Ryeowook akhirnya menurut. Sungmin sedang mencuci piring ketika Hankyung mendekat untuk menyerahkan piring kotor. Ia sudah hafal kebiasaan Hankyung yang selalu membantu membereskan meja makan.

"Apa yang hyung perbuat pada Kyuhyunnie?" tanya Sungmin sambil tetap mencuci piring. Ia sama sekali tidak menoleh.

Tangan Hankyung sempat terhenti sejenak, sebelum melanjutkan meletakkan piring kotor di dekat Sungmin.

"Mianhe, Sungminnie… Aku tidak bermaksud melakukannya," bisik Hankyung lirih. Ia tetap berdiri di dekat Sungmin.

"Aku belum pernah melihat Kyuhyunnie terluka seperti itu." Sungmin menghentikan kegiatannya dan memandang Hankyung dengan tajam. "Aku tidak tahu apa masalah kalian. Yang aku tahu, Kyuhyunnie sangat mencemaskanmu belakangan ini."

Kata-kata Sungmin membuat Hankyung semakin merasa bersalah.

"Jika Hankyung hyung melukainya sekali lagi, hyung akan berhadapan denganku!" Sungmin memandang namja di sebelahnya dengan pandangan lurus. Ia tidak bermain-main dengan ucapannya. Hankyung tahu pasti akan hal itu.

Ketika Sungmin meninggalkan dapur, Hankyung termenung beberapa lama. Ia memandang Kyuhyun yang bersikap seperti biasa di hadapan member SuJu lainnya. Namun saat mata mereka bertemu, ia bisa melihat Kyuhyun menghindarinya.

Satu jam kemudian, manager hyung datang untuk menjemput mereka.

"Ah! Aku ingin memberitahu, kalian diundang untuk menghadiri China Tencent Stars Magnificent Ceremony di Beijing tanggal 17 Desember nanti," kata manager hyung. "Kita akan melakukan perform Marry U di sana."

"Wah! Kita akan ke Beijing!" seru Kangin senang.

"Aniyo. Kangin sshi dan Sungmin sshi ada jadwal di Chunji. Leeteuk sshi dan Eunhyuk sshi ada jadwal di SUKIRA. Heechul sshi dan Donghae sshi punya jadwal drama. Shindong sshi ada jadwal MC." Manager hyung menggeleng. "Undangan ini memang mendadak. Jadi hanya Siwon sshi, Hankyung sshi, Kibum sshi, Kyuhyun sshi, Yesung sshi dan Ryeowook sshi yang akan berangkat."

"Apa tidak apa dengan anggota sesedikit itu?" tanya Shindong kuatir.

"Kami sudah memikirkannya. Pihak penyelenggara juga tidak keberatan karena mereka memang mengundang cukup mendadak. Kita harus hadir, katanya, jadi kami sudah merencanakan menyanyi dengan bar tools."

"Ah! Jadi mereka tidak perlu melakukan dance." Leeteuk merasa lega. Dia sempat mengkhawatirkan kondisi Kyuhyun yang sedang demam.

Eunhyuk menggeleng. "Minimal di part akhir kalian harus melakukannya."

"Ne. Tidak perlu mengkhawatirkan aku. Aku masih sanggup." Kyuhyun keberatan menjadi penyebab perubahan formasi.

"Jangan membantah, Kyuhyunnie, karena kita berkurang hingga 7 member, kau akan menyanyikan nyaris semua part, begitu pula aku dan Ryeowook." Yesung menegaskan. "Aku akan menyusun kembali pembagian part-nya."

"Soal dance, aku bisa mengaturnya agar Kyuhyunnie tidak perlu melakukan dance." Hankyung menyahut. "Aku akan mengaturnya bersama pembagian part dari Sunggie."

"Aku tidak selemah itu!" Suara Kyuhyun agak meninggi dari biasanya, membuat member lain menautkan kening. Kyuhyun tampak memandang tajam ke arah Hankyung.

"Aku tidak me…"

"Ne! Hyungdeul berpikir aku ini lemah! Aku seperti patung porselen yang setiap saat bisa pecah, sehingga hyungdeul selalu berhati-hati terhadapku!" Kini Kyuhyun benar-benar marah. "Aku sangat benci keadaanku yang sekarang ini! Perlakuan kalian membuatku semakin membencinya…membenci tubuh tak berguna ini!"

"KYUHYUNNIE!" Hardikan Leeteuk membuat Kyuhyun terdiam. "Ke mana Kyuhyunnie yang selalu bersyukur karena dia masih bisa hidup? Ke mana Kyuhyunnie yang selalu bersyukur masih bisa tampil di panggung, meski apapun keadaannya?!"

"Tadinya aku berpikir begitu, Teuki hyung… Tapi ternyata aku salah… Aku yang seperti ini, tidak cukup untuk Super Junior." Kyuhyun menjatuhkan dirinya di sofa, menggigit bibir dan menahan air matanya kuat-kuat. Sungmin segera merangkul bahu dongsaengnya.

Member SuJu yang lain saling berpandangan dengan heran mendengar kata-kata Kyuhyun. Hanya Hankyung yang menatap Kyuhyun dengan tatapan nanar. Kata-kata Kyuhyun serasa menamparnya dengan keras.

Sungmin, meski hanya beberapa detik, memandang Hankyung dengan pandangan yang membuat Leeteuk menahan nafas. Leader Super Junior, tanpa sengaja melihat ekspresi tersembunyi itu. Ia merasa, ada sesuatu yang terjadi, yang hanya diketahui Sungmin, Hankyung dan Kyuhyun. Dan itu sesuatu yang buruk.

Leeteuk berhitung sejenak di dalam hati, memikir ulang tindakan yang harus ia ambil. Leeteuk yang dulu, akan dengan panik meminta Kyuhyun, Sungmin dan Hankyung berterus terang di depan member lain. Tapi ketika ia memikirkannya lagi, ia tahu, hanya satu orang yang perlu ia tanyakan soal ini agar masalah tidak bertambah besar.

"Soal pengaturan, kita bicarakan lagi nanti," kata Leeteuk membuyarkan suasana. "Kyuhyunnie, ikut aku ke kamar!"

Leeteuk menarik sang magnae, dan membawanya ke dalam. Beberapa member lain memandang pintu kamar Kyuhyun dan Sungmin yang tertutup dengan bingung.

Di dalam kamar, Kyuhyun duduk di kursi, terdiam dan menghindari tatapan Leeteuk.

"Ada sesuatu yang perlu aku tahu, Kyuhyunnie?"

"Aniyo, Teuki hyung."

"Sungguh?"

"Ne."

Leeteuk menarik nafas panjang. "Kyuhyunnie, kita berada di jadwal yang padat, dan kau akan pergi keluar negeri tanpa aku maupun Sungminnie. Aku perlu tahu apa yang terjadi sebelum kau tumbang di sana."

"Aku hanya ingin tampil kapan pun Super Junior memiliki jadwal, Teuki hyung. Jangan memanjakan kondisiku."

"Itu bukan memanjakan! Sebagai leader, aku bertanggung jawab akan keselamatan semua dongsaengku!" Leeteuk menegaskan. "Aku takkan memaksamu istirahat jika kondisimu memungkinkan, tapi…."

"Itu tidak adil. Member lain meski pun dalam keadaan sakit, selalu diwajibkan tampil di atas panggung…"

"Kondisimu berbeda!" Mata Leeteuk memicing. "Aku tak percaya… Ada dongsaengku yang mengatakan hal itu kepadamu?"

Suara Leeteuk begitu mengerikan, membuat Kyuhyun membuang pandangannya. Tahulah Leeteuk, dugaannya benar, meski ia tak bisa mempercayainya. Ia bisa menduga siapa yang mengatakannya dari tatapan 'membunuh' Sungmin tadi.

"Ommo… Kyuhyunie… Kalau memang ada yang berkata seperti itu, kau tidak boleh mempercayainya." Leeteuk berjongkok di hadapan dongsaeng terkecilnya, dan memegang kedua tangan Kyuhyun erat. "Pasti ada kondisi yang membuatnya berkata seperti itu. Ingat apa yang kita sepakati…"

"Tutup mata. Tutup telinga. Bicaralah dengan hati." Kyuhyun menyahut sambil berusaha tersenyum. "Aku sudah melakukannya, Teuki hyung, aku juga sudah memaafkannya. Tapi saat sesuatu yang mengingatkan akan hal itu terjadi…"

"Kau merasa terluka…"

Kyuhyun mengangguk.

"Hyung mengerti. Kata-kata yang menyakitkan, sama seperti paku yang ditancapkan pada sebilah kayu. Meski pun paku itu bisa dicabut, lubangnya akan tetap ada." Leeteuk tersenyum lembut.

"Memaafkan adalah proses yang tidak instan. Setiap teringat, kau harus melakukannya lagi. Setiap teringat lagi, kau kembali melakukannya lagi. Begitu terus menerus, hingga sang waktu membantu menyembuhkan lukamu."

Kyuhyun kembali mengangguk.

"Kau sudah tenang? Kita bisa kembali keluar?"

Leeteuk tersenyum saat Kyuhyun kembali mengangguk. "Kalau begitu, mulailah proses berulang itu dari sekarang, Kyuhyunnie. Sementara itu, bicaralah dengan hatimu. Aku yakin, kau tahu, tak ada yang benar-benar berpikir seperti itu tentangmu. Kau bisa bersama kami saja, kami sudah sangat bersyukur. Arra?"

"Arraseo, Teuki hyung."

Keduanya kembali keluar. Melihat Kyuhyun sudah bisa tersenyum, suasana kembali seperti semula. Manager hyung meneruskan pengarahannya.

"Kita akan berangkat selesai Inkigayo tanggal 16." Sang manager memandang Kyuhyun sejenak. "Karena itu, saya harap, kalian langsung membawa keperluan kalian ketika berangkat ke Inkigayo."

"Apa itu tidak terburu-buru?" Donghae terkejut.

"Bagaimana jika 17 pagi saja?" tanya Leeteuk keheranan. "Acaranya malam hari, bukan?"

"Tidak apa, Teuki hyung. Begitu malah bagus," kata Yesung.

"Tidur di pesawat atau pun di dorm sama saja." Ryeowook menyambung.

"Ne. Kami malah punya waktu luang di sana." Siwon tersenyum menampakkan kedua lesung pipinya.

"Aku tidak keberatan." Kibum mendukung yang lain.

Hanya Hankyung dan Kyuhyun yang tidak berkomentar. Sungmin yang duduk di sebelah Kyuhyun, menarik dongsaengnya itu mendekat.

"Sepertinya ada yang sudah membuat kesepakatan…" bisik Sungmin.

"Aku tidak tahu." Kyuhyun kembali berbisik.

"Pembohong," desis King of Aegyo. "Kau mungkin pandai menutupinya, tetapi manager hyung tidak."

Kyuhyun tersenyum tipis ketika mendengar kata-kata Sungmin. "Yang penting, tokoh utamanya tidak sadar."

"Itu sebabnya kalian bangun pagi-pagi ya… " Sungmin tersenyum manis dan memeluk Kyuhyun dengan erat. Ia benar-benar dibuat terkejut oleh tindakan Kyuhyun. Dijentiknya ujung hidung Kyuhyun sambil tersenyum. "Saranghae, Kyuhyunnie."

"Ya! Kalian berdua sedang apa?!" Heechul menegur. Ternyata kata-kata terakhir Sungmin dan kelakuan keduanya yang sibuk berbisik-bisik, menarik perhatian member lainnya.

"Ah, tidak apa-apa, Heechul hyung. Tiba-tiba, aku jadi sayang sekali pada Kyuhyunnie," kata Sungmin dengan gaya manjanya. Ia merangkul Kyuhyun semakin erat, sementara dongsaengnya hanya tersenyum dengan wajah memerah.

"Aish! Aku tak akan menyetujui hubungan kalian," kata Kangin sambil merengut.

"Kita perlu persetujuan, Kyuhyunnie?" tanya Sungmin.

"Aniyo, Sungmin hyung." Kyuhyun menggeleng dengan evil smirk nya.

Member Super Junior yang lain hanya bisa menggelengkan kepala sambil tersenyum melihat Kangin dan Heechul serius menanggapi Sungmin dan Kyuhyun.

Akhirnya, dengan mengenakan seragam Marry U yang berwarna abu-abu kotak, mereka berangkat menuju Seoul Shindolim Technomart. Mini konser Marry U berlangsung meriah. Ketiga belas namja itu melakukan perform, mengadakan jumpa fans, dan melakukan lamaran kepada para fans yang beruntung.

Mereka berlutut dengan satu kaki dan melamar fans tersebut, mencium tangan mereka, bahkan memberikan mereka sebuah cincin. Semua fans yang datang sangat bersemangat mengikuti acara. Heechul yang paling heboh pada konser siang itu. Kibum sendiri benar-benar tertarik melihat cara Hankyung berakting.

Semua yang hadir sangat senang melihat keramahan Super Junior. Fans yang membeli tiga versi album mereka sekaligus, diperbolehkan memilih oleh member Super Junior yang mana mereka akan 'dilamar'.

Sungmin memeluk dengan lembut dan manis, membuat fans yang melihat menjerit histeris. Heechul selalu memutar fans yang berpasangan dengannya beberapa kali setelah mengenakan cincin.

Kyuhyun tidak dapat menahan tawa melihat ulah hyungdeul di konser siang itu. Kadang ia dan Yesung sibuk bercanda sendiri. Begitu pula Eunhyuk dan Donghae.

Acara semakin meriah saat Heechul memaksa Siwon dan Hankyung melakukan dance battle Don't Don bertiga. Hankyung terpilih sebagai dancer paling hot di antara mereka.

Pemutaran film yang mereka rekam kemarin, menjadi pemanis acara. Seruan-seruan fans mengiringi pemutaran film. Tidak ada yang tidak tertawa saat lamaran Heechul ditayangkan di layar. Akhirnya acara siang itu pun berakhir.

"Kita break tiga jam. Kalian mau makan siang?" tanya manager hyung saat di ruang ganti.

"Manager hyung, bisakah kita pesan makanan saja? Jadi kami bisa beristirahat barang sejenak," kata Leeteuk sambil mengamati para dongsaengnya yang mencari tempat berbaring di ruang ganti.

Bagi mereka, tempat seperti apapun sudah bukan masalah, asal bisa beristirahat. Bahkan Kangin pernah tidur di toilet, agar tidak tersorot kamera, saat jadwal mereka sangat padat dan tak ada tempat yang aman dari kamera.

Manager hyung memandang ketigabelas namja itu, dan akhirnya mengangguk. "Baiklah, akan aku pesankan makanan untuk kalian. Beristirahatlah."

Leeteuk menghampiri Kyuhyun yang sudah tertidur dengan meringkuk di lantai berkarpet. Sungmin menyelimutinya dengan jaket miliknya.

"Dia masih demam?"

Sungmin kembali meraba kening Kyuhyun dan mengangguk. "Tapi dia sudah bilang, tidak mau membatalkan jadwal."

Leeteuk duduk di lantai sambil bersandar di dinding sebelah Sungmin. "Syukurlah kondisinya sudah jauh lebih baik. Paling-paling hanya demam atau sesak."

"Ne, operasi Oktober lalu benar-benar membuatnya lebih stabil." Sungmin ikut bersandar ke tembok sambil meluruskan kakinya yang terasa pegal. Beberapa member merebahkan tubuh di sofa dan di kursi. Tapi lebih banyak yang memilih di lantai agar bisa merebahkan diri sepenuhnya.

"Sungminnie, aku melihat pandanganmu tadi…" Leetetuk berkata dengan hati-hati.

Sungmin memandang Leeteuk sejenak, kemudian tersenyum. Ia mengelus rambut Kyuhyun yang tertidur di dekatnya. "Aku kira aku perlu melindunginya. Ternyata dia lebih kuat dari dugaanku. Kyuhyunnie hanya butuh waktu."

"Apa maksudmu?" Leeteuk tampak kebingungan.

"Aniyo. Lupakan saja," kata Sungmin sambil kembali tersenyum.

"Hasil survey yang dikumpulkan tadi sedang dihitung oleh panitia," kata Leeteuk, mengalihkan pembicaraan, karena Sungmin tampak tidak mau membahasnya lagi.

"Ah! Survey tentang pernikahan member SuJu?" Sungmin tersenyum. "Beberapa temanku akan menikah tahun ini."

"Ne. Temanku juga begitu," kata Leeteuk sambil tersenyum. "Sebaiknya kau juga beristirahat, Sungminnie. Nanti malam konser pasti lebih berat, karena kita menyanyikan lebih banyak lagu."

"Kita seperti sedang berlatih untuk konser yang sebenarnya," gumam Sungmin.

Leeteuk tersenyum. "Ne. Semoga kita punya konser milik kita sendiri."

Kedua namja itu pun menyusul member yang lain, yang telah tertidur lebih dahulu.

Ketika manager hyung datang, ia melihat mereka semua sedang tertidur pulas. Akhirnya ia meletakkan makanan di dalam tanpa membangunkan mereka, lalu beranjak pergi dan menutup pintu.

Namja itu duduk di sebuah bangku panjang, sambil mengeluarkan sebuah tiket dari dalam tasnya. Ingatannya melayang pada peristiwa dini hari tadi, saat Kyuhyun meneleponnya. Kyuhyun memintanya untuk mengatur agar Hankyung bisa mengambil libur.

"Itu tidak mungkin, Kyuhyun sshi. Pihak SM akan menolak."

"Apa tidak ada apa pun yang bisa dilakukan?" tanya Kyuhyun di pesawat telepon.

"Sebenarnya ada acara di Beijing," katanya setelah melihat agenda. "Kita diminta ke Beijing tanggal 17 Desember nanti."

"Kalau begitu, bisakah manager hyung menemuiku sekarang?" Kyuhyun menyebutkan sebuah tempat, lalu menutup telepon tanpa memberinya kesempatan untuk menolak.

"Manager hyung, aku ingin minta tolong satu hal," kata Kyuhyun ketika mereka akhirnya bertemu di sebuah kedai kopi 24 jam yang dijanjikan. Manager hyung tidak mau mengambil resiko Kyuhyun menunggunya di cuaca bersalju hingga jatuh sakit.

"Kyuhyun sshi, kau sudah banyak meminta hari ini… Bahkan di jam seharusnya kita semua tidur. Dan kau masih mau meminta sesuatu lagi padaku?" tanya Manager hyung dengan wajah heran.

Namun, ketika ia memandang Kyuhyun, seakan ada kekuatan pada mata namja di depannya… Kekuatan untuk membuat orang lain melakukan apa yang ia inginkan.

"Manager hyung bilang, aku dan Hankyung hyung termasuk yang akan ke Beijing, bukan? Aku tahu, jarak Beijing dan rumah Hankyung hyung sekitar 18 jam jika ditempuh dengan mobil. Tetapi jika dengan pesawat…."

"Kyuhyun sshi, kalau maksudmu membiarkan Hankyung sshi ke Mudanjiang dari sini, aku tidak berani!"

"Aku tidak meminta itu, meski pun itu memang cara paling cepat," kata Kyuhyun. "Tolong belikan tiket ke Mudanjiang dari Beijing. Tiket pulang pergi."

"Mwo?" Manager hyung memandang amplop yang disodorkan Kyuhyun dengan terkejut.

"Jebal, manager hyung, yang penting kami ke Beijing, bukan? Persoalan di sana kami akan ke mana dulu, asal ketika acara kami siap, itu tidak melanggar aturan kan? Mudanjiang hanya 30 menit dari Beijing jika memakai pesawat terbang."

"Tapi…mana ada waktu?"

"Kita akan berangkat sesudah Inkigayo."

"Mwo?" Manager hyung kembali terhenyak. "Kalian akan berangkat tanggal 16 malam?"

"Aku akan menghubungi member lain yang akan berangkat. Aku yakin, jika mereka tahu masalahnya, mereka tidak keberatan sehari tidur di pesawat dan bukan di dorm. Tho nanti kami bisa beristirahat di hotel sambil menunggu Hankyung hyung kembali."

"Tapi Kyuhyun sshi…"

"Tolong bantu kami, Manager hyung. Jika Hankyung hyung tertekan terus seperti ini, tidak akan baik juga buat kita semua, bukan?"

Manager hyung menimbang sejenak, lalu mengambil amplop berisi uang itu. "Aku akan membelikan tiket ke Mudanjiang."

"Gomawo, manager hyung. Aku tahu, kau pasti akan mengerti. Kau memang orang baik." Manager hyung ingin mengeluh keras, namun melihat senyum polos Kyuhyun, ia tidak berkutik.

Dan di sinilah dia… memegang sebuah tiket pulang pergi yang akan diberikannya pada Hankyung saat di Beijing. Meski ia tahu Kyuhyun dapat meyakinkan member yang lain, ia tetap takjub saat hal itu menjadi kenyataan. Dan Kyuhyun berpesan agar tidak mengatakan bahwa itu adalah idenya.

.

Malam harinya, mini konser Marry U kembali digelar. Setelah menyanyikan beberapa lagu, mereka duduk di bangku yang disediakan panitia di tengah panggung.

Kibum, Hankyung dan Heechul duduk di bangku paling ujung kiri. Kyuhyun, Sungmin dan Donghae duduk di bangku sebelahnya. Sebuah papan tulis diletakkan Leeteuk dan Shindong di tengah. Eunhyuk dan Kangin duduk di bangku sebelah kanan papan tulis. Ryeowook, Siwon dan Yesung duduk di bangku paling kanan.

Mereka saling melirik saat Shindong dan Leeteuk masih berdiri. Kyuhyun memberi kode agar Shindong duduk di dekatnya. Tapi karena bangku itu sudah terisi 3 orang, Shindong menggeleng.

"Tadi adalah lagu utama di album kedua kami, Don't Don," kata Leeteuk. setelah semua duduk. Ia keheranan melihat Shindong berjongkok di sebelah Donghae.

Donghae ikut menawarkan bangku mereka, lagi-lagi Shindong menolak. Semua saling melihat tempat kosong…hanya tersisa satu. Shindong bermaksud menyisakan tempat itu untuk Leeteuk.

"Sesudah melakukan dance itu, kami semua kehabisan nafas." Leeteuk tertawa. "Sebentar lagi saya akan berumur 26 tahun. Ini sebuah bencana… Saya sangat lelah. Siapa pun yang tidak kehabisan nafas, silahkan melanjutkan berbicara."

Leeteuk duduk di sebelah Eunhyuk.

"Tolong beri kami sebuah kursi lagi," pinta Leeteuk entah kepada siapa.

"Hanya ada bangku untuk 12 orang!" seru Shindong sambil berdiri. Namun tak ada respon dari pihak panitia. Sepertinya mereka juga kebingungan.

Leeteuk yang merasa tidak enak melihat Shindong berdiri, akhirnya ikut berdiri.

"Leeteuk sshi, bukankah kau pikir kau sudah tua?" tanya Shindong ketika melihat sang leader menemaninya berdiri.

"Itu benar," kata Leeteuk.

"Apakah kau menggunakan itu sebagai alasan untuk membicarakan dirimu sendiri?" tanya Shindong lagi.

"Kata-katamu tajam," tegur Leeteuk.

"Baiklah, aku akan duduk." Shindong hendak duduk di sebelah Eunhyuk, di mana Leeteuk tadi duduk. Tapi namja itu menempati dua bagian.

"Saya sedang lelah," kata Eunhyuk menggoda Shindong.

"Saya juga, jadi saya akan tetap duduk." Lalu Shindong dengan santai duduk di pangkuan Eunhyuk. Akhirnya Eunhyuk tertawa dan bergeser ke tengah. Shindong mengusap peluhnya yang mengalir deras, sama seperti member yang lain. Mereka benar-benar kelelahan.

"Acara yang akan aku perkenalkan sekarang, benar-benar lucu." Leeteuk memulai acara sambil berdiri di sebelah Shindong. "Ini adalah sebuah topik yang belum pernah dilakukan oleh penyanyi lain sebelumnya."

"Ryeowook sshi, coba perkenalkan topik ini." Leeteuk meminta bantuan karena nafasnya mulai habis lagi.

"Kami melakukan sebuah survey pada acara sebelumnya tentang Super Junior dan Pernikahan." Ryewook menerangkan.

"Kami tidak mengetahui hasilnya," lanjut Shindong. Semua member memang memegang mike mereka masing-masing. "Beberapa orang berpikir, bahwa mustahil mendapatkan jawaban terbanyak untuk hal ini. Tapi kami tetap memilih topik yang menyenangkan dan melakukan survey tersebut."

"Kami akan menunjukkan pada kalian pertanyaan yang pertama." Leeteuk membuka perekat yang menutup kalimat paling atas di papan. "Apa pertanyaannya, Shindong sshi?"

"Pertanyaannya adalah ' Siapakah member yang diperkirakan akan menikah lebih dulu?' dari yang lain." Shindong tertawa.

"Kita akan membuka mulai dari ranking 3 terbanyak," kata sang leader. "Siapakah itu?"

Ternyata nama Leeteuk yang muncul.

"Ini pasti sebuah kesalahan," kata Leeteuk suram. Ia sangat menginginkan posisi pertama.

"Kalau Leeteuk sshi di urutan ketiga, berarti saya di tempat ke-1 atau ke-2," ujar Eunhyuk yakin.

"Sesungguhnya Leeteuk sshi sering menyebutkan bahwa ia ingin menikah lebih cepat dari yang lain."kata shindong.

"Benar," kata Leeteuk disambut teriakan para fans.

"Itu berarti yang menempati posisi ke-1 dan ke-2 benar-benar di luar perkiraan." Shindong berpikir keras.

"Saya berencana menikah di usia 34 tahun. Saat on air di radio, ada seorang yeoja kelas 6 yang meminta saya menunggunya 10 tahun lagi," kata sang leader.

Kyuhyun mendengarkan sambil meminum air dari botol. Ia sangat kehausan. Ditaruhnya botol yang sudah kosong tadi ke sisi bangku.

Hankyung bangkit berdiri. "Leeteuk sshi, saya berencana menikah cepat juga."

"Kau juga?" Leeteuk dan Shindong terkejut.

"Saya sudah berusia 25 tahun sekarang." Hankyung memberikan alasannya.

"Apa kau berpikir akan menikahi seorang wanita Korea?" tanya Shindong.

"Itu tidak masalah." Hankyung menyahut mantap.

"Saranghaeyo!" seru Hankyung sambil tertawa lepas dengan tangan terentang ke arah para fans. Kalimatnya langsung disambut jeritan histeris.

Semua member yang mengenal baik namja kalem itu, justru menautkan kening. Tidak biasanya Hankyung ceria dan banyak berbicara. Ia justru terlihat over acting.

"Hankyung sshi, kami akan menanyakan sebuah pertanyaan." Leeteuk tersenyum.

Hankyung kembali duduk di sebelah Heechul yang memandangnya dengan diam dan bingung. Ia merasa Hankyung menyembunyikan sesuatu.

"Ini tentang ELF…," lanjut Leeteuk. "Banyak yang berasal dari Korea, tetapi banyak juga yang bukan. Kau lebih menyukai ELF korea atau ELF China?"

Heechul tersenyum melihat wajah panik Hankyung.

"Mianhamnida," kata Hankyung sambil berpura-pura hendak pergi. Hal itu membuat semua tertawa.

"Kemudian, tempat kedua adalah…. Heechul!" Leeteuk tergelak.

"Tunggu! Ini tidak berdasarkan umur…. Apakah hanya kebetulan?" tanya Donghae.

"Ini tidak berdasarkan umur." Leeteuk menegaskan.

"Orang yang lebih tua belum tentu menikah lebih dulu, bukan?" tanya Donghae lagi.

"Tentu tidak," kata Leeteuk. "Kita sebaiknya mendengarkan komentar Heechul sshi."

"Kamu mendapat peringkat kedua, Heechul sshi."

"Saya akan menikah terlambat." Heechul menolak. "Saya akan menikah ketika saya berusia 30 tahun."

Hankyung tergelak. Begitu pula beberapa member lain.

"Lihat kemari!" seru Leeteuk tak dapat menahan senyumnya. Heechul pun memandang sang leader. "Itu tinggal beberapa tahun lagi!"

"Ne. Tidak banyak tahun yang tersisa!" Shindong mengingatkan.

Sungmin menepuk tangan Kyuhyun yang sedikit tidak fokus karena demamnya, sehingga Kyuhyun kembali memusatkan perhatian. Seperti yang diperkirakan Sungmin, kamera menyorot ke arah Kyuhyun juga karena berada di sebelah Heechul.

"Saya pikir saya masih berusia 20 tahun," sahut Heechul sambil melirik Kyuhyun yang baru berusia 19 tahun. Kyuhyun sendiri hanya tersenyum ke arah penonton sambil mengetuk-ngetukkan mike-nya.

"Kita akan mendengar seperti apa tipe gadis ideal Heechul sshi." Leeteuk membuat fans berteriak riuh.

"Tipe idealku… Saya harap, ia menyukai warna biru."

"Biru?" Leeteuk tertegun. "Kamu seperti sedang berpromosi…."

"Kamu sungguh menyukai itu?!"Shindong tertawa.

"Gadis idealku adalah ELF!" seru Heechul akhirnya sambil bangkit berdiri. Fans menyahut riuh.

"Ah! Ini sesuatu yang ramah saya rasa."Shindong tersenyum.

"Saya ingin menikah dengan ELF!"seru Leeteuk juga. Fans semakin riuh.

"Kami dengar, fans Heechul dan Donghae meningkat menjadi 50.000 orang." Leeteuk meneruskan. "Jadi, tempat pertama… Member yang paling mungkin menikah pertama kali adalah…."

Leeteuk mengurungkan niatnya melepas perekat pada papan tulis.

"Ini bisa menjadi sesuatu yang bagus maupun buruk." Leeteuk kembali berkata. "Buruknya adalah ia akan meninggalkan ELF untuk menikah."

"Kangin! Kangin! Kangin!" seru para fans.

"Mari kita diam sejenak." Leeteuk berseru.

"Banyak orang menyangka bahwa itu adalah Kangin sshi," ujar Shindong.

"Mengapa kalian berpikir itu adalah saya?" tanya Kangin kepada para fans. "Tunggu! Mari kita tenang sebentar."

"Ada banyak alasan yang terdengar, tetapi apakah itu karena ia memiliki uang banyak?" tanya Shindong kepada fans yang berebut memberikan alasan. "Mengapa ia akan menikah karena ia memiliki uang banyak?"

"Tunggu! Mengapa kalian pikir itu adalah saya?" Kangin berdiri, masih bersikeras ingin mendengar jawaban ELF. Namja itu tersenyum ketika mendengar beberapa jawaban yang berbeda dari yang Shindong dengar tadi. "Ah! Kalian pikir saya akan menikah dengan Teuki hyung?"

Ryeowook tertawa. Para fans mengiyakan dengan penuh semangat.

"Tetapi maaf,… Saya bukan tipe semacam itu…. " kata Kangin sambil tersenyum lebar.

"Di tempat pertama, apakah benar-benar Kangin Super Junior?" Leeteuk mengalihkan perhatian mereka kembali.

"Saya pikir itu mungkin Sungmin sshi atau Kyuhyun sshi." Kangin tersenyum sambil kembali duduk.

"Atau perkirakan member lain juga…." Leeteuk mengingatkan. "Tempat pertama adalah….."

Leeteuk menarik perekat. "Hana! Dul! Set! …Kangin sshi! "

Semua bertepuk tangan dengan keras.

"Jika kalian melihat ini, tempat pertama dan kedua adalah pembuat skandal di Super Junior." Leeteuk menunjuk nama Heechul dan Kangin sambil tertawa.

"Saya punya sebuah pertanyaan untuk Kangin hyung." Shindong mengisi kekosongan. "Bagaimana pernikahan ideal menurutmu?"

"Pernikahan ideal?" Kangin berpikir. "Saya rasa pernikahan di mana semua ELF dapat menghadirinya."

Tepukan riuh lagi-lagi terdengar.

"Ok, mari kita lanjutkan." Leeteuk membuka perekat. "Pertanyaan kedua adalah …. Ah! 'Member mana yang mungkin akan menangis jika lamarannya ditolak?' Ini berarti orang tersebut sering menangis dan terlalu sensitif."

"Sering menangis," jelas Shindong.

"Peringkat ketiga adalah…." Leeteuk membuka. "Kyuhyun-ah!"

"Kyuhyun-ah? Apakah itu benar?" tanya Shindong sambil tersenyum lebar ke arah sang magnae.

"Sebenarnya sejak kecil, saya tidak pernah menyatakan perasaan kepada gadis yang saya suka karena takut ditolak," kata Kyuhyun dengan suara pelan.

Semua saling memandang karena tidak mendengar.

"Lebih keras!" Eunhyuk berseru mengingatkan.

Kangin yang melihat Leeteuk mulai kepayahan, bangkit dari duduk dan berdiri di sebelah Donghae untuk membantu Leeteuk.

"Saya tidak pernah menyatakan perasaan kepada seorang gadis karena saya takut ditolak," kata Kyuhyun lebih keras.

Sungmin dan Heechul memperhatikannya dengan seksama.

"Jadi saya pikir, pilihan mereka benar. Saya pikir, seandainya saya ditolak, saya mungkin akan sedikit menangis."Kyuhyun melanjutkan.

"Kyuhyun sshi itu sensitif… Jadi dia kemungkinan akan menangis." Kangin membenarkan. "Mari kita lihat peringkat kedua."

"Donghae sshi!" seru Kangin, Leeteuk dan Shindong.

"Apa yang kamu pikirkan, menempati tempat ke-2?" tanya Leeteuk kepada Donghae yang duduk di sebelah Sungmin.

"Seandainya saya memiliki seseorang yang saya suka... dan saya ditolak… Saya akan tetap memperhatikannya dengan gigih," kata Donghae.

"Seperti seorang stalker…,"ucap Leeteuk.

Donghae tertawa sambil memberi tanda 'tidak' dengan tangannya. "Saya pikir, seandainya seorang laki-laki menyukai seorang yeoja, itu akan menciptakan beberapa kemungkinan. Saya akan mencoba membuatnya menjadi milik saya."

"Kamu tidak akan menangis?"tanya Shindong.

"Ne. Saya tidak akan menangis,"kata Donghae mantap.

"Begitu… Tempat kedua tadi Donghae… Dan tempat pertama adalah…." Leeteuk melanjutkan. "Hana Dul Set! …..Sungmin sshi!"

"Tunggu! Mereka semua duduk di bangku yang sama!" kata Hankyung menyadari kebetulan langka itu. "Peringkat pertama, kedua, ketiga, semua duduk bersama!"

Semua tertawa ketika menyadarinya. Kyuhyun, Sungmin dan Donghae tersenyum.

"Saya sebenarnya tidak mudah menangis. Saya yakin semua member tahu tentang hal ini." Sungmin berkata. " Saya tidak mudah menangis."

"Itu benar." Donghae membenarkan.

"Ia tidak pernah meneteskan air mata tetapi hidungnya memerah," celetuk Shindong.

Sungmin tergelak. "Ne. Saya ditolak dan hidung saya akan memerah."

"Pertanyaan selanjutnya adalah…" Leeteuk membuka perekat. "Siapa yang paling gugup di malam pernikahan?"

Suasana kembali riuh.

"Kita akan melihat peringkat ketiga ….Hankyung sshi!"

"Ia tidak akan gugup!" celetuk member yang lain.

"Apa yang kalian pikirkan? Itu karena saya tidak banyak bicara… dan saya akan diam…dan saya akan tersipu.…"

Heechul yang memperhatikan Hankyung yang terlalu bersemangat, jadi ingin menggodanya. "Kau tersipu tentang apa?"

Hankyung tidak bisa menjawab. Wajahnya memerah.

"Mari kita lihat tempat kedua…. Eunhyuk sshi!" seru Kangin dan Leeteuk.

"Ini tidak benar!"seru Shindong.

"Tetapi Eunhyuk sshi yang saya kenal… " Kangin berbicara, "Seperti yang kalian tahu, Super Junior sering bergurau bahwa dia menonton BF… Tetapi sesungguhnya, ia sungguh polos dan pemalu…."

Fans berteriak riuh.

Shindong melanjutkan, "Seandainya kau menempatkan Eunhyuk sshi di suatu posisi yang menjadi pusat perhatian, ia akan tersipu."

"Dan jika dia sendirian, dia tidak akan pernah memegang tangan gadis di sebelahnya."

Ryeowook tertawa mendengarnya.

"Apa yang kira-kira akan kamu lakukan di malam pernikahan?" Eunhyuk balik bertanya kepada Leeteuk.

"Hei, beberapa hari yang lalu kau sudah melakukan wawancara di pernikahan seseorang,"kata Leeteuk mengingatkan. Eunhyuk tertawa, tidak bisa melanjutkan serangannya.

"Mari kita lihat tempat pertama….. Ryeowook sshi!" seru Leeteuk dan Kangin.

"Mengapa?" tanya Ryeowook keheranan.

"Kamu menempati tempat pertama. Selamat!" kata Kangin.

"Mengapa kalian berpikir begitu?" tanya Ryeowook kepada para fans.

"Lihatlah dirimu di kaca. Mengapa kau pikir?"tanya shindong.

Ryeowook tertawa sampai terbungkuk.

"Kamu terlihat seperti kamu sangat menginginkannya," goda Kangin.

Leeteuk memberi kode agar mereka segera melanjutkan. Ia melihat dongsaengnya yang lain sudah sangat lelah dan memerlukan istirahat.

"Member yang kemungkinan akan menurut kepada istrinya. Tempat ketiga adalah…." Kangin membuka perekat.

"Yesung sshi! Kedua…Shindong sshi! Pertama adalah… Siwon sshi!" kata Kangin berurutan karena Leeteuk membuka satu per satu dengan cepat.

"Itu tidak mungkin!" seru Kangin.

Tapi mereka tidak membahas soal itu lebih lanjut. Siwon dan Yesung sudah sangat lelah sehingga tidak berkomentar apapun sejak tadi. Karena itu mereka sengaja melewatkannya. Lagipula tidak ada yang ingin mereka bahas tentang pertanyaan tersebut.

"Member yang kemungkinan menikahi seorang gadis meski pun tidak disetujui orang tua adalah…" Kangin menghadap ke arah fans yang berteriak riuh.

"Tempat ketiga adalah… Mari kita tebak."kata Kangin.

"Heechul sshi!" seru para fans.

"Heechul sshi?" tanya Kangin.

"Tempat ketiga adalah…" Perekat dibuka. "Kibum sshi!"

"Ceritanya seperti ini…" Kangin membayangkan. "Kibum jatuh cinta, seperti di dalam sebuah film. Kalian tahu bagaimana, bukan? Pihak orang tua tidak setuju dan dia berkata. 'Percayalah saja kepadaku dan ikutlah aku'. Mereka kemudian bergandengan tangan dan kabur."

"Ini tidak seperti film horror, bukan?"celetuk Shindong.

"Kamu tahu nasib tokoh baik dalam sebuah cerita tragedi? Kamu melarikan diri tetapi tidak ada jalan untuk hidup bersama dan akhirnya kamu kembali terpisah." Kangin tersenyum lebar.

"Mari kita lihat tempat kedua." Leeteuk benar-benar berharap Kangin tidak memperlama acara. "Tempat kedua adalah… Kangin sshi.".

"Tapi saya sungguh tidak ceroboh seperti itu." Kangin memprotes hasilnya.

"Kau mencoba untuk menyelamatkan dirimu sendiri," tegur Leeteuk.

"Sekarang adalah anak yang paling tidak patuh. Tempat pertama adalah…" Kangin tersenyum lebar. "Kita akan melihat siapa yang paling tidak patuh pada orang tuanya."

"Hana! Dul! Set! …Heechul sshi!" seru Leeteuk dan Kangin.

"Kau yang paling tidak patuh," seru Kangin kepada Heechul.

"Mengapa kalian mengatakan saya tidak patuh?"protes heechul kepada para fans yang memilihnya.

"Katakan sesuatu, hyung,"tuntut Kangin. Kyuhyun tersenyum melihat Heechul gugup.

"Aku…." Heechul terdiam sambil memegang mike.

"Ia kehilangan kata-kata…."Leeteuk tertawa.

"Mengapa memilihnya?" tanya Kangin kepada fans.

"Karena Heechul milikku!" seruan para fans terdengar menyebutkan hal itu.

"Hei, apakah Heechul hyung milikmu?" Kangin protes. "Heechul hyung milikku!"

Seruan fans menjadi riuh.

"Jadi inilah survey pemikiran pernikahan dan Super Junior. " Leeteuk ingin mengakhiri. Ia benar-benar khawatir dengan keadaan para dongsaengnya yang sedari tadi banyak berdiam diri. Ia sendiri sudah sangat lelah.

"Tunggu! Kita seharusnya mendengarkan Heechul sshi!" protes Kangin. Namja itu terlanjur bersemangat. "Usia berapa Heechul hyung mulai tidak patuh?"

"Ketika saya masih di rahim, mereka mengatakan kepada saya untuk tidak keluar tapi saya tetap keluar," sahut Heechul dengan senyum khasnya. Semua member yang lain tertawa mendengar jawaban cerdas itu. "Saya begurau. Saya sungguh-sungguh anak yang baik."

Kangin, yang terkenal suka membocorkan rahasia member lain, tidak dapat menahan diri. "Ini sesuatu yang akan aku ceritakan kepada kalian untuk pertama kalinya…."

"Saat awal kami debut… Kalian kenal Tak-sama kan? Dia dan Heechul hyung harus pergi dari rumah karena masalah di sekolah."

Heechul menatap ujung sepatunya ketika Kangin mengatakan hal itu.

"Manager hyung bertanya kepada orangtua Heechul hyung 'kapan Heechul sshi mulai menjadi aneh?' Mereka berkata, 'bahkan ketika dia masih kecil, dia meminta mie kacang hitam ... Tapi jika kita memesan itu untuknya, dia berubah ingin mie instan.' Lihat? Kau memang yang paling tidak patuh, hyung!"

"Saya hanya memiliki gaya yang berbeda, bukan berarti aku aneh,"protes Heechul.

Kangin masih tidak bisa menahan dirinya. "Bahkan soal burger…. Dia tidak makan burger apapun kecuali dari merk …. "

Akhirnya Kangin membuat kesalahan fatal, menyebut salah satu merk burger. Ia pun menjadi panik. Akhirnya hal itu berhasil membuat Kangin menutup mulutnya.

Acara malam itu pun selesai, dan member Super Junior yang kelelahan, bersiap pulang kembali ke dorm. Kibum, Siwon dan Kangin diantar ke tempat mereka terlebih dahulu.

Hari ini sudah beberapa kali Hankyung mencoba mendekati Kyuhyun, tetapi tidak ada kesempatan di mana mereka bisa bicara berdua. Namun saat mobil sampai di parkiran, Hankyung bersyukur, kebiasaan Kyuhyun untuk keluar paling akhir memberinya kesempatan.

"Kyuhyunnie, aku mau bicara," kata Hankyung yang menunggu di luar mobil yang ditumpangi Kyuhyun.

Kyuhyun menoleh dan tersenyum tipis. "Jika soal kemarin, lupakan saja. Aku memang berada di waktu dan tempat yang salah…."

"Kyuhyunnie!" Hankyung menahan tangan Kyuhyun. Ia terkejut merasakan tangan itu terasa panas. "Kau masih demam? Kenapa kau memaksa tampil?"

"Aku akan tetap tampil selama aku masih bisa berdiri."

Kyuhyun kembali hendak beranjak, namun Hankyung kembali menahannya.

"Mianhe, Kyuhyunnie… Apapun alasannya, aku tak berhak berkata seperti malam itu padamu."

"Jebal, Hankyung hyung… Aku sudah bilang untuk melupakannya. Aku ingin istirahat."

Hankyung hanya bisa memandang Kyuhyun yang melangkah memasuki dorm dengan diam. Kyuhyun jelas-jelas tidak ingin membicarakan hal itu lagi.

.

.

16 Desember 2007

Super Junior melakukan perform secara lengkap di Inkigayo, di mana Heechul juga bertindak sebagai MC tetap di sana. Begitu acara selesai, mereka langsung bergegas ke belakang panggung. Leeteuk tampak sibuk mengecek kelengkapan yang akan dibawa Hankyung, Kibum, Siwon, Yesung, Kyuhyun dan Ryeowook.

Meski mereka semua lelah, tidak ada yang tidak mengantar ke Bandara malam itu.

"Kalian harus tampil untuk bagian kami juga, arrachi?" Leeteuk memeluk mereka satu per satu.

"Kalau ada apa-apa, katakan kepada yang lain, Kibummie." Kangin memeluk Kibum yang belakangan lebih banyak terdiam. Kibum tersenyum mengiyakan.

"Jaga dirimu, Hankyung-ah," kata Heechul sambil memeluk Hankyung. Ia merasa bersalah karena tidak bisa membuat Hankyung berbagi beban dengannya, seberapa pun ia berusaha untuk mengerti.

"Perhatikan yang lain, jangan berjalan-jalan sendiri." Shindong mengingatkan Ryeowook yang hobby menghilang dari rombongan. "Kau belum menguasai bahasa mandarin, jadi berdiam dirilah sedikit."

Ryeowook tersenyum mendengar nasihat itu. Padahal dia sudah berencana mengitari kota begitu tiba di Beijing.

"Kyuhyunnie, kau tidak lupa membawa surat dokter?" Sungmin bertanya dengan serius.

"Sudah, Sungmin hyung. Tadi siang manager hyung juga mengingatkan hal itu." Kyuhyun menepuk tas kecil yang merupakan tempat obatnya.

"Jangan kuatir, aku akan melindungi Kyuhyunnie," kata Siwon sambil merangkul bahu Kyuhyun.

"Kau lah justru yang perlu dilindungi," celetuk Donghae yang langsung mendapat jitakan dari Eunhyuk.

"Jaga kesehatan," kata Eunhyuk sambil memeluk mereka satu per satu. "Aish! Belum apa-apa aku sudah merindukan kalian."

Semua tertawa ketika Eunhyuk meneteskan air mata.

Akhirnya jam pemberangkatan pun tiba. Semua yang berangkat, tertidur di dalam pesawat karena kelelahan. Mereka tertidur sepanjang perjalanan.

Sesampai di Beijing, Manager hyung mendekati Hankyung. Ia menyerahkan sepucuk tiket penerbangan. Wajah Hankyung memerah melihat tujuan penerbangan tiket itu.

"Hankyung sshi, kita masih punya waktu cukup lama sebelum konser nanti malam. Pulanglah menemui eomma-mu. Kami akan menunggumu di hotel."Manager hyung menepuk bahu Hankyung yang masih termangu.

"Ne, karena itulah kami setuju terbang malam ini juga. Pergilah, hyung."Siwon tersenyum membenarkan.

"Tidak akan ada yang tahu hyung pulang," kata Ryeowook sambil memeluk Hankyung.

"Tapi jangan terlambat ke acara nanti malam." Yesung mengingatkan.

"Ne. Pergilah!" ujar Kibum.

"Hati-hati di jalan." Kyuhyun berkata setengah bergumam. Namun mulutnya tersenyum.

Hankyung tak menyangka akan mendapat kejutan itu. Padahal dia tidak mengharapkan apapun saat berangkat ke Beijing. Sepanjang penerbangan tadi, dia justru merasa sedih karena tidak akan bisa menemui eomma-nya meski pun berada di negara yang sama. Sambil menangis, namja itu berpamitan kepada yang lain dan manager hyung.

.

17 Desember 2007

Sore harinya, Hankyung kembali ke hotel dengan membawa banyak dimsum. Wajah namja itu sangat cerah, seakan bebannya selama ini terangkat sudah. Semua mengerubungi makanan itu dengan minat.

"Whoaa! Ini lezat sekali!" teriak Ryeowook yang mencicipi. " Hankyung hyung, kapan-kapan aku ingin belajar membuat dim sum."

"Ne, kalau ada kesempatan, kita akan mampir ke rumahku," jawab Hankyung dengan gembira.

"Kau harus mencoba membuatnya, Wookie," kata Yesung yang kembali mengambil dimsum jenis lainnya.

"Aku sudah sering menerima kiriman dari ahjumma, tapi tetap saja aku menyukainya," kata Siwon sambil mengambil dimsum.

Kibum mencoba salah satu dan mengangguk membenarkan. Buatan eomma Hankyung terasa cocok di lidahnya.

"Di mana Kyuhyunnie?" tanya Hankyung ketika tidak melihat sosok Kyuhyun.

"Ia masih demam, seharian ini hanya makan sedikit sekali," jelas Yesung.

Hankyung mengeluarkan sebuah wadah penghangat dari dalam bawaannya lalu beranjak ke kamar yang ditempati Kyuhyun.

Magnae Super Junior itu tertidur setengah hari ini dengan tubuh sedikit demam. Meski pun sudah meminum obat, tetapi ia masih merasa lemas. Belum ada makanan yang bisa membuatnya berselera. Ia hanya memakan satu dua sendok saja setiap jam makan.

"Kyuhyunnie, ireona," bisik Hankyung lembut.

Kyuhyun membuka matanya, menatap heran Hankyung yang sudah ada di dekatnya. "Hankyung hyung sudah kembali?" tanyanya lirih.

Hankyung mengangguk. "Wo de mama membuatkan bubur untukmu, kau harus makan, arra? Dengan begitu, tubuhmu menjadi lebih kuat."

Hankyung mengambil wadah penghangat dari nakas. Wadah mungil itu berisi bubur buatan eomma-nya. Namja itu mulai menyendok. Ditiupnya bubur dalam sendok dengan hati-hati. Setelah dirasa cukup hangat, ia mengangsurkannya ke mulut Kyuhyun.

Kyuhyun dengan enggan membuka mulutnya. Ia terkejut saat merasakan betapa mulutnya menikmati bubur yang terasa sejuk itu. Hankyung tersenyum melihat reaksi Kyuhyun.

"Itu acar lobak. Kami biasa menaruhnya di dalam bubur untuk mengobati demam." Hankyung kembali menyuapi Kyuhyun. Kali ini Kyuhyun makan dengan lahap. Bubur itu tidak membuat kerongkongannya sakit. Sesekali ia melirik Hankyung dengan perasaan yang bercampur aduk.

"Gomawo, hyung,… Aku lagi-lagi merepotkanmu," kata Kyuhyun saat menghabiskan suapan ke sekian yang dimasukkan hyungnya.

Hankyung tersenyum lembut. "Aku yang seharusnya mengucapkan itu, Kyuhyunnie. Gomawo, kau telah membuatku bisa menengok eomma. Padahal aku sudah menyakitimu waktu itu."

Hankyung menghentikan kegiatannya. Air matanya mulai menggenang di pelupuk matanya.

"Apa yang hyung katakan? Aku tidak…."

Hankyung menutup mulut Kyuhyun dengan suapan selanjutnya. Namja itu tersenyum geli sekaligus senang. "Kyuhyunnie, cuma kamu yang bisa membuat ide secepat dan segila ini. Cuma kamu yang bisa menghubungi semua member yang akan berangkat, sehingga Teuki hyung tidak bisa membatalkan rencana terbang malam yang gila-gilaan itu."

Hankyung terkejut. Kyuhyun yang tertangkap basah, bukannya tersenyum senang, justru menangis. Meski tak ada air matanya yang turun. Tapi wajah Kyuhyun memperlihatkan semua itu.

"Waeyo, Kyuhyunnie, apa kata-kataku ada yang menyakitimu lagi? Mianhe, dongsaeng… Hyung tidak bermaksud…." Hankyung menaruh wadah berisi bubur itu dan memeluk Kyuhyun yang kini menangis tanpa suara di bahunya. Ia sendiri pun tak bisa menahan lagi air matanya. "Mianhe, Kyuhyunnie… Mianhe sudah melukaimu."

"Hyung tidak bersalah… Waktu itu kondisinya memang sangat buruk…." Kyuhyun balik memeluk namja itu. "Aku bersyukur hyung tidak marah kepadaku lagi. Aku tidak mau kau marah kepadaku lagi, hyung…. Mianhe, aku selalu membuat kalian semua repot."

"Kyuhyun pabo!" Hankyung mempererat pelukannya. "Apapun alasannya, aku sudah berkata yang tidak pantas padamu. Tolong lupakan semua itu, arrachi? Dan kau tidak pernah merepotkan kami."

Keduanya merasa semua ganjalan yang ada selama ini mulai terlepas satu per satu. Ketika mereka akhirnya melepaskan diri, keduanya sudah tersenyum dengan perasaan ringan.

.

.

China Tencent Stars Magnificent Ceremony

Penonton bertepuk tangan dengan riuh menyambut ke enam member Super Junior.

Ryeowook, Yesung, Siwon, Hankyung, Kyuhyun dan Kibum duduk berurutan di enam bar tools yang terdapat di atas panggung. Siwon berdiri dan maju hingga ke bibir panggung untuk memulai part pertamanya. Setelah itu ia duduk bersama member lainnya.

Part selanjutnya dilakukan dengan baik oleh Kyuhyun. Semua menyanyikan dengan lancar sesuai susunan yang diatur oleh Yesung. Namja itu sangat menguasai suara member lain, sehingga mampu mengatur siapa yang mampu mengisi part member yang tidak hadir. Kibum yang ahli dalam rap, menyanyikan semua bagian rap yang biasanya dinyanyikan oleh Eunhyuk, Shindong dan Donghae.

Menjelang akhir lagu, semua berdiri dan melakukan dance. Hankyung sudah mengatur sebaik mungkin sehingga Kyuhyun hanya kebagian dance dalam waktu yang sangat singkat.

Selesai perform, keenam namja itu kembali ke ruang ganti. Manager hyung mencegah mereka berganti pakaian. Ia memberi kode agar semuanya kembali duduk dan menonton acara di panggung lewat pesawat televisi yang disediakan.

Beberapa penghargaan dibacakan. Artis yang memenangkan award muncul di atas panggung. Meski bingung dengan sikap manager hyung, mereka berenam menonton acara itu.

"Kami akan mengumumkan pemenang untuk Asia's Artist of the Year 2007." MC tersenyum membaca amplop yang menuliskan nama pemenang. "Asia's Artist of the Year 2007 diraih oleh…. SUPER JUNIOR!"

Tepukan membahana di seluruh penjuru tempat acara berlangsung.

Member Super Junior masih memandang ke arah televisi.

"Kita mendapat award!" Hankyung nyaris melompat berdiri, mengagetkan member yang lain.

"Award? Aku pikir aku salah dengar tadi," kata Siwon yang cukup menguasai Mandarin.

"Sungguhan? Award sungguhan?" Ryeowook bingung. Ia hendak bergembira tapi takut salah mengira.

"Tentu, Wookie, sungguhan, bukan dari kue," kata Yesung tak bisa menahan haru. Dipeluknya Kibum dan Ryeowook yang berada di dekatnya.

"Kita menang," gumam Kibum. Ia masih tidak percaya bisa mendapat award di negara lain sebagai Asia's Artist of the Year. Mereka benar-benar tidak mengetahui seberapa banyak album Don't Don telah menembus batas negara.

"Kita benar-benar menang, hyung?" Kyuhyun memandang Hankyung meminta kepastian. Ia langsung tersenyum lebar ketika Hankyung mengangguk. Dipeluknya hyung Chinanya itu erat-erat.

Manager hyung tertawa senang. "Kenapa diam? Cepat kalian naik ke atas panggung!"

Dengan perasaan senang sekaligus tak percaya, mereka naik ke atas panggung untuk menerima penghargaan tersebut. Hankyung memberikan kata sambutan dan terima kasih dalam bahasa mandarin. Yesung mengucapkannya dalam bahasa Korea. Semua member menghadap ke arah kamera dan hadirin, berharap member lainnya di Korea, menyaksikan kemenangan yang diraih Super Junior.

"Urineun Super Juni-OR!" seru keenamnya dengan penuh semangat.

Tepukan riuh menyambut Asia's Artist of the Year 2007.

.

.

18 Desember 2007

Hankyung, Yesung, Siwon, Ryeowook, Kibum dan Kyuhyun mendarat di bandara Seoul dengan gembira. Mereka tak menyangka dapat berjalan-jalan sebentar di Beijing, karena tanggal 18 Desember jadwal mereka tidak ada.

Yesung yang hobby belanja, sibuk mengajak Hankyung menjadi penunjuk jalan. Namja yang pemurah itu, tidak menghabiskan uang untuk dirinya sendiri. Ia membelikan barang berwarna pink untuk Sungmin, rompi untuk Kyuhyun, topi untuk Kangin dan Donghae, dan banyak lagi. Tidak ada member yang tidak ia belikan, meski mereka sudah meminta Yesung membelanjakan untuk dirinya sendiri saja.

Ryeowook sampai menyerah kesakitan mengikuti Yesung yang sangat bersemangat menjelajahi kota Beijing. Kibum dan Kyuhyun sibuk melihat-lihat barang elektronik yang ditawarkan. Mereka hanya tersenyum tidak mengerti ketika sang penjual menerangkan kelebihan produk mereka. Siwon yang menjadi penerjemah keduanya jika ada barang yang membuat mereka tertarik.

Kini, mereka telah sampai di parkiran apartemen. Kyuhyun mengangkat HP nya yang bergetar. Ia tersenyum melihat nama yang tertera di layar.

"Yeoboseyo, Changmin-ah!" serunya sambil menarik koper mengikuti hyungdeulnya yang menunggu di dalam lift. "Ne. Aku mendengarnya. Konser kalian di Bangkok sukses besar. Chukae, Changmin-ah!"

"Kau melihatnya? Ne, gomawo. Aku juga tak menyangka kami memenangkan award di China." Kyuhyun melirik hyungdeulnya sambil tersenyum. "Kata Changmin-ah, Junsu hyung senang sekali mendengar lagu ulang tahun yang Super Junior nyanyikan untuknya tanggal 15 kemarin."

Yesung yang ikut menyanyikan lagu itu di sebuah acara televisi, tersenyum senang.

"Aku sudah menyampaikannya pada hyungdeul." Kyuhyun kembali sibuk berbicara di telepon. Sesekali ia tertawa mendengar kata-kata Changmin. "Ah! Aku sudah sampai, Changmin-ah. Kami baru datang dari Beijing. Ne, nanti kita bertemu di EHB."

Kyuhyun menutup telepon sebelum mereka tiba di pintu dorm lantai 11. Hankyung, Kibum dan Siwon ikut ke sana untuk memeriksa jadwal yang biasa di tempel di whiteboard dorm lantai 11.

Keenam namja yang baru masuk itu terkejut melihat ketujuh member yang lain tengah menangis sambil berpelukan. Kyuhyun bergegas melepaskan kopernya dan menghampiri Donghae. Ia sangat cemas melihat hyungnya itu menangis begitu keras.

Melihat Kyuhyun, Donghae langsung menghambur ke arahnya dan memeluknya kuat-kuat. Member yang lain juga melakukan hal yang sama kepada mereka semua yang baru datang.

"Hyung, gwenchana? Ada yang sakit?" tanya Kyuhyun cemas. Tapi ia melihat hyungdeulnya lengkap, dan semua tidak tampak sakit parah.

"Kyuhyunnie… Kyuhyunnie…." Donghae tidak bisa berkata-kata. Air matanya meluncur dengan deras. Ia memberi tanda dengan jarinya agar Kyuhyun bersabar. Setelah menarik nafas dalam-dalam, Donghae pun membuka mulutnya sambil tersenyum di sela-sela air matanya.

"Kita akan konser, Kyuhyunnie… Kita akan mengadakan konser kita sendiri! KONSER SUPER JUNIOR!" seru Donghae dengan mata berbinar.

.

.

TBC

.

.

Akhirnya, apa yang mereka impikan mulai terbentang di depan mata.

Bagaimanakah perjalanan Super Junior selanjutnya?

.

.

Reader, gomawo sudah membaca ff ini

Meski merepotkan,

Author akan sangat senang jika reader mau meluangkan waktu

Untuk menulis review / masukan

Gomawo buat semuanya

.

Buat yang mau lihat foto yang berhubungan dengan ff ini

Add saja fb author :

www titik facebook titik com /iyagi7154

Kamsahamnida

.

.

Jawaban reviews chapter 18

nona icecream 11/25/12 Saking sayangnya jadi kagak nyangka terus.

Kyuhyun sebenarnya memang sensitive. Di ch 19 dibahas kangin jg blg gitu saat konser.

Ne. hot abis wkwkwk

Iya. Jangankan dia yg di china. Yesung dan donghae juga yang lain sama aja

Mandarin dan Korean. Chapte 19 bisa cepat krn kebetulan week end dan satu kerjaan kelar

Guest 11/25/12 Gomawo

haekyu 11/24/12 di ch 19 ada jawabannya

Gomawo reviewnya. Panjang gpp kok malah senang

gaemgyulover 11/24/12 Ne, memang serius mau dicetak.

indy 11/24/12 Radar mereka peka kalau Kyuhyun mulai jahil

Di chp 19 ada dibahas (^_^)

lalalala 11/24/12 Sebenarnya Kyuhyun nggak banyak ngomong kok, Hankyungnya aja pas lagi kesal dan campur2…jadinya meledak deh

haewonkyu 11/24/12 Ne, keterlaluan

Princess kyumin 11/24/12 Semoga chp 19 dianggap full happy hehehe

tya andriani 11/24/12 Gomawo reviewnya

demikyu 11/24/12 Gomawo chingu

Kim ryokie 11/23/12 Keluarnya masih lama… bibitnya udah mulai, menurut data bibitnya udah ada

Cho Kyung Min 11/23/12 Memang paru-parunya Kyuhyun dua-duanya sobek karena kecelakaan, jadi lebih peka dari orang sehat. Tidak sampai album ke enam

sitara1083 11/23/12 Sebenarnya semua mengalami hal yang sama kok. Cuma karena Hankyung bukan dari Korea, dia tidak terlalu bisa mengikuti situasi kerjanya yang ketat sekali. APalagi dia terkena penyakit dalam.

heeeHyun 11/23/12 Lamarannya fakta. Bisa dicari di youtube. Masukin aja keyword marry u mini concert propose super junior (kira2 begitu)

Ne, Sungmin paham banget ama Kyuhyun

Cupcake 11/23/12 Mungkin beberapa membenci karena keputusannya melukai SuJu. Kita juga tidak bisa menyalahkan yang berpikiran seperti itu.

Apalagi Hankyung sama sekali nggak memberitahu yang lain,

siapa tahu kan mereka bisa memecahkannya bersama…bukankah begitu?

Kalau DBSK yang aku tahu mereka berlima itu sempat berunding, tapi tidak sepakat.

Sedangkan Hankyung, sama sekali tanpa pemberitahuan. Kalau waktu bisa berputar ulang, Author berharap dia memiliki orang seperti Sungmin….

Sayang, hal seperti yg terjadi pada sungmin ke kyuhyun itu, tidak bisa kayak memasang stop kontak listrik…, dalam kata lain, kalau sungmin ke hankyung belum tentu nyambung…

sarangchullpa92 11/23/12 Author juga suka adegan chulkyu wkwkwk

xoxoxo 11/23/12 Ne…keadaan yang salah, bukan keduanya

dhianelf4ever 11/23/12 marah pada keadaan? Susah juga….

Se Ryeon 11/23/12 Beneran…lihat aja di youtube, masukkan judulnya

kyuzi 11/23/12 karena kalau melamar di dalam kamar, berarti yeojachingunya ada di dalam kamar kan? hehehe

Khotmibukanhotmi 11/23/12 Jleb banget

Gomawo reviewnya

NaraKim 11/23/12 nggak main-main…2 tahun kagak libur. Kemungkinan begitu kalau lihat dapur dan bentuk jendelanya

vha chandra 11/23/12 Kibum vakum masih lama

mereka menangnya bonsang, daesang tidak, krn kalah sedikit…padahal hebat sept udah hampir ngalahin yg dr april

GaemAya 11/23/12 Ne, gomawo reviewnya

oracle 11/23/12 DBSK masih konser terus….

Yeon Love Yeye 11/23/12 Gomawo usulannya, chingu. Jangan bosan review yach

Ryusei Aki 11/23/12 KMS itu apaan ya?

Aku suka jawabanmu kakak author, diplomatis banget

Kalau author nggak heran. Kyuhyun ke sungmin itu brothership. Ke cahngmin itu friendship. Author sendiri suka cemburu kalau eonnie-ku perhatian sama yg lain…takut nggak disayang lagi wkwkwk

tapi kalau sama teman dekat, nggak segitunya cemburu…. Yah, lain-lain sih

Azurasky Elf 11/23/12 Mengenaskan…tapi Han oppa kan terkenal sekarang. Author malah kesulitan cari soal kibum….dia nggak terbuka banget

SparkyuELF 11/23/12 Jangan dihitung…minusku nambah kayaknya wkwkwk

Author juga salut ama member yg masih bisa bertahan sampai sekarang… keras banget jadwalnya kalau kamu ikutin…bisa speechless

Muka hankyung memang tipe sendu (^_^)

MyKyubee 11/23/12 Di salam SuJu banyak dan sering terjadi kesalah pahaman, tapi bisa selesai krn Leeteuk selalu menyarankan untuk terus terang. Marah ya marah, gelut ya gelut wkwkwk

Hankyung kan memang sayang ama Kyuhyun. Ultah aja yg dicarii kyuhyun, sampai manggil2 Cuma buat nyuapin strawberry hehehe

Author juga berharap begitu

kyuqie 11/23/12 Soal telepon? Bener banget! Leeteuk cerita di acara apa, gitu…eomma nya wookie marah2 dikira mereka maksa wookie masak wkwkwk

Wookie nya ketawa2 aja

natal 11/23/12 Gomawo…irit amat hehehe

Sachiko Yamaguchi 11/23/12 Kyuhyun itu aslinya sayang banget sama hyungdeulnya . makanya waktu kibum hiatus dan hankyung keluar, dia jatuh sakit. Dan dia bilang, peristiwa paling menyedihkan dalam hidupnya adalah hiatusnya kibum dan keluarnya hankyung

Ahjumma Namja 11/23/12 Itu real. Cari aja di youtube.

Waktu itu SM keras. Jangankan nggak manggung. Telat datang saja kena denda. Nggak bisa manggung karena sakit kena denda. 1 hari tidak ada kabar dan tidak muncul, bakal putus kontrak dan kena denda yang besar banget

Ham? Itu juga yg diajukan oleh hankyung di sidang hehehe

Yeoja1004 11/23/12 author kagak bisa upload video lagi…. Coba cari di youtube

qyukey 11/23/12 author aja nulisnya sambil nangis

Gyurievil 11/23/12 Gomawo reviewnya chingu, jangan bosan ya hehehe

wookiesomnia 11/23/12 coba cari super junior mini concert marry propose…semacam itulah

Pengennya pendek, tapi tahu2 panjang begini

Memang niat dibikin buku, mau pesan?

Gomawo chingu buat reviewnya

Momo ShinKaI 11/23/12 Sangat keterlaluan? Melanggar? Mungkin juga krn hankyung yg menang di siding. Tapi mmg di sana keras

ChoHuiChan 11/23/12 Bener nih…nggak enak di author wkwkwk

Apa ya? Kalau kyuppa baca ff ini kali yach…

Fitri MY 11/23/12 Gomawo

misskyuKYU 11/23/12 Iya hehehe…setuju ama semua review kamu, jangan bosan ya, bikin semangat soalnya. Yg di gda 2007 juga konslet tuh Ryeowooknya. Meluk piala sambil senyum2 sendiri

Princess Kyunnie 11/23/12 Ne, author juga nyesek nulisnya

Kyuhyun cool wkwkwk…. Kibum irit… Ryeowook kata2nya nyerempet tapi mukanya lempeng

Ne, moga2 nggak smapai 1 bulan. gomawo

tinaff359 11/23/12 Yg author lihat Kibum memang begitu.. dia sendiri bilang dia itu selfish dan egosentrisnya tinggi banget kayak heechul. Bedanya heechul bisa deket ama hankyung, selepas hankyung sama siwon… tapi kalau kibum, tidak

SSungMine 11/23/12 Di GDA, penerima daesang itu diambil dari penerima bonsang. Kayak 10 terbaik, lalu juara 1 diambil dr 10 terbaik, begitu…

dinikyu 11/23/12 author juga sedih

kihyun 4orever 11/23/12 gomawo

umi elf teukie 11/23/12 itu real yg video marry u mini concert propose

kim eun ra 11/23/12 Gomawo chingu

VitaMinnieMin 11/23/12 Gomawo, bertahanlah chingu hehehe

babykyupa 11/23/12 keceplosan aja. Hankyung pernah ngaku, dia itu bukan orang yg sabar

11/23/12 Kyuhyun setuju hankyung keluar? Nggak… Member sj nggak ada yg tahu hankyung mau menggugat

shizuku m 11/23/12 mianhe, nggak bisa secepat yang diharapkan

Jmhyewon 11/23/12 katanya eunhyuk, split personality…di luar dan di dalam dorm beda banget wkwkwk

vietaKyu 11/23/12 iya, jangan pisahkan pacarnya kyu hehehehe
pasti manis bangeeeet

cari aja di youtube

mungkin kibum terlalu capek

Kyu-kyute 11/23/12 kalau rajin, pasti bisa. Kalau nyari, pasti dapat. Prinsip yg sederhana

ratnasparkyu 11/23/12 author aja nangis sesenggukan

aninkyuelf 11/23/12 yg Kyuhyun tulis di cyworld nya itu bisa berarti 2 pihak yg berbeda. Kalimat itu bisa ditujukan kepada SM bisa juga kepada hankyung.

Key nya: marry u mini concert super junior propose

hyunnieya 11/23/12 jelas marah lah… sudah susah payah mati2an sakit2an naik panggung…

Bella 11/23/12 Lucu pake banget bayanginnya

Mau bikin yg sereeeeem boodyyyyyy

AreynaKyuminElf 11/23/12 Gomawo

kiki 11/23/12 Gomawo reviewnya

SunakumaKYUMIN 11/23/12 Ne, kibum hiatus dan hankyung keluar, Kyuhyun jatuh sakit

lovely yesungielf 11/23/12 Gomawo buat semangatnya

riyuu 11/23/12 2008

update.a jant lama" yaa , aku tunggu yg selanjut.a .. ok

trilililili 11/23/12 . chapter 18

Memang kejam. Memang lebih kasihan

tati joana 11/23/12 Ne, chingu, gomawo reviewnya

ay 11/23/12 sampai sekarang juga masih dianggap anak kecil

11/23/12 ne, coba lihat di youtube

Shin Min Hwa 11/23/12 karena review yg lucu2 dan membahas hal2 yg menurut kalian menarik, itu yg membuat semangat

11/23/12 ne, gomawo. Author juga nangis beneran

Park Nara Quinnevil 11/23/12 beneran, masukin aja propose marry u mini concert sj

reaRelf 11/23/12 Ne, usahanya banget-banget

hanifElfkyu 11/23/12 Wkwkwk…iya

kyuzi 11/23/12 ter-evil…setelah lihat smtown sg…author setuju wkwkwk

waktu itu emang gencar yach

itu tarik2an beneran lho, cari aja all about gda 2007, nanti kelihatan semua

marry kita lihat di chapter 19 hehehe. Gomawo reviewnya. hwaiting

HanaChan 11/23/12 PM aja kalau mau tanya.

qeqey 11/23/12 Donghae manis banget di situ

Kyuminjoong 11/23/12 Memang banyak yg terjadi saat-saat itu.

SieLf 11/23/12 batal manggung, telat datang, sakit nggak bisa ngikutin jadwal… kalau 1 hari menghilang akan putus kontrak.

dianhae 11/23/12 Ne, ditunggu review selanjutnya

kim chaeri 11/23/12 Gomawo reviewnya…bertahanlah.

Aisah92 11/23/12 wkwkwk iya

Namanya lagi nyesek, kadang jadi keceplosan

kkyu32 11/23/12 Ne, jleb.

octaviani 11/23/12 kata kunci sj propose marry u mini concert…begitulah kira2

gaemwon407 11/23/12 Ne, gomawo reviewnya hehehe

Blackyuline 11/23/12 keluarnya masih lama kok, tapi benihnya dr 2007

Keyra Kyuunie 11/23/12 Tahulah, pairing official ada. Heechul aja sering baca fanficnya elf

Ryeowook itu polosnya soal nggak nyambung… tapi kalau soal perasaan2 dan hubungan itu dia tahu krn dia kan penulis lagu…banyak lagu2 cinta kan di suju