Title : RISING STAR Chapter 23

Genre : Brothership

Rating : Fiction T

Cast : Kyuhyun, Leeteuk, Heechul, Hankyung, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, dan Kibum. DBSK

Disclaimer : All them belong to themselves and GOD.I own only the plot.

Warning : Typos, Geje , Don't like it? Don't read it please.

Summary : "Ini sangat sulit untuk membujuk kaki saya yang pendek memberi contoh." / "Menyebalkan! Kau selalu saja tidak serius menanggapiku!" / "Kenapa Yesung hyung tidak marah?" / "Arrrgh!" Siwon menjerit kesakitan ketika Yesung menyentuhnya kakinya pelan. / "Roti lapis isi Kyuhyun dan Hankyung," goda Shindong. / "Apakah kalian tidak melupakan seseorang?"

.

.

Kyuhyun kembali mengarahkan pandangannya ke Kibum dan Changmin. Ia bisa melihat, Kibum lebih ceria sejak mengucapkan kalimat yang mengganggunya tadi. Dan itu membuatnya merasa was-was. Keputusan apa yang sebenarnya sudah diambil Kibum hyung? Sejak itu, bebannya seolah menghilang. Dia kembali lebih ceria.

.

.

RISING STAR

Chapter 23

.

Syuting kembali dimulai. Semua member Super Junior mengenakan sweater abu-abu dan jas panjang warna merah muda sedangkan DBSK mengenakan sweater putih dan jas warna kuning. Shin Dong Yup takjub dengan kedekatan member Super Junior dan DBSK. Ini dibuktikan oleh Yunho. Meski DBSK sibuk konser di Thailand dan Jepang, mereka menonton acara EHB yang dibawakan oleh Super Junior.

Member DBSK diminta mencoba cabe terpedas di dunia, sama seperti yang dilakukan Super Junior di episode pertama EHB. Jaejoong yang menggemari makanan pedas, tengah bercerita tentang kesukaannya itu ketika Kangin memotong.

"Hankyung sshi ingin mengatakan sesuatu kepada Jaejoong sshi," kata Kangin.

Ryeowook menengok ke arah Kyuhyun yang mulai tidak fokus mengikuti acara, meski dongsaengnya itu tidak pernah melepaskan senyumnya. Ia menarik Kyuhyun sebentar, cukup untuk mengetahui bahwa Kyuhyun mulai demam.

Sementara itu Hankyung maju sejajar Kangin dengan wajah serius.

"Jangan dimakan!" Ia memperingati Jaejoong.

Mendengar kata-kata yang diucapkan dengan sangat serius itu, Jaejoong tertawa keras. Semua teringat ketika Hankyung mencoba cabe itu hingga menangis. Meski wajahnya basah oleh air mata yang mengalir deras, ia masih mencoba memperingati hyungdeul dan dongsaengdulnya agar tidak mencoba cabe tersebut.

Junsu yang mendapat giliran pertama, diminta mengeluarkan kembali cabe itu setelah mengunyahnya selama lima detik. Semua bertepuk tangan ketika namja itu tidak menunjukkan respon yang berarti. Tapi beberapa detik kemudian Junsu mulai merasakan pedasnya. Hal itu membuat member DBSK yang lain merasa was-was.

Jaejoong mencoba cabai tersebut, diikuti oleh Yoochun, Changmin dan Yunho. Hanya Yoochun yang langsung menunjukkan reaksi. Jaejoong, Changmin dan Yunho tampak tidak bereaksi apapun, membuat yang lain terkesima.

"Saya pikir, cabe jolokia ini pasti enak sekali jika dimakan dengan nasi." Jaejoong yang biasa memakan nasi hanya dengan cabe dan mustard mengusulkan ke member DBSK lainnya.

Semua tertawa mendengar hal itu termasuk Siwon. Namun saat kalimat itu berubah menjadi bayangan dibenak mereka, semua tertegun dan menatap Jaejoong dengan mata terbelalak. Mereka kini mulai tidak mempercayai pendengaran mereka.

Semua penasaran dan mengerubungi Jaejoong, Changmin dan Yunho yang tidak memberi respon apapun. Saat itulah Sungmin yang sudah mendapat laporan dari Ryeowook dan ijin dari Leeteuk, menarik Kyuhyun keluar area syuting.

"Sungmin hyung, aku masih bisa ikut, aku baik-baik saja," protes Kyuhyun sambil berbisik saat mereka sudah jauh di pinggir, di tempat member Super Junior menaruh barang-barangnya.

"Aniyo. Teuki hyung sudah menyuruh begitu." Sungmin mengambil jaket-jaket member lain, menyampirkannya di lantai. Ia juga melipat jaket bulu tebalnya hingga berbentuk bantal. "Tidurlah, kurasa cukup hangat."

"Tapi…"

Sungmin melempar pandangan tidak mau dibantah, sehingga dengan terpaksa Kyuhyun pun membaringkan tubuhnya di sana. Sungmin nyaris tertawa melihat wajah Kyuhyun yang merengut, malu, sekaligus kesal.

"Kalian overprotektif, hyung. Aku bukan bayi!"

"Ne, kau bukan bayi, tapi kau harus tidur!" Sungmin tidak memperdulikan protes dongsaengnya. Ia menyampirkan beberapa jaket lagi, kali ini di atas tubuh Kyuhyun, untuk membuat Kyuhyun hangat. "Ternyata member berjumlah banyak memiliki keuntungan banyak juga."

"Hyungdeul pasti mencincangku jika jaket mereka rusak," gumam Kyuhyun.

"Aniyo. Kami sudah sepakat soal itu," bisik Sungmin. "Bahkan aku selalu memakai jaket bulu, supaya bisa menjamin kau tidak kedinginan saat memakainya."

Kyuhyun hendak bertanya apa saja kesepakatan yang hungdeul buat tanpa setahu dirinya, namun entah karena obat atau karena lelah, matanya mulai berat dan ia menguap. Sungmin cukup mengelus kepalanya beberapa kali dan Kyuhyun sudah terlelap. Sungmin pun kembali ke lokasi syuting.

Di sana, Changmin sedang membahas bahwa cabe jolokia yang sangat pedas itu menyimpan rasa yang sangat lezat. Shin Dong Yup merasa penasaran dan ikut mencobanya. Tapi dalam hitungan detik dia sudah merasakan pedas yang menyengat di mulutnya.

Kangin yang mencemaskan hasil penilaian SJ di EHB sebagai pembawa acara, meminta waktu untuk mengadakan rapat sejenak. Seperti biasa, Kangin membuat lingkaran bersama kesebelas member SJ. Akhirnya diputuskan Shindong dan Yesung akan ikut mencoba cabe itu kembali. Hasilnya, keduanya juga merasakan pedas yang menyengat.

Member Super Junior maupun Shin Dong Yup tidak habis pikir kenapa ketiga member DBSK bisa menganggap cabe terpedas di dunia itu enak.

Mereka kembali break untuk makan malam.

.

"…to...chiato….."

"…uungm…?" Kyuhyun membuka matanya sedikit, melihat senyum lebar Changmin, kemudian menutup matanya lagi.

"Caramel Macchiato, bangun…. Sudah waktunya makan malam." Kali ini Changmin mengguncang bahu Kyuhyun pelan, namun sahabatnya tidak bergeming.

"Serahkan padaku, Changminnie, di dorm hanya aku yang bisa membangunkannya."

Kyuhyun merasa bulu tengkuknya berdiri ketika aura gelap itu mendekat. Cepat dibukanya matanya dan duduk. Ia mencoba mengumpulkan kesadarannya secepat mungkin. Karena itu, begitu Yesung mengulurkan tangan untuk menyentuhnya, ia segera menangkis.

Yesung dan Changmin tertawa keras melihat ekspresi Kyuhyun.

"Wah, gerak refleksmu tidak kalah dengan Heechul hyung," goda Changmin.

"Shim Changmin!"

Changmin meringis mendengar nada penuh ancaman itu. Ia menarik Kyuhyun bangun dan mendorongnya berkumpul dengan yang lain.

Selesai makan, sambil menunggu kru EHB siap, mereka semua berkumpul di tengah area syuting sambil mengobrol. Meski wajah mereka terlihat lelah, dan hanya beberapa orang yang masih sanggup bercerita sementara yang lain mendengarkan, tidak ada satu pun yang mengeluh.

Changmin yang baru kembali dari kamar mandi, menemukan tidak ada tempat untuknya di dekat Kyuhyun. Jadi ia memilih berdiri di depan sahabatnya itu.

"Kyuhyun-ah, aku beli beberapa kartu pos Jepang untukmu. Kupilihkan pemandangan yang bagus." Changmin tersenyum ketika ia mendapatkan perhatian Kyuhyun. "Kau benar-benar ingin menetap di Jepang?"

Kyuhyun tersenyum lebar. "Tepatnya, aku ingin punya rumah di sana saat aku menikah nanti. Aku akan mengajak nae anae keliling dunia, lalu menetap di Jepang."

"Bolehkah aku mampir bersama keluargaku?"

"Tentu saja boleh."

Changmin bertepuk tangan. Dia selalu begitu jika sangat senang.

Keduanya tidak menyadari 16 pasang mata melirik sejenak sambil menghela nafas panjang. Mereka tak habis pikir, mengapa magnae mereka justru sudah berpikir jauh tentang pernikahan, rumah, menetap, bahkan saling berkunjung.

"Aku pikir, sangat bagus jika kita menjodohkan anak kita nanti," kata Changmin dengan wajah sangat cerah.

Hyungdeul kedua grup itu serentak mengeluh dengan keras. Kyuhyun hanya menautkan keningnya sejenak ke arah yang lain, kemudian memusat perhatian kembali kepada Changmin.

"Jangan berpikir yang aneh-aneh, Changmin-ah. Setidaknya anak-anak kita bersahabat baik. Itu sudah cukup. Banyak sekali hal yang menentukan jika ingin menjodohkan anak. Misalnya, kalau mereka namja atau yeoja semua…jika umur mereka selisih terlalu jauh…jika mereka tidak punya perasaan satu sama lain…ah, pokoknya banyak sekali."

Kali ini hyungdeul menutup telinga rapat-rapat, tidak ingin mendengar percakapan yang masih jauh dari rencana mereka saat ini.

"Benar juga." Changmin mengangguk serius. "Setidaknya mereka bersahabat baik."

Kyuhyun kembali tertawa. Ia tak dapat membayangkan jika anaknya dan anak Changmin berkumpul…apakah mirip dengan Heebum dan Mao-mao? Kucing milik Heechul dan anjing milik Hankyung selalu bertengkar. Sama seperti tuannya, Heebum selalu menang dari Mao-Mao. Jika itu benar, Kyuhyun merasa sedikit iba kepada anak Changmin. Aku akan jadi ahjussi yang baik untuknya.

.

Kru EHB memberi kode agar mereka bersiap. Semua bangkit berdiri dan lampu studio kembali menyala penuh. Siwon yang berdiri di sebelah Kyuhyun merangkul pundak magnaenya. Dan ia cukup senang karena merasa demam Kyuhyun sudah hilang. Ia kemudian merangkul Leeteuk dan Eunhyuk yang terdiam karena sangat mengantuk dan lelah. Mata Sungmin pun terlihat mulai memerah.

Shindong protes ketika tes yang diadakan selanjutnya adalah melompat ke atas secara vertikal. Ia merasa sebagian member SuJu yang tidak tinggi akan membuat mereka kalah jika hasil akhir berdasarkan nilai rata-rata lompatan. Ryeowook, Yesung, dan Donghae tertawa lebar, merasa bahwa mereka lah yang Shindong maksud. Tapi Shin Dong Yup meyakinkan mereka bahwa bukan hal itu yang menentukan.

"Tes ini merugikan untuk orang yang memiliki kaki pendek," kata Shin Dong Yup. "Tapi Yesung sshi akan mencontohkan untuk kita."

"Ini sangat sulit untuk membujuk kaki saya yang pendek memberi contoh." Yesung tersenyum, menyindir kata-kata Shin Dong Yup sehingga semua tertawa.

"Yesung hyung sebenarnya pemain basket ketika di sekolah dasar di Choongnam." Kangin membeberkan rahasia member SJ lagi.

"Saya juga tinggal di Choongnam, tetapi kenapa saya tidak ingat?" tanya Jaejoong heran.

"Waktu itu tinggi saya sudah seperti sekarang," jawab Yesung meski hal itu tidak berhubungan dengan pertanyaan Jaejoong.

Namun ketika namja itu melompat, hasilnya sungguh mengejutkan. Ia berhasil melompat setinggi 81 cm, 11 cm dari lompatan pemain basket pada umumnya. Yesung yang sangat senang dengan hal itu, langsung melompat berkali-kali dan baru berhenti ketika pinggangnya terasa sakit.

Ketika Junsu hanya berhasil melompat setinggi 71cm, Yesung kembali melompat-lompat dengan gembira.

"Aku ingin mengalahkan Yesung hyung," kata Eunhyuk yang mendapat giliran selanjutnya. Namun ia hanya berhasil mencapai 66 cm. Yesung kembali melompat-lompat.

"Biarkan dia mencoba sekali lagi," kata Junsu yang tidak tega melihat wajah muram Eunhyuk. Tapi usulnya ditolak Shin Dong Yup.

Jaejoong melompat setinggi 64 cm dan jatuh tepat di pangkuan Leeteuk. Ia tidak langsung berdiri karena lelah. Sekitar beberapa menit dia mencoba mengambil waktu istirahat. Kyuhyun memandang wajah yang lain satu per satu. Semuanya meski tersenyum, tidak bisa berbohong. Mata mereka semua sudah mulai memerah dan sering mengeluarkan air mata karena mengantuk. Tapi tidak ada satu pun yang mengeluh dengan pekerjaan yang harus mereka jalani.

Yunho mencapai angka 97cm, membuat semua terheran-heran dan mulai mempertanyakan hasil pengukuran tersebut.

"Ini tidak mungkin!" seru Shin Dong Yup.

"Aku tahu kenapa bisa begitu," kata Sungmin sambil bangkit berdiri dan maju ke depan. "Ketika kita melompat, sweater kita ikut menarik ikat pinggang pengukur ke atas."

Akhirnya pengukuran ulang dilakukan. Yunho meraih angka 72cm ketika ikat pinggang pengukur ditempatkan langsung di badannya, bukan di luar pakaian.

Yesung yang diminta mengukur ulang, hanya mencapai 63cm kali ini. Beberapa member DBSK maupun Super Junior ganti melompat-lompat di depan Yesung, membuat namja itu hanya bisa tertawa getir.

"Aku coba sekali lagi!" serunya kesal.

Namun hasilnya justru lebih parah, yaitu 59cm. Kali ini hanya Donghae dan Jaejoong yang melompat-lompat gembira.

Yoochun yang dikenal jago melompat saat sekolah, membuktikan kemampuannya. Ia meraih nilai 81. Yesung langsung memeluknya dengan gembira. "Dia dongsaengku!" serunya karena Yoochun meraih angka yang sama dengannya.

Untuk menguji ulang, Yoochun diminta melakukan lompatan kedua, hasilnya 62cm. Yesung kembali memeluknya, merasa ada yang senasib dengannya tadi. "Dia benar-benar dongsaengku!" seru Yesung bangga.

"Jangan-jangan saat lompatan ketiga, nilainya akan turun lagi seperti Yesung sshi." Shin Dong Yup membeberkan dugaannya.

Yoochun pun kembali melompat. Hasilnya adalah 58 cm.

Meski semua member SJ maupun DBSK tertawa, Yesung memeluk Yoochun kembali. Yoochun benar-benar pasrah dianggap saudara oleh Yesung yang beraura gelap itu. Changmin yang selalu melonjak-lonjak jika tertawa, tanpa sadar menabrak Kyuhyun yang sedang berada di dekatnya hingga jatuh terduduk. Tapi keduanya kembali melanjutkan tawanya melihat ekspresi Yoochun dan Yesung.

Saat selesai dengan hingar-bingar tadi, kelelahan mulai mereka rasakan kembali. Changmin segera mengurut kedua bahu Yesung yang kaku. Kyuhyun dan Heechul sedari tadi hanya berdiri di samping matras tebal, tidak ikut dalam keramaian. Kondisi tulang kaki keduanya yang pernah patah dan masih dalam masa pemulihan, membuat keduanya tidak boleh terlalu mengalami guncangan.

Tantangan terakhir adalah apakah para member SJ maupun DBSK dapat menyentuh bola yang jatuh dari ketinggian 7m. Mereka akan diuji mulai jarak 7m, 8m, hingga 10 meter. Yunho berhasil pada tantangan pertama di jarak 7 meter. Ketika giliran Yesung, namja itu tersenyum.

"Yunho-ah tadi menangkap bola dengan tangannya. Aku akan menerima bola dengan kepalaku," kata Yesung. Dan namja itu benar-benar membuktikannya. Siwon langsung memeluknya memberi selamat.

"Jika Ryeowook sshi berhasil, member yang lain tidak perlu melakukan tes," kata Shin Dong Yup, membuat Ryeowook merasa tertekan. Namja itu menjadi sangat gugup.

"Bagaimana jika aku gagal?"

"Lakukan saja sebaik mungkin." Shin Dong Yup memulai. "Ready? GO!"

"Ryeowook hwaiting!" seru hyungdeul dan dongsaengdul.

Bukannya berlari, Ryeowook malah diam dan tertawa. "Saya sangat gugup. Apakah saya harus menekan tombol dengan tangan kiri?" tanyanya dengan muka polosnya, membuat semua tertawa terpingkal-pingkal.

Namun ketika ia menekan tombol dan berlari, tidak ada bola yang jatuh. Ternyata Ryeowook tidak berhasil menekan tombolnya. Akhirnya ia mengulang dan berhasil menangkap bola.

Tantangan ditingkatkan menjadi 8m. Shin Dong Yup yang hendak memberi contoh, gagal menangkap bola. Mereka kemudian mencoba satu persatu termasuk Kyuhyun. Yang gagal di tantangan 8m adalah Kibum, Hankyung dan Ryeowook.

Tapi saat tantangan ditingkatkan menjadi 9 m, hanya Jaejoong, Junsu dan Siwon yang berhasil. Heechul tidak ikut serta satu kali pun karena kondisi patah kakinya yang patah di lima bagian sangat riskan untuk melakukan tantangan ini.

Semua berpelukan ketika acara berakhir. Member Super Junior bersiap-siap untuk pulang ke dorm, begitu pula member DBSK. Changmin menghampiri Kyuhyun yang sudah memanggul tasnya. Ia menyerahkan beberapa kartu pos yang dikatakannya tadi.

"Gomawo, Changmin-ah," kata Kyuhyun sambil tersenyum. "Oh ya, kau sudah membuat daftar yang aku minta waktu itu?"

"Ah! Hampir lupa!" Changmin kembali membuka ranselnya dan mengambil beberapa lembar kertas yang ditumpuk menjadi satu. "Aku mencoba menulis semua yang aku ingat, termasuk yang menurutku tidak penting. Apakah ini membantu?"

Kyuhyun membaca sekilas kertas itu. Wajahnya menjadi muram untuk sepersekian detik dan kemudian kembali tersenyum. "Ne, membantu sekali. Gomawo, Changmin-ah."

"Kau tidak sakit kan?" tanya Changmin cemas.

"Kenapa begitu?" Kyuhyun memandang sahabatnya dengan heran.

"Aku merasa, hari ini kau sedikit… " Changmin mengangkat kedua bahunya. "Entahlah, seperti bukan Kyuhyun Super Junior. Kau...kata-katamu tidak sekeras biasanya."

Kyuhyun memunculkan evil smirknya, lalu mendekati Changmin hingga suara bisikannya pun tak akan terdengar oleh hyungdeul yang ada di sekitar mereka. "Apa kau mau cerita tentang percakapanmu dengan Kibum hyung?"

Wajah Changmin langsung memucat. "Apakah harus?" tanyanya dengan mimik polos dan kuatir.

Kyuhyun memandang Changmin. Ia mempertimbangkan apakah sebaiknya menekan sahabatnya itu untuk berterus-terang, atau membiarkannya saja. Namun wajah cemas Changmin membuatnya iba.

"Tidak. Itu bukan urusanku. Abaikan saja kata-kataku tadi." Kyuhyun pun berlalu mengikuti hyungdeul yang sudah berjalan menuju mobil. Meski pun begitu, ia sangat menyesalkan keputusannya melepaskan Changmin. Ia sangat ingin tahu isi pembicaraan tadi.

Changmin hanya memandang Kyuhyun yang berjalan menjauh. Namun ketika ia beberapa langkah mengikuti hyungdeul-nya, Changmin berbalik dan mengejar Kyuhyun.

"Kyuhyun-ah!" Changmin menahan tangan Kyuhyun, membuat sahabatnya itu menoleh dengan pandangan bertanya. "Aku…aku selalu sahabatmu."

Kyuhyun tertegun beberapa saat, kemudian tertawa keras melihat tampang serius Changmin. "Tentu saja, Changmin pabo! Kau mengejarku hanya untuk bilang itu?"

"Aku serius!" Changmin tidak peduli Kyuhyun memandangnya dengan senyum tertahan. "Kapan pun kau membutuhkanku, telpon aku. Aku akan berusaha menemuimu secepatnya. Arrachi?"

"Ne. Nanti saat kau di panggung, di konser, di Jepang, di Thailand, aku akan menelponmu dan memintamu menemuiku. Kita lihat saja, apa Yunho hyung akan membiarkanmu pergi." Kyuhyun kembali tertawa keras. Namun tawanya terhenti karena wajah Changmin meringis begitu sedih.

"Gwenchana, Changmin-ah?" Kyuhyun kini benar-benar khawatir.

"Menyebalkan! Kau selalu saja tidak serius menanggapiku!" seru Changmin kesal. Namja bertubuh tinggi itu seperti menahan tangis sekarang. "Aku heran, kenapa aku mau jadi sahabatmu! Kau benar-benar menyebalkan!"

Kyuhyun memandang sekitarnya dan menemukan 16 pasang mata memandang tajam kepadanya. Ia segera menarik Changmin menjauh, ke tempat di mana hyungdeul tidak bisa mendengarkan mereka.

Ia memaksa Changmin duduk di sebuah kursi, lalu berjongkok di depan Changmin.

"Changmin-ah, lihat aku!" perintah Kyuhyun. Ia tersenyum ketika Changmin memandangnya dari balik mata yang berkabut. "Uljima, Changmin-ah. Kau pasti sangat lelah sehingga sensitif seperti ini."

"Kau masih mau menegurku?!" Changmin merengut.

"Ani, aku hanya ingin mengatakan, aku tidak pernah tidak menanggapimu. Meski aku tidak melihat ke arahmu, aku selalu mendengarkan semua kata-katamu. Aku, …aku hanya tidak tahu bagaimana menanggapi perhatian orang dengan baik. Aku tidak terbiasa." Kyuhyun kembali tersenyum melihat Changmin mulai memahami kata-katanya.

"Kau memang tidak semanis suaramu," kata Changmin mulai bisa tersenyum.

"Ne. Aku Kyuhyun Super Junior. Evil magnae yang bermulut pedas dan menyebalkan."

Changmin kini tertawa lebar. "Aniyo. Kau jauh lebih baik dari itu."

Kyuhyun merasa lega melihat Changmin bisa tertawa kembali.

"Nah, sekarang kita pulang dan istirahat. Kau harus terbang ke Jepang besok pagi, bukan?" Kyuhyun bangkit berdiri. "Kalau kau benar-benar menangis, sepertinya aku akan menerima beberapa tendangan hapkido dan taekwondo."

"Lalu, hyungdeulmu akan mengeluarkan jurus tongkat dan double sticknya." Changmin kembali tertawa. "Lebih mengerikan lagi jika koleksi Yesung hyung ikut dikeluarkan."

"Kemudian terjadilah perang besar antara DBSK dan Super Junior!" Kyuhyun mulai bersemangat membayangkannya. Kedua magnae itu pun tertawa dengan keras, saling membumbui cerita tadi dengan seru.

"Ehem!" Suara itu membuyarkan khayalan mereka. "Sepertinya kalian sudah bersenang-senang sementara kami menunggu kedinginan di dekat mobil."

Kyuhyun memandang ke arah Leeteuk yang memasang wajah penuh senyum. Tapi itu terlihat mengerikan bagi Kyuhyun. Leeteuk langsung menarik kerah jaketnya dan menariknya menjauh.

"Changmin-ah! Kau juga! Kalau ada masalah, segera hubungi aku, arrachi?" teriak Kyuhyun sementara ditarik menuju mobil.

"Arraseo!" teriak Changmin sambil tertawa. Tapi tawanya langsung menghilang ketika Yunho tanpa bicara apa-apa menariknya juga ke dalam mobil.

.

.

28 Desember 2007

"Cepat sedikit, Teuki hyung!" Heechul mendorong Leeteuk memasuki dorm lantai 11. "Kau ini, sudah telat bangun, masih saja berlama-lama di depan cermin."

"Wangi apa ini?" Leeteuk tertegun.

Tidak seperti biasa, hari itu itu tercium wangi kopi yang kental dari dapur. Siwon yang sudah datang sejak tadi, menyeduhkan 13 cangkir kopi. Dia juga membawa puluhan tumpuk waffle yang masih hangat karena dibawa dengan kantong penahan panas. Tersedia juga beberapa toples sirup caramel lengkap dengan pisau pengolesnya. Semangkuk buah kering juga terhidang di atas meja.

"Apa ini? Kita sarapan ala Siwon?" Shindong memandang meja dengan takjub.

"Aku pikir kemarin sangat melelahkan, hyung, jadi sambil ke sini, aku membeli sarapan untuk kita." Siwon mengeluarkan sekotak krim dan beberapa kubus gula ke dalam wadah.

"Wah! Waffle!" Ryeowook tersenyum senang.

"Bagaimana cara memakannya?" Hankyung mengambil sehelai waffle dan mulai mengigitnya. "Cukup enak, tapi rasanya agak aneh. Seperti ada yang kurang."

"Bukan begitu cara memakannya, Hankyung hyung." Sungmin duduk di meja. Ia mengambil sepotong waffle dan menaruhnya di atas piring. Kemudian ia menuang sirup caramel, menaburinya dengan buah kering, lalu mulai memotong dan memakannya.

"Enak?" Eunhyuk bertanya sambil memegang perutnya yang mulai kelaparan.

"Enak!" sahut Kyuhyun yang baru saja diberi sesuap oleh Sungmin.

"Aku mau, hyung," kata Donghae sambil mendekat ke arah Sungmin. Sungmin memotong wafflenya lagi, kemudian mulai menyuapi Donghae.

"Appo!" Kyuhyun dan Donghae berteriak bersamaan ketika Heechul memukul kepala mereka.

"Makan sendiri!" Heechul ganti menegur Sungmin. "Kau juga, jangan senangnya mengasuh dongsaengdul! Bagaimana jika semua menjadi manja kepadamu?"

"Aku tidak keberatan," jawab Sungmin sambil tersenyum manis. Sangat manis sehingga Heechul menjadi kesal melihatnya.

"Chullie, tadi kau menyuruhku cepat-cepat, jadi jangan membuat keributan," kata Leeteuk sambil mengangsurkan piring berisi waffle kepada Heechul.

Heechul bergumam kesal melihat sarapan yang asing baginya itu. Dia memang bukan orang yang bisa makan sesuatu yang tidak biasa baginya. Hankyung mengambil kembali piring dari tangan Heechul, melakukan semua yang dicontohkan Sungmin tadi, dan mulai menyuapi Heechul. Meski namja itu masih menggerutu, ia tidak membantah Hankyung.

Member Super Junior yang lain menahan tawa melihatnya.

Yesung berjalan mendekati Kyuhyun yang tengah menghabiskan waffle sambil menonton acara televisi. Ia kemudian duduk di sebelah dongsaengnya itu sambil mengunyah buah-buahan kering. Yesung tidak pernah makan dalam porsi besar. Tetapi ia bisa makan beberapa kali sehari.

"Kyuhyunnie, kau sudah hafal semua lagu yang akan kau nyanyikan?"

Kyuhyun memberi kode dengan tangannya agar Yesung bersabar. Ia menghabiskan waffle yang ada di mulutnya. Begitu habis, bukannya menjawab, ia justru memasukkan sepotong penuh lagi. Ia juga mengambil beberapa buah kering dari piring Yesung.

Yesung kembali menunggu Kyuhyun mengosongkan mulutnya. Namun hal yang sama terjadi lagi. Dan ia kembali menunggu lagi. Hal itu terus terjadi hingga buah kering yang ada di piring Yesung lenyap semua. Ia menahan tawa melihat pipi Kyuhyun yang menggembung, mulutnya yang sibuk mengunyah cepat, juga matanya yang mengerjap bingung.

"Kenapa Yesung hyung tidak marah?" Kyuhyun langsung melontarkan kalimat itu begitu mulutnya kosong.

Sejak melihat ekspresinya tadi, Yesung sudah menduganya. Namja itu pun tersenyum geli. "Kenapa aku harus marah, Kyuhyunnie?"

"Karena aku sudah membuatmu kesal." Mata Kyuhyun kembali mengerjap bingung.

"Aku tidak akan marah. Aku sudah berjanji padamu, bukan?"

"Dalam keadaan apapun?"

"Dalam keadaan apapun." Yesung berpikir sejenak. "Mungkin bisa terjadi kalau aku lupa."

"Kalau begitu lupalah, hyung." Kyuhyun berkata dengan nada memohon. "Sangat mengerikan mengetahui kau tidak akan marah padaku dalam keadaan apapun."

Yesung kali ini tertawa keras. Diacaknya rambut Kyuhyun dengan gemas. "Tidak perlu kuatir, masih banyak yang bersedia memarahimu, uri magnae. Ayo, jawab pertanyaanku tadi."

"Semua sudah kuhafal dengan baik, hyung. Tapi apa Yesung hyung tidak merasa aneh?"

"Aneh kenapa?" Yesung melihat piring Kyuhyun yang sudah kosong. "Kau mau menambah waffle? Biar kuambilkan."

"Aniyo. Aku sudah kenyang." Kyuhyun menarik Yesung mendekat sehingga ia bisa berbisik. "Hyung, aku sering sekali bernyanyi solo atau berduet dengan penyanyi lain. Di SBS nanti pun, aku dapat setengah lagu, Ryeowookie cukup banyak juga, sedangkan Donghae hyung, Tiffany dan Sunday sunbae hanya seperti pengiring."

Yesung menikmati raut Kyuhyun yang berubah-ubah waktu bercerita. Seluruh wajahnya ikut berperan jika dongsaengnya itu bercerita. Kyuhyun merengut merasa Yesung tidak menyimaknya.

"Yesung hyung, buatku suaramu dan Ryeowookie jauh lebih bagus. Seharusnya kalian lebih banyak mendapat kesempatan."

"Jangan berpikir yang tidak-tidak." Yesung kembali tersenyum. "Berpikirlah begini…. Setiap kali kau mendapat kesempatan, itu sama dengan kesempatan untuk Super Junior. Kau harus menyanyi dengan sangat baik. Jika kau mendapat pujian karena apa yang kau lakukan, bukankah nama Super Junior ikut terbawa juga?"

"Jangan berpikir tentang porsinya, tapi perhatikan tujuan akhirnya. Semua yang beraktifitas sebagai MC, DJ, dan aktor juga melakukan hal yang sama. Bedanya, kau masih satu bidang dengan yang biasa kita lakukan. Tapi itu sama sekali bukan masalah. Lakukan saja yang terbaik, arrachi?"

"Arraseo, hyung." Kyuhyun mengangguk namun pikirannya masih berputar. Seonsaengnim, apakah kau masih berusaha menarikku keluar dari Super Junior?

Pikiran Kyuhyun teralih ketika Leeteuk mengumpulkan mereka semua di ruang tengah untuk briefing kegiatan hari itu. Semua duduk di sofa sambil memandang Leeteuk yang memegang kertas jadwal.

"Pagi ini kita akan ke panti asuhan, kecuali Chullie, Shindong-ah, Eunhyukkie dan aku," kata Leeteuk membacakan jadwal. "Donghae-ah dan Shindong-ah langsung membawa perlengkapan yang kalian butuhkan untuk drama komedi nanti siang. Sungminnie, aku dan Eunhyukkie, juga Kangin-ah ada jadwal radio nanti malam. Tapi semua harus berkumpul tepat waktu di KBS Music Bank. Tidak boleh ada yang terlambat."

"Super Junior T akan menyanyikan Rokkugo, lalu langsung disusul dengan Marry U oleh kita semua. Setelah itu kita pergi ke SBS untuk melakukan gladi resik." Leeteuk kembali meneruskan. "Hankyung-ah, setelah KBS Music Bank kau langsung beristirahat di dorm saja. Besok pagi kau akan terbang ke China bukan?"

"Ne, Teuki hyung. Dengan penerbangan paling pagi." Hankyung mengangguk. "Aku akan kembali dengan penerbangan paling akhir."

Leeteuk memandang Hankyung sejenak. "Kalau bisa jangan terlalu malam, Hankyung-ah. Lusa pagi kita ada jadwal."

"Aku mengerti." Hankyung mengangguk. Wajahnya terlihat agak suram.

Aku tahu kau ingin bertemu dengan orang tuamu, tapi aku juga harus memastikan kau sehat selama jadwal kita yang padat. Leeteuk menarik nafas panjang. Ia ingin mengatakan perasaannya tapi hal itu pasti membuat Hankyung tidak enak dengan member lain. Jadi Leeteuk memilih diam. Ia yakin, member lain pun mengerti perasaan Hankyung tanpa mereka perlu membahasnya.

"Kalian semua harus menjaga diri baik-baik. Vitamin sangat penting. Kita tidak mungkin mencukupi kebutuhan hanya dengan makan yang sehat dan benar. Jadwal kita terlalu padat. Aku tidak ingin satu pun di antara kalian jatuh sakit." Leeteuk memandang jadwal tanggal 29. "Besok jadwal kita padat sekali."

"Jangan dipikirkan, hyung, jalani saja," usul Yesung.

Semua mengangguk setuju.

Berbekal sarapan ala Siwon, Super Junior pun berangkat menuju lokasi masing-masing.

Meski cuaca masih dingin dan mereka semua mengenakan jaket tebal, tak ada satu pun yang tampak mengantuk. Mereka berterima kasih kepada Siwon yang sudah bersusah payah membuatkan kopi untuk mereka semua. Namja tampan itu tersenyum senang melihat usahanya tidak sia-sia.

Saat di panti asuhan, Kangin, Siwon, Kibum, Yesung dan Sungmin membantu menyiapkan makanan di dapur. Mereka semua mengenakan apron, mengenakan topi dan mencuci tangan sebelum mulai bekerja.

Kyuhyun dan Ryeowook menemani anak-anak membuat kartu Natal. Ryeowook dalam waktu singkat sudah selesai membuat kartu bergambar pohon natal dari lem berwarna perak, menempel stiker berbentuk bintang dan hati, juga membuat tulisan Merry Christmas dengan spidol berwarna. Dia sangat menikmati kegiatan itu.

Di seberang meja, Kyuhyun menatapi kartunya yang baru terisi sebuah stiker berbentuk lonceng. Bahkan kertas itu belum dibentuk menjadi kartu. Kyuhyun menaruh tangannya di meja dan menyatukan kedua telapak tangannya. Ia memandang kertas dan aneka hiasan yang tersedia dengan wajah frustasi.

"Ah!" Kyuhyun hanya menghela nafas berat ketika reporter menanyakan kenapa dia hanya memandangi kartunya.

Ryeowook tertawa melihat hal itu. "Bagi Kyuhyun-ah, menyelesaikan soal matematika jauh lebih mudah daripada menghias kartu."

"Saya benar-benar tidak tahu harus bagaimana," kata Kyuhyun sambil tertawa. Namun wajahnya kembali serius ketika melihat ke arah kartunya.

Sementara itu, Hankyung membantu memompa balon-balon dan menghias ruangan yang akan dipakai untuk perayaan. Donghae sibuk menghias pohon Natal.

Setelah kegiatan hias-menghias selesai, mereka mengajar anak-anak menari dengan diiringi lagu Miracle. Mereka membagi anak-anak ke dalam tiga kelompok.

Kyuhyun yang tidak pandai menari, mengajarkan gerakan yang sangat aneh kepada kelompoknya. Sama sekali tidak mirip tarian. Ryeowook mengajar menari sendiri. Kibum yang baru selesai membantu di dapur menemani Donghae mengajar kelompok anak yang lainnya.

Hankyung menarik Sungmin dari dapur untuk membantu Kyuhyun mengajar dance, sebelum semua anak yang dipimpin sang magnae melakukan dance yang aneh. Dia sendiri membantu Ryeowook yang kebingungan menyusun koreo.

Sungmin tidak menghapus gerakan aneh yang Kyuhyun ajarkan tadi. Dia tahu Kyuhyun sudah bekerja keras untuk itu. Jadi dia hanya memperhalus gerakan Kyuhyun tadi dan menambahkan gerakan lain.

Setelah semua kelompok hafal gerakannya, mereka mengadakan gladi resik. Donghae bertindak sebagai MC. Giliran pertama adalah grup yang dipimpin oleh Ryeowook dan Hankyung. Mereka menarikan gerakan diiringi lagu Miracle dengan baik.

Grup kedua yang dipanggil adalah kelompok yang diajar oleh Kibum dan Donghae. Bukan hanya beberapa anak yang harus ditarik maju karena malu. Kibum pun harus dipaksa Donghae agar mau berbaris dengan benar.

Sungmin menggantikan Donghae sebagai MC dan memanggil Kyuhyun dengan rombongannya. Namja itu tertawa melihat Kyuhyun kerepotan mengatur anak-anak berdiri sesuai formasi yang tadi diajarkan. Akhirnya Donghae kembali bertindak sebagai MC sementara Sungmin membantu Kyuhyun. Mereka pun menarikan tarian Miracle yang tadi mereka buat bersama anak-anak.

Mereka berfoto bersama begitu gladi resik selesai.

Setelah itu Sungmin kembali ke bagian dapur. Mereka sudah selesai menyiapkan makan siang. Sebelum Kangin, Hankyung dan Yesung mengantarkan makanan, mereka berfoto bersama di dapur bersama para koki lainnya.

Sebelum sore acara pun berakhir. Mereka semua terpaksa berpamitan. Mereka tidak bisa ikut serta hingga acara perayaan dimulai karena jadwal di KBS Music Bank sudah menunggu.

Leeteuk lega ketika melihat semua member Super Junior sudah berkumpul tepat waktu. Mereka hanya sempat berganti pakaian sebentar dan dirias sebelum acara di mulai. Meski begitu, semua berjalan lancar.

Bahkan Kyuhyun yang merasa benar-benar sehat, mulai ikut berbuat jahil begitu lagu Marry U selesai. Biasanya dia hanya diam menunggu musik berhenti. Donghae yang berdiri di sebelahnya tersenyum senang melihat hal itu.

Setelah mengantar Hankyung pulang, yang lain mengadakan gladi resik di panggung yang akan dipakai SBS Gayo Daejeon besok. Kyuhyun tertegun melihat banyak sekali penyanyi terkenal dan senior yang ikut serta.

Kyuhyun bergegas bangkit berdiri ketika gilirannya tiba. Bersama Ryeowook, Donghae, Tiffany dan Sunny, mereka menyanyikan lagu 'HUG' milik DBSK. Setelah diselingi beberapa penyanyi lain, giliran Super Junior pun tiba. Pertama Eunhyuk, Hankyung, Dongahe, Leeteuk dan Shindong menarikan Don't Don. Kemudian member lain masuk. Mereka menyanyi dan melakukan dance lagu 'Light' milik H.O.T yang sudah dibubarkan pada tahun 2001.

Tiba-tiba Siwon terjatuh.

"Gwencahana, Siwonnie?" tanya Leeteuk cemas.

"Kakimu terkilir?" Shindong langsung berlutut di dekatnya.

"Arrrgh!" Siwon menjerit kesakitan ketika Yesung menyentuhnya kakinya pelan.

Wajah yang lain langsung menjadi pucat.

"Teuki hyung, sepertinya kita harus membawanya ke rumah sakit. Ini bukan hanya terkilir."

Leeteuk menyetujui usul Eunhyuk. Akhirnya mereka berpamitan kepada pihak SBS. Kangin dan Shindong memapah Siwon ke mobil. Hanya Heechul yang tidak ikut mengantar karena bertugas sebagai MC pendamping di sana.

.

Di rumah sakit, Uisa menerangkan bahwa Siwon hanya mengalami cedera. Tidak ada tulangnya yang patah atau retak. Mendengar itu mereka semua merasa lega. Leeteuk bersikeras agar Siwon istirahat untuk sementara waktu. Ia tidak ingin SIwon lama pulih seperti yang dialami Hankyung waktu EHB dulu.

Siwon hendak membantah, namun Kangin menepuk bahunya dengan keras sambil mengedipkan mata, memberi kode agar namja itu menurut.

"Kau harus beristirahat di rumah, Siwonnie."

"Ne, Kangin hyung benar. Kau sebaiknya beristirahat," kata Sungmin yang duduk di dekat Siwon. Ia tidak melihat member lain memberi kode kepada Siwon sambil menunjuk kepada dirinya.

"Kami ingin kau segera sehat," kata Yesung dengan maksud tersirat yang sudah dipahami Siwon.

Namja tampan itu pun tersenyum lebar. Wajahnya yang semula merengut, menjadi tersenyum cerah ketika memahami kode hyungdeulnya.

"Baiklah, Teuki hyung, aku akan beristirahat sampai cederaku pulih."

Mereka pun mengantar Siwon kembali ke rumahnya. Seperti biasa, Leeteuk harus bertanya lebih dulu ke mana Siwon akan di antar, karena rumah Siwon lebih dari satu.

Kangin dan Shindong kembali memapah Siwon. Mereka semua memaksa mengantar hingga ke dalam kamar meski pun banyak pengawai di rumah itu yang bisa membantunya.

Ryeowook menaruh tas Siwon di atas meja. Kibum mengamati kamar yang besar itu dengan takjub. Semua bercakap-cakap beberapa saat sebelum berpamitan.

Baru saja pintu tertutup, Kyuhyun kembali masuk. Siwon langsung tersenyum lebar melihat sang magnae mendekatinya.

"Hyung, kau mengerti maksud yang lain bukan?"

"Tentu saja," kata Siwon sambil menarik tangan Kyuhyun agar duduk di sisi ranjangnya. "Ada yang mau kau katakan, Kyuhyunnie?"

"Uhm, mungkin ini akan sedikit berbeda dari yang hyungdeul harapkan."

"Oh ya? Apa itu?"

"Sungmin hyung tidak suka pesta di ulang tahunnya."

Siwon terdiam beberapa saat sebelum akhirnya tersenyum lebar. "Benar juga! Dia pernah mengatakan itu. Tapi kami selalu saja merayakannya dengan ramai. Jadi, apa yang harus aku siapkan selama kalian sibuk?"

Kyuhyun kemudian menerangkan rencananya kepada Siwon. Namja itu mengangguk mengerti. Ia langsung bersemangat menyiapkan ide-ide yang sesuai, meski Kyuhyun sudah keluar untuk pulang ke dorm.

.

.

29 Desember 2007

Kyuhyun bersorak kegirangan ketika Hankyung meraih juara 1 di Happy Dictionary. Ia mengikuti acara itu sejak awal. Sungmin yang tengah beristirahat di kamar hanya tersenyum melihatnya. Mereka hari ini bisa beristirahat setengah hari karena selain menyanyi, mereka tidak ikut bermain dalam drama komedi SBS.

"Mereka mewawancarai Hankyung hyung," kata Kyuhyun. Ia memberi kode agar Sungmin ikut menontonnya.

o0o

"Saya tiba hari ini di Beijing dan besok pagi ada jadwal di Korea yang harus saya ikuti. Jadi saya tidak bisa menemui mama." Hankyung menuturkan ketika sang MC bertanya tentang keluarganya.

"Jadi kau tidak bisa berjumpa dengannya?"

"Ya." Wajah Hankyung tampak suram.

"Itu sangat menyedihkan," kata sang MC. "Kami mewawancari mama Hangeng. Mari kita saksikan."

Di layar, tampak eomma Hankyung tersenyum dengan wajah sedih.

"Tinggal di negara yang ia tidak mengerti bahasanya sama sekali, saya kuatir hidupnya sangat sulit. Setelah kami memiliki telepon untuk saling berhubungan, saya selalu mengingatkannya untuk mengurus diri baik-baik. Dia memiliki penyakit lambung, jadi saya mengingatkannya untuk selalu berpakaian yang cukup, minum obat, dan makan teratur."

Eomma Hankyung kembali tersenyum sedih.

"Melewati setiap festival musim semi tanpa anak di dekatku, saya merasa sangat sedih."

Kyuhyun mengerjap melihat Hankyung meneteskan air mata.

"Dia selalu menelepon saya tepat tengah malam saat hari itu tiba. Kami berdua untuk beberapa saat saling diam tidak berbicara. Lalu dia akan mengatakan kepada saya bahwa dia dalam keadaan baik dan sehat. Saya lalu menyemangatinya. Selalu seperti itu setiap kami menelepon." Eomma Hankyung kini meneteskan air mata. "Hangeng berkata bahwa semua yang ia perjuangkan adalah untuk kebahagiaan saya, tidak ada hal lainnya."

Ketika rekaman wawancara itu berakhir, Hankyung menghapus air matanya.

"Kau pasti sangat merindukan mama, bukan?"

"Saya sudah meneleponnya tadi ketika pesawat mendarat. Saya juga sudah mengatakan agar dia baik-baik menjaga kesehatan." Hankyung mati-matian menahan air matanya yang hendak kembali tumpah, sementara beberapa penonton sudah ikut menangis. "Tapi saat ini saya jadi ingin bertemu, makan dan bercakap-cakap dengannya. Hanya itu yang akan membuat saya senang."

Sang MC tersenyum penuh arti. "Kalau begitu, mari kita persilahkan mama Han untuk naik ke panggung."

Hankyung sempat tidak mempercayai pendengarannya. Ketika ia melihat sosok sang mama, ia hanya bisa duduk sambil menangis, sampai sang MC mengingatkannya. Hankyung pun bangkit dan memeluk mamanya erat-erat.

o0o

Kyuhyun mengerjapkan matanya yang nyaris basah. "Mereka memperlakukan Hankyung hyung dengan sangat baik," gumam Kyuhyun. "Seandainya management kita seperti itu…."

Sungmin tersenyum dan mengambil HP Kyuhyun yang tergeletak di atas nakas. "Teleponlah eomma dan appamu, Kyuhyunnie. Jangan hanya berpikir tentang orang lain. Kau sudah berbuat apa yang kau bisa untuk Hankyung hyung. Berbuat baiklah terhadap dirimu sendiri. Kau pasti merindukan mereka, bukan?"

Kyuhyun hanya terdiam sambil memandangi HP-nya. Akhirnya ia menekan beberapa nomor yang sangat ia hafal, memastikan Sungmin sudah tidak memperhatikannya, dan menunggu nada panggil.

Ketika suara Eomma menyapa gendang telinganya, rasa rindunya yang selama ini tertahan meluap begitu saja.

"Yeoboseyo," sapa Kyuhyun dengan suara serak menahan haru. "Kyuhyun imnida, Eomma. Jeongmal bogo sipeosseoyo…"

Sungmin yang mengintip dari balik buku tersenyum mendengar Kyuhyun bercakap-cakap dengan sang eomma. Wajah Kyuhyun terlihat kembali ceria.

Kyuhyunnie, kadang kau tidak menyadari kebutuhanmu sendiri. Tahukah kau hal itu sangat berbahaya? Bisa-bisa kau jatuh sangat dalam jika terus seperti ini. Kau yang seperti inilah yang membuatku ingin selalu melindungimu.…

Malam harinya, semua acara di SBS Gayo Daejeon berjalan lancar, termasuk battle dance yang dilakukan Eunhyuk. Meski Kyuhyun, Ryeowook dan Donghae sempat kedinginan karena memakai setelan jas saja, namun saat Super Junior melakukan perform, mereka berganti pakaian seperti H.O.T waktu dulu, dengan sedikit modifikasi warna dan bahan. Pakaian itu sangat hangat dan nyaman, membuat semuanya melakukan perform dengan semangat.

.

.

30 Desember 2007

Super Junior mengisi acara di KBS Music Festival. Super Junior T menyanyikan lagu She is Beautiful. Super Junior sendiri menyanyikan beberapa lagu dengan kostum berbeda, yaitu Marry U, Don't Don, dan A Man in Love. Siwon yang masih cedera tidak ikut serta.

Ryeowook dan Kangin muncul dalam drama komedi bersama SNSD, Wonder Girl, dan Big Bang. Mereka tertawa terpingkal-pingkal ketika Ryeowook yang polos berakting sebagai seorang pemuda yang menderita eksibisionisme.

Kangin sendiri berperan sebagai seorang siswa SMU yang jatuh cinta kepada temannya yang sering di bully. Namun temannya itu ternyata jatuh cinta kepada sang guru. Akhirnya Kangin berbesar hati mendekatkan sang yeoja kepada gurunya. Sayang, ternyata sang guru sudah memiliki calon istri. Ia memberikan undangan kepada sang yeoja.

Seluruh yang hadir terpingkal-pingkal ketika Shindong dengan baju pengantinnya keluar dan memeluk sang guru. Ternyata Shindong adalah eomma sang yeoja. Cinta yang mengenaskan pun berakhir.

.

.

31 Des 2007

KBS1 New Year's Eve Concert

Cuaca malam itu sangat dingin. Acara akan di mulai jam 9 malam hingga tengah malam di panggung terbuka. Sama sekali tidak bisa mengharapkan pemanas ruangan. KBS1 memang mengadakan konser terbuka ini untuk menyambut datangnya tahun 2008.

Super Junior mengenakan kostum untuk lagu A Man in Love yang hanya terdiri dari jas terbuka dengan kaos dan celana serba hitam. Mereka mengenakan mantel tebal selama menunggu giliran. Tapi di panggung nanti, mereka harus bertahan dari serangan hawa dingin.

"Lihat, aku bisa membuat lingkaran!" Donghae melonjak kegirangan. Sedari tadi mereka bermain dengan asap yang muncul setiap mereka berbicara atau menghembuskan nafas.

Kyuhyun yang berdiri sambil memperhatikan Donghae, ikut tertawa melihatnya. Tiba-tiba seseorang menyelubunginya dengan mantel yang dia kenakan, sehingga mereka berjejalan di dalam mantel besar itu. Padahal Kyuhyun sendiri sudah mengenakan mantel.

"Roti lapis isi Kyuhyun dan Hankyung," goda Shindong.

"Biar saja, kalau tidak begini, Kyuhyunnie tidak mau bilang jika dia hampir membeku," kata Hankyung sambil mengeratkan pelukannya. Tubuh Kyuhyun terasa sangat dingin.

"Aku baik-baik saja, Hankyung hyung, kau terlalu kuatir."

Kyuhyun merengut mendengar hyungdeul yang lain mengeluh dengan keras.

"Ya! Hyungdeul, kalian benar-benar terlalu!" Kyuhyun mencoba melepaskan diri, tapi Hankyung tidak membiarkannya.

"Kau harus makan banyak agar tidak mudah kedinginan, Kyuhyunnie," ujar Ryeowook sambil terkikik.

"Aniyo, nanti dance Kyuhyunnie tambah kaku seperti kayu."

Mereka tergelak mendengar kata-kata Leeteuk. Kyuhyun hanya bisa bergumam protes.

Akhirnya giliran mereka pun tiba. Kyuhyun kembali menyanyikan part nya saja, untuk kemudian kembali ke back stage. Tetapi saat penghitungan mundur akan di mulai, semua artis kembali ke panggung. Mereka menyanyikan lagu penutup tahun sambil berjejalan satu sama lain agar merasa sedikit hangat. Kembang api besar pun menyala dengan megahnya saat tahun 2008 tiba. Semua bertepuk tangan dengan riuh.

.

Waktu sudah menunjukkan jam satu malam ketika mobil yang mengangkut Super Junior tiba di parkiran apartemen. Kyuhyun menarik Sungmin yang hendak meninggalkan mobil.

"Sungmin hyung, aku kehilangan music player-ku," kata Kyuhyun.

Tanpa curiga, Sungmin membantu Kyuhyun memeriksa hingga ke lantai mobil, sementara yang lain bergegas berkumpul di dorm lantai 11. Sungmin dan Kyuhyun pun menyusul masuk ketika music player berhasil ditemukan di antara jok mobil.

Sungmin membuka pintu dorm. Namja itu terperangah melihat puluhan lilin berwarna pink menyala lembut menghiasi seantero dorm. Lilin-lilin cantik itu berada di dalam berbagai wadah gelas mungil.

"Selamat ulang tahun, Sungminnie." Leeteuk memeluk namja itu.

Satu per satu member Super Junior maju dan memberi pelukan kepada Sungmin yang hidungnya mulai memerah karena terharu. Sama sekali tak ada sorakan atau teriakan, semua berlangsung lembut dan manis, sama seperti yang Sungmin inginkan selama ini.

"Bagaimana kalian tahu aku menyukai yang seperti ini?" tanya Sungmin ketika mereka duduk bersama di lantai yang sudah dihampari penghangat. Mereka baru saja menghabiskan sebuah kue tart besar. Kini semua duduk bersama, merasa hangat, kenyang dan nyaman. Lilin-lilin masih menyala indah disekitarnya.

"Kyuhyunnie yang memberitahu kalau Sungmin hyung tidak suka pesta ulang tahun yang ramai," kata Siwon yang kakinya sudah sembuh setelah beristirahat beberapa hari ini.

"Begitukah?" Sungmin langsung merangkul bahu Kyuhyun yang duduk di sisinya.

"Mianhe, selama ini kami salah merayakan ulang tahunmu, Sungminnie, padahal kau pernah mengatakannya," kata Hankyung dengan nada menyesal.

"Tidak apa-apa, hyung, aku tidak menyesalinya satu kali pun," kata Sungmin.

"Apa yang kita lakukan sekarang?" tanya Ryeowook.

"Bagaimana jika Sungminnie yang memilih acara?" Yesung mengangguk mantap.

"Karena ulang tahunku bersamaan dengan awal tahun yang baru, aku suka melakukannya dengan introspeksi dan membuat resolusi," kata Sungmin. "Bagaimana jika kita saling mengatakan impian atau harapan kita?"

"Usul yang bagus!" cetus Shindong.

"Kita mulai dari yang berulang tahun," usul Heechul.

Sungmin tersenyum lebar. "Baiklah."

Namja itu memandang hamparan lilin warna pink yang cantik itu sambil sekali lagi tersenyum manis. Lalu ia juga memandang wajah hyungdeul dan dongsaengdulnya satu per satu. "Aku merasa sangat bersyukur berada di antara kalian," kata Sungmin bersungguh-sungguh. "Di Super Junior, aku memiliki 6 orang hyung dan 6 orang dongsaeng. Posisiku sangat strategis."

Semua tertawa menyadari kebenaran kata-kata Sungmin.

"Impianku sangat banyak. Jika aku bisa mewujudkan yang pertama, aku akan memulai dengan impian selanjutnya. Terus menerus seperti itu. Dan kalian semua selalu termasuk di dalam setiap mimpi yang ingin aku capai. Aku pernah merasakan terpisah dari anggota grup sebelum debut, dan itu sangat menyakitkan. Aku tidak ingin mengalaminya lagi."

Sungmin terpekur. Semua kecuali Kyuhyun tahu, Sungmin sempat mengalami masa-masa sulit saat Junsu terpisah darinya dan Eunhyuk. Bahkan namja itu sering bolos training karena merasa putus asa. Wajah Sungmin kembali cerah setelah memandang mereka semua yang menatap khawatir padanya.

"Kini aku sudah punya sebuah keluarga baru yang sangat aku sayangi. Untuk saat ini aku hanya bisa mengatakan, aku ingin merayakan setiap ulang tahunku bersama Super Junior."

"Nice dream," puji Kyuhyun sambil merangkul bahu Sungmin.

"Aku ingin menjadi seorang penyanyi besar yang lagunya dikenang orang sepanjang masa," kata Eunhyuk memecah keheningan yang sempat timbul. "Aku juga ingin menulis lagu yang bisa disukai semua orang."

"Kau pasti bisa, Hyukkie," kata Donghae sambil menepuk bahu sahabatnya.

"Sebenarnya impianku ingin menjadi seorang aktor terkenal," kata Hankyung sambil tersenyum. "Saat bermain di movie kita kemarin, aku sangat bersyukur."

Wajah Hankyung memerah saat menyadari akibat kata-katanya pada Kyuhyun. Ia menjadi lupa apa yang hendak ia katakan.

"Teruskan saja, Hankyung hyung, aku tidak apa-apa," kata Kyuhyun yang melihat Hankyung memandang cemas ke arahnya.

"Itu saja impianku," kata Hankyung. "Aku tidak akan memilih peran apapun, apa saja boleh."

"Kau sudah menolak tawaran Meteor Garden di Taiwan kemarin. Kalau tidak, kau sudah menjadi pujaan banyak yeoja di sana," kata Heechul mengingatkan, membuat semua tertawa terbahak-bahak.

"Chullie, bagaimana dengan impianmu sendiri?" tanya Leeteuk.

"Aish! Aku tidak pernah berpikir jauh-jauh." Heechul menggidikkan bahu. "Aku akan mengerjakan semua yang diberikan padaku sebaik-baiknya. Itu saja."

Heechul memandang dongsaengdulnya beberapa saat. "Aku sadar aku orang yang egois. Perhatian dari kalian, aku hanya bisa mengembalikan paling banyak 10% saja… Kalau ini bisa disebut impian, aku ingin menjadi orang yang lebih memperhatikan dongsaengdul."

Tak ada yang menanggapi kata-kata Heechul. Namun semua merasa terharu karena perubahan yang mulai terjadi dalam diri namja yang sulit dimengerti itu.

"Impianku saat ini tidak ada." Kata-kata Kangin membuat semua menoleh ke arahnya. "Aku sedang sibuk mengingatkan diriku bahwa aku adalah member Super Junior. Aku ingin bersikap lebih bertanggung jawab. Aku tidak ingin kelakuanku menyeret Super Junior jatuh."

Kangin menghembuskan nafas panjang. "Sebagai artis, keinginanku adalah menyenangkan semua orang, membuat mereka berbahagia. Tetapi, kadang aku merasa diperlakukan management sebagai robot. Hatiku sungguh sakit."

"Aku pun merasa begitu." Hankyung bergumam, membuat semua terkejut. "Kadang kita dipaksa melakukan apa yang tidak ingin kita lakukan, tanpa diperbolehkan membantah."

Tanpa sadar, mereka saling memegang tangan satu sama lain, seakan mencari dan memberi kekuatan. Semua menyadari kebenaran kata-kata Kangin dan Hankyung. Mereka pun merasakan hal yang sama, hanya saja dengan ketahanan yang berbeda-beda.

"Waktu remaja, aku bermimpi menjadi seorang penyanyi solo. Aku ingin menampilkan semua lagu seorang diri. Sekarang, aku tahu banyak keuntungan berada di dalam sebuah grup." Ryeowook tersenyum memandang semua member yang memperhatikannya dengan diam. "Aku tidak lagi ingin menjadi penyanyi solo. Aku senang berada di dalam Super Junior."

"Kau tidak punya impian apapun? Kau tidak perlu melepas mimpimu. Kau bisa melakukannya meski di dalam Super Junior." Yesung menyemangati Ryeowook.

"Jadi aku boleh punya mimpi?"

"Tentu saja, pabo!" desis Heechul kesal.

"Asal jangan bermimpi menjadikan Heechul hyung jinak," kata Eunhyuk berseloroh. Ia langsung tertunduk ketika Heechul melemparkan death glare ke arahnya.

"Kalau begitu, aku ingin memiliki konser tunggal di mana hanya aku yang menjadi bintangnya. Aku juga akan bermain musik, membawakan lagu-lagu yang menyenangkan, dan berinteraksi sendiri dengan para penonton."

"Kami pasti datang ke konsermu, Ryeowookie," kata Kyuhyun diikuti anggukan member Super Junior lainnya. Wajah Ryeowook langsung bersinar cerah.

"Ne. Aku sangat mengagumi lagu-lagu buatanmu, Wookie-ah. Begitu pun dengan lagu buatan Donghae-ah, Heechul hyung, dan Eunhyukie serta Sungminnie." Namja itu tampak berpikir keras. Ia mulai menampakkan wajah panik. "Terus terang, sekarang aku tidak tahu keahlian kalian semua apa saja. Rasanya sedikit demi sedikit, semua tercampur baur."

Semua tergelak melihat wajah panik Yesung. Namun namja itu benar-benar panik sekarang, sehingga Kangin merangkulnya. "Tenanglah, Yesung hyung. Bukan otakmu yang salah, tapi kita memang saling menularkan satu sama lain."

"Kangin hyung benar, kita semua akan jadi penyanyi yang multi talenta," ujar Donghae sambil tertawa lepas.

"Tapi aku hanya ingin diingat oleh banyak orang sebagai aktor yang luar biasa di masa depan nanti."

Kalimat Kibum itu langsung membuat suasana menjadi beku. Namun namja itu tampak tidak memperhatikan sekelilingnya.

"Aku ingin memiliki uang yang banyak. Sejak dulu aku sangat sadar pentingnya uang. AKu ingin meraihnya lewat akting. Apakah impianku salah?"

"Ani. Aniyo!" Seruan-seruan serupa langsung keluar dari mulut Kyuhyun dan hyungdeulnya yang lain.

Kibum mengangguk puas, meski ia yakin mereka semua sedikit was-was terhadapnya. Ia hanya ingin menjawab dengan jujur. Ia tidak pernah mempedulikan tanggapan orang lain terhadap keputusannya sebelumnya. Bahkan saat ia memutuskan ke Korea sebagai artis SM, ia tidak pernah meminta pertimbangan kedua orang tuanya.

Tapi untuk Super Junior, ia sudah mengesampingkan egonya sejenak, memberi mereka sedikit petunjuk, dan memberi mereka waktu untuk bersiap-siap. Di hatinya, Super Junior memberikan banyak kehangatan yang tidak pernah ia mengerti sebelumnya. Hal itu membuatnya tanpa sadar menjadikan Super Junior sebagai bagian penting, yang tidak pernah ia lakukan terhadap yang lain.

Aku akan bersama-sama kalian selama 995 hari lagi. Aku akan menganggap semua ini sebagai masa pelatihanku sebagai seorang aktor. Aku harap, kalian akan bisa mengerti impianku ketika saat itu tiba.

"Ah! Yesung hyung belum bilang tentang impiannya." Shindong mencoba mengembalikan suasana muram itu.

"Aku hanya berharap Super Junior akan tampil jauh lebih baik dan lebih menakjubkan. Itu saja."

Semua mengangguk mendengar jawaban Yesung. Namun lagi-lagi mereka dikejutkan. Kali ini oleh suara isakan Donghae.

"Seandainya aku boleh punya sebuah harapan… Aku berharap appa bisa datang menyaksikan konserku, meski itu hanya satu kali saja."

Eunhyuk langsung memeluk Donghae dan ikut menangis.

"Mianhe, aku merusak suasana ulang tahun ini." Donghae bergegas menghapus air matanya. Namun Sungmin langsung mendekat dan merangkul Donghae erat-erat.

"Aniyo. Kau tidak merusak apapun, Donghae-ah. Kami pun berharap kau bisa mewujudkan harapanmu. Tapi meski itu tidak mungkin, kau tahu, kami selalu ada untukmu, arrachi?"

Donghae mengangguk sambil balas memeluk Sungmin. Setelah merasa tenang, ia melepaskan pelukan hyungnya itu dan tersenyum memandang yang lain. "Aku berharap, Super Junior akan menyanyikan lagu dengan bahasa yang berbeda-beda. Menjadi sebuah grup yang sangat diakui di penjuru Asia. Aku juga berharap kita semua tetap sehat dan beruntung."

Semua tertawa mendengar kata-kata khas Donghae itu.

"Hei! Jangan tertawa! Aku sungguh beruntung memiliki tubuh yang sangat sehat pemberian appa ini! Aku berharap kalian semua juga begitu!"

"Kami mengerti." Semua kembali mengangguk sambil menahan tawa. Eunhyuk mengitik-ngitik Donghae sehingga wajahnya yang merengut berubah ceria kembali.

"Kalau aku, aku ingin semua orang di dunia mengetahui bahwa aku adalah Choi Si Won. Aku berharap dikenal sebagai aktor yang bagus, penyanyi yang hebat, dan orang yang baik." Siwon tersipu ketika semua bertepuk tangan.

"Siwon hyung sudah menjadi semua itu," puji Kibum. Semua membenarkan sehingga Siwon semakin tersipu malu.

"Sekarang giliranku!" seru Shindong. "Aku ingin memenangkan penghargaan penyanyi terbaik tidak hanya di Korea tapi juga di Asia. Belum ada artis Asia yang benar-benar sukses di Amerika Serikat. Jika kita menjadi artis terbaik di Asia, orang Eropa dan Amerika akan memperhatikan kita. Jadi impian awalku adalah Super Junior menjadi yang terbaik di Asia."

Leeteuk sungguh terharu mendengar impian mereka semua. Meski seonsaengnim tidak mengakui mereka, meski antis menghujat mereka, meski mereka sendiri tahu mereka bukanlah yang tertampan, terbaik, maupun terhebat, tak satu pun hal itu yang meruntuhkan hati member Super Junior. Leeteuk mengagumi kegigihan hati dongsaengdulnya.

Mereka tidak pernah berpikir bagaimana menjatuhkan orang yang di atas mereka. Mereka tidak pernah merasa rendah diri dengan posisi mereka saat ini. Mereka tidak pernah meremehkan kemampuan yang baru mereka miliki.

Semua member Super Junior hanya terus belajar dan berusaha sekuat yang mereka bisa. Sehingga tanpa sadar, mereka melampaui batas-batas mereka sendiri dan terus melangkah maju. Mereka hanya memandang ke depan dan tidak lelah untuk bangkit setiap terjatuh.

"Aku rasa, dengan kalian yang seperti ini, impianku bukanlah sesuatu yang aneh." Leeteuk meneteskan air mata haru. "Aku selalu berpikir, bahwa jika orang-orang mengetahui impianku, mereka akan mentertawakan dan menganggapku berpikir terlalu jauh. Tapi hari ini, aku merasa impianku hal yang wajar, karena aku memiliki dongsaengdul seperti kalian."

"Apa impianmu, Teuki hyung?" tanya Kangin lembut. Semua dongsaengdul juga memandang penuh tanya kepada sang leader. Leeteuk tersenyum.

"Aku ingin, Super Junior terus tampil sampai warna blue sapphire memenuhi planet ini. Aku berharap kita bisa meraih penghargaan tidak hanya di dalam negeri, tapi juga Grammys dan penghargaan internasional lainnya. Jadi kita bisa membuat Super Junior dikenal sebagai grup terbaik di abad ke-21."

Semua saling memandang sambil tersenyum. Mereka bisa membayangkan betapa indahnya jika warna blue sapphire yang seperti dalam dunia peri itu memenuhi planet yang mereka cintai ini.

"Hyungdeul dan dongsaengul, hari ini akan jadi salah satu ulang tahun terindah dalam hidupku," kata Sungmin terharu. "Selama sekolah, aku tidak pandai bergaul, aku tidak memiliki banyak teman. Tapi di sini, aku menemukan keluarga yang sangat kucintai, yang menerima aku apa adanya, dan yang saling membagi mimpi denganku. Aku berterima kasih atas ulang tahun yang indah ini."

Semua kembali bangun dan memeluk Sungmin satu per satu. Mereka sungguh bersyukur buat tahun 2007 yang sudah mereka lewati, yang membuat mereka semakin dekat satu sama lain. Mereka juga sudah bersiap untuk menyongsong 2008 yang pasti memiliki tantangan tersendiri.

"Apakah kalian tidak melupakan seseorang?"

Hankyung membuat semua menoleh. Seruan maaf dan penyesalan langsung terdengar saat namja itu menarik Kyuhyun agar berdiri di sisinya. Mereka baru menyadari Kyuhyun belum mengucapkan impiannya.

"Aniyo, hyungdeul, jangan menyesal begitu." Kyuhyun tersenyum. "Mendengar impian kalian tadi, aku merasa bangga dan semakin kagum terhadap hyungdeul."

"Jadi, apa impianmu, Kyuhyunnie?" tanya Leeteuk, memberi kode agar mereka semua kembali duduk di antara keremangan lilin.

Kyuhyun menunggu hingga semua duduk. "Aku sebutkan satu saja boleh? Aku punya banyak sekali sebenarnya."

Hyungdeul mengangguk mengerti.

"Satu saja cukup." Sungmin tersenyum manis.

"Tapi kalau mau lebih juga tidak apa," kata Ryeowook.

"Aniyo, Wookie, satu saja." Shindong menolak.

"Ne, satu saja aku sudah was-was." Eunhyuk mengangguk setuju.

"Kyuhyunnie belum menyebutkan apapun, kenapa kau sudah berpikir hal-hal jelek?" protes Donghae kepada Eunhyuk.

"Sekarang, sebutkan impianmu, Kyuhyunnie," kata Kangin.

"Hyungdeul tidak akan marah?" Kyuhyun memandang dengan wajah kuatir yang mereka yakin hanya pura-pura, karena mata magnae itu tampak bersinar.

"Aku curiga…ini pasti terdengar tidak enak." Kibum memandang Kyuhyun yang tersenyum semakin lebar.

"Aku pasti tidak akan marah," kata Yesung yakin.

"Cepat sebutkan!" seru Heechul tidak sabar.

"Apa hyungdeul akan mengabulkannya?" tanya Kyuhyun dengan wajah polos.

"Kyuhyunnie, aku benar-benar cemas sekarang," kata Leeteuk. "Ini impian, bukan permintaan. Jadi silahkan kau sebut saja."

"Baiklah." Kyuhyun menghela nafas pasrah. "Seperti tadi aku bilang, aku sangat mengagumi kalian semua."

Hyungdeul mengangguk.

"Aku sangat menyayangi kalian."

Meski semua sejenak menautkan kening, tapi mereka kembali mengangguk.

"Karena itu, aku ingin semakin dekat dengan hyungdeul."

Semua kembali mengangguk.

"Syukurlah hyungdeul semua mengerti perasaanku." Kyuhyun menampakkan senyum kekanak-kanakannya lagi. "Impianku tidak muluk-muluk…"

Kyuhyun menarik nafas sejenak.

"Tahun 2008 aku ingin akrab dengan hyungdeul. Karena itu, aku tidak akan memanggil kalian dengan sebutan hyung lagi."

"MWO?"

Mereka semua memandang sang magnae yang tersenyum lebar penuh kemenangan.

.

.

TBC

.

.

Super Junior sudah mencanangkan resolusi mereka di tahun 2008

Akankah semua berjalan mulus?

.

.

Gomawo buat semua reader yang sudah membaca

Gomawo buat semua reader yang bersedia memberi review

Gomawo sudahmengingatkan, menegur dan memberi ide selama ini

.

Buat yang mau lihat foto yang berhubungan dengan ff ini

Add saja fb author :

www titik facebook titik com /iyagi7154

Kamsahamnida

.

.

Jawaban reviews chapter 22

Sei 12/8/12 Gomawo chingu. Ne, gpp, terima kasih buat semangatnya hehehe

Guest 12/8/12 Jangan ngebut sekali, chingu…oktober akhir jadinya oerasi kok…beneran coba deh dilihat

Lyla Lonyx 12/8/12 Gomawo buat kesediaannya membaca review ini, chingu

LylaAkariN 12/8/12 AMin. Namanya kok mirip dengan yang di atas, ya, mau saya gabung takut orangnya beda. Gomawo buat review dan doanya

SparKyu 12/8/12 Ne, author meskipun baru suka SJ pas Kibum udah nggak ada, tapi kangen dengan senyum dan sikap seriusnya

kiki 12/8/12 Ha ha ha… Itu Junsu lagi ngeledekin EUnhyuk saja, Chingu, yang lain ikut menimpali. Dipikir-pikir drpd diambil yang lain, mending diambil mereka saja

Jmhyewon 12/8/12 Ne, Yesung selalu menarik untuk dilihat dan didengar. Tingkahnya aneh, tapi dia juga terlihat bijaksana dan perhatian

hyunnieya 12/8/12 Ne, sementara ini Falling Star dulu yang akan terbit. Sudah mau negosiasi sama yang nyetak.

Keyra Kyuunie 12/8/12 Ne, sebenarnya Kibum memang mengatakan kalimat itu (it's real). Cuma karena jarang yang tahu pikirannya Kibum, mereka hanya bisa menduga-duga saja

ahra 12/7/12 Pembagian honor yang dari Suju itu sama rata. Yang berbeda kalau mereka jadi DJ, MC, Film dll. Itu tergantung mereka dapat job berapa banyak. Tentu saja di atur agar tidak mengganggu jadwal inti. Untuk Kyuhyun, Ryeowook dan Yesung, aktivitas di luar dibatasi harus yang berkaitan dengan music dan menyanyi. Tapi sekarang sudah mengendur.

sarangchullpa92 12/7/12 Ne, polosnya Siwon lebih dari Wookie. Tapi karena dia jarang bicara, dia nggak kelihatan banget. Jika nonton yang full version, bukan yg dipotong jadi berkesan aneh, kelihatan banget Siwon itu polos, gentle (sampai kangin bilang dia bermasalah dnegan ke-gentleannya)…memang benar sih, soalnya kadang dia pukul rata untuk semua situasi. Tapi di situlah istimewanya Siwon yang polos sehingga Donghae aja bilang SIwon perlu dijaga

GaemAya 12/7/12 Kibum ikut SS1, SS2 tidak. 1000 hari =….. Mari dihitung jatuhnya pas kapan hehehe

Gyurievil 12/7/12 Kurang satu: Chang dan Kyu itu persahabatan hehehe

NaraKim 12/7/12 Ne, banyak kok fakta yang seperti itu. Karena cerdas, dia kadang mengeluarkan kalimat yang bikin orang speechless. Tapi dia nggak pernah berniat jahat. Itu sebabnya biar pun mereka kesal dengan kejahilan Kyuhyun, tapi nggak ada yang benci ke evil magnae

Kemungkinannya adalah tidak akan keluar. Tapi semua itu memang sudah ada garisnya, chingu. Kita hanya bisa berusaha. Tapi yang menentukan semuanya tetap Yang Di ATas.

Hunting aja, banyak kok hehehe

Andhisa Joyers 12/7/12 Ia berpikir untuk bertahan selama 1000 hari lagi

shinminkyuu 12/7/12 Ha ha ha…ne, gomawo reviewnya

oracle 12/7/12 Gpp chingu, gomawo reviewnya

Princess kyumin 12/7/12 Kan 1000 hari chingu… 1000 hari itu tidak pendek.

ChoI Jaeseumin Hyangsu 12/7/12 Kadang Siwon emang polos banget. Lucu pas Kangin memarahinya…lebih polos dari Wookie wkwkwk

xoxoxo 12/6/12 Masih lama…1000 hari

nona icecream 12/6/12 Hoo…soalnya di review tulisannya donghae, makanya author kaget hehehe

Kayaknya evil stare nya ada di strongheart

Rasanya direbutin? Kadang pegel kali ya…kadang juga jadi serba salah hehehe

1000 hari lagi. 1 tahun = 365 hari… jadi….?

Dia pernah mengatakan soal moto hidupnya itu kok (^_^)

Wkwkwk SJ memang aneh, PD abis dan berani koplak wkwkwk…tapi dibalik itu semua, ada usaha dan kegigihan yang mengagumkan.

Ne, 2008 aja Kyuudah anteng2 duduknya, jadi udah biasa. Yg lain suka senyum2 krn SIwon suka polos banget, lupa situasi

nurhanita fenita clouds elf 12/6/12 Ne, MFY situtup karena pas kecelakaan April, Yesung tidak bisa masuk krn menemani Kyuhyun tiap hari dan mengatur member lain menggantikan Leeteuk.

heeeHyun 12/6/12 Kibum dan Hangeng tertutup. Kyuhyun kebetulan punya SUngmin yg mudah menebak pikirannya, jadi lebih ringan

ayu wandira 12/6/12 Park Jung Soo itu keras lho kalau kamera lagi off…member SJ pernah bilang begitu. Mereka paling takut kalau udah dipanggil ke kamar. Meski begitu, Leeteuk menganggap semua itu dongsaengnya, jadi dia tetap mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan itu. Itu sebabnya semua bilang dia leader yg sgt baik meski pun keras

Changmin food monster itu sungguhan. Banyak wawancara yg menjelaskan itu. Tidak peduli lagi senang, marah, susah, sedih,…Changmin pelariannya ke makan. Dan dia suka main ke SJ karena di SJ dia bisa tertawa katanya hehehe

Kadera 12/6/12 Bukankah chingu memang berbangga dgn menganggap diri sendiri jahat? Hehehe sesungguhnya tidak ada orang yg secara lahir ingin menjadi jahat, apalagi jika percaya adanya surga dan neraka. Aku percaya chingu orang yg baik karena masih tahu kalau yg dikatakan itu jahat. Padahal menurut saya itu hanya pedas dalam kata-kata saja. Cuma kalau boleh saya sarankan, saat mengkritik orang lain, jangan membawa nama orang…kasihan yg di bawa, krn dia yang akan merasa paling tidak enak. Kami saja saling memberi semangat satu sama lain hehehe

Cukup bilang karya saya ini ngebosenin, dan hal2 jelek lainnya, tapi jgn bawa nama orang lain.

Itu akan jauh lebih baik. Saya akan menerimanya.

Jangan bandingkan buku dengan ffn ini. Saya mengubah ffn ini jadi dokumenter krn ingin para elf yg nggak tahu menjadi tahu, yg nggak bisa download video jadi merasa menonton, yang nggak bisa translate inggris jadi mengerti apa yang dibicarakan. Jujur saya kaget waktu tahu ternyata banyak yg dalamposisi seperti itu. Soal ffn saya jadi ratingnya turun saya tidak perduli. Saya bukan sedang cari uang dr buku. Saya hanya ingin orang2 mengenal suju dengan baik. Itu saja. Mianhe kalau krn itu chingu menjadi bosan

Hyuni wa 12/6/12 Kata-kata Kibum soal 1000 hari itu benar chingu

MyKyubee 12/6/12 Ne. fotonya Yunho pas jadi magnaenya Kangin ada di FB author (alamatnya ada di bawah TBC)

SS2 nggak ikut…itu udah menjelang 1000 hari kayaknya

Yesung bukan hanya menyentuh Philtrum. Sebenarnya dia lebih sering mengamati mimic daripada menyentuh. Itu sebabnya jika ada yg dia cemaskan, dia akan pinjam master key sekedar untuk bisa mengintip member itu saat tidur

Betul, yang mangku Kyuhyun itu siwon, hankyung. BUkan Cuma itu, henry aja sering nyodorin minum saat Kyuhyun sibuk main game. Hankyung ngipasin Kuuhyun…Sungmin sering nyuapin kyu…pokoknya mereka manjain banget. Padahal jelas2 Kyuhyun kagak minta

PetalsJewELFishy 12/6/12 Ne, gomawo reviewnya chingu

tya andriani 12/6/12 Aduh…iya ya? Kalau gitu besok diganti bersambung atau the end aja wkwkwk

wookiesomnia 12/6/12 Telat review…author updatenya telat kok.

Keputusan dan alasannya sudah jelas, nanti akan diceritakan di ff ini jadi nggak bisa saya terangkan sekarang

Wookie lagi kalem hehehe

Lomba dance di Happy dictionary

Aslinya super duper lucu chingu… itu udah banyak yg author potong

phiexphiexnophiex 12/6/12 Kata-kata itu dari pengalaman aja, soalnya saya sedikit mirip dengan Kyuhyun dan Kibum. Saya cukup beruntung seperti Kyuhyun krn ada namjachingu yang seperti sungmin di sisi saya. Dan kami sudah berjalan bersama jauh lebih lama dr Sungmin dan Kyuhyun hehehe

qyukey 12/6/12 Ne, menyedihkan tapi itu kenyataan

littlehope 12/6/12 Kita tidak tahu perjanjian kontrak yg dibuat SM dgn Kibum, yang jelas Kibum itu ditarik sebagi actor dan menjalani training sebagai actor 3 kali dalam seminggu. Entah kenapa jadi masuk ke SJ. Tapi katanya (kalau nggak salah) dia minta waktu 7 tahun hiatus dr SJ

reaRelf 12/6/12 Ne, dia mengatakan itu di wawancara

indahpus96 12/6/12 Ne, Siwon mmg perhatian. Tapi kalau lihat di EHB, sebenarnya di melakukan itu kepada semua kok. Cuma karena Kyuhyun magnae, jadinya lebih kelihatan…kan yg lain juga manjain kyuhyun

octaviani 12/6/12 Kibum mulai berpikir untuk hiatus

12/6/12 Coba baca Falling Star ch 10 chingu. Di sana Changmin putus persahabatan dengan Kyuhyun karena dia salah mengerti dengan sifat Kyuhyun

gaemgyulover 12/6/12 haaaaaaa? SJM juga documenter? (*speechless)

kyuzi 12/6/12 Ne, author pas lihat video2 perform Kyuhyun saat sebelum kecelkaan, di mana dia bisa ikut dari awal hingga akhir lagu, terbayang banget kecewanya seperti apa. DIa yang tadinya sangat sehat dan kuat, sampaimusim dingin aja sanggup tanpa tempat tidur, sekarang menjadi lemah seperti itu.

Karena menurut mereka Kyuhyun menjadi terlalu sexy wkwkwk

Kibum dari awal memang senang menyendiri dan sulit diajak bicara jika sedang tidak ingin

haekyu 12/6/12 Ne, semoga kibum balik ke SJ. Katanya sih mau balik tapi belum tahu kapan

Bella 12/5/12 Aku nggak tahu cara DL nya. Pakai keepvid nggak bisa. Gomawo infonya chingu

Kim Anna 12/5/12 Aih, hadiahnya lucu banget…*cubit2 pipi Kyuppa yang chubby

kyuqie 12/5/12 Masih sekamar sampai sekarang.

careon88 12/6/12 Hankyung juga pernah mangku kok, makanya author sih kagak mikir macam2

dhianelf4ever 12/5/12 cari aja dengan keywors Kyuhyun sit on SIiwon's lap. Tapi yg hankyung juga ada kok

ryu. 12/5/12 Baca FS dari awal? Silahkan saja chingu, malah disarankan, kalau nggak RS ini nanti membingungkan. Polosnya wookie? Di video yg ada di FB author ada. Yesung banyak…nggak bisa disebutkan satu-satu…cari aja di web. Katanya eomma yesung juga punya kemampuan itu. Ne, Yesung yg suruh sungmin sekamar dengan Kyuhyun

Indy 12/5/12 Kibum dulu yang hiatus baru Hankyung

pipitsparkyu 12/5/12 Menurut author aslinya kayak gitu. Buktinya banyak kok chingu. Jangan nonton yg cutting…nanti evilnya aja yg kelihatan

SSungMine 12/5/12 Ne, gomawo chingu buat perhatiannya

lalalala 12/5/12 Ne, kadang author kagak percaya siwon kayak gitu. Tapi setelah lihat dia wawancara dlll (yg bukan dipotong)…ommo…siwon minta dijitak saking polosnya.

Kangin jadi leader fous seasons. Add aja FB author kalau mau lihat foto2 yg berkaitan sama ff ini

youngie poppo 12/5/12 Tidak. Kibum tidak diteman Petinggi SM. Ne, dia udah ambil keputusan sepertinya

JK0603 12/5/12 Krn dia menganggap rahasia yg masuk ke dia tidak buat dikeluarkan. Jadi dia pun tetap seperti biasa

AreynaKyuminElf 12/5/12 BL? never

Azurasky Elf 12/5/12 Manusia berusaha, Tuhan yang menentukan. Sederhana saja

Yeon Love Yeye 12/5/12 Ne, Leeteuk leader terbaik. Kangin leader four seasons. Gomawo reviewnya

ChoHyunRin 12/5/12 Ne, sama hehehe

Full house itu 2006, jamannya FS tapi nggak terlau dibahas

Tebakannya tepat

Kim Sooyeon 12/5/12 Gomawo

Shin Min Hwa 12/5/12 Kita ikuti saja akhirnya

SieLf 12/5/12 Duluan Kibum

Pas konser sudah terus terang hehehe

Riyuri 12/5/12 Gomawo reviewnya chingu

Ne, mau dibuat novel FS lagi dalam negosiasi

Dihantui? Sereeeeeeeeeeeem

misskyuKYU 12/5/12 Iya, Eunhyuk memang lucu kalau lagi polosnya kumat

Ne, gomawo reviewnya chingu

lovely yesungielf 12/5/12 Boleh manggil eonnie. Nggak ah, nanti Kyuhyun kasihan ditarik sana sini hehehe

Cho sahyo 12/5/12 Itu fanfic (^_^)

Kim ryokie 12/5/12 Ne. Han juga mulai berpikir sejak 2007

aninkyuelf 12/5/12 SS1 kan belum ada 1000 hari

kkyu32 12/5/12 Ne. dia berjanji akan membawa nama SJ jika masuk red carpet Cannes. Janji yg so sweet banget

Peri Labu 12/5/12 Gomawo reviewnya, chingu

SunakumaKYUMIN 12/5/12 Karena dramanya kan masuk RS, jadi nggak akan dibocorin dulu hehehe

Guest 12/5/12 SETUJU

aprilliya hernaa 12/5/12 Iya, Kyuhyun nyantai banget ninggalin keributan kayak gitu.

Ne, Kibum udah berpikir ke arah sana

vietaKyu 12/5/12 Nggak ada. Adanya yg di sukira, ama yg hankyung

Lihat aja yg di strong heart…ommo…senyum sexy nya mematikan

Sampai sekarang pun Changmin manis banget kalau lagi soal Kyuhyun

lisamei 12/5/12 Ne, brothership mereka kuat banget. Senang juga dengan persahabatannya Chang dan Kyu

ryeohee 12/5/12 Kibum hiatus

KyuChul 12/5/12 Bukan, dia nunda aktingnya sampai 1000 hari sebelum full di akting

Nggak berkurang kok, mereka mau ngadain SS5 kan? Sekarang aja masih sibuk SM town dll

Ke Kyuhyun memang lebih perhatian. Tapi kalau kamu lihat, member lain kalau ke kyuhyun juga lebih perhatian …Cuma krn siwon selalu skinship, senangnya meluk2 begitu…jadi lebih terlihat aja

12/5/12 Setuju, lebih polos dr wookie kalau kita lihat. Kadang ida ketakutan kalau wawancara…takut nggak lucu wkwkwk Kadang dia juga salah bicar alalu tersipu-sipu…nggak sesuai ama badan pokoknya….imut banget hehehe

Grupnya namanya Four seasons, bisa dilihat fotonya di FB author…

sitara1083 12/5/12 Ne, dia sudah memutuskan

Nuryewookie 12/5/12 dia kasih jarak 1000 hari

dinikyu 12/5/12 Syukurlah kalau ff ini bisa menghibur

Blackyuline 12/5/12 Kadang author gemes kalau siwon polos dan senyum2 salting. Wwaktu diomelin kangin lucu banget…masak bujukin kangin dgn nempel2in bola. imuuuuuuuuuuut

Dasar hahaha

vha chandra 12/5/12 Semoga ya…itu banyak banget kalimatnya wkwkwk susah mindahin ke ff

kim eun ra 12/5/12 Betullll

special5173 12/5/12 Ne, rame banget

leeteukyuhyun9 12/5/12 Syukurlah. Gomawo

ay 12/5/12 Di SS1 Kibum tambah yakin dia itu bukan penyanyi…nanti akan dibahas di RS

Kibum itu jahil…tapi jahilnya lempeng wkwkwk…changmin aja pernah kena kan? Yg kibum nngebohongin changmin di FS itu real lho

Guest 12/5/12 Ne, author tidak periksa ulang 1 kali 5-8 kali baca ulang, edit typo dan kalimat…ini lagi nggak ada tenaga. Drpd hiatus mending upload aja wkwkwk

1000 hari itu berapa tahun chingu?hehehe mari kita berhitung

trilililililili 12/5/12 Betul siwon nggak punya negative thinking

Kalau mau sehat dan bisa beraktifitas, pilihannya ya begitu

VitaMinnieMin 12/5/12 Betul itu fanfic

Hankyung juga pernah mangku KYuhyun, jadi biasa aja author sih…oppadeul kalau manjain terlalu pakai banget. Bahkan henry aja ikut2an minumin minuman ke kyuhyun yg tangannya lagi sibuk main game, padahal kyuhyun kagak minta minum. Krn udah kebiasaan, ya kyuhyun minum aja yg disodorn wkwkwk…parah-parah…kayak pangeran kecil aja, semua umur ngelayanin dia tanpa disuruh. Salah siapa tuh jadinya?

Ada maknanya hadiah itu. Kyuhyun ingin merasa selalu bareng hyungdeul dengan semua barang 'sehari-hari' yg dia minta.

KyungMinSparKyu 12/5/12 Yaaah…padahal gpp nebak juga, siapa tahu author bikin yg versinya chingu hehehe. Senang baca yg nebak2 ada aja yg bener kok

Fitri MY 12/5/12 sereeem, suka angst yach hehehe tapi iya, seru juga (*lho?)

Cho Kyung Min 12/5/12 krn sakit dan nggak mood, jadi dipotong hehehe

Fi zi 12/5/12 Ne, gomawo..

Zizi Kirahira Hibiki 69 12/5/12 AIsh…kebayang Kyuhyun pakai celana monyet dan pita. Andwae…. Yg ganteng aja wkwkwk…tapi yg mana pun boleh deh. Nggak pakai pita juga diterima. Gomawo reviewnya