Title : RISING STAR Chapter 26
Genre : Brothership
Rating : Fiction T
Cast : Kyuhyun, Leeteuk, Heechul, Hankyung, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, dan Kibum.
Disclaimer : All them belong to themselves and GOD.I own only the plot.
Warning : Typos, Geje , Don't like it? Don't read it please.
Summary : "Ya! Sunggie si kepala besar! Kau pikir aku tidak?" / "Leeteuk hyung membenciku… Dia tidak pernah menyukaiku…" / "Sunggie, sejak kapan kau jadi ketua Super Junior?!" / "Akuilah kalau kau sudah menyerah, Leeteuk sshi."
.
RISING STAR Chapter 26.
"Aniyo… Teuki hyung membenciku… Dia benar-benar kecewa padaku," isak Kyuhyun di pelukan Ryeowook.
Semua hanya bisa terdiam mendengar tangisan Kyuhyun. Sia-sia saja mereka mencoba meyakinkan Kyuhyun.
.
.
RISING STAR
Chapter 26
.
Malam itu malam yang berat untuk Super Junior. Semua member berkumpul di dorm lantai 11 kecuali Leeteuk yang mengurung diri di kamarnya dan Kibum yang sudah berpamitan tadi. Kyuhyun juga mengurung diri di dalam kamar. Ia terus saja menangis. Ryeowook dan Sungmin tidak tahu apalagi yang harus mereka katakan, jadi mereka hanya menemani sang magnae di dalam kamar.
"Tidak kusangka, pertengkaran mereka sampai seperti ini," kata Hankyung dengan wajah sedih. "Aku lebih baik melihat Heenim dan Donghae-ah bertengkar."
"Ne. Meski dorm jadi berantakan, tapi masalah segera selesai." Eunhyuk menatap jam. Sudah tengah malam dan Leeteuk serta Kyuhyun tetap tak bergeming. Mereka berdua tidak mau keluar kamar bahkan tidak mau makan di kamar sekali pun.
"Kalian berdua memuji atau mengejek?!" protes Heechul. Namja tampan sekaligus cantik itu menatap wajah dongsaengdul yang muram. Akhirnya ia pun menghela nafas. "Aku pikir kalian benar juga… Tak kusangka mereka berdua begini sulit."
"Aku mencoba membujuk Teuki hyung. Dia tidak menyahut sepatah kata pun." Kangin merebahkan tubuhnya yang penat di sofa. Ia sedikit meringis ketika tanpa sadar menjadikan telapak tangan kanannya sebagai alas kepala.
"Kangin hyung, tanganmu tidak apa-apa? Bagaimana dengan Heechul hyung?" tanya Donghae cemas.
"Ck! Luka seperti ini sebentar juga sembuh," kata Heechul. Ia memperlihatkan telapak tangannya yang sudah dibalut Ryeowook tadi. "Kyuhyunnie benar. Teuki hyung terlalu over protektif padanya."
"Ne, ini bukan apa-apa." Kangin tersenyum ke arah Donghae. "Kau sendiri pasti lelah karena menangkap panah terus-menerus."
"Aku sudah memijatnya," kata Eunhyuk.
"Ne. Kami saling memijat." Donghae tertawa lebar.
"Aku seharusnya bisa mencegah Kyuhyunnie," kata Shindong dengan sedih. "Sejak selesai makan malam, aku sudah mencemaskannya yang terus saja berlatih. Aku sendiri berhenti karena tanganku sudah sulit digerakkan. Tapi aku tidak berpikir kalau kalian pasti merasakan hal yang sama. Aku lah yang patut disalahkan."
Semua terkejut melihat Shindong yang jarang menangis, kini meneteskan air mata. Yesung langsung memeluknya dan menepuk punggungnya dengan lembut.
"Aku hanya berpikir untuk cepat berhasil dan pulang, Yesung hyung." Shindong menangis. " Saat kami berhasil, aku begitu senang. Tak terpikir apapun saat Kyuhyunnie terus saja memanah untuk Donghae-ah. Aku benar-benar hyung yang buruk."
"Aniyo. Kau hanya lelah," hibur Yesung. "Aku pun akan berbuat yang sama jika berjam-jam berada dalam cuaca dingin. Aku yakin, kau sudah berusaha sekuatmu menyemangatinya."
Yesung melepaskan pelukannya sambil tertawa.
"Sungguh, Shindong-ah, kalau kita menonton acara tersebut, dengan komposisi grup seperti kalian, aku berani bertaruh hanya kau yang masih menyemangatinya."
"Ya! Sunggie si kepala besar! Kau pikir aku tidak?" Heechul tersinggung.
"Ne, Yesung hyung, Heechul hyung juga berusaha keras di sana," kata Shindong sambil tertawa melihat mimik Yesung saat Heechul membentaknya. "Aku tak menyangka Heechul hyung bisa bersabar seperti itu."
Heechul bergumam kesal sehingga yang lain tersenyum.
"Jadi bagaimana sekarang?" tanya Donghae bingung.
"Sebaiknya kita tidur," usul Yesung. "Pikiran kita akan lebih jernih jika sudah beristirahat."
"Tapi mereka belum makan, Yesung hyung," kata Eunhyuk mencoba mengingatkan.
"Mereka tidak akan mati jika semalam saja tidak makan." Yesung tersenyum menenangkan. "Di SBS mereka sudah makan jjangmyon."
Saat semua member lantai 12 keluar diantar Yesung, Heechul berhenti di muka pintu dan berbalik menghadap 'Art of Voice' Super Junior itu.
"Sunggie, aku bersyukur kau ada saat Leeteuk sedang seperti ini. Kau benar-benar ketua bayangan Super Junior."
"Heechul hyung bicara apa? Kita semua punya peran masing-masing di sini. Aku hanya melakukan apa yang aku bisa." Yesung kembali tersenyum. "Aku tidak tahu kau menyadarinya atau tidak, Hyung, tapi keberadaanmu juga berarti bagi kami. Kau selalu dengan berani mengutarakan apa yang tidak bisa kami katakan. Kau membela Hankyung hyung di atas panggung saat dia harus memakai topeng, menyatakan bahwa kesehatan Kyuhyunnie jauh lebih penting dari penghargaan di acara MKMF, dan kau juga selalu melawan saat kita ditekan. Meski perlawananmu tidak selalu berhasil, itu sudah sangat berarti buat kami."
Heechul tertegun mendengar itu. Selama ini ia hanya berpikir dirinya orang yang egois, bertemperamen buruk dan selalu membuat susah orang lain. Ia tak menyangka member Super Junior menghargainya seperti itu.
"Gomawo," kata namja itu dengan suara serak. Ia tidak tahu harus berkata apa, jadi ia bergegas pergi dari hadapan Yesung.
.
.
Waktu sudah menunjukkan pukul 3 pagi. Ryeowook terbangun karena tempat tidur terasa sesak. Ia juga tidak menemukan boneka Pooh yang selalu ada di sisinya untuk dipeluk. Saat melihat Sungmin yang tertidur di sebelahnya, Ryeowook tersadar. Tadi malam dia tertidur bersama Sungmin setelah gagal membujuk Kyuhyun makan.
Namja itu kebingungan melihat tempat tidur Kyuhyun kosong. Perlahan ia turun dari ranjang agar tidak membangunkan Sungmin. Ia tersenyum lega ketika menemukan Kyuhyun duduk di karpet depan TV. Kyuhyun tidak menyalakan TV maupun lampu.
"Kyuhyunnie, kau mabuk?" Ryeowook tercekat. Ia bergegas mendekat dan duduk di dekat Kyuhyun. Dongsaengnya itu merebahkan kepala di meja dengan tangan kiri memegang gelas yang masih berisi wine.
Ryeowook menghitung hanya ada 2 botol yang ada di meja. Seharusnya Kyuhyun belum mabuk dengan tingkat ketahanannya terhadap alkohol. Tetapi sepertinya kondisi lelah, perut kosong, dan perasaan tertekan membuat dongsaengnya itu mulai mabuk.
Dari mana dia mendapat wine? Apa ia keluar untuk membelinya?
Ryeowook masuk ke kamarnya untuk mengambil obat, lalu ke dapur untuk mengambil botol air dan gelas. Namja itu meletakkan semuanya di meja depan TV dan berusaha mengambil gelas wine dari tangan Kyuhyun. Tetapi dongsaengnya menolak dan meminum wine itu sekali teguk.
"Cukup, Kyuhyunnie, hentikan!" tegur Ryeowook sambil berbisik. Ia tidak ingin membuat yang lain terbangun. Disingkirkannya gelas dan kedua botol wine ke atas meja makan. Kali ini Kyuhyun tidak melawan.
"Kau tidak pernah menjadikan wine pelarian dari masalah. Kau jauh lebih pintar untuk melakukan kebodohan ini!" Ryeowook menuangkan segelas air putih, mengeluarkan sebutir tablet, dan memberikan semuanya kepada Kyuhyun. "Minumlah, supaya kepalamu tidak sakit."
Kyuhyun meminum tablet itu, lalu kembali merebahkan kepalanya di meja sambil terisak. "Leeteuk hyung membenciku… Dia tidak pernah menyukaiku…"
Ryeowook diam sambil memijat bahu Kyuhyun yang terasa tegang. Ternyata bagi Kyuhyunnie, pengakuan dari Teuki hyung sangat penting. Aku tak pernah melihatnya mabuk untuk sebuah masalah. Dia pasti lari ke hal-hal yang lebih baik. Tapi kali ini….
"Kau tahu Ryeowookie? Aku tidak bisa melupakan tatapan Teuki hyung tadi… Lebih baik dia memukulku daripada memandang seperti itu…" Kyuhyun kini memeluk Ryeowook dan menangis keras di sana.
Eunhyuk dan Yesung membuka pintu kamar masing-masing. Mereka terbangun oleh tangisan Kyuhyun. Namun mereka kembali menutup pintu perlahan saat Ryeowook memberi kode agar mereka membiarkannya berdua dengan Kyuhyun. Sungmin yang terbangun dan beranjak ke ruang tengah, mengurungkan niatnya dan duduk berdiam di ujung koridor kamarnya, tersembunyi dari pandangan Kyuhyun.
"Teuki hyung tidak mungkin membencimu. Apalagi tidak menyukaimu." Ryeowook menghibur.
"Wajahnya merah padam ketika aku masuk!" isak Kyuhyun.
Ryeowook kebingungan. Masuk? Masuk ke mana?
"Dia bilang tidak mau menerimaku sampai kapan pun!"
Kali ini Ryeowook benar-benar melongo.
"Aish…kau benar-benar mabuk ya? Itu kan dulu," Ryeowook mencoba bersabar. Ia tak tahu kenapa Kyuhyun masih teringat saat pertemuan pertama mereka di kantor SM. Sepertinya hal itu salah satu kenangan yang terpatri di alam bawah sadar Kyuhyun, sehingga muncul saat dia dalam kondisi down.
"Dia sering memarahiku…"
"Itu karena kau nakal."
"Dia sering merebut PSP-ku…"
"Itu karena kau tidak mau beristirahat."
"Dia tidak pernah membelikanku jjangmyon jika kami pergi berdua. Padahal aku sudah memintanya…."
"Dia melakukan itu pada semua orang. Teuki hyung sangat pelit."
Kyuhyun melepaskan pelukannya, memandang Ryeowook sambil berpikir.
"Aku lupa kalau Teuki hyung orang paling pelit sedunia…."
Ryeowook nyaris tertawa melihat wajah Kyuhyun yang sangat lucu. Dongsaengnya itu menggembungkan pipinya. Matanya membulat saat tersadar tadi. Tatapan polosnya membuat Ryeowook benar-benar ingin mencubit pipi itu. Tapi Kyuhyun tampak serius.
"Ryeowookie, bagaimana ini? Aku tidak boleh ikut konser…." Kyuhyun kembali menangis di pelukan Ryeowook, membuat namja itu menghela nafas. Ia ingin tertawa melihat wajah lucu dan kelakuan Kyuhyun yang tiba-tiba semanja ini padanya. Tapi ia juga tahu Kyuhyun benar-benar sedih.
"Kau minta maaf saja pada Teuki hyung. Dia pasti mau memaafkanmu dan kau bisa ikut konser."
"Andwae! Aku tidak berbuat salah!"
"Aish! Jangan keras kepala! Kalau kau minta maaf semua masalah selesai, bukan?" Ryeowook mengelus rambut Kyuhyun yang masih saja terisak.
"Aku tidak mau minta maaf untuk sesuatu yang tidak aku perbuat!" Kyuhyun bersikeras. "Aku benar-benar ingin mengatakan saat di dorm! Lagi pula ini hanya luka kecil!"
Ryeowook menepuk punggung Kyuhyun mencoba menenangkannya.
"Kyuhyunnie, kau menyembunyikan sesuatu dari kami kan? Kurasa itu yang membuat Teuki hyung kecewa…"
Kali ini Kyuhyun yang terdiam. Ia menarik dirinya dari pelukan Ryeowook dan memeluk kedua lututnya. Ryeowook menghela nafas. Gerakan itu hanya menandakan satu hal, Kyuhyun menutup dirinya kembali.
"Kau belum makan. Mau aku buatkan sesuatu?"
Kyuhyun menggeleng.
"Kau tidak mogok makan kan?"
"Aku tidak sebodoh itu, Ryeowookie. Aku hanya tak nafsu makan." Kyuhyun menghela nafas kesal.
"Aniyo… Hari ini kau memang bodoh. Pertama aku lihat Kyuhyun si pintar mabuk-mabukkan saat menghadapi masalah. Ternyata kau sangat peduli pada Teuki hyung ya?"
Ryeowook meringis saat mendapat death glare dari Kyuhyun.
"Dia hyung yang sangat penting bagiku."
"Kau mengatakan itu kepada kami semua."
Lagi-lagi Ryeowook mendapat death glare. Kali ini lebih tajam sehingga ia terpaksa menunduk. Ketika ia mengangkat wajahnya kembali, Kyuhyun sedang menatap entah ke mana dengan sedih.
"Waeyo, Kyuhyunnie?" Ryeowook menjadi cemas.
"Mianhe, Ryeowookie… Mianhe, hyungdeul… Aku memang selalu menyusahkan kalian." Kyuhyun tiba-tiba kembali terisak. "Andai aku memilih yang terbaik untuk kalian, semua tidak akan jadi begini. Aku betul-betul tidak tahu harus bagaimana. Aku pikir keputusanku sudah tepat. Aku hanya ingin tetap bersama hyungdeul. Tapi kalau ternyata aku hanya membuat Teuki hyung kecewa…sebaiknya aku pergi saja."
Yesung, Eunhyuk bahkan Sungmin yang sudah menguping sedari tadi, mulai kehabisan kesabaran. Mereka pun keluar dan menghampiri kedua dongsaeng mereka. Kyuhyun masih terisak. Kali ini dia menolak dipeluk siapapun. Ia terus memeluk lutut dan menenggelamkan kepalanya di antara lututnya, tidak mau mereka dekati.
"Kyuhyunnie, kau bisa ceritakan pada kami tentang masalah yang kau hadapi," kata Yesung. "Itu jauh lebih baik. Kau boleh bercerita sekacau apapun. Kami akan mendengarkannya. Mulailah dari yang bisa kau katakan."
Kyuhyun menggeleng. "Aku tak bisa mengatakannya."
Sungmin mendekat dan mencoba merangkul Kyuhyun. Pertama ia meletakkan tangannya di bahu dongsaengnya. Ketika Kyuhyun tidak menolak, ia melingkarkan lengannya di bahu Kyuhyun dan merangkulnya. Kyuhyun sendiri tetap dalam posisi semula.
"Ini ada kaitannya dengan kedatanganmu ke gedung SM?"
Kyuhyun tidak menyahut kata-kata Sungmin.
"Ada kaitannya dengan Seonsaengnim?"
Kyuhyun tidak menyahut, tetapi bahunya terasa sedikit tegang. Sungmin memberi kode kepada yang lain bahwa itu berarti 'ya'. Semua menahan nafas. Mereka tak menyangka Petinggi SM masih melakukan sesuatu kepada Super Junior.
"Kau bilang tidak mau mereka merekam kesulitan kita… Tidak mau kita terlihat menderita di depan kamera…" Sungmin sengaja menggantung kalimatnya. Ia merasa ketegangan di bahu Kyuhyun tidak berkurang.
Namja itu memandang ke sekeliling. Ia bisa melihat Eunhyuk dan Ryeowook sudah menangis tanpa suara. Mereka pasti sangat cemas dengan rencana Petinggi SM yang sejak awal selalu membuat mereka tertekan. Yesung tetap tenang. Ia memberi kode agar Sungmin melanjutkan apapun yang ingin dikatakannya.
"Kyuhyunnie, dia memang menekan kami sejak dulu. Kami mulai menyadarinya saat SJ terbentuk. Meski kami sudah sebuah grup tetap, kita diminta merilis single dalam waktu 2 minggu… Kau ingat? Semua itu sudah pernah kami duga. Tapi kami mencoba berpikir positif."
Sungmin memperhatikan reaksi Kyuhyun . Tak ada yang berubah. Dia menjadi was-was, takut salah melontarkan kalimat. Namja itu berpikir beberapa saat. Menimbang di antara banyak pilihan.
"Kau sebaiknya meninggalkan kami."
Semua terkejut mendengar kata-kata Sungmin. Bahkan Kyuhyun mengangkat kepalanya dan memandang Sungmin dengan pandangan tak percaya. Ia tak mengira Sungmin akan mengusirnya dari Super Junior. Ia berharap Sungmin adalah orang yang paling mengerti dirinya seperti selama ini.
"Aku bersungguh-sugguh, Kyuhyunnie. Jika kau hanya tersiksa di sini, sebaiknya kau keluar. Tapi kalau kamu mau tetap di sini, kau harus berterus-terang kepada kami, seberat apapun hal itu bagimu."
"Aku…aku tidak bisa." Kali ini suara Kyuhyun bergetar. Ia benar-benar panik.
"Mulailah dengan satu kata, apapun itu, Kyuhyunnie. Jebal, hyung mohon padamu…"
Melihat Sungmin menatapnya sungguh-sungguh, Kyuhyun hanya bisa terdiam.
"Aku…"
Semua menunggu dengan sabar.
"Aku…." Kyuhyun memandang mereka satu persatu. Semua tersenyum menguatkannya. "Petinggi SM ingin kita menjadi sebuah grup yang…."
Semua tidak ada yang berbicara sementara Kyuhyun menarik nafas, mencoba menyusun kalimat sebaik mungkin.
"Dia ingin kita dikenal…sebagai grup yang mengundang rasa iba… Dia ingin kita merasa sedih, merasa kesulitan, merasa sakit… dan menjualnya sebagai ciri khas Super Junior."
Semua terperangah mendengar itu. Yesung cepat-cepat memberi kode dengan matanya agar tak seorang pun bereaksi terlalu tajam, atau Kyuhyun akan menarik dirinya kembali.
Kyuhyun meraih tangan Sungmin dan menggenggamnya erat-erat. "Aku diminta keluar agar tidak terlibat semua ini. Beliau menjanjikan akan mendukung penuh hyungdeul dan tidak menekan kalian lagi jika aku keluar. Aku sempat berpikir untuk mengiyakannya meski aku tak ingin berpisah dengan hyungdeul. Tapi aku merasa… Saat itu aku merasa, kalian juga menginginkanku. Hungdeul akan lebih sedih jika tanpaku di Super Junior."
Wajah Kyuhyun memerah. Ia sangat malu dengan pemikirannya. Namja itu menarik tangannya, memeluk lututnya, menenggelamkan kepalanya, dan kembali menangis dengan keras. "Mianhe… Jeongmal mianhe, hyungdeul… Aku sudah seenaknya berpikir seperti itu. Ternyata aku salah. Aku jadi menyusahkan hyungdeul."
Sungmin, Yesung, Ryeowook dan Eunhyuk saling berpandangan dengan wajah pucat. Mereka sungguh tidak mengira masalahnya seperti itu. Pantas saja Kyuhyun mati-matian berusaha kemarin.
"Kyuhyunnie…" Sungmin kali ini menarik Kyuhyun ke dalam pelukannya. Ia tidak peduli seandainya Kyuhyun menolak dan berontak. Ia ingin memeluk dongsaeng kesayangannya itu erat-erat. Kalau saja air matanya bisa mengalir, Sungmin pasti sudah menangis. Tapi hanya hidungnya saja yang memerah menandakan perasaannya yang sangat sesak. "Kau tidak salah. Keputusanmu sudah benar. Kami takkan bahagia tanpamu. Seberat apapun itu, kita pasti bisa melewatinya jika bersama. Aku bersyukur kau mempercayai kami, Kyuhyunnie."
"Apa yang harus kita lakukan sekarang?" Eunhyuk mencoba menghapus air matanya yang terus mengalir. "Aish! Aku tidak akan menangis. Aku akan berusaha tidak sering menangis lagi di depan kamera!"
"Ne, kalau pun menangis, kita akan menangis bahagia." Yesung memeluk Eunhyuk dan Ryeowook. Ia memandang Sungmin yang masih memeluk Kyuhyun. "Kita sampaikan hal ini pelan-pelan kepada yang lain. Kangin-ah dan Heechul hyung biar aku yang memberitahu. Mereka harus diberitahu di saat yang tepat agar tidak meledak."
Sungmin mendorong Kyuhyun menjauh dan mencubit pipi dongsaengnya. "Kau bicaralah baik-baik dengan Teuki hyung. Kurasa dia akan mendengar jika kau yang bicara langsung padanya."
Kyuhyun mengangguk.
.
Tapi semua tidak berjalan sesuai rencana. Saat mereka berkumpul untuk makan pagi di dorm lantai 11, Leeteuk yang datang dengan mata merah karena tidak tidur semalaman, mencium bau wine dari Kyuhyun. Dongsaengnya itu tengah mengambil lauk sementara ia berdiri di sebelahnya hendak mengambil mangkuk. Member Super Junior yang lain tersebar seperti biasa karena meja makan milik mereka sangat kecil.
"Kau minum tadi malam?" tanyanya dengan wajah keras.
Kyuhyun memandang hyungdeul yang lain dengan was-was. Hyungdeulnya juga memasang mimik sama was-wasnya dengan dia. Kyuhyun dengan pasrah terpaksa mengangguk pelan.
BRAK!
Semua berjengkit saat Leeteuk memukul meja makan dengan sangat keras. Beberapa lauk terlontar ke atas meja. Kuah pun tumpah sebagian akibat tindakan Leeteuk itu. Leeteuk menarik Kyuhyun keluar dari kursinya sehingga mereka berdiri berhadapan.
"Teuki hyung, biar aku jelas…."
"Aku tidak bicara padamu, Sungminnie!" hardik Leeteuk. Ia memandang garang ke arah yang lain. Dongsaengdul yang tidak berada di meja makan juga sudah mendekati mereka. "Siapa lagi yang ingin ikut campur?!"
Semua tertunduk melihat mata yang sangat tajam itu. Leeteuk kembali memandang ke arah Kyuhyun yang berdiri di depannya.
"Cho Kyuhyun! Tadi malam kau sudah mengecewakanku! Pagi ini kau mengecewakanku sekali lagi! Aku tak tahu harus bagaimana mendidikmu!"
Di luar dugaan, Leeteuk tidak melanjutkan marahnya. Ia duduk dan makan dengan diam. Akhirnya semua kembali makan. Tak ada satu pun yang berani berbicara. Suasana sangat tidak menyenangkan.
.
Hampir jam delapan pagi. Tanpa menunggu ahjumma yang sedang membereskan dorm, mereka bersiap-siap berangkat untuk latihan di gedung SM. Kyuhyun pun mengambil ranselnya dan mengenakan jaketnya.
"Cho Kyuhyun!"
Panggilan dingin itu membuat wajah Kyuhyun memucat. Ia menoleh ke arah Leeteuk yang sudah bersiap di dekat pintu. Ia memberanikan diri memandang mata namja itu. Leeteuk sama sekali tidak menyembunyikan perasaan marah dan kecewanya.
"Hari ini bukan latihan untuk perform panggung. Kami akan latihan untuk konser. Kau tidak perlu ikut."
"MWO?" Kedua mata Kyuhyun terbelalak lebar. 'Kami' dan bukan 'kita' adalah kata yang paling dibencinya. Mata Kyuhyun langsung terasa panas. "Teuki hyung bercanda kan?"
"Teuki hyung, jangan memutuskan apapun saat kau marah…."
"Sunggie, sejak kapan kau jadi ketua Super Junior?!"
Ucapan pedas itu membuat wajah Yesung seketika memerah.
"Teuki hyung, jaga ucapanmu!" Heechul mendorong Leeteuk dengan kesal. "Kau mulai keterlaluan!"
"Heenim, sabarlah," bujuk Hankyung sambil menarik Heechul mundur. "Kau jangan memanaskan suasana."
"Heechul hyung benar! Teuki hyung keterlaluan!" Kali ini Eunhyuk ikut bicara. "Akan aku jelaskan, Teuki hyung… Kyuhyunnie sebenarnya…"
"Keluarkan saja aku dari Super Junior!"
Eunhyuk dan hyungdeul yang lain mengeluh keras saat Kyuhyun mengeluarkan kalimat bodoh itu. Mereka lebih mengenal Leeteuk. Kalimat ancaman tidak akan mempan padanya. Tapi melihat wajah Kyuhyun yang bersungguh-sungguh, mereka lebih terkejut lagi. Tampaknya Kyuhyun tidak menggertak.
"Apa katamu, Cho Kyuhyun?!" desis Leeteuk mengancam.
"Jika aku tidak boleh ikut konser karena luka sekecil ini, keluarkan saja aku dari Super Junior!" ulang Kyuhyun, membuat Heechul menjambak rambutnya sendiri, Donghae menghentakkan kakinya, dan Ryeowook menangis. Reaksi yang lain tidak kalah putus asa melihat magnae mereka kehilangan otaknya. Tapi Kyuhyun tidak peduli.
"Baik! Akan kulakukan jika itu membuatmu tetap hidup dan tidak berbuat bodoh!"
"MWO?" seruan keras terdengar dari dongsaengdulnya. Leeteuk tidak bergeming.
Meski ia sudah bersiap dengan jawaban Leeteuk, Kyuhyun tetap merasa shock. Tak disangkanya Leeteuk menjawab dengan cepat tanpa berpikir sama sekali. Ia langsung melangkah lebar keluar dari dorm.
"Mau kemana kalian?!" Heechul, Kangin, bahkan Siwon dengan kruknya hendak mengejar Kyuhyun, tapi seruan Leeteuk menghentikan langkah mereka.
"Aku akan mengejar Kyuhyunnie, Teuki hyung."
"Tidak perlu, Siwonnie, biarkan dia berbuat sesuka hatinya," ujar Teuki hyung dingin.
"Aku akan tetap mengejarnya. Silahkan kau keluarkan aku dari Super Junior, Park Jungsoo. Aku tidak ingin lebih lama di grup ini jika kau kehilangan hatimu," cetus Heechul. Namja itu langsung berlari mengejar Kyuhyun. Hankyung yang mencemaskan sahabatnya segera menyusul setelah mengucapkan maaf pada Leeteuk.
"Mianhe, Teuki hyung, kali ini aku tak sependapat denganmu." Kangin ikut bergegas mengejar magnaenya.
Siwon memandang Leeteuk dengan pandangan meminta maaf. "Hyung, aku sudah berjanji pada Kyuhyunnie untuk mendukungnya kembali ke panggung. Aku tidak akan mundur." Siwon pun pergi meski dengan tertatih-tatih.
Leeteuk tak percaya dongsaengdul tidak berpihak padanya. Ia memandang Eunhyuk, Donghae, dan Ryeowook yang menangis. Sungmin dan Shindong memandangnya dengan pandangan menegur. Yesung tertunduk ketika beradu pandang dengannya. Leeteuk teringat kata-katanya tadi dan ia menyesal telah melukai Yesung.
"Ada apa? Kau juga ingin menyalahkanku?!" tanya Leeteuk ketika Kibum melangkah mendekatinya.
Kibum menggeleng. Ia menghampiri white board besar yang terpasang di depan mereka, yang biasa dipakai untuk menulis jadwal dan pesan. Ia mengambil spidol dan menulis angka 8 besar-besar di papan tersebut.
"Delapan jam untuk enam orang. Kami tidak menyangka akan selama ini, tapi yg terjadi kemarin seperti itu." Kibum mulai membuat garis-garis dan deretan nama. "Tapi Siwon hyung tidak ikut. Aku tidak ikut."
Kibum mencoret namanya dan Siwon. "Kini tiap orang punya beban 2 jam."
Semua termasuk Leeteuk termangu. Kibum sungguh membuat penjelasannya menarik untuk disimak, sehingga tak ada yang berpikir untuk memotong kalimatnya.
"Tapi Shindong hyung berhenti di jam ke-6. Kini hanya tinggal Kyuhyunnie, Kangin hyung dan Heechul hyung." Kibum berhenti sebentar untuk memastikan mereka menyimaknya. "Dengan kondisi seperti itu, bagaimana jika Kyuhyunnie berhenti hanya karena tangannya terluka? Mereka berempat mengalami hal yang sama. Kami ini namja. Luka seperti itu hanya luka biasa."
Kibum melingkari nama Heechul, Kangin dan Kyuhyun. "Kami diminta harus berhasil. Tanpa batas waktu. Jika Leeteuk hyung berada di posisi ketiga orang ini, apakah Teuki hyung akan mundur hanya karena luka di tangan?"
Leeteuk terdiam.
"Sekarang masalah kedua. Kyuhyunnie memaksakan diri memanah untuk Donghae hyung sendirian." Kibum kini menggambar dua pemanah dan seorang penangkap panah. "Kita hanya punya Donghae hyung di grup2. Pemanah ada 2 orang."
Kibum kembali berhenti, memberi waktu agar penjelasannya masuk di pikiran mereka. "Dengan tingkat kecerdasan Kyuhyunnie, aish…kita terpaksa mengakuinya,.…"
Kibum tersenyum melihat yang lain tersenyum kecil mendengar kalimatnya tadi.
"Lebih baik dia berada di titik yang sama terus menerus untuk memanah, daripada berpindah tempat. Tidak ada pilihan lain untuk menyelesaikan tugas menyebalkan itu. Kita harus mengandalkan Kyuhyunnie, meski pun saat itu dia berterus terang dengan kondisinya."
"Aku pernah bilang, bukan? Aku mempercayai Kyuhyunnie seperti aku mempercayai Teuki hyung." Ryeowook tersenyum ke arah Leeteuk. "Aku percaya, Kyuhyunnie benar-benar akan berterus-terang pada Teuki hyung. Dia hanya mengundur waktunya hingga kita tiba di dorm."
"Dan semua tugas tak masuk akal serta penundaan Kyuhyunnie itu ada alasannya, Teuki hyung." Sungmin menjelaskan pembicaraannya dengan Kyuhyun tadi pagi. Ia bersyukur Kangin dan Heechul tidak ada sehingga mereka tidak perlu khawatir kedua namja itu akan meledak.
Sesudah mendengar semua penjelasan Sungmin, wajah Leeteuk menjadi muram.
"Teuki hyung…" Yesung mencoba memegang tangan Leeteuk yang tampak gemetar, namun ia menjadi khawatir Leeteuk akan tersinggung seperti tadi. Ia pun menarik tangannya.
Leeteuk menangkap keraguan itu, dan menarik Yesung serta memeluknya. "Jeongmal mianhe, Sunggie… Aku sudah berbicara keterlaluan padamu. Padahal selama ini, aku selalu mengandalkanmu untuk membantu memimpin Super Junior."
"Tidak apa, hyung, aku mengerti," hibur Yesung sambil memeluk Leeteuk.
"Panggil Heechul-ah, Siwonnie, Hankyung-ah dan Kangin-ah. Kita akan latihan, jangan sampai kita ditegur karena terlambat," kata Leeteuk setelah mereka terdiam sekian lama.
Semua menautkan kening mendengar kata-kata Leeteuk. Namun semua tidak membantahnya. Yesung membujuk member yang lain untuk tetap berkumpul dan melakukan latihan di gedung SM. Namja itu berhasil meyakinkan keempatnya untuk kembali ke dorm. Apalagi mereka sama sekali tidak menemukan Kyuhyun.
.
Meski Leeteuk sudah diberi penjelasan mengenai alasan Kyuhyun, namja itu tidak berkata apa pun di mobil, bahkan selama latihan. Semua berlatih dengan diam hingga jam makan siang. Tak ada lagi suasana bergurau yang biasa hadir di antara mereka.
"Kyuhyunnie, hari ini menunya jjangmyon!" seru Ryeowook gembira saat makan siang mereka tiba. Namja itu langsung menutup mulutnya ketika menyadari sang magnae tidak ada di tempat.
"Dia pasti sudah melonjak-lonjak seperti anjing kecil jika melihat jjangmyon ini," kata Heechul sambil tersenyum. "Dia mati-matian menahan rasa senangnya saat syuting EHB kemarin."
"Ne. Aku melihat matanya membesar saat makan malam tiba. Meski tidak nafsu makan, tapi dia makan jjangmyon-nya dengan lahap sekali," kata Shindong sambil tersenyum lebar.
"Kenapa dia harus berlagak cool di depan kamera?" Donghae menggelengkan kepala. "Aku akan melompat jika aku ingin melompat."
"Kau memang titisan kelinci," celetuk Eunhyuk.
"Yang kelinci itu Sungminnie," protes Kangin.
"Cuma giginya Sungmin yang seperti kelinci," ujar Hankyung sambil tertawa.
"Sungminnie dan Donghae-ah titisan kelinci? Aku tidak perlu memelihara kelinci lagi," gumam Yesung membuat yang lain merinding.
"Kita juga punya dua evil, hyung. Aku rasa itu karena Yesung hyung." Kibum tertawa.
Sungmin hanya tersenyum mendengar semua itu. "Aku mencemaskan Kyuhyunnie…."
Semua langsung terdiam.
"Ne. Dia sedang apa sekarang?" Siwon dengan hati-hati memandang Leeteuk yang sedari tadi makan dengan diam. Ia terkejut saat Leeteuk bangkit berdiri.
"Mianhe, dongsaengdul, aku seorang leader yang tidak becus. Kuharap, kalian mulai membiasakan diri tanpa kehadiran Kyuhyunnie."
"MWO?"
Belum sempat dongsaengdulnya bertanya, Leeteuk sudah meninggalkan ruang latihan. Heechul dan Kangin hendak menyusulnya, tetapi Yesung segera menahan mereka di pintu. Ia merentangkan kedua tangannya untuk mencegah mereka lewat.
"Minggir, Sunggie! Aku tak ingin terpaksa memukulmu," desis Heechul berang.
"Jebal, hyung, saat ini kita biarkan saja Leeteuk hyung sendiri. Aku percaya, dia tidak akan bertindak bodoh. Aku harap kali ini kita memberi kepercayaan lebih padanya. Kalau kita mengendalikannya saat ini, dia akan kehilangan kepercayaan diri sebagai seorang leader."
"Kau terlalu gegabah, Yesung hyung!" Kangin tak setuju. "Bagaimana jika Kyuhyunnie benar-benar dikeluarkan?!"
Mata Yesung tetap lurus. Namja itu tersenyum. "Aku percaya pada Teuki hyung. Dia tidak akan melakukan hal itu."
"Aku harap kau benar," kata Heechul. "Tapi jika kata-katamu salah, aku akan keluar dari Super Junior."
Heechul kembali duduk diikuti yang lain. Mereka sama sekali tidak melakukan latihan. Mereka hanya menunggu Leeteuk dengan diam.
.
.
"Jika kalian ingin menjadikannya Rising Star dan melindunginya dariku… Cepatlah meraih GDA. Maka aku takkan mengganggu kalian lagi."
Leeteuk sedikit menggigil mengingat kata-kata Petinggi SM. Mianhe, Kyuhyunnie, aku tidak punya kepercayaan diri untuk melindungimu hingga kita meraih GDA. Tak apa jika kau membenciku. Tapi aku harus melepaskanmu. Aku tak ingin kau tersiksa lebih dari sekarang.
Leeteuk berjalan menuju kantor manager hyung. Namun di koridor langkahnya terhenti. Potongan berita yang dilampiri foto mereka bertigabelas dengan kostum serba hitam terpampang di sana. Di bagian atas tertulis 'Super Junior, Seoul, starting first Asia tour'. Tanpa sadar, Leeteuk meraba foto Kyuhyun dengan mata yang mulai berkabut.
"Leeteuk sshi!" Manager hyung yang baru keluar dari ruangannya tampak gembira melihat Leeteuk. "Itu berita tentang Super Junior yang disebar kemarin pagi. Kita akan mendatangi Beijing, Shanghai, Bangkok, Nanjing, Chengdu dan tentu saja Seoul. Akhirnya impian kita tercapai, Leeteuk sshi."
Manager hyung tertegun menyadari wajah Leeteuk yang suram. "Ada apa? Apa kalian ada masalah?"
Leeteuk memandang berita itu kembali. Ia datang ke kantor manager hyung guna mengurus pembatalan Kyuhyun di konser pertama Super Junior. Bahkan jika mungkin, ia hendak mengeluarkan Kyuhyun dari Super Junior. Ia tidak ingin promo nanti terlanjur disebar sedangkan Kyuhyun tidak ikut. Dia berniat menjadikan alasan kesehatan untuk pembatalan tersebut. Tapi ternyata berita tentang mereka sudah disebar kemarin.
Kyuhyunnie, uljima, Kyuhyunnie… Jangan takut, kami selalu ada di sisimu. Kau harus kuat, dongsaeng… Kau harus kuat! Kali ini, kami tak akan pernah meninggalkanmu, apapun yang terjadi…
Leeteuk tertegun. Ia tak tahu kenapa ingatannya kembali ke malam itu. Malam di mana dia sedang sendirian di rumah sakit. Saat itu ia merasakan kesedihan Kyuhyun. Entah bagaimana, ia bisa merasa bahwa Kyuhyun yang berada di rumah sakit yang berbeda dengannya tengah bersedih.
Apa yang Kyuhyunnie rasakan sekarang? Kenapa aku tidak bisa merasakannya? Padahal kami baru saja bertemu tadi pagi…
"Leeteuk sshi?"
"Ah! Mianhe, manager hyung. Bisakah kita berbicara di dalam? Ada hal penting yang harus aku katakan."
Meski bingung, manager hyung mempersilahkan Leeteuk masuk ke dalam kantornya.
Leeteuk duduk sambil melayangkan pandangannya ke sekeliling kantor. Matanya terhenti pada foto Super Junior saat album U. Manager hyung mengikuti arah pandangan Leeteuk dan tertawa. "Saat-saat yang kacau tapi berakhir dengan baik ya, Leeteuk sshi."
"Maksud manager hyung?"
"Kalian diminta merilis single hanya dalam waktu 2 minggu. Dengan anggota baru dan perubahan nama, serta demo dari fans SJ05, kalian bisa melewati semuanya dengan sangat baik." Manager hyung tersenyum. "Kyuhyun sshi juga berusaha keras mengejar ketertinggalannya."
Leeteuk memandang manager hyung dengan pandangan bertanya.
"Kau tidak mengetahuinya? Aku pikir kau yang menyuruhnya," kata Manager hyung. "Dia memintaku membawakan semua rekaman SJ05, serta acara-acara yang kalian lakukan di luar menyanyi."
Jadi, tumpukan file dan CD malam itu tentang SJ05. Leeteuk teringat kembali saat Kyuhyun langsung meminta ijin untuk tidur lebih cepat setelah menerima semua itu dari manager hyung.
Leeteuk kembali melihat ke arah foto itu, foto yang sama dengan yang ia berikan saat merayakan setahun Kyuhyun bergabung dengan mereka.
"….. Sampai kapan pun, kami akan berada di sisimu, Kyuhyunnie. Kau jangan menghadapi semuanya sendirian lagi. Ada kami hyungdeulmu yang akan melindungimu."
Mata Leeteuk semakin terasa panas. Apa yang aku perbuat? Berada di sisi itu memiliki dua arti. Kalau dia tidak mau menghampiriku, akulah yang akan menghampirinya. Yang penting kami tetap berada di tempat yang sama sehingga aku bisa melindunginya.
"Apa yang mau kau bicarakan. Leeteuk sshi?"
Pertanyaan manager hyung membawa Leeteuk keluar dari lamunan.
"Aku…. " Leeteuk menjadi bingung. "Manager hyung, bagaimana tanggapan berita kemarin?"
"Sangat bagus." Manager hyung tersenyum puas. "Mulai besok kita akan menyusun konser bersama-sama. Persiapkan diri kalian. Kita tidak boleh mengecewakan para fans yang sudah mendukung selama ini."
"Fans? ELF?" Leeteuk tertegun.
"Tentu saja aku harus ikut… Kalau ada yang datang untuk meminta tanda tanganku, mereka pasti kecewa, Teuki hyung." Leeteuk teringat Kyuhyun yang memaksakan diri menghadiri fans sign meski keadaannya sudah lemah.
Apa yang aku pikirkan? Aku hanya memikirkan kenyamananku saja. Nyaman karena aku akan tenang jika bisa menjaga kyuhyunnie tetap sehat. Aku lupa, fansnya di luar sana pasti menginginkan kehadirannya. Apa yang kulakukan ini justru menghancurkan impian Kyuhyunnie, harapan para fans dan kelangsungan Super Junior.
"Leeteuk sshi, aku rasa kau tidak sehat hari ini," kata manager hyung dengan cemas. "Aku tahu, banyak masalah yang kalian hadapi belakangan ini karena ulah ELF yang meledak-ledak. Kesalah pahaman antara kau dan Kim Yuna, kejadian yang menimpa fans kalian, ELF yang masih berdemo menentang keberadaan Henry sshi… Tapi itu semua mereka lakukan karena ingin melindungi kalian. Hanya caranya saja yang salah. Aku yakin kita akan bisa mengarahkan mereka ke arah yang lebih baik dan lebih tenang."
Melindungi dengan cara yang salah. Leeteuk merasa kepalanya benar-benar sakit sekarang.
"Aku sungguh ingin bekerja bersama hyungdeul dan karena itu menahan semua lukaku yang masih terasa sakit setiap perform…" Kata-kata Kyuhyun saat EHB terngiang di telinganya.
"Selamat ulang tahun kedua, hyungdeul…..Surprise!" Leeteuk tersenyum mengingat Kyuhyun mengangkat kedua tangannya dengan gembira sambil duduk di kursi roda.
Bahkan saat sakit pun dia tidak pernah menyerah dan selalu berusaha mengimbangi kami. Dia memang seperti itu sejak dulu. Tetapi aku…aku bahkan ingin meninggalkannya begitu saja setelah ia berusaha begitu keras. Aku leader yang lemah…
Telepon di ruangan manager hyung berbunyi. Namja itu mengangkatnya dan mendadak berdiri sambil sesekali membungkukan badannya. Setelah ia menutup telepon, manager hyung menoleh ke arah Leeteuk yang tengah memandangnya dengan heran.
"Tuan melihat kau masuk ke sini dan menanyakan maksud kedatanganmu, Leeteuk sshi. Aku bilang kita hanya berbincang-bincang."
Wajah Leeteuk memucat.
"Mulai sekarang, tutup mata dan telinga kita rapat-rapat. Kita akan saling berhubungan dengan hati." Leeteuk teringat kesepakatan mereka bertigabelas. "….. Kalau ada kesalah- pahaman, tanyakan langsung kepada yang bersangkutan. Jangan percayai apapun sebelum ada konfirmasi, aracchi? Kita bukan menghadapi orang biasa, kita menghadapi orang pintar yang punya kekuasaan."
Kali ini Leeteuk benar-benar tertegun dengan perbuatannya sejak kemarin malam. Ia tidak mendengarkan kata-kata Kyuhyun, melarang Sungmin dan dongsaengdul yang lain berbicara… Ia sudah menutup hatinya untuk mereka semua. Ia hanya mempercayai mata dan telinganya. Ia tidak berusaha membaca yang tersirat.
Belum selesai Leeteuk merenungi sikapnya, pintu kantor itu terbuka. Leeteuk dan manager hyung serentak berdiri dan memberi salam.
"Apa yang kau lakukan di sini?" tanya Petinggi SM sambil memasuki ruangan.
"Saya hanya menanyakan jadwal kepada manager hyung, Seonsaengnim." Leeteuk mengangguk untuk berpamitan dan berjalan keluar.
Baru saja ia melangkah, Petinggi SM memanggilnya.
"Leeteuk sshi, kau sudah tahu rencanaku rupanya."
Wajah Leeteuk memucat. Ia berbalik menghadap sang Petinggi SM. "Mianhamnida. Saya tak tahu apa maksud…."
"Jangan coba-coba membohongiku," kata sang Petinggi SM sambil menghampirinya. "Kau takut bukan? Kau ingin melepaskan Kyuhyun sshi. Karena itulah kau ke sini."
Leeteuk memandang sang Petinggi SM dengan bingung. Begitu pula manager hyung.
"Kau heran aku bisa mengetahuinya?" Petinggi SM tersenyum sinis. "Ck, kau memang tidak punya kemampuan sebagai leader. Kau begitu mudah dibaca. Tapi tak apa, kau yang seperti itu justru membuatku senang."
Petinggi SM mempersempit jaraknya dengan Leeteuk sehingga namja itu terpaksa menundukkan kepalanya. "Aku takkan menerima permohonanmu. Waktu itu adalah kesempatan terakhir Kyuhyun sshi, dan ia membuangnya. Kalau dia yang bilang sendiri bahwa ia ingin keluar, aku akan mengabulkannya."
Leeteuk kembali mengangkat wajahnya mendengar kalimat itu. "Saya tidak memohon apapun pada Anda. Saya tak akan mengeluarkan Kyuhyun sshi atau pun melarangnya ikut konser, Seonsaengnim."
"Benarkah?" Sang Petinggi SM tertawa keras. "Akuilah kalau kau sudah menyerah, Leeteuk sshi. Kau lemah, kau mudah cemas, kau tidak punya kemampuan untuk mendukung orang sekeras Kyuhyun sshi. Cepat atau lambat kau akan mengalami hal yang sama seperti hari ini. Kau hanya akan melukai kalian berdua."
"Mianhamnida, Seonsaengnim." Leeteuk kali ini memandang tajam ke arah Petinggi SM. "Saya memang lemah dan mudah cemas. Tapi saya tidak akan menyerah. Selama Kyuhyun sshi memilih kami, saya akan menerima dan melindunginya. Saya akan menjadi lebih kuat dari sekarang. Saya tak kan tertinggal olehnya, karena saya tahu dia juga tak berusaha meninggalkan kami. Yang ia lakukan hanya berada di sisi kami."
Leeteuk tersenyum ke arah manager hyung yang tampak serba salah dan Petinggi SM yang merah padam. Ia membungkuk hormat dan keluar dari ruangan manager hyung.
Namja itu tersenyum ketika dongsaengdulnya serentak berdiri ketika ia memasuki ruang latihan. Wajah-wajah cemas itu membuatnya malu teringat kelakuannya dua hari ini.
"Kita cari Kyuhyunnie sekarang," katanya sambil tersenyum lebar.
Serentak ruangan itu dipenuhi sorakan kesebelas dongsaengnya. Mereka langsung menghambur memeluknya sehingga ia kehilangan keseimbangan. Mereka pun jatuh bersama-sama sambil tertawa.
.
.
"Teuki hyung, Kyuhyunnie tidak mengangkat teleponku," keluh Sungmin.
"Kau juga? Aku pikir hanya panggilanku yang tidak dijawab," kata Yesung.
Mereka sejak meninggalkan gedung SM berusaha menghubungi Kyuhyun, tapi tak satu pun yang diterima oleh sang magnae.
"Kyuhyunnie pasti mengira kita hanya ingin menghiburnya. Dia tidak memerlukan itu saat ini. Ia memerlukan sebuah keputusan." Kibum memandang Leeteuk yang mulai cemas karena tak ada yang berhasil menghubungi Kyuhyun. "Teuki hyung, aku rasa telepon darimu yang ia tunggu saat ini."
"Apakah benar begitu?" Leeteuk mengeluarkan HP-nya.
"Ne, aku rasa Kibummie benar," kata Donghae sambil tersenyum.
"Baiklah." Leeteuk menghubungi Kyuhyun dan menunggu nada panggil. Semua memandangnya penuh harap. Namun Leeteuk kemudian menutup HP-nya dengan wajah memerah.
"Kyuhyunnie tidak mengangkat?" tanya Kangin.
"Dia menolak panggilan Teuki hyung?" Shindong menggeleng tak percaya.
"Dasar magnae!" Heechul mendecak kesal.
"Ani. Aniyo," bantah Leeteuk cepat. "Mianhe, validasi HP-nya.…"
Semua mengerang bersamaan.
"Melihatmu, aku jadi takut sepelitmu, hyung," kata Eunhyuk.
"Bukankah Eunhyuk hyung sudah menyaingi Teuki hyung?" tanya Siwon bingung.
"Teuki hyung, aku kagum padamu," puji Hankyung tulus.
"Ne. Tak ada yang mengalahkan pelitnya leader Super Junior." Ryeowook tersenyum bangga sehingga Heechul ingin mencekiknya. Untung saja Kibum segera menahan Heechul.
"Pakai punyaku saja, hyung. SMS saja dahulu, tulis sesuatu yang hanya kau dan Kyuhyun yang tahu. Setelah itu, teleponlah dia. Dia pasti mengangkatnya."
Leeteuk mengikuti saran Kibum. Benar saja, kali ini telepon itu tersambung.
"Yeoboseyo, Kyuhyunnie, kau ada di mana? Hyung ingin bicara denganmu," kata Leeteuk berusaha seramah mungkin. "Kau melihat mobil kami? Ne, kami sudah dekat dengan apartemen. Kau ada di mana? MWO?"
Leeteuk nyaris melempar HP Kibum. Ia menepuk bahu sang supir sehingga mobil berjalan miring. "Hentikan! Hentikan di sini!" seru Leeteuk panik.
Begitu mobil berhenti, Leeteuk bergegas turun diikuti dongsaengdul yang kebingungan. Karena mereka bersikeras berhimpitan, sepulang latihan mereka hanya menggunakan satu mobil. Kini mereka berada di parkiran luar apartemen.
"Hyung, ada apa?" tanya Eunhyuk ketika sang leader memandang ke puncak tower apartemen mereka dengan was-was.
Wajah Leeteuk memucat saat matanya menangkap sesosok tubuh jauh di atas menara.
"Ommo! Kyuhyunnie benar-benar ada di sana!" seru Leeteuk panik.
Dongsaengdul mencoba memicingkan mata ke atas. Mereka tidak bisa melihat apapun dengan jelas dengan ketinggian sejauh itu. Namun tampak setitik kecil bergerak-gerak di atas sana. Leeteuk mengambil HP yang ada di tangan Kibum dan mencoba menelepon.
"Kyuhyunnie? Yeoboseyo? Kyuhyunnie?" Leeteuk memandang HP itu dengan putus asa. "Kyuhyunnie tidak mengangkatnya! Dia mau bunuh diri!"
"MWO?" Kini semua memandang Leeteuk seakan sang leader berubah menjadi panda di hadapan mereka.
"Kyuhyunnie tadi bilang ia berada di puncak apartemen! Aku berusaha menghubunginya, tapi ia tidak mengangkat telepon lagi. Jangan-jangan dia mau bunuh diri karena aku melarangnya konser!" Leeteuk berteriak-teriak panik. Ketika ia tersadar, hanya ada Kibum yang berdiri di dekatnya.
"Tenanglah, hyung, jangan membuat keributan. Sebaiknya kita segera ke atas."
"Kemana yang lain?"
"Mereka sudah berlari sedari tadi. Penjelasan hyung terlalu panjang untuk situasi darurat." Kibum melenggang dengan tenang mengikuti member lain yang sudah lebih dahulu berlari.
"Kenapa kau tenang sekali, Kibummie? Kau tidak khawatir?"
Kibum tersenyum memandang sang leader yang seakan ingin terbang menyusul magnaenya. "Yang lain sudah berlari. Sepuluh orang, hyung! Tak ada salahnya kita bersantai sedikit."
Mereka menemukan Siwon yang tampak kesal karena tidak bisa berlari seperti yang lain. Namja itu baru saja tiba di depan lift.
"Tenang saja, Siwon hyung, Kyuhyunnie tidak akan bunuh diri," kata Kibum sambil tersenyum.
"Bagaimana kau yakin?" tanya Siwon saat mereka bertiga berada di dalam lift.
"Apa Siwon hyung akan bunuh diri?"
"Aniyo! Apapun masalahku, aku takkan melakukannya. Bunuh diri itu dosa besar."
"Nah, kau sudah menjawabnya, hyung," kata Kibum. Leeteuk dan Siwon terpaksa membenarkan kata-kata Kibum tadi.
Dugaan namja itu benar. Setibanya mereka di puncak apartemen, mereka melihat Kyuhyun dan yang lain tengah berdiri di pinggiran atap.
"Kyuhyunnie, kenapa kau mematikan ponselmu? Kau membuatku cemas!" tegur Leeteuk. Ia langsung menghambur memeluk Kyuhyun sambil menangis. "Mianhe, Kyuhyunnie, aku tidak memberimu kesempatan berbicara. Kau boleh ikut konser bersama kami."
"Benarkah? Gomawo, Teuki hyung. Kau memang hyungku yang paling baik." Kyuhyun melonjak-lonjak di dalam pelukan Leeteuk dengan senang. Leeteuk meringis karena kakinya terinjak.
"Kau mengatakan itu kepada semua hyungmu, Kyuhyunnie." Kibum tersenyum.
Kyuhyun tidak mengindahkan sindiran itu. Ia kembali memeluk Leeteuk, tepatnya menerjang dan memeluk.
"Tak apa, Teuki hyung, kemarin aku juga bersalah. Oh ya, batere HP ku habis karena aku menelepon eomma, appa dan Ahra noona. Aku sedang bingung sekali tadi. Karena itu aku tak bisa menerima teleponmu lagi."
Kyuhyun menarik Leeteuk ke pinggiran puncak apartemen.
"Teuki hyung! Lihat, semua terlihat indah dari sini bukan?"
"Kyuhyunnie, sejak tadi kau berbicara seperti itu kepada kami. Sebenarnya kau mau bilang apa?" tanya Heechul. Kini mereka bertiga belas berdiri berjajar di tepian sambil memandang jauh ke bawah.
"Pasti keren sekali jika kita terjun dari atas sini," kata Kyuhyun sambil tersenyum lebar. "Bagaimana jika kita menjatuhkan diri ke bawah? Pasti keren dan dramatis! Belum ada yang melakukannya."
"MWO?"
Semua langsung melompat mundur menjauhi Kyuhyun.
.
.
TBC
.
.
Sepertinya otak Kyuhyun memang terjatuh di suatu tempat
.
Reader, Gomawo sudah membaca ff ini
Reviewer, Gomawo udah mereview, memberi masukan, kritik, usulan,
ringkasan dan tebak-tebakan yang sangat menghibur
hehehehe
.
Buat yang mau lihat foto/video yang berhubungan dengan ff ini
Add saja fb author :
www titik facebook titik com /iyagi7154
.
.
JAWABAN REVIEW Chapter 25
fikyu 12/24/12 Gomawo sudah bersedia mereview, chingu. Senang ada mantan SR hehehe
Guest 12/24/12 Mianhe agak lama. Author mencoba membagi waktu lebih baik soalny
Siscabonna1004 12/24/12 Gomawo, tapi ini fanfic (^_^)
Senang kalau fanfic ini bisa menghibur dan memberi semangat baru, ide baru, dan kekuatan baru hehehe (*emang vitamin?)
Maksudku, sennag kalau perjuangan oppadeul bisa kita tiru
Mianhe, itu udah Shining Star, bukan Rising lagi hehehe Gomawo reviewnya
Kyuminhae 12/23/12 SIwon waktu september 2012 sih bilangnya masih ada ya kalau nggak salah. Pas radio star. Alasannya Kyuhyun, dia ingin terlihat tampan dengan baju yang serba tertutup. Tapi kemungkinan bekas operasi itu juga menjadi salah satu alasan. Tapi sejak awal masuk di tahun pertama dia juga jarang buka-bukaan kok, paling banter pakai kaos tanpa lengan
hyunnieya 12/23/12 Hal ekstrim? Ommo...
Ne, persahabatannya mereka bikin iri. Jadi ingat pas Kyuhyun muji + ngeledek BoA, Changmin nyumbang ketawa terus wkwkwk
Ujung2nya ikutan ngeledek juga
Leeteuk kalau marah memang serem pake banget
gaemgyulover 12/22/12 Nyindir atau nyindir nih? wkwkwk, iya, rata2 20 halaman A4 per chapter, belakangan malah nembus 40 halaman A4. Soalnya lama2 susah nyari tempat yang cocok untuk TBC (*evil smirk) jadi kudu manjang sampai tempatnya pas wkwkwkwk
Ya udah, Ch 27 1500 kata aja deh….
ARYANI 12/22/12 5 Jempol…yang 1 punya siapa? Hehehe Gomawo sudah mengikuti ff ini dan reviewnya
lemonade 12/22/12 Kalau lihat aja kagak kelihatan ya pas nonton hehehe
kyuzi 12/22/12 Ada beberapa member Suju yang pernah ngalamin dauber-uber fans, bukan cuma Hankyung meski kayaknya cuma Hankyung yg sampai nangis
Jiah, malah janjian nonton ama Changmin
nice, yang bagusnya ditiru hehehe
Iya, kalau nonton sekilas aja nggak kelihatan. Padahal cukup jelas donghae sampai jingkrak2 kedinginan, kangin gosok2 tangan terus…dst
Cheonmaneyo. Aku sennag jika niatku tersampaikan. Aku bikin ff ini bukan untuk mengasihani SJ, tapi untuk kita semua belajar dari kegigihan mereka
Belum wkwkwk tapi sekarang sudah. Gomawo
Dicoba saja, pasti sakit hehehe
Kadang jalan pikiran orang berbeda-beda. Jika cara halus tidak bisa, dia akan pakai cara keras. Ada yang seperti itu.
Soal itu kit atunggu Ch 26 hehehe
Gpp, Gomawo buat reviewnya
Gyurievil 12/22/12 Ne, gomawo
wookiesomnia 12/21/12 Wkwkwk…aku juga suka adegan itu, meski pas nulis butuh 3 hari sendiri. Tiap hari diedit dan diedit lagi.
Kita lihat saja nanti hehehe
Seperti di RS Ch10 bilang, sifat Kyuhyun membuat Ryeowook ingin jadi hyungnya
Kalau saya jawab langsung pasti kesannya mengada-ada.
Dicoba saja memperagakan gerakan memanah chingu, lalu perkirakan tenaga tarikan yg kita lakukan harus bisa melontarkan anak panah sejauh yg di EHB. Lakukan 8 jam, lalu kita lihat hasilnya hehehe. Gomawo sudah mereview
ryeo ryeo ryeong 12/21/12 Ne, aku juga
onykyu 12/21/12 Mereka memang patut dicontoh. Gomawo sudah mengikuti ff ini
fel 12/21/12 Gomawo
icel 12/21/12 Mian harus menunggu 10 hari. Tapi pasti di update. Gomawo
casanova indah 12/21/12 Yang di EHB kata-katanya beneran. Mereka selalu begitu di depan kamera. Seperti kata Kangin (yg ini real lho)…mereka jadi artis itu mau membuat orang bahagia, tapi kenyataannya mereka diperlakukan seperti robot…seperti dipaksa membuat orang bersedih…
Itu fiksi
luthfiyah ainy 12/20/12 Ne, sejak masalah Hankyung dan JYJ, SM mengadakan beberapa perbaikan. Meski kehilangan tersebut disayangkan, tapi ada yang berubah dengan kejadian tersebut
Guest 12/20/12 Teuki salah paham
GaemAya 12/20/12 Aku membayangkan adegan mimpi itu di posisi Changmin. Pasti keadaan Kyuhyun waktu mengigau membuat Changmin nggak bisa bilang apa-apa…
Leeteuk memang leader yang baik
LaLa KyuRii 12/20/12 Kalau nggak setingkat JK Rowling, penulis itu nggak ada yg kaya dari menulis hehehe… Harus ada pemasukan lain. Tidak akan berhenti menulis, karena aku suka sekali menulis. Gomawo, semoga saja impian tadi tercapai hehehe
CHOKYUHAESUNG 12/20/12 Gomawo reviewnya chingu, sennag kalau ff ini bisa sampai ke hati yang baca
Momo ShinKaI 12/20/12 Dia ikut SS1 kok hehehe
Bukan Sooman, di sini tokoh fiktif namanya Petinggi SM.
Benar, Sooman pension tapi udah 2010 kalau nggak salah. Dia mengundurkan diri tepatnya
dhianelf4ever 12/20/12 Ngaku masih komunikasi dengan beberapa member. Untuk member yg lain dia bukannya tidak komunikasi tapi sebisa mungkin tidak katanya. Soalnya mereka (SJ) masih di bawah SM. Dia nggak mau membuat mereka mendapat masalah dengan SM krn berhubungan dengannya. Soal dilarang, dr awal semua juga tahu kalau kontak mereka diputus
keyq1998 12/20/12 Gomawo
MyKyubee 12/20/12 Di sini dia memang tokoh antagonis
Kan Lordvoldemin hehehe
Memang mereka akrab banget. Pas ditanya siapa yang paling disayang, Kyuhyun pilih Ahra noona, karena katanya kalau pilih appa daneoma salah satu nanti yang lain cemburu.
Soal real, dicoba saja memperagakan gerakan memanah chingu, lalu perkirakan tenaga tarikan yg kita lakukan harus bisa melontarkan anak panah sejauh yg di EHB. Lakukan 8 jam, lalu kita lihat hasilnya hehehe. Aku udah coba naikkan tangan dgn cara itu, seperti kata Heechul di jam-jam awal, tangannya sakit. Belum lagi telapak tangan
Masalah MBC keberatan Kangin ikut di EHB krn jam EHB bentrok dengan jam MC Kangin di MBC. Tapi pihak SM bersikeras, akhirnya mereka bertikai. EHB pun dihentikan sampai ep 13 saja
Betul, Heechul saja nggak berani kalau Leeteuk sudah marah
Nggak bosen kok
KyuChul 12/19/12 Kadang perasaan tertekan membuat emosi naik dan pikiran tidak jalan. Saat kita berhubungan dengan orang, hal ini pasti terjadi dengan orang terdekat sekali pun. SO, berusaha sabar dan melihat saat kepala dingin
Kyuhyun dan Ahra amat sangat dekat sekali
Ne, aku nggak tahu yang lain, yang jelas itu Siwon hehehe
ayu wandira 12/19/12 . chapter 25
Beneran deh, aku lebih merasa disindir daripada dipuji wkwkwk. Gomawo
Kim Anna 12/19/12 . Kamu sepertinya ketularan Ryeowook….
octaviani 12/19/12 Nggak ada. Itu fiksi. Tapi beberapa member pernah di kejar pasti lagi belanja sampailari2…aku lupa siapa aja yang jelas ada Sungmin dan Ryeowook. Hankyung pas lagi ke dorm.
lisamei 12/19/12 Gomawo hehehe. Ini kan tetap fanfiction
EvMar 12/19/12 AKu kuatir masih sangat banyak menlihat perkembangan per chapternya…
kyusha96 12/19/12 Mianhe, sudah ada batas yang ditentukan untuk Rising Star ini. Kalau sampai 6jib itu namanya sudah Shining Star
Bella 12/19/12 AKu ngebayangin ekspresi Changmin yang berubah sampai senyum2 sendiri. Pasti nyebelin buat oppadeul wkwkwk
Ne, dia pakai sarung tangan lagi
Soal Petinggi SM, kita lihat saja hehehe
Gomawo buat pengertiannya
Nurhanita Fenita Clouds Elf 12/19/12 Aniyo. Rising Star udah ada akhir waktunya.
Taeminsomnia 12/19/12 Sebenarnya Kyuhyun itu suka dan bisa banyak olahraga, tapi sejak kecelakaan tidak bisa lagi
12/19/12 Gomawo.
Ne, wookie itu polos dan kadang nggak nyambung aja
Soal itu kita lihat ch selanjutnya aja hehehe
tya andriani 12/19/12 Nggak ada yg aneh, Cuma nggak semua lagu dia tampil dan nggak semua lagu dia tampil satu lagu penuh
jung sang hyun 12/19/12 Ya, aku juga suka seklai lihat persahabatan mereka sampai sekarang, benar2 natural banget
Gomawo sudah mengingatkan. Iya, itu sudah di edit. Salah tulis.
Princess kyumin 12/19/12 Di ff ini ceritanya memang ada campur tangan Petinggi SM. Untung Heechul menahan emosi. Dia punya andil besar untuk menjaga kestabilan grup saat itu, karena sebenarnya dia yang paling moody.
Kadera 12/19/12 . Surprise nya membuat cemas hehehe
lovely yesungielf 12/19/12 Pastilah hehehe
Semua oppadeul udah berusaha.
Betul, orang sabar kalau marah seram
Chokyulate fishy27 Tepatnya terjemahannya begini: lebih dari 10 member tidak setuju (alias 11) jadi cuma 1 yang setuju. Dan itu adalah Donghae. Kyuhyun mengatakan soal Donghae beberapa kali… Dia selalu bilang sampai kapan pun Donghae menempati tempat tertinggi di hatinya, karena tanpa penerimaan dari Donghae di awal dia masuk SJ, dia nggak akan bisa bertahan di Super Junior. (Siwon harus puas di tempat ketiga). Kemungkinan besar tempat kedua adalah Sungmin.
Gomawo pesan buat Kyuppanya hehehe
heeeHyun 12/19/12 Soal itu kita nantikan saja hehehe
Ne, Changmin sempat nggak kuat juga di awal, sampai dia bilang dia kudu mabuk untuk bisa ngadepin Kyuhyun. Tapi akhirnya dia menjadi dewasa dan tegar (tanpa sadar, persahabatannya dengan Kyuhyun membuatnya bisa melewati masa2 kelamnya DBSK nanti).
Gomawo…akhirnya, ada perkembangan untuk penggambaran videonya ya. Aku jadi mulai mengerti maksud para reader yg bilang jangan fokus pada detail video. FS akan aku edit di bagian2 video supaya lebih mengalir ceritanya. Gomawo buat masukannya selama ini.
lyELF 12/19/12 Gomawo reviewnya, chingu
Ne, Changmin sudah berusaha banget
Yang paling kasihan sebenarnya Heechul. Aku punya teman yg kakinya di pin. Rasanya ngilu setiap cuaca dingin…apalagi musim dingin seperti di Korea
Drama-drama itu sebenarnya sudah berlangsung lama. Tapi Kyuhyun baru sadar sekarang.
Leeteuk memang seram jika marah
Mianhe, aku harus mulai membagi waktu dengan benar untuk yang lain
Sachiko Yamaguchi 12/19/12 Semoga hasilnya baik. Gpp, utamakan yang penting dulu.
Ahra dan Kyuhyun emang dekat banget
Kesalah pahaman biasa terjadi dalam persahabatan maupun hubungan keluarga
Itu memang dilemma karena pembaca tidak memiliki latar yang sama hehehe
Ne, kadang aku lupa soal itu. Gomawo sudah diingatkan
Gpp, kan maksud dia untuk memberikan referensi. Penyampaiannya saja yang kurang halus, tapi sekarang aku udah ngerti dan paham. Jadi udah bisa menerima kok hehehe
Tapi kalau instruksi ya jangan…penulis menulis apa yang dia ingin tulis, bukan mengikuti pembaca hehehe Nanti 'jiwa' karya itu tidak ada.
Masukan boleh, instruksi jangan.
kim jong woon 12/19/12 SS1 tour, karena itu kondisi Kyuhyun membuat Leeteuk cemas
ChoI Jaeseumin Hyangsu 12/19/12 SIram menyiram nggak tahu. Leeteuk yang aku tahu pernah melempar sumpit ke Kyuhyun waktu di awal dia masuk SuJU dan mukul kepalanya keras-keras di backstage sebuah acara sampai Kyuhyun nangis hehehe
SSungMine 12/19/12 Mianhe, aku Cuma bisa paling lambat 10 hari mulai sekarang. Tapi pasti update asal masih banyak yg suka
NaraKim 12/19/12 Ne, chapter ini isinya campur2… Gomawo buat reviewnya.
Jmhyewon 12/19/12 Kalau hilang berarti Rising Star berakhir. Rising Star ini kan pembuktian hyungdeul kepada Petinggi SM
Elfishy 12/19/12 Beneran di buka di public? Aku cuma baca yang punya Hankyung dan bahasan yg Siwon. Bisa minta link nya?
pipitsparkyu 12/19/12 Mianhe, Hankyung menuntut SM itu sudah di luar timeline RS
kyuqie 12/19/12 SUdah di promo SJ M nya tapi baru 2 anggota yang ditetapkan di siaran TV.
He he he…yup, tidak semuanya fiktif. Kalau yg ngikutin berita pasti tahu. Tapi karena penentu di sana banyak orang, nggak tahu yg mana, aku kumpulkan jadi satu sosok aja
shinminkyuu 12/19/12 Banyak yang pengen punya kakak kayak AHra termasuk oppadeul hehehe
Soal drama Jumong udah jelas yach hehehe…itu 2007
sarangchullpa92 12/18/12 kenapa gulung? Lipat selimut lebih rapih (*lho?)
Kece sih kece…tapi dingin booo
Ne, poor Ryeowook
Nggak semua orang bisa terbuka
"Kau tidak takut gigimu kering"….wkwkwk aku suka kalimat itu
LylaAkariN 12/18/12 Amin. Thanks doanya
haekyu 12/18/12 Leeteuk yang mungut roti ne hehehe
Gomawo udah ngikutin ff ini dan mereview
Gurame Tl 12/18/12 Gomawo
Rainy 12/18/12 eonni boleh chingu boleh, apa aja boleh asal bergender cewek kkkkk
Gomawo reviewnya
xoxoxo 12/18/12 Betul setuju banget
ryu. 12/18/12 Benar. Hankyung sampai nangis ketakutan gedor2 pintu dorm agar segera dibuka. Tapi kagak ada videonya, itu cuma di wawancara. SUngmin Ryeowook dan siapa gitu pernah dikejar2 fans juga tapi nggak nangis karena nggak terpojok seperti Hankyung. Yg apes yang nyegat Kyuhyun…malah disangka hantu wkwkwk
Ne, katanya Kibum seperti itu. Egoisnya lebih tinggi dari Heechul. Kibum sendiri yang bilang. Egoisnya dia bukan ingin menang sendiri. Dia justru banyak mengalah misalnya soal ngambil makanan (waktu belum ada Kyuhyun). Tapi kalau sudah maunya, tak ada yg bisa maksa
littlehope 12/18/12 Leeteuk itu galak. Di acara SJ member lain pernah bilang kalau mereka paling takut jika Leeteuk suruh mereka ke kamarnya wkwkwk
kyuwook 12/18/12 Itu salah ketik. Gomawo udah diingatkan
fikyu 12/18/12 rating all aja di mana kagak tahu hehehe. Udah, biarkan aja nggak tahu, malah nggak kepikir soal itu. Yg penting RS ini selesai dengan ending yg baik. Itu yg paling aku khawatirkan.
Ne, dia seorang pekerja keras.
kyuminline1307 12/18/12 Ada orang-orang yang justru merasa tersiksa jika terbuka. Aku termasuk yg seperti itu, jadi mengerti banget apa yg Kyuhyun beratkan.
Ne, Ryeowook memang hyung yg baik
vha chandra 12/18/12 Ayo kita berjuang hehehe
Maling aja jangan banci wkwkwk
Dicoba saja mempraktekkan selama 8 jam, lalu kita lihat hasilnya hehehe
wembel 12/18/12 ne, semoga mereka bersama lagi
di ff ini ya
SunakumaKYUMIN 12/18/12 Wkwkwk…pasti ganteng pas Kibum bilang begitu
Ne, persahabatan mereka hebat. Aku yakin Kyuhyun melakukan yg sama saat DBSK menempuh masa sulit bahkan vakum. Dia pasti jadi semangat buat Changmin. Itu sebabnya mereka tetap dekat sampai sekarang, karena persahabatan mereka sudah melewati semua kesulitan.
Ne, Kyuhyun memang aslinya dewasa hehehe
Tul, itu aja dia latihan manahnya dicicil kan beberapa hari
12/18/12 Wah, untung nggak nangos beneran di kantor ya
12/18/12 Yang Hankyung itu benar. Katanya fans itu besar sekali badannya dan lari dengan full power. DIa terpojok di pintu samapi gedr2 minta dibukakan. Krn belum terbuka juga, dia jongkok dan nangis ketakutan sambil bilang: tolong jangan apa-apa kan saya wkwkwk (*dia lupa dia bisa kungfu)
Siwon mangku Kyu itu benar, tapi semua sebenarnya pernah pangku2an kok. Eunhyuk aja pernah dipangku sama Kyuhyun.
Keyra Kyuunie 12/18/12 Paling suka yg pas pontang panting
Haik, ganbatte (*kok bukan hwaiting?)
Blackyuline 12/18/12 Aku juga shock (*lho?)
misskyuKYU 12/18/12 Wow, reviewnya detail banget, tapi aku suka hehehe. Gomawo udah bersedia meluangkan waktu dan tenaga hehehe jangan bosan ya
lytaimoet812 12/18/12 Jangankan kamu, aku aja pusing sampai kagak bisa lanjutin ch 26 hehehe
12/18/12 Ne, gomawo reviewnya
phiexphiexnophiex 12/18/12 Itu muji atau ngejek kkkk
Daripada reviewer, lebih cocok jadi narrator tuh
Cindy93ELF 12/18/12 Wow…EHB lagi? Ditunggu aja ya
choYeonRin 12/18/12 Jangan pakai HP kalau pakai HP suka gagal. Aku jug begitu
Ne, Kyuhyun terlatih menyembunyikan kondisinya
Masuk kok reviewnya heheh Gomawo
ratnasparkyu 12/18/12 Di ff ini dia memang sadis
Rekomendasi? Nggak ada, aku kan baru banget…EHB krn masuk timeline jadi aku tahu, selain itu belum tahu. Gomawo
oracle 12/18/12 Lelah? Wkwkwk Berkat masukan siapa dulu dong…. Gomawo
Iya…lama2 aku merasa end nya kejauhan nih….Nggak nyangka kadang 1 chapter bisa Cuma 2 hari tanggalnya hiks
Apa dilompat saja ya?
Guest 12/18/12 Ne, gomawo sudah mereview chingu
Chiti 12/18/12 Hmm…ide bagus, kapan2 aku bikin mereka maling ayam (*lho?)
Leeteuk kalau marah memang menyeramkan
reaRelf 12/18/12 Ne, so sweet Ahra dan Kyuhyun
Kibum otaknya langsung jalan hehehe
Ne, Ryeowook muncul sebagai hyung
trilililili 12/18/12 Wkwkwk komennya udah bagus kok
ElfSparKyu1302 12/18/12 . chapter 25
Yg sakit kan telapak tangan, yang diseret tangan. Tapi emang sakit juga sih (*ikutan marah ke Leeteuk)
AKu yg suka tuh ngebayangin Kyuhyun ikut2an lihat fans, lalu nyeletuk tanpa dosa wkwkwk
Aku juga nonton SS4 dia ngancem: kalian bakal mati! Wkwkwk seru juga tangannya diiket handuk gitu biar kagak bisa ngelawan
Riestha-tita 12/18/12 Amin semoga semua itu terjadi. Happy for SJ
shizuku m 12/18/12 Gomawo (*meski kagak tahu alasannya)
Ne, Kyuhyun dan oppadeul emang mengagumkan. Aku nggak bisa sekuat mereka
Cho sahyo 12/18/12 Oh, awal2 malah 2-3 hari…tapi nanti 2013 tambah lama karena mulai sibuk, banyak jadwal kerjaan
Betul Changmin dan Kyuhyun amat sangat mengerti satu sama lain.
Soal itu tidak tahu, tapi sejak 2007 Hankyung memang kondisi tubuhnya kurang baik. Dia punya penyakit ginjal dan lambung.
AKu juga suka waktu Ryeowook melindungi Kyuhyun
Soal kabar perlakuan itu, di surfing saja dan disimpulkan sendiri di dalam hati. Aku pun begitu hehehe
Syukurlah jika ff ini bisa membantu chingu mengenal oppadeul
indahpus96 12/18/12 SS1 Kyuhyun ikut
Hankyung? Tidak tahu
vietaKyu 12/18/12 Kayaknya pelit yach hehehe Sayang udah dibeli kalau nggak dimakan.
Aku suka ngebayangin mereka larinya kayak apa, dengan semua bawaan plus Siwon wkwkwk
Seuju. Cakep abis (*berarti cakepnya abis? Wkwkwk)
Nggak itu fanfic wkwkwk tapi ceritanya Changmin masih kesel gara2 yg waktu itu hehehe. Mana mereka sampai persahabatannya putus.
Benerannya katanya serem, makanya Heechul aja nggak berani melawan.
Gomawo buat semangatnya, aku usahakan per 2013 krn nggak bisa cepat, tapi paling lam 10 hari
AreynaKyuminElf 12/18/12 Ne, pasti bisa. Hwaiting!
AngeLeeteuk 12/18/12 Petinggi SM memang ampuh. AKu suka banget nulis tokoh yg satu ini hehehe
Kadang kalau kayak gitu, bagidia yg penting untung dan senang-senang
Jelas marahnya Leeteuk lebih seram.
Mianhe, aku usahakan.
Tsuioku Lee 12/18/12 Hooo memang pas sedih2 sih 2008 itu. Nggak mermaksud membuat nuansa angst…aku ngikutin alur aja
Beberapa memang fakta.
Hankyung tidak tahu. Mungkin tidak fit? Dia sejak 2007 kan punya penyakit ginjal, belum lagi lambungnya yg udah dr sebelum ikut SM bermasalah.
special5173 12/18/12 . chapter 25
Ne, banyak yg bisa kita contoh dr mereka semua, termasuk Zhoumi dan Henry. Mereka juga gigih lho, tiap naik panggung disorakin suruh turun….
dinikyu 12/18/12 Itu fanfic. Tapi di realnya, mereka pernah dauber-uber fans ketika ketahuan lagi jalan-jalan wkwkwk
asa 12/18/12 Kalau via HP sering gagal. Aku juga begitu. Ne, Kyuhyun itu dewasa sekaligus anak-anak (^_^)
aninkyuelf 12/18/12 Gomawo, chingu buat pengertiannya. Jangan bosan review meski jaraknya lama.
kim eun ra 12/18/12 Ryeowookie meski polos, tapi dia pemikirannya dewasa. Cuma suka melongo aja kalau ditanya. Tapi dia memang dewasa.
VitaMinnieMim 12/18/12 ANiyo, aku paling cepat tidur jam 12 malam dan bangun itu jam setengah lima pagi.
Balas dendam terselubung, tapi jadi diomelin Kyuhyun wkwkwk Sahabat yg menyenangkan. Menuliskna mereka berdua sangat menyenangkan
Ne, Ahra punya pesona tersendiri. Yang jelas dia sayang banget ama Kyuhyun. Kalau datang selalu bawa banyak sekali hadiah sehingga yg lain kepengen wkwkwk
Sebenarnya kemungkinan itu ada kalau kita baca2 perlakuan terhadap mereka ya? Hehehe apalagi di EHB 11 ini, kan di translate aja ada, Shin Dong Yup berkali-kali terkejut dengan keputusan pengarah acara. Yg soal kudu lingkaran merah, dia minta supaya grup 1 berhasil, grup 2 kudu selesai sampai dia bilang bgmn jika syuting dihentikan saja….itu real semua
forte orange 12/18/12 Mianhe, aku harus membagi waktu dengan baik, agar ff ini tidak menjadi batu sandungan buat pekerjaan yang lain hehehe
hanchulkyubum 12/18/12 Itu fiksi. Tapi soal dauber-uber fans mereka pernah ha ha ha
Coba dilihat lagi aja video dan percakapannya. Kamera baru dinyalakan kru setelah shindong manggil. Mereka mematikan kamera karena lagi makan, nggak nyangka pas makan Kyuhyun latihan sendiri.
Soal tangan luka, mari kita coba memanah 8 jam (^_^)
KyungMinSparKyu 12/18/12 . chapter 25
Nggak, kalau sama KKHM masih bisa, krn karakternya dan settingnya sama meski itu fiksi.
Kalau Don't Don itu alternative world, bukan SJ yang grup
Membayangkan itu mengasyikkan kok, silahkan saja hehehe
ay 12/18/12 Gomawo buat pengertiannya
wkwkwk iya, akhirnya pingsan beneran juga.
Cheonmaneyo. Kebetulan bisa masuk di situ.
Ada banyak pertimbangan kenapa dia tidak cerita.
Wookie bukan simple. Wookie pernah bilang (it's real) Dia percaya Kyuhyun sebanyak dia mempercayai Teuki. Apapun yang kedua orang itu buat, Wookie percaya itu baik. Jadi dia yakin banget Kyuhyun nggak bermaksud buruk.
Bukan sooman, just Petinggi SM. Tokoh fiktif dalam ff ini. Zhoumi dan Henry setelah SS1 muncul lagi hehehe ditunggu saja
Andhisa Joyers 12/18/12 Pantes juga kok, jadi mau nyubit pipinya wkwkwk
Guest 12/18/12 Wkwkwk…ok, aku usahakan, semoga ada kesempatan untuk itu
Kyuline 12/18/12 Ne, Kyuhyun sampai cemas banget lalu Changmin malah jadi yg menenangkan dia.
Nggak, setahuku SIwon yang sempet nguber Ahra, tapi nggak tahu kenapa nggak jadi.
Ne, Kyuhyun mmg tangguh.
Leeteuk lagi tekanan tinggi hehehe
Love 12/18/12 Thank you very much hehehe
Right, wait and see.
I'm older than you
nona icecream 12/18/12 Gomawo.
AKu suka yg kejar2an… SJkadang lupa mereka artis, jadi kadang melakukan kesalahan seperti itu. Jadi ingat yg dgn polosnya mereka merayakan ultah Kyuhyun di sebuah acara sampai diomelin banyak pihak. Kasihan KYuhyun, padahal dia kan kena surprise party, jadi kagak tahu. Tapi opppadeul juga kasihan, nggak maksud ganggu acara (*meski memang mengganggu) jadi diomelin di mana-mana
Ne, Kyuhyun sulit terbuka sama seperti KIbum dan Hankyung
Aku sejak lihat ep 1 udah setuju itu acara tega banget
Di ff ini emang semua disengaja ama Petinggi SM. Nggak, sebenarnya ini bukan pertama, tapi udah sejak SJ05. Kyuhyun baru sadar soal itu. Makanya dia bilang drama tragedy pertama yang dia sadar. Makanya Petinggi SM mau narik dia keluar tapi Kyuhyun tidak mau.
Ryeowook bukan penakut, dia itu pemberani. Tapi dia lembut dan polos, kadang nggak nyambung hehehe.
Sejak Falling Star Ch10, dia memang sudah mau jadi hyung buat Kyuhyun krn sikap Kyuhyun suka nanggung semuanya sendiri…
Gomawo sudah mereview
VitaMinnieMim 12/18/12 Karena selesainya baru tengah malam hehhe. Gomawo udah mereview
kkyu32 12/18/12 Ne, semoga semua kuat
Gomawo semangatnya
Zizi Kirahira Hibiki 69 12/18/12 Nggak mungkin ditinggal lha, paling butuh waktu lama untuk akhirnya dibawa masuk wkwkwk
Gomawo hehehe, masih harus banyak belajar.
Aisah92 12/18/12 Coba gunakan nama lain, kadang nggak di acc karena kamu lupa mencentang peraturan. Pas ada peraturan harus kamu centang dan kamu buka sebentar meski nggak dibaca, baru deh di acc
12/18/12 SS1 ikut kok. Ne, Leeteuk kalau marah lebih seram dari SS1
Diusahakan paling lama 10 hari. Gomawo reviewnya
