Title : RISING STAR Chapter 27
Genre : Brothership
Rating : Fiction T
Cast : Kyuhyun, Leeteuk, Heechul, Hankyung, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, dan Kibum.
Disclaimer : All them belong to themselves and GOD.I own only the plot.
Warning : Typos, Geje , Don't like it? Don't read it please.
Summary : "Itu jembatan waktu kecelakaan April 2007." / Mianhe, Kyuhyunnie, aku hanya bisa bertahan beberapa ratus hari lagi. / "Seonsaengnim akan makan bersama kami?" / "Kyuhyun-ah? Ini sungguh kau?" / "Jangan samakan aku denganmu, Jelek!"
.
.
"Pasti keren sekali jika kita terjun dari atas sini," kata Kyuhyun sambil tersenyum lebar. "Bagaimana jika kita menjatuhkan diri ke bawah? Pasti keren dan dramatis! Belum ada yang melakukannya."
"MWO?"
Semua langsung melompat mundur menjauhi Kyuhyun.
.
.
RISING STAR
Chapter 27
.
Kyuhyun menikmati wajah-wajah takut itu, meski ia agak meragukan ekspresi seseorang.
"Kalau hyungdeul tidak mau, aku akan melompat sendirian!"
"ANDWAE!" teriak hyungdeul bersamaan.
"Jebal, Kyuhyunnie, jangan lakukan itu!" seru Siwon panik.
"Ne, Kyuhyunnie. Kau mau Teuki hyung membelikanmu jjangmyon kan? Teuki hyung akan membelikannya. Benar kan, hyung?" Ryeowook menatap Leeteuk yg mendelik ke arahnya dengan wajah memelas. Kyuhyun pun memandang sang leader dengan pandangan bertanya.
Leeteuk mendesah pasrah. "Hyung akan membelikanmu jjangmyon. Hyung janji."
"Kyuhyunnie, kau dengar kan? Jadi, ayo ke sini," bujuk Eunhyuk dengan wajah yang mulai memerah.
"Aku sudah tidak mau jjangmyon!" Mata Kyuhyun menatap tajam.
Ia mulai naik ke titian balkon, membuat hyungdeulnya berteriak cemas. Tentu saja tidak semua. Mata hitamnya menangkap Kibum yang membuat gerakan menggeleng. Namja itu melempar pandangan-cukup-sampai-di-sini-saja. Kyuhyun akhirnya turun kembali.
Meski ia belum puas membuat hyungdeulnya panik, ia sudah cukup senang melihat reaksi mereka tadi. Kibum hanya bisa menggeleng melihat senyum kemenangan Kyuhyun. Dia tidak bisa marah jika Kyuhyun sudah mengukir senyum itu dengan wajah polosnya.
"Mianhe, hyungdeul, aku hanya bergurau," kata Kyuhyun. "Habis kalian mengira aku akan bunuh diri. Pikiranku tidak sependek itu."
"Aish! Dasar magnae ini!" Heechul hendak merangsek ke depan tapi Hankyung mencegahnya.
"Ini di atap, Heenim. Bisa berbahaya bila kalian berdua jatuh."
Heechul tersadar. "Kali ini aku akan mengampuninya."
"Kau sudah sering mengampuninya, hyung," goda Shindong sambil tergelak.
"Kalau begitu aku akan membunuhnya!" Mata Heechul bertemu dengan mata Kyuhyun yang mengerjap polos kepadanya. "Aish! Aku a akan menjitaknya saja."
Hankyung ikut tertawa keras kali ini sehingga dihadiahi pukulan di bahu oleh Heechul.
Kyuhyun memberi kode agar hyungdeul kembali merapat ke tepi balkon. Ia menunjuk Olympic Fencing Gymnasium yang tampak di kejauhan. "Kita akan konser di sana bulan depan."
"Dari mana kau tahu?" tanya Donghae heran.
"Soal itu tidak perlu ditanyakan, Donghae-ah," kata Sungmin sambil tersenyum. "Kita bisa mengandalkan Kyuhyunnie untuk berita terbaru."
Kyuhyun memandang ke stadion sambil tersenyum. "Aku membayangkan VCR untuk konser kita, hyungdeul. VCR pembuka. Pasti keren sekali jika kita terjun dari gedung setinggi ini, lalu berubah menjadi burung."
"Burung?" Yesung mengerutkan kening. "Aku lebih suka serangga. Appo!"
Yesung mengelus kepalanya yang dipukul Heechul.
"Kita bukan hanya jadi burung, hyungdeul. Setiba di sana, kita berubah wujud sebagai manusia bersayap. Begitu kaki kita menjejak, sayap kita pun menghilang. Dan kita melangkah menuju ke arena konser."
"Bagus!" Kangin mengangguk setuju. "Burung rajawali saja. Sayapnya sangat bagus."
"Terbangnya juga gagah." Sungmin tersenyum puas. "Tiga belas burung terbang menuju stadion."
"Lebih misterius jika sebelum terjun kita berjalan ke tepi gedung sambil mengenakan jubah panjang dengan topi penutup."
Semua menoleh ke arah Kibum yang berbicara seperti bergumam. Sosok misteriusnya membuat semua bisa membayangkan namja itu dengan jubah pendeta di aliran-aliran ilmu hitam. Mereka bergidik.
"Jubah pastur saja," usul Siwon. Mereka langsung merasa lega karena bayangan seram tadi berubah. Kibum kini terbayang di mata mereka dengan jubah coklat yang misterius namun tidak menyeramkan.
"Tapi dari sini ke sana akan melewati jembatan Olympic…."
Kata-kata Eunhyuk langsung membuat suasana menjadi hening.
"Itu jembatan waktu kecelakaan April 2007," gumam Shindong pelan.
"Kalian kecelakaan di sana ya?" Donghae mematung sambil memandang jembatan Olympic di kejauhan.
"Aish! Kita melewati jembatan itu setiap ke SUKIRA. Apa hyungdeul lupa?"
Kata-kata Kyuhyun membuat semua tersadar.
"Sudah! Sudah! Sepertinya kita semua kurang tidur tadi malam. Kita lanjutkan pembicaraan soal VCR besok." Leeteuk membuyarkan lamunan mereka. "Kyuhyunnie, kau lapar? Kau belum makan bukan?"
"Aku akan ditraktir jjangmyon?" tanya Kyuhyun dengan wajah gembira.
Leeteuk terpaksa mengangguk disambut senyum dongsaengdul yang lain.
.
.
Malam harinya Kyuhyun tersenyum melihat Kibum masuk ke kamarnya mengenakan piyama. Wajahnya semakin cerah saat hyungnya naik ke tempat tidur dan duduk di sebelahnya.
"Hyung akan menginap di sini?" Mata Kyuhyun berbinar senang. "Tumben aku tak perlu membujuk Kibum hyung."
"Aku ingin membahas akting muridku hari ini."
"Ah!" Kyuhyun menatap takjub. Matanya membesar dengan mimik wajah yang membuat Kibum ingin mencubit pipinya karena gemas. "Hyung tahu?"
Kibum mengangguk. "Masih ada beberapa kesalahan kecil."
Kyuhyun membenarkan letak duduknya dan memandang Kibum dengan serius.
"Jika kau berakting, kau harus melupakan siapa dirimu dan masuk ke karakter yang kau perankan. Seperti hari ini, kau seharusnya tetap berpikir sebagai Kyuhyun Super Junior yang sedang sedih karena dilarang ikut konser."
Kyuhyun mengangguk dan mencatat kesalahannya dalam hati.
"Kesalahan pertama, reaksimu saat yang lain datang terlalu biasa. Kau sepertinya tahu soal keputusan Teuki hyung sebelum mereka mengatakannya." Kibum memperhatikan mimik Kyuhyun. Sang magnae masih menyimak dengan serius. "Kesalahan kedua, kau tidak terlalu terkejut dan senang saat Teuki hyung mengijinkanmu konser. Untung saja hyungdeul sedang gembira atas keputusan Teuki hyung. Teuki hyung sendiri habis shock karena mengira kau akan bunuh diri. Jika tidak, reaksimu terlalu janggal."
"Bunuh diri? Aku hanya bilang ada di puncak apartemen. Teuki hyung yang menyimpulkan sendiri." Kyuhyun berdecak kesal. "Aish! Padahal aku sudah melompat-lompat agar terlihat senang."
"Aniyo. Kau sengaja melakukannya untuk menginjak kaki Teuki hyung sebagai pembalasan kan?"
Kyuhyun mengukir evil smirk nya. "Bagaimana Kibum hyung tahu?"
"Selama ini, kau meloncat-loncat jika senang sambil menjaga jarak dengan yang lain. Tidak ada kejadian kaki terinjak sebelumnya." Kibum tersenyum melihat wajah Kyuhyun sedikit kecewa. "Tidak apa-apa, yang penting mereka tidak menyadarinya," hibur Kibum.
"Aku menyadarinya." Tiba-tiba Sungmin masuk ke dalam kamar. Entah sejak kapan ia mendengarkan pembicaraan mereka. Namja itu tersenyum sangat manis sehingga kedua dongsaeng jenius di depannya merasa sedikit ketakutan.
Benar saja, Sungmin mengambil sebuah boneka kelinci hadiah fans untuknya, lalu memukul kepala keduanya dengan boneka itu. "Boneka ini bisa kurubah menjadi double stick. Kalian akan kuampuni jika menceritakan detailnya padaku."
Kyuhyun meringis saat Sungmin ikut duduk di sebelahnya, mendesaknya agak ke tengah. Mereka bertiga berjejalan di tempat tidur single itu.
"Aku sempat panik saat Teuki hyung hendak mengeluarkanku dari Super Junior. Aku bersembunyi di atap, karena aku yakin hyungdeul akan mencariku ke arah yang lain. Hyungdeul tidak pernah mencari ke atas." Kyuhyun memulai ceritanya.
"Ternyata di atap apartemen pagi-pagi sangat menyenangkan. Aku jadi bisa berpikir tenang. Tidak ada yang bisa aku lakukan untuk mencegah rencana Teuki hyung. Tapi ada seseorang yang bisa."
"Orang itu adalah manager hyung," tebak Kibum.
Kyuhyun mengiyakan. "Aku menelpon manager hyung dan meminta dia mendukungku untuk mencegah keputusan Teuki hyung."
"Tapi manager hyung tidak pandai berpura-pura," kata Sungmin. "Rencanamu bisa ketahuan."
"Aniyo." Kyuhyun tersenyum lebar. "Dia hanya perlu menghadapi Teuki hyung. Kalau hyungdeul yang lain aku agak was-was. Tapi Teuki hyung tidak akan curiga."
"Itu benar." Sungmin dan Kibum mengangguk mengiyakan.
"Teuki hyung jika sedang marah tidak suka diatur. Aku harus mengarahkan agar ia mengambil keputusan sendiri, tapi keputusan itu sesuai dengan yang aku inginkan."
Sungmin memandang ngeri ke arah Kyuhyun. "Kau mulai terdengar seperti Petinggi SM."
"Mereka memang punya kesamaan," kata Kibum sambil tersenyum dan merangkul magnaenya. Wajah Kyuhyun memucat mendengar kalimat Kibum. "Tenang saja, Kyuhyunnie. Ada yang membedakan kalian berdua. Kau punya hati, dan beliau tidak."
"Aku benar-benar takut sekarang," keluh Kyuhyun. "Aku memang memberi beberapa instruksi kepada manager hyung, supaya Teuki hyung berpikir ulang tentang keputusannya secara halus."
Kyuhyun memandang kedua hyung di kiri kanannya dengan cemas. Matanya mengerjap lucu dengan mimik was-was. "Apakah aku benar-benar mirip Seonsaengnim?"
Sungmin dan Kibum tergelak memandang magnae yang ketakutan itu. Sungmin memeluknya dengan gemas sementara Kibum tersenyum lebar.
"Aniyo. Jangan ketakutan begitu. Kalian punya otak yang pintar dan kemampuan mengarahkan orang lain. Selain itu sangat berbeda. Kau tak perlu khawatir." Kibum menepuk kepala Kyuhyun dengan sayang. "Kau benar-benar percaya diri ya… Bagaimana kau yakin instruksimu mengena pada Teuki hyung?"
"Aku juga tidak tahu pasti. Boleh dikatakan saat itu aku bertaruh." Kyuhyun bergidik mengingatnya. "Aku hanya meminta manager hyung membahas promo konser kami, membahas foto kami bertiga belas jika Teuki hyung melihatnya, membiarkan Teuki hyung melamun sebanyak yang ia mau, dan tidak terlalu mendesaknya berbicara tentang keperluannya."
"Hanya itu?" Sungmin terbelalak takjub.
"Hanya itu. Aku berharap perkiraanku akan tindakan Teuki hyung tidak meleset." Kyuhyun menghela nafas panjang. "Aku tidak mungkin mengarahkan lebih dari itu."
"Ne. Tindakanmu sudah tepat. Kalau terlalu detail malah akan terasa aneh." Kibum setuju. "Tapi itu taruhan yang besar, Kyuhyunnie, bisa saja semua meleset."
Kyuhyun mengangguk. "Aku tidak mau ada kejadian ini lagi. Sangat membuatku cemas. Aku sampai menelepon eomma, noona bahkan appa untuk menghilangkan perasaan panik."
"Begitu Teuki hyung memutuskan, manager hyung langsung memberi kabar?"
"Ne, Sungmin hyung. Dia bilang, Teuki hyung mengatakan dengan tegas pada Seonsaengnim, bahwa aku tidak akan dia keluarkan dari Super Junior selama aku masih ingin bersama kalian." Kyuhyun memeluk Sungmin dan Kibum dengan gembira. "Aku masih bisa bersama kalian semua. Aku juga bisa ikut konser!"
Sungmin ikut bergembira dengan Kyuhyun. Mereka tidak menyadari mata Kibum sekilas memancarkan perasaan sedih. Mianhe, Kyuhyunnie, aku hanya bisa bertahan beberapa ratus hari lagi. Tapi untuk kalian yang berharga bagiku, aku akan melakukannya secara bertahap. Aku takkan membuat kalian terkejut dengan keputusanku ini.
Ketika Kyuhyun menoleh ke arahnya dengan pandangan bertanya atas sikap diamnya, Kibum hanya tersenyum dan mengusap puncak kepala Kyuhyun.
.
.
Hari ini semua member Super Junior berkumpul di ruang training. Mereka menunggu sutradara yang akan bekerjasama untuk pembuatan VCR konser mereka. Ketiga belas namja itu tampak sangat bersemangat.
Ketika sang sutradara muncul, Siwon langsung mendekat dan menyalaminya dengan gembira. Ia tak menunggu yang lain selesai memberi salam. Namja itu sangat senang melihat sutradara yang menangani video 'lamaran' mereka tahun lalu.
"Syukurlah Anda yang menangani pembuatan VCR kami. Saya sangat senang." Namja itu tidak melepaskan jabatan tangannya. "Sejak kemarin, memberdeul sangat bersemangat. Saya yakin hari ini akan banyak ide hebat yang terlontar."
"Ya! Choi Siwon, apa yang kau lakukan?" seru Heechul sambil berjalan mendekat.
"Yeonghwa gamdog, jika salah satu dari kami mengusulkan ide, yang lain pasti ikut mengusulkan ide yang bagus juga sehingga kami sulit mengambil kesimpulan." Siwon mempererat genggamannya. "Tolonglah, kami pasti mengalami situasi panik nanti. Selalu begitu setiap mereka sangat bersemangat."
Sang sutradara nyaris tertawa melihat wajah Siwon yang memelas dengan sungguh-sungguh. Namun saat Heechul menariknya menjauh, namja tampan itu tertawa lebar sehingga kedua lesung pipinya tampak.
Tapi seperti yang Siwon peringatkan, mereka benar-benar penuh dengan ide hari itu. Semua berebutan berbicara sehingga sang sutradara meminta mereka diam sejenak.
"Bisakah saya mendapat urutan lagu terlebih dahulu? Itu sangat membantu. Jadi VCR bisa kita buat seoptimal mungkin. Selain untuk pengantar lagu, juga untuk memberi kesempatan kepada kalian berganti kostum dan istirahat."
"Silahkan, semuanya sudah saya urutkan di sini berikut nama member yang akan tampil di lagu tersebut." Leeteuk memberikan selembar kertas kepada sang sutradara. Kyuhyun bergegas berdiri di belakang sutradara untuk ikut membaca urutan lagu. Mata namja itu langsung melebar.
"Ya! Teuki hyung! Kenapa aku tidak ada di lagu pembuka dan kedua?" Kyuhyun mengerucutkan mulutnya. "Di mana-mana pembukaan konser seharusnya dengan personil komplit!"
"Tapi di mana-mana lagu paling menghentak juga di bagian pembuka!"
Leeteuk melemparkan death glare yang langsung dibalas oleh evil glare. Semua cemas pertempuran leader dan magnae akan terjadi lagi.
"Kau Kyuhyun sshi?" Tiba-tiba sang sutradara memecah perang mata itu.
"Annyeong. Kyuhyun imnida." Kyuhyun mengangguk memperkenalkan diri.
"Saya sudah mendapatkan file yang menerangkan kondisimu." Sang sutradara tersenyum ketika Kyuhyun tampak kesal begitu mendengar kalimatnya. "Saya ingin bertanya padamu, Kyuhyun sshi. Mana yang lebih penting untukmu? Ada di lagu pembuka atau tampil sampai akhir?"
Kyuhyun tampak berpikir dengan setengah hati. Ia menginginkan keduanya.
"Penampilan kalian bertiga belas di awal konser bisa kita ganti dengan VCR. Di sana wajah kalian akan muncul satu per satu. Saya sudah dengar idemu tentang VCR pembuka saat kalian berbicara tadi. Saya sangat menyukai konsep itu. Kita akan memakainya. Tapi jubah akan kita ganti yang lebih ringan supaya berkibar ketika dilepas. Bagaimana? Kita sepakat?"
Mendengar sang sutradara memuji idenya, Kyuhyun merasa senang. Ia pun mengangguk. Ia bersedia tidak tampil di lagu pembuka dan kedua. Hyungdeul pun menarik nafas lega.
"Sekarang kita tentukan tema utama dahulu. Kalian ingin tema seperti apa?"
"PARADE!" seru mereka serempak sehingga sang sutradara menautkan alisnya.
"Kami sudah memikirkan ini kemarin," kata Leeteuk sambil tersenyum lebar. Dongsaengdulnya mengangguk membenarkan. "Kami ingin membuat konser yang penuh kegembiraan. Warna-warna yang ceria, kostum yang menarik…."
"Tapi juga cerdas." Kyuhyun cepat-cepat menambahkan.
"Dia tidak mau jadi badut." Eunhyuk tertawa lebar. Namun ia langsung tertunduk begitu mendapat evil stare dari sang magnae.
"Hyung, kalau kita terlihat lucu dan bodoh, kita hanya jadi tertawaan."
"Aku setuju." Kibum mengangguk. "Ceria tidak berarti bodoh."
"Baik, parade menjadi pilihan kita." Sang sutradara mencatat.
"Poster kami harus ditulis dengan huruf berlampu seperti di sirkus!"
"Bagaimana kalau di belakang tulisan kita kasih tirai beludru merah?"
"Itu bagus! Aku setuju."
"Ne, lalu kami memakai baju seperti pimpinan sirkus!"
"Aniyo! Aku tidak mau terlihat seperti bendera berjalan!"
"Bajunya baju pemain trampolin saja."
"Kau saja yang pakai."
"Ya! Itu lebih baik daripada baju pemimpin sirkus!"
"Tapi topi dan tongkatnya bagus!"
"Bagaimana kalau baju seperti di Marry U, yang jas serba putih, dengan tambahan tongkat dan topi putih juga? Aku rasa kita semua akan terlihat tampan."
Semua terdiam memikirkan saran Eunhyuk. Sang sutradara mencatat, mengira semua sudah mencapai kata sepakat.
" Aku tidak mau memakai topi. Nanti wajah tampanku tidak terlihat," protes Heechul memulai babak baru. "Aku lebih cocok memegang bunga."
"Aku juga mau!" seru Donghae bersemangat.
"Aku ikut," gumam Yesung entah kepada siapa. Ia hampir menggigit kukunya tetapi Kyuhyun langsung menepis tangannya.
"Aku mau bunga dan topi," kata Leeteuk disambut death glare dongsaengdul.
"Menurutku memakai jas putih dengan tongkat dan topi akan sangat bagus." Siwon tersenyum.
"Menurutku juga begitu, Siwonnie."Sungmin mengangguk setuju.
"Benar kata Heechul hyung, nanti wajah tampan kita tidak terlihat. Aku tongkat saja."
Eunhyuk langsung disambut protes yang lain, karena dia yang awalnya mengusulkan topi.
"Kalau boleh, aku lebih suka topi saja," kata Ryeowook sambil tersipu.
"Aku tongkat!" Kibum berkata datar.
"Aku sama dengan si idiot," kata Kangin sambil memeluk bahu Kibum. Dia suka menyebut Kibum idiot karena Kibum paling genius di Super Junior.
"Boleh aku memegang kartu? Di sirkus ada pemain sulap kartu 'kan?" Hankyung memandang yang lain. Tidak ada yang tega menolak namja berwajah sendu itu. Semua mengangguk setuju.
"Supaya tidak aneh karena Hankyung hyung berbeda sendiri, aku juga memilih yang lain," kata Shindong. "Aku akan memegang dadu di antara jemariku. Pasti terlihat menarik."
Semua kembali mengangguk setuju. Memang janggal jika Hankyung berbeda sendiri.
"Aku akan memegang globe!" seru Kyuhyun gembira. Ia sangat yakin semua akan kembali mengangguk.
Tapi kali ini semua memandang ke arah sang magnae dengan kening berkerut termasuk sang sutradara. Kyuhyun mengerucutkan mulutnya dengan kesal.
"Ya! Kenapa kalian pilih kasih? Hankyung hyung dan Shindong hyung boleh berbeda, kenapa aku tidak?"
"Globe itu bola dunia kan?" tanya Ryeowook memastikan.
"Ne, Wookie-ah. Beda dengan bola sepak." Heechul mencoba bersabar.
"Bola sepak saja tidak ada di sirkus, apalagi bola dunia." Leeteuk menggeleng prihatin.
"Pokoknya aku mau bola dunia! Titik!" Kyuhyun memasang ekspresi –jangan-berani-menolakku-atau-kalian-akan-mati. "Itu menggambarkan bahwa parade kita akan berjalan sampai ke seluruh dunia."
Hyungdeul menoleh serempak ke arah sang sutradara, memilih solusi paling aman untuk berlangsungnya kedamaian dorm. Sang sutradara merasa terpojok. Ia sudah mendengar mengenai sepak terjang namja berwajah imut, bersenyum kekanak-kanakkan, namun memiliki sejarah keusilan yang mematikan dan menggegerkan dalam sejarah berdirinya SM. Dia tidak ingin menambah gangguan dalam hidupnya.
"Baiklah. Kau boleh memegang globe, Kyuhyun sshi."
Kyuhyun langsung melompat-lompat kegirangan, membuat yang lain menggelengkan kepala.
"Seharusnya kita mengundang media televisi untuk meliput. Dia akan berubah sangat diam," keluh Kangin. Semua mengangguk setuju sehingga mendapat evil stare dari sang magnae.
"Sayang sekali, ide kalian sudah terlambat hyungdeul." Kyuhyun mengukir evil smirknya.
"Ehem!" Sang sutradara mencoba mengembalikan fokus mereka. Ia mulai mengerti arti kata-kata Siwon tadi. Ini akan jadi hari yang panjang untuknya. Namun dugaannya meleset. Alih-lagi hari yang panjang, ia justru tidak merasa kalau hari beranjak malam. Ide-ide ketiga belas namja itu membuatnya terkagum-kagum.
Untuk Don't Don mereka menetapkan penggerebekkan sebuah gudang judi sebagai VCR lagu tersebut. Ia mencatat tentang dibutuhkannya beberapa orang sebagai figuran dalam VCR. Sempat terjadi perdebatan sengit mengenai alat judi yang akan dimunculkan.
Lagu Mirror akan di awali VCR tentang kegiatan member Super Junior mulai dari bangun tidur, mandi, berpakaian, hingga menuju mobil. Semua melewati bermacam pertikaian kecil untuk membagi kegiatan itu menjadi 13 bagian. Juga tentang siapa yang mandi hingga siapa yang masuk ke dalam lift. Tapi tak ada seorang pun yang protes ketika Heechul mendapat bagian mengenakan aksesoris. Dia memang yang paling cocok untuk adegan tersebut.
Semua bersemangat ketika sang sutradara mengusulkan memasukkan wisata ke taman hiburan untuk salah satu VCR mereka. Akhirnya Leeteuk, Eunhyuk, Ryeowook, Yesung, Sungmin dan Kyuhyun memenangkan pembagian syuting di taman hiburan. Karena lagu selanjutnya adalah Dancing Out, mereka berkhayal roller coaster itu melemparkan mereka ke dunia lain.
Saat VCR untuk lagu KRY tiba, semua tergelak dengan ide ketiga namja itu mengenai perebutan seorang yeoja yang dilakukan dengan cara baku tembak. Lalu Ryeowook, namjachingu sang yeoja, mengejar kedua namja yang membuat yeojachingunya menangis.
Member yang lain mengusulkan agar mereka naik kuda-kudaan sambil membawa pistol mainan. Niat awal hendak membuat ketiga namja itu kesal, mereka malah tertegun saat Kyuhyun, Ryeowook dan Yesung menyambut ide itu dengan gembira.
Bahkan Ryeowook berterima kasih kepada Heechul yang menyeletuk agar dia memakai boneka keledai sebagai tunggangannya. Heechul benar-benar ingin mencekik Ryeowook yang menatap bingung kenapa hyungnya marah saat ia berterima kasih.
Donghae sempat menangis saat lagu My Everything dibahas. Mereka langsung memeluk namja itu dan menghiburnya.
"Ryeowookie, maukah kau mengiringiku dengan piano?" tanya Kyuhyun saat mereka membahas penampilan solonya. Ryeowook menatapnya beberapa saat, membuat Kyuhyun cemas namja itu tidak bersedia.
"Mengapa tidak?" Ryeowook tersenyum lebar. "Aku senang sekali bisa mengiringimu, Kyuhyunnie. Kita akan berlatih mulai besok."
Wajah Kyuhyun langsung berubah cerah.
"Berarti kita perlu menaruh piano di atas panggung." Sang sutradara menulis dalam catatannya.
Akhirnya lima VCR lainnya juga disepakati. Tak terasa hari sudah malam saat mereka keluar dari ruang training. Sang sutradara tampak sangat senang dengan hasil yang mereka capai. Ia menjabat tangan mereka satu per satu dengan ramah, lalu beranjak pergi.
"Teuki hyung, aku lapar," keluh Donghae. "Waktu ke Taiwan Teuki hyung juga melupakan jadwal makan. Bisa-bisa aku kena maag."
"Ya! Donghae-ah! Teuki hyung kan sibuk, kau harus mengerti." Eunhyuk membela sang leader.
"Ne. Lagipula kita semua terlalu bersemangat. Aku saja lupa belum makan siang." Hankyung membenarkan. Ia merasa bersalah terhadap eomma yang sudah memperingatinya agar tidak melupakan waktu makan.
Ketiga belas namja itu memang baru merasa kelaparan setelah berada di luar ruang training. Mereka tanpa dikomando mendesak Leeteuk mentraktir mereka makan. Tentu saja sang leader langsung menolak dan meminta mereka membayar masing-masing nanti. Kata-kata protes pun bertebaran tapi Leeteuk menutup telinganya. Suara gurauan mereka mendadak berhenti.
Sosok petinggi SM tampak di ujung koridor. Ia berdiri seperti menunggu ketiga belas namja itu. Karena tidak ada jalan lainnya, mereka pun terpaksa mendekat dan membungkuk hormat.
"Annyeonghaseyo, Seonsaengnim," seru mereka serempak.
"Kalian belum makan sejak siang tadi, bukan?" Petinggi SM membuka pintu ruang training lain yang ada di belakang punggungnya. Ketika mereka melongok, tampak beberapa makanan terhidang di salah satu meja yang merapat ke dinding. "Makanlah dahulu sebelum pulang."
Semua saling berpandangan dengan wajah pucat. Sang Petinggi SM menggeleng dengan wajah kesal. "Aku tidak akan meracuni artisku sendiri. Aku jauh lebih pintar dari itu."
"Seonsaengnim akan makan bersama kami?" tanya Leeteuk hati-hati.
"Kalian tidak akan nyaman jika aku di sini. Makan saja. Aku akan pulang." Petinggi SM berbalik memunggungi mereka.
"Seonsaengnim." Suara Kyuhyun menghentikan langkah sang Petinggi SM. Ketika ia berbalik, Kyuhyun tersenyum ke arahnya. "Jal meokgeoseoyo (terima kasih atas makanannya), Seonsaengnim."
Petinggi SM terdiam sejenak lalu mengangguk. "Jasin eul maj-aya (jaga dirimu), Kyuhyun sshi." Ia memandang Leeteuk dengan pandangan menegur. "Kalau ingin konser kalian sukses, kau harus bisa menjaga kesehatan memberdeul, Leeteuk sshi."
"Mianhamnida, Seonsaengnim, aku tak akan melakukan kesalahan ini lagi," kata Leeteuk sambil mengangguk.
"Dasar ahjussi cerewet!" cetus Heechul kesal begitu sang Petinggi SM menghilang dari pandangan. "Appo! Teuki hyung, kenapa kau memukulku?!"
"Karena kali ini aku yang salah," kata Leeteuk. "Ayo kita makan!"
Semua langsung bersorak dan menyerbu hidangan yang tersedia. Heechul juga melupakan pukul Leeteuk tadi. Ia benar-benar sangat kelaparan. Dalam waktu singkat hidangan yang tersedia sudah tandas. Mereka pulang dengan perut kenyang.
.
.
Meski dalam persiapan konser, kesibukan Super Junior tetap berjalan seperti biasa. Leeteuk, Yesung, Kangin, Eunhyuk, Donghae, Sungmin dan Shindong terlibat dalam acara komedi baru berjudul Unbelievable Outing. Heechul sendiri masih padat dengan jadwal MC-nya. Syuting drama, MC, dan DJ radio para member tetap berjalan. Bahkan Ryeowook pun menjadi tamu tetap di Chunji radio.
Kyuhyun benar-benar merasa kesepian. Kegiatannya hanya menyanyi, sesekali menjadi bintang tamu di radio, dan juga persiapan konser.
Kondisinya cukup baik sejak Hankyung dan Sungmin memaksanya berlatih pernafasan setiap pagi. Kyuhyun sangat kesal jika hyungdeul yang lain tertawa terbahak-bahak melihat gerakannya yang kaku saat melakukan gerakan Tai Chi. Hankyung dan Sungmin percaya gerakan itu bisa meningkatkan stamina tanpa membebani tubuh Kyuhyun.
.
.
14 Januari 2008
Kyuhyun tengah merapihkan diktat kuliahnya saat seorang yeoja teman kampusnya meminta tanda tangan. Namja itu pun tersenyum dan memberi tanda tangannya. Setelah memasukkan semua ke dalam ransel, Kyuhyun berjalan ke luar diiringi suara desisan kamera atau pun HP.
Dulu ia merasa terusik dan lelah ketika bidikan kamera selalu mengikutinya ke mana pun pergi. Tetapi Sungmin mengajarkan padanya cara menerima bidikan kamera sebagai bagian hidupnya sehari-hari. Kini ia bisa menerimanya sebagai hal yang lumrah.
Soal buta kamera pun sudah tidak separah dahulu. Berkat bimbingan sang leader yang sangat peka terhadap kamera, ia mulai bisa merasakan jika ada kamera yang diam-diam membidiknya meski kadang-kadang ia masih tidak menyadarinya.
Seperti saat membuka lokernya tadi pagi, ia baru tersadar ada yang memantaunya dengan kamera. Dan ia hanya bisa tertegun serta tersipu saat itu.
Ia benar-benar kagum terhadap hyungdeul yang begitu tersadar ada kamera bisa menunjukkan reaksi yang natural. Ia dan Kibum tidak bisa. Mereka akan merasa otak mereka kosong mendadak, dan kemudian tersenyum salah tingkah dan gugup. Tapi Kyuhyun senang memiliki kesamaan dengan Kibum.
Hampir jam makan siang. Kyuhyun bergegas pulang ke dorm. Leeteuk sudah mengingatkan mereka untuk berlatih konser sehabis makan siang.
"Wookie, jangan menangis lagi. Aku dan Teuki hyung akan mengundangmu ke SUKIRA, arrachi?"
Saat Kyuhyun masuk, Sungmin tampak merangkul bahu Ryeowook yang menangis di sofa. Leeteuk dan Eunhyuk juga menghibur namja itu.
"Ada apa, hyung?" tanya Kyuhyun kepada Donghae yang tengah menyantap makan siang bersama Shindong.
"Hari ini hari terakhir Ryeowook menjadi tamu tetap di Chunji. Ia menangis selama siaran, bahkan saat diwawancara di radio," jelas Donghae.
"Kasihan, Wookie merasa sedih sekali kehilangan kegiatan di luar menyanyi. Dia pasti bosan harus sering di dorm lagi." Shindong kembali mengisi lauk dan nasi ke dalam piringnya yang mulai kosong.
"Heechul hyung, kau semakin hebat. Aku suka melihatmu ketika menjadi MC," puji Siwon.
"Itu harus," kata Heechul sambil mengambil kaca dari sakunya. "Tidak ada yang bisa menolak ketampanan dan kecantikanku."
Kyuhyun menggelengkan kepala melihat Heechul berkaca mengagumi dirinya sendiri. Tapi ia tahu, Heechul sudah berusaha keras. Namja itu sering berkutat dengan info-info terbaru. Heechul akan mencari tahu mengenai artis-artis/ yang berhadapan dengannya. Heechul tidak pernah setengah-setengah saat bekerja.
"Shindong, aktingmu juga banyak kemajuan."
Pujian Yesung membuat Shindong tersenyum senang. "Meski hanya jadi pemeran pembantu, aku sangat senang berakting. Aku akan jadi pemeran pembantu terbaik di setiap film."
"Kenapa harus pemeran pembantu? Suatu saat kau pun bisa jadi pemeran utama," kata Leeteuk yang sudah bergabung dengan mereka.
"Ne, Teuki hyung benar." Ryeowook pun sudah kembali tersenyum.
"Tanggal 16 nanti Ryeowook akan bernyanyi bersama Super Junior T di SUKIRA." Eunhyuk tersenyum lebar.
"Wah! Kau pasti senang ya Wookie!" Hankyung menepuk pipi Ryeowook yang sedari tadi tersenyum gembira. "Kau jadi tidak kesepian di sini."
Rasanya aku yang paling kesepian. Kyuhyun diam-diam merengut. Jangan merajuk, Cho Kyuhyun, kau harus sadar kau itu lemah, penyakitan dan bla bla bla. Kau tidak boleh terlalu sibuk. Kyuhyun meringis.
"Hyun-ah, kau tidak makan siang?" Suara Kangin membuat Kyuhyun terkejut dari lamunannya.
"Nanti saja, Kangin hyung, aku menaruh ransel dulu."
Kyuhyun beranjak ke kamarnya diiringi pandangan diam Kibum.
Kyuhyun menaruh ranselnya di meja. Ia memandangi miniatur pemberian Changmin. Mendadak ia ingin bertemu sahabatnya itu. Kyuhyun menekan nomor Changmin setelah mengecek kalender mejanya. Changmin tidak ada jadwal siang ini.
"Yeoboseyo," kata Kyuhyun saat terdengar nada terima.
"Kyuhyun-ah? Ini sungguh kau?" Suara Changmin terdengar ragu.
"Ya! Changmin-ah! Kau tidak mengenali suaraku?!"
"Ani. Aniyo. Jangan marah, Kyuhyun-ah," sergah Changmin cepat. "Aku hanya heran. Tak biasanya kau meneleponku."
Kyuhyun terdiam. Memang, tak biasanya aku meneleponnya lebih dahulu. Apa aku sangat kesepian? Ini benar-benar memalukan.
"Mianhe sudah mengganggumu, Shim Changmin," kata Kyuhyun bukan dengan nada meminta maaf. Nadanya terdengar sangat kesal. "Aku salah menekan nomor tadi."
Begitu HP-nya dimatikan, Kyuhyun melempar benda hitam itu ke atas ranjang. Meski kesal, ia merasa sayang jika HP pemberian hyungdeul-nya rusak. Tak berapa lama terdengar nada panggil terus menerus dari HP-nya. Tapi Kyuhyun hanya berbaring diam dan tidak mengangkat. Akhirnya HP itu diam tak berbunyi.
Beberapa menit kemudian pintu kamarnya terbuka. Kibum masuk sambil mengangsurkan HP nya. "Ini Changminnie. Dia bilang kau tidak mau mengangkat teleponnya."
"Ck, menyebalkan!" Kyuhyun menerima HP Kibum dan mendekatkan ke mulutnya. "SHIM CHANGMIN! AKU TIDAK MAU BICARA DENGANMU! JANGAN MENELEPONKU LAGI!"
Kibum mengerutkan kening ketika Kyuhyun menutup HP dan mengembalikannya.
"Kalian bertengkar?"
"Aniyo. Aku sedang malas bicara."
"Katanya kau yang pertama menelepon."
Wajah Kyuhyun memerah. Dasar Shim Changmin! Beraninya dia mengadu pada Kibum hyung!
Kibum mengamati Kyuhyun sejenak.
"Aku tak tahu ada apa di antara kalian. Tapi lebih baik kau bereskan segera. Changminnie sedang padat jadwalnya. Yunho hyung akan kebingungan jika magnae mereka uring-uringan sepertimu sekarang."
Kyuhyun diam dan mengikuti Kibum yang beranjak keluar kamar dengan ekor matanya. Begitu pintu tertutup, ia meraih HP-nya dan menepon Changmin. Kyuhyun terpaksa menjauhkan HP itu dari telinganya. Di ujung sana Changmin berteriak keras menyerukan segala permintaan maaf, dan penyesalannya.
Seharusnya aku yang menyesal dan meminta maaf. Bukan kau yang salah. Dasar Changmin pabo!
"Changmin-ah, usahamu untuk memperparah telingaku sudah berhasil!" cetus Kyuhyun.
"Caramel macchiato, kau masih marah?"
"Aniyo." Kyuhyun terdiam. Ia tidak tahu harus bicara apa. Changmin pun terdiam di ujung sana.
"Kau mau kubawakan sesuatu?"
Kyuhyun tesenyum. Sepertinya itu kalimat andalan Changmin saat tidak tahu harus bicara apa. "Kapan kau kembali ke Korea?"
"Mungkin bulan Juli."
"Mwo?!" Kyuhyun tertegun. "Selama itu?"
"Jangan bilang kau kehilanganku, Kyuhyun-ah." Changmin tergelak, namun segera terdiam menyadari kesalahannya.
"Kau sudah jadi artis Jepang sekarang, bukan artis Korea," ejek Kyuhyun. "Aku lihat kalian menempati tempat pertama di Oricon chart."
"Ne, aku akan mendahuluimu menembus Hollywood," kata Changmin senang. "Kalau kau tidak mau tertinggal, kau harus mengejarku, Kyuhyun-ah."
Kyuhyun terdiam. Sepertinya aku terlalu banyak bermimpi. Di Korea saja aku tak memiliki acara apapun selain di Super Junior.
"Jangan besar kepala, Changmin-ah! Aku pasti akan mendahuluimu! Di Korea saja kami memiliki banyak jadwal drama, MC, juga radio!" Tapi itu hanya hyungdeul, aku sendiri hanya memiliki Super Junior.
"Ne, teruslah berusaha, Caramel macchiato." Changmin tertawa keras. "Aku tidak sabar ingin beradu suara denganmu. Aku juga ingin beradu dance denganmu."
"Kau mengejek?!" desis Kyuhyun dengan suara mengancam.
"Eee? Andwae! Jangan katakan sahabatku sedang kehilangan percaya dirinya." Changmin kembali tertawa di seberang sana. "Kau yang biasa akan bilang: Aku adalah dancing Kyu. Kau pasti kalah dariku, Changmin-ah."
Kyuhyun kali ini bisa ikut tertawa membayangkan dirinya melakukan battle dance dengan Changmin. "Ne, aku akan mengalahkanmu. Aku harap kau bersabar menunggu munculnya Dancing Kyu."
"Pasti." Suara Changmin berubah serius dan lembut. "Aku akan menunggu Dancing Kyu sampai kapan pun. Aku tahu kau pasti bisa."
"Gomawo, Changmin-ah." Kyuhyun kini bisa tersenyum dari dalam hatinya. "Aku harus makan siang. Juli kita bertemu, arrachi?"
"Arraseo."
Kyuhyun menutup telepon dan beranjak keluar kamar dengan wajah yang sudah ceria kembali. Malang untuk hyungdeul. Kyuhyun menyalurkan perasaan kesal dan kesepiannya tadi dengan cara menjahili mereka.
Ia menginjak kaki Kangin yang sedang berselonjor di depan TV lalu tersenyum meminta maaf seakan itu sebuah ketidaksengajaan, memasukkan garam ke gelas Leeteuk sehingga sang leader kebingungan mengapa air minumnya terasa asin, ia juga memajukan sedikit kakinya ketika Ryeowook lewat dengan membawa semangkuk buah. Alhasil namja itu nyaris terjatuh kalau saja Yesung tidak menolongnya.
Kyuhyun hanya meringis ketika Yesung memandangnya dengan alis bertaut. Ia sedikit berharap Yesung akan memarahinya. Tetapi hyungnya itu sepertinya bertekad memegang janji hingga akhir. Yesung justru memberinya sebuah cubitan gemas di pipinya.
Saat mereka berangkat menuju gedung SM untuk berlatih di basement, hanya Heechul yang selamat dari kejahilannya. Heechul bergegas menelepon Hong Ki untuk menjaga keselamatan Heebum-nya yang semontok buntalan bulu.
.
.
17 Januari 2008
Super Junior setiap hari berlatih untuk persiapan konser. Mereka akan membawakan sekitar 30 lagu. Diperlukan waktu lima jam untuk berlatih perform saja. Kyuhyun yang merasa paling sedikit jadwalnya, melakukan semua latihan fisik, suara dan perform dengan sungguh-sungguh.
Ia sangat serius sehingga tidak memperdulikan tubuhnya yang sudah memberi alarm untuk beristirahat. Sebenarnya namja itu sudah merasa tidak sehat sejak kemarin. Namun Kyuhyun tidak menghiraukannya. Ia tetap berlatih sesuai jadwal.
Memasuki sekitar dua puluh lagu, Kyuhyun mulai merasa tubuhnya melayang. Ia melakukan dance lebih karena hafal daripada sadar. Ia pun bernyanyi dengan pikiran kosong. Tiba-tiba seseorang menarik tubuhnya dan memeluknya dari belakang.
"Berhenti, Kyuhyunnie, jangan memaksakan diri lagi."
Kyuhyun tidak tahu apa yang terjadi kemudian. Ketika ia membuka matanya, ia sudah terbaring di atas tiga buah matras yang didekatkan satu sama lain. Jaket Sungmin lagi-lagi menjadi bantal kepalanya. Sebelas pasang mata menatapnya dengan cemas.
"Gwenchana, Kyuhyunnie?" tanya Sungmin yang duduk di sebelahnya.
Siwon terus menggenggam tangannya. Kyuhyun teringat, hyung tampannya itu yang menariknya tadi. Apakah aku pingsan?
"Gwencha…."
"Sakit ya sakit! Capek ya capek!" Heechul memotong ucapannya dengan mimik kesal. "Aku paling benci jika kau bilang 'aku baik-baik saja', Kyuhyunnie."
"Heechul hyung, kau jangan memarahinya. Bagaimana jika dia pingsan lagi?" tegur Shindong.
"Kyuhyunnie, jangan membuatku kena serangan jantung," keluh Eunhyuk sambil menangis.
"Ne. Aku kaget sekali waktu Siwon hyung menarikmu. Apalagi kau langsung tak sadarkan diri." Ryeowook menggosok kaki Kyuhyun yang terasa dingin.
Siapa yang membuka sepatuku? Aish! Lagi-lagi aku membuat hyungdeul melakukan hal-hal seperti ini.
"Bagaimana rasanya? Mana yang sakit?" tanya Donghae dengan bingung. Ia memegang kaki, tangan, perut bahkan wajah magnaenya dengan panik. Kyuhyun sampai menarik dirinya merapat ke dinding.
"Donghae-ah! Apa yang kau lakukan? Kau meraba-raba Kyuhyunnie!" Kangin menarik Donghae hingga terjengkang ke belakang. "Lihat, dia menjadi takut dengan ulahmu."
Wajah Donghae yang panik, bingung, sekaligus memelas membuat Kyuhyun tak bisa menahan tawa.
"Uri magnae, kau itu disuruh menjawab, bukan tertawa." Yesung mengingatkan dengan wajah serius. "Kau baru boleh tertawa jika Heechul hyung berubah menjadi Heebum."
"Sunggie, aku akan mengikatmu dan memotretmu sejelek mungkin," desis Heechul. "Lalu aku akan meng-uploadnya di cyworld."
"ANDWAE!" teriak Yesung dengan wajah ketakutan. "Ia paling membenci foto yang buruk.
"Aku baik-baik saja." Kyuhyun mencoba bangun namun dadanya terasa sakit.
"Berbaring saja dulu." Hankyung mendorong kembali tubuh Kyuhyun.
"Hyungdeul berlatih saja." Kyuhyun mengibaskan tangannya meminta kerumunan itu bubar. "Aku jadi sakit kepala melihat wajah kalian semua."
"Suara sepelan itu masih bisa berkata ketus?" Heechul mendengus. "Kau ini benar-benar susah diatur."
"Heechul hyung lebih lagi." Kyuhyun mempoutkan mulutnya. "Saat kaki hyung masih sakit, Heechul hyung tetap menjalani lomba dance sepatu roda."
"Jangan samakan aku denganmu, Jelek!" Heechul meradang. "Kau berusaha membuatku mencekikmu ya?"
"Chullie." Teguran itu membuat Heechul menoleh. Leeteuk yang baru datang setelah membeli minuman, memberi kode agar mereka semua bubar. "Kalian lanjutkan latihannya. Biar aku yang menemani Kyuhyunnie."
Meski enggan, tak ada yang berani membantah Leeteuk kali ini. Leeteuk duduk di sebelah Kyuhyun dengan mengangsurkan sekaleng susu hangat.
"Dia belum sanggup duduk, Hyung." Siwon beranjak ke dekat kepala Kyuhyun. Dengan hati-hati ia membantu Kyuhyun duduk dan menyandarkan tubuh sang magnae kepadanya. "Nah, sekarang kau bisa meminumnya, Kyuhyunnie."
"Aku bukan bayi, Siwon hyung," gumam Kyuhyun kesal.
Siwon tersenyum lebar menanggapi protesnya. Kyuhyun meminum susu hangat itu dan merasa sedikit segar. Leeteuk mengamati Kyuhyun dengan seksama. Wajah Kyuhyun terlihat sangat lelah.
"Syuting EHB besok, sebaiknya kau tidak usah ikut."
Kyuhyun nyaris tersedak. Siwon dengan cemas menepuk punggungnya pelan sambil melontarkan pandangan menegur kepada Leeteuk.
"Mianhe, aku membuatmu terkejut." Leeteuk merasa menyesal.
"Jebal, Teuki hyung, jangan melarangku ikut," kata Kyuhyun dengan mata berkaca-kaca. "Aku bosan hanya melihat hyungdeul sibuk. Aku hanya bisa diam saat kalian bercerita tentang ini dan itu. Kegiatanku sudah sangat sedikit. Setidaknya, untuk acara Super Junior, ijinkan aku ikut. Aku tidak mau sendirian lagi."
Kyuhyun kembali merasa dadanya sakit. Ia tanpa sadar menekannya agar rasa sakit itu mereda.
"Jangan banyak bicara dulu Kyuhyunnie." Siwon menggosok punggung Kyuhyun berharap hal itu bisa meredakan sakit yang dirasakan magnae-nya.
Kyuhyun menggeleng. Ia kembali memandang Leeteuk menuntut jawaban. "Teuki hyung, jebal…ijinkan aku ikut. Aku akan menurut semua syaratmu. Aku tidak akan memaksakan diri lagi."
Leeteuk memandang Kyuhyun sambil berpikir keras. Ia melihat puppy eyes itu dan menghela nafas pasrah. Apalagi Siwon ikut memasang wajah memohon supaya ia mengabulkan keinginan Kyuhyun.
"Baiklah, kau harus menurut syaratku, arrachi?"
Kyuhyun mengangguk senang.
"Kalau begitu, besok kau harus check up ke Rumah Sakit."
"Mwo?!" Kyuhyun memandang Leeteuk dengan mata terbelalak. Tapi Leeteuk tidak bermain-main.
.
.
18 Januari 2008
Kyuhyun mengenakan jaket, beani hat, juga kacamata untuk menyamar. Saat ia keluar kamar, kedua belas hyungnya serentak berdiri.
"Kau benar-benar tidak perlu diantar, Kyuhyunnie?"
Kyuhyun menggeleng. "Coba hyungdeul bayangkan jika kita ramai-ramai ke sana. Pertama, akan terjadi jumpa fans mendadak. Masih aman jika tanpa adegan kejar-kejaran seperti di taman kemarin."
Beberapa mengangguk membenarkan, tapi beberapa tampak tidak peduli. Mereka lebih ingin menemani sang magnae.
"Kedua," kata Kyuhyun sambil memandang pihak yang masih bersikeras. "Aku tidak mau muncul berita tentangku di media. Wartawan bisa mencium kedatangan kita di rumah sakit. Jebal, hyungdeul, jika kalian memaksa mengantarku, diamlah di dalam mobil. Bagaimana?"
"Kami pilih yang kedua!" seru mereka serempak.
Kyuhyun memandang mereka semua dan menyadari bahwa usaha ketiganya akan sia-sia. Jadi ia menutup mulutnya dan berjalan menuju mobil. Supaya tidak menarik perhatian dengan adanya dua mobil yang beriringan ke rumah sakit, mereka kembali berjejalan.
"Lama-lama aku merasa kita seperti ikan di dalam perahu nelayan," kata Donghae. "Sesudah ini, kita kan dipilih mana yang baik dan mana yang jelek. Yang baik akan dijual, sedangkan yang jelek akan dimakan segera agar tidak busuk."
"Aku termasuk yang bagus kan, Donghae hyung?" Ryeowook memandang dengan cemas.
"Kau imut," kata Donghae. Kata-katanya membuat Ryeowook tersenyum senang.
"Lebih imut Sungmin hyung!" protes Eunhyuk.
"Jangan samakan aku dengan ikan," tolak Sungmin.
"Oh iya, kita lagi bicara ikan ya?"
"MEMANG IKAN!" seru member Super Junior yang lain. Ryeowook tersadar dan tersipu malu. Begitu pula dengan Donghae.
Setiba di parkiran Rumah Sakit, Kyuhyun memberi peringatan agar hyungdeul tidak membuat keributan apa pun saat ia membuka pintu mobil. Ketika semua sepakat, ia pun turun dan menuju ruang praktek Uisa. Ia sudah membuat janji pertemuan hari itu.
"Annyeonghaseyo, Uisa," sapa Kyuhyun ketika ia diperbolehkan masuk.
Annyeonghaseyo, Kyuhyun sshi." Uisa tersenyum dan mempersilahkannya duduk. "Aku sudah mendengar laporan tentangmu dari Leeteuk sshi. Kau sudah dua kali tak sadarkan diri dalam dua minggu ini. Itu bukan berita bagus."
Kyuhyun hanya bisa tersenyum.
Uisa pun meminta Kyuhyun menjalankan beberapa pemeriksaan. Tidak membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan hasilnya. Kyuhyun kembali menghadap Uisa sambil membawa berkas-berkas hasil pemeriksaannya yang berada di dalam amplop tertutup.
Namja itu menunggu dengan sabar saat Uisa membaca hasilnya dengan seksama. Uisa akhirnya menyingkirkan berkas-berkas tadi dan memandang Kyuhyun dengan wajah serius.
"Kyuhyun sshi, paru-paru manusia berkembang maksimal hingga usia 30 tahun. Sesudah itu kemampuannya akan bertahan hingga usia 40-50 tahun, dan kemudian menurun tanpa bisa dicegah. Tapi teori itu berbeda pada setiap orang, tergantung banyak faktor."
Kyuhyun mengangguk. Sedikit banyak ia sudah mencari tahu tentang hal itu sejak pertama ia bisa menyentuh laptopnya di rumah sakit.
"Tapi dalam kasusmu…" Uisa memandang sejenak ke arah namja di depannya. "Kedua paru-parumu robek di usia 19 tahun. Dengan demikian…"
Kyuhyun menunggu, namun tampaknya Uisa bingung mencari kalimat selanjutnya. "Paru-paruku akan bertahan lebih lama jika aku hidup dengan tenang, bukankah begitu, Uisa?"
Uisa mengangguk dengan berat hati.
"Hidup 70 tahun lebih tanpa melakukan apa pun dan hanya menjadi beban orang lain." Kyuhyun meringis. "Saya memilih hidup 40 tahun tapi bisa melakukan apa pun yang saya inginkan."
Uisa menautkan kening. Ia memandang Kyuhyun yang tersenyum lebar.
"Uisa, saya sangat suka menyanyi. Jika saya berhenti sekarang, semua akan bilang: Karena setahun menjadi penyanyi, kau menderita seumur hidup dan menyusahkan kedua orang tuamu." Kyuhyun bergidik. "Saya tidak mau hal itu terjadi."
"Saya akan tetap bernyanyi, menjalani jadwal bersama hyungdeul, dan berjuang untuk berhasil." Kyuhyun tersenyum. "Jika Super Junior sukses, saya ingin membuat appa, eomma dan noona bangga. Saya ingin membelikan sesuatu yang belum pernah saya berikan. Saya ingin membalas semua kebaikan mereka meski pun hanya untuk 20 tahun."
Uisa terperangah dengan jalan pemikiran Kyuhyun. "Apa kau tidak takut terhadap kematian, Kyuhyun sshi? Banyak orang takut menghadapinya, bahkan saat mereka sudah hidup lama."
"Tentu saja saya takut sekali." Kyuhyun tertawa. "Tapi saya lebih takut menerima tatapan iba seumur hidup, dan tidak bisa melakukan apa pun yang berarti. Saya ingin membahagiakan orang lain dan berguna untuk orang lain."
"Apakah itu berarti kau akan tetap ikut konser?"
"Bolehkah?" Kyuhyun balik bertanya. "Semuanya Anda yang menentukan, Uisa."
Uisa terdiam, menatap surat ijin yang akan ia tandatangani atau pun tidak dengan tatapan kosong.
"Uisa, bisakah Anda memastikan saya akan hidup sampai 70 tahun?"
Uisa tertegun. "Tentu saja tidak."
"Bisakah Anda memastikan saat saya diam tenang di rumah, tidak ada sesuatu pun yang bisa membuat saya meninggal?"
"Aniyo. Itu semua urusan Tuhan."
Kyuhyun tersenyum lebar. "Jika Anda tidak berani menjamin, mengapa Anda tidak bisa mengijinkan saya ikut konser? Tidak penting berapa lama manusia hidup. Yang penting apa yang ia lakukan selama dia hidup."
Uisa terdiam dan menimbang. Akhirnya ia menanda tangani surat ijin tersebut.
"Ah! Bolehkah saya minta tolong satu hal lagi?"
Uisa menautkan keningnya. "Apa yang kau inginkan, Kyuhyun sshi? Kau selalu menuntut banyak. Kau sadar itu?"
Kyuhyun tertawa melihat mimik Uisa yang terlihat kesal.
"Tolong jangan beritahu hyungdeul apapun. Sejak Uisa memberitahu soal kondisiku, mereka sangat overprotektif." Kyuhyun kembali tertawa. "Jika saya diam, mereka langsung panik. Jika wajah saya pucat sedikit, mereka langsung bertanya ini itu. Bahkan saat saya kemarin pingsan, saya harus menghadapi 12 orang panik begitu saya membuka mata. Bukankah itu bisa membuat saya terkena serangan jantung?"
Uisa tertawa terbahak-bahak mendengar Kyuhyun bercerita sambil memperagakan kelakuan hyungdeul-nya.
"Kalau mereka mendengar yang Uisa katakan tadi, setiap hari mereka akan menangis di sekitar saya. Percayalah, Uisa, itu jauh lebih mematikan daripada jadwal yang padat."
"Di mana mereka sekarang?"
"Sedang berjejalan di dalam mobil. Kata Donghae hyung, mereka seperti ikan di perahu nelayan. Saya pikir benar juga."
Uisa kembali tergelak, bahkan sampai menghapus air matanya yang keluar karena terlalu keras tertawa. Setelah tenang, ia melipat surat yang ditandatanganinya tadi, memasukkannya ke dalam amplop, dan memberikannya kepada Kyuhyun.
"Berusaha mengisi hidup dan bunuh diri adalah dua hal yang berbeda. Kau harus melakukan check up rutin, dan jangan lupa memastikan persediaan obatmu setiap saat, arrachi?"
"Arraseyo, Uisa." Kyuhyun menerima amplop tersebut dengan wajah gembira.
"Apa rencanamu untuk 20 tahun ini?" tanya Uisa saat Kyuhyun bangkit berdiri.
"Membuat banyak kenangan," kata Kyuhyun sambil mengukir evil smirk di wajahnya. "Aku akan memastikan mereka semua tidak akan melupakanku."
Uisa hanya bisa tertawa melihat senyum khas Kyuhyun. Sepertinya ada orang-orang yang akan dibuat pusing oleh ulah namja itu.
"Kyuhyun sshi." Panggilan itu membuat Kyuhyun yang hendak membuka pintu kembali berbalik menghadap Uisa. "Aku juga tidak bisa memastikan kau hanya hidup 20 tahun. Mungkin saja terjadi keajaiban."
"Tentu saja. Aku hanya hidup hari ke hari, jadi aku tak pernah menghitungnya." Kyuhyun tersenyum. "Gomawo sudah memberiku ijin, Uisa."
Kyuhyun menutup pintu ruangan itu sambil tersenyum senang. Ia melangkah cepat menuju mobil. Namja itu nyaris tertawa melihat kedua belas hyungdeulnya sudah merasa sengsara karena berhimpitan. Wajah mereka juga sangat lucu karena menahan lontaran pertanyaan yang siap keluar.
Benar saja, begitu pintu mobil tertutup, Kyuhyun harus menutup telinga karena semua bertanya bersamaan.
"Ya! Hyungdeul! Apa kalian ingin membuatku tuli?"
"Jadi apa jawabannya?" tanya Leeteuk was-was.
"Acc," jawab Kyuhyun sambil mengeluarkan surat dari Uisa.
Langsung saja semua memeluknya dengan erat hingga Kyuhyun nyaris sesak nafas. Heechul langsung menarik mereka satu per satu sehingga Kyuhyun terbebas dari himpitan dan bisa bernafas lega.
"Ayo kita syuting EHB sekarang!" seru Kangin senang.
"Hei! Kita antar Siwonnie pulang ke rumah dulu. Dia belum boleh ikut." Teuki hyung mengingatkan. Siwon hanya bisa meringis menerima nasib.
Kyuhyun tersenyum lebar melihat wajah-wajah gembira itu. Sungmin dan Ryeowook masih merangkulnya dengan senang.
Hyungdeul, mari kita buat kenangan sebanyak-banyaknya. Akan aku pastikan kalian tetap mengingatku meski pun kalian tidak menginginkannya. Mianhe, aku egois. Itu karena aku sangat menyayangi kalian semua. Aku tak ingin kalian melupakanku sampai kapan pun.
.
.
TBC
.
.
I believe in miracles, Kyuhyun oppa
.
.
-29 Dec 2012-
Selamat buat Cho Kyuhyun yang memenangkan
award di MBC Entertainment Awards hari ini
.
Gomawo buat semua reader
Gomawo buat yang bersedia mereview
Mianhe kalau per 2013 update akan mencapai 10-14 hari
dari chapter sebelumnya di upload.
Review kalian sudah membuat author bertahan hingga saat ini
Jeongmal Kamsahamnida
.
Buat yang mau lihat foto / video yang berhubungan dengan ff ini
Add saja fb author :
www titik facebook titik com /iyagi7154
Kamsahamnida
.
.
Jawaban review chapter 26
Princess kyumin 12/29/12
Nanti 2013 lebih lama lagi sekita 10-14 hari.
Mianhe, aku harus membagi waktu dengan yang lain.
Karena nggak ada angst wkwkwk. Tapi genrenya kan bukan angst
Bukannya udah ada beberapa chapter yg happy semua ya? Gomawo reviewnya
Kim Cha 12/29/12 Ne, gomawo
12/28/12 Jangan dong ha ha ha. Gomawo buat reviewnya
Chokyulate fishy27 12/28/12
Benar. Sebenarnya Kyuhyun juga mau dipindah tapi karena kondisinya kritis dia nggak boleh dipindah. Tapi begitu dia mendingan langsung dipindah juga ke Samsung Hospital
Pertama karena suara Kyuhyun. Kedua, karena perjuangan SJ yang nggak kenal menyerah dan persaudaraan mereka yang kuat
Memang itu pahit, tapi aku ambil positifnya saja. Dengan ke'isengan'an yang menyebalkan itu, kita kan jadi kenal SJ dan SJ jadi sukses. Meski itu bukan dengan cara yang mudah, tapi kita maupun SJ sudah menikmati hal menyenangkannya sekarang
Soal itu aku tahu
Belum. Aku kan pas SS4 di Jkt belum tahu SJ
Wah, itu bagus, karena SJ jadi prestasi naik hehehe. Tapi sisakan juga untuk sekolah ya. SJ pasti sedih kalau kamu nggak ada uang untuk lanjut sekolah. Apalagi kamu pintar, sayang sekali kan? Dengan kamu sekolah, kamu berprestasi, nanti bisa dapat pendapatan yang baik, otomatis kamu bisa dukung mereka terus bukan? So, hitung baik-baik tabungannya supaya seimbang
Sekedar info, mungkin kamu udah tahu...yang dihitung di GDA cuma yang tipe A aja. Yang repack tidak dihitung
Ne, Siwon benar. Aku makin salut dengan mereka setelah dengar kalimat Siwon itu. Orang boleh bilang SJ aneh atau apalah yg lain, tapi bagiku, mereka oarang yg baik. Bukan malaikat yg nggak punya cacat, tapi mereka orang yang baik
Semoga ff ini bisa mengingatkan kamu untuk tetap berjuang, sesulit apapun keadaanya. Hwaiting!
sarangchullpa92 12/28/12 AIsh! Kalau di film kan mmg keren kok wkwkwk
Iya, nggak tega lihat leader magnae berantem,ngalah2in yg lain
Peluk Yesung juga
Wkwkwk, aku juga sering baca ulang yg itu, sennag ngebayanginnya
Oh, 2k? hehehe Gomawo.
Ratna 12/27/12
Yup, SJ memang mengagumkan
Kata Indra bekti dan siapa tuh yg MC? pas SM town? Mereka bilang, begitu SJ yang muncul, auranya beda banget!
Ya iyalah, soalnya itu semua hasil perjuangan yg tidak main-main beratnya...pasti hasilnya seperti itu
Gomawo reviewnya hehehe
littlehope 12/27/12
Tebak aja, chingu,...tebak (senang banget kalau ada yg mau nebak2)
Kibum memang pengamat
Shining Star? Belum tahu. Mau lanjut DOn't Don dulu
WithaCanon 12/27/12 Ne, gomawo.
amengsss 12/27/12 Mianhe jadi merepotkan. Gomawo sudah bersedia mereview. Semoga ff ini bisa menghibur.
fel 12/27/12 DIusahakan (^_^)
lemonade 12/26/12 Untuk menjawab keraguan chingu, silahkan ikuti ch27 hehehe
natal 12/26/12 Tidak jadi ke HL?
Jmhyewon 12/26/12 ceyem pake banget
Aku juga suka membayangkan mimic yg itu…kkkk
Ne, kadang manusia kan bisa lupa. Itu wajar banget.
Suci 12/26/12 . chapter 26
Gomawo, hehehe. AIsh, jangan dong, aku bisa nangis kalau itu kejadian. Mianhe, mulai januari bener2 10 hari…ini hitung2 pemanasan agar reader nggak kaget
tya andriani 12/26/12 Kasihan ddangkoma
ahra rahayu 12/26/12 Ancamannya serem wkwkwk
SS1 sebentar lagi
littlehope 12/26/12 Don't Don dulu kayaknya…mau break sekalian cari waktu memindahkan HD yg penuh
Tebakan di terima tapi tidak dijawab kkkkk
wookiesomnia 12/26/12 Ikutan aja…ikutan…ayo (*maksa mode on)
Iya, Wookie kalau ama Kyuhyun mendadak jadi hyung. Niat eternal magnaenya menguap wkwkwk
Jjangmyon itu mie goreng yang terbuat dari gandum. Yang membedakannya adalah saus jjajangnya. Saus ini terbuat dari kedelai hitam. Kyuhyun suka sekali makanan ini.
Kim Yuna (atlit korea) tidak mereceive permintaan pertemanan Leeteuk. Bukan maksud apa2 sebenarnya. Leeteuk pun sudah menghapusnya. Tapi nggak tahu bagaimana, hal itu bocor ke ELF. Mereka marah dan membombardir akun Yuna, mendesaknya untuk bunuh diri dan menghinanya. Leeteuk sampai meminta maaf karena hal itu. Untungnya Kim Yuna nggak sampai kejadian seperti seorang elf yang bunuh diri karena dihina oleh elf lainnya. Bahkan sampai Leeteuk mau wamil kemarin, Leeteuk kembali meminta maaf di acara televisi.
Aku harap ELF yang sekarang lebih bijaksana. Jangan sampai ada nyawa yang melayang lagi.
Gomawo reviewnya.
Lee Min Ah 12/26/12 Tidak tahu, mengikuti tangan mengetik saja hehehe
YeSan84 12/26/12 Gomawo udah mengikuti ff ini, chingu
Soal Yesung, itu benar. Ryeowook juga cerita di sebuah acara kalau Kyuhyun setahun ini dilatih keras oleh Yesung untuk mempersiapkan Kyuhyun menggantikan tugasnya saat wamil nanti. Dia melatih semua yang Kyuhyun perlu tahu tentang yang ia lakukan selama ini. Dan Ryeowook bilang Kyuhyun sudah menguasai teknik yang Yesung ajarkan. Bagaimana pun SJ kan harus berlanjut selama Yesung wamil. Semoga ELF mengerti ini semua bukan berarti Kyuhyun menggantikan Yesung. Tepatnya dia menjalankan tugas Yesung hingga Yesung kembali.
kasihan kalau Kyuhyun harus dibashing lagi seperti tahun 2010.
Sejak akhir agustus atau awal September 2012 aku jadi fans SuJu.
pikusparkyu 12/26/12 Ne, gomawo reviewnya
fikyu lutfi rahayu 12/26/12 Kayaknya aku mau bikin Don't Don chapter 2 s.d tamat dulu. Buat refreshing dan udah gatel bikin yang action hehehe. Gomawo
vha chandra 12/25/12 Gpp, untuk video memang aku masih harus banyak belajar biar lebih halus penyajiannya. Di semua perjuangan pasti ada halangan, semudah apapun grup itu. Misal dr managementnya mulus, dari luarnya ada anti fans. Kita nggak usah nge-judge siapa pun. Cukup dukung Super Junior aja. Jangan sampai kejadian ELF jaman2 awal SJ terulang lagi.
Jangan 'melindungi dengan cara yang salah' terulang. Karena udah beberapa kali SJ terluka juga karenanya. Salut buat kalian yang udah dukung SJ sungguh2.
newreader2 12/25/12 Oh, itu sudah adadi timeline. Mmg flash back karena itu terjadi sebelum Zhoui bertemu Kyuhyun di rumah sakit. Gpp panjang, aku ngerti kok. AKu juga begitu jika bicara soal SJ hehehe
newreader 12/25/12 Kyuhyun memang tidak cengeng kok
Itu sudah diceritakan di Falling Star. Sudah baca yang Falling Star? Rising Star ini sequelnya lho… hehehe
phiexphiexnophiex 12/25/12 Semua orang boleh merasa senang. Itu hak asasi hehehe
Di FF ini memang begitu. SIlahkan dicoba menulis hehehe
Kita lihat saja Ch 27…tidak sampai 10 hari
Kim Ri Ha 12/25/12 Mianhe
heeeHyun 12/25/12 Karena alurnya cepat, maksudnya balas2an katanya cepat. Bukan percakapan yg kudu dibaca dalam tempo lambat. Ne, Leeteuk selalu berusaha lebih baik. Semua member juga begitu. Wkwkwk, memang yg KIbum itu sengaja dibikin buat di'telan' sendiri… dia nggak akan menerangkan alasan perbuatannya. Jadi aku harap reader bisa menemukan maksudnya.
Yesung memang keren di mataku. Dia itu dewasa banget meski suka aneh
Kyuhyun emang imut bahkan saat 'drunk' kkkk Kyuhyun tidak berpikiran sependek itu
panjang juga gpp
Hiroyuki Naomi 12/25/12 Kok tahu sih? Wkwkwkwk
Iya, gomawo ya
Riyuri 12/25/12 Aish, itu kagak sengaja jadi humor… Nggak maksud
Waduh….ada jadwal segala. Gomawo
Lady Ming 12/25/12 Gomawo udah bersedia mereview di sini. Di FB nggak bisa jadi mood maker kalau lagi buntu, susah nyari2 dulu diantara status, malah tambah bête hehehe
Nggak, itu fanfic wkwkwk dan ada alasannya.
Cho Rae Eun 12/25/12 Senang kalau ceritanya ini bikin reader semangat. Gomawo
KyungMinSparKyu 12/25/12 Marah tidak mendatangkan kebaikan (*dilempar sandal ama KyungMinSparKyu)
Soal itu…kiita baca saja ch 27 kkkk
Kyuhyun tidak sependek itu pikirannya
myeolchikyu 12/25/12 Gomawo udah bersedia mereview. Gomawo udah menyukai Falling Star.
aah, akhirnya ada yg menyukai detail yg itu… aku edit berulang kali bagian itu hehehe
Yup, SIwon sayang banget ama Kyuhyun, Cuma DOnghae sudah di nomor 1 karena dia langsung welcome di saat tersulit Kyuhyun, Sungmin karena roommate dan paling ngerti dia, Siwon ketiga krn dia juga sangat perhatian ama Kyuhyun. (*enak banget ya jadi Kyuhyun?)
Karena Sungmin kalau di panggung akan berubah serius. Bahkan sat Kyuhyun nari tangan yg salah itu semua tertawa, hanya Sungmin yg serius. Kyuhyun serius juga jadinya krn dia tahu Sungmin sedang serius untuk tampil.
Gpp curcol. Gomawo semangatnya
SunakumaKYUMIN 12/25/12 Wkwkwk iya, Kyuhyun kalau ketemu masalah ama Leeteuk, jadi error. Berarti Leeteuk memang penting banget bagi dia ya, padahal bukan urutan 3 besar.
Anonymini 12/25/12 Psikologinya Leeteuk? Atau Kyuhyun? Kalau Leeteuk karena dia shock ngira Kyuhyun mau bunuh diri. Kalau Kyuhyun, di ch27 ada penjelasannya
Momo ShinKaI 12/25/12 Itu ada penjelasan di ch 27 hehehe
Hidup PSM! kkkk
ElfSparKyu1302 12/25/12 Kenapa pada bilang ch26 kocak ya? Padahal kocaknya nggak banyak kkkk
Aku nggak ngoleksi video yang baru2, HD ku penuh. Mungkin nanti setelah punya HD ext.
JK0603 12/25/12 Yang ini masuk lho. Sayang sekali
Soal kaki Leeteuk yang terinjak….ternyata…
Mianhe, ikut sedih karena review kemarin. Gomawo udah bersedia susah payah nulis review. Jangan kapok ya. Di save dulu aja baru send. AKu juga suka gitu krn kadang gagal, jadi sbelum enter aku copy paste kkkk
Mianhe, setelah 2012, up date nya 10 hari karena sedang mempersiapkan Falling Star sebagai buku dan pekerjaan lainnya
annis 12/25/12 Ne, itu memang manusiawi sekali
casanova indah 12/25/12 Wkwkwk…iya, semoga bisa dimasukkan ya. Gomawo
GaemAya 12/25/12 Kibum soalnya paham Kyuhyun seperti apa jadinya santai. Kim Yuna itu atlit terkenal.
Choi Youmin 12/25/12 Wkwkwk…otaknya masih ditempat kok
12/25/12 Mianhe, Changmin kagak bisa sering nongol.
dhianelf4ever 12/25/12 Yang bilang mau bunuh diri kan Teuki, Kyuhyun nggak bilang gitu.
Yup, dia the best leader
Elfcloud 12/25/12 Wkwkwk, kok jadi speechless gitu. Gomawo reviewnya
kyuzi 12/25/12 Nggak berat, Cuma terpaksa mengakui terang2an wkwkwk
Yesung emang error nih wkwkwk
Kan yg dihadapi juga beda orang beda sifat hehehe
Cikal bakal lagu the last man standing? kkkkk
PhysicsYoo 12/25/12 Jadi ajak chingu aja?
Sei 12/25/12 Tapi maish punya semangat hidup kan? hehehe
Salah tebakannya….
Aku nggak pernah mengikuti fanwar dan grup mana pun. Independen aja.
Siapa yang kagak getar kalau nyanyi smabil dance? Butuh waktu lama untuk berlatih, tho mereka sering membuktikannya di live dan radio. Aku nggak pernah mau ikutan yang seperti itu. Biar aja mereka bicara apa. Semua kerja keras pasti ada hasilnya.
Ne, aku juga nggak musuhan sama Kadera kok, dia termasuk reader dan reviewer yang rajin. Masak mau diajak ribut? Nggak lah…. Buang jauh pikiran kayak gitu.
Aku udah biasa hadapi customer, jadi nggak gimana2 amat. Soal saling tukar pendapat kan biasa. Dia kasih pendapat, aku kasih pendapat juga hehehe.
Penilaian yang mana ya? Gomawo reviewnya
LylaAkariN 12/25/12 . Paling serem ya Leeteuk
KyuminSHIPPER 12/25/12 Mianhe
Azurasky Elf 12/25/12 Kepura-puraan akan bertahan sebentar, tidak akan langgeng. Yang langgeng berarti yang benar2. Itu yang aku yakini.
Semua bisa bilang 'ah aku juga bisa bikin itu!' tapi 'pencetus' tetap punya nilai lebih.
Kalau ngikut doang sih gampang. Dan SJ udah membuktikan mereka berkembang dari tahun ke tahun, dari berbagai macam cobaan. Semoga mereka tetap bertahan hingga akhir.
aninkyuelf 12/25/12 Idemu eksentrik yach hahaha
Bella 12/25/12 Deadline kan utnuk dihindari bukan digenapi. Tapi januari mungkin benar2 10 hari.
Kibum emang keren dan di ch ini Kyuhyun kayak cameo wkwkwk
12/25/12 Belum, chingu, baru persiapan
NaraKim 12/25/12 Iya, yg mabuk dan bilang Leeteuk membencinya itu real wkwkwk
Ne, memang Kibum dan Yesung lagi jadi heronya
Suaranya kurang jelas tapi yg menentang mmg masih banyak
Aisah92 12/25/12 Gomawo sudah menyukai ch 26 ini hehehe
Kim Anna 12/25/12 Changmin sibuk kkkkk
KH: cita2 kan kudu setinggi spiderman
fel 12/25/12 Gomawo
oracle 12/24/12 Gomawo chingu
Wah, aku juga nggak habis pikir….pasti jadi SJ05 lagi
Ya iya, aku juga. Lha lagi teriak2 malah ditinggal wkwkwk
Hidup PSM! AKu juga suka dia kkkk
Biar kurus chingu…hitung2 persiapan stamina buat konser
Gomawo juga udah mereview
12/24/12 Ah, mianhe, terima kasih sudah memberitahu
kyuminline1307 12/24/12 Jawabannya ada di ch 27 hehehe
Shin Min Hwa 12/24/12 rahasia
yuu kyuke 12/24/12 Sesekali beda genre hehehe
slisski 12/24/12 Mianhe
ARYANI 12/24/12 Soal itu timelinenya nggak jelas, ini cuma dimasukkan ke sini saja.
MyKyubee 12/24/12 Boleh kan sesekali jumping kkkkk
Ne, ch ini nggak ada video yang bisa dilihat. Cuma foto aja
Keyra Kyuunie 12/24/12 gpp aku bisa kok.
Hidup Teuki kkk
Arigatou gozaimasu
Aryani 12/24/12 Sebelum kecelakaan juga pernah. Gomawo
reaRelf 12/24/12 Setuju hehehe
Kibum tapi terlalu tertutup
Ne, Kyuhyun kalau ngomong bikin ingat liputan mnet mini drama award di FS. Kangin sampai nggak mau dengerin kata sambutan Kyuhyun kalau boleh wkwkwk (itu real). SOalnya kata2 magnae bikin was-was aja
KyuChul 12/24/12 Uhm…mari kita ikuti saja hehehe
Paling sulit dimengerti menurutku dan sulit ditebak
Ne, gomawo
Rainy 12/24/12 wkwkwk Leeteuk kalau marah paling nyeremin se SJ
SSungMine 12/24/12 Gomawo buat pengertiannya
Syukurlah, Cover sudah rampung. Hehehe Tinggal editing dan cetak
Akita Fisayu 12/24/12 Gomawo juga
Dia kan nggak mau rugi wkwkwk
ALasan aja wkwkwk. Ne, gomawo
Kyuline 12/24/12 Januari harap lebih bersabar ya…10 hari
Teuki mmg lagi pusing kkk
Kibum kebayangnya senyumnya agak meringis dan irit pas ngomong itu
Kalau orang nyetir dikagetin, itu mobil pasti jalannya nggak lurus lagi. Pasti miring dulu. Sangat berbahaya membuat kaget supir
Kalimat andalan yang sebenarnya sudah kehilangan magnanya wkwkwk. Kurasa senyumnya masih jauh lebih ampuh
Dia mau kelihatan dewasa kkkk
xoxoxo 12/24/12 Ne. Gomawo
Keyq 12/24/12 Ne.
hyunnieya 12/24/12 Senang kalau bisa ngasih hadiah hehehe
Iya, jahilnya kumat
Dia panik sendiri sambil lihat2 hp dan atas apartemen gitu
Ne, aku maksimalkan 10 hari. Gomawo pengertiannya
Tebalnya 300an halaman. Cover udah jadi. Ditunggu aja kabarnya ya
lovely yesungielf 12/24/12 Itu fanfic
Cupcake 12/24/12 Iya, mending diam. Tapi kapan member SJ bisa diam? kkkk
Iya inut banget hehehe
Cho sahyo 12/24/12 Gpp, santai aja. Aku juga sering begitu
wembel 12/24/12 Iya, karena terlalu sayang
ghaida 12/24/12 Ne, gpp, dahulukan yg paling penting.
Prince Kyu hahaha
Keseringan pingsan jadi sering terbentur kkkk
AngeLeeteuk 12/24/12 Gomawo.
Lho, kan udah tahu….
PSM, aku juga suka dia
Mianhe, Januari mulai 10 hari paling lambat
Iya ya, kayak rentan juga begitu. Gomawo udah diingatkan
Cho sahyo 12/24/12 Kok tahu sih kalau dia cuma ngerjain? wkwkwk
Ch ? nggak tahu
Lanjutan? Setelah don't don aja…mau relax dulu. Ada buku yg lagi dipersiapkan selain FS soalnya. Aku rencana Juli udah bisa rilis buku itu
Fakta apa? PM aja ke FB ku. DI sini juga gpp
bjewELFishy 12/24/12 Yesung itu abstrak tapi juga bijaksana. Banyak keputusan Leeteuk yang didasari pertimbangan dari Yesung
haekyu 12/24/12 SOal otak Kyuhyun ada di Ch 27
Kan dia yakin Kyuhyun yg religious kagak mungkin bunuh diri hehehe
AKu juga mau nyubit pipinya. Boleh?
ryeo ryeo ryeong 12/24/12 Wkwkwk bisa geger Korea
Gomawo chingu udah mau mengikuti ff ini
12/24/12 Itu fanfic. Gpp, dahulukan ulangan. Ff kan hiburan
AreynaKyuminElf 12/24/12 Alasannya ada di ch 27 hehehe
indahpus96 12/24/12 Leeteuk mmg marahnya nyeremin heechul aja nggak berkutik
Guest 12/24/12 Tunggu ch 27 hehehe
12/24/12 . Aniyo, itu bukan beneran mau lompat
Gyurievil 12/24/12 Iya, pasti kecewa banget. Jadi ingat movie Attack, syutingnya dia jadi dihilangkan. Poor Kyu
SparKyu 12/24/12 Kalau berantem ama Teuki dia pasti jadi error
hanifElfkyu 12/24/12 Aku nggak pernah dapat berita ttg itu. Ada link yg bisa diajukan?
ay 12/24/12 Heechul aja takut kalau Leeteuk udah marah wkwkwk
kimbum kyak pengatur strategi dlm perang suka gaya'y cool n tenang pembawaan'y...
Kibum emang super tenang
Kyuhyun memang manly dan imut (pinjam kata2 wookie)
Tsuioku Lee 12/24/12 Dugaan chingu benar hehehe
SS1 kilasan saja
Wow kayaknya begitu
10 hari terlalu singkat karena saya lagi persipan 3 naskah hehehe
Forte orange 12/24/12 5 terpanjang dalam RS hehehe
DBSK pecah? Kayaknya nggak masuk timeline ya? Tahun berapa gejalanya?
Qeqey Raekyuminnie 12/24/12 Betul banget tuh
SJ memang unik
Wkwkwk nggak kok Kyu is Kyu
Kyuminhae 12/24/12 Semoga terkabul hehehe
misskyuKYU 12/24/12 Gpp
Ch27 akan menjawab
Iya, kalau ama Teuki ada masalah, Kyu langsung error. Gomawo reviewnya
Sachiko Yamaguchi 12/24/12 Wkwkwk… nggak kok, udah dikantongin otaknya
- Ah, iya…berjengit ya? Gomawo hehehe
- Tapi banyak yg menulis seperti itu…bahkan diterjemahan mandarin ke korea… yg benar yg mana ya?
- Mianhe, kalau soal italic itu memang disengaja. Aku mengikuti aturan novel terjemahan. Berhubung di sini bahasa korea 'dianggap wajar krn ff korea-an' jadi kata asingnya nggak di italic. Seperti novel terjemahan, italic saya gunakan untuk membedakan 'kata hati maupun kenangan' dengan kalimat yg terlontar dari mulut. Tapi mmg secara EYD salah hehehe
- Nah, kalau –sshi mmg salah wkwkwk… gomawo udah diingatkan
- soal pun gomawo juga
- Ne, perlu 20 kali untuk full tanpa typo…kadang kalau lagi suntuk hanya 10 kali baca. Kalau 5 kali saya pasti udah bilang di awal kalau banyak typo wkwkwk. Tapi nanti pas di bukukan pasti di cek ulang. Kalau ff sih edisi belum edit aja
Ne, gpp, memang untuk ff saya kendorkan EYD-nya, soalnya yg lain saya lihat lebih santai lagi. Nanti terkesan terlalu kaku. Seperti teenlit dan semacamnya, kita tidak akan menuntut EYD, karena ciri khasnya memang di kesan 'santai' dan 'ringan'-nya.
Menurut saya ff juga begitu, santai ringan, tapi sedikit panjang dan berat daripada yg di atas.
Wkwkwk…Ne, gomawo chingu buat semangatnya
Ditunggu pembahasan selanjutnya ya, kadang saya juga melupakan beberapa aturan EYD yang penting. Gomawo
vietaKyu 12/24/12 Ini kan genre angst…jadi nggak ada kewajiban untuk sedih hehehe. ANggap aja bertualang dengan perasaan chingu, jangan pernah bersiap-siap. Mengalir saja, jadi bisa berasa lebih greget. Kalau sudah berharap sedih terus nggak sedih, pasti sedikit kecewa. This is Rising Star, akan ada masa2 mereka semakin dan semakin berbahagia (^_^)
Falling Star sudah berlalu
Wkwkwk iya, kadang Kibum terlalu tenang juga
Iya, kasihan leader ditinggal wkwkwk… Gomawo reviewnya. Konser masih lama
lisamei 12/24/12 . Leeteuk menganggap mereka semua adiknya, jadi dia sayang semuanya hehehe
kyuqie 12/24/12 Soal pilih kasih itu aku no koment hehehe. Mianhe.
Memang kemasannya mereka tidak mewah.
shinminkyuu 12/24/12 Soalnya kenyataannya mmg pelit wkwkwk
Soal otak ada di ch 27 hehehe
ElfSparKyu1302 12/24/12 Waduh…bajunya bersih nggak tuh kkkk
Ryeowook ama Kyuhyun memang kelihatan kayak hyung, meski kesannya dia lebih lemah. Tapi perhatiannya itu lho….
Pasti karena Kyuhyun kesal diperlakukan kayak anak kecil di depan orang wkwkwk Tapi Ryeowook nyantai aja. Dia tahu Kyuhyun kagak bermaksud menyinggungnya, Cuma caranya mmg evil kkkk
chan 12/24/12 Mianhe, DBSK sibuk
kim eun ra 12/24/12 kok bisa? Padahal byk yg bilang ch 26 kocak
gaemgyulover 12/24/12 Berasa dong…berasa bentarnya kkkk
Emang timelinenya begitu…lagi nggak ada yg khusus. Nanti kalau jadwal biasa diangkat, pada bosan…nyanyi…nyanyi…dan nyanyi…padahal aku sih suka kkk tapi mmg nggak ada yg bisa diceritakan.
Kemungkinan begitu, makanya mungkin ch 28 akan mundur krn aku datanya kurang, sedangkan HD ku hampir penuh. Kudu mindah yg 2007 dulu
Kangin itu setelah sorry-sorry. Ne, kita tunggu tanggal mainnya hehehe
Guest 12/24/12 Semua pernah. DI SJ mereka ama Leeteuk dibebaskan bertengkar biar kagak ada ganjelan. Hasilnya jadi seperti sekarang, benar2 kayak keluarga aja
Fitri MY 12/24/12 Ne, gomawo chingu
unknown 12/24/12 Gomawo udah mereview dan mengikuti ff ini
Elfishy 12/24/12 Gomawo. Kalau ada berita mmg harus selektif, jangan langsung terbakar, ne?
trililililili 12/24/12 AIh…ini semua karakternya aku buat sesuai yg asli, tidak menambahkan atau melebihkan…yang menurut aku lihat saja kkkk
VitaMinnieMin 12/24/12 Aku juga suka yg bagian Kyu dan wook itu
DBSK lagi padat banget 2008
Wkwkwk biarkan saja, semua udah teratasi kan?
Soal otak kit abaca ch 27 hehehe
fikyu 12/24/12 Mungkin? Kita lihat saja hehehe
choYeonRin 12/24/12 Ne, gomawo buat reviewnya hehehe. Gpp, mmg susah kalau via HP. Tapi kali ini masuk lagi kok reviewnya. Gomawo
Gaemjjeje13 12/24/12 Yup, soal otak kita lihat ch 27 aja hehehe
Andhisa Joyers 12/24/12 Aku juga suka Yesung
Zizi Kirahira Hibiki 69 12/24/12 Betuuuull
Kyuhyun mmg gitu tuh, nyebelin, bikin kesal, tapi juga bikin gemas
Sesekali motongnya pas begini hehehe…lain kali pas THE END
Nuryewookie 12/24/12 Semua tahu kalau Leeteuk marah itu sangaaaat menyeramkan
Blackyuline 12/24/12 Tul, evilnya kumat kkkk
demikyu 12/24/12 Lagi dia kantongin sementara waktu
kyukyu712 12/24/12 Sesekali nyoba hal baru heheh. Kan genrenya bukan angst. Gomawo reviewnya
