Title : RISING STAR Chapter 31

Genre : Brothership

Rating : Fiction T

Cast : Kyuhyun, Leeteuk, Heechul, Hankyung, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, dan Kibum. Henry. Zhoumi.

Disclaimer : All them belong to themselves and GOD.I own only the plot.

Warning : Typos, Geje , Don't like it? Don't read it please.

Summary : "Super Junior China?" / "Ya! Kenapa orang dua itu dijadikan satu tim?! Bisa-bisa mereka ikut menghilang!" / "MWOO?! APA-APAAN INI? WHOAAAA! ARRRGH!" / "Chukkae, Appa, anak lelakimu bertambah satu."

.

.

RISING STAR

Chapter 31

.

...The new round of Rising Star...

.

Flashback

"Apa kau tidak terlalu serius, Kyuhyunie?"

"Aniyo, Zhoumi ge. Sebelum hyungdeul membawa makhluk-makhluk ini ke dorm, aku harus bisa menangani mereka." Kyuhyun mengamati anjing mana yang akan ia pilih untuk berlatih.

Beberapa hari yang lalu, di gedung SM ia bertemu dengan Zhoumi dan ber-cakap-cakap tentang niat member Super Junior memelihara hewan. Zhoumi pun bercerita bahwa ia memiliki kenalan yang menangani tempat pemeliharaan dan penitipan hewan. Temannya bisa mengajari Kyuhyun cara merawat hewan. Dan di sinilah mereka berdua, untuk berlatih; dimulai dengan merawat anjing.

"Menurut yang aku baca, kita harus tahu silsilah anjing tersebut; Mereka dari negara mana, empat musim atau dua musim; Anjing jenis berbadan besar, kecil atau sedang; Bahkan kita harus memperhatikan jenis bulunya. Anjing yang berbulu panjang memerlukan perhatian khusus."

Zhoumi hanya bisa tertegun mendengar penjelasan Kyuhyun. Daripada me-nyimak apa yang dikatakan, dia lebih memperhatikan cara magnae Super Junior itu berbicara. Kyuhyun selalu menggerakkan kepala, dan tangannya. Meski Kyuhyun tidak lagi mengenakan topi, mantel, dan syal yang membuat Zhoumi hampir terkena stroke tadi; Kyuhyun tetap membuatnya gemas.

"Kyuhyunie, apa kau tidak merasa aneh?" tanya Zhoumi hati-hati. "Waktu di rumah sakit, kau terlihat lebih dewasa. Jujur, Kyuhyunie, semakin lama mengenalmu, aku merasa wajahmu kelihatan semakin imut. Seharusnya orang bertambah tua, bukan?"

"Apa kaitannya dengan kegiatan kita?" tanya Kyuhyun, membuat Zhoumi langsung menutup mulutnya rapat-rapat.

Ternyata mulutnya juga bertambah tajam. Zhoumi meringis. Ia kembali memusatkan perhatian ketika Kyuhyun menyerahkan seekor anjing poodle berwarna coklat ke tangannya. Kyuhyun sendiri meraih anjing berjenis yokshire terrier.

"Kita berlatih dengan kedua jenis ini saja. Aku merasa hyungdeul jika memilih anjing, kemungkinan besar memilih poodle dan yokshire terrier."

"Waeyo?"

Kyuhyun melirik dengan pandangan-masak-begitu-saja-tidak tahu. "Yokshire Terrier itu menggemaskan. Poodle itu pintar. Hyungdeul selalu menyamakan aku dengan puppy, jadi mereka akan memilih anjing yang sepertiku."

Zhoumi nyaris tertawa kalau saja tampang Kyuhyun tidak serius ketika mengucapkannya. Ia menimang poodle coklat di tangannya dan berniat me-nyentuhkan hidungnya ke poodle itu. Poodle tadi langsung menyalak sehingga Zhoumi menjauhkan wajahnya. "Wow! Dia juga anjing yang galak. Sepertinya benar, kau memang mirip dengan poodle."

Kyuhyun melempar evil glare yang membuat Zhoumi meringis lebar.

Teman Zhoumi membimbing mereka ke tempat perawatan. Mereka akan belajar cara-cara perawatan dasar untuk anjing. Kyuhyun meski sesekali kesulit-an memandikan anjing yang ia pegang, tapi ia terlihat cukup menikmatinya.

"Zhoumi ge, benarkah kau masuk sub-grup kami?" tanya Kyuhyun tiba-tiba ketika mereka tengah mengeringkan bulu anjing dengan hair-dryer. Ia sama sekali tidak menoleh ke arah Zhoumi, sibuk dengan anjing yang bergerak-gerak nyaman di tangannya.

"Super Junior China?" Zhoumi mencoba membaca wajah Kyuhyun. Tapi namja di sebelahnya itu pemain poker yang hebat seandainya dia bermain poker. Wajah Kyuhyun tampak datar tanpa emosi apapun.

"Menurut issue sih begitu; ada kemungkinan aku yang akan dipilih."

"Darimana kau mendengarnya? Hangeng gege1 saja belum tahu soal ini."

"Hangeng gege sedang sakit dan banyak yang dipikirkan. Aku mencoba mencari tahu. Aku pikir, aneh sekali… Sejak diumumkan tentang dua orang anggotanya, pemberitaan Super Junior China tenggelam begitu saja."

Kondisimu belum sepenuhnya pulih tapi kau sudah terlalu banyak berpikir. Zhoumi ingin mengucapkan itu, tetapi ia segera mengurungkan niatnya. Zhoumi menatap puas sang poodle yang sudah berbulu kering. Ia mulai meraih sikat dan mencoba menyisir dengan cara yang diajarkan. Sesekali namja bertubuh tinggi itu membereskan gumpalan bulu yang menyangkut.

"Kalau rambutmu diwarna coklat dan dikeriting seperti ini, kau pasti mirip sekali dengannya." Kata-kata Zhoumi tidak mendapat sahutan. Tampaknya Kyuhyun sedang sibuk berpikir. "Aku ingin memelihara anjing yang seperti ini."

Sekali lagi Zhoumi melirik Kyuhyun yang sibuk mengeringkan bulu yokshire terrier-nya. Ia mulai berpikir apakah Kyuhyun mengajaknya pergi bersama untuk menanyakan mengenai issue itu. Wajah Zhoumi berubah suram ketika teringat hal yang tidak menyenangkan.

"Aku mendengar kabar-kabar tak enak mengenai alasan dibentuknya Super Junior China." Tangan Kyuhyun hanya terhenti sekejapan mata dari kegiatannya. Tangan itu kembali bergerak seakan tak terjadi apa-apa. Zhoumi menghela napas melihat pertahanan Kyuhyun. "Issue itu nyaris tidak terdengar karena sering diucapkan dalam bahasa mandarin. Tapi aku menguasainya… karena itu aku mengetahuinya."

Kyuhyun tetap terdiam. Sesekali ia menggaruk telinga anjingnya agar tidak banyak bergerak. Ia sama sekali tidak melihat ke arah namja tinggi itu.

"Kyuhyunie, aku akan membuat issue itu menjadi kenyataan."

Ucapan tegas Zhoumi membuat Kyuhyun menoleh sambil menautkan alisnya.

"Aku akan berusaha terpilih sebagai anggota Super Junior China, Kyuhyunie. Aku akan berusaha sekuatnya untuk itu. Mereka tidak akan punya alasan untuk tidak memilihku."

"Kau tahu apa yang kau katakan, Zhoumi ge? Henry-ah mengalami hal yang berat. Apa kau mau melewati jalan yang sudah dilalui Hangeng gege dan Henry-ah?"

"Untuk Heechul hyung, Hangeng gege, dan juga kau, Kyuhyunie, aku bisa melakukannya meski itu berat. Aku tahu akan ada penolakan, akan ada makian dan sebagainya. Tapi kalau aku yang masuk ke sana, setidaknya kalian bisa tenang. Aku tidak akan memecah-belah Super Junior. Aku salah seorang yang menginginkan Super Junior tetap utuh. Henry-ah juga begitu."

Zhoumi tersenyum ketika Kyuhyun tidak memasang wajah pokernya lagi. Namja itu justru memasang wajah cemas. Kyuhyun benar-benar mencemaskan-nya, dan itu membuat Zhoumi senang.

"Kau tenang saja, Kyuhyunie, aku ini bersuara bagus, berpenampilan menarik, menguasai banyak bahasa asing, aku juga sexy. Mereka tidak akan bisa menolakku begitu lama."

Meski Zhoumi tersenyum lebar mendengar kalimatnya sendiri, Kyuhyun tetap terdiam. Ditepuknya yokshire terrier di tangannya dan mulai menyisir bulu selembut mantel itu.

"Kau itu bukan sexy, Zhoumi ge, kau itu 'berbahaya'…." Kyuhyun bergumam tanpa memandang Zhoumi.

"Apa maksudmu?"

"Aku tak tahu bagaimana mengatakannya. Tapi kesan yang keluar darimu itu sedikit mengandung bahaya."

"Kau merasa terancam berada di dekatku?" Zhoumi mencoba menggodanya agar Kyuhyun tersenyum. Namun wajah Kyuhyun tetap serius.

"Pertahananku cukup bagus. Jangan pernah meremehkanku."

"Ryeowook-ah juga bilang begitu." Zhoumi mengangguk.

"Bilang apa?"

"Bilang agar aku tidak meremehkanmu. Tiba-tiba, tanpa aku sadari, aku sudah melakukan apa yang kau inginkan dengan begitu saja." Zhoumi tertawa. "Apakah kau bisa melakukan hal itu?"

Kyuhyun melempar death glarenya.

"Ah! Kau memang bisa melakukannya." Zhoumi kembali tersenyum setengah meringis.

Kyuhyun dan Zhoumi meraih pita. Kali ini mereka mencoba mendandani anjing yang mereka pegang. Kyuhyun berusaha menguncir di bagian atas, sementara Zhoumi membuat pita di kedua telinga anjing poodle-nya.

"Kenapa kau mau melakukannya, Zhoumi ge?"

"Apa?" Untuk sesaat Zhoumi kebingungan. Namun akhirnya ia tersadar Kyuhyun tengah melanjutkan percakapan mereka tadi. "Karena kalian orang baik. Aku ingin melindungi kalian."

"Hangeng gege dan Heechul hyung memang orang baik. Tapi aku? Aku tidak pernah melakukan apapun untukmu. Kita hanya pernah bermain game saat aku di rumah sakit. Aku justru banyak merepotkanmu; membuatmu harus menginap semalam di rumah sakit."

Kyuhyun memandang puas hasil latihannya. Mereka melanjutkan latihan dengan melihat cara merawat kuku, membersihkan lubang telinga dan beberapa hal lainnya. Kyuhyun menolak melakukan semua itu.

"Itu tugas hyungdeul. Asal aku tidak menyebabkan mereka mati ketika bersamaku, aku rasa sudah cukup."

Zhoumi hanya bisa meringis ketika temannya memandang dengan pandangan khawatir. Ia mendekat saat Kyuhyun sibuk melihat-lihat hewan lainnya. "Apakah dia psikopat? Namja itu bisa membuat seekor anjing mati ketika bersamanya?" bisik temannya was-was.

"Kau seharusnya menjauhi dia, Zhoumi-ah."

"Jangan dengarkan kata-katanya. Mulutnya memang tajam. Tapi dia orang yang baik," bisik Zhoumi sambil tersenyum lebar. "Hei, Kyuhyunie! Kau harus belajar tentang kura-kura!"

"Waeyo?" Kyuhyun yang sedang di dekat akuarium kura-kura menoleh.

"Nama mandarinmu Gui Xian 'kan? Gui itu bisa berarti kura-kura. Mungkin hyungdeul-mu ada yang akan memeliharanya."

Kyuhyun melirik ke arah kura-kura yang tengah memandang ke arahnya.

"Aish, makhluk aneh seperti ini, siapa yang akan memeliharanya?" Hanya beberapa detik kemudian wajah Kyuhyun memerah. Tanpa sadar wajah Yesung terbayang di benaknya. "Kalau Yesung hyung mungkin saja."

Keduanya mengucapkan terima kasih dan berpamitan ketika jam makan siang tiba. Mereka pergi ke sebuah rumah makan yang biasa didatangi Zhoumi. Kyuhyun masih sibuk bermain PSP ketika Zhoumi memesan makanan dan minuman untuk mereka.

"Apa isi ranselmu? Kau membawa PSP ke mana-mana?"

"HP, PSP, music player dan sikat gigi. Itu yang wajib." Kyuhyun meletakkan PSP-nya ketika makanan datang. Alisnya bertaut melihat makanan yang Zhoumi pesan. "Deungshim-gui? Bukankah ini mahal?"

"Ne, apa kau tidak teringat sesuatu tentang ini?"

Kyuhyun menggeleng. Dia menjumput baek kimchi dengan sumpit ketika Zhoumi memotong deungshim-gui dan memberikan irisan pertamanya kepada Kyuhyun. Zhoumi tersenyum saat Kyuhyun menyantap dan memuji rasanya.

"Waktu itu, kira-kira kau baru debut beberapa bulan dan aku baru menjadi trainee SM." Zhoumi kembali mengiris deungshim-gui sampai habis, lalu mengisi mangkuknya. "Aku sudah mulai menguasai bahasa Korea, tapi saat kita ada cara pemotretan dan makan bersama, aku benar-benar tidak tahu harus berbicara apa. Semua yang kuketahui seperti lenyap."

Kyuhyun menyimak sambil mengambil irisan deungshim-gui yang ada di piring lauk.

"Saat itu kau duduk di sebelahku. Ketika deungshim-gui datang, kau mengirisnya dan memberikan irisan pertama untukku, memintaku makan dengan menggunakan bahasa isyarat sambil tersenyum." Zhoumi tertawa ketika mata Kyuhyun melebar. Sepertinya Kyuhyun mulai teringat. "Kau sangat ramah. Aku merasa diterima di SM dan Korea dengan tindakanmu itu."

"Jadi kita bukan pertama bertemu di rumah sakit…."

"Kau kurus sekali saat di rumah sakit, jadi aku tidak mengenalinya. Tapi beberapa waktu lalu aku mulai bisa mengenalimu." Zhoumi mengambil beberapa iris deungshim-gui lagi dan menaruhnya di mangkuk Kyuhyun. "Makanlah, kau masih perlu banyak makan."

"Apa pipiku masih kurang chubby? Kalian semua ingin menjadikanku sebulat Heebum?"

Kyuhyun mempoutkan mulutnya. "Zhoumi ge, Heebum sudah tidak seperti kucing sekarang. Dia lebih mirip gumpalan bulu."

Zhoumi tertawa…

Namja bertubuh tinggi menjulang itu masih tertawa malam harinya saat mengingat pipi Kyuhyun yang menggembung. Ia tergugah dari lamunan ketika HP-nya berbunyi.

"Ni hao2," sapa Zhoumi karena nama Hankyung yang muncul di layarnya. Ia menegakkan duduknya waktu mendengar kata-kata Hankyung di seberang sana. "Bu3, gege, Gui Xian tidak ada di sini. Aku memang bersamanya hingga makan siang, setelah itu dia pergi. Aku pikir Gui Xian kembali ke dorm."

Zhoumi bangkit berdiri. Sambil menjepit HP-nya dengan bahu, ia bergegas mengambil mantel serta dompet. "Aku ikut, gege, aku juga mau mencarinya."

.

.

Waktu menunjukkan tengah malam ketika mereka berkumpul di taman kota dekat gedung SM setelah mencari ke berbagai tempat. Bahkan Henry yang dikabari oleh Donghae juga ikut. Ia menyandarkan tubuhnya di pohon untuk mengatur napasnya yang memburu.

"Ini konyol, kita sudah menyusuri dengan berjalan kaki, mencari dengan mobil, menelepon semua orang yang dia kenal, tetapi tak ada apapun yang bisa jadi petunjuk!" Heechul merasa frustasi.

"Henry-ah, kau bilang Kyuhyunie menemuimu. Kalian berbicara tentang apa?" tanya Donghae.

Henry merasa wajahnya memerah ketika semua mata memandangnya. Pipinya yang putih dan chubby tampak seperti mochi. Henry membetulkan letak topinya.

"Kyuhyun hyung menemuiku. Dia bilang aku tidak perlu sedih. Aku akan ikut Super Show…" Henry menjawab dengan bahasa Korea yang terpatah-patah.

"Kenapa dia bilang begitu?" tanya Hankyung lembut.

Henry sempat kebingungan sebelum akhirnya tersenyum menyadari kehadiran Kibum. Ia mencoba menjelaskan kepada Kibum dalam bahasa Inggris.

"Henry-ah sedih karena tidak boleh ikut tampil di Seoul Music Award kemarin. Kyuhyunie mendengar saat dia berbicara dengan manager hyung." Kibum menterjemahkan. "Tadi pagi Kyuhyunie menemui Henry-ah untuk menyemangatinya. Henry-ah diberitahu bahwa saat Super Show dia bisa ikut tampil di lagu Don't Don."

"Aish! Anak itu selalu berpikir yang aneh-aneh!" Kangin mendecak kesal. "Tapi di mana dia sekarang?"

Leeteuk memandang semua dongsaengdeul ketika menyadari ada 2 yang belum muncul. "Ke mana Sunggie dan Wookie?"

Semua saling berpandangan dan menggeleng.

"Ya! Kenapa dua orang itu dijadikan satu tim?! Bisa-bisa mereka ikut menghilang!" seru Leeteuk.

Apa yang dikhawatirkan sang leader terbukti. Kedua namja itu tidak muncul meskipun mereka menunggu hingga setengah jam kemudian. Mereka juga tidak bisa menghubungi keduanya lewat telepon.

"Kita tunggu di dorm saja, siapa tahu mereka sudah kembali," ujar Shindong menenangkan.

Namun saat mereka kembali ke dorm bersama Zhoumi dan Henry, ketiganya tidak juga tampak.

"Kita menunggu atau mencari lagi, Teuki hyung?" tanya Kangin yang disambut gelengan kepala yang lain.

.

.

"Yesung hyung, kita di mana?"

Ryeowook yang sedari tadi menyetir mobil mengikuti petunjuk Yesung mulai tersadar. Mereka sudah dua jam berkeliling Seoul untuk mencari sosok Kyuhyun di tempat-tempat yang diperkirakan Yesung. Bahkan Ryeowook sering tidak tahu di mana mereka berada. Ia hanya menuruti hyung-nya tanpa protes. Namja itu merasa lega ketika tiba di daerah yang ia kenali.

"Ah! Bukankah ini jembatan Olympic?"

"Tempat Kyuhyunie dan yang lain kecelakaan," gumam Yesung. Tiba-tiba dia menepuk bahu Ryeowook kencang. "Hentikan mobil! Kita cari di sini!"

"Aniyo, hyung. Mobil tidak boleh berhenti di sini. Hanya ada orang berlalu-lalang di trotoar yang berpagar." Ryeowook terus mengendarai mobilnya sambil melihat sisi jalan bersama Yesung. Tapi sosok Kyuhyun tidak terlihat di sepanjang jembatan itu.

"Apa di sekitar sini ada tempat yang nyaman untuk melihat jembatan Olimpic?"

Ryeowook berpikir keras. Wajahnya seketika cerah. "Ada sebuah taman di tepi selatan sungai Han antara Cheonho dan jembatan Olimpic. Dari sana jembatan ini terlihat sangat dekat."

"Kalau begitu kita ke sana."

.

.

Ryeowook menepikan mobil merahnya ketika mereka tiba di taman yang dimaksud. Kedua namja itu keluar dan memandang sekeliling. Mereka me-rapatkan mantel dan syal untuk menahan hawa dingin. Ryeowook juga menekan topinya dalam-dalam untuk menghangatkan kepalanya. Sungai Han masih setengah membeku meski salju tidak lagi turun.

"Hyung…itu…bukankah itu Kyuhyunie?"

Wajah Yesung memucat melihat sesosok tubuh dengan baju seperti magnae-nya terbaring di rerumputan. Mereka bergegas menghampiri.

Kyuhyun yang tengah berbaring telentang menghadap langit dengan berbantalkan kedua lengannya, terkejut. Langit berbintang yang sedang dilihat-nya berganti menjadi 2 wajah bermata besar.

"Kyuhyunie, kau membuatku hampir mati karena cemas," keluh Yesung. "Sedang apa kau di sini?"

"Cuaca sangat dingin, magnae. Apa kau ingin penyakitmu kambuh?" Ryeowook bergegas menarik tangan Kyuhyun agar berdiri.

"Aish! Hyungdeul kenapa ke sini? Kalian merusak kesenanganku saja…."

"Kesenangan apanya?! Kau membuat kami semua khawatir! Kami pikir kau diculik! Semua mencarimu ke mana-mana!"

Kyuhyun mengerjap takjub melihat Yesung memarahinya. Namun sedetik kemudian Yesung menangis sambil memeluknya. "Hyung tidak marah, hyung tidak marah…" ucapnya seakan meyakinkan diri sendiri. "Jebal4, Kyuhyunie, jangan membuatku melanggar janjiku. Aku takut terjadi apa-apa padamu."

"Hyungdeul, aku 'kan sudah berpamitan. Kalian ini memang aneh sekali. Seharusnya kalian tinggal menungguku kembali ke dorm." Kyuhyun balas memeluk hyung-nya yang mungil itu.

Setelah melepaskan pelukannya, Kyuhyun kembali duduk di daerah yang lapang dan mengajak keduanya ikut berbaring bersama di atas rumput. Ryeowook dan Yesung mengapit Kyuhyun. Bertiga mereka melihat langit yang penuh dengan bintang. Semua berdiam diri menikmati pemandangan yang jarang bisa mereka lihat dengan tenang.

"Hmm, tidak ada jeleknya juga berbaring di udara terbuka begini."

"Ne, hyung, sesekali 'kan boleh." Kyuhyun tersenyum. "Melihat langit seluas ini, menyadarkan bahwa kita sangatlah kecil. Meskipun orang mulai banyak mengelu-elukan kita, sesungguhnya kita hanya manusia biasa yang tidak ada apa-apanya."

"Aku setuju." Ryeowook menarik napas dalam-dalam. Bau rerumputan membuatnya tersenyum. "Aku tak ingin melupakan hal itu. Aku ingin tetap menjadi Ryeowook yang seperti sekarang meski seluruh dunia mengenal kita nanti."

"Ya! Ryeowookie! Kau optimis sekali!"

"Aku hanya menuruti saran magnae-ku untuk tidak membatasi impian." Ryeowook kembali tersenyum.

"Tapi kalau dengan kau yang sekarang, tidak mungkin seluruh dunia akan mengenalmu." Kyuhyun mendengus. "Kau harus lebih baik dari ini."

"Maksudku sifat, Kyuhyunie, bukan kemampuan.…"

"Kau tidak menerangkannya tadi."

"Tapi 'kan kau tahu maksudku, Kyuhyunie," kata Ryeowook memelas.

Yesung tersenyum melihat perdebatan kedua dongsaeng-nya.

Yesung teringat saat-saat mereka di Thailand awal 2007 lalu. Ryeowook dan Kyuhyun pun berdebat dengan seru seperti sekarang. Mata namja itu mendadak terasa hangat mengingat hampir saja salah satu dongsaeng-nya tidak bersama-nya lagi. Ia tidak menyesal meski karena kejadian itu MFY5 yang dibawakannya harus ditutup.

"Kyuhyunie, Ryeowookie, tahukah kalian…. Kalian berdua adalah hadiah terbesar buatku."

Kata-kata Yesung membuat kedua dongsaeng-nya terdiam dan menoleh. Tapi namja itu tetap menatap langit sambil tersenyum lebar.

"Dulu, aku merasa sangat kesepian…. Sebagai satu-satunya main vocal di grup, aku merasa bebanku sangat berat. Tetapi kemudian Ryeowookie datang, lalu kau juga masuk, Kyuhyunie. Saat itu aku merasa memiliki teman yang bisa berbagi beban denganku. Aku sungguh bersyukur."

"Yesung hyung…." Ryeowook tidak dapat menahan air mata-nya untuk tidak keluar, namun ia berhasil menahannya jatuh. "Aku juga beruntung mengenal Yesung hyung."

"Aku juga," ujar Kyuhyun tak mau tertinggal. "Aku sangat mengagumi Yesung hyung dan Ryeowookie…"

"Jeongmal6?"

Tiba-tiba kedua namja di kiri dan kanannya memeluk Kyuhyun sambil tetap berbaring. Kyuhyun merasa sesak dan panas. Ia berusaha berontak namun Yesung dan Ryeowook justru semakin mempererat pelukan mereka.

"Ya! Hyungdeul! Lepaskan!" protes Kyuhyun.

"Ssst! Diamlah sebentar, Kyuhyunie. Nikmati saja. Dengan begini kita akan merasa hangat." Yesung menepuk pipi Kyuhyun yang hanya bisa menurut.

Akhirnya Kyuhyun juga merasakan perasaan hangat dan nyaman. Ia bahkan tersenyum di pelukan kedua hyung-nya.

"Kenapa kau di sini, Kyuhyunie? Kenapa kau tidak ingin ulang tahunmu dirayakan?"

Kyuhyun terkekeh ketika Yesung menjentik hidungnya seperti yang biasa dilakukan Sungmin. "Nanti hidungku patah lho, hyung."

"Jangan mengalihkan percakapan!"

"Aigoo…" Kyuhyun tersenyum lebar. "Aku ingin menikmati seperti ini saja… Ini adalah ulang tahunku pertama sejak aku selamat dari kecelakaan waktu itu."

Kyuhyun kembali memandang langit malam yang menaungi mereka.

"Aku ingin mengingatkan diri sendiri, bahwa aku lahir tanpa membawa apapun. Aku meninggalpun tidak akan membawa apapun. Tidak ada yang perlu disombongkan, karena semua yang aku punya, bahkan setiap helaan napas yang aku hirup, semua adalah pemberian cuma-cuma. Aku ingin menikmati detik-detik bertambahnya umurku dengan apa adanya saja."

Yesung dan Ryeowook termenung.

"Aku harap kita tidak pernah terpisah," ucap Ryeowook sambil memejam-kan matanya.

"Ryeowookie…" Kyuhyun mengerjap. Ia teringat rencana tentang Super Junior China.

"Hyung berharap, apapun yang terjadi, kalian berdua tidak terpisah. Biar aku saja yang sendirian. Anggap saja aku kembali ke saat-saat dulu. Kalian jangan pernah merasakannya." Yesung mempererat pelukannya kepada kedua dongsaeng-nya. "Aku akan berdoa sungguh-sungguh untuk hal itu. Jika kita terpisah, kalian harus saling menjaga dan mendukung, arrachi?"

Kyuhyun berontak melepaskan diri. Ia kemudian duduk dan menatap Yesung serta Ryeowook yang ikut bangkit. "Yesung hyung, kita tak akan terpisah! Super Junior selamanya akan tetap bersama!"

Yesung tersenyum getir. Ia menepuk kepala Kyuhyun pelan. "Kau lebih pintar dari itu. Kau tahu apa yang akan terjadi dengan otakmu. Aku tahu apa yang akan terjadi dengan hatiku."

Kyuhyun menggeleng keras. Matanya mulai berkaca-kaca. "Aku tidak mau. Aku sungguh berharap kali ini aku salah, hyung. Aku tak mau berpisah dengan kalian. Aku benar-benar tidak menginginkannya."

"Kyuhyunie…." Ryeowook memeluknya dari belakang dan menangis di punggung Kyuhyun. "Kita akan bersama selamanya, magnae. Meskipun itu hanya hati kita, kita akan tetap bersama selamanya. Super Junior tetap ber-13."

Yesung memandang kedua dongsaeng-nya tanpa bisa berkata apapun. Sama seperti Kyuhyun, ia berharap kali ini perasaannya juga salah.

"Seharusnya aku merayakan ulang tahunku bersama kalian semua…. Bagaimana jika setelah ini, aku tidak merayakannya dengan hyungdeul secara lengkap? Aku…aku ingin pulang ke dorm. Appa, eomma dan noona akan kuberi kabar."

Kedua hyung-nya memandang Kyuhyun yang bergegas bangkit berdiri dan meraih ranselnya yang teronggok di rerumputan. "Kajja, kita kembali ke dorm, hyung. Ini masih hari ulang tahunku…"

Ryeowook dan Yesung tersenyum. Mereka segera berdiri dan berjalan bersama menuju mobil.

.

.

Pada waktu yang sama, kesepuluh member Super Junior juga Zhoumi dan Henry terkapar di ruang tengah. Mereka tidak tahu harus mencari ke mana lagi tanpa membuat keributan ataupun mengundang perhatian wartawan. Meng-hubungi polisi pun tidak bisa karena Kyuhyun belum menghilang lebih dari 24 jam.

"Aish! Pabo! Si jelek itu pasti sedang mentertawakan kita sekarang." Heechul bangkit dan mengambil sebuah wadah besar beserta sendok kayu panjang dari dapur. Ia memasukkan air sampai setengah, lalu mulai mencari-cari sesuatu di sana. Semua mulai bangkit dengan penasaran ketika namja tampan sekaligus cantik itu menuangkan tepung ke dalam air dan mengaduknya.

"Chullie, kau sedang apa?" tanya Leeteuk dengan bingung.

"Aku akan memberi hadiah untuk magnae usil itu. Aku akan menjebaknya ketika mandi. Sungminie, kau jangan masuk ke kamar mandi kalian, arrachi?"

"Ah! Aku ikut!"

Kangin bergegas mencari-cari di dapur, lalu mengambil segenggam garam. "Tambahkan ini biar terasa asin ketika mengenai mulutnya."

"Aku punya sesuatu yang bagus!" Eunhyuk keluar dari kamarnya sambil membawa sebuah botol tinta.

"Hyukie! Apa itu tidak keterlaluan? Kalau bajunya terkena bagaimana?" Sungmin menolak.

"Tenang, hyung, itu tinta yang bisa hilang dengan air," jelas Donghae sambil tersenyum.

Mereka keheranan saat Shindong datang dengan napas terengah-engah. Ternyata dia baru saja berlari ke kamarnya di lantai 12 ketika yang lain sedang mencampur ramuan. Ia menumpahkan sebuah kantong dengan cairan bening ke dalam wadah.

"Apa itu, Shindongie?"

"Ini lem kertas, Hankyung hyung. Cukup membuat Kyuhyunie merasakan lengket."

"Semoga Kyuhyunie selamat," bisik Siwon bergidik.

"Siwonie, kau tidak boleh membocorkan hal ini!" seru Heechul geram.

"Kau tidak perlu aku kurung di kamar, bukan?" ancam Kangin.

Siwon menggeleng sambil tersenyum meringis.

"Kyuhyun hyung pasti marah besar." Henry menggeleng.

"Ini pasti menarik. Aku tak ingin ketinggalan. Kita jangan pulang dulu, Henry-ah." Zhoumi berbicara dengan tempo lambat, berharap Henry cukup mengerti kalimatnya.

Namja berpipi sebulat mochi itu mengangguk tanda mengerti. "Aku juga ingin melihatnya, Zhoumi ge."

Heechul dan Kangin bersiap memasang jebakan di pintu kamar mandi. Kibum memperhatikan mereka berusaha menempatkan wadah itu di atas pintu yang sedikit terbuka.

"Kalian terlalu meremehkan Kyuhyunie, hyungdeul. Ini jebakan kuno. Tidak akan mempan untuknya." Kibum tersenyum.

"Jeongmal?" Heechul langsung meletakkan wadah berisi adonan hitam itu ke lantai. Ia sangat mempercayai Kibum. "Apa kau ada usul?"

"Tapi usulku akan sedikit merusak kamar mandi. Tidak apa-apa?"

Semua serentak menoleh ke arah Leeteuk yang hanya bisa tersenyum pasrah.

"Tidak apa-apa. Teuki hyung sudah setuju," kata Heechul memutuskan ketika sang leader tidak segera menjawab.

Leeteuk hanya bisa menarik napas panjang. Namun akhirnya ia menikmati rencana untuk membalas magnae mereka yang usil. Bahkan Leeteuk terlihat sangat antusias.

Kibum memandang kamar mandi dengan kening berkerut. "Apartemen ini benar-benar mewah. Bahkan penyiram kloset pun tidak bisa kita buka sembarangan. Padahal menarik jika kita memasukkan adonan ini ke sana. Kita harus cari cara lain. Shindong hyung, mana sisa lem kertasmu tadi?"

Setelah Shindong mengangsurkan yang diminta, Kibum mengeluarkan sisa isi kantong itu ke sekeliling kloset duduk. Warnanya yang transparan membuat lem itu tidak terlihat di atas kloset yang berwarna putih. "Kita biarkan tutupnya terbuka, sehingga saat Kyuhyunie akan memakainya, dia tidak curiga dengan tutup yang lengket."

Keduabelas namja itu tersenyum membayangkan Kyuhyun duduk dan mendapati dirinya terkena lem. Meski tidak melekat, tapi rasanya pasti tidak enak.

Kibum mengambil handuk yang berada di tumpukan teratas. Ia menuangkan adonan lengket buatan Heechul di bagian dalam dan meletakkan handuk itu pada ring wastafel. Namja itu juga menutup rapat pintu menuju ruang shower7. Ia mencari-cari sesuatu namun tidak berhasil mendapatkannya.

"Ada yang memiliki kantung plastik berbentuk panjang?"

"Hanya ada plastik wrapping saja." Sungmin bergegas ke dapur dan kembali dengan gulungan plastik lengket yang biasa mereka pakai untuk menutup makanan yang belum dimakan.

"Ah, itu cukup bagus, tapi kita harus hati-hati."

Kibum memberi arahan kepada Zhoumi dan Hankyung untuk merentangkan plastik selebar pintu ruang shower. Sedikit demi sedikit mereka menuangkan cairan kental itu agar tidak jatuh dari bentangan plastik, dan keluar serta menutup pintu perlahan.

"Aish! Sisanya banyak sekali… apa buat menyiramnya saja?" Heechul memandang sisa adonan dengan tidak rela.

"Siram saja jika jebakan kita sudah kena… Yang penting dia sempat terkejut," kata Kibum dengan senyum tenang yang membuat hyungdeul-nya bergidik. Namja itu bisa tersenyum sangat lembut meski sedang berbuat usil.

.

.

Dini hari ketika Yesung, Ryeowook dan Kyuhyun membuka pintu dorm lantai 11, semua sudah terkantuk-kantuk di ruang tengah. Leeteuk yang memang was-was, langsung memarahi ketiga namja yang tidak mengaktifkan HP tersebut.

"Sunggie, kau ini yang paling tua!" tegur Leeteuk keras.

"Seharusnya kau langsung memberi kabar setelah menemukan Kyuhyunie! Bukan malah berlama-lama di luar!"

Kyuhyun mengerucutkan mulutnya tanda tidak setuju. "Teuki hyung dan hyungdeul yang aneh! Aku sudah berpamitan. Aku katakan sekali lagi…ber-pa-mit-an. Itu artinya urusan kalian sudah selesai. Semua sudah tanggung jawabku sendiri."

"Ya! Cho Kyuhyun! Mana ada cara seperti itu?"

Heechul berteriak kesal. "Mau sampai ujung neraka pun kau tetap uri magnae, dan kami punya tanggung jawab menjagamu!"

"Ya! Heechul hyung! Kau saja yang ke neraka! Tak perlu repot-repot mencariku ke sana! Aku tidak akan pernah ke tempatmu!"

"Aish! Magnae ini!" Heechul hendak merangsek Kyuhyun namun kali ini Hankyung menahannya.

"Sudah, mereka bertiga pasti lelah juga. Biarkan mereka istirahat." Leeteuk melerai melihat ketiganya tampak mengantuk.

"Aku mau mandi dulu, hyung."

Heechul nyaris tersenyum lebar saat Kyuhyun mengucapkan kalimat itu.

Semua berdebar-debar menunggu reaksi di kamar mandi ketika Kyuhyun menutup pintu. Mereka berjingkat mendekati kamar mandi Sungmin dan Kyuhyun untuk mendengarkan keributan di dalam. Heechul juga bersiap membawa sisa adonan untuk disiramkan kepada Kyuhyun.

"AISH! IGEO MWOYA8? KENAPA LENGKET SEMUA?!"

Keempatbelas namja itu tersenyum lebar mendengar Kyuhyun menggerutu di dalam. Tak lama terdengar suara air yang menandakan aktifitas Kyuhyun selesai.

"Setelah ini dia akan mencuci muka," bisik Sungmin yang sudah hafal kebiasaan Kyuhyun. Benar saja, tak lama terdengar Kyuhyun berteriak kesal karena mukanya terkena adonan hitam saat mengeringkan muka dengan handuk di wastafel. Semua yang mendengarkan nyaris terkikik.

"Pasti dia akan terburu-buru menuju shower," bisik Shindong disambut anggukan yang lain. Mereka akan melakukan itu jika berada di posisi Kyuhyun.

"MWOO?! APA-APAAN INI? WHOAAAA! ARRRGH!"

Kali ini hyungdeul dan Henry tak bisa menahan tawanya mendengar teriakan Kyuhyun Terdengar bunyi berdebum yang keras dari kamar mandi.

Saat mereka sudah puas tertawa, mereka baru menyadari ada sesuatu yang janggal.

"Kenapa hening sekali di dalam?" Kangin merasa gelisah. Setelah teriakan yang memekakkan telinga tadi, tak ada suara apapun dari kamar mandi.

"Hyungdeul, apa tindakan kalian tidak keterlaluan?" Ryeowook bertanya dengan cemas. Ia dan Yesung sudah diberitahu mengenai rencana mengerjai Kyuhyun.

"Jangan-jangan dia terpeleset, terbentur kepalanya dan… dan…." Yesung bergegas hendak masuk namun Shindong segera menahannya.

"Hyung, jangan paranoid begitu!"

"Shindong-ah, adonan itu memang sangat licin jika terinjak. Siapa tahu terjadi sesuatu di dalam sana." Leeteuk segera mendahului masuk ke kamar mandi diikuti yang lain.

"OMMO! KYUHYUNIE?!"

Leeteuk berteriak histeris ketika melihat Kyuhyun terbaring di lantai dengan wajah dan tubuh dipenuhi noda tepung, lem dan tinta hitam. Mata magnae-nya terpejam. Reflek ia meraih handuk dan menyelubungi tubuh Kyuhyun. "Ireona9, Kyuhyunie! Ireona!"

Semua mengerubunginya dengan cemas, tidak peduli kamar mandi itu langsung sesak dengan lima belas namja di dalamnya. Kyuhyun membuka mata-nya perlahan setelah diguncang beberapa kali.

"Hyung… apa yang terjadi? Kenapa… kalian berkerumun di sini?"

"Aigoo, Kyuhyunie, mianhe. Kami tidak bermaksud sampai seperti ini," keluh Siwon dengan wajah memerah menahan tangis. Ia memeluk Kyuhyun tanpa mempedulikan bajunya menjadi kotor karenanya. "Mana yang sakit? Kepala sebelah sini?"

Siwon mengelus-elus sekeliling kepala Kyuhyun.

"Kyuhyunie, gwenchana?" Sungmin panik ketika Kyuhyun memegang dadanya.

"Aku…napasku sesak… Sesuatu menyumbat hidungku…" Kyuhyun langsung meringis dan bernapas terputus-putus; membuat hyungdeul-nya sangat cemas.

"Ini semua karena kalian!" seru Ryeowook sambil menangis. Ia mencoba membersihkan wajah Kyuhyun yang berlumuran adonan tepung, tinta, dan lem.

"Mianhe… Aku tak akan melakukannya lagi, Hyun-ah," bisik Kangin merasa bersalah. "Kajja, kita ke bathup10."

"Aniyo… Aku di sini saja…"

Kyuhyun mencoba berdiri sambil melilitkan handuk yang disampirkan Leeteuk tadi ke sekeliling pinggangnya, namun kemudian ia terhuyung. Kangin segera menangkapnya.

"Jangan keras kepala, Hyun-ah!" Kangin tidak mau dibantah. Ia menggendong Kyuhyun dan berjalan menuju kamar mandi yang satunya.

"Tapi Kangin hyung…." Eunhyuk tertunduk ketika mendapat lirikan tajam dari Donghae.

Kangin menurunkan Kyuhyun perlahan ke dalam bathup. Eunhyuk terpaksa pasrah melihat tempat mandi favoritnya dipenuhi tinta dan lem.

"Beijing fried rice, nyalakan pemanas air," ujar Heechul yang diam-diam merasa sangat khawatir. Ia mengambil selang shower yang berada di atas bathup dan mulai membasahi rambut Kyuhyun yang terbaring santai. "Aigoo… lem ini lengket sekali."

"Biar aku saja, hyung… Aku bisa sendiri," kata Kyuhyun sambil mencoba merebut selang itu dari Heechul.

"Kau diam saja, Jelek! Mana bisa membersihkan sendiri dengan kondisimu sekarang?"

Heechul memberi kode agar dia diberi shampoo. Sungmin dan Zhoumi membantu Heechul membersihkan rambut Kyuhyun dengan air hangat. Henry membawakan beberapa handuk kecil dan jubah mandi untuk Kyuhyun. Semua sibuk memandikan Kyuhyun hingga benar-benar bersih dari semua kotoran tadi. Bahkan Siwon memaksa menggendong Kyuhyun kembali ke dalam kamar.

.

.

Kyuhyun tersenyum ketika Kibum menyelimutinya. Saat itu hyungdeul yang lain sudah keluar setelah meminta maaf dan mengucapkan selamat ulang tahun kepadanya.

"Gomawo, Kibum hyung, kau tidak membongkar sandiwaraku."

"Kalau aku bongkar, kau akan kalah dari Changminie. Kau menghubunginya tadi 'kan?" Kibum menyodorkan HP Kyuhyun yang tertinggal di kamar mandi. Ia tersenyum sambil duduk di sisi Kyuhyun yang mulai merasa mengantuk. "Anggap saja ini hadiah ulang tahunku untukmu. Kau menikmatinya?"

"Sangat. Hyungdeul itu aneh… Semakin aku memaksa ingin melakukannya sendiri, semakin mereka berusaha melakukannya untukku. Changmin-ah pasti merasa iri mendengar kepanikan hyungdeul tadi." Kyuhyun menyeringai puas.

"Ternyata memiliki hyung sebanyak ini sangat menyenangkan. Aku berharap bisa bersama kalian selamanya." Kyuhyun belum terlalu mengantuk. Ia menyadari betul sorot mata Kibum meredup. Ia meraih tangan Kibum yang hendak beranjak pergi.

Kibum hyung, apa ini ulang tahun terakhirku bersamamu?

"Kibum hyung, temani aku tidur sebentar." Akhirnya kalimat itu yang keluar dari mulut Kyuhyun. Kibum tidak membantah. Ia kemudian duduk bersandar pada kepala tempat tidur, sementara satu lengan Kyuhyun merangkul kakinya. "Wangimu seperti appa."

"Kalau kau rindu rumah, kenapa tidak pulang?"

"Appa selalu ada untukku, hyungdeul tidak. Aku ingin melewati ulang tahunku bersama kalian."

"Pabo! Kau tidak tahu kapan sesuatu akan berakhir, kapan perpisahan akan terjadi. Itu bisa terjadi dengan keluargamu juga."

"Ne. Karena itulah aku mengundang appa, eomma dan noona ke dorm hari ini. Sebelum mereka datang, aku ingin tidur sebentar." Kyuhyun memejamkan matanya, sementara Kibum duduk diam sambil membiarkan Kyuhyun terus memeluk kakinya.

"Hyung… Aku sangat suka bernyanyi, tidak masalah seperti apapun lagu itu, aku akan mencoba menyanyikannya dengan baik. Seperti anak kecil di taman bermain, itulah yang aku rasakan saat bernyanyi," gumam Kyuhyun masih dengan mata terpejam.

Kibum memalingkan wajahnya menatap sekeliling kamar. Ia teringat wawancara untuk album Don't Don. Semua yang tadi Kyuhyun katakan, adalah kata-katanya saat bercerita mengenai akting.

"Jika aku tidak bisa bernyanyi, rasanya akan sangat menyakitkan. Apakah itu yang kau rasakan sekarang, hyung?"

Ketika Kibum menoleh, mata Kyuhyun sudah menatapnya dengan lurus. Mendapat serangan mendadak itu, Kibum tanpa sadar mengeraskan rahangnya. "Kyuhyunie, jangan biarkan orang mengenalmu sebagai si jenius. Biarlah mereka mengenalmu sebagai seorang pekerja keras."

Kyuhyun mengerjap, mencoba mengerti kalimat yang tidak konsisten dengan pembicaraan mereka.

"Kata jenius tidak pernah menyenangkan buatku. Aku ingin dikenal karena kerja kerasku. Aku ingin dikenal sebagai Kim Kibum, seorang aktor yang mampu memerankan berbagai watak."

"Hanya Kim Kibum, bukan Kim Kibum Super Junior?" tanya Kyuhyun lirih.

Untuk beberapa saat keduanya hanya terdiam. Tak ada satupun yang berbicara.

Ketika Kibum memberanikan diri memandang Kyuhyun, mata dongsaeng-nya itu sudah terpejam dengan tangan masih memeluk kakinya. Ia tidak dapat menebak apakah Kyuhyun benar-benar tertidur atau tidak. Namun suara napas yang teratur membuatnya menyimpulkan bahwa Kyuhyun tengah tertidur.

Perlahan ia meletakkan tangannya di rambut Kyuhyun, takut gerakannya itu akan membuat Kyuhyun terbangun.

Mianhe, Kyuhyunie... Jeongmal mianhe…

Aku ingin mereka melihatku sebagai Kim Kibum seorang aktor.

Mendengar kalian berlima menyanyikan Mirror di album Don't Don, membuatku benar-benar kagum. Suara kalian sungguh membuatku terpesona, sekaligus membuatku menyadari bahwa ini bukanlah tempatku.

Melihatmu yang berjuang keras setiap bernyanyi, membuatku tidak ingin menyia-nyiakan waktu. Aku ingin mengisi hari-hariku menekuni akting.

Aku harap kau bisa mengerti jika saat itu tiba…

Hari di mana aku memilih jalanku…

Kibum mengamati wajah Kyuhyun yang tertidur. Ia tersenyum dan mulai memberanikan diri mengelus rambut Kyuhyun. Perasaan di hatinya bercampur-aduk melihat wajah satu-satunya dongsaeng-nya itu.

"Aku sudah berjanji meminjamkan kekuatanku untukmu, Kyuhyunie… Cepatlah menjadi Rising Star… Aku akan mencoba bertahan sampai saat itu tiba…."

Kibum menghela napas panjang dan mengalihkan pandangannya ke langit-langit kamar. Ia tak menyadari setetes air mata bergulir di sudut mata Kyuhyun yang sebenarnya tidak tertidur.

.

.

9 Februari 2008

Hari-hari bergulir dengan cepat bagi Super Junior. Setelah ulang tahun sang magnae yang sangat 'biasa' berlalu, ulang tahun Hankyung pun tiba. Hankyung merasa terhibur ketika semua memperlakukannya yang jauh dari orang tua dengan sangat perhatian.

Hyungdeul dan dongsaengdeul-nya menyanyikan lagu selamat ulang tahun dalam bahasa mandarin. Ryeowook dan Sungmin membuatkan menu ulang tahun seperti di tempat asal Hankyung, termasuk 'mie panjang umur' yang merupakan menu wajib.

Namja tampan itu tidak bisa menahan tangisnya menerima semua perhatian tadi. Ia tak peduli meski Heechul sibuk mengejeknya yang menangis seperti anak kecil. Namun kemudian Heechul memeluk sahabatnya itu erat-erat.

.

.

10 Februari 2008

Sehari setelah ulang tahun Hankyung adalah ulang tahun Siwon. Seperti tahun lalu, mereka merayakan ulang tahun Siwon di tanggal 10 Februari, bukan pada bulan April. Siwon kali ini bersikeras merayakan ulang tahun di rumahnya. Semua diwajibkan menginap tanpa terkecuali. Namja itu ingin melampiaskan kekesalannya akan ulang tahun Kyuhyun yang sangat biasa; bahkan saat keluarga Kyuhyun datang, Kyuhyun tidak mau merayakannya dengan makan di luar. Mereka memakan apa yang di masak oleh ahjumma gajeongbu hari itu.

Niat Siwon tidak disia-siakan oleh member Super Junior yang lain. Dengan senang hati mereka menjebak Siwon dan menggotongnya beramai-ramai untuk dilempar ke kolam renang yang terdapat di salah satu rumahnya yang besar, yang sedang mereka tempati. Siwon tidak tinggal diam. Ia mengejar yang lain untuk diceburkan ke kolam renang satu per satu. Tak ada yang lolos dari 'kuda' Super Junior. Hanya Heechul dan Kyuhyun yang tidak menjadi sasarannya.

"Seperti anak kecil," gerutu Heechul yang tengah berjemur bersama Kyuhyun di tepi kolam. Keduanya mengenakan kacamata hitam, baju Hawaiian dan celana pendek.

"Memangnya seperti apa yang dewasa, hyung?"

Kyuhyun tergelak melihat Ryeowook untuk kedua kalinya diceburkan ke kolam renang. Hyungdeul yang lain masih saja berkejar-kejaran sedari tadi.

"Apalagi kalau bukan berkencan?" jawab Heechul sambil merebahkan tubuhnya.

"Hasil latihanmu bagaimana, hyung?" Kyuhyun memandang Heechul dengan penasaran.

"Kau berlatih ciuman dengan Kibum hyung kan? Apa sudah ada hasilnya?"

"Ck, menyebalkan. Dia bukan jodohku," kata Heechul kesal. "Sudah mengatai ciumanku buruk, ternyata akhirnya kami putus juga."

"Habis hyung kadang aneh. Contohnya, masak latihan ciuman dengan Kibum hyung?"

"Apa salahnya? Dia kan pandai berciuman. Dia itu aktor drama. Apa aku harus cari yeoja untuk berlatih ciuman? Bukankah itu justru aneh?"

Kyuhyun tertegun mendengar pemikiran Heechul. "Uhm, benar juga…"

"Tentu saja aku benar!" cetus Heechul sengit. "Anti fans itu sangat aneh. Aku mencium pipimu jadi masalah. Aku merangkul dan memeluk kalian jadi masalah. Apa kalau aku gemas melihat pipimu, aku harus mencari yeoja dulu lalu mencium pipinya? Apa kalau kita menang penghargaan dan aku merasa senang, aku harus mencari yeoja juga untuk berbagi kegembiraan? Ck, aneh-aneh saja."

Kyuhyun mengangguk-anggukkan kepalanya dengan serius. "Heechul hyung, aku terus terang merasa takut. Aku pikir teorimu benar juga, hyung. Apa aku salah makan tadi pagi?"

"Ya! Jelek! Kau mau cari gara-gara denganku?!" Heechul berdiri, membuat yang lain berhenti dari kesibukan mereka dan mulai memfokuskan diri pada kedua namja yang berada di sisi kolam. "Kalau aku bilang benar, itu pasti benar! Meski kalian semua bilang salah, aku pasti benar!"

"Ada apa ini?" Leeteuk mendekat takut situasi memanas. "Ada masalah apa, Kyuhyunie?"

"Tidak apa-apa, hyung," jawab Kyuhyun sambil tersenyum lebar. "Heechul hyung hanya menegaskan bahwa dia itu benar."

"Aaah… Begitu…."

Seruan serupa terdengar dari yang lain. Semua tahu, bertengkar mulut dengan Heechul hanyalah sia-sia. Salah ataupun benar yang mereka lakukan, semua akan beda jika Heechul yang menilai. Namja itu tidak akan mengalah ter-hadap pandangan siapapun jika hal itu bertentangan dengan dirinya.

"Hyung…"

"Waeyo?!" tanya Heechul masih dengan ketus ketika Kyuhyun memanggil-nya.

"Soal dewasa tadi... Apa hyung tidak memikirkan kita semua?"

"Maksudmu?"

"Sebentar lagi 'kan hari Valentine, hyung… Apa kita tidak punya rencana kencan untuk hari itu?"

"Kau cari penyakit eoh? Aku dan Kangin-ah akan dihabisi Teuki hyung jika berani berkencan di hari itu." Heechul merengut. "Dia bahkan berkata bahwa aku dan Kangin-ah adalah pembuat skandal. Padahal kami 'kan namja normal yang ingin berkencan."

"Bagaimana jika kita berkencan bertigabelas, hyung?"

"MWO?!"

Teriakan Heechul membuat yang lain menoleh. Namun semua kembali ke kegiatan mereka saat Heechul mengibaskan tangannya.

"Apa maksudmu, magnae?"

Kyuhyun mengembangkan evil smirknya, lalu mendekati Heechul. Wajah Heechul berubah cerah saat Kyuhyun selesai menjelaskan rencananya.

"Ide bagus! Soal persiapannya, serahkan padaku, Kyuhyunie. Kau akan ter-heran-heran nanti."

"Aku tahu aku bisa mengandalkanmu, hyung." Kyuhyun tersenyum.

.

.

14 Februari 2008

Leeteuk baru saja kembali dari kantor SM guna membereskan beberapa detail mengenai konser mereka yang semakin dekat. Ia hendak mampir ke dorm lantai 11 guna mengecek dongsangdeul yang berada di sana sebelum ke kamar-nya sendiri untuk beristirahat. Nanti malam dia dan Eunhyuk memiliki jadwal di SUKIRA.

"Ah! Mianhe, aku salah kamar."

Namja itu membungkuk ketika melihat seorang yeoja yang tidak dikenalnya berada di dalam dorm. Namun saat pintu tertutup, ia tertegun. Namja itu yakin seyakin-yakinnya bahwa ia tidak salah kamar. Apalagi pintu itu bisa membaca sidik jarinya.

Dengan sedikit marah, Leeteuk membuka pintu kembali. Lagi-lagi ia melihat seorang, ah bukan…tetapi dua orang yeoja di dalam dorm.

Leeteuk mencoba tersenyum dan mengangguk ramah kepada keduanya. Kedua yeoja yang menurut Leeteuk manis itu balas tersenyum. Mati-matian Leeteuk menahan amarahnya. Ia ingin tahu siapa yang berani membawa kedua yeoja itu ke dalam dorm tanpa seijinnya.

"Ya! Heechul hyung! Kenapa aku harus jadi yeoja?!"

Mata Leeteuk membesar melihat Kyuhyun tengah duduk dengan wajah dicengkeram oleh seorang yeoja cantik yang dipanggilnya 'Heechul hyung'. Ketika yeoja itu menoleh, Leeteuk terpesona oleh matanya yang bersinar cerdas, bibir tipisnya yang dibalur warna pink lembut, dan rambut ikal yang diikat menyamping melewati bahu. Sepasang anting panjang membuat wajah cantik-nya semakin lembut.

"Kau sudah datang, Teuki hyung? Syukurlah. Setelah ini giliranmu."

Suara itu membuat Leeteuk nyaris pingsan. Yeoja berparas lembut dengan suara Heechul. Leeteuk mengerjap beberapa kali mencoba mengumpulkan kesadarannya. Ia bahkan tidak mendengar suara tawa tertahan di sekelilingnya.

"Teuki hyung, duduklah sebentar. Kau lelah 'kan?" Sungmin menuntun sang leader duduk. Ryeowook menyuguhkan secangkir teh hangat yang langsung di-teguk Leeteuk hingga tandas. Ia mengamati kedua dongsaeng-nya yang tadi ia kira yeoja.

"Diam, Kyuhyunie! Kalau kamu masih cerewet, aku akan membuatmu berwajah aneh!" geram Heechul saat Kyuhyun mencoba memiringkan wajahnya agar tidak bisa dirias.

"Hyung, aku ini tampan, mana bisa kau jadikan cantik?!" protes Kyuhyun. Namun dia pasrah ketika Heechul mulai merias wajahnya dengan make-up.

"Kau itu tidak tampan! Kau itu jelek! Kalau kau tidak menjadi yeoja, jumlah pasangannya akan kurang! Kau ingin Kangin-ah dan Shindongie yang menyamar? Mereka akan langsung ketahuan."

"Tapi 'kan ada Yesung hyung dan Donghae hyung! Kibum hyung juga!"

Heechul menghentikan kegiatannya untuk memeriksa hasil awalnya. "Aniyo, Sunggie dan Donghae-ah bergaris rahang keras. Meski mereka cukup imut, tapi akan aneh jika didandani sebagai yeoja. Kalau Kibumie…."

"Ehem." Suara deheman Kibum membuat semua menelan ludah. Kyuhyun tidak melanjutkan bertanya. Ia tahu tidak ada yang mau cari gara-gara dengan memaksa Kibum.

"Tapi aku tidak pantas pakai gaun, hyung." Kyuhyun mencoba menawar.

"Ne, kaki Kyuhyunie berambut banyak," celetuk Ryeowook yang ditimpali tawa yang lain.

Bukannya marah, Kyuhyun justru merasa senang. "Itu benar, hyung, aku tidak bisa menyamar sebagai yeoja. Rambut di kakiku sangat banyak.""

"Tutup mulutmu, magnae!" desis Heechul mengancam. "Kau akan memakai kaos dan jeans. Tidak akan ada yang melihat rambut di kakimu."

Semua kini benar-benar terbahak melihat Kyuhyun menggembungkan pipinya. Ketika semua selesai dan Heechul menghadapkan cermin, Kyuhyun ter-tegun. Wig yang dipilihkan Heechul membuat wajahnya berkesan lebih lembut. Kyuhyun mengerjap tak percaya.

"Heechul hyung, kau benar-benar hebat!"

"Tentu saja." Heechul tersenyum puas.

"Ini… Semua ini… Kalian sedang apa?" Leeteuk memandang semua yeoja yang ada di dorm, dan menyadari bahwa itu adalah Ryeowook, Sungmin, Hee-chul, dan Eunhyuk. Ia juga tak memungkiri Kyuhyun tampak lembut dan manis. Dongsaengdeul-nya yang lain tengah memandangi hasil karya Heechul pada sang magnae.

"Kami mau pergi merayakan valentine, hyung. Kalau kita pergi seperti biasa, akan jadi berita besar." Kangin menarik Leeteuk dan memaksanya duduk di tempat Kyuhyun tadi. "Kau akan didandani sebagai yeoja juga. Hari hampir sore dan masih ada jadwal SUKIRA… Sebaiknya Teuki hyung menurut saja."

Leeteuk diam ketika Heechul mulai mendandaninya. Ia tahu Heechul pandai berdandan. Tapi ia tak menyangka Heechul bisa melakukan make-over wajah.

Ia melirik Sungmin yang tampak imut dengan rambut pendek berkepang duanya; Ryeowook terlihat manis dengan rambut berkuncir dua. Sebagian wajahnya tertutup poni yang menutup hingga ke dagu, membuat wajah namja itu tidak terlihat keras; Eunhyuk yang memakai wig tambahan tampak cantik; Kyuhyun sendiri masih terheran-heran dengan hasil dandanan Heechul.

"Kita akan berangkat ke mana?" tanya Leeteuk ketika Heechul sedang melukis alisnya.

"Ke tempat makan saja. Ada yang menyediakan menu khusus Valentine." Eunhyuk tersenyum senang. "Pasti ada susu strawberry juga di sana."

"Semua serba pink!" seru Sungmin dengan suara manja yang membuat Heechul ingin mencekiknya.

"Jebal, hyung, aku pilih menu biasa saja,"

Donghae bergidik. Ia tidak bisa membayangkan dikelilingi semua yang berwarna pink termasuk makanan.

"Donghae-ah, jangan merusak suasana! Belum tentu tahun depan kita bisa ber-valentine seperti sekarang." Kangin menatap Donghae dengan tajam. "Aku yakin, Super Junior akan semakin terkenal sehingga kita kesulitan untuk ber-jalan-jalan di tempat umum."

"Kangin-ah, kau bermaksud menyenangkan atau menakut-nakuti?" tegur Hankyung ketika Ryeowook dan Donghae terlihat cemas.

"Jadi, kalau terkenal, kita tidak bisa berjalan-jalan lagi?"

"Jangan dipikirkan, Wookie. Kangin-ah hanya bergurau," kata Yesung sambil merangkul Ryeowook yang mengenakan sweater manis berwarna merah. "Kita akan cari akal untuk bisa berjalan-jalan di tempat umum, meski Super Junior sudah terkenal."

"Daripada berkhayal, lebih baik kita persiapkan konser baik-baik." Leeteuk berbicara di sela-sela kesibukan Heechul memasangkan wig untuknya. "Terkenal itu penting, tapi jangan lupa, yang paling penting adalah memperlihatkan kemampuan Super Junior kepada dunia. Itu sebagai terima kasih kepada semua orang yang sudah mendukung kita. Terkenal hanyalah bonus dari semua usaha kita."

"Kami mengerti, hyung. Kami akan berusaha semaksimal mungkin." Kata-kata Siwon disambut anggukan member Super Junior yang lain.

"Teuki hyung tenang saja, kami tidak akan membuatmu kecewa memiliki dongsaeng seperti kami," gumam Heechul sambil membenarkan letak wig Leeteuk. "Cuma Teuki hyung yang aku akui sebagai leader. Kau selalu meng-hargai perasan kami. Orang boleh bilang kau leader yang lemah. Tapi kami tahu kau leader yang sangat kuat."

Leeteuk merasa akan menangis mendengar kata-kata tulus yang diucapkan Heechul. Namun ia langsung melupakan perasaan tadi ketika Heechul member-nya cermin. Di sana terlihat seorang gadis yang cantik dan dewasa, dengan riasan yang tidak menyolok.

"Aku tidak banyak mewarnai matamu, hyung, kau lebih cantik dengan dandanan seminimal mungkin."

"Chullie, kau benar-benar berbakat!"

Leeteuk memuji. Dongsaengdeul mengerumuninya sambil mengangguk setuju. "Dari mana kau pinjam semua perlengkapan ini?"

"Dari hoobae11 tetangga kita," kata Heechul sambil meringis.

Semua berganti dengan pakaian yang dipersiapkan Heechul. Siwon diberi sebuah tompel besar di wajahnya sehingga orang langsung berpaling dan tak mengenalinya. Donghae mengenakan kacamata bundar yang aneh begitu pula Yesung. Kibum dan Hankyung mengenakan baju yang sama sekali tidak fashion-able. Kangin mengenakan rambut gondrong dan sebuah kumis di atas bibirnya. Cukup sulit menyembunyikan wajah Shindong dengan posturnya yang besar. Tapi bukan Heechul namanya jika kehilangan akal. Namja itu sudah memper-siapkan karet wajah yang merubah bentuk hidung dan dagu Shindong.

"Tema hari ini Pangeran Kodok dan Tuan Putri," kata Kyuhyun sambil tergelak.

"Apa maksud kata-katamu, Hyun-ah?!" Kangin memandang tajam. Namun senyum Kyuhyun justru semakin lebar.

"Coba saja Kangin hyung lihat… Semua yang menyamar berubah wujud menjadi yeoja cantik. Sedangkan yang tidak menyamar justru tampil menjadi namja yang jelek."

"Kyuhyunie benar," sahut Sungmin sambil memainkan kepang pendeknya. "Tak apa, yang penting kita semua bisa merasakan acara Valentine hari ini. Ayo berangkat!"

"Jamkkanman yo12! Siapa berpasangan dengan siapa?" tanya Eunhyuk.

"Aku dengan Wookie." Yesung segera mengapit tangan teman sekamarnya. Ryeowook pun merebahkan kepalanya dengan gaya manja di bahu Yesung.

"Ya! Apa-apaan kalian?!" protes Heechul bergidik.

"Aigoo… Apa aku harus bergaya seperti namja, Heechul hyung?" Ryeowook mengerjapkan matanya yang lentik. "Bukankah itu aneh? Aku sedang berperan sebagai yeoja."

"Hari ini otakmu berjalan dengan baik, Wookie," puji Kangin disambut gerutuan Ryeowook. "Aku dengan Teuki hyung. Mari kita berangkat, chagiya."

Leeteuk menerima uluran tangan Kangin yang langsung mencium telapak tangannya ala bangsawan. Kangin menggandeng Leeteuk keluar dorm. Semua menggeleng melihat kelakuan mereka. Kibum bergegas mengikuti Leeteuk dan Kangin.

"Aku tidak mau berpasangan dengan siapapun. Kalian urus sendiri saja," katanya sebelum berlalu.

"Aku dengan Beijing fried rice," kata Heechul gembira sambil bergelayut di tangan Hankyung. Sahabatnya itu tersenyum mengiyakan.

"Eunhyuk-ah bersamaku saja." Donghae tersenyum lebar.

"Tapi dia lebih tinggi darimu, hyung." Siwon menggeleng.

"Aku selalu suka yeoja yang kecil dan mungil," kata Shindong.

"Gomawo. Aku akan menemanimu dengan senang hati, Shindong-sshi," sahut Sungmin lembut.

"Ya! Minimie harus bersamaku!" protes Kyuhyun.

"Aniyo, Kyuhyunie, kau itu 'kan jadi yeoja." Donghae menggeleng.

"Ah! Aku ralat kata-kataku tadi." Siwon tersenyum simpul sambil merangkul bahu Kyuhyun. "Kau boleh bersama Eunhyuk hyung, Donghae hyung. Aku akan bersama Kyuhyunie saja."

Kyuhyun langsung mendorong wajah Siwon menjauh hingga tompel yang menempel di pipi namja itu nyaris terlepas. "Siwon hyung, kalau kau berani menciumku, aku akan mengigitmu di muka umum!"

"Aigoo… Kau tega sekali, Kyuhyunie." Shindong tertawa terbahak-bahak.

.

.

Setelah masalah pasangan selesai, akhirnya semua berangkat menuju tempat yang dipesan Heechul. Kali ini mereka tidak menggunakan mobil dari SM. Ryeowook, Siwon, dan Eunhyuk membawa mobil mereka.

Ketiga belas namja itu benar-benar berniat merayakan Valentine. Mereka memesan menu Valentine yang serba pink sehingga Donghae bergidik; melaku-kan game berpasangan; bahkan juga menonton film romantis.

Namun semua menahan napas ketika film yang dipilih Heechul cukup panas. Kyuhyun memukul Shindong ketika hyung-nya itu lagi-lagi menutup matanya saat adegan tertentu terpampang di layar lebar.

Keributan-keributan kecil juga terjadi mengenai minuman dan popcorn yang dibabat habis oleh Eunhyuk dan Shindong. Meski begitu, mereka sangat menikmati acara jalan-jalan tersebut. Semua berjalan lancar hingga acara menonton film selesai.

Kyuhyun, Siwon, Yesung dan Donghae bermain game balap mobil di arena arcade yang terdapat di bioskop. Member yang lain mengerubungi keempatnya. Kyuhyun nyaris berteriak ketika memenangkan game dari hyungdeul. Namun begitu tersadar, ia menggantinya dengan senyum tersipu.

"Aku ke 'restroom' dahulu," pamit Ryeowook sambil berlalu.

Semua hanya mengangguk sambil sibuk mencari permainan lain.

"WHOAAA!"

Tiba-tiba terdengar teriakan dari arah restroom. Seorang namja berlari terbirit-birit diikuti Ryeowook yang berwajah sama paniknya. Yesung bergegas menarik Ryeowook yang tampak kebingungan.

"Wookie, gwencahana?"

Belum sempat Ryeowook menjawab, namja yang berteriak keras tadi menunjuk ke arah Ryeowook dengan wajah pucat.

"Yeoja itu… yeoja itu…"

"Cepat pergi dari sini!" Kibum berbisik sambil mendorong Heechul.

"Aish!" Kyuhyun mendecak kesal dan menyeret Siwon serta Sungmin menjauh.

"Yeoja itu… Namja itu… Yeoja… Namja…"

Semua yang lain langsung tersadar alasan Kibum dan Kyuhyun pergi. Tanpa menunggu kelanjutan kalimat namja yang sedang shock tadi, mereka bergegas berlari menyusul yang lain dan terbirit-birit memasuki mobil sebelum semua menyadari siapa mereka.

.

.

Di dorm lantai 11, barulah keduabelas namja itu tertawa sepuasnya, apalagi Ryeowook masih memasang wajah polos dan bingung.

"Ryeowookie, kau masuk ke toilet namja?" tanya Heechul menginterogasi.

"Tentu saja," jawab Ryeowook kebingungan.

"Kau juga… melakukan itu… sambil berdiri?" Donghae mencoba bertanya meski sambil tertawa.

"Tentu saja!" seru Ryeowook kesal. Apalagi kata-katanya langsung disambut gelak tawa yang lain.

"Aigoo…aku bisa membayangkan betapa kagetnya namja tadi melihatmu, Wookie." Shindong menghapus air matanya yang keluar karena terlalu keras tertawa.

"Padahal tadi otakmu berjalan… Ternyata hanya sebentar," gelak Kangin.

"Memangnya salahku apa?" Ryeowook benar-benar kesal sekarang. "Aku juga kaget mendengar dia berteriak. Seperti melihat hantu saja."

"Ryeowookie, apa yang kau lakukan jika melihat yeoja di restroom namja dan melakukan BAK13 sambil berdiri?" tanya Kyuhyun sambil merangkul bahu Ryeowook. Ia merasa tidak tega melihat hyung-nya yang lembut itu mulai gusar.

"MWO?!" Ryeowook berjengit. "Apakah dia benar-benar yeoja? Aku pasti kaget setengah mati!"

"Nah, itu juga yang dirasakan namja tadi. Apa kau lupa sedang menyamar?" Kyuhyun menyunggingkan senyumnya ketika kesadaran menghampiri benak Ryeowook.

"Aigoo… Pantas dia ketakutan begitu…."

Semua kembali terbahak-bahak melihat Ryeowook yang tersenyum malu.

.

.

22 Februari 2008

Hari itu semua member Super Junior bersiap di Olympic Fencing Gym-nasium. Setelah tanggal 20 kemarin mereka melakukan interview di media televisi, radio, dan surat kabar, akhirnya hari konser mereka pun tiba. Mereka sangat bersemangat menantikan waktu konser kecuali Kibum.

Namja itu justru terlihat semakin gelisah dan pendiam.

Situasi semakin terasa ketika mereka melakukan gladi resik di atas panggung. Kibum sering terdiam dan melamun dengan wajah yang sangat suram, sehingga semua menyadarinya. Tapi tak ada yang berani menyapa jika Kibum seperti itu. Bahkan Kyuhyun tidak berani mendekat dan menatap mata Kibum.

"Manager hyung, bagaimana penjualan tiketnya?" tanya Kyuhyun ketika manager hyung masuk ke ruang ganti. Saat itu Kyuhyun baru saja selesai di tata rambutnya.

"Tiket ekstra terjual habis dalam 5 menit, Kyuhyun-sshi!" seru manager hyung senang.

"MWO?" Kyuhyun tak dapat menahan senyum bahagianya. Ia menggamit lengan Kibum yang lewat di dekat mereka. "Kibum hyung, tiket ekstra kita ter-jual habis dalam 5 menit!"

Binar di mata Kyuhyun berubah menjadi kebingungan saat Kibum justru tampak gugup mendengar berita gembira itu. Kibum hanya tersenyum tipis dan melepaskan tangan Kyuhyun.

"Kibum hyung…." Kyuhyun hanya bisa memandang Kibum yang menjauh. Ia tidak tahu apa yang harus dikatakannya jika Kibum sudah bersikap dingin.

.

.

Mendekati jam pertunjukan, mereka bersiap di ruang ganti. Wartawan tertentu diperbolehkan meliput persiapan yang mereka lakukan. Kibum dan Kyuhyun lebih banyak tersenyum dan menghindar jika ada wartawan yang meliput. Mereka berdua tidak terlalu nyaman berada di dalam sorot kamera.

Saat appa Kyuhyun masuk ke ruang ganti, Donghae langsung menghambur memeluknya. Tuan Cho memeluk namja itu erat-erat. Kyuhyun dan yang lain tersenyum maklum dengan apa yang diperbuat Donghae.

"Chukkae, Appa, anak lelakimu bertambah satu," gurau Kyuhyun berbisik di telinga sang appa yang memeluknya.

"Kau salah, Cho Kyuhyun, anak lelaki appa bertambah dua belas," balas sang appa sambil memeluk Kyuhyun sekali lagi. "Tampillah sebaik mungkin, Kyuhyun-ah. Ini adalah konser milik kalian sendiri. Tunjukkan yang terbaik."

"Geogjeonghaji maseyo14, Appa. Kami akan menampilkan yang terbaik." Kyuhyun memandang namja yang menjadi panutannya itu dengan penuh rasa hormat. "Appa, mungkin nanti Appa terpaksa mencariku di antara lagu. Aku tidak banyak tampil… Aku…"

"Kyuhyun-ah." Tuan Cho menepuk pipi Kyuhyun sambil tersenyum. Matanya tertutup oleh air mata yang selama ini tidak pernah ia tampakkan. Kyuhyun tertegun melihat hal itu. "Kau masih bersama kami saja, kami sudah bersyukur. Meskipun kau hanya tampil satu lagu, meski hanya satu kalimat yang sanggup kau nyanyikan di atas panggung, kami tetap merasa bangga padamu, Kyuhyun-ah."

"Jeongmal kamsahamnida15, Appa." Kyuhyun memeluk tuan Cho erat-erat. Ia merasa bersyukur berada di antara keluarga dan hyungdeul-nya saat ini. Ia tidak berani meminta yang lebih lagi. "Appa akan melihat penampilan kami yang terbaik. Percayalah. Setiap kali kami tampil, itu adalah penampilan terbaik kami."

Appa Kyuhyun menepuk punggung putranya sambil tersenyum sebelum keluar bersama keluarga yang lain.

.

.

Super Junior pun beranjak ke bawah panggung. Mereka bersiap-siap untuk tampil. Meski Kyuhyun baru tampil di lagu ketiga, ia ikut bersiap. Namja itu me-minum sebotol penuh air, dan beranjak mendekati hyungdeul yang hendak melakukan toss bersama sebelum tampil.

"Di mana Kibumie?" tanya Leeteuk menyadari salah satu dongsaeng-nya tidak ada di dalam lingkaran.

Semua langsung mengarahkan mata mereka ke sekeliling. Di salah satu pojok yang redup, tampak Kibum tengah duduk sambil memeluk lututnya. Tubuhnya bergoyang-goyang dengan irama tertentu, sementara matanya tampak ketakutan.

"Ommo… Kibumie, gwenchana?" Heechul bergegas memeluk Kibum erat-erat. Namun tubuh Kibum tetap bergoyang mengayun seakan namja itu sedang berusaha menenangkan dirinya. Heechul menatap yang lain dengan panik. "Apa yang terjadi dengannya?"

Leeteuk berjongkok di depan Kibum dan mencoba menepuk pipinya.

"Kibumie… Kibumie… Ini Teuki hyung. Gwencahana, dongsaeng? Jawablah hyung, Kibumie."

Kibum menatap mereka semua dengan tubuh gemetar. Ia tetap mengayun tubuhnya perlahan, namun mulutnya mulai membuka meski suara yang keluar seperti bergaung dari tempat lain.

"Banyak… Banyak sekali orang… Aku tidak bisa… Aku takut… Bagaimana jika suaraku tidak keluar…? Bagaimana jika suaraku buruk….? Aku tidak bisa berjabat tangan dengan mereka…. Aku tidak bisa tersenyum ramah… Bagaimana jika karena aku, Super Junior mendapat cap jelek….?"

Semua tertegun mendengar kata-kata Kibum. Namja itu terus mengulang-ulang kalimat tadi seakan itu adalah sebuah mantera sihir. Matanya pun kembali menerawang kosong. Manager hyung dan beberapa kru mendekat.

"Apa yang terjadi?" Manager hyung menjadi panik melihat kondisi Kibum. Apalagi yang lain hanya bisa menggeleng. Mereka juga tidak mengerti mengapa Kibum seperti itu. "Ommo… Bagaimana ini? Kita harus tampil 15 menit lagi!"

"Kita tidak mungkin tampil tanpa Kibumie, manager hyung!" protes Leeteuk.

"Ini konser pertama kalian! Apa kata penonton jika kalian tidak segera tampil? Kalau perlu, kita terpaksa tampil tanpa Kibum-sshi!"

"MWO?!"

Kangin, Heechul, dan Leeteuk langsung melakukan perdebatan sengit dengan manager hyung. Member Super Junior yang lain saling berpandangan dengan cemas. Kyuhyun berdiri sambil memandang Kibum. Sungmin menepuk bahu Kyuhyun dan menggeleng. Ia mencoba memberi tahu Kyuhyun bahwa tidak ada yang bisa mereka lakukan. Kepribadian Kibum yang sangat introvert16 tampak terguncang dengan banyaknya penonton yang hadir menunggu penampilan mereka.

Kyuhyun kembali memandang Kibum dengan diam. Ia merasa sedih melihat Kibum tampak serapuh itu. Kyuhyun berjongkok mensejajarkan dirinya dengan Kibum. Namun hyung-nya itu tidak merasakan kehadirannya. Kyuhyun meraih dan memeluk Kibum dari samping dengan erat. Ia meletakkan kepalanya di bahu Kibum. Merasakan namja itu tetap mengayunkan tubuhnya dengan irama ter-tentu membuat Kyuhyun tidak dapat menahan tangisnya.

"Kibum hyung… Jebal, hyung… Bertahanlah dengan kami sebentar lagi… Bertahanlah hingga konser ini berakhir…." Kyuhyun mencoba memohon di telinga Kibum. "Kumohon, Kibum hyung… Setelah itu, aku akan melepaskanmu... Kau tidak perlu memaksakan diri hingga seperti ini… Aku sudah kuat, aku tidak akan meminjam kekuatanmu lagi…."

Suara isakan Kyuhyun membuat yang lain menoleh dan terdiam. Tidak ada lagi suara perdebatan. Semua memperhatikan Kibum yang masih tampak menerawang dengan matanya yang kosong. Tubuhnya masih mengayun bersama Kyuhyun yang tidak melepaskan pelukannya.

.

.

TBC

.

Kibum sudah berada di batas kekuatannya.

Apa yang akan dilakukan member Super Junior yang lain untuk mengembalikan Kibum?

Apakah mereka harus meninggalkannya?

.

.

Mianhe,

karena kesibukan pembuatan buku Falling Star,

update CH31 menjadi mundur.

Untuk yang berminat memesan, add FB author ya (ada di bawah)

Untuk Chapter selanjutnya, akan diusahakan antara 10-14 hari.

Gomawo buat pengertiannya.

.

Untuk semua reader dan reviewer, gomawo

Jeongmal gomawo buat dukungan kalian selama ini

.

Untuk yang mau lihat foto / video yang berhubungan dengan ff ini

Add saja fb author :

www titik facebook titik com /iyagi7154

Kamsahamnida

.

.

JAWABAN REVIEW CH 30

aimichi 2/14/13 . chapter 30

Gomawo sudah mengikuti ff ini dan mereview, chingu :-)

Cho Min Ra 2/14/13 . chapter 30

Ne, perjuangan yang membuatku angkat topi. Gomawo buat reviewnya

Nuryewookie 2/13/13 . chapter 30

Di ff ini itu sungguhan

Angela Han 2/13/13 . chapter 30

Gomawo sudah membaca ff ini hehehe

Gomawo juga buat semangatnya

Buku Falling Star udah buka order. Add saja Fb ku

vha chandra 2/12/13 . chapter 30

Mianhe, maaf agak terlambat, nggak nyangka yang berminat sama buku Falling Star banyak

Guest 2/12/13 . chapter 30

Soalnya sedang banyak kesibukan , chingu. Mianhe

rossaelf4ever 2/12/13 . chapter 30

Aniyo, tidak sejauh itu, iini sudah mau mendekati ending

WINOLA 2/11/13 . chapter 30

Wah, benar juga tuh hukumannya ya? kkk tapi serem kalau dibayangin

kyuminline1307 2/10/13 . chapter 18

Mungkin dia lagi tertekan jadi lepas kontrol

kyuminline1307 2/10/13 . chapter 17

Ne, susah mencegah Kyuhyun. Sampai saat ini pun begitu

kyuminline1307 2/10/13 . chapter 16

Betul, dia suka belajar dan mencoba berbagai hal

Sj memang membuatku kagum

Mereka tidak sempurna, tapi mereka patut diacungi jempol

kyuminline1307 2/10/13 . chapter 15

Yg dia keberatan dan alasannya itu real. Dia nggak mau SJ jadi artist of the year di ajang penghargaan musik karena katanya mereka hanya entertain yang sesekali bernyanyi

kyuminline1307 2/10/13 . chapter 14

Yg soal robot itu real, beberapa member SJ dan Hankyung mengatakan itu di media

Ne, Leeteuk karena banyak masalah menimpa SJ, menjadi the best leader

kyuminline1307 2/10/13 . chapter 13

Iya, benar.

Kadang orang yg selalu merasa benar suka begitu. Meski banyak bukti sudah ada, tetap merasa benar

kyuminline1307 2/10/13 . chapter 12

Iya hehehe, aku lupa di mana, katanya Changmin suka mengosongkan kulkas orang kalau bertamu

rahma 2/10/13 . chapter 30

Gomawo

EkaTiara 2/10/13 . chapter 9

Mianhe, sibuk mempersiapkan buku Falling Star jadi Rising Star 31 belum selesai

lee sang ki 2/8/13 . chapter 28

Gomawo hehehe

kyuminline1307 2/7/13 . chapter 11

Kan di dorm di depan umum dia emang diam, tapi didorm beda hehehe

Ne, katanya kalau Kibum lagi diam, Kyuhyun pun nggak berani meski cuma buat bertatapan mata

kyuminline1307 2/7/13 . chapter 10

Heechul memang unik.

Menurut chingu?

kyuminline1307 2/7/13 . chapter 9

Wkwkwkwk Yesung hobby ceramah panjang

Iya, kadang merasa gitu (*ikut sotoy mode on)

kyuminline1307 2/7/13 . chapter 8

Ne

lee sang ki 2/7/13 . chapter 30

Boleh, panggil eonnie aja

Cheonmaneyo. Gomawo telah mendukung SJ

Cho Minyoung 2/7/13 . chapter 30

Mianhe, 10-14 hari yach per chapter

Sei 2/6/13 . chapter 30

He he he mianhe. Jangan dibayangkan Tebakannya salah semua kkkk Sebentar lagi, tunggu saja kemunculannya. The new round of Rising Star. Hopefully I can write... Ingatkan saya jika berniat mundur atau hiatus :-D

yetha 2/5/13 . chapter 30

Mianhe, nggak ngikutin TV dan drama… Malah nggak bisa nonton drama. AKu sukanya action

yetha 2/5/13 . chapter 29

Iya benar

yetha 2/5/13 . chapter 28

Ne, aku jg nggak suka EHB

yetha 2/5/13 . chapter 27

Iya, parah banget

yetha 2/5/13 . chapter 26

wkwkwk otaknya yg terjun

VitaMinnieMin 2/4/13 . chapter 30

Menurutku juga manis (*colek pipi Kyuhyun)

Kyuhyun memang rada anti ama runah sakit

Jawabannya da di CH31 hehehe

VitaMinnieMin 2/4/13 . chapter 29

Iya, dia buta kamera. Lucu lihat ekspresinya kalau pas nyadar wkwkwk

VitaMinnieMin 2/4/13 . chapter 28

Wkwkwk HAewook nggak ada bandingannya

Siwon kalau soal itu kagak ada yg nandingin. Polos banget

Wkwkwk, hal itu diserahkan sepenuhnya pada reader

ndaaa 2/4/13 . chapter 30

Ne, gomawo Kan udah ijin

Yeon Love Yeye 2/3/13 . chapter 30 Pneumothorax yg dia alami tambah parah dengan adanya robek an akibat kecelakaan. Pneumothorax itu sampai saat ini belum bisa dihilangkan, merupkan penyakit yang tingkat kambuhnya 20-50%. Gomawo sudah mereview hehehe

NaraKim 2/3/13 . chapter 30 Iya, mobilnya Kangta. Memang part ini Siwon banyak muncul

Andhisa Joyers 2/3/13 . chapter 30 Karena menurut pengamatanku, dibalik layar itu Ryeowook termasuk yang cengeng. Itu dari kata2 member sendiri waktu kru EHB bertanya siapa yang mudah menangis. Mereka menjawab Eunhyuk dan Ryeowook (selain itu kita tahu bahwa Donghae juga suka menangis hehehe)

Guest 2/3/13 . chapter 30 Mianhe, chingu, sejak 2013 chapter diupload per 10-14 hari setelah chapter selanjutnya karena author punya pekerjaan belasan jam sehari selain bikin ff

dianhae 2/3/13 . chapter 30 Gomawo reviewnya, chingu, gpp

yetha 2/3/13 . chapter 24 Iya….

yetha 2/3/13 . chapter 23 Berat, tapi dia harus memilih

yetha 2/2/13 . chapter 22 Kibum bilang kok soal itu, kalau dia heran banget sama Siwon yang selalu berpikir polos hehehe Donghae di SJM pas Zhoumi bilang mau bawa Siwon sebagai pelindung bilang gini: Siwon aja nggak bisa melindungi diri sendiri kkk, ternyata bukan soal melindungi fisik, tapi SIwon itu asli polos dan berpikir di dunia kagak ada orang jahat

yetha 2/2/13 . chapter 21 Mentornya benar, yang lain fanfic. Tapi dia beneran marah dan merasa SM mencuri Kyuhyun darinya

yetha 2/2/13 . chapter 20 Iya, Ryeowook masih cepet sadar daripada Eunhyuk

yetha 2/2/13 . chapter 19 Katanya begitu, dia suka susah dipegang buntutnya kalau udah keluar dorm.

yetha 2/2/13 . chapter 18 Ne

Guest 2/2/13 . chapter 30 Terinspirasi, bukan kisah nyata. Fnafic tetaplah fanfic

kyuzi 2/2/13 . chapter 30 Iya, itu real yg senang dipanggil chagiya dan Kangin ngeledekin Kyuhyun hyung karena kalau ngomong kayak orang tua hehehe. Nggak, panjangnya 8cm, nggak tahu kenapa begitu. Video AMFA ada di Fb ku kok. Ne, kalau marah mukanya seram. Tetap paling seram Leeteuk katanya. Iya, aku suka Zhoumi kalau lagi ngomong…beda banget kesannya. Tapi paling merinding kalau aegyo-nya Zhoumi keluar.

Iya, itu real, Kyuhyun lagi dipangku (kepalanya ya) saat kecelakaan. Kenyataannya begitu, Kyuhyun nggak ada rencana apa-apa kok buat ngusilin. GOMAWOOOO hehehe

yaya ELFclouds 2/2/13 . chapter 30

Gomawo sudah bersedia mereview

nisrinafifh 2/2/13 . chapter 30

Ne, selama masih banyak yg mau baca dan review, akan lanjut., tapi ending memang mulai dekat

MyKyubee 2/2/13 . chapter 30

Itu real. Eunhyuk sendiri yang cerita. Coba aja dicari wawancara2 waktu mereka cerita soal kecelakaan. Ne, itu mobil Kangta

Paling tinggi itu daesang

Soal kertas itu akan dibahas perlahan

OnyKyu 2/1/13 . chapter 30

Ne, aku aja nggak tega

Katanya sih jadwal itu fakta. Sampai saat ini itu masih fakta. Belum ada yg membantahnya.
Beda soal surat yg katanya Kyuhyun nangis mengenai kertas itu…itu fanfic. Authornya sendiri udah minta maaf kebeberapa forum yg memuat surat itu sebagai fakta (sebenarnya bukan salah yg nulis fanfic…tapi salahnya yg menyebarkan tanpa baca dulu seluruhnya)

Bukan nerima, tapi mau nggak mau kkkk

Gomawo buat semangatnya

Kim ryokie 2/1/13 . chapter 30

Itu halusinasi, akibat kecemasannya sendiri karena merasa selalu merepotkan yang lain

heeeHyun 2/1/13 . chapter 30

Iya, itu real dia suka dipanggil chagiya wkwkwk

Hayatun Yesungie 2/1/13 . chapter 30

Wow…benar2 ngebut banget

Gomawo sudah membaca dan mereview

yetha 2/1/13 . chapter 17

Iya, yg Kangin itu real. Changkyu emang parah wkwkwk tapi juga menyenangkan

yetha 2/1/13 . chapter 16

Ne… Kyuhyun jadi kesal :-D Kalah kalau dikeroyok

Little Hope 22 2/1/13 . chapter 30

Gomawo udah bercapek2 bikin akun kkkk

Iya, gpp… Nggak ada yg salah kok. Gomawo buat reviewnya hehehe

yunia christya 2/1/13 . chapter 30

Ne, di Korea, CCina dan Jepang, istilah itu selalu diumpamakan ke orang yg daya sembuhnya cepat sekali

Changmin dan Kyuhyun nggak ketemu sampai Juli 2008

lyELF 2/1/13 . chapter 30

Iya, dramanya yg berepisode panjang sudah akan dimulai

miKYU 2/1/13 . chapter 30

Iya, operasi telinga. Di tahnks note album ada kan?

Han Eunkyo 1/31/13 . chapter 30

Soal itu ada di CH 31

fatsabita 1/31/13 . chapter 30

Kayaknya sejak awal Star Museum kok. LSM udah pension tahun 2010

Gomawo reviewnya

wookiesomnia 1/31/13 . chapter 30

Besar di semangatnya aja dan nggak mau merasa-rasa sakit

Nggak mungkin kkkk

Cho rae in 1/31/13 . chapter 30

Iya, damai

Gomawo juga sudah mencintai SJ

yetha 1/31/13 . chapter 15

Iya, sexy dance nya imut kkkk

yetha 1/31/13 . chapter 14

Hmm, kita lihat saja berita-beritanya dan menarik kesimpulan masing-masing

yetha 1/31/13 . chapter 13

Soal ketiak dan keringat itu real. Videonya ada kok

dhian930715ELF 1/31/13 . chapter 30

Ne, begitulah.

yetha 1/31/13 . chapter 12

Kalau fans lagi pada ngumpul,begitu Heechul yg lewat pada minggir ngasih jalan wkwkwk

Guest 1/31/13 . chapter 29

Kamu lupa ganti nama tuh kkkk

youngie poppo 1/31/13 . chapter 30

Gaya bicaranya sedikit beda Zhoumi dan Changmin hehehe. Gomawo reviewnya

ekha sparkyu 1/31/13 . chapter 30

Juli 2012 sih aku belum kenal SJ

Jelas bukan

ekha sparkyu 1/30/13 . chapter 30

Dia kan bisanya itu

Cari di google yg tic toc pasti dapat. Pakai c jangan k

CAri aja di wawancara2 Nanti kan tahu benar tidaknya

Itu masih lama banget

Di yotube banyak. Cari lebih giat lagi

ekha sparkyu 1/30/13 . chapter 30

Menurut chingu?

Itu bisa dicari di wawancara Heechul

Iyu juga bisa di surfing benar tidaknya hehehe

ekha sparkyu 1/30/13 . chapter 30

Sayangnya aku juga nggak ada waktu buat jawab satu-satu

Interval is… cukup itu aja cari di google atau kamus bahasa inggris…nanti kan tahu hehehe

Itu selang waktu sebuah kejadian

Menurut chingu?

Itu bisa disurfing di semua berita dan wawancara mengenai benar tidaknya :-D

Coba dicari info ke sekitar trainee SM :-D

ekha sparkyu 1/30/13 . chapter 30

Gomawo

SOal Heechul dan Kyuhyun benar2 diserahkan pada masing2 reader

Bisa ditanyakan kepada hyungdeul dan yang bersangkutan kkkk

livtia 1/30/13 . chapter 30

mungkin karena saya cukup akrab dengan dunia medis

karena ada dukungan dari reader dan reviewer. Tiap saya ingin hiatus, saya membaca ulang smeua review kalau perlu dari ch 1 untuk mendapatkan passion saya kembali

Soal itu bisa diperkirakan sendiri Syaa bisa jamin 100% tidak mungkin tidak ada yg berpendapat seperti itu

Gomawo. Intermezo itu buat meghilangkan kejenuhan sendiri juga hehehe semacam pengalih

Keyra Kyuunie 1/30/13 . chapter 30

Jangan dibaangkan, dialami saja wkwkwk just kidding

yetha 1/30/13 . chapter 11

Yg itu kaliamtku.
Yg Kyuhyun minum banyak sudah sejak awal.

Guest 1/30/13 . chapter 30

Itu cara penanganan jika kambuhnya cukup parah

yetha 1/30/13 . chapter 10

Gomawo reviewnya

yetha 1/30/13 . chapter 9

Mungkin karena Yesung sebenarnya menarik saat berbicara kkk
Itu real lho fans nya charice banyak yg mengumpat

yetha 1/30/13 . chapter 8

Ryeowook, bisa dilihat sendiri di video2

yetha 1/30/13 . chapter 7

Itu benar. Mereka membicarakan itu di SUKIRA. Kyuuhyun sampai lari ke tempat syuting dr mobil tempatnya beristirahat dan terbengong2 ketika semua menari seakan tak ada apa2

EvMar 1/30/13 . chapter 30

Saya hanya mengikuti kata hati saja, nggak tahu sampai ch berapa tapi saya tahu di mana endingnya akan saya letakkan

oracle 1/30/13 . chapter 30

Gomawo hehehe

Aku mau ikut bungkus juga boleh ? hehehe

Out of the box

KyungMinSparKyu 1/30/13 . chapter 30

Gomawo buat reviewnya Iya, kalau pakai HP kurang leluasa ya

tya andriani 1/30/13 . chapter 30

Gomawo hehehe

trililililili 1/30/13 . chapter 30

Bukunya sudah terbit. Memang kapan DBSK mulai pecah?

Princess kyumin 1/30/13 . chapter 30

Pneumothorax itu belum bisa disembuhkan dan tingkat kambuhnya 20-50%

qyukey 1/30/13 . chapter 30

Gomawo

chokyubutt 1/30/13 . chapter 30

Mianhe, cuma bisa 10 hari paling cepat

1/30/13 . chapter 30

wkwkwk…kasihan Kyuhyun disalahin terus, padahal oppadeul aja yg over

Azurasky Elf 1/30/13 . chapter 30

Gpp, malah terima kasih banget buat infonya

Kyuminhae 1/30/13 . chapter 30

Lumayan suka baca buku kedokteran

Wkwkwk kalau mau minta dijahilin datang aja ke sana

Kayla WonKyu 1/30/13 . chapter 30

Nope hehehe

Azurasky Elf 1/30/13 . chapter 30

Gpp, aku senang kok ada yg memperhatikan hal itu., Jadi kalau terbit jadi buku, aku nggak jadi bahan tertawaan hehehe. Ada pepatah, sahabat memukul dengan maksud n=baik, tetapi lawan mencium dengan maksud jahat kkkk

fel 1/30/13 . chapter 30

Ditanya langsung aja. Yang jelas, pas pertolongan pertama waktu kecelakaan itu kemungkina besar terjadi begtu pula jika kambuhnya parah

misszorkid 1/30/13 . chapter 30

Gomawo sudah mengikuti ff ini dan mereview

HyeriKyu 1/30/13 . chapter 30

Wkwkwk pada nuduh Kyuhyun semua sih…poor Kyuhyunie

misskyuKYU 1/30/13 . chapter 30

Aniyo…Kyuhyun kali ini lagi tobat

Wkwkwk jadi bagaimana supaya kagak galau? End? Kkk
Gomawo ya, reviewnya membuatku semangat

reaRelf 1/30/13 . chapter 30

Ne, kit abaca di CH31

Guiei 1/30/13 . chapter 30

Hmm, dirangkai saja satu per satu

Kiyuh 1/30/13 . chapter 30

Dasar saiko kkkk

Guest 1/30/13 . chapter 30

Gomawo

AreynaKyuminElf 1/30/13 . chapter 30

Jawabannya da di CH31 hehehe

aisarangkpopers 1/30/13 . chapter 30

salam kenal juga

tesaSUJU31 1/30/13 . chapter 30

Ne, jawabannya da di CH31

chijRS 1/30/13 . chapter 30

Gomawo sudah mengikuti ff ini dan mereview hehehe

dlestariningsih 1/29/13 . chapter 1

Begitulah Heechul yang aku tangkap hehehe. Oppadeul bangga sama magnae, tapi karena magnaenya usil jadi pada nggak mau terang2an kkk

dlestariningsih 1/29/13 . chapter 30

Interval juga berlaku untuk nyanyian dan musik.

Itu denda telat aja

Ikut senang kalau ff ini bisa jadi penyemangat

Fitri MY 1/29/13 . chapter 30

Narrator berkata wkwkwk

aidakyu 1/29/13 . chapter 19

Kapan kambuh cuma mimpi lagi?

Wkwkwk reader aneh

Ne, gpp. Gomawo reviewnya

Elfishy 1/29/13 . chapter 30

Gomawo

kyuminline1307 1/29/13 . chapter 7

wkwkwk udah capek banget dan banyak pikiran soalnya

kyuminline1307 1/29/13 . chapter 6

Di yg Charice kan ketawanya juga nyicil tuh jadi terdengar aneh

Betul ,Yesung punya charisma tersendiri

Diana0612 1/29/13 . chapter 30

Kalau ada kesempatan ya. Gomawo reviewnya

pipiet sparcloud 1/29/13 . chapter 30

Aigoo… aku nggak terlalu menguasai bahasa korea Gomawo buat reviewnya

lemonade 1/29/13 . chapter 30

Amin. Aku juga berharap begitu

cloud prince 1/29/13 . chapter 30

wkwkwk gomawo ya buat reviewnya. Menyenangkan sekali membacanya
SOal Kyuhyun ke mana, kita lihat CH31

Dyta0302 1/29/13 . chapter 30

Hmm, kalau kambuhnya sampai parah, penanganannya akan begitu

AriskaGyu 1/29/13 . chapter 30

Selamat, kamu satu-satunya yg curiga Kyuhyun nggak punya niat usil wkwkwk
Bukan nggak nyambung, tapi oppadeul emang yg kelewat over protektif sehingga panik sendiri

Ne, semoga Kyuhyun selalu sehat

nurhanita fenita clouds elf 1/29/13 . chapter 30

Dia sedang ingin menyendiri

Tsuioku Lee 1/29/13 . chapter 30

Berhubung ddangkoma harganya mustahil mustajab alias 3 jutaan, berarti setelah SJ punya cukup uang untuk beli kura2 harga segitu kkkk

Iya, novelnya udah jadi, infonya bisa ditanyakan di FB ku. Gomawo reviewnya

Kyuubi kim 1/29/13 . chapter 30

Belum tahu, mengikuti kata hati saja, tapi endingnya sudah tahu mau di mana, cuma panjang pendeknya tidak aku tetapkan

Cupcake 1/29/13 . chapter 30

Kyuhyun itu hanya manja dan usil, tidak seheboh Ryeowook kalau ngerjain kkk Tapi masalahnya, dia tiap hari

hauraddict 1/29/13 . chapter 30

sabar…

clouds1309 1/29/13 . chapter 30

seandainya kita bisa tahu ya hehehe

Panggil Iyagi juga boleh

choYeonRin 1/29/13 . chapter 13

Hooo ada stalker baik ya? Salam kenal kalau gitu kkk

choYeonRin 1/29/13 . chapter 30

Semua akan dijawab di CH 31

Mianhe, paling cepat 10 hari

ay 1/29/13 . chapter 30

Iya, kayak anak kecil kalau di tengah hyungdeul, dimanjain sih kkk

Serem kok… dia kalau marah serem

Guest 1/29/13 . chapter 30

Gomawo

fishy aegyo 1/29/13 . chapter 30

Buku Falling Star sudah rilis. Add FB ku saja untuk infonya

xoxoxo 1/29/13 . chapter 30

Berat di ongkos kkk

Gyurievil 1/29/13 . chapter 30

Penghayatannya meresep banget wkwkwk

Nggak salah. Zhoumi sudah tahu saat berkata begitu

Game center kkk

XxStarLitxX 1/29/13 . chapter 30

Semangatnya yang terlalu tinggi. Aku udah lihat beberapa yg kayak gitu. AKu pikir udah mau pingsan, eh pas giliran naik panggung kayak orang sehat. Turun panggung baru ambruk lagi

Gomawo buat reviewnya

yuu kyuke 1/29/13 . chapter 30

Gomawo udah bantu nyariin kkk

lalalala 1/29/13 . chapter 30

Memang lagi dapat giliran banyak

Bella 1/29/13 . chapter 30

Bukan maksudnya KYuhyun, tapi larinya memang bikin kuatir juga hehehe

Ratu fauziah 1/29/13 . chapter 30

Mianhe, DD memang proyek pengingat aja, supaya idenya kagak lupa. Tapi akan dibuat serius begitu RS selesai

myeolchikyu 1/29/13 . chapter 30

Fans sadis kkk

Di mataku Yesung juga begitu

Dia sih sering nge-drop. Tapi semoga nggak pernah parah kayak gitu

Pneumothorax itu belum bisa disembuhkan 100% dan tingkat kambuhnya 20-50%

Gomawo buat reviewnya

Momo ShinKaI 1/29/13 . chapter 30

Hyukjae itu termasuk 2 member tercengeng di SJ. Di EHB 8 kan dibahas. Dia lalu Ryeowook. Masih cengengan Eunhyuk

KyuChul 1/29/13 . chapter 30

Kebalik

Park Min Mi 1/29/13 . chapter 30

Jiah…jangan terlalu dibayangin hehehe

ahra rahayu 1/29/13 . chapter 30

Nggak nonton drakor Cuma waktu FH dan Hotelier

So Yuu 1/29/13 . chapter 30

Berhenti aja di TBC, kalau dipindahkan saya yg repot kkkk

widyawati 1/29/13 . chapter 30

Ini just fanfic hanya mengikuti timeline SJ

Cho Angel Kim 1/29/13 . chapter 30

Gomawo. Omniscient itu bisa melihat semua gerak gerik, pemikiran dan perasaan semua karakter, tidak terbatas pada tokoh tertentu saja. Itu bahasa mudahnya.

bjewELFishy 1/29/13 . chapter 30

Kan diceritakan kok di CH sebelumnya dia sakit apa

vha chandra 1/29/13 . chapter 30

Satu lagi yg kudu disuntik dokter nih kkk

Betul, ketakjutan bisa muncul di alam bawah sadar

Alatnya agak berbeda, dia tidak langsung mencabut jarum keluar, ada semacam penahan.

Gomawo reviewnya

LylaAkariN 1/29/13 . chapter 30

DD ch 1 dibuat agar aku nggak lupa idenya

DDch2 dibuat krena RS lagi mentok nggak ad aide
Tapi sebenarnya DD dari awal akan dikerjakan selesai RS

nara 1/29/13 . chapter 30

istilahnya masih hiatus. Dia masih artis SM

aninkyuelf 1/29/13 . chapter 30

Ne, gomawo doanya hehehe

Chiti 1/29/13 . chapter 30

Biarin kkkk

so yuri 1/29/13 . chapter 30

Kyuhyun emang imut

sisusi 1/29/13 . chapter 30

wkwkwk ddangkoma masih lama

Asa 1/29/13 . chapter 30

Changmin masih lama

Diitactorlove 1/29/13 . chapter 30

Ne, gomawo hehehe

cho kyuna 1/29/13 . chapter 30

Gomawo udah membaca dan mereview

ElfSparKyu1302 1/29/13 . chapter 30

Wkwkwk khayalan tingkat tinggi

gyu1315 1/29/13 . chapter 30

Gomawo reviewnya hehehe

sfsclouds 1/29/13 . chapter 30

Jawabannya da di CH31 hehehe

Jmhyewon 1/29/13 . chapter 30

Soalnya yg review juga susah payah, kadang nggak masuk segala kan? Kkk Gomawo ya reviewnya

sitakyu 1/29/13 . chapter 30

dimasukkan saja tanggal dan nama acaranya. Nanti muncul. Atau ke FB ku ada

Aisah92 1/29/13 . chapter 30

WKwkwk …jadi bingung sendiri nih

SkyKi 1/29/13 . chapter 30

Katanya daftar itu real

Meda93 1/29/13 . chapter 30

Kalau kambuhnya parah mmg begitu cara penanganannya

Syukurlah jika tersadar… AKu nggak maksud lho hehehe

Khotmibukanhotmi 1/29/13 . chapter 30

Bukunya Falling Star sudah terbit kok, add saja FB ku yang ada di TBC, lalu tanya di sana

Gomawo reviewnya

Sparkyu 1/29/13 . chapter 30

Jawabannya da di CH31 hehehe

desiindikyu 1/29/13 . chapter 30

salam kenal juga

Gomawo reviewnya chingu hehehe

casanova indah 1/29/13 . chapter 30

rahasia kkkk

dinikyu 1/29/13 . chapter 30

Itu fakta. Mobil Kangta yang sedang mereka naiki waktu kecelakaan

octaviani 1/29/13 . chapter 30

Iya, yang Falling Star udah terbit. Add aja FB ku

SSungMine 1/29/13 . chapter 30

Udah rampung novel Falling Starnya
Ne, gomawo reviewnya

lovely yesungielf 1/29/13 . chapter 30

Ne, masalah Kibum mulai muncul

ChoI Jaeseumin Hyangsu 1/29/13 . chapter 30

Gomawo

nining wulan 1/29/13 . chapter 30

Gomawo Jangan bosan ya

ainy 1/29/13 . chapter 30

Buku Falling Star udah ada. Infonya ada di FB
Siapa bilang kuat. Aku juga takut nggak kuat nih

ratnasparkyu 1/29/13 . chapter 30

Gomawo Tebak-tebakan lagi yach hehehe

Blackyuline 1/29/13 . chapter 30

Wkwkwk tapi idenya bagus-bagus lho chingu, aku nggak kepikiran ke sana :-D

Gomawo buat reviewnya yach

Riyuri 1/29/13 . chapter 30

Ternyata mulut juga bisa hiperaktive tho? Kkkk

Mianhe baru bisa update hehehe

phiexphiexnophiex 1/29/13 . chapter 30

Aku ikut senang kalau chingu bisa selamat dr nangis (*lho?) kkkk

Wajarlah, jurusan IPA kan belum belajar soal penyakit2 tertentu

Pneumothorax itu tingkat kekambhuannya 20-50% tapi tak ada salahnya kita berharap hal itu nggak pernah terjadi. Aku berharap Kyuhyun sehat selalu

Gomawo buat reviewnya hehehe

kim eun ra 1/29/13 . chapter 30

Soal itu akan terjawab di CH31

rura seta 1/29/13 . chapter 30

Lho? Kasihan atau kasihan tuh hehehe

Hmm, bolang bisa jadi bocah hilang ya? Kreatif juga :-D

Kim Ri Ha 1/29/13 . chapter 30

Wkwkwk…alias kerokan, pijetan kkkk Gomawo buat reviewnya yg bikin aku senyum2 kkkk

Seul Chan 1/29/13 . chapter 30

Berharap saja Kyuhyun oppa nggak pernah kambuh sampai ke tingkat itu

indahpus96 1/29/13 . chapter 30

SETUJU! Tapi masalahnya, kalau belum nyulik kan belum tahu kkkkk

Mrs. Drakyu1403 1/29/13 . chapter 30

Kalau dari HP memang suli sekali masuk, bahkan meski itu smartphone, review gagal bisa terbilang sering. Gomawo sudah mengikuti ff ini dan bersedia memberi review heheheh
Buku Falling Star sudah jadi. Untuk infonya bisa di lihat di FB-ku. Tpai kayaknya chingu udah tahu ya? Benar kan? :-D

kyuqie 1/29/13 . chapter 30

Dalam industry yg penuh persaingan dan katanya begitu satu jatuh 1 menit paling lama udah ada yg bisa menggantikan, hal itu sangat bisa terjadi. Kita sendiri tahu kan seberapa banyak yg anti dengan SJ. Apakah ada jaminan di dalamnya sendiri tidak ada yg berkeinginan menjatuhkan mereka? :-D Itu sebabnya kalau sebuah grup memakai ruang training, tidak ada yg boleh masuk ketika mereka mencari gerakan dll. Hanya SJ yg mengijinkan Changmin seenaknya keluar masuk wkwkwkwk.

Bukan yg terakhir. Nanti akan diceritakan mengenai SJ H

vidya 1/29/13 . chapter 30

Gomawo buat reviewnya chingu Gomawo sudah membaca ff ini. Jangan bosan mereview ya

Wah, sudah dicek? Senangnya :-D

Amin…tapi mungkin dengan judul lanjutannya ya… SOalnya Rising STar sudah memeiliki titik ending tersendiri

Haera 1/29/13 . chapter 30

Mianhe aku kemarin terpaksa umundur uploadnya. Gomawo buat kesabarannya menunggu. Smeoga chapter2 selanjutnya tidak akanlebih dr 14 hari

puzZy cat 1/29/13 . chapter 30

Ne, chingu, gomawo ya sudah mereview

kyukyu 1/29/13 . chapter 30

Mungkin ke rumah chingu? hehehe

AIgo…berarti yg dua jempol kaki dong kkkk Gomawo chingu

Shin Min Hwa 1/29/13 . chapter 30

Yang sering menghilang itu Ryeowook. Tapi Kyuhyun kan udah pamitan

nana 1/29/13 . chapter 30

Kyuhyun tidak menghilang. Jawabannya ada di CH31 hehehe

Ratna 1/29/13 . chapter 30

Mianhe merepotkan… Tapi per 2013, RS akan update 10-14 hari, chingu. Gomawo sudah mengikuti ff ini

SunakumaKYUMIN 1/29/13 . chapter 30

Wah, berapa bayarnya kalau les ama Kyuhyun? Boleh ikut? XD

Kim Anna 1/29/13 . chapter 30

Me too… miss him so much

Jangan diseret, nanti lecet kkk Gomawo

Reni onnanako 1/29/13 . chapter 30

DIa sesekali manis kok, meski banyak evilnya wkwkwk

Iya, aku juga bayangin dia imut banget. APalagi saat itu pipinya chubby dengan rambut hitamnya yg panjang :-D

Nggak bosen kok. Gomawo ya buat reviewnya

Teuk Mina 1/29/13 . chapter 30

Gomawo chingu buat semangatnya. Ne, aku akan tetap menulis

babykyupa 1/29/13 . chapter 30

Yup, idenya kadang bikin aku melongo

Cho sahyo 1/28/13 . chapter 30

Yeppa justru orang yang ingin melepaskan Kibum

Biasanya begitu. Yang jelas itu adalah mobil Kangta dan ban meledak bagian kiri. Tapi mereka pakai mobil itu aku nggak tahu alasannya. Mobil SJ sekarang dilengkapi selt belt hingga ke bangku bagian paling belakang. Jadi tidak ada kemungkinan mereka terlempar lagi dr mobil jika mengenakan sabuk pengaman.

Kalau Kyuhyun kambuh sampai ke taraf itu, penanganannya memang begitu.

Tidak, kali ini hyungdeulnya yang terlalu panik. Kan dia sudah pamit untuk berlibur

Gomawo sudah mereview dan memberi semangat hehehe

BabyWonKyu 1/28/13 . chapter 30

Jujur, sebenarnya bukan memutih tapi membiru.. Tapi orang awam pasti melihatnya itu memutih… Ujung jari yang akan mengalami lebih dulu jika tubuh kekurangan pasokan oksigen.

Ne, SS1 konser terakhirnya KIbum

Aku berharap begitu Tapi aku udah kirim ke Kyuhyun :-D

SieLf 1/28/13 . chapter 30

Cheonmaneyo chingu. Aku juga banyak belajar dari SJ Belajar tentang kerja keras, kerendahan hati, tekad baja, hati yang tegar, dan banyak lagi hal positif lainnya.

R'Rin4869 1/28/13 . chapter 30

Iya, petinggi SM tidak akan mau menghancurkan konsernya sendiri hehehe. Dia kan mencoba menarik sebelum konser. Gomawo

vietaKyu 1/28/13 . chapter 30

AKu juga sedih pas menuliskannya

Katanya jadwal itu real ckckck

Tapi Heechul yg sedang begitu sangat manis kan :-D

Ne, sedih tapi kenyataan

Wkwkwk tapi pas tambah tua mukanya malah tambah imut. Poor Kyuhyunie kkkk

Sampai sekarang juga masih suka blushing2 gitu ya hehehe

Tebakan chingu agak tepat kkkk Tapi bukan menghilang, mereka ada janjian

n0name 1/28/13 . chapter 30

Belum tahu chingu. Kalau buat cerita aku hanya berpikir awal dan akhir. Prosesnya mengikuti kata hati saja. Aku nggak suka bikin kerangka karangan. Bukan hal yg bagus, tapi aku benar2 nggak bisa…seharusnya sih ada kerangka

Kuro-berry Saki 1/28/13 . chapter 30

Aku baru dr september 2012

AngeLeeteuk 1/28/13 . chapter 30

Ne, mimpi

Gomawo udah bersabar menunggu

1/28/13 . chapter 30

Kan pneumothorax itu tingkat kambuhnya tinggi. Kyuhyun juga sms mengenai kondisinya ke Uisa saat bangun tidur. Jadi Uisa nggak angkat telepon Leeteuk krn sudah tahu dan ia ingin cepat2 sampai

Okta1004 1/28/13 . chapter 30

AKu juga senang membayangkan Kyuhyun yg seperti itu kkk

keyq 1/28/13 . chapter 30

Kalau buku Falling Star sudah terbit, bisa lihat infonya di FB ku yach
Ne, gomawo buat semangatnya

hyoeni 1/28/13 . chapter 30

Wkwkwk nggak, kan banyak ff lain yg udah bercerita ttg itu

Soal chapter aku nggak menentukan. Mengikuti kata hati aja. Tapi endingnya kan di mana aku sudah tahu

Gomawo sudah bersedia mereview. AKu senang banget baca review lho, soalnya kalau pas lagi bad mood, lagi kesal krn ada yg niru etc, review kalian itu jadi obat buatku untuk memikirkan yg baik2 saja, tidak memikirkan hal2 yg negative.

Nggak kurang jauh tuh ke Jepang? Wkwkwk AKu ikut kalau ke sana

kyugaemputriaisyah 1/28/13 . chapter 30

Panggil Iyagi aja Ne, gomawo sudah membaca ff ini

riekyumidwife 1/28/13 . chapter 30

Bentar…bentar… Chingu, jamurnya bisa dimakan kagak? kkkkk

Pasien dan orang yg dikenal memang beda ya… AKu aja pas tahu penyakit Kyuhyun jadi sedih sendiri

Hehehe jawabannya ada di CH31

lisamei 1/28/13 . chapter 30

Biar pun kagak ada keterangan, kan udah dibilang per 2013 kkk

Ne, perasaan kuatir, merasa membebani dan sayang yang dipendam, jadinya terkumpul seperti itu…. Gomawo buat reviewnya. Dilarang bosan review hehehe

1 Gege = kakak laki-laki atau orang yang lebih tua

2 Ni hao = apa kabar? (biasa digunakan juga untuk sapaan di telepon)

3 = bu = tidak

4 jebal = mohon

5 MFY = Miracle For You, acara radio yang dipegang oleh Yesung.

6 jeongmal? = benarkah?

7 Shower = tipe kamar mandi yang menggunakan pancuran

8 igeo mwoya = apa ini

9 ireona, ireo =bangun

10 Bathup = bak mandi yang bisa digunakan untuk berendam sambil berbaring

11 Hoobae = junior/adik tingkat

12 jamkkanman yo = tunggu sebentar

13 BAK = buang air kecil

14 Geogjeonghaji maseyo = jangan khawatir

15 Jeongmal kamsahamnida = terim akasih banyak (formal)

16 Introvert = sebuah sifat yang cenderung menyendiri, tertutup dan mengesampingkan kehidupan sosial yang terlalu acak. Bukan berarti pemalu atau anti sosial.