Title : RISING STAR Chapter 37
Genre : Brothership
Rating : Fiction T
Cast : Kyuhyun, Leeteuk, Heechul, Hankyung, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Zhoumi, Donghae, Siwon, Ryeowook, Kibum dan Henry.
Disclaimer : All them belong to themselves and GOD.I own only the plot.
Warning : Typos, Geje , Fanfic just Fanfic, Jangan meng-copy paste meskipunmenyertakan nama. Share saja dalam bentuk link ffn, tidak kurang dari itu hehehe
Summary : "Cepat pergi! Kalian membuatku risih!" / "Apakah bando di Korea semahal itu?" / "Fuwuyuan!" / "ELF, tolong ingatlah foto ini." / Keluarkan saja mereka!
.
.
Di kamar mandi, Kyuhyun tengah membasuh wajahnya saat Heechul tiba-tiba masuk. Ia ter-kejut dan bergegas mendorong air yang tersisa agar masuk ke lubang lebih cepat. Namun hyung-nya yang cantik sekaligus tampan itu sempat me-lihat air wastafel yang bernoda darah.
"Kyuhyunie, kau…?"
Kyuhyun memandang Heechul dengan pan-dangan memohon.
.
.
RISING STAR
Chapter 37
"Jangan katakan pada siapapun, Heechul hyung. Kita tinggal selangkah lagi. Aku tak mau mengacaukan semuanya. Aku hanya kelelahan. Hangeng gege juga mengalaminya kemarin. Ini bukan masalah besar." Kyuhyun mulai berkata dengan cepat karena panik. Berbagai alasan bermunculan di kepalanya, sampai ia tak tahu mana yang harus ia ucapkan terlebih dahulu.
"Diam dan tengadahkan kepalamu!"
Kyuhyun terkejut ketika Heechul duduk di atas penutup kloset dan menekan bahunya sehingga ia berjongkok. Heechul mulai membantunya menghilangkan bekas darah di hidung dengan tissue. Hyung-nya itu melakukannya dengan hati-hati. Kyuhyun merasa sangat senang, tapi ia mati-matian menahan senyumnya. Ia tak mau Heechul berubah pikiran.
"Kau mengingatkanku saat Don't Don. Kondisiku sedang tidak baik, demam, lelah, dan akibatnya aku sempat mimisan. Karena takut mengganggu latihan, aku mencoba menghisapnya. Namun darah itu justru masuk ke rongga mulut dan termuntahkan ke luar. Tapi aku terus melakukan semua jadwal yang di-tetapkan." Heechul mengamati hasil kerjanya dengan rasa puas. Seringai lebar menghiasi wajah tampannya. "Kau benar, Kyuhyunie, aku tak pantas melarang-mu, karena aku melakukan hal yang sama dengan yang kau lakukan saat ini."
Heechul berdiri sambil menarik Kyuhyun. "Nah, keluarlah, sudah tak terlihat bekasnya."
"Gomawo, hyung." Kyuhyun memandang dirinya di kaca dengan wajah cerah. Ia memeluk Heechul sebelum keluar dari kamar mandi. Ia tak menyadari hyung-nya itu diam-diam menyembunyikan air matanya.
'Heenim, aku tahu kau tidak menyukai pemisahan ini. Tapi tak ada yang bisa kita lakukan untuk mencegahnya. Kita hanya bisa menjaga supaya Super Junior tetap ada dan tidak tenggelam.'
Heechul memandang wajahnya di wastafel, mengingat setiap kalimat yang dikatakan sahabatnya kemarin. Hankyung mengatakan itu ketika ia berkemas untuk pulang ke rumah keluarganya. Heechul akan meninggalkan dorm begitu member Super Junior M berangkat ke China. Beri aku waktu untuk menata perasaanku, Fried Rice Beijing. Setelah itu, aku akan kembali dengan kekuatan yang baru.
"Ah! Kyuhyunie, sudah siap berangkat?"
Suara Leeteuk yang terdengar dari luar, membuat Heechul tersadar dari lamunannya. Ia pun beranjak meninggalkan kamar mandi dan bergabung de-ngan yang lain.
"Ne, Teuki hyung." Kyuhyun memeriksa barang-barangnya agar tak ada yang tertinggal. Ia pun mulai memeluk hyungdeul-nya satu per satu.
Shindong menonjok perut Kyuhyun pelan.
"Jangan main game hingga lupa makan, Kyuhyunie. Kau harus bertambah gemuk, setidaknya seperti dulu."
"Apa pipiku kurang chubby, hyung?"
"Pipi tidak dihitung," tolak Kibum sehingga Kyuhyun mengerucutkan mulut-nya dan menggembungkan pipinya. Kibum menepuk kedua pipi Kyuhyun se-hingga pipi itu mengempis kembali. "Aku tak suka jika kau berbuat usil pada hyungdeul-mu. Kau harus menurut, arra? Kau sudah jadi hyung sekarang."
Kyuhyun tengah mengangguk ketika tiba-tiba Yesung menubruknya hingga ia terdorong mundur selangkah. Hyung-nya yang mungil itu memeluknya erat-erat tanpa berkata apapun. Kyuhyun balas memeluk dan menepuk punggung Yesung dengan pelan.
"Belum apa-apa aku sudah merindukanmu, magnae. Naneun neoreul bogo shipeoyo..." Yesung semakin mempererat pelukannya. "Hyung khawatir dengan-mu."
"Aku bukan anak kecil, hyung, aku akan berhati-hati di sana." Kyuhyun men-coba menenangkan.
"Hyung tidak percaya padamu!" Yesung sambil melepaskan pelukan-nya.
"Aku juga tidak." Kangin tertawa lebar disusul yang lain. Kyuhyun memasang wajah kesal karena mereka semua mentertawakannya. "Hyun-ah, ingat pesanku waktu itu, arra?"
Kangin mengulurkan tangan. Namun saat Kyuhyun menyambutnya, namja itu menarik Kyuhyun ke dalam pelukannya. "Hyun-ah, dunia kita ini bukan dunia yang polos. Akan banyak rumor dan hal-hal yang bisa membuat kita curiga satu sama lain. Aku mengandalkanmu. Jika ada rumor yang muncul, kau harus tetap berkepala dingin, arrachi?"
"Apa maksud Kangin hyung?"
"Tutup mata, tutup telinga, bicaralah dengan hati." Sungmin tersenyum dan ganti memeluk Kyuhyun. "Super Junior M memiliki manager sendiri. Hal ini tidak akan lepas dari netizen, antifans, bahkan ELF yang menentang keberadaan dua member baru. Begitu kalian debut, hal itu akan meledak. Kalian harus mem-percayai kami di sini, sama seperti kami percaya kalian tidak akan memutuskan hubungan dengan kami, Kyuhyunie."
"Itu tidak akan terjadi," kata Siwon sambil merangkul pundak Kyuhyun dan Zhoumi. "Hyungdeul dan Kibumie, baik-baiklah di Korea. Kami akan mengibar-kan nama Super Junior di China."
"Maksudmu Super Junior M," ralat Eunhyuk.
"Aniyo, Eunhyuk-ah. Bagi kami, Super Junior M juga membawa nama Super Junior." Zhoumi tersenyum.
"Cepat pergi! Kalian membuatku risih!" Heechul menghardik.
"Heechul-ah sebentar lagi menangis, makanya bicara seperti itu." Heechul hanya bisa membelalakkan matanya ketika Kyuhyun tertawa lebar. Leeteuk langsung mendorong Kyuhyun keluar sebelum Heechul mengamuk.
Semua member SJ M yang tersisa ikut keluar. Agar tidak menarik perhatian, tak satupun boleh mengantar hingga tempat parkir. Mereka hanya mengantar sampai ke pintu lift. Namun Heechul tetap berdiri di tempatnya sambil me-mandang Kyuhyun dari jauh.
Aku pasti merindukan kenakalanmu, setan kecil.
.
.
Sesudah Siwon, Zhoumi, dan Kyuhyun pergi menuju bandara, ketujuh member yang tidak berangkat duduk terpekur di dorm lantai 11. Masing-masing tampak sibuk dengan pikiran sendiri, memberi waktu untuk menyesuaikan dengan suasana dorm yang baru. Mulai saat ini, hanya ada Yesung, Sungmin dan Eunhyuk di lantai 11; Leeteuk, Shindong, dan Heechul di lantai 12. Kegiatan ber-sama Super Junior di atas panggung tak akan ada untuk beberapa bulan ke depan.
Heechul bangkit lebih dulu memecahkan keheningan yang muncul selama setengah jam terakhir. Semua member yang lain memandang ke arahnya, menunggu apa yang akan dikatakan oleh namja itu, meski mereka sudah bisa menduganya. Sejak tadi pagi, Heechul sudah menaruh ransel besar miliknya di ruang tengah.
"Teuki hyung, aku ingin kembali ke rumah. Aku akan banyak bergabung dengan Chocoball. Tugas MC-ku di SBS sebentar lagi akan berakhir, Super Junior pun tidak ada jadwal untuk menyanyi. Jadi jika hyung ijinkan…."
"Aku ijinkan." Leeteuk mendahului sambil tersenyum lembut. "Aku tahu kau membutuhkan menjauh dari tempat ini sejenak. Tak apa, Chullie. Lakukanlah yang ingin kau lakukan. Dan kembalilah ke dorm kapanpun kau menginginkan-nya. Soal manager hyung, aku akan membantu."
Meski Heechul tahu Leeteuk akan mengabulkannya, namun tak urung ia merasa terharu. Ia sadar, selama bertahun-tahun mereka bersama, ia yang pa-ling sulit menyesuaikan diri dengan member yang lain. Bahkan ketika dong-saengdeul memberinya perhatian 100%, ia hanya bisa membalasnya sebesar 1%. Ia menyadari hal itu, bahkan mengakuinya di sebuah acara televisi.
"Aku berjanji, kapanpun kalian memerlukanku, panggillah. Aku akan segera menemui kalian." Heechul meringis ketika beberapa pasang mata menatapnya dengan heran. Sepertinya jika ia mengundurkan diri, hal itu lebih dianggap nor-mal dibanding yang ia katakan saat ini. "Si jelek itu menjebakku. Aku telah ber-janji pada Kyuhyunie, untuk tetap memperkuat formasi Super Junior di Korea."
"Super Junior memerlukan semua kekuatannya. Aku pun akan bersabar sampai target kita tercapai." Kibum tersenyum. Ia mulai memahami situasinya. "Hyungdeul, apa kalian sadar si magnae diam-diam mengendalikan kita?"
Sungmin mengangguk menanggapi kalimat Kibum. "Aku tidak keberatan. Kyuhyunie hanya ingin kita naik bersama. Kalau dia ingin menjadi leader, aku akan menghabisinya."
"Dia bilang dia ingin menjadi leader," Shindong mengingatkan.
"Kyuhyunie hanya bilang kalau dia ingin memimpin kita," bela Sungmin.
"Tepatnya dia bilang kalau dia ingin mengendalikan kita." Kangin memasang ekspresi kesal meski senyum juga bermain di wajahnya.
"Dia tidak akan bisa mengendalikanku." Heechul menyeringai.
"Sejak dulu, Heechul hyung memang dia biarkan…. Kenapa magnae seperti itu yang kita miliki?" Wajah Eunhyuk tak sejalan dengan ucapannya. Ia tersenyum begitu lebar saat mengingat Kyuhyun. "Jika dia yang menjadi leader, aku tak bisa membayangkan Super Junior akan menjadi apa…."
"Menjadi kumpulan anak TK. Tak ada yang berubah," celetuk Heechul.
"Aku ingin tahu… kalau itu benar-benar terjadi, bagaimana nasib kita?"
Leeteuk meringis ngeri mendengar kalimat Yesung. "Jujur, diantara kalian semua, aku paling takut pada Kyuhyunie."
"Tapi dia paling takut pada Teuki hyung," celetuk Kangin. "Syukurlah, artinya kita selamat."
"Leader dan magnae yang aneh," sambung Shindong.
Leeteuk hanya bisa kembali meringis mendengarnya.
.
.
Hankyung tiba di bandara Beijing, disambut oleh ratusan fans yang me-nunggu. Namja itu tersenyum dan mengalihkan semua perhatian kepada dirinya, sementara Donghae, Ryeowook, dan Henry melewati jalan lain. Siwon, Kyuhyun serta Zhoumi tiba tanpa kesulitan. Setibanya di China, mereka segera menyusul rombongan sebelumnya untuk acara pemotretan dan syuting. Kegiatan dilaku-kan hingga larut malam.
Pihak Sohu sendiri pada hari itu memberikan pengumuman bahwa Super Junior China akan diumumkan namanya di media mulai tanggal 3 April secara bertahap. Tanggal 8 April akan melakukan debut dan MV mereka akan ditayang-kan. Sohu juga mengumumkan bahwa Super Junior China akan melakukan wawancara dengan pihak Sohu pada tanggal 9 April 2008.
Meski begitu, banyak fans yang merasa marah karena mereka berharap tanggal 1 April ini nama-nama member akan diumumkan, sesuai yang pihak SM janjikan. Situasi semakin memanas. Beberapa ELF di Korea dan China mulai me-lakukan demo menentang masuknya dua member baru, meski baru rumor yang berhembus.
.
.
2 April 2008
"Kyuhyunie, aku pinjam sebentar." Donghae mengambil bando pemberian Yesung dari tangan Kyuhyun, lalu beranjak ke kamar mandi untuk membersih-kan muka. Kyuhyun sendiri sibuk mengeringkan rambutnya dengan handuk se-mentara member yang lainnya berkumpul di meja makan. Ada beberapa kotak makanan siap saji untuk mereka.
Jam sudah menunjukkan pukul 3 pagi ketika Donghae selesai membersihkan muka. Ia menarik salah satu kursi dapur karena jumlah kursi makan hanya enam buah. Dengan semangat, Donghae membuka kotak makan miliknya.
"Hyung, jadwalnya padat sekali," kata Ryeowook sambil membaca kertas jadwal yang dibagikan Hankyung.
"Ini belum seberapa. Mulai tanggal 8 nanti, kita akan berkeliling China." Zhoumi mulai menyantap makanan yang tersedia. Tidak bisa dikatakan makan malam karena hari sudah berganti. Tapi perut mereka belum sempat diisi de-ngan banyaknya kegiatan sejak mereka tiba.
"Kalian harus jaga kesehatan baik-baik. Sampai tanggal debut, jangan keluar dari dorm ini selain proses pemotretan, syuting untuk iklan, dan semua kegiatan yang berasal dari managemen. Gunakan waktu kalian untuk berlatih menyanyi, dance dan bahasa mandarin, juga beristirahat. Begitu debut, kita akan memerlu-kan semua kekuatan kita untuk mengikuti jadwal yang ada."
"Hangeng gege, kami sama sekali tidak boleh keluar dorm?"
"Zhen de1." Hankyung mengangguk ke arah Henry. "Jangan menaruh ba-nyak barang di dorm. Kita akan sering berpindah tempat. Pilihlah barang penting yang ingin selalu kalian bawa, letakkan itu semua ke dalam ransel. Kita juga akan tinggal di hotel Changsa untuk saat-saat tertentu."
"Negara China sangat luas. Untuk berpindah dari satu kota ke kota lain saja, kita kadang menggunakan pesawat terbang." Siwon menjelaskan.
"Bando ini dimasukkan ransel saja," usul Donghae. Ia tersenyum sambil mengembalikan bando itu kepada Kyuhyun. "Setidaknya ada kebiasaan di dorm yang kita bawa ke sini, yaitu meminjam bando Yesung hyung untuk cuci muka."
"Apakah bando di Korea semahal itu?"
"Aniyo, Henry. Mereka hanya ingin mengusili Yesung hyung. Sayangnya, Yesung hyung justru merasa dibutuhkan karena hal ini," jelas Zhoumi, membuat yang lain tertawa melihat ekspresi Henry.
Namun di hati kelima member Super Junior, muncul perasaan kehilangan akan member yang saat ini tak ada di sana. Zhoumi dan Henry mengangguk maklum. Kyuhyun yang hari itu merasa sangat lelah, hanya bisa tersenyum tipis.
"Kyuhyunie, apa yang kau lakukan kemarin?" Tiba-tiba Siwon bertanya sambil merangkul bahu Kyuhyun yang duduk diam di sampingnya.
"Kemarin?" Kyuhyun mengerjapkan mata dengan ekspresi bingung.
"Pasti yang Shi Yuan maksud adalah cyworld-mu." Zhoumi tersenyum lebar. "Aku juga membacanya tadi."
"Aku tidak meng-update cyworld-ku kemarin."
"Aha! Uri Kyuhyunie sangat mengantuk rupanya," goda Donghae. "Kemarin memang baru lewat tiga jam yang lalu."
Kyuhyun langsung membuat bentuk bulat dengan mulutnya. Ia baru mengerti yang mereka bicarakan.
"Setelah beberapa lama vakum, akhirnya cyworld-mu kembali dibuka." Siwon tertawa. "Kita harus merayakannya."
"Aku membukanya agar hyungdeul yang di Korea bisa menulis pesan untuk-ku. Mereka semua kan memiliki cyworld."
"Kenapa bukan kau yang menulis kepada mereka?" tanya Zhoumi. Ia ter-senyum lebar saat Kyuhyun melempar pandangan tajam padanya.
"Apapun alasannya, aku setuju dengan Siwon hyung. Kita harus merayakan-nya!" Mata Ryeowook langsung berbinar. "Bagaimana jika aku memasak?"
"Ani, Wookie. Kau tidak akan memasak apapun."
Kata-kata Hankyung membuat Ryeowook muram. "Tapi hyung, kita tidak akan makan seperti ini terus, bukan?" tanya Ryeowook sambil menunjuk makan-an siap saji yang bertebaran di meja. "Ini tidak sehat."
"Kita ke rumah makan saja besok," usul Siwon. "Sesekali boleh kan, hyung? Belum banyak yang mengenal wajah kita. Kita bisa menyamar."
"Gege. Biasakan memanggil gege." Hankyung mengingatkan.
"Seharusnya Shushu2," gumam Henry disambut tawa yang lain.
"Henry, kalau aku dipanggil Shushu, yang lain kau panggil apa?"
"Gege3." Jawaban Henry langsung disambut high five oleh Kyuhyun. Kedua-nya meringis lebar penuh kemenangan dan saling merangkul dengan wajah bahagia. Hankyung hanya bisa menggeleng melihat yang lain kembali men-tertawakannya.
"Darimana kau belajar seperti itu, Henry?" Hankyung mengalihkan pandangan dari Henry kepada Kyuhyun. "Kalian terlalu dekat. Kyuhyunie, jauhi Hen…."
"Gui Xian. Wo shi Super Junior-M de Gui Xian."
Suara tawa semakin keras di ruangan itu. Hankyung menggelengkan kepala dengan kesal. Namun ketika ia melihat keenam dongsaeng-nya, melihat mereka berwajah ceria karena gurauan-gurauan tadi, hatinya merasa senang. Teuki hyung, kini aku mengerti mengapa kau rela di-bully oleh dongsaengdeul. Melihat mereka tertawa dan gembira, itu menjadi kekuatan sekaligus penghibur bagi kita. Benar begitu kan, hyung?
"Baiklah, besok kita makan malam di rumah makan. Aku rasa bagus juga untuk melatih bahasa mandarin kita." Hankyung tersenyum ketika semua ber-tepuk kegirangan. Mereka tak sabar menunggu malam tiba.
Semua melanjutkan acara makan yang tertunda. Yang selesai makan, duduk menunggu yang lain selesai. Hari ini mereka ingin dekat satu sama lain untuk mengalahkan perasaan kehilangan yang diam-diam mencari sela saat mereka termenung sendirian.
"Uhm, Gui Xian…" Hankyung mencoba memanggil, namun Kyuhyun yang sudah sangat lelah tidak menyadarinya. "Kyuhyunie, namamu Gui Xian bukan?"
Siwon yang saat itu menjadi tempat Kyuhyun bersandar, langsung menepuk kaki Kyuhyun sehingga dongsaeng-nya itu tersadar.
"A…Ada apa… Hank…maksudku…Hangeng gege?" Kyuhyun mencoba ber-bahasa mandarin sementara yang lain tertawa di sekitar meja makan melihatnya sudah sangat mengantuk.
"Cyworld-mu… Kau menulis status 'Happiness' tapi wajahmu seperti orang yang jauh dari kebahagiaan."
Tawa pun pecah kembali di ruangan itu, sementara Kyuhyun hanya bisa mengerucutkan mulutnya. Namun ia teringat foto yang ia upload sebelum berangkat ke bandara. Wajahnya pun memerah.
"Mian… Ah, duibuqi, Hangeng gege. Aku pikir, ini langkah yang baik untuk mengejar impian kita meraih Daesang GDA. Makanya aku menulis seperti itu. Tapi ketika aku memikirkan keluargaku, hyungdeul dan teman-teman yang ada di Korea…"
Suasana tawa tadi mendadak hening. Hankyung pun menghela napas panjang. Sepertinya hanya dirinya dan Zhoumi yang merasa senang berada di negaranya kembali. Ia hampir lupa bahwa kelima dongsaeng-nya merasakan apa yang dulu ia rasakan, terpisah jauh dari orang-orang terdekat mereka.
"Besok kita makan malam di rumah makan. Pesanlah apa yang kalian suka." Hankyung mencoba memecah keheningan. "Sebaiknya kalian beristirahat sekarang."
Tak ada yang membantah perintah Hankyung karena mereka semua sudah merasa lelah. Semua beranjak ke kamar masing-masing termasuk Kyuhyun dan Siwon.
Siwon yang sudah terbiasa berada di China, melompat ke atas kasur dengan gembira, memeluk bantal dan membenamkan wajahnya. Kyuhyun justru me-ngambil HP-nya dan membukanya sambil berbaring di tempat tidur. Ia mencoba tersenyum saat mengambil foto dirinya sendiri. Siwon menoleh dengan heran.
"Apa yang kau lakukan, Gui Xian?"
"Mengambil foto, Shi Yuan ge, aku akan meng-update cyworld-ku. Jangan sampai hyungdeul yang di Korea menjadi khawatir karena status tadi." Kyuhyun mengutak-atik HP-nya, membuat Siwon penasaran. Namja tampan itu pun me-ngambil HP miliknya yang tergeletak di atas nakas yang berada di antara kedua tempat tidur. Ia membaca status yang Kyuhyun tulis di cyworld.
"Santai saja… Ini sudah hari yang lain… Aku masih tetap Kyuhyun." Siwon membaca status itu. Tampak foto Kyuhyun yang sedang tersenyum dengan kepala berada di atas bantal. Senyum itu terasa sedikit dipaksakan. Tapi foto itu jauh lebih baik dari yang sebelumnya. Siwon bangun dan duduk di sisi pem-baringan Kyuhyun.
"Geogjeonghaji maseyo, Kyuhyunie, tanpa terasa, kita sudah berada di Korea kembali. Tiga bulan bukanlah waktu yang lama, arra? Meski kami me-manggilmu Gui Xian, kau tetaplah uri Kyuhyunie."
"Hyung, ah, maksudku gege…"
"Hyung saja." Siwon ter-senyum menampakkan lesung pipi-nya. "Panggil hyung saja selama di kamar ini. Hankyung hyung tidak akan mendengar. Ini rahasia kita, arra?"
"Ne." Kyuhyun ikut tersenyum. Ia akhirnya tertawa melihat wajah Siwon yang masih mencemaskan dirinya. "Shi Yuan shagua4."
"Mwo?" Mata Siwon membelalak dengan ekspresi bingung.
Kyuhyun semakin keras tertawa ketika alis Siwon terangkat satu.
"Gwenchanayo, hyung. Aku hanya ingin bilang, Siwon hyung terlalu mengada-ada. Aku tidak selemah itu. Aku baik-baik saja. Believe me."
"Tapi, Kyuhyunie…"
Kyuhyun mengibaskan tangannya, memberi kode agar Siwon menjauh. Dengan terpaksa, Siwon naik kembali ke tempat tidurnya. Ia menarik selimut hingga ke pinggang, namun berbaring dengan wajah menghadap ke arah Kyuhyun yang ada di sisi lain kamar. Kyuhyun berbalik ke arahnya ketika me-nyadari Siwon masih mengawasinya. Mata dongsaeng-nya itu akhirnya melem-but sebelum mengukir sebuah senyum manis.
"Hyung, jjaljayo…"
Mendengar suara Kyuhyun membuat Siwon merasa nyaman. Namja itu tersenyum dan memejamkan mata setelah menggumamkan 'Jjaljayo'. Sebelum Kyuhyun mematikan lampu kamar, Siwon sudah tertidur pulas. Kyuhyun sendiri masih mengamati foto di cyworld-nya hari ini dan kemarin. Wajah sedih dan wajah dengan senyum tipis.
Cho Kyuhyun, jangan mempersulit orang lain. Kau harus lebih tegar dari ini. Impianmu sudah maju selangkah. Jangan ada lagi Cho Kyuhyun dengan wajah sedih. Kau harus lebih kuat seperti yang dipesankan Shindong hyung. Cho Kyuhyun, hwaiting! Aja aja hwaiting!
.
.
3 April 2008
Akhirnya pengumuman resmi tentang Super Junior M muncul. Donghae, Siwon, dan Henry hadir di MIT untuk diperkenalkan oleh pihak SM sebagai tiga dari tujuh member Super Junior M.
"Super Junior China bukanlah nama yang akan kami pakai, mengingat hal itu membuat issue akan adanya Super Junior negara-negara lainnya. Karena itu, kami memakai nama Super Junior M untuk sub grup ini. Dua member baru ditambahkan ke dalam grup." Pihak SM memberi keterangan. "Album pertama mereka adalah Me. Untuk kepastian nama-nama member Super Junior M akan kami umumkan mulai besok secara bertahap. Kami juga membuka blog resmi untuk Super Junior M. Kalian bisa mengikuti informasi Super Junior M dari managemen maupun artis kami di . / Terima kasih."
.
.
"Bagaimana kabar mereka?" tanya Leeteuk ketika Shindong berkutat dengan laptopnya.
"Tidak ada yang berubah, hyung. Fans marah dengan penundaan informasi dari pihak SM, padahal foto MV U Super Junior M sudah bocor. Mereka meminta kepastian, tetapi hal itu terus ditunda."
"Apakah mereka semua baik-baik saja?"
"Pasti." Kangin menepuk bahu Eunhyuk untuk menghiburnya. "Hankyung hyung pasti menjaga mereka semua dengan baik."
"Mereka berada di negara dengan tingkat polusi tertinggi di dunia. Aku sangat cemas."
"Sungminie, kau membuat Hyukie menangis." Yesung menunjuk Eunhyuk yang langsung menghapus air matanya.
"Hajimallago5!" Kangin menegur.
"Ani… Aku tidak menangis. Aku tidak akan menangis." Eunhyuk berhasil menahan air matanya dan tersenyum. "Aku sudah berjanji pada Donghae-ah akan menjadi lebih kuat. Aku hanya sedikit cemas, tapi aku sudah tidak apa-apa."
Kangin menghembuskan napas panjang sambil menjatuhkan tubuhnya ke sofa. "Mereka yang di sana, memiliki jadwal penuh. Pasti mereka sangat ter-tekan, apalagi dengan banyaknya penolakan yang terjadi. Semoga hal itu tidak semakin keras."
"Kita yang di sini dibiarkan minim kegiatan. Hal ini juga sebuah tekanan tersendiri." Sungmin berpikir. "Dengan tekanan yang berbeda bentuk, sangat mudah kita saling bentrok satu sama lain."
"Di internet, sudah tersebar bahwa Super Junior kini pecah. Kita bukan satu kesatuan lagi." Yesung termenung. "Bahkan berita Heechul hyung tidak tidur di dorm sudah menyebar."
"Kita tak perlu banyak bicara. Kita buktikan bahwa Super Junior tetap ada. Ini hanya perpisahan sementara. Kalian harus semangat, arra?"
Semua mengangguk setuju dengan apa yang diputuskan sang leader.
.
.
Malam itu, semua member Super Junior M sangat senang karena mereka akan makan di luar.
Setelah melakukan penyamaran yang cukup, mereka diantar oleh manager Super Junior M sampai di tempat yang sudah ditentukan. Rombongan itu me-nempati sebuah meja bundar di sudut ruangan agar tidak menyolok.
"Rasanya aneh," gumam Ryeowook saat menempati kursinya. "Kalau di Korea, kami akan sibuk mencari ruangan dengan meja sangat panjang, atau makan bersama dengan dua meja yang disatukan. Tetapi hal itu tidak terjadi saat ini."
"Di Korea pun akan mengalami hal itu," hibur Donghae.
"Gui Xian, coba kau memesan makanan," ujar Hankyung.
"Wo6?" Kyuhyun bertanya sambil menunjuk dirinya sendiri. Ia menggeleng ketika Hankyung mengangguk. "Wo bu hui hanyu7."
"Harus bisa," tegas Hankyung.
Kyuhyun terdiam, mencoba mencari cara untuk memesan. Akhirnya ia mengangkat tangan kanannya dan berteriak. "Fuwuyuan8!"
Hankyung dan Zhoumi terkejut mendengar Kyuhyun mengucapkan kata itu dengan logat Beijing asli yang mengandung aksen r. Seorang pelayan mendekat bersiap menulis pesanan mereka.
"Fuwuyuan, Huoguo," pesan Kyuhyun sambil tersenyum lebar. Ia mengerut-kan kening saat suara tawa meledak di meja mereka. "Waeyo?"
"Kau mengucapkan pesanan seperti sedang bernyanyi," jelas Siwon.
"Gui Xian menambahkan vibrasi ke kata 'huoguo' tadi." Zhoumi tergelak.
Kyuhyun hanya bisa tersenyum ketika yang lain tertawa semakin keras.
"Lanjutkan," kata Hankyung setelah tawanya reda.
Ketika pelayan memandangnya penuh tanya, Kyuhyun tersenyum, lalu menarik lengan Hankyung. "Gege…"
Kyuhyun menunjuk menu sambil memasang wajah kekanak-kanakkannya. Ia juga memberi kode kepada sang pelayan untuk menanyakan pesanan selanjut-nya kepada Hankyung. Kyuhyun tersenyum dengan sangat lucu sehingga Han-kyung luluh. Akhirnya, tanpa memarahi Kyuhyun yang gagal dalam ujiannya, Hankyung memberi petunjuk apa saja yang perlu disertakan dalam huoguo. Ia juga memesan minuman untuk mereka.
"Kalian tidak bertanya apa yang Hangeng gege pesan?" Zhoumi keheranan.
"Kami mempercayainya. Hangeng gege pasti memilihkan makanan yang sesuai untuk kami," jawab Siwon sambil tersenyum.
Ketika Huoguo pesanan Kyuhyun datang, semua berteriak puas. Pelayan meletakkan sebuah panci besar di atas kompor yang diletakkan lebih dulu. Panci itu memiliki pembatas di tengahnya, diisi dua macam kuah dengan warna yang berbeda. Asap mengepul karena kuah tersebut sangat panas.
"Aku memilih kuah kaldu ayam. Yang merah adalah kuah kaldu ikan pedas." Hankyung menjelaskan dalam bahasa Korea dan Mandarin agar mereka mem-pelajarinya perlahan-lahan. Di sekitar panci besar itu, para pelayan meletakkan tujuh buah piring besar berisi sayuran dan irisan daging, bakso, mie, juga tahu. Tiap orang mendapat mangkuk nasi, mangkuk kuah, dan sepiring kecil saus. Hankyung mengecilkan api kompor agar kuah tidak lekas mengering tetapi tetap hangat.
"Perhatikan caranya. Misalkan kalian menyukai sayur, tahu, mie, dan daging sapi, masukkan ke kaldu yang kalian inginkan."
Hankyung menjumput bahan-bahan yang disukainya, lalu mencelupkan semua itu ke kaldu ayam. Ia memang tidak menyukai masakan pedas. Hankyung menunggu beberapa saat sebelum kembali mengambilnya. Dicelupkannya irisan daging ke saus yang tersedia, lalu memakannya setelah meniupnya perlahan. Ia juga mengambil mangkuk kecil dan mengisinya dengan kaldu panas, lalu meng-hirupnya pelan.
"Nah, sekarang coba kalian lakukan."
Keenam namja yang kelaparan itu langsung berebut memasukkan bahan-bahan yang mereka sukai sambil sesekali terjadi pertengkaran kecil.
"Hei, hati-hati! Makanan ini sangat panas!" seru Hankyung ketika Donghae dengan cepat memasukkan tahu yang baru saja selesai direbusnya.
"Au..pppu…o!" Donghae berteriak kepanasan. Ia mengipaskan tangannya di depan mulut, berharap tahu panas itu sedikit mendingin.
Henry memasukkan banyak sayur ke dalam kuah pedas.
"Henry. Spicy."
"Spicy?" Henry kebingungan ketika Kyuhyun memberitahunya dalam bahasa Inggris. Ia memang tidak bisa memakan makanan pedas, sama seperti Han-kyung.
"Biar untukku saja." Siwon tersenyum dan mengambil sayur berkuah pedas tadi. Henry mengangguk sambil mengucapkan terima kasih.
"Shi Yuan ge, kau tidak suka makanan pedas," cetus Ryeowook.
"Aku cuma akan berkeringat setelah memakannya. Bukan tidak suka, hanya tidak tahan." Siwon kembali tersenyum.
Namun sebelum Siwon memasukkan sayur berkuah pedas tadi ke mulutnya, Donghae langsung merebut sayur itu dengan menggunakan sumpit. "Biar aku saja. Aku suka pedas." Donghae menikmati sayuran itu dengan wajah gembira, tidak mempedulikan ketiga namja yang lain menatapnya dengan mata tak ber-kedip.
Zhoumi heran melihat Kyuhyun sangat tenang; Sama sekali tidak berusaha mengambil apapun dari dalam panci panas itu. "Gui Xian, kau tidak makan?"
Baru saja ia selesai bertanya, Ryeowook meletakkan mie, irisan daging, udang, dan tahu ke mangkuk Kyuhyun. "Kau mau apa lagi, Gui Xian?"
"Aku mau ikan, Li Xu." Kyuhyun tersenyum manis. Ryeowook menjumput irisan daging ikan dan memasukkannya ke panci panas.
"Kau ini dimanjakan sekali," gumam Zhoumi takjub.
"Aku tidak menyuruh Li Xu," protes Kyuhyun. Ia melirik ke mangkuk Zhou-mi. "Zhoumi ge, bundaran coklat itu apa?"
"Oh, ini?" Zhoumi menjumput makanan yang Kyuhyun maksud. "Ini bakso cumi yang digoreng. Sangat enak."
"Zhen de ma9?" Mata Kyuhyun mengerjap. Mulutnya mengeluarkan seruan kagum.
"Zhen de." Zhoumi merasa senang melihat ekspresi Kyuhyun. "Cobalah, kau pasti menyukainya."
Zhoumi mengambil dua baso cumi untuk Kyuhyun.
"Zen me yang10? Houbu hao11?" Zhoumi memandang Kyuhyun yang tampak menikmati bakso cuminya.
"Hou. Hou." Lagi-lagi Kyuhyun menggunakan bahasa mandarin yang sangat pendek. Kebiasaan yang sudah ditegur Hankyung selama mereka berlatih. Ketika Kyuhyun mengangsurkan mangkuknya ke arah Zhoumi, namja tinggi semampai itu kembali mengambilkan bakso cumi untuknya. "Xie xie, Zhoumi ge."
"Kau juga memanjakan Gui Xian sekarang," goda Hankyung.
Ketika yang lain tertawa, sadarlah Zhoumi bahwa ia tanpa sadar sudah me-nambah jumlah orang yang memanjakan Kyuhyun. Ia menoleh dengan kesal ke arah Kyuhyun, bersiap untuk melontarkan protes. Ia merasa dijebak.
"Zhoumi ge, apakah aku melakukan kesalahan?"
Sepasang mata hitam itu memandang dengan tatapan khawatir, membuat Zhoumi tersentuh. Ketika Zhoumi menggeleng dengan cepat, evil smirk-pun muncul di wajah Kyuhyun, membuat Zhoumi menyesali kepalanya yang meng-geleng tadi.
"Kau harus berhati-hati dengan Gui Xian," kata Siwon disambut tawa yang lain. Zhoumi hanya bisa meringis sementara Kyuhyun tertawa lebar ke arahnya.
"Gui Xian, darimana kau tahu tentang Huoguo?" tanya Hankyung sambil memasukkan semua sayur dan lauk yang tersisa ke dalam kaldu panas.
"Pasti dia meneliti!" seru Donghae, Ryeowook, dan Siwon serempak.
"Kalau begitu, kenapa kau tidak belajar memesan minuman juga?" tanya Hankyung dengan nada menegur sambil menumpuk piring lauk yang sudah kosong.
"Gege…" Panggilan halus itu membuat Hankyung menoleh. Kyuhyun me-nuangkan secangkir mungil teh, lalu menyerahkannya kepada Hankyung dengan posisi menjura. "Qing he cha12."
Bukan hal yang sopan di China, menolak seseorang yang menuangkan dan menawarkan teh. Hankyung terpaksa tidak melanjutkan ceramahnya, dan bersulang dengan Kyuhyun. Sang magnae Super Junior itu tersenyum penuh kemenangan.
.
.
4 April 2008
[Dajia hou! Wo shi Hangeng! Selama beberapa hari ke depan, kami akan mengumumkan melalui blog ini nama-nama member SJ M. Saya harap kalian akan terus mengikuti berita ini dan memberikan dukungan.]
Kalimat tadi tertulis di blog Super Junior M yang hari itu memuat potongan klip MV U Super Junior M, di mana Hankyung dengan kostum putihnya me-lakukan dance seorang diri. Di bawahnya terdapat foto namja itu dengan latar kosong, sama seperti yang dimuat di media. Bedanya, di media luar, latar ko-song itu begitu besar sehingga bisa memuat penambahan foto member hingga belasan orang lagi.
Berita itu disambut para antis dan netizen untuk mengumumkan pecahnya Super Junior. Leeteuk dan member lainnya yang berada di Korea, mengikuti berita-berita yang ada dengan perasaan bercampur-aduk.
"Jangan menghabiskan waktu membaca berita-berita itu!" Kangin me-lemparkan koran yang memuat pecahnya mereka dengan kesal. "Kalau saja kita banyak kegiatan, kita takkan sempat melihat omong kosong ini! Heechul hyung memilih yang terbaik, menyibukkan diri dengan hal lain di luar Super Junior!"
"Jangan bicara sembarangan, Kim Young-woon!" Yesung menepuk keras kepala Kangin. "Heechul hyung seperti itu untuk menjaga dirinya dan kita semua. Itu sudah keputusan yang terbaik untuk orang moody seperti dia. Lagi-pula, Heechul hyung tidak mungkin tampil di muka umum dengan hidung luka seperti itu."
"Aku merasa sangat sedih jika berita-berita ini akan jadi kenyataan, Yesung hyung. Kalian semua sudah aku anggap sebagai keluargaku sendiri…" Kangin merendahkan suaranya. Tak berani membantah Yesung.
"Kita tidak boleh mengklarifikasi berita itu?" Eunhyuk memandang Leeteuk.
"Sampai pihak SM memberi ijin, kita tak boleh mengeluarkan pernyataan mengenai hal itu." Leeteuk tampak murung. "Bagaimana jika mereka yang di China melihat berita-berita ini?"
"Mereka sangat sibuk, mungkin takkan sempat mengikuti berita-berita yang ada di sini. Di sana pasti jauh lebih ramai." Sungmin terpekur.
"Yesung hyung, mwolhago isseoyo?" Shindong dan yang lain mengerubungi Yesung yang sibuk dengan laptopnya. Mereka mengerutkan kening ketika Yesung meng-upload sebuah foto ke dalam cyworld.
"Itu foto ulang tahunku tahun lalu, sebelum Kyuhyunie kecelakaan," gumam Eunhyuk nyaris menangis. Saat itu mereka benar-benar senang karena ulang tahun Eunhyuk dijadikan tema pemotretan. Mereka merayakannya dengan banyak hadiah, pita, balon, kue, bahkan topi-topi lucu.
Semua, ketiga belas member Super Junior, tampak berbahagia di foto itu.
"ELF, tolong ingatlah foto ini." Leeteuk memandang Yesung, tak mengerti maksud status dongsaeng-nya tersebut. "Ada apa dengan foto ini, Sunggie?"
"Aku hanya ingin ELF ingat, bahwa kita masih sama; masih tiga belas orang member Super Junior, apapun berita di luar. Foto ini dibuat saat kita sudah dekat satu sama lain, bahkan dengan Kyuhyunie. Bukankah kita terlihat seperti keluarga bahagia?"
Semua tertegun mendengar kata-kata yang diucapkan Yesung.
"Waeyo? Kalau menulis seperti itu, tidak melanggar aturan apapun kan?!"
Tanpa menunggu jawaban, Yesung masuk ke dalam kamar. Terdengar kunci diputar. Semua tahu, itu artinya Yesung tidak mau diganggu. Leeteuk ingin mencoba membujuk, namun waktu yang ditunjukkan jam dinding membuatnya berubah pikiran. Mereka harus mulai bersiap-siap.
"Hyukie, Shindongie, kalian menemaniku ke acara di MNet sore ini. Sung-minie, Kangin-ah, kerjakan tugas DJ kalian baik-baik, sama seperti yang dikerja-kan Kibumie saat ini di drama. Jika kita melakukan semua dengan baik, mungkin saja ada acara baru yang akan dipercayakan kepada kita."
"Itu mustahil, Teuki hyung. Bukankah managemen bilang, kita sibuk me-nyiapkan album baru? Karena itu kita satu per satu ditarik dari acara. Heechul hyung pun hanya menunggu kesembuhannya untuk kemudian menjadi MC ter-akhir kali dan berpamitan."
"Aku akan berhenti berharap jika aku sudah mati, Hyukie. Kita tidak boleh putus asa," kata Leeteuk sambil tersenyum.
"Kasihan Yesung hyung, dia lebih sering di dorm tanpa kegiatan." Kata-kata Kangin membuat Leeteuk tertegun. Ia mengangguk dengan wajah muram.
"Kau betul, Kangin hyung. Tadi saja, Yesung hyung banyak diabaikan oleh fans yang datang ke Rose of Sharon Campaign," sahut Sungmin.
"Jeongmal?" Eunhyuk menatap Sungmin tak percaya. "Padahal Yesung hyung sangat tampan."
"Ne, tapi mereka lebih banyak berlari ke arahku dan Teuki hyung." Sungmin tersenyum getir. "Bukannya tersenyum, Yesung hyung justru menghadang fans yang hendak mendekati Teuki hyung, memaksa seorang yeoja menerima bunga-nya dan hal-hal lain semacam itu."
"Dan mereka malah menjadi takut?" Eunhyuk meringis.
"Aigoo….melatih Yesung hyung memang butuh waktu. Tapi tenang saja, kita akan merubahnya menjadi sosok yang membuat orang menyukainya. Dia jauh lebih menarik daripada yang ia perlihatkan selama ini. Serahkan padaku," kata Shindong dengan penuh percaya diri.
"Sudah! Sudah! Sebaiknya kalian semua bersiap-siap." Teuki bertepuk tangan untuk membubarkan obrolan mereka.
.
.
Sore itu, Super Junior yang diwakili oleh Leeteuk, Eunhyuk, dan Shindong mengisi acara variety show di Mnet, di mana A'ST1 diperkenalkan sebagai se-buah grup baru. Beberapa waktu sebelumnya, grup ini menuai kritikan keras karena promo debutnya. Dalam video tersebut, mereka menulis 'Kalahkan Super Junior!' dengan sikap menantang. Berbagai pihak menyerang mereka karena cara debut yang dianggap kasar.
Bukan rahasia jika persaingan di industri musik sangat keras. Semua selalu berusaha mengalahkan grup yang lainnya. Tapi A'ST1 yang menyatakannya secara terang-terangan di media. Meski semua menyalahkan pihak managemen DSP yang membuat konsep promo, personil grup tersebut terkena imbasnya juga.
Dan hari ini, kedua grup dipertemukan. Pihak DSP menyatakan permintaan maaf atas kegiatan promo yang menyangkutkan nama Super Junior, dan berjanji akan menarik semua foto dan video yang berkaitan dengan kasus tersebut. A'ST1 sendiri menegaskan bahwa mereka sama sekali tidak bermaksud menjatuhkan Super Junior.
"Kami benar-benar mengagumi Super Junior dan ingin menjadi seperti mereka." Leader A'ST1 memberikan pernyataan kepada pers yang meliput.
"Super Junior bisa menjadi panutan untuk sebuah grup yang baru, kami merasa sangat senang." Leeteuk tersenyum ramah. "Kapan-kapan, kami akan mengajak A'ST1 makan malam bersama."
Jabat tangan yang dilakukan oleh personil A'ST1 dengan Leeteuk, Shindong dan Eunhyuk, meredakan situasi panas yang terjadi antara pihak DSP dan SM.
.
.
Saengil chukahamnida…
Saengil chukahamnida…
Sarangeun naui saranghada Eunhyuk-ah
Saengil chukahamnida…
"YA! Donghae hyung! Jangan berteriak di telingaku!" protes Kyuhyun ketika Donghae menyanyikan lagu ulang tahun untuk Eunhyuk di video call. Hankyung, Ryeowook, Siwon, Zhoumi, dan Henry juga mengerubungi Kyuhyun yang baru saja berhasil menyambungkan mereka dengan dorm di Korea. Satu per satu mereka memberi selamat sehingga Eunhyuk tersenyum senang dengan wajah yang memerah karena menahan tangis.
"Eunhyuk-ah! Hari ini ulang tahunmu, kenapa menyanyikan lagu sedih di SUKIRA?" tanya Donghae dengan gemas.
"Teuki hyung, kalian membelikan kue ulang tahun untuknya 'kan?"
"Tentu saja, Siwonie, aku tidak sepelit itu."
Leeteuk mencoba bersabar.
"Teuki hyung, geojitmal hajima13! Kue itu kru SUKIRA yang membelikan!" seru Kangin dari balik punggung Leeteuk.
"Ommo… Teuki hyung tega sekali," kata Ryeowook dengan sedih. "Kalau aku di sana, aku akan memasak banyak-banyak untuk Eunhyuk hyung."
"Wookie benar-benar suka memasak." Hankyung tertawa. "Di sini kami tidak sempat memasak, jadi kondisinya sama dengan kalian di sana."
"Lalu, apa yang kalian makan?"
"Kami makan makanan cepat saji, Sungmin hyung." Zhoumi ikut bergabung.
"Junk food." Henry menggelengkan kepalanya dengan pasrah. "Cuma 1 kali kami makan di rumah makan. Poor me."
"Henry-ah, kita baru beberapa hari di sini, jangan menarik keputusan se-cepat itu," tegur Kyuhyun.
"Kau sudah jadi hyung yang baik, Kyuhyunie." Yesung tampak senang me-lihat Kyuhyun di layar.
"Wajah Henry-ah menunjukkan sebaliknya," ujar Kibum yang baru muncul. Ia meringis ketika Kyuhyun mempoutkan mulutnya.
"Kibum hyung, kalau dramamu jelek, aku akan memberi rating nol di internet!"
"Aigoo… mana mungkin Kibumie berakting jelek?" Shindong tersenyum lebar. "Kalian semua sehat?"
"Sehat!" Semua member Super Junior M menyahut bersamaan. Mereka pun berbincang-bincang, lebih tepatnya saling berteriak dengan serunya.
"Sudah malam, sebaiknya kita istirahat. Besok hari yang sibuk." Hankyung membubarkan membernya yang masih berebut berbicara di layar.
"Ah! Tentu. Kalian pasti sangat lelah." Leeteuk menyadari kesalahannya. Ia memberi kode agar yang lain ikut mengakhiri percakapan. Protes pun ber-hamburan kepada leader masing-masing. Sebelum layar dimatikan, semua me-ngucapkan selamat ulang tahun lagi kepada Eunhyuk.
Leeteuk memeluk Eunhyuk begitu hubungan terputus.
"Bertahanlah, masih ada kami di sisimu. Mereka akan segera kembali dan bersama kita lagi," bisik Leeteuk ketika Eunhyuk melepaskan tangis di bahunya.
.
.
5 April 2008
00.30
Malam sudah larut. Semua member Super Junior M sudah tertidur pulas di kasur, kecuali Kyuhyun. Ia sedikit sedih karena tidak melihat Heechul di video call tadi. Untuk menenangkan perasaannya, ia memainkan PSP di ruang duduk. Tak berapa lama, Donghae keluar dari kamar untuk ke kamar mandi. Kyuhyun hanya melirik sebentar, kemudian melanjutkan permainannya.
"ANDWAE!"
Kyuhyun yang masih sibuk dengan PSP-nya, menoleh ke arah Donghae yang keluar dari kamar mandi. Hyung-nya itu menutupi pipinya dengan ekspresi panik. Donghae menjatuhkan tubuhnya di sisi Kyuhyun, meminta perhatian.
"Gui Xian…. Jiu jiu wo14…," kata Donghae nyaris menangis.
Kyuhyun yang paling rendah ke-mahiran bahasa mandarinnya, me-ngerutkan kening. Kalau saja yang di dekatnya sekarang bukan Donghae, ia tak akan peduli. Donghae akan menangis semakin keras jika diabai-kan. Kyuhyun ingat, waktu Donghae berada di kondisi sangat sedih, Lee-teuk sampai harus berpakaian sebagai yeoja untuk menghiburnya. Kyuhyun tidak mau melakukan itu. Jadi, membiarkan pasukannya berhenti bertarung untuk sementara adalah pilihan terbaik.
"Hyung… gege… Ah, abaikan! Ini tengah malam, kita berbahasa Korea saja. Kau bilang apa tadi? Jiuwo? Jijiwo?"
"Jiu jiu wo… dowa juseyo," ulang Donghae dalam bahasa Korea. Wajahnya ditekuk dan air mata mulai mengaliri wajah tampannya. Namun ketika namja itu mengangkat wajahnya menatap Kyuhyun, tiba-tiba matanya terbelalak. Ia me-megang kedua pipi sang dongsaeng hingga Kyuhyun menepisnya.
"Ya! Hyung! Sekarang apa lagi?!"
"Kyuhyunie…wajahmu…."
"Ada apa dengan wajahku?" tanya Kyuhyun ketus. "Jangan katakan wajah-mu lebih tampan, hyung! Aku sudah tahu!"
"Ani. Aniyo," bantah Donghae sambil menggeleng. "Wajahmu… wajahmu juga berjerawat! Bahkan lebih banyak!"
"Mwo?" Kyuhyun menegakkan duduknya. Bukan karena mengetahui dirinya berjerawat, tapi karena kata-kata 'juga' yang Donghae ucapkan. "Lee Donghae, kau tidak bilang bahwa masalahmu adalah jerawat, bukan?"
"Memang jerawat." Donghae kembali memasang mimik sedih sambil me-nunjuk sebintik jerawat di wajahnya. "Aku rasa kita berdua stress dengan pem-beritaan di luar, atau kita tidak cocok dengan udara di sini, atau…"
"Hyung! Aku tak mau melanjutkan pembicaraan konyol ini!"
Kyuhyun mendorong Donghae agar tidak duduk di sofa sehingga ia bisa merebahkan tubuhnya di sana. Namja itu kembali melanjutkan pertarungan pasukannya yang terganggu. Tapi hal itu tak berlangsung lama. Ia sama sekali tidak bisa berkonsentrasi. Sepasang mata indah yang berkaca-kaca seperti pangeran baik hati di dalam komik, menatapnya penuh harap. Kyuhyun merasa menjadi pangeran iblis yang membuat pangeran baik hati menderita.
"Aigooo… Baiklah!" Kyuhyun menyesal mengapa ia bermain PSP tengah malam. Kalau ia tidur, ia takkan menemui Donghae dengan masalah sebintik jerawatnya. "Apa yang bisa kubantu, hyung?"
"Temani aku mencari bahan obat jerawat."
"Hyung, ini tengah malam."
"Tapi…tapi kalau menunggu besok…jerawatku bisa bertambah." Donghae benar-benar merindukan Eunhyuk saat ini. Sahabatnya itu akan mendengarkan dengan wajah prihatin, sama cemasnya dengan dirinya. Tapi dongsaeng-nya menatapnya dengan wajah sangat kesal.
"Hankyung hyung bisa mencekik kita jika kita keluar dorm, hyung."
"Hanya sebentar. Di sekitar sini pasti ada mini market 24 jam. Mumpung wajah kita belum dikenal, dan ini sudah tengah malam, aku rasa tak apa kita keluar."
Kyuhyun terdiam sambil mengamati Donghae. Ia menimbang apakah perlu membangunkan Siwon atau member lainnya, namun ia memutuskan tidak me-lakukannya. "Baiklah, aku ambil kamus sebentar, siapa tahu kita menemukan kata-kata sulit nanti."
Sepuluh menit kemudian, Kyuhyun dan Donghae dengan mengenakan jaket hoodie, mengendap-endap turun ke lantai bawah. Donghae nyaris melonjak kegirangan ketika berhasil keluar kalau saja Kyuhyun tidak mengirimkan death glare kepadanya.
Ternyata tak ada mini market 24 jam di dekat dorm. Tanpa sadar, mereka berjalan agak jauh. Keduanya merasa senang saat menemukan mini market yang mereka cari. Tanpa kesulitan, mereka berhasil membeli telur, madu, aspirin, dan oatmeal. Mereka cukup mencari sendiri di rak, kemudian membayar. Kamus yang Kyuhyun bawa cukup berguna untuk memastikan mereka mengambil barang yang benar.
"Xie xie," ucap Donghae setelah menerima barang. Uang yang dibawanya di saku benar-benar habis. Ia bersyukur semua kebutuhannya bisa terbeli. Besok ia akan meminta manager hyung menukarkan sisa uangnya dengan uang yang berlaku di China lagi.
Mereka berjalan kembali menuju dorm. Langit tampak gelap dan suasana sangat sepi. Kyuhyun melihat ke atas, tak tampak sebuah bintang pun. Donghae ikut menengadah dan mengerutkan kening.
"Mengapa di sini tak ada bintang dan bulan?"
"Polusi udara di sini sangat parah, hyung, karena itu kita tidak bisa melihat benda-benda langit." Kyuhyun diam-diam merasa khawatir dengan udara yang mereka hirup.
Di sebuah tikungan jalan, mereka melewati segerombolan pemuda. Tercium bau minuman keras ketika mereka melewati gerombolan itu. Salah seorang dari mereka menunjuk dengan dagunya ke arah Kyuhyun dan Donghae. Gerakan itu membuat Kyuhyun merasa khawatir.
Donghae sendiri tampak sangat gembira karena berhasil mendapatkan bahan-bahan yang ia butuhkan.
"Hyung, kita jalan agak cepat," bisik Kyuhyun ketika gerombolan di belakang mereka mulai berdiri.
"Andwae, Kyuhyunie… Nanti telur ini bisa pecah."
"Hyung, jebal, ikuti kataku, arra?"
"TINGZHI15!"
Belum sempat Donghae menjawab, salah seorang dari mereka meneriakkan kata yang membuat jantung Kyuhyun berdegub kencang. "Hyung, lari! Kita lari!"
"Mwo? Kyuhyunie, mereka menyuruh kita berhenti. Mungkin mereka perlu sesuatu."
"Aigoo, hyung, apa yang dibutuhkan orang tengah malam begini?!"
"Aku membutuhkan ini," kata Donghae sambil mengangkat belanjaannya.
Kyuhyun hanya bisa pasrah menghadapi kepolosan hyung-nya yang satu ini. Sudah terlambat. Segerombolan pemuda tadi sudah berada di jarak yang sangat dekat. Kyuhyun langsung memutar tubuhnya berhadapan dengan mereka dan menarik Donghae ke sisinya. Ia ingin tak seorang pun dari para pemuda itu yang berdiri di belakang, karena itu akan mempersulit mereka kabur. Kyuhyun me-rutuki dirinya sendiri yang terbiasa dengan keamanan kota Seoul, salah satu kota teraman di dunia. Ia lupa, tidak semua negara memiliki tingkat keamanan yang sama.
"QIAN16!"
"Qian?" Donghae tertegun. Kyuhyun sedikit bersyukur hyung-nya itu mulai menyadari keadaan mereka. "Kyuhyunie,…mereka meminta uang. Uangku habis. Kamu bawa uang?"
"Meiyou17." Kyuhyun menjawab gerombolan itu sambil menggelengkan kepalanya.
"Wo men meiyou qian18," ralat Donghae. Ia keheranan ketika gerombolan itu tetap meminta uang dengan suara dan wajah yang bertambah keras, padahal ia sudah mengatakan bahwa mereka berdua tidak mempunyai uang.
"Kyuhyunie, katakan bahwa kita belum gajian. Tunggu sampai kita gajian saja," bisik Donghae.
"Mwo?"
"Ayolah, Kyuhyunie… Di kamus itu ada kan?"
"Hyung, mana ada kamus tentang cara berbicara dengan penodong?"
Kyuhyun menggeleng pasrah.
"Kita sedang ditodong? Seperti di film-film itu?"
Kyuhyun memutar matanya dengan kesal. Namun kekesalannya tak berlangsung lama, karena Donghae benar-benar ketakutan sekarang.
Sepertinya Donghae yang tidak sadar keadaan akan jauh lebih baik bagi mereka berdua.
Tanpa banyak bicara, Kyuhyun langsung menarik tangan Donghae untuk berlari. Kali ini hyung-nya itu menurut. Namun gerombolan yang sedang mabuk itu tidak diam saja. Sambil berteriak-teriak marah, mereka mengejar. Keduanya terus berlari sambil mencari arah pulang.
"Kyuhyunie, di sana ada tempat sembunyi!"
Donghae menarik Kyuhyun ke balik sebuah tong sampah besar. Namun saat mereka bersembunyi di sana, Kyuhyun melihat ujung jalan tersebut buntu. Se-andainya mereka ketahuan, tak akan ada jalan untuk melarikan diri. Kyuhyun bersyukur gerombolan itu agak jauh tertinggal. Ia mengukur jarak pertigaan yang cukup dekat dari tempat mereka bersembunyi.
Jika aku bergerak ke sana dan memancing mereka, mereka tak akan tahu aku baru saja dari tempat ini.
Kyuhyun menepuk pipi Donghae yang pucat pasi. "Hyung, jebal, ikuti kata-kataku kali ini, arra? Tetaplah di sini, jangan keluar untuk alasan apapun. Cobalah menghubungi Siwon hyung. Dia paling mudah dibangunkan." Kyuhyun memeluk Donghae sejenak.
"Kyu…Kyuhyunie, kau mau apa?"
Kyuhyun hanya tersenyum. Sambil merunduk, ia berlari ke arah pertigaan. Kyuhyun berencana menunggu mereka dengan diam. Sepertinya gerombolan itu sudah mabuk berat. Mereka berlari sangat lambat dan terhuyung-huyung.
Tiba-tiba ujung mata Kyuhyun menangkap gerakan dari balik tong sampah. Tampaknya Donghae hendak keluar menyusulnya. Ia pun merubah rencana. Ditendangnya sebuah kaleng minuman yang tergeletak di jalan, memancing perhatian gerombolan itu kepadanya.
Melihat sosok Kyuhyun, gerombolan itu kembali berteriak marah dan ber-gerak lebih cepat untuk menangkapnya. Kyuhyun langsung berlari ke arah yang berbeda dari tempat persembunyian Donghae sambil berharap hyung-nya itu tidak menarik perhatian mereka. Entah sudah berapa lama Kyuhyun berlari, ia terhenti di jalan buntu.
"Aish! Kenapa banyak sekali jalan buntu di sini?"
Namja itu memperhatikan sekelilingnya. Sepi. Sepertinya percuma meng-harapkan pertolongan orang lain. Ia berusaha keluar dari jalan itu, namun gerombolan tadi sudah sampai dan menutup jalan keluar. Ketika gerombolan itu mengepungnya, Kyuhyun tidak berharap banyak. Mereka tampak benar-benar marah. Ia hanya berharap Donghae bisa selamat sampai di dorm dan membawa yang lain menolongnya sebelum nyawanya melayang.
"Duibuqi, wo meiyou qian19."
Kyuhyun berdoa semoga mereka mengerti apa yang ia ucapkan. Ia tak ingin identitasnya sebagai warga negara asing ketahuan. Bisa-bisa masalah mereka akan bertambah runyam. Namun tampaknya gerombolan yang mabuk itu tidak mau mengerti. Salah seorang menarik Kyuhyun dan memperhatikannya dengan seksama.
"Ta shi tian de20."
Kyuhyun tak mengerti apa yang dikatakan, tetapi orang itu mengatakan sesuatu yang membuat teman-temannya tertawa. Mereka membentuk lingkar-an mengepung Kyuhyun. Orang yang mencengkeram Kyuhyun tadi, mendadak mendorongnya dengan keras. Kyuhyun merasa ia akan jatuh. Namun ternyata tubuhnya ditahan oleh orang yang berada di belakangnya.
Orang kedua memaksanya menoleh. Dia memandang Kyuhyun sambil me-nyeringai. "Zhen tai21."
Gerombolan pemabuk itu semakin keras tertawa, membuat jantung Kyu-hyun berdebar sangat cepat. Apapun yang mereka katakan, Kyuhyun tahu diri-nya dalam bahaya. Tanpa ancang-ancang, orang kedua juga mendorong tubuh Kyuhyun dengan keras ke arah temannya yang lain.
Mereka mulai mendorong dan menangkap Kyuhyun ke sana ke mari. Sama sekali tidak memberi kesempatan untuk berdiri barang sejenak. Kepala Kyuhyun mulai terasa pusing dan tubuhnya terasa sakit akibat didorong terus-menerus. Ia akhirnya jatuh tersungkur di tengah-tengah mereka.
Ketika ia berusaha untuk bangkit, lingkaran kepungan itu mengecil. Kyuhyun mengatupkan mulutnya, mencoba bertahan untuk tidak meneriakkan kata-kata apapun yang bisa membongkar identitasnya.
"Argh!" Salah seorang menarik tangannya dengan kasar sehingga Kyuhyun mengaduh kesakitan.
KLONTANG!
Tiba-tiba sebuah kaleng minuman mengenai kepala orang yang menariknya.
"LIKAI22!" Teriakan itu diiringi lemparan kaleng ke arah mereka. "BUYOU PENG TA23!"
Kyuhyun kembali terduduk di jalan ketika tarikan pada tangannya lepas. Donghae hyung?! Pabo! Kenapa ia kembali? Kyuhyun mencoba bangkit berdiri. Sekelilingnya terasa berputar, namun matanya bisa menangkap sosok Donghae di ujung gang. Hyung-nya itu membawa banyak kaleng minuman bekas di tangannya dan menimpuki gerombolan yang mengepung Kyuhyun.
"Likai! Buyou peng ta!" seru Donghae lagi.
Gerombolan itu tertawa mendengar kata-kata namja itu. Mereka meninggalkan Kyuhyun dan bergerak mendekati Donghae yang masih saja melemparkan semua benda yang bisa ia temui. Mereka tidak khawatir Kyuhyun akan kabur, karena mereka menutup jalannya.
Kini mereka mengepung Donghae yang kehabisan bahan lemparan.
Wajah hyung-nya itu pucat pasi, namun tak bergerak sedikitpun dari tempatnya. Ketika salah seorang hendak menarik Donghae, Kyuhyun segera melompat ke punggung orang itu untuk mencegahnya.
"Shagua! Taopao!24" seru Kyuhyun sambil terus mengalungkan lengannya ke leher orang itu, meski orang itu berusaha melepaskan diri. Kyuhyun sangat kesal ketika Donghae hanya berdiri tertegun. "TAOPAO!"
Merasa terganggu, dua anggota gerombolan yang lain menarik Kyuhyun dengan keras dan melemparnya ke samping. Tubuh Kyuhyun menimpa kantung- kantung sampah yang berjejer di sana.
Melihat dongsaeng-nya diperlakukan seperti itu, Donghae meraung marah. Ia mulai menyerang mereka dengan membabi buta. Meski bukan ahli beladiri, kekuatan Donghae sangat besar. Ia terkenal sering merusak apa saja yang dipegangnya tanpa sengaja. Saat ini ia benar-benar berniat menghajar mereka semua.
Tiba-tiba dari arah samping, seorang namja berpakaian serba hitam dengan masker di wajahnya menyerang gerombolan pemabuk itu. Satu per satu ia jatuh-kan. Donghae sempat tertegun, namun kemudian tersenyum ketika mengenali sosok Siwon. Tapi gerombolan yang sudah mabuk berat itu tidak menyerah begitu saja. Mereka berkali-kali bangkit berdiri.
Saat semua sibuk bertarung menghadapi Siwon, Donghae berlari ke arah Kyuhyun yang masih berusaha bangun dari tumpukan sampah kotor.
"Kyuhyunie… Kyuhyunie…" Donghae memeluk Kyuhyun sambil terisak. Ia tidak mempedulikan tubuh Kyuhyun yang kotor dan bau oleh sampah. "Syukurlah aku tak terlambat menolongmu…"
"Hyung, bukan saatnya untuk menangis, kita harus membantu Siwon hyung." Kyuhyun berusaha berdiri.
Namun baru saja ia berhasil berdiri dengan bantuan Donghae, sesosok tubuh lain muncul. Sama seperti Siwon, ia mengenakan baju serba hitam tanpa lengan, dengan masker menutupi wajahnya. Ia membantu Siwon menghajar gerombolan pemabuk. Mendapat hantaman terus menerus, akhirnya mereka semua terkapar tak sadarkan diri.
Siwon menghampiri mereka satu per satu. "Aku minta maaf. Kalian mem-buatku terpaksa melakukannya. Semoga kalian cepat sembuh."
Sosok yang kedua hanya bisa menggeleng melihat tindakan Siwon. Ia kemudian mendekati Donghae dan Kyuhyun.
"Kita balik ke dorm. Cepat!" desis suara yang adalah Hankyung itu.
.
.
Suasana di ruang duduk sangat tegang. Kyuhyun dan Donghae duduk di tengah sofa dengan wajah menunduk. Keduanya sudah mandi dan mengenakan baju tidur. Mereka juga sudah meneguk tandas teh hangat yang disuguhkan Zhoumi. Ryeowook membersihkan luka di tangan dan kaki Kyuhyun sementara Siwon merangkul bahu Kyuhyun. Zhoumi dan Henry mengapit Donghae yang kembali menangis ketakutan.
Hankyung menarik kursi dan duduk menghadap mereka. Wajah namja itu benar-benar merah padam. Ia mencoba berdiam diri semenjak pulang tadi untuk mengatur emosinya. Ia tak ingin membuat keributan yang bisa me-mancing manager hyung datang ke lantai atas.
"Kalian tahu apa yang sudah kalian lakukan?" tanya Hankyung dengan nada tidak senang.
"Ini semua salahku!" isak Donghae. "Aku yang memaksa Kyuhyunie me-ngantarku malam-malam…"
"Ani. Aku juga salah. Aku tidak mencegah Donghae hyung."
Hankyung melemparkan pandangan tajam ke arah Kyuhyun. "Kau hampir mati di tangan mereka, dan bisa terjadi yang lebih buruk lagi. Apa kau tahu? Di sini terkenal dengan perdagangan manusia dan tingkat keamanan yang lebih rendah dari Seoul! Bahkan untuk hotel bintang 4, tingkat keamanannya hanya 70%! Kau seharusnya tahu soal itu!"
"Jangan memarahi Kyuhyunie! Dia bukan komputer yang harus mengetahui semuanya!" protes Donghae.
"Diamlah, Donghae-ah. Hankyung hyung tidak salah." Kyuhyun memandang ke arah Hankyung yang kembali berdiam diri. "Mianhe, hyung, aku pikir, lebih baik aku memancing mereka sehingga Donghae hyung bisa melarikan diri. Karena itu…"
"BAGAIMANA KAU BISA BERPIKIR BEGITU?!"
Donghae bangkit berdiri. Ia mengambil cangkir tehnya yang kosong dan me-lemparkan benda malang itu ke tembok. Gelas keramik itu hancur berantakan. Donghae memandang Kyuhyun dengan tajam. Giginya gemeretuk menahan puluhan kata-kata makian yang ingin dilontarkannya. Semua tertegun. Tak pernah mereka melihat wajah Donghae semarah itu, bahkan ketika Donghae dan Heechul saling melempar barang-barang di dorm saat mereka bertengkar hebat.
"Wo hui baohu wo de didi25! Aku hyung-mu! Aku yang akan melindungimu! Bagaimana bisa kau berpikir kau yang harus melindungiku?! Aku tidak akan meninggalkan dongsaeng-ku di tangan mereka!"
Donghae menggebrak meja dengan keras. Lagi-lagi semua berjengit ketika meja itu berbunyi, menandakan daun meja itu retak. Mereka langsung teringat ranjang di dorm yang Donghae buat patah ketika namja itu merasa kesal. Zhoumi dan Henry yang belum lama bersama mereka, menampakkan wajah pucat pasi. Mereka tak menyangka Donghae yang selalu manis, polos dan ramah, punya kekuatan sebesar itu.
"Kyuhyunie, mulai sekarang aku akan berlatih menjadi lebih kuat!"
"Kau akan lihat aku akan menjadi lebih besar dan kuat dari sekarang! Jangan pernah berpikir untuk melindungiku! Aku yang akan melindungimu!" Donghae masuk ke dalam kamarnya sambil membanting pintu. Namun sedetik kemudian pintu itu kembali terbuka. "AKU JUGA AKAN LEBIH PINTAR! INGAT ITU!"
Donghae kembali membanting pintu. Tak ada suara-suara lagi dari dalam kamarnya.
"Lebih kuat dari sekarang?" Ryeowook memucat.
"Zhoumi ge, apakah aman jika Dong Hai ge menyentuh kita?"
"Wo bu zhidao26, Henry." Zhoumi bergidik.
Kini semua memandang Hankyung dengan pandangan bertanya. Hankyung hanya bisa tersenyum. Semua kalimat yang ia susun buyar seketika melihat ke-marahan Donghae tadi. Siwon masih merangkul Kyuhyun dengan wajah cemas sementara Ryeowook membersihkan pecahan cangkir. Zhoumi dan Henry sibuk melihat retakan yang Donghae buat di meja ruang duduk.
"Kyuhyunie, lain kali kau saja yang menghubungiku," kata Siwon dengan suara serak. "Donghae hyung menelepon hanya bicara 'Kyuhyunie dalam bahaya! Cepat kemari!' Setelah itu dia mematikan telepon tanpa mengatakan apapun. Aku langsung menelepon Kibumie untuk memintanya mencari lokasi Donghae hyung dengan GPS di HP-nya. Aku hampir mati cemas. Jebal, jangan melakukan hal seperti itu lagi."
Kyuhyun hanya bisa mengangguk. Ia sendiri masih merasa takut saat mengingat kejadian tadi. Seandainya Siwon dan Hankyung tidak menemukan mereka, ia tak berani membayangkan apa yang akan terjadi pada dirinya dan Donghae.
"Kyuhyunie, gwenchana?" tanya Hankyung lembut dalam bahasa Korea. Ia ingin Kyuhyun merasa tenang setelah mengalami kejadian menakutkan seperti tadi. Hankyung menghampiri Kyuhyun dan memeriksa luka-lukanya.
"Gwenchanayo, hyung," gumam Kyuhyun dengan wajah murung. "Ini hanya lecet kecil ketika aku terjatuh."
"Syukurlah. Lain kali kau harus lebih hati-hati, arra?"
"Arraseyo, hyung." Kyuhyun tidak berminat membantah. Ia nyaris menangis ketika Hankyung mengelus lembut kepalanya. Namja itu menggigit bibirnya. Kedua tangannya saling bertaut untuk menyembunyikan getaran dari rasa takut yang tersisa.
"Jangan pikirkan Donghae hyung, dia hanya panik karena tindakanmu tadi. Besok Donghae hyung akan kembali seperti semula," hibur Ryeowook yang baru saja selesai membereskan pecahan cangkir.
Kyuhyun hanya bisa menggangguk samar.
.
.
Entah berapa lama Kyuhyun tertidur. Ketika ia membuka mata, Siwon tengah tersenyum kepadanya.
Namja itu duduk di sisi pembaringan sambil memeras sebuah handuk kecil. Ia meletakkan handuk itu di kening Kyuhyun.
"Kau tadi mengigau karena demam. Hyung bantu minum obat, arra?"
Kyuhyun ingin menolak. Tetapi ketika dilihatnya lingkaran hitam di bawah mata Siwon, ia terpaksa mengangkat tubuhnya ke posisi duduk. Diminumnya obat yang disodorkan Siwon, dan meneguk air putih setelahnya. Siwon menaruh gelas dengan perasaan puas. Ia membantu Kyuhyun berbaring dan merapikan letak selimutnya. Ia juga kembali menempelkan handuk lembab ke kening Kyu-hyun.
"Mianhe, hyung… Aku jadi membangunkan dan merepotkanmu."
"Kau ini bicara apa? Aku sudah berjanji untuk menjagamu selama di China." Siwon tersenyum. "Gwenchana, Kyuhyunie, ada bagian tubuhmu yang sakit?"
Kyuhyun menggeleng pelan, khawatir menjatuhkan handuk di keningnya. Tanpa bisa ia cegah, matanya memanas dan bibirnya gemetar. Melihat hal itu, Siwon bergegas meraih tangan Kyuhyun yang terasa dingin dan menggenggam-nya erat-erat.
"Waeyo, Kyuhyunie? Kau masih takut dengan kejadian tadi? Katakan saja… Itu akan lebih baik untukmu. Kau tak perlu menahannya," bujuk Siwon lembut.
"Aku…aku lebih suka menghadapi hantu dari pada orang mabuk," gumam Kyuhyun lirih. Air mata mengalir di sudut matanya setelah mengucapkan kalimat itu.
Siwon memandang Kyuhyun dengan sedih. Dihapusnya air mata itu dan di-genggamnya tangan dongsaeng-nya erat-erat, mencoba memberikan rasa aman.
"Semua sudah berlalu, Kyuhyunie. Kami ada di sini. Kami akan melindungimu."
Kyuhyun tidak berkata apa-apa lagi. Tubuhnya terasa sakit, namun ia tak ingin membuat Siwon lebih khawatir dari ini. Ia mencoba memejamkan matanya untuk beristirahat. Ia berharap istirahat akan membuat rasa sakitnya reda. Me-lihat Kyuhyun terpejam, Siwon menyelimuti Kyuhyun hingga rapat.
"Tidak apa kau tidak berterus terang kepada yang lain jika sakit."
Kyuhyun kembali membuka matanya mendengar kata-kata itu. Lagi-lagi ia mendapati Siwon tengah tersenyum ke arahnya, namun mata hyung-nya itu tampak sedih. "Hyung tahu kau sering merasa sakit. Obat-obatan itu kadang membuatmu mual, sakit kepala, juga susah tidur bukan? Aku tak bisa mem-bayangkan kau menanggung semua itu dengan jadwal sepadat ini…"
"Siwon hyung…."
"Beritahu aku… Setidaknya kau memberitahuku kalau kau merasa tidak sehat, Kyuhyunie…" pinta Siwon dengan wajah sedih. "Aku sering berharap agar bisa menggantikanmu menanggung semua rasa sakit itu…"
"Siwon hyung!"
Kyuhyun membelalakkan matanya dengan tidak senang.
"Aku serius! Aku benar-benar serius, Kyuhyunie."
Kyuhyun terdiam. Beberapa detik kemudian namja itu menggeleng pelan.
"Aku tahu Siwon hyung serius. Tapi itu akan menyusahkan kami semua, hyung." Kyuhyun menggerakkan jari telunjuknya, memberi kode 'tidak'.
"Waeyo?"
"Kau tinggi, besar, dan berat, hyung. Aku tak mau menggotongmu setiap kau tumbang," kata Kyuhyun sambil mengerucutkan mulutnya.
Kyuhyun tergelak saat Siwon memasang wajah bingung. Ia semakin tergelak ketika hyung-nya itu tersadar dan merengut.
"Aku serius, tapi kau malah mempermainkanku."
Kyuhyun kembali tertawa kecil. Mereka berbincang-bincang sejenak sampai Kyuhyun tampak mulai mengantuk.
"Jjaljayo." Siwon merapatkan selimut dongsaeng-nya sambil tersenyum lem-but. "Jika bangun nanti kau sudah sembuh, tak akan ada yang tahu kalau kau demam. Hyung akan menyembunyikannya."
"Gomawo, hyung." Kyuhyun tersenyum dan membiarkan dirinya masuk ke dalam mimpi. Siwon menunggu hingga Kyuhyun benar-benar tertidur pulas se-belum ia kembali ke tempat tidurnya.
.
.
Kata-kata Ryeowook beberapa jam lalu terbukti. Kyuhyun merasa tubuhnya diguncang-guncang oleh seseorang. Ia nyaris berteriak ketika membuka mata dan mendapati wajah Donghae begitu dekat dengannya. Siwon yang terbangun, langsung menarik Donghae menjauh.
"Ya! Donghae hyung! Kau mau merontokkan uri Kyuhyunie?" tegur Siwon sambil merangkul Kyuhyun. Diam-diam ia mengecek suhu tubuh dongsaeng-nya. Namja tampan itu tersenyum ketika mendapati demam Kyuhyun sudah lenyap. Kyuhyun sendiri melirik nakas dan tak mendapati baskom beserta handuk yang digunakan Siwon.
"Kyuhyunie, ah, Gui Xian, ayo kita buat maskernya!" seru Donghae dengan wajah berseri-seri. Ia tidak tersindir oleh teguran Siwon. Namja itu sangat ber-semangat pagi ini. Sama sekali tak ada sisa kemarahannya.
"Hyung, biarkan Gui Xian tidur lebih lama," tolak Siwon. Namun Kyuhyun tak kalah bersemangat dengan Donghae. Ia langsung melepaskan diri dari Siwon dan bangkit berdiri.
"Ayo, Dong Hai ge! Aku ingin melihat caranya!"
Tanpa menunggu persetujuan Siwon, Donghae menarik Kyuhyun keluar. Wajah Siwon yang menggembung kesal, menjadi cerah saat Kyuhyun menoleh ke arahnya dan menggumamkan 'terima kasih' tanpa suara, sebelum meng-hilang di balik pintu bersama Donghae.
Kyuhyun dan Donghae berjalan ke dapur dan duduk di bangku tinggi yang terdapat di sana. Ryeowook tengah mengaduk sesuatu di mangkuk. Siwon ikut mendekat karena penasaran.
"Telur yang kita beli kemarin pecah. Jadi aku membuat resep yang tidak memakai telur saja," jelas Dong-hae kepada Kyuhyun.
"Sebentar, aspirinnya belum larut."
Ryeowook terus mengaduk.
"Hyung, resep ini dari siapa?"
"Dari nae eomma, Kyuhyunie. Cukup larutkan 5 butir aspirin dengan air hangat. Sangat manjur."
Ryeowook sedikit menggelengkan kepala mendengar bahasa yang ber-campur aduk. Sepertinya mustahil mereka bisa seperti yang Hankyung inginkan untuk selalu berbahasa mandarin, meskipun hanya untuk nama.
"Apa resep itu aman?" Siwon memandang khawatir.
"Resep ini masuk akal." Kyuhyun mengangguk. "Aspirin mengandung salicylic acid yang bisa menyembuhkan jerawat. Nanti pasti ditambahkan madu."
"Dari mana kau tahu?" Donghae menatap takjub.
"Mudah saja, hyung. Madu berfungsi sebagai anti bakteri, biasa digunakan juga untuk melembabkan kulit. Rata-rata masker buatan sendiri memakai madu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan."
Siwon dan Donghae mengangguk meski penjelasan itu agak sulit mereka cerna. Ryeowook mulai menambahkan sesendok teh madu sesuai petunjuk Donghae dan kembali mengaduknya. Setelah rata, ia menyerahkan adonan dalam mangkuk itu ke hadapan mereka.
"Sepertinya bisa berhasil." Ryeowook sangat gembira. Membuat resep obat jerawat membuat kerinduannya akan memasak sedikit terobati.
"Bersihkan wajah kalian dulu sebelum memakainya." Siwon mengingatkan.
Beberapa waktu kemudian, Hankyung masuk ke dapur. Ia langsung menuju kulkas untuk mengambil sebotol air putih. Dong Hai, Gui Xian, kalian belum mandi?"
Hankyung nyaris tersedak ketika kedua dongsaeng-nya menoleh. Wajah keduanya tertutup adonan putih yang mulai mengering. Ryeowook tertawa melihat reaksi Hankyung, sementara Donghae mencoba menjelaskan dengan bahasa isyarat. Kyuhyun hanya mengerjapkan mata, tidak berani menggerakkan mulutnya.
"Itu masker jerawat, resep dari Dong Hai ge." Ryeowook membantu me-nerangkan. "Tampaknya kulit mereka tidak cocok dengan udara di sini."
Donghae dan Kyuhyun mengangguk membenarkan. Hankyung tak dapat menahan senyum melihat mereka berdua. "Cepatlah bersiap-siap setelah selesai. Dan jangan keluar dorm lagi. Hari ini wajahmu sudah terekspos media, Dong Hai. Kau juga, Shi Yuan."
Siwon dan Donghae mengangguk paham.
Siwon dan Donghae mengangguk paham. Mereka sudah menyerahkan kata-kata yang ingin diupload kepada manager hyung kemarin. Sama seperti Hankyung, hari ini blog SJ M memuat video berisi potongan MV saat Donghae dan Siwon melakukan dance bersama. Foto mereka tercantum di atas status yang mereka buat. Berbeda dengan Hankyung yang menggunakan bahasa mandarin saja, mereka berdua membuat kalimat dalam kanji korea juga.
.
.
6 April 2008
Heechul membuka laptopnya sore itu. Sebuah seringai muncul saat ia masuk ke blog milik SJ M. Berbeda dengan dua hari sebelumnya, status hari ini tertulis dalam bahasa Inggris. 'Hi, this is Henry & Kyuhyun'.
"Dasar tidak sopan!" gerutu Heechul.
Ia ingat saat Henry dan Kyuhyun membahas soal senioritas di Korea. Keduanya beranggapan hal itu tidak perlu selama mereka bersikap sopan. "Pilih: panggil aku dengan sebutan hyung, atau kalian kuhukum ciuman 100 kali?!" kata Heechul waktu itu. Ia tertawa kecil mengingat wajah panik Kyuhyun. Magnae
"Dasar tidak sopan!" gerutu Heechul. Ia ingat saat Henry dan Kyuhyun mem-bahas soal senioritas di Korea. Keduanya beranggapan hal itu tidak perlu mereka bersikap sopan. "Pilih: panggil aku dengan sebutan hyung, atau kalian kuhukum ciuman 100 kali?!" kata Heechul waktu itu. Ia tertawa kecil mengingat wajah panik Kyuhyun. Magnae-nya itu langsung memberi kode kepada Henry agar me-milih yang pertama.
Ia kemudian membaca kata-kata yang ditulis Henry dan Kyuhyun. Keduanya menulis dalam kanji Korea dan China.
Dajia hao ma? (Kalian semua sehat?) Wo shi SJ-M de Gui Xian. 8 April nanti kami akan membawa kalian ke sebuah arena yang baru. Terima kasih untuk perhatian dan cinta kalian!
"Arena baru? Dasar GameKyu." Heechul tersenyum lebar. "Kau pikir sedang bermain Star Craft?"
Pandangan Heechul menjadi kabur saat membaca tanggapan para fans yang menulis di kolom komentar. Cukup berbeda dengan pemberitaan panas di luar sana, meski ada beberapa yang menyatakan kekhawatiran mereka.
Setahun ini aku belajar banyak tentang hidup lewat tawa dan air matamu, lewat segala hal yang kau lalui, Xiao Shi San (Little13). Jangan takut, jangan khawatir akan apapun. Hiduplah dengan sehat dan bahagia.
Kalimat salah seorang fans itu membuat Heechul tersentuh. "Aku juga belajar banyak tentang hidup darinya…." gumam Heechul kepada dirinya sendiri.
"Baik-baiklah di sana, Kyuhyunie. Aku yakin kalian semua akan berhasil. Mengenai kami yang di sini, aku akan membantu satu-satunya hyung-ku. Aku akan melindungi semuanya dengan caraku sendiri."
.
.
7 April 2008
Ryeowook dan Jumyuk -nama Korea Zhoumi- akhirnya diperkenalkan. De-ngan ini, ketujuh member Super Junior M sudah diketahui oleh semua pihak. Melihat penambahan member baru benar-benar sudah resmi, perseteruan antara ELF dan pihak SM pun kembali mencuat.
Di Korea mereka kembali mengadakan demo Protect 13. Bahkan di China protes jauh lebih gencar. Mereka mengumpulkan puluhan ribu tanda tangan sebagai bukti bahwa mereka menolak kehadiran kedua member baru, berusaha mempertahankan member Super Junior sebanyak 13 orang saja. Demo berlang-sung serentak. Sekitar 20 kota di negara China ikut berpartisipasi.
Zhoumi dan Henry hanya bisa menerima semua itu dengan perasaan sedih. Mereka tak menyangka penolakan dari fans Super Junior sekeras itu. Apalagi besok mereka akan melakukan debut di muka umum. Zhoumi dan Henry men-coba bersiap untuk kemungkinan terburuk.
"Kalian ada di sini untuk melindungi kami, kali ini kami yang akan melindungi kalian," bisik Hankyung menenangkan, meski namja itu hanya bisa tersenyum getir. Ia tahu semua ini tak akan mudah dan membutuhkan waktu.
Ryeowook memeluk Zhoumi yang lagi-lagi tampak sangat terpukul. Henry menoleh ke arah Kyuhyun yang menepuk bahunya untuk memberi semangat.
.
.
8 April 2008
Hankyung memandang membernya satu per satu. Semua mengenakan jas hitam dengan kemeja putih. Tak ada satupun yang mengantuk meski hari masih sangat pagi. Semua merasa bersemangat dengan debut mereka, namun sekali-gus merasa cemas. Tadi malam mereka hampir tidak bisa tidur. Berulang kali Hankyung mencoba membujuk namun gagal. Ia sendiri memiliki perasaan sama.
Hari ini penjualan album, pemutaran MV, dan penampilan perdana mereka akan dimulai. Tetapi sebagian ELF sudah menyatakan akan memboikot penjual-an album Super Junior M. Mereka menghimbau untuk membeli album U dan Don't Don pada hari ini sebagai bentuk aksi protes terhadap Super Junior M.
Mata Hankyung terasa panas ketika melihat wajah dongsaengdeul. Mereka semua berkumpul menunggu instruksi Hankyung. "Kalian semua sudah siap? Tidak ada barang penting yang tertinggal?"
Semua menggeleng.
"Bando Sunggie juga tidak lupa dibawa?" Ketika semua tertawa kecil, Hankyung tersenyum lega. Ia khawatir selera humor mereka lenyap karena tegang. "Hari ini kita akan debut. Sama seperti di Super Junior, kita akan tampil-kan yang terbaik, setiap waktu harus lebih baik. Kita bertujuh, melakukan per-form untuk 13 member Super Junior dan 7 member Super Junior M. Kita hancur saat ini, semua juga akan hancur. Apa kalian mengerti?"
"Aku sedikit was-was. Semua yang ada di sini, bukan yang biasa berbicara saat di Super Junior, Hangeng ge," kata Donghae sambil memandang yang lain.
"Aku akan berusaha keras. Aku yakin kita bisa!" seru Ryeowook dengan senyum yakin.
"Li Xu benar. Jangan terlalu khawatir, Dong Hai ge, kita akan berusaha se-baik-baiknya, apalagi Zhoumi ge seorang MC yang handal. Kita pasti bisa me-laluinya dengan baik."
Kata-kata Kyuhyun membuat Zhoumi merangkul bahunya sambil meng-gumamkan kata terima kasih. Ia bersyukur semua member yang lain selalu me-nguatkannya di saat ia merasa tertolak.
"Bukan hanya Zhoumi. Kita semua akan berubah menjadi orang yang lebih kuat dan lebih baik dari sebelumnya." Siwon mengangguk.
"We are the best!" seru Henry penuh semangat. Semua kembali tersenyum lebar. Henry jauh lebih kuat dari yang mereka sangka. Ia bisa menerima semua penolakan itu dengan lebih tenang.
"Henry sudah terlatih ditolak sebelumnya," hibur Kyuhyun ketika Zhoumi menunjukkan raut sedih, karena merasa dirinya terlalu terbawa suasana hati. Henry memandang protes ke arah Kyuhyun.
"Kyuhyun hyung….maksudku Gui Xian ge, kau janji akan melindungiku kan?"
"Tentu saja, Henry, tapi itu tidak berarti melindungimu dari diriku sendiri."
Kyuhyun tertawa penuh kemenangan sementara yang lain hanya bisa meng-gelengkan kepala.
"Gui Xian, jaga kondisimu baik-baik. Katakan jika kau mulai merasa tidak sanggup, mengerti?" Hankyung memberi peringatan.
"Mengerti, hyung." Kyuhyun mengangguk.
"Masalahnya, dia selalu merasa sangg….APPO!"
Ryeowook menjerit kesakitan ketika kakinya diinjak oleh Kyuhyun.
.
.
Di bandara, mereka disambut ratusan fans yang berkumpul. Para fans mem-bentangkan spanduk-spanduk Super Junior. Ryeowook tersenyum ketika melihat spanduk dengan 13 member di dalamnya.
"Aku merasa hyungdeul dan Kibumie ada di sini," gumam namja itu.
Hankyung berjalan mendahului yang lain. Mereka dikawal oleh manager Super Junior M serta barisan bodyguard. Selain sambutan bernada gembira, seruan-seruan protes juga terdengar. Seperti yang dipesankan Hankyung, semua menanggapinya dengan senyum.
Mereka langsung naik mobil yang disediakan, menuju tempat wawancara dengan pihak Sohu. Sohu adalah sebuah perusahan internet China. Selain dipercaya untuk mengoperasikan website resmi Olimpiade 2008, mereka juga menangani website Super Junior M. Sesampainya di Internet Plaza yang me-rupakan lokasi Sohu, mereka dipandu ke ruangan yang sudah dipersiapkan.
Wawancara kali ini khusus dari Sohu, sehingga mereka bisa belajar mem-biasakan diri untuk jejeran wawancara sepanjang hari ini. Donghae, Hankyung, dan Ryeowook duduk di sofa; sedangkan Henry, Siwon, Kyuhyun dan Zhoumi berdiri di bagian belakang. Satu per satu member Super Junior M memperkenal-kan diri dengan bahasa Mandarin. Hal ini menunjukkan keseriusan mereka me-masuki pasar musik China.
"Saya merasa sangat beruntung bisa debut di negara sendiri, dan juga berada di dalam grup yang terdiri dari teman-teman yang saya percayai," kata Zhoumi saat memperkenalkan diri.
"Lagu di album ini seluruhnya dinyanyikan dalam bahasa Mandarin," jelas Hankyung. "Semua member sudah bekerja keras. Sangat melelahkan dan me-merlukan usaha sangat keras untuk bisa mengucapkan kata dengan benar." Hankyung berharap penjelasannya akan membuat semua pihak yang melihat mereka di internet bisa mengerti akan usaha mereka selama ini.
Ketika sesi kedua wawancara akan dimulai, Hankyung menghampiri Kyu-hyun yang masih mengobrol dengan Zhoumi dan Ryeowook.
"Gui Xian, istirahatlah di sofa yang ada di pojok sana." Hankyung menunjuk sebuah sofa panjang yang terletak di sisi lain ruangan tempat mereka duduk. "Aku sudah meminta mereka menyediakannya. Acara hari ini akan berlangsung hingga tengah malam. Istirahatlah selagi kau bisa. Untuk liputan kedua kau tidak perlu ikut. Ini hanya menceritakan kegiatan kita di sini."
"Tapi aku ingin ikut, Hangeng ge."
"Gui Xian, kau harus menurut," kata Hankyung dengan tegas.
Kyuhyun ingin membantah, namun akhirnya memilih diam. Ia tak ingin ter-jadi keributan di hadapan media. Hankyung juga memberitahu agar pihak Sohu tidak meliput Kyuhyun saat sedang beristirahat.
"Hallo, saya member Super Junior M, Hangeng. Sekarang ini, kami sedang melakukan persiapan untuk acara selanjutnya." Hankyung membuka acara.
Karena ruangan ini sekaligus menjadi ruang untuk mereka beristirahat, hanya kameramen dan seorang reporter yang masuk. Untuk menyaring apa yang dikatakan, Hankyung juga berperan sebagai reporter.
Ryeowook mengingatkan Kyuhyun untuk mengikuti pesan sang leader se-belum Hankyung menyadari Kyuhyun belum beranjak ke sofa yang ditentukan. Dengan terpaksa, Kyuhyun beristirahat di tempat yang ditunjuk Hankyung. Lengan sofa itu lembut dan empuk, sehingga ia bisa merebahkan kepalanya di sana. Meski begitu ia tidak tertidur. Ia hanya berbaring sambil melihat teman-temannya yang tengah diliput.
"Hyung akan menemanimu." Tiba-tiba Siwon menunduk di atasnya dan ber-bisik. Namja tampan itu pindah ke depan sofa dan duduk berselonjor di lantai. "Nah, uri Kyuhyunie mau dinyanyikan lagu pengantar tidur?"
"Aniyo. Suara Siwon hyung membuatku mimpi buruk." Kyuhyun tertawa melihat mimik lucu Siwon. Beberapa hari ini Siwon dan Zhoumi membantunya berlatih menyanyikan lagu The Moon Represents My Heart. Ia kadang melatihnya di dalam kamar bersama Siwon.
Meski berkata seperti itu, Kyuhyun sedikit terhibur karena tidak lagi sendirian di sisi lain ruangan.
"Semua member merasa cemas dengan kostum dan kemampuan bahasa Mandarin mereka." Hankyung mengarahkan kameramen kepada para member yang ada di belakangnya. Saat itu, Donghae tengah menuliskan sesuatu di kertas sambil duduk di sofa. Henry, Zhoumi, dan Ryeowook berada di sekelilingnya. Hangkyung pun mengambil tempat di sisi Donghae.
"Dong Hai, apa yang sedang kau lakukan?"
"Saya sedang belajar bahasa Mandarin," kata Donghae dalam bahasa Mandarin, seperti yang diperintahkan Hankyung sebelum liputan dimulai. Ia membacakan kalimat yang akan dikatakannya untuk acara award nanti malam. Hankyung membantu saat Donghae kesulitan mengucapkan beberapa kalimat.
"Kalian bisa melihat bahwa kemampuan bahasa Mandarin mereka mening-kat dengan pesat, kan?" Hankyung berbicara ke arah kamera. Ia kemudian me-wawancarai Ryeowook yang cukup lancar berbahasa Mandarin.
"Li Xu!" Ryeowook berseru sambil tertawa saat menirukan gaya fansnya di bandara tadi. "Mereka sangat cute."
"Kamu lebih cute," kata Hankyung sambil tersenyum lebar.
Ryeowook kemudian menyanyikan sepenggal lagu Kiss Goodbye milik Wang Lee Hom. Zhoumi dan Hankyung mengiringi namja itu bernyanyi.
"Ah! Bagaimana jika Shi Yuan dan Li Xu bertanding menyanyikan lagu mandarin?" usul Donghae sambil berbisik di telinga Hankyung. Zhoumi tertawa mendengar ide itu. Siwon paling tidak percaya diri dengan suaranya, sehingga selalu bertanya 'apakah aku telah bernyanyi dengan bagus?' jika mereka selesai merekam sebuah lagu.
"Uri Siwonie!"
Hankyung memanggil Siwon yang berada di seberang ruangan.
Namja berlesung pipi itu tampak bingung karena Hankyung memanggilnya dalam bahasa Korea. Siwon kemudian menghampiri mereka. Hankyung mem-beritahu apa yang harus ia lakukan. Siwon pun menyanyikan lagu The Moon Represents My Heart milik Teresa Teng. Tetapi namja itu merasa malu dengan nyanyiannya dan berlari kembali ke arah Kyuhyun, keluar dari sorotan kamera.
"Bagian biola dalam lagu kami dimainkan oleh Henry," kata Hankyung sambil mendekatkan mike pada Henry yang berdiri di belakangnya. "Henry, bagaimana bahasa mandarinmu?"
Henry mengambil mike dari tangan Hankyung. "Ah, karena saya besar di Kanada, maka…"
Tiba-tiba Henry mengembalikan mike kepada Hankyung dan tidak melanjutkan kalimatnya. Ia merasa tidak yakin akan pengucapannya. Hankyung dan Zhoumi menepuk punggung Henry untuk memberinya semangat.
"Ini pertama kalinya Henry ke China," jelas Hankyung. Ia menerangkan betapa senangnya Henry ketika bisa menginjak tanah nenek moyangnya itu.
"Henry akan bekerja keras mempelajari bahasa mandarin sehingga bisa berkomunikasi dengan kalian semua nantinya. Jadi tolong dukung dia."
"Ada tujuh orang member di Super Junior M. Kami akan terus bekerja keras. Saya berharap semua orang akan mendukung kami. Kami akan memberi per-tunjukan yang lebih baik dari yang pernah kami tampilkan selama ini. Qing zhichi women27. Jia You."
Hankyung menghembuskan napas lega begitu selesai menutup acara. Kameramen dan reporter media keluar dari ruangan. Akhirnya mereka bisa me-regangkan tubuh mereka yang sudah penat.
"Kalian semua beristirahat dulu di sini. Aku akan menengok nae eomma sebelum acara kita selanjutnya." Hankyung meringis, menyadari ia juga menggunakan bahasa yang bercampur-aduk. Tapi tak ada yang mentertawakan-nya, karena semua melakukan hal yang sama, dan merasa tetap nyaman dengan semua itu. "Kalau kalian merasa lelah berbahasa mandarin, tak apa mengguna-kan bahasa Korea. Tapi usahakan menggunakan bahasa Mandarin di muka umum atau saat kalian ingin. Ini untuk kemajuan kita sendiri."
"English, please?" Henry bertanya dengan wajah sedikit cemas.
"Sesekali boleh asal yang kami mengerti," jawab Hankyung sambil menga-cak rambut Henry dengan gemas. Ia kemudian mengambil ranselnya, bersiap untuk pergi.
"Hyung tidak beristirahat?"
"Wookie, ajumma berulang tahun hari ini. Hankyung hyung hendak menengoknya sebentar," jelas Donghae.
Hankyung menyeberang ruangan, menghampiri Kyuhyun yang tertidur di sofa. Siwon sedang menyelimutinya dengan jaketnya.
"Dia baik-baik saja?"
"Ne. Untung Hangeng gege memaksanya beristirahat. Ternyata tubuh Gui Xian sudah lelah. Karena itu ia tertidur."
Hankyung meraba kening Kyuhyun. Tidak demam. Namja itu menarik napas lega. Pikirannya melayang ke peristiwa beberapa hari yang lalu…
"Lets enjoy this!" Kyuhyun mengatakan hal itu saat Hankyung mengajaknya berunding soal jadwal mereka yang sangat padat. "Dinikmati saja, Hankyung hyung, jadi kita tidak stress."
"Kyuhyunie, apa kau tak ingin hidup seperti orang biasa?" Hankyung tak habis pikir dengan Kyuhyun yang bisa bergembira menerima jadwal sepadat itu. "Hyung ingin tidur sebelum tengah malam, bangun sekitar jam 7 atau 8 pagi setiap hari, istirahat setelah jam makan siang, berolahraga, istirahat lagi 1-2 jam, dan punya waktu untuk belajar sesuatu yang ingin kupelajari."
"Aku belajar. Bukankah aku juga kuliah?" Kyuhyun mengerjapkan matanya, menunjukkan ekspresi bingung. "Kalau bukan orang biasa, kita orang apa, hyung?"
Ganti Hankyung yang kebingungan. Ia menepuk bahu Kyuhyun dengan pasrah. "Lupakan saja. Sepertinya standar 'orang biasa' kita berbeda." Hankyung tertawa kecil saat mengingat Kyuhyun merajuk dan memaksanya melanjutkan obrolan mereka. Tapi Hankyung tahu, mereka tidak akan sepakat soal hal ini.
Orang Korea sejauh yang ia amati, tidur lewat tengah malam, dan bangun sebelum pagi tiba. Untuk artis, boleh dibilang mereka bekerja 20 jam per hari. Masih lekat diingatan Hankyung saat ia menjadi peserta training. Menari 20 jam terus menerus membuatnya nyaris gila. Sejak itu pula ia menderita penyakit maag, dan kondisi tubuhnya terus menurun sampai saat ini. Penyakit silih ber-ganti menghampirinya. Ia tak bisa membayangkan Kyuhyun menjalani semua itu dengan kondisi tubuhnya yang rapuh. Tetapi Kyuhyun tampak tidak mencemas-kan apapun.
'Kyuhyunie sama sepertiku. Mati-matian berusaha untuk apa yang kami kerjakan. Kadang kami tidak mengetahui batas diri sendiri. Kau harus me-ngeremnya, Fried Rice Beijing. Apapun caranya, kau harus bisa menghentikan-nya.'
Hankyung menghela napas saat teringat pesan Heechul sebelum mereka berangkat ke Korea. Ia menepuk pipi Kyuhyun yang sedang tertidur, bersyukur dengan kebiasaan tidur Kyuhyun yang tidak terbangun oleh apapun.
"Aku titip dia dan yang lain, Shi Yuan."
Siwon mengangguk.
.
.
Hankyung yang sudah mengenakan pakaian serba hitam untuk acara mereka nanti malam, membawa kue tart yang dibelinya ke Mei Hua Dumpling. Ia mengucapkan selamat ulang tahun kepada sang eomma, namun tidak bisa tinggal untuk makan bersama. Namja itu langsung kembali ke tempat acara.
Entertainment Live yang mengetahui alasan Hankyung meninggalkan membernya, berusaha mengajak eomma Hankyung ke acara malam itu, tetapi mereka tidak menemukannya di toko yang lama. Eomma Hankyung tengah sibuk menyiapkan restoran barunya. Sejak SS1, Hankyung memang membelikan sang eomma sebuah restoran di Beijing agar mereka bisa bertemu saat ia berada di China.
Ketika pihak Entertainment Live tiba di sana, hari sudah sore. Eomma Hankyung dan beberapa fans Hankyung tengah berkumpul untuk menonton. Sang eomma tidak bisa ikut. Entertainment Live akhirnya menyampaikan pesan Hankyung.
Hari ini ulang tahun wo de mama. Jadi pertama-tama aku berdoa agar wo de mama baik-baik saja. Anakmu akan bekerja keras di sini.
.
.
Sesuai jadwal, sore itu member Super Junior M menghadiri 8th Top Chinese Music Awards. Mereka langsung disambut pihak media baik televisi maupun surat kabar untuk meliput. Zhoumi, Kyuhyun, Siwon, Hankyung, Donghae, Henry dan Ryeowook berdiri berjajar di depan banner acara.
"Wo men shi Super Junior M!" Hankyung memimpin membernya me-ngucapkan salam. "Ini adalah hari pertama kami debut, dan hari pertama kami tampil di panggung. Sub grup ini tidak hanya dibentuk dari beberapa member Super Junior. Kami juga mendapat 2 member baru."
Hankyung menunjuk ke arah Zhoumi.
"Namanya Zhoumi dari Wuhan. Ia seorang penyanyi."
Zhoumi tertawa menanggapi perkenalan Hankyung. "Sekarang saya memang seorang penyanyi."
"Ia sebelumnya seorang MC yang hebat," kata Hankyung lagi.
"Xie xie," sahut Zhoumi. Ia pun memulai perkenalan dirinya. "Halo, saya me-rupakan member baru yang ditambahkan ke dalam Super Junior M. Nama saya Zhoumi. Ini pertama kalinya saya datang kembali ke China, pertama kalinya ber-diri di panggung China sebagai penyanyi dan pertama kalinya melakukan per-form untuk kalian semua. Saya merasa sangat senang dan bersemangat."
Hankyung mengangguk puas dengan ketenangan yang Zhoumi tunjukkan, meski ia tahu Zhoumi cukup cemas dengan pandangan para fans Super Junior. "Sekarang member baru kedua yang berasal dari Kanada."
Ryeowook merangkul bahu Henry untuk memberi dukungan.
"Ia belajar biola sejak berusia 6 tahun. Dia yang memainkan biola di dalam album kami." Hankyung menjelaskan.
"Halo, saya Henry." Henry memperkenalkan diri. "Saya adalah member baru Super Junior M. Saya harap semua orang mendukung kami. Xie xie."
Salah seorang reporter menanyakan kepada Zhoumi tentang tanggapannya akan aksi boikot dan demo yang dilancarkan untuk menentang keberadaannya dan Henry.
"Selama beberapa hari ini, ada banyak rumor menyangkut member baru. Sesungguhnya, kami merasa bingung dan sedih. Tetapi jika kami melihat hal ini dari sudut pandang para fans, mereka melakukannya karena mencintai Super Junior. Mereka mendukung semua member Super Junior. Seandainya saya me-mikirkan hal itu, saya bisa mengerti perasaan mereka."
"Yang dapat kami lakukan sebagai member baru saat ini adalah menunjuk-kan semua kemampuan kami, bekerja keras, dan berharap semua akan me-nyukai kami." Zhoumi menutup kata-katanya dengan senyum.
Hankyung mengambil alih pembicaraan. "Meskipun banyak orang yang menentang kami, tetapi banyak juga yang mendukung kami. Jadi kami akan be-kerja lebih keras lagi untuk panggung China. Kami berharap bahwa semua orang akhirnya akan mendukung kami sehingga kami dapat bekerja lebih keras lagi dan melakukan semua yang terbaik."
"Bagaimana dampak bergabungnya kalian berdua terhadap sub grup Super Junior KRY?" Seorang reporter menujukan pertanyaannya kepada Kyuhyun.
"Boleh menjawab dalam bahasa Korea?" tanya Kyuhyun. Hankyung dan pihak media memberi ijin. Kyuhyun merasa lega. "Penambahan dua member baru dalam grup ini adalah sesuatu yang bagus."
Begitu kalimat itu muncul dari Kyuhyun, semua member yang lain langsung menyadari bahwa Kyuhyun diam-diam mencemaskan Henry dan Zhoumi, lebih dari yang ia tunjukkan. Ia menjawab melenceng dari pertanyaan, karena sedari tadi sibuk memikirkan cara untuk mengurangi tekanan terhadap kedua member baru di Super Junior M.
"Keduanya sangat berbakat. Dalam perform kami, Zhoumi dan Henry menyanyi dan melakukan dance dengan sangat bagus. Keduanya merupakan pekerja keras, baik, dan berbakat. Jadi kami senang dengan ditambahkannya mereka ke dalam grup ini."
Ketika reporter lainnya menanyakan cara mereka berkomunikasi dengan Henry, Hankyung memberi kesempatan kepada Donghae untuk menjawab.
"Kami sudah saling mengenal dan membantu selama satu tahun. Tak ada masalah," sahut Donghae.
Hankyung mencoba mengutarakan apa yang ada di dalam hatinya kepada media. "Dalam Super Junior, ada begitu banyak member. Kami seperti sebuah keluarga besar. Saya satu-satunya member yang berasal dari China. Di Korea saya tidak memiliki banyak teman tetapi ada 12 member yang selalu bersama saya dan kami seperti sebuah keluarga."
Hankyung berharap mereka semua mencerna kata-katanya dengan baik.
"Sekarang saya kembali ke negara saya untuk melakukan kegiatan sebagai artis dan membawa 6 orang member. Saya sangat bahagia dan kami semua ber-harap bahwa kami akan menjadi sebuah grup yang terkenal di daratan China."
Namja itu merasa sedih teringat pemboikotan album yang mereka terima hari ini. "Kami mempersiapkan album ini dalam waktu yang cukup singkat. Seandai-nya ada hal yang tidak memuaskan, tolong kalian mengerti. Kami akan terus be-kerja keras dan memperlihatkan yang terbaik di panggung dan berharap kalian akan terus mendukung kami."
Semua mendengarkan kata-kata Hankyung, merekam dan mencatatnya baik-baik.
.
.
Akhirnya Super Junior M melakukan perform untuk pertama kalinya. Saat manager hyung menyiapkan biola Henry, Henry yang belum terbiasa di pang-gung, berniat membantu, padahal ia seharusnya menempati posisinya di barisan depan.
"Henry, bersiap!" seru Kyuhyun mengingatkan. Henry sempat terlambat 2 detik untuk menempati posisinya. Siwon sendiri sempat mengingatkan posisi Zhoumi. Berkat bantuan member yang lain, Zhoumi dan Henry berhasil melakukan perform pertama mereka dengan baik.
Mereka kemudian berganti setelan jas hitam dengan kemeja hitam, muncul kembali untuk membacakan salah satu kategori award malam itu. Setelah semua member Super Junior M memperkenalkan diri masing-masing dalam bahasa Mandarin, Hankyung mulai membacakan kartu di tangannya. Fahrenheit naik ke atas panggung ketika nama mereka disebut sebagai peraih 'Annual Soaring Award' kali ini.
Saat grup Fahrenheit selesai acara, mereka dihadang oleh media yang me-nanyakan perasaan mereka menerima award melalui Super Junior M. Karena dalam beberapa menit sejak penghargaan itu diterima, tersiar kabar bahwa Super Junior M yang terdiri dari beberapa member Super Junior seakan me-ngambil alih perhatian dari Fahrenheit yang memenangkan award malam itu.
Grup Fahrenheit menanggapi pertanyaan dan berita itu dengan senyum.
"Super Junior juga Super Junior M, sebuah grup yang penuh talenta. Semua bisa melihat betapa mudahnya mereka melakukan dance di atas panggung dan melakukan setiap langkahnya dengan sangat baik. Saya pikir, untuk pendatang baru seperti kami, mereka sangat memberi inspirasi dan patut untuk dijadikan panutan. Kami ingin menjadi grup seperti Super Junior."
.
.
"Gege, aku lapar," gumam Donghae saat mereka menunggu di salah satu ruangan, masih di dalam gedung tempat 8th Top Chinese Music Awards ber-langsung.
"Mianhe, Donghae-ah. Kita sedang menunggu interview berikutnya," jawab Hankyung. Ia memperhatikan raut-raut lelah dan lapar semua membernya, na-mun tak bisa berbuat apa-apa. Ia hanya berharap manager hyung ataupun kru acara bisa menyediakan sedikit makanan untuk mereka.
"Gege, bolehkah kita makan dimsum saja?" Ryeowook menunjuk dimsum yang Hankyung bawa. Tadi mereka hanya sempat memakan 2-3 buah, karena acara akan segera dimulai. Melihat enam pasang mata memelas di hadapannya itu, Hankyung akhirnya mengangguk. Mereka langsung menyerbu dimsum Mei Hua. Meski sudah dingin, semua memakannya dengan lahap.
"Jangan terburu-buru, nanti kalian tersedak." Hankyung mengingatkan.
"Hyung, dimsum buatan ajumma sangat enak," puji Kyuhyun sambil me-ngambil satu dimsum lagi. Henry mengangguk membenarkan. Hankyung ter-senyum melihat kedekatan keduanya.
"Dingin, tapi tetap lembut," kata Zhoumi. "Beberapa ada yang menjadi keras kalau sudah dingin. Tetapi yang ini tidak."
"Lain kali kita ke restoran Hankyung hyung saja. Boleh kan, hyung?"
"Tentu boleh, Wookie. Jika kita dapat ijin, aku akan membawa kalian ke sana."
Hankyung mengambil sebuah, dan tersenyum getir ketika memakannya. Dimsum jauh lebih enak dimakan selagi hangat, namun semuanya tampak tidak mempersoalkan hal itu. Kapan kami bisa makan dengan benar? Apakah hal ini akan berlangsung terus seperti ini? Bagaimanapun, dimsum hanyalah makanan pendamping. Kami akan sakit jika seperti ini…
Semua member sudah cukup kenyang ketika interview berlangsung. Tiba-tiba pintu ruangan terbuka. Media langsung melancarkan kilatan blitz maupun video saat keempat personil grup Fahreinheit masuk. Mereka berjabat tangan dengan semua member Super Junior M. Mereka tidak ingin pemberitaan miring di luar tadi semakin besar, apalagi mereka sama sekali tidak merasa seperti yang rumor itu sebutkan.
"Apa yang kau pikir tentang grup mereka?" Seorang reporter bertanya.
"Perform yang mereka tunjukan tadi sangat menarik," jawab Hankyung. "Mereka bernyanyi dengan sangat bagus."
"Xie xie," sahut keempat namja itu dengan wajah cerah.
"Saya merasa sangat senang dan tersanjung mendengar hal ini, karena ketika melihat penampilan kalian di panggung, aku sampai kehilangan kata-kata," ujar Aaron salah satu personil Fahrenheit.
"Saya benar-benar terpukau." Member yang lain menyambung, disambut anggukan teman-temannya.
"Xie xie," sahut Hankyung.
Mereka pun mengambil foto bersama-sama. Satu rumor berkaitan dengan Super Junior M berhasil dicegah. Hankyung dan member Super Junior M yang lain bersyukur ketika akhirnya mengetahui rumor yang sempat berhembus selama acara berlangsung. Karena padatnya jadwal, mereka sama sekali tak mengetahui hal itu sebelumnya.
"Banyak orang yang mendukung kita, kalian harus bersemangat, arra?"
Semua mengangguk membenarkan kata-kata Hankyung.
.
.
Debut mereka yang berlangsung sejak pagi, juga syuting acara More Broad-cast More Happiness yang diluncurkan untuk kalangan siswa sekolah menengah, membuat nama Super Junior M mencuat dalam sehari. Belum lagi kehadiran mereka di acara penyerahan award yang ditayangkan berbagai channel televisi. Akibatnya banyak ELF maupun penonton yang tertarik dengan penampilan mereka, mencari tahu kegiatan Super Junior M selanjutnya.
Hankyung dan member Super Junior M lainnya tak menyangka mereka akan kesulitan untuk masuk ke stasiun TV Changsa. Lebih dari 2000 orang menunggu kedatangan mereka di sana, bahkan ada yang nekad naik ke atas pohon di sekitar stasiun hanya untuk bisa melihat member Super Junior M.
Terjadi keributan karena hanya beberapa ELF dan undangan yang boleh masuk untuk mengikuti syuting acara. Akhirnya studio tempat acara berlangsung dimuat semaksimal mungkin, meski masih menyisakan sekitar 2000 orang di luar. Studio itu hanya bisa memuat kurang dari 200 orang.
Member Super Junior M melakukan latihan. Suasana sangat panas dengan padatnya penonton sehingga Kyuhyun berlatih tanpa mengenakan jasnya. Ketika syuting acara di mulai, mereka membukanya dengan lagu U. Kemudian satu per satu memperkenalkan diri. He Jiong menyiapkan sebuah kejutan untuk mereka. Dari dinding belakang tempat duduk penonton, turun sebuah tulisan besar yang diikat oleh tali-tali.
"Super Junior M, Jia You!" Siwon meneriakkan arti tulisan tersebut. Semua bertepuk tangan. Hankyung memandang He Jiong penuh rasa terima kasih.
Kecuali Hankyung, semua kembali duduk. Kyuhyun yang benar-benar ke-panasan kembali melepas jaketnya dan menaruhnya di pangkuan. Henry mulai menyetel biolanya sementara Zhoumi duduk di bangku yang disediakan di atas panggung. Untuk pertama, He Jiong akan mewawancarai Zhoumi dan Henry. Namun sebelum mulai, He Jiong menuju bangku penonton dan menyapa Siwon yang tengah duduk bersama Kyuhyun, Ryeowook dan Donghae.
"Shi Yuan, di sini sangat panas. Bagaimana di sana?"
Siwon yang sudah lelah karena acara yang tak kunjung usai, hanya memberi kode 'sedikit' dengan tangannya. Ia kembali memberi kode bahwa di tempat mereka duduk cukup lumayan meski masih terasa panas.
"Gui Xian sampai melepas jasnya," goda He Jiong disambut tepuk tangan fans yang hadir.
Kyuhyun hanya bisa tertawa. Ryeowook yang selesai menandatangani buku, memberikan giliran selanjutnya kepada Kyuhyun. Kamera menyorot Kyuhyun sehingga namja itu mengenakan kembali jasnya. Hankyung duduk menemani Zhoumi di atas panggung.
Henry memperlihatkan kemampuan bahasa Mandarinnya saat syuting di-mulai. Ia dengan lancar menjawab pertanyaan dari He Jiong. Hanya saat-saat tertentu saja ia kesulitan dan dibantu oleh Zhoumi atau Hankyung. Zhoumi dan Henry bergantian memperagakan keahlian mereka. Zhoumi menyanyikan lagu Liu Sha. Henry memainkan biola, di mana ia memadukan musik klasik dengan musik China.
"Saya terkejut saat mencoba mencari tentang kalian berdua di internet," lanjut He Jiong. "Banyak yang berkata 'aku ingin member Super Junior saja!'; 'Mengapa ada member baru yang ditambahkan?'; 'Saya tidak mengenal mereka!'; 'Saya tidak siap menerima mereka!'; 'Keluarkan saja mereka!'. Apa kalian mengetahui hal itu?"
Henry mengatakan bahwa ia tahu. Saat He Jiong menanyakan reaksinya, Henry menggeleng. "Uhm, wo bu zhidou28."
Zhoumi sendiri menjawab seperti yang sebelumnya, bahwa ia bisa mengerti perasaan fans yang marah dengan ditambahkannya mereka ke dalam Super Junior M dan akan berusaha menunjukkan yang terbaik sampai semua bisa me-nerima mereka berdua.
"Kami sudah mendengar dan membaca semua pemberitaan di luar," kata Hankyung. "Bagaimanapun juga, ini merupakan terobosan yang bagus bagi Super Junior secara keseluruhan. Henry dan Zhoumi telah bersusah payah agar Super Junior M bisa menjadi sebuah grup yang terkenal di China. Saya berharap semua orang bisa mengerti dan mendukung mereka."
"Adakah yang ingin kau sampaikan kepada para penonton, Henry?"
"Saya harap, semua bisa menyukai kami," kata Henry sambil tersipu malu.
Begitu kamera off, He Jiong mempersilahkan Henry dan Zhoumi kembali ke tempat duduk yang berada di barisan depan penonton.
"Shi Yuan, kau ingin ke sini?" tanya He Jiong. Siwon langsung bangkit dari duduknya, namun He Jiong langsung mencegah namja itu. "Ini belum giliranmu."
Siwon kembali ke tempat duduknya diiringi suara tawa penonton di studio.
"Hangeng, ada lebih dari 2000 orang di luar," kata He Jiong kepada Han-kyung yang masih menemaninya di atas panggung.
"Kalau begitu kita buka saja atapnya," celetuk Hankyung sambil tertawa.
"Tadi kita sudah melakukan syuting dengan 2 member baru. Nanti saya akan mengundang 3 orang sekaligus. Kau harus membantuku," pinta He Jiong. "Saya baru pertama kali ini bertemu mereka. Tetapi saya sudah mencari tahu lewat internet tentang ketiganya."
Setelah kru menambahkan sebuah kursi lagi di panggung, He Jiong me-manggil Donghae, Ryeowook, dan Kyuhyun ke atas panggung. Donghae dan Ryeowook langsung bangkit berdiri. Tapi Kyuhyun yang sudah kelelahan, bangun dengan perlahan. Ia meregangkan tubuhnya yang pegal sebentar sebelum ber-jalan menyusul ke atas panggung.
Hankyung langsung mendekati barisan kursi. Ia mengatur agar Donghae duduk di kursi paling ujung, kemudian Ryeowook di sebelah Donghae. Kyuhyun baru setengah jalan ketika ketiganya sudah siap untuk duduk. Hankyung me-minta Kyuhyun duduk di antara Ryeowook dan dirinya.
He Jiong sendiri menghampiri Siwon yang sudah tampak mengantuk dan lelah. "Shi Yuan, bertahanlah sebentar lagi. Bisa kan?"
"Aku bisa," angguk Siwon mantap.
"Apakah kamu lapar? Ingin memesan sesuatu?"
"Aku baik-baik saja," jawab Siwon. Ia tahu member Super Junior M yang lain juga merasakan hal yang sama dengannya.
He Jiong kembali ke posisinya. Ketika Siwon mengamati mereka yang ada di atas panggung, matanya melebar saat melihat Kyuhyun berdiri kembali dari kursinya.
"Ada apa?" tanyanya kepada Zhoumi.
"Bangku yang diduduki Gui Xian ada bagian tajam yang mencuat. Henry mengalaminya tadi." Zhoumi menjelaskan.
Kyuhyun tengah memberitahu hal itu kepada Hankyung sambil meletakkan tangan sang leader di kursinya, untuk merasakan tonjolan tajam tersebut.
Kyuhyun kemudian duduk perlahan, menghindari bagian yang tajam tadi.
"Dong Hai, apakah ada masalah?" tanya He Jiong ketika Donghae tampak tidak nyaman. Donghae memberi isyarat ke arah lampu panggung yang me-nyorot mereka. "Lampu panggungnya terlalu terang?"
Donghae mengangguk sambil menutupi matanya dengan lengan kanannya. "Aku tidak dapat melihat apa-apa."
Namun akhirnya Donghae duduk dengan tenang, mencoba mengabaikan lampu tersebut. Suasana di atas panggung sangat panas melebih di bangku penonton. He Jiong meminta seorang rekan menemani di sebelahnya.
"Pertama-tama, mari kita beri tepuk tangan untuk tiga member dari Korea," kata He Jiong membuka babak selanjutnya. "Hangeng, tolong sebutkan karakter mereka bertiga."
Hangeng memegang lengan Kyuhyun yang duduk di sebelahnya.
"Gui Xian orang yang bersungguh-sungguh dan mantap."
"Bersungguh-sungguh dan mantap?" He Jiong memastikan.
"Dui29," sahut Kyuhyun sambil tersenyum mengangguk. Tentu saja hal itu memancing gelak tawa penonton.
"Bagaimana dengan Li Xu?"
"Cute," jawab Hankyung.
"Sangat tampan," protes Ryeowook sambil tertawa.
He Jiong memandang rekannya yang menguasai bahasa Korea. "Tolong jelaskan kepada Li Xu bahwa tampan itu bukan karakter, tetapi fisik." Namun akhirnya He Jiong membatalkan hal itu. "Bagaimana dengan Dong Hai?"
"Dia sangat ceria dan bersemangat." Hankyung menerangkan. Ketika Dong-hae bereaksi terhadap hal itu, Hankyung tertawa.
"Sepertinya kita sudah tak perlu penerjemah. Mereka mengerti apa yang kita bicarakan." He Jiong tersenyum. "Hangeng, apa kelemahan mereka ber-tiga?"
"Aku berbicara dari dekat saja," kata Hankyung sambil berdiri bersama He Jiong. "Gui Xian, dia berbicara dengan kata-kata yang sangat pendek."
"Bagaimana dengan Li Xu?"
"Li Xu terlalu imut."
"Terlalu imut memang mengganggu." He Jiong mengangguk setuju.
"Ia sangat mengganggu jika sudah marah-marah," bisik Hankyung, membuat Ryeowook tertunduk malu.
"Hangeng ge! Bagaimana denganmu?!" protes Siwon dari bangku penonton. Semua bertepuk tangan menyetujui sindiran itu.
"Shi Yuan tidak senang. Abaikan saja dia," goda He Jiong. "Bagaimana dengan Dong Hai?"
"Terlalu nakal."
Ketika semua penonton tertawa, Ryeowook merasa penasaran.
Ia tidak mengerti kalimat yang terakhir. "Apa yang mereka katakan? Bisa-kah Anda menterjemahkannya?" tanya namja itu kepada rekan He Jiong.
"Dia di pihakku, tidak akan menterjemahkan untuk kalian," kata He Jiong.
"Apa yang kau rasakan tentang China?" tanya He Jiong kepada Kyuhyun.
"Hen hao30."
"Apakah kau gugup?"
"Dui… Dui."
"Sedikit?"
"Ha ah."
"Tapi kami sangat menyukaimu."
"Ha ah."
"Mantap! Benar-benar mantap!" He Jiong tak dapat menahan tawanya. Kyu-hyun sama sekali tidak mudah digoyahkan. Ia tetap saja menggunakan kalimat mandarin yang sangat pendek, bahkan hanya sekedar gumaman bunyi. Bahkan saat Hankyung tertawa keras hingga memeluknya, Kyuhyun tetap tersenyum dengan sikap tenang.
"Bagaimana dengan Li Xu? Apa yang kau sukai dari China?"
"Fans-nya, " sahut Ryeowook disambut tepuk tangan penonton.
"Dong Hai, tempat mana yang terbaik di China?"
"Rumah Hangeng."
He Jiong terpukau dengan jawaban Donghae. "Hangeng benar-benar tahu cara mengatur membernya."
"Tidak. Saya tahu cara mengajar," ralat Hankyung.
He Jiong tersenyum. Ia teringat kejadian setahun yang lalu.
"Saya ingin memberitahu sesuatu yang mungkin tidak diketahui beberapa penonton. Sebenarnya ada kesan yang mendalam dalam diri saya terhadap mereka." He Jiong membuka ceritanya. "Pertama kali Hangeng dan Shi Yuan datang, mereka sudah siap untuk acara di Hunan TV dan tinggal di hotel tak jauh dari sini."
"Tapi malam sebelum acara, beberapa member Super Junior mengalami kecelakaan mobil yang serius. Di antara mereka semua, Gui Xian menderita luka yang paling parah. Hangeng berkata: 'Meskipun kami tahu banyak fans datang ke sini untuk kami, tetapi sampai saat ini kami berdua tidak tahu kejelasan nasib member yang lain. Kami sungguh tidak tahu harus bagaimana menjalani shooting pagi ini.' Jadi acara kami batalkan hari itu," kata He Jiong. Ia merasa kagum akan ikatan persaudaraan yang dimiliki oleh Super Junior.
"Waktu itu saya berkata, 'Saya harap suatu hari nanti, Gui Xian dapat datang juga ke Changsa, dan mengikuti program yang saya bawakan.' Hangeng, katakan padanya bahwa saya ingin menjabat tangannya."
Hankyung memegang tangan Kyuhyun yang duduk di sisinya, lalu mem-bisikkan apa yang diminta He Jiong. Kyuhyun pun bangkit berdiri dan berjabat tangan dengan He Jiong sambil mengucapkan terima kasih. Saat Kyuhyun akan duduk, Hankyung langsung menahan dengan tangannya agar Kyuhyun tidak menduduki bagian yang tajam pada kursi itu.
"Bagaimana perasaanmu saat pertama kali naik ke atas panggung?" tanya He Jiong setelah Kyuhyun duduk dengan nyaman.
"Karena banyak fans yang memberiku dukungan... " Kyuhyun tercekat saat teringat panggung pertamanya setelah kembali ke Super Junior. "Sejujurnya, aku merasa sangat terharu. Aku tidak gugup sama sekali."
"Ia sebenarnya belum sembuh benar saat itu dan baru saja melakukan operasi," jelas Hankyung. "Tetapi menari…Dia belum boleh menari."
Kyuhyun mulai merasa jengah dengan kalimat Hankyung. Ia pun merasa ke-panasan dengan lampu yang menyorot mereka.
"Gui Xian hanya diizinkan untuk menyanyi, naik dari stage kecil di panggung dan menyanyikan bagian part-nya saja. Saat dia berdiri di atas panggung, Anda dapat melihat bahwa tubuhnya masih sangat lemah."
Kyuhyun menoleh ke arah Hankyung, namun tak bisa berbuat apa-apa saat Hankyung terus menjelaskan kondisinya.
"Ketika dia bernyanyi… Karena ketika ia bernyanyi ia harus menggunakan otot perutnya, ia merasa sangat sakit saat menyanyikan nada-nada tinggi."
"Kami berharap Gui Xian sehat," sahut He Jiong. Ia berlanjut kepada Ryeo-wook. "Li Xu, mana bagian tubuhmu yang menurutmu paling cute?"
"Bagian mana dari saya yang cute?" tanya Li Xu kepada Hankyung.
Hankyung hanya bisa tertawa melihat wajah protes Ryeowook. Namun saat namja itu diminta memperagakan gaya cute, tak satu pun beranggapan Ryeo-wook itu tampan. Semua mengakui bahwa Ryeowook sangat cute.
Wawancara pun beralih kepada Donghae. "Saya dengar, Dong Hai seorang pemuda yang datang dari keluarga yang sangat biasa. Ia bekerja keras selangkah demi selangkah hingga menjadi bintang seperti saat ini."
Donghae memperhatikan saat Kyuhyun membisikan kata-kata He Jiong.
"Saya memang telah bekerja keras sejak debut 3 tahun lalu," kata Donghae saat He Jiong menanyakan kebenarannya. "Tetapi di China, saya lebih suka di-sebut artis baru daripada seorang bintang. Jalan yang harus kami lalui masih panjang, dan kami harus bekerja keras mulai dari sekarang."
"Mengapa kamu ingin menjadi seorang bintang?" He Jiong meralat kalimat-nya. "Apakah karena kau suka menyanyi?"
"Wo de baba31 bermimpi menjadi seorang penyanyi," jawab Donghae. "Ia meminta agar saya membantunya memenuhi impiannya itu, karena ia tidak bisa mewujudkannya."
"Sungguh istimewa," puji He Jiong.
Ketika Hankyung ditanya apakah ia mengajarkan tarian tradisional China kepada member dari Korea, dan Hankyung menjawab tidak, He Jiong langsung menariknya ke tengah panggung. Akhirnya Hankyung mengajarkan beberapa gerakan tarian kepada ketiga dongsaeng-nya.
Giliran Siwon akhirnya tiba. Ia dan Hankyung duduk di atas panggung ber-sama He Jiong.
"Saya sedikit khawatir mengundang dia ke atas panggung," keluh He Jiong. "Dia benar-benar banyak bicara."
"Apakah kalian berkenalan di China?" tanya He Jiong membuka percakapan.
"Bukan, tapi di Korea," jawab Hankyung. "Beberapa hari setelah saya tiba di Korea, Shi Yuan bergabung dengan SM."
"Saat pertama bertemu, apa kesanmu tentang Shi Yuan?"
"Orang yang sangat tampan, sangat tinggi, tapi… Bagaimana dia bisa menari begitu jelek?" Hankyung memasang wajah prihatin.
"Aku mengerti itu!" protes Siwon sehingga Hankyung dan He Jiong tertawa. "Ini sangat mengerikan ketika seseorang berbicara tentang saya dalam bahasa asing dan saya dapat mengerti. Ini terasa benar-benar aneh."
"Ketika kamu pertama kali bertemu Hangeng, apa kesanmu?"
"Ketika tahu dia orang China, saya berpikir bahwa dia sangat tampan," kata Siwon. "Menyanyi juga tidak jelek. Ia dapat menjadi aktor sekaligus penyanyi. Ia memiliki semua yang diperlukan seorang entertainer. Sangat mengagumkan."
"Hangeng, lihat bagaimana dia memujimu," kata He Jiong. "Sebagai seorang leader, kau harus berkaca pada Shi Yuan."
"Tapi judul acara ini Behind The Story," protes Hankyung. Semua memuji Hankyung yang membuat He Jiong tak berkutik.
Ketika He Jiong memberitahu tentang keluarga Siwon kepada penonton, bahwa keluarganya sangat kaya, namja itu tertegun. Ia berpura-pura tidak me-ngerti apa yang dibicarakan. Namun saat He Jiong bertanya alasannya menjadi seorang bintang, namja itu bersedia menjawabnya.
"Aku suka menyanyi, perform, menari, dan aku menyayangi semua member Super Junior." Siwon menjawab. "Wo de baba selalu mengajarkan untuk jujur dan terus terang. Jadi aku mengatakan apa yang aku pikirkan dan rencanakan. Beliau berkata: Saya akan memberimu sebuah kesempatan. Kamu dapat men-cobanya dahulu, tetapi saya takkan menolongmu."
He Jiong lalu menanyakan mengenai alasan Siwon belajar di negara China.
"Sebelum saya bergabung dengan SM, saya sangat tertarik dengan China. Kekayaan alamnya berlimpah. China juga sebuah pasar yang sangat besar. Semua orang mengetahuinya. Seandainya saya tidak menjadi seorang bintang, saya akan menjalin hubungan bisnis dengan China."
"Kau berpikiran maju!" puji He Jiong.
Siwon juga bercerita bahwa ia sering datang ke rumah Hankyung saat ber-sekolah di Beijing. Ia sering membeli dimsum dan roti isi daging. Hankyung pun bercerita bahwa selama dia di Korea, Siwon selalu memanggilnya saat mereka memiliki waktu luang.
"Shi Yuan berkata; 'Hyung, apa kau ingin makan? Seandainya kau punya masalah, cepat katakan padaku. Kita akan bersumpah menjadi saudara.' Setiap hari kami bercakap-cakap tidak menggunakan bahasa Korea."
Di bangku penonton, Zhoumi menerangkan kepada member yang lain apa yang sedang mereka bertiga bicarakan di atas panggung.
"Itu benar-benar ikatan yang terjadi di antara laki-laki," kata Siwon.
"Awalnya Shi Yuan tidak banyak bicara karena kendala bahasa. Kami saling mengerti satu sama lain," jelas Hankyung. Pembicaraan pun bergulir mengenai MV yang mereka buat bersama, juga mengenai Siwon yang diselamatkan oleh Andy Lau saat pembuatan film Battle of Wits.
Karena hari semakin malam, acara mulai sedikit santai. Ryeowook, Kyu-hyun, dan Zhoumi menyanyikan sebuah lagu mandarin untuk menghibur para penonton. Ryeowook sesekali menengok kertas yang dibawanya.
"Mengapa kau melihat kertas itu?" tanya He Jiong setelah lagu usai. Ryeo-wook menolak memperlihatkan. Namun karena He Jiong terus mendesak, ia menunjukkan kertas tersebut. Ternyata lirik lagu yang mereka nyanyikan tadi, tertulis dalam huruf pinyin.
"Ini kau yang menulisnya? Sangat bagus," puji He Jiong. Pembawa acara itu menoleh ke arah Kyuhyun yang sama sekali tidak melihat catatan saat bernya-nyi. "Kau mengingat semua ini?"
"Hao. Dui." Kyuhyun lagi-lagi menggunakan bahasa singkat.
"Kenapa kamu tak bisa mengingatnya?" tanya He Jiong kepada Ryeowook.
"Weisheme32?" Kyuhyun ikut menginterogasi Ryeowook sambil mengukir evil smirk-nya.
Ryeowook merasa malu hingga menutupi wajahnya. Rekan He Jiong mener-jemahkan apa yang Ryeowook katakan. "Saya sebenarnya mengingatnya, tapi saya khawatir jika salah saat bernyanyi."
Acara dilanjutkan dengan menunjukkan kemahiran bahasa mandarin mere-ka. Ryeowook, Henry, Donghae, Siwon, Kyuhyun, Zhoumi, dan Hankyung ber-baris. Permainan di mulai dari Ryeowook yang beradu percakapan dengan Hen-ry; Henry dengan Donghae; dan demikian seterusnya. Mereka harus berpura-pura menjadi sepasang kekasih.
Ketika tiba giliran Siwon, namja itu melemparkan pertanyaan kepada Kyu-hyun dalam bahasa mandarin. "Ni ai wo ma33?"
Kyuhyun yang kebingungan, mencoba bertanya kepada Zhoumi yang selalu membantunya menterjemahkan selama ini. Tapi Hankyung maupun Zhoumi ti-dak bersedia menolong. Donghae dan Ryeowook sibuk memberi kode dari balik punggung Siwon karena Kyuhyun semakin bingung.
Merasa ada gerakan di belakangnya, Siwon berbalik. Tepat saat itu Ryeo-wook sedang memberi kode agar Kyuhyun menjawab 'tidak' dengan menyilang-kan kedua tangannya di depan dada. Melihat mereka berbuat curang, Siwon me-ngejar Ryeowook.
"Dia bertanya apakah kau menyukainya," kata sang penerjemah saat Kyu-hyun masih tidak menjawab.
"Bu xihuan. Ai34." protes Siwon.
Jika kalian tetap seperti sekarang, Super Junior M tidak akan pernah menarik perhatian di sana. Kalian hanya akan dikenal sebentar setelah debut, setelah itu tenggelam karena membosankan. Kyuhyun teringat apa yang dikata-kan Shindong tepat ketika ia mulai memahami pertanyaan Siwon.
Jika Shindong hyung, Teuki hyung, Kangin hyung, dan Eunhyuk hyung yang ada di sini, apa yang akan mereka katakan?
"Gui Xian, kau belum menjawab." He Jiong mengingatkan saat Kyuhyun masih saja terdiam.
Kyuhyun membetulkan letak mike di bajunya, memastikan suaranya akan terdengar jelas. Ia kemudian berdiri menghadap Siwon yang masih menunggu, memandang hyung-nya itu dan tersenyum manis.
"Wo ai ni35," jawab Kyuhyun lantang.
Studio menjadi heboh saat Siwon memeluk Kyuhyun dengan senang, se-mentara Kyuhyun membalas pelukan hyung-nya itu sambil tertawa lebar. Akhir-nya tiba giliran Kyuhyun dan Zhoumi. Kyuhyun kembali kebingungan ketika di-minta memulai percakapan antara dua orang kekasih. Diam-diam member yang lain sangat penasaran dengan caranya berbicara dengan yeojachingu-nya.
Kyu-hyun kemudian menoleh ke langit-langit sambil menunjuk dengan jarinya. "Hari ini cuaca cerah…"
Suara tawa serentak memenuhi studio kembali. He Jiong dan Ryeowook bahkan tertawa hingga membungkuk. Seperti yang diduga, Kyuhyun memilih kalimat standar dan kuno untuk mengajak seorang gadis berkencan.
"Baiklah, mari kita pergi," sahut Zhoumi sambil menggandeng tangan Kyu-hyun seakan hendak meninggalkan studio.
He Jiong kemudian meminta mereka berbaris kembali karena ada sesuatu yang akan mereka berikan kepada Super Junior M. "Kami meyiapkan dimsum untuk kalian. Ini sebuah bentuk doa dari para fans untuk Super Junior M. Di dalamnya terkandung makna rahasia."
Semua member diberi sepasang sumpit. He Jiong menyerahkan piring berisi dimsum kepada Hankyung. Tanpa menunggu yang lain berkumpul, Hankyung mulai menyuapi mereka satu per satu, membuat dongsaengdeul dan para pe-nonton terharu oleh sikap Hankyung.
Namun saat Hankyung mendekati Dong-hae, dengan sigap Donghae menjumput sebuah dimsum dari piring dan me-nyuapi Hangeng, sehingga keduanya saling menyuapi satu sama lain. Semua bertepuk tangan melihat sifat Donghae yang selalu manis dan penyayang itu. Ryeowook ikut menyuapi Han-kyung.
Mereka sudah menjalani rekaman di Changsa selama 6 jam, rekaman ter-lama sekaligus terbanyak pengunjungnya dalam sejarah acara itu. Tanpa sung-kan, mereka kembali menjumput dimsum di dalam piring untuk mengisi perut mereka yang kosong. Hankyung kemudian menyuapi He Jiong. Tapi pada suapan yang ketiga He Jiong langsung menolak. Ia jadi sulit berbicara sehingga Han-kyung mentertawakannya.
"Saya ingin memberikan dimsum ini juga untuk orang paling penting bagi kami di China. Ia juga sangat lelah," kata Hankyung. Ia beranjak ke kursi pennon-ton untuk menyuapi manager Super Junior M. He Jiong ikut menjabat tangan manager Super Junior M.
"Juga untuk stylish kami." Hankyung turun ke sisi panggung di mana para stylish mereka berkumpul. Ia menyuapi mereka dimsum juga.
"Zhoumi, kau tahu apa isinya?" tanya He Jiong ketika semua asyik menikmati dimsum.
"Hong dou36." Zhoumi menjawab dengan yakin.
"Dui. Ini diibaratkan seperti Super Junior M," jelas He Jiong. "Merah dan populer dalam kanji China ditulis dengan huruf yang sama. Jadi kami berdoa agar kalian akan menjadi lebih terkenal, dan lebih terkenal lagi di China."
Semua bertepuk tangan menanggapi kalimat He Jiong. Hankyung dan Siwon terharu dengan kata-kata pembawa acara yang baik hati itu. Kau tahu? Aku ada-lah orang yang beruntung. Boleh dibilang, apa yang aku harapkan, biasanya ter-jadi. Keduanya teringat kata-kata He Jiong setahun yang lalu. Dan Kini, He Jiong mendoakan kesuksesan mereka
Peralatan makan mulai dibereskan. Hankyung meminta yang lain membantu He Jiong. Setelah melakukan salam penutup, syuting yang menghabiskan waktu 6 jam itu akhirnya selesai.
.
.
Semua member Super Junior M sangat kelelahan dengan penuhnya jadwal hari itu. Setiba di hotel, di mana mereka disewakan sebuah unit yang terdiri dari 4 kamar, mereka bergegas beristirahat. Tanpa banyak bicara semua membersih-kan diri, berganti pakaian tidur, dan merebahkan diri di kamar. Mereka hanya punya waktu sebentar untuk tidur, sebelum melanjutkan jadwal untuk besok.
Hankyung sedang memeriksa catatan jadwal ketika terdengar suara pintu diketuk.
"Hyung, bolehkah aku masuk?"
Namja itu mengerutkan keningnya ketika mendengar suara Kyuhyun.
"Masuklah, Kyuhyunie."
Kyuhyun masuk ke dalam kamar dan menutup pintunya kembali.
Hankyung langsung memposisikan diri duduk menghadap dongsaeng-nya. Ia merasa pembicaraan ini akan sangat serius. Tidak pernah Kyuhyun sengaja da-tang ke kamar hyung-nya di Super Junior jika tidak ingin membicarakan sesuatu hal penting.
"Hankyung hyung…. Aku ingin bicara."
"Tentang wawancara tadi?"
Hankyung mulai bisa menebak arah pembicaraan ini.
Kyuhyun mengangguk sambil duduk di ujung tempat tidur Hankyung, karena tak ada kursi lagi di kamar itu. "Hyung, mengapa kau selalu mengatakan kondisi-ku kepada pihak media?"
"Kau keberatan?"
"Sangat keberatan."
"Kyuhyunie, aku sudah melanggar janjiku sendiri untuk memberimu tugas sesedikit mungkin. Kau melakukan full dance, mengikuti variety show, menjadi lead vocal… Aku telah gagal melindungimu. Satu-satunya yang masih bisa aku lakukan adalah memberimu istirahat lebih banyak sebisa mungkin. Itu takkan bisa dilakukan jika aku tak membongkar kondisimu kepada media."
"Kecelakaan itu sudah setahun yang lalu, Hyung. Bahkan saat di Korea saja, Teuki hyung…"
"AKU BUKAN TEUKI HYUNG!"
Hankyung tersadar ia baru saja berteriak dengan keras. Namja itu langsung menarik napas panjang, mencoba menenangkan dirinya. Ia tahu, Kyuhyun tidak bermaksud membandingkannya dengan siapapun. Hankyung sedang marah pada dirinya sendiri karena tidak bisa berbuat apa-apa. Wajah lelah, mengantuk, dan lapar para dongsaeng-nya tadi, telah membuat ia menyalahkan dirinya.
"Kondisi di sini berbeda dengan di Korea… Ah, keluarlah, Kyuhyunie… Aku tak mau berdebat denganmu… Aku lelah… Aku tak ingin mengeluarkan kata-kata yang akhirnya akan aku sesali." Hankyung berbalik memunggungi Kyuhyun.
Kyuhyun tahu, itu artinya pembicaraan mereka sudah selesai. Dengan kecewa, Kyuhyun bangkit berdiri.
"Hyung, kau orang yang paling tahu betapa tidak nyamannya ketika kita ter-buka seperti itu kepada orang lain. Aku ingin bertanya, berapa banyak makanan yang selalu hyung muntahkan kembali? Lambung hyung sangat parah, sehingga tidak bisa menerima makanan, bukan?"
Hankyung tidak menjawab, juga tidak menoleh. Kyuhyun merasa hatinya sangat sakit dengan kekerasan hati Hankyung. "Hyung sudah memperlakukanku dengan tidak adil. Hyung bersikap keras kepada dirimu sendiri, sedangkan kondisiku dibeberkan kepada umum. Padahal aku berharap, Hankyung hyung adalah orang yang paling mengerti sifatku di Super Junior M ini."
Kyuhyun berjalan menuju pintu dengan perasaan bercampur aduk.
"I am that star up in the sky."
Tangan Kyuhyun yang tengah meraih gagang pintu seketika membeku.
"Kau mengatakan itu kepada Heenim, bukan? Kyuhyunie, kau sedang melawan apa yang dipikir benar oleh euisa maupun kami semua. Tapi kau tidak sendirian….."
"Bintang itu bersinar di langit. Manusia itu berpijak di tanah."
Tiba-tiba Hankyung melantunkan sebuah puisi dalam bahasa Mandarin. Saat Kyuhyun menoleh, Hankyung masih duduk seperti semula, tanpa berpaling sedikitpun ke arah dongsaeng-nya.
"Super Junior M terdiri dari tujuh pemuda
yang berusaha mengubah aturan itu.
Tujuh pemuda yang mengejar impian mereka.
Seperti konstelasi tujuh bintang yang membentuk rasi bintang biduk
Sepanjang tahun terlihat di antara ribuan bintang
untuk memberi petunjuk arah
Mereka melindungi satu sama lain,
bersinar terang bersama-sama
Paling bersinar di antara semua bintang lainnya
Mereka saling berpegangan erat,
berjalan bersama di jalan yang berisi cinta dan mimpi,
senyum dan air mata."
Hankyung berbalik. Ia bangkit berdiri dari kursinya dan menatap lurus ke arah Kyuhyun. "Itulah Super Junior M. Apapun yang terjadi, dengan cara apa-pun, aku akan memastikan ketujuh bintang itu bersinar. Tak satupun yang boleh lenyap."
"Jadi Cho Kyuhyun, apakah kau akan menentangku? Sedikitpun aku takkan mundur dari keputusan yang aku ambil."
.
.
TBC
.
.
Whoa! Hankyung, Kyuhyun, jangan bertengkar, arra?
Author paling nggak tahan kalau kalian berdua bertengkar.
Akhirnya RS37 selesai juga
(*bow… maaf karena lama update)
.
Novel Rising Star Part 1 sudah siap dipesan
Novel Falling Star masih bisa dipesan
Buat chingudeul yang berminat, bisa add FB author (ada di bawah)
Buat yang mau lihat foto dan video yang berkaitan dengan CH37,
Buruan mampir ke FB sebelum foto2 dan videonya tertelan timeline
Gomawo buat semua yang udah bersabar menunggu
Author berharap semoga chapter selanjutnya bisa lebih cepat
.
fb author :
www titik facebook titik com /iyagi7154
.
Kamsahamnida
.
.
Jawaban review CH36
heeelfsj 6/18/13 . chapter 15
Gomawo sudah membaca dan mereview
Kadera 6/18/13 . chapter 36
Kadera = iKA De…. ….Ra….
Kagak lah, reviewer seperti kamu kan sulit dilupakan, Ika hehehe
Wow, masocis? Kkk Hidup cuma sekali ya dibuat enak lah, masak dibuat susah
Namjachingu-ku aja orang yang baik hati, bijaksana, lucu dan tidak sombong. Oh rajin ngajak nonton juga kkk
Kalau masocis harusnya cari njch yang tukang nyiksa. Amit-amit, jangan satu kali pun ngalamin.
Btw, terima kasih karena sudah mengkhawatirkanku
Gomawo juga buat masukannya. Aku akan berlatih menulis yang lebih baik lagi.
Gomawo juga udah nepatin janjinya, meski itu janji yang kamu buat pada dirimu sendiri kkkk
Keep healthy, keep smile, and keep your sharp tongue hehehe. Gomawo, dongsaeng
ganisyanardhini09 6/18/13 . chapter 36
Dilanjut, cuma memang baru selesai
Armi Cho 6/18/13 . chapter 36
Aku juga berdoa semoga semua sehat hehehe
Diamond 6/17/13 . chapter 36
Apa hubungannya sama update lama?
dinars 6/17/13 . chapter 36
Fanfic just fanfic. Kebenarannya diselidiki saja jika penasaran hehehe
6/17/13 . chapter 36
Wah, soal itu aku belum tahu karena belum dibuat
Update pertama pasti dif fn kok
Gomawo sudah membaca ff ini
parkjinjeng 6/16/13 . chapter 36
Gomawo sudah bersedia menunggu. Semoga lain kali tidak selama ini.
tebing 6/15/13 . chapter 36
Part 2?
lysficho 6/14/13 . chapter 36
Soal dorm, itu gambaran aku ambil dari dorm SJ M saat ini, sekedar buat bayangan aja
Iya, kebersamaan sebelum dipisahkan. Suka mempermainkan perasaan
Aku juga suka membayangkan muka innocent Kyuhyun waktu ngomong begitu
Iya, pendapatku juga sama. Dia calon appa yang baik.
Iya, yg terror Hankyung itu real semua
Gomawo sudah mereview
khairun nisa 6/13/13 . chapter 36
Ne, hubungan Yesung dan Kyuhyun selalu terasa manis buatku juga
Yup, enak lho didengarnya. Shindong pernah ikutan manggil seperti itu, tapi lebih sering manggil Kyuhyunnie. Kedengarannya lembut banget kata Hyun-ah itu
amel 6/13/13 . chapter 36
Barusan hahaha
6/12/13 . chapter 36
Fanfic just fanfic. Hanya mengikuti timeline asli aja
Gomawo sudah mereview
ciziDee 6/12/13 . chapter 36
SFTF itu masih agak jauh
Hal seperti itu sudah biasa. Aku nggak mau ambil hati, yang penting fans mereka mengenal, itu saja sudah cukup
Dan kalau yang membawakan info tidak menjelekkan SJ, itu sudah sangat bagus hehehe
Guest 6/12/13 . chapter 36
Memang itu maksudku, memuat kedekatan Kyuhyun dengan hyungnya. Kebiasaannya mandi bareng Shindong, kasus radionya Kangin yg lucu di mana blog2 lebih banyak memuat komentar Sungmin sehingga byk yg nggak tahu kalau Kyuhyun justru sampai datang dan menggedor pintu WC satu per satu… wkwkwk InnocentKyu Dengan polosnya Kyuhyun bilang ke Kangin: Hyung, sepertinya ada yg mengerjaiku dengan sms palsu wkwkwk Nggak kebayang betapa gemasnya Kangin ke Kyuhyun saat itu
Kangin dekat dengan Kyuhyun meski nggak terlalu kelihatan. Waktu Kangin pamit di panggung untuk wamil, Kyuhyun hanya bisa berdiri diam, lalu Kangin yg menghampiri dan memeluknya.
Waktu
KyuWook Couple 6/12/13 . chapter 36
Gomawo chingu
Bryan Andrew Cho 6/11/13 . chapter 1
Simalakama, nggak tour terus dengan anggota banyak yg nggak ada, mereka bisa tenggelam. Terpaksa quantity yg ditingkatkan. Semoga mereka tetap bertahan sampai semua kembali
kasmalaGyu 6/11/13 . chapter 36
Kan belum tamat
khannifay 6/10/13 . chapter 2
kapan2 kkkk
rahma 6/9/13 . chapter 36
mian lama, sibuk hehehe
ChoKyu 6/8/13 . chapter 35
Gomawo udah membaca dan mereview kkk Termasuk rajin nih sampai aku bingung bacanya
Cho MinHyun 6/8/13 . chapter 36
Heechul kan susah ditebak. Hanya terlalu capek
sparkyu 6/5/13 . chapter 36
okey
khannifay 6/5/13 . chapter 36
Gomawo
Soo Youngie 6/4/13 . chapter 35
gpp, chingu
rinjunim 6/3/13 . chapter 36
Ne, itu real Changmin masih menyempatkan diri menjenguk di jadwalnya yg sangat ketat
kkk duo evil magnae
Kibum kalau marah serem
Kadang aku juga bingung mau nulis apa. Gomawo reviewnya
ciziDee 6/3/13 . chapter 36
Gomawo
JustELF 6/3/13 . chapter 36
MIanhe, Mei ini memang padat sekali
Habis RS37 ini aku akan bikin MP6. DD memang sejak awal proyek setelah RS krn ceritanya berat. AKu bikin untuk tidak lupa ide semenarik itu (menarik buatku, entah buat reader hehehe). Kalaupun DD ternyata sampai 4, itu krn RS lagi mentok, jadi aku buat DD
dfh 6/2/13 . chapter 36
Gomawo sudah membaca dan mereview
chichi2 6/1/13 . chapter 36
Kesibukan di dunia nyata
kyuzi 5/30/13 . chapter 36
Itu slah satu alasan Hankyung keluar. Ia marah saat tahu ada tawaran acting sebagus itu ditolak, dan itu tidak hanya 1 kali dan tidak hanya 1 movie
ITu bener, dimuat di ETN, salah satu staf SM bilang begitu dan Hankyung tampak terpaksa mengatakannya
Iya, lucu dan gemesin yach ekspresi canggung kameranya wkwkwk AKu pikir nggak ada yg nonton link yg itu, krn kagak ada yg komen di FB (*hugs Kyuzi)
Wkwkwk, malah tangan Kyuhyun dimainin sambil lompat2… calon appa yang baik kkkk
Katanya orang tua, anak tuh pandai mengenali hati orang kkkk
Ne, Shindong si moodmaker kkk
ALasan dr managemen: SJ sibuk mempersiapkan album baru
kkk Iya, real tuh, Kyuhyun kalau imut kelewatan, kalau tua kayak kakek2 (ingat kata2 Kangin kalau tua-nya Kyuhyun kumat kkk)
Itu beneran yg Hankyung
Ne, Heechul itu perhatian dgn caranya yg aneh. Bahkan ia tahu kalau Kyuhyun lebih bisa menanggung yg pahit2 sendirian, tapi nggak bisa menikmati kesenangan saat sendirian… tipe orang yg inginnya kalau senang dibagi2 ke orang kkk….
Heechul bisa tahu itu, berarti dia perhatian kan
Ne, seandainya aku bisa gambar, aku mau tuh gambar adegan itu kkk
Tul, Heechul sulit ditebak kkk
Menyenangkan kan membaca reviewmu. Yg aku inginkan bukan kata daebak, tapi tahu apa yang aku tulis bisa dirasakan atau tidak oleh pembaca hehehe
Why 5/28/13 . chapter 36
kayak pacaran aja digantung kkkk
Di follow aja jadi kalau nggak ada PM/email berarti belum hehehe
AKu kerja dan kudu nyari makan sendiri, jadi ff itu aku kerjakan saat luang aja. Meski gitu aku mengerjakan dengan serius. mian lama menunggu
Atika 5/28/13 . chapter 36
sabar yach
shenshen 5/27/13 . chapter 2
YUp, bahkan saat Shindong sakit kemarin dan mereka pada datang ke SSTP, semua benar2 tahu betapa dekat dan kuatnya hubungan SJ satu sama lain
Berantem? justru kalau berantem artinya akrab hehehe
dessy 5/26/13 . chapter 36
AKu juga kagum dnegan mereka
Sampai sekarang aku kagak tahu lokasinya, cuma tahu dalamnya dan luarnya hahaha
Kamar mereka tetap yang paling dekat dengan pintu keluar, yang melewati kamar mandi dulu, jadi dr ruang tengah nggak kelihatan. Tapi Kyuhyun udah pindah ke koridor sebelahnya lagi, yang ada di antara koridor kamar dengan dapur
Aku ingin istirahat dari data2 detail dulu
Shining Star masih pending
Aku ingin membuat don't don dengan serius karena setelah aku jalani, DD semakin bagus aja kisahnya di mataku.
Tia 5/26/13 . chapter 18
Iya, dia sangat tertekan, bahkan sebelum kabur, dia sempat berniat untuk bunuh diri
Hwang Tae Rin 5/26/13 . chapter 36
lumutan ya digosok kkkk
shantyy94 5/26/13 . chapter 36
Begitu pula penulisnya, serasa dikuras kkkk
RS agak turun presentasenya dibanding FS, bisa dibilang sebagian saja yg real
Gomawo sudah membacanya
amel 5/24/13 . chapter 36
Gomawo sudah bersabar menunggu
sang2gisa 5/23/13 . chapter 36
terkejar kok
Kyuline 5/23/13 . chapter 36
dasaaar hahaha
MyKyubee 5/23/13 . chapter 36
Itu real yang Kyuhyun gedor WC chunji satu satu, bilang ama Kangin kalau ada sms palsu dan bawa2 tissue toilet wkwkwk
Tahu, tapi krn ternyata nggak kejadian, jadi dia pikir ada yg ngisengin dia pakai HP Kangin. Itu real yg dia bilang soal sms
Itu dorm SJ M saat ini, aku hanya menyamakannya saja
Itu real, member SJ kalau
Yup, puluhan artis China nayanyi bareng pakai baju serba putih, di antaranya ada Jackie Chan
Itu yang kue dan pisau sungguhan
Iya, kalau foto bareng takutnya tusuk langsung
untungnya lagi paket pisaunya dibuka duluan, kalau kuenya yg dimakan duluan bisa kayak Yunhoo
Iya, ada yg memotret Kyuhyun tidur ileran di kereta… Beberapa web menyebutkan soal itu, kejadiannya waktu BIC2 Untung aja itu foto entah kenapa menghilang dr peredaran
Yup, karena itu banyak yg sayang pada si evil magnae hehehe
Dia memang ingin memanfaatkan hidup keduanya sebaik-baiknya.
Jmhyewon 5/22/13 . chapter 36
Gomawo udah mereview, sukses untuk ujiannya
parkjinjeng 5/22/13 . chapter 36
Kyuhyun mengganti ringtone hyungdeulnya dengan lagu solonya itu benar hehehe
Sampai2 password HP Leeteuk dan Eunhyuk dia bongkar untuk masukin lagunya
EXOtic Panda 5/22/13 . chapter 36
Gomawo udah membaca dan menunggu
vha chandra 5/21/13 . chapter 36
Kalau setetes bingung nulisnya
Aikyu 5/21/13 . chapter 36
Goamwo
Aikyu 5/21/13 . chapter 14
just fanfic? check it
lisamei 5/20/13 . chapter 36
Kangin SMS beneran
Wkwkwk yg masak itu juga beneran. Kangin nyerah jadinya, soalnya goreng sosis aja gagal
lisamei 5/20/13 . chapter 35
Yup, victoria itu victoria FX ya?
Heechul kadang manggil Kyuhyun si jelek dan Kyuhyun kadang memperkenalkan dirinya sebagai Kyuhyun si Jelek kkkk
Gomawo udah mereview
lisamei 5/20/13 . chapter 34
Kyuhyun + DOnghae = kocak dan manis
Khe-Ai Dyanka 5/19/13 . chapter 36
Gomawo
nara 5/19/13 . chapter 36
fanfic just fanfic. tapi di SJM kondisinya turun lagi
chokyuhyunevil 5/19/13 . chapter 33
Gomawo
ariskagyu 5/18/13 . chapter 36
Semua yg terlalu banyak itu nggak bagus. Teh lebih dr 3 cangkir merusak ginjal juga. Begitu pun kopi, bahkan vitamin kebanyakan juga nggak boleh kkkk
Kalau dalam porsi aman, ada banyak kegunaannya
Yup, survey itu sungguhan.
Poor Leeteuk hehehe
Kyuhyun parah kalau masak
Yg bagian atas tetap nggak boleh. Sampai sekarang pun kalau dia jatuh sampai terlentang gitu, pasti pada bantuin bangun. Bagaimana pun kalau kedua paru-paru dan lambung pernah robek, 6 rusuk patah, itu bukan main2
Bekas lukanya belum hilang. Luka operasi kadang masih terasa sakit lho. Kayak Jackie Chan, dia pernah cerita jika musim dingin semua luka2 cideranya, tulang patahnya, terasa sakit dan ngilu. Kadang bekas jahitan itu masih suka sakit jika diraba.
Bisa ditanyakan pada orang yg pernah di operasi besar dan patah tulang
sarangchullpa92 5/18/13 . chapter 36
Aku juga suka kalimat yang diucapkan Yesung
green 5/17/13 . chapter 36
Gomawo udah mereview
Kyuhyun'sNoona 5/17/13 . chapter 1
Kyuhyunie are you alright? T.T
parkjinjeng 5/16/13 . chapter 36
Benar2 di dapur kudu dipasang palang Kyuhyun dilarang masuk wkwkwk
Tia 5/16/13 . chapter 12
Gomawo buat reviewnya
parkjinjeng 5/15/13 . chapter 36
Gomawo buat kesabarannya
Ne, aku juga baru tahu oppadeul setelah SS4 INA lewat
Thank you very much
Aku harap ke depan tidak mengecewakan
ila 5/15/13 . chapter 36
Gomawo
hyunnieya 5/15/13 . chapter 36
Gomawo hehehe Kan enak ditepuk2 gitu, kalau diraba2 baru nggak enak
El Lavender 5/14/13 . chapter 9
Ne
Atika 5/14/13 . chapter 36
Yup, awal SJM Kyuhyun sekamar dengan Siwon
Memang ada kejadian Sungmin ditelepon Hankyung
Armi Cho 5/14/13 . chapter 36
Gpp, gomawo udah membaca dan mereview
Aku nggak bisa jadi guru karena latarku bukan sastra
Banyak membaca dan berlatih, itu aja kuncinya
Aku sampai saat ini nggak bisa bikin synopsis wkwkwk
gyuna 5/14/13 . chapter 36
Gomawo
Tia 5/13/13 . chapter 9
Ne, indah sekali
El Lavender 5/13/13 . chapter 8
kkk usil jalan terus
haekyuLLua 5/12/13 . chapter 36
Gpp hehehe Gomawo buat reviewnya. Senang membacanya
Annisa Rizki 5/11/13 . chapter 36
test berhasil
babyche 5/11/13 . chapter 36
Iya, dia tiap malam kudu ngobrol atau nelpon Kyuhyun dulu. Katanya udah kebiasaan
diamond 5/11/13 . chapter 36
Sopan tidaknya bukan berdasarkan panggilan hehehe
Mianhe, aku lebih suka di balik layar
phiexphiexnophiex 5/9/13 . chapter 36
Gomawo reviewnya. kalau bingung pegangan
.56232 5/9/13 . chapter 36
Aku nggak pernah melihat orang dalam kotak-kotak jadi tenang saja hehehe
Aku sendiri tidak suka hidup dalam pengkotak-kotakan
Kyuhyun tidak ada di dalam daftar wamil SM karena kondisinya. Yg seperti Yesung dan Heechul saja hanya bisa masuk pelayanan public, apalagi Kyuhyun
Tapi katanya Kyuhyun pernah bilang kalau dia mau ikut wamil. Nah kalau kemauan sendiri gitu aku nggak tahu bisa dikabulin atau tidak
Raiaryeong9 5/8/13 . chapter 36
Salam kenal juga
El Lavender 5/8/13 . chapter 7
Changmin tukang makan
El Lavender 5/8/13 . chapter 6
Ne, kebayang takutnya dia hehehe
.in 5/7/13 . chapter 36
Sebagian saja, hanya fanfic yang mengikuti timeline SJ
El Lavender 5/7/13 . chapter 5
Iya hehehe. Itu real
El Lavender 5/7/13 . chapter 4
Yup, Kyuhyun menerima Henry sejak awal
El Lavender 5/7/13 . chapter 3
Hehehe
El Lavender 5/7/13 . chapter 2
Gomawo reviewnya
PhysicsYoo 5/7/13 . chapter 36
Gomawo
El Lavender 5/7/13 . chapter 1
Takut rumah sakit dan nggak enak hati krn sebelumnya berantem kkkk
Tia 5/7/13 . chapter 8
Menyusul
Tia 5/7/13 . chapter 7
hehehe
Tia 5/7/13 . chapter 6
Bukan Kyuhyun saja, warga sekitar ada yg telepon polisi sampai polisi datang. Jadi kayaknya beneran keras dan guncang gitu, wajar Kyuhyun panik. Itu real
vnovgyu 5/7/13 . chapter 28
Hwaiting SJ!
Gomawo reviewnya
cloud prince 5/7/13 . chapter 36
Bando itu bukan buat rambut pas pergi tapi buat mereka cuci muka.
Kyuhyun cakep kok pake bando, lihat aja foto2 akhir 2008 yg rambutnya di sisir kebelakang, itu ditahan bando hitam
Sebutkan aja nama acara dan tanggalnya nanti muncul videonya di google
Part2 novel RS kemungkinan akhir tahun
Gomawo nasihatnya hehehe
Tia 5/7/13 . chapter 5
Itu terjadi saat Zhoumi baru di korea, Kyuhyun baru debut, bukan setelah SJ M. Zhoumi menguasai bahasa Korea dan Mandarin, tapi di awal dia belum bisa mendengarkan pembicaraan dengan cepat. Coba diperhatikan debut SJM, Zhoumi dengan mudah menerjemahkan bahasa mandarin ke korea untuk member, dia juga yg mengubah lirik2 lagu SJ untuk SJ M di album pertama SJ M. Seperti diceritakan di RS, sejak 2007 Zhoumi sudah malang melintang di Korea sebagai MC.
Tia 5/7/13 . chapter 4
Gomawo, tapi aku nggak berniat masuk ke penerbit untuk ff. FF tetaplah di jalur FF.
Arisu-ssi 5/7/13 . chapter 36
Gomawo sudah memberitahu typo hehehe
Soal itu, mengalir saja
JustELF 5/7/13 . chapter 36
Mian, banyak kesibukan lain di dunia nyata
Tia 5/6/13 . chapter 3
Kyuhyun bisa balik ke atas panggung hanya 157 hari setelah kecelakaan
Tia 5/6/13 . chapter 2
Ne
Tia 5/6/13 . chapter 1
Wkwkwk, dia sempat kehilangan suaranya saat sadar dari koma. Itu real
Wu Chenchen 5/6/13 . chapter 36
Yang pas Kyuhyun kecelakaan itu kan lagi marahan serius.
Shira 5/6/13 . chapter 36
Soal Hankyung di google sepertinya ada hehehe
Iya, Heechul jorok banget mana usulnya dibuat pas lagi makan lagi
Mianhe aku nggak buka biodata pribadi
Yang jelas aku sama dengan Kyuhyun dan sudah kerja
artriastanti 5/6/13 . chapter 34
Tampangnya tidak dikenali wkwkwk
Trainee yg ngusir hehehe, ngusirnya bukan dr ruangan tapi maksudnya jangan duduk bareng2 gitu kkkk
Cho hye ra 5/5/13 . chapter 36
Gomawo
heeeHyun 5/5/13 . chapter 36
Supaya Kyuhyun bisa diam2 bersandar ke mereka. Hal ini Kyuhyun lakukan juga waktu dia hampir ambruk di SJM. Jadi dia berdiri bersisian, tapi sebenarnya menumpukan berat badannya. Dia nggak mau dirangkul krn akan kentara. Tapi Kalau Ryeowook cuek, waktu Kyuhyun sakit di SJ M dia main rangkul kayak orang mapah gitu wkwkwk
Ryeowook menyesal karena nggak sadar Kyuhyun sakit sampai bersandar ke Siwon dan Zhoumi, tahu2 muntah gitu. Jadi dia langsung protect di hari2 selanjutnya.
babezhuey 5/5/13 . chapter 36
Wkwkwk usulmu mengerikan… lalu nanti bajunya dibuang? kkkk
Aku paling suka kalau Ryeowook dan Kyuhyun udah kompak kkkk
Wkwkwk Changmin sabar kalau ke Kyuhyun. Mungkin itu sebabnya dia jutek ke fans…pelampiasan kkkkk
Heechul sulit ditebak
LeeRa 5/5/13 . chapter 36
Memang begitu hehehe aku lupa hapus tanggal timeline yang aku susun
UFO itu mereka bareng2an gitu dalam satu blog kalau nggak salah, bisa sahut2an
Musik solo? hehehe udah lama nggak nyanyi, mau main musik aja
Zaireen oksismi 5/5/13 . chapter 36
Iyagi aja, aku bukan admin apapun hehehe
Hubungan Kyuhyun dan petinggi SM memang unik. Kyuhyun kadang diminta menguji wine yang akan dilempar ke pasar kkkk
Katanya SIwon begitu, aku lupa di acara pa. Dia bilang, udah kebiasaan sejak Kyuhyun sembuh, dia ngobrol2 dulu ama Kyuhyun, jadi akhirnya kudu dengar suara Kyuhyun dulu sebelum tidur. Dia memang termasuk yg paling cemas dengan kondisi Kyuhyun, selalu ngecek
Gyurievil 5/5/13 . chapter 36
Hmm, soal itu kit abaca aja RS37 hehehe
v3 5/4/13 . chapter 36
Gomawo buat semangatnya
kim2408 5/4/13 . chapter 36
Gomawo
Ai'SSloveYeKyu3 5/4/13 . chapter 36
Call me Iyagi
Gomawo
ay 5/4/13 . chapter 36
Ne, gomawo reviewnya hehehe AKu juga suka menuliskannya
artriastanti 5/3/13 . chapter 15
Mereka nggak sadar kalau terkena;
Videonya ada, sebutkan aja nama acaranya di YT
artriastanti 5/3/13 . chapter 13
Termasuk review kkkk
Stefani 5/3/13 . chapter 36
Iya itu benar
ayu240301 5/2/13 . chapter 36
Gomawo
farahpark 5/2/13 . chapter 36
Zhoumi di bash juga sampai nangis malah, soalnya dia malang melintang jadi MC jadi digosipkan yg nggak2, beda ama Henry yg anak sekolahan gitu
Soal video tinggal masukan acara dan tanggal yg aku cantumkan lalu cari di google
ahra rahayu 5/2/13 . chapter 36
Kyuhyun kalau bicara memang tajam hehehe
hauraddict 5/2/13 . chapter 36
Nggak berani janji lagi sibuk berat hehehe
xxxgigy 5/2/13 . chapter 36
Aku nggak tahu soal itu, tapi Korea memang keras disiplinnya. Kata teman yg pernah kerja di sana, memukul kepala saat memarahi itu sudah biasa. Kyuhyun dilempar dengan sumpit oleh Leeteuk, lalu saat telat drma musical wajahnya dibenamkan ke air yg ada di wastafel, cukup menggambarkan betapa kerasnya orang sana.
Mianhe, aku baru suka SJ sept 2012, belum sempat lirik2 artis lain, bahkan SJ05 aku nggak ngikutin
Bukan special, krn seumuran Leetuk jadi kayak teman. Udah nggak lagi. Kira2 10
Yang jelas awal debut itu Kyuhyun selalu ngikutin Donghae ke mana-mana termasuk ke ruang training. Donghae yang merasa kemampuannya biasa2, selalu latihan tiap hari dan Kyuhyun menemaninya. Dia juga yg memberi semangat ke Donghae kalau Donghae itu punya kemampuan
Asal aku nggak dianggap mbah google aja gpp. kalau bertanya hal2 yg mudah dicari di google aku kurang suka krn itu namanya bertanya tanpa usaha. tapi kalau pertanyaan agak2 detail gini selama aku bisa dan nggak ganggu cerita yg belum keluar, gpp
Tapi kalau itu dekat2 tulisan yg aku mau buat nggak bakal aku jawab kkkk
pipiet sparkcloud 5/2/13 . chapter 36
Lagi makan malah wkwkwk Heechul sereeeem
Yup, aku senang ngebayangin foto mereka wkwkwk Pasti lucu
indi kyu 5/2/13 . chapter 36
wkwkwk mana itu real lagi yg Hae minta alamat nyamuk kkkk
Aku juga senang ngebayangin Kyuhyun bangun, pakai piyama dst wkwkwk lecek banget tapi pasti lucu
Fuuka 5/2/13 . chapter 36
Masuk tapi belum tentu dibahas detail
Mian, TBC ngikutin kata hati kkkk
bella0203 5/1/13 . chapter 36
wkwkwk PSM memang penuh misteri
Mana kalaimat Shindong yg bikin galau? Kamu bikin aku penasaran! Kudu dijawab! kkkk
Kkk itu yg UFO real semua
dhian930715ELF 5/1/13 . chapter 36
Ne, Hangeng sangat tertutup
Deyerraa 5/1/13 . chapter 36
Gomawo chingu
Mianhe, nggak buka biodata pribadi hehehe
onlyhae86 5/1/13 . chapter 36
Gomawo sudah membaca
Tasya 5/1/13 . chapter 36
Gomawo
5kyutket 5/1/13 . chapter 36
Kita baca saja CH37 hehehe
ELFSparkyu 5/1/13 . chapter 36
Penasaran itu kudu kkk
Gomawo
Guest 5/1/13 . chapter 36
Gomawo
Park Sang Kyung 5/1/13 . chapter 36
Ne , Kyuhyun polos banget main datang ke Chujin aja wkwkwk
ryeo ryeo ryeong 5/1/13 . chapter 36
Kadang2 bisa kok kalau Kyuhyun lagi nggak konek kkkk
ekha sparkyu 5/1/13 . chapter 36
Kan PSM suka mempermainkan perasaan kkkk
Kurang tahu soal itu, si encung latopnya rusak tanggal berapa?
laila savitri 5/1/13 . chapter 36
Mian lama baru bisa update
fitriKyuMin 4/30/13 . chapter 36
Gomawo
kim eun ra 4/30/13 . chapter 36
Kit alihat saja kkkk
nurulhikmah96 4/30/13 . chapter 36
Pegangan kalau bingung
Cho rae in 4/30/13 . chapter 36
Dia main datang aja kkk, meski Donghae dan Sungmin cepat mau datang, tapi mereka ngabarin dulu kkkkk
Raa sparkyu 4/30/13 . chapter 36
Mian, kesibukan dunia nyata menyita waktu bikin ff kkkk
Haera 4/30/13 . chapter 36
Yup, yg di radio Kangin itu real semua termasuk reaksi member yg di SMS (*heechul di telepon lho ya kkk)
Azurasky Elf 4/30/13 . chapter 36
Gomawo sudah membaca dengan teliti, merasa nggak sia2 nulisnya hehehe
Sedih kalau ada yg nanya sesuatu yg sebenarnya sudah ada di chapter itu, hanya krn dibaca percakapannya aja hiks
Jadi gomawo sudah memperlambat kecepatan membacanya
Angela Han 4/30/13 . chapter 36
Ne, dia sok gengsi, semua HP diganti lagunya dia, padahal tinggal bilang aja 'don't forget me' wkwkwkwk
Memang benar kok, ini hasil rombak ulang jadi aku cukup senang dengan yg ini. Tadinya lebih beda lagi. Ini gara2 lagi bikin naskah yg super koplak, hjadi sempat kolak banget….
Kebawa pas nulis RS
Angela Han 4/30/13 . chapter 35
Iya, dia istirahat dr semua kegiatan krn seminggu dirawat di rumah sakit
Gomawo soal wine itu hehehe
Yup, aku paling suka Kyuhyun kalau lagi cerita. Dia pencerita yang mengagumkan. EKspresi, intonasi, smeua bermain saat dia bercerita
Angela Han 4/30/13 . chapter 34
Amin, aku juga berdoa untuk itu
Kemarin di SS5 aja pingsan pas berlatih
iya kkk Siwon dan Yesung memang ajaib
Ada di FB ku yg foto dan video
reka Elf 4/29/13 . chapter 36
Cheonma
Blackyuline 4/29/13 . chapter 36
Heechul sulit ditebak
dulunyasisusi 4/29/13 . chapter 36
Lumayan nongol dikit drpd tidak kkkk
Memangnya Henry dan Zhoumi ngomong apa?
4/29/13 . chapter 36
Fanfic just fanfic
evier 4/29/13 chapter 36
Ne, aku juga suka Yesung Kyuhyun moment itu
Ne kkk Shindong dan Kangin sering mengajari Kyuhyun. Waktu niruin Miss A itu, Shindong yg ngajarin, lalu waktu Kyuhyun minta belajar masak, Kangin yg ngajarin
kkkk Memang itu bukan buat kejutan makanya nggak taruh di TBC
Ne, berat tapi nggak hiatus. I hope
EkaSparkyu 4/29/13 . chapter 36
Gomawo
Guest 4/29/13 . chapter 36
Gomawo buat reviewnya
lemonade 4/29/13 . chapter 36
Okey
hyunAshfly 4/29/13 . chapter 36
Gomawo
Cheonma
keyq 4/29/13 . chapter 36
Ne
4/29/13 . chapter 36
Novel RS part1 hanya bisa dipesan di FB-ku aja, chingu hehehe
Soal Heechul, nggak selalu kok, kadang juga manggil nama kan
lee sang ki 4/29/13 . chapter 36
Sama orang yang bisa Mandarin
Iya, beneran Kyuhyun datang tanpa ngasih tahu dan gedor2 WC satu per satu buat nemuin Kangin.
Bukan SJ M tapi Super Junior. Masukan saja acara dan tanggal yang tercantum di FF nanti kan muncul. Tapi yg pas adegan itu di YT nggak ada lagi
Fanfic just fanfic. Thailand kan terkenal nyamuknya, dan bukan rahasia lagi kalau Park Jung Soo itu begitu kamera off galak wkwkwk Jadi aku bayangin kalau kejadiannya seperti itu
Gomawo
R'Rin4869 4/29/13 . chapter 36
Gomawo
Bryan Andrew Cho 4/29/13 . chapter 36
Soal Kibum katanya seperti itu
Gomawo sudah bersabar menunggu hehehe
Guest 4/29/13 . chapter 36
Amin, gomawo, semoga ke sananya ff akan lebih lancar
chijRS 4/29/13 . chapter 36
Ne, kita lihat saja chapter selanjutnya hehehe
iya nih, hyungdeul keterlaluan kkkk
casanova indah 4/29/13 . chapter 36
Bukankah mereka kadang masih balas beberapa pesan yg masuk ke weibo dll?
Fanfic. Tapi Kyuhyun pernah menuliskan yg seperti itu, bahwa dia tak akan pernah menyerah lagi karena dia sudah pernah selamat dari kematian. Dia juga bilang saat di rumah sakit banyak hal yang ia ingat belum ia lakukan untuk orang-orang yg ia kasihi, jadi dia akan melakukannya di kesempatan kedua ini (*termasuk melanjutkan berbuat usil wkwkwk)
Yg bongkar password HP dang anti ringtone itu real
Lagunya yg mana aku nggak tahu wkwkwk dicari aja di masa itu, ka nada beberapa lagu yg Kyuhyun nyanyikan sendirian.
Beberapa bulan dengan kondisi lagi gonjang ganjing soalnya, di mana isu SJ pecah juga menyebar… dan kamu lihat aja grup lain di jaman itu…nggak ada yg dipisah kayak mereka. Sungmin sampai bilang iri dengan DBSK yg bisa melakukan kegiatannya bersama-sama
kim jae in elf1004 4/29/13 . chapter 36
Mianhe, memang ini agak berat ff nya, kadang kudu baca ch sebelumnya dulu untuk bisa lanjut key g baru, aku pun begitu saat menulis, kadang bisa mundur ke chapter2 depan untuk menyambungkan reaksi mereka dengan hal2 sebelumnya
elkyuELF 4/29/13 . chapter 36
Kyuhyun 2010 dibashing krn jadi salah satu dance line SJ. Fans hangeng beranggapan pintu untuk Hangeng balik tertutup jika ada yg gantiin posisinya. Padahal Kyuhyun bukan pengganti. Sejak Bonamana di mana Hangeng masih ada, Kyuhyun mulai dipersiapkan untuk menambah jajaran dance line SJ krn peningkatannya dalam dance. EUnhyuk sendiri yg bilang soal itu.
Yg jadi maslaah bukan bash nya…soal bash sih udah sering dapet. yg masalah itu krn keluarganya Kyuhyun yg di bash, dilibatkan ke dalam masalah.
AreynaKyuminElf 4/28/13 . chapter 36
Mari kita lihat ch37 hehehe
Atika 4/28/13 . chapter 36
Gomawo, chingu, aku senang meski kamu bukan fans SJ sebelumnya, tapi mau membuka mata untuk mereka. Kadang ada yg nggak kenal main ngejelekin aja hehehe
Semangat buat nulis ff nya ! Aku senang kalau ada yg jadi penulis lagi wkwkwk
ria 4/28/13 . chapter 31
Karena terlalu kelelahan
Kibum menyembunyikan rahasia? ooh…iya dia udah rencana hiatus
Sampai sekarang juga masih suka gitu kalau Ryeowook kkkk
Iyagi aja, aku bukan admin mana pun
Princess kyumin 4/28/13 . chapter 36
Wkwkwk iya yah pas aku baca ulang kayak gitu wkwkwk Heechul…Heechul…
Tapi memang yg dibawa yg suka bkin dia GRRRR kkkkk
Gomawo reviewnya
lovely yesungielf 4/28/13 . chapter 36
Ne, tapi karena Ryeowook kagak pernah bergantung ama Kyuhyun, Kyuhyun ngerasa Ryeowook itu hyung
Gigiiiii 4/28/13 . chapter 36
Ne, yg Korea tetap ada, dan itu sulit kkkk
Guest 4/28/13 . chapter 36
Uhm, aku nggak tahu bagaimana, tapi kata perlu dan butuh di pikiranku cukup berbeda. Jadi aku nggak bisa menukar keduanya.
Btw, krn ini review chapter 36, dan aku melihat penggunaan kata 'butuh' di chapter tersebut, yup, anda benar wkwkwk
Sebaiknya aku ganti menjadi kata 'perlu'. Mian, kebiasaan bicara di masa kecil terbawa hehehe
Gomawo buat masukannya
lovely yesungielf 4/28/13 . chapter 35
Cuma di Super Junior yg punya magnae banyak, hahaaa. Ada original magnae, eternal magnae, dan evil magnae :D
Suka banget liat evil senior sama evil junior berantem debat gitu, XD Eunhyuk kasian ada diantara dua evil yang lagi bertarung, hahaha.
Minzy0330 4/28/13 . chapter 36
Lanjuuut
nining wulan 4/28/13 . chapter 36
Syukurlah hehehe
ichigo song 4/28/13 . chapter 36
Ne, Heechul nyadar kok kalau dia kayak gitu. Kyuhyun juga nyadar kkk
Di beberapa acara ada mereka bilang soal itu.
indahpus96 4/28/13 . chapter 36
Ne kita lihat CH37
etwina 4/28/13 . chapter 36
Memang novel bersambung hehehe, udah ada Falling Star dan Rising Star part 1
Aku belum tahu RS akan nyampe berapa part novelnya
Ryeowook cuma agak tulalit, tapi sebenarnya pemikirannya kadang2 dewasa dan optimis.
yeon love yeye 4/28/13 . chapter 36
Hubungan mereka nggak ada masalah tapi karena satu dan lain hal komunikasi mereka jelas terbatas. Itu untuk kebaikan kedua belah pihak. Seperti yg Hankyung pernah katakan, ia juga tak mau membuat mereka yg masih ada di bawah SM kena masalah krn berhubungan secara terbuka dgn dia. Makanya dia hanya bilang masih suka menghubungi bbrp member dan menanyakan member2 yg tidak dihubungi. Di radio star, SJ (waktu itu yg datang 7 member) juga pada bilang kalau mereka merindukan Hankyung.
Yup, aku mengedit ini dr awal sebelum publish, jadi nggak terlalu berasa bedanya kkkk
rura seta 4/28/13 . chapter 36
Gomawo sudah menunggu
KyuChul 4/28/13 . chapter 36
Star Face to face? Masih agak jauh kayaknya
Gomawo hehehe
chemista112 4/28/13 . chapter 36
Nggak ada tapi masukin aja keyword radio dan kasusnya WC itu, nanti kan banyak beritanya. Rata2 muat Sungmin aja, Kyuhyun dan yang lain kagak dimuat. Tapi ada yg komplit muat beritanya.
Yg Hankyung real
SJ M punya kok, aku menuliskan dorm mereka sekarang buat gambaran aja
kyu19 4/28/13 . chapter 36
Hankyung Real
Yg itu masukin aja nama acaranya cari di google, nanti kan muncul, kalau di YT nggak ada
reaRelf 4/28/13 . chapter 36
Yup
jj 4/28/13 . chapter 36
Yang mana ya? Soalnya yg aku tahu nggak ada Siwon ngomong begitu. Waktu itu siapa yg wawancara?
Mian, RS main cast nya SJ, nanti menyimpang dr garis cerita. SJ M akan aku muat beberapa yg penting saja. Semoga masih mau baca meski SJ M nggak dibahas detail hehehe
gaemgyu0321 4/28/13 . chapter 36
Pertanyaannya dijawab sendiri aja hehehe
-aku kerja
- Hangeng keluar di google ada kkkk
- Heechul? Nggak ada apa-apa dengan Heechul
- Evil? Aku nggak suka kata evil kkkk Usil? Kyuhyun karena dia melakukannya setiap hari hehehe
gaemgyu0321 4/28/13 . chapter 36
Gomawo sudah membaca dan mereview
Kim Anna 4/28/13 . chapter 36
Changmin lagi sibuk hehehe
SunakumaKYUMIN 4/28/13 . chapter 36
Soal kata-kata ynag kurang, hanya huruf 'g' yang kurang
Gomawo sudah memberitahu hehehe
Iyah 4/28/13 . chapter 36
Kudu
riekyumidwife 4/28/13 . chapter 36
Kita lihat aja di RS37 hehehe
nakahara grill 4/28/13 . chapter 36
www dot faceboook dot com garismiring iyagi7154
harga buku FS dan RS part 1 bisa ditanyakan di FB hehehe
Tidak lewat penerbit. Cetak sendiri
Kiyuh 4/28/13 . chapter 36
Tolong langsung diberitahu aja di sebelah mana yang –ku atau –mu itu, krn kalau typo, itu lolos dr pandangan
Lha…jangan mengkhayal macam2, 100 macam aja kkkk
tya andriani 4/28/13 . chapter 36
Me too
SSungMine 4/28/13 . chapter 36
Kita lihat RS37
Okta1004 4/28/13 . chapter 36
Iya, jadi ngebayangin foto itu hehehe
puzZy cat 4/28/13 . chapter 36
Novelnya ada di FB hehehe
Iya, bener mau jadi Kyuhyun?
Kang Shin Ah 4/28/13 . chapter 36
Bukan
vietaKyu 4/28/13 . chapter 36
Iya, brothership mereka mengagumkan, jadi ingat yang Shindong sakit kemarin langsung pada datang siap gantiin
Pelampiasan ke hyungdeulnya wkwkwk karena nggak bisa ke Kyuhyun langsung
Yang Hankyung itu real
Iya, Kibum itu katanya salah satu member paling jahil kalau udah kumat
Elfishy 4/28/13 . chapter 36
Gomawo juga sudah membaca dan mereview
Huang Yoori 4/28/13 . chapter 36
Cheonma
vivid 4/28/13 . chapter 36
Mian lama
Gomawo kkk aku juga suka yg Kyuhyun usilnya kumat
kyuqie 4/28/13 . chapter 36
Mini drama itu 2006, ada di Falling Star
siscabonna1004 4/28/13 . chapter 36
Mian lamanya pake banget, semoga lain kali lebih cepat
Thalita 4/28/13 . chapter 36
Ne, gomawo sudah bersedia menunggu
GaemGyu92 4/28/13 . chapter 36
Coba di bawa ke tempat lain, pasti lebih seru wkwkwk
Aku pengen banget nulis diculik, tapi apa daya mereka sorenya tampil semua kkkk
Yg CHunji itu beneran semua wkwkwk oppadeul pada koplak, Kyuhyun juga main gedor2 wc aja
Fanfic just fanfic. Kalau ada yg sama ama kenyataan, aku no comment hehehe
trililililil 4/28/13 . chapter 36
Jiah wkwkwk apa boleh buat (*Kyuhyun pasrah aja deh)
Aku baca kok nggak ada ya? coba nanti kalau ingat kabari aku ne?
Rising Star part1 udah terbit kok hehehe
Mampir aja ke FB-ku
fikyu 4/28/13 . chapter 36
Hankyung juga sakit, soalnya itu album cuma 2 bulan waktu buatnya padahal dengan bahasa asing. Semua pada jungkir balik pas bikin
AngeLeeteuk 4/28/13 . chapter 36
Mereka sudah mulai kuat, jadi nggak sesedih dulu. Kan semua bertekad untuk lebih kuat dari sebelumnya hehehe
girl anonymous 4/28/13 . chapter 36
Gomawo, chingu. Aku masih harus belajar lebih banyak.
Song Yong 4/28/13 . chapter 36
Bukan krn plagiarism kok, meski aku kesal juga dengan mereka. Ini gara-gara bikin naskah super koplak kkk Jadi suasana hatiku agak kebawa padahal aku memerlukan feel yang beda untuk di RS. Jadinya ya begini ini. Btw, RS36 udah hasil edit ulang full, jadi nggak terlalu beda. Tadinya super duper ringan banget sesuai naskah lain yg aku kerjakan
Guest 4/28/13 . chapter 36
Soal sakit-sakitan, ikuti saja RS selanjutnya hehehe
Kemarin di SS% INA kan sakit juga
aninkyuelf 4/28/13 . chapter 36
Kalau layu aku siram deh hehehe
SieLf 4/28/13 . chapter 36
Gomawo buat no koment-nya kkkk
qeqey 4/28/13 . chapter 36
Ne, tapi SJ M hanya dibahas yg penting2nya aja, yg masih berkaitan ama SJ, atau yang agak2 nyangkut ke cerita
casanova indah 4/28/13 . chapter 35
Kalau tidur lama aja, kalau nggak ya nggak
Hyuk dan Heecul itu real. di FB ada fotonya kan. Sampai ultahnya, tangannya juga masih dibalut
casanova indah 4/28/13 . chapter 34
Bukan ke Sungmin aja
Donghae dekat sama Eunhyuk kan udah dari dulu
ChoithyaraELF 4/28/13 . chapter 36
Gomawo, chingu udah mau nunggu lama hehehe
Padahal chapter yg ini aku sedikit ragu
Gpp, komen kan sesuai watak masing-masing
Gomawo udah bersedia mereview. Pasti sulit kalau nggak biasa hehehe
casanova indah 4/28/13 . chapter 33
Heechul mau ngerjain aja kali kkk
Makan dan penari latar bayar sendiri. Memang begitu semua
1 Zhen de = benar
2 Shushu = paman
3 Gege = kakak laki-laki
4 Shagua = bodoh
5 Hajimallago! = jangan seperti ini!
6 Wo =aku
7 Wo bu hui hanyu = aku tidak bisa bahasa mandarin
8 Fuwuyuan = pelayan
9 Zhen de ma? = benarkah?
10 Zen me yang? = bagaimana?
11 Houbu hao? = baik atau tidak? / enak atau tidak?
12 Qing he cha = Silahkan minum tehnya
13 geojitmal hajima! = jangan berbohong!
14 Jiu jiu wo = tolong aku
15 Tingzhi = berhenti
16 Qian = uang
17 Meiyou = tidak punya
18 Wo men meiyou qian = kami tidak punya uang
19 Duibuqi, wo meiyou qian = maaf, aku tidak punya uang
20 Ta shi tian de = dia manis
21 Zhen tai = benar-benar manis
22 Likai! = pergi!
23 Buyou peng ta! = jangan menyentuhnya!
24 Shagua! Taopao! = bodoh! lari!
25 Wo de didi = adik laki-lakiku
26 Wo bu zhidao = aku tidak tahu
27 Qing zhichi women = tolong dukung kami
28 wo bu zhidou = aku tidak tahu
29 Dui = benar
30 Hen hao = sangat baik
31 Baba (*dibaca papa) = ayah
32 Weisheme? = mengapa tidak?
33 Ni ai wo ma? = apakah kau mencintaiku?
34 Bu xihuan. Ai. = bukan suka. Cinta.
35 Wo ai ni = aku mencintaimu
36 Hong dou = kacang merah
