Title : RISING STAR Chapter 39
Genre : Brothership
Rating : Fiction T
Cast : Kyuhyun, Leeteuk, Heechul, Hankyung, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Zhoumi, Donghae, Siwon, Ryeowook, Kibum dan Henry.
Disclaimer : All them belong to themselves and GOD.I own only the plot.
Warning : Typos, Geje , If read don't Bash, jangan meng-copy paste meskipunmenyertakan nama. Share saja dalam bentuk link ffn, tidak kurang dari itu. Gomawo
Summary : "Dia itu alien! Aku yakin dia alien!" / "Teuki hyung….Heechul hyung…." / "Aku telah gagal sebagai seorang leader." / "Hyung, apakah kau mengalami apa yang aku alami selama di Korea?" / "Shi Yuan sha qua."
.
.
.
Catatan: Chapter 38 kemarin mengalami remake, ada beberapa perbedaan yang cukup jauh dari kemarin. Akan lebih baik jika chingu yang belum membaca remake ch 38, mundur 1 chapter dahulu. Gomawo buat perhatiannya. Kamsahamnida
.
RISING STAR
Chapter 39.
.
23 April 2008
"Super Junior Happy?" Member SJ M yang tengah berkumpul malam itu saling berpandangan. Hankyung mengangguk. Ia baru saja mendapat pesan dari Yesung .
"Padahal hari ini album SJ M mulai dijual di beberapa propinsi di China sebagai uji pasar. Kenapa justru muncul masalah baru?" Zhoumi menyandarkan punggungnya ke kursi. Jari-jarinya mengetuk meja makan dengan pelan.
"Ini patut dirayakan!" Seruan Kyuhyun membuat mereka menoleh dengan bingung. Kyuhyun tersenyum lebar. Wajahnya sangat cerah seperti baru saja mendapat hadiah besar. "Hyungdeul, Henry, bukankah itu berarti Super Junior semakin terkenal? SJ M di China dan SJ H di Jepang. Teuki hyung ingin seluruh dunia ditutupi dengan warna sapphire blue. Kurasa ini sebuah kabar yang bagus."
"Ah, Kyuhyunie benar!" Donghae melompat bangun dari duduknya. "Ini kabar yang bagus!"
Kata-kata Kyuhyun merubah atmosfir muram tadi menjadi kebalikannya. Kini ketujuh namja itu sangat gembira dan bersemangat. Hankyung tersenyum memandang Kyuhyun yang sedang tertawa lebar bersama member SJ M lainnya.
Kyuhyunie, kau selalu bisa mencari hal positif di setiap situasi; Seburuk apapun itu. Hyung bersyukur, kau bisa berada di tengah-tengah kami saat ini.
.
.
25 April 2008
Pengumuman mengenai 'SUPER JUNIOR's 1st PREMIUM EVENT in JAPAN' sedikit meredakan berita terpecahnya Super Junior. Nippon Budokan Tokyo yang identik sebagai tempat debut, dipilih menjadi lokasi jumpa fans. Ini sekaligus menandakan langkah awal Super Junior di negeri sakura. Direncanakan pada tanggal 8 Juli 2008, Super Junior akan membawakan lagu-lagu hits mereka untuk 10.000 penonton. Homepage berbahasa Jepang yang dibuka sebelumnya, membuat fans di Jepang dengan mudah mengikuti informasi seputar acara, konser, juga berita mengenai member Super Junior.
Meski begitu, rencana pembentukan SJ H yang tercium media, drama berseri Kibum dan vakumnya Heechul membuat situasi pemberitaan kembali memanas. Apalagi tak ada satupun informasi baru tentang jadwal Super Show selanjutnya di homepage maupun website resmi Super Junior.
.
"Lagi-lagi Teuki hyung tidak mengangkat telepon," keluh Ryeowook.
"Mungkin dia sibuk," hibur Donghae sambil menatap layar laptopnya. "Aku mau menghubungi Heechul hyung."
"Memakai cyworld orang lain?" Zhoumi yang mengintip di belakang Donghae tertegun.
"Aku malas mendaftar lagi, Zhoumi-ah. Temanku membolehkanku memakai akun cyworld-nya."
"Bagaimana Heechul hyung tahu kalau itu Donghae hyung?" Henry ikut menyimak.
"Aku akan memberitahu bahwa itu aku," kata Donghae yakin. "Hey, hyung! Ini aku, dongsaeng-mu si ikan bau."
"Apa dia akan percaya?"
"Dia akan percaya, Henry-ah," celetuk Siwon. "Heechul hyung sangat hafal dengan ciri khas Donghae hyung."
Hankyung tersenyum melihat semuanya mulai berlatih bahasa Mandarin. Hanya Kyuhyun yang duduk diam di sofa, sibuk dengan PSP-nya seperti biasa. Jika sudah seperti itu tidak ada yang bisa mengganggunya.
"Dia itu alien! Aku yakin dia alien!"
Hankyung kembali tersenyum saat teringat kata-kata Heechul. Waktu itu kondisi dorm sangat berisik dan berantakan dengan ulah mereka yang bergurau satu sama lain. Tetapi di tengah-tengah ruang tamu, Kyuhyun bergeming dengan PSP-nya. Ia bahkan tidak tahu saat mereka berduabelas diam-diam keluar dari dorm lantai 11 dan mengintip ke dalam untuk mengetahui apakah Kyuhyun terusik dengan suasana yang mendadak sepi.
"Besok kita akan ke Korea untuk menghadiri pernikahan manager SM. Kalian sebaiknya istirahat baik-baik, arra?" Donghae, Siwon dan Ryeowook mengangguk. Kyuhyun bergeming. Hankyung beralih kepada Zhoumi dan Henry. "Kalian tinggal di sini. Aku akan segera kembali tanggal 27 nanti."
"Tidak perlu tergesa-gesa, gege. Ini juga negaraku. Aku kenal betul daerah sini." Zhoumi menenangkan Hankyung.
"Meiguanxi (tak apa). Aku juga harus bersiap-siap untuk acara akhir bulan nanti."
Hankyung beranjak menuju kamarnya untuk berkemas-kemas. Ia akan menginap semalam saja di Korea, karena itu hanya membawa sebuah tas tangan kecil.
"Hyung…," Siwon mengikuti Hankyung ke dalam kamar dan menutup pintunya.
"Ada yang ingin kau katakan, Siwonie?"
"Kondisi Kyuhyunie semakin menurun. Bagaimana jika dia tidak perlu mengikuti variety show, wawancara, dan melakukan dance untuk lagu U; Seperti saat di Korea?"
"Itu tidak mungkin. Lagipula kau tahu sifatnya. Kyuhyunie tidak akan mau mendapat pengecualian."
"Tapi, hyung…"
"Kita harus percaya dan mendukungnya. Bukankah itu janji kita?" Hankyung menepuk bahu Siwon. "Ini baru permulaan, Siwonie. Jika SJ M semakin menanjak seperti yang kita harapkan, jadwal akan semakin padat. Mau tak mau Kyuhyunie harus membiasakan diri. Aku rasa dia tahu hal itu."
"Ne, karena itu dia tidak mengeluh. Tetapi tubuhnya tidak bisa mengikutinya. Aku khawatir sekali, hyung."
Hankyung menghela napas berat. Ia tak memungkiri bahwa dirinya juga mencemaskan Kyuhyun. Bahkan ia bisa lebih memahaminya karena tubuhnya pun mulai berontak dengan jadwal yang ada. Ia seringkali harus menahan diri untuk tidak jatuh. Demam, sakit perut, mual, dan pusing sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari dirinya saat ini.
"Hyung, mianhe…" Siwon menatap Hankyung yang terdiam dengan perasaan bersalah. "Aku tahu, jika SJ M, bahkan jika SJ bisa lebih terkenal dari sekarang, jadwal kita akan semakin banyak. Ini bukanlah apa-apa dibandingkan jika saat itu tiba. Mianhe, hyung, aku sudah mengatakan sesuatu yang bodoh seperti itu. Aku…"
"Gwenchanayo, Siwonie. Jangan merasa sungkan." Hankyung tersenyum lembut kepada namja yang sejak awal dekat dengannya itu.
Ketika Siwon keluar, Hankyung menghela napas panjang.
"Semoga tubuhku juga bisa bertahan…"
.
.
26 april 2008
Setibanya di Incheon, kelima member SJ yang tergabung di SJ M bergegas menuju bagian penjemputan. Mereka semua sudah mengenakan setelan jas dan kemeja sejak berangkat, karena manager hyung akan mengantar mereka langsung ke tempat acara.
Kyuhyun yang mengenakan kacamata hitam, tidak langsung masuk ke dalam mobil. Ia memandang sekelilingnya. Meski baru beberapa hari, namja itu merasa senang berada di Korea kembali.
"Ya! Jelek! Cepat masuk! Buat apa kau bergaya di situ?!"
Kyuhyun terkejut mendengar suara itu. Namun karena masih berada di tempat umum, ia hanya tersenyum dan melongok ke dalam mobil dengan tenang. Di bangku bagian belakang, tampak Heechul dan Kibum. Meski mengenakan setelan jas resmi, Heechul menguncir sebagian rambutnya ke belakang seperti Leeteuk, sedangkan Kibum mengenakan beani hat hitam. Kyuhyun naik ke dalam mobil. Ia memilih duduk bersama kedua hyung-nya itu.
"Annyeong," sapanya sambil meringis. "Oraegamanieyo (lama tak bertemu)."
"Kita baru bertemu seminggu yang lalu," jawab Heechul sambil mendengus.
"Itu sudah lama." Kyuhyun meletakkan tas ranselnya di lantai mobil. "Ah, aku ingat! Heechul hyung menumpahkan minuman sehingga salah satu bukuku kotor."
"Kau mau minta ganti rugi?" Heechul membelalakkan matanya.
"Apa Heechul hyung mau menggantinya?" Kyuhyun balas menatap.
"Uhm, aku akan memberimu lebih banyak cinta saja," jawab Heechul setelah terdiam sesaat.
"Hyung curang!"
Kibum, Donghae, Ryeowook dan Siwon sibuk menahan tawa melihat ekspresi Kyuhyun. Hankyung yang baru saja menutup pintu mobil, hanya bisa tersenyum sambil menggelengkan kepala. Mobil pun bergerak menuju tempat pesta. Selain mereka bertujuh, member SJ lainnya berada di mobil yang pertama.
"Kata Teuki hyung, kita akan menyanyikan dua lagu di acara nanti." Hankyung yang duduk di sebelah manager hyung menghadap ke arah belakang untuk menjelaskan. "Lagu Marry U dan Magic Castle. Sebaiknya kita ambil waktu untuk berlatih selama dalam perjalanan. Setidaknya untuk menyesuaikan suara."
"Tapi bagaimana dengan yang di mobil lain, hyung?" tanya Donghae mengingatkan.
"Tidak ada salahnya berlatih." Ryeowook mengangguk setuju dengan usul Hankyung.
"Heechul hyung, terus terang, aku sedikit lupa dengan nadanya. Bisakah hyung menyanyikan sekali saja?" Siwon meringis mendapat pandangan tajam dari Heechul.
"Heenim menyanyikan lagu itu sambil bermain piano." Hankyung terkenang adegan yang dibawakan sahabatnya dua tahun lalu. Lagu Magic Castle adalah OST Bad Family, salah satu drama yang Heechul mainkan.
"Jangan berisik! Aku akan menyanyikannya sekali saja. Kyuhyunie, kau mengambil separuh part lagu itu, arra?"
Heechul pun mulai bernyanyi dengan serius. Namun begitu ia berhenti, tak ada suara yang meneruskan nyanyiannya. Kyuhyun hanya termangu mendengarkan Heechul mencontohkan lagu OST yang aslinya dibawakan TVXQ itu.
"Ya! Jelek! Giliranmu! Kenapa diam saja?"
Seruan Heechul membuat Kyuhyun tersadar dan meringis. "Ah, mianhe, aku sedang mendengarkan hyung favoritku bernyanyi."
Suara tawa bermunculan sementara Heechul cuma mendelik tanpa tahu harus berkata apa. Namja cantik sekaligus tampan itu mati-matian menahan ekspresinya agar tetap tenang. Menyadari hal itu, Kyuhyun mengukir evil smirk-nya.
"Karena aku sudah membuatmu senang, kau harus duduk bersamaku, arra?"
"Mwo? Siapa yang mau duduk bersamamu?! Panggil aku 'hyung'!"
Meski begitu, Heechul tidak menghindar ketika di meja undangan mereka duduk bersebelahan. Kibum juga duduk di sisi lain Kyuhyun, membuat sang magnae sangat senang bisa diapit kedua hyung-nya yang sering menghilang itu. Super Junior menggunakan kesempatan ini untuk berkumpul. Semua saling bercerita satu sama lain sepanjang acara meski di dua meja yang berbeda.
Leeteuk menepuk bahu Siwon, memberi kode agar namja tampan itu pindah ke meja lainnya. Tanpa banyak tanya, Siwon menurut. Kini Leeteuk duduk semeja dengan Heechul.
"Chullie, Super Junior T akan comeback tahun ini. Kita akan merilis single kedua." Leeteuk berbisik sehingga hanya mereka di meja itu yang mendengarnya. Heechul yang duduk tepat di seberang Leeteuk menautkan kening. "Manager hyung memberitahu kemarin. Berita ini akan diumumkan tanggal 29 nanti."
"Single kedua? Aku tidak ikut!"
Hankyung, Donghae, Ryeowook, dan Kyuhyun hanya bisa mendengarkan, karena mereka tidak banyak tahu apa yang terjadi di Korea selama mereka berada di China. Kibum sendiri seperti biasa, hanya memperhatikan situasi dengan tenang. Heechul kembali menggeleng, menegaskan keputusannya.
"Bukankah ada Super Junior T? Dipikir seperti apapun, SJ H pasti akan hiatus. Lima personil yang sama…bagaimana bisa melakukannya? Pengaturan yang aneh, membuat kita semua sakit kepala. Orang yang sedang sakit kepala tidak akan bisa berpikir jernih."
Leeteuk terdiam. Sebenarnya ia pun memiliki pemikiran yang sama. Sangat aneh jika Super Junior T merilis single kedua sementara Super Junior H justru debut dengan personil yang berbeda hanya satu orang saja. Tapi keanehan sudah menjadi hal yang sering diterimanya sejak dulu, sehingga Leeteuk menjadi sedikit kebal dengan hal itu.
"Bagaimana dengan Hollywood Bowl? Kita diundang mengisi di sana."
"Kita?" Wajah Ryeowook langsung berbinar. Ia benar-benar merindukan mereka semua tampil bersama, apalagi di Hollywood.
"Ah, mianhe, Wookie, maksudku Super Junior T." Leeteuk meralat kalimatnya. Wajah Ryeowook langsung suram sehingga Leeteuk merangkulnya dengan perasaan bersalah.
"Bahkan berbicara mengenai jadwal pun, kita harus memberi keterangan sub grup yang mana yang sedang dibicarakan." Donghae meneguk air di gelasnya hingga tandas. Ia mulai tidak menyukai semua ini. "Pantas Eunhyukie sampai seperti itu kemarin… Aku baru menyadarinya sekarang."
"Kami akan di Korea hingga tanggal 30, apakah kita ada kesempatan bersama-sama, hyung?"
Pertanyaan Ryeowook membuat Leeteuk tersenyum sedih. "Mianhe, Wookie… Kami sedang mengejar rekaman untuk mini album SJ H. Waktunya benar-benar singkat."
"Lihat kan? Memang ini yang diinginkan. Kita bentrok jadwal, bertemu tapi tidak bisa bersama, merasa kesepian, marah, kecewa, dan lambat laun mencurigai satu sama lain." Heechul mendengus. "Aku tidak mau tampil selain sebagai Super Junior! Kibumie pun begitu!"
Kibum yang baru saja menyodorkan tissue kepada Kyuhyun, hanya tersenyum saat semua mata mengarah kepadanya. "Jadwal syutingku cukup padat. Tapi untuk Super Junior, aku akan usahakan tampil."
"Jadi, keputusannya sudah bulat? Super Junior T akan tampil tanpa Kim Heechul?" Leeteuk memandang Heechul dengan wajah muram. Sementara itu, Kyuhyun menggunakan tissue yang didapatnya dari Kibum untuk menghapus peluhnya, kemudian menyimpannya di sakunya.
"Masih ada Sunggie. Sekalian saja SJ H promo di sana," cetus Heechul bergeming.
"Chullie, di sana belum tahu tentang SJ H. Karena SJ tidak mungkin tampil karena ada SJ M, maka mereka cukup berbesar hati untuk menerima kedatangan SJ T saja."
"Teuki hyung, aku katakan aku tidak mau. Aku…."
"Hyung, kau mengharapkan aku pulang seperti apa?"
Heechul nyaris berjengit mendengar kalimat yang diucapkan Kyuhyun. Ketika ia menoleh, Kyuhyun tengah memandangnya dengan pandangan yang sulit diartikan. Sepasang mata hitam itu tampak sangat kelam, membuat jantung Heechul berdegub lebih cepat di luar keinginannya.
"Aku…"
"Aku berharap, jika aku pulang nanti, Kim Heechul-ku masih ada di posisinya semula. Apakah permintaanku terlalu banyak?"
"Kau selalu meminta banyak! Apa kau sadar itu?!" desis Heechul geram. Ia berusaha menjaga suaranya tetap pelan agar tidak mengganggu meja yang lainnya. "Bukan cuma aku. Manager hyung, euisa, bahkan yang lain juga akan membenarkan pendapatku."
"Kalau begitu, maafkan aku. Hyung bisa memilih mana yang akan hyung lepaskan."
Heechul membuka mulutnya, siap memarahi Kyuhyun yang menantangnya dengan lancang.
"Kim Kyuhyun tidak akan mempermalukan Kim Heechul. Aku akan tetap hidup dan semakin kuat. Aku harap, Kim Heechul ku tetap ada saat aku kembali nanti."
"AISH!" Heechul mengumpat lalu meraih gelas miliknya dan meneguk isinya hingga tandas. Ia meletakkan gelas itu sedikit keras. Wajah tampannya untuk beberapa saat terlihat sangat marah. Ia menghela napas beberapa kali, mencoba meredakan perasaan kesalnya. Tak ada yang berani mengganggu namja itu. Mereka tahu, Heechul perlu waktu untuk berpikir.
Heechul kembali mengisi gelasnya, dan meminumnya lagi hingga tandas. Ia melirik ke arah Kyuhyun yang masih menunggu jawabannya. Diam-diam ia memperhatikan wajah yang pucat itu. Meski make up bisa menyamarkannya, bagi orang yang bergelut di dunia yang sama, Heechul tahu pasti Kyuhyun tidak sehat. Ia kemudian meneliti juga wajah Donghae, Ryeowook, tak terkecuali Hankyung sahabatnya. Ia yakin berat badan mereka semua turun cukup banyak hanya dalam hitungan beberapa minggu.
"Jika aku ikut ke Hollywood Bowl, kau akan memenuhi janjimu, bukan?"
"Aku selalu memenuhi janjiku sampai saat ini." Kyuhyun mengukir evil smirknya.
"Baiklah, aku ikut ke Hollywood."
Wajah Leeteuk langsung cerah. Ia merasa lega Heechul mau tampil bersama mereka sebagai SJ T. Di bawah meja, tanpa diketahui siapapun, Kibum melakukan toss dengan Kyuhyun. Namja yang dijuluki Snow White oleh Heechul itu mengukir killer smile-nya.
Saat Heechul tengah bersitegang dengan Leeteuk tadi, Kibum menyodorkan tissue makan yang terlipat kepada Kyuhyun. Ia memberi kode agar Kyuhyun membuka lipatannya.
'Bujuk Heechul hyung. Cuma kau yang bisa melakukannya.'
Kibum merasa tenang ketika evil smirk Kyuhyun muncul setelah membaca pesan itu. Dan hasilnya seperti yang mereka harapkan. Heechul bersedia tampil di panggung sebagai SJ T.
"Kibum hyung." Kyuhyun menjajari langkah Kibum sesaat setelah mereka turun dari panggung. "Kau tidak menginap di dorm malam ini? Kami ada di Korea hingga tanggal 28 nanti."
"Mianhe, Kyuhyunie. Aku ingin fokus di drama. Banyak hal tentang karakter Park Jungwoo yang ingin kupelajari. Lain kali aku akan menginap, arra?" Kibum tersenyum sambil menjabat tangan dongsaeng-nya. "Selamat, kau berhasil membujuk Heechul hyung."
"Kalau dia tahu itu siasat, kita berdua bisa dia habisi."
"Tenang saja, kita pandai menyimpan rahasia 'kan?"
Kyuhyun tersenyum mendengar kata-kata penuh percaya diri itu. Namun senyumnya menghilang seiring menjauhnya punggung Kibum darinya. Kibum hyung, kenapa aku merasa kau lah yang akan meninggalkan kami, bukan Heechul hyung?
"Kyuhyunie, ayo kembali ke tempat duduk." Sungmin merangkul bahu Kyuhyun dan mereka berjalan beriringan kembali ke meja masing-masing.
.
Malam itu Heechul tinggal di dorm karena Hankyung akan menginap semalam saja di Korea. Seperti biasa, Hankyung membawakan Heechul berbagai majalah dan koran yang memuat tentang Super Junior juga SJ M. Ia membacakan dengan semangat sementara Heechul mendengarkan. Sesekali mereka mengomentari beberapa foto yang lucu.
"Meski kelihatan lelah, kau tampak senang di sana, Fried Rice Beijing."
Hankyung tersenyum lebar mendengar kalimat sindiran itu. "Kau tahu itu memang mimpiku. Setiap melihat SJ ada di media China, aku merasa senang sekaligus bangga. Dan kini, kami bahkan menetap lama di sana sehingga bisa mengikuti banyak acara dan bertemu sesering mungkin dengan ELF China."
"Bagaimana kehidupan di sana? Kau menjaga mereka?"
"Tentu saja. Aku tahu susahnya hidup di negara orang. Sebisa mungkin, aku tak ingin mereka merasakan hal yang sama."
"Bagaimana jadwal makan kalian? Istirahat? Jam tidur?"
"Semua terjadwal dengan baik. Kau tahu aku selalu mengatur semuanya dengan hati-hati."
"Benarkah?"
"Benar."
"Kau tidak berbohong?" Heechul menutup majalah yang sedang mereka baca, dan menatap Hankyung penuh selidik.
"Heenim!" Hankyung yang kelelahan, mulai kehabisan kesabarannya lagi. "Kau mendadak cerewet sekali! Ini bukan Heenim yang kukenal!"
"Karena Heenim yang ini tahu sahabatnya berbohong," gumam Heechul tenang. Tapi matanya menatap semakin tajam, membuat Hankyung menautkan alisnya dengan perasaan tidak senang. "Aku bisa melihat kondisi kalian semua menurun. Matamu memiliki bayangan hitam. Wajah Donghae-ah terlihat dewasa dengan cepat. Dagu Wookie menjadi lebih runcing, Siwonie dan Kyuhyunie terlihat pucat. Ada apa denganmu?! Kau seharusnya melindungi mereka!"
"Aku sudah melakukan apa yang bisa kulakukan! Tapi aku juga ingin kami tampil maksimal! Apakah itu salah? Apa kau tahu kami sedang berjuang menghilangkan penolakan di sana? Henry masih tenang, tetapi Zhoumi terpukul! Jangankan mempertahankan nama SJ…, mengangkat album SJ M saja kami belum mampu. Ini bukan saatnya berhenti dan beristirahat!"
"Begitu? Jadi kalau aku bisa membuat album kalian diterima, apakah kau mau berjanji melindungi mereka sesuai kata-katamu?!"
"Heenim…itu tidak mudah…"
"Setidaknya kau berusaha!"
"Apa maksudmu? Aku berusaha lebih keras dari yang bisa kau bayangkan! Tapi keadaan di sana benar-benar tidak memungkinkan!"
BRAK!
Heechul melempar tumpukan majalah yang ada di pangkuannya ke lantai, sehingga wajah Hankyung pucat pasi.
"Kalau tidak mungkin, ubahlah menjadi mungkin!" desis Heechul geram. "Pasti ada yang bisa dilakukan. Seharusnya ada yang bisa kau lakukan! Mungkin ada hal yang terlewat olehmu!"
"Heenim…"
Heechul bangkit berdiri dan meraih jasnya. "Aku mau pulang. Aku tidak jadi menginap!"
Namja tampan sekaligus cantik itu bergerak menuju pintu, namun kemudian langkahnya terhenti.
"Hankyung-ah, aku yang akan melindungi SJ," kata Heechul sambil berbalik memandang sahabatnya. "Tapi kau harus melindungi mereka. Jebal, berjanjilah… Saat ini, cuma kau yang bisa melindungi mereka di sana. Aku harap kau paham hal itu."
Hankyung memandang punggung Heechul yang menghilang di balik pintu.
.
.
27 April 2008
Saat Hankyung tengah menuju bandara untuk kembali ke Beijing, Heechul mendatangi stasiun radio yang berada di luar pengaruh SM. Kedatangan namja itu membuat mereka terkejut sekaligus penasaran. Kim Heechul, pemegang posisi kedua cyworld yang paling sering dikunjungi di Korea, meminta bertemu tanpa pemberitahuan lebih dahulu.
"Heechul sshi, ada keperluan apa Anda datang ke sini?" tanya sang pemimpin radio.
"Saya membutuhkan bantuan Anda untuk meluruskan pemberitaan di luar. Apakah kita bisa mulai hari ini juga? Jika tidak, saya akan pindah ke radio lain."
.
Leeteuk, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin dan Eunhyuk sedang melakukan rekaman untuk single SJ H di studio. Donghae, Siwon, Ryeowook dan Kyuhyun tengah mengisi waktu dengan bermain tenis meja di gym yang ada di apartemen mereka. Namun ketika berita tentang Heechul menyebar di media radio, mereka mendapat kabar dari kru maupun teman, dan semua bergegas mencari tahu hal itu lebih jelas.
["Banyak sekali berita tidak benar yang mencuat sebelum SJ M debut," kata Heechul kepada pihak radio yang menyiarkan dirinya. "Hal ini menimbulkan dampak negatif bagi Super Junior."]
Leeteuk merasa lututnya lemas mendengar suara dongsaeng tertuanya itu, namun ia berusaha tetap mengikuti berita. Dengan manis, Heechul memuji beberapa pihak yang mengerti dan mengulas perbedaan antara Super Junior dan Super Junior M. Tapi namja itu juga dengan berani menegur beberapa pihak yang menyebarkan berita yang salah tentang Super Junior.
["Berita mengenai bubarnya Super Junior yang disebarkan oleh antifans kami, membuat sebagian ELF menjadi terpengaruh dan menolak SJ M. Antifans juga memakai Super Junior sebagai contoh grup yang serakah; mengecam beberapa member kami yang dianggap mengambil rejeki member lainnya yang tidak diikutkan dalam sub grup; Menyebutkan perpecahan yang terjadi di dalam Super Junior. Saya katakan saat ini, semua itu tidak benar."]
"Yes! Itu baru hyung-ku!" seru Kyuhyun gembira. Ia tidak mempedulikan hyungdeul-nya yang lain, yang masih mengikuti berita dengan cemas.
["Rumor yang mengatakan bahwa keributan yang dibuat oleh ELF sebagai aksi protes terhadap SJ M adalah rekayasa yang sudah disepakati antara ELF dan pihak managemen kami, itu sama sekali tidak benar! Itu tidak terjadi untuk mendongkrak popularitas SJ maupun SJ M! ELF dan pihak SM tidak memiliki hubungan semacam itu. Saya berani menjamin."]
Kangin memandang Leeteuk yang masih tertegun dengan wajah pucat pasi. Yesung, Sungmin dan Shindong hanya bisa diam sambil terus mendengarkan. Di dorm, Donghae, Siwon dan Ryeowook tak kalah pucat dari Leeteuk.
["Karena itu, saya Heechul Super Junior, memohon agar semua berita ini diluruskan. Sudah cukup member kami terpengaruh dan mendapat perlakuan tidak baik akibat pandangan salah dari beberapa pihak. Kami tidak bubar, dan kami tidak serakah akan uang sehingga mencari popularitas dengan cara keributan seperti belakangan ini."]
"Itu sangat bagus, hyung." Kyuhyun tersenyum. Ia lagi-lagi tak peduli ketiga hyung yang bersamanya memandangnya dengan mimik tak percaya.
["Fans kami, ELF, dengan ribuan anggota di berbagai negara, tidak memiliki hubungan semacam itu dengan pihak SM. Itu murni aksi mereka yang dipicu oleh munculnya berita-berita yang tidak benar yang dibiarkan terus berkembang hingga memanas. Aksi itu untuk melindungi kami, bukan untuk mendongkrak popularitas kami. Semoga semua ini menjadi jelas untuk semua pihak."]
Heechul menutup wawancaranya.
.
"Teuki hyung….Heechul hyung…."
"Aku tidak tahu, Shindongie… Semoga dia tidak akan apa-apa," gumam Leeteuk lemas.
"Aigoo, dulu Kyuhyunie, dan sekarang Heechul hyung?" Kangin menjambak rambutnya dengan kesal. "Apa mereka berdua tidak takut dengan sanksi dari pihak managemen?"
"Bagaimana menurutmu, Yesung hyung?"
"Dia akan baik-baik saja, Sungminie," jawab Yesung sambil tersenyum. "Aku yakin Heechul hyung akan baik-baik saja."
.
"Hyungdeul jangan khawatir. Heechul hyung pasti baik-baik saja." Di dorm, Kyuhyun meringis lebar ketika Siwon, Donghae dan Ryeowook memarahinya yang sedari tadi berteriak senang mendengar siaran Heechul.
"Bagaimana kau bisa seyakin itu, Kyuhyunie?"
"Siwon hyung, Heechul hyung sedang menjadi topik utama di cyworld. Posisinya di urutan kedua di Korea, menunjukkan betapa banyaknya orang yang mengikuti berita tentang dirinya. Terlalu gegabah jika Seonsaengnim memberi tindakan nyata kepada Heechul hyung. Kalau bikin gebrakan, memang harus yang besar sekalian. Jika setengah-setengah, bisa jadi boomerang untuk diri sendiri."
"Seperti kasus tempat tidur yang kau sebarkan tahun kemarin?"
Kyuhyun meringis salah tingkah saat Donghae, Siwon dan Ryeowook memandangnya dengan pandangan menegur. "Itu kan cuma percakapan kecil, hyungdeul… Cuma percakapan kecil."
"Tapi kau mengulanginya lagi di SUKIRA bahkan Mnet yang memakai visual selain audio, Kyuhyunie."
"Mnet bukan rencanaku. Mereka yang mendesak." Kyuhyun mencoba membela diri. "Sudahlah, hyungdeul, lupakan soal itu, arrachi?"
Kyuhyun mencoba menebar senyum dan wajah polosnya.
.
Di kantornya, Petinggi SM mendapat laporan dari staff akan aksi Heechul.
"Sejak dulu, dia selalu membuatku pusing kepala dengan sifatnya yang meledak-ledak dan seenaknya. Tapi aku tak menyangka Heechul sshi bisa menggagalkan rencanaku seperti ini. Dia menempatkan dirinya di tempat menyolok terlebih dahulu. Dia tahu, di posisi itu aku takkan menindaknya dengan gegabah," gumam Petinggi SM. Ia duduk di kursi sementara staff yang melapor berdiri menunggu perintah.
When the 13 different personalities combine together, the most beautiful harmony glows.
Petinggi SM tergelak ketika teringat kata-kata Kyuhyun.
Kau benar, Kyuhyun sshi… Aku harus mulai meragukan penilaianku sendiri. Aku tak menyangka, jika kalian bertigabelas bersatu, akan terjadi hal-hal yang tidak pernah kubayangkan sebelumnya.
Heechul sshi bertindak dengan cermat kali ini. Benar-benar memikirkan timing dan situasi. Bukan Heechul sshi yang cuma bisa meledak kapan saja ia menginginkannya.
Aish, padahal aku tahu kalian semua mulai terpengaruh dengan berbagai tekanan dari luar dan dalam. Apakah rencanaku harus gagal di sini?
"Apa yang harus kita lakukan sekarang, Sajangnim."
Petinggi SM menghela napas panjang. Ia menegakkan posisi duduknya.
"Jangan bertindak apapun terhadap Heechul sshi. Mengenai pemberitaan itu, hilangkan secepat mungkin. Jaga jangan sampai dia mengulangi aksinya lagi. Sementara ini hanya itu saja yang perlu kau lakukan."
"Baik, Sajangnim."
Setelah staff-nya keluar, Petinggi SM berdiri dan berjalan menuju jendela besar di ruangannya. Wajahnya yang semula suram, menjadi cerah ketika jauh di bawah sana terlihat seorang peserta training melangkah pergi dengan lesu.
Setiap hari, selalu ada satu dua orang peserta training yang mengundurkan diri karena tidak tahan terhadap tuntutan disiplin di SM. Menjalani pelatihan 20 jam sehari tanpa berhenti membuat mereka memilih melepaskan mimpinya daripada bertahan hingga debut.
Kyuhyun sshi, tubuhmu mulai tidak bisa mengimbangi semangatmu. Aku sudah memberimu peringatan, bahwa jika kau tidak keluar dari SJ, aku akan menjadikanmu sasaranku di drama tragedi yang aku buat. Sampai kapan kau bisa bertahan dengan jadwal SJ M?
Petinggi SM tersenyum lebar membayangkan jadwal SJ M yang dilaporkan kepadanya hari ini. Permintaan semakin banyak, dan ia memberi pesan agar semua itu sebisa mungkin diterima. Bahkan untuk acara televisi bulan Agustus, SJ M akan melakukan rekaman setiap hari sepanjang bulan Mei. Dengan demikian cukup banyak episode yang bisa ditayangkan per minggunya hingga SJ M kembali ke China setelah memperbaharui ijin visa mereka.
Sebentar lagi… Aku yakin sebentar lagi kau akan keluar ataupun dikeluarkan dari SJ M, Kyuhyun sshi. Saat itu SJ akan terguncang juga. Ketidakmampuanmu mengikuti jadwal yang semakin tinggi akan menghambat kemajuan SJ M dan SJ. Ah, aku benar-benar tidak sabar melihat bagaimana reaksimu saat mereka yang kau banggakan itu mengeluarkanmu dari dalam grup. Atau, kau akan bertindak lebih cerdik dengan keluar terlebih dahulu? Yang manapun yang terjadi, akulah yang menjadi pemenangnya. Akulah yang akan tertawa paling akhir.
.
Apa yang diduga Kyuhyun dan Yesung benar terjadi. Heechul tidak mendapat sanksi apapun dari pihak SM. Tetapi SM menggunakan pengaruhnya untuk meredam berita tersebut dan menjaga agar tidak terjadi pengulangan seperti pada kasus Kyuhyun yang terjadi di Chunji, SUKIRA dan Mnet tahun lalu.
.
.
28 April 2008
Meski berita diredam, penyebarannya tidak bisa dihalangi dengan rapat. Rekaman langsung Heechul memang tidak lagi tersebar, tapi siaran kemarin disebarkan dari mulut ke mulut sehingga banyak ELF mengetahui pelurusan berita itu.
Seperti jadwal semula, Ryeowook, Siwon, Donghae dan Kyuhyun kembali ke Beijing untuk menjalani jadwal SJ M. Sesampai di sana, mereka dikejutkan oleh berita habisnya album SJ M di yang dijual secara pre order setelah sebelumnya lambat terjual akibat aksi pemboikotan.
Apa yang dilakukan Heechul membuahkan hasil diterimanya SJ M sebagai bagian dari SJ, bukan lagi sebagai pecahan dari SJ. Fans di Korea bahkan mendesak SM agar membuatkan album SJ M versi Korea. Hankyung menyambut mereka di dorm SJ M dengan wajah sangat cerah. Mereka semua berpelukan dengan gembira.
Heechul tersenyum melihat angka penjualan album SJ M di web China.
"Aku sudah melakukan apa yang aku bisa lakukan. Selebihnya tergantung usaha kalian semua. Semoga SJ M bisa membawa nama SJ ke seluruh pelosok China."
.
.
29 April 2008
Di Korea, tindakan Heechul memicu reaksi di luar dugaan. Beberapa orang memuji Heechul yang berani dan terlalu lemahnya Leeteuk sebagai seorang leader. Bahkan stylist di SM yang bertanggungjawab atas SJ tidak lepas dari pendapat itu.
"Heechul sshi sebenarnya lebih pantas menjadi leader di SJ dari pada Leeteuk sshi. Aku rasa, Heechul sshi adalah pengambil keputusan di SJ, bukan Leeteuk sshi."
"Aku juga berpendapat sama."
BRAK!
Suara pintu dihantam membuat beberapa yeoja itu terlonjak kaget. Heechul memandang mereka dengan tajam dari mulut pintu. "Tak kubiarkan siapapun menghina Leeteuk sshi. Dia satu-satunya orang yang kuakui sebagai leader. Karena dia yang kalian bilang lemah itulah ada Heechul sshi yang sekarang ini."
Heechul mendekat, memastikan mereka semua menyimak kata-katanya.
"Kalau aku cocok sebagai leader, sejak Four Season aku sudah menjadi leader dan bukan Kangin sshi. Sekali lagi kudengar kalian menjelek-jelekkan Leeteuk sshi, kalian akan tahu seperti apa kemarahan seorang Kim Heechul. Leeteuk sshi adalah leader terbaik yang pernah kukenal. Camkan itu!"
.
Leeteuk menanggapi merebaknya respon terhadap aksi Heechul beberapa hari lalu. Ia akhirnya mengeluarkan pendapatnya setelah selama ini menuruti pihak SM untuk tidak melakukan klarifikasi apapun pada pihak media.
"Cepat atau lambat saya akan semakin tua. Grup kami pun tidak mungkin berlangsung seumur hidup. Tetapi saya yakin bahwa kami semua akan tetap bersama dan tidak terpecah. Kami akan berusaha keras untuk itu."
Leeteuk mendapat beberapa pertanyaan online yang masuk. Ia membacanya sebelum mulai menjawab. "Meskipun kami bertigabelas memiliki jadwal yang terpisah, kami masih berusaha bertemu dan berbicara satu sama lain."
"Saya menyesal tidak dapat menanggapi langsung rumor yang muncul, bahkan saat rumor tersebut mulai bergerak ke arah yang negatif. Berita di luar bukan masalah besar bagi saya dan member Super Junior yang lain. Kalaupun kami semua terlihat tidak memikirkan terpecahnya kami menjadi berbagai sub grup, saya akui, sebenarnya tidak seperti itu. Hanya saja, saya tidak ingin ELF melihat pengaruhnya hal itu terhadap kami, dan bagaimana kami terluka oleh semua ini. Karena itu, kami semua tampil seperti biasa, seakan tak terjadi apapun."
Dongsaengdeul yang berada di sisi Leeteuk, tersenyum dan menguatkan namja itu. Mereka tahu, Leeteuk hanya berusaha yang terbaik bagi semua pihak. Ia bukan lemah, tetapi sebagai seorang leader ia harus mempertimbangkan kelangsungan grup mereka secara keseluruhan.
Tak satupun dari mereka menyalahkan aksi Heechul. Bagaimanapun, berkat aksi nekad Heechul, keadaan panas mereda dan SJ M mulai bisa beraktifitas dengan tenang walau keberadaan Zhoumi dan Henry masih menjadi bahan perdebatan.
Di tengah maraknya pemberitaan, hari itu Super Junior mendapat undangan untuk menghadiri ulang tahun ke-50 Korea-Thailand Relations Public Amnesty Event yang akan diadakan pada 30 Oktober. Kepopuler Super Junior di Thailand tidak kalah dengan bintang Hallyu lainnya. Mereka dipercaya menjadi duta persahabatan agar hubungan kedua negara meningkat. Status tersebut sedikit banyak memperkuat keutuhan Super Junior sebagai sebuah grup setidaknya hingga bulan Oktober tiba.
.
.
30 April 2008
Rangkaian acara menyambut Olimpiade Beijing dimulai. Dalam acara berjudul Beijing Welcomes You, Hankyung ikut menyanyikan lagu tersebut bersama puluhan artis China lainnya. Selesai acara, ia bersama keenam member SJ M langsung terbang dari Beijing menuju Changsa untuk menjalani jadwal mereka.
.
.
1 Mei 2008
Setelah masa-masa pemboikotan, aksi protes dan kebingungan media akibat banyaknya sub grup dalam tubuh Super Junior, SJ M mulai menunjukkan hasil. Album Me milik SJ M mencapai angka penjualan yang memuaskan di berbagai situs penjualan online. Mereka dinilai sebagai hal yang menyegarkan bagi dunia musik di China. Dance dan harmonisasi suara ketujuh membernya memberi warna tersendiri.
Tapi di tengah-tengah situasi bahagia tersebut, Hankyung justru merasa terpukul. Beberapa hari ini ia hanya berdiam diri jika tidak ada wawancara atau acara yang meliput mereka. Namja itu lebih banyak mengurung diri di dalam kamar hotelnya.
"Hankyung hyung, boleh aku masuk?" Tanpa menunggu jawaban, Kyuhyun membuka pintu. Ia mendekati Hankyung yang masih duduk sambil mengurut pelipisnya yang terasa sakit.
"Waeyo, Kyuhyunie?"
"Zhoumi ge sudah memesan pizza untuk makan siang. Ayo kita makan bersama, hyung. Jadwal kita setelah ini cukup padat."
"Pizza?"
"Ne, pizza. Apa hyung ingin fried chicken? Atau hyung lebih suka burger?" Kyuhyun memandang dengan bingung.
Jadi kalau aku bisa membuat album kalian diterima, apakah kau mau berjanji melindungi mereka sesuai kata-katamu?!
Kepala Hankyung semakin bertambah sakit saat mengingat kata-kata Heechul. Mianhe, Heenim. Padahal kau sudah melakukan bagianmu. Tapi aku…bahkan mengatur makanan yang baik saja aku tidak bisa….
"Aku telah gagal sebagai seorang leader." Hankyung berbisik dengan wajah keruh dan tertunduk. "Heenim memintaku menjaga kalian baik-baik. Tapi aku bahkan tidak bisa mengatur apapun saat ini."
Keluhan itu membuat Kyuhyun mendekat dan berjongkok di depan Hankyung. Ia meraih tangan Hankyung dan menggenggamnya dengan kedua telapak tangannya. Ketika Hankyung mengangkat wajahnya, Kyuhyun tersenyum lembut.
"Hyung, selama ini Hankyung hyung sudah melakukan semua yang hyung bisa. Hyung membantu kami belajar bahasa mandarin, membantu menerjemahkan jika ada pertanyaan MC yang tidak kami mengerti. Hyung selalu berusaha agar kami merasa nyaman di sini."
Kyuhyun kembali tersnyum saat Hankyung diam dan menyimak kata-katanya.
"Hankyung hyung juga selalu meminta kami tampil sebaik mungkin. SJ M bisa terkenal karena usaha Hankyung hyung. Heechul hyung hanya membuka penyumbatnya saja. Tapi aliran itu Hankyung hyung yang membuatnya. Kalian memang pasangan yang hebat."
"Benarkah aku sudah cukup melakukannya, Kyuhyunie? Kau tidak sekedar menghiburku kan?"
"Ani. Hyung tahu aku tidak pandai menghibur. Kangin hyung hanya berpesan agar aku selalu berkepala dingin… Ck, padahal Kangin hyung sering tidak berkepala dingin."
Hankyung tertawa mendengar mimic dan kata-kata Kyuhyun. "Kau…kau benar-benar mirip Heenim dalam hal-hal tertentu, Kyuhyunie… Sangat mirip."
"Hyung merindukannya?"
"Sangat." Hankyung tersenyum getir. "Aku sangat menyesal bertengkar dengannya kemarin. Aku…" Hankyung terkejut saat Kyuhyun bangun dan melompat memeluknya hingga ia nyaris terjatuh dari kursi. Kyuhyun memeluk sangat erat. Pelukan khas Heechul yang seperti sedang menyerang orang yang dipeluknya.
"Di SJ M, aku akan menjadi Heechul hyung untuk hyung China-ku."
Hankyung tertawa dan mencubit pipi Kyuhyun dengan gemas.
"Ya! Hyung! Kau tidak mungkin mencubit pipi Heechul hyung seperti ini."
"Kau belum tahu saja apa yang bisa aku lakukan terhadap Heenim." Hankyung bangkit dan merangkul Kyuhyun sambil berjalan ke luar.
"Aigoo, benarkah itu? Hankyung hyung, tolong ajari aku caranya agar selamat. Aku ingin melakukan bebebarapa hal pada Heechul hyung."
"Ck, jangan bermimpi, uri magnae."
Hankyung kembali tergelak ketika Kyuhyun menggembungkan pipinya.
.
.
Hari ini merupakan setahunnya Kangin di Chin Chin sebagai seorang DJ. Ia sangat terkejut karena mendapat kunjungan Heechul sore itu. Heechul memberi selamat kepada Kangin dan memeluknya.
Sepulang dari Chin Chin keduanya datang ke SUKIRA untuk mendampingi Leeteuk dan Eunhyuk sebagai bintang tamu.
"Chullie, aku sangat senang melihatmu seperti ini." Leeteuk tak bisa menahan harunya.
"Aku akan lakukan apapun untuk satu-satunya leader dan hyungku, juga untuk SJ. Saat ini kita harus saling menguatkan. Bukankah begitu, hyung?"
Leeteuk mengangguk senang.
"Kalau kita seperti ini, tak ada apapun yang akan memecah belah kita lagi."
Kata-kata Eunhyuk disambut anggukan oleh yang lain. Mereka tidak menyangka, masalah baru akan segera muncul sesuai perkiraan Petinggi SM.
.
Siwon beranjak ke dalam kamar menjelang larut malam setelah acara televisi selesai. Ia menautkan alisnya melihat Kyuhyun tertidur dengan HP masih menyala di tangannya. Dengan hati-hati Siwon mengambil HP itu. Terdengar suara orang bernyanyi dari sana. Namja itu pun mendekatkan HP tersebut ke telinganya.
"….Sungmin hyung?"
"Siwonie?" Suara Sungmin terdengar sama terkejutnya dengan Siwon. "Apakah Kyuhyunie sudah tertidur?"
"Ada apa sebenarnya, Sungmin hyung?"Siwon menyimak dengan diam saat Sungmin menceritakan bahwa Kyuhyun meneleponnya sekitar setengah jam yang lalu.
"Dia sangat kesakitan sehingga tidak bisa tidur, tapi ia tidak mau mengakuinya. Jadi aku bilang, aku akan menyanyikannya lagu hingga dia tertidur."
"Dia demam," kata Siwon pelan setelah meraba dahi Kyuhyun. "Dia nyaris selalu seperti ini…. Hyung, apakah kau mengalami apa yang aku alami selama di Korea?"
Sungmin terdiam tak menyahut. Siwon dengan sabar menunggu tanpa berkata apapun.
"Siwonie, jaga dia baik-baik. Hyung mengandalkanmu. Mungkin ini akan berat, tapi percayalah, dia pun berusaha untuk bisa lebih kuat dari saat ini. Kau sanggup bukan?"
Siwon memandang Kyuhyun yang tertidur dengan wajah sangat polos. Air matanya pun mengalir tanpa bisa ia tahan. "Aigoo, wajahnya terlihat damai sekali jika sedang tidur. Sama sekali tak terlihat bahwa dia kesakitan."
"Siwonie?" Sungmin bisa mendengar jelas getar di nada suara dongsaengnya itu.
"Mianhe, Sungmin hyung. Aku tak apa-apa. Aku akan menjaganya baik-baik. Aku juga akan lebih kuat dari saat ini agar bisa menjaganya."
"Jangan menangis di hadapannya lagi."
"Tidak akan. Aku berjanji."
Setelah menutup HP, Siwon membenarkan selimut Kyuhyun. Ia duduk di sisi dongsaeng-nya itu sambil mengusap kepala Kyuhyun yang tetap tertidur dengan pulas.
"Hyung tidak akan menangisi keadaanmu lagi, Kyuhyunie. Aku akan menjadi lebih kuat agar bisa menjagamu. Ini bukan apa-apa dibandingkan apa yang kau tanggung. Kyuhyunie, seandainya aku bisa, aku ingin memindahkan rasa sakit itu ke tubuhku sendiri. Karena itu, ini bukanlah apa-apa. Kau bisa bergantung kepada kami, arrachi?"
.
.
2 Mei 2008
Album SJ M mulai dirilis di Hongkong, Singapura dan Taiwan. Album itu mendapat tanggapan positif. Bahkan penyanyi pop Kanton, Hins Cheung, mengatakan bahwa SJ M terdiri dari orang-orang yang memiliki vocal yang bagus. Ia yakin SJ M akan lebih terkenal dari saat ini.
Sementara itu, member SJ M terbang dari Beijing menuju Changsa. Mereka menjadi bintang tamu di acara Strictly Come Dancing.
"He Jiong ge, tolong berikan daftar acara kepada saya. Termasuk apa saja yang akan kami lakukan di atas panggung." Hankyung mendekati He Jiong yang menjadi salah satu MC di acara tersebut. Sejak pagi ia merasa cemas dengan kondisi Kyuhyun. Ia ingin bisa mengatur semuanya lebih rinci lagi sehingga penampilan mereka bisa berjalan lancar.
Hankyung mengucapkan terima kasih saat PD memberinya data dengan detail. Ia mendekati membernya yang tengah duduk di ruang tunggu. "Kita dapat daftarnya."
Namja itu menarik sebuah kursi sehingga mereka semua bisa mendengarkannya termasuk Kyuhyun yang masih bersandar pada Siwon. Meski tidak berkata dan mengeluh apapun, tubuh Kyuhyun demam dan ia nyaris tidak mengeluarkan suara hari ini.
"Ada sesi perkenalan. Di sini kita diminta berkenalan sambil melakukan dance singkat. Kyuhyunie, kau jangan ikut." Hankyung mencoret bagian tersebut. Setelah perform dan tanya jawab, kita diminta melakukan tarian. Tiap personil mempersembahkan sebuah dance. Ini Kyuhyunie juga…."
Belum sempat Hankyung melanjutkan, serombongan kru lewat dengan wajah tampak bersemangat di koridor. "Hebat! Begitu tahu SJ M menjadi bintang tamu, studio langsung dikunjungi sangat banyak fans mereka! Aku yakin, acara ini akan naik ratingnya."
"Bukan naik lagi, tapi melesat!" Para kru itu tertawa, tak menyadari percakapan mereka terdengar ke ruang ganti yang terbuka.
"Tapi aku heran, kalau album mereka sempat di boikot, kenapa yang antusias mengikuti banyak sekali?"
"Kau ini bagaimana? Mereka menyukai SJ! Waktu tahun lalu datang, SJ hanya bisa mampir sebentar di China. Tetapi karena adanya SJ M, mereka bisa melihat kelima personil SJ di negara mereka sendiri hingga beberapa bulan."
Semua saling berpandangan mendengar hal itu. Donghae bergegas menutup pintu, tidak ingin mendengar lebih jauh.
"Hankyung hyung." Panggilan pelan itu membuat Hangeng memfokuskan diri kepada Kyuhyun. "Acara ini berjudul Strictly Come Dancing… Apa kata mereka jika aku sama sekali tidak melakukan dance?"
"Tapi, Kyuhyunie…."
"Perkenalan…acara perkenalan memiliki dance singkat. Aku akan menari di saat itu. Juga di sini dan di sini…" Kyuhyun menunjuk beberapa rincian acara yang menuntut mereka untuk tampil satu per satu. Ia tersenyum ketika melihat wajah cemas yang lain. "Aku akan mencari dance yang tidak merontokan tulangku," gurau Kyuhyun sambil tertawa kecil.
"Syukurlah." Hankyung mencoba tersenyum ketika Kyuhyun menggembungkan pipinya dengan kesal, karena tidak ada yang menanggapi tawanya.
Namun semua tidak semulus dugaan Hankyung. Setelah semua pengalihan yang mereka lakukan, termasuk solo biolanya Henry, MC selain He Jiong merasa penampilan mereka kurang pas dengan acara.
"Saya pikir ini semua masih belum cukup," kata sang MC.
"Belum cukup puas?" Pertanyaan He Jiong disahut oleh penonton yang setuju dengan keras, membuatnya memandang Hangeng yang tampak sedikit bingung.
"Saya pikir, untuk penonton di acara kita, mereka seharusnya melakukan dance," usul MC lainnya. "Jadi, kita persilahkan mereka semua menarikan sebuah dance."
"Apa yang sebaiknya kita lakukan, Hangeng?" tanya He Jiong.
Hangeng teringat kata-kata Kyuhyun, bahwa di acara ini mereka tidak mungkin menghilangkan dance sama sekali. Tapi ia tetap bertekad untuk mengurangi penampilan Kyuhyun. Ia tidak ingin terjadi sesuatu di atas panggung, meski sejak tadi Kyuhyun bisa mengikuti semua dengan baik.
"Hari ini, karena ini sebuah acara pertunjukan dance, saya dan Dong Hai akan mempertunjukan teasing dance."
Donghae dan Hankyung mulai melakukan dance yang berbalasan setelah menitipkan mike mereka kepada Zhoumi dan Siwon. Pertunjukan mereka membuat puas para penonton. Meski di akhir mereka kembali diminta memperagakan tarian U dengan semua member ikut serta, pertunjukan berakhir dengan baik
Seperti yang dikatakan oleh kru si belakang panggung, Jumat itu rating acara Strictly Come Dancing naik dari 1.82 menjadi 5.01, mengalami peningkatan sebanyak 30%. Dengan demikian episode yang mengambil SJ M sebagai bintang tamu itu mendapat ranking 3 di tingkat nasional.
.
"Ini sangat bagus!" seru manager hyung dengan gembira. "Telepon banyak sekali datang untuk memanggil SJ M sebagai bintang tamu. Kita tidak akan kekurangan job. Ini benar-benar hebat, padahal jadwal kita sampai bulan Mei pun sudah penuh."
Mendengar hal itu, semua saling berpandangan.
"Manager hyung, tapi kami akan pulang ke Korea kan? Super Show…"
"Ah, Ryeowook sshi, jangan memikirkan Super Show dahulu. Pikirkan saja saat ini. Lagipula dari pihak SM belum menentukan kabar Super Show selanjutnya."
Semua diam-diam memandang Hankyung dengan cemas. Hankyung hanya mampu tersenyum, berharap senyumnya bisa menenangkan dongsaengdeul. Kyuhyun sendiri tidak mengikuti percakapan. Ia hanya bermain PSP semenjak mereka naik ke dalam mobil.
"Kyuhyunie, nanti kita tanding game lagi, arra?"
"Mianhe, Donghae-ah, aku bosan. Aku mau main PSP saja di kamar."
Tanpa menunggu jawaban Donghae, Kyuhyun berjalan masuk ke kamar hotel. Sejak tadi ia merasa tubuhnya semakin lemah. Tapi Kyuhyun sadar, ini bukan saatnya ia tumbang. Album Me resmi dirilis hari ini, dan jadwal promo mereka sudah menunggu di berbagai kota.
Kyuhyun berusaha berjalan seperti biasa, namun saat di dalam kamar, sakit kepala, lelah, dan perasaan sesak tidak bisa ditahannya lagi. Kyuhyun mencoba mencapai tempat tidur, tetapi pandangannya mulai gelap. Ia semakin cemas saat melihat ujung–ujung jari tangannya mulai memucat.
Andwae, aku tidak boleh kambuh… Aku harus memberi tahu hyungdeul. Tapi bagaimana caranya? Tubuhku lemas sekali…
Kyuhyun berusaha meraih HP-nya, namun tangannya seakan tidak bertenaga, pandangan matanya pun mulai gelap. Sesaat sebelum tenaganya benar-benar lenyap, Kyuhyun mencondongkan tubuhnya ke arah nakas.
.
Suara keras benda berjatuhan dari dalam kamar membuat member SJ M yang lain saling memandang dengan bingung. Wajah Zhoumi langsung memucat ketika sesuatu melintas di kepalanya. Sejak selesai acara, tubuh Kyuhyun yang bersandar padanya di mobil sambil bermain PSP terasa sangat panas.
"Gui Xian!" Namja itu langsung berlari menerobos kamar diikuti yang lain.
Kyuhyun tergeletak di samping nakas. Ia berhasil membuat tubuhnya menimpa barang-barang di atas meja kecil itu sehingga menimbulkan suara keras. Siwon menghambur memeluk Kyuhyun yang memegangi dadanya sambil meringis kesakitan. Tanpa banyak bicara Zhoumi membantunya mengangkat Kyuhyun ke atas tempat tidur.
Ryeowook bergegas menambahkan bantal milik Siwon sehingga Kyuhyun terbaring dengan posisi kepala agak tinggi. Henry duduk di ujung kasur, melepaskan alas kaki yang masih Kyuhyun gunakan. Ryeowook dengan hati-hati melonggarkan semua pakaian dongsaengnya.
Donghae hanya bisa memandang Kyuhyun yang terbaring dengan napas tersengal. Sepertinya tiap tarikan napas itu begitu berat dan menyakitkan. Donghae benar-benar ketakutan, apalagi Kyuhyun terlihat semakin putih.
Hankyung yang tadi bergegas mencari manager hyung, datang dengan sang manager yang sudah menghubungi Euisa. Manager hyung membawa sebuah tas yang selama ini membuat Hankyung bertanya-tanya tentang isinya. Semua menyingkir memberi jalan pada sang manager. Siwon tetap duduk di sisi lain tempat tidur. Ia terus menggenggam tangan Kyuhyun dan mengajaknya berbicara agar kesadaran Kyuhyun tidak menghilang.
"Manager hyung, kita tidak membawanya ke rumah sakit?" Hangeng menautkan kening ketika sang manager mengeluarkan isi tas.
"Apa yang kau pikirkan, Hangeng? Album kita baru resmi dirilis hari ini! Besok kita harus terbang ke Guangzhou dan Nanchang. Apa kau ingin meninggalkan Gui Xian sendirian di Changsa?"
Manager hyung kini memegang sebuah tabung oksigen kecil. Ia membuka tutup kaleng oksigen, lalu melekatkan masker.
"Gui Xian, setiap oksigen keluar, cobalah menghirupnya perlahan selama 2 detik. Teruslah seperti itu sampai kau merasa bisa bernapas, arra?"
Begitu Kyuhyun mengangguk lemah di sela-sela tarikan napasnya, sang manager menutup hidung dan mulut Kyuhyun dengan masker. Ditekannya tombol untuk mengeluarkan oksigen, membiarkannya selama 2 detik, lalu mengulanginya hingga napas Kyuhyun terlihat stabil dan wajahnya tidak sepucat semula.
Tanpa sadar, Hankyung memeluk dirinya sendiri dan bersandar di dinding dengan mata terbelalak. Tubuhnya gemetar menyaksikan penanganan darurat itu.
Mengapa tidak ke rumah sakit? Mengapa tidak membiarkan Kyuhyunie dirawat oleh ahlinya? Lagi-lagi alasannya adalah jadwal. Apakah uang lebih berharga dari nyawa manusia? Jika aku sakit semakin parah, dan tubuhku memerlukan perawatan yang khusus, apakah mereka juga akan seperti ini? Hanya menangani secara ala kadarnya begini? Andwae! Kalau ada apa-apa denganku, wo de mama akan….
Hankyung menggelengkan kepalanya keras-keras, mencoba membuang jauh bayangan buruk itu. Tak seorang pun menyadari Hankyung yang berdiri dengan gemetar di belakang mereka semua. Matanya tidak lepas mengawasi Kyuhyun, mengamati setiap tarikan napasnya. Ia benar-benar khawatir kejadian yang lebih buruk akan terjadi saat ini.
"Gege, Gui Xian ge memanggilmu."
Suara Henry membuat Hankyung tersadar. Jantungnya berdegub kencang ketika semua mata memandangnya. Aigoo, apa aku terlihat ketakutan tadi? Saat ini mereka butuh leader, bukan orang yang menambah rasa cemas mereka...
Siwon berdiri, memberikan posisinya untuk Hankyung. Leader SJ M itu duduk di sisi kepala Kyuhyun. Meski sebagian wajahnya masih tertutup masker yang dijaga posisinya oleh manager hyung, sepasang mata Kyuhyun menatapnya.
"…mianhe… mianhe…," ucap Kyuhyun nyaris tak terdengar.
"Kyuhyunie pabo! Jangan meminta maaf," isak Ryeowook. Ia duduk di ujung ranjang sambil terus menggosok telapak kaki Kyuhyun.
Hankyung menggenggam tangan Kyuhyun yang berada di dekatnya. Sama seperti Ryeowook, hati Hankyung berdesir saat merasakan tangan itu begitu dingin. Tanpa sadar, ia menangkup dengan kedua telapaknya, menggosoknya, berusaha agar Kyuhyun merasa hangat.
"…hyung…"
"Manager hyung, Euisa datang," kata Siwon yang berdiri di dekat pintu masuk.
"Kalian semua keluar. Biar Euisa memeriksa Gui Xian," perintah manager hyung.
"…hyung…"
Saat Hankyung hendak beranjak pergi seperti yang lain, tangan Kyuhyun menahannya. Kyuhyun menggelengkan kepalanya beberapa kali, berusaha berbicara meski kata-katanya nyaris tak terdengar. Hankyung menepuk tangan Kyuhyun sambil tersenyum.
"Nanti kita bicara lagi kalau kau sudah membaik, arra?"
Kyuhyun tidak juga melepaskan tangannya. Mata dongsaengnya itu tampak cemas.
"Kyuhyunie, saat ini yang paling penting adalah kesehatanmu. Hyung janji, tak akan memutuskan apapun sebelum bertanya padamu." Hankyung mulai bisa menebak apa yang membuat dongsaengnya itu cemas.
Mendengar janji Hankyung, Kyuhyun akhirnya bersedia melepaskan genggaman tangan itu. Hankyung bergegas keluar menyusul yang lain, sementara manager hyung, Ryeowook dan Euisa di dalam kamar. Ryeowook bersikeras hendak menemani Kyuhyun selama pemeriksaan.
Hangeng berjalan dengan gelisah di ruang tamu sebelum akhirnya beranjak ke pintu keluar.
"Hangeng gege, kau hendak ke mana?" Zhoumi menahan Hankyung yang bergerak membuka pintu.
"Aku…aku perlu menelepon ke Korea."
"Korea?" Siwon tertegun.
"Gege bisa melakukannya di kamar." Henry memandang dengan bingung.
Tanpa menunggu jawaban Hankyung yang tampak malu menyadari kesalahannya, Donghae menuntun sang leader ke dalam kamar. Dongsaengnya menunjuk pesawat telepon yang ada di atas nakas.
"Hankyung hyung bisa menelepon dengan tenang di sini." Donghae kembali tersenyum meski senyuman itu tampak sedih dan wajah tampan itu muram. "Hyung, mungkin Teuki hyung sudah menceritakan hal ini… Waktu di Korea kemarin, kami semua sudah memutuskan untuk mendukung Kyuhyunie, tidak akan meninggalkan dia apapun keadaannya."
Hankyung mengangguk. Leeteuk sudah menceritakan hal itu kepadanya.
"Tapi apa kau sanggup melihat keadaan ini terus, Donghae-ah? Melihat Kyuhyunie kesakitan, melihatnya menahan semua itu agar bisa berada di panggung bersama kita?"
Mendengar kata-kata Hankyung, Donghae mengangguk sambil menghapus air matanya yang turun tanpa bisa ia cegah. "Aku tidak sanggup. Bahkan tadi aku tidak mampu bergerak dan berpikir. Tapi seberapa sakit pun itu, aku akan menahannya untuk Kyuhyunie, hyung. Sama seperti yang dia lakukan untuk kita. Aku percaya dia akan semakin kuat. Dia selalu berkata seperti itu dan aku ingin mempercayainya."
"Kau tidak berada di posisiku, Donghae-ah. Jika terjadi apa-apa pada Kyuhyunie di SJ M, akulah yang harus bertanggungjawab untuk itu."
"Kami tidak akan meninggalkan hyung seorang diri. Jika ada yang berani menyalahkan, kami semua akan menanggungnya bersama-sama denganmu, hyung. Aku berani menjamin, Teuki hyung dan member lain di Korea akan melakukan hal yang sama."
Hankyung masih terpekur memikirkan kata-kata Donghae meski namja itu sudah tak berada di kamarnya lagi. Dengan ragu, Hankyung menekan nomor telepon dorm di Korea.
.
SJ H akan tampil besok di panggung. Meski tidak akan diperkenalkan secara resmi, tapi mereka semua mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Yesung mengatur pembagian vokal dengan seksama untuk lagu Mirror dan Rokkugo yang akan mereka nyanyikan. Namun entah mengapa, Yesung merasa sesuatu yang tidak baik sedang terjadi. Mood-nya menjadi buruk. Seharian ini ia hanya mengurung diri di dalam kamarnya.
Shindong dan yang lain dengan sabar menghiburnya, sehingga namja itu mau keluar kamar dan bergabung dengan mereka untuk makan malam.
"Shindongie, gomawo sudah berusaha menaikkan moodku. Tapi itu membosankan." Yesung mengambil lauk dan mengetuk-ngetukkan sumpitnya ke tepi mangkuk.
"Yesung hyung, kau tega sekali!" Shindong membelalak tak percaya. Usahanya seharian ini dinilai seperti itu saja oleh Yesung.
"Aku merindukan Donghae-ah dan Kyuhyunie," gumam Yesung sambil kembali mengambil lauk. "Apalagi bersama Kyuhyunie… Dia tidak pernah membuatku bosan."
"Hyung, dia itu menakalimu." Eunhyuk tersenyum lebar. Ia membuka makanan yang dipesannya, dan sibuk meniup uap panas yang muncul. Sejak tidak ada Ryeowook, Sungmin tidak terlalu suka memasak. Mereka lebih sering membeli makanan untuk makan malam. Pagi mereka memakan masakan ajumma dan siang hari mereka makan di tempat latihan atau pun acara.
"Tapi kenakalannya sangat imut," Yesung membela magnae-nya.
"Tetap saja menyebalkan, sampai kadang-kadang aku ingin menendangnya dari grup." Eunhyuk mengeluh.
"Tapi kau tak pernah melakukannya." Kangin tersenyum.
"Tidak bisa. Begitu dia tersenyum manis, aku tidak tega."
"Aku juga sangat membencinya."
"Mwo?" Semua memandang Sungmin dengan takjub.
"Ne, aku sangat membencinya. Aku tidak suka ia menyanyikan lagu Miracle setiap di kamar mandi. Saat Kyuhyunie menyanyi bagian part-ku, aku merasa suaraku sangat buruk. Kyuhyunie menyanyikan bagian itu jauh lebih bagus."
"Aku paham itu," kata Shindong maklum.
"Aku juga membencinya karena aku tidak bisa membencinya. Banyak hal yang tidak aku sukai tapi aku tak bisa membencinya."
"Sungminie, aku rasa kita senasib." Yesung meletakkan mangkuknya dan mendekati Sungmin untuk memeluknya. "Nasib kita memang menyedihkan."
"Aigoo…kalian semua telah tersihir olehnya eoh?" Kangin tergelak.
"Bukankah kamu juga begitu?" Leeteuk mengangsurkan pesanan Kangin.
"Aku tidak membantah." Kangin meringis dan mulai menyantap makan malamnya.
Saat semua tertawa, telepon berdering. Yesung yang tengah berdiri, berinisiatif untuk mengangkatnya. Semua memandang dengan serius melihat ekspresi Yesung saat mendengarkan pembicaraan di telepon.
"Kyuhyunie sakit. Tampaknya cukup parah." Wajah Yesung sangat muram. Ia tak berharap kekhawatirannya seharian ini menjadi kenyataan. "Hankyung hyung bingung apakah akan mengijinkan Kyuhyunie melanjutkan SJ M atau tidak. Ia ingin berbicara dengan Teuki hyung."
"MWO?!" Kangin, Shindong dan Eunhyuk berseru kaget.
Sungmin terdiam sambil memperhatikan semua pembicaraan. Sejak Kyuhyun meneleponnya, ia mulai cemas hal seperti ini akan terjadi cepat atau lambat. Setinggi apapun semangat Kyuhyun, akan ada batasan yang tidak bisa magnae-nya itu lewati.
Leeteuk berjalan menuju pesawat telepon dan terdiam mendengarkan semua penjelasan Hankyung. Baru saja ia merasa tenang dengan semua masalah yang mereda, kali ini mereka dihadapkan pada kondisi Kyuhyun.
"Aku dan member yang lain sudah mengambil keputusan. Tetapi di SJ M kau adalah leadernya, Hankyung-ah. Kau juga harus mendengarkan pendapat Zhoumi dan Henry. Diskusikan dengan mereka dan ambillah keputusan yang menurutmu tepat."
"Teuki hyung, apakah keputusanku akan mempengaruhi SJ juga?"
"Ne, keputusanmu jelas akan mempengaruhi SJ. Tapi yang mana pun akan mempengaruhi SJ juga. Bertanyalah kepada tuan Cho. Bagaimanapun dia yang paling berhak memberi pertimbangan."
.
Tuan Cho duduk perlahan di kursinya setelah menerima telepon dari Hankyung yang menerangkan mengenai kondisi putranya. Ia melirik dua bingkai foto yang terpasang di atas meja. Matanya terhenti pada foto Kyuhyun bersama member SJ lainnya. Wajah Kyuhyun tampak sangat bahagia di sana, tidak kalah dengan foto keluarga mereka.
"Saya menyerahkan keputusan kepada Kyuhyun-ah sepenuhnya, Hankyung-goon. Ini kehidupannya yang kedua. Saya pernah berjanji akan mendukungnya kali ini." Tuan Cho mengeluarkan kata-kata itu setelah terdiam beberapa saat.
"Tapi, Ajussi…"
"Kami takkan menyalahkanmu sedikitpun. Ini adalah kemauan Kyuhyun-ah sendiri. Sebagai appanya, ajussi mohon kepadamu, Hankyung-goon...berilah dia kesempatan. Kyuhyun-ah anak yang sedikit keras kepala. Ia memiliki begitu banyak mimpi dan berusaha keras mewujudkannya. Saya yakin, dia akan bisa melewati semua ini. Dia anak yang berbakti. Dia tidak akan pergi mendahului kami."
Meski ia berkata dengan nada tenang di telepon, lelaki setengah baya itu menarik napas panjang begitu telepon ditutup. Ia memandang foto Kyuhyun yang seakan tengah tersenyum ke arahnya. "Hanya ini yang bisa appa lakukan, Kyuhyun-ah. Perjuangan hidup tidak dimenangkan oleh orang yang kuat dan cepat, tapi oleh orang yang berpikir bahwa dia mampu. Appa yakin, kau juga mampu melewati batas dirimu sendiri. Pulanglah ke rumah ini, Nak. Appa sangat merindukanmu."
.
Hankyung masuk ke dalam kamar Kyuhyun disambut beberapa pasang mata yang menatapnya dengan gelisah. Setelah euisa pulang, rupanya kelima member yang lain dan manager hyung kembali berkumpul menemani Kyuhyun.
Langkahnya terhenti ketika melihat Kyuhyun terbaring di tempat tidurnya dengan wajah yang sangat pucat. Begitu pucat sehingga Hankyung tidak yakin apakah dongsaengnya itu masih memiliki darah di dalam tubuhnya. Perlahan ia duduk di sisi tempat tidur, mengamati napas Kyuhyun yang masih terlihat berat. Euisa memasang infus agar kondisi tubuh Kyuhyun membaik lebih cepat untuk penerbangan besok.
"Hankyung sshi, kau sudah memutuskan?"
Hankyung menggeleng untuk menjawab pertanyaan manager SJ M.
"Hankyung sshi, saya akan menunggu keputusanmu. Mungkin agak terlambat, tapi saat ini kita harus memutuskan semuanya. SJ M belum terlalu jauh melangkah…" Manager hyung yang sudah melepaskan tabung oksigen dari Kyuhyun, bangkit berdiri untuk keluar mengambil minum.
Siwon kini duduk di dekat Hankyung. Suaranya bergetar karena cemas. "Hyung, kita harus membawanya ke rumah sakit. Aku takut terjadi apa-apa pada Kyuhyunie…"
Hankyung menoleh kepada Siwon yang mati-matian menahan emosinya, lalu kepada Zhoumi yang menatap Kyuhyun tanpa berkedip dengan pandangan khawatir. Ryeowook, Donghae dan Henry terdiam, tidak tahu apa yang harus mereka lakukan menghadapi kondisi seperti ini.
"Kyuhyunie… Ireona… Kau bisa mendengarku?" panggil Hankyung di dekat telinga Kyuhyun. Ia mencoba hal itu beberapa kali sebelum Kyuhyun tampak mengangguk samar, dan mulai membuka matanya perlahan. "Kita ke rumah sakit, arra? Masih ada waktu sebelum pesawat berangkat besok pagi."
Kyuhyun menggeleng lemah.
"Kyuhyunie!" Siwon berteriak kaget.
"…pa…"
"Kau bilang apa, Kyuhyunie?" tanya Hankyung lembut, sambil memberi kode agar Siwon dan yang lain tidak berbicara.
Semua memusatkan pendengaran mereka kepada Kyuhyun yang tengah berusaha mengatur napasnya. Tangan Kyuhyun bergerak pelan meraih tangan Hankyung yang berada di dekatnya. Ia menggenggam tangan itu meski lemah dan tersenyum.
"Aku…tak apa…, hyung." Kyuhyun kembali mengatur napasnya. Keringat sudah membasahi wajah pucat itu. "Aku…pasti…tampil…"
"Hyung tahu itu." Hankyung tersenyum lega. "Beristirahatlah baik-baik malam ini. Biar kami yang menyiapkan keperluanmu besok, arra? Nanti hyung akan mengatur agar bagianmu sesedikit mungkin."
Kyuhyun mengangguk.
"Kau gila, Kyuhyunie! Bagaimana bisa kau tampil dengan kondisi seperti ini?!" cetus Donghae. Namun ketika air mata mengalir di sudut mata Kyuhyun, namja itu memeluknya dan ikut menangis. "Hyung tahu…hyung tahu kau ingin tampil… Tapi jangan seperti ini… Kumohon jangan seperti ini…"
"Aku bisa tampil…" Kyuhyun terisak. Ia merasa kesal dengan kondisinya. Di saat Heechul berhasil meredakan rumor dan album SJ M menanjak naik, ia justru terkapar seperti ini. "Jebal, hyung… Aku…ingin tampil…"
"Kyuhyunie…."
Hyungdeul dan Henry melihat Kyuhyun yang terisak tanpa bisa berkata apa-apa. Mereka memang sudah sepakat untuk mendukung, tapi saat kenyataan terhampar di depan mata, hal itu terasa tak tertahankan.
"Jika…aku berhenti…di sini… Aku…tidak bisa…kembali…lagi." Kyuhyun menggigit bibirnya, memeluk Donghae yang masih memeluknya dan terisak sambil menyembunyikan wajahnya di dada hyungnya itu.
"Itu benar. Jika Kyuhyun sshi berhenti sekarang, dia akan seterusnya berhenti." Kata-kata manager hyung membuat semua menoleh kecuali Kyuhyun. Manager hyung kembali masuk karena Hankyung tak kunjung keluar untuk memberi keputusannya. "Saya hanya mengatakan yang sebenarnya. Jika jadwal seperti ini tidak bisa ia lalui, maka ia akan menghambat yang lain. Ia bisa saja digantikan oleh orang lain."
Keenam namja itu memandang dengan wajah pucat pasi. Kyuhyun yang sudah menduga hal itu, hanya bisa merebahkan kepalanya di bahu Donghae.
"Kyuhyun sshi mundur, ataupun penggantian member, semua ini akan buruk untuk SJ M yang baru saja naik. Kita memang tidak bisa berhenti di sini."
"Lakukan saja," bisik Kyuhyun pelan. "Infus…, obat…, lakukan saja…, manager hyung. Asal aku bisa berdiri…bersama member SJ M…."
Semua tertegun, tak mempercayai ucapan Kyuhyun. Mereka tahu betapa enggannya Kyuhyun dengan semua yang berkaitan dengan rumah sakit dan pengobatan. Tetapi Kyuhyun terlihat bersungguh-sungguh.
"Bisakah kalian meninggalkanku berdua dengan Kyuhyunie?" pinta Hankyung sambil memandang manager hyung dan member lainnya.
Donghae ikut keluar kamar, setelah membaringkan Kyuhyun dengan perlahan.
Setelah tinggal mereka berdua yang ada di kamar itu, Kyuhyun menatap ke arah Hankyung. Jelas terlihat ia merasa bingung dan takut. "Hyung…, kumohon…jangan keluarkan aku," bisik Kyuhyun lirih. "Jika aku berhenti di sini…, di SJ pun aku akan berhenti. Aku janji, aku akan semakin kuat… Kumoh…."
"Besok kau ikut kami tampil," kata Hankyung cepat. Ia benar-benar takut akan berubah pikiran. "Hyung harap, kau akan menepati perkataanmu."
Hankyung terdorong mundur ketika Kyuhyun bangun dengan tiba-tiba dan memeluknya. "Kau gila, Kyuhyunie!"
Kyuhyun tidak mempedulikan teguran hankyung. Dia menangis dan tertawa sekaligus. Ia memeluk Hankyung erat-erat. "Gomawo, hyung… Gomawo… Kau tidak akan menyesali keputusanmu. Beri aku waktu… Aku akan semakin kuat… Aku berjanji, semua kelemahan ini akan tinggal kenangan nantinya."
.
Siwon terbangun ketika seseorang menepuk pelan wajahnya. Ketika ia membuka mata, Kyuhyun tampak tersenyum tipis. "Hyung, tidurlah di kasurmu… Besok kita sangat sibuk… Jangan sampai kau juga jatuh sakit…"
"Hyung akan tidur di sana jika kau sudah sehat. Gwenchana, Kyuhyunie?"
"Gwenchanayo, hyung." Kyuhyun meringis ketika tanpa sadar selang infusnya tertarik. Ia tertawa getir melihat tiang yang dibencinya itu. "Apa benda ini akan mengikutiku di mana pun?"
"Kyuhyunie?"
"Mianhe, aku selalu saja merepotkan kalian…" Kyuhyun menggigit bibir bawahnya, mencoba menahan berbagai kalimat yang ingin ia katakan. Hyung, aku ingin bersama kalian sampai seterusnya… Tapi kalau seperti ini, aku merasa permintaanku terlalu muluk… Apa yang harus aku lakukan?
"Jangan berwajah seperti itu. Kau tidak merepotkan kami sama sekali. Sejak awal, kita sudah tahu yang akan kita hadapi, dan kita sudah sepakat bukan?"
"Jeongmal?"
"Ne. Wookie benar, sebaiknya kau tidak perlu meminta maaf lagi kepada kami. Kita menjalani semua ini dengan kesepakatan bersama. Jadi tak boleh ada yang merasa bersalah, arrachi?"
"Aku…tidak perlu minta maaf?"
"Tidak sama sekali."
"Hyung yakin?"
"Sangat yakin."
"Baiklah…. Mulai saat ini, aku tidak akan meminta maaf lagi kepada hyungdeul." Kyuhyun tersenyum lega, berkebalikan dengan wajah Siwon yang sedikit kebingungan.
"Uhm, Kyuhyunie, aku merasa ada yang salah di sini… Apakah ini hanya perasaanku?"
"Ani, Siwon hyung. Kau benar. Aku tak perlu meminta maaf kepada kalian. Sekarang aku merasa lega." Kyuhyun tersenyum manis. "Jjaljayo, hyung."
Kyuhyun menarik selimutnya, berbaring membelakangi Siwon. Hanya dalam hitungan detik, dongsaengnya itu telah tertidur, meninggalkan Siwon yang masih termangu.
"Kyuhyunie….sepertinya kau membuatku salah memberi nasehat, tapi aku tak tahu yang mana yang salah," keluh Siwon. Tak ada suara yang menyahut. Ketika namja itu mengintip ke balik punggung Kyuhyun, ia tersenyum mendapati Kyuhyun telah tertidur pulas.
.
3 Mei 2008
Dini hari member SJ M berangkat menuju Guangzhou untuk menjalani jadwal. Kyuhyun pun ikut serta. Zhoumi dan Siwon mendampinginya selama perjalanan. Seperti biasa, Kyuhyun tidak mengijinkan siapapun membantunya. Ia baru bersandar saat mereka berada tidak di muka umum.
Acara di Guangzhou bisa mereka lewati dengan baik meski Ryeowook mulai terserang flu akibat kelelahan dan kondisi cuaca yang buruk di China.
Member SJ M tengah makan siang di lokasi acara saat HP Kyuhyun bergetar. Ia meraih benda itu dan mengeluh dengan keras ketika melihat nama yang tertera di layar.
"Heenim?" tanya Hankyung yang sedang mengambil sepotong ayam goreng.
"Kenapa Hankyung hyung bisa tahu?"
"Karena cuma Heechul hyung yang bisa membuat mimikmu seperti itu," ujar Ryeowook disambut gelak tawa yang lain.
"Hari ini Kyuhyun hyung sering mendapat telepon." Henry tersenyum lebar.
"Ini gara-gara Hankyung hyung. Seharusnya hyungdeul di Korea tidak perlu dikabari. Appa dan eomma bahkan meneleponku hari ini." Kyuhyun mendengus kesal.
"Cepat kau angkat, Kyuhyunie. Heechul hyung bisa mengamuk." Zhoumi mengingatkan.
"Yeob…"
"KENAPA KAU LAMA SEKALI?!" Teriakan Heechul sayup-sayup terdengar oleh yang lain.
"Aku sedang makan, hyung. Cepatlah! Untuk hyung favoritku aku beri waktu 5 menit."
"Aish! Kau sering bilang aku ini hyung favoritmu, tapi kamu tak pernah menuruti kata-kataku! Beda sekali dengan Kibumie, apalagi Donghae-ah. Hae-ah selalu menurut apapun yang aku katakan!"
"Jangan membanding-bandingkan. Hyung jadi seperti ajumma cerewet." Kyuhyun mempoutkan mulutnya dengan kesal.
"APA KATAMU?!" Kali ini teriakan Heechul cukup jelas terdengar, menandakan suaranya sangat keras di Korea sana.
"Heechul hyung, sikapku itu justru bukti dari kata-kataku."
"Maksudmu?"
"Aku meniru sifat Heechul hyung."
"Aish!"
"Ne, hyung sudah mendidikku dengan baik."
Meski yang lain tidak bisa mendengarkan, tapi teriakan Heechul yang keras, membuat mereka sedikit banyak mengerti yang terjadi. Kyuhyun tersenyum melihat member SJ M yang lain sibuk menahan tawa.
"Sebenarnya ada apa hyung menelepon?"
Heechul terdiam. Ia terdengar ragu. "Kyuhyunie, aku hanya mengucapkannya sekali ini saja. Dengarkan baik-baik, arra?"
"Seperti bukan Heechul hyung saja," ujar Kyuhyun dengan nada menggerutu.
"Ya! Jelek! Aku ingin bilang aku sangat mencemaskanmu! Kenapa kau tidak bisa bersabar sedikit?"
Kyuhyun menjauhkan HP-nya sambil bergumam. "Heechul hyung sendiri tidak pernah bersabar, kenapa aku harus bersabar?"
"Aku mendengar kata-katamu tadi, uri magnae!"
Kyuhyun meringis.
"Ck, percuma aku mencemaskanmu. Aku tidak akan melakukannya lagi."
Kyuhyun tersenyum, membayangkan Heechul merengut di ujung sana. Tetapi ia mulai bingung karena tidak ada suara apapun lagi. "Hee…"
"Kyuhyunie." Baru saja Kyuhyun hendak memanggil, suara Heechul kembali muncul dengan nada lebih tenang. "Hyung benar-benar mencemaskanmu."
Untuk beberapa saat keduanya terdiam. Kyuhyun akhirnya tersenyum.
"Gomawo."
Keduanya kembali terdiam. Kyuhyun menunggu hingga sambungan di putus dari Korea tanpa kata-kata apapun. Ia menghentikan kegiatan makannya. Kyuhyun memilih merebahkan tubuhnya ke kursi yang tampak tidak nyaman itu dan memejamkan matanya.
"Tadi kau bersemangat, kenapa tiba-tiba lemas seperti ini?" Hankyung mengacak rambut Kyuhyun dengan gemas. Kyuhyun hanya membuka matanya sejenak dan tersenyum tipis, kemudian memejamkan matanya kembali.
Hankyung terdiam. Ia mengerti yang Kyuhyun lakukan hanya untuk menutupi kondisinya dari semua yang menelepon hari ini. Padahal dongsaengnya itu terlihat lemas dan mengikuti jadwal nyaris seperti zombie. Kadang kala pikiran Kyuhyun tidak seiring dengan di mana tubuhnya berada.
.
Debut SJ H sore itu dimulai, meski hanya mereka dan beberapa pihak saja yang tahu bahwa yang menyanyi saat Dream Concert hari ini bukanlah Super Junior melainkan SJ H. Beberapa media hanya tidak mendapat berita jelas tentang hal itu mulai menyebarkan keberadaan SJ U sebagai sub grup baru Super Junior.
"SJ U?" Kangin tak bisa menahan tawa membaca berita itu. Diam-diam ia melirik sang leader yang lebih banyak melamun hari ini. Meski tidak mengutarakannya dengan jelas, Kangin tahu bawa Leeteuk mengkhawatirkan kondisi Kyuhyun. Apalagi belum ada berita terbaru di sana.
Karena Kangin mengawasi Leeteuk, saat sang leader salah menyanyikan part-nya di Dream Concert, Kangin dengan sigap membantunya. Leeteuk yang menyadari kesalahannya hanya bisa tersenyum dan mengucapkan terima kasih.
"Teuki hyung, kalau kau kuat, maka semua dongsaengmu akan kuat. Kau tidak sendiri. Saat kau lemah, kami ada untuk menopangmu, arra?"
Kata-kata Shindong saat mereka turun panggung membuat Leeteuk merasa terharu.
"Gomawo, dongsaengdeul. Aku akan bertahan bersama kalian semua. Aku percaya, kita akan bisa berkumpul kembali seperti semula."
"Itu baru leader kami," puji Sungmin sambil memberi pelukan hangat.
"Jangan bermalas-malasan. Selesai dari sini, kita kembali latihan vocal."
"Aigoo…" Eunhyuk langsung memasang mimik memelas mendengar kata-kata Yesung.
Semua tertawa melihat Yesung merengut sehingga wajahnya terlihat sangat imut.
.
Hari yang melelahkan buat semua member SJ M. Apalagi hari ini mereka terbang ke 2 kota. Setiba di Nanchang dari Guangzhou, mereka langsung melakukan rekaman acara mulai jam 8 malam. Meski malam hari, studio sangat panas dan ramai.
"Mwo? Tak ada tempat duduk?" Ryeowook memandang tak percaya. Di kursi ruang ganti, Kyuhyun terduduk lemah sambil bersandar pada Siwon. Ia sendiri cukup lemas karena sedang terserang flu.
"Tidak bisa meminta kursi?" tanya Henry.
"Kursi akan mengganggu format acara." Hankyung menjelaskan dengan berat hati.
"Tapi berjam-jam berdiri… Kyuhyunie…"
"Aku bisa, Donghae-ah." Kyuhyun mencoba tersenyum untuk menenangkan yang lain. Tapi tak seorang pun bisa merasa tenang melihat tubuh Kyuhyun yang tampak begitu lemah dan pucat. Keringat terus menerus keluar, bahkan member yang lain pun sudah bermandi keringat semenjak tadi.
"Studio ini seperti oven," gumam Zhoumi.
"Kyuhyunie tidak bisa bersandar padaku di panggung," kata Siwon sambil menghapus keringat di wajah Kyuhyun yang hanya terdiam dan kembali bersandar padanya.
"Biar aku saja." Semua menoleh ke arah Zhoumi. "Aku tidak terlalu menjadi sorotan karena aku member baru. Aku yang akan menopang Gui Xian di panggung."
Namja itu berjongkok di depan Kyuhyun, menepuk lutut dongsaengnya agar memperhatikannya saat berbicara. Ia tahu Kyuhyun perlu membaca gerakan bibir karena kondisinya yang buruk. Telinganya yang mengalami gangguan pendengaran sejak kecil membuatnya sulit mendengar dengan jelas jika sedang sakit. "Beri aku kode jika kau ingin bersandar. Kau mendekat saja padaku, dan aku akan merangkulmu, arra?"
Kyuhyun mencoba menangkap kalimat yang diucapkan Zhoumi dengan lambat itu. Ia mengangguk, memberi kode bahwa dia paham.
"Jika kau benar-benar tidak kuat lagi, tarik tanganku dan aku akan berdiri di belakangmu untuk menopangmu berdiri."
Kyuhyun lagi-lagi mengangguk.
Acara syuting pun di mulai. Hawa studio yang sangat panas dan pengap, membuat ketujuh namja itu kewalahan. Sering kali saat off, mereka berjongkok untuk melepas rasa penat pada kaki mereka. Kyuhyun berjuang keras untuk berdiri. Seperti yang diduga, ia nyaris tidak meminta bantuan yang lain. Kyuhyun berdiri dan mengikuti acara dengan baik.
Namun memasuki jam ketiga, Kyuhyun mulai lemas. Sesekali ia bersandar pada Zhoumi. Setiap off Siwon menghapus peluh Kyuhyun dengan sabar dan jika memungkinkan, Siwon merangkulnya untuk menguatkan Kyuhyun. Ryeowook yang melihat Kyuhyun yang begitu lemah bersandar diam-diam kepada Zhoumi, mengamati Siwon yang terus menerus menghapus peluh dongsaengnya, benar-benar merasa terpukul. Tetapi Kyuhyun tetap tersenyum.
Tiga setengah jam berhasil mereka lewati dengan susah payah, meski off di perbanyak untuk menyembunyikan kondisi Kyuhyun dari kamera.
"Gui Xian, bagaimana kondisimu?" tanya sang MC cemas.
"Aku baik-baik saja, jangan khawatirkan apapun," kata Kyuhyun sambil tersenyum. Namun sedetik kemudian, Kyuhyun limbung. Zhoumi langsung meraihnya agar tidak tersungkur.
"Kita ke backstage." Tanpa menunggu persetujuan yang lain, Siwon memapah Kyuhyun ke balik panggung. Suasana langsung ramai oleh para fans yangpanik dengan kejadian itu. Hankyung mencoba menenangkan dongsaengnya yang lain untuk tetap di atas panggung. Ia meminta maaf atas kondisi Kyuhyun kepada para penonton yang hadir.
Begitu mencapai belakang panggung, Kyuhyun terbungkuk dan memuntahkan isi perutnya. Siwon langsung membawanya ke kamar mandi sementara kru membersihkan lantai.
"Mianhe, hyung… Mianhe," isak Kyuhyun saat Siwon membantu membersihkan wajah dan mulutnya.
"Sudah kukatakan jangan minta maaf. Kau sudah berusaha keras. Hyung sangat bangga padamu." Siwon tersenyum, menghapus air mata Kyuhyun yang nyaris mengalir.
"Gui Xian bisa beristirahat di kamar ini. Silahkan." Seorang staff membuka pintu sebuah ruangan. Siwon kembali memapah Kyuhyun ke sana. Ia menghembuskan napas lega ketika merasakan udara sejuk dari pendingin ruangan.
"Maaf, ini semua kesalahan kami. Kami sangat gembira karena pengunjung yang berminat menonton sangat banyak, sehingga studio kapasitas 100, kami penuhi hingga 300 orang. Kami tak menyangka akan terjadi pemadaman listrik. Tenaga genset kami pusatkan untuk panggung. Hanya ruangan ini yang berpendingin. Silahkan beristirahat. Saya akan mengambilkan minuman."
"Tidak apa-apa. Jangan khawatir." Kyuhyun mencoba tersenyum.
Setelah mengucapkan terima kasih, Siwon membantu Kyuhyun mencari tempat berbaring yang cukup nyaman. Ia menaruh dua bantal duduk di sofa sehingga Kyuhyun bisa berbaring. Ia merasa senang melihat wajah Kyuhyun sudah tidak sepucat tadi.
"Hyung akan kembali ke panggung. Istirahatlah baik-baik, arra?"
"Hyung…" Kyuhyun menahan tangan Siwon yang hendak beranjak pergi. "Katakan pada Hankyung hyung… Aku akan tampil…di lagu penutup… Aku masih bisa, hyung."
Siwon tertegun. Namun akhirnya ia mengangguk sambil tersenyum. "Baiklah. Akan hyung sampaikan pada Hankyung hyung."
Seperti yang Kyuhyun janjikan, ia tampil di lagu penutup. Bersama Ryeowook, kedua lead vocal SJ M menjalankan tugas mereka hingga akhir lagu. Meski Siwon dan Zhoumi harus menyadarkan Kyuhyun untuk melakukan bow di akhir acara, semua berjalan dengan baik.
SJ M kembali ke hotel jam 1 malam hanya untuk mengambil perlengkapan mereka. Semua bergegas menuju bandara karena pesawat menuju Beijing sudah siap berangkat sesuai jadwal.
.
4 Mei 2008
Rombongan SJ M tiba di Beijing 2 jam kemudian. Mereka bergegas kembali ke dorm. Kyuhyun memeluk bantal dan tempat tidurnya dengan gembira. Berada di dorm SJ M membuatnya merasa pulang ke rumah.
Mendadak kamarnya menjadi sesak karena member yang lain datang untuk mengecek keadaannya. Sia-sia Kyuhyun mencoba menenangkan mereka. Bahkan Hankyung mulai meragukan kembali keputusannya karena di pesawat Kyuhyun sangat pucat.
"Aigoo, kalian semua membuatku sakit kepala," keluh Kyuhyun kesal. "Aku janji akan lebih kuat dari sekarang bukan? Tolong percayalah padaku. Daripada membuat kamarku sesak seperti ini, lebih baik kalian membelikan aku game baru. Aku pasti merasa sehat."
"GAME?!" Keenam namja lainnya berteriak bersamaan. Kyuhyun mengangguk.
"Game apa, Kyuhyunie? PS? PSP? PC?"
"Ani, Zhoumi ge. Supaya aku lebih sehat, aku ingin game olahraga." Kyuhyun tampak mulai bersemangat. Ia tak menyangka Zhoumi akan menanyakan dengan serius. "Maksudku, olahraga kan seperti permainan. Aku ingin yang seperti itu."
"Bagaimana kalau bola basket?" usul Donghae.
"Bola Volley juga bagus," cetus Henry.
"Bola tenis!" seru Ryeowook ikut bersemangat.
"Bola tenis butuh raket dan net." Zhoumi menggeleng.
"Bola basket juga memerlukan papan pantul." Hankyung mengingatkan. "Tapi kita bisa membelinya jika patungan."
"Bola Volley lebih murah lagi. Kita cukup membeli bola dan net." Siwon tersenyum.
"Nah, Kyuhyunie, kau mau yang mana?" tanya Hankyung.
Keenam namja itu menautkan alis ketika wajah Kyuhyun terlihat muram. Namja itu memiringkan tubuhnya ke arah dinding dan menarik selimutnya.
"Ya! Kyuhyunie! Kenapa kamu muram begitu? Kami serius akan membelikannya untukmu. Kau mau yang mana?" tanya Donghae. Ia menarik selimut Kyuhyun sehingga dongsaengnya itu mau tidak mau berbalik menghadapnya.
"Hei, magnae berlakulah seperti magnae. Hyung sudah bilang kan? Minta saja apa yang kau mau. Kalau terus memendam, mukamu akan semakin tua," tutur Donghae lembut.
"Hyung, Henry yang magnae, apa kau lupa?" Kyuhyun memandang DOnghae dengan pandangan prihatin.
"Aku berbicara sebagai Donghae Super Junior." Kali ini Donghae tidak mau mengalah.
"Tapi permintaanku pasti tidak akan dikabulkan," gumam Kyuhyun pelan.
"Kenapa kau bilang begitu? Bahkan kau belum menyebutkan apapun, Kyuhyunie." Ryeowook ikut membujuk.
"Dari yang kalian katakan tadi, aku sudah tahu permintaanku berlebihan."
"Gui Xian, setidaknya kau katakan saja. Nanti kami akan mempertimbangkannya." Zhoumi mengacak rambut Kyuhyun sambil tersenyum lebar.
"Kalian janji tidak marah?"
Semua menggeleng.
"Baiklah….aku…aku menyukai ping pong."
"PING-PONG?!"
Kyuhyun meringis. Ia sudah tahu reaksi mereka akan seperti itu.
"Bukankah di Korea kemarin kita memainkannya?" Ryeowook tertegun.
"Justru itu. Aku menyukainya," kata Kyuhyun.
"Kyuhyunie, tenis meja itu bola, net, raket, juga meja." Hankyung menjelaskan dengan wajah memelas.
"Ne, bolanya memang murah, tapi…."
"Ok, nanti kita beli perlengkapan tenis meja." Siwon memotong ucapan Donghae dan bangkit berdiri sambil menepuk tangannya. "Itu ide yang bagus. Olahraga, tapi Kyuhyunie tidak perlu terlalu banyak berlari mengitari lapangan. Cukup di sekitar meja. Aku akan tanya manager hyung di mana bisa memesannya."
Semua termasuk Kyuhyun hanya bisa melongo ketika Siwon beranjak ke pintu.
"Tapi, Siwonie…"
"Ah, aku lupa." Siwon berbalik sehingga Hankyung tidak jadi meneruskan kata-katanya. "Anggap saja ini hadiah dariku untuk SJ M. Aku yang akan membelinya sendiri."
Ketika pintu tertutup, keenam namja itu masih termangu.
"Dia benar-benar akan membelinya?" Hankyung tertegun.
"Hari ini langsung dibeli, hyung." Donghae menepuk pipinya tak percaya.
"Sebenarnya Siwon hyung punya uang berapa banyak?" Henry menoleh ke arah Zhoumi.
"Lebih banyak dari yang bisa kamu tebak, Henry."
"Apakah meja tenis itu akan kita bawa keliling China?" Pertanyaan Ryeowook membuat semua menggelengkan kepala. Hanya Kyuhyun yang merengut sambil menatap pintu yang tertutup.
"Shi Yuan sha qua," gumam Kyuhyun, cukup keras sehingga yang lain menoleh ke arahnya.
.
Meski di acara interview dengan SINA Kyuhyun masih terlihat lemas, namja itu melompat kegirangan ketika meja tenis datang. Siang itu manager hyung datang membawakan pesanan Siwon lengkap dengan 7 buah raket dan beberapa bola ping pong. Manager hyung sudah mengatur agar meja tenis itu diletakkan di salah satu ruangan yang ada di gedung SJ M, di lantai yang terletak di bawah dorm. Meski ruangan itu tidak terlalu luas, tapi semua merasa senang.
"Ah, aku jadi ingin memasak." Ryeowook dengan bersemangat beranjak ke dapur dan mulai mengeluarkan berbagai bahan masakan yang dia beli, juga sebuah buku resep masakan china.
Sementara yang lain sibuk memasang meja, Hankyung menemani Ryeowook yang sibuk di dapur sambil tersenyum. Ingatannya melayang pada pagi tadi, saat Ryeowook mengetuk pintu kamarnya sebelum member yang lain terbangun. Dongsaengnya itu tahu Hankyung selalu bangun dini hari.
"Hyung, ijinkan aku memasak untuk kalian semua," kata namja itu sambil duduk di sisi tempat tidurnya. "Makanan siap saji itu tidak baik, terutama untuk Hankyung hyung dan Kyuhyunie. Kita semua juga memerlukan makanan yang sehat, hyung."
"Tapi, Wookie, bahan makanan di sini cukup berbeda dengan di Korea. Kau harus belajar lagi. Kau juga pasti lelah seperti kami semua, apalagi saat ini kau menderita flu. Aku tak bisa mengijinkanmu."
"Kumohon, Hankyung hyung!" Ryeowook nyaris berlutut namun Hanyung dengan cepat menahannya.
"Wookie! Jangan seperti ini!"
Hankyung terdiam saat Ryeowook menangis dihadapannya. "Saat melihat Kyuhyunie di panggung kemarin, melihat Siwon hyung mengusap peluhnya setiap kali kamera off, melihat betapa lemahnya dia berdiri sambil bersandar pada Zhoumi hyung… Aku sangat terpukul. Bagaimana mungkin aku selama ini tidak tahu?"
"Itu hal yang wajar. Kyuhyunie selalu menyembunyikannya dari kita. Kita semua begitu sibuk dan lelah, tiba hotel akan langsung masuk kamar dan beristirahat. Wajar kurang memperhatikan satu sama lain."
"Tapi sekarang aku sudah tahu. Dan aku tidak bisa diam saja, hyung. Kumohon, ijinkan aku merawat kalian semua. Ijinkan aku memasak. Aku akan berlatih memasak makanan China."
Hankyung terdiam beberapa lama sehingga Ryeowook dengan tidak sabar menarik tangannya meminta jawaban.
"Baiklah, kau boleh memasak." Hankyung tersenyum. "Aku akan meminta bantuan nae eomma untuk sesekali membawakan lauk dan sayuran matang, jadi kau tidak terus menerus memasak."
"Gomawo, hyung. Sudah kuduga Hankyung hyung akan mengabulkan permohonanku." Ryeowook memeluk Hankyung dengan wajah cerah. "Aku akan ke pasar sekarang. Manager hyung sudah menunggu di bawah."
"MWO?!" Kekagetan Hankyung hanya disambut derai tawa Ryeowook. Namun Hankyung ikut tersenyum. Sejak tiba di China, baru kali ini ia melihat wajah Ryeowook begitu bersemangat. Sepertinya memasak bukanlah beban bagi Ryeowook.
Dan inilah hasilnya. Ryeowook dengan semangat memasak di dapur mungil mereka. Saat sudah selesai, namja itu muncul di pintu ruangan tenis meja, tersenyum melihat semua tampak kelelahan sesudah berolah raga. "Ayo kita makan. Masakan sudah siap."
Semua bergegas ke dorm, mengerubungi meja makan. Mereka tertegun melihat beberapa macam masakan China yang sederhana terhidang di meja.
"Aku hanya memakannya karena terpaksa," gumam Donghae ragu sambil mengambil tempat di meja makan.
"Jangan makan… Jangan makan itu!" Hankyung ikut bergumam melihat masakan China ala Ryeowook yang tampak aneh di matanya.
"Apakah aku benar-benar harus memakannya?" Kyuhyun bertanya dengan terus terang.
"Kalau kau tidak mau memakannya, maka menu besok adalah bola ping pong-mu, Kyuhyunie."
"ANDWAE!" Kyuhyun bergegas duduk di salah satu kursi makan. Zhoumi dan Henry yang tengah kelaparan segera menyendok nasi, lauk dan sayur ke piring mereka. Ketika keduanya memuji masakan Ryeowook, yang lain mulai mengambil.
"Ini lezat! Sangat lezat! Benar-benar lezat!" seru Donghae takjub.
"Yang ini juga lezat," kata Kyuhyun saat menjumput lauk lainnya.
"Li Xu benar-benar hebat dalam memasak! Sungguh!" puji Hankyung.
Meski penampilannya tidak seperti masakan China yang pada umumnya, namun rasa masakan Ryeowook sangat enak. Ryeowook tersenyum senang melihat mereka berebut nasi dan lauk pauk yang masih panas itu. Ia kemudian mengambil secentong nasi lagi dan menaruhnya di mangkuk Kyuhyun.
"Dilarang protes. Aku memasak untuk dongsaeng-ku. Jadi kau harus makan yang banyak dan menjadi sehat, arra?"
"Ryeowookie, aku bosan dengar kalimat itu. Usul: kalian rekam saja dan putar dengan earset setiap akan mengatakannya. Aku tidak mau mendengarnya lagi."
"Kyuhyunie, kau tidak sopan. Wookie mengatakan itu karena khawatir," protes Donghae. "Kau harus meminta maaf pada Wookie."
"Ani. Kata Siwon hyung, aku tidak perlu meminta maaf pada siapapun."
Siwon hanya bisa meringis salah tingkah saat beberapa pasang mata melemparkan pandangan protes ke arahnya. Kyuhyun sendiri sibuk mengambil lauk yang tersisa dan memasukan semuanya ke dalam mangkuk.
.
Sore itu Kim Heechul tampil sangat tampan di Inkigayo. Ia bersama Song Ji Hyo yang sudah menjadi partnernya selama 6 bulan ini, akan membawakan acara Inkigayo terakhir mereka. Meski Heechul merasa berat untuk meninggalkan acara yang sudah satu tahun memenuhi jadwalnya, ia mencoba membawakan acara malam ini sebaik mungkin.
Lokasi acara yang baru dimulai jam 4 itu sudah didatangi Heechul sejak siang. Setelah absen 7 minggu karena kecelakaan yang menimpanya, Heechul masuk hanya untuk terakhir kali. Dan itu membuatnya sedih meski namja itu tidak memperlihatkannya kepada siapapun. Kangin, Siwon, Kim Hyun Joong dan Park Jung Min dari SS501 menggantikannya selama Heechul absen karena sakit.
Di penghujung acara, kedua MC mengumumkan berakhirnya tugas mereka. Song Ji Hyo tidak mampu menahan air matanya. Selama 6 bulan ini, bekerja bersama Heechul memberinya banyak pengalaman berharga.
"Mianhamnida…ini sangat memalukan," ujarnya sambil mencoba menghapus air matanya dan tersenyum. "Tapi pengalaman di sini akan menjadi kenangan indah untuk saya. Saya berharap para pemirsa akan menunjukkan lebih banyak lagi dukungan lagi kepada MC yang baru nanti."
Heechul mencoba menenangkan Song Ji Hyo yang kembali menangis sehingga kesulitan mengutarakan kalimat selanjutnya. Heechul mengambil alih sepenuhnya tugas MC yang hanya tinggal beberapa menit tersebut.
"Saya sudah mencoba melakukan semua yang terbaik untuk acara ini. Meski di antara pemirsa ada yang merasa senang maupun tidak senang selama saya menjadi MC di sini, ini tetap merupakan hari terakhir kami membawakan acara SBS. Terima kasih untuk kalian semua, terutama staff Inkiga… YA!"
Heechul terkejut saat Shindong muncul dan memberikan buket bunga kepada Song Ji Hyo.
"YA!" Namja itu kembali berteriak kaget ketika Yesung muncul dari sisi lain sambil membawa membawa kalung bunga, berdiri menutupinya dan menghadap ke kamera. Belum hilang terkejutnya, Sungmin mengalungkan bunga ke leher Heechul. Eunhyuk memberikan buket bunga kepada Heechul dan memeluk hyungnya itu.
"Ah…" Heechul kehilangan kata-kata ketika dongsaendeul mengapit dan memeluknya. Akhirnya Heechul tak mampu menahan rasa harunya. Perasaannya terlihat jelas. Namun ia senang karena saat itu dongsaengdeul ada untuk mendukungnya. Ia sempat menghapus air mata partner MC nya yang kembali mengalir dengan kejutan manis itu.
Mulai minggu depan Eun Ji Won dan Ho I Jae akan menggantikannya sebagai MC namun Heechul sudah tidak peduli lagi. Ia masih memiliki Leeteuk dan dongsaengdeul di Super Junior.
.
.
5 Mei 2008
Hari baru saja lewat tengah malam ketika Hankyung memantau ketiga kamar member lainnya untuk memastikan mereka beristirahat. Ia masuk ke dalam kamar Siwon dan Kyuhyun, kemudian duduk di dekat tempat tidur. Keduanya tampak tertidur pulas di tempat tidur masing-masing. Dengan hati-hati Hankyung meraba kening Kyuhyun dan mengamati wajahnya.
"Wajahmu tampak damai sekali jika sedang tidur, padahal kau selalu menahan sakit… Mengapa hyung tidak bisa sepertimu, Kyuhyunie? Aku selalu sulit untuk memejamkan mata, dan seringkali bermimpi buruk," gumam Hankyung lirih.
Hyung, aku berjanji, aku akan lebih kuat dari hari ini. Jadi kumohon, beri aku kesempatan untuk mengikuti kalian. Hyung tidak akan menyesali keputusan yang akan hyung ambil. Percayalah, aku tidak akan apa-apa.
Hankyung menghela napas saat teringat kata-kata Kyuhyun. Ia keluar dan menuju kamarnya. Lagi-lagi ia sulit untuk memejamkan mata. Akhirnya Hankyung meraih laptopnya dan mulai mengetik status di cyworld.
[5 Mei 2008
Setiba di Beijing saya menyadari kondisi udara yang buruk di bandara. Melihat kalian (para fans) menunggu kami dalam kondisi seperti itu sungguh membuat saya khawatir akan kesehatan kalian. Saya berharap kalian semua tahu bagaimana mendahulukan keselamatan kalian sendiri.
Di Hunan kami makan lobster kecil. Kami bertujuh menghabiskan sekitar 1000 ekor ha ha ha. Fans Korea yang berkunjung ke Changsa, kalian harus mencoba makanan lezat ini. Terima kasih untuk tuan Ho, untuk lobsternya, maaf menghabiskan persediaan Anda begitu banyak. Semua member menikmati waktu makan yang menyenangkan kkk. Sesudah Anda sembuh kita akan menikmati lobster sambil minum bersama haha.
Saat rekaman di Nanchang, saya mencemaskan kesehatan semua orang. Karena udara yang sangat panas dan pendingin ruangan yang tidak baik di studio rekaman, saya sangat takut semua orang akan pingsan di dalam studio. Kondisi Kyuhyun belum sepenuhnya pulih. Seandainya udara terlalu panas, tubuhnya tidak bisa menerima hal itu. Itulah sebabnya ia terpaksa turun ke backstage untuk beristirahat. Beberapa orang yang sehat seperti saya pun hampir pingsan di atas panggung, apalagi Kyuhyun… Saya berharap kalian semua yang menonton acara tersebut dapat mengerti situasi ini.
Kondisi rekaman saat itu sangat berat dan saya harap hal semacam ini tidak terjadi lagi pada siapapun.
Akhirnya, terima kasih untuk kalian semua yang telah mempromosikan album baru kami ke berbagai tempat di China. Terima kasih buat semua dukungan untuk kami meski banyak kesulitan yang datang dan harus kami atasi. Saya akan bekerja lebih keras untuk kalian semua.
Wo ai nimen.]
.
Di Korea, Leeteuk mengalami hal yang sama. Ia tidak bisa tidur memikirkan semua yang terjadi belakangan ini. Beberapa kali mereka terancam pecah hanya dalam waktu yang berdekatan, dan itu membuatnya lelah secara fisik maupun mental.
Yang dikatakan Heechul terbukti. Kabar comeback-nya SJ T hanya menjadi kabar angin. Mereka sendiri tidak mendapat jadwal persiapan apapun untuk single kedua itu, apalagi SJ H tengah mempersiapkan single pertama mereka. Namun salah satu jadwal yang ia terima kemarin membuat Leeteuk merasa terhibur, meski jadwal Super Show tidak juga muncul.
"Akhirnya…akhirnya kami bertigabelas akan bersama lagi di panggung yang sama."
Namja itu meraih laptopnya dan mulai mengetik di cyworld miliknya.
[5 Mei 2008
Tunggulah sebentar lagi, kami akan comeback dengan image baru…
dan…7 Juni adalah hari di mana kami berkumpul kembali. Tunggulah!]
.
Sore itu Petinggi SM menyaksikan rekaman acara SJ M dengan wajah tak percaya. SJ M melakukan acara permainan yang menuntut aktivitas fisik. Kyuhyun tampak sangat bersemangat, sama sekali tidak terlihat sakit ataupun lemas. Ia memanggil staff kepercayaannya untuk menghadap.
"Apa yang terjadi di China? Bukankah kondisi Kyuhyun sshi sempat memburuk? Mengapa mereka bisa melanjutkan semua jadwal dengan baik?"
"Mianhamnida, Sajangnim. Kondisi Kyuhyun sshi memang sempat memburuk dan menurut manager SJ M maupun SJ, mereka sempat berunding untuk status Kyuhyun sshi. Namun akhirnya mereka sepakat mempertahankannya dan menjalani semua sesuai jadwal."
"Bagaimana kondisi Kyuhyun sshi?"
Staff tersebut menjadi gugup.
"Aku tanya, bagaimana kondisi Kyuhyun sshi saat ini?'
"Kondisinya sangat baik, Sajangnim."
"Sangat baik? Apa maksudmu?"
"Sajangnim bisa melihat di rekaman acara yang mereka lakukan hari ini. Kyuhyun sshi mengikuti semuanya dengan bersemangat, tidak seperti beberapa hari kemarin."
"Jadi kondisinya benar-benar membaik…. Kenapa bisa begitu?"
Staff itu menundukkan kepala, tidak berani menjawab.
"Aku tidak memintamu untuk diam. Apa kau tak mau menjawab pertanyaanku?"
"Mianhamnida, Sajangnim… Saya sendiri ragu, tapi hanya info ini yang saya dapat dari manager SJ M."
"Info apa itu?"
"Sepertinya, Kyuhyun sshi bisa bersemangat seperti sekarang, itu semua karena Ping-Pong."
"Ping-Pong? Tenis meja?"
Ekspresi Petinggi SM membuat staff-nya hanya bisa menundukkan kepala.
Siapa yang gila sebenarnya? Ketigabelas namja itu atau aku? Semua rencana yang aku susun selalu saja berantakan. Dan kali ini aku dikalahkan oleh Ping-Pong?!
.
TBC
.
.
Mianhamnida, lagi-lagi ff ini update sangat lama.
Author nggak bisa janji apa-apa, kecuali kalau ff ini akan dilanjut hingga tamat.
Tentunya selama author masih diberi kesempatan untuk hidup hehehe
Gomawo buat reviewer dan reader
Berkat kalian, author bisa bertahan menulis hingga saat ini
.
Buku Rising Star part 2 sudah ada.
Info lengkapnya bisa dilihat di FB author.
.
Add saja fb author :
www titik facebook titik com /iyagi7154
Kamsahamnida
.
.
Jawaban review Rising Star chapter 38
aokaze 1 . chapter 38
Wah, jangan hanya mendengar, bisa menyesatkan. Saya nggak pernah menganggap fanfic ini tenar atau dewa hehehe. Gomawo sudah memuji, tapi penulisan saya masih harus mendapat banyak perbaikan. Saya yakin banyak yang sependapat. Apalagi guru saya.
Soal sinetron, karena saya cuma nonton serial detektif, polisi dan action, mianhe kalau saya jadi nggak ngerti hehehe. Tapi setahu saya pengertian sinetron itu menurut KBBI adalah (bisa tolong dibaca sendiri) dengan ciri menjadi berpuluh-puluh episode karena tujuan komersial semata, sehingga dikhawatirkan menurunkan kualitas cerita, yang akhirnya membuat sinetron menjadi tidak lagi mendidik, tetapi hanya menyajikan hal-hal yang bersifat menghibur. Hal ini banyak terjadi di Indonesia yang pada umumnya bercerita seputar kehidupan remaja dengan intrik-intrik cinta segitiga, kehidupan keluarga yang penuh kekerasan, dan tema yang akhir-akhir ini sangat digemari yaitu tentang kehidupan alam gaib.
Uhm, kalau nggak setuju dengan yang di atas, tolong jangan komplain ke sini, langsung ke yang buat deskripsi saja. Tapi berpendapat kalau chingu berpendapat begitu, itu hak semua orang, jadi silahkan saja
Soal sedih, dari ch 24 saya sendiri sudah tahu (karena udah ngumpulin fakta2nya) bahwa ini bakal sedih dan sempat berpikir apa kuat buatnya. Saya benci sad ending, saya benci drama sedih, karena itu saya kagak suka drama, lebih suka film action. Tapi saya terpaksa menulis cerita sedih karena kenyataannya memang sedih.
Saya sampai berpikir, punya idola kok bikin sedih, dulu saya punya idola dari J-pop kayaknya bikin senang terus tuh. Tapi apa boleh buat, itu kenyataannya. Untungnya nanti2 kan senang juga hehehe (*semoga cepat ke bagian yang senang…saya juga nggak tahan)
FF diterbitkan? Wah, maaf… kebetulan kita berada di pihak yang sama nih (*toss dulu dong). Bedanya, saya nggak mau ikut campur dengan orang-orang yang menerbitkan ff. Kenapa ff yang dewa ini (maaf kalau saya pinjam kalimat chingu. Bukan saya yang ngaku lho ya, buat saya ini ff masih biasa banget) tidak saya ajukan ke penerbit mana pun? Karena ff buat saya tetaplah kudu doujinshi, tidak untuk diterbitkan, hanya dicetak untuk membantu yang tidak bisa OL tapi mau tahu, tidak tujuan komersil dan dijual di kalangan terbatas sebagai ongkos ganti cetak.
Sesekali intip sama yang punya, bawa bukunya lalu tanya ke percetakan atau penerbit, dengan harga berapa mereka bisa mencetak buku itu (jumlah pesan cuma 100, lalu selanjutnya cuma 20-30-an buku). Pasti jauh di atas harga saya. Itu baru modalnya aja tuh. Ah, mianhe, pasti Anda tidak mau repot2 bukan? Mencari kebenaran memang lebih capek dan ribet drpd mencari gossip.
Kalau untuk tujuan komersil, pasti ff di ffn saya hapus biar pada beli buku karena penasaran. Banyak yang melakukan itu kan? Tapi karena prinsip saya bukan komersil, yang nggak beli buku tetap bisa baca di ffn. Bebas. Tidak di password. (*Buat yang suka plagiat ff, please buatlah ff sendiri, jangan copy paste ff siapa pun…jadi author2 kagak perlu bikin PW apalagi pada hiatus).
Mianhe, ini memang sifat jelek saya. Sebenarnya yang baca cuma minta ff ini di fotocopy dan dijilid biasa. Tapi karena saya orangnya nggak bisa cuek, dan kebetulan banyak teman yang bersedia membantu membuat covernya, jadi saya kasih cover, saya layout, saya jilid rapi (*salahkan aja sifat perfeksionis dan super detail yang saya punya…udah banyak korbannya tuh hiks. Teman yang bantuin, udah bantuinnya gratis, masih saya edit terus sana-sini kayak yang bayar aja).
Banyak juga yang meminta saya mengajukan ff ini ke penerbit agar bisa disebarkan lebih luas dan mereka mudah mencarinya di toko buku. Tapi mianhe, ff tetaplah doujinshi. Sampai kapan pun ff ini tidak akan saya ajukan ke penerbit.
Mengutip artikel yang teman saya kasih waktu saya berpikir sedang menimbang akan ke penerbit atau tidak: "Bagaimana dengan fanzine, doujinshi, dan semacamnya? Selalu ingat prinsip: tidak untuk dikomersilkan (pasal 57 UU Hak Cipta). Penjualan fanzine, doujinshi, dan sebagainya, biasanya dilakukan terbatas (melalui self-publish dengan pemesan hanya dari forum/grup tertentu, atau dijual pada saat tertentu: pameran, konvensi, dll) dan dengan harga yang hanya untuk menutupi ongkos cetak. Tidak melalui penerbit umum."
Semoga kesalah pahaman ini sudah cukup 'clear'. Terima kasih sudah memperhatikan saya. Salam kenal. Semoga kita bisa berhubungan dengan baik.
Maafkan juga kalau jawaban reviewnya panjang hehehe
Inciatus 9/17/13 . chapter 1
Terima kasih buat semua masukannya :-)
Orang yang mengenal saya akan tahu saya lebih menyukai keripik daripada permen. Saya bisa sakit kepala jika memakan makanan atau minuman manis :-)
Soal ffn, saya tidak pernah khawatir jika usulan penghapusan ID saya dikabulkan. Itu hak pihak ffn. Saya cuma bisa menerima. Terima kasih sudah mengkhawatirkan saya. Aturan, pengaduan, dan apapun itu bentuknya tidak bisa mematikan karya seseorang. Kalau cari nama, saya sudah pampang nama asli di ffn :-)
Yang saya ingin, orang-orang minimal tahu perjalanan SJ yang selama ini selalu dapat cap miring dan mendapat penilaian sebelah mata. Penolakan total bahkan sebelum mereka tahu siapa saja nama personilnya, gidikan jijik tanpa tahu apa saja kelebihan mereka.
Sekedar info kalau-kalau Anda tidak tahu, saya sudah di WP dan sudah memiliki akun di AFF sejak lama. Mereka tidak perlu 'mengemis' untuk saya menaruh karya saya di sana. Istilah mengemis yang Anda gunakan tidak pantas untuk tempat seperti WP dan AFF. AFF bahkan bisa melindungi sebuah karya dari copy paste meski untuk orang-orang tertentu itu bukan perkara sulit :-D Dan saya bersyukur FFN sekarang pun sudah tidak bisa di copy paste.
Soal berapa tahun, mianhe, saya belum ada 1 tahun di ffn waktu Inciatus review. Saya ini newbie, masih harus banyak belajar. Soal OOC saya hanya mengikuti aturan untuk pencatuman hal itu. Saya juga tidak mengerti kenapa semua mencantumkannya, jadi saya sebagai newbie ikut mencantumkannya. Mungkin Inciatus bisa tolong telusuri dan komplain langsung ke yang membuat aturan pencantuman OOC pertama kali.
Soal karakter… Mungkin ada karakter tokoh yang membuat Anda tersinggung? Mianhe, saya hanya menulis sesuai image yang saya dapat, kalau itu berbeda, itu sama sekali tidak bermaksud menjatuhkan. Jika Inciatus membaca lebih teliti, di sini setiap tokoh memiliki kelebihan. Bahkan beberapa orang mulai melirik member SJ yang tadinya belum pernah mereka lirik. Teman saya yang tadinya hanya tahu Kyuhyun bisa bilang: Ternyata semua member punya sifat unggul masing-masing. Dan akhirnya dia jatuh cinta pada Yesung wkwkwkwk Sekarang dia selalu mencari bagian Yesung, lagu Yesung dan foto Yesung.
Yah, tapi pendapat kan memang berbeda. Saya menghargai pendapat Anda. Itu tidak masalah.
Semoga lain kali Inciatus bisa muncul di PM untuk bertukar pendapat. Saya cukup terbuka untuk obrolan semacam ini, bahkan cukup menyukainya asal itu terjadi dua arah :-)
Sekali lagi, terima kasih sudah mengkhawatirkan saya :-) (*bow)
Oh iya, soal sinetron bisa ikut baca yang review di atas, jadi jawabannya tidak dobel-dobel. Kamsahamnida
wiiee. 9/30/13 . chapter 1
Salam kenal juga, chingu.
Pendapat tidak dilarang, silahkan hehehe
Terus terang, sebagai orang yang baru tahu K-pop, saya juga heran kenapa mereka suka sekali menangis dan tampil berkaca-kaca di TV, termasuk Hankyung aja sampai benar2 menangis beberapa kali. Saya cewek tomboy yang suka cowok keras (seandainya saya bisa menunjukan satu2nya pacar saya yang jauh dari image cowok korea). Tapi apa boleh buat sepertinya 2007 dan 2008 itu masa berat, ini aja sudah saya pilih2. CH38 remake contohnya…itu di SUKIRA Leeteuk menangis karena seorang kru hari itu hari terakhir kerja di SUKIRA. Tidak saya muat.
Setelah saya pikir-pikir, tak ada yang salah dengan cowok menangis. Mereka menangis tapi tidak bunuh diri. Mereka menangis tetapi tidak berhenti berjuang. Tangis mereka merupakan sekring untuk stress berhenti tidak ke tahap yang lebih parah. Jadi mengatakan mereka banci tidak akan pernah terpikir oleh saya. Cowok banci itu cowok yang menggunakan kekuatannya untuk menyakiti wanita. Cowok banci itu cowok yang bicara A besoknya bicara B. Cowok banci itu cowok yang tidak tahu cara melindungi orang-orang yang mereka harus lindungi. JADI OPPADEUL BUKAN BANCI. Mereka sangat manly. Cowok-cowok yang bisa diandalkan dan dipercaya, mampu melindungi orang-orang yang penting bagi mereka termasuk ELF.
Hankyung saja nyaris mau bunuh diri saking stressnya. Mungkin kalau merasakan kerja 20 jam sehari (saya melakukannya tapi saya hanya di belakang meja, tidak dance, tidak masalah jika saya cemberut ngomel panjang pendek, beda dengan mereka yg kudu senyum…pasti paham rasanya). Beruntunglah di INA artis itu raja…di Korea artis dan kru itu setara, makanya tak ada artis telat dan seenaknya kerja.
Tapi saya akui belakangan saya kurang istirahat dll sehingga focus ff terpecah. Tidak maksimal. Mianhe.
Sekedar saran, perlakukanlah ff ini seperti ff yang lain, sebuah kisah fiksi untuk dinikmati. Gomawo buat reviewnya hehehe
Mizury23 10/29/13 . chapter 38
Mianhe lama
princess sakura 10/28/13 . chapter 38
Gomawo chingu hehehe
Angela Han 10/27/13 . chapter 38
ciele bahasanya kkkk
Aigoo, jangan diingat-ingat
Jiah, jadi maunya nangis atau ketawa? hehehe
Lho? hahaha ok
parkryemin 10/26/13 . chapter 38
Mianhe lama
kyuzi 10/26/13 . chapter 38
Ganbatte! hehehe
diya 10/20/13 . chapter 38
Semoga bantalnya nggak jebol hehehe
Gomawo reviewnya
chichi2 10/19/13 . chapter 38
Sama-sama
Lysficho 10/12/13 . chapter 38
Tahu tuh…dia selalu imut kalau lagi begitu hehehe
EUnhyuk kalau udah ngomongi SJ memang sering begitu. DIa benar2 mencintai SJ
Ne, Kyuhyun rada kayak nggak konek gitu
Artinya memang keras sampai dilarang komisi penyiaran
Gomawo buat semangatnya
nisa 10/9/13 . chapter 38
Sampai sekarang Kyuhyun masih suka mangap kalau sudah uber2an tarik napas.
Iya, itu untuk mengurangi stress dan ketegangan. Di facial juga ada yang melakukan itu, tapi di sarana2 massage juga melakukannya. Itu real quotes Kangin soal Ryeowook innocent sekaligus kurang ajar hehehe
Guest 10/7/13 . chapter 1
Chapter 8?
bella0203 10/6/13 . chapter 38
Aku suka Heechul dan Hongki, tadinya mau lebih banyak, sayangnya tidak bisa…
Iya, Eunhyuk punya kepedulian yang sangat besar pada SJ dan memberdeul
Gomawo
biRUi ruikaze 10/6/13 . chapter 38
Bertahanlah, chingu, saya juga nyesek maunya lompat tapi pada ngelarang (*ditimpuk reader gara2 curhat kkkk) Gomawo
advist 10/5/13 . chapter 38
siap
Guest 10/2/13 . chapter 35
ke FB aja, ada di bawah TBC alamatnya
Bang chun 10/1/13 . chapter 38
Sahabat…dan sekarang manager.
cho kyuna 10/1/13 . chapter 38
Mianhe, gatel kalau kagak nge-remake kkk
Aisah92 9/29/13 . chapter 38
Kadang sulit kalau sifat terlalu tertutup. Bukan tidak mau, rasanya tidak bisa. Yang dibuka yang menurut mereka aman untuk dibuka
Atika 9/29/13 . chapter 38
Kkk aku nggak tahu sintron kayak apa, tapi 2008 memang sedih, apalagi pas yg nanti tuh…. aslinya memang sedih, aku aja nggak bisa bayangin jadi mereka. Apa kita lompat saja? aku senang lho hehehe
nana 9/28/13 . chapter 38
Yup, debut resminya baru Juni, sebelumnya itu nggak resmi, baru pemanasan. Sekedar pengenalan dan desas desus, penampilan tapi tidak diperkenalakan secara resmi sebagai sub grup baru. Soal jadinya di jepang atau bagaimana, ikuti saja ff nya hehehe
Kim HeeRa Elforever 9/28/13 . chapter 38
Wah, aku merasa beruntung dapat 'review tergaje sepanjang sejarah Kim Heera ngisi kolom review' wkwkwkwk Gomawo
Yecungbabyyyss 9/28/13 . chapter 38
Kita lihat aja nanti. Mungkin sampai kapan2 kkk
Just kidding. Ini ff sudah ditentukan ujungnya sejak aku buat judul. Tapi belum sampai ke sana
xoxoxo 9/27/13 . chapter 38
Kenyataan tidak selalu menyenangkan, yang penting bagaimana kita semua melanjutkan hidup
Ay 9/27/13 . chapter 38
Iya, itu yang jarang orang ketahui. Itu sebabnya oppadeul sangat sayang dengan magnae mereka ini. Heechul bilang: Ia sering merasa ingin mengikat Kyuhyun di tempat tidur jika melihat betapa kerasnya Kyuhyun berusaha di atas panggung tanpa bisa ditawar. Wkwkwk Heechul saiko kkk
Siwon juga pernah bilang, dia kadang ingin menggendong dan membawa Kyuhyun turun dari panggung jika melihatnya beraksi seperti zombie.
Kyuhyun tidak bisa tanpa bantuan hyungdeul, sebaliknya…hyungdeul juga mengagumi usaha keras Kyuhyun. Mereka semua pantas diacungi jempol.
sitakyu 9/26/13 . chapter 38
Itu tidak ada yang mendokumentasikannya, semua berdasarkan artikel tertulis dan komentar, pihak TV pun memotong bagian tersebut.
Guest 9/26/13 . chapter 38
Gomawo reviewnya
Park Sang Kyung 9/26/13 . chapter 38
Ok
parkjinjeng 9/26/13 . chapter 38
Aku tidak bisa menulis dalam bahasa inggris tapi aku suka sekali kalau ada review bahasa inggris kkk Semoga ini sudah cepat hehehe
Gomawo buat reviewnya
Blackyuline 9/26/13 . chapter 38
Waktu Hankyung sampai demam 3 hari, waktu Kibum sampai jatuh sakit, aku rasa itu cukup jelas hehehe
KyuTae 9/26/13 . chapter 38
Kondisinya tidak fit
Mega Afifah 9/26/13 . chapter 38
Gomawo
TeukHaeKyu 9/25/13 . chapter 38
SJ T itu di Falling Star, chingu. Di RS juga ada beberapa kali
Guest 9/25/13 . chapter 38
Gomawo sudah membaca dan mereview
v3 9/25/13 . chapter 38
Hehehe R H S
cloud prince 9/25/13 . chapter 38
Kemarin kan baru semi kerangka
Ne, Hankyung selalu menelan semuanya sendiri, sulit berbagi, jadinya pertahanannya semakin lemah, sampai stress berat akhirnya
Ne, hati mereka itu yang mengagumkan
Kkk Heechul freak abis tapi keren
Di FB ku ada, kalau kesulitan nemu nanya aja, di YT ada judulnya King Wang Zzang. Itu lagu memang dicekal akhirnya sama komisi pennyiaran wkwkwkwk
Iya, Eunhyuk selalu dalem banget jika ngomongin SJ dan memberdeul
Iya, Kyuhyun juga pernah diomelin Leeteuk disuruh sopan kalau jawab wkwkwk
kan baru mau dibahas di 39 hehehe
Keadaan yang membuat tertekan, itu hal yang wajar
Gomawo reviewnya
Zaireen Oksismi 9/25/13 . chapter 38
Iya memang buruk
casanova indah 9/25/13 . chapter 38
Syagnya yang Eunhyuk bilang ke DOnghae bahwa mereka itu cuma teman sekerja aja, itu real. Dia protes saat Donghae complain dicuekin kkk Tapi semua sudah berlalu. Timelinenya berbeda tapi kejadian itu ada.
Kata-katanya di akun itu real, bisa di cek hanya aku perhalus terjemahannya
Sei 9/24/13 . chapter 38
Iya, berpikir terlalu jauh dan dalam, untung semuanya saling melengkapi
Betul, mati krn lelah itu ada. Jangan sampai terjadi.
Sayangnya dia bertahan di Radio Star. Semoga semua kondisi membaik.
Semua orang ibarat kupu-kupu memiliki kepompong masing2. Kalau dibantu malah sayapnya tidak akan kuat.
lunkyu 9/24/13 . chapter 38
Masih agak jau tapi sudah dimulai, memang kondisinya menurun
Princess kyumin 9/24/13 . chapter 38
Rokkugo itu sebenarnya lagunya SJ T. Heechul tidak ikut di SJ H. Tapi nantinya akan terjadi amburadul deh…bingung jelasinnya, ikutin aja ff ini hehehe Nanti spoiler dong
anjani 9/24/13 . chapter 38
Jiah kkk
Cupcake 9/24/13 . chapter 38
Seperti apa tuh?
aeyoo 9/24/13 . chapter 38
Gomawo buat semangatnya
Angela Han 9/24/13 . chapter 37
Kyuhae duduk di kursi, nggak berlutut kkk
Ne, itu aneh.
Puisi itu real, bukan Hankyung yang buat, tapi memang milik SJ M. Nanti kalau aku punya program motong video akan aku munculkan di FB
pipah18 9/24/13 . chapter 38
Eunhyuk menulis itu di fanpage nya, tepat tgl 19 april
Betul, 2008 itu masa sulit, bukan aku yang sengaja bikin sulit kkkk
phiexphiexnophiex 9/24/13 . chapter 38
Kemarin itu bukannya 'bukan iyagi' tapi 'semi kerangkanya iyagi' wkwkwk Semua ff ku akan seperti itu kalau di tengah2 pengerjaan.
Makanya di FB aku sempat nulis status 'aku butuh ombaaaaaaaak' (in English…sampai muat gambarnya segala) tapi tetap aja mood tidak sampai
Wkwkwk, drpd sakit hati tepatnya cengo. Kyuhyun sepanjang yg aku ikuti, tidak mudah sakit hati. Orang bilang Hongki menjatuhkannya dan tidak menolong, dia cuek2 aja tuh…nggak berpikir negative. Jadi dia menurutku cuma manyun, ngomel panjang pendek…itu aja, lalu lupa kkkk
Cho Young Eun 9/24/13 . chapter 38
Aku nggak tahu, mauku sih cepat, tapi begitu udah nulis, aku hanya mengikuti perasaan saja. Tapi sejak bikin judul, akhir ff ini sudah aku tentukan. aku selalu menentukan awal dan akhir, tapi tengah tidak. jadi soal chapter aku tidak tahu. tapi kalau soal ending aku tahu.
Guest 9/24/13 . chapter 38
Gomawo, chingu
KyuWook Couple 9/24/13 . chapter 38
Semua pertanyaan jawaban benar kkk Di fanpage nulisnya, chingu. Status tanggal 10 april 2008
sparkyumihenecia 9/24/13 . chapter 38
Ne, mana yang membuat beratakan melakukannya dengan 'niat' wkwkwkwk
Kecewanya karena begini: Dua-duanya ingin di kamar lama yang besar itu. Kyuhyun ngajak suit untuk menentukan siapa yang dapat kamar itu. Ternyata yang menang Sungmin. Eh, bukannya terima nasib, Kyuhyun pindah sambil bilang dia yang keluar dari kamar karena dia lebih junior wkwkwk Tentu aja Sungmin kesal padahal udah diturutin adu suitnya. Ujung2nya Kyuhyun minta Sungmin bantuin pindahan dan beberapa barangnya juga masih ada di kamar Sungmin yang memang paling besar (*cubit Kyuhyun yang nakal)
Ryeowook udah di lantai 11 sejak Yesung belum wamil.
110401 9/24/13 . chapter 38
Di beberapa chapter saya nangis
ShixieL 9/24/13 . chapter 38
Gomawo
Guest 9/24/13 . chapter 1
Trims
BabyRiihyun 9/24/13 . chapter 1
Gomawo sudah membacanya
sparkyu'Nee 9/22/13 . chapter 38
Kkk mana tahu kalau nggak di kasih tahu. Gomawo
9/18/13 . chapter 38
Ini fanfic biasa, nae njch bilang untuk ff ini aku tidak bisa disebut author karena aku hanya menuliskan kisah hidup meski dilamur fiksi. Dan yup, yang luar biasa itu oppadeul. Gomawo reviewnya
dee 9/16/13 . chapter 38
Setuju, banyak nuntut kkk
Chunlin 9/15/13 . chapter 38
Sepertinya Kyuhyun
Kurang tahu. TVXQ atau DBSK itu karena nama yang mereka gunakan itu nama umum, tidak bisa di hak paten. Mungkin SJ juga begitu karena Super dan Junior itu istilah umum, tidak bisa di hak milik. Tapi untuk jelasnya kudu tanya di Koreanya
sparkyumihenecia 9/11/13 . chapter 36
Minuman keras di luar negeri itu bukan semua minuman beralkohol. Di sini sudah rancu tentang istilah minuman keras.
Jangan bicara soal agama, aku tidak mau komentar. Nanti ini review berubah jadi ajang kotbah.
Nggak karena aku nggak tahu soal itu. Ada sumbernya dan kapan waktunya?
.5 9/9/13 . chapter 38
Baik, chingu, salam kenal
Atika 9/8/13 . chapter 38
ok
amkyu nah 9/7/13 . chapter 38
Mereka memang pantas dikagumi
elfelfelf 9/7/13 . chapter 37
Jiah hehehe Nggak janji yach
saya sparkyu 9/7/13 . chapter 38
Saya akan selesaikan sampai ending yang sudah ditentukan
sparkyu 9/7/13 . chapter 37
Oke
forever elf 9/7/13 . chapter 38
Kayaknya kamu review pakai beberapa ID yach? Gaya bahasanya sama tuh. Ok
xxxgigy 9/7/13 . chapter 38
Aku juga suka heran -_-
Mungkin kalau malam tanpa sadar aku jadi cicak di dorm mereka kkk
Iya, dengan tingkat kehadiran 90% memang kemungkinannya dia cuti. DI RS juga sempat ditulis dia mengurus ulang kuliahnya. Aku butuh 3 hari untuk tahu kalau di sana mulainya Februari untuk pendaftaran (*mianhe karena nggak menguasai hangul jadi lamaaaaaaaaa)
Iya, meski mulutnya tajam dia itu orangnya aslinya nggak enakan. Mau syuting minta maaf dulu, selesai syuting minta maaf dulu. Lalu berdasarkan cerita Sungmin, meski menang kalau perang mulut ama hyungdeul, ujung2nya Kyuhyun nelpon eommanya juga buat nangis2 karena ngerasa salah wkwkwk
kyulovers 9/6/13 . chapter 38
Itu nggak bisa janji
ELF Al 9/6/13 . chapter 38
Aku pikir-pikir dulu kkk Gomawo reviewnya
LayChy 03 9/4/13 . chapter 38
Amin
yang jelas pernah tapi tahunnya lupa dan bukan 2007, dan yang mana saya tidak tahu hehehe
dian 9/3/13 . chapter 38
matahari?
xx 9/2/13 . chapter 38
Karena mirip, jadi canggung. Tapi mereka cukup dekat. Tapi tidak bisa terlalu dekat.
Itu perasaan kkk Sama Sungmin aja kalau di depan kamera kaku kan? Padahal semua tahu mereka dekat
Menurutku biar hyungdeul tahu kkk atau biar yeojachingunya tahu? (*smirk)
Gomawo
Cho sahyo 9/2/13 . chapter 38
Di sana tertulis debut tanpa diperkenalkan nggak? hehehe hati2 bacanya, jangan kecepatan tinggi.
anyuen29 8/31/13 . chapter 38
Kkk soal itu aku nggak tahu, belum nonton ulang radio star waktu keduanya bertemu
sparkyumi 8/31/13 . chapter 38
typo itu
.378 8/29/13 . chapter 38
bocoran dilarang hehehe
janyewookyumin 8/29/13 . chapter 38
Waduh
dessy 8/29/13 . chapter 38
Gpp, chingu, di ffnkan tidak saya hapus Tidak ada keharusan hehehe
Senang sekali kalau ff ini bisa memiliki efek sebagus itu
Soal ff-ku, saat baca RS, ada nama iyagi7154 kan? klik aja, nanti akan muncul layar di mana terdapat judul2 ff yang aku muat dif fn. Klik judulnya untuk membacanya
Iya, itu benar yang soal Hankyung. Aku rasa video yang baru saja tersiar cukup menjawab rasa penasaran chingu hehehe
Betul, itu rata2 kumpulan orang polos dan tidak pandai ngomong tadinya kkkk
Terlalu sibuk jadi tidak bisa
Thank you…tolong sampaikan kepada temannya
Belum, semua dari FS dampai RS part 2 masih ada
Gomawo buat semangat dan doanya. GWS
PSPKyunie 8/28/13 . chapter 38
(*dipegang biar jangan lebih lebay hehehe)
Itu panjang kkk Tapi, gomawo buat semua semangat dan dukunganny
Princess kyumin 8/27/13 . chapter 38
Tahu tapi tidak ahli, bahasa Vietnam juga saya minta bantuan mbah google. Gomawo masih setia mengikuti ff ini
azurasky elf 8/27/13 . chapter 38
Mereka pasti lebih nyesek dari kita, jadi jangan ditinggal meski kangen dengan yang tidak ada, karena mereka sudah berdiri untuk member yang tidak berada bersama mereka juga Hwaiting
sparkyuhana 8/27/13 . chapter 38
Pensarannya akan terjawab di ch ini
ryeo ryeo ryeong 8/27/13 . chapter 38
Gomawo reviewnya
dxmul 8/26/13 . chapter 35
add FB ku aja, chingu. Alamatnya ada di TBC
nining wulan 8/26/13 . chapter 38
aigoo…kenapa pakai menggelinjang?
Yup, dia ngomong itu berkali-kali mulai dr 2006 di Hello Chat hingga yang terbaru SJ M
Gomawo reviewnya
elfishyy 8/24/13 . chapter 38
Iya, di video juga dia bilang dia berubah dan baru sadar saat kawannya menegurnya. Bahkan nanti dia akan semakin berubah (*it's real…kalau udah nonton pasti tahu kan?)
Itu kalimatnya Kyuhyun waktu Heechul mencegah dia untuk ikut di SJ M, Heechul membaliknya menjadi kalimatnya.
Ne, SJ memang sangat menginspirasi perjuangannya. Aku juga kagum sama mereka karena hal itu.
ila 8/24/13 . chapter 38
Kibum dan Hangeng tidak bisa terbuka sama sekali kepada member lain.
Member yang lain sudah berusaha, tapi hanya Heechul dan Kyuhyun yang bisa berubah menjadi sedikit terbuka, yang dua laginya tidak. Kangin juga pernah bilang ke Kibum untuk ngomong apa yang dia rasakan, tapi tetap saja Kibum tidak ngomong. Begitu pula dengan Hankyung.
chairun 8/24/13 . chapter 38
Hangeng sebelum masuk SM sudah punya sakit lambung. Waktu training debut semakin parah, puncaknya saat SJ M. Dia butuh istirahat tapi jadwal tidak bisa membiarkan mereka semua libur selama 2 tahun.
Celengan itu kan kecil, chingu, contohnya ada di FB saya. Untuk memuat 12 helai kertas lebih dr cukup Fanfic tetaplah fanfic
tisha kyua kyua 8/23/13 . chapter 38
Bukan digantiin di lagu. Dibaca pelan2 kalimatnya. Kalau setelah perform ada bagian disuruh menunjukkan dance dll, Siwon, Donghae dan Zhoumi pasti ngomong ke MC dan mengganti gilirannya Kyuhyun dengan mereka yg dance, entah dengan alasan ini atau itu. Coba aja dilihat video2nya.
Karena ff ini main cast nya SJ M, video2nya tidak diceritakan dengan detail.
Okta1004 8/23/13 . chapter 38
Iya, sering makan lewat tengah malam dan selalu fast food
elfishy09 8/23/13 . chapter 38
Gomawo reviewnya
novachokyuhyun 8/23/13 . chapter 38
FS mungkin….
Salam kenal juga
Reka ELF 8/22/13 . chapter 38
JIah kkk udah capek2 review ya kudu dibales
Gomawo
Khe-Ai Dyanka 8/21/13 . chapter 38
Mianhe terlalu lama baru update
joanbabykyu 8/21/13 . chapter 38
Yup, Hangeng lambungnya sejak lama tapi kemudian tambah ginjalnya tidak beres.
Tidak salah. Tapi sama seperti SJ M di debut menyanyikan lagu rokkugo di panggung (di ff ini ngga dibahas), itu juga yang di lakukan SJ H. Apalagi mereka diminta naik panggung dnegan waktu yg sangat singkat, jadi mereka naik dengan lagu SJ dan SJ T.
Atika 8/20/13 . chapter 38
Yup, itu benar.
wkwkwk itu sulit soal point krn mereka jarang ketemu hehehe Dan kondisi Kyuhyun di awal SJ M benar2 cukup drop
Tidak, bukan seperti itu. Seperti yang Kyuhyun lakukan soal bed kkkk
Jtgjgk 8/20/13 . chapter 38
SOal DBSK saya tidak mempelajari, nanti takut salah hehehe
pecinta ff 8/20/13 . chapter 38
Gomawo buat semangatnya
sparKYuLia 8/20/13 . chapter 38
Masuk kok komennya
Caranya register dif fn dulu, lalu waktu baca ff ini, di paling bawah kotak review ada tulisan foolow story, follow author, dll. Beri tanda cetang dan save
nuryewookie 8/20/13 . chapter 38
Di ch 38 remake sudah dijelaskan hehehe
Paru paru tidak bekerja baik sehingga pasokan oksigen untuk tubuh tidak cukup. Otak yg kekurangan oksigen akan memicu pembentukan asam lambung berlebih sehingga mengakibatkan muntah
Mereka dekat dengan caranya mereka. Speertinya berita2 belakangan ini sudah cukup jelas hehehe; minum berdua meski Heechul yg terpaksa bayar; tidak mau jadi bintang tamu di radio star demi Kyuhyun (itu kata2 Heechul sendiri); dan banyak lagi
Tapi dengan gayanya orang2 evil kayak mereka kalau dekat…beda dengan yang lain
v3kyuminzhom 8/20/13 . chapter 38
Zhoumi menulis lirik lagu dan dia juga penulis buku kan? kkkk
Yang jelas kondisi Kyuhyun cukup buruk krn jadwal SJ M
Guest 8/20/13 . chapter 38
Oh untuk tahu ff ku, kalau baca ini, di bagian atas judul ka nada tulisan iyagi7154. klik aja. Nanti semua judul ff ku muncul
Gomawo sudah membacanya
readerfanpit 8/20/13 . chapter 38
Remake sudah dibuat, chingu, uhm 50% lebih panjang dr semula.
Soal Kyuhyun dan Heechul akan dilihat di ch 39 ini hehehe
Iya, SJ M muncul benar2 membuat panas bahkan di dalam SJ sendiri sempat keruh
Tenaga Hae kan besar kkk tempat tidur dorm aja bisa patah kayu alasnya gitu…padahal kan harusnya teredam kasur
Memang tenaganya sering merusak barang tanpa sengaja
Waktu dibilang tangannya ada kutukan (pada ngeledek di dorm), dia marah dan mukul kasurnya. Daaaaaaaaaan….kayu bawahnya retak…. speechless kagak tuh
Iya, Kyuhyun hyung yg baik
Kyuhyun cuek kan mulutnya aja, tapi aku yakin dia benar2 klop ama Changmin, makanya Changmin bilang: Kyuhyun ada sahabat yang membuatnya akan datang kapan pun Kyuhyun memerlukannya, dan sahabat yang paling mengerti dirinya sekaligus berani memarahinya wkwkwk
Nay 8/20/13 . chapter 38
Hankyung tumbang itu sungguhan. Dia meringkuk dengan tangan bergetar hebat sampai mau dipanggilkan ambulan tapi dilarang manager SJ M, apalagi Hankyung bilang dia tidak apa2 dan kemudian naik panggung
Gomawo
RATNA 8/20/13 . chapter 38
Gomawo sudah mengikuti video2 SJ, chingu. Mereka memang membuat kita mau nggak mau angkat topi buat perjuangannya
Nisa 8/20/13 . chapter 38
Kita lihat saja nanti wkwkwkwk
NESkyu 8/19/13 . chapter 38
Ne, Heechul pernah bilang, kadang mereka (*hyungdeul) kepikiran buat ngikat si Kyuhyun di tempat tidur biar diam. Siwon juga sempat berpikir mau melarikan Kyuhyun ke backstage saat udah berjalan kayak zombie di panggung. Tapi begitulah Kyuhyun. Hangeng juga sama.
Gyurievil 8/19/13 . chapter 38
Kkk itu real yang dia ditolak pas ngajak minum, dibilang masih terlalu kecil wkwkwkwk Nggak kebayang mukanya Kyuhyun si sok tua kayak apa pas dibilang gitu
tereQ 8/19/13 . chapter 38
Lho, kok nanya golongan darah? Bukan vampire kan? hehehe
Iya, ini semi kerangka, tapi udah di remake. bisa dibaca ulang ch38 nya jika belum
yolandacahya 8/19/13 . chapter 38
Sudah saya remake, chingu, beda timeline ada yg salah kemarin. Bisa dibaca di ch 38
Gomawo reviewnya
Guest 8/19/13 . chapter 38
Sun Le itu manager Hankyung saat ini (sejak keluar dari SJ) sekaligus sahabtanya. Itu real, tanggal segitu Hankyung menerima kedatangannya dan ditegur soal sifatnya yg berubah
Diamond 8/19/13 . chapter 38
Bloggnya sama persis seperti di ff tulis. Masih aktif sampai sekarang.
Hankyung itu real. Kurang dalam lagi carinya. Masuk ke situs China, Vietnam dan yg berbahasa inggris.
Bukan belum stabil, tepatnya drop lagi. Amati aja, tadinya dia muncul cuma kalau nyanyi, variety show kagak pernah ikut, bisa dihitung jari. di panggung cuma part nya aja dan turun kecuali lagu2 yg dance nya slow, itu aja kadang cuma tampil sebentar (bisa dilihat di video2 yg pas Kyuhyun sakit di RS, itu real dia nggak muncul atau pun muncul cuma 1 menit lalu keluar lagi).
Aku nggak ngitungin reader jadi nggak tahu. Gomawo sudah membaca ff ini
annisa tristania 8/19/13 . chapter 38
Ini ff masih banyak kurangnya kok. Gomawo sudah mereview
yuka1506 8/19/13 . chapter 38
kkk Gomawo buat reviewnya chingu
reaRelf 8/18/13 . chapter 38
Hangeng tambah parah krn kurang istirahat dan tertekan
Maii HanHyeWook 8/18/13 . chapter 9
Iya, banyak yg ngira dia itu nggak bisa naik panggung lagi. Tapi berkat tekadnya dan dukungan dr hyungdeulnya, dia bisa bertahan hingga seperti saat ini
heeeHyun 8/18/13 . chapter 38
ok kkk
Maii HanHyeWook 8/18/13 . chapter 8
Mianhe membuat chingu menangis. Itu tidak ada dalam perencanaan hehehe.
riekyumidwife 8/18/13 . chapter 38
Remakenya udah ada lho ch 38 nya diubah cukup banyak
Gomawo sudah mereview
Augesteca 8/18/13 . chapter 38
Dia sakit dan nggak tahan dengan jadwal kerjanya jadi tambah ambruk
Aku nggak ngikutin hal itu, mianhe
diahretno 8/18/13 . chapter 38
kata2 sakti namun menyebalkan kkkk
Iya, Kibum sebenarnya sudah jarang aktif lagi sehabis SS1 Seoul
Remake 38 sudah duiibuat chingu, bisa dibaca ulang
Park Sang Kyung 8/18/13 . chapter 38
Pendek? coba tolong diketik ualng sendiri kkkk
sitakyu 8/18/13 . chapter 38
Kamu salut ama Kyuhyun, kalau Heechul tobat2 kali ngadepin Kyuhyun kkk Tapi lucu kalau 2 orang ini ketemu kayak di intimate note. "Matikan kamrea! Turun! Semua kumpul" walah2 saking gemasnya dia mau ngajak Kyuhyun tarung gitu? wkwkwk
Suka ama duo evil SJ ini
artriastanti 8/18/13 . chapter 38
Kayak orang ngelamun2 telmi gitu tampangnya. Nanti kalau ditepuk cuma senyum ngangguk2
YuKyu 8/18/13 . chapter 38
Hankyung tumbang di backstage itu sungguhan
Belum tahu
casanova indah 8/18/13 . chapter 38
Facial memakainya untuk bikin pelanggan relaks
Memang managemen mereka keras
Iya, aku juga sedih
Apa yang akan Heechul lakukan? Mari kita lihat
Gyurievil 8/18/13 . chapter 37
Hangeng memang keren, tampan dan matanya itu lho hehehe
Jiah…yadong kkkk
celin 8/18/13 . chapter 38
Dari banyak tempat dan teman chingu
Hangeng tidak terbiasa dengan cara orang Korea kerja. Dia sekarang memenuhi impiannya selama di SM. tidur sebelum jam 12, bangun jam 7-8 pagi, siang tidur 1-2 jam, sore bisa berenang dan jalan2…. Di SM mana bisa? Lihat aja oppadeul di SJ
Jadi sudah sakit, beda cara hidup, plus tertekan, numpuk jadi satu
V3 8/18/13 . chapter 38
Remake sudah ada chingu hehehe Semoga mau baca ulang
Chocoteuk 8/18/13 . chapter 38
Panggil aja Iyagi. Aigoo…mana bisa aku disejajarkan dengan mereka.
AKu sih belum apa-apa. Sekarang udah tahu panggilnya apa kan? kkk
Gomawo sudah mereview
Quinnevil 8/18/13 . chapter 38
Sepertinya memang pengecualian. Itu typo kkk Gomawo sudah mengingatkan. Jangan sungkan jika ada kata2 yg penulisannya salah. AKu kadang lupa, dan kudu klik google untuk tahu mana yg benar. Btw, untuk kata naas dan nahas masih jadi bahan pemikiran
anisardyany 8/18/13 . chapter 38
quest itu bisa diganti kok Kalau guest gitu biasanya aku ulang dikit pertanyaannya jadi dia tahu kalau itu balasan buat dia. Pasti dibaca dong. Gomawo
Meda93 8/18/13 . chapter 38
Remake sudah ada di ch38, silahkan dibaca hehehe
Amin, aku juga berharap begitu
Ekspresi cinta bisa dengan berjuta macam cara. Itu sebabnya kisah cinta milyaran orang di bumi ini kagak ada yg sama persis hehehe
AriskaXian 8/18/13 . chapter 38
Kagak tahu tuh kkk
Masak kayak gitu aja benci? Aigoo…dunia udah cukup sulit dihadapi apalagi dengan hati yang dikit2 benci orang lain.
Kalau paru2 tidak bisa bekerja sempurna, hal itu pasti terjadi. Coba dilihat, Kyuhyun sampai sekarang masih suka terengah2… meski tentu saja udah nggak selemah dulu
Ne, Kyuhyun sampai bilang, masa2 itu adalah masa2 yang memalukan dan menyedihkan. Pasti dia kesal karena begitu mudah sakit
Kim Anna 8/18/13 . chapter 38
Kkk Changmin kan bukan tipe penerobos hehehe
Tapi aku juga kangen Changmin sih
kim eun ra 8/18/13 . chapter 38
Chapter ini ada tindakannya Heechul
tya andriani 8/18/13 . chapter 38
Gomawo sudah bersabar hehehe
Choyoungeun 8/17/13 . chapter 38
Belum
Echa Reza 8/17/13 . chapter 38
Tidak. Itu direncanakan setelah SJ M melesat melebihi perkiraan, meski di tenagh pro dan kontra
Coba aj,a ampuh kok. Gomawo reviewnya halmeoni bunny kkkk
Chokyu 8/17/13 . chapter 38
Ne…akhirnya hehehe
lovely yesungielf 8/17/13 . chapter 38
Yup, Hangeng udah berusaha keras. Gomawo buat reviewnya.
Guest 8/17/13 . chapter 38
Sepertinya sudah jauh lebih sehat, setidaknya dia kuat melompat2 kkkk
Yulie purwanie 8/17/13 . chapter 38
Terima kasih juga sudah membacanya
misaki chan 8/17/13 . chapter 38
Remake sudah dibuat, mungkin sudah baca. Gomawo reviewnya
Fitri MY 8/17/13 . chapter 38
Ch 39 membahas itu. Gomawo
sayahaura 8/17/13 . chapter 38
Aku belum tahu, yang jelas habis RS mau istirahat dulu dari ff timeline seperti ini
Jum'ah 8/17/13 . chapter 38
Ne, Hangeng sakit.
fikyu 8/17/13 . chapter 38
Iya, SJ M sulit
8/17/13 . chapter 38
Gomawo. Ch 38 sudah diremake jadi cukup berbeda hehehe
SarangKyuSJ 8/17/13 . chapter 38
Jangan merasa kecil, belum tentu orang lain menganggap ff ku lebih bagus dr milik chingu. Tiap author punya ciri2 tersendiri, so, selama bukan plagiat, mari kita terus menulis hehehe
AKu nyesek banget waktu nulis itu. Uhm, mungkin factor itu ff ngebut tiap hari update sampai kemudian mulai seret wkwkwkwk Gomawo reviewnya
HwangTae Rin 8/17/13 . chapter 38
Semoga suatu hari nanti mereka kembali utuh hehehe
vietaKyu 8/17/13 . chapter 38
aku juga kangen Changmin wkwkwk
Iya. Jadi ingat kalimat Kyuhyun yang dia berdoa agar member lain tetap sehat dan tidak sakit (*terharu banget)
Mianhe lama kkkk
LoveHenry 8/17/13 . chapter 38
Gomawo reviewnya chingu
KyuWook Couple 8/17/13 . chapter 38
Boikotnya begini: tidak membeli album Me SJ M melainkan beli lagi album U dan Don't Don
Chieva chiezchua 8/17/13 . chapter 38
Gomawo buat dukungannya, chingu
8/17/13 . chapter 38
Ne, yang kejadian Hankyung tumbang di back stage dan Kyuhyun ditolak saat ngajak minum karena dibilang maish kecil, itu semua real
Cyworld Heechul itu real bisa dilihat di FB ku
Wah aku belum memerinci seperti itu
Mianhe, untuk cerita yang belum dimuat di sini waktunya, tidak bisa aku bahas. Ditunggu saja mungkin akan dibahas hehehe
Newbiehere 8/17/13 . chapter 38
Atas nama cinta wkwkwk Tapi benar juga sih. Memang aku menyukai SJ sungguh2.
Gomawo sudah mengikuti ff ini
shen shen 8/17/13 . chapter 38
Sedih lebih tepat kayaknya kalau kecewa kesannya nge-jleb banget kkk
Sebenarnya Hankyung berpikiran seperti itu sudah sejak 2007, tapi makin lama makin bertambah niatnya
Kang Shin Ah 8/17/13 . chapter 38
Gomawo reviewnya
Andhianni 8/17/13 . chapter 38
Gomawo buat semangatnya
V3 8/17/13 . chapter 38
Yang jelas bukan joget2 hehehe
hijkLEETEUK 8/17/13 . chapter 38
Aigoo, di sini tokoh fiktif yach (*kedip)
SunakumaKYUMIN 8/17/13 . chapter 38
Ne, Kyuhyun imut banget. Buat Henry dia bisa jadi hyung yang baik hehehe
Zaireen Oksismi 8/17/13 . chapter 38
Dia hanya perlu istirahat dan mengatur pola hidup. Penyakit lambungnya sudah sebelum di SM dan kemudian ditambah ginjalnya berfungsi kurang baik akibat lelah terus menerus. Saat di SM mereka memang terlalu diforsir dengan jadwal yang gila-gilaan.
- kenapa siwon harus dengar suara kyuhyun baru bisa tidur: itu karena dia mencemaskan Kyuhyun sejak yang kasus euisa tersebut. DIa baru bisa tenang setelaH tahu Kyuhyun baik-baik saja saat ditelepon.
- kenapa super junior terbagi menjadi beberapa sub grup? tanyakan yg ngebagi dong kkkk
Uhm, masing-masing orang punya pengalaman berbeda, tidak bisa dipukul rata
Kyujii 8/17/13 . chapter 38
AKu tidak tahu soal berapa banyaknya
kyuqie 8/17/13 . chapter 38
Di FB ku ada. Memang masih semi kerangka
chemista112 8/17/13 . chapter 38
AKu juga, apa boleh buat, mau disempilin juga terasa tidak pas
eka 8/17/13 . chapter 38
Gomawo. Memang yang itu semi kerangka dan sekarang sudah di remake
ay 8/17/13 . chapter 38
Kita lihat saja nanti tentang SJ H….itu kan rencana, bukan pelaksanaan
zizahchoi 8/17/13 . chapter 38
Gomawo buat doanya, chingu. SUkses juga buat vhingu
pipah18 8/17/13 . chapter 38
Gomawo buat reviewnya chingu heheh Iya banyak typo
Panda2 8/17/13 . chapter 38
Iya hehehe Masihuntung bukan panda wkwkwk
Lee Haerieun 8/17/13 . chapter 38
Yang belikan, seperti disebutkan di RS…itu kru SUKIRA wkwkwk Leeteuk irit
babykyupa 8/17/13 . chapter 38
Gomawo
kyutket88 8/17/13 . chapter 38
Iya nih, masak semua2 miliknya dia hehehe Ini semi kerangka, tapi sudah diremake, chingu
Raiaryeong9 8/17/13 . chapter 38
Me too
Panda 8/17/13 . chapter 38
Review gaje kkk
AreynaKyuminElf 8/17/13 . chapter 38
Gomawo
lyELF 8/17/13 . chapter 38
Sun Le itu sahabtanya Hankyung, sekarang managernya Hankyung, dan yang bantu Hankyung kabur
Hankyung sudah cukup lama bertahan, dia sudah mencapai batas ketahananannya
Gomawo buat reviewnya hehehe
Guest 8/17/13 . chapter 38
Ne tapi logatnya benar hehehe
ssi anichubbypleatpleotclludlmpenantian 8/17/13 . chapter 38
Kapan kapan (*smirk)
GaemGyu92 8/17/13 . chapter 38
AKu juga begitu
Iya kkk dia hyung yang baik
kkk Ne, Kyuhyun itu usil
Agoo, jeongmal gomawo buat doanya, chingu.
BunnyKyunnie 8/17/13 . chapter 38
Iya, Hangeng tumbang dan Kyuhyun sakit itu real
Gomawo buat reviewnya hehehe
pandagame 8/17/13 . chapter 38
Dia memang drop waktu SJ M
arianyferyna 8/17/13 . chapter 38
Remakenya udah kagak bingung kan ? kkk Gomawo reviewnya
yolyol 8/17/13 . chapter 38
Me too
Gomawo sudah membaca dan mereview
Krismi 8/17/13 . chapter 38
Ne, ini semi kerangka
keyq 8/17/13 . chapter 38
Mianhe, tugas dunia nyata menempati prioritas utama.
Gomawo sudah bersabar menunggu
Yujin Rei 8/17/13 . chapter 38
Soal panjang, kok aku merasa disindir? hehehe
Udah di remake, chingu, ch 38. Masih setengah kerangka soalnya kemarin
blackautumn24 8/17/13 . chapter 1
Mwo? ada yg 2013 yach? Itu typo paste hehehe Gomawo baut pemberitahuannya.
