Title : RISING STAR Chapter 42

Genre : Brothership

Rating : Fiction T

Cast : Kyuhyun, Leeteuk, Heechul, Hankyung, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Zhoumi, Donghae, Siwon, Ryeowook, Kibum dan Henry.

Disclaimer : All them belong to themselves and GOD.I own only the plot.

Warning : Typos, Geje, OOC, If Read Don't Bash, fanfic just fanfic. Jangan meng-copy paste meskipunmenyertakan nama. Share saja dalam bentuk link ffn, tidak kurang dari itu. Gomawo.

Summary :

.

.

RISING STAR

Chapter 42

.

.

"Gempa sudah mereda!" Salah seorang staff lain memasuki ruangan, membuat semua yang ada di sana tidak jadi berlari keluar gedung. "Ini hanya gempa kecil. Gedung ini dibangun cukup tangguh untuk mengatasi gempa seperti ini. Bisa kita lanjutkan? Kita tidak bisa mengisi dengan iklan terlalu lama."

Hankyung memandang keenam dongsaeng-nya yang tampak ketakutan sama seperti dirinya. Meski ruangan itu tidak berguncang sekeras tadi, tapi mereka masih bisa merasakan getaran gempa.

"Kita harus menyelesaikan acara ini," putus Hankyung. "Bagaimana dengan kalian?"

"Kita lanjutkan," gumam member yang lain setelah beberapa saat terdiam.

Kyuhyun tidak ikut menyahut. Ia masih menimbang baik-buruknya.

"Bagaimana, Gui Xian?"

Kyuhyun mengedarkan pandangannya, mendapati wajah-wajah yang ketakutan. Namun ia juga melihat kemantapan hati mereka untuk melanjutkan acara.

"Aku rasa, kita bertanggungjawab kepada para penggemar untuk menyelesaikan acara ini. Aku tidak akan melarikan diri."

"Bagus." Hankyung merangkul Kyuhyun dengan wajah lega.

Ketujuh namja itu kembali duduk di kursi masing-masing, mencoba mengabaikan getaran-getaran kecil yang masih terasa. Generator dinyalakan untuk menunjang kebutuhan listrik mereka karena aliran listrik dari pusat padam. Reporter membuka berkas di tangannya begitu acara siap dilanjutkan. Setelah beberapa pertanyaan, ia menemukan info yang menarik tentang kondisi Kyuhyun.

"Bagaimana kondisi tubuhmu sekarang, Gui Xian?"

"Hen hao (*sangat baik)," jawab Kyuhyun sambil tersenyum. Ia mulai terbiasa dengan pertanyaan-pertanyaan yang berkisar seputar kondisi tubuhnya. Kyuhyun mencoba menghapus keringat yang muncul di hidung akibat perasaan takut setiap kali getaran kecil gempa kembali muncul.

"Apa hobbymu?" tanya sang reporter lagi.

Semua member SJ M yang lain langsung menyahut mewakili Kyuhyun yang sudah bersiap-siap menjawab. Kyuhyun tertawa ketika semua mengatakan tentang hobby-nya yang sangat akut terhadap game.

"Game apa yang kau sukai?"

"Tai bu xiang huale (*itu keterlaluan)!"protes Kyuhyun dengan logat khas mandarin yang kental. Semua tertawa melihat Kyuhyun lagi-lagi meluncurkan kata-kata andalannya. Mereka cukup terhibur di tengah ketakutan yang mereka tekan sejauh mungkin.

"Game bukan hobby-nya Gui Xian."

Kyuhyun tersenyum lebar, mengira Hankyung akan membelanya.

"Game adalah pekerjaannya," lanjut Hankyung disambut gelak tawa yang lain, sementara Kyuhyun mencoba bersikap tenang. Ditahannya dirinya untuk tidak menggembungkan pipi di tengah wawancara.

"Seandainya Gui Xian tidak menjadi member SJ M, ia mungkin sudah menjadi game master di Korea." Siwon menegaskan.

"Oh, seorang game master?"

Semua kembali tergelak melihat keterkejutan sang reporter, sementara Kyuhyun mulai melepas topeng cool-nya. Ia benar-benar dibuat gemas oleh keusilan member lain. Sejak di China, Kyuhyun menjadi lebih pemalu daripada di Korea. Karena itu para member sering berbuat usil kepadanya saat acara maupun wawancara.

"Bu. Wo bushi (*tidak. Aku tidak)," ucap Kyuhyun mencoba membela diri. Namun tampaknya sang reporter lebih mempercayai member yang lain.

Sepanjang acara, member SJ M saling memegang, memeluk, mencubit pipi, menepuk punggung, mencoba melakukan hal-hal yang membuat mereka semua bertahan tampil seperti biasa. Ryeowook dan Donghae menggelitik wajah Henry yang sedikit kesulitan untuk tersenyum.

"Apa olahraga yang ingin kalian tonton di Olimpiade nanti?" Sang reporter mengajukan pertanyaan kesekian kalinya.

"Ping Pong!" sahut Kyuhyun cepat.

"Bagaimana dengan yang lain?"

"Renang!"

"Basket!"

"Bola volley!"

"Tennis!"

"Panahan!" Kyuhyun kembali menjawab sementara yang lain menyebutkan olahraga kesukaan mereka masing-masing. Lagi-lagi Kyuhyun mendapat serangan dari member lain karena menjawab dua kali. Mereka berebut berbicara tentang ping pong. Sang reporter hanya bisa tertawa dan menunggu keributan kecil itu mereda.

"Belakangan ini kami sering bermain ping pong. Jadi Shi Yuan membeli sebuah meja ping pong," jelas Donghae kepada sang reporter.

Kyuhyun merundukkan tubuhnya untuk menahan tawa. Sekali tertawa, ia susah sekali untuk berhenti.

"Karena semua bisa menikmati ping pong, Shi Yuan berkata 'mari beli sebuah meja ping pong'. Kemudian dia membeli satu."

"Shi Yuan yang membayarnya?" Sang reporter menatap Siwon dengan takjub.

"Dui, itu merupakan hadiah untuk kami," jelas Hankyung.

Pertanyaan-pertanyaan lain kembali bergulir. Di penghujung acara, reporter meminta member SJ M menyampaikan pesan kepada para penonton. Namun ia menyebut Kyuhyun sebagai Li Xu.

"Li Xu?" Kyuhyun dan Siwon bertanya serempak.

"Duibuqi (*maaf). Silahkan, Gui Xian."

"Terima kasih untuk para fans atas semua dukungan kalian. Aku berharap kami akan semakin berkembang bersama dengan kalian." Kyuhyun tersipu karena mengucapkan kalimat tadi dalam bahasa Korea. Ia pun mengingat-ingat kalimat mandarin yang sudah ia pelajari. "Aku pikir fans di China sangat cute. Xie Xie."

Hankyung diam-diam mengacungkan ibu jarinya ke atas, memberi selamat kepada Kyuhyun yang berhasil menutup acara dalam bahasa mandarin.

Reporter memberikan kata penutup sebelum mereka semua melakukan salam Super Junior M sebagai tanda bahwa acara telah selesai.

.

.

"Kita berhasil." Hankyung menepuk mereka satu per satu.

"Cepat keluar dari sini!" Manager hyung mendorong mereka meninggalkan ruangan.

"Apa yang harus kita lakukan sekarang?" Kyuhyun bertanya kepada member yang lain, namun tak seorangpun menjawab. Mereka semua belum pernah mengalami gempa sebelumnya. "Aigoo, hyungdeul, Henry, apa yang harus kita lakukan sekarang? Kenapa kalian diam saja?"

Kyuhyun mulai merasa takut. Lebih takut dari sebelumnya.

"Gui Xian, tangga darurat."

Kata-kata Zhoumi menyadarkan Kyuhyun. Ia menarik lengan manager hyung yang berjalan menuju lift. "Hyung, lewat pintu darurat saja."

"Ini 24 lantai." Manager hyung keberatan. "Lagipula gempanya sangat kecil."

"Aku setuju dengan Gui Xian. Kita lewat tangga darurat saja. Meski getarannya kecil, tak ada yang menjamin lift tidak akan macet." Hankyung mengajak mereka semua ke pintu darurat yang ditunjuk Zhoumi dan Kyuhyun.

Entah berapa banyak gempa kecil yang terjadi selama mereka menjalani acara hingga saat ini. Semua berusaha menuruni tangga dengan sikap tenang. Hampir seluruh gedung itu telah dikosongkan, sehingga tak ada yang berdesak-desakan dengan mereka.

.

.

"Hyung, gempanya cukup besar, tapi tampaknya tidak parah," cetus Zhoumi.

Ketujuh namja itu melihat sekeliling. Manager hyung dan para staff NetEase telah berada di halaman gedung. Di jalan, mobil-mobil berhenti. Terjadi kemacetan karena lampu lalu lintas tak berfungsi. Di sekeliling mereka, para pegawai kantor, pedagang, dan orang yang lalu-lalang berkerumun di tempat yang lapang. Tampaknya semua gedung dan pertokoan dikosongkan seketika.

"Syukurlah tak ada yang celaka." Siwon tersenyum kecil. Ia menarik tangan Kyuhyun dan menggenggamnya. Meski ia senang dengan kondisi yang ia lihat, namun perasaan gelisah yang ia rasakan tidak juga hilang.

Kyuhyun memandang Siwon dengan diam, dan berusaha tersenyum ketika hyungnya itu menatapnya. Ia baru saja mengecek HP yang ia miliki. Tak ada sinyal sama sekali.

Gempa ini jauh lebih parah dari yang terlihat.

Meski begitu, Kyuhyun memilih berdiam diri. Ia tak ingin membuat dugaan apapun di saat Siwon merasa begitu gelisah. Ia sendiri sebenarnya sangat ketakutan meski berusaha terlihat tenang.

Semua duduk di luar gedung, menunggu hingga situasi dinyatakan aman. Lalu lintas mulai kembali lancar setelah beberapa polisi diturunkan. Ketika mobil-mobil polisi bersirene, mobil pemadam kebakaran, dan ambulan melewati jalan hingga beberapa rombongan; Hati ketujuh namja itu kembali was-was. Begitu pula semua yang melihat.

Donghae memeluk Kyuhyun dari samping begitu erat, sehingga Kyuhyun balik memeluknya. Ryeowook dan Henry saling merangkul tanpa bicara. Zhoumi dan Hankyung berpandangan. Mereka mulai yakin ada yang tak beres mengenai gempa ini. Siwon duduk sambil mengaitkan kedua tangannya, mencoba berdoa di dalam hati.

"Kita balik ke hotel. Lalu lintas dan hotel kita dalam kondisi aman." Manager SJ M mengajak mereka menuju mobil.

Tak ada yang berbicara selama perjalanan.

.

.

Di hotel, mereka langsung berpencar tanpa banyak bicara. Ryeowook menarik Henry dan memaksanya mandi sebelum berganti pakaian. Siwon, Donghae, Zhoumi, dan Hankyung berdiam diri di ruang duduk; Menunggu giliran mandi sambil mencoba HP mereka masing-masing. Kyuhyun muncul dari dalam kamar. Ia meletakkan laptop-nya di meja ruang duduk dan kemudian membukanya.

"Saat seperti ini, kau masih ingin bermain game?" tanya Zhoumi keheranan.

Kyuhyun tidak menyahut ataupun membela diri ketika hyungdeul yang lain ikut memandangnya dengan heran. Tanpa banyak bicara, namja itu masuk ke website Korea untuk mencari tahu yang baru saja mereka alami. Kyuhyun bersyukur sinyal internet tidak sampai putus seperti sinyal telepon.

Salah satu gempa terbesar?

Kyuhyun mencoba memasang wajah tenang sambil melanjutkan membaca.

USGS memperkirakan gempa utama berkekuatan 7,8 skala Richter berpusat di Wenchuan, Sichuan, terjadi pada pukul 14.28 CST. Getaran gempa terasa hingga Bangkok, Thailand. Belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban, tetapi berdasarkan luas area yang mengalami kerusakan, gempa ini diperkirakan termasuk gempa yang parah. Sampai saat ini sudah ribuan orang yang diperkirakan hilang. Aigoo…. Ini gempa yang sangat parah…...

Kyuhyun hendak menutup laptop-nya ketika sebuah tangan menahan.

"Bagaimana situasinya?"

Kyuhyun tidak menjawab. Ia bergeser agar Hankyung bisa membacanya sendiri. Leader SJ M itu menjadi pucat dan gemetar saat melihat apa yang terpampang di layar. Saat Henry dan Ryeowook keluar dari kamar mandi, tanpa banyak bicara Kyuhyun bergegas masuk ke salah satu kamar mandi yang tersedia, mencoba menenangkan perasaannya setelah melihat foto-foto dari satelit tadi.

.

.

Tak ada seorangpun yang menyalakan televisi; Mereka menunggu semua selesai mandi dan berkumpul di ruang duduk. Hankyung melirik keenam dongsaengnya sebelum menekan tombol remote. Sepertinya apa yang mereka cemaskan ketika melihat begitu banyaknya aparat yang lewat, tidak meleset jauh. Televisi memberitakan hal yang sesungguhnya terjadi tadi. Semua seperti yang Kyuhyun dan Hankyung baca di website Korea.

Pemerintah RRC dalam dua jam sejak gempa terjadi bereaksi dengan cepat. Perdana Menteri Wen Jiabao langsung terbang ke daerah bencana. Militer RRC mengerahkan 50 ribu tentara lebih untuk misi penyelamatan. Palang Merah RRC mengirim 557 tenda dan 2500 selimut ke kabupaten Wenchuan. Yayasan Tzu Chi dari Taiwan menjadi tim bantuan luar negeri pertama yang diizinkan pemerintah RRC untuk mengirimkan tim bantuan ke kawasan bencana. Akses transportasi yang rusak akibat bencana serta kondisi alam di sebagian kawasan yang terkena dampak gempa membuat tim bantuan kesulitan untuk mencapai beberapa daerah yang kondisinya paling buruk. Guangzhou akan menjadi salah satu titik pengungsian korban yang selamat karena letaknya yang tidak terlalu jauh namun di luar daerah siaga gempa karena wilayahnya cukup stabil.

Kyuhyun berjalan menuju jendela hotel. Kesibukan tampak di jalan raya kota Guangzhou. Suara sirene belum juga reda, mencengkeram perasaan orang-orang yang mendengarnya. Halaman hotel yang luas tidak mampu meredam kesibukan yang terjadi di jalan raya, yang biasanya bisa teredam dengan baik.

"Kyuhyunie…" Ryeowook memeluk Kyuhyun dari belakang, dan menyandarkan kepalanya ke punggung dongsaengnya. Meski mereka selamat, tak urung Ryeowook merasa gemetar mengingat mereka baru saja lolos dari bencana. Namja itu tidak pernah mengalami gempa sebelumnya, dan tidak mengerti bahwa gempa bisa separah itu. Seandainya ia tahu, ia akan memilih untuk lari dan menghentikan acara. Mengingat keputusan nekad yang tadi mereka ambil, Ryeowook merasa benar-benar bersyukur mereka semua masih hidup.

"Telepon sudah berfungsi!" Zhoumi berseru sambil melambaikan handphone-nya dengan perasaan lega meski kecemasan akan kondisi keluarganya masih tampak. Ia segera menghubungi ayah, ibu, dan kakeknya yang berada di Wuhan. Namja itu bersyukur keadaan di sana baik-baik saja, hanya terkena efek kecil dari gempa susulan.

Hankyung juga merasa lega mendengar kabar keluarganya tidak terkena efek dari gempa. Namun toko dimsum di Beijing sempat dikosongkan saat gempa terjadi.

"Kau baik-baik saja? Syukurlah." Siwon tersenyum lega setelah mengetahui keadaan sepupunya yang berkuliah di Beijing. Mereka bercakap-cakap untuk beberapa saat sebelum namja itu menghubungi orang tuanya.

"Siapa yang menangani kejadian ini?"

Kyuhyun mengerutkan kening mendengar pertanyaan sang appa yang tengah ia hubungi.

"Kyuhyunie, China dan Korea sangat berdekatan. Negara kita juga memiliki hubungan yang cukup baik. Tanyakan siapa yang menangani kejadian ini di China. Kami akan mencoba memberikan bantuan." Kim Hanna, sang eomma, mencoba menjelaskan maksud pertanyaan suaminya.

"Akan aku cari tahu, Appa, Eomma." Kyuhyun merasa terhibur mendengar kata-kata kedua orang tuanya. Selama beberapa lama tinggal di China dan mengenal berbagai kota serta penduduknya, Kyuhyun ikut merasa terpukul melihat kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa hari ini.

"Kyuhyun-ah, jika memungkinkan, cobalah membantu sebanyak yang kau bisa, arrachi?"

"Arraseo, Appa."

Kyuhyun menutup telepon dengan perasaan yang jauh lebih ringan. Ia kini mencoba menghubungi Ahra, untuk memberitahu bahwa keadaannya baik-baik saja.

"Sepertinya gempa ini sangat besar dan mencemaskan." Ryeowook melihat semua member termasuk Henry dan Donghae menghubungi keluarganya masing-masing. "Aku harus menghubungi orangtuaku juga. Jangan sampai mereka khawatir."

"Teuki hyung tidak mengangkat teleponku," keluh Kyuhyun dengan wajah muram.

"Dia ada di sini." Hankyung menunjuk HP-nya. "Ne, Teuki hyung. Kami semua baik-baik saja. Ne? Kami memang terjebak gempa, tapi tidak apa-apa. Gempa di sini tidak besar…tidak sampai merusak bangunan."

Kyuhyun memperhatikan Hankyung yang sibuk bercakap-cakap dengan member SJ yang berada di Korea. Tanpa sadar namja itu memajukan bibirnya dengan perasaan kesal. "Kenapa Teuki hyung pilih kasih?"

Melihat itu, Ryeowook tertawa dan merangkul Kyuhyun. "Itu telepon dari Heechul hyung, Kyuhyunie. Kita senasib. Teuki hyung juga tidak pernah mengangkat telepon dariku."

"Jangankan kalian. Telepon dariku saja tidak dia angkat," ujar Hankyung sambil mencoba tersenyum. Ia baru saja menutup pembicaraan di telepon.

"Tapi seharusnya Teuki hyung mengangkat telepon dariku."

"Dasar magnae manja." Donghae menjitak pelan kepala Kyuhyun.

"Aku bukan magnae di sini!" Kyuhyun merengut. Matanya membulat melihat Henry tertawa lebar. Tawa pertama magnae SJ M itu sejak kembali ke hotel. "Yak! Henry-ah! Aku ini hyung-mu!"

"Arra…arra… Kau ini memang seorang hyung." Zhoumi merangkul Kyuhyun dari sisi yang lain sambil terkekeh.

"Tutup mulutmu, Zhoumi ge. Kau hanya meledekku."

Kata-kata Kyuhyun yang ketus justru membuat Zhoumi tergelak dan menepuk pipi Kyuhyun dengan gemas.

"Sebenarnya Teuki hyung mengangkat telepon dariku, bahkan kami menangis bersama karena merasa kangen." Donghae tersenyum lebar.

"Mwo?!" Kyuhyun, Ryeowook, dan Hankyung memasang wajah protes.

"Jam berapa Donghae hyung menepon?" tanya Ryeowook. "Aku pernah mencoba 5x dalam sehari, tak sekalipun diangkat."

"Kalau tidak salah jam 4 pagi."

Seruan kesal bermunculan di ruang duduk. Zhoumi dan Henry tersenyum melihat semua itu. Daripada sekedar member, Super Junior seperti sebuah keluarga besar. Mereka saling merindukan satu sama lain, dan kadang merasa cemburu jika tidak mendapat perhatian yang sama.

"Di mana Shi Yuan?" Pertanyaan Hankyung yang baru menyadari sosok Siwon menghilang, hanya dijawab tangan-tangan yang menunjuk ke arah pintu kamar. Hankyung bergegas melangkah ke sana.

"Siwon hyung sedang menangis," gumam Henry yang sempat mengintip ke dalam beberapa waktu lalu. Hal itu membuat Hankyung mengurungkan niatnya memasuki kamar Siwon. Ia berpikir Siwon membutuhkan waktu sendiri saat ini.

"Manager hyung… Untuk acara di Nanshan besok, bisakah kita batalkan?" Hankyung mendekati sang manager yang baru saja datang.

"Ne, aku rasa, acara permainan tidak cocok." Donghae ikut bergabung.

"Menyanyi juga kurang cocok," gumam Ryeowook.

"Kita tidak mungkin tertawa, apalagi Siwon hyung…." Henry teringat betapa sulitnya ia tersenyum selama di studio. Meski gempa tadi sangat kecil getarannya, Henry merasaketakutan setengah mati karena mereka berada di lantai 24.

"Kita bisa menggantinya dengan hal lain yang berkaitan dengan bencana ini."

"Zhoumi benar." Hankyung mengangguk setuju.

"Kita punya daya tarik yang kuat." Kata-kata Kyuhyun membuat semua meliriknya dengan bingung. "Kita bisa menggunakan daya tarik kita untuk menghimbau banyak orang menyumbangkan bantuannya. Juga untuk memberi mereka pengetahuan mengenai gempa. Aku sendiri tadi merasa bingung apa saja yang perlu dilakukan jika mengalami gempa. Bahkan hyungdeul tidak mengacuhkan pertanyaanku. Padahal aku benar-benar takut..."

"Dui bu qi, Gui Xian. Aku sama tidak mengertinya denganmu," ujar Hankyung dengan wajah menyesal. "Usulan Gui Xian sangat bagus. Kita coba membujuk penyelenggara acara besok."

Manager hyung tampak mempertimbangkan hal itu. Sementara yang lain mengangguk setuju, beberapa member sedikit bingung dengan usul Kyuhyun.

"Aku akan menghubungi pihak acara mengenai hal ini. Kalian bersiaplah. Besok pagi kita ke Nanshan untuk acara…." Manager hyung kehilangan kata-kata.

"Acara pendidikan." Donghae menyahut dengan polosnya sehingga semua mau tak mau tersenyum geli.

"Manager hyung, adakah yang bisa kita lakukan untuk menolong mereka? Menjadi sukarelawan, menyumbang dana, atau hal-hal lainnya yang lebih nyata?" Pertanyaan Hankyung disambut anggukan yang lain. Namun manager hyung menggeleng.

"Kita punya jadwal ketat. Tak ada yang bisa kita lakukan kecuali pihak acara membatalkan. Lagipula, keselamatan kalian tanggungjawabku. Aku tak bisa membiarkan kalian mendekati daerah bencana untuk alasan apapun."

Keenam namja itu saling berpandangan begitu manager hyung keluar. Hankyung terduduk dengan perasaan kesal. Matanya kembali melirik ke televisi yang memuat berita evakuasi korban dan pengungsi. Ia terhenyak ketika disebutkan bangunan yang paling banyak runtuh adalah sekolah dasar dan taman kanak-kanak. Karena gempa terjadi di saat jam sekolah masih berlangsung, korban dari anak-anak diperkirakan cukup besar.

"Kita baru saja mendapatkan dana untuk sebuah sekolah. Tapi sekarang, yang hancur jauh lebih banyak. Bagaimana mungkin kita hanya berdiam diri seperti ini?"

Hankyung mengacak rambutnya dengan perasaan kesal yang semakin memuncak. Zhoumi memeluknya untuk menghibur dengan bahasa mandarin, sehingga yang lain hanya bisa melihat dengan diam.

Kyuhyun memilih masuk ke dalam kamar yang ditempati Siwon dan Zhoumi. Ketika ia membuka pintu, ruangan hanya diterangi lampu tidur. Jendela yang terbuka tidak membuat kamar semakin terang karena hari sudah bergerak malam. Jam dinding menunjukkan pukul 10. Siwon tampak berlutut di sisi tempat tidur. Kedua tangannya dilipat dan kepalanya tertunduk dengan sikap berdoa. Namja itu mengucapkan doa di sela-sela isakan tangisnya.

Kyuhyun duduk diam, menunggu Siwon selesai. Namun setelah tiga puluh menit berlalu, tak ada tanda-tanda bahwa Siwon akan mengakhiri doanya. Kyuhyun menunggu lagi beberapa lama sebelum akhirnya membanting dirinya ke tempat tidur Zhoumi. Ia tersenyum saat Siwon yang menyadari adanya seseorang di kamar itu, mengakhiri doanya.

"Sudah kuduga itu kau," gumam Siwon lirih.

Namja itu menghapus air matanya dan duduk di sisi tempat tidurnya sendiri. Kedua bahunya yang biasa tegap dan gagah, kini terbungkuk akibat kesedihan yang begitu bukan tempat yang asing bagi Siwon. Sebelum bergabung dengan SM, ia sudah bersekolah beberapa lama di Negara tirai bambu tersebut. Melihat begitu banyaknya korban di negara yang sudah menjadi negara kedua baginya, hati Siwon terasa hancur.

"Siwon hyung, bagaimana kalau kita juga melakukan sesuatu yang lain selain berdoa?"

"Sesuatu yang lain?"

"Ne, nae Appa dan Eomma hendak mengirimkan bantuan ke China. Hyung mau ikut?"

Siwon terdiam. Ia mencoba mencerna kata-kata Kyuhyun dengan kepala yang penuh dengan gambar-gambar daerah gempa yang tadi dilihatnya.

"Tentu saja aku mau!" Namja itu nyaris melonjak setelah menyadari apa yang Kyuhyun tawarkan. Ia mulai bisa tersenyum lebar. Wajahnya yang muram berangsur cerah. "Kau benar-benar baik, Kyuhyunie. You are my Rising Star."

"Hyung!" Kyuhyun menghela napas mendengar perkataan Siwon. Terkadang ia ingin sekali membuat hyungnya yang polos itu menyadari bahwa kata-katanya kadang membuat orang lain jengah. Namun Kyuhyun tidak setega Eunhyuk dan Donghae yang langsung memarahi Siwon jika terlalu mengurusi urusan mereka.

Kyuhyun menepuk-nepuk punggung Siwon yang kini memeluknya dengan erat. "Jangan menangis lagi, arra? Lebih baik hyung mempersiapkan apa saja yang ingin dibagikan."

"Akan aku siapkan malam ini juga." Siwon bangkit dengan semangat. Namun kemudian ia berdiri dengan diam sambil memandang Kyuhyun yang masih duduk di tepi tempat tidur Zhoumi. Kyuhyun menggoyangkan kedua kakinya yang menggantung seperti anak kecil.

"Uhm, Kyuhyunie, apa kau akan tidur sekamar denganku lagi?"

Kyuhyun memandang wajah Siwon yang tersipu malu karena menanyakan hal itu.

"Apakah harus?"

Pertanyaan Kyuhyun membuat Siwon mengerjap bingung. " Tentunya jika kamu mau."

"Aku tidak mau."

Kyuhyun meringis karena wajah kecewa Siwon tampak sangat lucu saat mendengar jawabannya.

"GEMPA! SEMUA KELUAAAR!"

Teriakan itu membuat Kyuhyun dan Siwon berjengit. Belum juga Kyuhyun bereaksi, Siwon sudah menarik tangannya dan berlari keluar kamar. Keduanya terengah-engah saat mencapai halaman hotel. Mereka mencari member yang lain dan berkumpul menjadi satu.

Hankyung segera berhitung di dalam hati. Satu. Dua. Tiga. Empat. Lima. Enam. Lengkap! Syukurlah…

"Hankyung hyung!" Keenam namja yang lain langsung menahan tubuh Hankyung yang limbung.

"Gwenchanayo," gumam Hankyung sambil tertawa tanpa suara. Dipeluknya keenam dongsaengnya erat-erat. Tadi lututnya terasa lemas karena perasaan lega yang muncul. Lega karena tak satupun dongsaengnya tertinggal ketika mereka menuruni hotel.

Mereka semua berdiam diri bersama manager hyung dan tamu-tamu lain, menunggu arahan selanjutnya dari pihak hotel. Hingga lima belas menit kemudian belum ada pemberitahuan apapun.

"Sebenarnya aku tidak merasa adanya gempa," gumam Henry. Ia memeluk tubuhnya dengan kedua tangan. Berdiri di halaman hotel yang terbuka tanpa jaket membuatnya kedinginanan. Masuk ke kamar dan beristirahat dalam selimut tebal yang hangat merupakan impiannya saat ini.

"Sepertinya cuma rumor." Zhoumi menarik kesimpulan setelah mendengar perbincangan di sekelilingnya.

Meski demikian, petugas hotel mulai membagikan mereka selimut agar tidak kedinginan dan menyarankan semua tamu untuk sesering mungkin berada di luar. Manager hyung kembali masuk setelah dinyatakan aman. Ia membawakan barang-barang yang diinginkan para member.

"Dalam 8 jam, korban meninggal sudah mencapai 6000 orang. Tapi masih begitu banyak daerah yang belum selesai dievakuasi." Hangeng bergumam. Matanya menangkap sosok Kyuhyun yang berdiri sambil menatap kosong ke arah langit. Dongsaengnya itu sama sekali tidak menyentuh laptop dan gadgetnya yang dibawakan manager hyung.

Hankyung berjalan mendekat. Tanpa bicara dipeluknya Kyuhyun dengan erat. Tubuh kaku itu tidak membalas pelukannya sama sekali. Hankyung kemudian menepukkan tangannya pada punggung Kyuhyun, masih tanpa bicara. Ia tersenyum ketika Kyuhyun mulai memandang ke arahnya. Direngkuhnya kepala itu dan memeluk Kyuhyun semakin erat.

"Jangan kuatir. Kita semua akan baik-baik saja. Kita semua pasti baik-baik saja. Bukankah hyung sudah berjanji akan melindungimu juga member yang lain?"

Kyuhyun memejamkan mata mendengar kata-kata yang dibisikkan Hankyung di telinganya. Perlahan tangannya bergerak memeluk hyung China-nya itu. Hankyung kembali menepuk punggung Kyuhyun saat merasakan pelukan dongsaengnya semakin erat, pertanda Kyuhyun sangat ketakutan, jauh lebih ketakutan daripada yang bisa diperlihatkannya.

"Ayo kita bergabung dengan mereka." Hankyung menarik Kyuhyun ke salah satu pojok halaman di mana yang lain sudah menempatkan diri sambil bergelung dalam selimut.

Ketujuh namja itu kini berkumpul merapat satu sama lain untuk menahan hawa dingin. Bergantian mereka bercerita hal-hal yang lucu, menghitung bintang, dan permainan lainnya yang membuat semua terhibur. Ketika kantuk mulai datang, mereka berdiam diri sambil berpelukan atau bersandar kepada member yang lain.

Donghae memeluk Kyuhyun dan Ryeowook yang berada di sisinya dengan perasaan yang bercampur aduk.

"Aku ini orang yang beruntung," bisik Donghae.

Namja itu tersenyum saat keenam pasang mata memandangnya penuh tanya.

"Meski tidak memiliki hubungan darah, kita benar-benar seperti hyung dan dongsaeng; Hyungdeul melindungi dongsaengdeul; Dongsaengdeul menuruti yang dikatakan hyungdeul. Sama seperti di Super Junior… Aku sungguh merasa beruntung."

"Donghae-ah…" Hankyung beranjak mendekat untuk memeluk Donghae. Akhirnya mereka semua memeluk Donghae yang kini menangis karena bahagia.

Seperempat jam kemudian, manager hyung tersenyum melihat ketujuh namja yang ia asuh telah tidur bertumpang tindih satu sama lain. Malampun semakin larut. Semua baru kembali ke dalam hotel setelah pagi menjelang.

.

.

13 Mei 2008

Seoul, Korea.

Petinggi SM terus memantau kondisi di China dengan membaca berita-berita yang beredar. Meski manager SJM sudah memberi tahu bahwa mereka semua dalam keadaan aman, namun gempa susulan masih memiliki resiko. Ia tidak memungkiri bahwa dirinya merasa sangat cemas.

Semua member grup pradebut yang tidak terpilih bisa dibubarkan. Namun karena Saya sudah membuat kontrak dengan mereka, Saya harus bertanggung jawab. Dari member-member itu Saya membentuk sebuah grup yang bisa melakukan baik musik maupun variety show, yaitu Super Junior. Mereka menumpahkan darah, keringat, dan air mata untuk bertahan. Kami merasa bersalah, jadi kami menolong mereka.

Petinggi SM terpekur mengingat kata-katanya saat wawancara 3 tahun lalu.

Bukan hal seperti ini yang aku maksud. Tapi jika menarik mereka semua sekarang, banyak kontrak yang harus dibatalkan. Itu akan berakibat fatal, baik bagi perusahaan maupun bagi mereka sendiri. Semua kerja keras mereka selama ini akan sia-sia…

"Seonsaengnim, apakah kita perlu menarik SJ M kembali ke Korea?"

Petinggi SM tidak menjawab. Ia berjalan menuju sisi ruangan yang berjendela kaca besar, di mana ia bisa melihat ke luar dengan jelas. Terbayang diingatannya saat pertama memutuskan Kyuhyun akan debut.

"Mari kita lakukan dengan baik."

Sepasang mata berpupil hitam besar itu menatapnya dengan bingung.

"Apa yang dilakukan dengan baik?"

Petinggi SM tersenyum mengingatnya. Ia yakin, Kyuhyun tidak pernah membayangkan menjadi seorang anggota boyband. Tetapi sejauh ini, ia mengakui Kyuhyun sudah melakukan semuanya dengan baik.

"Biarkan mereka tetap di sana tetapi jagalah komunikasi dengan manager SJM. Lakukan apa yang bisa dilakukan untuk mengamankan mereka." Petinggi SM memberi perintah kepada ajudannya.

"Bagaimana dengan Kangin sshi dan Heechul sshi, Seonsaengnim?"

"Mereka sudah datang? Suruh mereka masuk."

Sang ajudan keluar beberapa saat. Tak lama kemudian, Kangin dan Heechul memasuki ruangan. Petinggi SM tanpa basa-basi langsung menyodorkan sebuah map ke hadapan mereka.

"Mungkin kalian sudah mengetahui bahwa baik SM, DSP, dan YG mulai memasuki dunia drama musical." Petinggi SM langsung berbicara begitu keduanya berdiri di hadapannya. "Prospeknya cukup bagus. Karena itu SM Art Corporationakan membuat drama musical pertama bagi SM. Aku menunjuk kalian berdua sebagai pemeran utamanya. Drama musical itu akan berlangsung dari tanggal 9-11 September di Yonkang Hall, Doosan Art Center. Tetapi sejak latihan hingga hari pementasan akan diliput sebagai sebuah variety show. Aku harap kalian bisa sukses di bidang ini sama seperti Bada sshi SES. "

"Seonsaengnim, bukankah kami masih memiliki kewajiban konser?" tanya Kangin.

"Jadwal resmi belum ditentukan." Heechul mendahului menjawab. Petinggi SM menyambutnya dengan senyum. "Kapan akan dimulai, Seonsaengnim?"

"Juni ini."

"Juni?" Kangin memandang Heechul dan Petinggi SM silih berganti. "Tapi, Heechul sshi akan melakukan pencabutan pin sesudah Dream Concert."

"Itu bukan masalah." Heechul menyeringai ketika Petinggi SM menunggu jawabannya tanpa menanggapi protes Kangin. "Aku akan ikut. Kangin sshi?"

Kangin memandang Heechul sejenak sebelum mengangguk dengan berat hati. "Aku bersedia, Seonsaengnim."

"Heechul sshi."

"Ne, Seonsaengnim?"

"Kau akan ikut ke Hollywood Bowl?"

Heechul terdiam. Di satu sisi ia teringat kata-kata terakhirnya mengenai tidak akan bernyanyi di atas panggung selain sebagai Super Junior. Ia yang dulu, akan langsung mengubah keputusannya. Meski tersenyum getir Heechul akhirnya mengangguk. "Ne, Seonsaengnim, aku akan tampil di panggung sebagai SJ T."

"Kau banyak berubah. Heechul sshi yang dulu…."

"Heechul sshi yang dulu hanya memikirkan diri sendiri. Tetapi Heechul sshi yang sekarang memiliki sesuatu yang ingin ia lindungi," potong Heechul cepat. Ia membungkukkan diri untuk berpamitan dan berlalu. Namja cantik itu khawatir jika Petinggi SM memancingnya lebih jauh lagi, emosinya akan tersulut dan mengambil keputusan yang akan ia sesali.

.

.

Kangin langsung menarik Heechul yang berjalan di depannya, tepat sebelum namja cantik itu membuka pintu mobil. "Hyung, kau gila! Seharusnya kita menolak permintaan Seonsaengnim!"

Heechul menepuk kepala Kangin dengan keras. "Pabo! Kau pikir Seonsaengnim meminta persetujuan kita? Bahkan Kyuhyunie saja tidak bisa kita cegah kepergiannya ke China!"

"Tapi, hyung…."

"Kangin-ah, kau sudah mendengar alasan Kyuhyunie tetap memanah waktu itu?"

Mata Kangin menjadi keruh. Ia tanpa sadar mengepalkan kedua telapak tangannya dengan perasaan marah. "Seonsaengnim ingin membuat kita dikenal sebagai idol yang mengundang rasa iba. Kita harus meraih semua dengan cucuran keringat, darah, dan air mata."

"Kalau Kyuhyunie bisa menanggung semua itu dengan kondisinya, apa kau bermaksud meremehkanku?" Heechul memandang Kangin tajam hingga dongsaengnya itu terpaksa memandang ke arah lain.

"Mianhe, hyung. Aku bukan meremehkanmu. Aku hanya kuatir jika kakimu kembali patah karena memaksakan diri."

"Bahkan jika kakiku patah, aku akan menyeret kaki yang patah ini dan terus berlatih!" teriak Heechul kesal.

"Hyung! Jangan bicara macam-macam! Mana mungkin…."

"Apa yang mana mungkin?! Kyuhyunie bisa memaksa tubuhnya melakukan dance, mengapa aku tidak?! Pencabutan pin tidak seperti kondisi Kyuhyunie. Dia seharusnya beristirahat satu tahun penuh! Dia hanya boleh melakukan fisioterapi, duduk, dan berjalan-jalan ringan. Tapi apa yang magnae itu lakukan?! Aku benar-benar ingin mengikatnya di tempat tidur!"

Kangin meringis ketika Heechul menggebrak atap mobil dengan kesal. "Aku tidak mau kalah dengannya. Pencabutan pin hanya membutuhkan waktu pemulihan sebentar. Aku pasti bisa menjalani semuanya dengan baik."

"Kalau itu yang hyung mau, aku akan mendukungnya."

Heechul menepuk kedua bahu Kangin dengan gembira. "Apapun yang terjadi, jangan biarkan ELF melihat kita menyedihkan."

"Aku berjanji akan mendukung Heechul hyung. Kita pasti bisa menyelesaikan semua ini dengan baik."

"Aku mengandalkanmu, Kangin-ah." Heechul menyeringai lebar. "Lagipula, menjadi grup yang selalu mencoba hal baru yang dibuat oleh managemen, itu sesuatu yang menyenangkan juga."

"Ah, benar, hyung! Drama, lalu Drama Musical… Semua yang pertama dibuat oleh SM, kita diminta mencobanya dahulu."

"Kangin-ah."

"Ne?"

"Apakah keputusanku ikut ke Hollywood Bowl merupakan pertanda bahwa aku melemah?"

Kangin memandang Heechul sambil menggelengkan kepalanya. "Sama sekali tidak, Heechul hyung. Heechul hyung yang sekarang, meski berpikir ulang tentang keputusannya, tapi dia terlihat sangat kuat. Orang yang sangat kuat adalah orang yang bisa mengalahkan dirinya sendiri."

"Aku memang hebat." Heechul menyeringai puas.

.

.

Sementara itu di China, Hankyung membuka cyworld-nya sambil menunggu member lain bersiap untuk acara wawancara.

Berharap semua orang selamat.

Ketik namja itu.

Siang ini, selama kami melakukan wawancara, kami merasakan gempa bumi 512 (*catatan: gempa bulan 5 tanggal 12). Ini adalah pertama kalinyaaku merasakan gempa...! Setelah mendengar laporan tentang gempa ini, aku sungguh mengkhawatirkan semua orang. Aku berharap kalian semua dalam keadaan baik, terutama fans dari Sichuan.

Aku dengar bahwa kondisi di sana sangat serius. Sudah banyak laporan kematian.

Seandainya mereka membutuhkan sesuatu, semoga kalian semua bersamaku bisa mencoba yang terbaik untuk membantu mereka.

Benar-benar sedih dan berduka bagi mereka yang sudah tiada dan berdoa bagi mereka yang masih berada di daerah bencana.

Akhir kata, berharap kalian semua selamat dan menghadapi bencana yang mengejutkan ini dengan tenang. Berharap yang terbaik untuk kalian semua, berharap yang terbaik untuk semua orang!

Wo ai nimen (*aku mencintai kalian)~~~~~~~~!

.

"Hyung…"

Hankyung mengangkat wajahnya dan mendapati wajah muram Kyuhyun.

"Sampai saat ini korban tewas sudah mencapai 10.000 orang dan masih terus bertambah…"

"Aku tahu." Hankyung menarik napas panjang. "Meski mustahil, aku berharap jumlah korban tewas berhenti…. Kyuhyunie, hyung akan mencoba membujuk beberapa pihak untuk memberikan sumbangan. Kita juga bisa melakukan donor darah. Saat ini hal itu sangat dibutuhkan."

"Putuskan saja apa yang menurut hyung baik. Kami akan mendukungnya. Semoga manager hyung setuju."

"Semoga. Semua sudah siap?" Hankyung melirik ke arah member lain yang muncul dari dalam kamar. "Kalau begitu, ayo kita berangkat."

.

Tencent Entertainment

16.55 CST

Ketujuh member SJ M tiba di tempat acara tepat waktu. Kali ini mereka mencoba menggunakan popularitas mereka yang tengah menanjak sejak acara Star Face to Face, untuk meraih perhatian pemirsa televisi. Komposisi grup mereka yang unik akan mereka manfaatkan untuk memberi pengetahuan tentang kesadaran dan keamanan menghadapi bencana gempa dalam tiga bahasa, yaitu Inggris, Korea, dan China. Seperti biasa, sebelum memasuki acara sesungguhnya, mereka semua memperkenalkan diri masing-masing. Moderator Wang mulai membuka acara.

"Hari ini seharusnya kami menyuguhkan acara hiburan. Rekan kami Kiki sudah mempersiapkan semuanya. Tetapi karena terjadi gempa kemarin, SJ M mengatakan kepada kami untuk tidak melakukan acara hiburan dan menggantinya dengan sesuatu hal yang bisa menyampaikan perhatian kami, khususnya SJ M, kepada para pemirsa Tencent."

Hankyung mengangguk. "Kemarin, saat kami melakukan wawancara seperti ini, tiba-tiba kami merasa pusing. Sangat tiba-tiba. Semua merasa takut, sakit… Kami merasa lampu bergoyang. Staff mengatakan bahwa itu gempa bumi. Kami kemudian merasa sangat takut, karena kami berada di bangunan yang tinggi. Dua puluh empat lantai. Pertama kami tidak merasa ini perkara yang serius. Namun setelah selesai acara dan menonton berita televisi, ternyata ini gempa yang serius. Aku berharap kami dapat memiliki kekuatan untuk menolong mereka, melepaskan mereka dari bencana ini.

"Semua tahu SJ M terdiri dari orang China, Korea, dan keturunan China. Saya merasa bersyukur untuk itu. Ini bisa menarik semua orang untuk memberikan kepedulian mereka. Apakah kalian sebelumnya pernah mengalami gempa bumi?"

"Ini yang pertama," jawab Hankyung.

"Tidak ada yang memiliki keluarga atau kenalan di lokasi gempa?"

"Junior saya, Zhang Liyin yang kini berada di Korea, berasal dari Sichuan. Aku bisa mengerti perasaannya, dan berharap keluarganya dalam keadaan selamat. Kami merasa sedih untuknya karena dia tidak berada di China saat ini. Kami benar-benar peduli dengan kejadian ini."

"Banyak orang yang baru pertama kali mengalami gempa bumi kemarin. Bagaimana perasaan kalian hari ini setelah kejadian kemarin?"

Penerjemah menerjemahkan kedua bahasa itu, sehingga pembicaraan berjalan lebih leluasa untuk mengungkapkan perasaan masing-masing member.

"Di Korea banyak terjadi gempa bumi," jawab Ryeowook. "Ketika terjadi saat wawancara kemarin, tidak terpikir bahwa itu adalah gempa bumi. Setelah selesai dan melihat di internet, menonton TV, aku merasa gempa di China ini sangat serius. Aku merasa harus menelepon orang tuaku. Melihat semua yang terjadi, ini sebuah pelajaran yang berat untukku."

Moderator Wang menanyakan tanggapan dan kekhawatiran keluarga member SJ M yang tidak berada di China. Kyuhyun memberi kode kepada Siwon untuk memberikan mike kepadanya.

"Ketika aku menelepon Eomma dan Appa untuk menceritakan situasi di sini, mereka menanyakan pihak China yang menangani kejadian ini. Karena Korea Selatan dan China letaknya sangat dekat, juga memiliki hubungan kerjasama yang baik; Eomma dan Appa mengatakan, seandainya memungkinkan, aku harus menolong sebisa mungkin."

Kyuhyun memberikan mike kembali kepada Siwon. Seperti kebiasaannya jika merasa gugup, Kyuhyun tanpa sadar mengetuk-ngetukan jari dan menggoyangkan kakinya dengan keras. Siwon menggenggam tangan dongsaengnya sekilas untuk menenangkan. Tersadar akan apa yang dilakukannya, Kyuhyun mencoba untuk bersikap lebih tenang di depan kamera.

"Terima kasih untuk para ibu di Korea yang telah meminta anaknya membantu orang-orang di China. Xie xie." Moderator Wang mengucapkan terima kasih.

"Kami berniatmengerahkan tenaga untuk membantu para korban, menyumbangkan uang, tetapi juga berharap para fans kami akan mendukung, begitu pula para pemirsa. Kami harap kita semua dapat mengerahkan sedikit bantuan untuk orang-orang yang menderita dan berharap para korban dapat melalui bencana ini." Hankyung menjelaskan

"Apa kalian merasa takut dan khawatir setelah melihat tayangan video?"

"Sangat takut setelah membaca berita." Hankyung kembali menjawab.

"Awalnya aku merasa ini kejadian yang menarik," ungkap moderator Wang. "Tetapi setelah melihat berita hari ini, kejadian kemarin ternyata sangat menyedihkan."

Hankyung mengangguk. "Kemarin aku merasa bingung, merasa tidak sehat, juga gelisah."

"Tidak ada komunikasi dengan managemen tentang hal ini?"

"Mereka juga merasa bingung," jawab Hankyung.

Henry dan Zhoumi menceritakan kejadian di studio kemarin, di mana mereka merasakan gempa saat wawancara.

"Kiki yang seharusnya membawakan acara hari ini adalah teman baik saya," jelas Zhoumi. "Rumahnya di Sichuan. Dia memiliki banyak keluarga di sana, dan sampai saat ini dia masih tidak bisa menghubungi beberapa dari mereka. Kami berharap bisa berdoa bagi mereka, dan berharap pemirsa dapat membantu mereka."

Moderator Wang menunjukkan kertas di tangannya.

"Saat ini aku memegang beberapa cara menangani gempa yang disiapkan oleh Kiki dan beberapa orang di sini untuk dibagikan kepada pemirsa. Apakah ada diantara kalian yang tahu cara menghadapi gempa?"

"Yang paling utama adalah di bawah tempat tidur dan kamar mandi. Itu tempat teraman. Juga ruangan dengan kamar mandi kecil di mana terdapat cadangan air,"jawab Hankyung.

Hankyung memberi kode agar Donghae yang menjawab pertanyaan selanjutnya.

"Di Korea, misalnya di sekolah, apakah guru mengajarkan para siswa beberapa tindakan pertolongan?" tanya moderator Wang.

"Gempa bumi di Korea sangat kecil dan jarang, jadi di sekolah guru tidak mengajarkan secara khusus cara menghadapi situasi ini." Donghae menjawab. "Aku mendengar bahwa lebih aman bersembunyi di bawah meja. Karena itu aku tidak ingin melewatkan kesempatan ini untuk belajar bersama bagaimana cara penanggulangannya."

"Aku pernah diajarkan: Jika terjadi gempa,berlindunglah dipojok dalam ruangan dengan posisi membungkuk." Henry yang mengambil alih mike dari Donghae menerangkan apa yang diberitahu oleh gurunya di sekolah. .

"Faktanya, bersembunyi di bawah tempat tidur ataupun di bawah meja sebaiknya tidak dilakukan. Kemungkinan bahaya mencapai 98%." Moderator Wang menjelaskan dengan mimik serius.

"Seharusnya pergi ke ruangan terbuka." Hangeng menyahut.

"Benar, seharusnya ke sudut bagian dalam ruangan. Ada banyak pengetahuan dari internet dan sumber lainnya tentang cara mengatasi gempa. Oleh sebab ituaku tahu bahwa bersembunyi di bawah meja justru berbahaya."

"Karena itu aku ingin tahu lebih banyak tentang hal ini." Siwon menuturkan dengan suara tersendat.

"Aku memiliki artikelnya: Sepuluh Tindakan MenghadapiGempa Bumi. Hangeng, tolong bacakan untuk kami."

Hangeng meraih kertas itu dari tangan moderator Wang dan mulai membacakan dalam bahasa mandarin.

"Pertama adalah mengamankan diri sendiri dan keluarga. Saat gempa bumi berlangsung sangat keras sekitar satu menit, bersembunyilah di bawah meja yang kokoh, meja belajar dan semacamnya, untuk menyembunyikan dan melindungi kepala."

"Kedua. Ketika gempa terjadi, segera matikan sumber api. Jika ada api yang sedang menyala harus segera dipadamkan, dan menutup sumbernya untuk mencegah kebakaran. Kebakaran biasa terjadi dalam situasi itu meski hanya gempa kecil, sumber api harus dimatikan."

"Ketiga, jangan panik berlari di luar rumah. Kadang pergi ke luar juga berbahaya. Amati dulu keadaan sekitar dan ambillah tindakan dengan tenang."

"Keempat, buka pintu untuk memastikan jalan keluar. Tembok bangunan kadang tergoncang saat gempa sehingga pintu tidak bisa dibuka. Membuka pintu lebih dahulu akan menyediakan jalan keluar nantinya. Jadi,segeralah membuka pintu."

"Kelima, saat berada di luar ruangan, lindungi bagian kepala. Hindari benda-benda berbahaya di luar saat gempa bumi. Kita harus memperhatikan runtuhnya dinding dan papan-papan iklan, jendela kaca, atau benda-benda yang berjatuhan lainnya. Cari lokasi yang aman dari bangunan atau sebuah tanah lapang yang luas."

"Masih ada 5 lagi." Hangeng memberikan kertas tadi kepada Zhoumi untuk menggantikannya membaca. Zhoumi menelusuri hingga poin ke-6.

"Keenam, di supermarket, bioskop, dan tempat-tempat umum, ambillah sikap tenang dan ikuti petunjuk dari staf."

"Ketujuh, yang sedang mengendarai mobil maupun kereta api, sebaiknya segera berhenti. Lakukan tindakan selanjutnya berdasarkan info dari radio."

"Kedelapan, sangat penting untuk mengawasi kemungkinan terjadinya tanah longsor dan runtuhan tebing."

"Kesembilan,jaga jalanan tetap lenggang. Menggunakan mobil dapat menyebabkan kemacetan yang berakibat terhalangnya mobil pemadam kebakaran, mobil penyelamat dan semacamnya."

"Kesepuluh, jangan mudah percaya rumor." Zhoumi menyelesaikan tugasnya dengan baik.

"Kemarin kalian menerima rumor?" tanya moderator Wang.

"Dui (*benar), aku mendapatnya." Hankyung mengangguk.

"Apa yang kalian lakukan tadi malam?"

"Kami keluar dan mengungsi ke halaman." Hangeng menerangkan.

"Kemarin kami menerima perintah untuk berada di luar sesering mungkin," tambah Zhoumi.

Hangeng mengusulkan agar Donghae membacakan 'Sepuluh Tindakan MenghadapiGempa Bumi' itu dalam bahasa Korea dan Henry membacakan dalam bahasa Inggris. Ia mencoba menerangkan poin-poin penting kepada Donghae dan Henry.

Melihat Donghae sedikit bingung karena semua tertulis dalam kanji Mandarin, Siwon langsung meraih pena dan kertas itu dari tangan Donghae.

Sementara Donghae meminum air putih untuk mempersiapkan diri, Siwon menuliskan beberapa hal agar Donghae bisa membaca dengan mudah. Hankyung membantunya untuk kata-kata yang dirasa sulit bagi Donghae dan Henry. Kyuhyun, Zhoumi, Henry dan Donghae menyimak dengan serius apa yang dilakukan kedua namja itu.

Sementara menunggu, moderator Wang mewawancarai Zhoumi yang pernah mengalami bencana banjir besar di masa kecilnya, di mana ayahnya yang seorang tentara ikut membantu korban banjir selama sebulan.

"Setiap hari begitu banyak berita yang didengar dan dilihat. Ini menimbulkan perasaan khawatir, bukan hanya kepada anggota keluarga, tetapi juga kepada masyarakat." Zhoumi bercerita mengenai kenangannya saat itu.

Siwon menerangkan kembali apa yang ia tulis ulang kepada Henry dan Donghae.

"Apakah ada member lain yang pernah mengalami kejadian bahaya juga?"

"Aku tidak memiliki pengalaman pribadi mengenai bencana alam di Korea, tetapi di suatu musim panas pernah terjadi banjir. Kami juga merasa sangat sedih." Kyuhyun menjawab sementara Donghae dan Henry masih memperhatikan penjelasan Siwon dan Hankyung. "Gempa bumi di China ini, ada banyakorang yang terluka atau tewas. Dan jika ini terjadi di Korea, banyak orang Korea juga merasa sangat takut. Aku takut sekarang. Tapi apakah aku ini orang Korea, ataupun orang Cina, karena bencana ini terjadi dalam hidup kita, semua hal ini, jadi kita harus saling membantu. Bersama-sama kita akan saling menolong satu sama lain."

"Meskipun bencana ini terjadi di China, tetapi tiga member kami adalah orang China. Kami sudah seperti saudara." Siwon yang sudah selesai menjelaskan, ikut berbicara. "Kami sudah berdiskusi dengan semua member untuk membantu para korban. Karena kami hidup bersama dengan member yang berasal dari China, bagaimanapun kami akan melakukan apa yang kami bisa untuk menolong mereka."

"Super Junior M, terkadang aku percaya bahwa ikatan di antara kalian sangat...sangat dalam…." Moderator Wang memandang ketujuh namja itu. Selama ini, ia mengenal banyak artis yang memiliki perbedaan sifat antara yang tampak di layar dan yang terjadi di luar kamera. Tetapi saat ini, ia merasa harus mengakui bahwa perasaan yang mendalam, persahabatan yang berubah menjadi persaudaraan, masih ada di dunia yang penuh kepalsuan. Dan meski ia masih merasa ragu, namun hati kecilnya berkata lain.

"Barang yang diperlukan di rumah saat keadaan darurat." Hankyung meneruskan membaca bagian yang belum dibacakan oleh Zhoumi. "Pertama adalah air minum. Kedua, makanan dan makanan bayi. Ketiga, obat-obatan darurat. Keempat, radio portable, lampu senter, dan batu batere. Kelima, uang kas dan barang berharga. Keenam, pakaian dalam, handuk, kertas toilet dan semacamnya."

Hankyung kemudian memberikan kertas kepada Donghae, dan menepuk kakinya untuk memberikan dukungan sebelum dongsaengnya itu membaca dalam bahasa Korea.

"Kita akan belajar bahasa Korea," tutur moderator Wang mencoba membuat suasana sedikit cerah.

Meski sedikit tersendat, Donghae berhasil membacakan semuanya itu dalam bahasa Korea, sehingga para korban, juga pemirsa yang mengerti bahasa Korea bisa mendapatkan pengarahan yang benar.

"Aku percaya banyak pemirsa di Tencent online yang menonton acara ini juga." Moderator Wang merasa lega. "Aku tahu banyak teman Korea yang tinggal di China. Kita semua bisa belajar dan menjadi tahu barang-barang apa saja yang paling penting untuk keadaan darurat yang harus disediakan di rumah."

Sama seperti moderator Wang, semua member SJ M ikut merasa lega. Semua petunjuk sudah dibacakan dalam 3 bahasa. Mereka berharap semua lapisan bisa mendapat pengetahuan yang cukup untuk bencana ini.

"Apakah kalian punya teman Korea di daerah bencana?" tanyaModerator Wang.

"Tidak, " jawab Hankyung.

Siwon kemudian bercerita bahwa ia menelepon sepupunya yang tinggal di Beijing tadi malam. Namja itu melukiskan betapa leganya mengetahui sang sepupu yg sedang belajar di sana dalam keadaan baik.

Kemudian Henry mendapat giliran membacakan dalam bahasa Inggris. Ryeowook yang duduk di sebelahnya, menempatkan tangannya di kaki Henry sebagai tanda dukungan. Semua berjalan lancar berkat tulisan yang dibuat Siwon.

Acara mendekati akhir. Moderator Wang meminta member SJ M memberikan pesan penutup.

Hankyung sebagai leader SJ M memulai lebih dulu. "Bencana ini benar-benar tidak terduga. Aku harap semua yang berada di daerah bencana akan dengan tegar terus bertahan bagaimanapun keadaannya dan bisa mengatasi semua ini."

Siwon mengambil giliran kedua. "Aku tidak tahu harus berkata apa. Aku akan berdoa untuk mereka. Untuk bencana tak terduga ini, mungkin yang bisa akulakukan hanya sedikit. Tetapi aku sungguh berdoa untuk semua orang. Para korban menghadapi kesulitan dan kesedihan… Korban dari China maupun Korea, yang manapun, aku akan memberi dukungan dan berdoa bagi mereka."

"Sesungguhnya aku benar-benar tidak tahu apa yang harus aku katakan." Ryeowook menghela napas panjang. "Kalian harus kuat. Meskipun kami semua mendukung di sini sebagai SJ-M, tetapi member Super Junior yang lain, sama seperti masyarakat China yang lain, akan melakukan segala sesuatu untuk bisa membantu."

"Xie xie." Sekali lagi moderator Wang dibuat terharu oleh ketulusan member SJ M maupun Super Junior.

Henry memulai pesan penutupnya. "Seperti yang semua telah ketahui, sebagian dari kawasan di China telah rusak begitu parah akibat gempa bumi yang terjadi kemarin. Dengan sepenuh hati kami, atas nama SJ M, kamimenyampaikan rasa simpati dan keprihatinan kami kepada semua yang telah kehilangan keluarga, kawan, juga orang-orang yang mereka sayangi."

"Saat ini yang paling penting adalah merawat para korbandan mengisi kekosongan mereka." Donghae mengungkapkan kesedihannya. "Sebagai artis, kami tidak bisa berbuat banyak saat jika ada yang bisa kami lakukan untuk membantu, kami akan membantu. Kami juga akan mencoba untuk menemui para korban secara langsung dan memberikan mereka dukungan."

Mike beralih kepada Kyuhyun.

"Wo xin…. Wo xin hao tongku. Wo xiwang dajia de anquan. (*Hatiku…Hatiku sangat sakit. Aku berharap semua orang selamat." Kyuhyun berusaha menyampaikan apa yang dirasakannya dalam bahasa mandarin, namun ia tidak bisa berkata apapun lagi. Perasaannya saat ini begitu menyesakkan.

"Hal yang paling utama untuk seseorang adalah keluarga, dan teman, juga sanak keluarga. Jika mereka kehilangan semua itu karena gempa bumi, tak terlukiskan bagaimana sakitnya perasaan mereka. Aku juga berharap bahwa orang-orang di zona bencana dapat mengatasi kendala ini dan menjadi kuat. Kami SJ-M, sebagai artis, juga berharap bisa membantu mereka mengatasi masa sulit ini." Zhoumi menutup pesannya.

"Xie xie." Moderator Wang tersenyum. "Pada kenyataannya, aku bisa merasakan suasana hari ini…Kalian benar-benar sangat serius, dan aku bisa merasakan perhatian dan doa dari kalian semua. Benar-benar keluar dari dalam sungguh ingin berterima kasih kepada SJ M, yang telah melepaskan kesempatan untuk mempromosikan album baru kalian, dan menggantinya dengan acara ini. Kalian berusaha memberitahu bagaimana cara mengatasi bencana ini kepada semua orang, juga menghimbau semua orang untuk memberikan kepedulian mereka."

Moderator Wang lagi-lagi harus mengakui betapa ketujuh namja di depannya ini sangat berbeda.

"Di luar banyak fans SJ M yang telah menunggu untuk mendapatkan tanda tangan. Tetapi karena acara berubah, apakah kalian bisa memberitahu kapan kalian akan kembali melakukan promo sehingga mereka bisa meminta tanda tangan kalian untuk album yang mereka beli?"

"Sebenarnya kami akan mencoba melakukan promo di setiap kota di seluruh China. Contohnya Nanshan hari ini, Changsha dan Wuhan. Tapi karena terjadi gempa bumi, aku tidak tahu seberapa serius situasinya. Kami hanya berharap mereka dalam keadaan aman."

"Zhou Mi, rumahmu di Wuhan masuk daerah bencana bukan?"

"Tidak terlalu serius. Hanya terkena efek gempa susulan," jelas Zhoumi kepada moderator Wang.

"Sudah menelepon ke rumah?"

"Aku sudah menelepon ibu, ayah, kakek, dan paman."

"Bagaimana dengan Hangeng?"

"Rumahku di timur laut, sedikit beruntung karena berada di luar daerah gempa. Tetapi aku sangat khawatir. Tidak peduli pada acara apapun, aku pikir aku akan menyerukan pada semua orang untuk menolong korban gempa. Ini sangat penting."

"Beberapa member Super Junior aku tahu sudah menyumbang untuk daerah bencana." Moderator Wang menuturkan. "Aku harap kalian bisa berkunjung ke daerah bencana. Aku berpikir bahwa di sana, mungkin ada banyak fans kalian yang tengah berbaring di bawah reruntuhan, menunggu untuk diselamatkan. Setiap kali aku berpikir tentang hal ini, aku merasa sedih. Mungkin kemarin, mereka bisa saja mengatakan: 'Hari ini ada wawancara SJ-M di QQ. Besok aku ingin pergi ke sana.' Tetapi hari ini ia terbaring di reruntuhan menunggu untuk diselamatkan."

"Aku minta maaf karena membuat kalian menunggu begitu lama untuk kami," ucap Siwon dengan perasaan sedih. "Kami akan segera pergi ke Changsha. Berharap kalian dalam keadaan sama seperti kami. Xie xie."

"Meski bagi kami, orang China, ungkapan kalian tidak terlalu halus dikarenakan masalah kemampuan bahasa, tetapi aku bisa merasa semua itu keluar dari hati kalian yang paling dalam."

"Kemarin kami membaca berita yang mengetuk pintu hati kami. Berita pukul 10 malam di mana diperlihatkan enam ribu korban tewas. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, hanya ingin membantu bagaimana cara mengatasi bencana gempa ini," kata Hankyung. Namja itu tidak dapat menyembunyikan kesedihannya.

"Bagi kami, juga bagi para fans, ini sudah merupakan hadiah yang bagus. Kami telah menyiapkan program hiburan yang menyenangkan dengan persiapan matang. Tetapi karena bencana kemarin, SJ M meminta kesempatan untuk secara khusus memberipelajaran mengenai gempa. Hari ini, aku mencoba mempersiapkan sematang mungkin, namun sepertinya tidak semaksimal acara yang kami siapkan sebelumnya."

"Ini benar-benar cukup. Terima kasih, moderator Wang." Hangeng tersenyum menenangkan.

"Kiki sudah mempersiapkan acara yang sangat bagus untuk kalian. Tetapi karena bencana gempa, ia saat ini tengah mencari keluarganya yang berada di Sichuan dan tidak bisa menemani kalian dalam perubahan acara ini. Aku berharap setelah bencana berlalu, kalian bersedia kembali ke sini untuk melakukan program hiburan yang sudah kami persiapkan untuk kalian. Program yang menghibur dan menyenangkan."

"Hari ini tetap sebuah acara yang baik dan penting," hibur Zhoumi. "Aku berharap kita bisa bekerja sama, bersatu untuk mengatasi kesulitan. Meskipun saat ini kita tidak bisa melakukan hal itu, lain kali kami akan menunjukan penampilan terbaik kami di Tencent. Hari ini para pemirsa, terutama di daerah bencana, akan menjadi lebih tegar karena harapan yang kalian berikan."

"Terima kasih, SJM, terima kasih juga untuk para pemirsa yang sudah menonton program kami." Moderator Wang menutup acara.

.

.

Member SJ M bergegas meninggalkan studio QQ menuju tempat wawancara dengan pihak Yahoo. Semua merasa lelah dan tertekan namun mereka mencoba bertahan. Hari mulai beranjak malam.

"Kyuhyunie."

Kyuhyun menoleh ke arah Hankyung yang baru saja memanggilnya. "Kau masih kuat bukan?"

"Tentu saja. Hyung jangan khawatir." Kyuhyun mencoba tersenyum.

"Jika kau merasa sakit atau ingin berhenti, katakan kepada kami, arrachi?"

Kyuhyun mengangguk.

"Tenang saja, Hangeng ge, aku dan Siwon akan mengawalnya." Zhoumi tertawa ketika Kyuhyun melemparkan death glare kepadanya.

"Kyuhyunie, duduklah di antara Zhoumi-ah dan Siwonie."

Kyuhyun membuka mulutnya untuk protes. Namun menyadari semuanya akan sia-sia, dengan terpaksa Kyuhyun menganggukan kepala.

Wawancara berlangsung di depan banyak pihak media maupun fans, berbeda dengan di QQ. Kyuhyun merasa sedikit was-was karena tidak akan ada take off. Sambil berusaha membesarkan hati, namja itu duduk bersama yang lain untuk mengikuti acara. Sama seperti di QQ tadi, mereka duduk dalam urutan yang sama; Ryeowook, Henry, Donghae, Hankyung, Siwon, Kyuhyun, dan Zhoumi.

"Sebenarnya kami telah menyediakan banyak acara untuk kalian semua. Tetapi karena gempa yang terjadi kemarin, acara terpaksa dibatalkan. Kami berharap untuk membantu dan berdoa agar semua korban dapat diselamatkan." Hankyung membuka acara interview. "Kami juga berharap semua akan memahami kami. Lain kali, sekiranya kita mempunyai kesempatan lagi, kami akan memberikan persembahan yang lebih baik."

Media yang hadir merasa maklum dengan perubahan acara dari pihak SJ M. Sama seperti di QQ, MC juga menanyakan apa yang terjadi kepada SJM saat gempa kemarin. Hankyung pun menjelaskan yang mereka alami selama wawancara.

"Tetapi saat itu kami sedang melakukan siaran langsung, jadi kami harus menyelesaikannya lebih dahulu. Setelah kembali ke hotel, melalui tv dan internet, kami baru mengetahui bahwa gempa yang kami alami sangat serius. Kami semua menjadi cemas." Hankyung menambahkan.

"Aku rasa, member dari China tidak terlalu asing dengan gempa bumi. Bagaimana dengan member lain dari Korea? Apakah kalian pernah mengalami hal ini?"

Kyuhyun melihat ke arah Donghae, Ryeowook dan Siwon. Karena tampaknya tidak ada yang mau menjawab pertanyaan itu, Kyuhyun mendekatkan mike ke mulutnya sendiri.

"Sebenarnya di Korea tidak ada situasi seperti ini. Tetapi di masa lalu Korea juga pernah mengalami bencana. Bagaimanapun, sekiranya ada yang bisa dibantu, aku akan berusaha menolong."

"Apakah semua member pernah berpikir bagaimana cara membantu para korban?"

"Kami berniat memberikan sumbangan uang dan bantuan lain yang diperlukan. Semoga semua orang juga bisa membantu. Kami bertujuh akan memberikan bantuan, tetapi kami berharap semua pihak juga bersedia mengulurkan bantuan." Hankyung menjelaskan rencana mereka.

"Bagaimana dengan kawan-kawan China di negara lain?"

"Beberapa kawan yang sedang berada di luar China merasasangat cemas dan menelpon untuk menanyakan keadaan di sini."

"Memang banyak yang mengkhawatirkan orang-orang yang mereka cintai saat ini." Sang MC membenarkan.

"Dui. Melihat foto-foto yang beredar sudah sangat menyedihkan."

"Member yang berada di Korea, apakah mereka sangat cemas dengan keadaan kalian di sini?"

"Malam hari setiba di hotel, kami menelepon merekadan mengatakan bahwa kami di sini baik-baik saja. Orang tua kami di Korea juga cemas. Walaupun kami sekarang berada di Beijing dan baik-baik saja, tetapi karena korban yang jatuh sangat banyak, mereka juga merasa sedih dan berharap dapat membantu." Ryeowook menjelaskan.

"Walaupun rata-rata member kami bukan orang China, tetapi karena kami telah bersama dalam waktu lama dan melakukan kegiatan di China bersama semua orang id sini, mereka juga merasa sedih dan khawatir akan bencana ini." Hankyung menambahkan.

"Sebelumnya Sichuantidak pernah mengalami gempa. Bukan kah begitu?"

"Dui." Hangeng mengangguk.

"Sampai saat ini, apa kamu belum pernah mengalami bencana gempa?"

"Ini baru pertama kali," jawab Hankyung.

"Jadi setelah ini, apakah kamu akan menjadi lebih waspada dan tahu bagaimana menyelamatkan diri seandainya terjadi gempa bumi?"

Member SJ M pun membagikan hasil pengalaman dan pengetahuan mereka mengenai gempa. MC kembali meminta semua member mengutarakan perasaan mereka mengenai masalah ini.

"Kita mulai dari Zhoumi." Sang MC memberi usulan.

"Karena aku, Henry dan Hangeng warga Negara China, kami selalu mengikuti perkembangan berita melalui internet. Bencana ini sangat menyedihkan. Ini adalah pertama kali aku mengalami gempa. Kali ini kami bernasib baik. Tetapi setelah melihat seriusnya bencana ini, aku merasa sangat sedih. SJ M akan berusaha membantu."

"Kemarin di tengah siaran, tiba-tiba aku merasa sangat pusing. Awalnya aku tidak tahu apa yang terjadi. Tetapi ternyata itu gempa bumi. Aku tidak pernah mengalami sebelumnya." Kyuhyun mencoba mengingat kejadian kemarin. "Setelah kembali ke hotel, aku masuk ke website Korea dan mengetahui betapa buruknya gempa bumi yang terjadI. Begitu banyak orang yang masih belum ditemukan. Keadaannya sangat mengkhawatirkan. Walaupun aku bukan warga negara China, tertapi aku sudah cukup lama melakukan aktifitas di sini dan bergaul dengan penduduknya. Lagipula, China dan Korea adalah sama, kita adalah bersaudara, kakak beradik. Aku sangat sedih dan berharap dapat membantu sebisa mungkin."

"Kemarin, selama melakukan siaran langsung, apakah kamu merasa takut?" MC kembali bertanya kepada Kyuhyun.

"Sejujurnya, saat melakukan siaran dan terjadi getaran, awalnya aku tidak merasa takut," jelas Kyuhyun. "Tetapi setelah diberitahu bahwa getaran itu sebenarnya gempa bumi, aku agak takut. Meski begitu, kami harus menyelesaikan pekerjaan kami. Itu adalah tanggungjawab kami terhadap para penonton. Walaupun aku merasa sangat takut, aku tidak boleh melarikan diri sebab member yang lain juga berusaha dengan tekun untuk menyelesaikan acara. Karena itu adalah tanggungjawab kami kepada penonton, aku dan member lainnya harus melaksanakannya dengan baik. Setelah siaran selesai, aku merasa sangat takut dan terus menerus bertanya kepada member lain tentang apa yang harus kami lakukan dalam situasi ini."

"Ada trauma selepas kejadian?" MC kembali mencecar Kyuhyun.

Kyuhyun terdiam. Perutnya terasa mual. Ia bisa merasakan asam lambung naik hingga ke kerongkongannya.

"Banyak yang membantu, menyokong, dan menonton acara kami kemarin, sama seperti hari ini. Tetapi mungkin ada yang saat menonton tiba-tiba mengalami gempa. Aku hanya dapat berdoa semoga mereka semuanya selamat." Hankyung mengambil alih jawaban.

"Shi Yuan, bagaimana pendapatmu setelah melihat dan mengetahui tentang bencana ini?" MC beralih kepada member Korea lainnya.

"Tidak peduli di negara manapun, jika kejadian seperti ini terjadi, hal itu sangat menyedihkan. SJ M memiliki 3 member dari China. Mereka pasti merasa sangat sedih. Tetapi karena kami telah bersama begitu lama dan sudah seperti keluarga sendiri, kami juga merasa sedih. Bagaimanapun caranya, sendainya kami bisa, kami akan mengulurkan bantuan. Kami akan menolong dan berdoa untuk keselamatan mereka semua."

"Shi Yuan sedang mencemaskan keluarga, kawan, dan para fansnya," celetuk sang MC.

"Kami sebenarnya bersedia memberikan bantuan ataupun menjadi sukarelawan jika diperbolehkan." Hankyung sekali lagi mengambil alih jawaban ketika sang MC terlihat mendesak dengan berlebihan. "Dulu saat China mengalami suatu bencana, aku sedang berada di Korea sehingga tidak bisa membantu. Sekarang aku dan member yang lain berada di sini. Aku berharap kami dapat memberikan bantuan"

"Dui. Saat ini banyak fans kalian yang menonton. Kita berharap banyak juga yang akan memberikan bantuan bersama-sama ketujuh member SJ M." Sang MC tesenyum. "Bagaimana dengan Dong Hai?"

"Mereka yang mengalami gempa sekarang sedang dalam kesusahan, dan di antara mereka mungkin adalah fans kami. Aku berharap semua tetap bersemangat dalam keadaan seperti ini. Sekiranya bantuan SJ M diperlukan, kami akan membantu sebisa mungkin."

"Aku berharap mereka yang mengalami bencana berusaha tetap semangat." Henry mencoba menyampaikan perasaannya dalam bahasa mandarin yang terpatah-patah. Hankyung membantunya saat Henry mendapat kesulitan.

"SJ M adalah sebuah sebuah grup yang membawakan nuansa ceria. Hari ini, karena kejadian bencana, banyak yang tidak mampu memberikan senyuman dan bergembira. Kami juga tidak dapat menunjukan penampilan kami. Aku berharap, setelah sekian waktu nanti, kami dapat menghibur kalian dan memberikan pertunjukan yang baik."

Kalimat Ryeowook membuat sang MC memperoleh bahan pertanyaan baru. "Aku ingin tahu, setiap member pasti memiliki cara untuk menenangkan dan memberikan semangat kepada diri sendiri sebelum naik ke pentas, boleh dibagikan?"

"Maaf, ini adalah rahasia. Sangat pribadi." Hangeng menolak.

"Seingatku, kita boleh berbagi dengan para fans bukan?" desak sang MC.

"Tidak, ini tetap rahasia kami." Hankyung bergeming.

"Nampaknya aku telah ditolak. Aku berharap jadwal kalian tidak ada yang berubah."

"Tidak banyak yang berubah. Cuma ada sedikit tempat yang tidak dapat kami kunjungi. Kami berharap kunjungan kami akan memberikan semangat kepada para fans. Aktivitas kami yang akan datang akan dijalankan seperti biasa."

"Pernahkah kalian mengalami keadaan yang amat sulit seperti sekarang dan bagaimana kalian mengatasinya?" Sang MC mencoba mencari cela.

"Pernah, tetapi kami akan berusaha untuk bangun." Hankyung menjawab dengan tegas. Ia tahu MC berusaha mengarahkannya ke pertanyaan yang tadi ia tolak.

"Sepertinya Hankyung pernah mengalaminya."

"Bukan aku saja, member yang lain juga pernah mengalami. Tetapi lebih baik kita tidak berbicara mengenai hal ini."

Kyuhyun diam-diam mencoba menarik napas sebanyak mungkin. Perdebatan terselubung antara Hankyung dan MC sama sekali tidak memperingan kondisinya. Kali ini kepalanya mulai terasa berdenyut.

"Mengalami keadaan seperti sekarang memang sangat menyedihkan bagi semua orang." Sang MC terpaksa mundur teratur.

"Dui. Tetapi mungkin keadaan ini yang akan membuat kita jadi lebih kuat pada masa yang akan datang." Hankyung tersenyum.

"Setelah kejadian kemarin, apa yang kalian pikir akan kalian lakukan saat bencana terjadi?"

"Aku sangat berharap bencana seperti kemarin tidak akan terjadi lagi." Ryeowook mengungkapkan harapannya. "Namun, seandainya bencana kembali terjadi, aku akan berlari secepat mungkin dan memberitahu semua orang termasuk para kru untuk menyelamatkan diri. Itu akan aku lakukan jika sedang sendirian. Tetapi jika di sampingku ada member lainnya, kami akan mencari tempat yang aman bersama-sama."

"Benar. Saat bencana terjadi, yang penting adalah mengingat cara-cara menyelamatkan diri dan jangan panik." MC membenarkan."Ada member lain yang ingin menambahi?"

"Aku sangat berharap bencana seperti ini tidak akan terjadi lagi," cetus Hankyung.

"Aku melihat banyak fans kalian yang meninggalkan pesan di internet agar kalian senantiasa selamat dan sehat. Banyak juga yang ingin tahu perasaan semua member saat bekerja bersama-sama." MC memberitahu hasil pengamatannya. "Aku ingin tahu perasaan ketujuh member SJ M. Bagaimana perasaan kalian?"

Cho Kyuhyun, bertahanlah sebentar lagi…. Kyuhyun mencoba membujuk tubuhnya namun ia mulai kewalahan. Pertanyaan sang MC membuatnya was-was membayangkan jika mereka harus satu per satu menjawab pertanyaan yang sama.

"Saat pertama kali bergabung di SJ M, aku merasa sangat gembira apalagi banyak yang menyukai SJ M," jawab Donghae. "SJ M memiliki 7 orang member. Awaknya kami cukup tertekan dan stress karena wilayah China sangat besar. Tetapi karena banyak yang menyukai kami maka tekanan itu berangsur-angsur menghilang. Tidak menyangka baik SJ M maupun Super Junior memiliki banyak fans di China yang mendukung kami. Pada keadaan bencana seperti saat ini, kami ingin memberi balasan dan menunjukan rasa terima kasih kami. Kami bersedia membantu. SJ M juga mempunyai 2 member baru yang akan membantu menaikan nama Super Junior. Di sini kami memiliki 3 member dari China. Aku sangat gembira menjadi bagian dari SJ M."

Mata Donghae menangkap sosok Siwon yang tengah memperhatikan Kyuhyun diam-diam. Kyuhyun duduk dengan kepala terkulai.

Aigoo…Seharusnya aku menjawab dengan singkat saja agar acara ini segera berakhir…. Donghae menyesal.

Merasa ada yang memperhatikannya, Kyuhyun mengangkat wajahnya dan mendapati Donghae tengah menatapnya dengan cemas.

Aku ingin ke belakang, hyung, perutku sakit dan mual. Kyuhyun mencoba memberi isyarat menggunakan tangannya.

Mwo? Aigoo... Donghae mengusap wajah. Kecemasannya semakin memuncak. Ryeowook yang mengamati mereka langsung menegakkan duduknya dengan wajah tegang.

Siwon menoleh kepada Kyuhyun, mendekatkan wajahnya dan berbisik.

"Bertahanlah sebentar lagi. Hyung akan berusaha mempercepat acara ini."

Kyuhyun menepuk tangan Siwon yang berada di kakinya, memberi kode agar namja itu tidak terlalu mencemaskannya. Namun hal itu tidak berguna karena Kyuhyun kemudian menarik napas dalam-dalam dan mencoba menegakkan tubuh. Donghae yang khwatir, membisikan keadaan Kyuhyun kepada Hankyung. Ryeowook sendiri menjelaskan kepada Henry yang tampak kebingungan.

Mereka tanpa sadar saling berbisik dan memandang Kyuhyun dengan cemas, membisikan kalimat yang tidak dimengerti oleh orang lain, namun cukup terlihat jelas. Siwon tidak mengalihkan pandangannya dari Kyuhyun yang berusaha bertahan. Namun saat Kyuhyun kembali tertunduk kelelahan, Siwon menepuk tangan dongsaengnya itu, mencoba memberi semangat.

"Apakah semua orang Korea begitu dekat dan saling menyayangi member lainnya?" MC tak dapat menahan keheranannya melihat reaksi member SJ M.

"Hangeng, Henry dan Zhoumi adalah member kami yang berasal dari China. Tetapi kami telah lama bersama dan hubungan kami lebih menyerupai sebuah keluarga. Oleh karena itu, dalam bencana gempa ini, meski aku orang Korea tetapi orang China sudah seperti saudaraku sendiri. Maka kami akan membantu seperti kami membantu saudara kami." Siwon menegaskan jawabannya.

"Semoga Super Junior selalu selamat."

Dengan terpaksa, MC menjadikan kalimat Siwon tadi sebagai penutup acara. Ia merasa konsentrasi semua member SJ M sudah terpecah sejak Kyuhyun membuat kode. Keingintahuannya akan perasaan masing-masing member harus ia kubur jauh-jauh.

.

"Kyuhyunie!"

Siwon dan Zhoumi segera menopang Kyuhyun yang nyaris jatuh begitu mereka keluar dari ruangan interview.

.
TBC

.
.

Gomawo buat semua yang sudah membaca dan mereview.
Mianhe keluarnya lama sekali karena tangan dalam kondisi kurang baik
Belum lagi kesibukan di dunia nyata yang semakin padat

Tetapi ff ini akan tetap dilanjut hingga tamat.

Kamsahamnida

.

.

.

Reviews for Rising Star

parkjinjeng chapter 41 . Oct 2

Mianhe, sabar yach. Tanganku kudu istirahat 2 bulan soalnya kkkk

chapter 25 . 21h ago

Ah aku juga suka Wookie, suka kejar2an kayak penganten kagak mau dilamar kkkkk

Iya, Ahra bisa mengerti Kyuhyun tanpa bicara, tapi bagi Ahra itu belum cukup. Syanag 42 aku potong dr rencana semula. Harusnya Ahra masuk

vietakyu33 chapter 40 . Oct 2

Me too. Kemarin sempat down dengan pertarungan2 di dalam sana, jadi miris lihatnya. Berusaha tetap netral aja salah…. Jadi mending aku tutup mata dan melihat SJ nya aja

Kkkk Aku juga nggak sabar nulis ff lain, tapi kudu bersabar nih

Amin. Gomawo buat doanya

chapter 24 . Oct 1

Kondisi Kyuhyun dulu memang rapuh banget. Sampai dia sendiri kesal karena kesenggol dikit bisa jatuh kkkk

roviyana chapter 41 . Oct 1

Salam kenal juga hehehe
Gomawo sudah mengikuti ff ini

chapter 23 . Oct 1

Usaha kan boleh kkkk

Aku juga suka banget ama persahabtan mereka

chapter 22 . Sep 30

He eh. Mata sama senyumnya aja udah errrrrrrrr kkkk

Iya tuh, kalau udah ketemu SJ, sama gokilnya kkkk

Sejak DD Kibum udah ngasih isyarat di bonus album kalau ia ingin focus sebagai actor

chapter 21 . Sep 29

He eh, masih tergantung

chapter 20 . Sep 28

Dan jarang malah kagak pernah dia ngomong2 soal kondisi tubuhnya di depan kamera kkk Biasanya selalu bilang baik atau sehat

chapter 19 . Sep 28

Yipeee Donghae kagak jadi balik Mokpo kkkkk

chapter 18 . Sep 28

He eh, aku lupa baca di mana, katanya dua orang itu selalu tahu kalau Kyuhyun ngeluarin tanduk kkkk

April lawan September….Nggak berkutik krn waktunya pendek. Jadi sedih ingat MAMACITA

chapter 17 . Sep 28

Changmin kagak pernah puas ketemu Kyuhyun tuh kkkk

chapter 16 . Sep 25

Kkk iya, katanya member SJ bujukin Kyuhyun tuh mudah. Kasih game atau makanan enak
Karena itu Ryeowook bilang Kyuhyun tipe yang selalu optimis (*baca: bujuknya mudah wkwkwkwkwk)

chapter 15 . Sep 24

Jadi ingat SJ M kemarin yang pada cengo pas juara 1 wkwkwkwk
Mereka memang gitu kali yach…polosnya kadang keterlaluan

chapter 14 . Sep 23

Di 2008 atau 2009 yach. Leeteuk juga sempat drop lagi, untung semua member menopangnya. Memang berat menjadi seorang leader

chapter 13 . Sep 23

Aku ingin melihat mereka semua sepanggung lagi dnegan komplit meski hanya 1 lagu. Mengharukan pastinya

chapter 12 . Sep 22

Iya berantakan banget yach di video. Yang benar cuma dikit

chapter 11 . Sep 22

Kibum kalau marah mengerikan. Cuma diam saja Kyuhyun sudah nggak berani nyenggol katanya

Han Rei-chan chapter 8 . Sep 21

Gomawo sudah membacanya

chapter 10 . Sep 21

He eh Heechul lucu sekali pas hopeless nyari cara yang pas. Melamar aja kayak orang malak kkkkk

chapter 9 . Sep 21

Tapi sekarang semuanya berbuah manis
Eh, tapi SM TOWN kemarin juga kejadian lagi. Changmin cemas setengah mati, Kyuhyun malah dengan cueknya ngomong 'gwenchana…gwenchana wkwkwkwk
Poor Changmin punya sahabat suka memaksakan diri

chapter 41 . Sep 21

Gomawo sudah membaca dan mereview ff-ku

chapter 8 . Sep 20

Iya. Mereka mendukung, jadi Kyuhyun bisa bertahan di masa2 itu

chapter 7 . Sep 20

Kkkkk

chapter 6 . Sep 20

Iya, padahal rompi tanpa lengan, sampai udah ikut fitness buat persiapan, eh malah turun 20kg

vietakyu33 chapter 39 . Sep 19

Iya, itu panggilan kesayangan katanya. Sama kayak dia manggil Eunhyuk apa tuh yg di SJM….artinya 11 12 ama Shi Yuan sha gua kkkk

chapter 5 . Sep 19

He eh. Yang RS Nowon itu beneran

parkjinjeng chapter 41 . Sep 17

Sabar kkkk

chapter 4 . Sep 16

Henry dulu begitu, selain karena masalah bahasa juga

chapter 3 . Sep 16

He eh

chapter 2 . Sep 16

Bangeeeeeeeeet polosnya

chapter 1 . Sep 16

Sebenarnya Kyuhyun sama seperti member GB yang kecelakaan kemarin. Selama koma, kondisinya sempat drop beberapa kali. Benar2 membuat kalut yang menunggu. Sempat sadar, lalu jatuh koma, sadar lagi, koma lagi. Aslinya seperti itu yang aku maksud roller coaster. Cuma terlalu miris untuk digambarkan

yulianasuka chapter 41 . Sep 15

Terima kasih sudah membaca dan memberikan review hehehe

vietakyu33 chapter 38 . Sep 15

Hankyung merasa karirnya dipasung

vietakyu33 chapter 37 . Sep 15

Hankyung sendiri cerita, dia mengatur posisi duduk dan berdiri tiap member, memeriksa pertanyaan yang masuk. Kalau Leeteuk, di saat Patty Hou tanya, dia bilang dia tidak mengatur posisi berdiri dan duduk, semua member bisa merasa dan memilih posisi sendiri dengan memperhatikan member lain yang membutuhkan kursi. Keduanya punya kelebihan dan kekurangan masing2. Tapi Leeteuk memang the best leader menurutku

BlackRose Choi chapter 41 . Sep 15

Sabar

vietakyu33 chapter 36 . Sep 14

Kkk Iya, yang ketinggalan bukan yg hobby bikin dia kesal kkkk

vietakyu33 chapter 35 . Sep 14

Iya, muji langsung begitu lihat keluar dari ruang ganti wkwkwkwk PolosKyu

Iya itu beneran. Katanya Kyuhyun tidak bisa mengabaikan orang yang minta tolong

vietakyu33 chapter 34 . Sep 14

Iya, permintaan menjadi tokoh di Mulan tidak direspon. Hankyung baru tahu kejadian itu setelah sekian lama. Itu salah satu alasannya keluar

Itu beneran dikira hoobae. Poor Kyuhyun kkkk

vietakyu33 chapter 33 . Sep 14

He eh. Nggak ada manis2nya padahal Changmin selalu manis ke Kyuhyun kkkk

vietakyu33 chapter 32 . Sep 13

He eh, apalagi yang jalan sambil saling memegang pundak…. Mereka bertiga belas di tengah lautan biru….

vietakyu33 chapter 31 . Sep 13

He eh. Kibum menceritakan soal ini di monolog bagiannya, tentang dia berakting sebagai penyanyi agar bisa berdiri di panggung

vietakyu33 chapter 30 . Sep 12

Jiah, Heebum dibandingin kucing yang suka mampir rumah sih gendut dan kalau lagi melengkung kayak gumpalan kkkk Kucing liar yang ke rumah kurus2

vietakyu33 chapter 29 . Sep 12

Kkkk Leeteuk terperangkap

vietakyu33 chapter 28 . Sep 12

Kissing everywhere wkwkwkwkwk

kyuline chapter 41 . Sep 12

Sabar yach

vietakyu33 chapter 27 . Sep 11

Cheonmaneyo

vietakyu33 chapter 26 . Sep 11

Leeteuk kalau ngamuk nakutin kkk

Afria Park chapter 11 . 3h ago

Sibuk dan tangan sakit jadi nggak lanjut cepat

vietakyu33 chapter 20 . 7h ago

Muka dan kelakuan nggak sejalan kkkk

vietakyu33 chapter 19 . 8h ago

Senyuman Sungmin paling manis

vietakyu33 chapter 18 . 9h ago

Aku juga

vietakyu33 chapter 17 . 10h ago

?

vietakyu33 chapter 16 . 11h ago

Katanya sudah sekitar 2 tahun Hangeng berpikir ke arah sana sebelum benar2 keluar

Aline azurE chapter 41 . 15h ago

Terima kasih.

vietakyu33 chapter 15 . 22h ago

Daripada gitu mending ke aku aka sini kkkk

vietakyu33 chapter 14 . Sep 9

Manis pakai banget, tapi kalau ganteng juga kerennya setengah mati
Sungmiiiiin

vietakyu33 chapter 13 . Sep 9

He eh

vietakyu33 chapter 12 . Sep 9

Kan mereka suka tuh barengan yg di Gee kkkk

vietakyu33 chapter 11 . Sep 9

Iya, asal diam katanya Kyuhyun udah nggak berani lihat matanya, apalagi nyahut kkkk

vietakyu33 chapter 10 . Sep 8

Me too

He eh, kelihatan salting. Pas lihat videonya paling miris waktu Kyuhyun kaget mendengar berapa lamanya Donghae dan Leeteuk sudah bareng. Sampai2 dia bertanya apa itu benar ke Hankyung kalau nggak salah yach?
Lalu imut banget pas ngingetin ke Hae kalau 12 kalung kkkk

Yesung juga pernah ngasih kalung ke Kyuhyun, kembaran sama kalungnya dia yg bentuknya earphone

ELFriend chapter 41 . Sep 8

Salam kenal

vietakyu33 chapter 9 . Sep 8

He eh apalagi kalau dengar dia sakit

vietakyu33 chapter 8 . Sep 8

Iya, di panggung segala pernah kkk

vietakyu33 chapter 7 . Sep 8

Aku nggak tahu kata yang mana kalau nggak ditunjukan kkkk

sitihalimatussadiah124 chapter 9 . Aug 30

Kkkk Ne, itu pertama kalinya dia nyanyi sebagai member SJ setelah kembali dr pemulihan

kyuti chapter 40 . Aug 29

Gomawo

xianvic chapter 33 . 11h ago

Aku juga maunya cepat

hyunchiki chapter 3 . Aug 11

Pasti bisa. Kyuhyun kan pekerja keras hehehe

hyunchiki chapter 2 . Aug 11

Kok reviewnya berhenti, chingu? Kkkk Ketawanya heboh

hyunchiki chapter 1 . Aug 11

Aslinya nyaris 2 hari hilang. Di sini yach sama sih, sekitar segitu meski dibilang sehari. Tapi kan nggak ngitung jamnya

choanhis13 chapter 41 . Aug 10

Iyagi aja gpp. Gomawo sudah membaca ff ini

mifta cinya chapter 20 . Aug 3

Amin
Iya nih, mana pakai ditayangin yg Heechul ketawa-ketawa di luar, jadi kurang jleb padahal yg ngalamin jleb banget kkk

mifta cinya chapter 19 . Aug 3

Jiah…..

mifta cinya chapter 18 . Aug 3

Kalau duluan bukan penyesalan yach. Tapi semua orang yang menyesal pasti ingin memundurkan waktu

mifta cinya chapter 17 . Aug 2

Aigoo….hati2 ke RSJ kkkk

mifta cinya chapter 16 . Aug 2

Teriak2 bayar

mifta cinya chapter 15 . Aug 2

Ketangkep kamera kok, cari aja

mifta cinya chapter 14 . Aug 2

Iya, mereka orang2 yang naik dengan mengucurkan keringat dan darah . Ingat artikel wawancara nyebelin deh jadinya

mifta cinya chapter 13 . Aug 2

Kyuhyun meski cuek tapi bisa bikin Changmin bilang bahwa Kyuhyun adalah teman yang membuatnya berlari untuk datang saat Kyuhyun bilang membutuhkannya. Changmin juga bilang Kyuhyun satu2nya orang yang paling mengerti dia dan berani menentangnya jika dia salah.

chapter 41 . Aug 1

Gomawo, Naziah sudah membaca ff ini

naziah kyu chapter 41 . Aug 1

Bisa review sekarang? Chukkae hehehe

Retnoelf chapter 41 . Jul 19

Ini dilanjut hehehe

sparkyuNee13 chapter 41 . Jul 14

Jangan cari di Youtube kalau mau full. Pakai google

sparkyuNee13 chapter 1 . Jul 12

Me too

chapter 41 . Jul 8

Sekarang kkkkk

kerin chapter 41 . Jul 7

Pernah sampai 4 bulan kok. Ini termasuk cepat lho

Ahra chapter 41 . Jul 3

Iya. Hankyung menceritakan soal ini saat keluar. Jadwalnya gila-gilaan. Kalau aku udah mabuk dah naik turun mobil dan pesawat terus

Semoga suat hari nanti Hangeng gege kembali sepanggung yach, entah sebagai grup utuh atau sekedar menyanyi bersama

PusSparKyuELF301 chapter 41 . Jun 28

Itu karena aku orang yang cerewet. Nah lhooo

Cath0797 chapter 41 . Jun 27

Semua kisah pasti diusahakan seperti nyata oleh tiap author. Gomawo

TiwiyeyeELF chapter 41 . Jun 26

Dimaafkan hehehe
Tenang aja, SR nya banyak kok, yang penting sesekali review. Syukur-syukur bisa tiap chapter review. Tapi yang paling penting dibaca bukan dimakan kkkkk

Fuwuyuan itu artinya pelayan. Kyuhyun terkenal dengan julukan Fuwuyuan gara2 dia logatnya saat ngomong itu fasih banget

Guest chapter 41 . Jun 26

Soal itu terjawab di chapter 42 ini

kyuti couple chapter 38 . Jun 25

Hari ini (Nyengir)

evilpumpkin chapter 13 . Jun 22

Oh iya, trims, Jaejoong dibuku dan diversi editan sudah diubah, tapi krn ini versi lama sebelum aku sempat hapus dr ffn, jadi masih salah (aku kalau ngedit, langsung di ffn-nya)
Susahnya, jika sudah lewat 99 hari, nggak bisa di replace ulang yang baru

KimAra27 chapter 41 . Jun 22

Mending bakar kembang api daripada bakar kamu hehehe
Gomawo reviewnya

Shawokey chapter 20 . Jun 19

Apanya? Oh gurunya Kyuhyun. Reviewnya berhenti. Waeyo?

Shawokey chapter 18 . Jun 19

Karena itu jadi kuat kan

Shawokey chapter 17 . Jun 19

Ceritanya

Shawokey chapter 16 . Jun 19

Iya, tenaga Kangin kan besar

Shawokey chapter 15 . Jun 19

Karena sebagai yang tidak terpilih, mereka harus merangkak ke atas dengan tetesan keringat dan darah

Shawokey chapter 14 . Jun 19

Aku suka Changmin jika bareng Kyuhyun. Cool-nya berubah jadi polos hehehe

.904 chapter 41 . Jun 19

Bosan sih nggak, malah merasa nggak enak ama reader karena sukanya update lama

Shawokey chapter 11 . Jun 19

Yup. Mereka suka cuek mengutarakan pendapat kkk

Shawokey chapter 10 . Jun 19

Dia memang pekerja keras

Shawokey chapter 9 . Jun 19

Hobby yg antic kkkk

Shawokey chapter 7 . Jun 19

He eh. Grup pertama yang ada sub grup dan langsung bertubi-tubi

Shawokey chapter 6 . Jun 19

Yang buat bikin latar MV U kan peledak beneran
Kyuhyun nggak tahu. Bisa dilihat di video wawancara SUKIRA yg dibahas di RS ini

Shawokey chapter 5 . Jun 19

Hehehe

Shawokey chapter 4 . Jun 19

Tahu soal?

Shawokey chapter 3 . Jun 19

Cara berpikirmu panjang juga yach. Good

Shawokey chapter 2 . Jun 19

Takut malah shock dan mati kkkkk Ada-ada aja. Mana kepikir kkkk

Shawokey chapter 1 . Jun 19

Tapi karena itulah aku suka kkkk

SparkyuELF137 chapter 41 . Jun 18

Terima kasih sudah mereview

霖宰庄霖蔡鈤的哥哥chapter 40 . Jun 18

It's okay

Thank you for your message, brother Lin
Xie xie

PusSparKyuELF301 chapter 32 . Jun 22

Gomawo

PusSparKyuELF301 chapter 1 . Jun 22

Yup

Shawokey chapter 21 . Jun 19

Dalam hidup, tidak ada ketenangan yang selamanya. CUma ada dalam dongenge hehehe

kyumin couplen chapter 41 . Jun 16

Gomawo sudah membacanya

skmcom chapter 41 . Jun 15

Salam kenal juga. Nggak, otakku biasa saja seperti yang lain. Kebetulan gaya nulisku cocok dengan chingu.

Soal novel langsung ke FB saja

Retnoelf chapter 41 . Jun 15

Gomawo hehehe

LiaNathaniel chapter 41 . Jun 15

Soal itu ada di chapter 42

lovely yesungielf chapter 41 . Jun 14

Gomawo sudah membaca dan mereview

Hanna shinjiseok chapter 41 . Jun 13

Sama-sama

Reviewnya jangan pakai tanda kurung dan bintang serta semacamnya, nanti terhapus oleh ffn jadi tidak bisa dibaca. Bisa tolong ditulis ulang?

chapter 4 . Jun 13

Pasti seru dorm nya mereka hehehe

chapter 3 . Jun 13

He eh

chapter 1 . Jun 13

Gomawo

chapter 2 . Jun 13

Rajiiin Btw gomawo

ila chapter 41 . Jun 11

Sudah disebut beberapa kali kayaknya. Depannya Bravely

Cho Lee Tiwi chapter 41 . Jun 7

Aku juga mau tanya doing. Ada tulisan biografi atau ada tulisan fanfiction? Warning yang aku tulis dibaca atau Cuma dipelototin? Kkkk

Salahnya nggak baca warning.

Uzumaki Himeka chapter 41 . Jun 4

Soal itu cek di videonya aja seperti yang aku tulis di TBC ch41.

Soal Leeteuk, dibaca aja kalau dia lagi bangun tidur.

Gomawo reviewnya hehehe

parkjinjeng chapter 41 . Jun 3

Yup Minho

Guest chapter 41 . Jun 3

Annyeong. Jangan lupa ganti guest nya jadi nick, agar tahu kalau balasan reviewnya yg mana hehehe

kyuminjjang chapter 41 . May 26

Ambil hikmahnya aja

renny yunaery chapter 41 . 13h ago

Terima kasih juga telah membaca dan mereview hehehe

Semoga alur seperti ini bisa bertahan

Gomawo

ekha sparkyu chapter 41 . May 23

Iya, lemes banget sampai Ryeowook nggak dengar dia ngomong apa

Ryeowook kayaknya kumpul-kumpul aja

Gembulnya dilarang dibawa

ad clouds chapter 41 . May 21

Coba aja cari beberapa video. Kerekam kok pas teriak Yesong dicuekin kkk Sayang aku lupa di konser mana aja

LQ chapter 41 . May 21

Semakin lama? Maksudnya?

Griffingirl1004 chapter 41 . May 20

Gomawo sudah membaca dan mereview

uwi chapter 41 . May 20

Kadang ada aja firasat nggak enak yang kita rasakan. Ceritanya seperti itu. Yg peka itu kalau selalu bisa merasakan, bukan yang kadang-kadang aja

Tanya ama Kyuhyun aja kenapa dia sellau jawab ping pong. AKu kan Cuma ngikutin videonya

Kim Anna chapter 41 . May 20

Mianhe, aku bukan bikin ff angst kkkk

Kita tunggu ch 42

kyuli 99 chapter 1 . May 20

Nggak ganggu kok. Tapi kayaknya kagak jadi review per chapter yach?

Guest chapter 41 . May 19

Mianhe, aku nggak terima request, bahkan untuk SJ sekali pun. AKu menulis yang ingin aku tulis aja, karena ff ini hiburan tersendiri buatku

chairun chapter 41 . May 19

Gomawo reviewnya

.146 chapter 41 . May 19

Changmin sudah di Beijing waktu Kyuhyun menelepon. Karena itu dia jawabnya mantap

gyuroro chapter 41 . May 19

Gomawo buat semangatnya

Dianti Lestari chapter 41 . May 19

Okay

koukei8696 chapter 41 . May 18

Henry dr sebelum debut sampai breakdown masih sama pacarnya itu. Tapi sebelum solo dia putus.
Soal detailnya cari sendiri di google yach

Hankyung yg bilang saat MC tanya kenapa Henry digendong. Tonton aja acaranya nanti kan tahu.

syifa chapter 41 . May 18

Gomawo sudah bersedia mereview. Jangan bosan yach

lhs chapter 41 . May 18

Iya, ini paling panjang di antara RS. Kalau nanti belum tahu hehehe

Biaelf Sparkyu chapter 41 . May 18

Gomawo. AJa aja fighting

aphrodite13 chapter 41 . May 18

Kkkk iya tuh

Aku nulis di TBC dibaca dong. Jadi kan tahu

ELF AL chapter 41 . May 17

Gpp, baca dan review aja udah terima kasih

v3 chapter 41 . May 17

Cekik kkk Ngapain juga mampir2

hee seol chapter 41 . May 17

Beneran

Guest chapter 41 . May 17

Sama-sama. Terima kasih sudah mengikuti ff ini

iffahCHO chapter 41 . May 17

Jiah wkwkwkwk Termasuk yang kena yach Gpp sesekali bermain-main sama author hehehe

Itu juga yang aku rasakan. Setiap dia jingkrak2 di SS5, melihat dia Cuma diam2 aja di SS1 dan jaran g tampil, sungguh bersyukur dengan keadaannya saat ini.

Iya, dan itu bukan hanya dugaan. Orang2 banyak yang bilang (artis yang kenal Kyuhyun) kalau dia itu orang yang sangat baik dan perhatian, beda sama yang terlihat. Bahkan Henry bilang Kyuhyun adalah hyung di SJ yang paling bisa dia andalkan.

Cek sendiri dan rasakan akibatnya wkwkwkwk

CheonsaKyu13 chapter 41 . May 17

Itu bukan dr HP tapi dari jenis kartu Non. Syukurlah udah berhasil hahaha

Atika chapter 41 . May 17

Untung itu nahan napas kagak sampai lewat. Ada-ada aja wkwkwkwk

Udah biasa sama yang panjang. Tenang aja

Jiah, poor Kyuhyun dan Donghae dibilang pantas kkkk

kerin chapter 41 . May 17

Wah soal waktu nggak berani janji sekarang ini

Lerian chapter 41 . May 17

Gomawo. Semoga bisa bertahan atau lebih baik. Maafkan jika kadang turun juga kkkkk

EchaKyu chapter 41 . May 17

Gambar dulu diselesaikan Non Dasaaaaaaaaaaaar aku menunggumu

anyuen29 chapter 41 . May 17

Makanya dicicil, Mpok. Kalau TBC nya kagak pas nanti RS40 terulang kembali hehehe

Nggak tahu tuh kenapa si Changmin kalau bareng Kyuhyun coolnya hilang. Kyuhyun kalau bareng Donghae, childishnya juga ikut keluar kkkk

EndahD chapter 41 . May 17

Iya lah…pasti tertekan banget kalau kudu begitu. Pengalaman hehehe
Iya itu beneran

aeyoo chapter 41 . May 17

Gomawo aeyoo udah membaca meski penuh perjuangan. Lalatnya kagak masuk mulut kan? Katanya baca sambil ngakak kkkk
Nah itu dia tuh, tapi juga menariknya di situ. Kayak main game puzzle.

GLEK review aja 2 jam? Aigoo…puk puk tangan. Pasti pegel yach
Gomawo sudah susah payah mereview

chapter 41 . May 17

Ini review atau nyindir? kkkk

princesskyu chapter 41 . May 17

He eh, aku baru kali ini juga lihat Kyuhyun terpaksa terang-terangan di depan penonton

diahretno chapter 41 . May 17

Iya. Yang lain terutama SIwon sampai khawatir banget. Kyuhyunnya malah nyantai hahaha

Iya. AKu selalu heran kalau si Changmin cekikan terus setiap Kyuhyun ngomong. Persahabatan mereka memang mengesankan banget

Iya, lagu itu sangat menyentuh.

Iya, kkk Kyuhyun kalau manggil hyungdeul suka seenaknya aja hahaha

He eh, itu marathon dan gempa bikin deg-degan

Kibum semakin tenggelam di karirnya. Hiatusnya dia sudah mulai satu tahun sebelum pengumuman resmi.

4 bulan yg RS40 hahaha

kyuli 99 chapter 41 . May 17

Gomawo buat semangatnya kkkk

Eksadana chapter 41 . May 17

Me too
Selalu dukung SJ yach

Curhat tidak dilarang asal bukan masalah pribadi atau harga sembako kkkk

Gomawo

kc chapter 41 . May 17

Ini dilanjut

Kyuvil chapter 41 . May 17

Okay

Kyuvil chapter 41 . May 17

Benar. Termasuk 20 besar bencana terparah di dunia

cloud's chapter 41 . May 17

Siapa yang muncul? (*tengok kiri kanan)

SupriyantiKyu chapter 41 . May 16

Iya, tapi soal Leeteuk dan yg di Korea aku nggak dapat infonya. Gomawo buat dukungannya

cheche chapter 41 . May 16

Iya, dingin banget. Ada yang bilang suka ama dia malah disuruh cari pacar. Pas fans itu ngomong benci gara2 jawabannya, Changmin malah bilang: Tidak amsalah, aku nggak pernah suka sama kamu.
Kejaaaaaaaaaaam kkkk Tapi kalau sama Kyuhyun berubah 180 derajat -_-

ji eun chapter 41 . May 16

Iya, dipanggil namanya, udah kabur masih dikejar kkkk

Sparkyubum chapter 41 . May 16

Makanya bikin akun dong kkkk

Changmin udah sampai bandara Beijing waktu Kyuhyun nelpon, makanya dia mantap aja ngomong mau ke sana krn mmg udah separuh jalan hehehe

Shin Kyuri chapter 41 . May 16

Sayangnya mereka nggak keluar. Karena kagak pernah ngerasain gempa jadi tulalit

AlifianisaF chapter 41 . May 16

Semoga…. Lho? Kkkkk

pandagame chapter 41 . May 16

Haaa? Nggak enak ah kalau TBC nya nggak pas

Bryan Andrew Cho chapter 41 . May 16

Entahlah. EMangnya dulu nggak?

Keduanya tidak masuk di Rising Star. Jangan ditunggu. Kalau di Shining Star baru ada (*kalau aku jadi buat)

chapter 41 . May 16

Iya, itu kata Yesung sendiri. Hebat yach? Paling pertama juga ngucapin ultah, sampai2 tengah malam. Uhuk, ini sih ngerjain kkkk

GaemGyuLah chapter 41 . May 16

Memang pada bengong kok. Lihat aja videonya. Keren. Sekali tepak murnya copot wkwkwkwk Sakti

dazzling shadow chapter 41 . May 16

KKK Nggak mau janji lagi ah lain kali

anichaulfah chapter 41 . May 16

Hehehe. Aku soalnya ingin meliput video sesuai aslinya memang jadi agak jenuh. Tapi buat yg nggak bisa nonton lumayan menolong

elfishy09 chapter 41 . May 16

Iya, sampai kata Kyuhyun tenang banget kalau lagi gitu kkkk

Anitha'Nay Ervina chapter 41 . May 16

Kata orang di sekitarnya, Kyuhyun itu sekalinya dekat sama orang, dia akan memperhatikan orang itu. Bukan hanya member, tapi orang-orang yang berpapasan dengannya dan menjadi kenal, lalu dekat, bilang seperti itu.

Iya. Lakukan dengan senang, lainnya mengikuti hehehe

ncisksj chapter 41 . May 16

Salam kenal juga kkk

Saniy van houten chapter 41 . May 16

Curcol diterima kkkk

Jiah malah nagih MCB wkwkwkwk

Mereka emang so sweet banget

dyayudya chapter 41 . May 16

Betul tuh, mana Donghae udah keker dan Kyuhyun udah gembul kkkkk
Oops, Kyuhyun udah kurusan deng hehehe

Kalau review dif fn jangan pakai pagar dalam kurung dan tanda baca yang banyak, review kamu hilang lho sebagian

okta1004 chapter 41 . May 16

Jia you! Eh, dui dui dui hehehe

indahlestari chapter 41 . May 16

Paling lama 40 lho, 4 bulan hahaha
(*malah ketawa bukan mikir. Iyagi author error)

sparkyuhana chapter 41 . May 16

Maunya sih gitu, apa daya nggak bisa

Chokyu chapter 41 . May 16

Oh ini review yach? (*bengong mendadak kkkk)

nayla sparkyu chapter 41 . May 16

Betul Minho
Gempanya beneran

Augesteca chapter 41 . May 16

Aku kan ngikutin Rising Starnya, Chingu. Karena lagi di China jadi focus SJM.
Memang di Sichuan, tapi itu gempa 17 terbesar di dunia. Sampai terasa ke Bangkok segala, masak ke sekitar China sendiri kagak? Ya jelas berasa dong. Bahkan air2 kolam di taman Beijing pada berombak katanya. Video soal itu bisa dicari di Youtube. Wuhan tempatnya Zhoumi itu kena imbas yang cukup berefek merusak ke ruamahnya meski nggak sampai kerusakan besar.

yolyol chapter 41 . May 16

Kalau review di ffn jangan pakai pagar dalam kurung dan tanda baca yang banyak, review kamu hilang lho sebagian. Yang Kyuline nggak terbaca belakangnya

Iya, gempanya besar banget

Gomawo reviewnya

Nur ajah chapter 41 . May 16

Kalau review di ffn jangan pakai pagar dalam kurung dan tanda baca yang banyak, review kamu hilang lho sebagian, jadi nggak tahu kalimat utuhnya
Gomawo

yuu chan chapter 41 . May 16

Jangan kekenayangan nanti nggak enak perutnya hehehe

Nitha gaemgyu chapter 41 . May 16

Senang kalau ada yang ketolong sama translate videonya

Banyak yang lebih keren. Semoga aku bisa lebih baik lagi ke depannya
Gomawo sudah mereview. Senang kalau ff ini bisa ada hikmah yang diambil

sparkyumihenecia chapter 41 . May 16

Lantai 24 lho. Untungnya nggak bagian yang parah, kalau tidak, kita nggak bakal ketemu mereka sekarang. Bencana yang mengerikan. Nangis lihat videonya.

Entahlah, julukannya begitu dari sananya, aku hanya mengikuti. AKu rasa justru manager yang menakutkan karena dia selain manager merangkap Bodyguard. Di Thailand manager ini sangat terkenal hehehe

Iya, Changmin lebih sayang ke Kyuhyun. Pas ultah DBSK yg waktu konser KRY Jepang itu, Yunho cerita dia ditinggalin sendirian. Changmin malah ke konser KRY lalu subuh2 ke pasar beli ikan sama Kyuhyun kkkkkk

Iya. Hangeng lututnya kena tepian pulau.

Fanfic just fanfic

Gomawo reviewnya

V3kyuminzhomsung chapter 41 . May 16

Betul Minho
Gempanya beneran

reaRelf chapter 41 . May 16

Iya, sampai2 kata Minho, syaratnya Kyuline itu harus bisa bikin Kyuhyun senang ckckckck Changmin segitunya kkkk

silent reader chapter 41 . May 16

Nyindir ini amat sangat panjang sekali tahu kkkk
Ternyata ada yach reviewer menamakan diri silent rider hehehe

vha chandra chapter 41 . May 16

Chna sering gempa. Ini termasuk yg terbesar

JeKyung Siwonest chapter 41 . May 16

Nggak sebagus itu sampai nggak bisa direview (*iyagi modus kkkk)

aniiee chapter 41 . May 16

Aku suka Chang Kyu muncul sayang sebentar hehehe

Kiyuh chapter 41 . May 16

Aigoo…saiko. Kasihan Kyuhyunnya atuh kkkk

Jiah, makanya sebelum send pelototin dulu nicknya kkkk

sitihalimatussadiah124 chapter 41 . May 16

Itu karena Donghae suka nelpon Kyuhyun meski lagi di kamar mandi kkk

Iya, Changmin dan Kyuhyun sahabat yang baik hehehe

Rafiah ELF Arafatarrafiah chapter 41 . May 16

Ada videonya soal itu

erka chapter 41 . May 16

Jiah…kkk
Iya gempanya beneran

lee yeon rin chapter 41 . May 16

Tariiiiiiik kkkkk

Jmhyewon chapter 41 . May 16

Sama-sama

tutu chapter 41 . May 16

Kalau koran sore kan keburu Non
Kayak waktu Siwon datang ke acara Jackie Chan, Singapura udah nyiarin beritanya di hari yang sama alias koran sore (*acara yang siang)
Selisih waktu Korea dan China 1 jam

HeeeHyun chapter 41 . May 16

Aigoo…kalau dicekik, RS42 nggak ada nanti hehehe

Iya, sampai kakinya nekuk karena nggak kuat diri

Sebenarnya Changmin udah di bandara Beijing waktu Kyuhyun bilang, makanya kedengaran dia lagi ngasih tahu pertugas bandara kalau ranselnya mau dia bawa saja

Aku kayaknya kurang kasih keterangan, berharap kalimat Changmin soal ransel dan kalimat Kyuhyun soal Changmin mengigau, lalu keterkejutan Kyuhyun yang nggak habis pikir bisa secepat itu datang, sudah cukup. Jadi aku remake sedikit deh biar nggak salah paham lagi hehehe. Aku sukanya menebar teka-teki di antara kalimat.
Iya Seunghwan

Iya, Sopda saking sedihnya, waktu di wawancara di asrama soal rencana kedepan kalau asrama ditutup sampai bilang: kamu menyakitiku (*ke reporter)
Melihat Sopda dan anak2 itu menangis yang di bangku bawah, membuatku bisa membayangkan betapa berharganya perjuangan SJ bagi mereka.

Sepertinya panjangan yg di PM deh kkkk

evilpumpkin chapter 41 . May 16

Iya, itu benar dan mereka masih di dalam gedung setinggi 27 lantai

Shin chapter 41 . May 16

Iya, aku suka kedua grup ini. Persahabatan mereka nggak terbatas oleh persaingan bahkan agensi yang berbeda. Tetap ada.

Ochaiia chapter 41 . May 16

Itu yang Donghae kangen member memang real

Lagi jadi maniak ping pong kkkk

Aku juga bingung. Soal Zhoumi MC saja dia tidak tahu

Changmin sudah di Beijing waktu Kyuhyun nelpon. Cuma Kyuhyun ternyata nggak di sana
Iya, Minho.

Ryeowook memang eommanya SJ

Iya, Donghae ketemu Kyuhyun bakalan lucu-lucu adegannya kkkk
Cedera ini masih berlanjut di kisah selanjutnya
SJ dan SJ M orang-orang yang kuat dan pantang menyerah.

Itu Real lho. Kyuhyun protes soal itu nanti. Pas Leeteuk ngeles soal SUKIRA, dia kena ama Ryeowook yg sengaja nelpon sehari 5 kali tetap nggak diangkat wkwkwkwk

Gomawo buat reviewnya

Gkyunia 3929 chapter 41 . May 16

Iya, hanya sampai malam, masih ada panggung 1 x sebelum jam tidur. Mungkin sebelum tengah malam dia sudah ke rumah sakit

Changmin kalau ketemu Kyuhyun berubah kayak gitu. Aku aja heran kkkk

gyu1315 chapter 41 . May 16

Nggak bisa janji

Guest chapter 41 . May 16

Gempanya beneran, chingu

chapter 41 . May 16

Iya, Kyuline mulai dibentuk meski belum, baru calon hehehe

Gempanya sungguhan

YeSan84 chapter 41 . May 16

Sepertinya nggak.
Kalau soal Yesung dan gempa itu real

Guest chapter 41 . May 16

Fanfic just fanfic
Tapi hal itu biasa dilakukan artis2 sana jika kondisi tubuh tidak mendukung. Dilakukan tergantung kebutuhan

krismi chapter 41 . May 16

Iya, buat asrama sekolah.

Penasaran boleh, nguber authornya kagak boleh hehehe

Gomawo sudah mereview

Fitri MY chapter 41 . May 16

SUka panjang yach? Kkk Gomawo mereviewnya

chapter 41 . May 16

Iya, Minho. Kayaknya masih lama

KyuChul chapter 41 . May 16

Iya, mereka berhasil.

Sama-sama. Ikut senang jika ada yang terbantu.

Cho Kyuna chapter 41 . May 16

Ommo…ikut elus nggak boleh jadi nyengir aja deh. wkwkwkwkwk

Iya deh, tapi enaknya lain kali di copyin biar gampang nyarinya kkkk

Cho Kyuna chapter 41 . May 16

Lain kali langsung ke TBC nya dulu aja wkwkwkwk

Itu ada yg kurang, kalimatnya nggak sengaja kehapus pas diblock buat dipindah
Sudah diperbaiki hehehe

kangsanghee chapter 41 . May 16

Kalau baca ff ku, pinggiran kalimatnya kudu dibaca, karena aku suka nyebar clue di sana. Kalau kamu baca percakapannya aja atau sekilas2 di jamin kayak puzzle yg banyak bolongnya. Aku selalu menulis dgn cara seperti itu kkkk

chapter 41 . May 16

Gomawo hehehe

cloud prince chapter 41 . May 16

protes #teteup

Sepertinya memang ada yg konslet kkkkk

Iya. Selama masa2 itu dukungan member benar2 membuatnya bisa bertahan sampai saat ini di mana dia sudah jauh lebih sehat kkk

Iya, semua ditanggungnya sendiri

Changmin kalau ama Kyuhyun totally banget pasrahnya wkwkwkwk

Betul, Minho. Di mata Minho, Kyuhyun itu nomor 1. Dia sendiri yang nulis

Kata orang2 disekitar Kyuhyun, jika ada kata yang lebih dari 'sangat baik' kata itu cocok untuk Kyuhyun. Wow banget kan?

Iya, dikasih timun hehehe
Mereka nggak mau menyerah. Sungmin bilang, dia akan mengingat anak2 di ujung finish agar dia bisa terus melangkah

Iya, semua member SJ punya tenggang rasa yang besar. Heechul bilang, di dorm, ia benar2 bisa menjadi Heechul yang sebenarnya tanpa perlu takut dinilai dan ditolak. Semua menerima dia apa adanya. Bagaimana dia rebut, makan, duduk, semua tidak ada yang menuntut dia berubah kkk

Iya, mana bisa2nya kata2 Leeteuk dan Hankyung sama hehehe, bahwa rintangan seperti apapun harus mereka atasi agar bisa mencapai tujuan utnuk anak2 itu

Soal gempa akan diperjelas di ch 42

Sinyal dll baru pulih sore harinya.

Gomawo kkkkkk

chapter 41 . May 16

Kenapa nggak boleh di situ? (*watados)

Guest chapter 41 . May 16

Itu benar. Henry sendiri yang cerita kalau dia sebelum debut sampai Breakdown baru putus

pipah18 chapter 41 . May 16

Wkwkwkwk Kalau di samping Kyuhyun, Changmin berubah banyak. Kalau menjauh baru cool lagi hehehe
Iya, nggak tahu Kyuhyun punya kekuatan apa bisa merubah Changmin kayak gitu

SilvaELF chapter 41 . May 16

Gempa itu beneran

Guest chapter 41 . May 16

Gomawo buat semangatnya

Aisah92 chapter 41 . May 16

Wkwkwkwk kayak ninja? Keren dong

Kyuhyun itu hyung yang paling diandalkan lho oleh Henry. Dia berhasil jadi hyung yang baik. Henry ngakuin itu diwawancara.

Iya, juicer itu parah

Kangin bilang yang nggak dia sukai dari SUngmin itu sikap sungkannya ke Kangin yang dia rasa lebih tua. Maunya Kangin kalau ada apa2 ya langsung aja bilang kkkk Bisa dilihat di Intimate Note soal ini

Lagunya bagus. Cari aja hehehe

Zaireen oksismi chapter 41 . May 15

Iya beneran ada. Mampir saja ke FB ku untuk lihat foto2 dan link videonya

sima chapter 41 . May 15

Padahal yg kali ini malah banyak realnya yach kkkk
Wkwkwkwk komenmu itu kkkkk

ika chapter 41 . May 15

Jiah ngapain juga mampir kalau cuma naruh komen? Kkk Aku kangen Kadera bukan Ika :-P

Just kidding kkk

vietaKyu chapter 41 . May 15

evil kudunya dimacanin yach? kkkkk

He eh, Changmin bilang Kyuhyun satu2nya orang yg paling mengerti dia. Nggak heran Changmin nggak bisa move on. Wkwkwkwk just kidding
Poor Siwon kkkk

Lha, kenyataannya begitu…mmg gempa -_-

chapter 41 . May 15

Gomawo buat review dan semangatnya

Lia Nathaniel chapter 41 . May 15

Aigoo…capek nulis kepanjangan kkkk

Kayaknya enak…aku juga mau

.524 chapter 41 . May 15

Kayaknya masih panjangan 38 remake

Minimie harus bersabar tidur di kasurnya Kyuhyun kkkk

Kasihan, leader kan butuh tidur kkkk

Gomawo. Janjimu aku pegang lho yach

phoutree chapter 41 . May 15

Aniyo, hanya mereka yg tahu hehehe

Iya, sama Wook yang mungil malah tetap kelihatan Ryeowook itu hyung. Kalau sama DOnghae kadang sama kadang Kyuhyun yang hyung kkkk

Gomawo

Hania chapter 41 . May 15

Iya yach…kapan nih updatenya?

yaniarchie chapter 41 . May 15

Gomawo (*bow) Semoga aku nggak lupa untuk belajar terus

Guest chapter 41 . May 15

Gomawo mau bersabar menunggu

anetzkyu chapter 41 . May 15

Di cek aja hahaha

meimeimayra chapter 41 . May 15

Semua member lola…bisa dilihat di ch42. Masak gempa malah tetap bertahan di gedung…..

ismasparkyu chapter 41 . May 15

Gomawo, chingu

JiniELF13 chapter 41 . May 15

Thank you

GaemGyu92 chapter 41 . May 15

Sayangnya mereka nggak keluar gedung ckckckck

Dewiangel chapter 41 . May 15

Angel, terima kasih. Tapi aku rasa banyak yang lebih bagus dariku. Doain aja aku bisa tambah baik, karena kadang ideku mentok (*malah curcol kkkk)

LieaKei chapter 41 . May 15

Ch 42 akan menjawab

Scary manager itu salah satu manager SJ bukan SJ M. Dia merangkap bodyguard. Manager hyung di ff ini aslinya dr banyak orang, krn managernya banyak. Biar focus pokoknya siapapun namanya disebut manager hyung aja. Kan ini ff tentang SJ hehehe

hwangkyu chapter 41 . May 15

Mianhe kelamaan updatenya

uyie retno chapter 41 . May 15

Iya, itu gempa beneran

phiexphiexnophiex chapter 41 . May 15

Nggak tahu mau balas apa hahaha
Btw, gomawo reviewnya
heeh ngambeknya Kyuhyun lucu
Semoga bisa tampil bersama dalam 1 lagu, kalau mmg nggak bisa balik….

diahd5 chapter 41 . May 15

Haaaaaaa tega amat

Wah itu sih masih jauh sekali….

uyie retno chapter 41 . May 15

Changmin otaknya kata Kyuhyun. Dia juga yg nunjuk calon anggota hehehe

aya chapter 41 . May 15

Ya udah aku lupa nulis aja deh hehehe

ganisa chapter 41 . May 15

Aigoo…

Cloudyvu chapter 41 . May 15

Iya, Minho Ok

SapphireXian chapter 41 . May 15

Beneran

BabyBlueBunny137 chapter 41 . May 15

Gomawo

tiefa chapter 41 . May 15

gomawo juga reviewnya

ayusetya chapter 41. May 15

Iya. Mana enak juga kalau sakit hehehe

AngeLeeteuk chapter 41 . May 15

Yup

kimsookyu88 chapter 41 . May 15

Okay

2143 chapter 41 . May 15

Iya, aku juga suka mereka karena hal itu

wulan dari c missk-popchapter 41 . May 15

Jiah kkkk