Title : RISING STAR Chapter 50
Genre : Brothership
Rating : Fiction T
Cast : Kyuhyun, Leeteuk, Heechul, Hankyung, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Zhoumi, Donghae, Siwon, Ryeowook, dan Henry.
Disclaimer : All them belong to themselves and GOD.I own only the plot.
Warning : Typos, Geje , MAsih perlu banyak perbaikan, If Read Don't Bash, Fanfic just fanfic, jangan meng-copy paste meskipun menyertakan nama. Share saja dalam bentuk link ffn, tidak kurang dari itu . Gomawo
Summary :
.
.
RISING STAR
Chapter 50
.
(Sedikit potongan dari adegan chapter sebelumnya)
.
Kata-kata lembut yang jarang keluar dari mulut hyung-nya itu membuat Kyuhyun menggigit bibirnya menahan tangis. Matanyanya mulai berkaca-kaca hingga ia mendongakkan kepalanya ke atas untuk menahan air matanya.
"Perubahan adalah sesuatu yang pasti akan terjadi kan, hyung? Tidak terkecuali pada kita?"
Heechul berusaha mendengarkan kata-kata yang nyaris tak terdengar itu, namun ia tidak ingin meminta Kyuhyun untuk mengulanginya. Ia ingin Kyuhyun mengutarakan apa yang ada di dalam hatinya dengan leluasa. Namun Kyuhyun tidak melanjutkan kata-katanya, sehingga Heechul berusaha menebak sendiri apa yang sebaiknya ia katakan kepada Kyuhyun.
"Kita adalah Super Junior ketika kita sukses. Bahkan jika kita gagal, kita tetaplah Super Junior."
Kyuhyun mengangkat kepalanya dan memandang lurus ke arah Heechul. Heechul tersenyum senang. Hal itu menandakan tebakannya tentang perubahan yang dimaksud Kyuhyun adalah tepat.
"Tetapi, Donghae hyung akan kembali ke Mokpo, dan Leeteuk hyung memutuskan akan wamil jika album kita selanjutnya tidak berhasil…."
"Darimana kau dengar berita aneh itu?"
"Donghae hyung yang mengatakannya sendiri."
"Aish! Pabo Hae!"
Heechul ingin tertawa, namun wajah Kyuhyun begitu sedih sehingga ia mengurungkan niatnya dan memilih merangkum wajah itu dengan kedua tangannya.
"Itu artinya, perasaan mereka untuk bersamamu, sama kuatnya dengan perasaanmu untuk bersama kami." Heechul tersenyum ketika Kyuhyun menautkan alisnya tak mengerti.
"Tiap orang memiliki cara yang berbeda. Kau tipe orang yang akan tetap berdiri di tempat untuk menghadapi masalah, meskipun kau akan babak belur karenanya. Tetapi ada juga orang-orang yang mencoba menjauh agar mereka bisa bertahan menghadapi semua itu. Aku juga termasuk orang yang terkadang melarikan diri, agar aku masih bisa hidup dan kembali untuk bertarung." Kali ini Heechul benar-benar tergelak melihat wajah Kyuhyun yang semakin mengenaskan.
Tiba-tiba sepasang tangan merangkul Kyuhyun dari belakang.
"Kyuhyunie yang selalu berusaha berdiri di tempatnya, seperti kompas bagi kami semua." Ryeowook tersenyum saat Kyuhyun menoleh ke arahnya. "Ketika kami berubah haluan dan tersesat, maukah kau menjadi petunjuk arah bagi kami, Kyuhyunie?"
"Kami akan kembali. Percayalah, Kyuhyunie, sebelum kau tumbang di tempat, kami akan kembali dan berdiri bersama denganmu. Kita akan bersinar bersama."
Kyuhyun memandang Heechul. Kali ini seulas senyum terkembang di wajahnya. "Kita akan bersinar bersama, Heechul hyung? Benarkah?" tanya Kyuhyun sambil memeluk tangan Ryeowook yang masih melingkari pinggangnya.
"Kenapa? Kau tidak percaya? Apa aku begitu tidak peduli kepada kalian?"
"Kau bukan orang jahat, hyung. Kau hanya terlalu fokus terhadap pekerjaanmu. Itu saja." Ryeowook terkikik. Itu yang selalu dikatakan Kyuhyun jika ada seseorang yang mengatakan Heechul tidak peduli kepada dongsaengdeul.
"Aku rasa aku mulai berubah." Heechul ikut tertawa. "Mungkin karena aku terlalu banyak berbuat salah kepada Kyuhyunie dan kalian semua, aku jadi sadar seperti apa aku sebenarnya. Dan aku tidak menyukainya."
Kyuhyun terdiam. Ryeowook kini duduk di sebelahnya dan mengambil sesendok es krim dari dalam mangkuk.
"Bagiku, kalian sudah seperti keluarga. Apapun yang terjadi, bahkan meski tidak ada fans yang mendukung kita lagi, kau tetap uri magnae, Kyuhyunie. Kita semua tetap hyung dan dongsaengdeul di sini." Heechul menepuk pelan dadanya sambil tersenyum sedih. Pikirannya melayang kepada Kibum yang sepertinya harus mereka lepaskan. "Bahkan meski kita akan terpisah, selamanya kita adalah keluarga."
Kedua mata Kyuhyun melebar. Ia tidak mau menerima kata 'berpisah'.
"Ya! Hyung! Katamu tadi, kita tidak akan… APPO!" Kyuhyun mengaduh ketika Heechul menepuk kepalanya dengan keras. "Hyung! Aku bisa menjadi bodoh jika kau memukul kepalaku!"
"Kepalamu terlalu keras untuk dirusak semudah itu!" Heechul menyeringai. "Aku berharap kita bertigabelas dapat tetap bersama. Tetapi 13 kepala belum tentu memiliki pemikiran dan kemauan serupa."
Heechul kembali tertawa melihat wajah Kyuhyun yang nyaris menangis dihadapkan pada kenyataan itu, sementara Ryeowook menyimak semuanya dengan bingung.
"Ya! Kim Kyu! Jangan menangis! Setidaknya aku bisa menjamin bahwa aku tetap menjadi Super Junior sampai mati! Apakah hyung-mu ini tidak cukup untukmu eoh?"
"Aku…aku tidak ingin…." Kyuhyun kini benar-benar ingin menangis. Wajahnya sudah memerah dan tatapannya kabur oleh air mata yang menutupi pandangannya. Ia menggigit bibirnya keras-keras sehingga Heechul kembali merangkum wajah itu agar memperhatikannya.
"Kyuhyunie, kau akan bertahan bersamaku bukan? Setidaknya aku yakin kau akan bertahan bersama kami… Aku benar kan? Jadi berhentilah menangis! Ya! Kim Kyu!"
"Kami semua akan mencoba bertahan." Leeteuk yang baru saja masuk, duduk di sisi mereka sambil tersenyum. Ia mendengarkan pembicaraan itu sejak memasuki penginapan yang tidak terpisah oleh dinding kedap suara. Ia bisa mendengar percakapan mereka yang cukup keras, hanya saja Leeteuk mencari waktu yang tepat untuk masuk. Ia ingin mendengar semuanya tanpa Kyuhyun menarik diri karena kehadirannya. "Perubahan pasti terjadi. Tetapi selama tidak ada kata bubar yang terucap, kita akan tetap bertahan."
"Aku harus mempercayai kata-kata orang yang bahkan tidak mengangkat teleponku?" Kyuhyun menghapus air mata yang mengalir di pipinya sambil merengut. "Teuki hyung, kau harus meneleponku, baru hal lain kita bicarakan."
Heechul dan Ryeowook mentertawakan Leeteuk yang kehilangan kata-kata menghadapi Kyuhyun.
.
.
Jam makan malam telah tiba. Wanita penjaga penginapan dengan dibantu beberapa orang lainnya menghidangkan makanan yang Heechul pesan. Semua bertepuk tangan penuh semangat. Ruang makan dipenuhi wangi masakan yang membuat perut mereka semua berteriak minta diisi.
"Apakah Siwonie yang membayar?" Pertanyaan Leeteuk langsung disambut seruan protes oleh dongsaengdeul.
"Jangan mengatakan seperti itu," tegur Heechul. "Siwonie sudah menyanggupi semuanya termasuk makan dan keperluan lain."
"Ne, tidak usah khawatir, Teuki hyung." Siwon tersenyum. "Kita bisa berkumpul bersama seperti ini saja sudah membuatku sangat senang."
"Ini salah satu cara Heechul hyung membuat Super Junior tetap bersatu." Kangin mulai mengambil nasi dan lauk pauk.
"Aku belum pernah mendengarnya. Apa itu?" Pertanyaan Kyuhyun dijawab dengan pandangan aneh member lainnya. "Hyungdeul, aku serius! Aku tidak tahu apa yang Kangin hyung maksud. Mungkin itu terjadi sebelum aku bergabung bersama kalian?"
"Kyuhyunie benar." Kibum menebar killer smile-nya. "Siapa yang akan memberitahu uri magnae?"
"Yang membuat peraturan saja," usul Hankyung sambil tersenyum.
Heechul yang tengah menikmati makan malamnya merasa terganggu. Namun kedua belas pasang mata itu membuatnya tersudut.
"Begini, uri magnae…" Heechul menatap Kyuhyun meminta perhatian penuh. Kyuhyun bersiap menyimak dengan serius. "Di Super Junior, tidak ada yang boleh menyembunyikan jumlah penghasilan mereka. Kau tahu sendiri, di luar kegiatan grup, kami mendapat pendapatan yang lain."
"Kalau begitu, Leeteuk hyung dan Shindong hyung yang memiliki pendapatan tertinggi?"
"Pintar! Memang mereka yang paling tinggi saat ini." Heechul menyeringai. "Untuk menghindari adanya kecemburuan, kita harus terbuka. Dan yang memiliki pendapatan terbanyak di bulan itu, mereka yang akan mentraktir kita semua makan."
"Tetapi, kenapa yang aku lihat, selalu Siwon hyung yang membayar?" tanya Kyuhyun dengan wajah polos.
Semua kecuali Leeteuk dan Shindong tergelak mendengarnya. Eunhyuk memeluk Kyuhyun yang duduk di sampingnya dengan perasaan gemas.
"Bukankah kita memiliki magnae yang sangat imut?"
Kyuhyun melempar death glare ke arah Eunhyuk, namun kali ini dance machine Super Junior itu mengabaikannya. Ia tetap memeluk dan mengguncang tubuh Kyuhyun keras-keras.
"Ah, itu karena kami berdua masih memiliki banyak kebutuhan, Kyuhyunie, berbeda dengan Siwonie," jawab Shindong mewakili dirinya dan Leeteuk.
"Aku tidak keberatan, tapi aku memang sedikit heran, kenapa aku yang selalu membayar jika kita pergi makan." Suara tawa kembali memenuhi ruangan itu melihat mimik kebingungan Siwon.
Acara makan malam di penginapan berlangsung ramai seperti biasa, dipenuhi celotehan, ejekan, dan gurauan. Bahkan saat makanan telah habis berpindah ke perut mereka semua, tak seorangpun bergerak ke ruang tidur.
"Super Junior adalah rumah bagiku…"
Kata-kata yang diucapkan Kyuhyun membuat kedua belas hyung-nya menoleh. Kyuhyun tersenyum senang dengan keberadaan mereka semua.
"Jika suatu hari nanti aku memiliki kegiatan di luar grup seperti hyungdeul, Super Junior tetaplah tempat aku kembali…."
Leeteuk mengangguk senang. "Di Super Junior, aku mengenal apa itu arti 'kebahagiaan'. Dan aku bersyukur bisa menjadi bagian dari Super Junior." Leeteuk memandang dongsaengdeul dengan haru.
"Aku ingin menggapai mimpiku bersama kalian semua," cetus Eunhyuk dengan suara tercekat. "Aku ingin meraih mimpiku bersama orang-orang yang aku miliki sekarang. Aku tidak ingin kita terpisah…"
"Aku ingin berkeliling dunia suatu saat nanti bersama kalian." Donghae mati-matian menahan air matanya.
"Bagiku, Super Junior sudah seperti sahabat baik, rekan sepasukan." Siwon tersenyum. "Aku yakin kita akan sukses bersama-sama."
"Apa yang kau katakan Siwonie? Rekan sepasukan? Kau ingin masuk tentara lebih cepat?"
Pertanyaan Heechul membuat Siwon meringis.
"Aku tidak mempunyai kemampuan yang menonjol." Sungmin tertunduk sedih. "Semua kemampuanku hanya rata-rata saja."
"Tapi Sungmin hyung menguasai banyak hal!" seru Kyuhyun mencoba memberi semangat.
"Mungkin sebagian dari kalian tidak tahu soal ini." Tiba-tiba Yesung membuka suara sambil menepuk bahu Sungmin. "Sungminie adalah orang yang sangat rajin yang pernah aku temui. Selama lima tahun dia menjalani latihan di SM, tidak sekalipun aku melihatnya membolos."
"Berbeda jauh denganku." Kibum tersenyum. Ia terkenal sebagai tukang bolos nomor satu selama masa-masa pelatihan.
"Super Junior adalah tempat impianku menjadi kenyataan. Aku yakin, bersama kalian semua, impianku akan terwujud." Yesung tersenyum sambil merangkul Sungmin dan Ryeowook.
Ryeowook mengangguk dengan wajah cerah. "Aku seperti memiliki hyungdeul dan dong… dan teman baik di sini." Ia meralat ucapannya sehingga suara tawa kembali pecah di ruangan itu, sementara Kibum dan Kyuhyun tersenyum maklum.
"Ryeowookie selalu ingin menjadi magnae." Celetukan Shindong membuat suara tawa semakin keras.
"Kyuhyunie selalu memanggilku tanpa embel-embel hyung!" Ryeowook mencoba membela diri.
"Ne. Ne. Ne. Kalian di SJM menjadi gamer; Kau menjadi magnae; Semua salah Kyuhyunie." Eunhyuk tergelak ketika Kyuhyun benar-benar mengguncangnya dengan keras. "Hyungdeul, dowajuseyo! Magnae paling tidak manis se-SM hendak menelanku!"
"Aku lebih baik menelan ikan asin daripada menelan Hyukhyuk!" seru Kyuhyun dengan gemas.
Keributan mereda ketika wanita penjaga penginapan datang untuk membereskan peralatan makan. Hankyung orang yang terakhir meninggalkan tempat itu. Ia memandang kesibukan si penjaga penginapan sambil termenung. Kehangatan yang ia rasakan malam ini membuatnya tersentuh.
Hangeng… Kau harus mencoba bertahan… Demi hyungdeul dan dongsaengdeul yang memiliki impian besar bersama, kau harus mencoba bertahan…
Namja itu menarik napas panjang, mencoba tersenyum untuk menghilangkan perasaan sesak di dalam hatinya, lalu beranjak menuju ruang tidur.
.
.
7 Juni…
Mari kita tunjukkan bahwa kita satu
Aku adalah eternal leader Super Junior
LEETEUK
.
Leeteuk mengetik status itu di cyworld-nya dengan perasaan senang. Hari yang dinantinya telah tiba meski baru beberapa menit memasuki tanggal 7 Juni. Ia melirik ke arah dongsaengdeul yang tidur bertebaran di seluruh penginapan yang mungil itu. Namun matanya memicing saat tidak menemukan dua sosok di sana. Ryeowook dan Kyuhyun.
"Ck, ke mana mereka berdua?"
Kaki Leeteuk baru saja melangkah melewati pintu ketika sebuah suara erangan menerpa telinganya.
"Siwonie….?"
.
.
.
Penginapan yang disewa Siwon benar-benar terawat dengan baik dan asri. Halaman yang tidak terlalu luas dipenuhi dengan tanaman dan bebatuan yang tertata rapi. Sebuah kolam kecil yang berada di dekat sebuah bangku taman, tampak dihiasi cahaya lampu yang teduh. Kecipak air sesekali terdengar ketika ada ikan yang muncul ke permukaan. Meski masih berada di kota Seoul, perkampungan yang dipenuhi rumah-rumah kuno itu bebas dari keramaian kota.
Kyuhyun mengusapkan kepalanya ke bahu Ryeowook sebelum akhirnya bersandar di sana tanpa mengatakan apapun. Ryeowook melirik dongsaeng-nya itu, membiarkan Kyuhyun bersandar sementara ia duduk diam menunggu. Sudah hampir satu jam mereka menikmati keheningan taman dalam diam. Ketika melihat Kyuhyun tidak bisa tertidur, Ryeowook mengajaknya untuk duduk di sana.
"Kyu..."
"Hmm?"
Ryeowook tersenyum lega mendengar sahutan itu.
"Kau berjanji akan memberiku hadiah di ulang tahunku kali ini. Kau tidak boleh menarik janjimu itu."
"Ulang tahunmu masih 2 minggu lagi, Ryeowookie," sahut Kyuhyun pelan. Ia mulai mengantuk namun belum ingin beranjak dari taman itu.
"Aku belum mendengar jawabanmu. Kau akan menepati janjimu kan?"
Kyuhyun mengangguk sambil tetap bersandar di bahu Ryeowook. Ia ingat, ulang tahun Ryeowook tahun lalu dilaluinya di rumah sakit. Ia tidak bisa membelikan apapun untuk hyung-nya itu, jadi Kyuhyun menjanjikan hadiah untuk ulang tahun berikutnya.
"Bolehkah aku menentukan hadiah yang kuinginkan?"
Kyuhyun tidak lagi bersandar, dan menghadap Ryeowook sepenuhnya.
"Apa itu?"
"Jadilah sehat, uri Kyuhyunie. Tetaplah menjadi Kyuhyun yang penuh kegembiraan. Itulah hadiah yang aku inginkan. Hyung sangat menyayangimu."
Mendengar kata-kata yang tulus itu, Kyuhyun menggigit bibirnya, namun hal itu tidak bisa menahan air matanya.
"Uljima, uri Kyuhyunie, uljima." Ryeowook memeluk Kyuhyun dan mereka menangis bersama. "Kau harus memenuhinya! Arrachi?"
Kyuhyun tersenyum, kembali menyandarkan kepalanya di bahu Ryeowook. "Ryeowookie, tadi siang aku bermimpi sangat indah saat perjalanan ke sini. Biasanya aku tidak bisa mengingatnya… Tapi mimpi kali ini begitu jelas…."
"Bagaimana bisa? Kangin hyung dan Shindong hyung bergantian menggendongmu. Apa kau tidak merasa terguncang-guncang?"
Kyuhyun tertawa. "Kenapa kalian memilih ke sini? Perlu beberapa menit berjalan kaki untuk ke perkampungan ini."
"Mereka sama sekali tidak keberatan." Ryeowook mengibaskan tangannya. "Lalu, apa mimpimu?"
"Kita bersama-sama di dorm. Bertiga belas." Mata Kyuhyun menerawang menatap langit malam yang dipenuhi bintang. "Banyak sekali makanan di sana. Teuki hyung memasak ramen andalannya; Ryeowookie membuatkan secangkir cokelat panas untukku; Donghae hyung menyuapiku; Heechul hyung mengelus rambutku; dan Siwon hyung…"
"Mencubit pipimu."
"Ya! Bagaimana kau mengetahuinya?"
Ryeowook tertawa. "Itu yang akan dilakukan Siwon hyung jika mendengar cerita tentang mimpimu."
"Itu mimpi yang sangat indah kan? Aku ingin kita semua bisa berkumpul lengkap di dorm setiap hari, menikmati makan bersama-sama."
"Aku juga mengharapkan hal itu." Mata Ryeowook ikut menerawang. "Ah, Kyuhyunie, apa kau tidak merasa Siwon hyung beberapa hari ini sangat pucat?"
"Sejak di Hongkong aku sudah melihatnya tidak seperti biasanya, tetapi Siwon hyung bilang itu karena kelelahan."
"Semoga kau benar." Ryeowook tersenyum lega. Wajahnya berbinar ketika teringat sesuatu. "Apa manager hyung sudah memberitahumu? Kita akan bernyanyi bersama Changmin dan Junsu hyung di lagu Wish. Aku tidak sabar menunggu partitur lagu itu."
Kyuhyun tertegun, namun akhirnya memilih tersenyum. Ia merasa senang melihat binar kegembiraan di mata Ryeowook. "Sepertinya kita akan ke China sebelum bisa berlatih bersama, Ryeowookie."
"Ah, sayang sekali…" Ryeowook menghela napas panjang. "Tapi tak apa. Kita berkonsentrasi dahulu dengan Dream Concert. Lagipula lagu itu cukup sulit sehingga aransemennya belum selesai sampai saat ini."
"Kau tahu kenapa begitu?"
"Tidak." Ryeowook menggeleng. "Yang aku dengar, Professor Park selalu merasa tidak puas dengan hasilnya, karena itu lagu Wish tidak jadi dimasuk-kan ke versi A."
"Aku jadi sedikit khawatir…" Kyuhyun ikut menghela napas panjang.
Ryeowook memiringkan kepalanya ketika sesuatu terlintas.
"Kyuhyunie, kau tidak kelihatan terkejut waktu aku memberitahu tentang lagu Wish. Apa manager hyung sudah mengatakannya? Tapi kenapa dia memintaku untuk memberitahumu?"
Baru saja Kyuhyun hendak menjawab, terdengar teriakan Leeteuk dari dalam penginapan. Kyuhyun dan Ryeowook bergegas berlari menghampiri.
Di dalam, semua member sudah terbangun oleh teriakan sang leader. Leeteuk merangkul Siwon yang tampak menggigil hebat. Bibir namja tampan itu membiru. Hanya erangan yang terdengar dari mulutnya.
"Kita bawa dia ke rumah sakit!" seru Leeteuk. "Mungkin kita tidak akan menjalani Dream Concert bersama-sama…"
"MWO?"
Semua terkejut mendengarnya. Namun keadaan Siwon benar-benar mengkhawatirkan. Mereka tidak punya pilihan lain.
Apakah tanggal 7 Juni yang mereka nantikan selama ini akan berlalu begitu saja tanpa ketiga belas member berada di panggung yang sama?
.
.
Leeteuk mengamati Siwon yang terbaring pucat di ranjang rumah sakit. Meski dongsaeng-nya itu tidak pernah menganggap kelas mereka berbeda, namun semua tahu seperti apa dunia Siwon sebenarnya. Nama besar sang ayah, Choi Kiho, membuat Siwon langsung mendapatkan prioritas dan pelayanan terbaik. Mereka semua boleh berkumpul di kamar VVIP ini dengan perjanjian bahwa mereka akan segera keluar setelah membahas hal yang penting mengenai konser sore itu dengan Siwon.
"Aku…tidak bisa ikut?" tanya Siwon dengan mimik sedih. Kekecewaan tampak jelas di wajahnya ketika Leeteuk mengangguk.
"Kau harus beristirahat, Siwonie. Kita masih bisa berkumpul di lain waktu," jawab Leeteuk berusaha membesarkan hati Siwon dengan senyumnya.
Siwon mengedarkan pandangannya ke wajah-wajah yang tampak murung itu. Pandangannya terhenti kepada sesosok tubuh yang berdiri memojok, nyaris tersembunyi di balik sebelas sosok memberdeul yang mengerubunginya. Rasanya Siwon ingin memanggil sosok kurus yang tertunduk dalam itu, sekedar mengatakan bahwa ia hanya kelelahan. Tetapi infus yang menusuk lengannya sama sekali tidak menguatkan argumennya.
"Kita harus bersiap-siap." Heechul mengingatkan, entah kepada siapa. Ia menepuk tangan Siwon yang tidak diinfus, lalu berjalan keluar. Hankyung menjabat tangan Siwon sebelum pergi menyusul sahabatnya.
Leeteuk mencoba tersenyum kepada dongsaengdeul yang masih berada di kamar itu. "Chullie benar; Kita pulang sekarang. Siwonie, istirahatlah baik-baik, arra?"
"Arraseyo, Teuki hyung." Siwon mengangguk sedih.
Eunhyuk dan Donghae memeluk Siwon diikuti Sungmin, Shindong, dan Kangin.
"Good well soon, hyung." Kibum berpamitan dengan gayanya yang cool, sehingga mau tak mau Siwon tersenyum.
"Kenapa kau tidak menjaga dirimu baik-baik? Di antara kami, memang kau yang paling banyak pekerjaan, Siwonie. Seharusnya…seharusnya kau bisa mengambil waktu istirahat untuk dirimu sendiri." Yesung merasa enggan meninggalkan tempat itu. Ia menggenggam tangan Siwon yang bebas, dan tidak juga melepaskannya.
"Jangan terlalu sedih, hyung. Kau bisa-bisa mengundang aura gelap di sekitarmu. Aku tidak ingin Dream Concert bersuasana horor selama aku tidak ada di sana untuk berdoa."
"Kau tidak lucu!" seru Yesung kesal, yang justru membuat Siwon tersenyum lebar.
Ryeowook merangkul pinggang Yesung sambil tersenyum ke arah Siwon. "Kami akan berusaha mengisi tempatmu selama di atas panggung. Hyung tidak perlu khawatir. Istirahatlah sebaik mungkin."
Siwon mengangguk meski kekecewaan masih tampak. Ekor matanya menangkap sosok Kyuhyun yang lagi-lagi hanya diam memandangnya. Dongsaeng terkecilnya itu tidak mengatakan apapun selain mengangguk untuk berpamitan, lalu mengikuti Ryeowook dan Yesung.
.
.
Meski baru saja berlibur seharian kemarin, member Super Junior bergeletakan di ruang tamu dorm lantai 11. Kejadian dini hari tadi, kenyataan bahwa hari yang mereka tunggu-tunggu untuk bersama di atas panggung hanyalah mimpi, ditambah latihan mendadak untuk menyesuaikan penampilan mereka tanpa Siwon, benar-benar melelahkan.
"Aku rasanya ingin berlibur…." Eunhyuk menatap langit-langit ruangan sambil berbaring dengan kedua kaki dan tangannya terentang.
"Yak! Hyukie! Tempat ini jadi sempit!" protes Kangin.
"Jangan ribut!" seru Heechul dengan suara tak kalah keras dari Kangin.
"Chullie…" Hankyung menggelengkan kepala ketika Heechul menoleh ke arahnya, memberi tanda agar sahabatnya itu tidak memperpanjang masalah.
"Hyung, kau boleh ambil bagianku." Kibum yang ada di sisi lain Heechul, bangkit berdiri.
"Hyung, kau bisa ambil bagianku juga." Hae yang berbaring jauh dari Heechul, ikut berdiri di sisi Kibum yang bersandar pada salah satu dinding ruang duduk.
"Kalian seperti murid yang sedang dihukum gurunya." Shindong tergelak.
"Mereka hanya dongsaeng yang sangat menyayangi hyungnya." Heechul melemparkan pandangan tajam sehingga Shindong meringis lebar.
"Masih banyak tempat di sini. Kemarilah,"kata Sungmin sambil menepuk tempat kosong di sisinya. Kibum dan Donghae kembali berbaring di dekat Sungmin.
"Benar-benar melelahkan." Leeteuk memejamkan matanya. "Aku akan tidur sebentar. Kalian juga tidurlah."
Bukan menjawab, Yesung justru menghela napas dari sofa yang didudukinya, tidak ingin berkomentar apapun. Ryeowook yang ada di sisinya pun hanya terdiam. Mereka bertiga, bersama Kyuhyun, baru saja memutar otak untuk pembagian suara.
Tiba-tiba Yesung menegakkan tubuhnya dan memandang ke arah sofa panjang yang seharusnya mereka duduki bertiga.
"Di mana Kyuhyunie?"
Pertanyaan itu sontak membuat semua member bangun dan mengarahkan pandangan ke seluruh penjuru dorm. Sosok Kyuhyun tidak nampak.
Ryeowook berlari cepat ke arah kamar mandi yang biasa digunakan oleh dia, Yesung, dan Eunhyuk. "Tidak ada."
"Dia juga tidak ada di kamar maupun kamar mandi kami," sahut Sungmin yang mencari ke arah koridor kamarnya dan Kyuhyun.
"Seharusnya dia beristirahat!" Leeteuk bangkit dengan gelisah. "Kalian tahu ke mana dia pergi?"
"KE MANA LAGI?!"
Leeteuk mengerutkan kening mendengar koor dari dongsaengdeul yang kini tertawa riuh di sekelilingnya.
"Shi Yuan sha qua-nya. Kyuhyunie pasti ada di sana." Jawaban Donghae disambut anggukan Hankyung dan Ryeowook.
"Shi Yuan sha gua?" Kangin memandang penuh tanya.
"Artinya Siwon Pabo. Aish! Si jelek itu!" Heechul berkacak pinggang seperti eomma yang kehilangan anaknya yang nakal.
"Kau mengingat dengan cepat kata-kata seperti itu, Chullie." Hankyung tersenyum.
"Kau juga begitu, Hankyung-ah."
"Itu karena kau yang mengajarkanku kata-kata makian dalam bahasa Korea!"
"Kau juga mengajariku kata-kata makian dalam bahasa China!"
"Aigoo, kenapa kalian berdua malah bertengkar?" Leeteuk mencoba melerai. Setelah itu, ia melambai ke arah salah satu dongsaeng-nya. "Sungmin, telepon Kyuhyunie dan suruh dia pulang."
"Kalau Kyuhyunie punya kemauan, siapa yang bisa menghalanginya?"
Kata-kata Heechul membuat semua meringis, kecuali Leeteuk yang mengurut kepalanya yang mendadak pening.
.
.
TBC
.
.
Apa yang Kyuhyun rencanakan dengan menghilang dari dorm?
Terima kasih buat semua yang masih setia membaca ff ini dan mereview
Kamsahamnida
.
.
Balasan Review sebelumnya
Hyunhua chapter 42 . 19h ago
Pakai bahasa China carinya. 080513 雅虎 SJM 庚海源旭贤访谈 part1. Kalau kamu cari yang bahasa Inggris susah ketemunya.
kyunoi chapter 33 . Mar 26
Kkkk. Salahnya main petak umpet sama Kyu.
Hyunhua chapter 41 . Mar 23
Soal celengan beruang, fanfic tetaplah fanfic. Tapi kata Eunhyuk, Kyuhyun manja banget di dorm hehehe dan dia memang imut
Tyas1013 chapter 49 . Mar 23
Terima kasih sudah membaca ff ini. Aku juga suka interaksi mereka berdua
Tyas1013 chapter 48 . Mar 23
Selamat melanjutkan membaca
Hyunhua chapter 40 . Mar 22
Kyuhyun kalau mengerjap bingung gitu kan kayak bayi kkkk
Kagak bosan sama sekali kok Terima kasih sudah mereview
Hyunhua chapter 39 . Mar 19
Terlalu sayang. Pernah lho Heechul kirim twitter ke Kyu waktu Kyuhyun lagi sakit tapi malah pergi makan sama teman-temannya. Cuma satu kata: PULANG
Benar kayak emak emak Wkwkwkwk so sweet banget kan
PSM galak-galak gitu bikin gereget hehehe
LittleEvil19 chapter 49 . Mar 18
Itu motto real nya dia. Kyuhyun mengatakan itu saat konser di Jepang belum lama ini.
Hanna shinjiseok chapter 18 . Mar 18
Aku waktu bikin juga sambil nangis. Tiap dipikirkan tambah nangis sampai nyesek.
Hyunhua chapter 38 . Mar 16
Iya, katanya waktu itu sampai bisa 3 botol sehari.
Mereka kan punya grup chat kkkk
Kalau ada yang bagus, kenapa kudu buat sendiri? Heechul kan paling jago niru kebiasaan orang
Karena sudah dijelaskan diawal yang versi buku, Siwon mengikuti akta lahirnya, yaitu umurnya di bawah Eunhyuk dan Donghae. Karena sama SM juga diikutkan ke artis yg ultah bulan Feb. Supaya kagak bingung buat fans SJ yg baca, semua memang diurutkan.
Terima kasih buat semangatnya
Hyunhua chapter 37 . Mar 16
Donghae itu punya julukan Tangan Penghancur karena banyak barang yang hancur ketika dia pegang. Contohnya laptopnya Ryeowook, alat di studionya Henry, dan banyak lagi. Pernah suatu kali dia marah sama member SJ, dia pukul kasurnya. Tiba-tiba ada bunyi krak. Pas diperiksa, kayu penyangga kasurnya patah gara-gara pukulan Donghae.
Iya, di SJM, mungkin karena resikonya terlalu besar, Hankyung beberapa kali memaparkan kondisi Kyu di acara maupun statusnya
Hyunhua chapter 36 . Mar 14
Bisa jadi, mereka merasa sepantaran jadi ngerubutin Kyu kkkk
Hyunhua chapter 35 . Mar 13
Itu real quote kok. Cari aja di google nanti kan banyak muncul.
Itu jatuh dari tangga sungguhan gara-gara pandangannya tidak jelas akibat operasi.
Guest chapter 46 .
Kata "Allah" telah digunakan umat Kristiani Ortodoks sebelum lahirnya Islam. Hingga kini, umat Kristiani di negeri seperti Mesir, Irak, Aljazair, Yordania dan Libanon tetap memakai "Allah" dalam Alkitab mereka. Begitu pula dalam Alkitab bahasa Indonesia. Jadi, kata "Allah" tidak dapat diklaim sebagai milik satu agama saja.
Semoga ini bisa menjelaskan.
ruuko137 chapter 1 . Mar 7
Terima kasih sudah membaca ulang ff ini dan mereview. Aku akan tetap berkarya selama masih ada yang mau baca kkk
Bryan Andrew Cho chapter 49 . Mar 3
Udah aku muat di FB ku beritanya
kyuna chapter 49 . Mar 1
Yup, memang melebar sampai nanti klimaksnya
Jrosangeline chapter 45 . Mar 1
Terima kasih sudah bersabar menunggu
Niakyu chapter 48 . Feb 28
Oh, JADI MAUNYA UPDATE 1 KALI PERTAHUN? Kkkkkkkkkkk
idaluplup chapter 49 . Feb 27
begitulah…begitulah…
GaemGyu92 chapter 49 . Feb 27
Tapi suka kan? kkkk
Ahsanriri22 chapter 49 . Feb 27
Semangat juga buat kami mereview eh? Kkkk
diahretno chapter 49 . Feb 27
Sebenarnya motto yang nyesek sih, tapi Kyu menceritakannya dengan begitu imut dan lucu. Hanya orang-orang yang bermental kuat yang bisa melakukannya.
Ryeowook yang cerita kalau nggak salah soal Kyu bisa tiba2 tertidur sesudah ketawa atau ngobrol
Aku nggak takut dibilang bored (boring itu artinya kamunya yang membosankan. Kalau situasi, bilangnya bored) karena tujuan utamaku lewat ff ini adalah berbagi info terutama untuk teman-teman yang tidak bisa berbahasa inggris atau mandarin
ailedachangkyu chapter 49 . Feb 27
Dia lama-lama bakal tambah menghilang
atika93 chapter 1 . Feb 27
Terima kasih sudah setia mengikuti ff ini
cinya chapter 49 . Feb 27
Heechul hanya tidak berhasil memahami Hankyung sehingga tahu-tahu sahabatnya pergi
michhazz chapter 49 . Feb 27
Spoiler dilarang hahaha
Soal lagu, judulnya WISH
Pasti mukanya campuran antara kesal, mau nangis, jadinya imut-imut gemes gitu kkkk
HAIK!
Aya chapter 49 . Feb 27
Terima kasih buat reviewnya. Semangat!
simahiro chapter 49 . Feb 27
Kalau gitu nanti aku ganti THE END dah kkkk
Whoaaa motto yang berat
Terima kasih penyuka 'next' kkkk
Soal itu, bisa di google hehehe
Intan chapter 49 . Feb 27
Aigoo…semangat!
Sparkyubum chapter 49 . Feb 27
Semoga annti akan terus begitu
koukei8696 chapter 49 . Feb 26
AKu cuma mikir, itu id game panjang amat wkwkwkwk
dewi leitte chapter 49 . Feb 26
Kata Ryeowook di suatu acara, Kyu tipe orang yang selalu bisa melihat hal baik di balik kejadian buruk
ID game yang akan membuat lawannya merinding hahaha
Dan Kyuhyun juga melemparkan dirinya ke tengah-tengah perkelahian Leeteuk dan Heechul sehingga dia yang kena tinjunya Heechul hehehe
Amin. Semoga Kyu selalu sehat
angel sparkyu chapter 49 . Feb 26
Mari kita lihat kkkk
Kata chapter 49 . Feb 26
Thank you
kyuhyuncho chapter 49 . Feb 26
Nyesek juga buatku sekarang
siteng chapter 49 . Feb 26
Bukankah adegan 'mari ganti baju Kyuhyun' sangat lucu jika dibayangkan? kkkk
aerw1003 chapter 49 . Feb 26
Rencananya sih mau update SW, tapi susah banget nulis hantunya malam-malam padahal aku kalau nulis malam
yulianasuka chapter 49 . Feb 26
PikaKyu nae saranghae kkkk
Guest chapter 49 . Feb 26
Terima kasih mau menunggu
rearelf chapter 49 . Feb 26
Orang sediam Kibum biasanya peka. Pengamatannya tajam, pikirannya banyak berputar
Siwon mah gudang uang kkkk
Heechul sayangnya tidak bisa mengorek Hangeng
SparkyuELF137 chapter 49 . Feb 26
Begitulah seharusnya kan
dyahdl02 chapter 49 . Feb 26
Aku bayanginnya kayak bayi? Kkkk
Mari kita tunggu bersama-sama
Haekyu chapter 49 . Feb 26
Bilang apa yach?
hyunnie02 chapter 49 . Feb 26
Siwon senang hati melakukannya meski bingung kkk
Park RinHyun-Uchiha chapter 49 . Feb 26
Bukankah kotak Pandora itu mengerikan isinya?
Lusisparkyu chapter 49 . Feb 26
Yaaaaaaah harusnya panjangan lagi dong biar keburu menetes kkkk
Fitri MY chapter 49 . Feb 26
Terima kasih selalu setia mereview
Bia chapter 49 . Feb 26
Puk puk Bia
noviafitriatun chapter 49 . Feb 26
Sama-sama. Terima kasih juga reviewnya
Ladyelf chapter 49 . Feb 26
Dia bisa ketawa lalu tiba-tiba meledak. Bisa janji kagak akan potong rambut, lalu potong rambut #nyengir
nenk kurnia chapter 48 . Feb 26
Jangan pakai tanda baca dan dalam kurung. Review kamu banyak yang tidak terbaca
JungJ chapter 49 . Feb 26
Jangan bikin baper eui
Maya kyu chapter 49 . Feb 26
Part ini bener2 menguras emosiku. Aq serius locg...hahahaha
Part ini feelnya sampe bgt ke hatiku...bikin hatiku nyesek. ...
Lagu yg dibicarain ini lagu 'wish' kan...
Dan penciptanya jg kagum dgn suara kyu kan...
Ahhh...penasaran dgn lanjutannya
Dan thanks karena udah dilanjut...
Aq berharap saat kyu wamil...aku akan dapat bacaan spt ini...
Soalnya kan aq gak kan mgkin ngepoin suju soalnya kan kemungkinan suara kyu gak ada...jg aq mo ngepoin ff cast kyu aja...haha
Langit Khatulistiwa chapter 49 . Feb 26
Aku juga begitu hahaha. Banyak kok yang kangen sama mereka berdua
kyunoi chapter 49 . Feb 26
Memang sekarang pendek2 biar update rutin hehehe
mlulaby chapter 49 . Feb 26
Karena didikan dan doa orang tua yang setiap hari berdoa untuknya. Kyuhyun sendiri selalu menyempatkan diri ke gereja di manapun dia berada dan bahkan ikut pelayanan kalau dia sedang tidak sibuk
loeloe07 chapter 49 . Feb 26
Okeeeeeee
Bryan Andrew Cho chapter 48 . Feb 23
Kayak jadi kpopers dosa aja bilang tobat kkk
Lebih baik diganti kalimat: sudah tidak menyukai kpop lagi
Urusan itu salah atau tidak sih tergantung kelakuan masing-masing
kyuna chapter 48 . Feb 23
Kagak tahu sampai chapter berapa. Kuncinya jangan cari yang inggris tapi yang china dan vietnam atau thailand. Lebih komplit
Tidak tahu sampai chapter berapa. Mengalir aja
ailedachangkyu chapter 48 . Feb 22
Karena Kibum memang sudah mulai hiatus meski belum resmi. EH baru mengurangi deh. Malah aneh kalau banyak muncul
Guest chapter 48 . Feb 21
Terima kasih sudah setia menunggu
sparkyuNee13 chapter 48 . Feb 21
Mari kita lihat saja kkkk
JungJ chapter 48 . Feb 20
Mau kasih hadiah hehehe
Intan chapter 48 . Feb 20
Tambah Hae, dan itu kejadian real kkk
Cho Kyunhae chapter 48 . Feb 20
Percuma sih ngamuk ama Kyu kkkk
tyas1412 chapter 48 . Feb 20
Terima kasih juga sudah meluangkan waktu membaca dan mereview ff ini
diahretno chapter 48 . Feb 20
Dan soal bandara maupun SUKIRA real wkwkwkwk
Itu beneran kok yang kode rumahnya. Cari deh di google
Memang begitu. Kyu bahkan sampai suka nginap di tempat teman kuliahnya buat ngerjain tugas atau menyalin catatan
Terima kasih reviewnya
koukei8696 chapter 48 . Feb 20
Iya, real tuh Ryeowook marah karena mereka bertiga gagal, dan ngajarin di depan Leeteuk
GaemGyu92 chapter 48 . Feb 20
Wkwkwkwk Ryeowook langsung dianggap menyeramkan gara2 kejadian itu
auliaMRQ chapter 48 . Feb 20
Mana real semua lagi. Poor Leeteuk
Fitri MY chapter 48 . Feb 20
Kata Kyuhyun waktu cerita peristiwa itu, memberdeul menganggap Ryeowook menyeramkan karena berani marahin Heechul di depan Leeteuk hahaha
Emon204 chapter 48 . Feb 19
Dan itu real wkwkwkwk kebayang mukanya Leeteuk dan Heechul kayak gimana. Kyu yang cerita soal ini hehehe
hyunnie02 chapter 48 . Feb 19
Iya nih banyak typo karena buru-buru
ladyelf11 chapter 48 . Feb 19
Jiah kok marah kkkk
michhazz chapter 48 . Feb 19
Itu real dia pernah bilang begitu di suatu wawancara kkk
Iya tuh, kayaknya pada kesal karena kagak pernah ditelepon
Iya Ryeowook menyeramkan jika marah
Beberapa manager hengkang gara-gara nggak tahan sama Ryeowook. Ryeowook sendiri yang bilang
Itu real Zhoumi ngiri ama Kyu yg habis main game kayak orang habis tidur.
Oh ada yach? Aku malah nggak lihat. Terima kasih revienya. Gpp kok
Park RinHyun-Uchiha chapter 48 . Feb 19
Karena aku bingung sama reviewnya. Kalau pakai banyak tanda baca, ffn suka membuatnya hilang jadi kalimat tidak terbaca lengkap.
Asi tuh, Kyuhyun, Hae, dan Heechul diomelin Ryeowook dan bilang mau diajarin cara ngerjain biar kagak ketahuan kkk
Fahra chapter 47 . Feb 19
Pernah marah sampai Kyuhyun nangis waktu mereka baikan lagi hehehe
Kyu cerita ini di radio
kyunoi chapter 48 . Feb 19
Aku juga penasaran #lho
cinya chapter 48 . Feb 19
Iya niatnya bantu menghentikan Leeteuk ngomel. Itu real Kyu yang cerita soal Ryeowook ngomelin dia, Heechul, dan Donghae yang lagi diomelin gara2 iseng
Itu Leeteuk kalimat sindiran soal pipi Kyu kkkk
sofyanayunita1 chapter 48 . Feb 19
Terima kasih sudah mengiktui ff ini dan mengirim review
Maya kyu chapter 48 . Feb 19
Entahlah, dari beberapa video pendek yang aku lihat tentang mereka berdua, aku merasa mereka seperti itu hehehe
Lusisparkyu chapter 48 . Feb 19
Terima kasih sudah mengikuti ff ini
SparkyuELF137 chapter 48 . Feb 19
Aku juga nggak mengerti kenapa begitu #nyanyi
angel sparkyu chapter 48 . Feb 19
ayooooo
Aya chapter 48 . Feb 19
Wkwkwkwk iya ngerti kok. Cuma godain kamu aja
Bia chapter 48 . Feb 19
Itu benar pada tukar-tukaran pakaian kkkk
Guest chapter 48 . Feb 19
Terima kasih juga reviewnya
dewi leitte chapter 48 . Feb 19
Dan itu real kkk Real juga kalau mereka semua jadi kaget dimarahi Ryeowook di depan Leeteuk lalu diajarin cara mengerjai lain kali
dewi leitte chapter 48 . Feb 19
ng?
Sparkyubum chapter 48 . Feb 19
Manusia bisa berusaha tapi banyak faktor yang menentukan
gaemgyulah chapter 48 . Feb 19
Belum ada saat itu. Kan 2008. Adanya yang biasa
Guest chapter 48 . Feb 19
Ya udah lain kali ganti Bersambung kkkk
