Naruto The Psycho in Magic World
Episode 9: True Power
By: Madara45678uchiha
Sementara itu Mitsuhide pun menjadi tegang ketika Naruto mengarahkan telunjuknya.
"Khehehehehehehehe. Fuahahahahahahahaha! Menarik-menarik sekali, Uzumaki Naruto, kurasa kau adalah orang yang harus kuhadapi dengan serius."
Secara tiba-tiba ledakan mana muncul, tubuh Mitsuhide yang awalnya terluka parah dengan banyaknya luka bakar, langsung sembuh dalam sekejap mata.
Naruto yang melihat hal itu hanya bisa menaikan alis matanya yang sebelah kiri, terlihat Naruto cukup penasaran dengan kemampuan Mitsuhide.
Tubuh Mitsuhide dengan cepat diselimuti kegelapan, matanya juga berubah menjadi warna merah menyala dengan aura yang sangat mengerikan.
"Kehahahahahaha! Apa kau terkejut Naruto?! Inilah kekuatanku yang sebenarnya!"
Mitsuhide pun mengeluarkan senyuman mengerikan di wajahnya, Naruto bisa merasakan aura kematian mengitari tubuh Mitsuhide.
"Dark form Evil Shadow!"
Mitsuhide mulai mengeluarkan aura mengerikan dengan sangat signifikan, Naruto yang merasakan adanya bahaya langsung waspada terhadap orang yang ada di hadapannya.
Sosok bayangan jahat muncul di belakang Mitsuhide, dalam kecepatan yang luar biasa Mitsuhide langsung berada di hadapan Naruto, Mata Naruto sedikit melebar akibat terkejut dengan kecepatan dari Mitsuhide.
Treeenk! Trarararararararararrarak! Booooom!
Dentingan logam terdengar sangat keras setiap kali mereka beradu serangan, sampai akhirnya, serangan terakhir mereka menghasilkan ledakan yamg cukup kuat.
"Bochama!" Seru Hilda yang khawatir pada Bellzebub ke empat yang sedang berada di punggung Naruto.
Mitsuhide terseret ke belakang sejauh 3 meter sementara Naruto terlempar sampai membentur dinding.
"Ugh, kuat sekali." gumam Naruto sembari memeluk Bellzebub untuk melindunginya dari benturan keras, sementara itu Naruto kembali berdiri dan meletakan Bellzebub di punggungnya lagi.
"Keh hebat juga, kau adalah orang pertama yang dapat mengimbangi mode Trigerku Naruto."
Kekuatan Mitsuhide terus meningkat seiringnya waktu, Naruto yang melihat hal itu tentu menjadi sedikit serius.
"Bellbo, kurasa sudah saatnya kita serius untuk yang satu ini."
"Da!"
Secara tiba-tiba tubuh Naruto dibalut oleh tanda atau tato iblis yang merupakan Zebul Speal di tangannya mulai menyebar sampai ke wajah, mata Bayi Bellzebub berubah menjadi merah menyala, tubuh Naruto mulai diselimuti aura mengerikan.
"Sah, karena kau sudah serius dan menunjukan kekuatan yang luar biasa, hem kurasa tidak ada salahnya aku juga melakukannya."
"Keha, ahahahahahahaha! Tentu saja boleh, ini akan menjadi tempat kita bersenang-senang."
Aura di tubuh Mitsuhide dan Naruto mulai meningkat drastis kekuatannya, mereka berdua benar-benar sangat kuat dan serius akan apa yang mereka katakan.
Udara disekitar mereka berdua mulai terpengaruh akan kekuatam dan aura mereka yang besar. Gejolak energy Reiatsu dan Mama Iblis Bellzebub bersaing dengan Mana milik Mitsuhide yang sedang dalam mode terkuatnya.
Angin mulai bergerak kesana kemari, suhu tempat 6 meter disekitar Naruto berdiri sangat panas karena aura yang dikeluarkan Naruto saat berensonansi dengan Bellzebub adalah merah api, sementara 7 meter dari tempat Mitsuhide berdiri terasa dingin, hal ini sudah seperti benturan angin siang dan angin malam.
"Kehahahahahahaha!"
Setelah tertawa keras Mitsuhide tiba-tiba menghilang dan langsung menyerang Naruto dengan dua bua sabit besar yang terbuat dari elemen kegelapan.
Naruto yang melihat gerakan dari Mitsuhide tentu tidak tinggal diam.
"Maou Burning Slash?"
Seru Naruto sembari menebaskan katana miliknya ke arah Mitsuhide.
Teng duarr!
Ledakan keras muncul ketika pedang Naruto yang dibalut Reiatsu milik Naruto dan mana api panas milik Bellzebub menciptakan api super panas yang membuat Mitsuhide terlempar sampai membentur dinding.
"Geah! Kuat juga kau tapi ini masih belum berakhir!"
Mitsuhide mulai melesat ke arah Naruto, begitu juga dengan Naruto dan Bellzebub. Terlihat bayi itu menempel.erat di punggung Naruto sembari mengirimkan mana miliknya ketubuh Naruto.
"Horrrrryaaaa!"
Naruto dan Mitsuhide berteriak sembari melesat dan beradu serangan cepat dan kuat.
Trank tretetetetetetk Trank.Naruto kemudian menghilang dan muncul di udara, ia terbang leayang sembari mengarahkan tangannya ke arah Mitsuhide.
"Ikuzo Bellbo!" seru Naruto.
"Daaaaabuh!"
Zebull speal kembali menyala ditubuh Naruto aura mengerikan muncul, terlihat energi berwarna merah menyala terkumpul di telapak tangan Naruto.
"Hadō no Rokujyūsan Zebull version ... Raikohō Blast!"
Ledakan meriam petir berwarna emas bercampur dengan energy plasma berwarna merah langsung menghantam punggung Mitsuhide dengan sangat keras ketika, Naruto bergerak dengan kecepatan diluar nalar dan muncul dibelakang Mitsuhide.
Blaaaaaarrrrr!
Ledakan besar itu menyebabkan kerusakan yang besar pada gudang itu bahkan dinding dan lantainya pun rusak akibat hantaman Kidō milik Naruto.
"Keha ... Ahahahahahaha!"
Sebuah tawa mengerikan terdengar setelahnya, bukan ulah Naruto namun itu adalah tawa orang lain. Naruto yang mendengar suara tawa aneh itu yakin kalau Mitsuhide masih belum kalah.
Benar saja setelah suara tawa itu berakhir, sebuah serangan berbasis elemen kegelapan dalam bentuk seekor naga melesat ke arah Naruto, Naruto menyunggingkan senyumannya lalu dengan cepat Naruto mengarahkan tangannya kedepan.
"Subete no kirishako Senbonzakura!"
Setelah menyerukan nama jurusnya, ribuan bunga Sakura bermunculan dan mengelilingi naga kegelapan dengan sangat cepat menghancurkannya.
Naruto pun menghilang dengan kecepatan tinggi. Tak lama setelah itu Tsunade dan para guru lain sampaindi lantai dua, disana ternyata ada banyak murid dari divisi wizard yang terluka parah.
"Bawa semua murid yang terluka parah! Aku akan memeriksa lebih lanjut!"
"Dimengerti Tsunade-sama!"
"Kakashi, khusus untukmu aku ingin kau ikut bersamaku."
"Baik."
Di luar gudang kemudian.
Teihat jelas ada dua bayangan kecil sedang bertabrakan di atas langit, sakin kecilnya dua benda itu terlihat seperti burung. Namun ketika dilihat menggunakan teropong jarak jauh, barulah diketahui kalau ada dua manusia terbang yang sedang bertarung.
Teenk trank drererereret traank.
Dentingan pedang terus terdengar di udara, Naruto dengan kecepatan yang melebihi kilat terus menyerang Mitsuhide tanpa ampun di udara.
Sementara itu Mitsuhide terlihat tidak terlalu mberikam respone yang bagus pada serangan Naruto atau ia sama sekali tidak terhibur.
"Apa hanya ini kemampuanmu bakemono no kishi?"
"Hadō no yon byakurai!"
Dengan cepat Naruto dan mengarahkan telunjuk mereka berdua ke arah Mitsuhide, dan secara mengejutkan, petir bertegangan tinggi muncul dan melesat dari jari telunjuk Naruto dan Bellbo dengan kecepatan tinggi ke arah Mitsuhide.
Mitsuhide langsung terkena petir itu, tapi sepertinya, Byakurai tak memberikan dampak besar pada tubuhnya, karena armor kegelapannya meregenerasi semua luka yang ia dapatkan.
'Regenerasi, kemampuan yang merepotkan.' batin Naruto yang memperhatikan kemampuan musuh yang ia hadapi.
Oh iya soal bagaimana cara Naruto dan Mitsuhide bisa terbang akan aku jelaskan, Naruto terbang dengan menggunakan tekanan Reiatsu untuk memanipulasi masa tubuhnya dan juga mendorong tubuhnya di udara agar bisa bergerak kemanapun secara dinamis. Sementara Mitsuhide ia membentuk elemen kegelapan yang menyelimuti tubuhnya menjadi sepasang sayap.
"Apa kau terkejut akan kehebatanku Uzumaki Naruto, murid dari Divisi Kinight?"
"Tidak juga, karena aku sudah pernah berhadapan dengan mahluk yang memiliki kemampuan yang serupa denganmu sebelumnya."
Jawab santai Naruto seolah tak peduli.
"Lalu apa kau menang melawannya?"
Mitsuhide kembali bertanya sembari menatap rendah Naruto, meskipun sebenarnya ia agak khawatir akan kehebatan Uzumaki Naruto dapat membunuhnya.
"Kalau boleh jujur, aku tidak pernah menang melawan mahluk seperti itu dalam waktu singkat, tapi aku juga tidak kalah. Dan aku sedikit bingung mengenai dirimu."
Jawab tenang Naruto sembari terbang dan memposisikan dirinya di ketinggian yang sama dengan Mitsuhide.
"Apa itu?"
"Apa kau benar-benar seorang pembunuh bayaran? Kalau iya, kenapa kau memakai seragam murid divisi wizard?"
Tanya Naruto pada Mitsuhide, sementara itu, Mitsuhide nampak kebingungan soal situasi yang tiba-tiba menjadi ajang tanya jawab, namun ia sama sekali tidak mempermasalahkannya.
"Aku tidak begitu mengerti, tapi ... aku dibayar oleh mereka para Divisi Wizard untuk menghabisimu, mereka mengharuskanku memakai seragam ini, meskipun aku enggak mau, dengan alasan aku tidak bisa masuk sekolah tanpa memakai seragam mereka."
"Hoooh ... itu jadi menjelaskan semuanya, kenapa kau seperti tidak terlamu peduli pada mereka. Karena kau hanya ingin nyawa target dan uang yang mereka janjikan padamu, iyakan?"
"Kehahahahahahahahaha! Kau benar-benar paham keinginanku, aku jadi semakin tertarik untuk membunuhmu.
Hyaaaah!"
Mitsuhide langsung menghilang dalam hitungan detik, begitu juga dengan Naruto, lalu mereka tiba tiba saling berhadapan dan mengadu senjata masing-masing.
Terdengar detingan pedang yang sangat keras dari atas langit, para murid academy dan para guru kaget mendengar suara itu, mereka kaget melihat ada pertadungan di udara.
"Hora-hora-hora!" Mitsuhide terus berseru dengam semangat mengayunkan sabit pencabutnyawanya ke arah Naruto dengan kecepatan yang diluar akal sehat.
Naruto yang melihat kecepatan dari Mitsuhide yang benar-benar berada diluar nalar, membuatnya gugup dan terua menangkis serangan dengan katanya, sebenarnya Naruto sama sekali tidak takut akan terluka, hanya saja ia takur kalau Bellbo yang terkena sabetan sabit mematikan itu.
"Hyaaaa!"
Trank!."Keh!"
Whuss.Mitsuhide kaget karena matanya tidak bisa melihat gerakan Naruto. Yah Naruto secara tiba-tiba menghilang dari hadapannya dan.
"Hadō no Hachijyūhachi Hiryū Gekizaku Shinten Raiho!"
"Daaaboaaah!"
Naruto tiba-tiba muncul di atas kepala Mitsuhide dengan telapak tangan kanan ke arah Mitsuhide, begitu juga Bellbo ia juga mengikuti gerakan Naruto, lalu berteriak dengan meningkatkan kekuatan Kidō milik Naruto.
Mitsuhide hanya bisa terdiam sambil membelalakan mata ketika merasakan tekanan kekuatan yang kelewatan batas itu.
Dan benar saja tak butuh waktu lama, sebuah plasma petir berukuran sangat besar seperti Kamehameha milik Goku, menghantam tubuh Mitsuhide dan menghempaskannya ketanah, oh iya petir itu juga mengeluarkan suara raungan Naga.
"Huaaaarrrgh!"
Duaaaarrrr!
Tanah lapang yang ada dibawah Naruto dan Mitsuhide pun meledak dengan sangat keras, buka. hanya para murid yang berkumpul disekitar tempat itu juga terkena dampak dari jurus Naruto.
Naruto kembali turun ke daratan hanya dalam sekejap mata. Tatapan mata Naruto terarah ke tempat Mitsuhide berada, Naruto yakin Kidō yang ia keluarkan.
Terlihat semua orang ketakutan dan kebingungan mengenai petir berukuran besar yang jatuh dadi atas langit dan menguarkan ledakan yang sangat besar tersebut.
"Hoy Mitsuhide! Kau tidak mati hanya karena serangan tingkat rendah seperti itukan?!" seru tanya Naruto dengan nada meremehkan.
Sementara itu Nagamasa yang mendengar pertanyaan Naruto pada Mitsuhide jadi mengangkat alis matanya sedikit.
"Naruto, kau bicara dengan siapa?" Nagamasa dan Lee tiba-tiba menghampiri Naruto sembari bertanya.
"Diamlah, aku merasa orang itu masih hidup."
"Menarik-menarik sekali! Naruto ... aku akan lebih serius lagi.
Bersambung
