"BLACK ROSE"
-= Sherry Dark Jewel Present =-
Disclaimer: Yang pasti bukan Yuki…Yuki Cuma nulis Fic ni doang.. Yuki Cuma minjem nama doang... Jangan marah ya Oppadeul...
Author : Yuki-Jeje
Rate : T
Pairing : akan muncul nanti seiring bertiupnya angin#plakk.. tenang pasti YUNJAE dooonnggg... tapi mereka akan melewati berbagai rintangan untuk bisa bersatu.
Genre : Crime/Friendship/Romance(bakal lama)/Family.
Warning : OOC, OC, AU, Mungkin ada Typo(s) , dan disini pakek POV JaeUmma dan YunAppa..eh juga sudut pandang ke tiga. Slash, Shonen-ai, Yaoi, MaleXMale..
Summary : Sama seperti Mawar Hitam.. aku berusaha menghapus dirimu dari ingatanku dan memulai kehidupan yang baru... tapi saat aku mulai nyaman dan melupakanmu.. kau kembali muncul dikehidupanku..
.
Cerita ini hanya Fiksi belaka
.
Gak Suka..?
Ya...
Jangan Baca...
Gampangkan..
.
Buat yang tetep mau Baca...
.
Happy Reading..
.
Chapter 8 : Kejam
.
Jaejoong's Room
Pintu coklat ruang itu terbuka dengan suara yang lumayan kencang, lalu sesosok namja manis masuk kedalam dengan raut kesal, Kim Junsu-sang namja manis-langsung menuju ke arah ranjang yang ada di kamar itu. Dengan langkah yang sedikit menghentak-hentak ia menghampiri manusia yang tengah teronggok manis di atas ranjang.
"Hyung Bangun..."
"Hyunggggggg..."
"Hyunggggggggg... Bangunnnn..."
Kim Jaejoong-manusia yang teronggok manis diranjang-pun membuka setengah kelopak matanya.
"Hemmm..." Gumamnya pelan.
"Hyungg... Bangunnn..." Junsu menepuk-nepuk pipi Hyungnya.
"Kenapa Su-ie?" Suara Jaejoong masih terdengar serak karena baru bangun dari tidurnya, ia malas beranjak dari ranjang kesayangannya.
"Bukankah kita akan membuat passport hari ini? Ini sudah jam 10 Hyungg..." jelas Junsu.
"Hemm.. Aku sudah mengurusnya, tiga hari lagi akan jadi. Sudah ya.. Hyung masih ngantuk" Ucap Jaejoong kembali menutup matanya. Sedangkan Junsu yang mendengar penjelasan Jaejoong pun hanya menghelang nafas.
"Jika tahu begitu, aku tidak akan bangun pagi Hyung. Meyebalkan" Lalu Junsu pun pergi keluar dari kamar itu.
Setelah mendengar gerutuan Junsu, Jaejoong hanya terkikik pelan lalu melanjutkan tidurnya.
.
-= Yuki-Jeje =-
.
HK Corporation
HK Corporation, adalah salah satu perusahaan konstruksi yang ternama di Seoul. HK Corps adalah perusahaan yang didirikan oleh Kim Hangeng, ayah dari Kim Jaejoong, tanpa bantuan sang Appa, Hangeng dapat membangun perusahaan ini stabil. Sehingga HK Corps masuk kedalam jajaran perusahaan konstruksi ternama di Seoul. Dua tahun yang lalu HK Corps ini mulai membuka anak cabangnya di Gwangju. Sehingga menjadi perusahaan saingan untuk Jung Corps. Itu adalah salah satu alasan mengapa Appa Yunho tidak merestui hubungan Yunho dengan Jaejoong, itu menurut Jaejoong.
Sebenarnya Kim Hangeng tidak hanya memiliki HK Corps saja, ia juga menjadi founder dari Coervo, sebuah perusahaan pengembangan software yang ternama di Seoul. Meski orang-orang tidak tahu jika Hangeng lah Founder asli dari Coervo. Karena semua urusan Coervo selalu di tangani oleh Hyungnya Kim Young-woon dan istrinya Park Jung-soo, mereka adalah sahabat yang sangat dipercaya Hangeng. Sehingga masyarakat mengetahui jika pendiri Coervo adalah Kim Youngwoon.
Saat ini Hangeng tengah duduk berhadapan dengan Kim Youngwoon di sofa berwarna maroon dalam kantornya, tak lupa dua cangkir kopi masih mengepul diatas meja yang ada didepan sofa, tidak lupa sepiring scone untuk menemani kopi mereka. "Hyung bagaimana hasil dari pengembangan antivirus terbaru?" tanya Hangeng.
"Semua lancar sejauh ini, hanya menunggu beberapa hari untuk peluncuran" jawab Young-woon. Dia tersenyum bangga sambil menyesap kopinya.
"Baiklah kalau begitu" Ucap Hangeng sambil ikut menyesap kopinya. "Hyung, sepertinya aku akan merepotkanmu untuk beberapa minggu"
Youngwoon menatap Hangeng tidak mengerti "Kenapa?"
"Aku akan ke Jepang untuk mengurusi beberapa hal, paling lama satu bulan" aku Hangeng masih dengan santai menyesap kopinya.
Youngwoon mengerutkan dahinya "Kau akan pulang?"
"Sebentar, mengurus sesuatu" Hangeng meletakkan cangkir kopinya kembali ke meja. "Jadi, aku akan menyerahkan urusan perusahaan padamu"
"Apa..? Kenapa tidak pada Andy saja" jawabnya sebal.
"Dia akan ikut Hyung" jawab Hangeng, Youngwoon yang mendengar jawaban Hangeng hanya menyipitkan matanya lalu menghelang nafas pelan.
"Baiklah.. Sebaiknya jangan terlalu lama pulang, kepalaku akan meledak jika harus mengurus semua perusahaan kita" ucapnya.
Hangeng hanya tertawa pelan "Jungsoo Nuna pasti akan membantumu Hyung"
"Tentu saja" ucap Youngwoon sembari ikut tertawa.
"Lalu bagaimana dengan pekerjaan Taeyeon?" tanya Hangeng. Kim Taeyeon adalah putri semata wayang Youngwoon dan Jungsoo. Di usianya yang masih 25 tahun, Taeyeon sudah masuk ke jajaran Dokter muda berbakat di Korea, dia tengah menjadi Dokter bedah di SMC Hospital yang juga di dirikan Hangeng bersama sahabatnya Shindong. Itu juga atas saran Siwon yang sekarang menjadi menjadi dokter di Japang.
Youngwoon tersenyum bangga "Tenang saja, pekerjaannya lancar sampai saat ini."
"Aku senang mendengarnya, dia memang salah satu jenius muda di Korea" Hangeng ikut bangga mendengarnya.
Kringgg
Kringgg
Ponsel Youngwoon berdering menandakan ada panggilan masuk, Youngwoon melirik nama yang tertulis di layar ponselnya yang ternyata istrinya Park Jungsoo.
"Yoboseyo"
/"Yoboseyo.. Yeobo.. Apa kau yang memberi izin pada Donghae dan Eunhyuk untuk liburan?"/ suara Jungsoo dengar kesal dari ujung telephon.
"Siapa yang mengizinkan mereka libur?" Urat di jidat Youngwoon terlihat mulai menonjol.
/"Mereka memberitahu ke Yoona jika kau yang mengizinkan"/
"Hahh.. pasangan itu.. aku akan mengurusnya"
Lalu Youngwoon menutup panggilan itu, raut wajannya kesal saat mendengar dua kepala proyek software yang tengah mereka kerjakan malah pergi berlibur, meninggalkan pekerjaannya ke Yoona. Meski target pengerjaannya masih sebulan lagi, tapi ini bukan waktunya untuk berlibur.
"Ada apa Hyung?" tanya Hangeng melihat Youngwoon yang kesal.
"Donghae dan Eunhyuk kabur dari pekerjaannya, disaat seperti ini mereka malah pergi berlibur."
"Hemm" Hangeng mengangguk mengerti.
"Aku akan menelpon mereka" ucap Youngwoon. Lalu memanggil nomer yang tersimpan di kontak panggilannya
/ "Yoboseyo"/ ucap suara diujung telepon
"Lee Donghae.. siapa yang mengizinkan kalian pergi sekarang? Pekerjaan kalian belum selesai, bukankah kalian juga akan berlibur setelah proyek dengan OC Corps selesai?" Youngwoon marah bukan kepalang, jika proyek tidak selesai tepat waktu, perusahaan akan merugi.
/"Kang Ahjushi tenanglah, kami hanya pergi seminggu saja kok"/
"Seminggu? Seminggu kau bilang?" Wajah Youngwoon sudah memerah menahan amarah.
"Hyung.. biar aku yang bicara" Hangeng berkata lembut, lalu Youngwoon langsung memberikan ponselnya pada Hangeng.
"Yoboseyo Donghae-ah"
/"Yo-yoboseyo bos"/ suara Donghae terdengar gugup.
"Donghae-ah, dimana kau sekarang?" tanya Hangeng ramah.
/"Kami tengah di Gwangju, Bos"/
"Hemm.. Baiklah, di Gwangju ya.." Hangeng sedikit berpikir.
/"Iya Bos.."/
"Aku akan mengizinkan kalian disana selama seminggu" Aku Hangeng. Yang langsung mendapat respon terkejut dari Youngwoon.
/"Benarkah Bos?"/
"Ya.. tapi besok temui Jessica di Soshi Lab. Dia akan menjelaskan beberapa hal yang harus kau lakukan"
/"Tapi"/
"Tapi apa Donghae-ah?" tanya Hangeng
/"Ah.. Tidak bos.. kami akan ke SoShi besok"/
"Bagus.. urusi masalah yang ada disana.. Satu minggu, tidak lebih"
Lalu panggilan telephon itu langsung ditutup oleh Hangeng.
Youngwoon tertawa mendengar ucapan Hangeng, mereka baru akan membicarakan masalah SoShi, tapi sekarang masalah itu telah terpecahkan. Youngwoon yakin jika Donghae dan Eunhyuk dapat mengatasi masalah disana dalam 10 hari.
"Satu minggu?" tanya Youngwoon geli. Hangeng hanya tertawa ramah
.
-= Yuki-Jeje =-
.
Holiday Inn Gwangsu, Room No 210
Raut wajah Donghae pucat setelah mendapat telepon dari sang Bos. Apa lagi setelah mendengar jika dia dan Hyukie nya harus mengurus masalah di Soshi? Dia telah mendengar masalah di Soshi dari Yoona, dan itu bukan masalah sepele? Karena beberapa kerusakan sistem telah terjadi di beberapa Laboratorium cabang dari Soshi. Bahkan ada beberapa data telah di curi dari server salah satu cabang. Dan mereka harus mengurusnya.
"Sayang.. Kenapa?" Eunhyuk memasuki kamar mereka, setelah selesai ritual mandinya saat tiba di Gwangju, masih mengunakan jubah mandi putih.
"Kita harus ke SoShi sekarang.." ucap Donghae panik. Dia berjalan bolak balik didepan ranjang mereka.
Eunhyuk tidak mengerti maksud Donghae "Tenang.." setelah berhasil mendudukkan Donghae, Eunhyuk bertanya pada Donghae apa masalah yang terjadi "Ada apa?"
"Liburan kita gagal" Jawab Donghae
"Gagal? Jadi kita harus pulang?"
"Tidak, yang ada besok kita harus mengurusi beberapa masalah di SoShi" jawab Donghae lemas.
"Masalah yang ada SoShi?" Eunhyuk tercengang, "Tenanglah sayang, kita pasti bisa" hibur Eunhyuk menemangkan sang kekasih.
"Satu Minggu? Bos hanya memberi waktu satu minggu?"
"APA?" Eunhyuk memblalak kaget. "Hanya satu minggu?" Eunhyuk merasa ingin pingsan mendengar ucapan itu. jika mereka mendapat waktu 2 minggu ah tidak 10 hari saja, mungkin mereka bisa menyelesaikan dengan baik. Tapi satu minggu? Itu sama saja kerja rodi untuk mereka. Eunhyuk hanya bisa menangis sebal, tau begini dia lebih baik di kantor pusat untuk mengurus program yang tengah mereka kembangkan.
'kau sunggu kejam bos' tangisnya pelan.
.
-= Yuki-Jeje =-
.
TBC
Yuki's Note:
Maaf untuk chapter ini agak pendek
Yuki Janji buat Chapter depan akan lebih panjanggggg lagi
Hehehe...
Gimana Chapter ini?
Sudikah kiranya kalian memberi komentar hehehe..
Oke..
See You Next Chapter
Bye..
Dont Forget To Review.. #puppyeye
