"BLACK ROSE"
-= Sherry Dark Jewel Present =-
Disclaimer: Yang pasti bukan Yuki…Yuki Cuma nulis Fic ni doang.. Yuki Cuma minjem nama doang... Jangan marah ya Oppadeul...
Author : Yuki
Rate : T
Pairing : akan muncul nanti seiring bertiupnya angin#plakk.. tenang pasti YUNJAE dooonnggg... tapi mereka akan melewati berbagai rintangan untuk bisa bersatu.
Genre : Crime/Friendship/Romance(bakal lama)/Family.
Warning : OOC, OC, AU, Mungkin ada Typo(s) , dan disini pakek POV JaeUmma dan YunAppa..
Summary : Sama seperti Mawar Hitam.. aku berusaha menghapus dirimu dari ingatanku dan memulai kehidupan yang baru... tapi saat aku mulai nyaman dan melupakanmu.. kau kembali muncul dikehidupanku..
.
Cerita ini hanya Fiksi belaka
.
Gak Suka..?
Ya...
Jangan Baca...
Gampangkan..
.
Buat yang tetep mau Baca...
.
Happy Reading..
.
Chapter 14 : Tidak Ada Kabar
.
30 July 2018 - 23.00 KST
Heechul panik, sudah seminggu Jaejoong tidak memberi kabar sama sekali, biasanya ia akan memberi kabar setiap tiga hari sekali-semakin lama semakin sedikit kabar yang dia dapat dari Jaejoong yang sendirian di Jepang. Apa dia sakit? Atau terkena masalah? Sungguh banyak pikiran buruk terlintas dikepalanya sekarang.
Suaminya Hangeng tengah disibukkan dengan masalah perusahaan di Gwangju, hingga 2 minggu ini dia tidak di Seoul. Ia ingin meminta Hangeng menemaninya ke Jepang untuk melihat keadaan Jaejoong, tapi kesibukan Hangeng membuat rencana mereka ke Jepang selalu tertunda, hingga sekarang dia belum sempat untuk mengunjungi Jaejoong, sudah 4 bulan lamanya dia berpisah dari Jaejoong.
Heechul bahkan sempat berencana pergi sendiri, tapi mengingat betapa bahayanya Jepang untuk dia, dia harus menunggu Hangeng. Junsu juga khawatir seperti Heechul, setiap pagi atau malam ia bertanya kepada ibunya, apa ada kabar tentang Hyungnya yang sudah seminggu kehilangan kontak dengan mereka.
Heechul mengenggam ponselnya erat, setelah lama berpikir ia akhirnya menelpon Hangeng yang ada di Gwangju, ia tidak perduli jika sekarang sudah tengah malam.
"Yoboseyo"
/Yoboseyo ada apa Chullie-ah/
"Apa masih belum ada kabar tentang Joongie? Aku masih belum bisa menghubungi Ponselnya"
/Andy belum mendapat kabar tentang Joongie, mungkin besok atau lusa aku bisa mendapat kabar tentang Joongie/
"Besok.. Harus besok.. aku mau tahu kabar Joongie-ku, kau tahu aku sangat khawatir padanya. Dia sendirian di Jepang"
/Tenanglah Chulie-ah.. aku yakin Jaejoong tidak apa apa. Tolong percayalah/
"Tapi.."
/Sekarang istirahatlah, besok pagi aku pasti akan mendapatkan kabar dari Joongie/
"Baiklah.."
.
-= Yuki-Jeje =-
.
Gwangju – HG Corp Cabang Gwangju
Hangeng masih mengerjakan pekerjaannya. Meski setelah menerima telephon dari istrinya yang tengah panik, dia masih dengan tenang melakukan pekerjaannya. Karena dia tahu panik tidak akan pernah menyelesaikan masalahnya.
Suara ketukan pintulah yang mengalihkannya dari berkas-berkas di tangannya.
"Masuk"
Lalu pintu mahogani coklat pun terbuka, dan muncul Andy membawa berberapa kertas.
"Tuan.. Saya ingin menyampaikan berita tentang Tuan muda Jun" Andy berkata datar. Dan Hangeng hanya mengangguk tanda untuk Andy agar melanjutkan laporannya. "Jun-sama tengah terbaring di rumah sakit selama seminggu terakhir. Akibat pelatihan yang berlebihan bersama Hyde-sama. Tapi menurut kabar dari dokter Choi, Jun-sama telah sadar dari komanya sore tadi "
"..." Hangeng terdiam. Dia mengerti betapa parah Hyde dalam melatih anak buahnya. Dan metode itu Hyde pakai untuk melatih Jaejoong, bahkan mungkin Hyde mengunakan metode yang lebih berat lagi. "Mereka bahkan tidak memberitahuku jika Jun sakit, Siwon juga tidak memberi kabar apapun tentang Joongie"
"Mungkin mereka takut anda khawatir, jika melihat sifat Jun-sama. Jun-sama tidak akan mau memberitahukan masalah kesehatannya kepada anda dan nyonya. Dia takut anda dan nyonya khawatir"
"Tapi dengan tidak berbicara sepatah katapun, itu lebih membuat kami khawatir"
"..." Andy hanya terdiam.
Hangeng merasa ada hal yang disembunyikan darinya oleh Hyde dan Ayahnya, bahkan Siwon. 'Apa yang telah terjadi sebenarnya, Otousan benar-benar menghalangin informanku memberikan berita padaku'
.
-= Yuki-Jeje =-
.
Tokyo's Hospital
31 July 2018 - 10.00 JST
Jaejoong telah siuman kemarin, dan sekarang dia menatap kosong ke luar jendela ruangannya.
Kriett
Suara pintu yang terbuka tidak membuat Jaejoong mengalihkan tatapannya dari jendela.
"Jun.."
Tapi dia tahu dengan jelas suara siapa yang memanggilnya. Yang akhirnya membuat Jaejoong mengalihkan pandangan nya dari jendela untuk melihat orang yang datang mengunjunginya.
"Bagaimana keadaanmu Jun?"
"Nii-sama" Hyde lah yang mengunjunginya. Dia juga tahu dari perawat jika Hyde yang selalu menemaninya di rumah sakit selama satu minggu ini. "Aku sudah baik-baik saja"
Hyde mendudukkan dirinya di kursi yang ada di sebelah ranjang Jaejoong. Dengan sedikit senyum kecil Hyde mengelus surai hitam Jaejoong "Aku tahu, kau pasti bisa melewati semua ini." Ucap Hyde dengan nada lembut, dan Jaejoong hanya mengangguk pelan.
"..."
"Jun.. Appa mencarimu, ia berkata jika Eomma mu sangat khawatir padamu"
Jaejoong yang mendengar ucapan Hyde hanya memejamkan mata dan menghelang nafas berat, "Apakah Appa tahu apa yang telah terjadi?" tanya Jaejoong masih memejamkan matanya.
"Appa tidak tahu" Aku Hyde, "Ojii-sama tidak mengizinkan Appa tahu tentang apa yang terjadi" Lanjutnya.
"Nanti juga Appa akan tahu" ucapan lirih Jaejoong disetujui oleh Hyde.
"Tapi untuk sekarang biarkan Appa tidak mengetahuinya dahulu. Jika nanti Appa tahu dan mengamuk, Kakak yang akan menghadapinya" Ucap Hyde. "Maaf, aku terlalu memaksamu melakukan semuanya Jun. Bahkan pelatihan yang lebih memberatkan dari biasanya"
Jaejoong membuka matanya terkejut, karena ini kali pertama Hyde meminta maaf bahkan nada suaranya sangat lembut dan menunjukkan kasih sayangnya. Jaejoong tersenyum lembut "Tidak apa-apa Nii-sama, aku tahu kakek pasti menekanmu untuk pelatihan ini. Bahkan menyuruhku untuk membunuh orang-orang itu. dan terima kasih sudah menjagaku Nii-sama".
.
-= Yuki-Jeje =-
.
Jaejoong akhirnya menhubungi ibunya pada sore harinya, tak ingin ibunya lebih khawatir. Saat melihat senyumnya tercetak sempurna diwajahnya ia pun menghubungi sang Eomma.
"Yoboseyo.. Eomma" sapa Jaejoong
/ Joongie.. Kenapa kau tidak bisa dihubungi seminggu ini?/ raut wajah marah sang Eomma membuat Jaejoong tidak enak hati.
"Aku baik-baik saja Eomma, aku hanya lupa waktu saat belajar dan akhirnya terbaring sakit dirumah sakit" Aku Jaejoong tidak berbohong, hanya menutupi beberapa kebenaran. Saat ini Heechul akhirnya menyadari jika Jaejoong masih mengunakan baju pasien rumah sakit.
/ Aigo.. Joongie sakit apa? Bagaimana keadaanmu sekarang? Bagaimana kamu tidak mengabari Eomma jika kamu sakit. Apa kamu tau betapa khawatirnya Eomma saat tidak ada kabar darimu. Bagaima-/
"Aku sudah baik-baik saja Eomma." Jaejoong menenangkan sang Eomma "Joongie sungguh minta maaf Eomma, Joongie hanya kelelahan saja, dan kurang istirahat. Joongie memohon pada paman Choi untuk tidak memeberitahu Appa dan Eomma, Joongie takut kalian panik."
/ Memang dengan tidak memberi kabar pada kami akan lebih baik?, Yang ada kami semakin khawatir anak bodoh / Heechul marah
"Maaf Eomma. Tidak akan Joongie ulangi lagi" Jaejoong memohon pada sang Eomma. Dan Heechul hanya menghelang nafas lelah.
/ Hanya jangan ulangi lagi /
"Baik Eomma" Jaejoong bersyukur jika alasannya diterima oleh Eommanya, tapi dihatinya ia meminta maaf telah membohongi Eomma tersayangnya. "Eomma..."
Percakapan pun berlanjut Jaejoong membahan apapun dengan sang Eomma, seakan tidak terjadi apapun. Minimal Jaejoong telah menangani kekhawatiran Eommanya yang terlalu protektif.
.
-= Yuki-Jeje =-
.
1 Agustus 2018 – 11.00 JST
Jaejoong telah menganti baju rumah sakitnya dengan kaos abu dan celana Jaens hitam yang dibawakan oleh Hyde saat menjemputnya, ditambah Jaket kulit hitam dan kaca mata hitam. Penampilan Jaejoong sudah pasti akan membuat para perawat yang melihatnya terpesona. Bahkan sejak dia dirawat di Rumah sakit milik Paman Choi Siwon, para perawat telah jatuh cinta pada wajah tampannya.
Hyde telah menunggunya untuk pergi dari Rumah sakit untuk menemui sang Kakek. Ya.. sekarang Jaejoong tengah di Tokyo, karena itu dia dirawat di Rumah sakit milik Choi Siwon. Dan kerena berada di Tokyo, Jaejoong akan tinggal dengan kakeknya disini. Jaejoong mengetahui dari Hyde jika dia sudah tidak perlu pelatihan di Nagoya lagi, jadi Jaejoong hanya perlu tinggal dengan Kakeknya di Tokyo, atau dimana pun lagi yang diinginkan Kakeknya.
"Jun-kun" Sapa seorang dokter tampan yang memasuki kamar inap Jaejoong.
Choi Siwon adalah nama pria parubaya itu, dia adalah adik ipar Ayahnya, jadi dia adalah paman Jaejoong-fakta yang baru Jaejoong tahu kemarin saat baru siuman. "Paman Choi" Jaejoong tersenyum ramah pada sang dokter tampan.
"Hyde-kun" Sapa Siwon saat melihat Hyde duduk di dekat Jaejoong, yang hanya dibalas angukan oleh Hyde. Siwon memberikan peperbag hitam pada Jaejoong "Oleh oleh untuk Ojii-sama. Tolong sampaikan maafku karena aku jarang berkunjung"
Jaejoong menerima peperbag itu, "Tentu Paman, akan saya sampaikan pada kakek" ucap Jaejoong dengan senyum yang masih terukir indah diwajahnya.
"Kamu bisa sering main ke tempat Paman jika bosan, Kyu-kun pasti senang memiliki teman" Siwon menepuk bahu Jaejoong sambil tertawa.
"Tentu Paman, jika ada kesempatan aku akan main ke rumah paman" Jaejoong ikut tertawa dengan nada lembut "Baiklah Paman, aku akan pamit sekarang." Jaejoong dan Hyde pun pergi meninggalkan Rumah sakit
"Kau sangat mirip Hangeng"gumam pelan Siwon hampir tidak terdengar. "Aku yakin Kyu-kun akan cocok dengannya"
.
-= Yuki-Jeje =-
.
Jaejoong telah ada di tempat sang Kakek, sekarang telah duduk dihadapan sang kakek ditemani oleh Hyde yang juga duduk disampingnya.
"Jun-kun.. Kakek senang kau baik-baik saja"
"Ojii-sama.. Jun telah sehat sekarang. Dan ini oleh-oleh dari Paman Choi" Jaejoong menyerahkan peperbag hita yang ia dapat dari Siwon. "Paman Choi meminta maaf karena jarang mengunjungi kakek."
Kakek Jaejoong hanya tertawa mendengar penjelasan Jaejoong. "dari dulu anak itu memang suka seenaknya, tapi aku suka dia hahahha. Aku yakin Jun akan sangat cocok berteman dengan Kyu-kun." Jaejoong yang mendengar tidak mengerti ucapan sang kakek.
"Anak Paman Choi?"
"Ya.. Kyu-kun anak yang sangat ramah. Kau akan segera bertemu dengan Kyu-kun, umurnya 4 tahun dibawahmu"
"Saya akan mengatur pertemuan mereka" ucap Hyde.
.
.
.
TBC
Yuki's Note :
Haloo Minna-san
Lama gak ketemu ya hehehe
Yuki kembali bawa chapter baru
Semoga suka
Maaf jika adaTypo ya..
Please Reviewnya ya hehehe
Bye bye
