Freaky Orientation Time (?)

Kuroko No Basuke

Dari

Kakak Fujimaki Tadoshi

Ceritanya

Dari

Saya T.T

Warning : OC is Kagami Taiga's old sister, 2 OC is Twin. Harap siapkan mental karena bahasa author yang sangat abal dan mengandung gajenes. Para Chara yg OOC nya is amajing pery pery. Sediakan segenggam keripik untuk camilan.

Information :

Mungkin chap ini akan panjang ._.

Genre :

School life , Parody , Humor (garing crispy)

Pairing :

Generation of Miracle , 3 OC , Kagami Taiga

Rated :

K-T

HAPPY READING ^^

Chapter 2 : Disekolah baru dengan Aomine yang berbunga-bunga.

Hari berganti hari, bulan berganti bulan, dan tahun berganti tahun hingga akhirnya author muncul dengan wajah penuh jenggot dan kumis *ditendang massal*

Senin, Hari pertama MOS pun dimulai….

"Whooaaaa…. Besar sekalii.." Aomine mangap ga percaya melihat sebuah bangunan berwarna merah tua terpapang jelas dihadapannya, dihiasi beberapa pohon sakura yang tengah berguguran merdu (?). Disekeliling bangunan itu terdapat hamparan padang hijau yang luas nan menyejukkan mata. Ke empat temannya pun mengikuti jejaknya (?) diselingi dengan gumaman 'homina homina homina' yang menguar dari mulut mereka.

"Nee.. ini sekolah , Aka-chin?" Tanya Murasakibara heran melihat betapa mewah (mepet sawah)-Nya sekolah yang akan ia huni 3 tahun kedepan ini.

"Ini sekolah elit milik keluarga Akashi, Atsushi." Kata Akashi dengan sombong sambil menyunggingkan senyum sinis dibibir ranumnya.

"Sugghhooiiii-ssu aku tidak tahu kalo ada sekolah elit diujung kota ini?" Kise berbinar entah karena terlalu terpesona atau karena terlalu norak.

"Ini bagus,nodayou. Tapi bukan karena aku suka tapi aku hanya menghargai hasil karya arsitek yang merangkainya,nodayou." Midorima berlagak memebetulkan kacamata hitamnya dengan gaya sok cool. Kuroko menatapnya dengan pandangan aneh.

"Akashi-kun jadi kita ada di kelas mana?" Kuroko bertanya dan disambut gelengan kepala oleh Akashi.

"Entahlah.. aku tidak tahu tapi, yang pasti kita akan berpencar kelas."

"…." Semua nya terdiam sibuk dengan pikiran mereka masing-masing. Aomine tersenyum bahagia akhirnya dia terbebas dari penjara dunia dimana Akashi menjadi sipir penjara mengerikkan itu.

"Daripada bengong disini, lebih baik kita melihat dipapan pengumuman itu, Minna-Chin." Murasakibara berkomentar cerdas dan hanya disambut anggukan antusias dari temannya.

Mereka berjalan beriringan menyebabkan terciptanya sebuah tangga imajiner dibenak siapapun yang melihat. Pasalnya mereka berjalan secara berurutan dari sebelah kanan mulai dari Murasakibara sang titan omnivora, Midorima sang wortel tsundere *asah golok*, Aomine sang gorilla *Author dilempar*, Kise sang matahari yang celah celia cetia cempulna, Akashi sang raja hutan *Graaaooorr….* dan yang terakhir yakni Kuroko sang imut bin cute bin huehehe bin hululu bin hohohihe *Author terkapar ditanah*.

Midorima mengernyit heran melihat beberapa murid terkikik melihat mereka berjalan apakah ada yang salah dengan mereka ber-enam? Perasaan mereka juga berjalan dengan kedua kaki tidak seperti casper yang berjalan dengan ekor. Tapi, karena kadar tsundere nya melebihi tumpukan baju kotor Author dia terpaksa diam dengan sejuta pertanyaan dibenaknya.

"Atsushi cepat lihat papan pengumumannya dan beritahu aku hasilnya, kerjakan dalam 10 detik." Perintah Akashi seenak jidat membuat Murasakibara hampir memuntahkan snack yang ia makan.

"Aka-Chin itu terlalu kejam." Komentarnya memelas dan disambut anggukan kepala dari teman-temannya.

"Boku wa zettai da.." satu kalimat yang dikeluarkan Akashi membuat mereka semua nurut dan mangut-mangut daripada kena garut terus jadi saos cocol dari omayo.

'Daku mah apa atuh.. badan gede tapi takut sama Aka-Chin yang pasti gedean tititku' Murasakibara berkomentar dengan sangat nistanya, menyamakan Akashi dengan ukuran tititnya membuat Author panas karena kekasihnya dihina dina seperti itu (Lho?).

.

"Are..?" Murasakibara mengernyit menatap tulisan demi tulisan nama murid dari kelas X-A sampai dengan X-H . Matanya menyipit tajam demi melihat namanya dan nama teman-temannya didalam kolom itu.

.

"Bagaimana?" Tanya Aomine mendahului,dia sudah sangat tidak sabar mendengar bahwa dia tidak akan sekelas dengan Akashi. Mengingat otaknya yang sangat amat minim(kira-kita tidak ada satu GB) ini akan setara dengan otak Akashi (dengan memori 5 juta tera, tak tanggung-tanggung *Author geleng2 takjub*)

"Nee… begini.." Murasakibara mengusap belakang kepalanya pelan dengan mimic muka malas

Berikut daftar nama para GoM+Kuroko+Momoi :

X-A : Akashi Seijuro dan Midorima Shintarou
X-B : Murasakibara Atsushi dan Kuroko Tetsuya
X-C : Momoi Satsuki-Chan
X-D : Kise Ryouta
X-E : Aomine Daiki

"Aku sendiri….an?" Kise melotot kaget. Oh kenapaa… kenapa daku sendirian dan terpisah dengan Kurokocchii tertjintah .. Oh tuhann salahkahh hambaa…*kise nangis lebei*

"Ryota hentikan kelakuanmu itu, menjijikkan." Akashi menendang Kise menjauh darinya karena tensin liat beberapa cewek yang memperhatikan mereka dengan mimic muka heran.

"Jadi kita harus kemana,nodayou?" Tanya Midorima

"Ya kekelas lah Midorima-kun, emangnya Midorima-kun mau ke WC?" Kuroko sewot ga jelas. Ah… saya tau jeng Kuroko, kamu pasti ga terima kan karena gak sekelas sama Akashi.. *noel-noel dagu Kuroko."

Kuroko menunduk malu, sementara Akashi buang muka menahan semburat merah muda yang menjalar dipipinya. Duhh jadi gemes *Author digampar Aomine*

"Fuzakenda.." Midorima merasa paling waras mengambil langkah, diikuti dengan Murasakibara yang dengan sangat santainya kembali membuka cemilan rasa kaldu kesukaan Light Yagami dari fandom sebelah.

"Mungkin ada baiknya kita mencari kelas,Akashi." Siapakah yang berkomentar dengan sangat pintar ini. Oh keajaiban dunia pertama (dari bawah) pun terjadi.

"iya,Daiki. Ayo kita cari kelas kita." Yap… Aomine lah yang berkomentar sedemikian rupa tepuk tangan semua *Krriiikkk..* (eh?)

.

.

Di Koridor…

"Ohayou Gozaimasu, Seijuro-sama." Sapa salah seorang murid perempuan dengan seragam yang lengkap, rapih, bersih, dan wangi. Tak lupa senyum yang sangat menawan ia pajang demi menyambut sang tuan.

"Ohayou Gozaimasu, Shizuka-san" Akashi menyapa dengan datar seperti biasa.

"…."

"…"

"Kraukk.."

"….."

" Aomine-kun, mulutmu terbuka lebar. Aku khawatir lalat akan mabok karena Aomine-kun belum gosok gigi tadi pagi."

Uhuk…

"Tetsu… Damare"

"Bisa ku bantu?" Tanya sang murid perempuan merasa canggung melihat para pemuda warna-warni ini tengah terbengong-bengong. Bahkan dia juga terkejut, karena seorang cewek dibawah umur dengan rambut panjang sepinggul tengah menatapnya ternganga (Baca : Ini Author).

Ohh.. wahai gadis bagaimana mereka tidak tersepon-sepon melihatmu yang begitu cantik menawan.

OC pertama, Kagami Shizuka desu. Memiliki rambut panjang sepinggang dengan warna Orange, perawakan yang manis dan sangat apik. Warna mata berwarna Hazel dihiasi bulu mata panjang. Kulit yang putih mulus seperti porseline yang akan membuat para pria coretMesuMcoret melirik. Singakatnya bayangkan saja RIAS GREMORY dari fandom sebelah versi rambut orange dan ehem.. Oppai… ehem kecil tentunya. Dia ini Fujoshi akut tapi,semua kenistaannya tertutup dengan sangat indah oleh perilakunya yang sopan,baik,dan nggak 'neko-neko'.

"Ya.. beri tahu kami dimana kelas X berada." Akashi memberi titah. Perempuan bernama Shizuka itupun mengangguk sambil tersenyum.

"Eh.. bukannya keluargamu yang memiliki sekolah ini Akashi? Kenapa kau tidak tau tempatnya?" Aomine menatap heran pada sang emperor.

"Aku belum pernah kesini sebelumnya,Daiki."Ujar Akashi setengah malu tapi kemaluan (?) itu tertutup dengan sangat apik dengan wajah stoic nya.

Shizuka terkikik pelan dan berjalan didepan diikuti oleh para pemuda warna-warni yang mengekorinya dari belakang. Sesekali Shizuka berbicara tentang beberapa ruangan yang tengah mereka lewati membuat Murasakibara kesal, karena (menurutnya) Shizuka terlalu banyak bicara.

"Nee.. memangnya kau siapa?" Tanya Murasakibara Frontal yang langsung ditatap 'jangan usir dia bodoh' oleh Aomine.

Perempatan siku-siku muncul didahi lebar Shizuka.

"ahh.. Anoo-" Shizuka mengepalkan tangannya dan mengangkat pelan.

"Dia Ketua OSIS disini, Atsushi." Akashi angkat tong –eh salah- Akashi angkat bicara membuat Kise dan Midorima mendengus lega takut jika Akashi angkat tong beneran (?).

Beberapa orang berjalan melewati mereka, karena mereka memang dengan seenak udel berhenti ditengah koridor dan menghalangi jalan.

"Neechann.." Seseorang bertubuh besar berkepala merah mendekat. Shizuka menoleh dan tersenyum lembut.

" Taiga.." Shizuka berjalan mendekati orang berkepala merah dan TINGGI *sengaja di caps biar ada yang tersisir –lirik Akashi-* itu.

SWIIINGGGGGG…

Maafkan saya Akashi-sama *sujud dengan alay,takut kena lempar gunting lagi*

.

"Ma-manis.." Aomine melongo dongo menatap sang kepala merah TING- *Author dilempar gunting lagi*. Matanya berbinar terang melebihi terangnya kepala Kise, Pipinya memerah seperti tomat, bibirnya melengkungkan senyum kagum diiringi dengan bertebarannya bentuk hati berwarna pink disekitarnya.

Pandangan pertama … Awal aku berjumpa ..

Seolah-olah hanyaaaaa…. Impian yang berlalu…~

Aomine nari-nari gaje membuat temannya sweatdrop berjamaah.

"Mine-Chinn…" Murasakibara menganga saking terkejutnya.

"AHOmine.." Midorima berkomentar datar dengan menekankan kata 'AHO'.

"Daiki mati saja kau."

"….." ….

.

Krik

.

"Neechan dia kenapa?" Si tinggi berkepala merah dengan nama Kagami Taiga bertanya pada sang kakak.

"Entahlahh.. aku yakin dia ditaburi biji wijen"

.

Graorr…..

.

"Sumimasen… Ketua saatnya kita mengumpulkan semua murid baru di Aula sekolah." Suara seorang cewek mengejutkan mereka dan berhasil menghentikan tarian alay Aomine.

"ya.. segera siapkan dan umumkan kepada semua murid." Shizuka menjawab sambil melihat notebook kecil yang ia bawa. Cewek itu tersenyum kecil, kakinya melangkah pelan dan sukses terhenti tepat didepan Aomine.

'untuk apa gangguro hitam ini disini?' sang cewek mengernyit heran sambil menatap Aomine dalam. Dia merasa aneh, apakah gangguro hitam ini tersesat? Ataukah habitatnya sudah dirusak hingga terperosok disini? Atau mungkin dia ditaburi biji wi-DUASHH-

"Apa lu liat-liat? Kayak ga pernah liat orang ganteng aja."

Semua keselek kodok. Whattt? Aomineee gantengg? Iya kaliii… diliat dari lobang sedotan. Sang cewek merinding disko berasa kayak dipelototin genderuwo.

OC kedua, wakil ketua OSIS, Shizukana Haruka desu. Bertubuh ramping dan tinggi,berambut biru model gelombang*bayangin rambut raisa*. Dia tipe manis-manis tapi gak memaniskan (?). Jika dilihat memang terkesan anggun serta taat peraturan tapi,aslinya dia bar-bar,frontal,dan sangat ambisius.(anda bisa membayangkan tipe fujoshi seperti ini). Daya imajinasi yang kuat dan selalu bawa doujinsi bahkan VCD yaoi ke sekolah.

.

"Mohon perhatian, panggilan untuk semua anggota OSIS dan seluruh peserta MOS atau murid baru segera berkumpul di gedung Aula sekolah. Sekali lagi…"

.

"Sudah panggilan mungkin saatnya kita pergi." Shizuka melambaikan tangan sebagai tanda supaya para generasi keajaiban kita tercinta mengikuti jejaknya menuju aula sekolah.

.

Di Aula Sekolah…

.

"SEMUAAA BARIIISSS YANG BENERRRR…. " Seorang cewek berambut biru tereak dari atas panggung. Semua murid baru langsung nurut dan baris rapih bagai anak TK.

"Wahh .. Haruu.. Aoi semangat sekali yah.." Shizuka berkomentar sambil tersenyum senang. Dia segera menuju kearah panggung diikuti oleh Aoi.

OC ketiga.. Shizukana Aoi desu. Dia kembarannya Haruka. Bertubuh seksi dan sedikit pendek. Rambutnya biru panjang dan lurruuuusss banget kayak lidi. Anaknya imut dan masih Fujoshi tahap menengah. Dia gak seakut kakaknya dan juga sangat disegani karena ketegasannya.

.

"SELAMAT DATANG KEPADA KALIAN SEMUA DI SMA NEGERI 1 TOKYO ATAU BISA JUGA DISINGKAT SMANTO."

Semua tersedak.

SMANTO? Apa itu? Nam anorak macam apa itu?

"Kok gue kek ngerasa ada disekolah kanibal yak." Seru Aomine sambil garuk-garuk ketek.

"SMANTO kan nama kanibal di Indonesia , Mine-Chinn ~ ." Ujar Murasakibara dengan tampang malas.

.

"SEKARANG KALIAN BOLEH BERKELILING SEKOLAH UNTUK MENENTUKAN KLUB APA SAJA YANG AKAN KALIAN IKUTI. DAN SETELAH BEL BERBUNYI KALIAN HARUS KEMBALI KE AULA DAN MENYETORKAN FORMULIR KLUB KEPADA SAYA, KAGAMI SHIZUKA. KETUA OSIS."

Semua murid mengangguk setuju dan mulai bubar.

"TAPI INGAAAATTTT….."

Semua berhenti mendadak.

"SETELAH SELESAI KALIAN BOLEH PULANG. DAN BESOK KALIAN HARUS MEMBAWA SEBUAH BANDO WARNA MERAH DENGAN PITA HITAM , 2 BUAH BALSEM OTOT GALIGUA UKURAN JUMBO DAAANNNN…."

Semua menelan ludah sambil mencatat.

"KALIAN HARUS BAWA TAS HELLO KITTY WARNA PINK." Shizuka tersenyum nista.

"WUUUAPAAAHHH?" koor semua murid protes.

Semua anggota OSIS memamerkan evil smirk, membuat para Kisedai nelen ludah susah payah..

.

.

Apakah yang akan terjadi selanjutnya?

Kritik dan saran mohon lempar ke saya yak..

Ohh iya ada yang mau usul? Barang-barang buat dibawa hari kedua gitu TwT ..

… balesan rev yang masih 2 T,T /

Synstropezia : Iyaaa kakak QwQ terima kasih sarannya ^^ … saya lupa kalo nama itu pake huruf besar TwT … ini udah lanjutt dan silahkan fav ^^ ajak temen2 nya juga yak n_n …btw boleh request kok kak ^^

PsychoLove10 : Terima kasihh ^^ saya juga suka ff anda yang 'Live' Itu :v ini udah apdet … ^^ review lagi yak TwT jangan lupa yang COOLER itu kak QwQ

. Salam Shizuka *te hee*