Note: Karagin Tsunehiko, Karagin Yusho itu milik gw dan Gakuen Basara milik Capcom. Fanfic ini berisi gaje (?) dan clichè Jepang.
Sesudah kepala sekolah melarang Masamune dan Yukimura dari menggunakan lapangan, Yusho memutuskan belajar di Akademi Basara, dia benar-benar berusaha untuk tenang ketika keputusan ayahnya. Yusho langsung menyerah, dia tidak ada pilihan seperti ini dan mau berusaha untuk belajar. Dia adalah anak pindahan dari sekolah lama, dia sudah bersiap untuk mengenal teman-teman baru.
"Hari ini ada kedatangan murid baru!" Seorang guru mengasih berita bagus buat para murid-murid kelas 1. Para murid terkejut, mereka memikirkan kedatangan murid baru itu laki-laki atau perempuan.
"Ngomong-ngomong, murid baru itu laki-laki atau perempuan ya?"
"Entah."
"Aku yakin murid baru itu laki-laki! Pasti dia tampan~"
"Setahu aku sih itu perempuan."
"Pasti cantik..."
"Aku nggak bisa menunggu~~!"
Ketika mereka lagi diskusi tentang murid baru, pintu terbuka lalu cahaya mulai bersinar. Mereka langsung menutup dari itu. Setelah cahayanya hilang, ternyata Yusho adalah murid baru di kelas 1 tahun pertama. Mereka terkejut, sedangkan Yukimura dan si tukang bolos, Maeda Keiji juga terkejut. Yusho menulis nama tulisan kanji di papan hitam untuk memperkenalkan diri. "Aku Karagin Yusho, aku murid baru di kelas ini. Salam kenal." dia menunduk kepada mereka dan tersenyum. Wajah siswa kelas 1 tahun pertama menjadi memerah.
Keiji langsung senang dan sudah ingat dia di masa SD "Yusho-chaaaan!" dia melambai kepadanya dan Yusho menoleh. "Keiji?" Dan para murid kelas 1 malah menoleh ke Keiji. "Lah, Maeda-dono, kamu kenal dia?" tanya Yukimura.
"Iya, aku kenal dia kok! Dia adalah sahabatku di masa SD!"
Keiji tertawa. Masamune kesal melihat dia senang bertemu sama Yusho.
"Dia cantik banget loh!"
"Dia seperti seorang DEWI!"
"Dia cantik banget."
"Aku iri walaupun dia terlalu cantik!"
"Iya!"
"Kawaii!"
Guru mendesah. Dia menyuruh Yusho duduk di belakang. "Karagin-san, Disana ada bangku kosong di belakang. Silakan duduk."
Yusho menggangguk. "Hai, sensei." dia langsung pergi duduk di belakang. Mereka masih menatap dia dengan ekspresi yang segar. Dia senang ketika dia duduk di belakang (Akhirnya aku bisa duduk di belakang! Aku nggak akan duduk di depan.) Keiji jadi senang kalau ada Yusho.
"Sekarang, saatnya mulai belajar."
KEESOKAN HARI
Di lapangan, Yusho sedang baca buku dan dia duduk di bangku. Dia membaca hal-hal herbal, ingin mengetahui pengobatan buat kesehatan. Tapi, Dia tidak tahu bahwa Keiji itu anak sekolah disini. Keiji memikirkan Yusho itu pintar sama matematika, dia ingin mengajarinya. Dia mempunyai kilas balik hubungannya.
"Hei, Yusho-chan! Ajarin aku matematika dong!"
Dia mendesah, tidak bisa tahan untuk mengajari Keiji. Tiba-tiba, ada sebuah bisbol mengarahkan ke Yusho. "Awas!" Masamune teriak. Yusho langsung terdengar dan dia sudah mendapatkan bisbol. Dia menutup bukunya. Yusho keburu mengembalikan bolanya ke Masamune. Dia tidak mau mendekatinya karena ada para fangirl-fangirl yang gila di sekitar lapangan. Dia mencoba kabur dari lapangan ini, Tapi Masamune tidak membiarkan dia pergi. "Oi, White girl! Jangan mencoba kabur dari aku."
Yusho langsung gemetar dan keringatnya mengalir, dia terancam darinya. "Etto... aku sedang sibuk... Pokoknya aku nggak akan mampir kesini..." Dia tertawa dengan waspada, Masamune bingung apa yang dibicarakan. "Bicara apaan sih, kau?" Yusho memundur darinya, badannya masih gemetar. "Kalau begitu... aku mau permisi dulu...! Da-dah...!"
"O-oi! Tunggu!" Dia langsung teleportasi di suatu tempat yang aman, Masamune terkejut. "Dia langsung teleport, huh? Gadis aneh." dia langsung menyeringai.
"Masamune-sama, jangan-jangan itu Karagin Yusho?"
"Iya, Kojuro. Dia adalah teman dari masa kecilku. Sekarang dia sekelas sama aku."
"Kamu suka dia?"
"Iya, dari dulu aku suka sama dia. Dia adalah Naga Putih. Tapi ya, aku sering diam-diam menatap dia di masa kecilku." Keringatnya Kojuro langsung mengalir. "Masamune-sama, kamu berbahaya sekali..."
"Hah!"
Sedangkan Yusho, dia lari dengan tak senonoh dan wajahnya memerah. (Aaaahhh! Sial! Aku sampai semaput untuk mendekati dia! Sial, sial, sial, sial!) Dia sangat panik dan terlalu mendekat sama Masamune. Wajahnya menjadi sangat memerah. Dia lari menuju ke lantai atas sampai dia terengah-engah. "Aduh... duh... ugh... akhirnya aku sudah selamat..." Yusho mengecek di lantai atas ini, dia mengira ada orang. "Sepertinya tidak ada orang. Baguslah, ini membuat aku tenang untuk membaca buku!" Dia sudah tenang setelah dia kabur dari Masamune. Dia tidak berani mendekatinya karena ada fangirl gila.
Dia kembali membaca buku herbal, dia ingin mempelajari tentang obat-obatan. Yusho tertarik sama hal-hal herbal. Dia ingin belajar di sekolah dengan tenang. Tiba-tiba, ada seseorang yang masuk ke lantai atas. Ternyata Keiji yang masuk.
"Eh, Yusho-chan. Ngapain disini?"
"Aku lagi baca buku."
"Kamu suka banget baca buku, hahaha! Ternyata kamu gadis kutu buku."
Keiji menduduk sampingnya, dia melihat buku herbal. "Kamu membaca buku herbal ya?"
"Iya. Aku cuma ingin tahu caranya aja. Ngomong-ngomong, Keiji, kamu ngapain kesini?"
"Oh, disini? Aku kesini cari angin aja. Tetapi ada kamu kok. Bisa berbicara deh." Yusho tertawa dengan manis. "Dasar kamu!" lalu Keiji juga ketawa.
"Hei, Yusho-chan."
"Ya?"
"Dari dulu, kamu ini gadis yang pemalu di masa SD. Tapi kamu sudah berani dekat sama teman."
"Iya. Dulu aku gadis pemalu terus sering di tindas sama para siswi. Pernah dikatain penyihir."
"Duh, jahat banget mereka."
"Kan mereka belum mengerti dari kecil."
"Iya ya..."
"Tetapi kamu adalah sahabatku yang pertama, Keiji. Aku bisa berusaha mendekati teman-teman." Dia tersenyum ke Keiji dan dia tersenyum balik. Mereka berdua adalah persahabatan dari masa kecil. Mereka sedang ngomong dengan santai di lantai atas.
END
Maaf ya, kecepetan nggak sih? Gw bakalan tulis panjang lagi sih. Jadi guys, menurut kalian Yusho itu tsundere atau dandere? Silakan komentar di bawah :3
