Disclaimer : All Characters belong to Sunrise
Expected Party
By
LaNiinaViola
Warning : Au, OOC, Typos, Similar plot, etc.
Ini adalah hari minggu, hari libur yang dinantikan semua orang, hari dimana istrirahat dan bersantai bukanlah sebuah dosa. Biarpun matahari bersinar cerah, tapi nyatanya aura suram terus melingkupi Yzak. Pria bermarga Joule ini sudah bad mood sejak tadi pagi. Hari ini bukan sekedar hari minggu cerah tapi juga hari kelahirannya, ulang tahun pria itu. Harusnya hari ini menjadi hari yang membahagiakan baginya, apalagi hari spesial ini jatuh pada hari libur. Ia mengharapkan teman-temannya bisa ingat akan hari kelahirannya, tapi apa? Barang sebuah pesan saja tak satupun ia dapatkan, itu yang membuat Yzak bad mood sedari pagi. Teman-temannya pasti melupakan hari ulang tahunnya, padahal Yzak selalu ingat semua tanggal lahir mereka sekalipun Athrun yang notabennya adalah rival abadinya. Yzak merasa tanggal lahirnya bukan sesuatu yang sulit diingat, bahkan ia lahir di tanggal dan bulan kembar seperti acara diskon yang selalu muncul di e-commerce tiap bulannya itu, kenapa teman-temannya tidak bisa ingat hal mudah seperti itu.
Dalam suasana yang mencekam karena aura bad mood Yzak, bunyi bel menjadi sebuah penyelamat. Siapa yang ada dibalik pintu itu? Apa mungkin itu teman-temannya yang datang memberikan kejutan? Ahhh, akhirnya.. ini yang ditunggu Yzak sejak tadi. Dengan langkah girang, Yzak pergi menuju pintu untuk mempersilahkan tamunya masuk.
Tapi tetot.. ternyata yang ada di balik pintu bukan teman-teman yang diharapkan Yzak. Ezalia datang dengan bouquet bunga dan juga kotak berisi kue kesukaan anak kesayangannya itu. Sebenarnya Yzak cukup kecewa karena bukan teman-teman yang diharapkannya yang muncul dari balik pintu rumahnya, tapi melihat ibunya datang di hari kelahirannya bisa meredam rasa kecewa itu. Yzak mempersilahkan ibunya masuk dan mereka mulai merayakan ulang tahun pria itu hanya berdua saja, seperti yang sudah-sudah.
Waktu terus berlalu dan sekarang Yzak sudah berada di kamarnya sendiri. Beberapa saat yang lalu ibunya pamit pulang ke kediamannya dan kembali meninggalkan Yzak seorang diri. Sepi membuat pria itu kembali memikirkan tentang kasus teman-temannya lagi. Hari sudah malam dan tetap saja ucapan selamat tidak ia dapatkan, mereka semua benar-benar menyebalkan pikir Yzak.
Sibuk mengeluarkan kekesalannya pada beberapa bantal yang ada di ranjangnya, tiba-tiba saja Yzak terpikir sesuatu. Jangan-jangan mereka memang berencana membuat kejutan ulang tahun lewat dari harinya. Ah benar juga, saat ulang tahun Dearka saja mereka melakukan rencana itu, tidak menutup kemungkinan mereka juga melakukan hal yang sama untuk ulang tahunnya. Memikirkan kemungkinan itu membuat suasana hati Yzak mulai membaik. Sekarang dirinya sudah bisa tidur tenang dan berhenti menyumpahserapahi seluruh teman-temannya karena masalah ulang tahunnya ini. Yzak berpikir akan berusaha terkejut saat mereka nanti memberikan kejutan untuknya birpun ia sudah memperkirakan hal itu akan terjadi.
Yzak kemudian mulai bangun dari ranjangnya dan bersiap untuk tidur dengan menyikat gigi dan juga mengganti bajunya dengan piyama.
1 hari
2 hari
3 hari
4 hari
Sudah hari jumat dan akhir minggu sudah ada di depan mata, tapi kenapa sampai sekarang Yzk belum mendapatkan kejutan yang ia harapkan dari teman-temannya? Jangan bilang mereka memang sungguhan melupakan ulang tahunnya. Awas saja jika itu benar, dirinya akan mengamuk dan membuat mereka semua membayar karena melupakan ulang tahunnya.
Tanpa terasa hari sudah menjelang sore, seharian ini dirinya sibuk memikirkan pelajaran apa yang pantas ia berikan pada teman-temannya hingga membuat mereka kapok. Sadar hari sudah sore dan jam kerja akan segera usai, Yzak mulai merapihkan barang-barangnya dan persiap untuk pulang ke rumah dengan perasaan kesal.
Tas kerja yang berisi laptop sudah dibawa dan Yzak sudah ada di depan pintu ruangannya saat tiba-tiba saja pintu itu terbuka dan Dearka masuk bersama teman-temannya yang lain membawa kue ulang tahun juga beberapa confetti yang dilepaskan saat mereka melihat Yzak.
Ada Dearka, Athrun, Kira, Nicol, Heine, Shin, bahkan Cagalli dan juga Lacus. Ruangan itu seketika jadi sangat ramai dan juga meriah. Yzak masih dalam keadaan terkejut ketika Dearka merangkul bahunya dan menyanyikan lagu ulang tahun yang diikuti oleh semuanya yang hadir. Suasana hati Yzak yang tadinya sangat suram lagsung berubah ceria. Benarkan, benarkan, benarkaaan... mereka tidak melupakan ulang tahunnya, mereka hanya mau memberikan kejutan untuknya dan berhasil. Padahal Yzak sudah bersiap akan kejutannyg terlambat ini dari beberapa hari sebelumnya, tapi tetap saja mereka berhasil mengejutkan pria itu. Mereka memang ahli sekali dalam urusan seperti ini.
Mereka mulai memotong kue dan memakannya di ruangan Yzak.
"Aku sudah tahu kalian pasti akan membuat kejutan setelah ulang tahunku lewat." Ucap Yzak ditengah acara makan kuenya. "Kalian tidak mungkin melupakan ulang tahunku, kan.. hahaha"
Dearka dan Heine saling memandang, " Tentu saja, mana mungkin kami melupakannya." ucap Dearka.
"Itu benar, kami memang sudah mempersiapkannya." Sambung Heine.
"Ayo, coba kue kering yang dibuat Lacus ini, rasanya enak sekali." Kira menawarka kue lain kepada Yzak yang langsung diterimanya dengan senang hati.
Cagalli yang sangat polos, mulai berbisik pada Athrun saat mendengar percakapan barusan. " Bukan kalian baru merencanakannya tadi pagi? Kue kering Lacus itukan yang ada di ruangan Kira dan ia membawanya sekalian karena kalian kekurangan makanan untuk pesta."
"Ssst, biarkan saja Yzak berpikir seperti itu." Athrun membuat pose telunjuk di bibirnya dan memelankansuaranya saat berbisik pada Cagalli.
"Ahh, aku mengerti."
"Nicol yang pertama kali ingat, pagi tadi ia sedang memeriksa berkas pegawai saat tidak sengaja melihat biodata Yzak dan melihat tanggal lahirnya." Athrun menjelaskan kepada Cagalli masih dalam keadaan berbisik dan dibalas anggukan oleh gadis itu.
Tanpa tahu kebenarannya, Yzak menikmati pesta tulang tahun untuknya yang sudah terlambat 5 hari. Biarlah hal ini menjadi rahasia mereka saja tanpa perlu Yzak perlu tahu atau pria itu akan benar-benar mengamuk seperti godzila.
~Fin~
Happy birthday Bang Yzak. Eheheh maaf Niina hanya punya fic singkat dan absurd yang diketik ngebut buat ultah abang. Semoga menghibur yaya dan ga bikin sakit mata kakak-kakak semua setelah baca.
Maafin Niina ya belum sempet update fic yang lain, karena Niina habis positif dan juga sedang mengejar masa depan yang lebih baik lagi. Mohon doanya ya kakak-kakak ehehe.
Terimakasih banyak yang sudah menyempatkan baca tulisan Niina sebelumnya dan juga karya abal ini. Semoga kakak-kakak semua sehat selalu. Jangan lupa jaga kesehatan dan juga prokes dimanapun kalian berada.
Bye bye, sampai jumpa di lanjutan cerita Niina yang lainnya.
