Warning : Bahasa tidak baku
Happy Reading
.
.
BandaraAda dua pemuda tampan yg tengah mengetuk-ketukkan sepatunya kesal. Si surai pirang melorotkan kacamata hitamnya beberapa centi, sambil melirik kawannya yg tengah memencet ponsel dengan brutal.
"Ck sudah kubilang kan dia harusnya menjemputku" ucapnya geram.
"Huu, Kagamicchi itu gimana sih? Kita kan sudah satu jam an disini. Ayo pesan taksi saja, lu kan punya duit".
"Oi Kise bukan itu masalahnya, teman baikku yg ada disini katanya mau menjemputku tau"
"Ck terserah Kagamicchi saja, gua mau pulang ssu. Udah rindu masakan mama, BYE" si pirang mulai membawa kopernya pergi, dan akhirnya mau tidak mau Kagami mengikuti Kise untuk pergi.
Teikou High School
"Lihat - lihat itu bukannya Kise kun"
"Kyaa Kise kun yg itu"
"Iya Kise kun yg itu"
"Momoi san apa kau tidak tertarik seperti mereka" gadis bersurai merah muda itu melirik sahabatnya yg berada tepat disampingnya. Kuroko Tetsuya hanya tersenyum melihat ketidak pedulian dari Momoi Satsuki. Syukurlah batin Kuroko
"Dia kesini dia kesini"
"Kyaa dia kesini"
Braak..
Teriakan para gadis itu berbenturan dengan suara pintu yg ditendang oleh oknum bernama Kagami Taiga yg datang bersama Kise, untuk mendatangi Aomine yg tengah tidur molor di bangkunya.
"AHOMINE BANGUN" teriak Kagami membuat Aomine membuka matanya perlahan, sementara Kise fokus pada Momoi yg memandang keluar jendela.
"Oi Kagami, ada apasih?"
"Lu kemarin gua suruh jemput jam 7 tapi apa?" tanya Kagami nyolot
"Ck lu kan punya duit buat naik taksi, ngapain nyuruh gue jemput" jawab Aomine, Kagami menarik-narik Aomine yg akan terlelap lagi dengan heboh, sementara Kise mendatangi Kuroko dan Momoi.
"Hei kenalin gua Kise Ryouta ssu" Kise mengulurkan tangan untuk kepada Momoi namun Kuroko yg menyambut uluran tangannya.
"Doumo Kuroko Tetsuya desu" balasnya dengan wajah datar, Kise yg melihat itu mencengkram tangan Kuroko dengan agak kuat sampai membuat ekspresi Kuroko berubah.
"Kise kun, jika kau berniat buruk pada Momoi san aku tidak akan tinggal diam" ucapan Kuroko yg blak - blakan membuat Kagami dan Aomine menoleh untuk memandangi Kise.
"Enggak gua cuma mau ngajak kenalan kok ssu" ucap Kise menyangkal diri. Namun perbuatannya tadi mampu membuat Momoi mengalihkan atensinya.
"Kalian jangan berisik" ucap Momoi mulai berdiri dan berlalu pergi dari kelas. Kuroko terus memandang Kise tajam, sementara Kise memandanginya balik, jika ada kilatan petir di antara mereka mungkin kelas itu sudah terbakar. Dan aksi itu membuat seluruh kelas menjadi sunyi melihat mereka berdua.
"Ah Midorin" Momoi mendatangi Midorima yg tengah makan bersama Takao di kantin.
"Halo Momoi chan" sapaan Takao dibalas senyum oleh Momoi.
"Tidak bersama Kuroko/Aomine" tanya Midorima dan Takao bersamaan. Sementara Momoi malah mencomot baso yg ada di piring Midorima.
"Kau ada masalah nanodayo" tanya Midorima sekali lagi, dan Momoi mengangguk.
"Aominecchi lu suka clubing ssu?" tanya Kise setelah ia mengalihkan pandangannya dari Kuroko yg keukeh menatapnya dengan tajam.
"Ha kenapa?"
"Gua bakal kasih tiket vip gratis buat lu, dan disana air nya seger" kata Kise mulai membisikkan sesuatu ke Aomine.
"Oke pasti gua ajak"
Kemudian Aomine berlari keluar kelas, dan Kagami reflek mengikutinya.
"Dah Kurokocchi" Kise berlalu melewati kuroko sambil menggumamkan itu.
Sementara Kuroko langsung mendapatkan firasat yg buruk tentang ini.
