Mulai
*Hutan Terlarang*
Di Luar Ibu Kota (tepatnya di pinggir hutan)Di pinggiran ibu kota kerajaan emerald yang tepatnya berbaatasan dengan sebuah hutan luas yang hijau dua orang sedang berjalan masuk ke dalam menuju
hutan tersebut
"apa kau yakin kita harus masuk ke dalam hutan ini Amelia?" tanya Felix pada Amelia
"kita akan lebih cepat jika kita melewati hutan ini Felix karena jika kita mengikuti jalan utama itu hanya akan semakin lama dan kemungkinan terburuk nya kita akan ketahuan dan di tangkap oleh para prajurit kerajaan". jawab Amelia
"hmmn kalau begitu apa boleh buat" pasrah felix.
"hmmm lagipula hutan ini pasti aman kan?"
"tidak justru karena hutan ini di sebut hutan larangan hutan ini sangatlah berbahaya,di dalam hutan di huni banyak sekali monster berbahaya" ucap Amelia sambil memperingatkan
"lah padahal tadi kau tidak bilang apa apa tentang hutan ini dan bahkan kau tidak memberi tahuku namanya" balas Felix dengan keringat dingin dia menyesal mengikuti arahan si tuan putri
'apa boleh buat dah es sudah jadi air'
Akhirnya mereka berdua memasuki Hutan Larangan tersebut
hutan ini tidak berbeda hutan biasa yang membedakan nya hanyalah pohon pohonnya terlalu besar bahkan untuk ukuran pohon biasa dan cahay matahari sangat sulit untuk masuk karena rimbunnya pepohonan raksasa ini
'apa cuma perasaan ku saja tidak ada satu pun binatang kecil lewat Jangankan binatang serangga saja aku tidak lihat'
"em...em Amelia kenapa dari tadi aku tidak melihat satu pun binatang ataupun serangga yang lewat bukankah ini terlalu aneh?" tanya felix dengan bingung karena tidak mungkin tidak ada satupun binatang ataupun serangga yang lewat dari awal saat mereka berdua memasuki hutan ini.
"itu karena energi sihir di hutan ini sangatlah besar sekali felix sehingga binatang ataupun serangga tidak akan bisa hidup di sini.lihat saja pohon pohon raksasa itu mereka menjadi sebesar itu karena bermutasi setelah msnyerap energi sihir yang ada sekitar sini dan sebetulnya di hutan ini juga banyak monster sudah banyak para petualang dan prajurit kerajaan yang mencoba memusnahkan mereka tapi malah mereka yang musnahkan oleh monster monster itu." Jelas Amelia.
"lah bukannya berarti hutan ini sangat berbahaya kalau begitu seharusnya kita lewati jalan utama tadi kalau soal kita bakal ketangkap aku bisa mengakali mereka" gerutu felix.
Amelia hanya bisa terkekeh melihat tingkah laku Felix yang seperti anak kecil ketika dia menggerutu.
srak srak*
semak semak bergerimisik dan tiba tiba keluar 10 ekor serigala yang tampaknya tidak cukup normal untuk wujud nya
"itu werewolf, monster Rank D"
"m-mo-monster?rank D? apa maksudnya ini aku tidak mengerti" teriak Felix dengan ketakutan.
'bagus sekali baru berhasil kabur dari istana malah ketemu monster
gini amat dah apes apes,nasib nasib' batin Felix
"setiap rank monster di bag berdasarkan kemampuan mereka yang paling lemah adalah rank E seperti slime dan seperti nya tidak ada waktu untuk menjelaskan nya sekarang Felix San kita harus menghadapi mereka".
"cih, apa boleh buat".
"mahluk mahluk hina majulah kalian semua".
para Werewolf itu segera berlari menuju mereka.
Felix memanggil Medajalibur miliknya dan memasang pose kuda kuda sedangkan Amelia sedang menyiapkan mantra sihir nya
Salah satu werewolf menerjang Felix dan menggunakan cakar nya untuk mengincar kepala Felix tapi tepat sebelum itu mengenainya dia berhasil menundukkan kepalanya dan menebas nya tepat di perut werewolf itu dan membelahnya menjadi dua bagian.
lima werewolf lainnya langsung menyerbu nya tapi felix dengan sigap memutar tubuhnya 360 derajat sambil menyerang
dengan menggunakan Medajalibur untuk membunuh kelima mosnter itu.
keempat werewolf yang tersisa menuju ke arah Amelia tapi Amelia yang sudah siap mengeluarkan segel sihir
"Magic Elements : Fire Arrow" (entahlah bro gwa gak tau lagi nama jurus yang keren :( . ) ucap Amelia sambil mengarahkannya ke arah para werewolf yang tersisa.beberapa busur api yang terbentuk segera mengarah dan melesat dengan cepat menembus tubuh monster monster dengan mudah dan membakar nya.
"dih monster monster ini lemah sekali" seringai Felix dengan sombong
"wajar saja Felix san, karena mereka cuma rank D akan sangat berbahaya jika kita bertemu rank di atas C" ujar Amelia
"tunggu dulu bukanya biasanya di antara para kawanan sejenis serigala biasanya ada alpha atau pemimpin nya" Felix baru menyadarinya
baru saja Felix membicarakan nya tiba tiba suara teriakan mengejutkannya
Felix dan Amelia langsung berlari menuju ke arah sumber teriakan tadi.
sesampainya di sana Felix dan Amelia melihat sebuah party petualangan sedang di bantai oleh seekor Alpha werewolf dan menyisakan seorang gadis saja.
"hiks... hikss"gadis itu menangis ketakutan ketika serigala itu dengan mudah membantai teman temannya
serigala itu kemudian mendekatinya dia mulai merapalkan mantra sihir tapi karena ketakutan dia malah jatuh terduduk pasrah akan kematian yang sudah depannya.suara air menetes deras dari antara kedua kakinya pun terdengar (hehehe :) :v ).
"hiks... a-ku t-ti-dak ma...u m-.." sebelum dia bisa menyelesaikan kata kata terakhir yang terputus putus serigala langsung mengarahkan mulutnya kepada gadis itu sebelum sebuah bola api menghantam tubuh serigala dan membuat terpukul mundur
"Magic Elements : Fire Ball" Amelia mengarahkan serangan sihirnya tepat ke Alpha werewolf itu
sedang untuk Felix dia langsung menyelamatkan gadis itu
alpha WW(singkat aja) itu marah dan menuju ke arah mereka
Amelia dengan cepat menyerangnya dengan sihir api miliknya
tapi serangan itu tidak menimbulkan damage besar baginya
"cih, seperti yang sudah kuduga dari seekor monster rank C" dengus Amelia dengan kesal karena sihirnya tak cukup ampus untuk menghentikannya.
"biar aku saja yang melawan nya" felix dengan cepat bergerak meleset ke Alpha WW dan mengayunkan Medajalibur miliknya tapi mahluk berhasil menghindarinya
"sepertinya kau cepat juga ya?"
Felix sekali lagi mencoba menyerang nya dengan mencoba menusuknya tapi mahluk berhasil menghindar dan melayang kan cakarnya ke tubuh felix meskipun berhasil di hadang oleh Medajalibur
"cih aku takkan menahan diri"
dengan sekuat tenaga felix menggunakan semua kecepatan yang dia bisa untuk menebas makhluk itu tapi tetap saja mahluk itu mampu menghindar dan mencoba menggigit kepala Felix namun tidak berhasil tapi serigala memperlihatkan sebuah celah dan tanpa mengabaikan kesempatan ini Felix dengan sigap menggunakan seluruh kekuatan untuk mengayunkan Medajalibur untuk menebas lehernya.
serigala itu pun mati setelah kehilangan kepalanya
"di-dia ini cukup merepotkan" ucap Felix sambil terengah engah
"seperti yang kuduga Felix san kau memang hebat bisa mengalahkan nya"
"hehe yang seperti ini sih bukan apa apa bagiku"
"ngomong ngomong gadis tiba" felix melihat gadis tadi masih menangis dan mendekap ketakutan lalu dia mendekatinya untuk menenangkannya.
"hmm sudah tidak apa apa serigala itu sudah mati". ucap Felix sambil mengulurkan tangannya ke gadis itu.
'hmmm rambutnya berwarna hijau kalau di lihat lihat sekilas dia kelihatannya seumuran dengan Amelia' pikir Felix
"t-teri-ma...kasih hiks hik..s" ucapnya sambil ketakutan
siapa yang tidak ketakutan coba ketika melihat teman temannya dengan mudah di bantai oleh seekor monster dan hanya lo yang tersisa dan manalagi lo gak bisa ngapa ngapain.
"ngomong ngomong siapa namamu"? tanya Felix dengan ramah sambil menghiburnya.
"i-ill.. ya". jawabnya
"illya chan apa kau mau ikut kami" ajal Felix.
"t-tapi teman temanku.seaindanya aku lebih kuat."
"mereka semua sudah tewas dan jasad mereka bahkan sudah tidak tersisa sedikitpun karena di makan monster itu dan jika kami meninggalkan mu sendirian di sini kau hanya akan menjadi makanan para monster di hutan"
"i-iya aku akan ikut kalian"
"ngomong ngomong aku Felix dan Ini Adalah Amelia. Felix memperkenalkan dirinya dan juga Amelia
"salam kenal illya Aku Amelia" kata Amelia sambil mendekati Felix dan illya.
"t-tu-an putri?". tanya nya dengan terkejut.
"hm sepertinya kau mengenaliku"
"ke-kenapa Anda berada di tempat ini?"
"Sebenarnya aku kabur dan kita berdua saat ini sedang menjadi buronan dan kau tidak akan melaporkan kita berdua kan jangan bilang kau tidak tau terima kasih".
"m-mana mungkin saya akan melakukan hal seperti itu kepada orang yang telah menyelamatkan saya.saya akan melakukan apapuan yang kalian bahkan walaupun harus mengorbankan nyawa saya sendiri".
"sudah sudah lagipula hari sudah mulai gelap sebaiknya kita membuat tenda untuk bermalam sekarang".Felix menengahi keduanya agar tidak terjadi keributan.
Character StatsName : Amelia Von Astrech
Level : 36/83
Job : Mage/Healer
Ras : manusia (hybird Half Angel)
HP : 635
MP :752
Skill: Magic elements type all elemen
skill 1 fire Arrow
Skill 2 fire ball
Untuk illya Minggu depan(dia kan cuma diem doang)
tunggu Next chapter
Note : untuk yang nanya kenapa up nya lama beberapa hari kemarin Saya sedang sakit (kepala pusing kadang kayak ngilu gitu,diare, panas dingin,badan pegel semua) jadi saya gak bisa upload Alhamdulillah sekarang udah agak baikkan walau belum sepenuhnya sembuh. dan kenapa Felix di chapter ini tidak berubah menjadi Cronus??? itu karena kekuatan Cronus terlalu kuat kalaupun mau ketika Felix bisa ratain satu negara dan untuk chapter kedepannya Felix akan memakai Cronus dan memulai penghakimanya.
untuk chapter selanjutnya gak janji antara besok atau lusa karena saya masih belum sepenuhnya pulih
