Di perbatasan Hutan

"fiyuhh akhirnya kita berhasil keluar dari hutan mengerikan itu. setelah kita mau kemana?".

"kita akan menuju ke Kota Rental yang ada di dekat sini, jaraknya hanya sekitar 2 kilometer dari sini".

"okoklah"

Skip

Mereka bertiga berjalan melewati jalan setapak lurus ke arah Kota terdekat.tak lama gerbang kota telah terlihat kota tersebut di kelilingi oleh tembok pelindung. melingkar di sekitar nya.

"Kita sudah sampai Felix san, Amelia". Illya menunjuk gerbang kota yang ada di depannya di sana ada 2 penjaga.

"Amelia sebaiknya kau tutupi wajahmu atau mereka akan tahu kalau kau seorang Putri". saran Felix sambil memberikan sebuah jubah yang entah dari dia mendapatkan nya kepada Amelia tapi ya mengingat hanya orang-orang yang ada di istana saja yang pernah melihat wajahnya seharusnya ini tidak masalah

"berhenti! serahkan tanda pengenal mu". perintah salah satu seorang penjaga.

'aduh aku lupa aku kan bukan dari dunia ini'.

"maaf, mereka berdua di serang oleh monster di jalan dan kehilangan tanda pengenal nya. mungkin jika paman mengijinkan kami untuk masuk mereka bisa membuat tanda pengenal yang baru".

"ahhh , baiklah kalian boleh lewat biaya jaminan nya masing satu perunggu".

Para penjaga mengizinkan mereka masuk ke kota.

"wow kota lumayan besar". kata Felix dengan mata berbinar-binar.

"Illya Chan apa kita akan pergi ke guild petualang seperti yang kau bilang". Amelia yang dari serasi diam akhirnya buka mulut

"tentu, ikuti aku. tempat nya tidak jauh dari sini".

mereka terus berjalan.felix melihat bukan hanya manusia saja yang tinggal di kota ini tapi ada juga elf dan beastman ya walaupun mayoritas penduduknya adalah manusia.

akhirnya mereka sampai di depan sebuh gedung besar yang tak lain adalah Guild Petualang.

Di dalam banyak sekali petualang yang sedang mencari quest di papan pengumuman atau sedang menyetor hasil quest mereka.

mereka bertiga menuju ke resepsionis Guild yang merupakan seorang wanita yang tampaknya berusia pertengahan dua puluh tahun.

"permisi aku di sini untuk melaporkan tentang kondisi hutan terlarang".

"oh kau sudah kembali Illya Chan di mana teman teman mu? dan siapa mereka berdua yang ada di belakang mu?".

"mereka sudah-".

"maaf aku tidak bermaksud".

" tidak apa apa, mereka berdua inilah yang telah menyelamatkan ku mereka berdua sangat hebat dan ya mereka ingin mendaftar menjadi petualang".

"Baiklah kalau begitu silahkan pergi ke tempat latihan di belakang".

Di tempat Latihan

"oh jadi kau yang akan mendaftar ya? perkenalkan aku adalah Guild Master kota Rental ini Namaku Karax dan sepertinya kau pulang dengan selamat ya Ilya?".

"orang ini Guild Master? ". tanya felix

"bukankah dia terlihat seperti kera". sahut Amelia.

"kalau begitu kita langsung saja mulai ujiannya.ingatlah petualang bukanlah permainan tapi itu adalah pekerjaan di mana kita akan mempertaruhkan nyawa kita untuk melindungi orang orang dari ancaman monster. ujian pertama kalian berdua adalah langsung melawanku!".

"apa?bukankah ini berlebihan Karax Dono?" protes Ilya

"kau bilang mereka berdua mampu melawan monster tingkat tinggi. ujian biasa tidak akan ada apa apanya bagi mereka karena itulah aku yang akan menguji aku untuk mengetahui kekuatan mereka."

"dan kau bocah perempuan di sana kau tidak akan menghadapi ku tapi akan ada orang lain". ucap Karax yang menunjukk Amelia.

"siapa yang akan kulawan? kuharap kau tidak meremehkan ku tuan". balas Amelia dengan nada mengejek.

"Akulah yang akan melawan mu gadis kecil". tiba tiba seorang laki-laki muncul

"aku adalah salah satu petualang terbaik di kota ini dan aku adalah Rank A".

"bukankah ini berlebihan". protes Illya karena takut Amelia terluka.

"tidak apa apa Ilya aku. bisa menangani ini".

"aku akan kutunjukkan padamu paman kau terlalu meremehkan kami" ucap Felix sambil melakukan pemanasan.

"hahaha kau bersemangat sekali ya? kalau begitu aku tidak akan menahan diri. akan kutunjukkan kekuatan seorang guild master.


Oke sudah lama tidak up ni fanfic soalnya error

Next Chapter mungkin besok:)